Bersiaplah Untuk Kembalinya Adonai! Kesaksian dari Bernarda Fernandez

Bersiaplah Untuk Kembalinya Adonai! Kesaksian Bernarda Fernandez

Kesaksian peneguhan tentang kedatangan Yeshua Ha Mashiah sudah dekat. Kerajaan Sorga dan Kerajaan Kegelapan keduanya sangat aktif  membawa sebanyak mungkin jiwa ke kerajaan mereka masing-masing. Kesaksian ini adalah panggilan penting bagi umat Yeshua yakni Gereja-Nya untuk mempersiapkan diri mereka menyambut Mempelainya. Bersiaplah!
Kesaksian ini diterjemahkan dari terjemahan bahasa Inggrisnya yang berjudul Prepare for the Lord’s Return (5 Days in Heaven and Hell). Dalam bentuk Audio dan illustrasi klik di sini. Tersedia dalam terjemahan bahasa lainnya di situs Inggrisnya.  Semoga menjadi berkat. Salam dari Penterjemah.

Saudari Barnarda Fernandez dibawa dalam dua perjalanan ke Sorga dan ke Neraka bersama Yeshua.  Dia ditunjukkan imbalan Sorgawi yang dipersiapkan untuk orang-orang kudus Adonai, Pengangkatan, Perjamuan Kawin dan mahkota kehidupan.  Dan dia melihat kondisi Gereja (Jemaat Elohim), penghakiman yang akan datang, dan jiwa-jiwa yang terhilang di Neraka.

PERJALANAN SAYA YANG PERTAMA

Saya tidak merasa sehat pagi itu, suami saya menolak untuk meninggalkan saya dan pergi bekerja. Saya mengatakan kepadanya bahwa aku tidak sendirian. Setelah ia pergi, aku merasa bahwa aku sedang sekarat. Jadi saya memutuskan untuk menelepon beberapa teman-teman saya, dan ibu mertuaku. Ibu mertua saya menjawab: “Bernarda, Elohim akan memberkati kamu hari ini, jangan takut.” Jawaban yang sama datang dari saudara dalam Kristus yang saya telepon, tapi ia menambahkan: “Bernarda keluar dari ranjangmu dan pujilah Adonai, berseru kepada-Nya dan muliakanlah Dia.”

Meskipun kurangnya kekuatanku, aku berseru kepada Adonai berkata: “Adonai Engkaulah kekuatanku, datang dan tolonglah saya.” Saya mencoba untuk berdiri, tetapi tidak memiliki kekuatan. Suara saya tidak lagi dapat didengar, tapi dalam jiwaku saya berseru kepada Adonai untuk membantu saya karena saya merasa seperti sedang sekarat. Tiba-tiba kamarku diterangi oleh cahaya yang tampak seperti api.  Dengan segera ketakutanku lenyap dan saya melihat malaikat-malaikat turun dan berjalan di kamarku. Aku bisa mendengar mereka dengan jelas berbicara kepada satu sama lain.   Tiba-tiba suatu yang luar biasa yang muncul, lebih luar biasa dari setiap malaikat. Dia berpakaian putih dengan ikat pinggang emas.  Pada dadanya tertulis dengan emas: “Yang Setia Dan Benar.” Wajahnya menunjukkan kelembutan dan kasih. Yeshua Ha Masiah ada di depan saya, Raja segala raja dan Adonai segala adonai. Diberkatilah nama-Nya!

Yeshua mendekati saya, menyentuh kepalaku dan berkata: “Aku adalah Yeshua yang mati bagi mu. Lihatlah tanda-tanda ini di kedua tangan-Ku, mereka tetap ada untuk mu. Aku turun dari takhta kemuliaan-Ku untuk berbicara dengan mu; ada banyak hal dalam kehidupanmu untuk diperbaiki. Kamu malas dan cepat marah. Selain itu, Aku tidak ingin 25% Kristen tidak juga 95%, tetapi 100%. Jika kamu ingin pergi ke Sorga, kamu  haruslah ada kudus sebagaimana Aku sendiri adalah kudus; Aku datang untuk membawa kamu bagi sebuah perjalanan.”

Saya bertanya kepadanya: “Adonai, apakah itu sebuah perjalanan misionaris?” Dia menjawab “Tidak!” Kemudian dia membawa saya melalui tanganku, mengangkat saya, dan berbicara kepada saya dengan kesederhanaan dan kasih. Dia membawa saya sejauh jendela-jendelaku, Dia melihat pada kota New York.  Saya melihat kesedihan di wajah-Nya. Ia menangis dan berkata: “Firman-Ku dikotbahkan dengan baik, tetapi orangorang tidak mendengarkan. Dosa kota ini telah menjangkau Bapa-Ku.” Peta New York Amerika

Kota ini penuh dengan homoseksual; di antara mereka adalah para politikus. Adonai berkata kepada ku: “itu adalah Sodom lainnya, tapi Aku hidup dan penghakiman Bapa-Ku akan segera jatuh pada kota ini.” Lalu saya berlutut di hadapan Adoanai sambil menangis dan Dia berkata: “Janganlah takut. Ketika penghakiman jatuh di dunia ini, Gereja-Ku sudah tidak ada lagi di Bumi.”

Dia kemudian membawa saya kembali menuju tempat tidurku dan meminta saya untuk menelepon seorang dari jemaat saya. Dia meminta saya untuk mengatakan padanya bahwa rohku akan keluar dari tubuhku, dan bahwa mereka tidak boleh membawa tubuhky ke rumah sakit atau untuk upacara pemakaman apapun. Sebaliknya, mereka harus memberitahu suami saya untuk percaya pada pribadi yang adalah Kebangkitan dan Kehidupan (Yohanes 11:25). Adonai berkata lagi, ”Aku yang adalah Pemberi kehidupan, akan mengambil rohmu, namun kamu akan kembali dan menceritakan orang-orang untuk mempercayai Aku secara penuh. Orang yang percaya kepada Ku tidak akan pernah binasa.” (Yohanes 11:26). Dia meluruskan tangan-Nya dan saya melihat bahwa tubuh rohani keluar dari tubuh jasmaniku. Aku berpakaian putih dan bersinar seperti Adonai, Dia mengatakan kepada saya: “Lihat! Ini adalah tubuh orang-orang Kristen yang akan segera dimiliki bagi mereka yang menuruti firman-Ku.” 

Saya menyadari bahwa sekarang saya bisa masuk melalui tembok-tembok. Adonai yang memegang saya pada tanganku berkata: “Lihatlah!” Ketika saya menoleh, saya melihat tubuhku yang tanpa roh. Dia menjelaskan kepada saya bahwa tubuh jasmaniku tidak berharga, itu adalah tidak berguna kecuali debu, dan pada kematian itu akan menjadi debu lagi, sebagaimana tubuh jasmani lainnya. Dia menambahkan bahwa badan baru yang saya punya saat itu adalah tubuh mulia yakni roh yang Dia telah berikan kepada manusia. Saya pikir dia akan membawa saya langsung ke langit, tapi tidak. Tubuh rohaniah

Kami turun melalui sebuah terowongan di bawah Bumi, dan ketika mendekati suatu tempat aku bisa merasakan bau tak tertahankan. Saya berkata: “Adonai, saya tidak ingin pergi masuk ke tempat itu.” Tapi kami pergi masuk; tempat itu sangat gelap. Saya mendengar orang-orang menderita, menangis dan berteriak. Ketika kami sampai di ujung terowongan, kami duduk di atas batu dan Adonai berkata: “Lihatlah!” Saya melihat orang-orang menderita. Di Neraka, orang-orang menghabiskan waktu mereka menangis, dan tidak ada yang peduli tentang orang lain.

Para saudara dan saudariku, saya sadari bahwa Neraka adalah nyata. Saya menangis dan menangis, dan ketika saya memandang kepad Adonai, Dia berkata: “Berpegang pada apa yang kamu telah lihat, dan jangan lupakan itu.”  Orang-orang menjerit, “Aduh! Aduh! Itu selamanya! Itu selamanya! Kesakitan dan dibenci selama-lamanya.”

Saya menoleh ke arah Adonai dan bertanya kepada Dia: “Apakah ada orang dari keluarga saya di Neraka?” Dia menjawab, “Aku tidak mengizinkan kamu melihat anggota keluarga kamu.”  Jadi saya bertanya, “Apakah ada orang yang saya tahu di sini?” “Ya dan Aku akan mengijinkan kamu untuk melihat dia.” Tiba-tiba saya melihat seorang pria muda yang datang dari kedalaman Neraka: itu adalah Alexander.

Lubang Neraka yang tidak beralasSaya telah mengenal pria muda ini pada suatu kebangunan rohani yang suami saya dan saya telah kunjungi di Republik Dominka. Pada acara tersebut, saya mengengar suatu suara berkata kepada ku, ”Bangun, pergi dan temui Alexander yang sedang lewat. Ceritakan kepada dia untuk tidak menolak pesan ini, sebab Aku memberikan dia sebuah kesempatan terakhir.” Ini suara adalah suara Adonai, meskipun saat itu saya tidak melihat Dia. Saya berkata kepada Aleksander apa yang Adonai katakan kepada saya, dan ini adalah bagaimana dia telah menjawab: “Kalian orang-orang Kristen adalah bodoh semuanya. Kalian menipu orang-orang dengan mengatakan kepada mereka bahwa Yeshua Ha Mashiah akan datang, saya, Alexander, tidak percaya ini akan ada terjadi.Saya berkata: “Alexander, Adonai memberikan kehidupan dan mengambil itu ketika Dia ingin; Alexander, kamu akan segera mati.” Dia menjawab: “Saya terlalu muda untuk mati, saya masih memiliki banyak tahun-tahun baik yang menyenangkan di Bumi ini.”

Itu benar-benar kesempatan terakhir untuk Alexander.  Tiga minggu kemudian, Aleksander meninggal ketika dia mabuk. Tujuan dirinya adalah tempat siksaan ini dimana saya melihat dia (Neraka). Alkitab menyatakan dengan jelas bahwa pemabuk tidak akan mewarisi kerajaan Elohim. (Galatia 5:21).

Ketika melihat orang-orang di Neraka, aku bisa melihat Alexander diserang oleh dua cacing besar. Ia berteriak-teriak “Aduh! Aduh! Aduh!” Dia tersiksa. Ia mengenali saya dan berkata kepada saya: “Saya telah mengabaikan kesempatan terakhirku. Saya di sini hari ini, menderita. Harap, ketika Anda kembali ke Bumi, pergilah ke rumah saya dan memberitahu keluarga saya untuk percaya kepada Yeshua Ha Mashiah dan menaati firman-Nya, sehingga mereka tidak akan datang ke tempat penyiksaan ini.” Seorang pria menjerit di Neraka

Kemudian Adonai memperlihatkan kepadaku ribuan orang yang menderita di Neraka, dan berkata, “Kamu tahu, beberapa orang ini telah mengenal Aku ketika mereka berada di Bumi. Masih ada banyak orang di Bumi yang berjalan kaki di jalanan tanpa mengetahui kemana mereka pergi. Ketahuilah bahwa jalan ke Sorga sangatlah sempit, dan itu akan menjadi lebih sempit lagi. Akan ada kesulitan-kesulitan di Bumi, sehingga kamu akan ada semurni emas, tapi janganlah takut sebab Aku didepan kamu seperti seorang pahlawan.” 

Aku bertanya kepada Dia: “Apakah ada orang-orang Kristen dalam Neraka ini?” Dia menjawab: “Ya, apakah kamu tahu mengapa? Mereka percaya kepada Ku, tetapi mereka tidak hidup sesuai dengan firman-Ku. Ada banyak orang Kristen yang hanya berperilaku baik ketika mereka berada dalam gedung Gereja, di depan pendeta mereka dan keluarga mereka. Tetapi mereka sangat mendustai diri mereka sendiri. Mata Bapa-Ku melihat segala sesuatu dan Dia mengerti setiap perkataan, dimanapun kamu berada.  Katakan kepada umat-Ku bahwa inilah saatnya untuk mereka hidup pada kehidupan yang kudus dihadapan Bapa-Ku, di hadapan Iblis dan dihadapan dunia. Buatlah Iblis tidak memiliki hak untuk menuduh umat-Ku; buatlah dunia tidak menunjuk pada umat-Ku. (1 Petrus 1:14-16)

Kemudian kami pergi ke lautan api.  Baunya mengerikan, dan Adonai berkata, “Apa yang kamu lihat di sana adalah sebuah lautan api, yang siap untuk Iblis, nabi palsu, dan Antikristus. Aku tidak menyiapkan tempat ini untuk manusia, tetapi semua orang yang tidak percaya kepada Ku sebagai Juruselamat mereka dan mereka yang tidak hidup menurut firman-Ku akanlah pergi ke sana.” (Wahyu 20:14)

Pada saat itu saya melihat Yeshua menangis dan Dia berkata lagi: “Ada terlalu banyak dari mereka yang hilang daripada mereka yang pergi ke Sorga.”  Dia menunjukkan jumlah orang yang sedang menuju kematian setiap menit dan berkata, “Lihat! Berapa banyaknya yang terhilang! Gereja-Ku tertidur meskipun fakta bahwa ia telah menerima kuasa-Ku; Dia memiliki Firman-Ku dan Roh Kudus, tetapi ia tidur. Di Bumi ada yang orang-orang berkhotbah bahwa Neraka tidak ada. Pergi dan beritahukan mereka bahwa tempat ini adalah nyata.”

Saya jauh dari api tersebut namun bisa merasakan panasnya yang luar biasa. Kami meninggalkan tempat itu dan pergi ke Sorga. Kami terus naik dan naik, masuk ke langit kedua. Dia menunjukan matahari dan bintang-bintang dan berkata, “Lihatlah pada bintang-bintang tersebut, Aku memanggil mereka dengan namanya.  Apakah kamu melihat matahari itu, dengan kuasa-Ku itu bersinar baik bagi orang-orang benar  maupun orang fasik. Tapi akan datang waktunya ketika matahari tidak bersinar lagi, segalanya akan menjadi gelap.” Kisah para Rasul 2:20

(Kami berlanjut dan berada ditempat dimana Elohim ada . Disana, rumah-rumah sangat indah. Tembok rumah-rumah itu sangat tinggi, dari emas tulen dan batu pualam. Ada dua belas gerbang mutiara, dengan dua belas malaikat di setiap gerbang. Saya mengira tidak dapat masuk, namun Adonai melihat saya dan berkata: Kamu mau masuk?” O, ya Adonai! Saya sungguh mau.” Kalau demikian masuklah, sebab Aku sendiri-lah pintu itu (Yohanes 10:9).) Terjemahan Inggrisnya tidak adDanau api di Nerakaa; catatan dari Penjalabaja.

Pada saat itu saya pergi melalui sebuah gerbang yang indah dan melihat sebuah taman dari bunga-bunga yang indah. “Apakah kamu ingin pergi di taman? Pergilah ke taman, sebab memang Aku telah siapakan untuk mu dan umat-Ku.” Saat saya melangkah masuk, saya mulai mengatur beberapa bunga ke dalam tandan-tandan.

Saya berlari ditaman seperti seorang gadis kecil. Bunga-bunga yang pegang memiliki banyak warna dengan keharuman yang sangat menyenangkan. Adonai memanggil seseorang. Itu malaikat, ia kuat dan begitu indah, saya tidak bisa menjelaskan. Adonai berkata: “Apakah kamu lihat mahluk satu ini, ia adalah Penghulu malaikat, Mikhael, dia adalah mahluk yang memimpin pasukan-Ku. Lihatlah lagi!” Saya melihat suatu pasukan perkasa berkuda dan Adonai berkata: “Itu bukanlah tentara manusia, tetapi tentara dari Bapa-Ku. Tentara ini bersiap-siap bagi orang Kristen yang sungguh-sungguh dilahirkan kembali; Jangan takut, karena itu lebih kuat daripada tentara yang di dunia.”

Kemudian Dia menunjukan malaikat lainnya. “Ini adalah utusan orang-orang Kristen yang menuruti firman-Ku.” Saya sangat senang mendengar hal itu. Yeshua berkata: “Berhati-hatilah! Aku adalah Elohim Abraham, Elohim Musa, Eohim Elia, Pribadi yang menyebabkan api turun dari Sorga; Aku tidak berubah.  Aku akan menunjukan padamu keadaan di mana umat-Ku hidup pada akhir jaman ini mereka telah tinggalkan.” Adonai berkata: “Berhati-hatilah dengan sangat akan hal-hal yang Aku akan tunjukkan kepada mu.”

Saya melihat orang-orang Kristen yang lemah dan kecapaian. Adonai bertanya pada ku pertanyaan ini: “Apakah kamu percPintu Gerbang Mutiaraaya bahwa Aku dapat mengangkat Gereja ini dalam kondisi sekarang ini?” Kemudian Dia berkata padaku, “Orang-orang Kristen yang Aku akan angkat bersama Ku haruslah mulia, berkemenangan, tidak bernoda, tidak bercacat. Di antara umat-Ku ada beberapa pembohong, kurang kasih, umat-Ku terbagi-bagi. Aku telah tunjukkan pada mu kondisi orang-orang Kristen di akhir jaman ini; Sekarang Aku akan tunjukkan kepada mu bagaimana Jemaat mula-mula telah hidup. Mereka para pria dan wanita dipenuhi dengan kemuliaan Elohim. Mereka terus-menerus berpuasa dan berdoa; mereka mengkotbahkan Firman-Ku tanpa rasa takut. Sedangkan orang-orang Kristen saat ini berpikir bahwa Aku sudah berubah, mereka juga berpikir bahwa Roh Kudus telah berubah. Kesalahan terbesar orang-orang Kristen hari ini adalah fakta bahwa mereka hidup dalam sebuah rutinitas kehidupan, direncanakan oleh manusia. Karenanya mereka telah melupakan pesan-pesan dari Roh Kudus dan dari atas.
Beritahukan hamba-hamba-Ku, para pendeta, waktunya telah tiba untuk menempatkan program-program rutin tersebut di belakang. Jika mereka melakukannya, kamu akan melihat kuasa Elohim di tengah-tengah mereka, Roh Kudus yang telah bermanifestasi di Gereja mula-mula. Dia akan melakukan tanda-tanda, mujizat-mujizat dan perkara-perkara yang luar biasa dalam jumlah yang besar, orang mati bangkit. Roh Kudus tetap sama, kalianlah yang telah berubah.”

Para Kristen, sudah saatnya kalian kembali kepada kehidupan Jemaat mula-mula.  Saya kemudian meninggalkan taman yang indah ini dan pergi kejalan yang indah terbuat dari emas dan Adonai berkata, “Sentuhlah! Ya itu adalah emas murni. Pergi dan beritahukan anak-anak-Ku bahwa segera mereka akan berjalan pada jalan-jalan emas ini (dibuat) oleh tangan Dia yang memberi kehidupan.” (Wahyu 21:10-15)Jemaat mula-mula berani dan aktif

Oh! Betapa luar biasanya itu berjalan di atas jalan-jalan emas tersebut! Kemudian saya melihat suatu tahta yang sungguh indah yang dikelilingi malaikat-malaikat, para penghulu malaikat dan para Serafim. Mereka terus-menerus memuji Elohim, Dia yang berada di atas Takhta, berkata: “Kudus, Kudus, Kudus Elohim YAHWEH Yang Mahakuasa; langit dan Bumi dipenuhi dengan kemuliaan-Nya. Amin!” “Saatnya sudah tiba untuk mengangkat tangan-tangan yang kudus bagi Ku dan memuji Ku.

Tahta Elohim YangmahakuasaSaya melihat sungai air kehidupan mengalir dari Tahta tersebut. Saya juga melihat pohon kehidupan dan di ujung lainnya saya melihat pelangi dan lautan kristal.  Saya bertanya kepada Adonai: “Siapakah yang ada di takhta?” Dia menjawab: “Itu adalah Bapa-Ku, YAHWEH Shebaot (ADONAI Semesta alam).” Saya berkata kepada Dia: “Dapatkah saya melihat Bapa”, “Tidak, itu belum saatnya,”  Adonai menjawab.

Meskipun saya tidak melihat Bapa, Dia yang berada  di tahta adalah Perkasa. Saya melihat guruh dan kilatan-kilatan petir yang datang dari takhta itu dan saya mendengar puji-pujian. Yeshua berkata: “Apakah kamu mendengar puji-pujian ini? Ini adalah puji-pujian dari mereka yang sudah ditebus.” Saya melihat tujuh malaikat, masing-masing memegang cawan; dan ketujuh malaikat lainnya memegang sangkakala. “Adonai, siapakah malaikat-malaikat ini?” Adonai menjawab: “Tujuh cawan yang malaikat-malaikat pegang adalah penuh dengan murka Elohim. Mereka akan segera dicurahkan, dan ketika sangkakala berbunyi, Gereja-Ku (orang-orang Kristen tersebut yang hidup menurut kehendak Bapa-Ku) akan terangkat. Mereka tidak lagi akan berada di Bumi selama masa kesengsaraan besar (the great tribulation). Sebelum Antikristus memanifestasikan dirinya sendiri, yakni manusia durhaka itu,[1] Gereja-Ku akan mendengar suara sangkakala terakhir, dan mereka akan bertemu Aku di udara. (1 Tesalonika 4:16) Pengangkatan orang-orang benar

Saya telah berada disana, sahabatku yang terkasih, dihadapan Tahta mulia, dan saya tidak memiliki pengertian waktu.  Yeshua menunjukkan kepada saya bagaimana Gereja-Nya (para orang percaya yang benar) akan ada terangkat! Kulihat dalam suatu penglihatan, ribuan orang lenyap. Ini terjadi di seluruh dunia, dan TV dan radio memberi berita tentang kelenyapan itu. Koran dengan (berita besar merah), juga menulis berita itu. Adonai berkata: “Berita tersebut akan segera terjadi. Jika penghakiman Bapaku belumlah tiba ke atas Bumi ini, itu karena orang-orang Kristen yang setia, orang-orang yang benar-benar mengasihi Ku.”

Setelah itu, saya melihat munculnya manusia durhaka tersebut [Antikristus; 666]. Dia berkata kepada penduduk Bumi: “Saya akan membawa kalian kedamaian dan keamanan” dan dengan segera orang-orang lupa peristiwa yang baru saja terjadi. Yeshua berkata kepada ku: “Lihatlah dengan seksama!” Saya melihat dalam penglihatan ketujuh malaikat dengan ketujuh cawan tersebut. Teman-teman terkasih, apa yang sedang terjadi adalah sulit digambarkan. Saya melihat para malaikat menuang tujuh cawan berisi murka Elohim di Bumi. Sangkakala-sangkakala mulai dibunyikan. Elohim mencurahkan penghakiman-Nya pada penduduk Bumi, dan seluruh negara menghilang. Adonai berkata: “Lihat! Semua orang-orang ini adalah bagian dari Gereja-Ku, diantaraManusia Durhaka Anak Kebinasaan Setan dalam wujud manusianya adalah pendeta-pendeta.” Karena saya tidak sepenuhnya mengerti hal ini, saya bertanya kepada Adonai: “Bagaimana itu bisa bahwa begitu banyak umat-Mu ada di masa kesengsaraan besar tersebut? Bagaimana itu bisa bahwa ada pendeta-pendeta di antara mereka, yakni mereka yang menyampaikan firman-Mu?” Yeshua menjawab: “Ya, mereka telah memberitakan firman-Ku, tetapi mereka tidak hidup sesuai dengan firman-Ku.” Kemudian Adonai mengijinkan saya untuk melihat sekelompok pendeta-pendeta lainnya, dan Dia berkata kepada ku: “Pendeta-pendeta tersebut tidak memberitakan Firman-Ku seperti yang tertulis (di Alkitab). Mereka berpikir bahwa Firman-Ku tidak beradaptasi dengan jaman (abad) mereka. Mereka telah memiliki terlalu banyak kebaikan terhadap orang-orang yang memberikan banyak perpuluhan, karena mereka lebih tertarik pada materi. Pergi dan beritahukan para hamba-Ku bahwa Akulah pribadi yang memanggil mereka, dan emas dan perak kepunyaan-Ku dan aku memberikan itu sesuai kebesaran dan kemuliaan-Ku. Beritahukan mereka untuk mengkotbahkan Firman-Ku seperti yang tertulis. Banyak dari mereka, orang-orang yang memberikan interpretasi lain kepada Firman-Ku. Firman-Ku adalah Firman-Ku, dan tidak ada seorangpun yang dapat mengubahnya. Itu harus ada dikotbahkan sebagai mana itu ada tertulis. Ada banyak diantara umat-Ku yang memutar balik perkatan-Ku demi keuntungan mereka sendiri.”

Setelah itu, kami memasuki sebuah tempat di Yerusalem baru dan Adonai berkata: “Apa yang kamu lihat adalah Sorga?” Saya melihat para rasul dan saya bertanya kepada Adonai, “Adonai dimanakah Abraham?” Saya mengharapkan melihat pria lanjut usia, tapi tiba-tiba saya melihat seorang pria muda yang berusia sekitar 25 tahun mendekati dan Yeshua mengatakan, ini adalah Abraham, Bapa orang beriman. Paus Paulus II dan patung Ratu Sorga

Adonai memanggil seorang wanita yang sangat cantik dengan kecantikan yang tidak  terkatakan, seperti semua orang yang say lihat di sana, dan Dia mengatakan kepada saya: “Ini adalah Maria! Pergi dan beritakan pada setiap orang bahwa Maria bukanlah Ratu Sorga. Raja Sorga adalah Aku, Raja segala raja dan Adonai segala adonai; Ia yang berkata: ‘Akulah Jalal, Kebenaran dan Kehidupan. (Yohanes 14:6-7). Pergi dan ceritakan ini kepada manusia yang tertutup matanya bahwa tidak ada api penyucian (purgatory),[2] jika itu ada, tentulah Aku akan menunjukkan kepada mu. Sebaliknya, ada Neraka, lautan api, Yerusalem mulia, dan Sorga yang Aku telah tunjukkan kepada mu. Namun katakan kepada mereka bahwa ada tidak ada purgatori; katakan kepada mereka bahwa itu adalah suatu kebohongan dari Iblis, TIDAK ADA PURGATORI.”

Lalu Adonai membawaku ke sebuah tempat penyimpanan mahkota-mahkota. “Ini adalah mahkota-mahkota kehidupan…Apa yang kamu lihat?” Saya melihat Gereja lokal saya, orang-orang percaya dari jemaat itu, bernyanyi dan berkotbah, lalu saya bertanya kepada Yesus: “Mengapa nama-nama orang-orang percaya di tempat saya tidak tertulis dalam kitab ini?” Dan Dia berkata: “Karena perbuatan salah mereka di Bumi.” (Wahyu 3.11)

Setelah semuanya ini Adonai mengijinkan saya untuk kembali ke Bumi, kembali ke dalam tubuhku, perjalanan selesai.

PERJALANAN SAYA YANG KEDUA

Perkumpulan doa sedang memuji ElohimPada suatu hari kami semua ada pada sebuah pertemuan doa, sekitar dua puluh orang. Seperti biasa, kami memulai dengan memuji dan menyembah Adonai.  Tiba-tiba kami merasakan hadirat Adonai. Itu begitu kuat, seolah-olah seperti pada peristiwa hari Pentakosta.  Saya ingat ibu mertuaku, seorang wanita tua dan tekun beribadah berkata padaku, “Bernarda, jaga agar jangan terlalu berisik selama pujian, kita membuat terlalu banyak kebisingan.” Ia benar, puji-pujian saat itu seperti bunyi sebuah air terjun.  Ketika saya hendak meminta saudara-saudaraku sedikit lebih tenang, saya mendengar Adonai berkata: “Jangan katakan apapun! Di dunia, ketika orang-orang berbuat keributan, tak seorang pun peduli, jadi mengapa kalian harus menghentikannya.” Jadi kami melanjutkan memuji dan menyembah Adonai.  Saya merasa bahwa sesuatu yang besar akan terjadi. Tiba-tiba saya teringat apa  yang Adonai katakan padaku pada perjalan pertama: “Aku akan datang kembali kepada mu.”

Tiba saya melihat cahaya mengisi kerumahku. Saudara-saudara saya juga melihat munculnya cahaya itu.  Mereka semua berlutut dihadapan Adonai.  Saya tidak tahu apa yang harus dilakukan, hanya berdiri terpaku. Cahaya itu menjadi semakin terang, dan mengambil bentuk manusia.  Di depan saya Adonai Yeshua Ha Mashiah, begitu indah dan penuh kasih. Di Bumi, saya belum pernah melihat wajah pria sedemian tampan. Ia datang mendekat pada setiap saudara-saudara saya.  Namun ketika saya hampir mengatakan kepada mereka bahwa Adonai datang untuk saya, saya mulai berbicara dalam bahasa roh (1 Korintus 14:39-40)

Hanya dengan menatap pada ku, dan Rohku keluar meninggalkan tubuhku. Saya berada di udara lalu saya melihat apa yang terjadi di rumahku.  Dua polisi datang, ketika suamiku membuka pintu mereka berkata, ”Kami mendengr ada seorang wanita meninggal di sini, jadi kami datang.” Suamiku berkata, tidak, di sini kami bertemu untuk memuji dan menyembah Adonai. Polisi tidak percaya, namun tidak dapat masuk, lalu mereka berkata, ”Baiklah, lanjutkan namun jangan terlalu berisik!” Saya berada di udara bersama Adonai saat melihat semua ini.

Yeshua memegang tanganku lalu kami menuju Republik Dominika. Ketika kami sampai kota itu, Adonai berkata: “Ada dua dosa besar yang negara ini lakukan dihadapan Bapa-Ku, ilmu sihir dan penyembahan berhala.” Saya melihat orang-orang mengejar dukun-dukun dan dan jimat / benda imitasi (fetish). Setelah itu Adonai membawahku ke Venezuela dan Mexico.  Di Venezuela, saya diudara bersama Yesus, saya melihat orang-orang menoleh kepada sihir, fetish, dan perdukunan. Di Meksiko saya melihat orang-orang berkumpul menyembah roh-roh jahat. Adonai berkata: “Kengerian dosa ini telah mencapai Bapa-Ku. Tanda pertama yang Aku berikan sebagai peringatan bahwa akan ada gempa Bumi di Mexico jika penduduk negara ini tidak bertobat dan kembali kepada Ku.”  (Ketika saya kemudian datang kembali ke Bumi, saya pergi ke Meksiko dan mengkotbahkan pesan ini. Orang-orang tidak mau mendengar dan baru-baru ini telah ada gempa Bumi dasyat di Meksiko).

Sementara kami masih di udara,Wanita peramal perdukunan Adonai mengatakan bahwa tangan Bapa-Nya telah diluruskan ke atas penduduk Bumi. Saya melihat laut dengan gelombang-gelombang besar, seperti monster. Saya juga melihat badai-badai yang terjadi di atas Bumi. Saya bertanya kepada Adonai: “Adonai apa yang akan terjadi pada orang Kristen ketika semua ini terjadi?” Dia menjawab: “Pergi dan beritakan pada mereka bahwa, bagi mereka yang setia kepada Ku, tak satu pun dari rambut mereka akan disentuh.”

Setelah itu Adonai membawahku ke tempat lain, saya melihat tempat-tempat dimana Bumi terbagi. Adonai berkata: “Banyak negara akan segera terhapus.”

Kemudian kami meninggalkan tempat itu dan pergi ke tempat lain dimana kulihat air-air bergerak.  Kami turun melalui sebuah terowongan dan mencapai kedalaman Bumi. Saya melihat pintu-pintu besar. Itu tidak sama seperti yang kulihat pada kunjungan pertama. Pada pintu-pintu ini ada rantai-rantai besar. Adonai pergi ke pintu, memindahkan rantai, dan membiarkan saya masuk melalui terowongan itu.

Aku melihat ribuan orang dengan kepala tertunduk, baju tersobek. Mereka mempunyai rantai-rantai besar pada mereka.  Maka aku berkata: “Adonai, apakah artinya ini?” Dia menjawab: “Semua pria dan wanita ini adalah dalam perjalanan mereka ke Neraka.” Diantaranya, saya melihat kakak sulung dari suamiku, Adolfo. Ia adalah seorang pria yang sulit, ia terbiasa menikah dan bercerai kapan pun ia inginkan, dan ia terbiasa mengutuki Elohim. Lalu aku mulai memohon kepada Adonai untuk membiarkan saya kembali ke Bumi dan memperingatkan Adolfo bahwa ia sedang menuju Neraka, Namun Adonai tidak menjawab. Sekali lagi saya melihat Adolfo dan isterinya berjalan kearah terowongan. Mereka berada di tepi Neraka. Saya memohon kembali pada Adonai untuk mengijinkan saya kembali ke Bumi dan memberitahu orang apa yang saya lihat. Adonai mengangkat tangan-Nya dan berkata: “Pergi dan beritakanlah bahwa waktunya hampir habis… ribuan dan ribuan orang akan masuk Neraka, waktu Adolfo sudah selesai, ia akan meninggal.”

(Ketika saya datang kembali ke Bumi, kakak ipar saya Adolfo tidak mau mengubah cara hidupnya. Suatu hari, dia dengan segera pulang kerja dan berkata kepada isterinya: “Saya tidak bisa bekerja lebih lama, sesuatu mengatakan bahwa saya akan mati.” Istrinya menjawab: “Itu karena kamu mabuk seperti biasa jadi kamu berkata demikian.” Mereka berdua pergi tidur. Beberapa menit kemudian, isterinya melihat penglihatan. Dalam penglihatannya, dia melihat suaminya dan dirinya sendiri dalam sebuah terowongan, berpaikan rombeng, dan menuju Neraka. Ia mendengar suara Adonai berkata: “Waktu untuk kalian berdua habis.”)

Ketika saya masih di udara Adonai berkata kepadaku: “Apakah kamu tahu mengapa Aku membawa mu kesini untuk kedua kalinya? Itu untuk menunjukkan kepada mu bahwa pada kunjungan pertama kamu, jumlah jiwa-jiwa yang hilang adalah kurang dari saat ini.” Ada lebih jiwa-jiwa yang terhilang sekarang daripada sebelumnyaKumpulan roh-roh jahat.

Kemudian, Yeshua dan saya meninggalkan tempat itu dan pergi melalui langit kedua. Ketika kami mencapai langit ketiga, Kerajaan Elohim, saya melihat malaikat-malaikat yang sangat aktif dari satu sisi ke sisi lain; maka saya bertanya pada Adonai: “Mengapa malaikat-malaikat ini sibuk?” Yeshua menjawab: “Itu benar bahwa malaikat-malaikat-Ku di sini aktif, tetapi Aku akan tunjukkan kepada mu bahwa Bumipun sedang aktif. Hati-hatilah, bahwa iblis-iblis telah menjajah Bumi. Setan marah melawan orang-orang Kristen sebab dia hanya memiliki sedikit waktu yang tersisa.”

Adonai mengijinkan saya untuk melihat roh-roh jahat dalam kemarahan yang mengerikan, dan Dia mengatakan kepada saya: “Roh-roh jahat yang kamu lihat itu adalah roh-roh perzinahan. Mereka akan menyerang ribuan hamba-Ku dan banyak akan jatuh ke dalam dosa. Apakah kamu tahu mengapa Setan berhasil menyebabkan hamba-hamba-Ku jatuh? Itu dikarenakan para hamba-Ku tidak memberi pada Ku semua kemuliaan. Mereka mencuri kemuliaan-Ku dan menjadi sombong. Di atas semua itu, istri-istri mereka hidup di dalam sebuah kekacauan rohani yang besar. Mereka tidak membangun rumah mereka dengan bijaksana.” (1 Timotius 2:11-14)

Pasukan Tentara SorgawiAku melihat ribuan malaikat yang tidak dapat saya hitung, ada banyak dari mereka siap untuk berperang. Yeshua berkata: “Sekarang Aku mengirim ribuan malaikat ini ke Bumi untuk melindungi umat-Ku. Dalam zaman akhir ini, perlindungan akan ada ganda. Satan juga akan mengandakan serangan-serangannya, namun kamu haruslah tidak lupa bahwa Elohimmu adalah besar dan kuat. Jika kamu melekat kepada Dia maka tidak akan terjadi apa-apa kepada mu.”

PERJAMAUAN PESTA

Kemudian Adonai membawa saya ke tempat lain. Saya melihat sebuah meja yang sangat besar dikelilingi oleh kursi-kursi. Pada setiap kursi, tertulis nama, dan jubah linen halurs juga ditempatkan. Di setiap kursi, di atas meja saya melihat mahkota-mahkota. Lalu saya menyadari bahwa ada kursi yang lebih besar daripada yang lain. Dihadapan kursi tersebut terdapat sebuah cawan emas besar. Yeshua berkata untuk saya pergi dan melihat apa yang ada di cawan tersebut. Itu penuh air anggur, siap untuk diberikan. Yeshua berkata: “Apakah kamu tahu mengapa air anggur ini siap dituang? Pergi dan katakan kepada umatku bahwa Akulah pintu tersebut, Aku  datang segera.”

Adonai memberi saya jubah lenan dan mahkota. Saya kenakan jubah dan mahkota itu lalu pergi ke tempat di mana ada sejenis cermin. Yeshua berkata: “Tidak ada noda maupun lipatan pada jubah mu, bukan? Tidak seorangpun akan masuk melalui pintu ini atau ada temapt di meja ini, kecuali jika ia berpakaian seperti ini. Beberapa umat-Ku di Bumi telah mengotori jubah mereka. Lainnya memiliki tali-tali yang tidak licin, dan lainnya lagi telah menanggalkan itu semua, dan telah melupakannya. Katakan kepada umat-Ku bahwa saatnyalah sekarang mereka mencuci jubah-jubah mereka, menyerika mereka dan mengenakan mereka kembali. Orang-orang Kristen haruslah meminta Roh Kudus menolong mereka menjaga jubah mereka dalam keadaan baik, karena Raja akan segera merayakan Perjamuan Makan Malam Perkawinannya di Kerajaan Bapa-Nya.” (Matius 22:1-14)

KELUARGA SAYA

Saya berasal dari keluarga yang bercerai, dan hidup bersama ayahku. Ibuku seorang yang sangat fanatik agama. Sebaliknya, ayahku tidakp percaya apapun. Saya mempunyai seorang saudari yang tinggal di biara Katolik (suster Katolik), tetapi saya tahu bahwa Yeshua akan membawahnya keluar dari sana dan ia akan memberitakan Injil bersamaku. Saya berdoa banyak untuknya. Ketika saya berpikir tentang kehidupan ibuku yang berada dalam mistik agama, selama perjalanan pertama saya di Sorga, saya menangis di hadapan Adonai dan mengatakan kepadanya: “Adonai ibu saya tersesat, namun saya sudah mewartakan Injil kepadanya, tetapi ia tidak mau mendengar. Ia semakin berpaut kepada agama pagan itu.” Adonai menjawab saya: “Aku akan menyelamatkan ibu mu, tetapi Aku akan mengambil ia pulang dengan segera [mencabut nyawanya] jika tidak ia akan jatuh kembali ke dalam dosa dan masuk Neraka. Untuk alasan ini, segera setelah ia dipertobatkan, ia akan mati dan datang kesini, di Sorga.”

Ketika saya datang kembali di Bumi, saya berdoa, menangis, merintih dan mengingatkan Adonai akan janji yang Dia telah berikan pada saya, tapi saya melihat ibuku nampaknya semakin terlibat dalam keberhalaan agamanya. Suatu hari Elohim memakai putraku mempertobatkan ibuku. Hanya tiga hari setelah ia bertobat, dia meninggal!

Yeshua sedang menuntun anak kecil di SorgaSelama perjalananku yang kedua di Sorga Adonai berkata: “Lihat, apa yang mulut-Ku katakan, tangan-Ku memenuhinya (melakukannya).” Saya melihat ibuku di Sorga; Dia adalah di antara wanita-wanita lain. Kami pergi ke tempat yang kulihat ribuan anak-anak yang berpakaian putih yang memuji dan memuliakan Adonai. Yeshua berkata: “Anak-anak ini adalah mereka yang telah diaborsi oleh orang-orang tua dan dokter-dokter kriminal. Bayi-bayi yang orang bunuh sementara mereka masih diperut ibu mereka dan mereka yang ditemukan di tempat-tempat sampah dan sungai-sungai, mereka di sini di Sorga.”

Para saudara dan saudari yang terkasih, bertentangan dengan apa yang mungkin kalian pikir, bagi Adonai, janin adalah manusia dari pembuahan hormon (conception), mulai dari hari pertama kehamilan.

Yeshua berkata kepadaku lagi: “Bernarda, bekerjalah sebab Akulah kekuatanmu. Pesan ini harus disampaikan ke seluruh dunia. Pesan ini untuk orang-orang Kristen, para pendeta, dan semua penduduk Bumi, termasuk kamu. Biarlah ia yang suci tetaplah ada suci.”

Pada saat itu gerbang Sorgawi terbuka. Ada tangga bergerak (escalator) yang indah. Yeshua memanggil ribuan malaikat datang, dan kemudian Adonai menemani saya kembali pulang.

Ketika kami tiba di rumah, saya melihat suamiku dan para saudara seiman sedang menunggu rohku kembali. Saya memandang tubuh fisik saya, dan saya berkata kepada Adonai bahwa saya tidak lagi menginginkan tubuh ini. Adonai berkata: “Kamu tidak bisa kembali ke Sorga dengan Ku, sebab waktumu belum tiba. Pertama-tama haruslah kamu memberitahu umat-Ku apa yang telah kamu lihat, agar supaya mereka bersiap-siap.”

Dengan suara yang kuat, Dia berkata kepada saya: “Masuk dan terima kehidupan, Akulah kebangkitan dan kehidupan, barangsiapa percaya kepada-Ku, walaupun ia sudah mati, ia akan hidup (Yohanes 11:25-26).
Akhir dari kesaksian

Catatan kaki:
[1] 2 Tesalonika 2:3-4; “Janganlah kamu memberi dirimu disesatkan orang dengan cara yang bagaimanapun juga! Sebab sebelum Hari itu haruslah datang dahulu murtad dan haruslah dinyatakan dahulu manusia durhaka, yang harus binasa, yaitu lawan yang meninggikan diri di atas segala yang disebut atau yang disembah sebagai  Elohim. Bahkan ia duduk di Bait  Elohim dan mau menyatakan diri sebagai  Elohim.” Terjemahan lainnya:  Manusia pendosa, yaitu anak kebinasaan (Kitab Suci, Indonesian Literal Translation); man of sin be revealed, the son of perdition (KJV). Ini adalah Antikristus digambarkan sebagai “binatang buas yang keluar dari dalam laut”, lihat Wahyu 13.

[2] Doktrin Api Penyucian (Purgatory) adalah doktrin Gereja Roma Katolik yang mengatakan adanya “’tempat penyiksaan SEMENTARA’ (an intermediary world) bagi orang-orang (Katolik) yang meninggal dalam keadaan berdosa. Hukuman mereka dapat dipersingkat  melalui doa-doa dan bantuan kerohanian lainnya dari mereka yang masih hidup. Jacque Le Goff, The Birth of Purgatory. Dan “Semua yang mati di dalam anugerah dan persahabatan dengan Elohim, tetapi tetap tidak kudus sepenuhnya, adalah sungguh dijamin keselamatan kekal mereka; tetapi setelah meninggal mereka melewati penyucian, jadi mengejar kekudusan penting untuk memasuki kenikmatan Sorga. Gereja (Katolik) memberi nama Purgatori untuk penyucian akhir ini” (Catechism p.268, para #1030, 1031)

Alkitab menulis ”manusia ditetapkan untuk mati hanya satu kali saja, dan sesudah itu dihakimi,  (Ibrani 9:27); artinya ialah doa-doa kita bagi keselamatan orang tersebut tidaklah ada manfaatnya. Jaminan keselamatan kekal kita (yang masih hidup) adalah pertobatan kita dari perbuatan dosa, dan menerima pengampunan kita yang diberikan oleh Elohim melalui pengorbanan Yeshua di kayu salib. Tidak seorangpun bisa menebus dosa orang lain apalagi bagi dia yang telah meninggal.
Alkitab menolak ajaran “inkarnasi” dan ”purgatori.” Dokter Martin Luther menentang keras doktrin purgatori menurut beliau itu tidak lain daripada pengumpulan uang melalui penjualan surat-surat pengampunan dosa bagi orang Katolik yang telah meninggal (the sale of indulgences). Seri artikel yang membahas doktrin Purgatory dari sisi Alkitab:
TITLE: REVIEW OF THE BASIS FOR PURGATORY Part 1 ; Part 2  ; Part 3

Hak cipta dari artikel ini dimiliki oleh penjalabaja.wordpress.com. Artikel ini boleh diperbanyak dengan syarat alamat blog disertakan dengan lengkap dan bukan untuk tujuan komersial. Persiapkan Jalan Bagi Raja

SORGA DAN NERAKA SATU PENDATANG BANDING SERIBU; Kesaksian Reverend YONG GYU PARK

Sorga dan Neraka satu pendatang banding seribu Pendeta Yong Gyu ParkCatatan dari penterjemah Indonesia: Kesaksian ini memperingatakan setiap hamba YAHWEH, dan setiap manusia di bumi, untuk sungguh-sungguh MEMPERHATIKAN setiap perkataan Adonai Yeshua Ha Mashiah dan para rasul-Nya, sebab Firman-Nya adalah standard pengukur untuk Dia menghakimi setiap orang di Hari Penghakiman, seperti tertulis: “Apabila Anak Manusia datang dalam kemuliaan-Nya dan semua malaikat bersama-sama dengan Dia, maka Ia akan bersemayam di atas takhta kemuliaan-Nya. Lalu semua bangsa akan dikumpulkan di hadapan-Nya dan Ia akan memisahkan mereka seorang dari pada seorang, sama seperti gembala memisahkan domba dari kambing, dan Ia akan menempatkan domba-domba di sebelah kanan-Nya dan kambing-kambing di sebelah kiri-Nya.  (Matius 25:31-33)
Kesaksian ini diterjemahkan seliteral mungkin dari sumber bahasa Inggrisnya: Heaven & Hell 1000 to 1 by Reverend,  Park, Yong Gyu. Kesaksiannya dalam bentuk tayangan video berbahasa Inggris klik di sini. Bahasa-bahasa lainnya (Arab, China, Jepang, Malaysia, Tagalog dll) tersedia di sumber aslinya. Kata atau kalimat dalam kurung siku dan garis bawah ditambahkan oleh penterjemah Indonesia. Selamat membaca dan kiranya bisa menjadi berkat untuk setiap pembaca. Penjala Baja.

KATA PENGANTAR

Selama musibah Pengalaman Mendekati Kematian (Near Death Experience), seorang Pendeta Presbyterian yang konservatif bernama Yong (Gyu) Park dibawa ke Sorga dan Neraka. Kepadanya ditunjukan mengapa beberapa orang kudus diupahi melimpah di Sorga, sementara beberapa lainnya tidak mendapat upah; mengapa beberapa orang kudus memiliki rumah-rumah yang megah di Sorga, sementara beberapa lainnya hidup di rumah-rumah komunitas kecil. Ia ditunjukkan mengapa, setelah melayani YAHWEH sepanjang hidupnya, rumahnya (di Sorga) tetap kecil dan belum selesai. Ia juga menyaksikan betapa mengerikan Neraka adalah, dan mengapa begitu banyak orang Kristen mengakhiri hidupnya di sana; dan dari dosa-dosa apa kita harus bertobat. Kesaksian Pendeta Park adalah sebuah panggilan bagi Gereja untuk tersadar, itu akan membangun mereka yang melayani Yeshua dengan setia, itu akan menguatkan keputusan Anda bagi Yeshua, dan akan membawa Takut akan Elohim bagi mereka yang tidak hidup kudus.

Di tahun 1987, Reverend (Rev.) Park telah meninggal karena tekanan darah tinggi. Tapi oleh anugrah Elohim, hidupnya diperpanjang 20 tahun lagi. Bagaimanapun, untuk 4 tahun pertama, dia tidak mampu berbicara sehubungan dengan kondisinya. Ia berusia sekitar 50 tahun saat dia kembali hidup. Selama waktu dia meninggal, YAHWEH memperlihatkan kepadanya Sorga dan Neraka.

Gedung Gereja Pendeta Young Gyu Park[Terjebak Kesombongan melalui Kesuksesan Pelayanan ; Dihajar Elohim; Dikunjungi dua malaikat]
Saya ingin Anda tahu jika Anda sombong dan angkuh, Anda akan mendatangkan kutukan atas dirimu sendiri. Saya telah memiliki jemaat yang sangat besar (a mega church) dengan 5000 anggota tapi saya direndahkan oleh Elohim karena kesombongan saya. Sekarang saya takut akan Elohim (Yakobus 4:6).

Saya telah memiliki harta kekayaan seharga 150 juta Dollar Amerika. Saya telah memiliki 5 mobil mewah. Tapi setelah peristiwa kematianku, saya telah serahkan semuanya. Harap ingat, keselamatan tidak dapat dicapai oleh hartamu melainkan melalui iman. Sekarang saya memohon kepada para diaken, penatua, dan pemimpin lainnya di gereja-gerja mereka untuk melayani para pendeta Anda dengan segenap hati.

Pada 19 Desember 1987, setelah saya selesai makan siang dan sementara saya sedang beristirahat, saya mulai merasakan sakit yang amat sangat, hal itu sungguh tak tertahankan sehingga saya merasa bahwa saya akan mati. Kemudian saya kehilangan kesadaran. Saya terbangun 4 bulan kemudian dalam kondisi yang setengah sadar, dan dokter saya mengatakan kepadaku bahwa saya sebetulnya akan mati. Seluruh anggota tubuh saya syarafnya robek sejak mengalami kelumpuhan. Dan keluargaku belum pernah mengizinkan anggota Gereja untuk membesuki saya karena kondisiku yang mengerikan. Kemudian akhirnya saya meninggal.

Ketika saya meninggal, saya melihat 2 orang memasuki kamarku. Tetapi orang-orang ini masuk ke kamarku melalui dinding. Saya berteriak, “Siapa, siapakah kalian!! Rumahku akan hancur bila kau begitu!!” Kemudian yang seorang berkata, “Kami adalah malaikat-malaikat yang turun dari Sorga. Kami datang dari Kerajaan Elohim.” Sebuah cahaya yang terang bersinar melalui para malaikat.

Malaikat di sebelah kananku memperkenalkan dirinya, “Saya berkeliling bagi Yeshua dalam Kerajaan-Nya. Yeshua memanggilku dan memerintahkanku untuk turun ke bumi. Dia memerintahkanku untuk membawamu ke Sorga. Kamu sudah mati. Tapi karena keluargamu menanggis dengan teramat sedih, Dia berkehendak untuk memberikanmu hidup lebih lama lagi. Tapi sekarang, Dia ingin memperlihatkan padamu Sorga dan Neraka. Dia akan memperlihatkannya padamu dan kamu akan menyaksikannya kepada orang-orang yang ada di bumi. Semoga jumlah orang yang berakhir di Neraka akan berkurang dan jumlah orang yang akan ke Sorga menjadi bertambah karena kesaksianmu. Ini akan menjadi tugasmu. Elohim mengintruksikan kepada kami untuk menyampaikannya kepadamu supaya jangan menunda. Jika kamu menunda, kamu tidak akan sanggup untuk mengunjungi Sorga dan Neraka.”

Kemudian malaikat di sebelah kiri ku berkata, “Disaat kamu lahir dan sampai pada saat kamu meninggal, saya telah bersama-sama denganmu.” Pada saat itu, saya tidak mengerti apa yang dimaksudkan oleh malaikat itu. Sekarang saya tahu. Dia adalah malaikat penjagaku. Jadi saya berkata, “Saya tidak dapat pergi! Saya tidak akan pergi! Saya seorang pendeta! Saya tidak dapat bertemu YAHWEH dalam kondisi tubuh seperti ini. Saya ingin melihat DIA dalam keadaan sehat. Saya mungkin akan menerima lebih banyak teguran daripada pujian dari YAHWEH. Saya angkuh dan sombong dan sekarang saya terkutuk dan sakit. Bagaimana mungkin saya dapat masuk ke Sorga? Saya sangat takut. Kembalilah ke Sorga dan mintalah kepada YAHWEH untuk menyembuhkanku. Kemudian kembali dan bawa saya ke Sorga melalui mimpiku. mintalah belas kasihan demiku.”
Tapi para malaikat tidak mendengarkan argumentku. Mereka melepaskan pakaianku dan berkata bahwa pakaianku terlalu kotor untuk dikenakan ke Sorga. Kemudian mereka memakaikanku pakaian putih (Zakh 3:4).

 

BERKUNJUNG KE SORGA

[Pintu gerbang Sorga tertutup baginya ; 5 pertanyaan YAHWEH ; 3 tempat tinggal yang berbeda ]
Mereka memegang tanganku dan kami terbang ke Sorga. Kami terbang melalui awan-awan dan saat saya melihat kebawah, saya melihat Bumi menjadi kecil. Mereka membawaku mendekat pada Jalan Emas yang tak berujung. Saya melihat sebuah sinar yang terang luarbiasa, terlalu terang untuk ditatap secara langsung. Saya berkata, “Darimanakah cahaya ini berasal?” “Datangnya dari Sorga,” jawab malaikat.
Saya berpikir, “Wow! Besar sekali!” saya melihat sekelompok orang dalam pakaian putih terbang melaluinya. “Siapakah mereka?” Saya bertanya.

Malaikat menjawab, “Mereka adalah orang yang telah melayani Elohim dengan setia dan percaya kGerbang Sorgaepada Yeshua dengan mematuhi dan mengikuti tuntunan Roh Kudus dengan segenap hati mereka. Tubuh mereka telah mati di Bumi. Mereka sekarang adalah jiwa-jiwa yang menuju Sorga.”
Malaikat lain melanjutkan, “Ada 12 pintu gerbang di Sorga. Ketika sebuah jiwa datang ke Sorga, mereka harus masuk melalui salah satu gerbang itu.” Kami sedang berdiri di pintu Selatan tapi tertutup. Sementara kami sedang menunggu, saya bertanya kepada malaikat, “Malaikat, kenapa gerbang ini tidak terbuka?” Malaikat menjawab, “Hal itu karena kamu tidak bernyanyi lagu penyembahan Sorgawi.” (Mzm 100:4)

Saya bertanya, “Malaikat, saya sangatlah angkuh dan sombong dan sebagai hasilnya saya telah dikutuk dengan penyakit. Saya bukanlah seorang penyanyi lagu-lagu penyembahan di Bumi. Bagaimana saya sanggup bernyanyi lagu penyembahan Sorgawi sebab saya tidak pernah mendengar itu sebelumnya?”
Malaikat menjawab, “Kau benar. Tetapi kamu tetap harus menyiapkan dirimu untuk menyembah. Kau adalah seorang yang angkuh tapi bersiaplah untuk bernyanyi.” Para malaikat mulai menyanyi. Saat mereka menyanyi, saya mulai turut bernyanyi bersama mereka. Hal itu kemudian menjadi sangat alamiah bagi saya, dan kami pun masuk.

Pemandangan di Sorga sungguh tak tergambarkan. Saya tidak dapat menggambarkan Sorga dengan bahasa bumi ku. Saya berkata, “YAHWEH! Terima kasih banyak! Sekalipun, saya sangat angkuh dan sombong dan terkutuk dengan sebuah penyakit, Engkau tetap membawaku ke Sorga untuk melihat-lihat.”

Saya kemudian mendengar suara Elohim, “Pendeta Park, Yong Gyu-Ku yang tercinta, Aku menyambutmu. Kau telah menempuh perjalanan panjang kemari.” Suara-Nya dipenuhi oleh kasih dan kelembutan. Saya menjawab dengan menanggis, “YAHWEH …” Malaikat segera berkata, “Kamu telah menjadi pendeta selama 20 tahun. Tidakkah kamu baca Kitab Sucimu? Tidak ada airmata di Sorga. Harap berhenti!” Saya tidak dapat meneruskan tanggis ku (Wah 21:4).

YAHWEH kemudian bertanya kepadaku 5 pertanyaan.

  • “Berapa banyak waktu yang kamu telah luangkan untuk membaca Firman (Alkitab)?
  • Berapa banyak yang kamu telah berikan untuk persembahan-persembahan?
  • berapa kali kamu telah menginjili orang?
  • Apakah kamu telah memberi perpuluhan dengan benar?
  • Berapa banyak waktu yang kamu telah habiskan di dalam doa?”

Saya tidak dapat menjawab pertanyaan kelima tersebut. YAHWEH menegurku untuk pertanyaan kelima ini.

Sungai dan orang-orang Kudus di Sorga“Setelah kamu menjadi seorang pendeta yang besar, kamu telah menjadi malas untuk berdoa. Ada sibuk bukanlah alasan bagi Ku!” Saya harus bertobat untuk hal itu kemudian. “Malaikat akan memperlihatkan padamu banyak tempat di Sorga dan di Neraka. Lihatlah ke sekeliling sebanyak yang kamu suka. Kamu akan pergi setelah menyaksikan banyak bagian berbeda dari Sorga dan Neraka.” Tetapi YAHWEH tidak mengijinkanku untuk melihat wajah-Nya.

Para malaikat pertama membawaku ke 3 tempat berbeda di Sorga:

  • Saya melihat anak kecil tinggal bersama.
  • Tempat tinggal orang dewasa.
  • Jiwa-jiwa yang berhasil mencapai Sorga. Walaupun mereka berhasil masuk Sorga, tetapi mereka masuk dengan perasaan malu.

Banyak orang telah bertanya kepadaku berapakah usia anak-anak kecil tersebut. Mereka terlihat seperti anak-anak tanam kanak-kanak. Mereka bukanlah anak laki-laki kecil atau perempuan seperti yang kita ketahui berdasarkan jenis kelamin. Setiap anak memiliki malaikat pelindung tersendiri untuk menemani mereka.

Di Sorga, kebanyakan dari jiwa-jiwa tersebut memiliki rumah mereka sendiri (Yoh 14:2). Bagaimanapun, ada beberapa yang tidak memiliki rumah. Saya akan menjelaskan ini kemudian. Lebih lanjut, anak-anak tidak memiliki rumah mereka sendiri. Saya bertanya, “Anak-anak juga adalah jiwa-jiwa, mengapa mereka tidak memiliki rumah mereka sendiri?”

Malaikat menjawab, “Sama seperti manusia di Bumi membutuhkan bahan-bahan untuk membangun rumah mereka, kami yang ada di Sorga pun membutuhkan bahan untuk membangun. Ketika seseorang melayani Gereja dan orang lain dengan setia seperti untuk YAHWEH, maka perbuatan-perbuatan baik itu akan menjadi bahan bagi pembangunan rumah orang tersebut di Sorga. Ketika bahan-bahan disediakan, para malaikat yang ditugaskan untuk membangun rumah orang-orang kudus akan pergi mengerjakannya. Anak-anak yang masih sangat muda usianya tidak memiliki bahan-bahan untuk membangun rumah. Dengan kata lain, mereka tidak memiliki waktu atau kesempatan untuk menghasilkan imbalan / bahan. Inilah mengapa mereka tidak memiliki rumah.” Bahan bangunan untuk rumah di Sorga

Saya melanjutkan dengan pertanyaanku, “Apa yang harus saya lakukan di Bumi untuk menyediakan bahan-bahan bagi rumahku?”
Malaikat menjawab, “Ada 7 hal yang seorang harus lakukan untuk membangun bahan-bahan bagi pembangunan rumah mereka:

  • Pertama adalah penjumlahan dari seluruh penyembahan dan pujian mereka kepada Elohim.
  • Kedua adalah waktu yang mereka luangkan untuk membaca Alkitab.
  • Ketiga, waktu yang mereka luangkan untuk berdoa.
  • Keempat, waktu yang mereka luangkan untuk menginjili orang lain.
  • Kelima, persembahan seseorang kepada YAHWEH.
  • Keenam, ketaatan mereka dalam perpuluhan kepada Allah.
  • Terakhir, waktu yang mereka luangkan untuk melayani Gereja dalam segala cara.

[Tempat Bagi Anak-anak]
“Semua ini adalah perbuatan-perbuatan atau pekerjaan-pekerjaan dalam apa seseorang mengumpulkan bahan-bahan untuk membangun rumah Sorgawi mereka. Jika seseorang kurang dalam area-area ini, mereka tidak akan memiliki bahan-bahan untuk membangun rumah mereka.” Anak-anak bermain di taman Sorga
Ada banyak orang di Sorga yang tidak memiliki rumah. Banyak orang yang tidak memiliki rumah ternyata adalah para pendeta, diaken, penatua, dsb. Saya bertanya karena penasaran, “Jadi dimanakah anak-anak tinggal?”
Malaikat menjawab, “Mereka tinggal disini.” Saat saya melihat ke sekeliling, mereka berkumpul di seluruh area taman bunga. Taman bunga sangat indah dan wanginya melebihi wewangian yang ada di dunia. Pemandangannya melebihi apa yang dapat saya terangkan dengan kata-kataku.

[Tempat bagi mereka yang setia]
Tempat kedua adalah tempat bagi orang dewasa yang setia. Ada perbedaan antara keselamatan dan upah-upah. Di tempat ini ada begitu banyak rumah [Yoh. 14:2]. Rumah-rumah tersebut dibangun dengan permata/mutiara dan batu-batu langka. Beberapa rumah sangat tinggi setinggi gedung pencakar langit di Bumi. Mereka yang dengan setia telah melayani YAHWEH saat hidup di Bumi telah membangun rumah mereka dengan permata/mutiara dan batu-batu langka. Di tempat tertentu ini, semua orang terlihat berumur antara 20 ke 30 tahun. Di sini tidak ada perbedaan kelamin pria dan wanita. Tidak ada orang sakit, tua, atau orang cacat.

Saya dulu pernah mengenal seseorang yang sudah tua, Im Myung Oh. Dia telah meninggal pada umur 65 tahun. Dia seorang pria yang sangat pendek, setinggi anak SD kelas 2. Dia telah menderita akibat penyakit langka disebut rickets [Penyakit anak-anak yang disebabkan oleh kekurangan Vitamin D dan sinar matahari, yang menyebabkan tulang tidak bertumbuh normal]. Bagaimanapun, bila sudah menyangkut Alkitab, dia adalah PhD. Dia telah menulis banyak komentari (Alkitab). Saya bertemu dia di Sorga, dan di sana tubuhnya tinggi dan tampan. Dia tidak lagi sakit tetapi sehat. Sorga sungguh adalah tempat yang sangat menyenangkan!! Saya penuh dengan pengharapan! Percayalah apa yang saya katakan saudara-saudari terkasih!

[Tempat Bagi Mereka Yang Diselamatkan Tanpa Upah]  Rumah-rumah sederhana di Sorga
Tempat ketiga adalah bagi mereka yang telah diselamatkan dengan perasaan malu (1 Korintus 3:15). Desa ini sangatlah besar ukurannya, beberapa kali lebih besar dari tempat yang kedua, dimana rumah-rumahnya terbuat dari permata/mutiara dan batu-batu langka. Saya tiba di tempat ini dalam kecepatan tinggi, mengendarai kereta emas. Terletak sangat jauh dari tempat indah lainnya yang saya telah lihat di Sorga.
Saya bertanya kepada para malaikat, “Saya melihat hutan belantara dan tanah lapang besar. Mengapa saya tidak melihat rumah-rumah?” Malaikat menjawab, “Yang kamu lihat adalah rumah-rumah.”
Saya melihat rumah-rumah flat yang lebar besar, yang mengingatkanku akan sebuah kandang ayam besar atau sejenis rumahgudang. Rumah-rumah ini tidaklah gemerlap tetapi suram. Desa ini dan rumah-rumahnya adalah untuk jiwa-jiwa yang telah diselamatkan dengan perasaan malu. Ada begitu banyak rumah-rumah berukuran besar yang nampak suram. Desa ini beberapa kali lebih besar dari tempat dimana jiwa-jiwa yang diberi upah tinggal.

Malaikat berkata, “Apakah kamu melihat dua buah rumah yang besar itu, satu di sebelah kananmu dan satu di sebelah kirimu?” Saya menjawab, “Ya, saya melihatnya.”
Malaikat berkata dia ingin memperlihatkan kepadaku kedua rumah tersebut secara khusus. Dia berkata, “Rumah di sebelah kanan adalah untuk mereka yang merupakan pendeta-pendeta di Bumi. Rumah yang di sebelah kanan adalah untuk mereka yang adalah para penatua di Bumi.” Saat kami tiba di depan kedua rumah tersebut, saya menyadari bahwa rumah-rumah tersebut terlihat sama. Rahangku terjatuh [mulut terbuka membentuk huruf ’O’; tanda terkejut]. Ketika kami membuka pintu dan masuk, kesan pertama saya adalah, “kandang ayam.” Sebagai ganti ribuan ekor ayam tinggal di kandang mereka, saya melihat jiwa-jiwa. Malaikat menyuruhku untuk mengamati dengan teliti karena saya akanlah mengenali beberapa pendeta terkenal yang ada di sejarah. Dan benar. Saya mengenali banyak pendeta yang ada di sejarah. Saya secara khusus menyebut nama seorang pendeta dan bertanya kepada malaikat, “Saya kenal pendeta Korea itu! Saya tahu dia sangat terkenal dan pekerjaan yang telah dia lakukan untuk YAHWEH. Mengapa dia ada disini? Saya tidak mengerti.”
Malaikat menjawab, “Dia tidak pernah menyediakan bahan-bahan untuk membangun rumahnya. Inilah mengapa dia tinggal di rumah komunitas.” Saya bertanya karena penasaran, “Bagaimana mungkin ini bisa terjadi? Mengapa dia sama sekali tidak memiliki bahan-bahan?” Malaikat menjawab, “Sementara dia seorang pendeta melakukan tanggung jawabnya sebagai seorang pendeta, dia suka untuk dihargai oleh manusia. Dia senang untuk ada dihormati. Dia senang untuk ada dilayani. Tidak ada pengorbanan dan hati hamba pada dirnya. Paus senang dipuja manusia

Pendeta ini sangatlah dihormati di Korea dan telah menjadi sebuah icon dalam sejarah Kekristenan Korea. Tetapi dia tidak mendapat upah!
Anda, para pendeta, harap dengarkanlah! Anda harus menuntun orang-orang bukan hanya pada pelayanan hari Minggu. Anda harus mengunjungi mereka di rumah-rumah mereka. Anda harus memelihara orang-orang miskin, cacat dan tua. Para pendeta yang telah melayani tanpa mengorbankan hidup mereka dan senang untuk ada dihormati tidaklah memiliki upah di Sorga (Mat 23:5-12).

Setelah saya menyaksikan pemandangan ini di Sorga dan kembali ke Bumi, saya segera memberikan semua harta milik saya termasuk 5 mobil mewah saya. Hidup kita adalah untuk sementara. Dalam Alkitab, rata-rata hidup ini adalah 70-80 tahun. Tetapi hanya Elohim yang tahu kapankah seseorang akan meninggal. Setiap orang bisa meninggal sebelum berumur 70 atau 80 tahun. Saya telah memutuskan untuk memberikan semuanya, termasuk pakaian-pakaian saya. Orang-orang yang telah saya lihat menerima keselamatan dengan rasa malu. Mereka adalah para pendeta, majelis / penatua, diaken, dan umat percaya. Ada sejumlah besar majelis / penatua dan diaken di flat rumah suram ini. Tentu saja, ini lebih baik daripada Neraka. Bagaimanapun, kenapa seorang ingin masuk ke Sorga dalam cara yang demikian? Saya tidak akan tinggal di tempat yang memalukan itu. Pakaian mereka bahkan tampak suram.

[Membuat rumah sorgawi yang indah – bahan bangunannya ; Terkejut, rumah Pdt. Park belum dibangun!]
Apakah persyaratan bagi orang Kristen untuk memiliki rumah yang indah di Sorga?
Pertama, kita harus menginjili orang sebanyak mungkin. Bagaimana seharuanya kita menginjili? Malaikat memberitahuku, “Misalkan ada seorang yang tidak mengenal YAHWEH. Pada saat kau memutuskan untuk menginjili orang tersebut, bahan-bahan untuk membangun rumah mu akan disediakan. Saat kau secara tidak jemu-jemu berdoa untuk keselamatan mereka, lebih banyak lagi bahan bangunan yang disediakan. Kau harus secara menerus memeriksa keadaan mereka, mengunjungi mereka dan meneruskan penginjilanmu. Hal ini akan menambah jumlah bahan-bahan untuk membangun rumahmu. Jika seseorang berkata mereka tidak memiliki baju yang pantas untuk pergi ke gereja, maka kau harus menyediakan mereka beberapa pakaian. Jika seseorang berkata dia tidak memiliki Alkitab, kau harus menyediakan satu baginya. Jika seseorang berkata dia tidak memiliki kacamata untuk membaca, kau harus menyediakan bagi mereka. Kau harus menyediakan apapun yang kau mampu sehingga orang ini pun bisa dituntun untuk mengenal YAHWEH. Mereka yang tinggal di rumah yang terbaik adalah mereka yang telah menginjil banyak kali.

Rumah megah di SorgaPara malaikat kemudian membawa ku ke tempat dimana para orang kudus tinggal dalam rumah-rumah yang bagus. Ini adalah tempat dimana para orang kudus yang telah banyak menginjil tinggal. Rasanya seperti pusat kota Sorga.
Dalam sejarah Kekristenan, ada 4 orang yang memiliki rumah terbesar dan paling indah. Para malaikat memperlihatkanku rumah seorang Penginjil Amerika D.L Moody, Pendeta Inggris John Wesley, seorang penginjil Italia, dan Penginjil Korea Pendeta Gun Nung Choi. Keempat orang ini memiliki rumah paling besar di Sorga. Keempat orang ini telah menghabiskan seluruh hidup mereka untuk menginjili orang-orang bahkan sampai pada hari kematian mereka.
Di antara umat-umpat percaya Korea, ada seorang jemaat biasa yang memiliki rumah yang besar. Jemaat biasa ini telah membangun banyak gedung Gereja dengan seluruh hartanya. Dia telah memberikan 3000 karung beras kepada orang miskin. Dia secara rahasia telah membantu keuangan para pendeta dan pemimpin. Dia membantu para murid belajar theologi atau di sekolah Alkitab dengan membayar iuran sekolah mereka. Dia juga telah membawa pulang seorang pendeta berumur 65 tahun ke rumahnya dan merawatnya, dimana Gerejanya sendiri telah mengusirnya keluar.

Saya mendengar seorang malaikat berteriak, “Bahan-bahan datang!” Saya bertanya kepada malaikat yang berada di sebelah kanan saya mengenai bahan-bahan tersebut dan dia mengatakan kepadaku, “Bahan ini untuk para seorang diaken wanita dari sebuah gereja kecil di suatu negara. Malah, dia menerima bahan-bahan setiap hari. Walaupun dia miskin, dia datang melayani di Gereja dini hari setiap pagi. Dia berdoa untuk 87 anggota gereja setiap hari. Ketika ia setelah berdoa, dia membersihkan gereja tersebut.”
Saya mendengar malaikat lain berteriak, “Kiriman khusus!” Anak perempuan dari diaken perempuan tersebut telah memberikan dari sedikit uang yang ia miliki kepada ibunya. Bagaimanapun, diaken wanita ini tidak memakai uang itu untuk kepentingannya sendiri. Dia membeli 5 butir telur dan 2 pasang kaos kaki untuk pendeta Gereja. Walaupun itu nampaknya sebuah persembahan yang kecil, dia telah memberikan semua yang dia miliki. (Perbuatan) ini menjadi bahan-bahan special untuk rumahnya di Sorga.”
Kedua, mereka yang memiliki rumah besar adalah mereka yang telah membangun gedung gereja atau gedung-gedung lain untuk tujuan Kerajaan dengan harta dan penghasilan mereka.

