Kesaksian Tom Doyle: Bagaimana Yeshua Ha Mashiah melawat negara-negara Islam di abad ke 21

“Aku ini, YAHWEH, telah memanggil engkau untuk maksud penyelamatan, telah memegang tanganmu; Aku telah membentuk engkau dan memberi engkau menjadi perjanjian bagi umat manusia, menjadi terang untuk bangsa-bangsa, untuk membuka mata yang buta, untuk mengeluarkan orang hukuman dari tempat tahanan dan mengeluarkan orang-orang yang duduk dalam gelap dari rumah penjara.
Aku ini YAHWEH itulah nama-Ku; Aku tidak akan memberikan kemuliaan-Ku kepada yang lain atau kemasyhuran-Ku kepada patung.  (Yesaya 42:6-8)
Terlalu sedikit bagimu hanya untuk menjadi hamba-Ku, untuk menegakkan suku-suku Yakub dan untuk mengembalikan orang-orang Israel yang masih terpelihara. Tetapi Aku akan membuat engkau menjadi terang bagi bangsa-bangsa supaya keselamatan yang dari pada-Ku sampai ke ujung bumi.” (Yesaya 49:6). Nubuatan Firman YAHWEH ini sedang terjadi saat ini, saat kamu membacanya, dan sedang menuju pada kesempurnaan tugasnya!! Di bawah ini beberapa contoh dari buah-buah pelayanan hamba YAHWEH tersebut, Adonai Yeshua Ha Mashiah, yang di kenal juga sebagai Tuhan Yesus Kristus atau Isa al-Masih. Setelah negara Israel dibangun-Nya kembali (1948), sekarang Yeshua melawat bangsa-bangsa lain, dalam hal ini umat Islam, keturunan Ismail secara daging (Mesir dan sekitarnya) dan secara rohani (Indonesia dan negara-negara Asia lainnya).

Peta Dunia Muslim“Selamat datang di dunia Islam.” Tom Doyle berkata. “Hal-hal telah berubah. Peristiwa-peristiwa supernatural yang tidak dapat diterangkan telah membuat lebih banyak Muslim (orang Islam) di negara-negara Islam menjadi orang-orang percaya kepada Adonai Yeshua  Ha Mashiah di dalam sepuluh tahun terakhir daripada dibandingkan dalam lima belas (15) abad terakhir Islam [Muhammad memulai ajarannya tahun 610 Masehi, ketika ia berusia 40 tahun)]. 16.000 Muslim (di benua Afrika) perhati telah berpindah ke Kristianiti,’ seorang tokoh Islam dari Timur Tengah di TV Aljazeera mengakui. David Baret menulis sedikitnya 82.000 orang perhari diselamatakan di seluruh dunia. Saat ini adalah masa penuaian,“ Tom Doyle berkata mengawali kesaksiannya di sebuah Jemaat.

Tom Doyle telah dipanggil YAHWEH untuk melayani keturunan Ismael di Timur Tengah dan Asia Tengah seperti Iran, Afghanistan, Irak, Syria, Israel, Lebanon dan Turki. Tom telah bertemu dan mencatat cerita-cerita kesaksian dari orang-orang yang berlatar belakang Islam yang diperkenalkan kepada Yeshua Ha Mashiah melalui entah mimpi atau penglihatan yang berkuasa membuka hati-hati mereka untuk menjadi pengikut Ha Mashiah.

Tom Doyle telah menulis lima buku, bukunya yang terbaru (terbit akhir tahun 2012) berjudul Dreams and Visions: Is Jesus Awakening the Muslim World? (Mimpi-mimpi dan penglihatan-penglihatan: Apakah Yeshua membangunkan Dunia Islam?). Berisi 25 kesaksian.
Kamal Saleem merekomendasikan buku sebagai buku yang harus dibaca. “Saya percaya bahwa saat-saat ini kita hidup di awal hari-hari (kitab) Yoel 2:28. Orang-orang tua akan memimpikan mimpi-mimpi dan orang-orang muda melihat penglihatan-penglihatan. Itu dapat mengejutkan Anda, tetapi para Muslim sedang mengalami ’Yeshua mengunjungi’ dan banyak dari mereka akhirnya menjadi pengikut-pengikut yang berdedikasi.” Kamal Saleem adalah seorang bekas terroris Islam. Kesaksian pertobatanya tertulis dibukunya: The Blood of Lamb: A Former Terrorist’s Memoir of Death and Redemptian.

Di bawah ini sebagian kesaksian Tom Doyle yang saya ambil dari Dreams and Visions in the Muslim World – Tom Doyle:

Yordania. Rena ketika sedang saat teduh membaca Alkitab, YAHWEH berkata kepadanya ”Hari ini kamu pergi kepada orang-orang Muslim dan memberikan Alkitab.” Lalu ia berkata kepada Kamal suaminya [bukan Kamal Saleem penulis buku "The Blood of Lamb"] tentang niatnya tersebut; suaminya menjawab, ”Aduh, kita tidak dapat melakukan hal itu, kamu bisa dilemparkan kedalam penjara. Kalau kamu bertemu orang radikal dan imam mereka bisa melukai kamu. Kita haruslah hati-hati.” Rena berkata: ”Tidak, saya ada satu kotak berisi beberapa Alkitab, dan saya akan pergi ketempat yang harus saya pergi. Kamu pergi dengan saya atau tidak saya akan tetap melakukannya.” Setelah percakapan tarik dan ulur yang cukup lama akhirnya suaminya turut serta, menyetir mobil untuk isterinya membagikan Alkitab-alkitab.Buku Dreams and Visions oleh Tom Doyle

Di suatu tempat Rena melihat seorang bapa berdiri di sudut jalan. Bapa ini adalah seorang iman, dengan bewok dan janggutnya yang lebat bertopi dan berjubah keagamanan Islamnya.
”Saya akan ke pria itu disudut sana” Rena berkata kepada suaminya yang sementara menyetir mobil.
”Tidak!, Kamu tidak pergi! Saya tahu orang itu, dia adalah orang jahat dia akan melukai mu,” suaminya melarang keras.
”Saya akan pergi,” tandas Rena, ”Jika kamu tidak stop saya akan loncat keluar dari mobil yang sedang melaju ini!” Kamal mengalah.
Rena keluar dari mobil dengan Alkitab ditanganya, menghampiri iman tersebut dan berkata ”Saya ada Alkitab untuk Anda.” Dan pembicaraan antara Rena dengan Imam terjadilah.

Kamal memperhatikan keduanya dari mobil dengan was-was. Kamal melihat cara bicara imam ini kepada Rena, nampaknya iman tersebut marah. [Di dalam adat Islam seorang wanita asing mendekati imam adalah hal yang sangat tabu, khususnya di Timur Tengah, apalagi memberikan Kitab Suci Alkitab kepada seorang Muslim khusunya pemimpin Islam, dan itu terjadinya ditengah jalan, Anda bisa bayangkan, apa yang ada dipikiran suami Rena ini]. Percakapan apa yang sesungguhnya sedang berlangsung?

Setelah imam ini menerima Alkitab, ia bercerita kepada Rena, “Kamu tahu, saya sudah menanti di sudut ini sejak pagi hari sebab saya telah mengalami mimpi-mimpi tentang Yeshua, dan semalam saya bermimpi kembali hal yang sama. Saya bertanya ”Yeshua apa artinya ini?  Yeshua menjawab: ‘Pergi berdiri di sudut jalan ini, besok pagi seorang wanita bermobil akan memberi kamu sebuah Alkitab, jadi pergilah berdiri disana.’ Kemudian Imam ini sambil mengangkat tanganya memperlihatkan jam tangannya dan berkata kepada Rena, “Wanita, sekarang pukul 12.30, kamu telat!”
Hal-hal seperti ini sekarang sedang terjadi di Timur Tengah!, Tom menekankan.