Di Sorga, saya juga bertemu dengan seorang penatua bernama Choi. Di antara para penatua dan diaken yang ada di Sorga, dia memiliki rumah yang paling indah. Rumahnya lebih tinggi daripada gedung yang paling tinggi di Korea. Choi telah membangun banyak gedung Gereja di Korea dengan kekayaannya.

Saya bertanya kepada malaikat, “Bagaimana dengan rumahku? Apakah dalam proses pembangunan?” Malaikat menjawab, “Tepat sekali!” saya memohon untuk melihat rumahku. Tapi mereka mengatakan kepadaku bahwa hal tersebut tidak di izinkan. Saya terus saja memohon dan setelah tak henti-hentinya memohon, malaikat mengatakan bahwa sekarang saya telah di izinkan oleh YAHWEH untuk melihatnya.

Kami memasuki kereta dRumah yang belum selesaian menuju ke suatu tempat yang sangat jauh. Saya penuh dengan pengharapan. Saya bertanya, “Dimanakah rumahku?” Malaikat menjawab, “Ada di sana!” Namun itu terlihat hanyalah sebuah fondasi, hanya siap untuk pembangunan. Saya menanggis, “Mengapa kau melakukan hal ini padaku? Bagaimana mungkin ini bisa terjadi? Bagaimana mungkin rumahku berada dalam area pembangunan? Setelah selamat dari perang Korea, saya menjual rumahku untuk membangun gedung Gereja. Gereja ini bertumbuh hingga 5000 jemaat. Saya telah menulis banyak buku yang di ilhamkan oleh Roh Kudus. Salah satu buku menjadi best seller. Dari hasil penjualan buku, saya membangun sekolah-sekolah Kristen. Sekolah itu telah melahirkan 240 pendeta. Saat masih menjadi Dekan, saya telah memberikan lebih dari 400 beasiswa kepada lebih dari 400 anak-anak miskin. Saya telah membangun rumah-rumah bagi janda-janda untuk menempatinya. Semuanya ini membutuhkan biaya yang sangat besar. Jadi bagaimana mungkin hal ini bisa terjadi? Mengapa rumahku berada dalam tanah pembangunan? Saya sangat tidak puas!” 

Malaikat menjawab dengan tegas, Kamu tidak pantas untuk tinggal dalam rumah yang indah di Sorga karena kamu telah menerima penghormatan tidak terhitung banyaknya dari manusia. Setiap kali kamu sudah membangun atau melakukan sesuatu yang baik, kamu dipuji oleh manusia. Kamu bahkan dihormati oleh berita-berita sekuler. Karena itu, semua pekerjaanmu menjadi sia-sia.” (Matius 6:1).

Saya melihat kepada rumahku di area pembangunan. Lokasinya terletak di tengah-tengah 3 rumah lainnya. Hanya ada 3 lantai. Rumah tersebut memiliki banyak kamar kecil di 2 lantai pertama. Saya bertanya kepada malaikat, “mengapa saya memiliki kamar-kamar sedemikian kecil?” Malaikat menjawab, “Kamar-kamar ini di peruntukkan bagi putra dan putrimu.”
“Saya hanya mempunyai 4 orang anak,” Saya menjawab. Malaikat merespon, “Bukan, kamar-kamar tersebut bukan untuk anak-anak duniawimu, tetapi untuk mereka yang kamu telah Injili dan diselamatkan.”
Saya suka itu! Saya bertanya, “Dimanakah kamar tidur utamaku?” Malaikat berkata kamarku berada di atas atap. Hal itu mengangguku. Kamarku bahkan belum selesai. Dengan nada marah saya berkata, “Ruangannya sangat kecil! Mengapa begitu sulit untuk diselesaikan?!” Malaikat menjawab, “Kamu bahkan belum meninggal. Kami tidak bisa menyelesaikan rumah atau kamarmu karena kami tidak tahu bila ada bahan-bahan yang akan ditambahkan kemudian. Apakah kamu mengerti?” Orang miskin yang tidak punya rumah

Ketika kami memasuki kamarku, saya melihat 2 sertifikat di dinding, Jadi saya ingin membacanya. Sertifikat pertama menggambarkan saya saat berumur 18 tahun tinggal di rumah yatim piatu. Pada hari Natal, saya dalam perjalanan pulang ke ibadah pagi. Saya telah melihat seorang laki-laki tua kedinginan di jalan. Saya melepaskan jaket saya dan memberikannya kepadanya. Tindakan itu telah memberi saya upah di Sorga. Sertifikat yang kedua menggambarkan kejadian yang sama tetapi untuk membelikan makanan kecil bagi seorang pria tua. Jumlah bukanlah masalah. Tindakan tersebut harus ada disertai dengan iman yang murni. Jumlah dollar tidaklah memiliki nilai.

Kami meninggalkan tempat tersebut dan menuju ke tempat semula. Dalam perjalanan, salah seorang dari malaikat bertanya, “Apakah kamu sedih? Saya akan memberitahu kamu bagaimana caranya untuk membangun rumah yang indah. YAHWEH berkata saat kamu kembali ke Bumi, kamu harus pergi memberitahukan orang-orang tentang Sorga dan Neraka seperti yang telah kamu saksikan. Kedua, YAHWEH menghendaki kamu membangun sebuah tempat bagi para pendeta wanita tua dan para penginjil yang tidak memiliki tempat untuk pergi atau hidup. Jika kamu setia melakukan semuanya ini, kamu akan memiliki rumah yang indah.”

 

BERKUNJUNG KE NERAKA

[Perbandingan Jumlah jiwa ke Sorga dengan yang ke Neraka 1:1000 ]
Kedua malaikat tersebut mengawalku ke Neraka. Mereka berkata, “Sekarang kamu akan mengunjungi Neraka.” Anda tidak bisa membayangkan betapa luasnya Neraka. Saya terus menerus berteriak, “Sangat besar! Sangat besar!” Di sini adalah tempat dimana jiwa-jiwa yang terkutuk dan menerima penghukuman kekal ditempatkan. Rasanya seperti Neraka 1000 kali lebih luas dari Bumi. Setengah dari Neraka berwarna merah dan setengahnya lagi berwarna hitam gelap. Saya bertanya kepada malaikat, “Mengapa bagian ini berwarna merah?”
Malaikat menjawab, “Tidakkah kamu tahu? Itu adalah sulfur menyala. Setengahnya lagi adalah kegelapan. Ketika manusia berdosa dan berakhir disini, mereka akan disiksa dari kedua sisi….. Ada begitu banyak Gereja di Bumi dan banyak dari Gereja-gereja diisi dengan banyak orang. Tetapi, kebanyakan dari mereka bukan orang Kristen sejati. Mereka hanyalah para pengunjung. Gereja-gereja yang benar akanlah  percaya adanya Sorga dan Neraka. Kehidupan-kehidupan banyak orang Kristen berada dalam kekacauan sebab mereka tidak percaya dengan sungguh adanya Sorga dan Neraka. Ketika seorang (1) jiwa masuk ke Sorga, seribu (1000) jiwa terkutuk memasuki Neraka. Perbandingan jumlah (jiwa yang memasuki) Sorga dan Neraka adalah 1:1000.” (Mat 7:14).

Saya seorang pendeta Presbyterian dan seorang pembicara terkenal. Saya lulusan sekolah teologi terbesar di Korea. Saya tidak pernah percaya kisah Sorga dan Neraka. Tetapi sekarang, saya adalah salah seorang yang menulis pengalaman serupa untuk bersaksi kepada orang lain. Walaupun Anda yakin bahwa Anda seorang Kristen, jika Anda menjalani kehidupan Anda mengikuti kehendak iblis-iblis, Anda akan berakhir di Neraka!
Tempat pertama yang saya lihat adalah sulfur terbakar. Anda bahkan tak bisa bayangkan betapa panasnya api Neraka itu. Tidak ada seorang pun yang dapat menahan panasnya yang ektrim tersebut.Terbakar oleh lautan api Neraka

Orang-orang di Neraka mengungkapkan 3 pernyataan:

  • Pertama, Neraka terlalu panas dan mereka merasa sekarat. (Luk 16:24)
  • Kedua, mereka sungguh haus dan merasa sekarat.
  • Ketiga, Anda akan mendengar orang banyak meminta akan air. (Zakh 9:11)

Itu adalah kekal! Banyak orang berkata kita bebas di dalam Ha Mashiah dan mereka menjalani hidup mereka seperti yang mereka inginkan. Saya bertanya kepada malaikat, “Mereka yang berada di sini, apa yang telah mereka lakukan?” Malaikat menjawab, “Kelompok pertama adalah orang-orang yang tidak percaya.” Mereka yang tidak belum menginjili anggota keluarganya sendiri haruslah bertobat!
Malaikat kemudian meneruskan, “Kelompok kedua adalah mereka yang percaya kepada Yeshua, tetapi tidak bertobat dari (perbuatan) dosa-dosa mereka.” Kita harus bertobat dari dosa-dosa kita dan mengakuinya di hadapan YAHWEH. Kita tidak boleh berdosa. Hanyalah pengakuan mulut bukanlah sebuah pertobatan. Dengan hati yang hancur dan tulus, kita harus bertobat!

[Hamba Elohim dan orang Kristen yang tidak taat masuk Neraka ; Penganiaya Kristen di tempat yang paling panas ; Melihat Adolf Hitler, Stalin, Mao Zhe Dong ; Dua tempat siksaan yang sangat kontras, dan berbagai jenis siksaan]
Saya kemudian melihat banyak pendeta, penatua, dan diaken di Neraka. Saya bertanya kepada malaikat, “Saya mengenal mereka. Mereka telah melayani Elohim dengan setia saat di Bumi. Mereka telah meninggal beberapa waktu yang lalu. Kami semua telah berpikir bahwa mereka ada di Sorga bersama Elohim. Tetapi sekarang, saya melihat mereka di Neraka dan mereka menjerit bahwa ini sangat panas! Mengapa mereka ada disini?” Ada begitu banyak pendeta, penatua, diaken dan jemaat biasa.

Malaikat menjawab, “Pendeta Yong Gyu Park, seseorang bisa terlihat luarnya sebagai seorang pengikut setia Ha Mashiah, tetapi Elohimlah yang tahu hati seseorang.

  • Mereka di sini karena mereka tidak menguduskan Hari Istirahat-Nya [Sabat; Kej. 2:1-3 & Kel. 20:8-11], sebagai gantinya, mereka telah lebih cinta untuk membuat uang pada hari-hari Istirahat-Nya (Yeremia 17:27)
  • Banyak diaken dan penatua tersebut telah mengkritik khotbah para pendeta mereka. (Mzm. 105:5 ; Bil. 12: 8-9).
  • Mereka tidak memberi perpuluhan dengan benar. (Maleakhi 3:9).
  • Mereka tidak berdoa.
  • Mereka tidak menginjili orang-orang sama sekali. (Yehezkiel 33:6).
  • Banyak dari para penatua dan diakon ini telah menyerang pendeta mereka dan melawan pemimpin mereka. Mereka telah turut campur dengan tugas dan urusan pendeta mereka. (Bilangan 16).
  • Saat mereka sedang sekarat, mereka pikir mereka telah melakukan pekerjaan yang baik sehingga mereka tidak bertobat akan hal-hal tersebut. Inilah sebabnya mengapa dilempar ke dalam api Neraka.”

Saya kemudian melihat seorang raja dan seorang pangeran yang pertama kali menganiaya orang-orang Kristen di Korea. Raja dan pangeran ini telah memancung banyak orang-orang Kristen mula-mula di Korea. Mereka ditempatkan di tengah (Neraka), yang merupakan tempat terpanas. Saya juga melihat Hitler, Stalin, Mao Zhe Dong, dan seorang pendeta terkenal dari Korea Utara bernama Pendeta Kang, dan seorang pahlawan Jepang yang terkenal, dan banyak pribadi lainnya lagi.Para diktator yang anti-Kristus

Kemudian kami tiba pada bagian yang paling gelap, terlalu gelap untuk melihat langkah-langkah kami sekalipun. Saya berteriak, “Malaikat! Malaikat! Ini sungguh gelap! Bagaimana saya dapat melihat sesuatu?” Malaikat menepuk pundakku dan berkata, “Sabarlah sejenak.”
Dalam beberapa saat, saya dapat melihat sejumlah orang yang telanjang yang tidak terhitung banyaknya. Di seluruh tubuh mereka ada begitu banyak serangga yang merayap. Tidak satu sentimeter pun yang tersisa karena serangga itu memenuhi tubuh mereka sama sekali. Orang yang telanjang itu berusaha mengibaskan serangga-serangga mengertakan gigi mereka. “Apa yang telah mereka lakukan saat mereka hidup di Bumi?”
“Mereka adalah orang-orang yang telah mengkritik dan menggosipkan (back stabbed) satu sama lain dibelakang mereka. Mereka tidak berhati-hati dengan apa yang mereka ucapkan mengenai orang lain.” (Mat 5:22).

Saya melihat para setan menusuk dan menikam (stabbing) perut orang-orang dengan pisau-pisau penyabit (sickles). Teriakan-teriakan mereka sungguh tidka tertahankan bagi ku. Saya bertanya kepada pengawalku, “Malaikat, apa yang telah orang ini lakukan selama mereka hidup di Bumi?”
Malaikat menjawab, “Orang-orang ini memiliki pekerjaan, rumah, dan keluarga tetapi mereka tidak memberi kepada Elohim. Mereka tidak menolong orang-orang miskin, Gereja mereka, atau untuk tujuan-tujuan mulia lainnya. Mereka sangatlah pelit dan rakus. Walaupun mereka bertemu dengan orang miskin, mereka mengabaikan orang miskin tersebut dan tidak perduli. Mereka hanya perduli pada diri mereka sendiri dan keluarga mereka. Mereka berpakaian sangat bagus, berkecukupan dan memiliki kehidupan yang nyaman. Inilah mengapa perut mereka ditusuk karena perut-perut mereka penuh dengan keserakahan.” (Amsal 28:27).
Itu sebuah pemandangan yang sungguh menakutkan. Setelah menyaksikan pemandangan sedemikian, ketika saya kembali ke Bumi, saya memberikan semua uang dan harta kepada yang orang-orang lain. Keselamatan tidak bisa diperoleh dengan uang atau harta. Tetapi dengan iman. Neraka adalah tempat yang tidak tertahankan dan sengsara. Itu adalah siksaan kekal!

Saya juga melihat orang yang kepalanya di penggal dengan kapak yang sangat tajam. Saya bertanya kepada malaikat, “Apakah yang telah dilakukan orang-orang ini hingga mereka mendapat siksaan yang sedemikian mengerikannya?” Malaikat menjawab, “Otak mereka telah diberikan Elohim untuk memikirkan hal-hal yang baik dan bermanfaat. Tetapi orang-orang ini telah memikirkan hal-hal yang kotor. Mereka memikirkan perkara-perkara nafsu birahi.” (Mat 5:28).
Berikutnya saya melihat orang-orang ditikam dan dipotong hingga beberapa bagian. Pemandangan itu sangat mengerikan. Saya bertanya, “Bagaimana dengan orang-orang ini? Apakah yang telah mereka lakukan hingga mereka disiksa seperti demikian?” Malaikat menjawab, “Mereka adalah para penatua dan diaken yang tidak melayani Gereja mereka. Nyatanya, bahkan mereka tidak mau bekerja atau melayani! Satu-satunya hal yang mereka sukai adalah untuk menerima dan menerima dari jemaat yang bersangkutan.” (Zakh 11:17 ; Hos 6:5).Kepala-kepala manusia yang dipenggal

Saya melihat para penatua, diaken, dan juga jemaat biasa lainnya disiksa oleh para iblis. Para setan membuat lubang di lidah mereka dan memasukkan kawat melalui lidah yang satu dengan lainnya. Kemudian para iblis itu menarik mereka dengan kawat itu. Saya bertanya lagi, Apa yang telah mereka lakukan di Bumi?”
Malaikat menjawab, “Mereka telah melakukan 4 jenis dosa yang berbeda:

  • Pertama, mereka telah mengkritik para pendeta mereka. Mereka mengatakan hal-hal yang negatif mengenai pendeta mereka. Mereka menyakiti dan menertawakan para pendeta mereka dari belakang.” (Yak 3:6 ; Mat 12:37).

Saya memohon kepada mereka yang telah melakukan perbuatan-perbuatan yang demikian untuk BERTOBAT! BERTOBAT!! Malaikat melanjutkan,

  • Kedua, mereka menghina Gereja dengan ucapan mereka.
  • Ketiga, mereka telah melukai orang-orang Kristen lainnya sedemikian rupa sehingga bahkan orang-orang yang setia jadi terpengaruh dan berhenti mengunjungi gereja, dan bahkan menyebabkan beberapa dari mereka kehilangan iman. Mereka melakukan segala cara yang mereka bisa untuk menghentikan orang-orang Kristen yang setia melakukan pekerjaan Elohim. Orang-orang jahat ini menyebabkan banyak orang setia tersandung.
  • Terakhir, mereka adalah para suami atau isteri yang minum alkohol dan bertindak kasar kepada anggota keluarga mereka.

Saya melihat para setan menusuk para pria dan wanita di perut mereka dengan sebuah paku yang sangat tajam dan besar.
Saya bertanya, “Apa yang telah mereka lakukan?” Malaikat menjawab, “Mereka adalah para pria dan wanita yang telah hidup bersama tanpa komitmen pernikahan. Mereka bersalah karena aborsi ketika mereka menjadi hamil. Mereka tidak pernah bertobat!”

Saya melihat kumpulan orang lainnya. Para iblis mengiris bibir mereka seperti mengiris tipis daging atau sayuran. Saya bertanya, “Mengapa orang-orang ini disiksa dengan cara sedemikian?” Malaikat menjawab, “Mereka adalah para putra, putri, menantu pria dan menantu wanita yang telah membantah perkataan orangtua mereka. Apa yang seharusnya mereka lakukan hanyalah mengatakan “Saya minta maaf” bukannya membuat keadaan menjadi bertambah buruk. Banyak dari mereka telah menggunakan bahasa yang kasar. Mereka telah menyerang orangtua mereka dengan bahasa yang keras. Mereka adalah para pemberontak, itulah mengapa bibir mereka ada diiris.”

Saudara, kita suatu hari akan meninggal, tapi kita tidak tahu kapankah hal itu akan terjadi. Harap bersiap-siap. Bersiap-siap untuk pergi ke Sorga. Kapankah kita pergi tidaklah penting. Tolong ampunilah setiap orang sebanyak mungkin sebagaimana kamu juga memerlukan. Bertobat dan bertobat, dan lakukanlah hal tersebut sepanjang hari jika memang kamu harus melakukannya.

Saudara, kita suatu hari akan meninggal, tapi kita tidak tahu kapankah hal itu akan terjadi. Ku mohon bersiap-siap lah. Menjadi siap untuk pergi ke Sorga. Kapankah kita pergi tidaklah penting. Tolong ampunilah setiap orang sebanyak mungkin sebanyak yang diperlukan. Bertobat dan bertobat dan lakukanlah hal tersebut sepanjang hari bila memang perlu. Kota Yerusalem Baru yang turun dari Sorga

Saudaraku yang terkasih, saya biasanya mengabaikan kesaksian-kesaksian yang sedemikian. Saya seorang pendeta Presbyterian kuno yang mengabaikan hal-hal yang demikian. Tetapi sekarang, saya harus menyaksikan dan menyatakan kepadamu apa yang telah saya lihat. Tolong janganlah ragu-ragu untuk hidup suatu kehidupan yang kudus. Tolong hindari siksaan dan penghakiman yang menyengsarakan ini. Jadilah selamat! Janganlah hidup secara duniawi tetapi serahkanlah dirimu bagi Kerajaan Elohim. Tolong berdoalah bagi mereka yang belum mengenal Yeshua. Menginjil dan berbuahlah. Berdoalah pada dini hari dan kuduskanlah Hari YAHWEH. Tolong berilah kepada YAHWEH perpuluhan dengan benar. Kumpulkan upahmu di Sorga dan bukan di Bumi ini. Saya berdoa dan memberkatimu dalam nama Nama Yeshua Yang Mahakuasa! Tertanda, Pendeta Young Gyu Park

 

Hak cipta dari artikel ini dimiliki oleh penjalabaja.wordpress.com. Artikel ini boleh diperbanyak dengan syarat alamat blog disertakan dengan lengkap dan bukan untuk tujuan komersial. Persiapkan Jalan Bagi Raja

Penglihatan-penglihatan tentang Sorga dan Neraka; kesaksian John Bunyan

Diterjemahkan dari: Visions of Heaven and Hell by John Bunyan

Logo Kesaksian Penglihatan Sorga dan Neraka oeh Joh BunyanCatatan dari penterjemah: Penjabaran John Bunyan tentang apa yang ia telah lihat (Sorga dan Neraka) sungguh luar biasa indahnya; mengungkapkan banyak hal yang kita di bumi masih pertanyakan dengan begitu detilnya dan sangat baik; sebab ia adalah bukan sekedar seorang penulis yang tersohor lebih dari itu ia adalah seorang pengkotbah yang  mencintai  Elohim dan Firman-Nya sedemikian rupa dalamnya. Kesaksian ini adalah sumur yang penuh dengan air yang melimpah bagi jiwa-jiwa yang haus akan kebenaran dan keadilan; dapat mematahkan setiap kebimbangan dan tekanan putus asa yang disebabkan oleh ajaran-ajaran agama palsu dan filosofi dunia yang nampaknya masuk akal namun sesunggunya adalah jebakkan Iblis yang dibungkus dalam kesombongan dan pemberontakan manusia atas Pencipta mereka yang sempurna, panjang sabar dan adil.
Tanda kurung persegi dan catatan kaki ditambahkan, termasuk pewarnaan kalimat dan kutipan-kutipan kalimat John Bunyan yang terkenal.  Kiranya buku terjemahan Vision of Heaven and Hell oleh John Bunyan dalam bahasa Indonesianya ini dapat menjadi berkat bagi para pembacanya; sehingga genaplah ayat Firman YAHWEH ini:

Kuatkanlah kamu tangan-tangan yang lemah, dan teguhkanlah lutut-lutut yang goyah. Katakanlah kepada mereka yang tawar hati: ”Jadilah kuat, janganlah takut: ketahuilah Elohimu akan datang dengan pembalasan, bahkan dengan ganjaran Elohim ; Dia akan datang dan menyelamatkan kamu. (Yesaya 35:3-4; KJV)

Yeshua Ha Mashiah memberkati kita semua. Penjalabaja, Penterjemah.

KATA PENGANTAR
John Bunyan adalah seorang pengkotbah Inggris abad 17, yang terpenjara selama dua belas tahun karena iman Kristennya dan telah menulis lebih dari 40 buku. Tulisannya yang paling terkenal adalah Pilgrim’s Progress, satu dari buku-buku yang paling terkenal dan populer di seluruh sejarah dunia.

John Bunyan telah menulis peristiwa berikut ketika ia masih muda, bagaimana seorang malaikat  yang dikirim oleh Adonai mengambil dia untuk melihat Sorgan dan Neraka. Cerita ini adalah cerita sungguhan, bukanlah sebuah buku allegory atau bersifat fiksi (dongeng). Sementara semua penglihatan haruslah diuji oleh Alkitab, ini nampak sangat alkitabiah dan dipakai oleh Adonai untuk menolong mentranform remaja John ke dalam pemuda Elohim yang perkasa.Buku Vision of Heaven and Hell oleh John Bunyan

DAFTAR ISI:

  1. Merencanakan Bunuh Diri
  2. Melampaui Matahari Dan Bintang-Bintang
  3. Elia Menerangkan
  4. Kebahagian Sorga
  5. Kita Mengenal Satu Sama Lain
  6. Dibawa ke Neraka
  7. Siksaan-Siksaan Neraka
  8. Seorang Jiwa Yang Terhilang Berbicara
  9. Percakapan-Percakapan Lebih Lanjut
  10. Seorang Ateis Di Neraka

Bab 1. Merencanakan Bunuh Diri

[Putus ada karena terjebak oleh ajaran-ajaran Atheis;  diselamatkan oleh malaikat; John bersyukur terbebas dari konsekuensi bunuh diri]
Ketika pribadi-pribadi yang jahat telah terjatuh kedalam sebuah kehidupan dosa, dan menemukan bahwa mereka punya alasan untuk takut akan pengadilan yang adil dari Elohim, mereka mulai pertama-tama berharap bahwa tidak ada Elohim yang akan menghukum mereka. Lalu kemudian sedikit demi sedikit mereka menyakinkan diri mereka sendiri bahwa tidak ada Elohim, dan mencari argumen-argumen untuk mendukung opini mereka. Saya pernah memiliki ketidak bahagian kerena mengenal seseorang seperti itu, yang selalu akan menceritakan kepada ku bahwa tidak ada Elohim atau juga Setan, dan tidak ada Sorga atau Neraka.

Dengan ketakutan dan gemetar ketika pertama kali saya mendengar ia berbicara tentang topik-topik ini, tetapi ia berbicara tentang hal-hal itu begitu sering sehingga saya merasa mulai memperhitungkan apa yang ia katakan. Sejak saat itu saya mendapatkan pikiranku begitu bingung menjadikan saya tidak dapat mengingat kebenaran-kebenaran tentang Elohim yang telah mencul begitu jelas kepada saya sebelumnya. Saya sebelumnya tidak pernah dapat berpikir bahwa tidak ada Elohim tetapi dengan ketakutan yang sangat besar, kemudian saya mempertanyakan kebenaran dari keberadaan-Nya. Saya tidaklah membagi pengharapan Sorgaku bagi semua kekayaan dunia, namun ketika itu saya tidak yakin entah ada tempat seperti demikian [baik Sorga maupun Neraka].

Dalam kebingunganku sayaA Pilgrims Progress The Story of John Bunyan pergi ke pada teman yang palsu untuk melihat penghiburan apa yang ia dapat berikan kepadaku. Dia hanya mentertawakan ketakutan-ketakutanku dan berpura-pura kasihan dengan kelemahan-kelemahanku. Dia berbicara hanya membuat saya bertambah bingung, sampai kehidupan menjadi sebuah beban bagiku.  Tidaklah mungkin untuk menceritakan pada mu penderitaan yang terus menerus saya rasakan, sampai saya didorong ke ujung keputus asaan. Saya berpikir, ”Mengapa saya harus terombang-ambing diantara tidak ada harapan dan pengharapan? Tidakkah ada lebih baik untuk mengakhiri kehidupanku dan menemukan apa itu kebenaran?” Jadi saya memutuskan untuk membunuh diri.

Pagi suatu pagi saya pergi ke dalam sebuah hutan yang tidak jauh, dimana saya  telah merencanakan untuk membunuh diriku sendiri. Tetapi sebelum saya mencoba memakai pisau tersebut, saya mendengar sebuah bisikan yang kudus berkata, ”Janganlah terjatuh kedalam penderitaan yang kekal untuk memuaskan musuh jiwamu. Kejatuhan fatal yang kamu sedang berikan pada dirimu sendiri adalah segel kutukan kamu sendiri. Karena jika Elohim ada, yang sesungguhnya adalah ada, bagaimana dapat kamu mengharapkan belas kasihan dari-Nya jika kamu menghancurkan dirimu sendiri yang telah dibuat oleh gambar-Nya?”

Darimana bisikan kudus ini datang, saya tidak tahu, tetapi saya percaya itu datang dari Elohim; sebab itu tiba dengan begitu penuh kekuatan yang membuat saya melempar pisauku, dan itu telah menunjukkan saya pada kejahatan besar dari bunuh diri. Kegerian yang telah hampir saya kerjakan membuat saya bergetar begitu rupa sehingga saya susah untuk dapat berdiri. Saya mengenali pembebasanku ada datang dari Adonai, dan dalam hormat saya memberi ucapan terima kasih.

Saya berlutut di tanah dan menyembah Dia, meminta Dia untuk mencabut kehitaman di dalam jiwaku agar supaya saya tidaklah lagi mempertanyakan keberadaan atau kuasa besar-Nya yang baru saja saya alami.

Tiba-tiba saya dikelilingi dengan sebuah cahaya yang   mulia, lebih bercahaya dari segala sesuatu yang saya pernah lihat sebelumnya. Saya melihat datang kearah saya suatu pribadi yang mulia seperti seorang laki-laki, namun dilingkari dengan pancaran-pancaran terang dan kemulian yang dipantulkan dari dirinya sebagaimana Ia datang semakin mendekat. Saya mencoba berdiri, tetapi tidak memiliki kekuatan tertinggal di dalamku, sehingga saya terbaring dengan muka di tanah. Ketika Ia mengangkat ku dan diberikan kekuatan baru, saya berkata kepadanya, ”O pembebasku yang bercahaya, bagaimana akan saya mengakui syukurku, dan bagaimana seharusnya saya menyembah engkau?”

Dengan kemulian dan lembut ia menjawab, ”Bayarlah penyembahan-penyembahanmu kepada Elohim, dan bukan kepadaku sebab saya hanyalah teman-ciptaan mu. Saya dikirim oleh Dia yang baru saja kamu ada tolak, untuk menghentikan kamu dari terjatuh kedalam kehancuran kekal.”

Ini menyentuh hatiku dengan rasa ketidak layakanku yang membuat saya hanya dapat menangis, ”Oh, betapa sangat tidak layak saya dari semua anugrah dan belas kasihan ini!” Untuk ini utusan surgawi tersebut menjawab, ”Ketika Elohim memutuskan untuk menunjukkan belas kasihan Dia tidak berkonsultasi dengan ketidak layakan kamu, tetapi pada kebaikan dan keluasan kasih-Nya sendiri yang tidak terbatas. Dia telah melihat musuh utama jiwa-jiwa tersebut rindu kehancuranmu, tetapi Dia menegakkan kamu oleh kekuatan rahasia-Nya. Melalui hal ini, ketika Setan berpikir bahwa kamu telah dihancurkan, jebakkan dirusak dan kamu telah dilepaskan.” Kata-kata ini membuat saya terpacu kedalam nyanyian, dan saya memuji Juruselamatku dan memproklamirkan bahwa Dia adalah Elohim sendiri.

Bab 2.  Melampaui Matahari Dan Bintang-Bintang

[Langit penuh roh-roh jahat; dibawa ke Sorga]
Utusan sorgawi ini kemudian berkata, ”Supaya kamu tidaklah pernah bimbang akan kenyataan akan hal-hal yang kekal, saya telah datang untuk menunjukkan kamu kebenaran akan semua itu: tidaklah oleh iman saja, tetapi juga oleh penglihatan. Saya akan menunjukkan kamu hal-hal yang belum pernah dilihat oleh mata yang fana, dan pada akhirnya mata-matamu akan ada dikuatkan dan dibuat mampu melihat hal-hal yang sorgawi.”
Pada kata-kata malaikat ini saya sungguh terkejut, dan ragu akankah saya mampu melakukannya. Saya berkata kepadanya, ”Siapkah yang mampu meyaksikan pemandangan seperti itu?” Dia menjawab, ”Sukacita YAHWEH akan ada sebagai kekuatanmu.” [Nehemiah 8:10; KJV]. Ketika ia mengatakan hal itu, ia memegang ku dan berkata, ”Janganlah takut, karena saya dikirim untuk menunjukkan hal-hal yang kamu belum pernah lihat.” Tiba-tiba sebelum saya sadar, saya menemukan diriku sendiri telah jauh dari atas bumi, yang nampaknya sekarang ada begitu kecil.

Lalu saya berkata kepada penuntun saya yang bercahaya, ”Harap ini tidak menyinggungmu jika saya

foto Pengkotbah John Bunyan

bertanya satu atau dua pertanyaan.” Ia menjawab, ”Katakanlah. Itu adalah tugasku untuk memberitahu kamu tentang apa yang kamu tanyakan. Sebab saya adalah sebuah roh yang melayani, dikirim untuk melayani kamu dan kepada mereka yang akan mewarisi keselamatan.”

Sesungguhnya, bangsa-bangsa adalah seperti setitik air dalam timba dan dianggap seperti sebutir debu pada neraca. Sesungguhnya, pulau-pulau tidak lebih dari abu halus beratnya.  (Yesaya 40:15)

Lalu saya berkata, ”Tolong beritahukan saya tentang titik gelap dibawa sana, yang menjadi semakin kecil dan kecil sementara kita semakin tinggi, dan yang nampaknya lebih gelap sejak saya datang kedalam wilayah terang ini.”

Penuntun saya menjawab, ”Titik kecil yang sekarang nampak begitu gelap dan lenyap adalah dunia dimana kamu hidup. Untuk memiliki satu bagian kecil dari titik itu di bumi begitu banyak orang telah mengambil resiko dan kehilangan jiwa-jiwa kekal mereka; yang adalah sungguh bernilai sehingga Pangeran Damai (the Prince of Peace) telah mengatakan kepada kita meskipun seorang dapat memiliki seluruh dunia , itu tidaklah sebanding dengan kerugiannya yang begitu besar. Sebagaimana kamu telah naik menuju Sorga, dunia nampak tetap lebih kecil dan semakin kurang bernilai, dan itu akan nampak sama kepada semua orang yang dapat melalui iman memiliki hati mereka diatas itu. Jika anak-anak manusia di bumi dapat melihat dunia sebagaimana adanya, mereka tidaklah akan serakah untuk memilikinya sebagaimana mereka lakukan sekarang, namun celaka, mereka ada di dalam kondisi kegelapan. Lebih buruk lagi, mereka senang berjalan dalam kegelapan ini. Karena meskipun Pangeran Terang telah turun dan berada di antara mereka dan telah menunjukkan mereka terang kehidupan yang sesungguhnya, namun mereka terus di dalam kegelapan, dan tidak membawa diri mereka sendiri keluar kepada terang itu, oleh sebab perbuatan-perbuatan mereka adalah jahat.”

Tetapi apa yang dahulu merupakan keuntungan bagiku, sekarang kuanggap rugi karena Ha Mashiah. Malahan segala sesuatu kuanggap rugi, karena pengenalan akan Ha Mashiah Yeshua, Adonaiku, lebih mulia dari pada semuanya. Oleh karena Dialah aku telah melepaskan semuanya itu dan menganggapnya sampah, supaya aku memperoleh Ha Mashiah,  (Filipi 3:7-8)

Kemudian saya bertanya kepadanya, ”Apakah sekumpulan hitam tersebut dan berbentuk buruk yang menaungi udara di atas dunia? Saya ada banyak takut atas mereka, tetapi saya lihat bahwa ketika kamu meliwatinya, mereka melarikan diri; mungkin karena tidak mampu tinggal di dalam cahayamu.”
Ia menjawab saya, ”Mereka adalah malaikat-malaikat yang jatuh karena kesombongan dan pemberontakan mereka dilempar keluar dari Sorga. Mereka berkeliling di udara oleh keputusan Yang Mahatinggi, ada diikat dalam rantai-rantai kegelapan dan dijaga untuk masuk kedalam penghakiman dari hari yang besar tersebut. Mereka diinjikan untuk turun ke dalam dunia, untuk mencobai baik orang pilihan dan menuduh orang fasik. Dan meskipun kamu melihat  mereka sekarang ada hitam dan bentuk-bentunya yang buruk, dahulunya mereka adalah anak-anak Terang. Mereka dahulu berpakaian dalam jubah-jubah terang yang mulia, seperti yang kamu lihat saya pakai. Tetapi mereka kehilangan ini, meskipun itu adalah hasil dari kehendak dosa mereka sendiri, hal ini menjadikan mereka marah dan benci melawan Elohim yang diberkati yang kuasa dan kemuliannya mereka takuti dan benci.”  

“He that is down needs fear no fall, He that is low, no pride” John Bunyan

”Ceritakan padaku,” saya berkata, ”O pemimpin yang diberkati, apakah mereka tidak memiliki harapan untuk diperdamaikan kepada Elohim lagi, setelah beberapa waktu kemudian, atau sedikitnya sebagian dari mereka?”

”Tidak, tidak sama sekali. Mereka terhilang selamanya. Mereka adalah yang pertama berdosa, dan sebelum ada pencoba (temper), dan mereka semua sekagus dilempar ke bawah dari sorga. Disamping itu, Putra Elohim, Meshiah yang diberkati oleh Dia saja keselamatan dapat didapat, tidaklah mengambil diri-Nya dalam sifat malaikat. Dia membiarkan semua malaikat murtad tersebut binasa, dan mengambil atas diri-Nya hanya benih Abraham. Karena alasan inilah mereka memiliki banyak kebencian melawan anak-anak manusia, sebab itu adalah siksaan bagi mereka melihat manusia ciptaan mewarisi Sorga sementara  mereka dimusnahkan ke Neraka.”

Pada saat ini kami berada di atas matahari. Penuntun saya mengatakan padaku bola api besar ini adalah satu dari beberapa pekerjaan Elohim yang besar. Meskipun semua bintang tidaklah kurang indah, yang berjarak sangat jauh membuat mereka nampak seperti lilin-lilin dalam pandangan kita. Mereka tergantung pada tempat-tempat mereka ditempatkan tanpa dukungan apapun. Tanpa apapun, tetapi perkataan-Nya yang pertama menciptakan mereka dapat menjaga mereka dalam tempat mereka.

”Kata-kata ini cukup, saya berkata kepada penuntunku, ”untuk menyakinkan setiap orang akan kuasa besar dari Pencipta mereka, dan untuk menunjukkan kejahatan dari ketidak percayaan yang mempertanyakan keberadaan Elohim yang telah memberikan begitu banyak bukti-bukti dari kuasa dan kemulian-Nya. Jika manusia tidak sama seperti binatan-binatang buas tetap melihat kebawah, mereka tidak dapat menolak, tetapi mengenali kekuatan besar dan hikmat-Nya.”
”Kamu mengatakan yang benar, ia berkata. ”Tetapi kamu akan melihat hal-hal yang lebih besar dari pada semua ini. Ini adalah tempat-tempat pertahanan untuk tempat yang mulia bagi orang-orang yang diberkati yang akan tinggal. Sebuah pemandangan darinya akan sekarang diberikan kepadamu, sejauh kamu dapat mengatasinya.”

Dalam sedikit waktu saya telah menemukan apa yang pemimpinku telah katakan kepadaku adalah benar. Sebab saya temukan diriku sendiri diubahkan kedalam Sorga, dimana saya melihat hal-hal yang tidak mungkin untuk dijelaskan, da mendengar lagu-lagu yang indah yang saya tidak pernah dapat nyanyikan. Siapapun yang belum pernah melihat kemulian tersebut dapat berbicara tetapi sangat tidak sempurna mengenainya, dan mereka yang pernah melihatnya tidak dapat menceritakan bagian seperseribu dari apa itu adalah. Itulah sebabnya rasul besar bagi para bukan-Yahudi, yang menceritakan kita bahwa ia telah diangkat masuk kedalam Sorga dimana ia mendengar kata-kata yang tidak terkatakan yang tidak mungkin seorang manusia untuk mengucapkannya  [2 Korintus 12:1-7a], telah menulis bahwa , Apa yang tidak pernah dilihat oleh mata, dan tidak pernah didengar oleh telinga, dan yang tidak pernah timbul di dalam hati manusia: semua yang disediakan Elohim untuk mereka yang mengasihi Dia.”  [1 Korintus 2:9]. Saya akan memberikan kamu pernjelasan terbaik yang dapat saya lakukan dari apa yang saya telah lihat dan dengar, setepat saya dapat ingat.

Bab 3.  Elia Menerangkan

[Keindahan Sorga ; dipertemukan dan diajar oleh Elia di Sorga;  ]
Ketika pertama kali saya dibawa dekat tempat mulia ini, saya melihat para penghuni terang  yang jumlahnya tidak terhitung hadir, yang menyambut saya masuk kedalam tempat kebahagian yang diberkati ini. Dan disana saya melihat cahaya yang sempurna dan tidak dapat didekati, itu merubah segala sesuatu kedalam alamnya sendiri, karena bahkan jiwa-jiwa dari orang kudus yang dimuliakan adalah transparan. Mereka tidak diterangi oleh matahari; tetapi semua terang itu, yang mengalir dengan cahaya yang tranparan lewat melalui seluruh rumah-rumah sorgawi itu, tidak yang lainnya, tetapi pancaran sinar kemulian Elohim.

Dibandingkan pada kemulian ini, cahaya matahari hanyalah kegelapan, dan api dari pancaran permata  terbaik adalah arang-arang yang mati. Oleh karenanya itu disebut Tahta Kemulian Elohim, dimana radian Yang Mulia dinyatakan dalam cara yang paling terhormat. Elohim terlalu terang untuk dipandang sebagaimana Dia ditinggikan pada tahta yang tinggi kemulian-Nya, sementara banyak malaikat dan orang kudus menyanyikan halleluyah dan pujian selamnya untuk Dia. Ya, mungkin Dia ada dipanggil Elohim Glori, sebab oleh kehadiran-Nya Dia membuat sorga sebagaimana itu ada. Sungai-sungai kenikmatan terus menerus muncul dari Hadirat-Nya, dan memancarkan keceriaan, sukacita, dan kemegahan untuk semua penduduk Sorga yang diberkati, kursi kerajaan-Nya yang kekal.

Bagi saya sendiri, saya terlalu lemah untuk menanggung pancaran kemulian yang terkecil yang ditembakan dari Pancaran Cahaya kekal yang duduk di atas tahta tersebut. Saya dipaksa untuk berseru kepada penuntunku, ”Penglihatan yang begitu glori adalah terlalu besar untuk ku menanggungnya, namun itu sungguh menyegarkan dan menyenangkan yang saya rindu untuk melihat, meskipun saya mati.”
”Tidak, tidak,” kata penuntunku, ”kematian tidak dapat masuk ke dalam tempat yang diberkati ini, tidak juga dosa ataupun penderitaan dapat tinggal. Itu adalah keagungan dari tempat bahagia ini untuk ada selamanya bebas dari semua itu yang jahat; dan tanpa kebebasan itu, keberkatan kita bahkan disini akanlah ada tidak sempurna. Turutlah bersama saya dan saya akan bawa kamu ke seorang yang ada di dalam tubuh, seperti kamu adanya. Berbicaralah dengan dia sebelum saya bawa kamu kembali lagi.”

”O sebaliknya,” saya dengan semangat berkata, ”biarkan saya tinggal di sini. Tidak diperlukan bangunan tabernakel, sebab rumah-rumah sorgawi telah dupersiapkan.” Utusanku yang bersinar menjawab, ”Disini sementara waktu, kamu akan ada selamanya, tetapi kehendak sorgawi haruslah pertama ada ditaati.” 

“One leak will sink a ship: and one sin will destroy a sinner.” John Bunyan

Cepat seperti pikiran, ia membawa saya melewati ribuan malaikat, dan menghadirkan saya ke orang kudus yang besar, nabi Elia. Meskipun ia telah hidup di dunia ratusan tahun yang lalu, saya mengenali dia pada pandangan pertama.

”Ini adalah seorang,” kata penuntunku kepada Elia, ”siapa oleh perintah dari Tahta Kerajaan telah ada mengijinkan untuk mengunjungi dunia terang ini, dan saya telah bawa dia kepada kamu, untuk belajar dari pada mu.”

”Itu,” kata nabi, ”saya dengan senang hati melakukannya. Sebab itu adalah daging dan minuman kami di wilayah yang diberkati ini untuk melakukan kehendak Elohim dan Anak Domba, menyanyikan pujian-pujian-Nya, dan melayani Dia dengan penghormatan hati yang terendah, berkata, ’Berkat, dan glori, dan kekuatan, ada bagi-Nya yang duduk di atas tahta; dan kepada Anak Domba selama lamanya: karena Dia telah menebus kita kepada Elohim oleh darah-Nya keluar dari setiap suku dan bahasa, dan orang-orang dan bangsa, dan telah membuat kita kedalam Elohim kita raja-raja dan penguasa-penguasa: demikianlah, Amin.’” Dan saya juga menambahkan ”Amin” kepada perkataan nabi suci ini.

Nabi ini kemudian bertanya pada ku mengapa ijin dan kesempatan besar ini diberikan kepada ku. (Dengan ini saya mengerti bahwa para orang kudus di sorga tidak tahu apa yang terjadi dibumi; jadi bagaimana dapat doa-doa ada diarahkan kepada mereka?) Saya kemudian bercerita kepadanya peristiwa-peristiwa yang telah saya tuliskan di sini, yang membuat nabi kudus berseru dalam pujian, ”Glori selamanya ada diberikan kepada Dia yang duduk di tahta, dan kepada Anak Domba, karena ketidak terbatasan kebaikan dan kebesaran belas kasihan-Nya kepada kelemahan orang berdosa yang miskin dan ragu.” Setelah itu ia berkata, ”Sekarang beri perhatian atas apa yang akan saya katakan. Apa yang kamu telah lihat dan dengar saya yakin kamu tidak akan dapat membuat mengerti seluruhnya kepada mereka yang belum diterjemahkan ke tempat mulia ini, yang belum ada dibebaskan dari tubuh jasmani mereka. Tidak juga keberadaanku disini dalam tubuh keberatan atas apa yang saya katakan, karena meskipun itu belum tunduk kepada kematian, namun itu sudah dirubah sederajat. Itu telah dibuat rohaniah, dan tidak lagi bisa menderita. Namun di dalam kondisi penuh kebahagian saya tidak dapat jelaskan semua yang saya suka, tidak juga saya tahu apa yang belum ada dinikmati, sebab di sini kebahagian kita adalah selalu baru.”

Saya kemudian bertanya nabi yang diberkati ini untuk menerangkan dirinya sendiri. Saya tidak mengerti bagaimana kebahagian dapat ada komplit, namun terus ada ditambahkan. Berikut ini adalah jawabannya:
”Ketika jiwa dan tubuh  keduanya bahagia, seperti milikku sekarang ada, saya memperhitungkan itu suatu kondisi kebahagian yang komplit. Karena melewati seluruh usia kekekalan, itu adalah jiwa dan tubuh bergabung bersama di posisi kebangkitan yang diberkati yang akan menerima kebahagian ini. Tetapi mengenai masalah kebahagian kita, yang selalu menyenangkan dan diberkati Elohim, penglihatan kita akan Dia adalah baru selamanya. Karena sebagaimana kesempurnaan-kesempurnaan sorgawi tidak terbatas, tidaklah kurang kekekalan dapat ada puas untuk menampilkan kemulian mereka. Ini membuat kebahagian kita selamanya ditambahkan, demikian juga pengetahuan kita akan Dia akan ada selamanya juga bertambah. ”

“Pray often; for prayer is a shield to the soul, a sacrifice to God, and a scourge for Satan” John Bunyan

”Karenanya Rasul Paulus berkata, ” ”Apa yang tidak pernah dilihat oleh mata, dan tidak pernah didengar oleh telinga, dan yang tidak pernah timbul di dalam hati manusia: semua yang disediakan Elohim untuk mereka yang mengasihi Dia.”  [1 Corinthians 2:9].[1] Namun mata jasmani telah melihat banyak hal-hal mengabumkan di alam. Telah melihat gunung-gunung kristas, batu-batu berlian, tambang-tambang emas, pantai-pantai mutiara. Bagaimanapun, mata-mata yang telah melihat begitu banyak keajaiban di bawah dunia tidak akan pernah dapat membandingkannya dengan kemulian-kemulian dari tempat kemenangan ini. Dan meskipun telinga manusia telah mendengar banyak suara-suara yang menyenangkan dan harmonis, bahkan manusia tersebut dan alam dapat mencuplai dia semuanya itu, namun dia belum pernah mendengar melodi sorgawi yang keduanya orang-orang kudus dan malaikat buat di depan tahta. Hati orang sangat halus dan imajinatif hampir dapat memahami semua yang ada, atau telah ada, atau yang akan ada di bawah dunia, dan bahkan apa yang tidak akan pernah ada. Orang dapat berpikir setiap batu di bumi akan ada berubah kedalam mutiara-mutiara, dan setiap  sisi rumput kedalam terang permata-permata bercahaya. Ia dapat berpikir seluruh bumi ada dirubah kedalam sebuah bongkah emas murni, dan udara berubah menjadi kristal. Ia dapat berpikir setiap bintang menjadi seterang matahari, dan matahari menjadi seribu kali  lebih besar dan lebih terang. Tetapi semua ini jauh terbatas dibanding dengan apa kekal Mulia telah siapkan untuk semua pengikut setia-Nya.”

Bab 4.  Kebahagian Sorga

[Macam-macam kebahagian orang kudus di Sorga; arti dari tubuh kebangkitan; trinitas]
Nabi melanjutkan, ”Saya akan menceritakan kamu secara singkat tentang kebahagian kami di sini, karena berabad-abad dihabiskan pada thema yang menyenangkan ini hanya mulai untuk menerangkannya. Supaya kamu dapat memiliki pengertian terbaik, saya akan pertama-tama menerangkan tentang bagaimana jiwa-jiwa yang ditebus telah dibebaskan dari, dan kedua tentang kebahagian yang mereka nikmati di sini.”

”Yang pertama, jiwa-jiwa dari semua yang diberkati adalah selamanya bebas dari segala sesuatu yang dapat membuat mereka sengsara, yang semua semua itu adalah dosa. Itua adalah dosa yang telah membawa sengsara kedalam ciptaan. Elohim yang di berkati pada awalnya membuat segala sesuatu berbahagia, seperti diri-Nya sendiri. Dosalah yang merusak keindahan karya-Nya, para malaikat dan manusia tidaklah akan pernah tahu apa artinya penderitaan. Itulah dosa yang melempar para malaikat yang murtad tersebut kedalam Neraka, dan merusaka keindahan dunia yang lebih rendah. Itu adalah dosa yang merusak gambar Elohim di dalam jiwa manusia, dan menjadikan orang-orang yang adalah tuan-tuan atas ciptaan masuk kedalam budak-budak dari napsu dosa mereka sendiri. Itu adalah dosa yang dapat juga menceburkan mereka kedalam lautan penderitaan kekal yang tida  ada penembusan. Itu adalah suatu belas kasihan yang berharga bahwa di tempat bahagia ini semua orang kudus adalah dibebaskan selamnya dari dosa melalui darah dari Penebus kita. Di bumi di bawah, jiwa-jiwa terbaik dan terkudus merana dibawah beban dosa. Dosa mencoba melekat ke semua apa yang mereka lakukan, dan sering menuntun mereka tertawan melawan kehendak mereka. ”Siapakah yang akan membebaskan saya?”  jeritan yang telah ada dari hamba-hamba Elohim yang setia, yang pada saat bersamaan telah ada sayang pada Yeshua.  Dosa adalah beban berat para orang kudus sementara mereka hidup di dalam tubuh mereka yang tidak sempurna. Karenanya ketika mereka meninggal dunia, jiwa-jiwa mereka seperti sebuah burung yang terlepas dari sarangnya, dan dengan sukacita sorgawi mereka naik ke Sorga. Tetapi di sini peperangan mereka berakhir, dan ’kematian ditelan dalam kemenangan.’ Di bawah jiwa-jiwa mereka cacat dan ternoda oleh dosa, tetapi di sini jiwa-jiwa terang mereka oleh Yeshua yang selalu diberkati dihadirkan kepada Bapa ’tanpa cacat dan kerut.’”

“Prayer will make a man cease from sin, or sin will entice a man to cease from prayer” John Bunyan

”Tidak hanya para orang kudus di sini bebas dari dosa, tetapi juga dari segala macam godaan dosa. Ketika Adam di paradis, meskipun ia tidak berdosa dan bebas dari dosa, namun ia tidak bebas dari pencobaan. Setan masuk kedalam paradis dan Adam termakan secara fatal oleh godaan-godaannya. Seperti penyakit, dosa telah menjalar kedalam sifat alami manusia dan merusak seluruh umat manusia.”

”Di sini setiap jiwa bebas dari itu. Tidak ada, kecuali apa yang murni dan kudus dapat diterima disini. Singa yang megaum itu yang mundar mandir seluruh bumi mencari siap ia dapat telan, tunduk kepada orang-orang kudus di Sorga, adalah terikat kuat di rantai-rantai kekal. Pencobaan-pencobaan dunia tidak akan pernah lagi menarik mereka yang melalui iman dan kesabaran telah mengalahkan itu dan tiba dengan aman di sini. Di Sorga kami melihat dengan kejijikan pada semua kenikmatan duniawi. Tidak ada di sini yang dapat mengganggu damai kami, tetapi ketenangan kekal memahkotai semua kebahagian kami.”

”Sejak kami dibebaskan dari semua dosa dan pengaruh-pengaruhnya, kami juga dibebaskan dari hukuman. Setelah kematian, Neraka meraih orang berdosa ke penderitaan abadi. Namun yang diberkati dibebaskan dari semuah hal-hal tersebut. ”

”Di sini kami menikmati pandangan Elohim, musim semi yang diberkati dan sumber abadi semua kebahagiaan kami. Tapi apa ini adalah, saya tidak dapat jelaskan lebih lengkap daripada yang mahluk terbatas dapat memahami yang tidak terbatas. Namun pandangan Elohim terus-menerus mengisi jiwa-jiwa kami dengan sukacita yang tidak dapat diucapkan dan penuh kesukaan, dan dengan kasih yang begitu menyala yang tidak ada kecuali penulis yang diberkati itu dapat memuaskan, tidak juga kekekalan itu sendiri dapat berakhir. Itulah yang membuat kami hidup, menyayangi, bernyanyi dan memuji selamanya sementara itu juga merubah kami kedalam rupa-Nya yang diberkati. Mengamati wajah Elohim, kami menikmati kasih-Nya. Senyum-senyum-Nya yang diberkati membuat senang jiwa kami, dan dalam dukungan-Nya kami bersuka-cita senantiasa, ‘karena dalam dukungan-Nya adalah kehidupan.’ Dan melalui visi Elohim yang diberkati ini, kami semakin tahu Dia semakin tinggi lebih dari setiap orang yang pernah mengenal Dia di bawah dunia. Sebab pendangan akan Diam membuka perngertian-pengertian kami,  dan ’memberi kami cahaya pengetahuan akan kemulian Elohim dalam wajah Yeshua Ha Mashiah.’ Di bawah (di bumi) para orang kudus menikmati Elohim dalam ukuran, tetapi di sini kami menikmati Dia tanpa batas.

“You have chosen the roughest road, but it leads straight to the hilltops.” John Bunyan

Di sana mereka memiliki beberapa teguk kebaikan-Nya,  tetapi di sini kita minum  sebanyaknya dan berenang di samudra kebahagian yang tak terbatas.
Di bawah orang-orang kudus memiliki persekutuan mereka dengan Elohim terputus berkali-kali, tapi di sini tidak terganggu.
Di bawah kasih dicampur dengan rasa takut, dan rasa takut memiliki siksaan; tapi di sini kasih sempurna, dan kasih yang sempurna melenyapkan ketakutan. Di Surga kita mengasihi Elohim lebih dari diri kita sendiri, dan satu sama lain seperti diri kita sendiri. Di sini kita menikmati kesempurnaan sumber segala kasih karunia.
Di surga pemahaman dan pengetahuan kami diperbesar sesuai kebesaran yang kita dapat amati dan pikir.
Dalam dunia di bawah cahaya hanya dapat bersinar dalam pikiran kita melalui jendela indra kita, sehingga Elohim harus merendahkan diri-Nya ke kapasitas kita yang terbatas ketika mengungkapkan Kemuliaan-Nya. Ide-ide kami paling murni tentang Elohim sangat tidak sempurna, tapi di sini emas dipisahkan dari kotorannya dan kami dapat memahami kesederhanaan dan kemurnian Elohim. Kami memahami keputusan-keputusan dan nasehat-nasehat-Nya, pemeliharaan dan dispensasi-Nya. Kita melihat dengan jelas di sini bahwa dari kekekalan Elohim adalah satu-satunya yang ada, tapi tidak sendirian, KeElohiman tidak bingung dalam kesatuan, tidak juga terbagi dalam bilangan. Kami melihat adanya suatu prioritas urutan tetapi tidak superioritas diantara pribadi-pribadi Tritunggal, tetapi bahwa Mereka setara memiliki kesempurnaan dan kuasa yang sama, dan sama-sama dipuja. Jalan-jalan Elohim yang di bumi dibawah nampaknya tidak terselidiki dan melampau dan diluar pemahaman kita, kami mengerti dengan begitu jelas di ini melalui hikmat sorgawi-Nya yang mana kebenaran tidak dapat dibuat lebih sederhana.

“Ini adalah beberapa hal yang membuat jiwa kami bahagia. Namun, kebahagiaan orang-orang kudus di surga tidak akan lengkap sampai tubuh mereka dibangkitkan dan bersatu dengan jiwa mereka. Saya karena itu akan menunjukkan kepadamu kebangkitan tubuh akan ada seperti apa:

”Pertama, tubuh-tubuh kebangkitan yang diberkati akanlah ada sebagai tubuh-tubuh rohani, seperti milikku. Kamu mungkin mengerti ini lebih baik tidak hanya melalui melihat, tetapi melalui sentuhan. (Setelah mengatakan ini, nabi kudus ini dengan senang memberi saya tangannya.) Mereka akan menjadi tubuh-tubuh yang dimurnikan dari semua korupsi, namun memiliki substansi. Mereka tidak akan ada seperti angin atau udara, sebagaimana orang-orang di bumi terkadang membayangkan secara bodoh.”

Kemudian saya berkata padanya bahwa saya selalu mengerti spiritual sebagai hal yang berlawanan dengan material, jadi saya berpikir bahwa tubuh rohani pastilah bukan benda, dan tidak dapat ada disentuh atau dirasakan sebagaimana saya rasakan pada tangannya.

Untuk ini nabi ini menjawab bahwa tubuh-tubuh mereka adalah bersifat roh, tidak hanya mereka dimurnikan dari semua korupsi, namun sebagaimana mereka dikuatkan oleh kesukaan Elohim tanpa perlu makanan, minuman, atau tidur. Mengamati YAHWEH adalah yang mengukung baik jiwa mereka dan tubuh mereka, dan adalah yang mereka hidup ada selama-lamanya.

”Belumkah kamu membaca,” nabi ini berkata, ”bahwa Yeshua yang diberkati, setelah kebangkitan-Nya, muncul dalam tubuh-Nya kepada murid-murid-Nya ketika mereka bertemu bersama di sebuah kamar dengan pintu-pintu tertutup? Dan namun Dia memanggil Thomas untuk datang dan mengulurkan tangannya untuk menyentuh-Nya, yang menunjukkan itu memiliki substansi. Tubuh kita saat kebangkitan akan ada abadi, dan tidak dapat mati. Di bawah tubuh-tubuh mereka semua fana, binasa, dan tunduk hancur kedalam debu setia saat. Tetapi di sini tubuh-tubh kita akanlah tidak dapat rusak dan bebas dari kematian selama-lamanya, karena di sini ketidak sempurnaan kita akan memakai yang tidak korupsi, dan kematian kita akan ditelan oleh kehidupan.”

Di sini saya rindu nabi bersama saya sedikit, sementara saya memberi dia tentang pikiran-pikiran ku sendiri tentang masalah ini.
”Berbicaralah, sebab saya siap untuk menghapus keraguanmu,” ia berkata.
”Saya telah belajar,” saya berkata, ”di Kitab-kitab Suci yang abadi adalah hanya milik Elohim, dan bukan manusia. Pengalaman sehari-hari menceritakan kepada kami bahwa tubuh-tubuh manusia adalah fana dan mati. Karenanya Paulus berkata kepada Timotius bahwa Elohimlah yang hanya memiliki keabadian.”

“When you pray, rather let your heart be without words than your words without heart.” John Bunyan

Nabi menjawab, ”Ketika saya mengatakan bahwa tubuh-tubuh yang diberkati di sini adalah abadi, saya berbicara tentang tubuh-tubuh mereka di saat kebangkitan, ketika mereka tidak lagi tunduk kepada kematian. Seorang manusia dalam kondisinya yang tidak sempurna adalah binasa dan tunduk pada kematian. Dan tidak ada lebih bukti  untuk semua yang tinggal di dunia di bawah. Bahkan tubuh-tubuh dari semua jiwa-jiwa yang dimuliakan yang ada di sini di Sorga adalah saat ini tetap dijaga di bawah kuasa kematian. Dan sebagaimana untuk apa yang kamu bilang dari Kitab Suci, bahwa Elohim yang diberkati saja yang memiliki keabadian, itu adalah sungguh benar. Dia memang yang paling utama dalam keberadaan dan sifat-Nya sendiri; tidak ada malaikat atau manusia yang dapat, dalam hal khusus ini, demikianlah dikatakan. Kami adalah abadi melalui anugerah dan kemurahan-Nya; namun Elohim adalah abadi dalam hakikat-Nya dan sudahlah demikian sejak seluruh kekekalan. Dalam arti bahwa Dia dapat dikatakan dengan baik hanyalah yang memiliki keabadian. Apapun Elohim yang diberkati adalah, Dia adalah sungguh utama di dalam keberadaa-Nya sendiri, tidak ada seorangpun yang benar, tidak juga yang berbelas kasihan kecuali Dia.”

Bab 5.  Kita Mengenal Satu Sama Lain

[Tidak perlu diperkenalkan; bertemu jiwa orang kudus  yang baru meninggal]
Saya telah nyatakan, ”Saat saya dibawah ke sini, saya telah melihat diantara orang-orang kudus beberapa nampak bercahaya dengan terang yang lebih besar dari orang-orang lain. Adakah ada diantara yang diberkati perbedaan derajat kemulian?”
”Kebahagian dan kemulian yang semua yang diberkati di sini nikmati adalah hasil dari hubungan mereka dengan dan kasih kepada Elohim yang diberkati. Lebih banyak kita melihat Dia, lebih kita mengasihi Dia; dan kasih merubah jiwa-jiwa ke dalam sifat-Nya, dan dari ini keluar kemulian kita. Ini yang membuat perbedaan di dalam derajat kemulian. Tidak ada seorang mengerutu atas orang lain ketika melihat kemulian orang lain lebih besar dari dirinya sendiri. Elohim yang sungguh diberkati adalah samudra cahaya dan kehidupan dan sukacita dan kebahagian yang melimpah,  tetap mengisi setiap bejana yang diletakkan di dalamnya, sampai tidak dapat diisi lagi. Dan meskipun bejana-bejana  terdiri dari ukuran yang berbeda-beda, sementara setiap yang dipenuhi tidak ada yang dapat menggerutu. Jawaban saya karenanya atas pertanyaan mu adalah bahwa mereka yang berkapasitas terbesar mengasihi Elohim terbesar, dan karenanya dirubah terbanyak ke dalam keserupaan-Nya. Ini adalah kemulian terbesar Sorga dapat beri. Kiranya ini nampak tidak aneh bagimu, karena bahkan diantara malaikat-malaikat Elohim yang menyala ada perbedaan-perbedaan tingkatan dan perbedaan derajat-derajat kemulian.”

“He who bestows his goods upon the poor shall have as much again, and ten times more.” John Bunyan

Sementara aku sedang berbicara dengan nabi sebuah bentuk bersinar mendekat. Itu adalah salah satu orang yang ditebus. Dia bilang dia telah meninggalkan tubuhnya beristirahat di bawah dalam pengharapan sampai kebangkitan, dan meskipun ia masih sebuah substansi namun itu adalah suatu yang rohani, tidak untuk disentuh oleh manusia.

Dia berkata, “Kami di sini melihat pemandangan layak untuk meninggal-Anak Domba Elohim yang diberkati, Juruselamat yang mulia. Di sini kami melihat Dia dalam jabatan-Nya yang bersifat kerajaan, yang mana Dia disebut Raja segala raja dan Adonei ha’adonim (Tuhan segala tuhan). ” Tetapi semua kemulian besar dari Penebus kami yang diberkati tidak membuat kebaikkan-Nya nampak berjarak, tetapi hanya lebih mulia. Itu membuat Sorga lebih dari Sorga bagi ku untuk menemukan Dia berkuasa di sini, Dia yang telah menderita begitu banyak untuk saya di dunia di bawah. Dan kebahagian besar dari Penebus kita meningkatakan kita sendiri, sebagaimana Dia mengundang setiap hamba yang setia masuk ke dalam kesukaan Tuan-Nya.

”Di sini kami tidak hanya melihat Saudara tua kami, Ha Mashiah, tetapi juga para kerabat dan famili kami. Meskipun Elisa telah hidup di bawah bumi jauh sebelum waktu kamu, ketika kamu melihat dia langsung kamu tahu dia, demikian juga dengan Adam.”  Di sini kami berbicara kenikmatan yang termurni satu sama lain, kasih yang tulus mempersatukan masyarakat kami. Dan oh, betapa bahagia kondisi kasih itu! Dimana ada kasih seperti ini, semuanya diisi dengan kegembiraan. Bagaiman dapat itu ada kebalikannya, karena dalam masyarakat yang diberkati ini ada penerimaan dan pengembalian kasih dan sukacita yang terus-menerus.”

“Tapi selain semua kebahagiaan yang datang kepada kami oleh persekutuan kita dengan Tuhan dan dengan satu sama lain, itu bagi ku sebuah kebahagian besar  untuk mengerti semua dalamnya rahasia-rahasia agama yang orang terbijak di dunia di bawah tidaklah dapat mengerti secara penuh.  Di sini kita melihat harmoni yang sempurna antara teks-teks kitab suci bahwa di dunia di bawah ini tampaknya saling bertentangan. Dan di sini kami sangat takjub dan syukur dalam menemukan kebaikan sorgawi terhadap masing-masing dari kami pada khususnya. Dalam kaitannya dengan kehidupan saya sebelumnya di bumi, saya telah melihat sifat murah hati dari orang-orang yang sangat penderitaan bahwa saya pernah (ketika di atas bumi) berpikir untuk menunjukkan murka-Nya. Saya sekarang sepenuhnya yakin bahwa tidak ada penderitaan yang saya bertemu dengan di dunia bawah (dan saya bertemu dengan banyak) baik datang lebih cepat atau jatuh berat atau dilanjutkan lebih lama dari itu yg diperlukan.  Pengharapan-pengharapanku tidaklah mengecewakan, tetapi Elohim memakai semua hal untuk mempersiapkan ku untuk sebuah upah kekal yang lebih baik dibanding apa yang telah saya harapkan.

”Tetapi saya ingat bahwa kamu masih di dalam tubuh, dan mungkin cape mendengarkan yang saya dapat ceritakan selamanya, begitu besar kebahagian yang saya meliki. Saya akan hanya menambahkan satu lain lagi tentang kebahagian kami: meskipun banyak melimpah dari jiwa-jiwa yang diberkati turut bersukacita dan bermuliaan ini, ini tidaklah membuat kurang dari apa yang masing-masing terima. Karena samudera kebahagian ini sungguh tidak berdasar yang teman yang tidak terhitung dari semua orang kudus tidak pernah dapat menghabiskannya. Ini tidaklah asing, sebab di dunia di bawah setiap orang secara merata menikmati keuntungan dari cahaya. Tidak ada seorangpun yang dapat menggerutu bahwa mereka menikmati itu kurang, sebab orang lain menikmati itu juga. Semua menikmati keuntungan cahaya sebanyak jika tidak ada yang lain menikmati itu melainkan mereka sendiri. Jika sejumlah pribadi meminum dari sungai yang sama tidak seorangpun mampu menhabiskannya, meskipun setiap dari mereka memiliki kemampuan menum sebanyak ia dapat. Jadi siapapun menikmati Elohim menikmati Dia sebanyak ia dapat tampung, menurut kemampuan dia.

”Saya telah memberikan kamu penjelasan singkat akan Kanaan sorgawi kami. Itu tidak seperseribu  dari apa yang dapat dikatakan, namun itu cukup untuk kamu melihatnya tanah penuh dengan susu dan madu. Dalam tempat yang bahagia ini, hubungan duniawi (persetubuhan) berakhir. Tidak juga ada laki-laki dan perempuan di sini, tetapi semua seperti para malaikat. Sebab jiwa-jiwa tidak dapat dibedakan kedalam jenis sex, sebab itulah semua hubungan (intim) di sini dikubur di dalam Elohim.”

Ia berkata tidak lebih cepat dari ia membawa saya melalui tangan. Kemudian, jauh lebih cepat dari sebuah anak panah dari  busurnnya, kami melewati beberapa bentuk yang bercahaya berpakaian dalam jubah-jubah keabadian, yang melihat kepadaku ketika saya melewati mereka. Ia berkata, ”Selamat berpisah, temanku, malaikat pelindungmu  segera akan datang dan membawa kamu kembali ke dunia  dibawah.”

Saya mendekati bentuk bersinar seorang yang ditebus yang berdiri di depan saya, yang tampil sangat mulia, dikelilingi dengan garis-garis sinar yang menyilaukan. Saya hampir tidak dapat melihat wanita ini karena cerah wajahnya yang melimpah.
Wanita ini berkata kepadaku, ”Untuk apa saya adalah, bagi Dialah yang ada di tahta semua pujian dan kemuliaan. Jubah kemulian yang kamu lihat saya pakai adalah hanya pantulan dari sorotan-sorotan terang-Nya sendiri!”
Saya berkata, ”Kamu nampaknya seorang yang mengisi sukacita-sukacita yang luar biasa yang kamu bicara tentang.”

Ia menjawab, ”Kamu seharusnya tidak berpikir bahwa ini aneh. Keajaiban-keajaiban kasih dan anugerah sorgawi yang perkasa akan menjadi subjek dari lagu kita selama-lamanya. Di sini semua hubungan manusia berakhir dan ditelan di dalam Elohim Yang adalah Bapa yang besar sendiri dari semua keluarga sorgawi ini. Adapun anggota-anggota keluarga yang saya tinggalkan dibelakang di dunia di bawah, saya telah menyerahkan mereka  kepada Elohim. Saya akanlah senang melihat mereka semua mewarisi warisan yang diberkati ini. Namun jikalau mereka bergabung dengan musuh utama dari jiwa-jiwa dan menolak anugerah tersebut yang telah ditawarkan mereka, dengan demikian binasa dalam ketidakpercayaan mereka, Elohim akan ada dimuliakan dalam keadilan-Nya, dan dalam kemulian-Nya saya akan tetap bersukacita.”

Kemudian saya ingin mengetahui entah orang-orang kudus di Sorga mengerti dan ada prihatin atas apa yang berlangsung di dunia bawah.
Untuk ini wanita ini menjawab, ”Seperti untuk masalah-masalah dari orang-orang tertentu, kami tidak perduli dengan mereka dan mengabaikan mereka. Hanya Elohim yang hadir dalam semua tempat dan melihat semua hal. Namun perjuangan-perjuangan dan kemenangan-kemenangan Gereja di bawah ada diceritakan ke kami oleh para malaikat, yang adalah roh-roh yang melayani dikirim  untuk melayani mereka yang akan ada mewarisi keselamatan. Dari apa yang mereka laporkan kami sangat gembira untuk memperbaharui pujian-pujian kami bagi Dia yang duduk di atas tahta.”

Bab 6.  Dibawa  ke Neraka

[Jangan terlalu ingin tahu masalah yang masih termaterai; Lucifer di atas tahtanya; percakapan pedas dua sahabat berdosa]
Kemudian utusan terang yang telah membawa saya ke Sorga kembali. ”Saya dapat,” kata malaikat, ”sebuah perintah untuk membawa kamu kembali ke bumi dari mana kamu saya ambil, setelah pertama-tama mengunjungi wilayah-wilayah pangeran kegelapan. Di sana kamu akan melihat upah dari dosa, dan keadilan apa telah disiapkan sebagai hukuman dari mereka yang meninggikan diri mereka sendiri di atas tahta Yang Mahatinggi.”