Di suatu negara Arab Teluk, Timur Tengah. Aisah adalah seorang dosen muda di sebuah universitas mengajar Hukum Islam dan Hukum Sharia  kepada para mahasiwi.
Ia mulai bermimpi mimpi-mimpi tentang Yeshua, dan beberapa orang Kristen membagikan berita Injil kepadanya. Singkat cerita dosen muda ini menerima Yeshua sebagai Juruselamat dan Tuannya, suka citanya mengalir. Ia sekarang mulai dimuridkan dan terlibat di dalam akitvitas Gereja Rumah.

Mesir. Tom Doyle bertemu dengan seorang wanita yang hidup di tengah-tengah lingkungan Islam, Mona, nama wanita ini, berpakaian tradisinoal Islam dan Tom melihat pancaran mata wanita yang penuh dengan sukacita, jadi ia menghampirinya dan bertanya, “Permisi, boleh saya bertanya kepadamu?” “Ya,” jawab Mona.
“Apakah kamu tahu sesuatu tentang Yeshua,” Tom bertanya
Dengan mendekatkan kepalanya ke arah Tom dan menaruh tangannya di sisi mulutnya, ia berkata dengan berbisik, ”saya mengasihi Yeshua, saya adalah pengikut Yeshua.” Kemudian wanita ini menyisihkan lengan baju Islamnya, menunjukkan kepada Tom tato berberntuk sebuah salib di tanganya. [Kebiasaan umum orang Mesir, memberi tanda salib pada tubuhnya ketika seorang menjadi Kristen]
“Bagaimana hal itu terjadi? Tom bertanya
“Saya mendapat mimpi-mimpi. Saya belum pernah begitu dikasihi dan begitu merasa aman sebelumnya. Saya tidak dapat menolak Dia. Saya sekarang telah dua bulan dimuridkan. Hal-hal buruk telah terjadi sejak itu, suamiku mencoba membunuh ku.” 
Bagaimana kamu bisa bertahan? Tom bertanya kembali ingin tahu
“Tom, Elohim hanya memberi kehidupan sehari dalam setiap waktu, tidak seminggu, tidak sebulan dan tidak setahun.; hanya hari ke hari, dan setiap hari kita memberi yang terbaik kepada Yeshua,” Mona menjelaskan rahasianya.

Kuwait. Sofia dibawa orang tuanya ke Mekka, Arab Saudi ketika berusia delapan tahun. Di dekat Kaaba, ada terdapat banyak orang, ia berpikir bahwa ia sedang dalam antrian untuk sembayang, ternyata bukan. Mereka sedang membawa seorang wanita muslim dengan tangan terikat kebelakang untuk ditempatkan ke tempat tinggi seperti panggung. Lalu seorang pria di panggung itu berdoa di atas sebuah karpet sembayang, setelah pria tersebut berdoa, dengan disaksikan oleh banyak orang dan gadis usia delapan tahun tersebut, pria ini berdiri dan menundukkan kepala wanita tersebut. Wanita tersebut meninggal dieksekusi (seperti seekor kambing disembelih).

Sofia bertanya kepada kedua orang tuanya, mengapa hal itu terjadi. Mereka menjawab, ”Itulah yang juga akan terjadi kepada kamu, jika kamu tidak mentaati kami dan mentaati Kuran.”
Mereka pindah ke Amerika Serikat, di sekolah tinggi Sofia sadar bahwa ia harus berlaku baik jika ingin tetap hidup; hidupnya dipenuhi dengan ketakutan dan mimpi buruk, penglihatan mengerikan di Mekah menghantui hidupnya.
Singkat cerita, ia menceritakan ketakutanya kepada temannya. Seorang wanita Kristen mengajak ia ke sebuah ibadah Kristen.
Sofia, dengan pakaian hijabnya yang menutup dirinya dari kepala sampai ke kakinya tiba di gedung Gereja. I meghadapi sesuatu yang asing yang sama sekali aneh yang ia belum pernah alaami sebagai orang Muslim: setiap orang di Gereja itu menyambutnya dan mereka semua berebutan untuk duduk di sisinya. Di hari itu untuk pertama kalinya ia mendengan berita Injil (artinya Kabar Baik). Sofia di masa mudanya ini sekarang melayani di sebuah organisasi bernama ”Gospel for Muslims”

Afganistan.  Tom memiliki teman bernama George yang melayani di Afganistan sebagai seorang misionari. Segera setiba George di Afganistan ia menemukan bahwa negara tersebut memiliki masalah berat di dalam kehidupan homosex (termasuk pria dewasa memakai pria remaja sebagai pelacur).
Suatu hari ketika George sedang duduk makan di sebuah restoran, ia melihat seorang pria dewasa berpakain suku Pashtun mengawasi dirinya terus menerus. George sungguh tidak nyaman dibuatnya. Dan tiba-tiba pria asing tersebut menghampiri George dan berkata kepadanya, ”Kamu harus datang bersama ku ke rumahku!” Dalam hatinya George berkata, “mayatku sekalipun tidak akan mau pergi bersamamu.” Pria Pashtun menyadari keengganan George untuk pergi bersamanya, maka ia berkata kembali, “Saya tahu, kamu tidak mengenal saya, tetapi ada baiknya kamu datang kerumahku,  isteriku dan anak-anakku akan senang bertemu kamu, dan itu penting untuk keluargaku.” Lanjutnya, “Jika kamu takut, kamu bisa ajak temanmu ikut  serta.”
Roh Elohim di dalam George memberi damai, “Itu tidak apa-apa, pergilah.”Laki-laki suku Pashtun

George pergi bersama pria Pashtun ini, ia disambut keluarga pria tersebut. Sementara duduk di sofa dan menikmati tehnya, bapa ini memulai percakapan seriusnya, “Mengapa kamu ada di sini di Afganistan?”
“Ya, saya hanya ingin menolong masyarakat, membuat sesuatu lebih baik dan menjadikan Afganistan menjadi tempat yang lebih baik,” George menjawab.
“Tidak, tidak, tidak!. Mengapa kamu ada di sini, di negara ini?” bapa ini ngotot ingin tahu
”Mengapa itu menjadi masalah bagimu?” George balik bertanya
“Itu penting, sebab kamu ada di dalam mimpiku tentang Yeshua selama tujuh malam. Dan juga semalam, dalam mimpi itu kamu  berpakai persis sama seperti hari ini,” kepala keluarga ini menjelaskan. ”Saya berkata kepada Yeshua ’saya ingin mengetahui tentang Engkau lebih lagi.’ Dan Yeshua menjawab, “Kamu akan bertemu dengan sahabat-Ku besok, ia membawa pesan untuk mu,” pria tersebut menerangkan.
“Mr. George, apakah pesan Yeshua untuk ku?” bapa ini sekarang bertanya dengan emosi yang sedikit terkendali
Sepanjang sore itu George menceritakan Injil kepada bapa tersebut di hadiri isterinya. Kepala keluarga ini pada hari itu juga berdoa menerima Yeshua. Dan mereka dimuridkan di dalam sebuah Gereja Rumah di Afganistan.

Tom Doyle berkata bahwa Afganistan adalah negara di urutan kedua dimana Kristianiti tumbuh tercepat di dunia perkapita saat ini, dan negara Iran di urutan pertama perkapita. RRC yang terbanyak secara jumlah, namun bukan perkapita.