Meninggalkan Sorga untuk ke bumi sangatlah mengecewakan. Tetapi meninggalkan Sorga untuk ke Neraka tidaklah dapat diterima! Bagaimanapun, ketika saya tahu bahwa itu adalah kehendak Elohim yang  baik, saya sedikit dikuatkan. Jadi saya berkata kepada penuntun-ku yang bercahaya, ”Itu yang telah diperintahkan Elohim saya akan selalu berkehendak untuk taat. Bahkan di Neraka saya tidak akan takut jika saya boleh memiliki kehadiran-Nya bersama saya di sana.”
Penuntunku menjawab, ”Dimanapun Elohim yang diberkati memberikan kehadiran-Nya, di sana di Sorga, dan dan sementara kita ada di Neraka Dia akan ada beserta kita.”

Kemudian membungkuk rendah di hadapan takhta Yang Mahakuasa, lebih cepat dari pikiran malaikat penuntunku membawa saya pada suatu perjalana cepat melalui langit-langit. Saat saya melihat bintang-bintang saya berkata ke penuntunku bahwa  saya telah mendengar di bumi bahwa setiap satu dari mereka memiliki dunia-dunia mereka sendiri. ”Tetapi saya hendak meminta kamu menceritakan pada ku kebenaran akan masalah ini.”
Untuk ini penuntunku yang bersinar menjawab, ”Bagi Dia Yang Mahakuasa tidak ada yang mustahil. Tetapi dari mengetahui bahwa itu adalah di dalam kuasa-Nya melakukan hal ini, berpendapat bahwa it adalah kehendak-Nya, adalah tidak ada logika yang baik di sekolah Sorga. Kami tahu apa yang Dia senang untuk nyatakan kepada kami, dan apa yang Dia tidak nyatakan adalah rahasia-rahasia terkunci dalam dewan abadi-Nya sendiri. Karena setiap orang yang menyelidiki ke dalam rahasi-rahasia ini akanlah ada tetapi berani dan keingin tahuan yang lancang. Tidak ada keraguan bahwa Dia dapat membuat sebanyak dunia yang Dia inginkan, tetapi Dia belumlah menyatakan itu kepada kami, dan itu bukan tugas kami untuk menyelidikinya.”

Saat ini kami telah turun ke wilayah-wilayah udara yang terendah. Di sana saya melihat sejumlah bentuk-bentuk yang buruk dan penampilan gelap suram yang melarikan diri dari kehadiran cahaya penuntunku.
Saya berkata, ”Ini pastilah beberapa pemimpin Neraka, begitu gelap dan begitu menankutkan bentuk-bentuk mereka.”
Ia menjawab, ”Sekarang kita ada di perbatasan Neraka, mereka adalah roh-roh yang murtad yang berkeliling seperti singa-singa yang mengaum.”
”Sekarang,” kata malaikat penjagaku, ”kamu berada pada ujung Neraka, tetapi janganlah takut kepada kuasa perusak. Pemimpinku dari Tahta Kerajaan mengamankan kamu  dari semua bahaya. Di sini kamu dapat mendengar dari para iblis dan jiwa yang dikutuk kutukan yang disebabkan oleh kehancuran mereka yang tidak pernah habis. Apa yang kamu tanyakan pada mereka, mereka akan jawab. Iblis-iblis tidak dapat melukai kamu, meskipun dia berkehendak, sebab mereka diikat oleh Dia yang telah menugaskan saya.”

Kami kemudian tiba di dalam wilayah Neraka, ditempatkan di goa-goa jauh di dalam pusat bumi. Di sana di sebuah danau cairan api belerang, duduk Lucifer di atas tahta yang menyala. Kedua matanya yang mengerikan nyala seperti kemarahan neraka. Saya melihat para iblis yang melarikan diri dari kami ketika kami datang telah memberikan pemberitahuan akan kedatangan kami. Ini telah membuat semua Neraka menjadi heboh, dan membuat Lucifer mengeluarkan hujatan-hujatan arrogen dan kesombongan melawan Elohim yang diberkati.

“Apa yang akan Pengguntur miliki?” katanya. “Dia telah memiliku Sorgaku, yang tongkat bercahaya tangan kuat ini harus tanggung. Sebagai ganti medan-medan cahaya yang tidak pernah habis tersebut, Dia membatasi saya  di sini di rumah kematian yang gelap, sedih dan celaka ini! Apakah ia akan juga mengambil Neraka dari ku, bahwa Dia menghina saya di sini? Ah! Dapatkah saya mendapatkan satu hari lainnya untuk mencoba itu, saya akanlah membuat Sorga bergoncang dan tahta cahaya-Nya goyah.
Tidaklah saya takut kemaha kuasaan-Nya, meskipun Dia memiliki api-api yang dasyat untuk melempar saya ke dalam sini.
Meskipun saya kalah dalam peperangan pada hari tersebut, kesalahan bukanlah kepada ku! Tidak ada roh bersayap di sorga berusaha lebih baik untuk menang dibanding yang saya telah lakukan. Tetapi, ah!” Ia terus dengan sebuah suara yang bertukar, ”Hari itu telah kalah, dan saya selamanya binasa ke teritori-teritori gelap ini! Namun ada tetap sedikitnya beberapa kenyamanan untuk ku bahwa kesedihan manusia menantikan saya. Dan karena saya tidak bisa melawan Penguntur,  saya akan membuat yang terbesar dari kemarahanku jatuh menimpa mereka.”   

Saya terperana mendengar kotbah durhakanya,  dan merasa terdorong untuk mengatakan pada penuntunku, “Bagaimana adil hujatan di diupahi!”
”Apa yang kamu telah dengar dari roh pemberontak ini adalah dosa dan hukumannya; karena setiap hujatan dia jeritkan melawan Sorga, membuat Neraka lebih panas bagi dirinya.”

Kami kemudian lewat untuk melihat adegan-adegan  yang lebih menyedihkan. Saya melihat dua jiwa yang malang ada disiksa oleh sebuah iblis. Ia menceburkan mereka ke dalam cairan api dan batubelerang menyala terus-menerus, sementara pada waktu yang bersamaan mereka menuduh dan mengutuk satu sama lain. Yang satu berkata, ”O terkutuklah wajahmu, yang pernah saya lihat atas mu! Penderitaan saya adalah karena mu, itu adalah kamu yang telah menjebak saya masuk kedalam sini. Itu adalah kerakusan, kebohongan, dan penindasan atas orang miskin kamu yang telah membawa saya ke sini. Seandainya kamu telah ada sebaik contoh kamu telah ada sebagai orang jahat, pastilah saya sekarang ada di Sorga. O betapa bodohnya saya telah ada!  Ketika saya mengikuti jejak-jejakmu kamu menghancurkan ku selama-lamanya. O  seandainya saya tidak pernah melihat wajahmu, atau seandainya kamu tidak pernah terlahir!”

Orang malang lainnya menjawab, ”Tidakkah saya juga menyalahkan kamu? Tidakkah kamu ingat bagaimana pada waktu dan tepat tertentu kamu tarik aku pergi bersama dengan mu? Saya sedang menggali bisnisku sendiri ketika kamu memanggilku untuk pergi, jadi kamu sama salahnya sebagaimana aku. Meskipun saya rakus, kamu sombong. Meskipun kamu belajar bagaimana menipu dari ku, namun kamu mengajari aku untuk nafsu birahi, berbohong, menjadi mabuk dan mengejek kebaikan. Jadi meskipun saya menyandung kamu dalam beberapa hal, kamu menyandung saya dalam banyak hal lainnya. Sebab itu jika kamu menyalahkan saya, saya dapat menyalahkan kamu sama banyaknya. Saya berharap kamu tidak pernah datang kesini, kehadiranmu melukai jiwaku,  dengan membawa dosa segar ke dalam pikiranku. Bersama mu, bersama mu saya berdosa. O kesedihan bagi jiwaku! Karena saya tidak dapat menghindari persahabatanmu di bumi, o seandainya saya bisa tanpa mu di sini!”

Dari percakapan sedih ini saya belajar bahwa mereka yang turut dalam dosa di bumi akan juga ada dihukum bersama di Neraka. Saya percaya ini adalah alasan yang benar mengapa orang kaya (dari cerita di Alkitab) sungguh nampak beramal kepada saudara-saudaranya (Lukas 16:27-28). Alasan dia tidak ingin mereka bergabung dengan dia di Neraka adalah sebab mereka akanlah ada menambah siksaan-siksaannya.

Bab 7.  Siksaan-Siksaan Neraka

[Siksaan bagi pencinta emas; penyesalan pahit seorang yang menolak anugrah keselamatan]
Ada lagi adegan yang penderitaan yang lebih tragis yang kami lihat saat tinggalkan kedua penjahat terkutuk yang saling menuduh satu sama lain. Seorang wanita yang terbakar dengan belerang terus menerus dipaksa memasukkan belerang tersebut ketenggorakannya oleh sebuah roh penyiksa. Roh ini melakukannya kekejaman yang mengerikan dan keangkuhan yang membuat saya berkata kepadanya, ”Mengapa kamu begitu senang dalam menyiksa orang celaka yang terkutuk itu, dan ada mengucurkan cairan neraka yang menyala itu  kedalam ternggorokan dia?”
”Ini adalah lebih dari sekedar upah,” jawab si iblis. ”Wanita ini  di masa hidupnya adalah seperti penjahat rakus meskipun ia telah memiliki banyak emas, dia tidaklah pernah puas. Itu sebabnya saya sekarang mengucurkannya itu kedalam tenggorokannya. Ia tidak perduli siapa yang ia hancurkan sejauh ia dapat memiliki emas mereka. … Karena emas adalah ilahnya di bumi, bukankah itu hanyalah sebuah upah yang ia harus terima perutnya penuh dengan itu di Neraka?”

Ketika penyiksanya selesai berbicara, saya tanya dia (wanita tersebut) entah ini adalah semuan benar. Ia menjawab kepada ku, ”Tidak, untuk penderitaanku itu adalah tidak (benar).”
”Mengapa itu tidak benar,” saya berkata, ”dan mengapa kamu sedih bahwa itu adalah tidak benar?”
”Sebab jika apa yang penyiksaku bilang pada mu adalah benar, dia berkata, saya pastilah ada dipuaskan. Ia berkata padamu ia menuangkan emas ke tenggorokanku; tetapi ia adalah iblis penipu dan bicara bohong. Jika itu adalah emas, pastilah saya tidak akan komplain. Tetapi dia mengolok-olak saya, bukan emas ia hanya memberikan belerang busuk yang mengerikan ini. Jika saya mendapatkan emasku saya pastilah tetap ada berbahagia, sebab saya menghargai itu begitu rupa jika saya memilikinya, saya tidak  akan terpisah dengan itu bahkan jika sebuah pintu masuk ke sorga dapat ada dibeli.”

Saya berkata kepada malaikat penuntunku bahwa saya terperanjat mendengar pengakuan orang berdosa itu sendiri di Neraka yang begitu serakah untuk kekayaan sementara selamanya ada disiksa.
”Ini,” malaikat berkata, ”bolehlah menyakinkan kamu itu adalah dosa yang terbesar dari segala kejahatan. Setiap kali cinta akan dosa mengontrol sebuah jiwa, itu adalah dosa terbesar dari semua hukuman bagi mereka untuk ada ditinggalkan pada cinta yang jahat tersebut. Cinta akan emas yang mana jiwa terkutuk ini dikuasai oleh, adalah hukuman yang lebih fatal dari pada apa yang para iblis bisa timpakan ke atas wanita itu di sini.”
”O!,” saya berkata, “jika saja orang-orang jahat di bumi dapat sejenak saja mendengar jeritan-jeritan mengerikan jiwa-jiwa terkutuk tersebut, mereka pastilah tidak akan ada mengasihi dosa lagi.”

”Kebenaran Abadi telah memberitahukan kita sebaliknya, bagi mereka yang tidak takut hamba-hamba-Nya, dan tidak juga menaruh perhatian kepada isi Firman-Nya, tidaklah akan ada perduli sekalipun seorang didatangkan dari Neraka.”

Kami belum pergi terlalu jauh ketika kami melihat sebuah jiwa yang menderita berbaring pada sebuah ranjang baja yang terbakar susah bernafas karena batu belerang. Ia berseru dengan penderitaan yang mengerikan dan putus asa, saya meminta penuntunku untuk menunggu. Saya mendengar ia berbicara  sebagai berikut:
”Ah, aduh penderitaan! Hancur selamanya, selamanya! Oh, kata membunuh ini, ‘selamanya!’ Tidakkah seribu tahun ada cukup panjang untuk menanggung kesakitan ini, yang mana jika itu dapat aku hindari, saya tidaklah akan dapat bertahan selamanya bahkan untuk sesaat demi tawaran satu juta dunia? Tidak, tidak penderitaanku tidak akan pernah berakhir; setelah jutaan tahun, itu akan tetapi ada untuk seterusnya. Oh, sebuah kondisi tidak ada pertolongan dan pengharapan saya sedang berada! Itu adalah ‘selamanya’ ini yang adalah Neraka dari neraka! O orang malang yang terkutuk! Dikutuk untuk sepanjang kekekalan! Bagaimana dengan sengaja saya telah menghancurkan  diriku sendiri!” Oh, betapa bodoh luarbiasanya saya bersalah, untuk memilih kesenangan dosa yang singkat dan sementara dengan harga kesakitan yang tidak berkesudahan! Betapa seringnya saya diberitahu itu akanlah berakitab demikian! Betapa sering saya dianjurkan untuk meningalkan jalan-jalan berdosa yang membawa saya ke kamar-kamar kematian kekal! Tetapi saya, seperti seekor binatang yang bodoh, tidak mendengarkan permohonan-permohonan tersebut. Sekarang itu sangatlah telat untuk merubahnya, sebab kondisi kekekalan saya sudah pasti selamanya. Mengapa saya dibuat sebagai orang yang memilih nasib ini? Mengapa saya dibuat dengan suatu jiwa yang tidak binasa, namun harus merawatnya begitu sedikit? Oh pengabaianku sendiri menyengat ku kepada kematian, dan namun saya tahu saya tidak dapat mati! Saya menghidupi sebuah kehidupan kematian [Alkitab menyebut kondisi ini sebagai ”kematian kedua” yaitu hidup selamanya dalam hukuman Neraka”], lebih buruk dari sepuluh ribu kematian; dan namun saya pernah dapat merubah semua ini, tetapi saya tidak melakukannya! Oh, ulat yang mengrogoti yang tidak pernah mati! Saya mungkin pernah ada bahagia, keselamatan ditawarkan kepada ku dan saya tolak itu.

Bila keselamatan ditawarkan pada ku hanya sekali, itu akanlah ada kebodohan yang tidak dapat diampuni untuk menolaknya. Tetapi keselamatan telah ditawarkan kepada ku seribu kali, tetapi (malangnya saya adalah) saya tetap menolak itu. O dosa terkutuk, dengan kenikmatan-kenikmatan yang menipu memimpin manusia ke kehancuran kekal! Elohim sering memanggil, tetapi saya sebagaimana sering menolaknya; Dia mengulurkan lengan-Nya, tetapi saya tidak memperdulikanya. Betapa sering saya mengabaikan nasehat-Nya! Betapa sering telah saya menolak teguran-Ny! Tetapi sekarang situasinya adalah berubah, kasusnya berbalik. Sekarang Dia menertawakan kehancuranku, mengolok-olok pada kehancuran yang datang ke atas ku.Dia penah menolongku sekali, tetapi saya tidak menerima pertolongan-Nya. Sebab itu penderitaan-penderitaan kekal tersebut saya diputuskan untuk melakukannya adalah sekedar upah dari perbuatanku sendiri.”

Saya tidak dapat mendengarkan ratapan sedih ini tanpa berpikir tentang anugerah indah yang Elohim telah tunjukkan kepada ku, pujian-pujian selamanya bagi nama-Nya yang kudus! Sebab hatiku berkata pada ku bahwa saya telah layak menerima penghakiman kekal sebanyak orang malang tersebut, tetapi anugerah Elohim semata itu saja yang membuat kami berbeda. O betapa tak terselami nasehat-nasehat-Nya! Siapakah yang dapat menyelami keputusan keelohiman-Nya?

Setelah pikiran-pikiran ini saya berbicara ke penggerutu sedih tersebut, berkata bahwa saya telah mendengar keluhannya yang menyedihkan. Saya melihat bahwa kemalangannya besar , dan kehilangannya diperbaiki, dan mengatakan padanya bahwa saya berkendak mendengar lebih banyak tentang itu jika ini mungkin dapat menolong mengurangi penderitaan-penderitaannya.

Ia menjawab, ”Tidak, tidak sama sekali; kesakitan-kesakitanku tidak dapat dilepaskan bahkan untuk sebentar saja. Tetapi oleh pertanyaanmu  saya mengerti bahwa kamu adalah seorang asing di sini; dan mungkin kamu pernah menjadi orang asing! Ah, seandainya saya masih ada sedikit harapan tetap tinggal, saya akanlah berlutut dan berseru dan berdoa selama-lamanya untuk ada ditebus dari Neraka ini! Tetapi semua itu adalah sia-sia, saya lenyap selamanya. Tetapi agar supaya kamu diperingatkan tentang berakhir di sini, saya akan ceritakan kepada mu apa orang terkutuk menderita.”

Bab 8.  Seorang Jiwa Yang Terhilang Berbicara

[Dua jenis kehilangan yang besar dan sangat penting bagi manusia yang hidup di Neraka]
“Penderitaan-penderitaan kami di penjara kekal ini terbagi dalam dua macam: apa yang kami telah kehilangan, dan apa yang kami derita. Saya akan berbicara tentang apa yang kami telah kehilangan.

  1. Di tempat penderitaan dan duka yang gelap menyedihkan ini, kami telah kehilangan kehadiran Elohim yang diberkati. Ini adalah apa yang membuat neraka kekal ini. Meskipun kami telah kehilangan seribu dunia, itu tidaklah ada begitu penting dengan kehilangan terpenting satu ini. Seandainya kami dapat melihat sekilas saja kasih-Nya di sini, kami mungkin senang, tetapi telah kehilangan itu untuk celaka kekal kami.
  2. Di sini kami juga telah kehilangan persekutuan dari para orang kudus dan malaikat, dan sebagai semua itu adalah iblis-iblis yang menyiksa.
  3. Di sini kami juga kehilangan Sorga, pusat dari keberkatan. Ada jurang yang dalam antara kami dan Sorga, sehingga kami tertutup untuk itu selamanya. Pintu-pintu kekal tersebut yang membawa orang yang ditebus kedalam Sorga adalah sekarang selamanya tertutup melawan kami.
  4. Untuk membuat kemalangan kami jauh lebih buruk, kami telah kehilangan harapan untuk dapat memiliki sebuah kondisi yang lebih baik. Ini membuat kami sungguh tidak berpengarapan. Ya mungkin hati-hati kami sekarang hancur, sebab kami tanpa keduanya harapan dan pertolongan. Ini adalah apa yang kami telah kehilangan, dan jika kami memikirkan hal-hal ini, itu cukup untuk merobek dan mengrogoti jiwa-jiwa malang kami selama-lamanya. Namun, oh, bahwa ini adalah semua siksaan-siksaan kami ada!

Tetapi kami juga disiksa oleh penderitan dan kesakitan, sebagaimana saya akan coba menerangkannya kepada mu sekarang.

  1. Pertama, kami menjalani suatu variasi siksaan-siksaan. Kami disiksa di ini seribu, tidak, sepuluh ribu cara yang berbeda. Mereka yang menderita di bumi jarang memiliki lebih dari satu penderitaan pada suatu waktu. Tetapi jika mereka mendapati luka terpotong, batu empedu, sakit kepala, dan demam semuanya ada pada waktu yang bersamaan, tidakkah mereka akan berpikir mereka adalah sangat menderita? Namun semua itu disatukan adalah seperti gigitan dari sebuah kutu dibanding pada sakit-sakit yang tidak tertahan dan tajam yang kami tanggung. Di sini kami memiliki semua penderitan-penderitaan Neraka. Di sini api yang tidak bisa padam yang membakar kami: sebuah danau batu sulfur yang menyala yang dapat mencekik kami; dab rantai-rantai kekal yang mengikat kami. Di sini ada kegelapan yang dasyat yang menakutkan kami, dan ulat hati nurani yang menggrogoti kami selamanyanya. Salah satu dari ini adalah lebih buruk dari semua siksaan-siksaan yang manusia pernah rasakan di bumi!
  2. Tetapi siksaan-siksaan kami di sini tidaklah hanya bermacam-macam, tetapi juga lengkap. Mereka menindas setiap bagian dari tubuh, dan menyiksa semua kekuatan-kekuatan dari jiwa. Ini membuat kami menderita terburuk dari siksaan- siksaan. Kesakitan-kesakitan yang manusia miliki di bumi, meskipun beberapa bagian tubuh mereka akan menderita, namun bagian-bagian lain tidak mendapatkan kesakitan. Di sini berbeda, setiap bagian dari jiwa dan tubuh menderita pada waktu bersamaan.

”Mata-mata kami disiksa di ini dengan penglihatan akan iblis-iblis yang semuanya muncul dalam bentuk-bentuk yang menakutkan dan penampakan-penampakan hitam yang dosa dapat memberikan mereka. Kuping-kuping kami disiksa terus menerus dengan suara teriakan yang berkelanjutan dari orang terkutuk. Lubang-lubang hidung kami dibungkus dengan api-api belerang; lidah-lidah kami dengan lepuhan-lepuhan yang terbakar; dan seluruh tubuh diputar di kobaran-kobaran cairan api. Semua kekuatan dan bagian jiwa kami juga di siksa di sini. Imajinasi menderita dengan pikiran-pikiran kesakitan kami saat ini dan ingatan akan Sorga yang kami telah kehilangan. Pikiran-pikiran kami disiksa sebagaimana kami mengingat bagaimana dengan bodohnya kami telah menghabiskan waktu kami yang berharga di bumi. Pengertian kami disiksa dengan pikiran-pikiran tentang kenikmatan-kenikmatan masa lalu kami, kesakitan-kesakitan saat ini, dan penderitaan-penderitaan masa depan, yang adalah untuk berlangsung selamanya. Dan hati nurani kami disiksa dengan cacing yang menggerogoti terus-menerus.

  1. Hal yang membuat penderitaan kami begitu buruk adalah ketajaman siksaan-siksaan kami. Api yang membakar kami begitu brutal sehingga semua air di laut tidak pernah dapat memadamkan itu. Kesakitan-kesakitan yang kami derita di sini begitu ekstrim bahwa itu tidak mungkin untuk seorang pun tahu hal-hal tersebut kecuali mereka yang terkutuk ini.
  2. Bagian lain dari penderitaan kami ialah tidak berakhirnya siksaan-siksaan kami. Bermacam-macam, komplit, dan luar biasa kasar sebagaimana mereka ada, mereka juga terus-menerus. Kami tidak pernah istirahat dari semua ini. Jika ada suatu istirahat, itu pastilah ada sedikit kelegaan. Tetapi tidak ada hentinya siksaan-siksaan kami, dan apa yang kami derita sekarang haruslah menderita selama-lamanya.
  3. Masyarakat atau mereka yang menyertai kami di sini adalah bagian lain dari penderitaan kami. Siksaan iblis-iblis dan jiwa-jiwa yang disiksa adalah semua yang menyertai kami. Jeritan-jeritan mengerikan, ratapan, dan kutukan yang menakutkan adalah percakapan yang berkelanjutan sebab keganasan dari kesakitan kami.
  4. Tempat di mana kami berada juga menambah penderitaan-penderitaan kami. Itu adalah penyempurna semua penderitaan, penjara, sel penjara yang gelap (a dungeon), jurang maut, danau belerang, pembakaran api yang terbakar selamanya, Kehitaman dari kegelapan selamanya, dan terakhir, Neraka itu sendiri. Sedemikian tempat celaka seperti ini hanya menambah kemalangan kami.
  5. Kekejaman siksaan-siksaan kami adalah hal lain yang menambah penderitaan-penderitaan kami. Para penyiksa kami adalah iblis-iblis yang tidak punya belas kasihan. Sementara mereka sendiri disiksa, mereka tetap mengambil kepuasan dalam menyiksa kami.
  6. Semua penderitaan tersebut yang saya telah ceritakan adalah sangat menyedihkan. Tetapi yang membuat mereka sangat menyedihkan adalah bahwa mereka selalu ada selama-lamanya. Semua penderitaan kami yang tidak tertahankan akanlah berlangsung sepanjang kekekalan! ”Keluar dari ku, kamu yang terkutuk, masuk kedalam api yang kekal,’ adalah suara-suara yang terus menerus di teligaku. Oh, seandainya saya dapat membatalkan hukuman yang fatal ini! Oh, jika seandainya ada sebuah kesempatan dari keselamatan! Ini adalah situasi yang menyedihkan kami berada, dan akan ada selama-lamanya.”

Bab 9.  Percakapan-Percakapan Lebih Lanjut

[Orang berdosa dan iblis saling menuduh di Neraka; tipuan iblis yang sangat licik dan jahat; ”cukup sebuah kalimat penyesalan menjelang kematian = penyesalan yang sangat telat!”]
Jiwa celaka ini belumlah selesai apa yang ia katakan ketika ia disiksa lagi oleh iblis Neraka, yang memerintahkan dia untuk berhenti menggerutu. Iblis ini berkata, ”Tidakkah kamu tahu bahwa kamu layak menerima semua itu? Betapa sering kamu telah dibilangin tentang ini sebelumnya, tetapi kamu tidak percaya itu? Kamu mentertawai mereka yang memperingatkan mu tentang Neraka. Kamu bahkan begitu lancang untuk berani hukuman Yang Mahatinggi menghancurkan kamu! Betapa sering kamu sudah memanggil Elohim untuk menghukum kamu. Kamu menggerutu bahwa kamu menerima sesuai yang kamu harapkan?” Suatu hal yang tidak beralasan! Kamu tahu bahwa kamu telah ditawarankan keselamatan kepada mu, dan kamu tolak itu. Bagaimana dapat kamu sekarang menggerutu karena dihukum? Saya lebih punya alasan untuk menggerutut, sebab kamu telah memiliki waktu yang panjang ditawarkan kepada mu untuk bertobat; tetapi saya dibuang ke dalam Neraka secepatnya setelah saya berdosa. Seandainya saya telah ditawarkan keselamatan, pastilah saya tidak akan menjolak itu sebagaimana kamu telah lakukan. Siapakah kamu pikir harus ada kasihan kepada mu sekarang, dengan semua yang Sorga telah tawarkan kepada mu?”

Ini membuat orang malang itu berseru, ”Oh, janganlah terus menyiksa ku; saya tahu bahwa saya memilih kehancuran. Oh, bahwa saya dapat melupakannya! Pikiran-pikiran itu adalah siksaan terbesarku. Saya memilih untuk dikutuk, dan karenanya adillah saya dikutuk.”

“If you have sinned, do not lie down without repentance; for the want of repentance after one has sinned makes the heart yet harder and harder” John Bunyan

Kemudian beralih ke iblis yang menyiksanya, dia berkata, ”Tetapi saya juga datang ke sini melalui pencobaan-perncobaanmu, kamu iblis terkutuk. Kamu adalah seorang yang telah mencobaiku untuk melakukan semua dosa-dosaku; dan sekarang kamu menyalahkan saya? Kamu berkata kamu tidak pernah punya seorang Juruselamat ditawarkan kepada mu; namun kamu haruslah ingat juga bahwa kamu tidak pernah memiliki pencoba sebagaimana kamu selalu ada mencobai saya.”

Untuk hal ini iblis pencemooh berkata, ”Itu adalah pekerjaan saya menuntun kamu ke sini! Kamu telah sering diingatkan akan hal ini oleh pengkotbahmu. Kamu telah diceritakan secara gamblang bahwa kami mencari kehancuranmu, berkeliaran seperti singa-singa yang mengaum terus-menerus, mencari mereka yang kami dapat lahap. Saya terkadang takut bahwa kamu akan percaya  kepada mereka, sebagaimana beberapa jiwa telah lakukan, untuk kekecewaan besar kami. Tetapi kamu berkehendak melakukan apa yang kami inginkan; dan karena kamu telah melakukan pekerjaan kami jadi itu sangatlah beralasan jika kami seharusnya membayar upahmu.” Lalu iblis ini kembali menyiksa dia lagi dan menyebabkan dia menjerit begitu mengerikan yang membuat saya tidak dapat tahan lagi  mengengarkan orang tersebut, jadi saya meneruskan perjalanan.

”Bagaimana suram,” saya kemudian berkata kepada penuntunku, ”kondisi jiwa-jiwa yang terkutuk ini! Mereka adalah budak-budak para iblis sementara ada di bumi, dan sekarang ia menyalahkan dan kemudian menyiksa mereka karena itu ketika mereka datang ke Neraka.”

”Para iblis membenci semua keturunan Adam,” kata penuntunku. ”Dan karena banyak jiwa mengabaikan jebakan-jebakan mereka, dengan mudah mereka berhasil membawa orang-orang tersebut ke kehancuran kekal. Kamu akan melihat lebih lagi bagaimana para iblis memperlakukan orang terkutuk di sini.”

Melewati sedikit lebih jauh kami melihat sekumpulan jumlah jiwa-jiwa yang terkutuk, mengkertakan gigi-gigi mereka dengan kemarahan dan kesakitan yang luar biasa, sementara iblis-iblis penyiksa menuangkan cairan api dan belerang dengan kemarahan neraka  ke atas mereka. Sementara itu mereka mengutuk Elohim dan orang-orang lain, dan menghujat dengan cara yang luar biasa. Saya tidak bisa menahan diri untuk bertanya pada satu iblis yang menyiksa mereka, siapakah jiwa-jiwa ini yang ia siksa dengan begitu sadisnya?

Katanya, ”Para penjahat ini sungguh layak mendapatkan hukuman mereka. Mereka mencoba mengajar orang-orang lain jalan yang benar ke Sorga, sementara mereka begitu mengasihi Neraka yang membuat mereka datang ke sini. Ini semua adalah jiwa-jiwa yang telah menjadi penolong yang berjasa untuk kami di atas bumi, karenanya mereka layak mendapatkan perhatian khusus kami di Neraka. Kami memakai seluruh kerajinan kami untuk memberikan setiap orang bagian siksaan-siksaan terbesar mereka, karena mereka tidak hanya memiliki dosa mereka sendiri untuk menjawabnya, namun juga semua dosa-dosa  orang-orang lain yang  mereka telah sesatkan oleh keduanya doktrin dan teladan mereka.”

”Karena mereka telah ada sebagai pembantu-pembantu yang berjasa untuk kamu. Tentunya saya akan berpikir dalam ucapan syukur kamu seharusnya memperlakukan mereka sedikit lebih ramah,” kata ku.

Untuk ini teman yang tidak menaruh respek tersebut menjawab saya dengan cara yang mengejek, ”Mereka yang mengharapkan ucapan syukur dari antara iblis-iblis akan menemukan diri mereka sendiri keliru. Ucapan syukur adala suatu kebajikan, tetapi kami membenci semua kebajikan. Selain ini, kami membenci semua manusia, dan adalah dengan kekuatan kami tidak satupun dari mereka seharusnya berbahagia. Adalah benar bahwa kami tidak mengatakan itu demikian sementara di bumi, karena itu adalah pekerjaan kami untuk menyanjung dan menipu mereka. Tetapi ketika kami memiliki mereka di sini dimana mereka tidak dapat melarikan diri, kami segera menyakinkan mereka akan kebodohan mereka di dalam melayani kami.”

“One leak will sink a ship: and one sin will destroy a sinner” John Bunyan

Untuk hal ini, saya hanya dapat berpikir tentang anugerah yang tidak terbatas yang setiap orang berdosa yang malang yang dibawa Sorga, mengingat betapa banyaknya perangkap, dengan segala caranya, yang diletakkan oleh musuh tersebut untuk menjebak mereka. Karenanya itu adalah pelayanan yang sangat berharga dari Putra Elohim yang diberkati  untuk menyelamatkan umat-Nya dari dosa-dosa mereka, dan membebaskan mereka dari murka yang akan datang. Tetapi itu adalah juga kebodohan dan ketidak warasan para manusia untuk menolak tawaran-tawaran anugerah-Nya, dan memilih untuk berpihak dengan perusak.

Pergi lebih jauh, saya mendengar sebuah gerutu orang malang lainnya dalam sebuah tekanan kekuatan yang memilukan melawan orang-orang yang telah memperdayakan dia dan membawa dia ke sini.

”Kepadaku dikatakan, ” katanya, ”oleh mereka yang saya bergantung kepada, dan yang saya telah berpikir dapatlah ada memberitahu saya dengan benar, bahwa jika saya mengatakan, ’Adonai, belas kasihianlah saya,’ ketika saya akan meninggal, itu akanlah cukup untuk menyelamatkan saya. Tetapi oh, sekarang saya temukan diri saya sendiri keliru,  kepada duka kekal ku! Celaka, saya berseru untuk belas kasihan di atas ranjang kematianku, tetapi ternyata sangat telat. Sebelum waktu itu, iblis terkutuk ini di sini bilang bahwa saya selamat. Kemudian di ranjang kematianku, dia bilang pada ku itu adalah sangat terlambat. Neraka selamanya harus ada bagianku.”

”Kamu lihat, saya telah katakan padamu kebenaran pada akhirnya,” kata iblis, ”namun kamu tidak percaya padaku. Suatu akhir yang sangat cocok, tidakkah kamu berpikir demikian? Kamu telah menghabiskan hari-harimu menikmati dosa, dan berkubang di dalam kenajisanmu, dan kamu ingin pergi ke Sorga ketika meninggal! Akankah seseorang, kecuali orang gila yang berpikir bahwa itu adalah adil? Tidak; dia yang dengan tulus ingin pergi masuk ke Sorga ketika meninggal, haruslah berjalan di jalan kekudusan dan kebajikan sementara ia hidup. Kamu bilang beberapa teman cabulmu berkata kepada mu bahwa mengatakan , ”Adonai, belas kasihanilah saya” ketika menjelang kematian mu akanlah ada cukup. Suatu alasan yang sangat baik! Seandainya kamu telah membaca Alkitab pastilah kamu tahu bahwa ’Tanpa kekudusan tidak seorangpun akan melihat YAHWEH.’ Sebab itu, jika kamu berkehendak untuk hidup dalam dosa-dosamu sejauh kamu dapat, kamu pada akhirnya tidak meninggalkan dosa-dosa itu sebab kamu tidak suka mereka, tetapi oleh sebab kamu tidak dapat mengikuti mereka lagi. Hal ini kamu tahu persis. Bagaimanakah kamu dapat ada begitu bodoh untuk berpikir kamu dapat pergi ke Sorga dengan cinta akan dosa di hatimu? Tidak, tidak, tidak. Kamu telah cukup dipeingatkan bahwa kamu harus berhati-hati untuk ada ditipu, sebab Elohim tidak dapat dihina, namun apa yang kamu tabur kamu akan menuai. Kamu tidak punya alasan untuk menggerutu akan apapun kecuali kepada kebodohanmu sendiri yang sekarang kamu lihat terlalu telat.”

“Sin is the dare of God’s justice, the rape of His mercy, the jeer of His patience, the slight of His power, and the contempt of His love” John Bunyan

”Kuliah iblis tersebut adalah sesuatu yang sangat luar biasa untuk orang celaka malang yang teraniaya tersebut,” saya berkata kepada penuntunku, ”dan menunjukkan situasi yang benar dari banyak orang sekarang di bumi dan juga mereka di Neraka. Namun oh, betapa sebuah penilaian yang jauh berbeda dilakukan mereka di tempat sedih ini dibanding dari apa yang mereka telah lakukan di bumi.”

”Alasan untuk ini,” jawab malaikat penuntunku, ”adalah bahwa mereka tidak akan mengijinkan mereka sendiri untuk berpikir apakah pengaruh dosa akan ada sementara di bumi. Ketidak hati-hatian menghancurkan banyak jiwa-jiwa yang tidak berpikir tentang apa yang mereka perbuat, tidak juga dimana mereka pergi,  sampai akhirnya itu terlalu telat untuk menolongnya.”

Bab 10.  Seorang Atheis Di Neraka

[Bertemu seorang terkemuka di dunia, ”Thomas Hobbes dari Malmesbury – the Atheist”; asal mulanya pikiran “Elohim tidak ada”; alasan kejatuhan iblis; sukacita besar orang yang menang]
Kami tidak beranjak terlalu jauh kami melihat sejumlah besar iblis-iblis yang menyiksa. Mereka terus-menerus menjambuki sekumpulan besar jiwa-jiwa yang celaka dengan pecut-pecut  tersimpul baja terbakar. Tersiksa menjerit dengan teriakan-teriakan sedemikan keras sehingga saya berpikir itu mungkin ada lumer bahkan kejaman itu sendiiri kedalam rasa kasihan. Ini telah membuat saya berkata kepada satu dari para penyiksa tersebut, ”Oh, berhentilah cambukanmu, janganlah menggunakan kesadisan yang demikian pada mereka yang adalah sesama ciptaan, dan siapa kamu mungkin membantu memimpin untuk semua penderitaan ini.”

”Tidak!” jawab penyiksa itu dengan lancar. “Meskipun kami cukup buruk, tidak ada iblis seburuk mereka, tidak juga kami bersalah seperti kejahatan-kejahatan yang mereka miliki. Kami semua tahu bahwa Elohim eksis sekalipun kami benci Dia; namun jiwa-jiwa ini tidaklah pernah mengakui (sampai akhirnya mereka tiba di sini) bahwa ada sesosok Pribadi seperti itu.”

Orang bebal berkata dalam hatinya: “Tidak ada Elohim.” Busuk dan jijik perbuatan mereka, tidak ada yang berbuat baik.  (Mazmur 14:1)

“Jadi ini,” saya berkata, “adalah para ateis. Mereka adalah orang-orang yang celaka, dan telah mencoba menghancurkan saya jika tidak karunia abadi mencegah hal itu.”
Saya belumlah lagi berbicara, ketika satu dari orang-orang malang tersiksa itu berseru dengan sedih, ”Pastilah saya tahu suara itu. Itu pastilah John.”
Saya terperanjat mendengar namaku disebut; oleh sebab itu saya menjawab, ”Ya, saya adalah John; namun siapakah kamu?”
Ia menjawab, ”Saya pernah sekali mengenal kamu sementara di atas bumi, dan hampir membujuk kamu untuk berada pada pendapatku. Saya adalah penulis dari buku terkenal berjudul ’Leviathan.’”[2]”Apa! Hobbs agung?”[3] kata ku. ”Apakah kamu datang ke sini?”

”Celaka,” ia menjawab, ”saya adalah orang yang sungguh tidak berbahagia. Tetapi saya sangat jauh dari ada agung saya adalah satu dari orang-orang yang paling malang di seluruh territori-territori kotor ini. Karena sekarang saya tahu bahwa ada Elohim. Namun oh! Saya berharap tidak ada, sebab saya sangat yakin Dia akan berbelas kasihan kepada ku. Tidak juga ada alasan bahwa Dia akanlah demikian. Memang saya akui bahwa saya adalah musuh-Nya di bumi, dan sekarang Dia milikku  di Neraka. Itu adalah keyakinan sombong yang saya miliki di dalam hikmatku sendiri yang sungguh telah menghianati ku.”

Saya berkata, ”Kasus mu adalah menyedihkan, namun kamu akui bahwa kamu menderita secara adil. Karena bagaimana tekunnya kamu meyakinkan orang-orang lain dan mencoba membawa mereka ke kehancuran yang sama. Tidak seorangpun dapat mengetahui ini lebih baik dari saya, sebab saya hampir terjatuh dalam jebakanmu untuk binasa selamanya.”

”Itu adalah,” katanya, ”hal yang menyengat ku ke hati, untuk berpikir berapa banyak akan binasa oleh pengaruhku. Saya takut ketika pertama kali mendengar suaramu bahwa kamu juga telah ada dilempar kedalam Neraka. Bukan berarti saya berharap setiap orang berbahagia, karena itu adalah siksaanku untuk berpikir bahwa seseorang berbahadia sementara saya sungguh menderita. Tetapi saya tidak ingin kamu ada dilempas ke dalam Neraka, sebab setiap jiwa yang dibawa ke sini melalui penyesatan-penyesatanku, menambah sakit-sakit ku di Neraka.”

”Tetapi ceritakan pada ku,” saya berkata, ”karena saya ingin mengetahui kebenaran. Sungguhkah kamu percaya bahwa tidak ada Elohim ketika kamu hidup di atas bumi?

“They are for religion when in rags and contempt, but I am for Him when he walks in His golden slippers in the sunshine and with applause.” John Bunyan

”Pada mulanya saya percaya Elohim itu ada,” ia menjawab, ”tetapi ketika saya berpaling pada dosa-dosa yang akanlah membawa saya kepada penghakiman-Nya, saya berharap Elohi itu tidak ada. Karena itu adalah tidak mungkin untuk berpikir adanya Elohim yang adil, dan juga tidak mengingat bahwa Dia akan menghukum mereka yang tidak mentaati Dia. Tetapi ketika saya terus menerus dalam dosa-dosaku dan mendapatkan bahwa keadilan tidak segera datang, saya kemudian mulai berharap Elohim tidak ada. Dari harapan-harapan tersebut saya mulai menyusun ide-ide di dalam pikiranku sendiri yang membenarkan apa yang saya harapkan. Ide-ideku membentuk sebuah sistem asal dunia yang baru yang melibatkan keberadaan Elohim. Pada akhirnya saya temukan diriku sendiri sungguh menyukai teori-teori baru ini saya memutuskan untuk mempercayai mereka dan meyakinkan orang-orang lain bahwa semua itu adalah benar. Namun sebelum ini, saya temukan beberapa pemeriksaan dalam hati nuraniku sendiri. Saya rasa mungkin saya salah, tetapi saya mengabaikan peringatan-peringatan tersebut. Sekarang saya dapatkan pikiran-pikiran pemeriksaan tersebut yang mungkin dapat menolong ku kemudian adalah di sini hal-hal yang paling menyiksa aku dari semuanya. Saya harus akui bahwa cinta akan dosa mengeraskan hatiku melawan Penciptaku, dan menjadikan aku pertama membenci Dia, kemudian menolak keberadaan-Nya. Dosa yang saya begitu bangga memeluknya, telah menjadi penyebab kutukan dari semua celaka ini; adalah ulat tersebut yang telah menyengat jiwaku kepada kematian. Karena sekarang saya dapatkan, sebagai ganti filsafatku yang sia-sia, Elohim itu ada. Saya juga temukan bahwa Elohim itu tidak dapat dipermaikan,[4] meskipun itu praktek sehari-hariku di dunia untuk mengejek Sorga dan semua yang suci, karena ini adalah cara yang saya temukan sangat berhasil untuk menyebarkan ide-ide terkutukku ke luar negeri.[5]  Dahulu, bagi siapa saja saya dapat mengejek kebenaran-kebenaran Elohim, saya melihat orang tersebut sebagai menjadi salah satu murid-muridku. Tetapi sekarang pikiran-pikiran ini adalah lebih menyiksa ku daripada penderitaan-penderitaan yang saya tanggung dari cambukan-cambukan baja terbakar ini.”

Karena orang fasik memuji-muji keinginan hatinya, dan orang yang loba mengutuki dan menista YAHWEH. Kata orang fasik itu dengan batang hidungnya ke atas: Elohim tidak akan menuntut! Tidak ada Elohim!”, itulah seluruh pikirannya. Ia berkata dalam hatinya: “Aku takkan goyang. Aku tidak akan ditimpa malapetaka turun-temurun.” Mulutnya penuh dengan sumpah serapah, dengan tipu dan penindasan; di lidahnya ada kelaliman dan kejahatan.  (Mazmur 10:3-7)

”Sangatlah menyedihkan,” saya berkata. ”Lihat apa yang Kuasa Yang Mahatinggi dapat timbulkan pada mereka yang melanggar hukum-Nya yang benar.” Saya sedang membuat komentar lebih lanjut ketika iblis yang tanpa henti yang ada menyiksa mereka menyetop saya, berkata, “Sekarang kamu melihat macam manusia apa mereka ketika di bumi. Tidakkah kamu berpikir mereka layak menerima hukuman mereka sekarang?”

Saya menjawab, ”Tidaklah diragukan itu adalah upah dosa yang adil yang mana mereka derita, dan yang kamu akan derita juga. Karena kamu, sama seperti mereka, telah berdosa melawan Elohim yang sungguh diberkati, dan untuk dosamu kamu akan menderita pembalasan  api kekal yang adil. Juga tidak ada alasan untuk mengatakan kamu tidak pernah ragu akan keberadaan Elohim, karena meskipun kamu telah tahu Elohim itu ada, namun kamu berontoak melawan Dia. Oleh karenanya kamu akan dihukum secara adil dengan kehancuran kekal dari kehadiran YAHWEH.”

Iblis ini menjawab, ”Itu benar kami tahu kami harus dihukum, seperti yang kamu bilang. Tetapi jika kamu berkata bahwa manusia haruslah menunjukkan belas kasihan mereka, sebab mereka jatuh melalui pencobaan-pencobaan iblis, itu hal yang sama dengan saya, dan semua roh-roh yang lebih rendah. Sebab kami dicobai oleh Lucifer untuk berontak bersama dia. Karenanya, itu melipat gandakan kejahatan Lucifer, menguranginya hukuman bagi roh-roh yang lebih rendah.”

Mengenai ini malaikat penuntunku menjawab dengan wajah marah. ”O kamu (malaiakat) murtad, jahat, roh penipu! Dapatkah kamu mengatakan hal-hal tersebut dan melihat saya di sini? Kamu tahu itu adalah kesombongan hatimu yang telah membuat kamu berontak dengan Lucifer melawan Elohim yang diberkati yang telah menciptakan kamu dengan kemulian! Namun sejak kamu dengan sombong meninggikan dirimu sendiri mengatasi Penciptamu yang diberkati, dan bergabung dengan Lucifer, kamu dibuang ke Neraka dengan adil. Keindahan asalmu telah berubah menjadi bentuk mengerikanmu yang sekarang ini sebagai hukuman adil bagi kesombongan pemberontakanmu.”

Roh murtad ini menjawab malaikat terang, ”Mengapa kamu menduduki teritorial-teritorial kami, dan datang kemari untuk menyiksa kami sebelum waktunya?” Dan sementara ia berkata ini, ia menyelinap pergi seolah-olah ia tidak ingin memiliki jawabannya. Setelah iblis ini pergi saya berkata kepada malaikat penjagaku bahwa saya telah mendengar tentang kejatuhan para malaikat murtad tersebut, namun ingin tahu lebih mengapa. Penuntunku menjawab, ”Ketika kamu selesai kehidupan fanamu dan kembali ke Sorga, kamu akan belajar banyak hal-hal yang kamu belum siap untuk pahami. Pada posisi kamu sekarang ini janganlah menghendaki belajar lebih dari apa yang tertulis di dalam Kitab Suci. Cukuplah untuk mengetahui malaikat -malaikat berdosa, karena dosa mereka mereka dibuang ke Neraka. Tetapi bagaimana roh-roh yang murni dapat muncul suatu pikiran di hati-hati mereka melawan Kemurnian kekal yang pertama menciptakan mereka  belumlah kamu mampu untuk memahaminya.”

”Saya telah mengamati,” kataku, ”yang mereka di Neraka paling banyak menggerutu tentang siksaan dari perasaan bersalah mereka sendiri, yang mana meneguhkan keadilan dari hukuman mereka. Penjara suram ini adalah tempat terbaik untuk mengerti dosa dengan baik; sebab jika itu tidak begitu jahat, pastilah itu tidak diupahi dengan hukuman sedemikian ekstrim.”

Malaikat menjawab, ”Apa yang kamu katakan adalah sangat normal; namun masih ada tempat yang lebih baik untuk melihat hanya pahala karena dosa. Tempat itu dapat ada dillihat ketika kamu memperhatikan Putra Elohim yang diberkati berada di atas salib. Disana kita dapat melihat efek-efek buruk akan dosa. Disanalah kita dapat melihat semua kejahatan yang sebenarnya. Sebab semua penderitaan dari orang dikutuk disini adalah tidak lain dari penderitaan-penderitaan mahluk-mahluk ciptaan, namun pada salib tersebut [di Golgota, dimana Yeshua tersalib] kamu melihat sebuah penderitaan Elohim (God).”

”Tentu saja,” kata ku, ”keadilan dan belas kasihan telah menang dan mencium satu sama lain di saat yang fatal itu. Karena keadilan telah sungguh puas pada salib dalam hukuman dosa setimpal; dan belas kasihan menang dan telah puas di sana karena keselamatan bagi orang-orang berdosa yang malang telah sempurna. Oh, puji-pujian kekal untuk nama-Nya yang kudus untuk selama-lamanyanya, bahwa anugerah-Nya telah membuat saya berkehendak untuk menerima keselamatan ini, dan menjadi seorang pewaris kemulian! Karena saya ingat beberapa dari orang-orang malang terhilang tersebut telah meratap bahwa ketika keselamatan telah ditawarkan kepada mereka, mereka telah menolaknya. Oleh karena iut hanyalah anugerah yang telah menolong saya untuk menerima tawaran tersebut.”

Pada titik ini pelindungku yang bercahaya bercerita kepada ku bahwa ia harus membawa saya balik ke bumi lagi dan meninggalkan saya di sana sampai waktunya untuk saya  memasuki upah sorgawi saya. ”Ayo,” ia berkata, ”mari kita tinggalkan tempat dukacita dan mengerikan ini untuk balik ke bumi.”

Dalam ruang waktu yang sangat singkat saya telah temukan diriku sendiri di bumi lagi. Saya ditinggalkan ditempat dimana malaikat telah bertemu saya, ketika saya telah berpikir untuk melakukan bunuh  diri melalui pencobaan iblis yang telah mencoba untuk menyakinkan saya bahwa Elohim tidak ada. Bagaimana saya kembali kesana saya tidak tahu. Namun segera saya kembali kesana, malaikat terang tersebut yang telah menjadi penuntunku bekata, ”John sekarang saya harus pergi. Saya memiliki pelayanan lainnya untuk diselesaikan. Pujilah Dia yang duduk di atas tahta selamanya, yang memiliki semua kuada di Sorga, Bumi dan Neraka. Pujilah Dia untuk semua keajaiban dari kasih dan anugerah-Nya yang Dia telah tunjukkan kamu dalam waktu yang sungguh singkat.”

“Temptations, when we meet them at first, are as the lion that roared upon Samson; but if we overcome them, the next time we see them we shall find a nest of honey within them” John Bunyan

Saat saya ingin menjawab, malaikat bercahaya tersebut menghilang dan saya ditinggal sendiran. Saya menghabiskan beberapa waktu mempertimbangkan hal-hal yang luar biasa yang telah saya lihat dan dengar, dan kemudian berlutut dan berdoa. Ketika saya bangkit berdiri saya mulai memberkati dan memuji Elohim atas semua kebaikan-Nya.

Ketika saya balik kerumahku, keluargaku sungguh terkejut melihat bagaimana wajahku telah berubah begitu banyak. Mereka menatap pada ku seolah-oleh mereka belum mengetahui saya. Saya bertanya kepada mereka apa yang mereka sedang plototiin. Mereka menjawab sebab adanya perubahan dalam wajahku yang menyebabkan itu. Saya berkata, ”Bagaimana saya berubah sangat banyak?”

Mereka berakata kepadaku, ”Kemarin kamu nampak begitu tertekan kamu menampakkan gambaran yang sangat tertekan. Tetapi sekarang, wajahmu nampak memancarkan keindahan, dan terlihat penuh kesukaan yang sempurna dan kepuasan.”

Seandainya kalian telah melihat,” saya berkata ”apa yang telah saya lihat hari ini, kalian pastilah tidak akan terkejut atas perubahan di dalam ku.” Kemudian saya pergi masuk ke dalam kamarku, mengambil pen dan tintaku, dan menuliskan segala sesuatu yang telah saya dengar dan lihat. Dan saya berharap bahwa mereka yang membaca ini akanlah digerakkan dalam hati-hati mereka sama seperti sebagaimana saya telah ketika saya menuliskan semuanya.

Tamat.


[1] Rasul Paulu mengerti masalah ini sebab ia sendiri pernah di bawa untuk melihat Sorga. Baca 2 Korintus 12:1-5.
[2] Lewiatan (bahasa Indonesia), digambarkan dalam Alkitab sebagai binatang laut yang sangat besar;  Lihat di King James Version: Ayub 41:1-10, Mazmur 104:26 dan Yesaya 27:1  http://www.youtube.com/watch?v=CAfm7erZK3U youtube
[3] Hobbes dikenal di Barat sebagai “Thomas Hobbes dari Malmesbury,” (1588-1679); seorang  filsafat Inggris karyanya dikenal saat ini sebagai filsafat politik. Bukunya Leviathan (1651) telah mendasari hampir seluruh filsafat politik Barat dari sisi pandang teori hubungan sosial. http://en.wikipedia.org/wiki/Thomas_Hobbes[4] Galatia 6:7-8.
[5] Waspadalah jika kita disukai oleh penduduk dunia, namun celakalah jika kita dicintai oleh dunia, sebab itu berarti kita sedang bermusuhan dengan Elohim (Yakobus 4:4), sebab ketenaran dan pujian dunia berasal dari Setan (Matius 4:8-10).

Hak cipta dari artikel ini dimiliki oleh penjalabaja.wordpress.com. Artikel ini boleh diperbanyak dengan syarat alamat blog disertakan dengan lengkap dan bukan untuk tujuan komersial. Persiapkan Jalan Bagi Raja

 

Kekudusan Dituntut Untuk Masuk Ke Sorga; kesaksian Adelaida De Carrillo

Kekudusan dituntut untuk masuk SorgaAdelaida, wanita Bolivia dibawa oleh  Yeshua Ha Mashiah ke Sorga dan Neraka. Dia ditunjukkan kekudusan macam apa yang dituntut untuk seseorang untuk masuk ke KERAJAAN ELOHIM, dan dosa-dosa apa yang memimpin pengunjung Gereja ke Neraka.

[Catatan dari Penterjemah Indonesia: Kesaksian ini diterjemahkan dari terjemahan Inggrisnya. Untuk melihat Video bahasa aslinya klik di sini:  Holiness is Require for Heaven; Adelaida's visit to Heaven and Hell. Untuk mengerti pesan Adonai melalui Adelaida ini, mintalah hikmat dan pimpinan Roh Kudus, tanggalkan standard dan doktrin yang bersumber dari hikmat manusia, kenakanlah Alkitab sebagai satu-satunya standard moral dan doktrin keimanan kita - sebab standard kita berubah sesuai jaman, tetapi YAHWEH tidak pernah berubah, Dia adalah Alfa dan Omega, Yang Awal dan Yang Akhir.
Kalimat di dalam kurung persegi “[ ]” adalah penambahan dari penterjemah. Semoga menjadi berkat. Moderator Penjala Baja WordPress.com].

Semuanya dimulai di Gereja selama Waktu Ibadah
Pertama tama saya bacakan ayat Alkitab yang terambil dari kitab Yehezkiel 36:25-26, berkata, Aku akan mencurahkan kepadamu air jernih, yang akan mentahirkan kamu; dari segala kenajisanmu dan dari semua berhala-berhalamu Aku akan mentahirkan kamu. Kamu akan Kuberikan hati yang baru, dan roh yang baru di dalam batinmu dan Aku akan menjauhkan dari tubuhmu hati yang keras dan Kuberikan kepadamu hati yang taat.

Kesaksian saya berjalan seperti ini. Pada hari Minggu, sekitar pukul 21:00 gereja kami sedang melakukan pelayanan. Elohim mencurahkan berkatnya kepada kami. Pendeta saya [seorang wanita] berkata kepada ku, ”Adelaida, Adonai meminta saya untuk mengurapi kamu.” Ia menaruh banyak minyak di telapak tangannya dan mulia mengurapi tubuhku. Ia mengurapi kedua kupingku, kaki, perut dan bagian tubuh lainnya. Kemudian ia meletakkan kedua tangannya kedepan dahiku, saya melihat sebuah terang yang besar datang dari atas, turun ke atas ku. Sejak saat itu saya berada dalam alam roh.

Perjalananku ke Sorga
Kemudian para malaikat datang dan membawa saya ke langit dengan mereka. Malaikat mulai bertarung dengan roh-roh jahat karena jalan kami tertahan. Ada selaput hitam di awan-awan, terkontaminasi oleh para roh jahat yang mencoba menghentikan kami. Saya melihat cahaya terang dari Sorgan dan seorang Malaikat yang begitu indah dengan pedang yang bercahaya di tangannya. Ia mengarahkan pedangnya dan mulai memerangi para roh jahat tersebut sehingga kami bisa lewat. Malaikat ini nampaknya seperti seorang pangeran. Ia memiliki pelat emas pada dada-Nya. Rambutnya seperti emas, dan wajahnya seperti pancaran-pancaran sinar, ia sungguh indah.

Pembersihan dan Pentransformasian dari Jiwaku The Company Of GodKami pergi ke sebuah tempat yang besar sekali, dengan sebuah tanda tertulis ”PERUSAHAAN ELOHIM.” Kedua malaikat yang bersama saya menyerahkan saya ke tiga malaikat yang berbeda, yang telah menunggu saya di pintu gerbang. Mereka kemudian mulai membasuh diriku. Saya berkata, ”Apa yang kalian lakukan?” Apa yang sedang berlangsung? Tolonglah saya!” Para malaikat tidak berkata apa-apa, tetapi terus membasuh setiap bagian tubuhku dengan air bersih. Mereka mulai membasuh lututku, terasa tidak enak. Saya tetap menanyai mereka mengapa mereka membasuh saya, sebab itu sangat sakit.

Tiba-tiba, saya dapat mendengar suara dari dalam diriku berkata, ”Aku ingin  kamu tahu bahwa Aku telah memberi kamu kedua lututmu untuk kamu ada sebagai wanita pendoa, bukan untuk kamu pergi keliling  melakukan hal-hal yang tidak menyenangkan Aku. Kedua lutut tersebut diberikan kepada mu untuk bersyafaat bagi Gereja, kamu harus tahu itu.” Saya bukanlah seorang wanita pendoa yang serius, doa-doaku sangat singkat dan Adonai ingin saya berdoa lebih lagi.

Malaikat terus menbasuh kedua kakiku, menyikat mereka, dan saya menjerit kepada Elohim meminta belas kasihan karena kesakitan. Adonai berkata, ”Kedua kaki ini telah diberikan kepada mu untuk pergi keliling mengkotbahkan Injil, untuk menyebarkan Firman-Ku dan bukan untuk kamu pergi berkeliling ke tetangga-tetanggamu bergosip, dan melakukan hal-hal yang tidak menyenangkan Aku” dan karena alasan ini Adonai berkata ”Aku membasuh kaki-kaki mu.”
Proses ini berlanjut, dan itu sungguh sakit. Adonai berkata, “Ini sangat diperlukan untuk kamu mengerti rencana-rencana-Ku untuk dirimu.”
Setelah itu, saya dibawa ketempat lain dimana tiga malaikat lainnya menunggu saya. Tempat ini berbeda, saya melihat benda-benda seperti mesin. Para malaikat memulai proses lainnya, pembasuhan kedua mataku dengan sejenis minyak. Itu seperti kedua mataku diambil keluar dari kelopaknya. Saya berkata, ”Harap kasihanilah saya, tolonglah saya, mengapa kalian melakukan ini kepadaku?” Itu seperti menyikat mataku. Sesuatu nampaknya  seperti ikan sardine diambil keluar dari kedua mataku.

Adonai berkata, ”Putri, Aku melakukan ini atas mu sebab Aku ingin kamu berubah. Hal-hal yang kemu biasa lakukan di bumi tidaklah menyenangkan Aku. Ketika kamu di bumi menonton hal-hal yang tidak menyenangkan-Ku, Aku tidak suka; kamu menonton drama-drama TV (Soap Operas). Itu tidaklah menguntungkan kehidupanmu. Itu tidak menyenangkan Ku ketika anak-anak-Ku menonton hal-hal seperti itu, yang tidak memuliakan Aku.”

Saya berkata, ”Adonai, maafkan saya, kasihanilah saya.” Dan Adonai berkata, ”Di tengah malam sekitar pukul 00:00, kamu selalu disana menonton film-film yang tidak menguntungkan kamu, dan banyak dari film tersebut terdapat pornograpi di dalamnya, Aku tidak memberikan kamu mata-mata tersebut untuk hal-hal seperti itu, Aku telah memberikan mereka itu bagi mu untuk melihat hal-hal yang memuliakan Aku dan oleh sebab itu Aku membasuh kedua matamu.”

Para malaikat terus membasuh mataku sementara saya meminta belas kasihan. Kedua mataku diurapi dengan minyak, dan sejak itu saya memiliki penglihatan yang lain, mataku berubah, tranform secara total. Adonai berkata, ”Jangan tertarik kepada suami-suami orang lain lagi!” Dahulu, saya mengkagumi pria-pria lain, dan Adonai berkata hal-hal demikian tidak menyenangkan Dia.

Saya akan ceritakan kepada kalian kebiasaanku. Saya dahulu adalah Penginjil KrisAwasilah matamu dari perkara yang duniawiten yang setengah-setengah, yang tidak pernah melakukan hal-hal sesuai Alkitab. Segala sesuatu saya kerjakan hanyalah sesuai kesukaan dan cara saya sendiri, semuanya berlawanan dengan kehendak Elohim. Saya mengatakan ini kepada kalian sehingga kalian menjaga jalan-jalan kalian, dan jiwa-jiwa bolehlah ada diselamatkan. Saya mengatakan kepadamu bahwa napsu birahi atas seseorang yang bukan suami atau isteri kita (lust) adalah dosa, menonton drama-drama TV (Soap Operas), film-film dunia; semua hal-hal ini tidaklah menyenangkan Elohim.

Para malaikat meneruskan proses pembasuhan; mereka memiliki pembersih kuping dari kaca dan memasukkannya kedalam telingaku. Segera ketika mereka menggaruk kupingku, saya merasakan sakit yang luar biasa. Segera cairan hitam mulai keluar dari kedua telingaku, dan diikuti cairan abu-abu. Saya terus menjerit.

Adonai berkata, ”Putri, Aku mencuci telingamu sebab kamu telah ditemukan mendengarkan pada hal-hal yang tidak menyenangkan Ku, kamu mendengarkan gossip-gossip, kamu mendedikasikan telingamu yang tidak menyenangkan Ku. Beberapa orang datang kepadamu untuk bergossip dan membicarakan Pendeta, bahkan kamu mendengarkan ketika mereka bergossip tentang pendeta kalian. Janganlah mendengarkan gossip lagi, setiap kali siapapun yang datang kepada mu dengan gossip, jangan dengarkan mereka, pergilah dari mereka segera tanpa terlibat di dalamnya, janganlah lagi mendengarkan pada hal-hal yang tidak membangun kamu.”

Saya berkata: ”Adonai, kasihanilah saya!” Saya tahu saya telah bersalah, tidak ada sesuatu yang tersembunyi dari Elohim, tidak seorangpun dapat bersembunyi dari Dia. Semua yang kita lakukan dan katakan di sini di bumi adalah terekam di Sorga. ”Adonai ampuni saya, kasihanilah saya,” saya berkata oleh sebab semua kesakitan di kedua telingaku. Kemudian telingaku diurapi oleh malaikat tersebut.

Adonai berkata kepada ku, ”Sejak saat ini, kamu hanya akan mendengarkan pada hal-hal yang Aku ijinkan pada mu, sekarang kamu adalah pribadi yang baru dan kamu haruslah ada sebagai wanita yang Aku ingin kamu ada.”

Saya kemudian diBergossipbawa ke departemen lainnya dimana beberapa malaikat mulai membersihkan mulutku. Lidahku dibawa keluar dari mulutk, ditaruh di sebuah nampan. Sekali lagi saya rasakan sakit yang luar biasa. Adonai berkata, ”Aku ingin menbasuh kamu, Aku ingin membasuh kamu.”
Saat para malaikat menggaruk lidahku cairan hitam mengalir keluar dan kemudian cairan putih. Kemudian mereka menggunakan air yang sangat manis untuk mencuci lidahku. Itu sungguh manis, tidak dapat dibandingkan kemanisan air tersebut dengan yang ada di bumi. Kemudian lidahku diurapi. Mulutku juga mengalami proses yang sama; cairan hitam mengalir keluar dari mulutku.

Adonai berkata: “Putri, Aku melakukan ini bagi mu agar kamu tidak bergossip lagi, agar kamu berhenti melakukan hal-hal yang tidak menyenangkan Ku, lidahmu telah terlibat di dalam hal-hal yang tidak memuliakan Ku. Kamu mengatakan banyak kebohongan, berhentilah berdusta! Mengatakan dusta bukanlah milik-Ku, dusta tidak menyenangkan Ku, semua pendusta tidak akan pernah melihat Aku, tidak ada pendusta yang akan masuk kedalam Kerajaan Sorga.”

“Adonai, kasihanilah saya, saya sadar telah melakukan semua perkara tersebut, mengatakan banyak dusta, ampunilah saya dan tolonglah saya,” (Wahyu 21:8) saya berkata karena kesakitan oleh proses pembersihan tersebut.

“Aku melakukan semua ini karena Aku mengasihimu. Jika kamu masih meneruskan kebiasaan lamamu, Aku akan kehilangan kamu. Jika Aku tidak melakukan semua ini, kamu tidak akan pernah berubah. Aku harus menyelamatkan jiwamu dan ini sebabnya Aku melakukan semua ini. Aku mengasihimu, karenanya Aku tidak ingin kehilanganmu. … Seperti layaknya kamu, banyak diantara umat-Ku seperti itu, hidup dalam dua kehidupan dan mereka nampak untuk ada suci kepada orang lain. Kamu juga memakai lidahmu untuk berteriak kepada suamimu,” Adonai berkata. Mulutku sungguh bersih dan Adonai meminta saya untuk menelan sejumlah air.

Lidah dan mulutku diurapi dengan minyak sorgawi yang khusus. Keindahan wanginya tidak dapat dibandingkan dengan minyak wangi di bumi. Lidahku ditaruh kembali ke dalam mulutku dan seorang malaikat menempatkan kekang di tenggorokkanku. Yeshua berkata, ”Ini adalah cara yang sama bagaimana kuda-kuda ada dikekang.”

Ini adalah cara satu-satunya bagaimana beberapa kita dapat dirubah dan ditranform. Kita perlu berhenti berbicara kata-kata yang sia-sia dan kotor, berhenti terlibat dalam hal-hal yanRacun-racun berbahaya dari rokok atau sigaretg tidak membangun diri kita, hal-hal demikian tidak menyenangkan Elohim (Amsal 8:13). Ada banyak saudara dan saudari Kriten, Penginjil, Missionari dan sebagainya yang berbicara kata-kata yang sia-sia dan kotor. Saya menyaksikan tentang apa yang Adonai telah tunjukkan saya untuk mentranform kehidupan kalian dan merubah kalian.

Setelah lidahku ditaruh kembali oleh malaikat, itu telah ditranform seluruhnya, tidak seorangpun dapat  memprovokasi saya lagi, sekarang saya hanya dapat melakukan hal-hal yang menyenangkan Elohim.

Kemudian hidungku mengalam proses yang sama. Adonai berkata kepadaku, ”Beberapa orang yang kau layani merokok sigaret dan kamu mengisap asapnya melalui hidungmu, karena kamu dahulu juga perokok kamu merasa nyaman duduk bersama mereka sementara mereka merokok,” Adonai berkata kepadaku. ”Adonai, saya menyadari, ampuni saya, kasihanilah saya,” saya berkata.

Saya dibawa ketempat lian dimana beberapa malaikat membersihkan bagian tubuh lainnya. Dari tubuhku mengalir cairan abu-abu. Saat mereka menggaruk tubuhku, beberapa kulitku teramil dan darah mengalir.

“Adonai tolong saya, tolonglah saya. Mengapa Engkau lakukan ini kepadaku?” saya berkata. Ia menjawab. ”Saya sedang membersihkan mu. Kamu haruslah bersih, seluruh tubuhmu, jiwamu dan rohmu.” Sabun di tubuhku di bersihkan air yang sangat berharga. Kemudian malaikat tersebut mengurapi tubuhku.

Adonai berkata kepada ku, ”Janganlah kembali kepada hidup lama mu, putri-Ku, sekarang kamu adalah orang kudus-Ku yang diurapi.”
Saya menjawab, ”Adonai ampuni saya atas semua hal yang telah saya lakukan dimasa yang lalu, bahkan saat ini, Saya selalu melawan pendeta saya, saya telah mengatakan banyak hal yang seharusnya tidak saya katakan kepadanya.” Pendetaku selalu bilang kepada ku bahwa cara berpakaian saya sebagai orang Kristen tidaklah benar. Kami banyak berdebat dan suatu kali ia berkata bahwa saya bohong yang membuat saya sedih. Saya selalu melawan pendeta saya.
Kemudian saya diterima oleh tiga malaikat lainnya ditempat yang berbeda, dimana saya dikenakan pakaian putih yang sangat panjang.

Melihat orang-orang kudus lainnya di Sorga
Saya dibawa ketempat lain dan sebuah pintu terbuka. Nampak suatu cahaya besar yang indah terpancar melalui pintu tersebut. Saya melihat kota-kota dan banyak orang menunggu saua dan melambaikan tangan.
Yeshua berkata, ”Orang kudus-Ku, waktunya telah tiba, jamnya telah tiba, waktunya telah tiba untuk melihat semua yang menantikan kamu.” Banyak orang yang sedang menantikan saya, saya bertanya kepada Nya, ”Apa yang sedang terjadi disini?”

Ia menjawab, ”Itu waktunya bagi mu untuk pergi dan berkotbah ke seluruh orang. Itulah waktunya bagimu untuk pergi dan berkotbah ke semua bangsa, inillah waktunya. Semua yang saya telah katakan kepadamu, pergi dan katakan ke Gereja-Ku, karena Aku pergi menyempurnakan Gereja-Ku, Aku pergi menyempurnakan rumah-Ku. Firman-Ku akanlah diterima diseluruh dunia, tetapi yang pertama ialah Gereja-Ku.”

Yang saya telah lihat di Neraka Pintu Gerbang Neraka
Malaikat-malaikat membawa saya dari sana dan kami menuju turun. Saya sangat takut dan tiba-tiba bumi terbuka.
Saya bertanya, ”Kemana kamu membawa saya? Apa yang sedang terjadi padaku?” Kami pergi langsung kedalam bumi, itu tidak enak dan sangat gelap dimana-mana. Kami tiba disuatu tempat dimana saya dapat melihat cahaya, ada sebuah pintu di bawah bumi, pintunya sungguh mengerikan, tidak ada di bumi yang dapat menggambarkan betapa mengerikannya pintu tersebut.

Adonai berkata, ”Ini adalah pintiu Neraka.” Saya berpikir mungkin saya telah diputuskan untuk dikirim ke Neraka atas semua kejahatan yang telah saya perbuat. Ada seorang pria menanti saya. Adonai Yeshua Ha Mashiah meluruskan tangan-Nya kepada ku, menanti saya  pada pintu Neraka. Ia memiliki kunci dan ketika ia membuka pintu neraka dengan kunci tersebut saya melihat banyak binatang yang menakutkan keluar.