Negara Arab Teluk. Peristiwa satu ini baru saja terjadi di Timur Tengah. Fatima wanita muda yang sedang menyelesaikan progam S3nya mendapat mimpi-mimpi tentang Yeshua. Ia pergi ke Australia bersama putrinya untuk tujuan akhir dari program S3; di negara baru ini mimpi tentang Yeshua terus berlanjut. Ia mencari seorang Kristen untuk menjelaskannya, dan kemudian Fatima menjadi Kristen. Setelah lulus ia kembali ke negara asalnya. Pada hari pesta perayaan S3-nya, Fatima dengan kegembiraan yang meluap-luap dihadapan seluruh keluarga besarnya ia berkata: ”Saya bukan orang Muslim lagi, saya sekarang mengikuti Yeshua.” Ruangan yang tadinya ramai dengan tertawa tiba-tiba hening. Para wanita Saudi Arabia sedang berjemur matahari

Dua malam kemudian ketika ia sedang tidur, ia mendengar suara gaduh. Ketika ia membuka matanya ia melihat dua pria berdiri di dekat ranjangnya dengan pisau terhunus di tangan mereka. Kedua pamannya siap membunuhnya dengan senjata tajam. Tidak ada waktu untuk melarikan diri, jadi Fatimah hanya berdoa, ”Yeshua, kedalam tangan-Mu aku menyerahkan rohku.”

Kedua pria tersebut tidak menusuk Fatimah, berdiri seperti beku dan kemudian keluar dari kamar tidurnya.  Di dekat pintu kamar tidur putrinya yang masih kecil melihat kejadian yang baru saja terjadi. Fatimah langsung berlari dan memeluk putrinya yang juga telah menjadi orang Kristen dan berkata, ”Maafkan ibu, kamu telah melihat hal yang tidak bagus. Kita harus pergi, tidak aman di sini.” Putrinya berkata ”Saya tahu bahwa ibu akan aman.”

”Darimana kamu telah tahu hal itu,” ibunya bertanya. ”Ibu, tidakkah kamu melihat bahwa Yeshua telah berdiri di antara kalian untuk melindungimu!?” putrina balik bertanya. Ibunya tidak melihat Yeshua, tetapi ia telah lulus test sebagai pengikut Yeshua.

PESAN TERPENTING DARI TOM – untuk  Jemaat Yeshua Ha Mashiah. Pada kesaksian Tom Doyle ini ada pesan yang sangat penting untuk kalian yang percaya kepada Yeshua, pesan ini terdapat di menit ke 36 ke atas, intinya pesannya:

  • ”Jika kita takut atau benci kepada orang Muslim, kita tidak akan dapat menjangkau mereka.” Setan memakai Islam radikal (menurut Doyle mereka hanya 10% dari seluruh umat Islam) dengan segala aksi terrornya yang dimuat di halaman muka media di seluruh dunia merupakan strategi Setan untuk menakut-nakuti Jemaat Yeshua dengan tujuan membuat orang-orang Muslim yang mencari kebenaran tidak terjangkau oleh berita Injil. Perang fisik yang sesungguhnya sedang meletus di Timur Tengah adalah Perang rohani antara Kerajaan Elohim (Terang) melawan Kerajaan Setan (Kegelapan), Setan mencoba menghentikan berita Injil di Timur Tengah.
  • Aturan Permainan telah dirubah oleh Adonai Yeshua Ha Masiah, seluruh dunia ada di dalam kuasa tanganya. Ia hadir maka semua berubah.
  • Jangan takut atau menbenci orang Muslim yang karena perbuatan yang 10% tersebut. Mulailah bangkit untuk menjangkau orang-orang Muslim, melalui:
    - Doa;  jika kita melewati sebuah mesjid, berhentilah sejenak berdoalah bagi kebanguan rohani untuk mereka, minta Yeshua hadir dalam mimpi-mimpi dan penglhatan-penglihatan dalam kehidupan mereka.
    - Beritakan Injil; luangkan waktu untuk terlibat di dalam misi jangka pendek dan jangka panjang. Undang mereka untuk bersahabat dan saksikan kuasa dan kasih Yeshua.

Hak cipta dari artikel ini dimiliki oleh penjalabaja.wordpress.com. Artikel ini boleh diperbanyak dengan syarat alamat blog disertakan dengan lengkap dan bukan untuk tujuan komersial. Persiapkan Jalan Bagi Raja

Mimpi dan Penglihatan Memindahkan Para Muslim kepada Ha Mashiah (Kristus)

Diterjemahkan dari artikel CBN: Dreams, Visions Moving Muslims to Christ

Pada artikel bahasa Indonesia ini, telah ditambahkan kalimat-kalimat yang berasal dari video clip yang tidak tertulis di artikel bahasa Inggrisnya.
Selamat membaca dan semoga menjadi berkat. Penjala Baja

JERUSALEM, Israel – Beberapa tahun lalu, Ali berziarah Muslim ke Mekah yang dikenal sebagai (naik) Haji.
“Tentu saja ketika saya pergi ke Mekah saya dengan tujuan membayar penghormatan kepada Kabba dan untuk memenuhi persyaratan-persyaratan didalam (agama) Islam,” katanya.
Tapi perjalanan menjadi lebih dari sebuah perjalanan keagamaan dari yang dia pernah bisa bayangkan.

“Malam itu saya melihat Yeshua dalam mimpi. Pertama, Yeshua menyentuh dahiku dengan jari-Nya. Dan setelah menyentuh saya, Dia berkata, ‘Kamu milik-Ku‘, Ali mengenang.
“Kemudian Dia menyentuh saya di atas hati saya,” lanjutnya. ‘Kamu telah diselamatkan, ikutilah Aku. Kamu milik-Ku,’ katanya.”

Kisah Ali di Mekkah diceritakan dan didramatisasi dalam DVD berjudul “More Than Dreams.”

“Saya memutuskan saya tidak akan menyelesaikan haji tersebut, naik haji. Apapun alasannya, saya akan mengikuti suara tersebut,” dia menerangkan.
Dokumen-dokumen film dan cerita Ali ini dan beberapa Muslim lainnya yang telah beriman di dalam Yeshua melalui mimpi atau visi.

“Kami melihat itu di mana-mana. Kami mendengar tentang orang-orang yang bahkan tidak pernah berpikir tentang Yeshua sebagai penyelamat,” mereka Muslim-muslim sungguhan dan mereka sedang mengalami mimpi terus-menerus.” kata Tom Doyle, dari E3 Ministries.

Doyle dan istrinya Joanna membawa Injil ke dunia Muslim. Dia juga penulis buku yang akan datang, Dreams and Visions: Is Jesus Awakening the Muslim World? (Mimpi-mimpi dan Penglihatan-penglihatan: Apakah Yeshua sedang membankitkan Dunia Muslim?)

“Saya pikir Elohim kita adalah Elohim yang adil, Dia adalah benar dan adil, dan orang-orang sedang mencari dan mereka tidak tahu ke mana harus pergi,” kata Doyle.

“Mungkin mereka tidak memiliki Alkitab, mungkin tidak ada misionaris di desa tersebut,” katanya. “Dia akan menyampaikan pesan tersebut kepada mereka entah bagaimana.”

Fenomena mimpi-mimpi dan penglihatan-penglihatan telah muncul di seluruh dunia Muslim, dari Indonesia ke Maroko.
“Di gereja jika Anda bertanya berapa banyak orang telah datang kepada Mashiah, 80 persen akan mengatakan, ‘Saya telah melihat Dia dalam mimpi,” seorang wanita di Asia Tengah mengatakan kepada CBN News. Identitasnya dirahasiakan untuk alasan keamanan.

Seorang teman Kristen telah menantang wanita ini untuk meminta Elohim berbicara kepada dia secara pribadi.
“Jadi saya memutuskan untuk meminta kepada-Nya,” wanita ini berkata. “Keesokan harinya … dalam mimpiku aku melihat Yeshua, Yeshua sebagai Jembatan … Saya memutuskan untuk datang kepada-Nya.”

Hazem Farraj tuan rumah dari pelayanan “Reflections“, sebuah program satelit bagi umat Islam. Dia mengatakan dia sering mendapat tanggapan tentang mimpi-mimpi dan penglihatan-penglihatan.

“Seorang wanita menulis kepada saya bahwa ia tidak dapat tidur … wanita ini berkata, ‘lalu saya menyalakan televisi dan kamu ada disana … kata-kata yang keluar dari mulut Anda begitu damai saya jadi tertidur,’” Farraj mengenang.

Dia berkata, “Ketika saya tertidur akhirnya saya memiliki sebuah penglihatan tentang Yeshua, dan saya melihat Adonai (Tuhan) Yeshua berjubah putih bercahaya menunjuk kepada seorang pria, saya tahu itu adalah Abraham, sedang mempersembahkan Ishak, begitu saya selesai menoleh saya tahu bahwa Yeshua, Ha Mashiah (The Christ/ Kristus) adalah korbanya, Putra Elohim.”

Doyle mengatakan mimpi atau penglihatna biasanya awal, bukan akhir, dari perpindahan seorang Muslim.
“Tidak ada seorang Muslim yang pergi tidur dan bangun seorang Kristen, tetapi menghancurkan hambatan palsu yang melekat dalam Islam; ‘orang Kristen memiliki tiga Elohim (Allah)’ dan ‘Alkitab telah dikorupsi,’ “ jelas Doyle.

Doyle mengatakan bawah revolusi politik di Timur Tengah saat ini, itu dapat dilihat sebagai sebuah gempa bumi rohani.
“Sebagai mana hal-hal memanaskan secara politik dan agama di dalam Islam, Roh Kudus bergerak bahkan lebih kuat,” kata Joanna (Isterinya Tom).
“Ini adalah waktu ketika hati terbuka, orang-orang putus asa, para pemerintah bertukar,” suaminya menambahkan. “Fondasi semua orang mengalami keretakan besar di dalamnya dan Yeshua adalah jawaban yang dapat masuk dan mengisi kebutuhan tersebut.”

Banyak veteran misionaris bagi dunia Muslim mengatakan mimpi-mimpi dan penglihatan-penglihatan, beserta dengan televisi satelit, sedang memperkenalkan para Muslim kepada Yeshua dalam jumlah yang belum pernah terjadi sebelumnya.
Mereka menambahkan bahwa lebih banyak Muslim yang datang kepada Yeshua sekarang dibanding pada waktu lainnya dalam sejarah 1.400 tahun Islam.

Keluarag Doyle ingin orang percaya di Barat untuk bergabung dengan revolusi rohani ini.
“Tidak semua orang akan pergi ke Timur Tengah. Tapi mereka dapat berdoa [sedikitnya],” kata Doyle.
“Dan tidak ada pemerintah, tidak ada pemimpin yang dapat memblokir doa syafaat di seluruh dunia,” katanya. “Jadi kita perlu berdoa sebagai orang-orang percaya bahwa Elohim akanlah terus mendorong keluar Injil sampai ke ujung bumi.”

Komentar dari beberapa pembaca: (penekanan ditambahkan, huruf besar dari aslinya).
Susan – Ini adalah satu hal dimana pemerintah dan para demokrat TIDAK DAPAT MENGHENTIKAN ATAU MENGKLAIM!!! ELOHIM SEKARANG MENGGERAKKAN HATI-HATI ORANG … YESHUA HA MASHIAH SEDANG PADA JALAN-NYA

Doug – Ini adalah kabar terbaik saya pernah baca dalam periode yang lama. Saya harus akui, belakangan ini saya telah berada dalam kamp “bunuh mereka semua.” Banyak hal-hal yang telah saya baca di media telah mengisi saya dengan kebencian terhadap Islam. Bagaimana pun beberapa minggu yang baru saja berlalu Roh kembali mengingatkan saya tentang perbedaan antara Islam dan para Muslim. Orang-orang Muslim adalah tangan Elohim, Dia rindu melihat mereka datang kepada-Nya persis sebagimana kebanyakan kita telah datang. Dia memanggil mereka melalui nama dan mereka menjawab; sungguh terpujilah Elohim!

Sekarang Elohim telah merendahkan saya, saya melihat jelas dosa saya sendiri. Saya tidak berdoa untuk orang-orang ini sebagaimana saya seharusnya berdoa….Teman-teman, jangan biarkan judul-judul utama berita harian membelokkan kalian dari senjata yang sangat berkuasa yang kita miliki, Doa!
Kepada mereka yang baru saja berpindah dari Islam, selamat datang para saudara dan saudari saya, saya merindukan melihat kamu segera.

Bygrace – Betapa Setia dan  Belas kasihan Yeshua yang kita miliki. Firman-Nya ”Saya telah memanggil domba-Ku, mereka tahu suara-Ku dan mereka datang kepada-Ku.” Ini adalah akhir jaman dan Dia sedang mengumpulkan Milik-Nya kepada-Nya. Saya tidak dapat cukup   memuji Adonai untuk Kasih-Nya. Dia mengasihi setiap pribadi secara tersendiri sebagaimana mereka ada, sebagaimana Dia telah ciptakan mereka.

Bybee – Terima kasih Elohim Yang Mahakuasa untuk melayakkan saya  melihat kegerakan besar ini di dalam hati-hati orang Muslim sebelum saya meninggal!!!
Saya sungguh mengucap syukur Elohim bahwa Engkau telah meletakkan di dalam banyak hati untuk berdoa bagi para saudari dan saudara kami yang terhilang. Elohim, kami juga memohon Engkau menjagai mereka aman. Saya merasakan kesukan besar sedemikian rupa!  … Saya inging terus bertepuk tangan untuk Engkau! TERIMA KASIH … TERIMA KASIH … TERIMA KASIH!

 

Hak cipta dari artikel ini dimiliki oleh penjalabaja.wordpress.com. Artikel ini boleh diperbanyak dengan syarat alamat blog disertakan dengan lengkap dan bukan untuk tujuan komersial. Persiapkan Jalan Bagi Raja
 

Penjara Nusa Kambangan Dilawat Bapa Sorgawi

Mrss. Suzatte Hattingh dalam pelayanannya ke berbagai kota di Indonesia, menyempatkan dirinya mampir di penjara Nusa Kambangan, (yang ia sebut sebagai Alcatraz Indonesia, penjara yang berada dipulau dan merupakan penjara terketat di Indonesia) dan ia ditemani teamnya berbicara muka dengan muka kepada 150-200 orang tahanan.

Kami telah meminta sesuatu yang mustahil, seorang warganegara asing untuk dapat diijinkan mengadakan suatu pertemuan di pulau ini. Belum pernah sebelumnya di dalam sejarah Indonesia hal tersebut diijinkan, apalagi disertai sebuah pertemuan kombinasi dengan para napi dari beberapa penjara (ada tujuh jenis penjara di sana).

Melalui anugerah Elohim, pemerintah memberikan permisi! Setelah berjam-jam perjalanan melalui kereta, mobil dan ferry, akhirnya team ini sampai di ’Alcatraz.’

”Orang-orang penjara diijinkan datang untuk pertemuan penginjilan tersebut, termasuk mereka yang telah mendapat  keputusan hukuman. Pertemuan ini tentunya perkara yang tidak mudah bagi petugas, sungguh suatu mujizat mereka bisa hadir dipertemuan tersebut,” Mrss. Suzatte berkata.