”Adonai, apa yang terjadi padaku, harap kasihanilah saya,” saya berkata
Yeshua menjawab, ”Aku akan menunjukkan kepada mu Neraka, semua yang ada di Neraka agar kamu ada takut dan juga untuk orang lainnya melalui mu untuk mengerti bahwa Neraka itu ada.”
”Adonai, tidak, saya tidak ingin pergi kesana,” saya berkata.
Namun Adonai berkata, ”Putri, datang bersama Aku. Datang …. Datang.”
Ketika kami tiba di sana, beberapa roh jahat mencoba menjangkau saya, tetapi Adonai tidak menginjinkan itu. Saya berkata, “Adonai, saya tidak ingin melihat tempat ini.” Dan saya mencoba menutup wajahku dengan kedua tanganku, tetapi segala sesuatu tetap jelas terlihat oleh ku. Di Neraka kalian melihat setiap hal, mendengar  dan merasakan setiap hal sama halnya seperti jiwa-jiwa yang terhilang tersebut di Nereka. Saya melihat bagaimana jiwa-jiwa di Neraka menderita.

Kelompok pertama jiwa-jiwa saya telah lihat di Neraka: Para (pelaku homosex) Gay dan Lesbian
Adonai membawa saya ke sebuah tempat yang terdapat Kristen palsu. Selama di bumi mereka melayani Adonai, tetapi mereka juga melakukan hal-hal yang tidak menyenangkan Elohim. Mereka meninggal dan sekarang di Neraka. Saya melihat seorang pendeta pria yang telah memutar balikkan Firman Elohim, ia seorang homosex.  Dia bukanlah anak Elohim sebab anak-anak Elohim tidaklah melakukan hal-hal sedemikian. Terlihat bagaimana para roh jahat menyiksa pendeta yang telah memutar balikkan Firman Elohim. Mereka menaruh dia pada sebuah tabung dan terus menerus memutar dia. Pendeta ini sungguh menderita. Di bumi ia menyalah gunakan anak-anak kecil dan juga rekan-rekan prianya. Pendeta memberkati pernikahan sex-sejenis

Jika kalian melakukan sesuatu seperti ini, kalian haruslah tahu bahwa Neraka sungguh nyata, ada hukuman menanti semua yang tidak mentaati Firman Elohim.

Saya melihat bagaimana jiwa pecah, dan kemudian dia kembali normal kembali untuk mengalami peristiwa serupa kembali. Adonai berkata kepadanya, ”Putra, kamu telah menerima segala kesempatan di bumi untuk bertobat dan memperbaiki jalan-jalan mu.” Yeshua menunjukkan kepadanya sebuah layar. Pada layar tersebut ia dapat melihat (kejadian masa lalunya) sementara ia masih ada di bumi, seorang tua mengatakan kepadanya untuk tidak mengikuti jalan yang salah, mengatakan kepada dia untuk mentaati Firman Elohim.

Setiap kata yang Adonai telah katakan kepada dia semuanya nampak oleh pendeta tersebut pada layar. Tetapi ia menolak bertobat dan memperbaikki jalan-jalannya. Dan suatu hari ia mendapat kecelakaan dan meninggal dunia. Sekarang ia dineraka. Dia berpura-pura jadi pendeta, tetapi dia bukan. Ketika Yeshua membalikkan badan-Nya dari pria ini, pria ini mulai mengutuki Elohim.

Tidak ada kasih di Neraka, tidak ada yang baik di Neraka, hanya kesakitan dan penderitaan. Itu sungguh buruk di Neraka sehingga saya merasa ingn meninggal, sehingga saya berkata, ”Adonai, saya ingin mati.” Namun Yeshua menjawab, ”Putri, kamu mati. Mengalami apa yang jiwa-jiwa menderita di Neraka, putri-Ku.” Saya berkata, ”Adonai, saya tidak tahan lagi, jiwaku terbakar, panasnya minta ampun, Adonai, saya tidak tahan.”

Kelompok kedua jiwa-jiwa yang saya telah lihat di Neraka; Para pelacur
Kami pergi ke tempat lain, dimana saya melihat para roh jahat menyiksa seorang wanita di Neraka. Ia serang wanita pelacur. Pada masa hidupnya, Adonai telah membawa ia keluar dari pelacuran, dia diselamatkan. Tetapi ia kemali lagi kedalam pelacuran dan menjadi lebih buruk dari sebelumnya. Suatu hari ia terbunuh dan sekarang ada di Neraka. Elohim benci semua perbuatan kejahatan tersebut, itu semua adalah kekejian di pemandangan-Nya.

Dia telanjang, dibaringkan terlentang, dan saya melihat para roh jahat menyiksanya.  Saya memohon kepada Yeshua, ”Adonai, belas kasihilah dia.” Namun Yeshua menjawab, ”Tidak putri, dia telah menerima semua kesempatan sementara di bumi untuk bertobat.” Adonai melihat jeritannya dan kami dapat melihat bagaimana para penginjil yang berbeda mengatakan kepada dia untuk menyerahkan hidupnya kepda Yeshua, namun dia tidak pernah mentaati suara Elohim. Dan sekarang ia ada di Neraka.Pelacur di Neraka

Pesan ini unutk semua wanita yang menjual diri mereka sendiri untuk pelacuran. Mungkin kalian melakukan itu untuk uang bagi membesarkan anak-anak kalian, mungkin karena kalian tidak memiliki suami. Elohim berkata kepada kalian hari ini untuk kembali kepada Dia. Elohim akan menyediakan kamu dan keluargamu. Kepad semua wanita yang memelacurkan diri sendiri, saya mengatakan ini kepada kalian, bertobatlah hari ini dan kembali kepada Elohim. Elohim telah memberikan perigatan ini untuk menyelamatkan jiwa kalian, sehingga kalian tidak pergi ke tempat penyiksaan itu.

Kelompok ketiga jiwa-jiwa yang telah saya lihat di Neraka; Para pendustan dan penggosip
Adonai membawa saya ke tempat dimana terdapat para pendusta dan penggossip. Siksaan mereka sungguh keras. Susah berbicara tentang Neraka. Gossip dapat melenyapkan keselamatan kekal kalian, berbicara secara serius tentang tetanggamu kalian dapat  kehilangan keselamatan kekal kalian, demikian juga menggosipkan pendeta kalian. Bertobatlah hari ini dan kembali kepada Elohim, dan Elohim akan kembali kepada kalian.

Saya bertanya, ”Adonai, ini adalah hasil dari gossip?” dan Dia menjawab, “Ya, hanya bergossip.”
”Tetapi Adonai, kami meminta belas kasihan ketika kami berdosa melawan Engkau?”
”Tidak, orang-orang ini tidak meminta belas kasihan, dan sekarang mereka membayar dosa-dosa mereka,” Yeshua menjawab.
Untuk alasan ini kita perlu berdamai dengan Elohim setiap hari, sebab tidak seorangpun tahun kapan seseorang akan meninggal. Jangalah keluar dari hadiran Elohim, gossip dapat membuat kalian kehilangan kelelamatan kekal kalian.

Kelompok Keempat jiwa-jiwa yang saya telah lihat di neraka; para penyembah berhala Berhala-berhala Amerika Latin; Santar Barbara
Siksaan untuk para penyembah berhala adalah menakutkan. Kepada semua wanita yang melayani  kamu tahu siapa dia? Ia adalah roh penguasa di udara, wanita ini adalah iblis. Adonai menunjukkan kepada ku bahwa María  Lions adalah iblis, banyak wanita sihir berlutut menyembah dia di Neraka, dan roh jahat menyiksa mereka dengan mengerikan. Lidah-lidah api di Neraka tidak pernah padam, mereka dibakar siang dan malam selamanya. [María Lionza adalah dewi yang disembah oleh banyak orang di Amerika Latin,  tradisi berkata itu berasal dari Venezuela di tahun 1502. Ia serupa dengan Santeria dan Bunda Maria].

Harap ingat ini, para penyembah berhala tidak dapat melihat wajaha Adonai. Elohim ingin merubah kehidupan kalian, Elohim ingin kalian berhenti menyembah dan menaggungkan gambar-gambar; Elohim ingin kalian mengaggungkan Dia. Hanya ada satu Elohim, disamping Dia tidak ada ilah yang lain (Keluaran 34:14).
Jiwa-jiwa di sana ada dipaksa untuk menyembah dia, meskipun mereka tidak mau lagi. Mereka ada disiksa dengan serius dan dipaksa mengisap rokok di Neraka sementar menyembah dia.
Setan adalah penipu, satan datang hanya unuk membunuh dan membinasahkan, tetapi Yeshua Ha Mashiah  telah datang memberi kamu kehidupan dan kehidupan yang melimpah (Yohanes 10:10) . Elohim Yang Mahakuasa memanggil kalian hari ini. Saya berharap kalian dapat mengerti pesan ini dan hal-hal yang baik Elohim telah rencanakan untuk kalian . Tetapi ingat bahwa Neraka adalah nyata.

Saya ada di Neraka sekitar 16 jam sehingga saya dapat mengerti secara penuh pesan tersebut, sehingga saya dapat bekotbah denan berapi-api pesan keselamatan kepada setiap orang.
Saya melihat Barbara dan Shango di neraka. Kalian yang menyembah dan mengagungkan Barbara, buang ia keluar rumah kalian, ia adalah penguasa roh jahat Adonai berkata, ia adalah iblis dibalik pelacuran.
Barbara tidak memiliki kasih, ia penuh dengan pengerusakkan, ada banyak  rumah tanpa damai, ia adalah iblis dibalik rumah-rumah yang demikian. Demon ini, Barbara memaksa orang-orang menyembah dia di Neraka, jiwa-jiwa dibakar selamanya dalam kobaran api dengan mengerikan.

Saya bertanya kepada Yeshua, “Tidakkah Engkau telah memberi mereka kesempatan untuk memperbaiki jalan-jalan mereka?” dan Dia menjawab, ”Ya, Aku telah mengirim orang-orang kudus-Ky kepada mereka.” Mereka ditunjukkan pada sebuah layar semua kesempatan mereka sementara ada di bumi. Jiwa-jiw di Neraka tidak memiliki alasan untuk dibawa kepada Adonai.

Jika kalian tidak bertobat dan memperbaiki jalan-jalan kalian, kalian akan melihat bagaimana kematian akan mengejutkan kalian dan kalian akan tiba di Neraka.

Kelompok kelima jiwa-jiwa saya telah lihat di Neraka; para peminum alkohol
Adonai membawa saya ke tempat lainnya di Neraka yang nampaknya seperti sebuah klub besar. Saya mendengar jiwa-jiwa disana berteriak dan menjerit minta ampun. Saya bertanya, ”Apa yang terjadi disini?” Peminum alkohol bir dan sejenisnya
Yeshua berkata, ”Bawa pesan ini kepada semua peminum alkohol, kepada mereka yang minum alkohol siang dan malam, kepada semua mereka yang meminum kedalam tubuh mereka hal-hal yang tidak menguntungkan mereka, kepada semua mereka yang memakai bahkan uang anak-anak mereka untuk minum alkohol, bawa pesan ini ke semua wanita tersebut yang meminum alkohol, untuk merek memperbaiki jalan-jalan mereka melalui pesan ini.”

Saya melihat sebuah meja ditempatkan didepan jiwa-jiwa yang hilang tersebut. Pada meja itu ada minuman-minuman, dan jiwa-jiwa tersebut dipaksa untuk minum melawan kehendak mereka. Mereka terbungkus dalam jilatan-jilatan api, botol-botol hanyalah berisi cairan asam. Saya melihat jiwa-jiwa mereka meledak dan menjerit, ”Adonai jangaann! Saya tidak tahan ini lagi.”

Saya melihat seorang pria di Neraka. Sementara di bumi Adonai telah mengirim seorang Penginjil  wanita kepadanya  sementara ia sedang minum di bar. Penginjil tersebut berkata kepada dia untuk memberi hidupnya kepada Yeshua Ha Mashiah, sebab Penginjil merasa pemuda ini akan segera meninggal. Pemuda ini menghina si Penginjil, menyebutnya wanita gila. Pada hari yang sama, pemuda ini keluar dari bar tersebut mabuk, ia mendapat kecelakaan dan sekarang ia ada di Neraka. Ia ada dipaksa untuk minum, ia mencoba  lari dari siksaan, tetapi para roh jahat tidak membiarkan dia, ia akan disiksa di Neraka selamanya.

Para Pengisap Rokok
Para pecandu rokok juga memilik tempat di Neraka. Semua mereka pengisap marijuana memiliki tempat di Neraka, mereka disiksa selamanya.

Menyembah dan mengagungkan Benda-benda Menyembah Bunda Maria
Mungkin kamu memanggil dirimu sendiri seorang Kristen, dan kamu tetap menghormati, menagungkan atau menyembah bend-benda, kamu harus bertobat hari ini dan memberi kehidupanmu kepada Yeshua Ha Mashiah.  Uangmu tidak dapat membeli keselamatanmu. Keselamatanmu telah dibeli oleh Adonai kita Yeshua Ha Mashiah. Amin.

Kelompok keenam jiwa-jiwa saya telah lihat di Neraka; Para Wanita yang tidak mentaati Elohim
Ada wanita-wanita yang melayani Elohim sementara di bumi, tetapi mereka tidak mau berubah dan tidak mau menerima doktrin-doktrin Elohim, tetapi mereka memilih melayani Elohim menurut cara-cara mereka sendiri. Siksaan ini lebih buruk daripada yang saya lihat sebelumnya. Saya merasa kasihan untuk wanita-wanita Elohim di Neraka ini, sebab mereka melayani Adonai sementara di bumi.

Adonai berkata, ”Aku selalu berbicara kepada mereka, Aku telah mencoba menperbaiki mereka melalui hamba-hamba-Ku tetapi mereka tidak ingin mengerti tujuan itu.” Adonai menunjukkan saya satu dari wanita-wanita tersebut. Ia duduk disebuah kursi penuh dengan jilatan api, tiba-tiba sebuah iblis datang dan menguyurkan cairan pada kepalanya.
Adonai Yeshua Ha Mashiah kita menangis, Ia menangis
Saya bertanya, ”Adonai, mengapa Engkau menangis?”
“Aku banyak menderita untuk jiwa-jiwa yang berada di Neraka. Wanita itu dahulu adalah hamba-Ku, Aku memperbaiki dia untuk tidak mengasihi dunia juga tidak hal-hal yang duniawi” (1 Yohanes 2:15). Adonai memperbaiki dia untuk berhenti mewarnai rambutnya. “Ia malu atas rambut putih yang telah Aku berikan kepadanya.  Ia mencoba menampilkan dirinya sendiri dalam bentuk lainnya.”

Michael Jackson sebelum dan sesudah aperasi plastikRambut saya sendir hitam, tetapi saya ingin itu hitam-biru, dan Yeshua berkata kepada ku, “Janganlah malu dengan apa yang Aku telah berikan kepada mu.” Para Iblis terus menyiksa wanita tersebut, dia menjerit kepada Adonai meminta tolong. Adonai berkata pada wanita ini bahwa itu telat dan ia mulai menghujat.

Kita tidak dapat hidup dalam kepura-puraan, suatu hari kita akan memiliki rambut abu-abu. Saat para iblis mencurahkan cairan tersebut ke atas kepala wanita ini, lehernya lumer, rambutnya berguguran, ia meluruskan tangannya mencoba untuk mencari pertolongan.

”Adonai, saya tidak tahan lebih lagi,” saya berkata. Saya mencoba menutupi wajahku sebab saya juga mewarnai rambutku. Adonai berkata, ”Janganlah ada malu dengan apa yang Aku telah berikan untuk mu.”

Wanita itu memiliki rambut yang panjang dan ia seorang wanita yang cantik. Ia ingin ada lebih cantik lagi, lalu ia melakukan kesalahan yang sangat buruk. Jika Elohim telah memberikan kita rambut abu-abu, kita harus terima itu sebab itu dari Elohim.

Saya berkata, ”Adonai, saya tidak tahu sebelumnya bahwa mewarnai rambut adalah sebuah dosa …Adonai tolong dia, kasihanilah ia.”

Adonai telah mengirim seorang  pendeta kepada wanita tersebut sementara ia di bumi. Wanita ini dahulunya seorang Penginjil, berkotbah dan mengajar. Seperti beberapa orang, ketika mereka berkotbah, mereka mencoba menghadirkan diri mereka sendiri pertama-tama untuk jemaat untuk mereka dapat diterima agar supaya mereka dapat berkotbah dan mengajar apa yang mereka inginkan. Wanita ini tidak pernah ingin untuk mengerti tujuan Elohim, ia lalu meninggal dan sekarang di Neraka, seorang wanita yang sekali pernah melayani Adonai.

Kesia-siaan dari Kosmetik
Adonai berkata, ”Putri, Aku sekarang memperlihatkan kepadamu wanita-wanita yang memakai kosmetik pada wajah mereka.” Saya berkat, ”Adonai, saya memakai kosmetik juga, saya menaruh bubuk pada wajahku untuk nampak lebih cantik dan menutupi bercak-bercak hitam.” Mulut seksi”Hal-hal demikian tidak menyenangkan Ku. Aku hanya suka dengan penampakan yang alamiah dari orang-orang kudus-Ku. Seorang wanita ialah untuk menyenangkan Ku dan suaminya,  jadi ia tidak perlu kosmetik agar nampak cantik bagi orang lain,” Adonai berkata.

Saya melihat seorang wanita menggenggam cermin di tanganya dan para iblis memaksa dia untuk mengecat wajahnya. Saat ia menaruh cairan itu pada wajahnya, daging dimukanya lumer.
Mungkin kamu mendengarkan pada pesan ini dan berkata bahwa berkosmetik bukanlah sebuah dosa, sekarang saya akan ceritakan ini pada mu; ketika Elohim berbicara, kita semua haruslah mentaatinya.
Wanita ini tidak mentaati Elohim sewaktu ia hidup di bumi. Ia memakai kosmetik dan sekarang ia di dalam Neraka. Wanita ini sekarang ada di dalam Neraka, ada dipaksa untuk mengecat wajahnya siang dan malam. Saya melihat wanita-wanita lainnya di dalam Neraka yang memakai kosmetik di bumi.

Adonai berkata, ”Perkara-perkara itu tidaklah menyenangkan Ku. Apakah kamu ingat ketika Aku berkata mereka yang mengasihi dunia adalah musuh Elohim.” [Yakobus 4:4]. Kita harus mentaati Alkitab: 1 Yohanes 2:15 - Janganlah kamu mengasihi dunia dan apa yang ada di dalamnya. Jikalau orang mengasihi dunia, maka kasih akan Bapa tidak ada di dalam orang itu.

Kita semua akan dihakimi oleh Firman ini. Semua jenis kosmetik yang kamu pakai di bumi, kamu akan juga pakai itu disini di dalam Neraka.
Saya telah memakai lipstick pembasah untuk membuat permukaan mulut bercahaya dan mendapat perhatian dari orang-orang  lain. ”Adonai, maafkan saya, saya juga bersalah dalam hal ini,” saya berkata.

”Aku melakukan ini oleh sebab kasih yang Aku miliki atas jiwamu, untuk membawa ketakutan dari keseriusannya kedalam dirimu, untuk kamu mengerti  keseriusan dari konsekuensi, agar kamu dapat menceriakan kepada yang lainnya untuk berhenti memakai kosmetik,” Adonai berkata.

Wanita tersebut di dalam nyala api da nada dipaksa oleh para iblis untuk terus mengecata wajahnya. Saya melihat bibinya jatuh terlepas.
Para wanita Elohim, janganlah melihat pada tetanggamu. Lihatlah pada kehidupanmu sendiri hari ini dan bertanyalah kepada Dia, ”Adonai, hal-hal apa yang saya lakukan adalah tidak menyenangkan diri-Mu?” Tanyalah kepada Elohim, dan Ia akan memberimu jawaban. Elohim tetap memberi jawaban-jawaban hari ini.

Kelompok ketujuh dari jiwa-jiwa yang saya tela lihat di Neraka; Para wantia yang memakai perhiasan: kesia-siaan perhiasan.
Adonai berkata, ”Sekarang Aku akan menunjukkan kepadamu dimana para wanita yang memaIblis berbentuk ularkai perhiasan berada.”
Saya melihat seorang wanita yang ada dipaksa oleh para iblis memakai anting-anting pada telinganya. Sebuah ular yang sangat besar datang kepada wanita tersebut saat ia menaruh benda-benda tersebut dan ular itu melilitkan tubuhnya pada leher wanita tersebut. Adonai sungguh menenang para wanita yang memakai benda perhiasan. Saya memprotes, ”Tetapi Adonai, ini adalah hanya sebuah perhiasan biasa.” Adonai menjawab, ”Putri-Ku, benda-benda itu tidak menyenangkan Ku.”

Kelompok ke delapan orang-orang yang saya lihat dalam Neraka: para keluarga dan orang-orang terkasih
Adonai membawa saya ke sebuah tempat dimana saya melihat seorang wanita yang sedang menangis dan menjerit dalam Neraka. Saya bertanya, ”Adonai siapakah wanita ini?” dan Yeshua berkata, ”Aku akan tunjukkan pada mu siapakah dia.
Dia adalah wanita yang secara pribadi saya telah kenal beberapa tahun yang lalu. Ketika itu saya seorang Kristen; tetapi malangnya saya tidak pernah mengkotbahkan pesan keselamatan kepada dia.”
Adonai berkata, ”Ia ada di sini dalam Neraka oleh sebab kamu. Aku ingin meyelamatkan jiwanya melalui kamu, tetapi kamu tidak pernah ingin bercerita pada dia tentang Aku.”
”Adonai, belas kasihanilah saya,” saya berkata.

Wanita ini berseru minta belas kasihan dan saya berkata, ”Adonai, kasihilah dia.” Wanita ini sering menikmati minuman-minuman alkohol ketika ia masih di bumi. Saya melihat pada layar semua kesempatan yang ia miliki untuk menyerahkan hidupnya kepada Yeshua, namun ia selalu menolak. Di hari ketika saya merasa dipimpin untuk berbicara kepada wanita ini, saya tidak berkotbah padanya, sebab ia berkata kepadaku ia akanlah membunuh saya jika saya berbicara kepadanya tentang Yeshua. Saya takut dan tidak ada jalan bagi saya untuk dapat berkotbah kepadanya. Namanya adalah Augustina, dan ia menderita dalam Neraka sekarang.

kecanduan NarkobaKelompok kesembilan orang-orang yang saya telah lihati dalam Neraka; Pencandu Obat-obatan
Saya melihat seorang pria ada dipaksa oleh para iblis untuk memakai obat-obatan dalam Neraka. Ia diberikan sesuatu seperti rokok penuh dengan api untuk diisap. ”Adonai, siapakah pria ini?” saya bertanya. Yeshua menjawab, ”Datanglah dan lihatlah siapakah dia.” Saya datang mendekat kepadanya. Saya sungguh terkejut melihat saudaraku Esau dalam Neraka. Saya berserut, ” Adonai, belaskasihanilah saudaraku.” Ia meluruskan kedua tanganya yang penuh dengan korbarn api meminta belas kasihan dari Adonai.

Adonai berkata kepada saudara, ”Putra, Ingatkah kamu bahwa kamu telah memberi kehidupanmu kepada Ku sementara kamu di dalam penjara, dan kamu meminta Aku untuk membawa kamu keluar dari penjara agar kamu melayani Aku selama hidupmu?”
Saudarku berkata, ”Adonai. Saya tahu dan ingat itu, tetapi harap ampuni saya, hanya berilah saya kesempatan untuk keluar dari tempat ini.”
Adonai menunjukkan kepadanya sebuah layar dan kami dapat melihat ketika ia masih ada di penjara beberap tahun yang lalu, Adonai menunjukkan kepada dia hari dan semua janji yang ia telah buat untuk melayani Adonai.

Adonai telah membawa dia keluar dari penjara sehingga ia dapat melayani Dia, namun ia menolak menggenapi janji-janjinya dua tahun kemudian ia diasasinasi, dan meninggal di dalam kedua tangan ibuku. Ibuku meninggal dengan cara yang sangat mengenaskan oleh sebab pemberontakkan dia. Saudaraku sendiri dalam Neraka, itu sungguh buruk. Dahulu saya tidak ingin menceritakan hal ini kepada umum, tetapi Adonai berkata saya harus menceritakannya. Saya menangis lebih dari lainnya ketika saya melihat saudarku dalam Neraka. Kamu tidak dapat membayangkan bagaimana Elohim kita menangis karena jiwa-jiwa  dalam Neraka.

Ketika saudaraku ini meluruskan kedua tangannya, ia berkata, ”Adonai, kirimlah pesan ini kepada keluargaku sehingga mereka tidak masuk ke Neraka;” dan Adonai berkata kepadaku, ”Ingatlah cerita tentang orang yang kaya dan Lazarus, ketika pria kaya tersebut meminta Lazarus untuk dikirim ke bumi untuk bercerita kepada keluarganya bahwa Neraka benar ada.” Lukas 16:19-31

Adonai kemudian menunjukkan kepada ku seorang wanita yang pernah jadi pendeta, ia duduk pada sebuah kursi penuh dengan kobaran api, Rambut palsunya ada ditaruh pada kepalanya di Neraka. Adonai berkata, ”Dia adalah orang kudus-Ku, beberapa waktu yang lalu, ia adalah seorang pendeta, ia adalah seorang wanita Elohim yang besar. Aku telah memakai ia dengan luar biasa tetapi dia tidak mentaati Firman-Ku.”
”Adonai, kasihinilah dia,” saya berkata. Wanita ini meluruskan kedua tangannya kepada Adoani mencari pertolongan. Saya tahu cerita tentang wanita ini akanlah menyebabkan banyak orang menjadi cemas besar.

Ia adalah seorang wanita yang melayani Adonai, dia telah berpikir ia telah miliki semuanya,  ia menyelewengkan  doktrin-doktrin Elohim, dan menukarkan Elohim untuk hal-hal duniawi. Ia juga mengatakan kata-kata yang sia-sia. Adonai menunjukkan pada sebuah layar semua yang dilakukan oleh wanita ini sewaktu masih di bumi. Adonai bertanya kepada dia, ”Putri, dapatkah kamu ingat ketika Aku membawa firman-Ku kepada kamu melalui Elma, hamba-Ku?”

Saudariku Elma, pernah berbicara dengan wanita ini, namun wanita ini menghina saudariku dan menolak mentaati Adonai. Yeshua berkata, ”Itu adalah kesempatanmu untuk memperbaiki jalan-jalanmu dan berbalik kepada KuM, namun kamu menolak. Dan ini adalah hukumanmu. Dapatkah kamu mengingat ketika putrimu memelukmu dan berkata kepadamu, ’Ibu kembali,’ tetapi kamu tidak pernah mendengarkannya.” Adonai membelakangi dia dan wanita ini mulai menghujat.

Adonai kita Yeshua Ha Mashiah membelakangi dia, dan Dia menangis dengan sangat sedih. Saya bertanya, ”Adonai, mengapa Engkau menangis?” dan Yeshua menjawab, ”Kamu tidak dapat membayangkan bagaimana perasaan-Ku menyaksikan jiwa-jiwa di sini.”

Tahta Setan di Neraka
Yeshua berkata, ”Aku sekarang menunjukkan sesuautu kepada mu, putri-Ku. Aku belum pernah menunjukkan ini pada seorangpun sebelumnya. Aku ingin kamu melihat ini sehingga kamu dapa mengerti bahwa Setan adalah pendusta , Satan adalah peniru.” Tahta Setan  atau Lucifer

Adonai menunjukkan pada saya tahta Setan di Neraka. Setan meniru Elohim Yang Mahakuasa di Neraka. Saya melihat dia duduk pada tahtanya. Ia sangat mengerikan; ia berpura-pura memilik otoritas Elohim. Saya dapat melihat malaikat [jahat lainnya; ] sekeliling dia, tetapi mereka sesungguhnya hanyalah roh-roh jahat. Setan mengenakan jubah putih penuh dengan kejijikan dan sangat kotor. Saya melihat dua puluh empat tua-tua memuliakan Setan di Neraka, mereka menanggalkan mahkota-mahkota mereka dan menyembahnya. Saya dapat melihat mereka semua hanyalah roh-roh jahat. Tahta Setan penuh dengan imitasi dari hal-hal di Sorga, segala sesuatu nampak begitu buruk.

Saya melihat Setan memanggil satu dari para roh-roh jahatnya, dan meminta dia untuk pergi dan membawa orang tertentu ke Neraka. Para roh jahat ini melakakukan apapun yang disuruhkan kepada mereka. Setan selalu mengirim roh-roh jahatnya ke bumi untuk pengerusakan.

Kitab Neraka
Adonai berkata, ”Aku ingin kamu tahu bahwa Setan adalah peniru, Aku ingin kamu tahu bahwa Setan adalah nyata, Satan ingin menghancurkan dunia.” Saya dapat melihat sebuah roh jahat dalam bentuk malaikat jahat dengan kuku-kuku yang sangat panjang memegang sebuah kitab pada tangannya. Roh jahat ini menulis nama-nama orang yang akan pergi ke Neraka. Saya bertanya, ”Adonai, mengapa mereka melakukan hal ini?” Adonai menjawab, ”Pegilah dan ceritakanlah pada Dunia bahwa orang-orang tanpa Yeshua Ha Mashiah di dalam hidup mereka, Setan telah menulis semua nama-nama mereka di Kitab Neraka. Perhatikan, roh jahat ini sudah dikirim ke sebuah janal tol untuk menyebabkan kecelakaan. … Ada banyak kecelakaan terjadi di tempat-tempat yang berbeda, Setan dan roh-roh jahat nya bertanggung jawab untuk semua ini. Itu perlu bahwa kamu melihat semua al ini agar supaya kamu dapat menerangkan  kepada dunia apa sesungguhnya Neraka adalah, sebab Neraka untuk dunia tahu dan percaya bahwa Neraka sungguh ada.”

Saya disiksa oleh para roh jahat di Neraka
Kemudian Adonai membawa ketempat lainnya, tetapi saya memprotes, ”Bawalah saya keluar dari tempat inTemapt ini sungguh mengerikan.” Adonai menggenggam tanganku sementara kami terus pergi dan tiba-tiba disana datang sebuah roh jahat yang sangat mengerikan, iblis yang sangat besar dengan jari-jari yang panjang. Kemudian, ada suatu waktu saya tidak dapat melihat Yeshua! Iblis ini meraih rambutku dan terbang pergi dengan ku, Adonai nampaknay tidak nampak dan meninggalkan saya sendiri. Iblis ini menarik saya ke sebuah tempat , dan iblis-iblis lainnya datang kepadaku, melakukan semua perbuatan-perbuatan yang mengerikan.

Sebuah suara berkata, ”Kamu akan menghabiskan seluruh hidupmu di sini di Neraka dan kamu akan disiksa,” Saya menjerit, ”Adonai, saya tidak tahan ini, saya tidak tahan ini.”

- Iblis oral sex (hubunganan sex dengan mulut)
Iblis lainnya datang kepada ku, ia memiliki mulut yang sangat panjang. Saya mencoba mendorong dia pergi, tetapi tidak berhasil. Ia menekan mulutnya kedalam mulutku, saya dapat rasakan air liurnya berserahkan di seluruh mulutku. Saya menjerit, ”Adonai, mengapa Engkau mengijinkan hal ini terjadi pada diriku?”
Adonai menjawab, ”Itu perlu, itu perlu bagi mu untuk berbicara kepada orang-orang di bumi tentang Neraka yang  sesungguhnya, sehingga mereka mengerti tujuan tersebut. … AKU ADALAH ELOHIM YANG SUCI, ada banyak orang di Gereja, melakukan semua tindakan- tindakan yang kurang bermoral dengan mulut mereka.” Saya bertanya, ”Adonai, bagaimana dapat saya mengatakan semua hal-hal ini?”  Adonai menjawab, ”Katakan segala sesuatu yang telah Aku tunjukkan kepada mu.”

Adonai menunjukkan kepada saya sebuah layar dimana saya melihat semua jenis-jenis amoral. Ada banyak orang di Gereja hari-hari ini melakukan berbagai macam dosa-dosa yang tersembunyi. Saya bertanya, ”Adonai, apakah ini?” Ia menjawab, ”Ceritakan pada mereka untuk berubah, ceriakan pada mereka bahwa AKU ADALAH ELOHIM YANG KUDUS. Ceritakan pada mereka bahwa mulut-mulut mereka adalah untuk mereka memuliakan Aku dan bukan untuk hal-hal yang bersifat imoral.”

Saya berkata, ”Adonai, ambil roh jahat ini dari tubuhku.” Ia menyedoti seluruh tubuhku. Air liurnya sangat hitam dan memenuhi tubuhku. Itu sungguh tidak enak, bau Neraka tidak enak, lebih buruh dari bangkai anjing mati, bahkan melampaui apa yang bisa saya gambarkan. Saya berkata lagim, ”Adonai tolong saya. Saya tidak dapat tahan lagi.” Yeshua berkata. ”Putri, tenanglah, itu adalah perlu untuk mu melewati semua hal ini.” Saya bertanya, ”Adonai, mengapa Engkau meninggalkan aku sendirian?”

- Kesia-siaan Dansa (Joget)
Kemudian iblis lain datang, ia membawa saya ke suatu tempat dimana saya melihat jiwa-jiwa berdansa (joget). Saya bertanya, ”Adonai, apakah berikutnya untuk saya lakukan sekarang?” Saya dipaksa berdansa dalam kobaran api, ada hal-hal di sini yang memaksa saya berdansa, saya bertanya, ”Adonai, mengapa hal ini terjadi padaku?” Dansa yang seksi
Adonai berkata, ”Karena kamu adalah pendansa (pejoget), kamu dansa pada suara dari setiap musik Kristen dan setiap musik lainnya yang menyenangkan dirimu.”
”Adonai, maafkan saya, saya tidak akan lakukan lagi,” saya berjanji
“Sebagai layaknya kamu, ada banyak orang seperti itu diantara umat-Ku berdansa (berjoget) seperti orang-orang dunia, mereka menggerakan pinggang-pinggang mereka seperti orang-orang duniawi. Hal-hal seperti itu tidak menyenangkan Ku.” (Dansa yang bersifat sensual, bukan dansa pujian – tarian kudus; 2 Samuel 6:14)

”Adonai, ampuni saya, kasihanilah saya,” saya berkata sebab jiwaku terbakar, saya di kobaran api. Saya tidak dapat menggambarkan bagaimana mengerikannya itu di Neraka. Saya tidak berbohong, saya bercerita sesungguhnya. Neraka sungguh nyata, saya pernah disana.
Iblis-iblis ini kemudian membawa saya ketempat lainnya, diisi dengan ulat-ulat. Disini ulat-ulat masuk kedalam bagian-bagian lain dari tubuhku, melalui mata-mataku, telinga-telingaku. Saya berkatan, ”Adonai belas kasihanilah saya, saya akan lakukan semua yang Engkau minta saya kerjakan, namun bawalah saya keluar dari tempat ini.”
Adonai berkata, ”Ini sangatlah penting, sehingga setiap orang dapat mengerti bahwa Neraka adalah nyata, banyak orang berkata bahwa Neraka tidak ada, kamu pergi dan ceritakan mereka bahwa Neraka benar ada.”

Saya kemudian diambil keluar dari tempat dimana saya telah disiksa oleh ulat-ulat. Adonai berkata, ”Ya putri-Ku. Putri, itu penting kamu merasakan kesakitan-kesakitan yang jiwa-jiwa menderita disini di Neraka sehingga kamu dapatlah mampu menerangkan itu kepada semua yang masih ada di bumi.”

Kemudian Adonai membawa saya keluar ; dan menunjukkan saya hal-hal lain, yang tidak dapat saya katakan saat ini. Elohim akan mengatakan padaku kapan saya dapat menceritakan hal-hal lain yang telah saya lihat. Saya sekarang hanya dapat menceritakan apa yang saya telah diijinkan untuk dinyatakan.

Bunga di Sorga; illustrasi Perjalanan keduaku ke Sorga. Segala sesuatu sudah siap di Sorga.
Adonai berkata, ”Aku akan tunjukkan kepadamu tempat, dimana Aku pernah berkata kepada para murid-Ku ’Aku pergi kesitu untuk menyediakan tempat bagi mereka, dimana Aku berada, disana mereka akan berada’ [Yohanes 14:2-3]; sehingga kamu dapat menceritakan setiap orang bahwa semua hal ini adanya nyata.”

Adonai membawa saya langsung ke Sorga. Kemudian saya melihat suatu pintu yang sangat besar terbuka. Saya berkata, ”Adonai, Neraka menyeramkan tetapi Sorga adalah indah.” Adonai berkata, ”Putri, Aku akan tunjukkan kamu Sorga.”

Saya melihat suatu tempat seperti kota besar di Sorga; itu sungguh besar. Adonai menunjukkan kepadaku sebuah jalan di Sorga yang terbuat dari emas, emas murni! (Wahyu 21:21). Saya melihat bunga-bunga yang indah disempanjag jalan-jalan Sorga. Tidak ada bunga dibumi dapat dibandingkan pada bunga-bunga di Sorga.

Adonai membawa saya ke sebuah tempat dan berkata, “Aku akan menunjukkan kepadamu sebuah sungai; saya akan menempatkan kamu disana.” Saya melihat sunga seperti gelas, itu memiliki pancaran batu-batu di dalamnya. Disana ada juga ikan, dan Adonai membawa satu dari mereka keluar pada tangan-Nya. Ikan tersebut senang, bermain pada telapak-telapak tangan Adonai. Sungai di Sorga; illustrasi

Saya berkata, ”Adonai, kembalikan ikan itu ke sungai, ia akan mati.” Adonai menjawab, ”Tidak satupun mati di sini, kematian tidak hadir di sini, tempat ini penuh dengan kehidupan, segala sesuatu di sini adalah kehidupan.”
Saya berkata, ”Adonai, ada banyak orang ada disiksa di Neraka, mengapa kamu kamu tidak memberi mereka kesempatan untuk memperbaiki jalan-jalan mereka dan datang kesini ke Sorga.” Yeshua menjawab, ”Mereka ada disana adalah sebagai hasil dari ketidak taatan mereka.”
Seperti seorang anak kecil, Yeshua membawa saya dari suatu tempat ke tempat lain. Sungai itu sungguh indah, segala sesuatu menunggu untuk kita di Sorga, indahnya.
Saya bertanya, ”Dimana jiwa-jiwa yang Engkau telah selamatkan? Dimana mereka di Sorga?” Ia menjawab, ”Aku akan tunjukkan mereka kepada mu.” Kemudian Ia membawa saya ketempat lainnya dan menunjukkan satu dari saudari-saudariku di dalam Ha Mashiah (Kristus) yang telah meninggal, namanya saudari ini adalah Auroro Esperanza. Saya juga melihat saudari lainnya, ia adalah putri dari satu dari saudari-saudariku, namanya Anugerah. Ia nampak begitu muda dan indah. Adonai berkata, ”Mereka adalah orang-orang kudus-Ku.”

Anugrah penuh dengan damai di Sorga; orang-orang kudus di Sorga adalah nampaknya seperti malaikat-malaikat. Saya juga melihat orang-orang kudus yang masih muda, dan pakaian-pakaian mereka indah. Tempat ini penuh dengan keindahan bunga-bunga, tempat yang sangat indah dengan wangi yang harum.

“Sekarang, Aku akan menunjukkan kamu dimana pakaian-pakaian orang-orang kudus-Ku berada,” Adonai berkata.
”Engkau akan menunjukkan padaku pakaian saya?” saya bertanya
”Aku akan menunjukkan kamu pakaian para orang kudus-Ku,” Yeshua menjawab.
Saya melihat beberapa pakaian yang putih dan didekorasi dengan emas. Pakaian-pakaian tersebut memiliki ikat  pinggang emas dengan nama-nama pada masing-masing mereka.
”Semua ini adalah pakaian orang-orang kudus-Ku dan dan ini adalah pakaian-pakaian beberapa orang yang masih di bumi, mereka belum menerima Aku,” Yeshua berkata.
”Adonai, saya ingin melihat mahkota-mahkota, tunjukkan lah mahkota pendeta saya dan juga mahkotaku. Adonai saya ingin melihat mahkotaku,” saya berkata.
”Aku akan tunjukkan mereka kepada mu,” Ia berkata lalu menunjukkan saya mahkota-mahkota yang sangat indah.
Adonai menunjukkan pada saya mahkotaku, itu tanpa batu-batu! Itu tidak membuat saya bangga, seperti mahkota pendeta saya. Saya bertanya, “Mengapa mahkotaku tanpa batu-batu, tidak seperti milik pendeta?”
”Kamu tidak dapat mengerti semua hal yang ia telah lewati untuk memiliki mahkota seperti ini dengan penuh batu-batu padanya,” Adonai berkata.

Seorang malaikat ditunjuk untuk meletakkan batu-batu pada mahkota-mahkota ketika orang-orang bertobat dan datang kepada Yeshua.
Ketika kamu memenangkan jiwa-jiwa ke Kerajaan Sorga, malaikat tersebut akan menaruh sebuah batu pad mahkotamu!
Ketika kamu menolong orang yang kurang terhormat, malaikat akan menambahkan batu lain pada mahkotamu!
Ketika kamu menolong seorang janda tua, malaikat akan menambahkan batu lainnya pada mahkotamu!
Ketika kamu menolong orang miskin dan tidak memiliki rumah, malaikat akan menambahkan batu-batu ke mahkotamu!

Adonai berbicara kepada ku tentang pendetaku. Dia berkata bahwa pendeta saya (wanita) telah menderita banyak demi Kerajaan; ia telah melewati banyak hal untuk mendapatkan mahkota seperti itu. Ia memiliki banyak kesabaran bagi jiwa-jiwa.

”Katakan kepada dia untuk berpegang teguh pada apa yang ia telah miliki, sehingga orang lain tidak akan mengambil mahkotanya.” (Wahyu 3:11). Saya telah katakan ke pendeta saya semua yang Adonai katakan kepadaku. Kemudian Adonai menunjukkan saya mahkota-mahkota dari semua orang-orang kudus-Nya; mahkota-mahkota para orang yang memberikan hidup mereka pada Yeshua, yang masih hidup dibumi.

Tahta YAHWEHTahta Elohim di Sorga
Adonai berkata, ”Putri, Aku akan tunjukkan kamu sesuatu.” Dari kejauhan, saya melihat sebuah tahta yang sangat besar, tahta yang sangat mulia. ”Ini adalah tahta Bapa-Ku.”
YAHWEH duduk disana; cahaya dari tahta tidak mengijinkan saya melihat apa yang ada dibelakangnya. Saya melihat para tua-tua menyerahkan mahkota-mahkota mereka dan berlutut untuk menyembah YAHWEH, mereka tidak pernah berhenti menyembah. Saya melihat banyak malaikat-malaikat berdiri disekeliling tahta Elohim. Kitab Wahyu berbicara tentang tempat ini. Sorga sungguh nyata, saya telah disana! Saya melihat banyak malaikat di Sorga dan kapanpun mereka melihat YAHWEH, mereka mencopot mahkota mereka dan merendahkan tubuhnya dan menyembah YAHWEH.

Adonai berkata, ”Putri, ceritakan kepada dunia bahwa Sorga adalah nyata, berbicaralah putri-Ku.”
”Adonai, apakah kamu pikir mereka akan percaya kepadaku?” saya bertanya
”Ya. Putri, SEMUA KEMULIAN ADALAH MILIK-KU, SEMUA KEMULIAN ADALAH MILIK-KU,” Adonai berkata. Kemudian saya mengerti bahwa Elohim tidak membagi kemulian-Nya kepada orang lain. (Yesaya 42:8).
Para malaikat bernyanyi, menyembah Adonai sepanjang waktu, mereka tidak berhenti. Saya juga melihat Gereja dari pendeta-pendeta yang baik menyembah Adonai disana, saudariku Jasmine menolong memimpin mereka.
”Ceritakan pada paduan suara Gereja dari para pendeta baik itu untuk menyembah Aku dan berhenti melakukan hal-hal yang tidak menyenangkan Aku. Katakan pada mereka bahwa kapanpun mereka menyembah Ku, para malaikat di Sorga turut menyembah dengan mereka,” Adonai berkata.

Kepada semua para penyembah Elohim, Adonai ingin kamu semua menyembah Dia lebih lagi!
”Katakan pada mereka untuk menyembah Ku,” Adonai berkata.
Elohim kita adalah Bapa Yang Kudus!
Para malaikat bermain bermacam-macam alat musik yang berbeda dan menyembah Adonai. Mereka sungguh indah dan memiliki banyak kedamaian di dalam mereka; mereka menyembah dari hati mereka.

Adonai membawa saya ketempat lainnya dimana saya melihat tujuh malaikat memegang tujuh trompet. Disamping mereka adalah tujuh malaikat lainnya dengan cawan-cawan di dalam tangan mereka. Mereka malaikat yang sangat inggi dan besar, berpakaian kemeja-kemeja putih, putihnya adalah melebihi apa yang saya bis bayangkan.
“Adonai, siapakah malaikat-malaikat ini?” saya bertanya
”Malaikat-malaikat ini sedang menunggu untuk dikirim kebumi, untuk membinasakan bumi,” Adonai berkata (Wahyu 15:7).
Para malaikat yang sudah memiliki trompet di tangan mereka, mereka hanya menunggu perintah Adonai untuk meniup trompet mereka.
7 Malaikat dengan 7 sangkakalanya ”Adonai, mengapa mereka begitu tinggi ?” saya bertanya

”Sebab mereka adalah para pangeran,” Adonai berkata. Saya hendak menanyakan pertanyaan lainnya, tetapi Adoani berkata, ”Jangan terlalu ingin tahu, jangan bertanya terlalu banyak pertanyaan. Hanya katakan hal-hal yang Aku telah tunjukkan kepada mu, hal-hal yang Aku telah minta kamu untuk mengatakannya. Ceritakan kepada mereka bahwa hanya ada satu Sorga dan tidak ada yang lainnya, ceritakan kepada mereka bahwa Aku sungguh nyata, sebab banyak orang tidak berbicara banyak tentang Aku, ceritakan pada mereka Elohim di atas sana menunggu mereka.”

”Sekarang, Aku akan tunjukkan kamu apa yang sedang terjadi pada umat-Ku,” Adonai berkata. Ia menunjukkan saya sebuah tempat yang memiliki sejenis selubung. ”Lihat apa yang sedang terjadi pada Gereja-Ku. Dalam Gereja-Ku ad banyak hal yang tidak menyenangka Ku. Aku akanlah hanya menghadirkan pada Bapa-Ku sebuah bangsa yang kudus, Gereja-Ku belum siap. Pegilah katakan kepada mereka untuk bersiap-siap sebab trompet akan segera berbunyi.”

Saya melihat meja Perjamuan Adonai sudah siap! Adonai berkata, ”Sekarang Aku akan tunjukkan kamu dimana para orang kudus akan makan dengan Ku.” Ia menunjukkan saya sebuah meja makan yang sangat panjang, terdekorasi dengan baik dan dengan kain putih, cawan-cawan emas, dan kursi-kursi di sekelilingnya. Kursi-kursi memiliki nama-nama orang kudus tertulis padanya, tetapi saya tidak mengerti bahasanya.

Mahkota-mahkota orang kudusSaya bertanya Adonai untuk menunjukkan kursiku. Ia menunjukkan saya kursiku dan berkata, ”Ceritakan pada Gereja-Ku untuk bersiap, ceritakan pada umat-Ku bahwa mejanya telah disiapkan.” Saya berkata, ”Adonai in sungguh indah, saya ingin duduk pada satu diantara kursi-kursi tersebut.” Namun Yeshua menjawab, ”Jangan duduk di sana, belum waktunya.”

Saya melihat malaikat-malaikat mondar mandir, seorang datang dan berbicara langsung ke telinga Adonai. Saya bertanya kepada Adonai, “Apa yang ia katakan?” Dijawab, ”Jangan penasaran.”

Adonai berkata, ”Putri, sekarang waktunya, sekarang waktunya untuk kamu kembali. Ceritakan pada Gereja-Ku untuk bersiap, ceritakan pada mereka semua yang Aku telah tunjukkan kepadamu.” Saya berkata, ”Tidaaak, saya tidak ingin kembali.”

Adonai berkata, ”Ya, kamu harus kembali dan ceritakan kepada mereka segala sesuatu yang kamu telah lihat, ceritakan pada mereka bahwa meja sudahlah disiapkan, itu siap menunggu kamu, kamu harus persiapkan dirimu sendiri.” Ia lanjut berkata, ”Gereja-Ku seperti ini, beberapa mendua pikiran, lainnya munafik, beberapa tidak siap, beberapa tidak memuliakan Aku, beberapa melakukan hal-hal di Rumah-Ku sebab mereka terpaksa melakukannya, beberapa ingin ada dilihat dan dipuji oleh para pendeta mereka.” Yeshua mulai menangis!

Anak-anak yang tidak taat. Memakai telpon genggam di Gereja
Adonai menunjukkan pada ku sebuah Jemaat. Saya melihat seorang pengkotbah yang sedang berkotbah di mimbar dan tiba-tia telpon genggamnya berbunyi. Pengkotbat ini berhenti berkotbah dan pergi keluar untuk berurusan dengan telponnya. Adonai berkata, ”Dapatkah kamu melihat bagaimana mereka mengabaikan hadirat-Ku, ketika seorang berkotbah, dia berkotbah firman-Ku. Mereka memilih untuk ada pada sebuah telpon genggam kemudian baru kepada Ku.” …”Bilang, bilang pada pendeta-pendeta tersebut untuk melupakan doktrin-doktrin mereka sendiri, mereka boleh membencimu jika mereka ingin, tetapi banyak orang akan mengerti tujuan mengapa Aku telah bawah kamu ke sini dan banyak orang akan bertobat. ”

Kepada Anda, Pendeta, orang-orang mungkin saja membenci Anda ketika Anda memutuskan untuk melakukan kehendak Elohim. Itu tidaklah penting jika mereka membenci Anda, lupakan tentang doktrin Anda, berpeganglah pada doktrin yang Elohim telah berikan kepada Anda. Janganlah mencoba menyenangkan siapapun, jangang kompromi.

Adonai berkata, ”Aku sekarang mempersatukan Gereja-Ku bersama. Aku hanya memiliki satu Gereja. Aku tidak memiliki Gereja lainnya di bumi, tetapi hanya satu Gereja. Inilah Gereja yang Aku akan bawa ke Sorga; Inilah Gereja yang Aku akan hadirkan kepada Bapa-Ku.” (Yohanes 10:16)

Kita harus menyerahkan semua kepada Yeshua Ha Mashiah. Mereka yang tidak berbuat dosa lagi, yang telah meninggalkan jalan-jalan lamanya untuk melakukan kehendak Elohim, mereka yang lahir kembali; ini orang-orang yang akan melihat wajah Adonai. Saya telah katakan semua yang Adonai minta saya untuk katakan. Semua kemulian, semua kemulian milik Elohim. Berputar arah 180 derajat
Saya di sini hanyalah belas kasihan Elohim, untuk menceritakan kalian hal-hal yang Yeshua telah minta saya untuk mengatakan. Bolehlah kiranya pesan ini masuk kedalam hati kalian dan meruba kehidupan kalian sehingga kalian dapat bertobat. Bertanyalah kepada Adonai, Adonai, dalam area apa saya terjatuh?” Ia menjawab kalian.
Saya ingin berkata bahwa Yeshua Ha Mashiah mengasihi mu, Dia ingin merubah dan mentranform kehidupan kalian. Yeshua Ha Mashiah tidak berkehendak kamu pergi ke Neraka, sebaliknya Dia berkendak kalian pergi ke Sorga.
Sorga adalah nyata, dan Neraka adalah nyata, bertobatlah sekarang dan berilah kehidupanmu kepada Yeshua Ha Mashiah. Kalian hanya dapat memiliki keselamatan di dalam Yeshua Ha Mashiah.
Yeshua Ha Mashiah mengetuk pada pintu hatimu melalui pesan ini, carilah Adonai dengan segenap hatimu dan Dia akan melakukan perkara-perkara yang besar dengan mu.
Adonai berkata, ”Semua hal-hal ini yang Aku telah tunjukkan kamu telah dinubuatkan di kitab Yehezkiel, di kitab Daniel dan di kitab Wahyu. Semua wahyu-wahyu ini terdapat di Alkitab.”
Saya bedoa kesaksian ini akan mentranform kehidupanmu. Kemulian bagi Elohim. Amin.
Elohim memberkati kalian semua.

Hak cipta dari artikel ini dimiliki oleh penjalabaja.wordpress.com. Artikel ini boleh diperbanyak dengan syarat alamat blog disertakan dengan lengkap dan bukan untuk tujuan komersial. Persiapkan Jalan Bagi Raja

 

Kehidupan Kristen Yang Tidak Sesuai Alkitab Akan Berakhir Di Neraka


Kesaksian pribadi pendeta dan sekaligus penginjil Carmelo Brenes di perlihatkan isi Neraka. Ia diperlihatkan beberapa orang Kristen yang dihukum di Neraka oleh karena sewaktu hidup mereka, mereka megabaikan perintah firman Elohim. Sebagian dari mereka adalah hamba-hamba YAHWEH. Kesaksian ini baik untuk dimengerti oleh setiap kita yang masih hidup, sebab setelah mati, kesempatan untuk memperbaiki sangatlah tidak mungkin.

Kesaksian Carmelo Brenes dalam bahasa Indonesia ini, yang sedang ada di depan Anda di ambil dari dua sumber, Tulisan di ambil dari Insights of God.com: Rescued From Hell (lebih lengkap) dan ilustrasi gambar (dan juga ayat-ayat Alkitabnya) diambil dari Spirit Lessons.com: Christians that wound up in HELL! Warna pada tulisan, dan kalimat dalam tanda kurung siku ditambahkan dari Penjala Baja. Artikel Inggris dalam bentuk MP3 dan Videop bisa di dapatkan di Christians that wound up in Hell.

Saya pikir ayat ini adalah tepat dan pesan kunci dari kesaksian pendeta Carmelo:

Tetapi engkau hai manusia Elohim, jauhilah semuanya itu, kejarlah keadilan, ibadah, kesetiaan, kasih, kesabaran dan kelembutan.
Bertandinglah dalam pertandingan iman yang benar dan rebutlah hidup yang kekal. Untuk itulah engkau telah dipanggil dan telah engkau ikrarkan ikrar yang benar di depan banyak saksi.
Turutilah perintah ini, dengan tidak bercacat dan tidak bercela, hingga pada saat Adonai kita Yeshua Ha Mashiah menyatakan diri-Nya (1Timotius 6:11-12,14)

Kiranya artikel kesaksian ini bisa menjadi berkat untuk setiap orang yang membacanya. Pembaja Baja.

Diselamatkan dari Neraka,
Kesaksian Pendeta dan Penginjil Carmelo Brenes

[Kecelakaan, meninggal dan dibawa ke Neraka, diperlihatkan Yeshua isi Neraka]
Pada tahun 1982, saya mengalami sebuah kecelakaan di mana aku meninggal dunia.  Pada saat itu semua keberadaan saya berakhir, saya merasa semuanya menjadi gelap, dan aku mulai berjalan melalui sebuah terowongan gelap. Aku melihat sesosok makhluk yang membawa saya dan mulai mendengar jeritan-jeritan dan rintihan-rintihan. Saya mengerti bahwa nyawaku telah diambil dari saya; saya berhenti untuk hidup di bumi. Tetapi hal yang paling mengerikan adalah bahwa kami melewati terowongan itu, rasa takut dalam diri saya meningkat lebih dan lebih. Saya tahu bahwa, meskipun tubuh saya sudah mati, aku masih hidup di suatu tempat.

Kami berjalan untuk sementara di dalam terowongan itu. Tiba-tiba, aku mendengar erangan dan rintihan yang belum pernah saya dengar sebelumnya. Ketika kami terus berjalan di dalam terowongan yang dingin dan gelap, saya mulai melihat suatu yang besar, ular raksasa yang bergerak dari satu tempat ke tempat lain, dan mendengar rintihan dan erangan yang berbeda. Ada sesuatu yang sangat aneh tentang tempat itu: hampir semua orang di tempat itu memiliki kesamaan. Mereka semua memikirkan dan menjerit untuk air pada saat itu. Kami terus berjalan sampai kami tiba di sebuah tempat terbuka seperti dataran tinggi dengan banyak ruang dan divisi yang berisi orang yang berbeda.
Saya mulai menangis dengan ketakutan dan memohon kepada Elohim untuk  mendapat belas kasihan. Aku mulai mengatakan kepada-Nya, “Adonai, ingatlah hidup saya! Bermurah hatilah!” Pada saat itu, perasaan teror menyerang jiwaku. Saya merasa seperti seluruh kehidupan saya lewat di depan mata saya sekali lagi. Saya berjalan dengan mahluk yang yang membawa saya. Saat kami mendekati pintu, aku berteriak, “Kasihanilah saya Adonaiku; kasihanilah saya! Saya memohin kepada Mu tolonglah saya  Adonai!”
Tiba-tiba ada keheningan, dan aku mendengar suara yang berkata, “Berhenti!” Karena suara itu, semua neraka gemetar. Mahluk yang membawa saya melalui tangannya melepaskan saya, tapi saya tidak jatuh ke tanah. Sebaliknya, aku tetap mengapung di satu tempat dan mendengar suara itu sekali lagi yang mengatakan, “Aku bukan Elohim dari para penyembah berhala, Aku bukan Elohim dari para pezinah, Aku bukan Elohim dari para pembohong. Mengapa kamu memanggil Aku Yahweh jika Aku bukan Elohim dari orang-orang yang membanggakan diri dan sombong?” (Lukas 6:46). Saya merasa untuk saat itu seluruh diri saya akan dihancurkan, tetapi sebagai saat-saat berlalu suara pribadi tersebut menjadi lebih lembut dan mengatakan kepada saya, “Datang dan Aku akan menunjukkan kamu hal-hal terjadi di tempat ini yang menunggu semua orang yang tidak bersedia untuk mengikuti jalan-Ku dan telah berjalan menuruti imajinasi-imajinasi hati mereka sendiri.”

[Upah dosa, pendeta yang tidak percaya pekerjaan Roh Kudus, penyalah gunaan uang pelayanan]
Saya mulai berjalan di tempat itu, sambil mendengarkan semua rintihan yang menghancurkan jiwa saya. Tiba-tiba, kami berhenti di pusat sel di mana seorang wanita duduk di kursi goyang. Pada awalnya, sepertinya ia baik-baik saja, tetapi tiba-tiba tubuhya berubah menjadi seorang penyihir, dan ia menjerit kesakitan dan rintihan, dan meminta bantuan karena seluruh keberadaan-nya terbakar dalam nyala api. Dia mulai menjerit jeritan mengerikan, memohon seseorang untuk menolongnya. Adonai berbicara kepada saya dan berkata, “Upah dosa adalah maut, dan mereka yang tiba di tempat ini tidak akan pernah bisa keluar lagi.” (Roma 6:23). Dia juga menunjukkan kepada saya tempat-tempat rendah di bumi, seperti bukaan di bumi, yang di dalamnya berisi minyak yang mendidih di mana ada juga mahluk-makhluk yang terbakar dalam lidah api – para manusia, di tempat penderitaan. Ketika mereka mencoba untuk pergi keluar, setan datang untuk menempatkan mereka ke dalam tempat itu lagi.

Adonai menunjukkan kepada saya bahwa karena ketidaktaatan manusia, banyak orang yang pernah menjadi bagian dari gereja-gereja Kristen dan Injili, menemukan dirinya di tempat itu menangis dan minta ampun atas kehidupan mereka, yang tidak dapat ditemukan lagi karena belas kasihan hanya dapat ditemukan ketika kita masih hidup di bumi ini. Setelah seorang meninggal dunia, belas kasihan tidak dapat dijangkau lagi, karena Adonai mengatakan dalam firman-Nya, “Dan sama seperti manusia ditetapkan untuk mati hanya satu kali saja, dan sesudah itu dihakimi,  (Ibrani 9:27)

Kami terus berjalan dan tiba di tempat yang sangat khusus di mana ada orang-orang yang pernah mendengarkan firman Elohim, tetapi tidak pernah ingin bertobat. Saya melihat seorang wanita dengan dua anak yang memohon dengan ibu mereka dan bertanya: “Kenapa? Kenapa engkau tidak membawa kami ke Sekolah Minggu? Kenapa engkau tidak menginjikan kami untuk pergi ke Gereja?” Dan mereka mengutuk karena mereka pernah ingin pergi ke gereja untuk mendengar firman Elohim, namun ibu mereka tidak pernah mengizinkan mereka untuk pergi ke Gereja untuk mendengar Injil.

Ia juga mengambil saya ke tempat dimana ada para pastor, penginjil, dan misionaris dan banyak orang percaya yang berada di sana untuk alasan kesalahan yang berbeda.
Saya melihat seorang pendeta yang menarik perhatian saya. Orang ini tidak pernah percaya pada kuasa Roh Kudus, berbicara dalam bahasa lain, atau baptisan Roh Kudus [Baca Yohanes 14, 16; Matius 12:32; Kisah Rasul 1:8 dan 2:4]. Dia juga tidak pernah percaya pada kesembuhan dari Adonai. Namun sekarang, dia memohon belas kasihan, dan untuk satu kesempatan lagi untuk pergi keluar dan memberitahu dunia bahwa berbicara dalam bahasa roh adalah nyata, bahwa Roh Kudus adalah nyata, dan bahwa ada kebebasan nyata dalam Injil Adonai. Tapi sudah terlambat baginya, dia tidak bisa meninggalkan tempat itu karena waktu untuk ia bertobat dari kejahatannya hanyalah ada sementara dia berada di bumi. Bahkan ketika ia menjadi anggota gereja evangelis Kristen dan seorang pendeta, namun, ia belum mendapat rahmat [Markus 11:25-26].

Kesempatan untuk bertobat adalah sementara Anda hidup di bumi, sebab setelah kehidupan ini kesempatan itu tidak ada lagi.

Ada juga seorang misionaris di sana karena dia meminta uang untuk membuka misi di Afrika, tetapi dia hanya menggunakan setengah dari uang itu. Sisa uang ia pakai untuk dirinya sendiri, dan sekarang dia memohon belas kasihan di tempat itu dan kesempatan lain untuk memberikan kembali uang yang bukan miliknya. Dia ingat bagaimana dia berbohong untuk mengambil uang yang bukan miliknya dan memohon belas kasihan dan pengampunan. Tapi ketika ia melihat belas kasihan tidak dapat diberikan kepadanya, ia mengutuk Yeshua Ha Mashiah.

Saya ingin memberitahu Anda, itu sama sekali berbeda ketika Anda hidup di bumi dengan ketika Anda berada di tempat siksaan. Di neraka, Anda mendengar teriakan dan erangan teror dan rasa sakit di tenggorokan orang-orang yang pernah di dalam gereja memuji nama Yeshua. Sekarang di tempat itu mereka berseru dan meminta rahmat bagi dosa-dosa mereka, tapi begitu di bumi ini mereka memiliki kesempatan itu. Sekarang, mereka hanya menunggu Penghakiman Terakhir dan Kekal.

Ada juga pendeta di sana karena mereka merampok persepuluhan dan persembahan dari gereja-gereja mereka. Sekarang, mereka ingin hanya satu kesempatan saja yang tidak dapat diberikan lagi – satu kesempatan lagi hanya dapat ditemukan di bumi ini. Mereka menghabiskan waktu siang dan malam dengan tangisan yang tanpa henti untuk menyesali semua pekerjaan jahat mereka. Kesempatan untuk bertobat adalah sementara Anda hidup di bumi, sebab setelah kehidupan ini kesempatan itu tidak ada lagi.

Mereka yang mati tanpa Yeshua Ha Mashiah pergi ke neraka, dan mereka yang mati bersama dengan Yeshua Ha Mashiah menerima hidup kekal di surga bersama-Nya. Banyak orang percaya bahwa kematian tubuh hanya menghentikan eksistensi ini dan bahwa tubuh mereka akan masuk ke bumi. [Tetapi sesungguhnya] pada saat kematian, kehidupan nyata dimulai dan kepribadian nyata dari orang percaya atau orang berdosa muncul dan mulai hidup, entah itu dalam kemuliaan Elohim atau di dalam penghukuman dan rasa malu yang kekal. Pilihan ini Anda buat hari ini dan sekarang; tepat pada saat ini ketika Anda dapat memikirkan dan merenungkan di mana Anda ingin menghabiskan kekekalan Anda. Apakah Anda ingin menghabiskan kekekalan di neraka atau dalam kemuliaan Elohim? Pada jam ini Anda masih dapat memutuskan.

[Iblis berwajah wanita cantik, remajapun ada di sana]
Kami terus berjalan dan tiba di tempat yang mengerikan di mana ada setan dari segala jenis, ukuran dan bentuk. Ada yang hanya satu tangan, satu mata dan satu kaki, dan ujung kaki itu seperti kuku dari seekor anak kuda. Wajah mereka seperti setengah dari wajah manusia, tapi sisa setengah lainnya kosong. Saya bertanya kepada Adonai, “Adonai apa ini? Apa itu?” Dan Dia berkata, “Ini adalah iblis kehancuran, di rumah-rumah semua orang yang hilang. Ini adalah setan yang akan menghancurkan dan menghancurkan tanpa istirahat, hari demi hari.”  Siksaan di tempat  ini adalah mengerikan – begitu mengerikan bahwa jiwa-jiwa tersebut tidak bisa berhenti melupakan semua hal yang mereka pernah lakukan ketika di bumi, seperti ditulis dalam Lukas 16:19-31 tentang seorang kaya yang mati dan masuk neraka dan sangat kehausan, ia teringat akan keluarganya yang masih hidup.

Dalam cara yang sama, hari ini Anda memiliki nabi Elohim yang mengabarkan Injil Adonai di bumi ini. Anda telah mendengar Firman Elohim, dan sekarang adalah waktu untuk bertobat. Tak seorang pun dari yang mati akan datang untuk menyelamatkan Anda karena Dia yang dapat menyelamatkan jiwa Anda, Yeshua dari Nazaret, telah dibangkitkan dari orang mati, dan sekarang duduk di sebelah kanan Bapa siap untuk menyelamatkan Anda Tidak ada orang lain dapat menyelamatkan Anda. Ada tertulis dalam kitab Kisah Para Rasul 4:12, ”Dan keselamatan tidak ada di dalam siapapun juga selain di dalam Dia, sebab di bawah kolong langit ini tidak ada nama lain yang diberikan kepada manusia yang olehnya kita dapat diselamatkan.” Hanya di dalam Yeshua saja. Ketika saya mengingat semua rasa sakit itu, saya masih merasakan semua rasa sakit dan ketakutan dalam jiwa saya dalam mengingat bahwa ada anak-anak muda di tempat yang berusia antara 12 dan 14 tahun. Mereka juga menyesali banyak hal yang mereka lakukan di sini di bumi Ada banyak yang percaya bahwa anak-anak mereka tidak akan hilang atau pergi ke neraka karena mereka begitu muda. Tapi saya ingin menceritakan kepada Anda, jika anak Anda tidak hidup dalam jalan-jalan Adonai, dan mereka sudah dapat membedakan antara baik dan jahat mereka juga akan tiba ke tempat siksaan sebab itu telah tertulis dalam Wahyu 20:12, “Dan aku melihat orang-orang mati, besar dan kecil, berdiri di depan takhta itu. Lalu dibuka semua kitab. Dan dibuka juga sebuah kitab lain, yaitu kitab kehidupan. Dan orang-orang mati dihakimi menurut perbuatan mereka, berdasarkan apa yang ada tertulis di dalam kitab-kitab itu.” Semua orang yang dapat memahami dan dapat membuat perbedaan antara baik dan jahat kelak akan berdiri di hadapan Adonai [untuk diadili]; tidak ada yang tersembunyi dari mata Adonai.

[Nasehat untuk hidup sesuai firman YAHWEH, kesukaan para setan]
Kami melanjutkan perjalanan sampai kami datang ke sebuah tempat semacam stadion sepak bola. Di sini ada setan-setan mentertawi jiwa-jiwa manusia yang telah terhilang. Mereka mengejek orang-orang itu, dan menyiksa mereka yang telah dibuat serupa dengan gambar Elohim.

Para setan menarik putus bagian-bagian tubuh manusia tersebut dan menyembunyikannya, membuat pemiliknya mencari bagian yang hilang tersebut. Semua ini membuat para setan merasa senang sebab itu menyebabkan nyeri  dan siksaan hebat, yang adalah apa setan-seperti yang paling. Hal ini seperti apa yang tertulis dalam Yohanes 10:10 “Pencuri datang hanya untuk mencuri dan membunuh dan membinasakan…” Hal ini tidak seperti ketika Anda berada di sini duduk di sebuah kursi dan Anda dapat meminta air dan meminumnya. Di tempat itu, orang meminta air dan belas kasihan; di tempat itu orang bahkan menyesali hari mereka dilahirkan. Di Neraka, orang yang menyesal bahwa mereka tidak bertemu Yeshua. Juga, banyak yang bertemu Yeshua menyesal bahwa mereka pergi dari-Nya. Tapi itu sudah terlambat. Saya ingin memberitahu Anda bahwa jika Anda telah berjalan jauh dari jalan Adonai, jika Anda telah berjalan terpisah dari-Nya, hari ini adalah waktu untuk kembali! Jangan malu dari apa yang teman-teman Anda mungkin mengatakan, jangan memikirkan apa ayahmu, pacar Anda atau saudara Anda mungkin mengatakan. Pikirkan apa yang Adonai berkata dalam firman-Nya: mereka yang malu-Nya di bumi ini, Dia juga akan malu di surga (Lukas 9:26, Sebab barangsiapa malu karena Aku dan karena perkataan-Ku, Anak Manusia juga akan malu karena orang itu, apabila Ia datang kelak dalam kemuliaan-Nya dan dalam kemuliaan Bapa dan malaikat-malaikat kudus).

Di Neraka, orang yang menyesal bahwa mereka tidak bertemu Yeshua. Juga, banyak yang bertemu Yeshua menyesal bahwa mereka pergi dari-Nya. Tapi itu sudah terlambat.

Sudah saatnya bagi Anda untuk lari ke hadirat Elohim; sudah waktunya bagi Anda untuk mencari keselamatan. Jangan mencari gedung gereja, tetapi melihat ke arah Yeshua Ha Mashiah. Jangan mencari gereja yang membuat Anda merasa baik, tetapi carilah gereja di mana Roh YAHWEH hidup, dan bertobatlah dari dosa-dosa Anda! Ini adalah waktu untuk pertobatan, sekarang adalah waktu untuk berseru kepada Adonai dan mengatakan kepada-Nya: “Adonai Aku mengakui bahwa saya belum diselamatkan, Adonai Aku mengakui bahwa aku tidak dapat mencapai keselamatan sendiri.” Jika ini adalah situasi Anda ketika Anda membaca kesaksian ini, hanya lari ke Yeshua Ha Mashiah! Hidup Anda dalam bahaya, Firman Adonai berkata bahwa Dia akan datang seperti seorang pencuri di malam hari. (1 Tesalonika 5:2, karena kamu sendiri tahu benar-benar, bahwa hari Tuhan datang seperti pencuri pada malam).

Kami terus mengamati apa yang setan-setan lakukan kepada mereka yang disiksa. dalam siksaan. Mereka mengambil mata dan menyembunyikannya. Kami melihat orang-orang menyeret diri  mereka sendiri dalam rasa sakit untuk mencarinya. Bagi setan, itu adalah sukacita yang besar untuk melihat orang itu. Setan lainnya mengambil bagian dari kaki untuk menonton dia melompat dan berjalan pincang, mencari bagian tubuh yang hilang, untuk setan yang lain mereka mencabut tangan manusia hanya untuk tertawa tentang rasa sakit orang tersebut rasakan. Saya ingin memberitahu Anda bahwa mereka yang telah bertemu Adonai Yeshua dan pernah berjalan di jalan-Nya, tetapi mati di dalam dosa, mereka menerima hukuman ganda! Sebagai Firman Adonai berkata Markus 12:40, yang menelan rumah janda-janda, sedang mereka mengelabui mata orang dengan doa yang panjang-panjang. Mereka ini pasti akan menerima hukuman yang lebih berat.” Yakobus 4:17, Jadi jika seorang tahu bagaimana ia harus berbuat baik, tetapi ia tidak melakukannya, ia berdosa.

Mereka yang tahu bagaimana berbuat baik, tetapi berbuat jahat akan menerima kutukan ganda. Mereka yang tidak pernah tahu Adonai juga memiliki siksaan dan rasa sakit, tetapi lebih lumayan daripada orang-orang yang mengenal Yeshua dan murtad.

Saya hanya ingin memberitahu Anda, bahwa ketika kami berada di tempat itu, saya merasa teror yang tidak dapat dikatakan dalam jiwa saya, meskipun saya tahu bahwa di sini orang tidak berpikir dengan cara itu. Saya merasakan seperti rasa sakit dan belas kasihan untuk semua jiwa-jiwa yang menangis dan minta ampun. Yeshua berkata, “Saya akan menunjukkan bagaimana hal-hal lain  yang masih menunggu untuk semua orang yang terhilang.”

Kami melewati tempat itu, dan tiba di sebuah sel yang berbeda yang terbakar pada tepi-tepinya. Di dalamnya ada jiwa-jiwa menangis dan menderita dan saya mulai melihat apa yang terjadi dengan mereka. Mereka yang berada di siksaan dengan api yang tampak seperti gas adalah orang-orang yang dulu pernah berdiri di altar Elohim. Mereka telah memimpin pertemuan gereja dan memberitakan firman Adonai. Mereka orang-orang yang pernah mengusir setan dan berbicara dalam bahasa roh, tapi sekarang berada di siksaan oleh sebab suatu hari mereka membuat keputusan untuk berjalan keluar dari jalan-jalan Elohim yang kudus. Kami berdiri di sana menyaksikan semua mereka yang menderita terbakar dalam api, yang tertinggal hanyalah tulang-tulang hangus berwarna abu-abu, tetapi mereka masih bisa merasakan sakit. Mereka juga bisa berbicara, mereka bisa meminta ampun ketika mereka merasa bahwa Adonai sedang berjalan melewati mereka pada saat itu. Mereka berteriak dengan teriakan keras: “Yeshua mohon kasihanilah kami!”

[Lebarnya jalan menuju Neraka, kehidupan Kristen yang palsu, hamba YAHWEH yang tidak mau mengampuni]
Kami terus berjalan sampai kami tiba di suatu tempat dan Adonai berkata: “Lihatlah pada jalan yang lebar ini.” Aku berdiri melihat jalan dan melihat banyak orang percaya dengan Alkitab di tangan mereka. Tangan mereka terangkat, beberapa dari mereka berdoa beberapa dari mereka berseru. Jalan Adonai berlanjut ke kanan, tetapi mereka terus berjalan lurus ke neraka, dan saya bertanya Adonai mengapa mereka berjalan seperti itu. Dia berkata kepada saya: “Mereka memiliki kehidupan ganda, mereka hidup  di dalam dua kehidupan: satu kehidupan di Rumah Doa-Ku, dan satu kehidupan lagi di rumah mereka sendiri.” Dan aku berkata kepada Adonai:  “Tapi Adonai, orang-orang ini datang dari memuji Nam-Mu!” Dan Dia berkata: “Ya, dan bahkan ketika mereka menangis, berteriak, dan mengatakan hal-hal baik tentang Saya atau kepada Saya, hati mereka penuh dengan perzinahan, penuh dengan kejahatan, penuh kebohongan, penuh penipuan, penuh kebencian, penuh akar kepahitan, penuh dengan pikiran buruk.” Lalu, aku memahami apa yang tertulis dalam Alkitab Matius 7:21, Bukan setiap orang yang berseru kepada-Ku: Adonai, Adonai! akan masuk ke dalam Kerajaan Sorga, melainkan dia yang melakukan kehendak Bapa-Ku yang di sorga.

Ada saat-saat bahwa kita pikir kita melakukan hal-hal baik – bahwa kita sedang berjalan benar di depan mata Adonai. Namun sesungguhnya adalah, bagaimanapun, bahwa mungkin ada seorang saudara atau saudari yang kita mungkin tidak sukai, dan mungkin kita tidak pergi ke gereja karena saudara itu. Ketika pendeta bertanya di gereja, “Apakah kalian mengasihi Adonai?” Mereka menjawab: “Amin!,” Tetapi Alkitab mengatakan bahwa mereka yang tidak mengasihi saudara-saudara mereka dan benci saudara mereka adalah sama seperti para pembunuh, dan tidak ada pembunuh, dapat datang masuk ke dalam Kerajaan Sorga. (Matius 5:22  Tetapi Aku berkata kepadamu: Setiap orang yang marah terhadap saudaranya harus dihukum; siapa yang berkata kepada saudaranya: Kafir! harus dihadapkan ke Mahkamah Agama dan siapa yang berkata: Jahil! harus diserahkan ke dalam neraka yang menyala-nyala). Ini adalah salah satu alasan terbesar dalam gereja Adonai mengapa banyak yang tidak menyukai satu sama lain melainkan saling membenci dan masih menunggu kedatangan Adonai! Tetapi Alkitab mengatakan bahwa upah dosa adalah maut. (Roma 6:23). Banyak orang pada hari itu akan menyesal.

Beberapa dari mereka mengatakan: “Oh tidak, hari ini saya tidak akan pergi ke gereja karena saudara ini dan itu akan berkhotbah dan aku tidak menyukainya.” Tapi di tempat di neraka kamu akan berteriak untuk saudara tersebut untuk datang dan memberitakan Firman Elohim kepada Anda. Di sana, Anda akan meminta kesempatan untuk yang satu kali  tersebut, yang Anda telah benci di bumi ini, sehingga Anda dapat mendengar sekali lagi. Anda akan mengemis di tempat itu untuk mendengar setidaknya sekali lagi bahwa kata lagi. Di tempat itu, Anda akan menyesal bahwa Anda membenci saudaramu di tempat yang Anda akan menyesal bahwa Anda tidak mengikuti firman Elohim yang memberitahu Anda, “Kasihilah sesamamu manusia seperti dirimu sendiri.” Imamat 19:17-18, Janganlah engkau membenci saudaramu di dalam hatimu, tetapi engkau harus berterus terang menegor orang sesamamu dan janganlah engkau mendatangkan dosa kepada dirimu karena dia. Janganlah engkau menuntut balas, dan janganlah menaruh dendam terhadap orang-orang sebangsamu, melainkan kasihilah sesamamu manusia seperti dirimu sendiri; Akulah YAHWEH.

Di tempat tersebut [Neraka] Anda akan sangat menyesal dari semua waktu yang Anda absent dalam Gereja Adonai, akan ada tangisan dan kertak gigi sebagaimana Firman Adonai berkata pada Matius 13:42, Semuanya akan dicampakkan ke dalam dapur api; di sanalah akan terdapat ratapan dan kertakan gigi.

Anda tahu betapa sedihnya akan ada, hidup pada kehidupan Kristen yang memberitakan Injil di bumi ini, tetapi tidak pergi ke Sorga ketika Anda mati, dan jiwa Anda tidak menerima keselamatan?

Saya berpikir bahwa hari ini Anda harus merenungkan, dan berpikir apakah Anda melakukan kehendak Elohim. Jika Ha Mashiah datang hari ini akankah Anda pergi dengan Dia?

Saya ingin memberitahu Anda dengan panggilan ini [bertanyalah pada diri Anda sendiri]: Renungkan hari ini! Apakah saya ingin masuk ke Sorga? Apakah kehidupan Kristen yang saya hidupi ini menyenangkan Elohim?

Hari ini, masih waktu untuk mengenali kesalahan Anda dan untuk mengubah hati Anda kepada Adonai. Hari ini adalah hari untuk kembali kepada Adonai! Hari ini adalah hari dimana Anda menerima Yeshua sebagai Juruselamat pribadi Anda dan melarikan diri dari ruang bawah tanah neraka.
Anda tahu beberapa orang berpikir, “Yah, tidak peduli ke mana Aku pergi, tidak peduli apa yang akan terjadi setelah ini. Saya akan menikmati hidup ini.”

Tapi saya dapat memberitahu Anda, untuk menikmati kehidupan ini adalah berjalan bergandengan tangan dengan Yeshua Ha Mashiah; Untuk menikmati kehidupan ini adalah menghabiskan waktu di rumah Adonai. Anda tidak menikmati kehidupan ini di bar, dengan minuman keras, atau dengan perempuan. Anda menikmatinya di rumah Adonai. Tidak seperti mereka yang datang ke rumah Adonai hanya untuk beberapa saat yang menyenangkan, kita harus mencari Adonai dalam roh dan kebenaran, meminta Dia untuk belas kasihan bagi mereka yang masih berjalan pada jalan kematian dan dosa.

Kami terus berjalan di dalam tempat itu, dan mengejutkan orang-orang yang percaya bahwa mereka benar-benar suci sementara di bumi, sekarang meminta belas kasihan dan kesempatan lain. Mereka yang ada di sana mengatakan: “Adonai mohon kasihanilah aku!” Saya merasakan rasa sakit yang berat ketika saya mulai melihat bagaimana orang-orang menyeret diri mereka sendiri di tempat itu, minta ampun dan meminta pengampunan.

[Seorang Penginjil di Neraka, kebanyakan orang tidak tahu kapan ia mati, menghakimi saudara sendiri]
Kami tiba di tempat di mana seorang wanita berbuat seperti ia membaca Firman Elohim, dan berkhotbah tentang Yohanes 3:16: Karena begitu besar kasih Allah akan dunia ini, sehingga Ia telah mengaruniakan Anak-Nya yang tunggal, supaya setiap orang yang percaya kepada-Nya tidak binasa, melainkan beroleh hidup yang kekal. Aku bertanya kepada Adonai, “Mengapa wanita tersebut di sini jika dia bisa mengingat apa yang dia khotbahkan dan memberikan pesan Injil? Kenapa dia di tempat ini?”

Dia menjawab dan berkata, “Karena ia tidak pernah bersedia memaafkan suaminya. Dia tidak pernah berhasil untuk memaafkan suaminya.”
Matius 6:14-15 Karena jikalau kamu mengampuni kesalahan orang, Bapamu yang di sorga akan mengampuni kamu juga. Tetapi jikalau kamu tidak mengampuni orang, Bapamu juga tidak akan mengampuni kesalahanmu.”
Wanita itu telah menggembalakan sebuah gereja penginjilan selama 35 tahun. Sekarang dia mengemis untuk satu kesempatan lagi untuk memaafkan suaminya.

Saya ingin memberitahu Anda, jika Anda memiliki masalah dengan suami atau istri Anda, pengampunan tersedia hari ini. Hari ini adalah saat Anda harus menyatakan kepada pasangan Anda: “Maafkan saya, atau, saya memaafkanmu atas apa yang telah kamu lakukan kepada saya.” Buatlah perdamaian. Matius 5:25: Segeralah berdamai dengan lawanmu selama engkau bersama-sama dengan dia di tengah jalan, supaya lawanmu itu jangan menyerahkan engkau kepada hakim dan hakim itu menyerahkan engkau kepada pembantunya dan engkau dilemparkan ke dalam penjara.

Jika Yeshua memanggil Anda untuk hari ini kehadiran-Nya, akankah Anda datang? Firman Adonai berkata pada Matius 5:7 Berbahagialah orang yang murah hatinya, karena mereka akan beroleh kemurahan.

Jika Anda salah satu dari mereka yang menangis di kehadiran Adonai, menangis di hadapan Roh Kudus, Anda masih di bawah kasih karunia dan rahmat Adonai. Tapi jika Anda merasa bahwa Anda tidak bisa menangis lagi di hadapan Adonai, jika Anda merasa bahwa Anda tidak bisa berdoa lagi, jika Anda telah meninggalkan kehidupan doa Anda, ijinkan saya memberitahu Anda bahwa Anda berada di bawah bahaya besar.

Kau tahu, pengampunan adalah sesuatu yang spesial, wanita ini tidak pernah memaafkan. Setelah 35 tahun kerja keras untuk Elohim, wanita ini kehilangan semuanya itu pada ujungnya.
Renungkan itu hari ini! Lakukan hari ini! Bagaimana Anda menjalani kehidupan Anda? Bagaimana Anda ingin menghabiskan waktu kekekalan Anda?

Saya memiliki saudara biologis yang mengatakan: “Pada hari itu aku mati, aku akan pergi ke neraka dan membiarkan iblis menusuk saya dengan bara, dan saya akan membantu setan untuk memasukkan batu bara dalam api.” Tapi, biarkan saya memberitahu Anda bahwa penghakiman Adonai telah datang kepadanya. Sementara saya merekam pesan ini ia berbaring sakit dengan AIDS di tubuhnya, dan sekarang ia memohon pada Adonai untuk sebuah kesempatan. Dia telah membalikkan hatinya kepada Adonai dan bertobat karena dia tidak berpikir dengan cara yang sama lagi. Sekarang dia tidak ingin pergi bahwa tempat siksaan. Karena rahmat Elohim, saudaraku telah menerima Yeshua sebagai penyelamat hidupnya. Kakak saya punya kesempatan karena penyakit yang sedang berlangsung dalam hidupnya. Tapi kebanyakan orang tidak tahu kapan mereka akan mati.

Kami terus berjalan dan tiba di puncak, di mana ada sekelompok orang yang menyebut diri “orang-orang Kristen Injili.” Yeshua menerangkan mengapa mereka ada di neraka. Di lingkungan tempat mereka tinggal, ada seorang pria yang pernah menjadi pecandu alkohol dan kemudian menjadi orang Kristen [ia telah bertobat]. Pada suatu hari istrinya mendapat sakit parah. Dia mulai mengetuk pintu ke pintu, mencari pertolongan untuk membawa isterinya ke Rumah Sakit. Ia berkata kepada mereka, ”Isteriku sakit keras. Saya memerlukan Anda untuk memberi pinjaman uang untuk membawa dia ke Rumah Sakit.”

Orang-oran Kristen ini menjawab: “Itu adalah apa yang Anda katakan! Tidak, Kami tidak punya uang di sini!” Dan ia pergi ke rumah yang lain dan juga mengatakan padanya, “Saya tidak punya uang! Saya sendiri butuh uang!” Dan seterusnya ia pergi dari pintu ke pintu saudara-saudara meminta uang untuk transportasi untuk membawa istrinya ke rumah sakit. Tapi tak satu pun dari mereka memberinya apa-apa, dan istri pria itu meninggal.

Seorang dari orang-orang Kristen ini memberi alasan: ”Sudahkan kamu lihat saudaraku, pelajaran yang kami telah ajarkan kepada pemabuk? Ia menginginkan uang  untuk pergi ke bar-bar dan minum bir, tapi saya tidak memberi kepadanya satu senpun!

”Saudara-saudara” lainnya juga mulai menceritakan kisah tentang bagaimana orang itu datang kepadanya dan seterusnya sampai semua dari mereka bercerita. Sekarang di Neraka, mereka berada di dalam api dan disiksa, dan menyesali dengan sangat kejahatan mereka (Matius 23:31-46).

Renungkan itu hari ini! Lakukan hari ini! Bagaimana Anda menjalani kehidupan Anda? Bagaimana Anda ingin menghabiskan waktu kekekalan Anda?

Orang-orang ini diikat dengan tali , dan dibakar. Kulit-kulit mereka terkelupas dan jatuh dari tubuh-tubuh mereka, dan disana siksaan tidak pernah berhenti. Mereka mengingat semua kejahatan yang mereka telah perbuat.

Saya ingin memberitahu Anda bahwa rasa sakit dan siksaan ini adalah permanen, siksaan yang tidak memiliki akhir tidak pernah berakhir. Semua orang mengingat betapa banyaknya kejahatan mereka dalam hati mereka.

Dengarkan ini! Ini bukan film! Ini bukan penemuan atau dongeng. Ini adalah sesuatu yang benar-benar terjadi! Ini adalah sesuatu yang terjadi dalam hidup saya!
[Kehidupan lama Penginjil Carmelo Brenes, undangan untuk kembali hidup benar]
Tolong dengarkan saya baik-baik. 
Saya adalah seorang Kristen Injili.
Saya telah menerima Yeshua
Saya berdoa untuk yang sakit dan Adonai menyembuhkan mereka
Saya berdoa untuk yang lumpuh dan Elohim menyembuhkan mereka.
Saya mengusir setan dan berbicara dalam bahasa roh yang baru,

Tetapi dalam kehidupan saya telah masuk roh kesombongan yang membuat saya memandang pendeta saya secara rohani lebih rendah dari saya. Dalam beberapa kesempatan, orang pergi ke gereja mencari pendeta saya untuk di doakan agar sembuh. Ketika tidak ada yang terjadi, mereka datang pada hari berikutnya kepada saya. Saya datang kepada mereka dan hanya mengatakan sepatah kata, dan Elohim menghormati kata-kata yang saya katakan.

Saya mulai berpikir bahwa itu karena saya,
bahwa saya adalah salah satu yang menyebabkan pekerjaan Elohim.
Dalam kesombongan saya, saya berpikir bahwa saya adalah special.
Dalam pemahaman saya sendiri, saya adalah seorang pria yang sangat berkarunia atau seseorang yang khusus.

Saya tidak bisa mengerti bahwa itu adalah rahmat Elohim yang dalam hidup saya, sampai saya tiba di Neraka dan Adonai mengatakan, “Saya bukan Adonai para orang yang sombong hati.” 

Kemudian, saya bisa mengerti bahwa banyak dari kita berdiri di altar penuh dengan kesombongan dan kemulian yang hampa.

Banyak, yang menyanyikan pujian kepada kepada Elohim dengan suara-suara yang indah, mulai menjadi penuh kesombongan.
Banyak orang yang memberitakan firman Elohim, dan digunakan oleh Dia mulai berpikir bahwa mereka terlalu penting.
Banyak dari mereka yang bekerja di dalam pelayanan pelepasan juga penuh dengan kesombongan.

Saya ingin mengatakan kepada Anda bahwa Elohim melihat semuanya, dan mengetahui hati kita.

Jika Anda memiliki kebanggaan yang hampa, kesombongan, atau arrogan di dalam hati Anda,
Jika Anda memandang rendah saudaramu atau pendetamu, harap bertobatlah dari dosa-dosamu dengan segera!
Adalah lebih baik direndahkan dihadapan manusia daripada dihadapan Elohim.

Saya berharap Anda dapat melihat tempat ini, seperti saya telah melihatnya.
Saya berharap Anda dapat mendengar jeritan-jeritan kutukan, perasaan terror yang telah saya rasakan, dan melihat penghakiman akhir mereka, sehingga Anda dapat mengerti.

[Iblis berbentuk wanita-wanita cantik, menghujat Roh Kudus]
Kami melanjutkan perjalanan, dan tiba di suatu tempat, semacam ruang tunggu. Kami melihat sebuah setan berteriak, dan setan-setan lainnya datang di depan setan yang memanggil tersebut. Dua dari mereka ada dalam bentuk dua wanita cantik. Pekerjaan keduanya ini adalah menghancurkan para hamba-hamba YAHWEH, dan membawa para pelayan YAHWEH kedalam dosa.

Mereka yang melayani YAHWEH haruslah hati-hati terhadap jebakan-jebakan setan. Satan ingin menghancurkan kehidupan Anda, mereka dapat menggunakan orang-orang yang dekat kepadamu, mereka yang tidak berjalan dekat dengan Yeshua. Mereka dapat menjadi intrumen dari setan.

Setan juga memiliki roh-roh jahat yang dapat merubah dirinya menjadi manusia. Mereka pergi masuk ke gereja-gereja mencari wanita-wanita muda, dan bahkan wanita-wanita yang telah menikah, memimpin mereka kedalam dosa, menghancurkan pernikahan dan kehidupan.

Di Neraka, saya juga melihat seorang laki-laki menghujat melawan Roh Kudus (Lukas 12:10). Ia disini memohon belas kasihan, dan menjerit-jerit kesakitan. Seluruh wajah dan tubuhnya penuh dengan belatung. Ia mencoba membuang mereka, tetapi semakin banyak yang datang. Sakitnya tidak tertanggung. Markus 9:44.

Orang ini sangat kuatir tentang anggota keluarganya yang lain tiba di tempat tersebut. Jika Anda benar-benar mengasihi keluargamu, beritakanlah firman Elohim kepada mereka, sehingga mereka terbebas dari Neraka. Kisah Rasul 16:31 dan Matius 10:28.

Anda tahu ada banyak alasan mengapa begitu banyak orang Kristen di neraka. Itu kedengarnya gila, tetapi itu disebabkan oleh karena kebohongan-kebohongan. Tetapi kita harus ingat bahwa kebohongan yang “sederhana” yang membuat Elohim membunuh Ananias dan Saphira sementara mereka ada di bait Elohim. Kisah Rasul 5:3-10.

Banyak orang Kristen di Neraka oleh sebab mereka melakukan kebohongan, yang nampaknya ringan, kepada pendeta mereka. Mereka tidak sadar bahwa mereka sesungguhnya juga berbohong kepada Elohim. Dan Alkitab memperingatkan kita  bahwa tidak ada pemabuk, pezinah, penyembah berhala, dan pembohong akan mewarisi Kerajaan Sorga (Wahyu 21:8; 1 Korintus 6:9-10).

Anda harus tahu bahwa meskipun Anda mengklaim ada sebagai orang Kristen [lahir baru], Anda masih tetap ada najis di hadapan Elohim jika Anda tetap berbuat dosa. Saya secara pribadi telah dipakai oleh Elohim, tetapi memiliki kesombongan di dalam hatiku [sebelum kecelakaan yang membuat pendeta ini meninggal].  Ingat Matius 7:21-23.

Jika Anda seorang Kristen yang suam, murtad, atau hidup dengan dua kehidupan [Kristen dan juga duniawi], tundukanlah kepala Anda sekarang juga di hadapan Elohim, dan memohon pengampunan, bersedialah keluar dari perbuatan-perbuatan jahat.

Jika Anda belum menerima Yeshua ke dalam hidup Anda, dan ingin menerima Dia sebagai Juruselamat Anda, Anda bisa berdoa seperti ini:

“Adonai (Tuhan) Yeshua, pada saat ini saya dihadapan Engkau, memohon ampun dari dosa-dosaku dan semua kesalahanku. Hari ini saya mengakui segala kejahatan yang telah saya perbuat di dalam kehidupanku, saya memohon Engkau untuk masuk kedalam hatiku.
Hari ini saya menerima Engkau sebagai satu-satunya Juruselamat yang berkuasa untuk hidupku. Amin  

Hak cipta dari artikel ini dimiliki oleh penjalabaja.wordpress.com. Artikel ini boleh diperbanyak dengan syarat alamat blog disertakan dengan lengkap dan bukan untuk tujuan komersial. Persiapkan Jalan Bagi Raja

Persiapkan dirimu untuk bertemu dgn Elohim!

Kerajaan Surga & Neraka, dan Kedatangan Ha Mashiah by Angelica Zambrano, aka.23 Horas Muertra

Kisah nyata seorang gadis dari Ecuador yang dibawa berkunjung oleh Yeshua Ha Mashiah ke dalam Neraka dan Sorga. Yeshua memperlihatkan kepadanya beberapa tokoh terkenal yang telah meninggal dan sekarang berada di tempat kekekalan, seperti: Paus Yohanes Paulus II dan Michael Jackson. Adonai Yeshua menunjukkan kepada Angelica bahaya film karton dan komputer game bagi anak-anak. Angelica juga melihat tokoh-tokoh Alkitab seperti Abraham, Sarah, Musa, Yoshua, Maria ibu Yeshua dan lainnya. Adonai memberikan beberapa nasehat penting kepada kita yang masih hidup di bumi, melalui percakapan-Nya dengan Angelica, bagaimana bisa masuk ke Sorga.

Tulisan ini diambil dan diedit dari terjemahan Indonesianya. Untuk bahasa Inggrisnya: “Prepare To Meet Your God!” dan dalam MP3, lihat di sini Spiritlessons.com. Semoga tulisan ini bisa membawa pembaca lebih mengerti hati dan pikiran Adonai Yeshua Ha Mashiah; Yang Maha Pengasih, namun juga Maha Adil dan Maha Kudus. YAHWEH memberkati Anda semua. Penjala Baja.

From video Interview, originally in Spanish, minimally abridged
Location: El Empalme, Ecuador.  Sept. 29, 2009

Selama periode 23 jam, seorang anak perempuan Ecuardo bernama Angelica diperlihatkan Kerajaan Surga dan Neraka, dan Kedatangan Ha Mashiah. Ia menyaksikan Yeshua menangis ketika Ia melihat banyak sekali jiwa-jiwa yang hilang selamanya, sebuah dunia yang menolakNya, sebuah Gereja yang lebih kebanyakan tidak siap utk Dia, orang-orang yang telah berhenti bersaksi kepada yang terhilang, dan sebuah industri entertainmen yang menyeret anak-anak kepada setan. Ia menyaksikan banyak dari ikon budaya kita yang terpandang menderita di dalam Lubang neraka; penyanyi, entertainer/penghibur, dan juga seorang paus. Angelica juga diperlihatkan bagaimana Kerajaan Surga semua sudah dipersiapkan dgn begitu indah dan siap, sebuah tempat mulia yang tak terbayangkan, di mana tidak ada kejahatan. Walaupun Yeshua HANYA datang kembali utk Orang-orang Kudus, dan banyak dari anak-anak Adonai TIDAK akan siap pada hari itu, dan akan tertinggal di dunia yang akan berantakan.

Maxima (the Mother) : Namaku Maxima Zambrano Mora dan kami menghadiri Gereja “Casa de Oracion” di El Empalme. Kami berpuasa selama 15 hari, dan berseru kepada Adonai. Anak perempuanku Angelica juga ikut bergabung. Selama lima belas hari puasa itu, aku dapat melihat melampaui hal biasa, yang mana aku tak pernah melakukannya sebelumnya. Kami berdoa dan berpuasa di retret, dan bahkan terus berdoa dan berseru di rumah, menantikan Adonai berbicara kepada kami.

Adonai memberikan kami penghiburan. Karena cobaan-cobaan hidup, kami seringkali siap utk menyerah, tetapi Adonai ada di sana utk menolong kami. Ia memberikan kami Yeremia 33:3 “Berserulah kepada-Ku, maka Aku akan menjawab engkau dan akan memberitahukan kepadamu hal-hal yang besar dan yang tidak terpahami, yakni hal-hal yang tidak kauketahui.” Anak perempuanku telah tegas memintanya dari Adonai, tanpa sepengetahuanku.

Angelica (The daughter) : Namaku Angelica Elizabeth Zambrano Mora. Aku 18 tahun, dan belajar di ” Colegio José María Velazco Ibarra”, di El Cantón, El Empalme, Ecuador. Aku menerima Ha Mashiah pertama kali ketika saya 12 tahun, tetapi aku berkata kepada diriku sendiri, “Tidak ada seorangpun dari teman-temanku yang evangelikal/injili dan saya merasa aneh di tengah-tengah mereka,” jadi aku pergi menjauh dari Adonai, dan hidup dgn kehidupan yang buruk dan mengerikan. Tetapi Adonai mengangkatku keluar dari sana. Di ulang tahunku yang ke-15, aku berdamai dgn Adonai, tetapi aku masih mendua hati. Alkitab mengatakan, Sebab orang yang mendua hati tidak akan tenang dalam hidupnya.” Yakobus 1:8 dan aku salah satunya. Ayahku akan berkata, “Engkau tak usah menjadi seperti itu, itu kelihatan buruk, itu salah.” tetapi aku akan menjawab, “Ini caraku, dan aku mau jadi apa, tidak seorangpun harus mengatakan kepadaku bagaimana aku seharusnya, ataupun apa yang harus aku lakukan, ataupun bagaimana aku harus berpakaian, atau bersikap.” Ia akan menanggapi, “Adonai yang akan berurusan dgnmu. Ia yang akan mengubahmu.”

Saat ulang tahunku ke-17, aku datang mendekat kepada Adonai. Bulan April tgl 28 aku datang kepadaNya dan berkata, “Adonai, ampuni aku. Aku mau Engkau menulis namaku di Buku Kehidupan dan menerimaku sebagai anakMu.” Aku bertobat dan memberikan kembali hidupku kepada Adonai. Aku berkata, “Adonai, aku mau Engkau mengubahku, utk membuat perbedaan di dlmku.Aku menangis dgn seluruh hati, meminta Adonai utk mengubahku. Tetapi, waktu berlalu aku tidak merasakan perbedaan. Perbedaan satu-satunya hanyalah aku mulai menghadiri gereja, membaca Alkitab dan berdoa. Hanya itu yang berbeda di dlm hidupku.

Kemudian, di bulan Agustus, aku diundang utk berpuasa selama 15 hari. Aku memutuskan utk ikut, tetapi sebelum masuk aku berkata, “Adonai, aku mau Engkau berurusan dgnku di sini.” Selama berpuasa, Adonai berbicara kepada hampir setiap orang, kecuali aku! Itu seolah-olah Adonai tidak melihatku, dan itu menyakitkan. Aku akan berdoa, “Adonai, bukankan Engkau akan berperkara dgnku?” Aku akan menangis sendiri dan meneruskan, “Adonai, apakah Engkau mengasihiku? Apakah Engkau di sini? Apakah Engkau dgnku? Mengapa Engkau tidak berbicara kepadaku seperti yang Engkau lakukan kepada yang lain. Engkau berbicara ttg banyak hal kepada org lain, bahkan kata-kata nubuatan, tetapi tidak kepadaku.” Aku meminta tanda bahwa Ia bersamaku, dan Adonai memberikanku Yeremia 33:3, “Berserulah kepada-Ku, maka Aku akan menjawab engkau dan akan memberitahukan kepadamu hal-hal yang besar dan yang tidak terpahami, yakni hal-hal yang tidak kauketahui.” Aku berkata, “Adonai apakah Engkau baru berbicara dgnku?” Karena aku mendengar suaraNya jelas dan mendapat penglihatan kata-kata tertulis di Yeremia 33:3.

Aku berkata Adonai, “Adonai, apakah itu utkku?” Aku menyimpannya untuk diri sendiri, sementara orang-orang lain bersaksi apa yang Adonai berikan kepada mereka dan apa yang mereka lihat. Tetapi aku menyimpannya rahasia dan hanya akan merenungkan kata-kata di: “Berserulah kepada-Ku” artinya berdoa, tetapi apa arti dari “hal-hal yang besar dan yang tidak terpahami”? Aku berpikir, “Ini hanya bisa berarti surga dan neraka.” Jadi aku berkata, “Adonai, aku hanya mau Engkau memberitahukan surga, tetapi tidak neraka, karena aku telah mendengar itu adalah tempat yang menyeramkan.” Tetapi aku kemudian berdoa dgn seluruh hati, “Adonai jika ini kehendakMu utk menunjukkan apa yang Engkau harus lakukan, maka lakukanlah, tetapi ubah aku dahulu. Aku mau Engkau membuat perbedaan di dlmku; Aku mau berbeda.”

Ketika kami selesai berpuasa, ada cobaan-cobaan dan kesulitan-kesulitan dan terkadang aku merasa lemah, tidak mampu terus berjalan degan Adonai. Tetapi Ia memberikanku kekuatan. Aku mulai mendengar suaraNya dan mengenalNya lebih baik. Kami menjadi teman baik. Adonai adalah teman terbaik kita, Roh Kudus. Aku berkata kepadaNya, “Adonai Engkau adalah teman terbaikku. Aku mau mengenalMu lebih baik lagi,” dan membagi seluruh pikiranku dgnNya.

Aku berpuasa selama bulan Agustus dan kemudian di bulan November, seorang hamba Adonai datang ke rumah kami dan berkata, “Semoga Adonai memberkatimu.” Aku menjawab, “Amen.” Lalu ia berkata, Aku di sini membawa pesan dari Adonai…engkau harus menyiapkan dirimu, karena Adonai akan memberitahukanmu hal-hal yang besar dan perkasa yang engkau tidak ketahui. Ia akan memberitahukanmu Surga dan Neraka karena engkau memintanya, dari Yeremia 33:3″ Aku bertanya, “Ya, bagaimana engkau tahu? Aku tidak pernah memberitahukan itu kepada siapapun.” Ia menjawab, “Elohim yang sama yang engkau layani dan sembah, Elohim yang sama yang aku sembah itu yang memberitahukanku tentang semuanya.”

Seketika kami mulai berdoa. Saudari-saudari dari gereja kami, dan yang lainnya dari keluargaku ada di sana dgn kami berdoa. Tetapi segera saat kami mulai berdoa, aku melihat surga terbuka. Jadi aku berkata, “Aku melihat surga terbuka, dan 2 malaikat turun ke bawah!” Pria itu berkata, “Tanyakan mengapa mereka di sini.”

Mereka tinggi dan indah; dgn sayap-sayap yang indah. Mereka besar dan bersinar, dan kelihatan transparan, cemerlang seperti emas. Mereka mengenakan sandal kristal dan jubah kekudusan. “Mengapa engkau di sini?” Mereka tersenyum dan berkata, “Kami di sini karena kami membawa sebuah tugas utk dilaksanakan… Kami di sini karena engkau harus mengunjungi Surga dan Neraka dan kami tidak akan pergi sampai semua ini sudah selesai.” Aku menjawab, “Baiklah, tetapi aku hanya mau mengunjungi surga, bukan neraka.” Mereka tersenyum, dan tinggal di sana, tetapi tidak berkata apa-apa lagi. Setelah kami selesai berdoa, aku masih dapat melihat mereka di sana.

Aku juga mulai melihat Roh Kudus; Ia adalah teman baikku; Ia Kudus, Ia maha tahu; Ia hadir di mana-mana! Aku dapat melihatNya, transparan dan cemerlang bersamaan; dgn wajah yang cemerlang, aku dapat melihat senyumNya dan tatapanNya yang penuh kasih! Aku hampir tidak dapat menjelaskanNya, karena Ia lebih indah dari malaikat-malaikat. Malaikat-malaikat memiliki keindahan mereka sendiri, tetapi Roh Kudus jauh lebih indah dari mereka! Aku dapat mendengar suaraNya jelas, suara yang penuh dgn kasih, suara yang menggairahkan. Aku hanya tidak dapat menjelaskan suaraNya; suara seperti petir, tetapi jg bersamaan Ia akan berkata, “Aku menyertaimu.” Jadi aku akan berjuang terus berjalan dgn Adonai, walaupun cobaan-cobaan itu mengelilingi kami. Kami berjalan melalui masa-masa sangat sulit, tetapi juga menang di saat bersamaan. Aku berkata, “Adonai, biarlah kehendakMu jadi.” Aku terus menyadari malaikat-malaikat juga ada di sekolah, dan di dalam kelasku. Aku begitu senang, begitu sukacita karena sebenarnya aku dapat melihatnya!

Hamba Adonai, yang mengunjungi rumahku, berkata kepadaku untuk bersiap-siap karena aku akan melihat Surga dan Neraka. Tetapi ia juga berkata kepadaku sesuatu yang sulit. Ia berkata, “Engkau akan mati.” Itu bukanlah hal yang mudah ketika mendengarnya.

“Bagaimana aku akan mati? Aku begitu muda,” aku bertanya. Ia menjawab, “Jangan kuatir tentang apapun, semua yang Adonai lakukan sempurna, dan Ia akan membawamu kembali hidup, jadi engkau dapat bersaksi ttg Surga dan Neraka, itu yang Adonai mau agar kita smua mengetahuinya.” Aku berkata, “Amen, tetapi akankah aku ditabrak sebuah mobil, bagaimana aku akan meninggal?” Ide-ide datang dalam pikiranku, tetapi Adonai berkata untuk tidak kuatir, semuanya dlm kendali. Aku berkata, “Terimakasih, Adonai!”

Pada tangal 6 November, setelah aku pulang ke rumah dari sekolah, malaikat-malaikat masih denganku, bahkan ketika memuji Adonai. Mereka tidak akan berbicara kepadaku; semua yang mereka katakan hanya, “Kudus, Kudus, Kudus, Haleluyah,” memberikan kemuliaan, kehormatan dan pujian kepada Bapa kita di Surga. Roh Kudus di sana jg bersama para malaikat dan aku bersukacita. Banyak orang berkata bahwa injil itu membosankan, tetapi itu adalah tipuan besar dari setan utk mencegah orang-orang mencari hadirat Adonai. Aku dulu juga percaya akan hal ini, tetapi setelah aku bertemu Adonai dan Roh Kudus, aku tahu injil tidak membosankan, itu adalah pengalaman paling terindah yang engkau dapatkan di bumi!

Aku dapat melihat; bermain, dan bahkan berbicara dgn Roh Kudus. Tetapi para malaikat tidak akan berbicara kepadaku, tetapi mereka akan memuji Adonai. Aku akan berkata, “Roh Kudus datang bersama dgnku melakukan ini atau itu” dan Ia akan ada di sana. Aku dapat merasakan dan melihatNya.

Aku melihatNya ketika Ia bangkit dari kakiNya, dan bahkan akan menyiapkan tempat duduk utkNya. Walaupun banyak yang tidak dapat melihatNya, Ia ada di sini! Hubungan ini terus berjalan, tidak ada alasan utk menghentikannya, sekali engkau mengalaminya.. tidak ada hal yang membuatku ingin mundur. Ketika aku mempertimbangkan di mana Ia menarikku keluar dari keadaanku sebelumnya, aku begitu bersyukur atas anugrahNya, utk semua kasihNya kepada manusia dan kepadaku!

Pada tgl 7 November, ketika aku dalam perjalanan kembali ke rumah, aku mendengar suatu suara berkata, “Siapkan dirimu, karena engkau akan mati hari ini,” Aku tahu itu adalah Roh Kudus karena aku dapat melihatNya. Aku mengacuhkan suaraNya dan berkata, “Adonai, aku tidak mau mati hari ini!” Tetapi Ia mengulanginya, “Siapkan dirimu, karena engkau akan mati hari ini!” Kali ini Ia berkata semakin keras dan dgn kekuatan yang lebih besar. Aku menjawab, “Adonai, aku tahu itu Engkau yang berbicara kepadaku; aku hanya minta dikonfirmasi dan setelah itu, lakukan kepadaku sesuai kehendakMu. Aku akan melakukan apapun tugasMu, aku akan berserah, bahkan jika aku takut, karena aku tahu Engkau bersamaku dan Engkau hidup.” Aku berdoa, “Biarlah orang yang Engkau pakai sebelumnya, membawa pesan ini kepadaku. Biarkan ia ada di rumahku saat ini jg, sebelum aku sampai, dan biarkan ia mengatakan kepadaku bhw hari ini saya akan meninggal.” Adonai tahu kehidupan masa lalu, sekarang dan masa depan kita, Ia tahu apa yang kuminta dari Dia. Jadi ketika aku tiba di rumah, hamba Adonai itu sudah ada di sana. 

Maxima: Ketika anak perempuanku tiba di rumah, kami ada di dapur. Ketika ia melihat hamba Adonai ia berkata, “Semoga Adonai memberkatimu.” Orang itu menjawab, “Adonai memberkatimu. Apakah engkau siap? Hari ini adalah hari Adonai akan mengambilmu, pk.4 sore.” Ia hanya berdiri di sana, terkagum bahwa Adonai telah mengabulkan permintaannya.

Angelica: Ketika aku mendengarnya aku berkata, “Amen.. tetapi aku tidak mau mati, aku tidak dapat mati! Tidak, Adonai, aku takut, sangat takut, takut sekali!” Hamba Adonai itu berkata, “Mari kita berdoa supaya ketakutanmu pergi sekarang di dalam nama Adonai.” Aku berkata, “Amen” dan kami berdoa. Segera aku merasakan semua ketakukan itu meninggalkanku, dan sukacita yang tidak dapat dijelaskan datang, berpikir bahwa kematian adalah hal terindah yang dapat terjadi pada diriku! Aku mulai tersenyum dan tertawa sementara semua orang memperhatikanku. Mereka dapat melihatku yang tadinya cemas menjadi penuh sukacita. Aku tertawa, melompat dan bernyanyi.

Maxima: Anakku segera merasakan sukacita di dlm hatinya dan mulai mau makan. Ia sedikit makan dari kesemuanya, ia berkata, “Jika aku tidak kembali, paling tidak aku sudah makan dan aku kenyang.”

Angelica: Semua orang mulai tertawa dan bertanya, ” Mengapa kamu bersikap seperti ini daripada bersedih, kamu senang, kamu bersukacita?” Aku memberitahukan mereka, “Tentu saja: aku akan bertemu Adonai, aku akan bersamaNya, tetapi aku tidak tahu jika aku akan kembali atau tidak jadi aku akan memberikan seluruh barang-barangku.” Mereka semua menatapku dan bertanya, “Kamu akan memberikan seluruh kepunyaanmu?” Mata ibuku terbelalak terkejut!

Maxima: Anakku mulai memberikan barang-barangnya. Ia memberikan semuanya, semuanya! Saudari-saudari gereja kami bersama dgn kami seperti biasa, dan ia memberikan sesuatu kepada setiap satu dari mereka. Ketika aku bertanya maksudnya, ia berkata, “Jika aku kembali, mereka dapat memberikan semuanya kembali kepadaku, tetapi jika aku tidak kembali, maka mereka dapat memiliki semuanya.”

Angelica: Aku tidak dapat membayangkan bagaimana sedihnya yang ibuku rasakan ketika aku berkata seperti itu. Tetapi aku merasa begitu bahagia yang membuatku mulai memberikan seluruh barang-barang: pakaianku, tempat tidurku, handphoneku, semuanya, dengan satu kondisi: jika aku kembali, semuanya harus kembali kepadaku. Mereka semua mulai tertawa.

Maxima: Ia sangat bertekad, tetapi sebagai ibu, aku merasa begitu menderita. Itu tidaklah mudah. Aku bertanya-tanya, “Adonai ketika saatnya datang, bagaimana itu akan terjadi?” Aku tidak dapat mengerti. Ketika mereka mulai berdoa, aku sedang mengatur barang-barang di rumah. Mereka berkata, “Saudari, mari berdoalah.” Tetapi saya menjawab, “Engkau lanjutkan dulu, aku akan bergabung dgnmu sebentar lagi. Biarkan saya selesaikan tugas ini dulu.”

Angelica: Mereka semua memandangiku ketika kami berdoa. Aku berdoa, “Adonai, aku mau melakukan kehendakMu. Engkau bukan manusia yang dapat berbohong atau bertobat, aku tahu Engkau nyata. Jika aku akan membuatMu gagal, maka itu yang terbaik jika Engkau membawaku dgnMu; tetapi jika aku melakukan kehendakMu, maka bawa aku kembali tetapi tolong aku utk mengatakan kebenaran, siapkan aku, tolong aku utk berkotbah dan berkata kepada orang-orang utk bertobat.” Itulah doa terpendekku. Aku mengatakan ini kepada hamba Adonai itu dan berkata, “Jangan katakan ibuku apa yang aku katakan kepada Adonai.” Ia menjawab, “Aku tidak akan mengatakannya sekarang, tetapi ketika Adonai membawamu, aku akan mengatakan kepadanya.” Kami melanjutkan berdoa dan membuat lingkaran berdoa bersama.

Maxima: Pk. 3:30 sore, Adonai memberitahukan hambaNya utk mengurapi anakku. Jadi beberapa dari kita pergi ke kamar dan mengurapinya. Ia memberikan kami 2 menit utk mengurapinya menyeluruh, dari rambutnya ke bawah, semua, seluruh tubuhnya. Ia penuh diurapi.

KEMATIAN

Angelica: Ibuku dan saudari gereja lainnya, Fátima Navarrete, mengurapiku dgn minyak. Tetapi ketika mereka mengurapi aku, aku merasa sesuatu melingkupiku, seperti sebuah kaca yang menyelubungiku. Itu sulit dijelaskan, aku merasa dilingkupi oleh sesuatu seperti baju baja, dan aku tidak dapat menjelaskan bagaimana aku dilingkupi Setelah itu, ketika mereka mencoba utk menyentuhku, mereka tidak dapat lagi.

Maxima: Ketika kami berdoa bagi Angelica, aku mencoba utk menaruh tanganku padanya, tetapi aku tidak dapat menyentuhnya! Ia memiliki sesuatu yang menyelubungi sekelilingnya. Selubung ini mulai dari atas kepalanya hingga kakinya, sekitar 30 cm. Itulah yang paling mengejutkanku. Aku menaruh tanganku pada orang-orang sebelumnya, di dalam ibadah gereja, tetapi sesuatu seperti ini tidak pernah terjadi sebelumnya! Aku berkata, “Oh, sesuatu pasti terjadi,” dan aku mulai berdoa dan mengucap syukur kepada Adonai. Tiba-tiba, aku merasakan sukacita yang besar. Kesedihan dlm hatiku lenyap, rasa sakit itu lenyap, dan aku sekarang merasa sukacita dan bahagia! Kami meneruskan berdoa dan sekitar jam 4:00 sore, anakku terjatuh di lantai.

Angelica: Selama berdoa, aku merasa sulit bernafas; aku tidak dapat bernafas. Aku merasakan sakit di paru-paruku dan di dlm jantungku. Aku merasa darahku tidak mengalir, dan rasa sakit yang hebat di seluruh tubuhku. Yang bisa aku katakan adalah, “Adonai, berikan aku kekuatan, berikan aku kekuatan!” karena aku merasa aku tidak dapat melanjutkan. Aku tidak punya kekuatan, ia telah meninggalkanku! Ketika aku melihat ke surga, dalam alam roh, tidak dgn mata jasmaniku, aku melihat surga terbuka. Aku melihat para malaikat, bukan 2 ataupun 10, tetapi berjuta-juta berkumpul bersama. Di tengah-tengah jutaan para malaikat, aku melihat Terang, 10.000 kali lebih terang dari matahari. Dan aku berkata, “Adonai, itu Engkau yang datang!”

Maxima: Ketika ia jatuh, kami mencoba utk memberdirikannya, tetapi ia tidak dapat berdiri sendiri. Kali ini, kami dapat menyentuhnya. Ia sedang berkata, “Berdoalah. Aku tidak punya kekuatan, Mama, aku tidak punya kekuatan dan aku merasa sakit.” Pertamanya, ia merasa sakit di jantungnya, dan kemudian itu menjalar ke paru-parunya. Kami terus berdoa dan memohon kepada Adonai. Adonai mengambil hidupnya!

Tidak pernah sebelumnya di dlm hidupku aku melihat seorangpun mati. Aku harus melihat anak perempuanku, ketika ia tersiksa! Itu tidaklah mudah sama sekali! Aku tidak dapat mengerti kata-kata terakhirnya, dan pada akhirnya ia berhenti. Aku menaruh tanganku di wajahnya, dan sebuah kaca di mulutnya, utk melihat jika ia bernafas. Ia tidak memiliki nafas, ia hanya berdiri diam. Aku memegangnya, ia masih hangat, seperti normal. Aku mengambil sebuah kain dan menutupinya, dan dalam waktu singkat ia mulai menjadi dingin, sangat dingin. Rambutnya berdiri, seperti rambut orang mati, dan ia menjadi sedingin es.

Angelica: Yeshua turun, dan aku merasa tubuhku sekarat. Ketika Yeshua dan para Malaikat mendekat, aku merasa aku pergi, bahwa aku tidak lagi aku. Aku tidak lagi hidup, aku sedang sekarat, dan itu menyakitkan! Ketika tubuhku jatuh ke lantai, mereka sudah ada di sini. Rumahku penuh dengan malaikat, dan di tengah-tengah para malaikat aku melihat Cahaya, lebih kuat dari matahari! Hal itu sangat sulit, aku merasa sakit luar biasa, ketika jiwa dan rohku sedang terkoyak.
Aku menangis dan menjerit, ketika aku melihat tubuhku di lantai. Aku bertanya, “Adonai, apa yang terjadi? Apa yang terjadi?” Aku ingin menyentuh tubuhku dan mendapatkannya di dalam lagi, tapi ketika aku mencoba, rasanya udara menyambar: Aku tidak bisa menyentuhnya. Tanganku langsung melaluinya. Tak satu pun dari mereka yang berdoa di sana bisa mendengar aku! Dan aku berteriak, “Adonai, tolonglah aku!”

Maxima: Suamiku tiba ketika kami sedang berdoa, dan dia melihat di sana. Adonai memberiku kekuatan saat itu karena aku tidak tahu apa yang harus dilakukan. Rasanya seperti ia dalam keadaan koma, tapi aku tahu ia baik-baik, karena pekerjaan Adonai. Jadi aku berkata “Adonai, biarkan kehendakMu yang jadi.”

ADONAI YESHUA HA MASHIAH

Angelica: Pada saat aku mendengar suara Adonai, suara yang indah dgn halilintar dan kasih, “Jangan takut, putri, karena Aku YAHWEH, Elohimmu, dan Aku telah datang utk menunjukkanmu apa yang telah Aku janjikan kepadamu. Bangkit, karena Aku adalah YAHWEH, yang memegang tangan kananmu dan memberitahukanmu. Jangan takut, Aku akan menolong engkau.” Tiba-tiba, aku bangkit. Aku telah berlutut sebelumnya, melihat tubuhku, ingin masuk kembali lagi tetapi tidak dapat. Ketika aku mendengar suaraNya, rasa takut telah meninggalkanku, dan aku tidak lagi ketakutan.

Ketika aku mulai berjalan, para malaikat mulai membuka sebuah jalan. Ada sebuah cahaya yang kuat bersinar, dan ketika aku menatapnya, aku merasakan kedamaian. Ketika aku melihat, aku melihat seorang pria yang indah, elegan dan gagah perkasa. Terang terpancarkan daripadaNya. Terlalu banyak terang bagiku utk melihat wajahNya! Tetapi aku dapat melihat rambutNya yang indah cemerlang keemasan dan jubah putih dgn berikat pinggangkan emas yang lebar melintang di dadaNya. Terbaca, “RAJA SEGALA RAJA DAN TUAN SEGALA TUAN.”

Aku melihat kakiNya, Ia mengenakan sandal keemasan yang berkilauan, cemerlang keemasan. Ia begitu indah! Ia mengulurkan tanganNya ke arahku. Ketika aku meraih tanganNya, itu bukan seperti ketika aku menyentuh tubuhku, tanganku tidak tembus melaluinya. Aku bertanya, “Apa yang terjadi?” Dan Ia berkata, “Aku akan menunjukkan kepadamu neraka, sehingga engkau akan kembali dan mengatakan kepada manusia bahwa neraka itu nyata dan Aku nyata.” Ia berkata, “Putri, jangan takut- Ia berkata lagi dan aku berkata, “Adonai, itu hanya aku mau pergi ke surga, tapi tidak neraka, karena aku mendengar bahwa itu mengerikan!” Ia berkata, “Putri, Aku akan bersamamu. Aku tidak akan meninggalkan engkau di tempat itu dan Aku akan menunjukkanmu tempat itu karena banyak dari mereka tahu bahwa neraka itu ada, tetapi mereka tidak takut. Mereka percaya itu hanya permainan, bahwa neraka itu lelucon, dan banyak yang tidak tahu tentang itu. Karena itulah Aku menunjukkanmu tempat itu, karena lebih banyak mereka yang binasa daripada mereka yang masuk dalam kemuliaanKu.” Ketika Ia berkata itu, aku dapat melihat air mata mengalir pada jubahNya. Aku bertanya padaNya, “Adonai, mengapa Engkau menangis?” Ia menjawab, “Putri, karena lebih banyak mereka yang binasa, dan Aku akan memperlihatkanmu hal ini, sehingga engkau akan pergi dan memberitakan kebenaran itu, sehingga engkau tidak akan kembali ke tempat itu.”

NERAKA

[Diperlihatkan para bintang pop musik: Selena, Michael Jackson; Paus Yohanes Paulus II; bahayanya film-film karton seperti Pokemon]

Tiba-tiba, ketika Ia berbicara, semuanya mulai bergerak. Bumi berguncang dan terbelah, dan aku melihat sebuah lubang yang sangat gelap di bawahnya.

Kami berdiri di semacam batu dengan para malaikat mengelilingi kami. Aku berkata, “Adonai, aku tidak mau pergi ke tempat itu!” Ia berkata, “Putri, jangan takut Aku menyertaimu.” Dalam waktu sekejap kami menuruni lubang yang gelap itu. Aku mencoba utk melihat tetapi ada kegelapan yang sangat. Aku melihat lingkaran yang besar, dan mendengar berjuta-juta suara.

Aku begitu panas, aku merasa kulitku terbakar. Aku bertanya, “Adonai, apa ini? Aku tidak mau pergi ke tempat ini!” Adonai berkata ini hanyalah terowongan menuju neraka. Ada sebuah bau yang mengerikan, menjijikkan dan memabukkan, dan aku memohon Yeshua untuk tidak membawaku. Ia merespon, “Putri, ini perlu untukmu datang dan mengenal tempat ini.” Aku menangis, “Tetapi mengapa, Adonai, mengapa?” Dan Ia berkata, “Jadi engkau dapat memberitahukan kebenaran kepada umat manusia; umat manusia binasa, hilang, dan sedikit yang memasuki KerajaanKu.” Ketika mengatakan hal ini, Ia menangis. Kata-kataNya menguatkan dan menghiburku, jadi aku melanjutkan berjalan.

Kami tiba di ujung sebuah terowongan, ketika aku melihat ke bawah aku melihat sebuah jurang maut diselimuti api yang menyala-nyala. Adonai berkata “Putri, Aku memberikan ini kepadamu.” Itu adalah sebuah penjilid besar dengan kertas-kertas kosong. “Putri, ambil pensil ini sehingga engkau dapat menulis semua yang Aku akan perlihatkan kepadamu, apa yang akan engkau lihat dan dengar. Engkau akan menulis semuanya ketika engkau mengamatinya, ketika engkau akan menjalaninya.” Aku berkata, “Adonai, aku akan melakukannya, tetapi aku sudah melihat begitu banyak, Adonai. Aku melihat jiwa-jiwa yang tersiksa, dan api-api yang besar sekali.”

Maxima: Waktu terus berlalu, dan anakku masih tergeletak di sana. “Adonai, apa yang terjadi?” Air mata keluar dari matanya, tetapi ketika aku menghapusnya, maka akan keluar lagi. Aku meletakkan sebuah kaca di mulutnya utk melihat jika ia bernafas, tidak ada apa-apa. Kami mengecek nadinya, tidak ada. Kami meletakkan tangan di lambungnya, tidak ada. Hamba Adonai itu berkata, “Tempat di mana dia ada, bukanlah tempat yang penuh dgn senyuman tetapi sebuah tempat penyiksaan.”

Angelica: Aku memberitahukan Yeshua, “Aku akan bersaksi bahwa neraka itu nyata, bahwa neraka ada, tetapi keluarkan aku dari sini sekarang!” Dan Ia menjawab, “Putri, kita bahkan belum memasuki tempat itu, dan Aku belum menunjukkan kepadamu apa-apa, dan engkau sudah mau Aku membawamu keluar dari tempat ini?” “Adonai, tolong bawa aku keluar dari tempat ini,” aku berkata. Lalu kami mulai menuruni ke dalam jurang maut itu! Aku mulai menangis dan menjerit, “Adonai, tidak, tidak, tidak, tidak – aku tidak mau pergi!” dan Ia menjawab, “Engkau perlu melihat ini.”

Aku melihat setan-setan yang mengerikan, dari semua tipe, keduanya besar dan kecil. Mereka berlarian begitu cepat, dan membawa sesuatu di tangan mereka. “Adonai, mengapa mereka berlarian seperti itu dan apa yang mereka bawa?” Ia menjawab, “Putri, mereka berlari demikian karena mereka tahu waktu mereka telah habis, karena waktu begitu singkat untuk menghancurkan umat manusia dan terutama umat-umatKu. Apa yang mereka bawa di tangan mereka adalah anak-anak panah utk menghancurkan manusia, karena setiap setan diberikan nama dan sesuai dgn nama yang diberikan kepada mereka, mereka memiliki sebuah anak panah utk menghancurkan org tsb dan membawanya ke tempat ini; tujuan mereka adalah menghancurkan orang itu dan membawanya ke neraka.” Dan aku melihat para setan-setan berlarian dan keluar menuju Bumi dan Ia memberitahukanku, “Mereka menuju Bumi utk membawa dan melemparkan manusia ke dalam tempat ini.” Ketika Ia berkata hal ini, Ia menangis, Ia menangis dengan sangat. Ia menangis setiap saat dan aku jg menangis.

Maxima: Anakku mati selama 23 jam, tetapi aku tidak memberitahukan pihak yang berwajib. Aku berdoa, “Adonai, aku akan menunggu selama 24 jam. Jika anakku tidak kembali dalam 24 jam, aku akan memanggil seorang dokter.” Tetapi, Adonai membawanya kembali sebelum waktu 24 jam itu habis.

Angelica: Adonai berkata, “Apakah engkau siap untuk melihat apa yang akan Aku tunjukkan kepadamu?” “Ya Adonai,” aku menjawab. Ia membawaku ke suatu sel di mana aku dapat melihat seorang pemuda yang tersiksa di tengah api. Aku memperhatikan sel itu disebutkan, walaupun aku tidak bs mengerti angka-angka itu, sepertinya mereka terhitung mundur. Ada sebuah plakat yang besar dalam sel itu, dan pria muda itu memiliki angka “666″ pada dahinya. Ia juga memiliki plat logam yang besar bertahtakan di kulitnya. Cacing-cacing yang memakannya, tidak dapat merusak plat tsb; maupun juga nyala api yang membakarnya. Ia berteriak, “Adonai, kasihanilah aku. Bawa aku keluar dari tempat ini. Ampunilah aku, Adonai!” Tetapi Yeshua menjawab, “Itu sudah terlambat, terlalu terlambat: Aku memberikanmu kesempatan-kesempatan dan engkau tidak mau bertobat.”

Aku bertanya kepada Yeshua, “Adonai, mengapa ia ada di sini?” Lalu aku mengenalnya. Di bumi, pemuda ini mengenal Firman Adonai, tetapi tiba-tiba ia berjalan menjauh dari Adonai, lebih memilih alkohol, obat-obatan dan berjalan dalam jalan yang tidak benar. Ia tidak mau mengikuti jalan Adonai. Yeshua banyak memperingatkannya apa yang akan terjadi padanya. Yeshua berkata, ” Putri, ia ada di tempat ini karena siapapun yang menolak firmanKu sudah memiliki seorang hakim : Firman itu yang Aku katakan akan menghakiminya di hari terakhir,” Yohanes 12:48, lalu Yeshua menangis.

Ketika Adonai menangis, itu berbeda dari yang kita lakukan. Ia akan menangis dgn rasa sakit di dalam hatiNya dan Ia akan menangis sangat tersedu-sedu. “Aku tidak menciptakan neraka bagi manusia,” Yeshua berkata. Maka aku bertanya kepadaNya, “Lalu mengapa manusia ada di sini, Adonai?” Ia menjawab, “Putri, Aku menciptakan neraka bagi Satan dan malaikat-malaikatnya, yaitu para setan-setan; Matius 25:41 tetapi, karena dosa dan kurangnya pertobatan, manusia berakhir di tempat ini, dan lebih banyak yang binasa daripada mereka yang mencapai kemuliaanKu!” Matius 7:14. Ia terus menangis dan itu sangat menyakitiku melihat bagaimana Ia menangis. “Putri, Aku memberikan hidupKu bagi manusia, sehingga mereka tidak akan binasa, sehingga mereka tidak akan berakhir di tempat ini. Aku memberikan hidupKu dengan kasih dan belas kasihan, sehingga manusia akan menuju pertobatan dan dapat masuk Kerajaan Surga.” Yeshua akan mengerang seperti seseorang yang tidak dapat lagi menahan rasa sakitnya, itulah banyaknya rasa sakit saat Ia melihat orang-orang itu di sini.

Bersama Yeshua, membuatku merasa aman. Aku berpikir, “Jika aku melepaskan Adonai, aku akan terjebak di sini!” Aku bertanya, “Yeshua, apakah aku memiliki saudara di tempat ini.” Ia memandangku ketika aku menangis dan Ia berkata, “PutriKu, Aku bersamamu,” karena aku begitu ketakutan. Ia membawaku ke sel yang lain. Aku tidak dapat membayangkan melihat seseorang saudaraku di dalam sel itu. Aku melihat wanita ini tersiksa, ia memiliki cacing-cacing yang akan memakan wajahnya, dan setan-setan akan menghujamkan tombak tertentu ke tubuhnya. Ia akan berteriak, “Tidak, Adonai, kasihanilah aku, tolong, bawa aku keluar dari tempat ini utk satu menit!”

Di Neraka, orang-orang akan tersiksa dengan ingatan-ingatan yang mereka lakukan di Bumi. Para setan akan memperolok mereka dan mengatakan, ”Sembah dan pujilah karena inilah kerajaanmu!” dan orang-orang tsb akan menjerit mengingat bahwa mereka mengenal Adonai, karena mereka mengenal FirmanNya. Mereka yang mengenal Adonai tersiksa dua kali lipat.

Adonai berkata, “Tidak ada kesempatan lagi [bagi mereka yang di sini]; masih ada kesempatan bagi mereka yang hidup.” Aku bertanya kepadaNya, “Adonai, mengapa nenek buyutku ada di sini? Aku tidak tahu bahwa ia pernah mengenalMu. Mengapa ia ada di neraka, Adonai?” Ia menjawab, “Putri, ia ada di sini karena ia gagal utk mengampuni… Putri, ia yang tidak dapat mengampuni, Aku juga tidak akan mengampuninya.”

Aku bertanya, “Adonai, tetapi Engkau dapat mengampuni, dan Engkau penuh dgn belas kasihan.” Dan Ia menjawab, “Ya, Putri, tetapi itu perlu untuk mengampuni, karena mereka tidak dapat mengampuni banyak orang dan itu sebabnya ada banyak orang di tempat ini, karena mereka gagal untuk mengampuni… Pergi dan beritahukan manusia bahwa ini saatnya untuk mengampuni, dan terutama umatKu, banyak dari umatKu yang tidak dapat mengampuni. Beritahukan mereka untuk membuang dari diri mereka dendam, kekecewaan, kebencian dari hati mereka, karena inilah waktunya untuk mengampuni! Jika kematian menjadi kejutan bagi orang yang telah gagal utk mengampuni, maka orang itu akan pergi ke neraka, karena tidak ada seorangpun yang dapat membeli kehidupan.” Ketika kami meninggalkan tempat itu, nenek buyutku telah ditelan oleh api dan ia menjerit, “Aaaah,” dan mulai menghujat nama Elohim, ia akan mengutuki Dia; setiap orang di neraka menghujat melawan Elohim.

Ketika kami meninggalkan tempat itu, aku dapat melihat neraka penuh dgn jiwa yang tersiksa. Banyak orang akan mengulurkan tangan mereka keluar, memohon Yeshua untuk menolong mereka dan membawa mereka keluar dari sana. Tetapi Adonai tidak bisa berbuat apa-apa untuk mereka dan mereka akan mulai menghujat Elohim. Kemudian Yeshua akan menangis dan berkata, “Ini menyakitkan Aku untuk mendengar mereka, itu menyakitkanKu melihat apa yang mereka lakukan, karena Aku tidak bisa lagi berbuat apapun bagi mereka. Apa yang akan Kuberitahukan padamu adalah bahwa Aku masih mempunyai kesempatan bagi dia yang masih di Bumi, yang belum mati, yang masih hidup; ia masih memiliki waktu untuk bertobat!”

Adonai mengatakan kepadaku ada banyak orang terkenal di neraka, dan juga banyak orang yang tahu tentang Adonai. Ia berkata, “Aku akan menunjukkan kepadamu bagian lain dari tungku.” Kami datang ke suatu tempat di mana seorang wanita dikelilingi oleh api. Ia dalam siksaan yang besar dan akan menjerit, memohon kepada Adonai untuk belas kasihan. Yeshua menunjuk kepadanya dengan tanganNya dan berkata, “Putri, wanita yang engkau lihat di sana, yang dikelilingi oleh api, adalah Selena.” Ketika kami mulai semakin dekat, ia berteriak, “Adonai, kasihanilah aku, maafkan aku Adonai, bawa aku keluar dari tempat ini!” Tetapi Adonai memandangnya dan berkata, “Sudah terlambat, sudah terlalu terlambat. Engkau tidak dapat bertobat sekarang.” 

Ia melihatku dan berkata, “Tolong, aku mohon, pergi beritahu orang-orang tentang ini, tolong berbicara dan jangan diam, pergi dan beritahu mereka untuk tidak datang ke tempat ini, pergi dan beritahu mereka untuk tidak mendengarkan laguku, atau menyanyikan lagu-laguku.” Jadi aku bertanya padanya, “Kenapa kau ingin aku pergi dan mengatakannya?” Dan ia menjawab, “Karena setiap kali orang bernyanyi dan mendengarkan lagu-laguku, aku bahkan lebih tersiksa, orang yang melakukan hal ini, yang bernyanyi dan mendengarkan lagu-laguku, sedang berjalan ke tempat ini. Tolong, pergi beritahukan mereka untuk tidak datang ke sini, pergi beritahukan mereka bahwa neraka itu nyata!” Ia akan menjerit dan setan-setan akan melemparkan tombak dari jauh ke dalam tubuhnya dan ia akan menangis, “Tolong aku, Adonai, kasihanilah aku, Adonai!” Tapi sayangnya, Adonai berkata, “Ini adalah terlambat.”

Aku melihat seluruh daerah itu, penuh dengan penyanyi dan seniman yang telah meninggal. Yang mereka lakukan adalah menyanyi dan menyanyi, mereka tidak akan berhenti bernyanyi. Adonai menjelaskan, “Putri, orang yang ada di sini, harus terus melakukannya di sini, apa pun yang mereka lakukan di bumi, jika mereka tidak bertobat.”

Ketika aku sedang mengamati daerah itu, aku melihat banyak setan yang menumpahkan turun beberapa jenis hujan. Aku benar-benar pikir itu hujan. Tapi aku melihat orang-orang di dalam api melarikan diri dari hujan dan berteriak, “Tidak, tolong aku, Adonai! …Tidak, ini tidak bisa,” dan setan akan tertawa dan mengatakan kepada orang-orang itu, “Pujilah dan menyembahlah karena ini adalah kerajaanmu selama-lamanya!” Aku melihat api dan cacing orang-orang itu akan meningkat bertambah banyak! Tidak ada air di sana, itu adalah belerang yang akan menambahkan api dan meningkatkan penderitaan setiap orang. Aku bertanya kepada Yeshua, “Apa yang terjadi…Adonai, apa ini?” Adonai menjawab, “Ini adalah upah dari siapapun yang tidak bertobat.” (Mazmur 11:6)

Lalu Adonai membawaku ke tempat dimana ada seorang yang sangat terkenal. Sebelumnya, aku biasanya hidup sebagai seorang gadis muda Kristen yang berpikiran ganda. Dulu aku berpikir bahwa setiap orang yang mati akan pergi ke Surga, bahwa mereka yang merayakan misa, juga akan masuk surga, tapi aku salah. Ketika Paus Yohanes Paulus II meninggal, teman-teman dan kerabat akan memberitahuku bahwa ia telah pergi ke surga. Semua berita di TV, pada Extra dan banyak tempat lainnya akan berkata, “Paus Yohanes Paulus II telah meninggal, semoga ia beristirahat dalam damai. Ia sekarang bersukacita dengan Adonai dan malaikat di surga” dan aku percaya semua itu. Tapi aku hanya menipu diriku sendiri, karena aku melihat dia di neraka, yang tersiksa oleh api. Aku menatap wajahnya, itu adalah Yohanes Paulus II (John Paul II)!! Adonai berkata padaku, “Lihat, Putri, pria yang engkau lihat itu di sana, adalah Paus Yohanes Paulus II. Ia ada di sini di tempat ini; ia sedang tersiksa karena ia tidak bertobat.”

Tapi aku bertanya, “Adonai, mengapa ia ada di sini? Ia biasa berkhotbah di gereja.” Yeshua menjawab, “Putri, tidak ada pezinah, tidak ada penyembah berhala, tidak ada orang yang serakah dan tidak ada pendusta yang akan mewarisi Kerajaan-Ku.” (Efesus 5:5) Aku menjawab, “Ya, aku tahu itu benar, tapi aku ingin tahu mengapa ia ada di sini, karena ia biasa berkhotbah kepada banyak orang!” Dan Yeshua menjawab, “Ya, Putri, ia mungkin telah mengatakan banyak hal, tetapi ia tidak pernah berbicara kebenaran seperti yang ada [di Alkitab]. Ia tidak pernah mengatakan kebenaran dan mereka tahu kebenaran dan meskipun ia tahu kebenaran, ia lebih menyukai uang daripada berkhotbah tentang keselamatan. Ia tidak menawarkan kenyataan; tidak mengatakan bahwa neraka itu nyata dan surga juga ada [sewaktu masih hidup]; Putri, sekarang dia ada di sini di tempat ini.”

Ketika aku melihat pria ini, ia memiliki ular besar dengan jarum-jarum, melilit tenggorokannya, dan ia akan mencoba untuk melepasnya. Aku memohon dengan Yeshua, “Adonai, bantulah dia!” Pria itu akan berteriak, “Tolong aku, Adonai, kasihanilah aku, bawa aku keluar dari tempat ini, maafkan aku, aku bertobat, Adonai! Aku ingin kembali ke bumi, aku ingin kembali ke bumi untuk bertobat.” Adonai mengamati dia dan berkata kepadanya, “Engkau sangat tahu dengan baik. Engkau tahu benar bahwa tempat ini nyata… Sudah terlambat; tidak ada kesempatan lagi untukmu.”

Adonai berkata, “Dengar, Putri, Aku akan menunjukkan kehidupan orang ini.” Yeshua menunjukkan layar besar di mana aku bisa mengamati bagaimana orang ini menawarkan misa berkali-kali kepada orang banyak. Dan bagaimana orang-orang yang ada begitu menyembah berhala. Yeshua berkata, “Dengar, Putri, ada banyak penyembah berhala di tempat ini. Penyembahan berhala tidak akan menyelamatkan, Putri. Aku satu-satunya yang menyelamatkan, dan di luar Aku, tidak ada yang menyelamatkan. Aku mengasihi pendosa, tetapi Aku benci dosa, Putri. Pergi dan beritahukan manusia bahwa aku mengasihi mereka dan bahwa mereka perlu datang kepada-Ku.”

Ketika Adonai sedang berbicara, aku mulai melihat bagaimana orang ini menerima banyak sekali koin dan uang kertas; uang, semua yang dia akan simpan. Ia punya begitu banyak uang. Aku melihat gambar orang ini duduk di atas takhta, tetapi aku juga bisa melihat lebih dari itu. Memang benar bahwa orang-orang ini [para Paus dan para pemimpin gereja Katolik lainnya: Uskup, pastor] tidak menikah, aku dapat meyakinkanmu, aku tidak mengada-ada, Adonai menunjukkan kepadaku, orang-orang itu tidur dengan biarawati; dengan banyak perempuan di sana!

Adonai menunjukkan kepadaku orang-orang ini hidup dalam percabulan, dan Firman mengatakan bahwa pezinah tidak akan mewarisi Kerajaan-Nya. Saat aku sedang menonton semua ini, Adonai berkata, “Lihat Putri, semua ini yang aku tunjukkan kepadamu adalah apa yang terjadi, apa yang ia jalani dan apa yang terus terjadi di antara banyak orang, di antara banyak imam dan paus yang ada.” Kemudian Ia berkata, “Putri, pergi dan beritahukan manusia bahwa sudah waktunya untuk berbalik kepadaKu.”