Dihadiri oleh para petugas penjara, Mrss. Suzatte mulai membagikan kesaksian dan berkotbah tentang masalah pengadilan di sorga, menerangkan bahwa setiap orang memiliki tanggung jawab untuk membuat sebuah keputusan untuk kehidupan pribadinya sendiri.  Ia mengkotbahkan Injil  Yeshua Ha Mashiah.*

”Saya berada di sana untuk masa depan mereka, bukan untuk masa lalu mereka. Air mata mengisi kedua mataku ketika 90% dari yang hadir menanggapi panggilan keselamatan, berjanji menyerahkan hidup mereka kepada Yeshua,” cerita ibu yang tetap membujang ini.

Beberapa napi  menangis dengan keras ketika team ini berdoa untuk keluarga mereka.

Hati saya dipenuhi dengan ucapan terima kasih kepada YAHWEH dan kepada para pengurus penjara yang telah membuat pertemuan ini terjadi, dan bahkan lebih dari itu ketika pengurus penjara mengundang saya kembali!

Bersyukur, saya menutup mata saya malam itu dan berkata, ”Misi telah terlaksana YAHWEH dan oh ya, terima kasih untuk pasukan malaikat yang Engkau telah kirim untuk menemani kami di san hari ini.”

Kami tidak diinjinkan mengambil foto di penjara karena alasan keamanan, tetapi kami disana untuk Injil dan bukan untuk foto-foto.

Bahan cerita diambil dari:

Spirit Wind, 10th edition of Voice in the City’s teaching newspaper dan online Reports Indonesia Tour – Augustus to October 2010

*) Injil Yeshua Ha Mashiah adalah berita suka-cita (good news) intinya ialah bahwa ada jalan keluar  bagi setiap manusia dari hukuman kekal melalui pengorbanan darah Yeshua di kayu salib. Seperti tertulis pada kitab Roma 6:23:

Sebab upah dosa ialah maut; tetapi karunia Elohim (Allah) ialah hidup yang kekal dalam Ha Mashiah Yeshua, Yahweh kita.


Hak cipta dari artikel ini dimiliki oleh penjalabaja.wordpress.com. Artikel ini boleh diperbanyak dengan syarat alamat blog disertakan dengan lengkap dan bukan untuk tujuan komersial. Persiapkan Jalan Bagi Raja

Roh Kudus Melawat Aceh & Pekanbaru

Aceh. Ratusan telah menyerahkan hidup mereka kepada Yeshua, dengan Roh Kudus meneguhkan firman-Nya secara kuat melalui tanda-tanda ajaib. Dan banyak orang disembuhkan.

Tidak pernah di dalam sejarah Aceh pernah ada sebuah pertemuan umum Kristen pernah dilaksanakan seperti yang terjadi pada tahun 2010 ini. Ini benar-benar suatu sejarah yang besar untuk orang Aceh, khususnya pembicara utamanya adalah seorang penginjil perempuan: Mss. Suzette Hattingh, pemimpin dari Voice in the City.

Beberapa menit sebelum kotbah diberikan pada pertemuan terakhir, Mss. Suzette  tiba-tiba merasakan bahwa ia harus memimpin para hadirin kedalam doa syafaat. Tidak lama kemudian setelah doa syafaat, dikabarkan bahwa 13 terroris yang mencoba mengacaukan pertemuan rohani tersebut telah ditangkap oleh tentara.

Pertemuan Kebangunan Rohani ini telah terlaksana atas kerja sama yang baik antar gereja di Aceh, para pemimpin gereja Injili mengatur pertemuan-pertemuan, musik dan pujian dilayani oleh team penyembahan dari gereja Pentakosta dan tempat pertemuan disediakan oleh gereja Katolik. Dan didukung oleh 90 pendeta lokal dari berbagai aliran gereja.

Pekanbaru. Dari Aceh rombongan Mss. Suzette bergerak ke bawah, kota Pekanbaru. Di sinipun terjadi hal-hal yang besar. 120 gereja lokal terlibat di dalam penginjilan ini. Sedikitnya sekitar 40-50 orang lari kedepan panggung untuk memberi kesaksian apa yang Elohim telah kerjakan di dalam diri mereka selama pertemuan di kota ini. Seorang anak laki berumur 13 dengan tangan yang patah karena kecelakaan disembuhkan dengan segera. Seorang bapa keturunan Cina yang selama dua puluh tahun menderita kesakitan yang berat oleh karena punggulnya disembuhkan secara total. “Dari malam ke malam lainnya saya menumpangkan tangan saya kepada setiap yang sakit atau cacat yang telah berkumpul pada tempat pertemuan kami … Tiba-tiba suatu malam Elohim berbicara kepada saya untuk menyatakan kesembuhan dalam radius 25 km dari mana kami berada. Segera kesaksian-kesaksian berdatangan dari orang-orang yang telah dilawat oleh Elohim di dalam rumah-rumah mereka; bahkan dari orang-orang yang diluar kepercayaan Kristen juga disembuhkan.”

Ia akan kembali berada di Indonesia bulan Agustus dan Oktober 2010.


Yeshua Ha Mashiah mengasihi suku Aceh, sekalipun mayoritas dari mereka menolak tawaran kasih-Nya, tepat seperti firman di bawah ini:

Untuk seseorang yang adil pun sukar orang mau mati. Barangkali untuk seseorang yang baik, ada juga orang yang berani mati. Tetapi Elohim menyatakan kasih-Nya kepada kita ketika Ha Mashiah (Kristus) mati untuk kita pada waktu kita masih orang berdosa. (Roma 5:7-8 IBIS)

Disadur dari Spirit Wind; edisi ke Sembilan 2010 Voice in the City’s Teaching Newspaper

Jika pembaca tertarik akan pelayanan Mss. Suzette dan ingin mendapatkan majalah Spirit Wind ini, silahkan menulis e-mail ke www.voiceinthecity.org. Voice in the City akan mengirimkannya secara teratur dan Cuma-cuma.

Hak cipta dari artikel ini dimiliki oleh penjalabaja.wordpress.com. Artikel ini boleh diperbanyak dengan syarat alamat blog disertakan dengan lengkap dan bukan untuk tujuan komersial. Penjala Baja (Persiapkan Jalan Bagi Raja)

Kesaksian Mosab Hassan Yousef Son of Hamas

Ringkasan hidup Mosab sebagai anak dari seorang ayah yang adalah satu dari tujuh pendiri Organisasi Hamas.

Suatu hari setelah bebas dari sebuah penjara Israel, Mosab berjalan  melewati Gerbang Damaskus di Yerusalem. Seseorang -  tanpa mengetahui siapa dirinya – mengundang dia untuk sebuah pelajaran Alkitab. Penasaran, ia menghadirinya. Mereka belajar Perjanjian Baru, dan memberi dia sebuah Alkitab Perjanjian Baru untuk dirinya sendiri. ”Saya mulai membaca pada bagian permulaan Injil Matius, ketika saya sampai pada paragraf ”Kotbah di bukit,” saya berpikir, Wow, Yeshua ini sungguh mengagumkan! Segala sesuatu yang Ia katakan adalah indah!  Saya tidak bisa berhenti membacanya. Setiap ayat nampak menjamah luka-luka dalam yang ada di dalam kehidupanku. Itu adalah suatu pesan yang sangat  sederhana, tetapi memiliki kuasa untuk menyembuhkan jiwaku dan memberi saya pengharapan. Kemudian saya membaca ini: ”Kamu telah mendengar firman: Kasihilah sesamamu manusia dan bencilah musuhmu. Tetapi Aku berkata kepadamu: Kasihilah musuhmu dan berdoalah bagi mereka yang menganiaya kamu. Karena dengan demikianlah kamu menjadi anak-anak Bapamu yang di sorga, yang menerbitkan matahari bagi orang yang jahat dan orang yang baik dan menurunkan hujan bagi orang yang benar dan orang yang tidak benar. (Matius 5:43-45) … Saya tersambar petir oleh kata-kata ini. Belum pernah sebelumnya saya mendengar sesuatu seperti ini, tetapi saya tahu bahwa ini adalah pesan yang saya telah cari-cari di dalam seluruh kehidupanku.”

Berikut ini adalah wawancara Joel Resenberg dengan Mosab Hassan Yousef penulis buku Son of Hamas di hari Senin Maret 2010, berbicara bagaimana Elohim Abraham, Ishak dan Yakob secara supernatural telah merubah Mosab dari seorang pemimpin Muslim yang radikal dari Organisasi terrorist Hamas menjadi pengikut lahir baru dari Yeshua Ha Mashiah dan seorang teman dari Israel dan masyarakat Palestina.

JOEL: Bagaimana kehidupanmu telah berubah sejak menjadi seorang Kristen lahir baru? Bagaimana sikapmu telah berubah terhadap Israel sejak perpindahanmu yang dramatis?

MOSAB: Hati nurani saya tidak sama lagi. Ini tidak berarti saya telah menjadi seorang yang sempurna tetapi sedikitnya ketika saya melakukan kesalahan saya tahu bagaimana membetulkannya dan  menghindari itu di hari depan. Hari ini saya bebas dari dosa karena saya putra Raja. Ketika pertama saya mengerti bagaimana agama tidak sempurna secara umum – dan di dalam Islam khususnya – dan mengijinkan diriku sendiri untuk menerima Mashiah sebagai Juruselamat pribadiku dan keluar dari kotak agama, tidak hanya Israel nampak berbeda untuk diriku, saya mulai melihat segala sesuatu berbeda.

Saya ingat suatu hari ketika berjalan di Yerusalem tepat setelah saya belajar Firman Elohim yang berkata ”beri kepada mereka yang meminta” [Yeshua berkata di Matius 5:42, Berilah kepada orang yang meminta kepadamu dan janganlah menolak orang yang mau meminjam dari padamu.”]. Ada seorang Yahudi tampa rumah di wilayah Yahudi Yerusalem, dan saya menjawab panggilan YAHWEH untuk membagi sesuatu dari dompet saya kepadanya.  Kemudian saya duduk dan menangis karena saya mendapat kesempatan untuk mengerti kasih tampa batas Elohim kepada setiap orang.  Itu telah mengejutkan saya bahwa sebelumnya saya tidak merasa kasihan kepada seorang Yahudi yang tampa rumah. Kemudian secara bertahap – melalui anugerah dan belah kasihan Elohim, melalui tahun-tahun – semua manusia menjadi sederajat bagiku. Bangsaku melihat matahari setiap hari tetapi tidak pernah bertanya diri mereka sendiri mengapa matahari bersinar pada kedua sisi Yerusalem, timur dan barat. Hal yang termudah bagiku dahulu ialah membenci musuhku tetapi tantangan yang nyata ialah mengasihi mereka. Kemudian hari saya sadar musuh saya ialah  bukan manusia lagi – bukan orang Israel, bukan orang Palestina – tetapi dosa dan kegelapan di dalam kita.

JOEL: Apa yang dapat pengikut-pengikut Yeshua lakukan dalam bentuk nyata dan praktik untuk mengasihi orang-orang Palestina dan menjangkau mereka dengan Injil Yeshua Ha Mashiah?

MOSAB: Ini adalah pertanyaan yang luar biasa bagusnya, terima kasih.  Orang-orang Kristen memiliki sebuah tugas yang sangat besar  untuk mengasihi sesamanya dan musuhnya. Setiap orang Kristen perlu memikul salib ’berat’ ini [tanda petik dari saya, sebab Yeshua bilang itu sesungguhnya ringan, tentu melalui kuasaNya di dalam kita; Matius 11:29-30]. Mengasihi orang-orang Muslim dan Palestina adalah tanggung jawab kita. Dan tukas kita sebagai orang Kristen  menunjukkan kasih Elohim kepada Muslim adalah lebih penting dari para pemerintah, PBB dan komunitas dunia. Mereka semua ini tidak tahu bagaimana berurusahan dengan permasalahan Islam. Kita tahu sebagai orang Kristen bahwa konfik tersebut adalah rohaniah dan bersifat ideologi. Kamu tidak dapat membunuh sebuah idea. Kamu harus menggantikannya. Pemerintah dapat mengirim tentara-tentara menukar regim atau membunuh para terrorist, tetapi mereka tidak punya jenis senjata  yang kita miliki – KASIH dan PENGHARAPAN dan ANUGERAH.

Saat ini, saya perlu dari saudara-saudari Kristen saya untuk mengerti sensitifnya missi pengharapan, kasih dan pengampunan kita.  Tampa nilai-nilai ini manusia akan merusak sendiri setiap sesuatu yang indah. Bangga akan Elohim kita dan bawa Ia kepada para Muslim. Bagaimana mungkin orang-orang Kristen malu akan Elohim yang mengasihi dan mengampuni? Elohim kita mengirim sebuah berita pengharapan besar melalui pengalamanku dengan Elohim. Dia berkata kepada orang-orang Israel, bangsaku dan setiap orang yang terlibat dalam konflik Timur Tengah bahwa kasih dan pengampunan yang tanpa syarat melalui contoh dari Yeshua Ha Mashiah di dalam hidup kita adalah pengharapan satu-satunya untuk damai di Timur Tengah dan seluruh dunia – damai dengan Elohim, dengan diri senidiri dan damai dengan sesama.

Kasih bukanlah sebuah idea, itu adalah sebuah kenyataan. YAHWEH kita telah menunjukan kepada kita kasih-Nya melalui pencurahan darah-Nya yang tidak bercela. Kasih-Nya adalah sebuat kenyataan kita hidup di dalam kehidupan kita setiap hari. Kita tidak dapat jadi sempurna, tetapi jika kita menunjukkan kepada dunia sedikit saja kasih Yahweh kita, kita akan mampu merubah seluruh dunia hanya dalam beberapa tahun saja. Keluar dari gedung-gedung gereja kalian. Tunjukan manusia siapa kita di dalam Mashiah dan siap Elohim kita. Manusia terluka dan luka-lukanya mengeluarkan darah. Mari sembuhkan itu dengan obat kasih, yakni kasih Yeshua!

JOEl: Apakah kamu kuartir pada keamananmu dengan terbitnya buku [Son of Hamas] ini?  Dan bagaimana dapat kami berdoa untuk mu dan keluargamu dengan terbitnya bukumu?

MOSAB: Pribadi yang telah menyelamatkan hidupku di masa lalu mampu untuk menyelamatkan itu saat ini dan di masa depan juga. Kematian fisik tidaklah suatu hal yang terburuk dapat terjadi pada seorang manusia. Kematian rohani lebih bahaya lagi. Ini bukanlah waktu untuk menyerah. Tujuan kita adalah untuk menbebaskan orang-orang dan senjata kita adalah kasih. Mereka dapat membenci kita tetapi kita akan tetap mengasihi mereka. Mereka dapat menyiksa kita tetapi kita akan berdoa untuk mereka dan mereka akan menuduh kita tetapi kita terus mengampuni mereka semagaimana kita telah diampuni!

Tamat.