Adonai menunjukkan kepadaku sebuah tempat di mana banyak orang berjalan ke neraka. Aku bertanya padaNya, “Adonai, bagaimana mereka berjalan kaki ke tempat ini?” Ia menjawab, “Aku akan menunjukkan.” Ia menunjukan sebuah terowongan dengan banyak orang berjalan melewatinya. Orang-orang ini dirantai dari tangan hingga kaki. Mereka berpakaian hitam dan membawa beban di punggung mereka. Yeshua berkata, “Lihatlah Putri, orang-orang yang engkau lihat di sana, orang-orang itu belum mengenal Aku. Apa yang mereka bawa di punggung mereka adalah dosa, tapi pergi dan beritahukan mereka untuk mengubah beban mereka kepada-Ku, dan Aku akan memberikan mereka istirahat; bahwa Akulah Dia yang mengampuni segala dosa mereka… Putri, pergi dan beritahukan orang-orang untuk datang kepadaKu, karena Aku menunggu mereka dengan tangan terbuka, dan pergi beritahu mereka bahwa mereka sedang berjalan ke tempat ini.”

Saat aku sedang menonton orang-orang berjalan, aku berkata, “Adonai, orang di sana adalah sepupuku, pemuda itu adalah sepupuku, Adonai, dan gadis muda itu yang turun juga sepupuku, keluargaku akan datang ke tempat ini!” Dia menjawab, “Putri, mereka berjalan ke tempat ini, namun pergi dan beritahu mereka ke mana mereka berjalan, pergi dan beritahu mereka mereka berjalan ke neraka. Pergi dan beritahu mereka bahwa Aku telah memilihmu sebagai penjagaKu… Aku telah memilihmu sebagai penjagaKu, karena itu berarti engkau mengatakan kebenaran. Engkau harus pergi dan beritahu semua yang telah Aku tunjukkan kepadamu. Jika engkau tidak berbicara dan sesuatu terjadi kepada orang itu, darahnya akan ditumpahkan ke atasmu, tetapi jika engkau pergi dan melakukan seperti yang telah Aku katakan, maka orang tersebut memiliki pertanggung jawaban denganKu. Jika orang tersebut tidak bertobat, maka tanggung jawab yang ada padamu akan diangkat, karena pertanggung jawaban itu akan berdiam pada orang itu dan darahnya tidak akan ditumpahkan ke atasmu. (Yehezkiel 3:18)

Yeshua mengatakan kepadaku bahwa banyak orang terkenal sedang berjalan ke tempat itu, orang-orang terkenal dan penting. Ambil contoh, Michael Jackson. Orang ini terkenal di seluruh dunia tetapi ia adalah seorang pengikut setan. Meskipun banyak orang mungkin tidak melihat seperti itu, tapi itu adalah kebenaran. Orang ini memiliki perjanjian setan: ia datang pada kesepakatan dengan iblis demi mencapai ketenaran dan menarik banyak penggemar.

Langkah-langkah tarian yang ia [Michael Jackson] lakukan, aku melihat, itulah cara setan-setan berjalan sambil menyiksa orang di neraka. Mereka akan bergeser mundur dan tidak bergerak maju, sementara mereka berteriak; menikmati penderitaan yang mereka jatuhkan pada orang-orang. Biarkan aku memberitahumu bahwa Michael Jackson di neraka. Adonai menunjukkannya kepadaku setelah Michael meninggal. Ia membiarkan aku melihat Michael Jackson disiksa di dalam api. Aku menangis kepada Yeshua, “Mengapa?” Tidak mudah untuk melihat bagaimana orang ini sedang disiksa dan bagaimana ia akan berteriak. Siapapun yang mendengarkan lagu-lagu Michael Jackson atau bernyanyi dagan mereka atau penggemar Michael Jackson, aku memperingatkan engkau bahwa setan telah menjebak engkau dalam jaringnya sehingga engkau akan berakhir di neraka. Saat ini juga, tinggalkan itu dalam nama Yeshua! Yeshua ingin membebaskan engkau, sehingga engkau tidak akan terhilang.

Adonai berkata, “Putri, ada juga orang yang mengenalKu, yang sedang berjalan ke tempat ini.” Aku bertanya, “Adonai, bagaimana mungkin orang yang mengenalMu juga datang ke sini?” Ia menjawab, “Orang yang telah meninggalkan jalan-jalanKu dan orang yang menjalani kehidupan ganda.” Ia mulai menunjukkan aku orang-orang yang berjalan ke neraka. Mereka terikat dari tangan mereka ke kaki mereka.

Mereka [Kristen munafik dan murtad] masing-masing mengenakan pakaian putih, tetapi itu robek, kotor dan kusut. Yeshua berkata, “Putri, lihatlah bagaimana umatKu telah berjalan menjauh dari Aku. Putri, aku ingin memberitahu engkau bahwa Aku tidak datang untuk orang-orang ini. Aku datang bagi orang-orang kudus, yang siap, tanpa cacat, tanpa kerutan dan tanpa kecemaran… Pergi dan beritahu mereka untuk kembali ke jalan semula.” (Ef. 5:26-27) Aku mulai melihat banyak dari paman-pamanku dan banyak orang-orang lain yang telah berjalan menjauh dari jalan Adonai. “Pergi dan beritahu mereka bahwa Aku menunggu mereka, untuk menyerahkan beban mereka kepada-Ku, dan Aku akan memberikan mereka istirahat.” Yeshua menangis, “Putri, mereka akan datang dengan cara ini. Pergi dan beritahu pamanmu; pergi dan beritahu kerabatmu bahwa mereka akan datang dengan cara ini. Putri, banyak yang tidak mempercayaimu, tetapi Aku adalah saksi setiamu, Akulah saksi setiamu. Aku tidak akan pernah meninggalkanmu. Bahkan jika mereka tidak percaya, Putri, pergi dan beritahukan mereka kebenaran, karena Aku bersamamu, Aku juga akan menunjukkan kepadamu, Putri, bagaimana orang-orang tiba di tempat ini.”

Kami pergi ke sebuah terowongan di mana terdapat banyak orang jatuh ke jurang maut. Bukan 1000, bukan 2000, tetapi sebanyak pasir di laut, tak terhitung jumlahnya. Mereka jatuh dlm sedetik, seperti segenggam pasir yang dilemparkan ke bawah. Jiwa-jiwa itu jatuh dengan pesat. Yeshua menangis, Ia berkata, “Putri, ini adalah bagaimana manusia binasa; inilah bagaimana mereka terhilang… Putri, hal itu menyakitkanKu untuk melihat bagaimana manusia binasa”

Yeshua berkata, “Setan-setan juga mengadakan pertemuan di tempat ini.” Dan aku berkata, “Setan mengadakan pertemuan?” Yeshua berkata, “Ya, Putri, mereka bertemu untuk merencanakan, untuk merencanakan apa yang akan mereka lakukan kepada manusia. Mereka mengadakan pertemuan rahasia setiap hari.” Dan dengan itu, Yeshua membawaku ke sebuah sel, di mana aku melihat sebuah meja kayu dengan kursi-kursi di sekelilingnya. Dan ada para setan – semua jenis setan. Yeshua menjelaskan, “Putri, mereka sekarang berencana untuk pergi dan menghancurkan keluarga pendeta, para misionaris, para penginjil dan semua orang yang mengenal Aku. Putri, mereka ingin menghancurkan mereka; mereka memiliki banyak anak panah.”

Setan-setan akan tertawa dan mengejek dan berkata, “Mari kita hancurkan manusia dan bawa ke tempat ini.” Yeshua berkata, “Pergilah dan katakan pada mereka bahwa aku bersama mereka. Katakan kepada mereka untuk tidak meninggalkan pintu terbuka, untuk tidak meninggalkan tempat bagi setan, karena setan berjalan di sekitar seperti singa yang mengaum, mencari orang yang dapat ia telan.(1Petrus 5:18 )Tetapi Firman itu mengatakan, “ia berjalan seperti “, karena Singa yang sesungguhnya, adalah Singa Yehuda, Yeshua Ha Mashiah dari Nazaret (Wahyu 5:5)! Yeshua berkata, “Putri, mereka terutama ingin menghancurkan para gembala dan keluarga mereka.” Aku bertanya, “Mengapa mereka ingin menghancurkan keluarga para gembala?” Dan Yeshua menjawab, “Karena mereka bertanggung jawab atas ribuan orang yang merupakan domba yang berlipat-lipat, domba yang berlipat-lipat yang Adonai telah berikan kepada mereka. Mereka ingin orang-orang ini kembali ke dunia lagi; melihat ke belakang dan berakhir di neraka… Pergi dan beritahukan para gembala untuk berbicara kebenaran. Pergilah dan katakan pada mereka untuk memberitakan kebenaran dan untuk berbicara segala sesuatu yang Aku katakan pada mereka dan untuk tidak pernah menyimpannya bagi diri mereka sendiri apa yang Aku katakan kepada mereka!”

Ketika kami meninggalkan tempat itu dan Ia berkata, “Aku ingin menunjukkan hal lain… Ada juga anak-anak di tempat ini.” Dan aku menjawab, “Anak-anak di tempat ini, Adonai? Mengapa ada anak-anak di sini? Firman-Mu mengatakan, Biarkanlah anak-anak itu, janganlah menghalang-halangi mereka datang kepada-Ku; sebab orang-orang yang seperti itulah yang empunya Kerajaan Sorga.(Matius 9:14) Yeshua menjawab, “PutriKu, itu benar, yang demikian adalah Kerajaan Surga, tetapi anak itu harus datang kepada-Ku, karena ia yang datang kepada-Ku tidak akan Kubuang” (Yohanes 6:37). Seketika, Adonai menunjukkan kepadaku seorang anak berusia delapan tahun tersiksa di dalam api. Anak itu menangis, “Adonai kasihanilah aku, bawa aku keluar dari tempat ini, aku tidak ingin berada di sini!” Ia terus menangis dan menjerit. Aku melihat setan di sekitar anak ini, yang menyerupai tokoh-tokoh kartun. Ada Dragon, Boyz, Ben 10, Pokémon, Doral, dll. “Adonai, mengapa anak ini di sini? Yeshua menunjukkan layar besar dari kehidupan anak ini. Aku melihat bagaimana ia menghabiskan seluruh waktunya di depan TV, menonton kartun-kartun ini.

Yeshua berkata, “Putri, animasi kartun ini, film-film itu, opera sabun yang dilihat setiap hari di TV merupakan instrumen setan untuk menghancurkan manusia… Lihatlah, Putri bagaimana ini dapat terjadi.” Aku melihat bagaimana anak itu memberontak dan tidak taat kepada orang tuanya. Ketika orang tuanya berbicara kepadanya, ia akan melarikan diri, melempar sesuatu dan tidak mematuhi mereka. Setelah ini terjadi, sebuah mobil melindasnya dan mengakhiri hidupnya. Yeshua berkata, “Sejak itu, ia telah berada di tempat ini.”

Aku menatap anak itu ketika dirinya sedang tersiksa. Yeshua berkata, “Putri, pergi dan katakan kepada para orang tua untuk mengarahkan anak mereka seperti merupakan tertulis dalam Firman-Ku. (Amsal 22:6)Firman Adonai itu nyata, memberitahu kita untuk mendidik anak dengan tongkat, tetapi tidak setiap saat, hanya ketika anak itu tidak taat kepada orang tuanya. (Amsal 22:15). [Mendisiplin anak dengan kasih bukan dengan marah yang tidak terkendali; para ayah dan pria bisa ikut seminar "Camp Pria Sejati" dari Christian Men's Network]

Adonai mengatakan padaku sesuatu yang sangat sedih dan sangat menyakitkan. Ia berkata, “Putri, ada banyak anak-anak di tempat ini karena kartun animasi, karena pemberontakan.” Aku bertanya kepadaNya, “Adonai, mengapa animasi kartun dipersalahkan untuk hal ini?” Dan Ia menjelaskan, “Karena mereka adalah setan-setan yang membawa pemberontakan, ketidaktaatan, kepahitan dan kebencian kepada anak-anak; dan para setan lain memasuki anak-anak ini, sehingga mereka tidak melakukan hal-hal yang baik, tetapi melakukan apa yang buruk: apapun yang anak-anak lihat di TV, mereka ingin melakukannya dalam kenyataan.” Neraka ada, neraka adalah nyata, dan bahkan anak-anak harus memutuskan dengan siapa mereka akan pergi. Aku berkata, “Adonai, katakan padaku, mengapa ada anak-anak di tempat ini?” Dan Yeshua menjawab, “Begitu anak-anak memiliki pengetahuan bahwa ada surga dan neraka, maka mereka memiliki tempat untuk memilih.”

KERAJAAN SURGA

Ada banyak lagi hal yang bisa dikatakan tentang neraka, tetapi sekarang aku akan berbagi apa yang aku lihat di Surga. Yeshua berkata, “Putri, sekarang Aku akan menunjukkan kepadamu apa yang telah Aku siapkan bagi umat-Ku yang Kudus.” Kami meninggalkan tempat itu, keluar melalui terowongan. Sementara perjalanan melewati terowongan ini, kami tiba-tiba keluar ke tempat di mana ada terang. Aku tidak melihat kegelapan lagi, siksaan atau api. Ia berkata, “Putri, aku akan menunjukkan kepadamu kemuliaan-Ku,” dan kami mulai naik ke Kerajaan Surga! Segera kami tiba di sebuah pintu dengan huruf raksasa yang ditulis dalam emas, katanya: “Selamat datang di Kerajaan Surga.” Yeshua berkata, “Putri, masuklah, karena Akulah Pintu itu dan ia yang masuk melalui Aku, akan masuk, akan berjalan dan akan menemukan padang rumput.” (Yohanes 10:9)

Setelah Adonai mengucapkan kata-kata ini, pintu itu terbuka dan kami masuk. Aku melihat para malaikat memberikan kemuliaan, kehormatan dan pujian kepada Bapa Surgawi kita! (Wahyu 7:11-12) Ketika kami terus berjalan, kami mendekati sebuah meja yang aku bisa lihat pada ujung awalnya, tetapi tidak pada ujung akhirnya. (Wahyu 19:9) Aku mengamati takhta yang besar, dan takhta yang lebih kecil dikelilingi oleh ribuan kursi. Di antara kursi pakaian ada bersama jubah-jubah dengan mahkota. Adonai memberitahu aku, “Putri, mahkota yang engkau lihat adalah mahkota kehidupan.” (Wahyu 2:10)

Yeshua berkata, “Dengar, Putri, ini adalah apa yang telah Aku siapkan bagi umat-Ku.” Aku melihat bahwa meja itu ditutupi dengan taplak meja yang putih dengan emas di tepinya. Ada piring, gelas emas, buah-buahan; semuanya disediakan. Sangat indah. Ada sebuah bejana yang sangat besar di tengah meja, yang berisi anggur utk makan malam. Dan Yeshua berkata, “Putri, semuanya sudah siap untuk kedatangan Gereja-Ku.”

Kami pergi ke tempat lain, di mana aku melihat banyak orang di taman. Ada juga orang terkenal dari Alkitab, tetapi mereka tidak berumur, mereka muda. Ada pemuda ini dengan saputangan besar di tangannya yang menari dan bebrputar-putar dan memuji Adonai. Yeshua berkata, “Putri pemuda itu yang engkau lihat adalah hamba-Ku, Daud.” Ia memberikan kemuliaan kepada Bapa. Tiba-tiba, seorang pemuda melewati dan Yeshua berkata, “Putri, dia adalah Yosua, ia adalah Musa, pemuda lainnya itu adalah Abraham.” Yeshua akan memanggil mereka dengan nama mereka. Mereka semua memiliki roman muka yang sama! Yeshua berkata, “Putri, wanita itu yang engkau lihat adalah hamba-Ku, Maria Magdalena; hamba-Ku, Sarah.”

Tapi kemudian Ia berkata, “Putri, dia adalah Maria. Maria, yang melahirkan Yeshua Ha Mashiah, yaitu Aku. Putri, Aku ingin memberitahu engkau bahwa ia tidak memiliki pengetahuan tentang hal-hal yang terjadi di Bumi. Aku ingin mengatakan kepadamu yaitu engkau harus pergi dan beritahukan pada manusia, beritahukan penyembah berhala bahwa neraka itu nyata, dan bahwa penyembah berhala tidak akan mewarisi Kerajaan-Ku, tetapi pergi dan katakan pada mereka bahwa jika mereka bertobat, mereka dapat masuk ke dalam tempat tinggal surgawiKu. Pergi beritahu mereka bahwa Aku mencintai mereka dan beritahu mereka bahwa Maria tidak memiliki pengetahuan apa-apa [yang terjadi di bumi] dan satu-satunya yang mereka harus muliakan adalah Aku, karena bukan Maria, dan juga bukan St. Gregory ataupun santo lainnya dapat menawarkan keselamatan. Aku adalah Satu-satunya yang menyelamatkan dan di luar Aku – tidak ada seorangpun, tidak ada seorangpun, tidak ada seorangpun – yang menyelamatkan!” Ia mengulanginya tiga kali – tidak ada yang dapat menyelamatkan, hanya Ia yang menyelamatkan.

Umat manusia telah tertipu dengan mempercayai seolah-olah santo, yang mana bukan, tetapi adalah setan, yang bekerja melalui berhala yang dibuat oleh tangan manusia. Tapi, biar Aku beritahukan kepada engkau bahwa Adonai ingin memberikan yang terbaik. Ia ingin engkau untuk masuk ke dalam Kerajaan Surga; untuk bertobat dan meninggalkan penyembahan berhala. Karena penyembahan berhala tidak akan menyelamatkanmu. Yeshua Ha Mashiah dari Nazaret adalah yang dapat menyelamatkan, yang memberikan nyawa-Nya bagimu, bagiku dan bagi semua umat manusia. Adonai memiliki pesan yang besar bagi manusia. Ketika la menangis, Dia berkata, “Tolong, Putri, jangan diam; pergi dan katakan yang sebenarnya, pergi dan katakan apa yang Aku telah tunjukkan kepadamu.”

Aku melihat bagaimana Maria menyembah Adonai, dan aku melihat wanita dengan rambut panjang yang sangat indah. Aku berkata, “Adonai, betapa cantiknya cara mereka memakai rambut mereka.” Ia berkata, “Putri, bahwa yang Anda lihat adalah kerudung yang aku berikan kepada seorang wanita.” Ia menambahkan, “Putri, pergi dan katakan pada wanita untuk merawat kerudung yang aku berikan kepada mereka.”

Kemudian Ia berkata, “Aku punya sesuatu yang perlu ditunjukkan kepadamu yang sangat penting.” Aku melihat jauh dan melihat sebuah kota yang bersinar, sebuah kota emas! Aku berkata, “Adonai, apa itu? Aku ingin pergi ke sana.” Ia menjawab, “Putri, Aku akan menunjukkan kepadamu apa yang ada di sana. Apa yang engkau lihat adalah hunian surgawi, tempat tinggal surgawi yang siap utk umat-Ku.

Kami mulai berjalan, sampai kami mencapai jembatan emas. Saat kami berjalan di atasnya, kami tiba di jalan-jalan yang terbuat dari emas murni! (Wahyu 21:21)

Semuanya begitu indah, begitu brilian, seperti kaca bersinar, itu benar-benar supranatural, tak dapat dijelaskan! Kami melihat rumah-rumah surgawi, dan melihat ribuan malaikat membangunnya. Beberapa malaikat membangun dengan sangat pesat, yang lain membangun perlahan dan lainnya tidak membangun sama sekali. Aku bertanya kepada Adonai, “Mengapa beberapa malaikat membangun dengan pesat, sementara yang lain lebih lambat, dan beberapa dari mereka telah berhenti membangun?” Adonai menjelaskan, “Putri, itulah bagaimana umatKu bekerja di Bumi, dan para malaikat bekerja seperti anak-anakKu bekerja di Bumi…. Putri, umat-Ku tidak lagi menyebarkan Injil. Umat-Ku tidak lagi berpuasa. UmatKu tidak lagi pergi ke jalan-jalan untuk mendistribusikan traktat mengatakan kebenaran. UmatKu sekarang malu. Pergi dan katakan kepada umatKu untuk kembali ke jalan semula. Para malaikat yang engkau lihat tidak melakukan apa-apa itu milik kepunyaan orang-orang yang telah berjalan menjauh dari jalan-Ku. Putri, pergi dan katakan kepada umatKu untuk kembali ke jalan semula,” (Yeremia 6:16) dan dlm mengatakan ini la mulai menangis.

Aku mendengar orang lain menyanyi, jadi aku bertanya padaNya, “Adonai, aku ingin Engkau membawaku ke sana, di mana orang-orang sedang bernyanyi.” Yeshua sedang mengamatiku, aku bisa tahu bagaimana Ia mengamati aku, tapi aku tidak bisa melihat wajahNya, hanya gerakan wajah-Nya. Sementara air mata-Nya mengalir di atas jubah-Nya, aku bertanya kepadaNya mengapa Ia menangis. Tetapi la tidak akan menjelaskannya kepadaku.

Kemudian kami tiba di taman yang indah ini. Di sana, di antara rumah-rumah surgawi, aku melihat bunga-bunga yang bergoyang. Itu pasti nyanyian yang aku dengar. Adonai menunjuk dengan jari-Nya dan berkata, “Putri, lihat, mereka memujiKu; mereka menyembahKu! UmatKu tidak lagi melakukan seperti yang mereka lakukan sebelumnya. UmatKu tidak memujiKu lagi, tidak menyembah Aku lagi; tidak mencari Aku lagi seperti sebelumnya. Itu sebabnya Aku katakan, Putri, untuk pergi dan katakan kepada umatKu untuk mencari Aku, karena Aku akan datang, Aku akan datang, Aku akan datang – bagi orang-orang yang mencari Aku dalam roh dan kebenaran, bagi orang-orang yang siap, bagi orang-orang kudus!” Dan menangis Ia berkata, “Aku datang, Aku datang!” Lalu aku mengerti mengapa Ia menangis, karena la akan datang, tapi tidak bagi mereka yang setengah hati. Ia akan kembali hanya untuk orang yang mencari Dia dalam roh dan kebenaran.

Kemudian Adonai mengatakan padaku bahwa aku harus kembali ke bumi. Aku berkata, “Adonai, aku tidak ingin kembali ke Bumi? Apa maksudmu – Bumi? Aku ingin tinggal denganMu. Engkau membawaku ke sini dan aku tidak akan pergi ke manapun karena aku bersamaMu!” Yeshua berkata, “Putri, ini perlu buat engkau kembali ke Bumi untuk pergi dan bersaksi bahwa kemuliaanKu itu nyata, bahwa apa yang Aku tunjukkan kepadamu itu nyata, bahwa apa yang engkau lihat itu nyata – sehingga manusia akan datang kepadaKu, bertobat dan tidak binasa.” Menangis, aku jatuh ke kakiNya; di situ aku melihat luka di kaki-Nya. Aku bertanya, “Adonai, luka-luka apa di sini?” Ia menjawab, “Putri, itu adalah bekas luka dari hari kemarin, ketika Aku memberikan hidupKu bagi umat manusia.”

Ia juga menunjukkan bekas luka di tangannya, aku bertanya, “Adonai, mengapa Engkau masih memiliki itu?” Ia berkata, “Putri, itu adalah bekas luka yang tertinggal.” Jadi aku bertanya, “Apakah ini akan hilang?” Ia menjawab, “Putri, ini akan hilang ketika semua orang-orang kudus berkumpul kembali di sini… Putri, aku harus membawamu ke Bumi: keluargamu dan bangsa-bangsa sedang menunggumu.”

Aku mencoba untuk menolak tapi la menunjuk turun ke Bumi dengan jari-Nya dan berkata, “Lihat, orang-orang itu yang engkau lihat di bawah sana adalah keluargamu; tubuh yang engkau lihat di sana, adalah di mana engkau harus kembali… Ini waktunya untuk meninggalkan tempat ini.” Kemudian Ia membawaku ke sepanjang sungai yang jernih seindah kristal dan berkata, “Putri, masuklah ke sungai dan rendamlah dirimu.” Sebelum aku memasuki sungai kristal air kehidupan, aku mengalami sukacita yang tak terlukiskan, namun setelah aku merendamkan diri dan keluar, aku sangat gembira. Aku pikir aku tidak perlu kembali ke rumah, tetapi Adonai berkata kepadaku, “Putri, engkau harus kembali ke Bumi… Putri, aku akan menunjukkan kepadamu sesuatu: Bagaimana Aku datang ke Bumi bagi orang-orang kudus. Aku akan menunjukkan kepadamu bagaimana hari Pengangkatan itu akan terjadi.”

HARI PENGANGKATAN & HARI KESUKARAN BESAR

Kami berjalan ke suatu tempat dengan layar raksasa, dan aku melihat orang-orang di dalamnya. Aku bisa mengamati seluruh dunia. Lalu tiba-tiba aku melihat ribuan orang menghilang. Wanita-wanita hamil telah menghilang kehamilannya, dan mereka tampak seperti gila berteriak-teriak. Anak-anak telah menghilang dari keseluruhan. Banyak orang lari dari sini ke sana, berteriak, “Ini tidak bisa, hal ini tidak bisa terjadi! Apa yang terjadi?”

Aku melihat orang-orang yang telah mengenal Adonai, yang tertinggal. Mereka mengatakan bahwa Ha Mashiah telah datang, Pengangkatan terjadi. Mereka berteriak dan ingin bunuh diri, tetapi mereka tidak bisa mati. Adonai berkata kepadaku, “Putri, pada hari-hari itu, maut akan lari; putri, pada hari-hari itu Roh Kudus tidak akan ada lagi di Bumi.” (Wahyu 9:6) Ada kecelakaan-kecelakaan tetapi aku tidak melihat orang mati seorangpun: mereka semua hidup, walaupun terluka.

Aku mengamati lalu lintas yang luar biasa dengan ribuan orang. Ia berkata, “Putri, lihat, ini adalah bagaimana segala sesuatu akan terjadi.” Aku kemudian melihat orang-orang berlari dari satu tempat ke tempat lain, berteriak, “Ha Mashiah telah datang, Ha Mashiah telah datang!” Mereka akan memohon, “Adonai, maafkan aku, maafkan aku, bawa aku denganMu!”

Tapi sayangnya Adonai berkata, “Ini akan sangat terlambat. Waktu untuk bertobat adalah sekarang… Putri, pergi katakan pada manusia untuk mencari Aku, karena selama waktu itu tidak akan ada lagi kesempatan. (Yesaya 55:6) Putri, itu akan terlalu terlambat bagi semua orang yang tertinggal.” Ketika Yeshua mengamati bagaimana orang tertinggal, Ia mulai menangis dan berkata, Putri, Aku akan pergi ke Bumi sebagaimana dikatakan dalam 1 Tesalonika 4:16-17 : Sebab pada waktu tanda diberi, yaitu pada waktu penghulu malaikat berseru dan sangkakala Elohim berbunyi, maka Adonai sendiri akan turun dari sorga dan mereka yang mati dalam Ha Mashiah akan lebih dahulu bangkit; sesudah itu, kita yang hidup, yang masih tinggal, akan diangkat bersama-sama dengan mereka dalam awan menyongsong Adonai di angkasa. Demikianlah kita akan selama-lamanya bersama-sama dengan Adonai.

Tapi tidak semua orang akan pergi dengan Adonai, hanya mereka yang melakukan kehendak-Nya (Matius 7:21) dan hidup dalam kekudusan. Karena Adonai mengatakan padaku, “Hanya mereka yang kudus yang akan masuk ke dalam Kerajaan Surga, (Ibrani 12:14), Tidak ada seorangpun yang tahu, baik hari maupun saatnya dimana Aku akan datang bagi umatKu yang kudus, bahkan malaikat pun tidak mengetahuinya.” (Matius 24:36)

Pada layar aku melihat orang-orang berlarian. Majalah dan berita TV mengatakan bahwa “HA MASHIAH TELAH DATANG.” Layar itu tertutup, dan Yeshua menyelesaikan dengan berkata, “Aku akan datang untuk orang-orangKu yang kudus.” Ini semua yang la tunjukkan. Setelah itu, Ia membawa aku kembali ke Bumi.

Dengan malaikat berkumpul di sekeliling, kami mulai menuruni tangga yang indah ini; anak-anak tangga putih dengan bunga-bunga di sekitar mereka. Aku menangis sepanjang jalan, memohon dengan Yeshua, “Adonai, tolong, jangan tinggalkan aku di sini. Bawa aku denganMu!” Ia menjawab, “Putri, bangsa-bangsa, keluargamu sedang menunggumu… Putri, engkau harus masuk tubuh itu. Engkau harus menerima kehidupan, putri, sehingga engkau dapat pergi dan bersaksi apa yang telah engkau lihat. Banyak yang tidak akan percaya; banyak orang akan percaya padamu, tetapi Akulah Saksimu yang setia. Aku bersamamu. Aku tidak pernah akan meninggalkanmu.”

ANGELICA KEMBALI KE BUMI

Maxima: Ketika anakku kembali, kami menunggu di sana, dan ia merentangkan tubuhnya di lantai. Ia bersuara, “uuhmm,” tidak ada yang lain. Aku berkata, “Terima kasih, Adonai, karena anakku kembali!”

Kami semua mengucap syukur kepada Adonai. Segera ia mulai bernapas perlahan-lahan, sedikit demi sedikit. Setelah sekitar lima jam, ia bisa membuka matanya dan berbicara. Pada awalnya kami tidak bisa mengerti apa yang ia katakan; karena tidak jelas. Ia tidak memiliki kekuatan. Kami harus menjaga jendela tertutup, karena matanya tidak dapat mengatasi cahaya.

Karena penasaran, kami semua ingin ia memberi tahu kami apa yang dilihatnya. Tetapi karena ia begitu lemah, ia hanya bisa ceritakan sedikit. Itu adalah 2 minggu sampai ia dapat berbagi seluruh kesaksiannya.

Setan datang untuk menyiksanya setelah semua ini. Ia dapat melihat mereka dengan jelas, mereka akan mencoba untuk menyembunyikan diri dalam kegelapan. Mereka ada di sini dalam waktu tiga hari setelah ia kembali, sebelum dia benar-benar dapat berbicara. Ia bertanya kepada mereka apa yang mereka inginkan dan mereka menjawab, “Kami datang untuk membuat kesepakatan denganmu… Engkau harus tutup mulut. Engkau tidak boleh mengatakan apa-apa akan apa yang engkau lihat di bawah sana, karena jika engkau bicara, kami akan membunuhmu.”

Ia menggambarkan setan itu jelek, besar dan gemuk, jelek. Ia berkata tidak ada kata-kata untuk menjelaskan bagaimana mereka terlihat mengerikan. Ia akan menengking mereka, tetapi mereka tidak akan pergi. Ketika mereka datang, mereka akan melompat pada dirinya dan mencoba untuk mencekiknya. Ia akan melawan balik menengking mereka, tetapi ia tidak punya kekuatan. Suatu kali ketika ia menengking mereka, cahaya yang luar biasa muncul dan kemudian mereka melarikan diri! Itu adalah Adonai.

Apa yang anakku lalui itu tidaklah mudah. Ia diberi pesan yang mendalam kepada semua umat manusia, untuk mencari Elohim. Tapi manusia berpikir bahwa apa yang dilakukannya baik-baik saja. Orang-orang muda yang pergi kepada obat dan alkohol, mereka berpikir itu tidak apa-apa, tetapi tidak. Salah satu pengalaman terbesar yang anakku alami ketika ia melihat banyak penghibur di neraka, termasuk penari, dan juga Paus Yohanes Paulus II (Pope John Paul II). Ini saatnya untuk mencari Adonai, untuk bertobat dan merendahkan diri di hadapan-Nya. Firman Elohim itu benar ketika Ia berkata, (Markus 13:31) “Langit dan Bumi akan lenyap, tetapi perkataan-Ku tidak akan berlalu.” Firman Adonai akan digenapi pada waktunya.

Adonai juga menunjukkan padanya terowongan, di mana orang-orang berjalan ke neraka. Banyak orang yang sudah di neraka. Ini nyata! Tetapi orang-orang bahkan umat Adonai tidak percaya akan hal ini, banyak yang tidak percaya.

Pesan utamanya adalah bahwa kita harus mencari Adonai, bukan hanya dari bibir kita, tetapi dari bagian terdalam hati kita, karena kedatangan Adonai sudah dekat. Yeshua berkata, “Aku tidak lagi di pintu, Aku di balik pintu Aku akan datang segera; kedatanganKu sudah dekat. UmatKu telah meninggalkan Aku dan kembali ke hal-hal duniawi… Katakan pada umatKu untuk kembali ke jalan semula.” Hari ini Gereja harus kembali ke jalan semula [kasih yang mula-mula], itulah ketika kita sedang berapi-api, mencari Adonai. Ketika sangkakala ditiup kita harus siap untuk bertemu dengan Adonai, dan itu akan indah!

PESAN PENTING DARI ADONAI

Angelica, berbicara di depan audiens: Adonai mengatakan padaku, “Putri, pada hari-hari itu Roh Kudus tidak akan ada lagi di Bumi. Pada masa itu, Ia tidak akan ada lagi di Bumi.” (2 Tesalonika 2:7.) Dan aku melihat lalu lintas yang sangat luar biasa, dgn kecelakaan-kecelakaan. Banyak orang ingin bunuh diri, tetapi Yeshua berkata, “Mereka akan mencari maut, tetapi maut akan lari dari umat manusia. Kematian tidak akan ada lagi selama waktu itu.” (Wahyu 9:6) Aku melihat orang-orang menonton TV dan majalah terbaca, “Beribu-ribu Orang Telah Hilang.” Banyak yang sudah tahu bahwa Ha Mashiah telah datang untuk orang-orang kudus-Nya. Mereka yang mengenal Adonai, tetapi ditinggalkan, pergi menangis melalui jalan-jalan, ingin bunuh diri, tetapi mereka tidak dapat berbuat apa-apa.

Sementara di Surga, Yeshua berkata, “Aku akan datang untuk orang-orangKu yang kudus dan Aku akan segera datang untuk Gereja-Ku.” Tetapi dua minggu yang lalu Adonai mengatakan kepadaku, “Putri, aku merasa senang atas apa yang engkau lakukan, bahwa engkau memenuhi apa yang Aku berikan kepadamu, tapi jangan beritahukan kepada umat-Ku bahwa Aku datang segera. Katakan kepada umat-Ku bahwa Aku akan datang sekarang juga.” Sekali lagi Adonai berkata, “Katakan pada umat-Ku bahwa Aku datang sekarang juga dan bahwa Aku datang untuk orang-orangKu yang kudus. Katakan pada umat-Ku bahwa hanya orang-orang kudus, hanya orang-orang kudus yang akan melihat Aku!… Dan jangan diam: Terus nyatakan apa yang telah Aku katakan kepadamu.”

Angelica Berdoa dengan penonton: Semua orang, tutuplah mata kalian, dan tempatkan tangan kanan kalian di atas hati kalian. Angkat tangan kiri kalian dan jika kalian merasa ingin menangis, menangislah. Sekarang katakan kepada Adonai apa yang kalian rasakan dalam hati kalian. Bagi mereka yang ingin menerima Adonai, ikuti aku berdoa:

Adonai, aku berterima kasih untuk kasih-Mu dan rahmat-Mu, terima kasih, Adonai, karena firman yang telah mennyentuh hatiku hari ini.
Bapa, aku meminta ampunanMu. Maafkan aku.
Bersihkanlah aku dengan darahMu berharga. Tuliskan namaku dalam Kitab Kehidupan.
Terimalah aku sebagai anakMu, Adonai. Sekarang, aku memaafkan orang yang aku belum bisa maafkan.
Aku melepaskan kurangnya pengampunanku. Aku melepaskan segala sesuatu yang menghambat jamahanMu, dan aku meminta Engkau untuk mengubahku dan untuk memenuhiku dengan kehadiranMu setiap hari.
Terima kasih, Bapa, Anak dan Roh Kudus, dalam Nama Yeshua, Amin.

Angelica: “Kesaksian ini bukan bohong, itu bukan lelucon; itu bukan sekedar sebuah cerita; itu bukan mimpi, neraka adalah nyata! Neraka ada! Bagi siapa pun yang tidak percaya, aku ingin memberitahu engkau bahwa neraka itu nyata, sangat nyata. Aku tidak dapat menemukan kata-kata untuk memberitahu kalian bagaimana nyatanya hal tersebut. Aku berharap bahwa engkau dapat mengalaminya sendiri.”

Angelica, berbicara dengan Narator: Waktunya sudah dekat, Adonai mengijinkan tanda-tanda untuk mengungkapkan kepada umat manusia apa yang akan terjadi. Jangan tinggal dihukum; itu yang setan inginkan. Tanyakan pada dirimu jika Anda sudah berjalan melalui terowongan neraka itu? Hari ini adalah hari keselamatan, hari ini adalah hari untuk mengundang Yeshua, Juruselamatmu ke dalam hidupmu. Ini sederhana namun jg kata-kata yang hebat untuk mengucapkan: “Aku menerima Engkau, Yeshua sebagai Adonai dan Juruselamatku, aku memberikan Engkau hidupku dan jiwaku dengan sepenuh hatiku. Aku ingin bersama Engkau untuk selamanya.”

Pilihlah tujuan akhirmu: Hidup atau kematian, surga atau neraka, Yeshua atau setan. Sudah jelas, akankah engkau milik kepunyaan Yeshua atau milik setan. Entah engkau melakukan apa yang benar atau engkau melakukan apa yang salah. Engkau memilih tujuanmu : hidup kekal atau dalam lautan api. Pikirkan tentang hal ini. Putuskan sekarang. Yeshua Ha Mashiah mati di kayu salib untuk masing-masing kita, untuk dosa-dosa kita, dan Ia memberi kita kesempatan keselamatan oleh rahmat-Nya. Terimalah Ha Mashiah sebagai Juruselamatmu!

Sekarang jika engkau telah mendengar kesaksian ini, jangan biarkan waktu ini menjadi suatu hal yang engkau sesali selamanya di neraka.”

Referensi, Catatan & Video:

  • Wahyu 19:09 Lalu ia berkata kepadaku: “Tuliskanlah: Berbahagialah mereka yang diundang ke perjamuan kawin Anak Domba.” Katanya lagi kepadaku: “Perkataan ini adalah benar, perkataan-perkataan dari Elohim.”
  • Wahyu 20:15 Dan setiap orang yang tidak ditemukan namanya tertulis di dalam kitab kehidupan itu, ia dilemparkan ke dalam lautan api itu.
  • Wahyu 21:04 Dan Ia akan menghapus segala air mata dari mata mereka, dan maut tidak akan ada lagi; tidak akan ada lagi perkabungan, atau ratap tangis, atau dukacita, sebab segala sesuatu yang lama itu telah berlalu.”
  • Wahyu 21:01 Lalu aku melihat langit yang baru dan bumi yang baru, sebab langit yang pertama dan bumi yang pertama telah berlalu, dan lautpun tidak ada lagi.
  • Wahyu 21:08 Tetapi orang-orang penakut, orang-orang yang tidak percaya, orang-orang keji, orang-orang pembunuh, orang-orang sundal, tukang-tukang sihir, penyembah-penyembah berhala dan semua pendusta, mereka akan mendapat bagian mereka di dalam lautan yang menyala-nyala oleh api dan belerang; inilah kematian yang kedua.”

“Tidak ada penyembah berhala” yang akan mewarisi Kerajaan Surga.

  • Keluaran 20:3-6 Jangan ada padamu Elohim lain di hadapan-Ku. Jangan membuat bagimu patung yang menyerupai apapun yang ada di langit di atas, atau yang ada di bumi di bawah, atau yang ada di dalam air di bawah bumi. Jangan sujud menyembah kepadanya atau beribadah kepadanya, sebab Aku, ADONAI, Elohimmu, adalah Elohim yang cemburu, yang membalaskan kesalahan bapa kepada anak-anaknya, kepada keturunan yang ketiga dan keempat dari orang-orang yang membenci Aku, tetapi Aku menunjukkan kasih setia kepada beribu-ribu orang, yaitu mereka yang mengasihi Aku dan yang berpegang pada perintah-perintah-Ku.
  • Wahyu 21:21 Dan kedua belas pintu gerbang itu adalah dua belas mutiara: setiap pintu gerbang terdiri dari satu mutiara dan jalan-jalan kota itu dari emas murni bagaikan kaca bening.
  • Wahyu 21:27 Tetapi tidak akan masuk ke dalamnya sesuatu yang najis, atau orang yang melakukan kekejian atau dusta, tetapi hanya mereka yang namanya tertulis di dalam kitab kehidupan Anak Domba itu.
  • Wahyu 22:07 Sesungguhnya Aku datang segera. Berbahagialah orang yang menuruti perkataan-perkataan nubuat kitab ini!
  • Wahyu 22:11 Barangsiapa yang berbuat jahat, biarlah ia terus berbuat jahat; barangsiapa yang cemar, biarlah ia terus cemar; dan barangsiapa yang benar, biarlah ia terus berbuat kebenaran; barangsiapa yang kudus, biarlah ia terus menguduskan dirinya!”
  • Wahyu 22:12 Sesungguhnya Aku datang segera dan Aku membawa upah-Ku untuk membalaskan kepada setiap orang menurut perbuatannya.
  • Wahyu 22:13-15 Aku adalah Alfa dan Omega, Yang Pertama dan Yang Terkemudian, Yang Awal dan Yang Akhir. Berbahagialah mereka yang membasuh jubahnya. Mereka akan memperoleh hak atas pohon-pohon kehidupan dan masuk melalui pintu-pintu gerbang ke dalam kota itu. Tetapi anjing-anjing dan tukang-tukang sihir, orang-orang sundal, orang-orang pembunuh, penyembah-penyembah berhala dan setiap orang yang mencintai dusta dan yang melakukannya, tinggal di luar.
 


(The video documentary was produced by the ministry: “El Sueño de Dios” together with “Godfilms”)
Transcribed into English from Video (Thanks to Sandra)
(Date of Death Experience was Nov.7th, 2009)
This testimony has been edited & minimally abridged.  Most Illustrations were not part of the original testimony.
Originally in Spanish, For the unpolished verbatim English video transcription click here
Please send any corrections or mistakes you see to robert@brownells.net
QuickLink: www.DivineRevelations.info/23


Hak cipta dari artikel ini dimiliki oleh penjalabaja.wordpress.com. Artikel ini boleh diperbanyak dengan syarat alamat blog disertakan dengan lengkap dan bukan untuk tujuan komersial. Persiapkan Jalan Bagi Raja

Penglihatan: Waktu Sedang Terburu Habis!!

Inilah kesaksian singkat Oleh Victoria Nehale. English version.

Saya dilahirkan dan dibesarkan dan tinggal di Namibia dan menyerahkan hidupku bagi Yeshua pada 6 February, 2005. Yahweh Yeshua Ha Mashiah telah menyatakan banyak hal dalam spiritual kehidupanku termasuk beberapa perjalanan ke Neraka. Yahweh memberi petunjuk agar membagikan pengalaman ini dengan orang lain; Dia juga memperingatkan saya untuk tidak menambahkan atau mengurangi dari apa yang Yahweh Yeshua Kristus telah tunjukan atau katakan. Saat saya menulis buku ini, akhir tahun 2006, saya telah dikunjungi 33 kali oleh Yahweh Yeshua Kristus. Setiap kunjungan, Yahweh mengatakan sebelum pergi bahwa: WAKTU SEDANG TERBURU HABIS (THE TIME IS FAST RUNNING OUT).

Perjalanan pertama ke Neraka
Pada akhir pekan 23 Juli 2005, Saya menumpang taksi selama 30 menit dari kota Ondangwa dimana saya tinggal dan bekerja, ke kampungku, ber-akhir pekan bersama orang tuaku. Pada perjalanan pulang, Saya rasakan sesuatu yang Luarbiasa akan terjadi malam itu.Saya tiba di rumah sekitar jam 18H00 saat makan malam disiapkan. Saya berada di dapur dengan semua keluarga, berbaring di lantai beralaskan selimut tua, sementara keponakan dan kemenakan kecilku menyanyikan lagu-lagu sekolah minggu mereka. Tiba-tiba urapan yang luar biasa turun padaku, tubuhku menjadi sangat lemah, dan saya pingsan dalam Kuasa Elohim. Saya melihat seorang lelaki, memakai sebuah jubah putih panjang dan ikat pinggang berwarna sama, berjalan ke-arah dimana saya berbaring. Cahaya yang luar biasa mengelilingi-Nya seolah-olah bersinar dari-Nya. Dia memakai sandal coklat; Wajah-Nya seperti orang timur tengah, dan kulitnya indah.Wajah-Nya sangat ramah dan penuh kemuliaan tetapi saya tak dapat melihat mata-Nya. Saat Dia berbicara, Suara-Nya sangat lembut, ramah dan penuh kasih, namun berkuasa; gelombang-gelombang kasih keluar dari rupa-Nya.

Dia mengulurkan tangan-Nya dan mengangkatku. Tiba-tiba saya berada dalam tubuh yang indah, tubuh transformasiku; saya terlihat seperti umur saya pada saat delapan belas tahun. Saya memakai jubah putih dan ikat pinggang putih. Walaupun jubahku putih, namun bahannya berbeda dari lelaki yang berjubah putih tersebut. Jubah-Nya ber-sutera indah yang tak dapat di- gambarkan.

Dia berkata, suara-Nya lemah lembut dan penuh kasih: “Victoria, AKu-mau engkau ikut Aku; Akan Aku tunjukan kepada kamu hal-hal yang menakutkan, Aku akan membawah  kamu ke tempat di mana engkau tak pernah berada sebelumnya dalam sepanjang hidupmu.” Dia memegang tangan kananku dan kamipun pergi. Seolah-olah kami berjalan di udara dan terus naik. Dalam perjalanan, saya letih dan berkata pada-Nya bahwa saya tak dapat lanjutkan perjalanan dan memohon agar membawaku kembali. Namun, dengan lembut Dia memandangku dan berkata,“Engkau tidak letih–engkau baik-baik saja. Jika kamu letih Aku akan menggendong-mu, namun saat ini engkau baik. Damai menyertaimu. Mari kita pergi.”

Tempat dimana kami tiba sangat kering, lebih buruk dari padang kering yang diketahui manusia, tak ada tanda kehidupan sedikitpun. Tak ada pepohonan atau rumput atau suatu tanda-tanda kehidupan. Sungguh tempat yang sangat tertekan.

Kami tiba di gerbang, Dia menoleh padaku dan berkata: “Victoria,  kita akan masuk melalui gerbang ini, dan hal yang kamu akan saksikan akan sangat menakutkan dan tidak menyenangkan kamu – namun kuatkan percayamu kemanapun Aku membawa kamu, sebab kamu dalam perlindungan yang baik.  Hanya bukalah matamu dan perhatikanlah segala sesuatu yang Aku tunjukan kepadamu.” Saya terkejut dan menangis. Saya mem-protes dan memohon agar Ia membawaku kembali. Saya berkata bahwa saya tak suka pergi kesana sebab saya dapat melihat ke dalam melalui gerbang. Dia memandangku dan berkata, “Damai menyertaimu; Aku menyertai-mu. Kami harus masuk, sebab waktu terburu habis.”

Kami masuk melalui gerbang. Saya tak dapat menggambarkan pada kalian kengerian tempat itu. Saya yakin tak ada tempat di seluruh jagat raya ini seburuk itu. Tempat itu sangat besar dan aku rasakan seperti melebar terus menerus. Tempat itu sangat gelap pekat dan kepanasannya tak dapat diukur: panasnya melebihi panas api. Saya tak dapat melihat lidah-lidah api atau pusat kepanasan itu tetapi sungguh sangat PANAS. Tempat itu dipenuhi dengan serangga berbagai ukuran dan warna- hijau, hitam, dan abu-abu. Segala jenis serangga ada disana. Ditambah cacing pendek, tebal, hitam dimana-mana, memanjat dimana-mana pada segala sesuatu. Cacing-cacing itu mulai memanjati kami dan serangga-serangga itu mulai mengerumuni kami. Tempat itu dipenuhi benda-benda menjijikan; tak ada kata-kata yang pantas bagi segala sesuatu yang ada disana. Aromanya seperti daging busuk tetapi seratus kali lebih buruk dari daging busuk yang pernah saya cium baunya dalam seumur hidupku. Tempat itu dipenuhi dengan keluhan tangisan dan kertakan gigi, bersamaan dengan iblis-iblis dan kekejian tertawanya.

Hal terburuk di tempat ini ialah dipenuhi manusia. Tak terhitung banyaknya orang. ber-bentuk tengkorak. Dapat ku-pastikan bahwa tengkorak-tengkorak ini adalah manusia sebab ku-kenal beberapa sanak saudara-ku dan orang-orang desaku. Tulang mereka abu-abu gelap dan sangat kering. Mereka memiliki gigi-gigi tajam panjang seperti binatang liar. Ber-Mulut besar dan lebar dan lidah mereka panjang dan merah menyala. Tangan dan kaki mereka panjang, jari-jari kaki kurus dan jari tangan panjang, kuku-kuku tajam. Beberapa dari mereka memiliki ekor dan tanduk.

Ada iblis-iblis yang bergabung dengan mereka: iblis-iblis yang rupanya seperti buaya dan berjalan dengan empat kaki. Mereka terlihat senang dengan lingkungannya dan terus menerus mengganggu dan menekan manusia. Suara yang dikeluarkan iblis-iblis ini seperti suara perayaan, sebagaimana mereka terlihat gembira dan bebas; mereka bahkan selalu berdansa dan melompat. Manusia, disisi lain, terlihat sangat tertekan dan depresi; tak ada pertolongan dan pengharapan. Suara-suara manusia ini disebabkan oleh penderitaan yang sangat; mereka menangis, menjerit dan menggertakkan giginya, mereka sungguh dalam situasi yang putus asa oleh penderitaan yang tak terbandingkan.

Orang-orang di tempat ini sangat tak terhitung tetapi dapat kulihat bahwa mayoritas perempuan. Mereka dibagi dalam beberapa kelompok berbeda. Bahkan jika mereka dalam kelompok, sangat sulit untuk mengetahui jumlah mereka sebab kelompok-kelompok mereka sangat besar.

Aku dibimbing kearah-kelompok timur. Dia memandangku dan berkata: “Victoria, kelompok ini ialah orang yang tidak mengampuni orang lain. berkali-kali Aku berkata dalam banyak cara agar mengampuni yang lain namun mereka menolak-Ku; Aku telah mengampuni dosa-dosa mereka namun mereka menolak untuk mengampuni sesama mereka. Saat waktu telah berakhir mereka temukan diri mereka sendiri di sini. selamanya; mereka memakan buah pekerjaan mereka selama-lamanya. Bagaimanapun juga, hal ini sangat menyakiti-Ku melihat mereka di tempat dan situasi keji ini – sebab Aku mengasihi mereka.”

Kemudian aku di pimpin ke kelompok lain, Pria ini mengatakan padaku bahwa kelompok berikut ini adalah mereka yang memiliki kesalahan-kesalahan. Ada tiga kategori berbeda dalam kelompok itu.

Kategori pertama adalah orang-orang yang menahan hutang itu: mereka dapat membayar kewajibannya namun mereka menunda dan mengulur-ulur tanpa alasan. Mereka berjanji bahwa mereka akan membayarnya besok, minggu depan, tahun depan, hingga waktunya habis bagi mereka. Sekarang mereka menemukan dirinya mereka sendiri di tempat ini. Di sinilah mereka berada selamanya; mereka memakan buah pekerjaan mereka.

Kategori kedua ialah mereka yang mempunyai kesalahan yang dapat dibayar kembali dan mereka-pun mau bersedia membayar kesalahan mereka, tetapi mereka takut akan konsekuensinya sebab, mungkin, jika mereka mengatakan yang sebenarnya mereka akan menderita ditolak atau dijebloskan ke penjara atau apa yang mereka telah perbuat  akan disebarkan keseluruh dunia dan mereka akan dipermalukan. Lelaki ini berkata: “Tak ada seorangpun dari mereka yang datang pada-Ku untuk meminta petunjuk. Jika mereka melakukannya, Aku akan menunjukan jalan keluar yang mudah bagi mereka. Mereka menggunakan hikmat dan akal mereka yang tak menolong.Waktu mereka habis dan mereka menemukan dirinya ditempat ini untuk selamanya. Mereka memakan buah pekerjaannya.”

Lalu Ia berkata: ”Kategori ketiga ialah telah memiliki kesalahan yang tak bisa dibayar, namun, sekali lagi, tak seorang dari mereka datang pada-Ku, berkata bahwa mereka telah mempunyai kesalahan-kesalahan yang mereka tidak  mampu membayarnya. Seaindainya jika mereka datang, pastilah Aku akan menebus kesalahan-kesalahan mereka. Merekapun juga telah mencoba memakai akal dan hikmat mereka sendiri, yang bagaimanapun tidak menolong mereka. Sekarang mereka temukan dirinya disini selamanya. Mereka memakan buah pekerjaannya.Hati-Ku pilu bagi semua orang-orang ini sebab Aku sangat mengasihi mereka.”

Pada kelompok pertama, saya melihat dua keluarga dekatku, juga yang berumur dua belas tahun, juga sanak-saudaraku. Saya tahu dia berumur dua belas tahun sebab pada umur itulah dia meninggal. Pada kelompok kedua saya juga melihat keluargaku yang lain dan seorang Pastor/pendeta, yang kukenal sangat dekat. Jakes, pasanganku yang membunuh dirinya sebab saya memberikan hidupku bagi Mashiah, juga berada dalam kelompok kedua. Juga kulihat beberapa tetanggaku pada kedua kelompok ini.

Aku mengenali orang-orang ini sebelum kematiannya; merekapun mengenalku. Keluarga dekat ku sangat marah saat melihatku dan meneriakkan kata-kata keji padaku; mereka menggunakan kata-kata kasar seolah-olah mengutuk-ku. Salah seorang dari mereka mengatakan bahwa saya tak layak mengikuti Lelaki yang bersama dengan-ku; mereka mengatakan hal-hal yang pernah kulakukan sebelum memberi hidupku bagi Kristus. Mereka tak berdusta; hal-hal yang dituduhkan mereka adalah benar. Jakes bahkan berkata bahwa saya miliknya dan harus pergi ketempat dia berada sekarang sebab dosa saya sama sepertinya. Awalnya Pastor/ Pendeta itu terlihat senang melihatku dan dia berkata bahwa baik sekali perbuatanku datang ketempat itu tetapi segera kelakuannya berubah saat mengetahui siapa yang menemaniku lalu dia bergabung dengan mereka dan melontarkan kutukan yang sangat kasar. Lelaki yang bersamaku mengatakan untuk menghiraukan mereka sebab mereka tidak tahu apa yang mereka perbuat.

Saya takut dan sangat sedih; tubuhku bergetar dan tak dapat berdiri. Saya menangis tak terkendali. Lelaki ini berpaling kepada saya, memberi pelukanan , dan berkata: “Damai menyertaimu, Victoria.” Kekuatanku pulih dan kurasa aman dalam pelukan-Nya. Dia berkata kami harus pergi dari tempat itu dan kembali. Dia memandangku dan berkata: Victoria, telah Aku tunjukan padamu. Sekarang kau harus pilih pada kelompok mana kau mau berada; pilihan ada dalam tangan-mu. Kau harus katakan pada orang-orang apa yang kau lihat dan alami namun jangan menambakan atau mengurangi sesuatupun.”

Saya teringat kami tinggalkan tempat keji itu bersamaan tetapi tidak kuketahui dimana saya meninggalkan-Nya sebab Dia tak nampak lagi: saat mataku terbuka saya telah kembali pada tubuh jasmaniku, terbaring di RS Oshakati. Ada cairan di lengan kiriku, dan saya lihat ibuku serta tetanggaku yang lainnya dari desa pada sudut kamar, darimana mereka memandang saya dengan penuh ketakjuban. Dapat kulihat bekas tangisan pada wajah ibuku. Saya bertanya pada salah satu suster jika dia tahu apa yang telah terjadi denganku namun dia hanya berkelakar dan berkata: “Kau dikirim kembali; mungkin karena engkau melakukan sesuatu yang salah dan perlu pertobatan.” Suster itu mencoba berbicara dengan santai tentang kondisiku namun dapat kulihat bahwa dia takut mendekatiku. Saya berkata padanya untuk memanggil dokter bagi-ku.

Saat tiba, dokter katakan bahwa dia tak tahu apa penyebabnya. inisialnya, dia berpikir bahwa saya sakit malaria namun hasil pemeriksaan malaria negatif. Dia mengatakan bahwa suhu badan, urat nadi dan peredaran darahku sangat mengancam rendah namun dia tak mendapatkan penyebab semuanya itu. Dia katakan bahwa tak ada yang dapat dilakukan untukku; dia tak bisa mengaku bahwa saya sebenarnya tidak sakit. Cairan yang digunakan sebelumnya tak bekerja namun setelah saya membuka mataku, cairan itupun mulai bekerja. Dia merekomendasikan agar suster memberikan cairan kedua agar saya memiliki cukup tenaga untuk pulang.

Saya ketakutan pada apa yang telah saya lihat dan menangis. Bau tempat menjijikan itu terus menjadi nyata seolah-olah saya masih berada disana. Pemandangan tempat tersebut muncul setiap waktu. Saya tak dapat tidur dan seluruh tubuhku kesakitan. Kurasakan seolah-olah seluruh sendi-sendiku terlepas, dan diatur kembali. Oh, Saya tak berdaya. Diare dan sakit kepala muncul dalam seminggu.

Pikiranku telah mantap, tak akan saya ceritakan peristiwa ini pada siapapun, siapakah yang akan mempercayaiku? Apa yang akan mereka pikir? Saya terus berkata pada diriku bahwa tak akan menghubungkan pengalaman ini dengan siapapun. Salah satu mentor menelepon-ku tiga hari berikutnya memastikan kesehatanku sebab saya telah megirim SMS dan memintah dia berdoa bagiku. Sebelum saya menyadari bahwa saya telah menceritakan peristiwa ini padanya. Saat sadar apa yang saya sedang perbuat sebenarnya saya telah menceritakan kepadnya hampir seluruh peristiwa itu. Saya ingin menendang diriku. Saya menangis sebab telah melakukan kesalahan besar dalam hidupku. Sekarang terlambat, tak mungkin saya dapat menyembunyikan lagi. Sekarang saya tahu bahwa jika Elohim ingin sesuatu disampaikan, hal itu akan terjadi. Dia-lah Elohim, atas segalanya.

Pada 19 Agustus, saya terbangun, merasakan urapan dalam tubuhku. Saya lemah dan bergetar, sementara gelombang listrik menjalar diseluruh tubuhku. Pada malam saya melihat cahaya terang masuk ke-kamarku dan dalam terang itu kulihat Lelaki yang sama. Kali ini Dia duduk pada kursi di samping tempat tidurku. tak kutahu darimana datangnya kursi tersebut namun berada disana pada saat Dia hendak duduk. Kursi itu indah terbuat dari emas murni; bentuk kursi indah, dan sandarannya. Pada setiap kaki ada bintang perak yang diukir dalam emas; bintang yang sama juga pada pusat sandarannya. Dan roda-roda bulat pada setiap kaki kursi.

Setelah menyalamiku, Dia katakan bahwa Dia tahu saya mempunyai banyak pertanyaan tentang identitas-Nya dan Dia hendak menyatakan diri padaku dan jelaskan hal-hal khusus yang kualami.Dia berkata: “Aku-lah Yeshua Ha Mashiah , Juruselamat-mu. Jika ada kebimbangan padamu, lihatlah pada tangan-Ku. Tempat dimana kita telah pergi ialah neraka.” Ketika kulihat tangan-Nya, saya melihat bekas luka-luka dimana paku-paku menembus-nya.

Sahabat, saya ingin menceritakan kepada kamu bahwa Neraka itu bukan ilusi siapapun tetapi tempat nyata dan men-jijikkan. Bukan bagi manusia tetapi bagi Setan dan roh-roh jahatnya. Tempat kita sebenarnya ialah Surga bersama Yeshua tetapi kita harus memilih Yeshua sebelum terlambat. Hari ini, jikalau engkau mendengar suara-Nya, janganlah keraskan hati-mu; terimah Yeshua sebagai Juruselamat pribadimu dan hiduplah bagi-Nya. Neraka tempat yang keji: penuh ketakutan dan kesedihan; siksaan, tangisan kekal dan kertakan gigi. Setan mau membawa sebanyak mungkin. Jangan-lah bekerja sama dengannya; bekerja-samalah dengan Yeshua dan engkau akan hidup dan tak mati.

Saya tak mengerti mengapa Yahweh memberiku pilihan diantara dua kelompok di neraka saat saya telah dilahirkan kembali. Saya telah menerimah Dia kedalam hidup-ku dan Dia masih mengatakan padaku untuk memilih entah saya ingin pergi ke neraka atau tidak. Saya tak mengerti. Saya mulai berdoa dan memohon Elohim memberiku petunjuk akan apa yang Dia maksudkan dan apa yang Dia inginkan saya lakukan. Yahweh menunjukan padaku bahwa saya menahan pengampunan dan luka mendalam di hati terhadap salah seorang saudari-ku, juga sepupu-ku. Saya memohon pada Yahweh mengampuni roh tidak-mengampuniku Saya juga memohon saudariku agar mengampuniku atas marah dan kepahitan dalam hatiku terhadapnya. Yahweh memberi ku petunjuk agar pergi dan memohon pengampunan dari sepupuku.

Yahweh juga mengingatkan-ku saat melamar sebagai pengajar dengan diploma palsu/ tak murni dan Dia menganggap itu sebagai kesalahan dan pencurian. Saya berkeras hati bahwa saya telah melakukan apa yang perlu saya lakukan dan memohon Yahweh agar menolongku melalui persoalan ini dan menunjukan jalan keluar sebab hal ini adalah kriminal serius yang dapat membawaku ke penjara. Yahweh memberi petunjuk untuk pergi ke Departemen pendidikan dan mengakui apa yang telah kulakukan. Saya siap masuk penjara jika ini tak dapat dihindari. Saya mengalami pertolongan Yahweh yang besar. Kepala Departemen pendidikan mengatakan bahwa saya haruslah memutuskan apa yang hendak saya dilakukan: membayar kembali gaji yang telah saya terima melalui pemerintah atau tidak. Mereka janji tak akan membuat tuntutan terhadap-ku sebab mereka tertegun oleh pengakuan-ku. Elohim kita Elohim yang setia yang menghormati Firman-Nya.

Jika Anda dalam situasi yang sama seperti saya ini, saya ingin mendorong Anda melakukan apa yang benar, tidak perduli apapun akibat-akibatnya.
Mungkin akan dijebloskan di penjara dunia yang sementara. Tak ada kesakitan atau malu yang sebanding dengan perpisahan kekal dari Elohim.
Neraka bukan tempat indah: lebih baik membiarkan Elohim mengadili-mu sekarang sebelum itu terlambat. Kita harus takut akan pengadilan Elohim selama dalam masa Anugerah ini: kita harus mengijinkan Yahweh menilik apa yang salah dalam hidup kita selama masih ada waktu untuk memperbaiki bersama Dia, sebab tidak ada pengampunan dibalik kuburan.

Kunjungan ke-2 ke Neraka
Pada 18 Oktober 2005 Saya terbangun pada pukul 5:30 pagi, tetapi saya tak dapat pergi bekerja. Saya merasa lemah dan sempoyongan; saya tak bisa bergerak atau berbalik badan di tempat tidurku, kehadiran Yahweh sangat-lah kuat dalam ruangan itu. Saya bergetar dan merasakan aliran listrik diseluruh tubuhku. Yahweh datang membawa saya tepat sebelum pukul 08:00 sebab saat terakhir saya melihat jam tanganku itu pukul 07:48, dan Dia tiba saat segera setelah itu. Dia menyalamiku dan berkata kita harus pergi lagi sebab waktunya terburu habis. Saya berdiri dan mulai berjalan. Cara kami berjalan saat ini berbeda dari saat yang lain; walaupun kaki kami bergerak, kami seperti terapung daripada berjalan. Sementara dalam perjalanan, Yeshua berkata bahwa semua dosa adalah buruk dan tak ada dosa kecil atau dosa besar. Semua dosa membawa pada kematian, tak peduli besar atau kecil. Yahweh mengatakan padaku bahwa kami akan mengunjungi neraka lagi lalu bertanya jikalau saya ketakutan. Saya menjawab bahwa saya takut.

Dia berkata, Roh ketakutan bukan dari Bapa-Ku atau Dari-Ku, namun dari Iblis. Ketakutan akan menyebabkan kamu melakukan hal-hal yang mengirim kamu kedalam  Neraka.” [2Timotius 1:7; Amsal 29:25]

Tanpat Iman tidak mungkin berkenan pada Elohim dan ketakutan berlawanan dengan Iman. Sangat jelas bahwa ketakutan tidak berkenan pada Elohim sebab itu merusakkan iman manusia. Selama kami dalam perjalanan, kami berjalan bersama tetapi saat kami tiba di gerbang neraka, Dia memegang tanganku dan menggenggamnya setiap detik kami di Neraka. Saya sangat bersukacita bahwa Yahweh memegang tangan-ku sebab kepalan tangan-Nya menghalau segala ketakutan dari padaku.Tempat itu masih sama: tak ada perbedaan dari awal. Ada serangga, cacing, sangat panas, bau, tengkorak, jeritan: segala sesuatu sama seperti pada awal kunjungan. Kami masuk gerbang kotor itu dan Yahweh membawaku pada kelompok yang satu. Banyak orang yang kukenal selama mereka hidup di bumi. Orang-orang malang berada dalam kesengsaraan; mereka terlihat putus asa dan menderita tetapi yang terburuk dari semuanya ialah  raut putus harapan pada wajah-wajah mereka.

Yahweh tunjukan seorang wanita setengah usia yang kukenal sebelum mati. Dia mengalami kecekaan mobil di awal tahun 2005. Saya terkejut melihatnya di Neraka sebab kami mengenalnya sebagai seorang yang takut akan Elohim dan mencintai Elohim. Yahweh katakan bahwa wanita ini mengasihi Dia dan Dia pun mengasihi wanita ini. Wanita ini telah melayani Dia saat di bumi; telah membimbing banyak orang pada Yahweh dan mengetahui Firman Yahweh dengan baik. Ia baik pada yang miskin dan yang membutuhkan; memberi dan menolong mereka dalam banyak hal. Wanita ini hamba Yahweh yang baik hampir disemua hal.

Perkataan itu sangat mengejutkanku dan saya bertanya kepada-Nya mengapa Dia membiarkan seseorang yang melayani-Nya sangat baik dapat berakhir dalam Neraka. Yahweh memandangku dan berkata bahwa wanita ini telah percaya tipuan si-jahat. Walaupun wanita ini tahu benar Firman Yahweh dengan baik, dia percaya tipuan Setan bahwa ada “dosa besar” dan “dosa kecil.” Dia berpikir bahwa “dosa kecil” tidak akan membawanya ke neraka sebab, bagaimanapun juga, dia adalah orang kristen. [Aku berkata kepadamu: ... Jika ya, hendaklah kamu katakan: ya, jika tidak, hendaklah kamu katakan: tidak. Apa yang lebih dari pada itu berasal dari si jahat. Matius 5:34-37]

Yahweh melanjutkan, “Aku pergi menemui-nya beulang-kali dan mengatakan untuk berhenti melakukan apa yang dibuatnya namun banyak kali dia ber-alasan bahwa apa yang dilakukan-nya sangat kecil dan dia menyimpulkan peringatan-Ku sebagai perasaan bersalah-nya sendiri . Ada saat dia berhenti untuk sementara namun kemudian dia menguatkan dirinya sendiri bahwa peringatan itu bukan dari-Ku tetapi suara-nya sendiri sebab [ia perpikir bahwa] dosa itu terlalu kecil untuk mendukakan Roh Kudus.”

Saya bertanya pada Yahweh dosa apakah yang diperbuatnya dan Yahweh menjawab, “Wanita ini mempunyai seorang teman suster di RS Oshakati. Kapan saja wanita ini sakit, dia tak akan pergi ke RS dan membayar kartu RS-nya sebagaimana praktek umumnya; sebagai gantinya, dia akan menelepon temannya dan mengatakan agar mengambil obat-obat untuk dirinya dari gudang obat RS. Temannya selalu merasa dipaksa melakukannya dan meminta wanita ini mengambil obat pada jam yang ditentukan. Pertama, dia telah memutuskan menerimah tipuan si-jahat tentang dosa kecil dan besar dan menolak kebenaran-Ku; dia menyebabkan orang lain berdosa dan mencuri demi dirinya, tetapi yang lebih buruk dari semuanya, DIA TELAH MENDUKAKAN ROH KUDUS. Inilah yang menyebabkannya di Neraka. Tak perduli sekalipun kamu membawa milyaran jiwa pada Yahweh; itu tetap mungkin masuk ke Neraka oleh sebab mendukakan Roh Kudus. Kamu harus perduli tidak hanya keselamatan orang lain namun kamu harus berhati-hati untuk tidak lupa akan jiwamu sendiri. Peka-lah pada Roh Kudus setiap saat.” Setelah itu Yahweh berkata-kata kalimat tersebut, Dia berkata bahwa kami harus kembali.

[Awasilah dirimu sendiri dan awasilah ajaranmu. Bertekunlah dalam semuanya itu, karena dengan berbuat demikian engkau akan menyelamatkan dirimu dan semua orang yang mendengar engkau. (1Timotius 4:16)
Dan janganlah kamu mendukakan Roh Kudus Elohim, yang telah memeteraikan kamu menjelang hari penyelamatan. (Efesus 4:30); Yesaya 63:10]

Banyak orang Kristen mendengar cerita ini mendapatinya sebagai persoalan. Mereka akan bertanya padaku,
“Bagaimana dengan pembenaran, rahmat/ belas kasihan dan anugerah?” dan
“Adakah kemungkinan kehilangan keselamatan itu setelah menerimanya?”
“Bukankah hal itu sedikit keras?” “Dapatkah Elohim sedemikian kasar?”

Baiklah, seperti saya telah sampaikan di-mana-mana dalam buku ini, saya tak membawah ajaran teologia disini. Saya hanya menyampaikan padamu apa yang telah Yahweh tunjukan dan ajarkan pada-ku dan yang Yahweh telah ijinkan saya mengalaminya. Tolong pelajari Alkitab anda bagi semua jawaban. Perhatikan fasal-fasal berikut ini dan adili dirimu sendiri.

  • “Tetapi aku melatih tubuhku dan menguasainya seluruhnya, supaya sesudah memberitakan Injil kepada orang lain, jangan aku sendiri di tolak”. (1Korintus 9:27)
  • “Jika demikian,apakah yang hendak kita katakan? Bolehkah kita bertekun dalam dosa, supaya semakin bertambah kasih karunia itu?sekali-kali tidak!bukankah kita telah mati bagi dosa, bagaimanakah kita masih dapat hidup didalamnya? (Roman 6:1-2)
  • “Hendaklah dosa jangan berkuasa lagi didalam tubuhmu yang fana,supaya kamu jangan lagi menuruti keinginannya.” (Roman 6:12)
  • “Sebab jika kita sengaja berbuat dosa sesudah memperoleh pengetahuan tentang kebenaran, maka tidak ada lagi korban untuk menghapus dosa kita, tetapi yang ada ialah kematian yang mengerikan akan penghakiman dan api yang dasyat yang akan menghapuskan semua orang durhaka.” (Ibrani 10:26 –27)

Dapatkah aku keneraka setelah melayani Yahweh dan membawa jiwa bagi-Nya? Engkau-lah hakimnya!
[Saya menemukan suatu karya tulis yang cocok dengan masalah ini, mungkin ini bisa membantu menjernihkan masalah ini: Iblis berkata: "Sekali selamat tetap selamat, temanku!" ]

Ketidak-Taatan
Hari senin 6 Maret 2006, saya terbangun oleh alarm pada pukul 05:30. Saya berdoa dan menyadari adanya urapan yang kuat padaku. Tubuhku lemah bergetar; gelombang listrik menjalariku.