Catatan kaki dari pewawancara:
Sabagai bukit bagaimana Elohim telah merubah dia, Mosab telah membahayakan hidupnya untuk menyelamatkan orang-orang Yahudi Israel dengan cara menjadi mata-mata untuk agent rahasia Shin Bet Israel. Dia juga membahayakan hidupnya untuk menyelamatkan bangsanya sendiri (Palestina) di West Bank dan Gaza. Saat ini dia tidak hanya berkehendak tetapi juga bersemangat  membagikan Kabar Baik dari kasih, pengampunan dan kuasa perubahan Yeshua kepada setiap orang yang ia dapat, walaupun keluarganya menolak dia secara umum dan menyakitkan dan bahwa terrorist dapat saja memburu dia dan membunuhnya.

Lebih banyak saya belajar tentang Mosab, lebih lagi saya temukan diri saya berpikir tentang kata-kata Rasul Paulus. Sebagai Saul dari Tarsus, dia adalah seorang terrorits agama. Tetapi dia mendapatkan pertemuan supernatural dengan Yeshua Ha Mashiah dan dirubah kedalam seorang manusia yang penuh kasih, hikmat dan berperngaruh untuk Yahweh sebagai hasilnya.

Di suratan Efesus 2:8-15, Rasul Paulus – di inpirasikan oleh Roh Kudus – menulis:
Sebab karena kasih karunia kamu diselamatkan oleh iman; itu bukan hasil usahamu, tetapi pemberian Elohim, itu bukan hasil pekerjaanmu: jangan ada orang yang memegahkan diri. Karena kita ini buatan Elohim, diciptakan dalam Mashiah Yeshua untuk melakukan pekerjaan baik, yang dipersiapkan Elohim sebelumnya.

Ia mau, supaya kita hidup di dalamnya. Karena itu ingatlah, bahwa dahulu kamu–sebagai orang-orang bukan Yahudi menurut daging, yang disebut orang-orang tak bersunat oleh mereka yang menamakan dirinya “sunat”, yaitu sunat lahiriah yang dikerjakan oleh tangan manusia, — bahwa waktu itu kamu tanpa Mashiah, tidak termasuk kewargaan Israel dan tidak mendapat bagian dalam ketentuan-ketentuan yang dijanjikan, tanpa pengharapan dan tanpa Elohim di dalam dunia.

Tetapi sekarang di dalam Mashiah Yeshua kamu, yang dahulu “jauh”, sudah menjadi “dekat” oleh darah Mashiah. Karena Dialah damai sejahtera kita, yang telah mempersatukan kedua pihak dan yang telah merubuhkan tembok pemisah, yaitu perseteruan, sebab dengan mati-Nya sebagai manusia Ia telah membatalkan hukum Taurat dengan segala perintah dan ketentuannya, untuk menciptakan keduanya menjadi satu manusia baru di dalam diri-Nya, dan dengan itu mengadakan damai sejahtera,

Diterjemahkan dari: Exlusive – How did the son of Hamas come to Christ? Part Two.

Hak cipta dari artikel ini dimiliki oleh penjalabaja.wordpress.com. Artikel ini boleh diperbanyak dengan syarat alamat blog disertakan dengan lengkap dan bukan untuk tujuan komersial. Persiapkan Jalan Bagi Raja

Ribuan Muslim Tinggalkan Islam di Irak

Di saat Paskah ini ratusan ribu masyarakat Iraq merayakan hari raya tersebut, tapi tahukah Anda bahwa terjadi peningkatan jumlah Muslim Iraq murtad ke Kristen yang semakin besar? Apa sih latar belakang kejadian ini? Mari kita tanyakan pada Presiden dari Joshua Fund, pengarang buku Dead Heat, yang bernama Joel Rosenberg. Dia adalah penulis best selling dalam bidang Penginjilan Kristen, terutama di Iraq. Dia baru aja kembali dari Iraq. Inilah wawancaranya: Video

Fox News (FN) : Selamat pagi, Pak.

Joel Rosemberg (JR): Selamat pagi, selamat Paskah.

FN: Selamat Paskah juga. Pertama-tama, mari kita bicara mengenai masyarakat Kristen di Iraq. Tempat itu berbahaya bagi orang Kristen, sebagaimana kita telah mengetahuinya. Seorang Bishop Iraq dibunuh di Mosul baru2 ini. Sesukar apa sih sekarang untuk beribadah Kristen di Iraq?

JR: Sangat amat sukar. Terdapat berbagai kekerasan yang harus dihadapi setiap orang di sana, dan lalu ditambah dengan kenyataan para radikal jihad Muslim benci banget akan konsep Muslim murtad dan jadi pengikut Yeshua Ha Mashiah. Terdapat sekitar 750.000 masyarakat Kristen Iraq sejak lahir (Katolik, Kristen Kaldean, dll). Tapi terdapat kecenderungan (trend) di 15 tahun terakhir di mana semakin banyak orang2 Muslim Iraq yang murtad dan lalu memeluk Kristen. Ini merupakan perpindahan agama yang terbesar dalam sejarak Iraq.

FN: Mengapa kok hal ini bisa terjadi? Bukankah sekarang malah bahaya banget untuk jadi Kristen di Iraq? Tapi kok sekarang malah ada sekitar 20.000 Muslim murtad dan memeluk Kristen. Kenapa seeh?

JR: Sekitar 20.000 Muslim Iraq murtad dan memeluk Kristen di lima tahun terakhir. 70.000 Muslim Iraq murtad setelah Perang Teluk I (Gulf War I). Mengapa kok bisa begitu? Setelah tinggal di Iraq selama 9 hari dan bicara dengan 19 Pendeta Iraq, mereka menjelaskan bahwa hal ini terjadi karena begitu banyak masyarakat Muslim yang menyaksikan para Muslim radikal membunuhi sesama Muslim. Ini membuat iman mereka goyah dan mempertanyakan jati diri mereka, “Apakah kita ini memang begitu?” Mereka menyatakan mereka tidak mau menjadi seperti itu, sebagian dari mereka malah jadi agnostik, sebagian murtad ke Kristen.

FN: Apakah ini bisa jadi serangan balik terhadap keberadaan tentara AS di Iraq? Nanti jangan2 akan timbul kecurigaan Kristenisasi oleh AS di Iraq. Banyak tuh website2 yang menuduhkan hal seperti ini.

JR: Engga’ juga tuh. Satu hal yang sangat mengesankan diriku saat aku berada di sana untuk pelayanan sosial Joshua Fund, adalah pertemua dengan para pendeta Iraq. Yang terjadi adalah orang2 Iraq membimbing orang2 Iraq lainnya untuk murtad dan beralih ke Kristen. Banyak para ex-Muslim teroris, ex-Sunni teroris yang mengalami penglihatan bertemu Yeshua Ha Mashiah dan sekarang mereka malah menjadi pendeta dan pengInjil. Kejadian ini mirip dengan yang dialami Rasul Paulus yang dulu giat sekali membunuh orang2 Kristen tapi berubah setelah mendapat penglihatan bertemu Yeshua di Damaskus. Meskipun ada sedikit misionaris Barat, tapi yang paling berperan dalam memurtadkan Muslim adalah para pendeta Iraq itu sendiri. Kecenderungan murtad ini juga tidak hanya terjadi di Iraq, tapi juga di berbagai daerah Timur Tengah lainnya. Sejuta Muslim Syiah telah murtad ke Kristen di Iran dalam jangka waktu tiga tahun terakhir. Lebih dari lima juta masyarakat Sudan Muslim murtad ke Kristen dalam jangka waktu limabelas tahun terakhir. Jadi kecenderungan ini terjadi di seluruh Timur Tengah, dan media berita utama tidak pernah melaporkan kejadian Muslim murtad massal ke Kristen.

Sumber: Ribuan Tinggalkan Islam di Irak & Pakistan.