Sore hari, saya ditempat tidur, kulihat cahaya terang mengisi kamarku. mungil, putih, bola-bola kecil, ukuran jepit rambut. Benda kecil ini jatuh seperti hujan dan masuk dalam kulitku. Lalu, kulihat awan seperti kabut putih datang dari atas; juga mengisi kamar dan menembus kulitku. kulihat Yeshua berjalan kearah-ku dalam awan. Dan duduk pada kursi-Nya disamping tempat tidur-ku. Saya tak tahu darimana asal kursi ini; selalu muncul pada saat Yahweh hendak duduk. Kursi yang indah terbuat dari emas tulen; bentuknya hampir sama seperti kursi pada umumnya tetapi ada sandaran belakang.Pada setiap kaki kursi ada bintang perak; bintang yang sama namun agak besar juga berada pada sandaran belakang. Dan roda bulat pada setiap kaki kursi.

Yeshua menyalamiku dan mengulurkan tangan-Nya dan katakan bangun sebab waktu terburu habis. Dia menarik tangan-ku dan duduk disamping tempat tidur-ku.

Lalu Ia berkata padaku, “Victoria, mari kita berdoa.” Dia berdoa dalam bahasa yang tidak saya mengerti; yang saya mengerti hanyalah kata ‘Amen’. Lalu Dia menanyakan padaku tentang apa yang ku-lihat saya berkata bahwa kulihat kelompok orang-orang yang pergi bekerja yang lainnya tiba di tempat kerjanya. Saya juga melihat hal yang sama bola-bola putih kecil jatuh pada mereka yang masuk pertama. Setelah kelompok pertama, kelompok kedua-pun muncul. Saat itu benda-benda ini berhenti.

Saya juga melihat kelompok lain, tiba di Gereja-Gereja pada Minggu pagi. Hujan bola-bola putih inipun turun pada saat orang-orang ini tiba lebih awal di halaman Gereja. Terus menerus berjatuhan dan kemudian berhenti. Yang terlambat tidak akan menemukan apapun.

Yeshua bertanya jika saya mengerti arti penglihatan itu dan saya katakan bahwa saya tak mengerti. Lalu Dia menjelaskan: “Penglihatan-penglihatan ini artinya bahwa setiap tempat dimana engkau seharusnya berada pada waktu tertentu dan kamu tahu jam berapa kau harus berada disana, selalu ada malaikat-malaikat Yahweh membagi-bagikan berkat pada waktu tertentu. Jika engkau tiba tepat pada waktunya, engkau akan menerimah berkat namun jika engkau terlambat, engkau akan kehilangan berkatmu pada hari itu sebab malaikat membagi-bagikan berkat hanya pada waktu tertentu.
Victoria, Aku ingin memperingatkan kamu sebab kau terlambat ketempat kerja dan lebih khusus terlambat pada jam-jam kebaktian. Kamu harus tahu bahwa pada saat-saat itu kau telah terlambat tanpat alasan yang benar; kamu akan selamanya kehilangan berkat-berkat pada hari-hari itu; mereka tak akan pernah kembali padamu lagi. Victoria kamu harus berhenti akan hal-hal ini dan jangan lakukan lagi, kecuali kamu mempunyai alasan yang benar untuk ada telat.”

Saat Yahweh mengatakannya saya berharap agar dapat menghilang dan memberikan-Nya beberapa alasan yang masuk akal untuk ketidak disiplinan-ku. Saya berkata bahwa kadang saya terlambat bangun tetapi Dia memandang saya pada kedua mataku dan berkata bahwa saya berdusta dan bahwa saya memiliki kebiasaan buruk kembali tidur setelah bangun, menyerah pada keinginan tidur hanya ‘beberapa menit lagi’.

Setelah Yahweh Yeshua memperingatkan-ku, Dia berkata, “Berdiri. Kita harus pergi. Waktu terburu habis ada hal-hal yang harus kita kerjakan.”

Saat ini Yahweh membawaku ketempat dimana saya tidak pernah berada sebelumnya; pertama kali kami berjalan dijalan itu. Kami tiba di taman penuh bunga-bunga indah dan pepohonan hijau: tak ada sesuatupun di dunia ini yang dapat dibandingkan dengan keindahan ini. Bunga-bunga sangat indah, berwarna cerah. Kami duduk pada kursi taman yang indah, yang terbuat dari emas murni dan dihiasi dengan bintang-bintang perak bercahaya.

Saat kami duduk, Yahweh menunjuk kedepan dan berkata, “Victoria, lihat, dapatkah engkau melihat kota itu?” Saat itu, Ku-lihat, kota besar bercahaya. Sangat indah diluar perkataan dan tiada duanya. Kota itu memiliki sebuah sebuah gerbang emas yang bercahaya dan pada gerbang itu ada seorang lelaki berumur yang duduk. Dia mempunyai, janggut panjang dan rambut putih. Ku-lihat lelaki ini sebelumnya, saat kutanya Yeshua siapa orang itu, Dia katakan bahwa lelaki itu adalah Abraham, Bapa segala orang ber-Iman.

Ku-lihat banyak jalan dikota itu, yang juga diukir dengan emas. Ada bangunan-bangunan yang tinggi dan semuanya bercahaya seperti emas. Cahaya pantulan dari kota itu sungguh sangat tak terbilang.

Yeshua menoleh pada-ku dan berkata, “Apakah pendapatmu tentang kota itu?”

Ku-jawab, sangat indah dan saya ingin kesana. Yeshua berkata: “Aku akan membawa-mu kesana jika kamu ada tetap taat sebab disitu juga rumah-mu akan berada.  Tetaplah patuh–sebab jika kamu tidak patuh, Victoria, burung gagak akan mengisi rumah-mu. Rumah-mu akan menjadi kediaman burung hantu dan tempat bermain hantu-hantu. Bagaimanapun juga, jangan takut, sebab Aku menyertai-mu. Hanya taat-lah. Sebab siapa yang tak patuh, rumahnya akan menjadi tempat burung gagak terbang; menjadi sebuah tempat tinggal burung hantu dan tempat bermain hantu-hantu.”

Yeshua Ha Mashiah nyata dan Ia mengasihi kita dengan kasih-Nya yang tak terbilang, Keinginan hati-Nya yang terbesar ialah agar kita memilih hidup yang kekal bersama Nya. Hati-Nya pedih bagi mereka yang mati dan masuk Neraka sebab mereka lebih memilih mati dan menolak tawaran keselamatan yang Ia tawarkan pada mereka.

Siapapun engkau Kristen yang di-lahirkan kembali atau tidak, tolong ingat satu hal ini: Waktu sedang terburu habis.

Di Edit dari Waktu Sedang Terburu Habis

Hak cipta dari artikel ini dimiliki oleh penjalabaja.wordpress.com. Artikel ini boleh diperbanyak dengan syarat alamat blog disertakan dengan lengkap dan bukan untuk tujuan komersial. Penjala Baja (Persiapkan Jalan Bagi Raja)

Ricardo Cid: 8 jam di Surga; Peringatan penting

Suatu kisah nyata dari negara Chile. Seorang karyawan melalui tuntunan Roh Kudus berhenti bekerja untuk berdoa syafaat bagi Gereja-gereja YAHWEH di bumi. Ia dibawa ke Sorga sebab Yeshua Ha Mashiah mempunyai pesan yang sangat penting bagi jemaat-Nya. Pesan ini merupakan peringatan penting sehubungan dengan kedatangan diri-Nya sendiri yang kedua kali. Kata kunci peringatan tersebut: “Hiduplah kudus karena Aku, YAHWEH, Elohimmu kudus,  sebab tanpa kekudusan tidak seorangpun dapat melihat YAHWEH (Imamat 11:44; 1Petrus 1:116; Ibrani 12:24).

Selamat membaca dan diberkati. Penjala Baja.

Yahweh berkata, Aku mengirimkan pesan ini kepada umatKu di muka bumi, karena sesungguhnya Aku ada di Surga.”

Wahyu 4:1 -  Kemudian dari pada itu aku melihat: Sesungguhnya, sebuah pintu terbuka di sorga dan suara yang dahulu yang telah kudengar, berkata kepadaku seperti bunyi sangkakala, katanya: Naiklah ke mari dan Aku akan menunjukkan kepadamu apa yang harus terjadi sesudah ini.

Wahyu 5:11 – Maka aku melihat dan mendengar suara banyak malaikat sekeliling takhta, makhluk-makhluk dan tua-tua itu; jumlah mereka berlaksa-laksa dan beribu-ribu laksa, katanya dengan suara nyaring: “Anak Domba yang disembelih itu layak untuk menerima kuasa, dan kekayaan, dan hikmat, dan kekuatan, dan hormat, dan kemuliaan, dan puji-pujian.”

MP3 in English

Gereja Yahweh, dengarkan apa yang telah terjadi dalam hidup saya. Di dalam mimpi saya, Yahweh memulai pekerjaanNya kepada saya. Saya ingat di dalam mimpi saya, Saya berjalan keluar dari rumah saya. Saya berjalan ke jalan di lingkungan rumah saya dan saya merasa bahwa ada sesorang mengangkat saya melalui tangan saya ke udara dan kemudian saya berlari-lari di atas awan-awan dan memuliakan Yahweh. Suatu cahaya yang sangat terang menyelimuti saya dan sebuah suara mengatakan di dalam cahaya tersebut, Ricardo, Ricardo, keluarlah dari pekerjaanmu sekarang karena saya akan melakukan sesuatu dalam kehidupanmu dan gerejaKu di atas bumi ini.” Setelah saya mendengar suara-suara tersebut, saya jatuh tersungkur secara hebat  dan bangun dalam mimpi saya. Saya bangun dan mulai menangis kepada Yahweh dan berkata, Apakah ini Yahweh?

Suara itu datang kepada saya dengan sangat jelas. Suara itu datang kepada saya untuk beberapa hari kemudian. Kemudian saya berbaring tidur kembali dan saya mempunyai mimpi yang sama lagi. Yahweh mengulangi pesan yang sama kepada saya. Setelah mimpi tersebut di ulang beberapa kali, saya bangun dari mimpi dan berteriak seketika itu juga karena suara Yahweh semakin kencang setiap mimpi itu di nyatakan. Orang tua saya biasa bertanya,Ada apa gerangan?” Saya biasanya menerangkan mereka mengenai mimpi-mimpi saya dan ibu saya berdoa untuk saya dan berkata, Jika Yahweh yang sedang berbicara kepadamu, Dia akan memberikan pengertian kepadamu.” Saya dan ibu saya berdoa semalam suntuk sampai waktunya untuk saya bekerja di pagi kemudian hari. Ibu saya berkata kepada saya untuk bersiap-siap dan pergi kerja. Kami meminta Yahweh sebuah tanda apakah Yahweh yang sedang berbicara kepada saya. Saya mandi, bersiap-siap, dan pergi kerja. Saya dulunya bekerja di “Chile Laboratories” (Chile itu adalah nama negara).

Saya sangat menyukai pekerjaan saya. Saya biasanya pergi ke stasiun bis untuk pergi ke tempat kerja. Ketika saya keluar dari bis, seseorang tiba-tiba berkata kepada saya,Apa yang kamu sedang kerjakan disini? Kamu tidak seharusnya di tempat ini lagi. Dalam kesempatan yang lain, orang-orang lain mengatakan hal yang sama. Yang lebih mengherankan lagi, orang-orang yang mengatakan hal tersebut adalah orang-orang  bukan Kristen. Ini adalah pertanda yang Yahweh telah berikan kepada saya. Setelah tanda tersebut, saya mengambil keputusan untuk pergi ke boss saya dan meminta berhenti kerja. Saya berkata kepada boss saya, Saya harus meninggalkan perusahaan karena Yahweh telah memerintahkan saya untuk berhenti kerja.” Ketika Yahweh menyuruh kita, kita mesti taat. Boss saya sangat khawatir dengan saya dan berkata Habis ini kamu mau ngapain?” Dimana lagi kamu bisa menemukan pekerjaan sebagus ini?” Saya berkata kepada dia bahwa saya harus menuruti Yahweh. Kemudian, perusahaan saya mengadakan pesta perpisahan untuk saya dan 2000 orang ikut berpartisipasi. Setelah itu, saya mengumpulkan barang-barang saya dan pulang kerumah. Sewaktu saya sampai dirumah, saya menangis dan ibu saya telah menunggu saya di pekarangan depan rumah. Saya berkata kepada ibu saya bahwa saya berhenti kerja karena Yahweh telah mengkonfirmasikan mimpi-mimpi saya melalui orang-orang yang telah berkata kepada saya sebelumnya. Ibu saya berkata, Jika Yahweh yang berbicara kepadamu, biarlah Dia melakukan apapun dalam hidupmu seperti yang Dia inginkan.”

Saya dan Ibu saya masuk ke rumah dan berbincang-bincang sampai malam. Saya berkata kepada ibu saya bahwa saya harus tidur karena Yahweh akan berbicara kepada saya melalui mimpi. Saya tadinya berpikir bahwa Yahweh akan berbicara kepada saya melalui mimpi, ternyata tidak terjadi seperti yang saya pikirkan. Yahweh mempunyai cara lain untuk menyatakan sesuatu kepada saya malam itu. Ketika saya masuk ke kamar dan menanggalkan pakaian saya, ruangan kamar saya mulai bergetar. Saya berteriak Ini gempa bumi menguncang Santiago, Chile Saya mencoba meninggalkan kamar tidur saya, tetapi seseorang yang tidak keliatan menghalangi saya untuk keluar dari pintu kamar tidur saya. Saya bisa melihat ibu saya dan famili saya di ruangan seberang dan saya berteriak minta tolong tetapi tidak seorangpun bisa mendengarkan saya. Sekarang saya tahu, seseorang yang tidak keliatan ini adalah malaikat Yahweh. Saya mundur dan berbaring di ranjang saya dan menangis di hadapan Yahweh, meminta Dia untuk menjelaskan apa yang sedang terjadi.

Kemudian suatu suara berkata kepada saya. Roh Kudus mula berbicara kepada saya dengan suaraNya yang begitu indah. Roh Kudus berkata Ricardo, kamu telah meninggalkan pekerjaanmu sekarang, Saya mau kamu pergi ke gereja dan berdoa 7 jam setiap hari. Doa yang harus kamu panjatkan adalah untuk kehidupanmu dan untuk gerejaKu di bumi ini. Setelah Roh Kudus selesai berkata-kata, ruangan kamar tidur saya berhenti berguncang. Saya kemudian mengulurkan tangan saya melalui pintu kamar dan menyadari bahwa saya sudah bisa meninggalkan kamar tidur saya. Kemudian saya berlari ke ibu saya dan berteriak,Saya telah mendengar suara Roh Kudus dan kemudian keluar dari rumah saya dan mulai berteriak di luar rumah. Beberapa orang tidak percaya bahwa Yahweh masih berbicara kepada kita pada saat ini tetapi saya katakan bahwa pada saat ini Yahweh masih berbicara kepada kita. Jika Yahweh bisa berbicara kepada Abraham, Dia bisa berbicara kepada kita. Saya pergi ke gereja dan berbicara kepada pendeta disana dan kami bersepakat untuk membuka gereja jam 8 pagi setiap hari, sehingga saya bisa berdoa dan mematuhi perintah Yahweh. Setiap pagi, saya pergi ke gereja dan berdoa satu jam, dua jam, dan pada jam ketiga, saya tidak mempunyai apapun yang bisa saya doakan dan saya bertanya kepada Yahweh,Yahweh, apalagi yang bisa saya doakan? Saya masih punya sisa 4 jam!

Kemudian, saya mendengar suara bergemuruh di bawah tanah, mulai dari arah pintu belakang gereja. Saya kemudian merasa gereja di goyangkan ke kiri dan ke kanan seperti layaknya orang mabuk. Dalam goyangan ini, saya mendengar suara Yahweh secara jelas   tetapi suaraNya tidak sama seperti di dalam mimpi sebelumnya. Suara yang saya dengar di mimpi sebelumnya bernada wibawa, tetapi kali ini, suaraNya bernada sedih. Dia berkata, Ricardo, Ricardo berdoalah untuk gerejaKu ! GerejaKu tidak lagi sama di bandingkan dulu !! GerejaKu di bumi ini telah berubah. GerejaKu telah kehilangan iman. GerejaKu tidak lagi percaya kepadaKu atau keberadaanKu! Beritakan kepada gerejaKu bahwa Aku ada!! Berdoa syafaat untuk gerejaKu, karena gerejaKu tidak lagi berdoa dan berpuasa! Guncangan-nya berhenti setelah Dia berkata demikian. Saya kemudian memulai doa syaafat dan berjalan ke atas dan kebawah gereja selama sisa 4 jam. Di doa saya, saya memohon untuk umat Yahweh untuk bangkit.

Pada hari kamis di minggu kedua selama masa doa syaafat saya, saya bangun dengan rasa sakit yang luar biasa di tulang dan sendi-sendi saya dan tidak bisa bangun. Ibu saya telah bangun untuk pergi ke gereja untuk berdoa, tetapi saya menggerutu bahwa saya mengalami kesakitan dalam tubuh dan tulang saya. Ibu saya menyarankan untuk saya berdoa di rumah. Bagaimanapun juga, saya mengingatkan kepada ibu saya bahwa Yahweh secara terperinci menyuruh saya untuk pergi ke gereja untuk berdoa. Jadinya, ibu saya menolong saya memakai pakaian saya dan membawa saya ke gereja. Pagi hari itu, banyak sekali orang yang sedang berdoa di gereja dan saya meminta di doakan karena sakit di dalam tubuh saya. Saya memberitahukan mereka bahwa saya sangat lemah untuk berdoa. Jadinya, mereka mengurapi saya dan berdoa untuk kesembuhan atas tubuh saya. Saya menerima kekuatan ilahi dari Yahweh!! Haleluya! Saya memulai berdoa sambil berjalan meminta belas kasihan Yahweh untuk negara Chile dan untuk keluarga-keluarga, dan untuk orang-orang yang terkena narkoba dan untuk gereja Yahweh.

Pada saat saya selesai berdoa syafaat, saya pergi ke kebaktian malam. Setelah doa berkat dari pendeta, saya mengangkat kedua tangan saya dan merasakan seseorang lewat dan menyentuh belakang saya. Ketika hal ini terjadi, saya kehilangan semua tenaga saya dan jatuh ke lantai. Pendeta menanyakan kepada saya apa yang terjadi dan saya mengatakan tidak tahu, saya tidak punya tenaga dan susah untuk berbicara. Kemudian seluruh jemaat mengelilingi saya dan memulai berdoa dalam bahasa Roh dan berteriak. Kemudian beberapa jemaat bisa melihat seorang malaikat Yahweh datang dan malaikat Yahweh tersebut meminta saya untuk meninggalkan tubuh saya. Pendeta saya berkata,Kamu tidak akan meninggalkan tubuhmu! Setelah berkata ini, malaikat Yahweh tersebut berhenti dan tidak lagi memberikan signal ke saya untuk meninggalkan tubuh saya. Anda lihat, siapapun yang mempunyai otoritas/hak di dalam Yeshua akan di hargai oleh malaikat Yahweh.

Kemudian pendeta bertanya kepada saya, Berapa lama malaikat Yahweh akan membawa kamu?”  Saya bertanya kepada malaikat tersebut, “Apakah anda akan membawa saya untuk 1 jam? 2 jam? 3 jam? Malaikat Yahweh berkata, Tidak, kamu akan pergi selama 8 jam untuk bertemu dengan Yeshua di surga tingkat ketiga. Yeshua ingin berbicara kepadamu.” Kemudian malaikat tersebut berkata,Saya bukannya malaikat yang akan memimpin kamu ke surga karena saya adalah malaikat penjagamu yang telah melindungi kamu setiap hari selama kamu hidup di bumi ini. Dua malaikat akan datang dari surga untuk membawa kamu ke surga tingkat ketiga pada tengah malam hari.” Saya memberitahukan hal ini kepada pendeta saya dan pendeta saya mengambil keputusan untuk membawa saya ke rumahNya di lantai dua. Sewaktu saya berbaring di dalam ruangan, saya bisa mendengar anjing menggonggong dan orang-orang berteriak.

Setelah pengalaman ini, saya di beritahu bahwa ada dua orang memakai jubah putih yang sangat terang, tiba-tiba muncul di tengah jalan dan berjalan ke rumah dan naik ke lantai  dua di mana saya berada. Malaikat-mailaikat Yahweh ini sangat indah. Mereka mempunyai rambut putih yang bersinar, lebih putih dari salju dan mata seperti permata. Kulit mereka halus seperti kulit bayi tetapi badan mereka berperawakan seperti binaragawan. Malaikat-malaikat sangat berkuasa!! Saya kemudian berkata kepada pendeta bahwa malaikat-malaikat ini di kirim untuk membawa saya ke surga. Salah satu malaikat tersebut mulai memberikan signal kepada saya untuk meninggalkan tubuh saya. Pada waktu hal ini terjadi, tulang-tulang saya mulai sakit lagi. Kemudian, salah seorang jemaat yang dekat dengan saya mulai memijati tubuh saya dan memberitahukan kepada saya bahwa tubuh saya semakin dingin seperti es. Kemudian, mereka pergi untuk membawa pemanas ruangan yang kecil dan praktis, untuk menghangati tubuh saya. Setelah malaikat-malaikat memanggil saya untuk meninggalkan tubuh saya, saya mulai merasa sakit dan bergerak dari sisi satu ke sisi lain. Saya mulai merasakan kematian menguasai tubuh saya dan saya berteriak ke jemaat-jemaatJangan kubur saya, Saya akan kembali!”

Saya meninggalkan tubuh saya dan saya meloncat dari ranjang saya, saya melihat jemaat-jemaat memegang tubuh saya dan berkata, Dia telah pergi, dia telah meninggalkan tubuhnya.” Tetapi saya ada di sebelah mereka dan memberitahukan mereka , Saya disini!Bagaimanapun juga, mereka tidak bisa melihat tubuh saya karena tubuh saya adalah tubuh Roh yang tidak fana. Jemaat-jemaat tersebut mulai menutupi tubuh saya dengan selimut.

Salah satu malaikat berkata kepada saya, Sekarang waktunya untuk pergi, karena Yahweh sedang menunggu kamu! Setiap malaikat itu membawa saya dengan tangannya dan menangkat saya ke langit dan saya melewati jagat raya dengan kecepatan cahaya. Saya katakan kepada anda, meskipun anda tidak percaya akan hal ini, Yahweh Yeshua yang saya sembah ada dan hidup selama-lamanya!!

Di akhir kesaksian saya ini nantinya, ketika Yahweh meminta saya untuk kembali ke tubuh saya, saya berkata kepadaNya, Siapa gerangan yang akan percaya sama saya. Saya mohon supaya saya bisa tinggal di surga bersamaMu.!! Tidak ada seorang pun yang akan percaya kepada kesaksian saya, tidak ada yang akan percaya karena mereka tidak mempunyai iman! Di muka bumi, kurangnya iman itu sangat besar, siapa yang akan percaya kesaksian ini?” Yahweh menjawab saya, Seseorang akan percaya kesaksianmu, hanya yang sungguh-sungguh kepunyaanKu akan percaya kepada kesaksianmu.”

Sekarang saya melanjutkan kesaksian saya. Ketika saya meninggalkan tubuh saya malam itu, saya terbang dengan kecepatan yang sangat tinggi untuk menemui Yahweh. Saya bisa melihat kebawah dan melihat planet bumi. Kemudian saya melewati bulan, di mana bulan ini menerangi bumi pada waktu malam. Kemudian, saya bisa melihat matahari yang sangat besar dengan mata saya. Saya bisa melihat api yang membumbung tinggi dari bumi dan memberikan kehangatan ke planet bumi. Kemudian kami tetap terbang dan saya melihat banyak sekali bintang-bintang selama saya melewati mereka. Yahweh membiarkan saya melihat matahari, bulan dan bintang-bintang dengan satu tujuan: untuk memberitakan kepada kita semua bahwa Yahweh kita adalah pencipta alam semesta!!! Yahweh kita tidak ada bandingannya.

Kami tetap terbang dengan kecepatan tinggi sampai kami mencapai suatu tempat di mana tidak ada lagi bintang-bintang. Tidak ada lagi ciptaan Yahweh, hanya kegelapan. Saya bisa melihat kebawah dan melihat banyak bintang-bintang di bawah saya. Saya mulai merasa takut dan bertanya kepada malaikat-malaikat, Kemana kamu membawa saya? Tolong kembalikan saya ke tubuh saya di bumi!Mereka kemudian memegang saya secara erat  dan menyilangkan salah satu kaki mereka ke kaki saya. Kemudian saya mulai membungkukan badan seperti posisi terkelungkup karena saya merasa takut. Malaikat-malaikat tersebut berkata, Tetaplah diam! Kami sedang membawa kamu ke surga tingkat ketiga dimana Yeshua sedang menunggu kamu.” Malaikat-malaikat tersebut kemudian berhenti dan pada saat ini saya melihat ke segala arah tetapi saya tidak bisa melihat apapun yang di ciptakan Yahweh. Saya tidak tahu dimana saya berada tetapi saya berpikir bahwa saya berada di surga tingkat kedua.

Sewaktu saya dalam posisi terkelungkup dan malaikat-malaikat tersebut memegang saya, tiba-tiba saya mendengar suara yang sangat riuh ribut di atas saya. Malaikat-malaikat tersebut memegang saya dengan kencang dan berkata, Ricardo, jangan takut, Yeshua bersama dengan kita!” Ketika mereka sedang berkata demikian, mereka juga berkata,”Lihatlah ke atas!” Kemudian saya kaget karena saya melihat semacam gerakan oleh makhluk-makhluk di atas kami. Salah satu malaikat  tersebut berkata, Lihatlah, kami akan meperlihatkan kepadamu apa yang ada di atas kami.” Salah satu dari malaikat mengerakkan tangannya dari sisi satu ke sisi lain dan cahaya menerangi langit di atas kami untuk melihat apa yang diatas kami. Sewaktu cahaya menerangi langit, langit tersebut penuh dengan setan-setan. YAHWEH YESHUA MENGUSIR MEREKA SEMUA DALAM NAMA YESHUA!! Alkitab / Firman Yahweh itu benar adanya!! Semua yang sedang terjadi di bumi ini sudah tertulis di kitab Wahyu. Yahweh Yeshua akan datang kembali!! Bagaimana saya bisa menyakinkan ke anda, waktunya sudah SANGAT SINGKAT!! Saya berkata kepada malaikat, Ini tempat apa? Salah satu dari mereka berkata,Ini adalah salah satu dunia maya yang penuh dengan kegelapan dimana Iblis dan setan-setannya bersinggah.” Saya mulai berkata, Itulah mengapa karena banyak sekali kejahatan di atas muka bumi! Setan-setan ini datang ke bumi dari dunia maya ini dan menyebabkan banyak kehancuran dan kejahatan di antara umat manusia. Planet bumi ini penuh dengan setan-setan! Banyak sekali jumlah mereka dan tidak bisa terhitung banyaknya.

Kemudian malaikat-malaikat tersebut mulai memberikan isyarat kepada saya untuk melihat lebih dekat dan mereka menunjukkan wajah-wajah dari makhluk-makhluk ini dan wajah-wajah tersebut mirip sekali dengan wajah-wajah seram yang di tunjukkan di televisi. Makhluk-makhluk ini seperti MONSTER!! Saya melihat Thundercats (Kucing geledek) dan Power Rangers dan karikatur dari film animasi dan film horror. Pengarang-pengarang dari film dan animasi ini telah menjalin kerjasama dengan iblis untuk menciptakan hal-hal ini untuk televisi dan bioskop!! Semua gambaran tersebut datangnya dari dunia roh yang saya lihat sekarang ini. Kenapa anda berpikir bahwa sekarang anak-anak itu suka berontak? Itu karena setan-setan tersebut telah masuk ke anak-anak sewaktu mereka melihat film-film tersebut. Malaikat tersebut menjelaskan ke saya bahwa ini semuanya adalah kenyataan dan kebenaran. Semua setan-setan dan animasi tersebut hidup dan orang-orang membuat perjanjian dengan iblis untuk membawa setan-setan ke atas muka bumi. Setan-setan ini mulai mengutuki saya, gereja, Bapa di Surga, dan Yeshua, dan bumi karena setan-setan ini tidak menghargai Yahweh dan ciptaanNya.

Kemudian saya melihat sebuah makhluk yang sangat jelek yang bukan dalam bentuk roh bernama Hugo. Hugo ini adalah karikatur populer di Chile. Dia sangat menyeramkan untuk di lihat. Dia datang dekat saya dan berkata kepada saya,Kami akan ke bumi dan membunuh anak-anak! Kenapa anda  berpikir bahwa anak-anak membunuh anak-anak lainnya? Itu adalah semuanya pengaruh dari televisi yang merasuki anak-anak untuk membunuh atau melakukan kejahatan.  Setan-setan ini menabur kebencian ke atas muka bumi. Semoga Yahweh menyelamatkan dan menyucikan negara Chile!! Salah satu dari malaikat tersebut berkata,Tetaplah melihat!” Dan setan-setan berkata, “Kami telah berusaha menghancurkan gereja, tetapi kami tidak bisa, karena kalau kami membunuh satu, kemudian seribu muncul menggantikan yang satu itu.!” Sejak gereja mula-mula, iblis berusaha untuk menghancurkan gereja yang sungguh-sungguh mengajarkan injil yang benar, tetapi iblis tidak bisa karena Yahweh Yeshua melindungi gerejaNya! Puji Yahweh! Kemudian setan-setan tersebut berkata, Kita pakai cara baru, mari kita ke dalam gereja karena di dalam gereja tersebut banyak jemaat yang termasuk kawanan kita! Kita akan menggunakan jemaat tersebut untuk menyebarkan gosip dan perpecahan di antara gereja. Kami akan menghancurkan gereja dengan menyebarkan gosip dan Roh Kudus sedih dan meninggalkan gereja.” Setan-setan pergi kemana saja untuk menghancurkan orang-orang yang mengasihi Yahweh. Seperti yang di jelaskan di ayat ini:

1 Petrus 5:8 – Sadarlah dan berjaga-jagalah! Lawanmu si Iblis, berjalan berkeliling sama seperti singa yang mengaum-aum dan mencari orang yang dapat di telannya.

Saya sudah tidak tahan melihat semuanya lagi, tetapi malaikat tersebut menyuruh saya untuk melihat kejadian yang sedang berlangsung. Saya melihat setan-setan tersebut kabur sewaktu ada suatu cahaya yang sangat terang datang. Sewaktu cahaya ini semakin mendekat, bintang tersebut membawa pujian dan penyembahan ke Yahweh. Cahaya ini bukanlah suatu bintang, melainkan itu adalah berjuta-juta malaikat menunggangi kuda-kuda putih memuji Yahweh alam semesta!! Mereka berteriak Kudus, Kudus, Kudus untuk Dia yang hidup selama-lamanya. Yahweh adalah Alfa dan Omega, yang terdahulu dan yang kemudian dan biarlah yang bernafas semua memuji Yahweh!Kemudian saya melihat suatu peperangan besar dan tidak bisa melihat setan-setan lagi. Jangan takut lagi karena lebih banyak jumlah malaikat yang bersama dengan kita daripada musuh kita!

Malaikat-malaikat tersebut membuka jalan ke surga tingkat ketiga. Mereka di pecah menjadi 2 group, satu di sisi kanan dan satu di sisi kiri. Hal ini membuka jalan ke surga tingkat ketiga! Jalan ini mencapai ke surga dan saya bisa melihat kota surga. Saya bisa melihat jalur malaikat-malaikat yang memancarkan kemuliaan Yahweh. Malaikat-malaikat ini telah membersihkan lingkungan tersebut dari setan-setan dan malaikat-malaikat tersebut tidak behenti-hentinya memuji Yahweh. Malaikat-malaikat teserbut meletakkan saya di hadapan malaikat-malaikat lainnya dan berkata kepada saya, Kamu harus tunggu disini!

Kemudian di kejauhan dan dari kota tersebut, saya melihat seorang sosok yang penuh wibawa dengan jubah putih sedang menunggangi kuda putih. Semakin sosok ini mendekat kepada saya, malaikat-malaikat tersebut tidak berhenti memuji dan meninggikan nama Yahweh. Figur ini datang ke arah saya kira-kira jaraknya 4 meter dan bentuknya sangat indah, jauh lebih indah daripada malaikat-malaikat lainnya. Saya mengharapkan dia untuk berkata kepada saya, tetapi dia malah melihat saya untuk beberapa saat dan berkata, Saya adalah Michael yang bertugas menjaga kamu dan gereja di muka bumi! Saya telah melihat malaikat Michael muka dengan muka dan dia sangat indah! Dia membalikkan badan dan menunjukkan saya suatu jalan untuk masuk ke kota surga. Dia berkata,Masuklah! Yahweh Yeshua sedang menunggu kamu!” Saya sedang berjalan menuju kota surga dan selama saya berjalan, malaikat-malaikat bersorak dan memuji Yahweh. Saya menangis dan menangis selama saya melihat kota tersebut.

Kota surga itu terbuat dari emas murni dan pintu-pintu gerbangnya terbuat dari mutiara. Permukaan lantainya terbuat dari kristal. Saya tidak pernah melihat hal ini sebelumnya di bumi dan tidak ada seorang pun yang bisa membuat seperti ini. Arsiteknya adalah Yahweh sendiri dan Yahweh alam semesta. Saya berada di luar kota dan gerbang pintunya terbuka lebar. Sewaktu gerbangnya terbuka lebar, saya bisa melihat ke dalam dan dinding-dindingnya terbuat dari batu rubi, safir, dan mutiara. Mereka sangat berkilauan. Dan di dalam kota, berjuta-juta kali berjuta-juta suara memuji Yahweh. Saya jatuh tersungkur dari luar mendengar hal ini. Saya mendengar suatu suara yang mengguncangkan surga dan di balik suara ini, ada berjuta-juta pujian kepada Yahweh berkata, Kudus,Kudus, Kuduslah Yahweh dan Bapa kepadaNya semua kemuliaan dan hormat selama-lamaNya AMEN!” Suara yang berkuasa ini berkataHIDUPLAH KUDUS, KARENA AKU KUDUS. HANYA YANG HIDUP KUDUS YANG BISA MASUK KE TEMPAT INI! TANPA KEKUDUSAN, TIDAK ADA SEORANGPUN YANG BISA MELIHAT  YAHWEH. Tanpa kekudusan, tidak ada seorangpun yang bisa melihat Yahweh.

Suara tersebut berkata, Masuklah dan saya memasuki kota tersebut. Saya melihat sebuah tahta dengan api dan api tersebut keluar dari tahta, saya melihatnya dan saya melihat Yeshua, Raja atas segala raja, dan Yahweh atas segala tuhan. Saya jatuh tersungkur ke tanah dan saya tidak mempunya kekuatan. TanganNya keluar dari api dan menyentuh saya dan Dia berkata, Bangunlah! Saya mendapat kekuatan dan berdiri. Saya kemudian menyentuh kakiNya, tanganNya dan tubuhNya. Ketika  saya melihat wajahNya, mukaNya tidak seperti artis-artis di bumi mengambarkan mukaNya! Banyak orang membuat dewa-dewa dari kayu dan gambar-gambar lainnya. Tetapi aku ingin memberitahukan kepadamu, bahwa Yeshua tidak seperti gambaran-gambaran tersebut. Dia sangat kuat dan perkasa! Dia bukan Yahweh yang tidak ada apa-apanya. Dia Maha Kuasa!! Dia berkata, Saya bukan Yahweh yang terbuat dari kapur atau kayu. Saya Yahweh yang hidup!” Dia kemudian melanjutkan,”Beritakan kepada gerejaKu di bumi bahwa Aku ada!! Aku benar-benar hidup dan ada!! Katakan kepada umatKu bahwa Surga itu nyata dan Aku menantikan mereka!

Kemudian Yahweh berkata kepada saya, Mari, berjalanlah bersamaKu dan Aku akan menunjukkan kepadamu sesuatu yang luar biasa.” Kami melihat ke bawah dan dari lantai yang kami pijak, kami bisa melihat planet bumi dan semua yang di kerjakan di atas muka bumi. Yahweh berkata, Aku bisa melihat segala sesuatu yang gerejaKu kerjakan! Yahweh tahu segala sesuatunya apa yang kita kerjakan dan saya bisa melihat banyak dari umatNya di Surga. Yahweh berkata kepadaku, “Lihat gerejaKu!” dan saya melihat saudara melawan saudara dan gereja melawan gereja. Kata Yahweh, GerejaKu telah kehilangan iman, mereka tidak mau percaya kepadaKu, kejahatan telah bertambah-tambah di muka bumi, dan orang tidak mau percaya bahwa Aku ada. Katakan kepada umatKu bahwa Aku akan melakukan sesuatu yang luar biasa di muka bumi!  GerejaKu malah berpaling daripadaKu dan bukannya bertumbuh. Yahweh mulai menangis untuk gerejaNya dan Dia berkata, “Gereja ini bukan gerejaKu!” Saya berkata, Yahweh, jangan bekata seperti itu! Tentu kita adalah gerejaMu.” Kemudian Yahweh berkata, Tidak. GerejaKu berjalan dengan kuasa dan tanda-tanda mukjizat! GerejaKu telah menurun! Bagaimanapun juga, katakan kepada mereka, Aku akan mengangkat mereka kembali!”

Yahweh berkata kepada saya untuk tetap berjalan bersama dengan Dia dan kamu melewati sebuah pintu dan jalannya beralaskan emas. Saya mulai berlari sepanjang jalan emas dan mengambil debu emas dan menaburkan ke seluruh tubuh saya. Kemudian Yahweh berkata untuk berjalan ke arahNya dan memberitahukan kepada kita semua bahwa banyak jalan-jalan emas di surga. “Semua ini adalah untuk kepunyaan umatKu,” kata Yahweh “Tetapi, di gerejaKu, banyak sekali pencuri-pencuri yang mencuri perpuluhan dan persembahan.! Katakan kepada umatKu bahwa tidak ada pencuri yang bisa masuk ke kerajaan surga.” Kita perlu meluruskan hidup kita untuk Yahweh. Kemudian kami melihat sebuah meja yang sangat panjang untuk berjuta-juta orang  dengan banyak makanan dan buah-buahan. Disana juga banyak mahkota dan mangkok kristal untuk minum. Yahweh berkata, “Ricardo, semua ini telah di sediakan untuk umatKu!” Meja ini telah di siapkan untuk pernikahan anak Domba.”

Saya juga mengetahui bahwa ada seorang wanita yang pernah di bawa ke surga dan melihat malaikat-malaikat  sibuk mempersiapkan perjamuan pernikahan! Saya berkata kepada Yahweh,Kenapa wanita ini melihat malaikat-malaikat sibuk mempersiapkan perjamuan tetapi saya tidak melihat persiapannya sedang di kerjakan?” Yahweh berkata, Itu karena persiapannya sudah selesai! Di sana banyak mahkota untuk mereka yang bekerja dan taat kepada Yahweh. Saya berkata, ”Yahweh, kapan Yahweh akan datang kembali, jika persiapannya sudah selesai? Berapa lama lagi Yahweh akan datang? Tunjukkanlah kepada saya sebuah jam, berapa lama lagi sisa waktunya menurut jam surga?” Banyak orang telah mendapatkan mimpi mengenai jam, menunjukkan hampir jam 12 malam ketika Yahweh seharusnya datang kembali. Saya bertanya, “Yahweh, kapan jam tersebut akan mencapai jam 12 malam? Apakah tinggal 1 menit? 5 menit?” Yahweh mengamati muka saya untuk sementara waktu dan kemudian Dia berkata, “Ricardo, di surga sudah tidak ada jam lagi.” Kemudian saya bertanya, “Kalau begitu Yahweh, kalau jam-nya sudah tidak ada lagi, kenapa Yahweh tidak datang kembali kedua-kaliNya?” Yahweh mengangkat kedua tangannya dan dengan menggunakan ibu jari dan jari telunjuk, Dia menunjukkan tanda yang sangat kecil dan berkata, “Sisa waktu yang ada adalah hanya kemurahan Bapa kepada mereka yang telah berpaling dan memberikan mereka kesempatan untuk bertobat dan kembali ke pekerjaan mula-mula.” Dan Yahweh pencipta segala makhluk belum kembali karena Dia memberikan kita semua waktu yang sangat singkat untuk bertobat dan waktu ini di katakan, “waktu kemurahan Yahweh”. Yahweh akan datang kapanpun, kita harus mulai mencari Dia dengan sepenuh hati dan berpuasa dan berdoa dan melakukan pekerjaan mula-mula. Saya hampir selesai. Yeshua berkata, ”Sekarang kita berada di dalam masa kasih karunia Bapa!”

Kemudian seorang malaikat muncul di sebelah kanan kami dan berteriak Waktunya telah tiba !! Waktunya sudah selesai. Setiap persiapan sudah selesai! Yeshua sedang menerima pengantin wanitaNya! Yahweh sedang datang dan semua tanda-tanda di FirmanNya sudah di genapi!  Film-Film sedang menunjukkan bencana alam yang akan datang. Ilmuawan-ilmuawan tahu bahwa sesuatu bencana alam yang besar akan terjadi tetapi mereka tidak tahu itu apa! Bagaimanapun, kita sebagai gerejaNya tahu bahwa Yahweh akan datang kedua kalinya! Ketika malaikat selesai berteriak, kemudian berjuta-juta malaikat mulai melompat dan bersuka-cita bahwa pengantin wanitaNya (gerejaNya) akhirnya kembali ke surga. Saya tetap bertanya, ”Apa yang sedang tejadi?” tetapi tidak ada seorangpun yang memperhatikan saya, mereka semuanya sedang bersuka-cita dengan berita yang baik. Jadi, saya kemudian ikut serta dengan malaikat-malaikat dan mulai meninggikan nama Yeshua. Seketika, ketika saya mengangkat kedua tangan saya, saya merasa seseorang mengangkat saya dari surga dan menuju kebumi dengan kecepatan yang sangat tinggi.

Sekarang, malaikat-malaikat bersuka-cita bahwa pengantin wanitaNya sedang kembali ke surga. Saya kembali ke bumi dan di letakkan di atas mimbar gereja dimana saya berdoa setiap hari. Waktunya sangat singkat !! Jika pembaca tidak percaya kepada saya, janganlah percaya. Tetapi Yeshua akan datang dan hal itu adalah kekekalan. Umat Yahweh tidak mau percaya akan pengangkatan orang percaya. Tolong sadar, demi kemurahan Yahweh, sadarlah akan kebenaran!! (Ricardo sedang menangis)

[Peringatan Yeshua kepada orang Kristen, khususnya para hamba-Nya: peristiwa-peristiwa yang akan terjadi bagi yang tertinggal setelah Hari Pengangkatan.]

Yahweh ada di sisi saya dan Dia berkata, “Ricardo, ini yang akan terjadi kalau pengangkatan orang percaya terjadi sekarang ini!” Saya bisa melihat seluruh bumi. Saya melihat Roh Kudus yang begitu indah dan berharga. Roh Kudus memberikan kita damai dan sukacita. Kemudian, Roh Kudus meninggalkan bumi. Saya kemudian melihat asap masuk ke dalam gereja dan mengelilingi saya  dan saya berkata kepada Yahweh, “Apakah ini?” Dia berkata, “Inilah yang saya maksudkan pengangkatan orang percaya.” Kemudian saya melihat orang-orang mendobrak pintu gereja, ingin masuk, dan berteriak, Dimana anak saya? Mereka semua telah pergi! Banyak anak-anak telah pergi karena Yahweh tidak meninggalkan mereka.Orang pertama yang masuk ke dalam gereja adalah pimpinan paduan suara, berteriak,Dimana orang-orang gereja! Saya di tinggal! Saya tetap di bumi! Saya tetap di bumi! Setelah pimpinan paduan suara, saya melihat pendeta-pendeta, jemaat, dan penatua gereja semuanya menangis,Saya di tinggal! Banyak orang-tua dan pasangan-pasangan yang mencari orang-orang yang mereka kasihi dan orang-orang di gereja berteriak, Orang-orang yang anda kasihi tidak disini! Yahweh membawa mereka.” Kemudian orang-orang tersebut menangis,”Kalau begitu, itu semuanya benar, Yahweh datang dan mengambil pengantin wanitaNya.”

Banyak orang-orang menangis dan meratap, berharap bahwa mereka seharusnya telah percaya bahwa Yeshua adalah Ha Mashiah. Setiap orang yang tidak percaya bahwa Yeshua adalah Mesias, sudah hilang! Saya melihat banyak orang dan pendeta-pendeta menangis dan orang-orang mulai mendesak pendeta-pendeta,Kenapa kamu tidak mengajarkan kebenaran, kenapa kamu tidak mengajarkan kekudusan dan memperingatkan kami semua tentang hal ini? Ini semua adalah kesalahanmu sehingga kami di tinggalkan!!! Banyak orang yang di tinggalkan karena mereka tidak hidup di dalam kekudusan. Kita perlu mengajarkan kekudusan dan mengajarkan orang untuk benar-benar bertobat! Saya melihat orang-orang memukul pendeta-pendeta dan mencabut rambut mereka. Pendeta-pendeta tersebut menangis dan memohon orang-orang tersebut untuk tidak melukai mereka. Orang-orang tersebut tidak berhenti melukai pendeta-pendeta tersebut karena orang-orang tersebut telah di rasuki setan.

Ada juga gereja-gereja yang seluruh jemaatNya di tinggalkan. Saya melihat seorang laki-laki yang berusaha untuk mencongkel matanya karena kesedihannya. Orang-orang berusaha membenturkan kepalanya ke lantai dan dinding karena mereka tidak bisa mengerti bahwa Yeshua hanya satu-satunya jawaban. Karena orang-orang ingin hidup di dalam dosa dan kejahatan dan hidup menurut kehendak mereka sendiri. Orang-orang juga memotong diri mereka dan membenturkan kepala mereka sampai tengkorak mereka pecah dan mereka jatuh ke lantai. Saya melihat darah mengalir kemana-mana dari orang-orang yang berusaha melukai diri mereka. Kemudian saya melihat seorang anak muda menangis kepada Yahweh, Tolong Yahweh, bawa saya! Itu sudah telat. Yeshua telah datang dan menerima gerejaNya. Saya jatuh tersungkur karena saya telah melihat banyak hal-hal yang sangat menyedihkan.

Yeshua berkata kepada saya, ”Dalam masa kesusahan, akan terjadi banyak masalah yang belum pernah terjadi sebelumnya.” Saya kemudian bertanya, Kenapa banyak orang yang berusaha melukai diri mereka sendiri sebegitu parahnya?Yahweh menjawab, Karena pada saat itu, orang-orang ingin mati, tetapi tidak menemukannya. Kematian telah meninggalkan bumi.” Saya bertanya ke Yahweh, Kenapa banyak pendeta-pendeta dan orang-orang di tinggalkan? Yahweh berkata, ”Karena saya tahu mereka. Saya tahu hati mereka.” Semua tentang diri kita terbuka di hadapan Yahweh. Yahweh tahu segala sesuatu dalam hati kita.  Saya jatuh tersungkur, hampir lemas. Yeshua berkata, Aku menunjukkan hal ini kepada kamu supaya kamu bisa memperingatkan gerejaKu dan memberikan mereka harapan. Beritahukan mereka bahwa jika mereka bertobat sekarang, Aku akan mengampuni mereka selama masih ada waktu. Aku akan melakukan hal yang besar di muka bumi ini.

Tolong, bukalah mata anda. Penginjilan di negara Chile sedang berkembang. ”Beritakanlah kepada umatKu kalau mereka meminta pengampunan, Aku akan mengampuni mereka.” Kemudian saya melihat pengelihatan lain dan saya melihat api yang menyelimuti langit. Yeshua bertanya, Kamu melihat itu? Api yang kamu lihat di langit itu adalah api yang menutupi negara Chile. Karena negara Chile adalah untuk Yahweh, Yahweh akan mengubah negara Chile! Saya kemudian melihat api bergerak dan mendatangi negara Chile dan Yeshua berkata, Mata BapaKu tertuju kepada negara Chile.” Ketika api tersebut turun keatas chile, negara-negara lain akan melihat dan memperhatikan kebangkitan Yahweh di Chile. Yahweh menunjukkan kepada saya pengelihatan di suatu tempat yang bernama “Paseo Humada” dan menjunjukkan ke saya orang-orang yang yang lumpuh dan cacat. Kemudian saya melihat orang-orang percaya berdoa ke orang-orang cacat tanpa kaki dan menyuruh anggota badan untuk bertumbuh. Anggota badan akan taat dan bertumbuh di depan mata mereka. Orang tanpa tangan akan menerima tangan baru. Dalam waktu ini. Yahweh akan menunjukkan mukjizat2 yang kreatif. Di dalam gereja-gereja, banyak orang yang akan di sembuhkan. Dalam waktu ini, yang mati di bangkitkan dan Yahweh akan memakai kamu di Chile untuk melakukan mukjizat yang sama seperti yang rasul-rasul lakukan di Alkitab.

Itulah seluruh wahyu yang Yahweh telah berikan kepada saya (Ricardo Cid). Dia akan datang segera. Maranatha! Amen!

Jikalau kamu belum menerima Yeshua sebagai Yahweh dalam hidupmu, saya ajak kamu berdoa sebagai berikut:

Yahweh Yeshua, saya percaya Engkau adalah Anak Yahweh dan Engkau mati untuk semua  dosa saya. Mari masuklah ke hati saya, jadilah Yahweh dan Penyelamat untuk hidup saya dan ampunilah semua dosa saya. Engkau mempunyai kuasa dalam setiap bagian dalam hidup saya dari saat ini. Yahweh Yeshua, penuhilah saya dengan RohMu yang Kudus dan pakailah saya untuk kemuliaan bagi namaMu. Saya mau melayaniMu dan mengasihiMu dengan segenap hati saya seumur hidup saya. Terima kasih Bapa, sekarang saya adalah anakMu. Di dalam nama Yeshua. Amin.

Setelah kamu berdoa di atas, bacalah Alkitab (Firman Yahweh), berdoa senantiasa, pergilah ke gereja untuk mendengarkan Firman Yahweh dan bersekutulah dengan saudara seiman. Hidupmu tidak akan sama lagi dan kamu mempunyai hidup yang penuh damai dan sukacita dibumi dan kamu akan hidup selama-lamanya dengan Yahweh Yeshua di surga. Yahweh memberkatimu.

Sumber:

  1. Urgent message
  2. Testimony Ricardo Cid

Di terjemahkan dari bahasa spanyol ke bahasa inggris oleh Alfredo Ramirez. Inggris ke Indonesia oleh Hendry Sudjatmiko

Hak cipta dari artikel ini dimiliki oleh penjalabaja.wordpress.com. Artikel ini boleh diperbanyak dengan syarat alamat blog disertakan dengan lengkap dan bukan untuk tujuan komersial. Persiapkan Jalan Bagi Raja!!

Membaptis Dengan Api Yang Dasyat, 2

Kisah nyata tentang peperangan rohani, pengalaman supernatural berkunjung ke Sorga dan Neraka dari sebuah gereja lokal di Korea Selatan ketika mereka sedang melakukan doa syafaat rally selama 30 hari. Artikel ini diterjemakan dari buku Baptize By Blazing Fire, yang ditulis oleh Pendeta Kim Young-Doo (aslinya berbahasa Korea).

Buku 1 bagian kedua. Lihat bagian pertama

Hari ke 8.
Pendeta Kim Yong-Doo: Ini sudah satu minggu setelah kami bertekad untuk memulai doa rally. Peperangan rohani kami semakin kencang dan secara fisik kami di uji terus-menerus setiap hari. Satu persatu, mata rohani dari tim doa kami di bukakan dan kami di penuhi dengan Roh. Kuasa-kuasa setan melakukan serangan gencar. Banyak dari situasi-situasi pribadi tim doa kami yang di tujukan untuk menguji kemarahan kami. Pada hari pertama, satu dari 4 ban mobil saya, di sobek. Di hari kemudian, ban depan mengalami sobek yang besar. Saya benar-benar frustasi dengan situasi ini. Bagaimanapun juga, saya tidak komplain/bersungut-sungut kepada Yahweh tetapi saya berteriak Haleluya dengan hati bersyukur. Hari kemudian, ada truk yang membawa kabur mobil saya. Hal ini benar-benar hampir membuat saya sangat jengkel, tetapi istri saya dan jemaat-jemaat saya mengingatkan saya, Pak pendeta, kamu harus bertahan melewati semuanya ini.” Kemudian, seseorang memecahkan lampu depan mobil, dan sehari kemudian, seseorang membuat lecet sisi mobil dengan benda yang tajam.

Kebaktian di gereja maju dengan pimpinan dari Roh Kudus. Sebelumnya di judul buletin gereja tertulis, “Jam yang di penuhi oleh Roh Kudus” tetapi akhirnya di gantikan dengan, “Kebaktian dengan pimpinan Roh Kudus yang nyata” Formalitas tata-cara penyembahan, doa, kotbah, dan persembahan di hilangankan dan kami bergantung sepenuhnya dengan Roh Kudus untuk mempimpin penyembahan, doa, kotbah, dan proklamasi. Kotbah bisa berjalan setelah jadwal semenjak tidak ada desakan untuk menyelesaikannya sesuai dengan batas waktu.

Setiap pendoa syafaat melihat kehadian Yeshua selama doa semalam suntuk, jadi mereka tidak merasa capek walaupun kebaktian/persekutuan doa ini berjalan terus sampai pagi keesokan harinya. Kami selalu waspada dan tidak ada waktu untuk tidak bersiaga semenjak setan selalu menyerang tanpa henti-hentinya.

Kim Joo-Eun: Saya sedang berdoa dengan bahasa Roh kemudian Yeshua datang mendekati saya dan berkata, Joo-Eun, Aku mengasihimu. Joo-Eun, berdoalah dengan seungguh-sungguh dan Aku akan membawa tanganmu dan membawa kamu ke Surga. Berdoalah tapa berhenti. Aku akan menunjukkan Surga kepadamu. Apakah kamu mengerti?

Kemudian, malam itu, setan muncul secara berkelompok. Satu setan muncul sambil mengepakkan sayap-sayapnya seperti kelelawar dengan dua tanduk kecil di kepala dan mata seperti mata kucing. Setan ini terbang ke arah saya dengan mulutnya yang terbuka dengan lendir yang kental keluar dari mulutnya. Matanya berwarna merah darah. Saya berteriak, Di dalam nama Yeshua, aku perintahkan setan yang jorok dan kotor: pergi dari saya.” Kemudian, setan ini menghilang. Tidak lama kemudian, satu setan muncul lagi dengan kepala bewarna biru dengan mata-mata yang kecil mendatangi saya. Saya takut dan bulu kuduk saya berdiri di sekujur tubuh saya. Saya berteriak, Di dalam nama Yeshua, enyah dari saya. Tetapi setan ini tidak berkutik. Malahkan, setan ini terus menatapi saya. Saya berteriak dan merasa takut sampai ketika salah satu anggota pendoa syafaat kami, Baek Bong-Nyo yang duduk di sebelah saya, bergabung dengan saya berteriak, Di dalam nama Yeshua, pergi dari kami.” Kemudian setan tersebut pergi.

Saya melanjutkan berdoa ketika sebuah naga merah besar terbang menuju arah saya. Matanya bewarna hijau. Naga ini mempunyai tanduk yang panjang dan tajam. Dari hidungnya keluar asap. Naga ini terbang ke arah saya seakan-akan ingin menerkam saya hidup-hidup. Saya tidak berkutik. Saya berdiri di tanah, berdoa dengan sungguh-sungguh di dalam Roh di dalam nama Yeshua, kemudian setan ini pergi. Hal ini membuat perasaan saya sangat senang. Saya tidak menyadari kuasa dan pengaruh dari nama Yeshua sebelum pengalaman ini. Kemudian, ada setan yang sangat keji, berkepala seperti tengkorak ketawa secara cekikan di depan muka saya sepertinya dia ini menghujat saya. Kemudian saya berdoa di dalam Roh memakai nama Yeshua untuk mengusir setan ini. Saya berpikir mengenai Yeshua di gantung di kayu salib selama saya berdoa dan Yeshua muncul dan memberikan semangat kepada saya dan berkata,Joo-Eun, sedikit lagi, berdoalah lebih lagi.

Hari ke 9.
Lee Haak-Sung: Setan semakin kuat menyerang kami. Naga merah yang Joo-Eun katakan sebelumnya muncul di depan saya. Besarnya naga itu membuat saya takut. Naga itu mempunyai mata yang bewarna hijau dan asap keluar dari hidungnya. Naga itu mempunya gigi sangat tajam mirip tanduk. Cakarnya ke arah keluar dan ekornya sangat panjang. Bagaimanapun, saya berdoa dengan berani dan naga itu menghilang. Tidak lama kemudian, setan wanita datang dengan berteriak,Hee-hee-hee! Mulut setan wanita tersebut penuh dengan gigi-gigi seperti serigala. Kemudian, saya juga mulai mendengar pasukan seperti marching ban dengan sepatu but militer, dengan sepatu-sepatu mereka, mereka membuat suara berisik di belakang saya. Tidak lama kemudian banyak bayangan-bayangan hitam mengelilingi saya. Suara dari setan dan suara-suara ketukan dari sepatu-sepatu mereka membuat saya takut. Jadi saya berteriak, Yahweh tolong saya. Tolong saya. Saya memanggil Yahweh dan kemudian Yeshua muncul dengan cahaya yang terang. Setan-setan tersebut menghilang sewaktu Yeshua muncul. Yeshua memegang tangan saya dan saya menyanyi dan menari dengan Dia.

Kemudian, Yeshua memanggil nama saya, Haak Sung yang Kukasihi, apakah kamu mau mengunjungi Surga?” Tidak lama setelah Yeshua memegang tangan saya, saya tiba-tiba memakai jubah putih. Saya terbang ke udara dan terbang menuju malaikat-malaikat Surga yang menunggu kami. Saya tidak bisa mengangkat kepala saya dengan benar karena terangnya sinar di Surga. Saya berpikir saya sedang bermimpi, tetapi Surga itu lebih nyata daripada bumi. Semua di surga di lapisi dengan emas. Semua tempat di Surga sepertinya memancarkan sinar. Banyak malaikat-malaikat dan orang-orang Suci yang lalu lalang dengan sibuk dan malaikat-malaikat menyambut saya dengan sukacita. Saya berkata, Yeshua saya ingin tahu kalau ada rumah buat saya disini.” Kemudian Yeshua mengirimkan 2 malaikat untuk menuntun saya ke rumah saya. Rumah saya tidak besar tetapi dinding-dindingnya terbuat dari batu bata emas. Saya melihat taman bunga yang besar yang di penuhi oleh bunga yang bermacam-macam. Saya mempunyai keinginan untuk meloncat dan berguling di taman.  Sewaktu saya mencium aroma wangi dari bunga-bunga tersebut, saya di penuhi dengan sukacita, dan meloncat-loncat layaknya seperti anak kecil.

Lee Yoo-Kyung: Saya sedang berdoa di dalam Roh ketika satu setan mendatangi saya. Setan itu mempunyai luka jahitan yang dalam yang menyerupai tanda X di mata kanan. Di mata kirinya, ada tanda warna hitam seperti binatang rakun. Setan itu seperti setan laki-laki dan saya berteriak,Di dalam nama Yeshua, enyah dari saya.” Kemudian ada setan yang mempunyai sayap-sayap seperti kelelawar mendatangi saya dan berkata, Memangnya saya salah apa sampai kamu harus menggangu saya? Hey, saya tidak akan datang lagi ke kamu kalau kamu mempersilahkan saya masuk ke dalam dirimu dan keluar lagi hanya sekali saja.Saya menjawab setan tersebut,Kamu – Kamu setan menjijikan. Di dalam nama Yeshua, enyahlah dari hadapanku!Setelah itu, setan itu pergi. Setelah itu saya melawan 3 atau 4 setan yang berbeda dan kemudian saya mencium sesuatu yang wangi di sekeliling saya. Yeshua datang dan memanggil nama saya,Yoo-Kyung yang Aku kasihi berikanlah tanganmu.” Kemudian saya menjulurkan tangan-tangan saya kepada Yeshua dan Yeshua memegang kedua tangan saya dengan kedua tanganNya. Saya berkata,Yeshua, bahu saya sakit sekali.” Yeshua kemudian menaruh tanganNya ke atas bahu saya dan sakit saya hilang.

Yeshua memberikan nama julukan untuk semua pendoa syaafat. Hal itu lucu sekali. Yeshua memanggil saya, “Muka bintik” karena saya mempunyai banyak bintik di muka saya. Joo-eun di berikan nama julukan, “bintik coklat” karena mukanya mempunyai banyak bintik coklat.

Kemudian, Yeshua menghibur saya, Yoo-Kyung yang Kukasihi, kamu sering menangis semenjak kamu bertemu dengan nenek kamu di neraka.” Yahweh mengingatkan saya,Yoo-Kyung, ketika aku membawa kamu ke neraka, kamu tidak boleh mengulurkan tanganmu ke siapapun, termasuk ke nenek kamu. Kamu tidak boleh memegang tangan siapapun di neraka.”

Kemudian Yeshua membawa saya pergi ke neraka, saya melihat ayah saya yang sudah meninggal dan juga kakak laki-laki saya yang berumur 26 tahun. Kakak laki-laki saya bunuh diri dengan minum racun. Mereka semuanya telanjang. Mata mereka memandang mata saya. Kakak laki-laki saya berkata,Kakak-ku, Bong-Nyoo, kamu kok bisa datang ke sini? Disini bukan tempat buat kamu. Tolong kakak, berdoa kepada Yeshua. Cepat dan mohon Yeshua untuk membawa saya keluar dari sini. Tolong saya bawa ke Surga. Sekarang! Sewaktu kakak laki-laki saya berdoa dan memohon, dia di lemparkan ke kuali yang penuh dengan air mendidih. Saya bisa mendengar suara air mendidih.

Ketika saya masih kecil, ayah saya tidak memperdulikan saya, dan kebencian dia kepada saya semakin besar tahun makin tahun. Di neraka, ayah saya berkata, Bong-Nyo, ketika saya masih hidup di dunia, saya melakukan hal-hal yang tidak bermoral dan saya menyesali semuanya sekarang. Saya pikir itulah kenapa saya disini sekarang. Saya mohon maaf dengan sangat.” Saya bertanya kepada Yeshua, “Kenapa ayah saya ada disini?” Yeshua menjawab, Ayah kamu telah berdosa besar. Dia bukan saja tidak percaya kepadaKu tetapi dia juga berjudi tanpa lewat satu hari-pun. Ketika ibumu sedang dalam keadaan hamil dengan adik kamu di kandungannya, hampir 1 bulan sebelon bayinya lahir, ayahmu membunuh adikmu dengan cara memukul perut ibumu. Bayi tersebut mengalami trauma di kandungan dan akhirnya meninggal di kandungan. Ayahmu juga memaksa kamu untuk mengubur satu bayi yang masih hidup di gunung. Apakah kamu lupa akan hal ini? Setelah melakukan banyak dosa besar, dia tidak pernah meminta pengampunan. Jadi itu adalah benar untuk dia ada di neraka. Yeshua mengatakan hal ini dengan nada yang marah.

Saya melihat wajah lain yang saya kenal dan wajah itu adalah ibu mertua dari kakak perempuan saya. Dia memohon dengan sangat kalau saya kembali ke bumi, dia ingin mantu perempuan-nya dan semua famili untuk percaya Yeshua Ha Mashiah, berdoa dengan sungguh-sungguh, melihat neraka supaya mereka semuanya bisa pergi ke Surga. Dia berkata, Saya tadinya tidak tahu bahwa neraka itu ada atau betapa panas dan mengenaskan di neraka. Saya tadinya memegang jabatan penatua di gereja tetapi saya tidak pernah melayani di gereja. Saya terlalu banyak berhala di dalam dunia dan berhala tersebut mengacaukan saya. Itulah kenapa saya ada disini. Saya sangat menyesali semuanya itu.” Dia berteriak. Kemudian dia di lempar ke dalam air mendidih. Saya sangat takut dan sedih dan tidak kuasa lagi menahan diri saya. Wajah saya di penuhi oleh air mata dan bau asap di neraka membuat saya susah bernafas. Yeshua juga menangis. Yeshua mempunyai satu pelajaran penting buat saya,Kamu hanya punya satu kesempatan untuk ke Surga yaitu waktu kamu masih hidup di dunia.” Aku tidak bisa berbuat apa-apa kecuali hanya menonton keluarga saya yang tersiksa. Api neraka tersebut tidak bisa di bandingkan dengan api di bumi.

Lee Yoo-Kyung: Setelah berdoa sampai 7:30 pagi, saya pulang ke rumah berharap untuk tidur.  Kemudian saya merasakan ada sesuatu di dalam ruangan tetapi saya tidak melihat apapun. Kemudian saya menutup mata lagi dan yesus (perhatikan y huruf kecil bukan Y besar) duduk di samping saya. Kemudian saya di liputi rasa takut yang luar biasa dan bulu kuduk saya merinding di sekujur tubuh saya. Saya berdoa di dalam bahasa Roh dengan berani. Kemudian, orang yang saya pikir Yeshua berubah menjadi setan bewarna hitam dan mempunyai mata biru gelap. Setan tersebut menggulingkan bola matanya ke belakang dan dengan tangan terangkat seperti mengucapkan doa bapa kami. Kemudian setan tersebut berkata,Semua setan berdiri Dengan nada gertak saya berkata, Kamu setan, di dalam nama Yeshua, pergi kamu.” Setan itu langsung menghilang.

Hari ke 10.
Kim Joo-Eun: Ketika saya berdoa dengan sungguh-sungguh di dalam Roh, naga merah muncul di depan saya. Naga tersebut beranjak dan melompat ke arah saya. Naga tersebut mempunyai mata seperti buaya dengan cakar yang tebal dan tajam. Dia berusaha menakuti saya dengan mengarahkan cakarnya ke arah saya. Asap yang menjijikan keluar dari lubang hidungnya. Setan, engkau makhluk licik, pergi dari saya di dalam nama Yeshua.” Saya berteriak seperti perempuan gila. Naga tersebut kemudian mengarah ke arah Haak-Sung. Haak-Sung menyadari hal ini. Doa Haak-Sung menjadi tambah intensif dan kencang. Dia berteriak seperti saya, Setan, pergi dariku di dalam nama Yeshua.” Kemudian, naga itu pergi ke arah saya lagi dan berubah menjadi naga hitam. Dengan ketawa licik, setan itu berkata, “Jangan berdoa. Kenapa kamu berusaha membuka matanmu sewaktu kamu berdoa? Kalau memang demikian, tetap buka mata kamu. Kenapa kamu harus berdoa dengan menutup mata? Buka matamu. Kenapa kamu berdoa dengan kencang hari ini? Setan tersebut berusaha menghancurkan konsentrasi saya di dalam doa. Saya berteriak kembali, Setan licik, pergi daripadaku di dalam nama Yeshua Tetapi setan ini tidak mau pergi secara mudah. Kemudian saya harus menekankan nama Yeshua lebih lagi, Dengan menekankan nama Yeshua, naga itu kembali menatap saya dengan tajam, menggertakan giginya dan kemudian pergi.

Kemudian, ada setan lain yang melihat saya dan mulai maju ke arah saya. Saya menyadari bahwa setan itu adalah roh setan perempuan yang sering berada di film horror dan TV di Korea. Saya mulai takut. Saya tahu jikalau saya menunjukkan rasa takut, maka hal itu akan memberikan keyakinan kepada roh jahat yang berusaha menyerang saya. Dengan segenap kekuatan saya, saya berusaha untuk tidak menunjukkan rasa gentar saya sebagaimana saya melawan setan-setan tersebut dengan doa. Tujuan dari roh ini adalah untuk menakuti-nakuti orang. Darah menetes dari ujung mulutnya dan rambutnya sepertinya terikat dan tidak terawat. Setan tersebut membuat suara-suara yang tidak suci dan ketawa kecikikan dengan licik. Dengan segenap kekuatan saya, saya berteriak, Pergi dariku di dalam nama Yeshua Kemudian setan tersebut pergi.

Kemudian yahweh (perhatikan y kecil bukan Y besar) datang kepada saya. Kali ini saya merasakan ada sesuatu yang aneh. Saya merasakan tidak nyaman dan merasa takut. Saya ingat pendeta saya berkata untuk hati-hati karena setan bisa menyamar sebagai malaikat terang. Saya di beritahu kalau saya tidak bisa membedakan, saya harus berdoa di dalam Roh atau menguji malaikat/roh tersebut dengan Firman Yahweh. Saya berusaha untuk mencoba yeshua ini (perhatikan y kecil dan bukan Y besar) dengan berdoa di dalam Roh. Pada saat saya berdoa di dalam Roh, saya melihat wajah roh tersebut menjadi kacau dan menjadi hitam. Setan berusaha datang kepada saya dengan menyamar sebagai Yeshua. Mata setan tersebut berpindah ke segala arah dan tidak mau meninggalkan saya sebagaimana setan itu berusaha mengacaukan doa saya.

Baek Bong-Nyo: Hari ini saya sedang bedoa di dalam Roh dan Yeshua datang kepada saya. Saya menangis, Yahweh, Yahweh. Yeshua berkata, Berhentilah menangis. Aku datang untuk membawa kamu ke Surga. Mari pergi bersamaKu.” Saya melihat rasa simpatik di wajah Yahweh ketika Dia memegang tangan saya. Ketika saya mengunjungi Surga, saya selalu terkagum-kagum dengan misteri dimana Surga itu tidak terbatas dan kekal. Saya kagum dengan pemandangan-pemandangan yang menakjubkan. Saya merasa untuk melihat dan menikmati surga hal itu akan memakan waktu yang tidak ada batasnya. Yeshua menyuruh saya untuk pergi dan mengamati gereja di Surga. Setelah kami datang, saya terperangah dan kami datang ke satu gedung yang besar dan menakjubkan. Saya berteriak, “Wow!” Saya begitu girangnya. Gedungnya besar sekali. Saya rasa gedung itu bisa mencapai langit di Surga.

Kemudian, Yeshua berkata,Bong-Nyo, mari kita pergi ke puncak tertinggi di Surga.” Ketika kami mencapai puncak tertinggi di Surga, kami bisa melihat banyak tempat di Surga. Saya bisa melihat banyak sekali malaikat. Saya bisa melihat taman yang sangat luas dengan banyak variasi bunga-bunga. Mustahil untuk saya untuk bisa menghitung bermacam bagai tanaman dan bunga. Saya bisa melihat laut yang tidak ada ujungnya dan laut tersebut bersih dan bening seperti kristal. Banyak juga kapal-kapal yang bagus dan mengapung di air.

Tetapi ketika saya balik ke bumi, saya sekali lagi mengingat keluarga dan kakak saya di neraka. Saya menangis sampai berjam-jam dan saya tidak tahu harus berbuat apa. Tidak lama kemudian, sekelompok 15 malaikat datang kepada saya. Yahweh menyuruh kami untuk pergi ke bumi dan menghibur Baek, Bong-Nyo. Inilah kenapa kami disini.” Mereka mengelilingi saya dan mulai mengibur saya dengan kata-kata yang menyejukkan. Setelah saya di hibur, saya bisa tenang dan air mata saya di hapus.