Hak cipta dari artikel ini dimiliki oleh penjalabaja.wordpress.com. Artikel ini boleh diperbanyak dengan syarat alamat blog disertakan dengan lengkap dan bukan untuk tujuan komersial. Persiapkan Jalan Bagi Raja

Konferensi Synergize2: Murid Yeshua adalah pemenang jiwa

Konferensi Synergize 2 dengan semboyan ”Satu milyar jiwa” (19-21 Januari 2010, Orlando, Florida, USA) yang diadakan khusus untuk para pemimpin rohani ini berjalan dengan baik sekali.

Synergize 2! dalam situsnya menulis, ”Meliwati tiga tahun terakhir, the Global Church [Gereja di seluruh Dunia] telah bertumbuh lebih dari 500 000 (lima ratus ribu) gereja-gereja baru dengan hampir 200 juta jiwa-jiwa baru. Kita menyaksikan Gereja bergerak dari satu milyar ke dua milyar orang-orang Kristen sekarang ini.”

Ditargetkan untuk 15 tahun kedepan Gereja-Nya secara menyeluruh dapat memenangkan satu milyar jiwa baru. Bagaiman kita bisa melakukannya?

Salah satu pembicara pada konferensi memberikan sebuah jalan keluar untuk mencapai target tersebut. Alex Mitala, dikenal sebagai rasul dari Uganda, ia mengepalai lebih dari 18 ribu gereja-gereja lokal di luar Uganda, Pada presentasinya yang berjudul: ”Melipat gandakan Pemenang-pemenang Jiwa Di Dalam Gereja Lokal”, beliau menyatakan bahwa, ”Setiap orang percaya harus ada sebagai seorang pemenang jiwa. Setiap orang percaya adalah diberi kuasa [Roh Kudus]  menurut Alkitab.”

Ia merujuk kepada ayat-ayat Alkitab dan menyatakan bahwa Firman Elohim berkata bahwa semua orang percaya  dipanggil untuk terlibat di dalam kegiatan-kegiatan pemenangan jiwa. Yeshua ingin orang-orang yang percaya kepada-Nya setelah mereka bertobat dari dosa-dosa mereka, untuk bertumbuh dan menjadi murid-murid-Nya, tidak cukup hanya menjadi orang percaya. Beliau dan team-nya telah mendirikan gereja-gereja lebih dari 145 gereja di Uganda dan Kenya. Disamping itu mereka juga telah mendirikan rumah-rumah yatim piatu, sekolah-sekolah umum dan fasilitas-fasiltas pelatihan pendeta.

Ia setuju bahwa Elohim memanggil orang-orang untuk melayani Yeshua dengan cara-cara yang berbeda, tetapi apapun jabatan mereka, entah itu ia seorang businessman, petani, atau pemusik, seorang percaya harus ada sebagai seorang pemenang jiwa. Ini adalah tanggung jawab pendeta gereja untuk memuridkan anggota-anggota gereja-nya sehingga setiap orang dapat pergi keluar dan memberitakan Injil, tandasnya.

Pembicara lainnya, Ademola Ishola dari sebuah Gereja Baptis yang memiliki lebih dari 10 000 anggota, menambahkan bahwa ”memenangkan jiwa adalah sebuah tanggung jawab rohani dari setiap orang percaya.” Ia temukan pada sebuah gereja lokal anggota yang aktif biasanya kurang dari 20%. Itu artinya 80% dari sumber daya manusia tidak terpakai atau hilang. ”Pendeta-pendeta perlu untuk melatih setiap orang di dalam hal pemenangan jiwa,” pendeta ini berkata.
Kedua pembicara di atas adalah sebagian dari lusinan pembicara lainnya di konfrensi ini.

Kunci lainnya untuk pencapaian target di atas ialah juga membagikan dan mengkombinasikan sumber-sumber yang mereka miliki (dari mana kata synergize ini berasal) untuk memenuhi the Great Commission.

Faktor fital  lainnya yang merupakan motor penggerak yang tentunya selalu harus diingat di dalam melakukan the Great Commission ialah pesan Adonai Yeshua Ha Mashiah kepada murid-murid-Nya sebelum Ia naik ke sorga: menunggu untuk mereka dipenuhi dengan kuasa Roh Kudus dari Yang Mahatinggi.

Luk 24:46-49  Kata-Nya kepada mereka: “Ada tertulis demikian: Mashiah harus menderita dan bangkit dari antara orang mati pada hari yang ketiga,  (47)  dan lagi: dalam nama-Nya berita tentang pertobatan dan pengampunan dosa harus disampaikan kepada segala bangsa, mulai dari Yerusalem.  (48)  Kamu adalah saksi dari semuanya ini.  (49)  Dan Aku akan mengirim kepadamu apa yang dijanjikan Bapa-Ku. Tetapi kamu harus tinggal di dalam kota ini sampai kamu diperlengkapi dengan kekuasaan dari tempat tinggi.”

Dikutip ulang oleh penulis yang sama pada kitab Kisah para Rasul:

Kisal para Rasul 1:8-9  Tetapi kamu akan menerima kuasa, kalau Roh Kudus turun ke atas kamu, dan kamu akan menjadi saksi-Ku di Yerusalem dan di seluruh Yudea dan Samaria dan sampai ke ujung bumi.”  (9)  Sesudah Ia mengatakan demikian, terangkatlah Ia disaksikan oleh mereka, dan awan menutup-Nya dari pandangan mereka.

Urutan kerjanya ialah:

  1. Menunggu waktu Elohim
  2. Dilengkapi dengan kuasa sorgawi
  3. Pergi menjadi saksi-Nya di manapun kita diutus

Pentingnya dilengkapi dengan kuasa Roh Kudus. Kata kuasa di sini dalam bahasa aslinya, Yunani, ”dunamis” dari mana kata ”dinamo” dan ”dinamit” berasal.

Dinamo adalah kekuatan pengerak yang bersifat terus menerus secara tetap dan dinamit adalah kekuatan peledak yang bersifat singkat namun menghancurkan.

Dengan kuasa Roh Kudus sajalah kita bisa memenuhi tugas the Great Commission ini, bukan di dasari kekuatan manusia (metode, strategi, sumber dana dan daya) yang terbatas dan mudah dipengaruhi oleh banyak kondisi.

Dengan kuasa Roh Kudus Elohim di dalam kita maka kita bisa:

  • mengusir roh-roh jahat
  • meletakan tangan pada yang sakit dan si sakit akan sembuh
  • tetap hidup jika orang jahat memberi kita minuman beracun
  • mengenali pekerjaan-pekerjaan roh-roh jahat yang ada di sekitar pelayanan kita
  • berbicara dengan penuh hikmat dan pengertian
  • menguatkan iman kita sendiri melalui berbicara dalam bahasa-bahasa yang baru (bahasa Roh Kudus)
  • membawa kepada YAHWEH keluhan-keluhan yang kita yang tidak bisa diucapkan dan dipikirkan oleh kita sendiri, dengan cara berbahasa-roh.
  • bernubuat untuk membangun jemaat
  • mentranfer kuasa YAHWEH kepada jemaat lainya melalui penumpangan tangan kita
  • Yeshua sendiri berkata, bahwa melalui Roh Kudus-Nya yang diam di dalam kita, kita akan melakukan pekerjaan-pekerjaan yang Ia lakukan, bahkan lebih besar lagi!

Markus 16:15-20;1 Korintus 12:4-11; 14:1-5; Yohanes 14:11-18

Baca juga:

Hak cipta dari artikel ini dimiliki oleh penjalabaja.wordpress.com. Artikel ini boleh diperbanyak dengan syarat alamat blog disertakan dengan lengkap dan bukan untuk tujuan komersial. Persiapkan Jalan Bagi Raja