Kemudian, saya menlanjutkan untuk berdoa, kemudian saya melihat Surga terbuka dan Bapa di Surga duduk di tahtaNya. Bapa berkata dan berkata kepada saya untuk berhenti menangis. Roh Kudus datang dan berbisik kepada saya, Aku akan memberikan kamu dan Kang, Hyun-Ja karunia menyembuhkan dan api Roh Kudus. Bagaimanapun kamu harus mencari karunia-karunia ini dengan sungguh-sungguh. Yeshua berdiri disebelah Bapa di Surga, Yeshua berkata, “Bong-Nyo, ketika kamu menjadi lemah selama berdoa, Aku akan mengurapi engkau dengan kuasa Roh Kudus.”

Dengan nada kesal, Yeshua mengatakan bahwa gereja-gereja dan pendeta-pendeta menyembah Dia dengan sia-sia. Mereka mengikuti tradisi dan pekerjaan manusia. Banyak sekali kebaktian yang pendek dan kotbah yang tidak berarti. Panjangnya waktu pujian dan penyembahan menjadi tidak bisa di terima. Mereka lebih khawatir kapan semuanya itu akan berakhir. Waktu kotbah di persingkat. Yeshua menyatakan kekecewaanNya. Secara umum, lamanya kebaktian adalah 1 jam. Kemudian banyak sekali kebaktian menjadi kurang dari 1 jam. Mereka terlalu terburu-buru untuk selesai. Yeshua ingin sekali ingin melakukan pekerjaan melewati pendeta-pendeta, tetapi pendeta-pendeta tersebut berkotbah dengan kemampuan mereka sendiri dan bukan di dalam Roh. Mereka lebih khawatir dengan mengatur waktu daripada berkotbah di dalam Roh. Dengan pendeknya waktu penyembahan dan kebaktian, banyak pendeta-pendeta yang menggunakan waktu bebasnya untuk hal-hal pribadi seperti makan-makan, jalan-jalan dengan jemaat dan membuang waktu dengan hal-hal yang tidak berguna. Beberapa pendeta malah di kacaukan dan terbuai dengan jemaat-jemaat wanita yang cantik. Anggota-anggota jemaat yang lebih kaya dalam keuangan di berikan waktu  dan perhatian lebih banyak di bandingkan dengan jemaat yang tidak punya uang.

Tipe pendeta-pendeta ini tidak memberikan waktu untuk berdoa untuk kemuliaan Yahweh, mereka berdoa tidak dengan sungguh-sungguh, dimana hal tersebut membuat Yahweh Yeshua heran dan kecewa. Kotbah-kotbah mereka tidak di pimpin oleh Roh Kudus. Kotbah-kotbah di sampaikan berdasarkan kekuatan dan pengetahuan dan kedagingan dari pendeta-pendeta tersebut. Kotbah yang bukan berasal dari Roh Kudus, menyebabkan kotbah yang pendek dan tidak berisi. Pendeta-pendeta tersebut memilih untuk tidak di pimpin oleh Roh Kudus tetapi dari keinginan jemaat. [Di gereja tertentu, para penatualah yang mengatur gaji pendeta, sehingga pendeta tidak lebih dari sekedar  juru bicara gereja]. Yeshua ingin sekali memberikan pengurapan yang kuat dan menggunakan pendeta-pendeta tersebut untuk kemulian Yahweh. Pendeta-pendeta malahkan menggunakan pikiran manusiawi ketimbang Roh Kudus. Banyak pendeta yang tidak bisa merasakan hati dan kehendak-kehendak Yahweh. Yahweh sangat sedih. Ketika membangun atau membesarkan gedung gereja, banyak pendeta-pendeta yang menggunakan hal tersebut untuk kesombongan dan prestasi mereka. Di dalam hati mereka, gedung gereja adalah monumen untuk mereka sendiri. Tipe pendeta-pendeta ini menggunakan sedikit waktunya di dalam doa dan hidupnya selalu disibukkan dengan materi-materi duniawi.

Ketika Yahweh mengatakan semuanya ini kepada saya, saya melihat ekspresi muka yang sangat sedih di wajahNya. Banyak pendeta-pendeta yang bisa menyombongkan gedung-gedung mereka yang hebat, Surga menganggap hal itu sebagai hal yang tidak penting. Jalan Yahweh lebih besar dari jalan bumi. Apa yang orang pikir sesuatu yang penting di bumi mungkin hal itu adalah hal yang tidak ada artinya di Surga. Yahweh berkata kepada saya, Tidak semua pendeta jahat. Bagaimanapun, ketidakpatuhan mereka mesti di disiplinkan. Kalau mereka tidak bertobat, Aku akan melempar mereka ke neraka. Di neraka, mereka akan di siksa. Dalam waktu singkat, Aku akan membawa kamu ke sana, di mana kamu akan menyaksikan sendiri keadaan mereka.”

Kemudian, saya meminta tolong kepada Yahweh untuk mengerti sesuatu. Beberapa orang percaya yang sudah menjadi kristen berpuluh-puluh tahun, menyatakan kepada saya bahwa ketika seseorang meninggal dunia, orang tersebut baru akan masuk Surga atau neraka. Mereka mengatakan bahwa orang-orang yang masih hidup di dunia, tidak bisa mengunjungi Surga atau neraka. Menurut mereka hal itu tidak masuk akal. Mereka berkata bahwa gereja saya punya masalah dengan pengajan dan kepercayaan. Mereka membuat komentar yang tidak enak mengenai persekutuan doa kami dan mencemooh lama-nya persekutuan doa kami. Mereka malahan mengklaim bahwa bahwa pendeta Kim dan gereja yang dia pimpin adalah sekte sesat. Jadi saya berdoa, “Yahweh, tolong, apakah memang-nya gereja kami adalah sekte sesat? Apa yang akan terjadi dengan keluarga saya?” Yahweh berkata,Sekte sesat? Orang-orang mengkritik dan menghakimi orang lain karena perbedaan-perbedaan, denominasi-denominasi, dan pengajaran-pengajaran. Mereka sedang melakukan dosa. Bagaimanapun, saya sangat senang dengan gereja kamu. Kamu dan anggota jemaat berdoa tanpa henti-henti melewati larut malam. Siapapun yang menganiaya kamu dan memanggil kamu sekte sesat akan tahu bahwa Aku hidup dan Akulah Yahweh. Kamu akan menerima karunia untuk menyembuhkan orang sakit dan mengusir setan. Kamu juga kaan hidup mengikuti Roh Kudus.” Yeshua melanjutkan,  orang-orang yang menghakimi dan mengkritik satu sama lain akan menerima penghakiman yang mengerikan. Jangan biarkan mereka membuat kamu kacau. Saya sangat tergerak dengan doa-doamu. Jangan khawatir. Aku akan melindungi kamu dan gerejamu. KeinginanKu adalah untuk menyatakan diriKu kepada orang-orang percaya dan memberikan karunia-karunia Roh, mereka tidak mencariKu. Banyak dari mereka yang tidak berdoa sesuai dengan kehendakKu.” Saya bertanya lagi kepadaNya, “Yeshua, gereja kami akan menjadi apa nantinya?” Yeshua berkata, Kamu di berkati bahwa kamu akan menerima kepenuhan Roh Kudus dan akan menerima karunia berbahasa lidah segera mungkin. Api Roh Kudus akan di terima dan di rasakan di jemaat gereja ini.”

Selama kebaktian yang cukup panjang, pendeta Kim berkotbah dengan kuasa dan pengurapan Roh Kudus. Beberapa berpikir bahwa kami akan mengantuk selama kebaktian yang panjang. Bagaimanapun, kotbah yang berapi-api, pujian, nyanyian dan penyembahan yang penuh kuasa semua di lakukan dengan kessungguhan hati dan kami penuh dengan tenaga dan bisa melanjutkan semalam suntuk sampai keesokan harinya. Satu hari, pendeta kami berkotbah dengan berani sampai mukanya berubah menjadi warna merah. Dalam kotbahnya yang penuh urapan, saya melihat pengelihatan tahta Yahweh. Bapa di Surga mengurapi dia dengan minyak. Kelihatannya Roh Kudus sedang mengurapi pendeta Kim dengan api. Saya bisa melihat Bapa di Surga terus-menerus mengurapi pendeta kim dengan api dan minyak. Kotbahnya menjadi lebih berkuasa dan memberikan arti. Pendeta kim memberi contoh seperti tempat penggilingan gandum. Penggilingan gandum memisahkan gandum dari kulit luar. Saya melihat Yeshua ketawa. Yahweh menyuruh satu malaikat untuk sungguh-sungguh mencatat semua kejadian selama kebaktian. Malaikat ini mematuhi Yahweh. Saya bertanya kepada Yeshua mengenai satu gereja yang mempunyai banyak cabang di dunia termasuk di korea. Beberapa dari orang berkata bahwa jemaat mereka besar karena sejarah dan tradisi mereka. “Apakah mereka orang-orang percaya seperti kami?” Saya bertanya kepada Yeshua. Yeshua menjawab, Jika mereka percaya kepadaKu, tentu saja mereka akan di selamatkan. Tetapi gereja tersebut merendahkan Firman Yahweh dengan mencampuri-nya dengan unsur-unsur duniawi.”

Selagi saya berdiskusi dengan Yahweh mengenai gereja tersebut, saya di tunjukkan satu raja setan. Setan ini kelihatannya sangat khawatir, bingung, dan takut dengan rencananya terhadap gereja tersebut. Yeshua berkata, Banyak dari umatKu yang sangat tidak perduli dengan setan dan anak buah mereka.  UmatKu hidup dengan setia dalam hidupnya tanpa memberikan pertimbangan mengenai musuh mereka. Bagaimanapun, setan akan berusaha untuk mengacaukan kerjamu. Jadilah kuat.”

[Taktik Setan].  Kemudian, ketika saya berdoa di sebelah pendeta, seekor naga besar bewarna merah muncul. Naga ini muncul lewat pintu depan. Naga ini tinggi seperti tinggi langit. Naga ini kelihatannya marah. Naga ini tetap mengoyang-goyangkan hidungnya. Naga ini berkata, Saya berusaha untuk masuk ke tubuh kamu. Beraninya kamu menantang saya. Saya raja neraka. Semua di neraka patuh pada saya dengan gentar. Kamu kira kamu ini siapa? Kamu tidak ada apa-apanya. Kamu tidak punya hak untuk menyatakan identitas saya yang sebenarnya. Aha. Aku sekarang tahu kamu ini siapa. Satu dari anak buah saya baru saja memberikan info ttg kamu kepada saya. Saya sudah menyuruh anak buah saya ini untuk menipu dan membawa banyak orang ke neraka. Bagaimanapun, anak buah ini datang ke saya dengan tangan hampa. Ketika saya tanya kepadanya, kenapa dia gagal, dia bilang, ‘rajaku, kamu harus lihat sendiri kenapa itu susah. Saya pikir pertama kali bahwa saya bisa bawa orang untuk bunuh diri. Tetapi doa-doa orang Kristen itu sangat berkuasa.’ ‘Apa yang kamu katakan?’ saya remehkan perkataannya. Saya harus melihat dengan mata sendiri pernyataannya. Ternyata memang benar. Hampir tidak mungkin untuk melawan doa-doa orang Kristen.” Meskipun naga itu menakuti dan mencemooh kami, kami aman karena perlindungan dari Yeshua. Setan ini mengucapkan hal-hal yang kotor dan berkata, “Saya telah di buat susah.” Yeshua membalas kepada naga ini, Kamu pikir, kamu ada dimana? Jangan kasar. Kalau kamu menyentuh satu orang saja dari The Lord’s Church, kamu akan di hukum dan BapaKu akan menghajar kamu.” Naga ini sangat stress dan kemudian naga ini menghilang. Yeshua berkata kepada saya, Naga tersebut berusaha menipu kamu  dengan mengatakan sebagai raja neraka. Ini adalah perwujudan dari setan tersebut. Dia berusaha mengirimkan anak buah-anak buahnya ke bumi untuk melakukan rencananya. Berdoalah dengan sungguh-sungguh dan tanpa henti. Selalu waspada dan jangan khawatir karena Yahweh Tritunggal akan selalu melindungi kamu.

Pendeta Kim Yong-Doo: Hari ini hari Selasa dan di luar sangat dingin dengan angin dingin 15 derajat di bawah nol. Meskipun cuaca sangat dingin di luar, 4 anggota kami keluar untuk penginjilan. Tetapi sebelum mereka mulai penginjilan, mereka dengan tekun mempersiapkan diri mereka dengan doa dan kuasa Roh Kudus. Yahweh mengurapi mereka dengan api Roh Kudus. 4 orang tersebut membicarakan rencana untuk memberitakan Injil dengan lebih sukses dan efektif. Mereka tahu kalau mereka melakukan pekerjaan Yahweh tanpa mengenal lelah, mereka akan mendapatkan pahala yang besar. Mereka semua kembali dengan telat tetapi dengan sukacita. Kata mereka, Pak pendeta, kami tidak pernah menyadari bahwa memberitakan Injil itu benar hal yang menyenangkan dan kami nikmati.”

Hari ke 11.
Kim Joo-Eun: Selagi aku berdoa bersungguh-sungguh, sebuah cahaya terang muncul di depan saya. Di depan langit tersebut, Yeshua berdiri, Joo-Eun, Aku mengasihimu. Berdoalah tanpa berhenti, berdoalah sungguh-sungguh, berdoalah dengan segenap hatimu. Jangan berhenti. Saya merasakan kehangatan dan bisa melihat Yeshua lebih jelas. Kemudian, saya tahu kenapa Yeshua menyuruh untuk mengangkat kedua tangan saya lebih tinggi lagi. Saya bisa melihat Yeshua lebih jelas. Saya berkata kepadaNya, Wow, saya bisa melihatMu lebih jelas lagi, Yahweh. Aku suka hal itu, Yeshua. Terima Kasih.” Saya mempunyai perasaan yang enak. Saya berhenti berdoa sementara ketika roh setan muncul. Roh ini lebih hitam dari kegelapan. Saya mengusir roh setan tersebut di dalam nama Yeshua dan saya melanjutkan berdoa di dalam Roh.

Lee Yoo-Kyung: Ketika saya berdoa di dalam Roh, roh setan dengan bulu mata yang panjang muncul dan roh tersebut menangis memohon saya untuk mendengarkan dia, Rasanya dingin, saya kedinginan, adakah cara untuk membuat saya hangat? Tolong?Saya berkata kepada roh setan tersebut,Engkau roh menjijikan. Di dalam nama Yeshua, enyahlah dari aku.”

Baek Bong-Nyo: Hari ini, Yeshua membawa saya ke Surga. Tidak ada yang bisa menjelaskan pemandangan di Surga dengan kata-kata manusia. Kami berada di depan tahta Bapa. Kemahsyuran dan kemuliaan bapa di Surga sangat luar biasa, saya tidak bisa mengangkat kepala saya. Saya berlutut di hadapan Bapa. Apa yang di dalam Bapa itu tidak bisa di jelaskan. Kemuliaannya melebihi kebesaran. Saya berusaha untuk mengangkat kepala saya untuk melihat sedikit Bapa, tetapi sinar terang yang jernih menghalangi saya untuk melihat Dia. Bapa adalah terang. Pemikiran yang sempit tidak bisa mengerti kemuliaanNya. Besarnya Bapa di Surga kelihatan seperti Dia meliputi tinggi dan dalamnya Surga. TahtaNya muncul seperti meliputi ujung Surga dari timur ke barat. Kelihatannya ada sekumpulan awan-awan yang melayang-layang di atas tahta Bapa. Cahaya yang terang benderang lebih terang dari matahari turun ke bawah. Saya seperti sebuah debu di depan Bapa.

Kemudian, ketika saya meninggalkan Surga, seorang malaikat menuntun saya kembali ke bumi. Tetapi ketika kami dalam perjalanan ke bumi, sekumpulan roh-roh jahat mengejar kami. Roh-roh jahat ini sangat jelek rupanya dan menakutkan. Meskipun malaikat yang menuntun saya terbang dengan cepat, Roh-roh jahat tersebut juga terbang dengan kecepatan yang sama. Satu dari mereka mirip seekor naga, yang satunya mirip ular, yang satunya mempunyai kepala kodok dan satunya lagi mempunyai kepala seperti manusia. Sementara mereka mengejar kami, mereka tertawa. Saya berkata kepada malaikat penuntun, Apakah kita bisa pergi lebih cepat? Roh-roh jahat tersebut sudah di depan kita dan menutup jalan ke gereja. Roh-roh jahat lainnya di belakang kami dan siap menyerang kami. Malaikat ini berteriak, Yahweh, tolong datang sekarang.” Ketika malaikat tersebut berteriak minta tolong, Yeshua muncul di depan kami. Dengan suaraNya yang penuh kuasa, Dia menghardik semua roh-roh jahat, Beraninya kamu berusaha untuk menyerang anakKu. Pergi sekarang juga! Dalam satu detik, semua roh jahat menghilang.

Hari ke 12.
[Taktik Setan]. Baek Bong-Nyo: 30 menit setelah saya berdoa di dalam Roh, saya melihat 5 malaikat melayang ke arah saya. Saya mengambil keputusan untuk menguji apakah mereka benar malaikat Yahweh dan bukan roh jahat. Saya melanjutkan di dalam bahasa Roh. Saya melihat senyum yang bersahabat di muka mereka. Malaikat-malaikat tersebut menyatakan diri mereka sebagai teman ketika saya melanjutkan doa di dalam bahasa Roh. Saya berpikir bahwa doa saya yang sungguh-sungguh akan menyakinkan bahwa malaikat-malaikat ini adalah teman. Kemudian, dengan singkat, jubah mereka yang bewarna putih berubah menjadi warna hitam, dan sayap-sayap malaikat mereka menghilang. Mereka bergerak, tubuh mereka meliuk-liuk dan berputar. Saya melanjutkan untuk berdoa di dalam Roh dan mereka mulai jatuh ke tanah. Benar, karunia Roh untuk berbahasa lidah / berbahasa Roh sangat besar dan berkuasa. Kemudian, mereka menyerupai monster-monster seperti yang ada di dalam film-film di TV. Mereka menyerupai mahkluk-makhluk yang sangat menyeramkan. Saya mengusir mereka satu persatu di dalam nama Yeshua. Mereka satu mereka pergi. Ketika saya mengusir mereka, sebuah yeshua (perhatikan y huruf kecil dan bukan huruf besar) datang dan berkata, Bong-Nyo, akulah tuanmu. Percayalah kepadaku.” Bagaimanapun, suaranya sangat menyeramkan dan perilakunya sangat aneh. Biasanya kalau Yeshua yang asli datang kepada saya, Yeshua datang dengan ramah, tenang, dan membawa damai. Tetapi yang ini membuat saya takut dan merasa tidak nyaman. Saya merasakan rambut-rambut di kepala saya mulai berdiri. Dengan keyakinan, saya berteriak, Di dalam nama Yeshua, enyahlah daripadaku.” Yeshua palsu tersebut berubah menjadi binatang yang aneh sekali bentuknya. Binatang tersebut menyerang saya tetapi dengan beberapa teriakan, akhirnya binatang itu pergi.

Kemudian, ada satu roh setan lagi yang muncul. Roh ini sangat menarik. Saya berpikir, Bagaimana bisa roh setan wanita ini keliatan sangat cantik? Roh setan wanita ini lebih cantik daripada wanita apapun di dalam dunia. Bentuk-nya langsing dengan penampilan menarik, memakai busana kerja. Dia berjalan seperti model peragawati dan menuju ke arah saya dengan pelan-pelan. Roh ini berlutut dan menyalami saya, Bagaimana kamu selama ini menghadiri The Lord’s Church? Saya cuek dengan pertanyaan dia dan melanjutkan di dalam bahasa Roh. Roh ini berlutut di sebelah saya. Walaupun roh setan ini kelihatan sangat elegan dan menarik, tubuh saya merinding. Kemudian setengah wajah dari roh setan ini berubah menjadi sangat mengerikan. Roh setan ini berteriak, Silahkan dan lanjutkan berdoa. Hal itu tidak mudah. Aku tidak akan mundur.” Roh setan ini tidak mau mundur. Kemudian saya merasakan Yahweh datang, dan Yahweh berkata, Bong-Nyo, jangan berhenti berdoa. Berdoa dengan sungguh-sungguh. Saya akan menghardik roh jahat.” Kemudian roh setan ini pergi ke udara dan berubah lagi menjadi seorang wanita cantik. Kali ini roh setan ini memakai gaun pengantin. Kelihatannya sangat indah. Roh setan ini terbang ke arah saya dan melirik matanya yang besar ke arah saya. Yahweh berbisik ke telinga saya dan berkata, “Lanjutkan berdoa dan perhatikan bagaimana wanita cantik ini akan berubah kembali menjadi roh yang jelek.” Saya melanjutkan berdoa dengan sungguh-sungguh seperti yang Yahweh suruh. Kemudian roh setan ini berubah menjadi roh yang jelek dan dengan sekali hardikan, roh ini pergi.

Kemudian, Yeshua memperlihatkan saya suatu tempat di neraka yang di kenal sebagai daerah lampu merah. Disana, saya melihat sebuah gunung yang besar yang di penuhi dengan tubuh-tubuh dari jiwa-jiwa yang terhilang. Tubuh-tubuh mereka di penuhi dengan kutu-kutuh putih  dan tangan-tangan mereka di ikat. Tetapi orang-orang tidak berusaha untuk menghilangkan kutu-kutu tersebut.  Kutu-kutu ini menembus kulit mereka, hidung, mulut dan telinga. Orang-orang ini kemudian berubah menjadi figur yang jelek, dan kemudian menjadi tulang. Orang-orang ini berada dalam kondisi yang sangat menyakitkan. Saya berkata, Yahweh, kenapa orang-orang ini di siksa sedemikan dahsyatnya? Yeshua berkata, Wanita-wanita di tempat ini dulunya menjual tubuh mereka selama di dunia. Laki-laki di tempat ini dulunya melakukan perzinahan/percabulan dengan wanita-wanita ini.” Keadaan di tempat itu sangat panas dan saya pun merasa tidak nyaman dan ingin meninggalkan tempat itu.

Hari ini, banyak sekali serangan-serangan dari setan-setan, roh-roh jahat dan naga-naga, tetapi dengan kuasa Yeshua, setiap dari mereka pergi. Kemudian datang satu gerombolan roh jahat yang tidak mempunyai tubuh, tetapi bentuk mereka aneh sepertinya membentuk sebuah mata. Mereka tetap berteriak, Jangan berdoa! Kami akan membuat engkau kacau.” Mereka terus menerus berteriak hal ini. Karena ketakutan, saya berteriak, Di dalam nama Yeshua, enyahlah daripadaku.” Tetapi mereka tetap disana dan mereka memulai membuat suara yang aneh. Kemudian Yeshua datang dan berkata, Joo-Eun, jangan melihat atau mendengar kepada sesuatu kecuali dari Aku.” Yeshua menutup kuping saya dengan kedua tanganNya dan berkata, “Joo-Eun, kamu bisa berbicara denganKu.” Roh-roh setan tercerai-berai di dalam kehadiran Yahweh.

Hari ke 13.
[Roh-roh jahat menyerang]. Kim Joo-Eun: Hari ini, hari yang banyak serangan dari roh-roh jahat. Ketika saya berdoa, saya di bawa ke suatu tempat yang gelap yang saya tahu itu adalah neraka. Saya memperhatikan banyak sekali roh-roh jahat yang sedang berkumpul mengelilingi satu makhluk yang besar. Makhluk besar ini kelihatannya sangat marah dan pusing. Makhluk ini berteriak dan berjalan ke segala arah sepertinya bingung dan banyak pikiran. Makhluk ini sepertinya adalah pimpinan dari roh-roh jahat yang tidak bisa di hitung jumlahnya. Roh-roh jahat menunggu perintah dari makhluk ini. Setelah mendapatkan perintah, roh-roh jahat yang jumlahnya tidak bisa di hitung terbang ke udara dan muncul di gereja kami. Mereka datang dengan sangat cepat, kurang dari satu detik. Semua roh jahat menyerang jemaat, termasuk Meena yang berumur 5 thn. Tetapi sewaktu dia berteriak di dalam doanya, “babaya”, roh jahat yang berada di sebelahnya, jatuh. Serangan ini di tujukan kepada mereka yang sedang berdoa di dalam Roh. Roh jahat jatuh satu persatu. Satu setan memberi perintah, Dengarkan kamu semuanya. Serang pendeta Kim. Jikalau pempimpin gagal, makanya semuanya akan gagal dengan gampang. Kamu semua bodoh, tunggu apa lagi? Serang pendeta Kim dengan sekuat tenaga.” Tiba-tiba jumlah roh-roh jahat yang di luar dan di dalam gereja muncul dan menyerang pendeta Kim. Tetapi yang akan terjadi setelah itu, adalah sangat mengejutkan dan banyak roh-roh jahat yang jatuh pada saat mereka berdiri. Roh-roh jahat banyak yang terluka dan mundur. Mereka takut dengan apa yang terjadi dalam waktu yang singkat.

Sekali lagi, kekuatan setan di kerahkan untuk menyerang, tetapi mereka semua di kalahkan ke segala arah. Serangan terjadi terus tetapi hasilnya tetap sama. Mereka tidak bisa menyentuh pendeta Kim. Ketika roh-roh jahat menyadari bahwa serangan-serangan mereka sia-sia, mereka menjadi takut dan menghindari pendeta Kim. Mereka hanya melayang-layang di sekitar pendeta Kim dan tidak berani mendekati pendeta Kim. Ketika saya melihat pendeta Kim, dia keliatannya tidak menyadari akan apa yang telah terjadi. Dia berdoa dengan sungguh-sungguh di dalam Roh dengan berlutut dan mengangkat kedua tangannya. Ketika roh-roh jahat mengelilingi pendeta Kim, pendeta Kim berdoa di dalam Roh dengan suara yang sangat kencang. Kemudian, roh-roh jahat yang ketakutan tersebut terlempar ke dinding dan hancur berkeping-keping. Mereka semua menangis ketakutan. Ketika saya melihat roh-roh jahat tersebut pergi, saya merasa menang dan ketawa dengan penuh kemenangan. Kemudian saya melihat satu setan berteriak dengan marah, Pendeta Kim, jangan berdoa. Kamu pikir kami bisa kabur dengan mudah? Aku akan membunuhmu. Aku bersumpah.” Kemudian roh setan tersebut menggertakkan giginya. Kemudian roh jahat itu berteriak lagi tapi kali ini di tujukan ke setan-setan lainnya, “Kamu bodoh. Dengan segala kekuatanmu kamu tidak bisa menghabisi satu pendeta? Ayo serang lagi!” Kemudian satu roh berkata, “Oh, pendeta itu bikin pusing kita. Ahh..aku pikir aku jadi gila. Tinggalkan pendeta Kim sendirian dan mari kita serang jemaat. Ayo! Serangan-serangan mulai di tujukan ke jemaat tetapi ketika menyerang jemaaat, mereka tidak mengerahkan semua kekuatan mereka. Mereka menyerang dengan 1 sampai 3 roh jahat untuk satu jemaat, tidak dengan sengenap kekuatan mereka.

Roh-roh jahat berpencar ke segala arah dan kali ini mereka mengambil keputusan untuk menyerang setiap orang di jemaat. Banyak sekali roh-roh jahat dan mereka semua mempunyai bentuk yang berbeda-beda. Sangat tidak mungkin untuk menjelaskan mereka semua. Bagaimanapun, sekencang apapun serangan mereka, serangan mereka semua gagal. Doa-doa jemaat di dalam Roh memberikan kekuatan dan kuasa untuk melawan balik roh-roh jahat tersebut. Ketika mereka menyerang, mereka terplanting ke belakang. Raja dari roh-roh jahat itu berteriak, “Jemaat the Lord’s Church, berhenti berdoa. Kenapa kamu terus berdoa? Roh-roh jahat, kamu pada ngapain? Apakah kamu tidak bisa menghentikan jemaat-jemaat ini?” Semua roh-roh jahat tercerai-berai. Tidak perduli berapa banyaknya roh jahat disana, karena doa-doa dari jemaat-jemaat yang berani menghancurkan semua roh jahat.

Kemudian, satu roh jahat berusaha menyerang saya. Roh itu berkata, “Berhenti berdoa. Aku akan mengacaukan kamu sehingga kamu tidak berdoa. Aku akan mengutuk kamu dengan penyakit-penyakit. Ha ha ha ha.” Setan itu ketawa kecicikan. Kami mengalahkan mereka semua di dalam nama Yeshua.

Kemudian, ketika saya melanjutkan doa dalam bahasa Roh, saya di bawa ke neraka. Saya melihat satu setan menusukkan satu senjata yang tajam ke dalam sebuah kotak berbentuk persegi panjang. Dengan bahasa-bahasa yang kotor, setan ini berteriak, Kamu pikir kamu ini pendeta? Hidup apa yang kamu punya selama di dunia? Saya senang karena kamu ada bersama dengan saya disini.” Setan ini melanjutkan menusukkan ke dalam kotak itu selagi dia mengutuk. Suara kesakitan yang keras keluar dari kotak tersebut bersamaan dengan darah yang keluar. Saya memperhatikan di atas kotak tersebut di penuhi dengan kanvas dengan sebuah salib besar. Kotak-kotak tersebut di jajarkan dengan rapi dan jumlahnya tidak terhitung jumlahnya. Saya tidak bisa melihat ujung dari jajaran kotak tersebut. Saya sadar bahwa semuanya itu adalah peti mati. Setan-setan menusukkan tombak mereka yang tajam ke dalam peti mati tersebut tanpa belas kasihan. Saya bertanya kepada Yahweh, “Yeshua, kenapa banyak peti mati yang berisi pendeta-pendeta disini?” Yeshua berkata, Pendeta-pendeta ini tidak mengabarkan InjilKu. Mereka mengabarkan injil yang lain dan semua pengikut mereka ikut tersesat. Disinilah keadaan mereka yang terakhir, tempat di neraka.” Yeshua berkata, Pendeta-pendeta yang tersesat, akan di hakimi lebih besar.”

Kemudian, saya melihat orang-orang lain di siksa, mereka berteriak di dalam panci penggorengan. Panas…Ah…Tolong! Panci besar tersebut bernyala merah dan ketika minyak menyentuh tubuh mereka, daging mereka terkupas dan hanya tulang-tulang yang tersisa. Mereka melompat-lompat dengan ketakutan. Kemudian daging mereka tumbuh kembali dan semua kejadian ini berulang kembali lagi tanpa akhir. Saya bernyata Yeshua apa yang telah mereka perbuat. Yeshua berkata, Ketika mereka di bumi, mereka melakukan perselingkukan/percabulan dengan berkhianat kepada pasangan mereka. Mereka melakukan perselingkukan/percabulan diam-diam dan karena dosa mereka, mereka sekarang ini di siksa.”

Kemudian, Yeshua menunjukkan saya tempat lain di neraka dengan lubang yang sangat besar. Tempat itu di penuhi oleh banyak sekali orang dan di penuhi dengan api. Api merah menyala muncul sepertinya api tersebut mempunyai kehidupan. Orang-orang berlari-lari di dalam lubang tersebut, berteriak karena panasnya api. Yeshua berkata, Orang-orang ini adalah orang-orang yang mempercayai agama yang salah atau mereka yang menolak Injil.Kemudian, saya di bawa kembali ke gereja.

Hari ke 14.
Kim Joo-Eun: Saya berdoa dengan sungguh-sungguh dan tidak lama kemudian, roh jahat yang menyamar sebagai seorang wanita muda dengan pakaian putih muncul. Dari mulut setan itu, keluar darah menetes. Jangan berdoa. Saya akan mengalahkan kamu.” Saya membalas, Kamu setan menjijikan, di dalam nama Yeshua, enyah dariku. Setan itu pergi. Kemudian seekor naga merah dengan mata setan datang ke arah saya dengan marah. Banyak roh-roh jahat yang mulai muncul. Ketika saya berdoa dengan sungguh-sungguh, saya merasakan perwujudan roh-roh setan. Anehnya, pada saat yang sama, saya merasakan roh saya mendekati ke Surga. Roh-roh jahat berusaha menghalangi saya memasuki Surga dengan menakuti-nakuti saya jadi saya berdoa dengan sungguh-sungguh dengan mata saya tertutup. Saya berusaha untuk mengusir mereka semua tetapi naga merah tersebut melawan. Saya harus terus-menerus mengusir naga itu sampai akhirnya naga itu pergi.

Yahweh datang dang Dia kagum dengan saya, orang muda seperti saya mengusir roh-roh jahat. Yeshua memanggil nama saya dengan nama panggilan dan nama asli, Joo-Eun, si bintik-bintik, imanmu telah bertambah dengan luar biasa, jadi berdoalah dengan sungguh-sungguh dengan mata tertutup.

Saya berkonsentrasi selagi berdoa dan kemudian saya merasakan kegelapan meliputi saya, angin dingin mulai meniupi saya. Saya melihat sebuah pintu terbuka dari suatu jarak. Kemudian, cahaya terang muncul. Saya hampir membuka mata saya ketika cahaya tersebut semakin terang, tetapi saya sadar bahwa saya tidak bisa membuka mata saya. Ketakutan mulai meliputi saya dan Yeshua muncul. Dia mulai menjelaskan, Joo-Eun, ketika kamu berdoa di dalam Roh, rohmu di bawa mendekati Surga dengan pimpinan malaikat-malaikat. Bagaimanapun, roh-roh jahat muncul untuk menakuti-nakuti kamu sehingga kamu membuka matamu. Tetapi Aku harus mengambil alih dan memerintahkan roh-roh jahat untuk pergi. Sayalah yang berusaha menghalangi kamu untuk membuka matamu. Joo-Eun, Aku rasa kamu perlu untuk berdoa lebih lagi. Aku pikir kamu tidak akan pergi ke Surga hari ini. Aku sangat kecewa. Yeshua kemudian menghibur saya dan memberikan kata-kata penguatan, Joo-Eun, jangan khawatir. Aku berjanji bahwa Aku akan membawa kamu ke Surga dan mengajak kamu berkeliling.”

Lee Haak-Sung: Yeshua mengunjungi saya dan mulai menunjukkan saya neraka. Di neraka, saya datang ke suatu tempat di mana satu makhluk setan sedang duduk di kursi. Dari bentuk tubuh dan perilakunya, kelihatannya makhluk ini sepertinya penguasa di daerah tersebut. Sebuah lubang perangkap berada di depan kaki dari makhluk tersebut. Orang-orang sedang berdiri lubang perangkap tersebut. Ketika makhluk ini menghentakkan kakinya, lubang perangkap tersebut terbuka ke arah bawah dan menyebabkan orang-orang yang berdiri diatasnya jatuh ke lava api. Ketika orang-orang jatuh ke lava api yang mendidih, mereka secara langsung terbakar dan berteriak dengan kesakitan. Saya bertanya kepada Yeshua tentang orang-orang ini dan Yeshua berkata, Orang-orang ini adalah peramal-peramal, pelanggan dari peramal-peramal tersebut, ahli nujum, dukun, dan orang-orang yang bunuh diri. [Ulangan 18:10-14] Ketika Yeshua berkata tentang orang yang bunuh diri, paman saya, yang melakukan bunuh diri dengan makan banyak pil, terlintas di depan mata saya. Paman saya di tarik ke lubang perangkap dan di buat berdiri di atas lubang perangkap. Makhluk tersebut menarik kakinya ke atas seakan-akan akan menghentakkan kakinya dan melepaskan lubang perangkap tesebut. Saya memohon belas kasihan kepada Yahweh, Yeshua, tolong, paman saya dalam bahaya. Dia akan jatuh ke lava api. Tolong dia! Yahweh, paman saya selalu baik kepada saya. Paman, ayo datang ke arah saya cepat.” Dengan ekspresi sedih, Yeshua berkata,Haak-Sung, sudah telat. Tidak ada lagi yang bisa di kerjakan.” Tidak lama kemudian, makhluk tersebut menghentakkan kakiknya, dan lubang perangkap terbuka, dan paman saya dengan orang-orang lain jatuh ke dalam lava api. Mereka semua berteriak. Di antara-antara orang-orang tersebut adalah biksu-biksu dari agama buddha, orang-orang kristen yang murtad, dan banyak orang yang pergi ke gereja dengan tujuan dan motivasi yang lain daripada untuk Yeshua.

Di bagian lain di neraka, Yeshua berkata kepada saya, Haak-Sung, lihatlah secara seksama Di sana banyak sekali orang-orang yang di kerumuni oleh ular-ular besar dan kecil. Ular-ular besar dan kecil tersebut mengikat orang-orang. Ular-ular yang besar mengikat sekitar kepala orang-orang tersebut, sedangkan ular-ular yang kecil itu mengikat bagian tubuh orang-orang tersebut. Ular-ular yang kecil tanpa henti-hentinya menggigit orang-orang tersebut. Orang-orang berteriak kesakitan. Saya bertanya kepada Yahweh, Yahweh, dosa apakah yang orang-orang ini lakukan? Yeshua berkata,Mereka tidak mempunyai iman yang benar di dalam Aku. Mereka tidak pernah percaya kepadaKu dengan hati yang benar. Meskipun mereka klaim percaya kepadaKu, pekerjaan mereka tidak sesuai dengan iman mereka. Mereka tidak stabil dan suka mengambil keputusan dengan tiba-tiba. Kelakuan mereka yang tidak masuk akal mempengaruhi absensi gereja. Mereka tidak pernah lahir baru. Kebanyakan dari mereka mati di dalam kecelakaan dan mereka tidak pernah sepenuhnya bertobat. Haak-Sung, kamu mempunyai kepribadian yang tidak stabil. Bagaimanapun, perjalanan Kristen kamu stabil.”

Di bagian neraka yang lain, saya memperhatikan seorang wanita yang berteriak dengan sangat kencang. Ini tidak adil! Saya tidak berhak mendapatkan penghukuman ini. Hidup saya di bumi menderita. Saya tidak bisa tahan lagi. Inilah kenapa saya bunuh diri. Bagaimanapun, sakit di neraka tidak bisa saya tanggung lebih dari hidup di bumi. Kenapa kamu mengirimkan aku ke neraka? Ini tidak adil. Saya tidak pernah mendengar kenyataan tentang neraka. Ini tidak adil buat saya disini.” Dia mengulangi perkataan itu terus menerus. Satu roh jahat tertawa dan membalas wanita tersebut, Aku menipu kamu sampai kamu bunuh diri. Kamu tidak tahu kebenaran. Kamu telah pergi kegereja tapi tidak pernah mendengar tentang Surga atau neraka. Aku malah kagum dengan kamu belajar sekarang. Meskipun kamu pergi ke gereja, kamu masih bunuh diri. Maka dari itu, hal itu adil buat kamu disini. Saya lebih pintar dari kamu dan berhasil menipu kamu. Saya telah memenangkan jiwamu. Saya akan menunjukkan kamu banyak pelajaran-pelajaran selama-lamanya.” Makhluk ini kemudian menghajar wanita itu tanpa ampun. Teriakan wanita itu dan permintaan belas kasihan tidak di gubris.

Yeshua membawa saya ke gereja dan saya melanjutkan doa di dalam Roh. Yeshua berkata kepada saya, Haak-Sung, doa-doamu dari yang kamu panjatkan dari malam sampai pagi hari lebih berhikmat dan berkuasa daripada doa-doamu di siang hari. Maka dari itu, cobalah berdoa lebih di malam hari di bandingkan di siang hari.” Yeshua berkata saya untuk melihat lebih dekat ke arahNya. Saya melihat Yahweh memakai mahkota duri di kepalanya dan saya melihat lubang-lubang di tangan-tanganNya dan kakiNya. Darah mengalir dari setiap luka. Saya tetap bertobat dan menangis sebagaimana saya melihat penderitaan Yahweh. Setelah saya selesai berdoa, Yahweh membawa saya ke Surga dan menghapus air mata saya. Saya bisa melihat laut di Surga dimana sangat jernih.

Lee Yoo-Kyung: Biasanya roh jahat menganggu saya ketika saya mulai berdoa. Tetapi Yahweh kali ini bertemu dengan saya. Dia tidak saja hanya datang, tapi Dia membawa saya ke Surga. Yeshua berkata, Kamu merasa baik hari ini, benarkah? Saya menjawabNya, Ya Yahweh, saya merasa baik karena saya tidak melihat roh-roh jahat hari ini.” Di Surga, Yahweh membawa saya ke satu tempat yang sangat tinggi dan memperlihatkan saya bumi. Bumi kelihatan sangat kecil dari kejauhan. Saya mengamati bumi berputar. Saya meminta kepada Yahweh, Yeshua, saya ingin tinggal di Surga. Saya tidak mau kembali ke bumi.” Yeshua berkata, Sekarang belum waktunya. Kamu harus melayani Aku dan melakukan pekerjaanKu dengan setia. Pada waktu yang di tentukan, kamu akan datang ke sini.” Bersama dengan Yahweh, saya menikmati waktu-waktu di Surga. Kami bercanda dan banyak sekali tertawa. Kami sangat menikmati waktu bersama dan saya menyukainya dengan sangat. Kemudian, Yahweh dan saya kembali ke gereja.

Baek Bong-Nyo: Saya berdoa, Yahweh, kenapa kamu tidak menepati janjiMu untuk memberkati kami secara keuangan? Lihatlah kami, Ketika kami berdoa, kami berdoa dengan kedinginan karena kami tidak sanggup untuk mendapatkan panas. Ketika kami berdoa, kami mengigil dan kami secara terus-menerus harus menggosok kedua tangan kami untuk membuat hangat. Aku tidak mengerti kenapa Engkau tidak memberkati kami. Kami tidak punya apapun untuk di makan kecuali nasi dan kimchee (sayur orang Korea). Keluarga pendeta kami tidak mempunyai uang dan keluarga kami tidak mempunyai uang. Kami sedang dalam kesusahan. Ketika kami berdoa semalam suntuk, kami pegal-pegal dan bengkak dengan duduk posisi seperti itu. Tubuh kami sakit-sakitan dan pegal-pegal. Kami tidak mempunyai fisik yang kuat karena kekurangan makan. Kenapa Engkau membiarkan kami seperti ini terus menerus? Yahweh, aku tidak bisa tahan lagi.” Saya beceloteh dan berkeluh-kesah tanpa berpikir lebih dahulu. Tetapi Yahweh mendengarkan setiap perkataan saya. Yahweh sangat sabar dengan saya. Kemudian, dengan ramah Yahweh berkata kepada saya, Saya tidak keberatan mendengarkan keluhanmu.Kamu tidak perlu khawatir tentang apapun.” Dia kemudian menunjukkan saya neraka. Yeshua berkata, Mari kita pergi. Lihatlah peristiwa ini.”

Saya melihat binatang buas yang besar setinggi gunung. Binatang itu menyerupai buaya atau naga dan ibu saya ada di sebelah binatang itu. Binatang itu menggunakan lidahnya untuk mengikat korban-korbannya dan kemudian menelan setiap orang. Saya menangis dan menangis. Bong-Nyo, ketika kamu menangis, Aku merasakan sakitmu. Ketika hatimu berduka, hatiKu juga berduka. Ketika kamu sedih, Aku juga sedih. Ketika ibumu masih hidup di dunia, Aku bisa menolongmu. Namun, semuanya itu sudah telat. Jikalau engkau mau untuk berkeluh-kesah dan marah, kamu bisa melakukan semuanya itu. Aku disini untuk mendengarkan keluh kesahmu. Aku tahu kamu sangat stress. Aku ingin untuk kamu untuk menghilangkan semuanya.”

Kemudian, saya melihat ayah dari pendeta kami di neraka. Makhluk setan akan melempar dia ke satu cawan yang besar di mana ada bir yang busuk yang mendidih di dalamnya. Saya bertanya kepada Yahweh, kenapa dia ada disana. Yeshua menjawab, Dia melakukan banyak dosa dan menganiaya istrinya. Dia suka mabuk-mabukan. Minuman keras adalah berhalanya. Kecanduan minuman keras mempengaruhi pekerjaanya dan dia tidak mengindahkan anak-anaknya. Anak-anaknya hidupnya susah. Sebagai akibanya, dia akan merasakan dan di siksa di dalam bir busuk selama-lamanya.” Ayah dari pendeta kami mulai berteriak, Oh, saya telah melakukan banyak hal yang jahat. Saya harap istri saya telah menerima Yeshua Ha Mashiah sebagai Yahweh dan Juruselamatnya. Dia bisa masuk ke Surga. Ketika saya di bumi, saya berjudi dan mabuk sepanjang hari. Saya tidak pernah mengurus keluarga. Saya tidak perduli dengan kebutuhan dasar mereka. Istri saya bekerja sepanjang hari untuk memberi makan anak-anak kami. Saya bertanggung-jawab dengan hidup istri saya yang susah. Saya sekarang sedang membayar harga dari dosa-dosa yang pernah saya lakukan. Saya berhak di kutuk. Tolong, ketika kamu pergi ke dunia, tolong beritahu anak saya yang paling kecil untuk tetap pergi ke gereja. Beritahu dia untuk setia kepada Yahweh dan percaya. Dia juga meminta saya untuk memberitahukan anak-anaknya untuk menghadiri gereja dengan tidak sia-sia. Mereka harus menjaga hari Minggu, hari yang kudus, dan bertobat dengan kesungguhan hati, dan berjalan bersama Yahweh dengan setia sebagai seorang kristen. Dia melanjutkan, Saya di neraka dan di siksa. Di neraka adalah tempat terakhir dan di siksa selama-lamanya. Saya tidak punya harapan lagi. Tolong injili kakak laki-lakimu, kakak perempuanmu, dan saudara-saudara supaya mereka semua punya kesempatan untuk pergi ke Surga.”

Bersama dengan Yeshua, saya melanjutkan perjalanan di neraka. Kami pergi ke satu tempat di mana saya melihat banyak sekali orang memenuhi langit-langit di neraka. Banyak sekali etnis (suku/ras) dan semuanya di gantung di kayu salib. Salib-salib tersebut terbuat dari kayu dan mereka semua di salib seperti Yeshua. Saya bertanya kepada Yeshua dosa apa yang mereka perbuat dan Yeshua menjawab dengan nada marah. Orang-orang ini adalah orang-orang yang pergi gereja secara teratur. Mereka malah membawa Alkitab mereka ke gereja. Tetapi mereka menyembah dan berdoa dengan sia-sia. Mereka hanyalah kedok. Mereka semua munafik. Di luar gereja, mereka pemabuk, perokok. Mereka tidak menjaga hari Sabat. Setelah kebaktian gereja selesai, mereka pergi melakukan hal-hal duniawi seperti memanjat gunung dsb. Beberapa dari mereka adalah lintah darat. Mereka meminjamkan uang mereka dan meminta bunga yang sangat tingi. Mereka menjadi kaya karena bunga yang sangat tinggi tersebut. Banyak keluarga yang tidak bisa membayar bunga tersebut dan menjadi bangkrut/pailit. Banyak keluarga yang hancur karena kesulitan keuangan. Hati dan perbuatan mereka sangat duniawi malahkan mereka klaim perkataan mereka adalah iman. Jikalau mereka berjalan di dalam iman dengan segenap hati dan kekuatan mereka, mereka bisa masuk Surga. Mereka tidak bisa lahir baru karena mereka tidak setia. Mereka tidak lahir baru dengan air atau Roh Kudus. Mereka mengikuti tradisi daripada mengikuti Yahweh. Aktivitas dunia mereka lebih penting daripada Yahweh. Perbuatan mereka tidak menunjukkan iman yang setia. Mereka melayani dengan setengah hati.” Tidak lama kemudian, orang-orang yang tegantung tersebut di penuhi oleh serangga baik besar dan kecil, memakan habis daging mereka. Hal itu adalah penyiksaan atas penyiksaan. Mereka juga di pakaikan duri di sekitar leher mereka. Yeshua berkata bahwa proses ini akan berulang terus-menerus selama-lamanya. Yahweh sangat tegas dan jelas mengenai peringatanNya. Dia kemudian berkata untuk melihat orang-orang yang percaya dengan sia-sia.

Saya sangat gemetar tidak bisa di kontrol karena takut. Kemudian Yahweh berkata dengan lembut kepada saya, Bong-Nyo, kamu takut. Ini sudah cukup buat hari ini. Mari kita pergi. Bong-Nyo, kamu telah menyaksikan sendiri keluargamu di siksa. Hal ini terlalu besar untuk kamu hadapi. Kamu telah menangis banyak. Aku berharap untuk bisa menghibur kamu. Ketika kita mencapai Surga dan masuk ke gereja, Aku ingin kamu berdoa dan melihat penyembahan.” Gereja Yahweh di Surga itu sangat bersinar dengan sinar kemuliaan. Sinar memancar meliputi langit-langit di Surga. Hal itu sangat luar biasa dengan banyak sekali malaikat-malaikat dan orang orang kudus.

Hari ke 15.
Kim Joo-Eun: Ketika saya berdoa dengan tanpa henti, sebuah pengelihatan muncul di depan saya. Di pengelihatan itu, saya melihat seorang laki-laki sedang menonton TV di rumahnya. Ketika dia sedang menonton TV, sebuah roh jahat yang menjijikan keluar dari TV dan masuk ke dalam badan orang tersebut. Orang tersebut tidak menyadari efek rohani dari menonton TV. Kemudian pengelihatan saya berpindah ke kafe internet. Kafe internet ini di penuhi oleh orang-orang melihat internet atau bermain game 24 jam sehari. Tempat itu di penuhi oleh orang-orang yang bermain game. Satu orang laki-laki menaruh perhatian penuh dengan game. Dia kelihatannya sudah bermain game berjam-jam. Matanya merah. Kemudian, sebuah roh jahat dalam bentuk tengkorak keluar dari TV komputer dan masuk ke dalam badan orang tersebut. Setelah roh jahat tersebut masuk ke dalam tubuh orang tersebut, orang tersebut makin kecanduan dan bermain game makin seru. Setelah melihat hal ini, saya mengambil keputusan untuk lebih berhati-hati dengan apa yang saya lihat dan kerjakan di internet.

Kemudian saya melihat sebuah roh jahat dalam bentuk bulan ½ penuh. Dengan suara yang penuh kemarahan, roh itu berkata, Biarlah aku pergi ke kafe internet.” Di dalam pengelihatan, saya melihat roh jahat ini pergi menuju ke internet kafe. Roh jahat ini masuk ke dalam tubuh seseorang yang kecanduan bermain game. Roh ini berkata, Karena kamu meluangkan banyak waktu dengan game-game, aku akan memasuki ke dalam tubuhmu.” Kemudian roh ini masuk ke dalam tubuh orang tersebut. Banyak roh-roh jahat yang membuat kecanduan menganggu orang di kafe internet. Bahkan banyak orang-orang kudus yang terjerumus dalam perangkap ini. Mereka meluangkan waktu sedikit untuk berdoa dan lebih banyak di depan komputer. Mereka adalah jemaat-jemaat gereja yang telah jatuh dalam kecanduan internet dan TV. Sebagai akibatnya, absensi gereja mereka dan kehidupan rohani mereka terganggu. Roh-roh jahat ini sangat bertangggung jawab untuk menggoda orang-orang. Orang-orang ini menjadi buta dan tidak menyadari bahwa roh-roh jahat ini bertanggung jawab atas kecanduan dan perbuatan mereka. Saya juga melihat sebuah pengelihatan roh-roh jahat keluar dari TV dan masuk ke dalam tubuh orang-orang.

Kemudian pada malam itu, ketika saya melanjutkan berdoa, banyak roh-roh jahat yang berusaha menyerang saya. Satu roh jahat muncul kepada saya dalam rupa singa. Hal itu sangat mengerikan dan saya mulai gemetar. Roh itu berkata kepada saya, Aku akan membawa kamu ke terowongan di neraka.” Aku berteriak, “Apa yang kamu katakan? Kamu roh menjijikan, di dalam nama Yeshua, pergi.” Kemudian roh jahat itu pergi. Tanpa henti, roh jahat yang lain muncul. Aku berkata kepada diriku sendiri, Kenapa banyak sekali roh-roh jahat yang muncul hari ini?Anehnya, kali ini roh jahat yang muncul, perilakunya aneh, seperti bebek. Aku nggak bisa berhenti ketawa. Roh jahat tersebut berteriak dengan marahnya, Kenapa kamu mentertawakan aku. Jangan ketawa.” Setelah saya mengusir roh jahat itu dengan kencang, roh itu pergi. Kemudian roh jahat dalam rupa seorang wanita muda berbaju putih muncul. Wanita ini mempunyai taring seperti drakula dan darah menetes di mulutnya. Wanita ini berusaha mengacaukan doa saya. Jadi saya meminta pertolongan Yeshua dan wanita ini pergi dengan wajah kesal.

Lee Haak-Sung: Hari ini banyak roh-roh jahat yang menyerang saya. Yang pertama keliatan seperti kodok yang keliatannya tidak menyenangkan. Saya berhasil mengusir roh itu di dalam nama Yeshua. Roh jahat yang kedua mempunyai rupa seorang wajah manusia yang mengerikan dimana satu sisinya terbakar banyak. Saya memanggil nama Yeshua dan Yeshua muncul. Sewaktu Yeshua mendatangi saya, roh jahat tersebut pergi. Tetapi saya memperhatikan Yeshua sedang mengeluarkan darah. Yeshua berdiri dengan diam dan berdarah di depan saya. Saya tidak bisa membayangkan berapa banyak jumlah darah yang keluar dari tubuh Yeshua. Darah mengucur dari semua sisi di kepalaNya. Saya menangis tanpa henti. Yahweh mengulurkan tanganNya ke arah saya dan menunjukkan pergelangan tanganNya. Saya melihat lubang-lubang di mana bekas paku-paku telah menembus pergelangan tanganNya dan dari situ keluar darah mengucur. Yahweh berkata, Yeshua sangat bangga dengan usaha saya dan melanjutkan memuji saya, “Haak-Sung, kamu melakukan pekerjaan baik dengan menginjili hari ini. Kamu juga melakukan pekerjaan yang sangat baik dengan membersihkan gereja. Haak-Sung, sewatu kamu menginjili, kamu memimpin dan menjaga kakak laki-laki dan kakak perempuanmu. Udara sangat dingin, tapi kamu melewati rintangan itu. Kamu melakukan pekerjaan yang baik. Aku sangat bangga denganmu. Yeshua kemudian memeluk saya.

Setelah Yeshua pergi, 4 roh jahat menyerang saya pada saat bersamaan. Satu dari mereka berkata, Jangan berdoa. Berhenti. Kamu tidak bisa berdoa.” Roh jahat yang lain bergerak dengan cepatnya dari satu sisi ke sisi lain supaya membingungkan dan mengacaukan saya. Saya berkonsentrasi dengan sekuat tenaga saya supaya tidak kehilangan fokus dan saya berteriak dengan segenap hati saya. Akhirnya, semua roh jahat pergi.

Kemudian, Yeshua membawa saya ke neraka. Saya di tunjukkan suatu tempat di mana banyak orang-orang berteriak kesakitan di dalam cawan hitam yang besar dan panas. Di luar cawan tersebut, banyak sekali roh-roh jahat yang tidak terhitung banyaknya, berjalan dan melayang-layang di segala arah. Yeshua berkata, Haak-Sung, jangan takut. Roh-roh jahat yang ada disini tidak bisa menganggu kamu asalkan Aku ada disini untuk melindungi kamu. Ini tempat di namakan Penyiksaan Cawan Mendidih.  Ini tempat untuk pemabuk dan kecanduan merokok.” Sewaktu orang-orang memasuki air mendidih, daging mereka terkelupas. Anehnya, ada api di dalam air mendidih. Setelah itu, Yeshua membawa saya kembali ke gereja.

Lee Yoo-Kyung: Satu persatu, banyak roh jahat berusaha untuk mengacaukan dan menganggu saya. Saya mengusir mereka semua. Kemudian Yeshua muncul memakai jubah yang terang. Kata Yeshua, Yoo-Kyung, mari kita pergi ke Surga.” Sesampai kami di Surga, malaikat-malaikat menyambut kami dan Yeshua membawa saya ke suatu ruangan yang penuh dengan buku-buku. Yeshua ingin saya menjelajah dan membaca koleksi buku-buku yang banyak dengan banyak sekali topik-topik. Mereka semua terbuat dari emas, dan di susun rapi di dalam rak-rak buku.

Akan di lanjutkan di buku ke 2…..

Hari ini, kamu mempunyai kesempatan yang sangat besar untuk mengubah hidup kekekalanmu. Yahweh Yeshua masih tersedia untukmu sekarang dan Firman Yahweh berkata ketika kita masih hidup, kita masih mempunyai harapan. Hari ini kamu mempunyai hidup di bumi, jangan sia-siakan kesempatan ini. Ini bisa jadi kesempatan terakhir.

Jikalau kamu belum menerima Yeshua sebagai Yahweh dalam hidupmu, saya ajak kamu berdoa sebagai berikut:

Yahweh Yeshua, saya percaya Engkau adalah Putra YAHWEH dan Engkau mati untuk semua  dosa saya. Mari masuklah ke hati saya, jadilah Tuan dan Penyelamat untuk hidup saya dan ampunilah semua dosa saya. Engkau mempunyai kuasa dalam setiap bagian dalam hidup saya dari saat ini. Yahweh Yeshua, penuhilah saya dengan RohMu yang Kudus dan pakailah saya untuk kemuliaan bagi namaMu. Saya mau melayaniMu dan mengasihiMu dengan segenap hati saya seumur hidup saya. Terima kasih Bapa, sekarang saya adalah anakMu. Di dalam nama Yeshua. Amin.

Setelah kamu berdoa di atas, bacalah Alkitab (Firman Yahweh), berdoa senantiasa, pergilah ke gereja untuk mendengarkan Firman Yahweh dan bersekutulah dengan saudara seiman. Hidupmu tidak akan sama lagi dan kamu mempunyai hidup yang penuh damai dan sukacita dibumi dan kamu akan hidup selama-lamanya dengan Yahweh Yeshua di surga. Yahweh memberkatimu.

Sumber asli:

Baptize by Blazing Fire, English dan Bahasa Indonesia

Hak cipta dari artikel ini dimiliki oleh penjalabaja.wordpress.com. Artikel ini boleh diperbanyak dengan syarat alamat blog disertakan dengan lengkap dan bukan untuk tujuan komersial. Persiapkan Jalan Bagi Raja

Membaptis Dengan Api Yang Dasyat, 1

Kisah nyata tentang peperangan rohani, pengalaman supernatural berkunjung ke Sorga dan Neraka dari sebuah gereja lokal di Korea Selatan ketika mereka sedang melakukan doa syafaat rally selama 30 hari. Artikel ini diterjemakan dari buku Baptize By Blazing Fire, yang ditulis oleh Pendeta Kim Young-Doo (aslinya berbahasa Korea).

Komentar seorang pendeta yang telah membaca kelima buku-seri Baptize by Blazing Fire. Pendeta Michael Park: Sebagai seorang pendeta, saya telah membaca banyak buku tentang peperangan rohani. Membaptis Dengan Api Yang Dasyat berbeda. Yahweh Yeshua telah menampakan diri-Nya secara pribadi kepada gereja kecil ini dan membuka mata-mata rohani setiap anggota gerejanya. Yahweh mengajar mereka bagaimana bertarung menghadapi dan melawan Setan dan roh-roh jahatnya sementara ada mampu melihat kehadiran mereka. Tertarik dengan buku-seri doa ini ia berkunjung ke Korea dan terkagum-kagum: “Apa yang mengagumkan saya ialah gereja ini penuh dengna tentara-tentara doa, mulai dari pukul 9:30 malam sampai 5 pagi setiap hari, 365 hari setahun.”

Artikel dalam bahasa Indonesia ini dikutip secara umum dari “Baptisan oleh Api Dashyat” karya terjemahan Sdr. Hendry Widjatnoko. Gaya penulisan dan penekanan (warna, garis bawah, huruf miring dan tanda kurung lurus) ditambahkan untuk membuat buku ini mudah dimengerti dan menarik dibaca. Untuk melihat karya utuh Sdr. Hendry Widjatnoko dan juga dalam bahasa Inggris silahkan buka link-nya, tersedia di bawah artikel ini.
Selamat membaca!

Dalam kurun waktu 30 hari dengan doa semalam suntuk terus menerus di Gereja Yahweh (The Lord’s Church) di Korea Selatan, pendeta Yong Doo Kim dan jemaatnya mengalami kebangkitan rohani yang mengubah hidup mereka secara total. Dengan mengangkat tangan mereka dan berdoa semalam suntuk, mata rohani jemaat ini dibukakan dan pada saat yang sama mereka mengalami kesembuhan ilahi, pengelihatan, peperangan rohani yang dahsyat, dan pertemuan dengan Yahweh Yeshua Ha Mashiah secara langsung yang mengubah hidup mereka. Setelah mata rohani mereka di bukakan, mereka bisa melihat peperangan rohani yang terjadi selama mereka berdoa. Mereka di perlihatkan bagaimana taktik setan yang berusaha menganggu, menakuti, dan menipu jemaat Yahweh selama mereka berdoa.

Selama peperangan rohani dengan setan, Setan bermanifestasi dengan memakai rupa/ wujud naga, raja setan, malaikat-malaikat palsu, Yeshua yang palsu, setan yang meminta simpati, roh setan yang menyamar sebagai wanita-wanita cantik dan sebagainya. Mereka ini juga di angkat ke Surga dan Neraka berkali-kali oleh Yahweh Yeshua. Di seri ini ada total 5 buku, tapi ini hanyalah rangkuman dari buku pertama.

Dari Yahweh Yeshua kepada pendeta Kim:
Dari sekarang, pengalaman apapun yang kamu dan jemaatmu alami, kamu harus mencatat apa yang kamu lihat dan dengar secara akurat. Melalui peristiwa ini, Aku ingin agar semua gereja-gereja di Korea dan seluruh dunia untuk bangun.  Oleh karena tujuan inilah, kamu di lahirkan di dunia. Pada saat sekarang ini, gereja-gereja di Korea dan kehidupan jemaat luar dan dalam sangat bertentangan dengan apa yang Aku rencanakan dalam hidup mereka. Pempimpin-pemimpin dan jemaat-jemaat gereja menyembah Aku hanya sebagai formalitas belaka dan hanya mengetahui Aku hanya sebatas teori tertulis

Pendeta Kim: Jemaat kami percaya dalam kuasa di dalam bahasa Roh, jadi kami bisa berdoa dengan lebih lama, lebih sungguh-sungguh, dan lebih dalam. Berdoa di dalam Roh juga membuat kami lebih berkonsentrasi dan dari situ keluarlah kemampuan2 yang membuka mata rohani kami. Proses untuk membuka mata rohani kami bukan saja melelahkan, tapi juga harus melewati banyak rintangan. Maka dari itu, jika kamu secara ceroboh berdoa atau kurang persiapan, kamu akan membayar harga yang hilang. Sekarang kami juga di persiapkan untuk melawan serangan setan dengan pujian, mengisi hati kami dengan Firman Yahweh, dan mencari Yahweh dengan sungguh-sungguh.

[Taktik Setan]. Anak buah Setan datang sendirian. Ketika satu gagal, dua roh jahat akan datang, kemudian mereka akan menyerang secara berkelompok/keroyokan dengan 10, 30, 50, 100, bahkan jumlah yang lebih dari itu. Kelompok ini secara berulang kali menyebar dan bergabung kembali untuk menyerang tergantung situasi pada saat itu. Kemudian, ketika satu roh jahat di usir dengan doa, roh jahat tersebut bergerak ke sasaran lain dengan menggoda, menusuk, mencobai, dan kadang-kadang dengan bisikan-bisikan dengan suara yang manis. Ketika identitas mereka akhirnya terbuka/terkuak, mereka langsung kabur. Antek-antek Setan muncul kepada kami di dalam bentuk yang berbeda-beda. Kadang-kadang mereka datang dan menggoda kami dengan menyerupai seoarang bintang lawak, seorang anak kecil yang lugu, yesus yang palsu  atau menyamar sebagai malaikat terang (2 Korintus 11:14). Bahkan mereka sempat membuat kami bingung dengan menyamar sempurna sebagai anak perempuan kami. Kami melawan mereka dan menang, tapi juga pernah mengalami kekalahan melawan roh-roh jahat. Ketika kami kalah, daging kami mengalami sakit yang luar biasa. Sakitnya sangat luar biasa dan kami sempat terguling di tanah beberapa kali. Ketika kami mengalami ketakutan untuk mengatasi banyak sekali roh-roh jahat, Yahweh mengerahkan malaikat Michael dan malaikat-malaikat lainnya untuk membantu kami. Yahweh kekasih kami meyankinkan kami bahwa kami tidak sendirian ketika kami memanggil malaikat-malaikat Yahweh untuk membantu kami setelah kita jatuh terlelah dan kecapaian setelah peperangan rohani tersebut.

Yeshua mengingatkan kepada kami untuk memperlengkapi diri kami dengan doa setiap hari (Markus 9:29). Sangatlah penting untuk mempunyai doa yang teratur. Yeshua juga menjelaskan mengenai pentingnya berdoa dengan persetujuan dengan dua atau tiga saksi (Matius 18:19). Roh-roh jahat tidak meninggalkan secara kami secara baik-baik, tetapi mereka meninggalkan berkas-berkas luka dan penderitaan berlanjut terus.

Motto/ slogan kami selama tahun 2005 adalah “Kebangkitan Rohani Melalui Doa” dan kami mulai berdoa rally/marathon semenjak 2 Januari. Doa rally ini berjalan selama 30 hari. Pada saat itu ada total 10 anggota yang ikut dalam doa rally ini. Pada hari pertama, setelah kebaktian hari minggu sore, kami mengadakan persekutuan doa. Pada hari kedua (3 Januari), kami mengalami kehadiran Roh Kudus yang luar biasa. Kesatuan doa di antara jemaat dan juga doa pribadi meledak luar biasa berjalan sampai jam 7:30 pagi di ke-esokan harinya. Setelah persekutuan doa selesai, kami berkumpul di dalam lingkaran untuk mendengar kesaksian dan pengalaman bertemu dengan Yeshua. Waktu persekutuan doa kami menjadi tambah lama. Persekutuan doa kami hari rabu mulai jam 7:30 malam tapi hapir selesai jam 8 pagi hari berikutnya. Hari Kamis mulai jam 9:00 malam dan selesai Jumat jam 10 pagi.

Secara total, Yahweh mengubah pemikiran kami. Semakin banyak kami berdoa, Yahweh makin banyak mengubah kami dengan hal-hal yang luar biasa. Meskipun persekutuan doa kami melewati waktu malam, tidak ada yang komplain (bersungut-sungut). Malahan, mereka makin lapar dengan makanan rohani. Yahweh Yeshua datang mengunjungi kami sewaktu kami berdoa. Kami melihat Yahweh Yeshua melalui mata rohani kami, tetapi pada saat-saat tertentu, kami melihat Dia secara jelas dengan mata jasmani kami.

Seperti anak-anak kecil yang mengalami Yeshua, kami di bebaskan dari ketidak patuhan dan di ubah menjadi hamba-hamba yang taat dan setia kepadaNya. Dua anggota dari kami, menangis dengan berlutut dan meminta pengampunan karena banyak kali mereka kali bersikap salah kepada saya (pendeta Yong Doo Kim). Di dalam cuaca dingin (temperatur di bawah nol), mereka pergi keluar untuk mengabarkan injil di kala mereka harus menghangatkan telapak tangan mereka dengan uap mulut mereka. Mereka keluar jam 4 sore dan kembali sampai jam 8:30 malam dengan tangan dan kaki yang beku. Mereka tahu bahwa mereka harus disiplin karena merka melihat harta mereka di simpan di Surga. Seorang anak kecil berumur 5 tahun yang bernama Meena, berdoa di dalam Roh dengan kedua tangan terangkat selama 2 – 3 jam. Jemaat kami mengalami karunia-karunia Roh dalam bernubuat, membedakan Roh, berbicara dalam bahasa Roh,  pengetahuan, hikmat, dan iman dari Surga.

Tidak ada isi yang di salahgunakan di dalam buku ini, hanya pengalaman-pengalaman pribadi dari anggota-anggota yang ikut serta dalam doa rally.

Anggota-anggota yang berdoa adalah [Orang Korea menulis nama keluarganya di depan nama pribadinya tanpa tanda koma]:
Pastor Kim, dan isterinya: Kang Hyun-ja, Kim Joseph, Kim Joo-Eun, Sister Baek Bong-Nyo, Lee Haak-Sung, Lee Yoo-Kyung, Meena, Oh Jong-Suk, Diakon Shin Sung-Kyung, Oh Jung-Min.

Hari ke 1. (Belum diterjemahkan.)

Hari ke 2.
Pastor Kim: Dengan intervensi dari Roh Kudus secara khusus, kami berasa seperti di dalam api ketika kami berdoa. Walaupun persekutuan doa selesai jam 7 pagi di keesokan harinya, kami merasa tidak cukup.

Lee Yoo-Kyung: Saya sangat rindu dan dengan sepenuh kekuatan saya memanggil Yahweh, “Yeshua, Yeshua, aku cinta kepadaMu. Tolonglah agar saya bisa melihat Engkau. Tunjukkanlah diriMu kepadaku.” Saya berteriak dan berdoa secara sungguh-sungguh di dalam bahasa Roh. Setelah satu jam, tiba-tiba sebuah cahaya yang sangat terang muncul dan seseorang berdiri di dalam cahaya tersebut. Saya membuka mata saya dan kaget tetapi saya tidak melihat sesuatu. Ketika saya menutup mata saya, saya bisa melihat secara jelas, jadi saya tetap menutup mata saya. Yeshua berdiri di depan saya memakai jubah yang sangat terang Yoo-Kyung, Aku mengasihimu. Yeshua mengatakan hal ini kemudian makin mendekat kepada saya dan duduk di depan saya. Saya rasa saya tidak pernah melihat seorang-pun yang rupawan selain Yeshua. Rambut Yeshua bewarna emas dan Dia mempunyai mata yang besar dan indah. Yeshua dengan lembut mengelus rambut saya dan berkataYoo-Kyung, Aku mengasihimu.” Saya mulai menangis dan hati saya hancur. Lanjut Yahweh Yeshua berkata, “Aku ingin menunjukkan Surga kepadamu.” Seketika, kami dalam perjalanan ke Surga dan ada sebuah cahaya yang sangat terang sampai saya tidak bisa membuka mata saya. Saya pikir, Ini pasti Surga.” Ketika kami sampai di Surga, malaikat bersayap yang jumlahnya tidak bisa di hitung menyambut kami dan Yeshua memperkenalkan saya  ke banyak malaikat. Kemudian Yeshua bertanya kepada saya, Yoo-Kyung, apakah kamu senang mengunjungi Surga?Ya Yeshua, sangat, sangat senang. Kemudian Yeshua berkata, Berdoalah secara sungguh-sungguh, patuhlah kepada pendeta Kim, dan ikutilah ibadah-ibadah gereja dan Aku akan membawa kamu ke Surga lebih banyak lagi. Setialah melakukan apa yang Aku katakan.”

Setelah persekutuan doa selesai, saya membagikan kesaksian saya bertemu dengan Yeshua dan mengunjungi Surga.

Baek Bong-Nyo: Setiap dari kami berdoa dan berlutut dengan beralaskan tatakan yang empuk. Di sebelah saya, istri dari pendeta Kim menari dengan di penuhi oleh Roh Kudus. Tarian istri dari pendeta Kim sangat lancar, seperti air mengalir. Wajahnya bersinar dan menari secara indah sebagaiman Roh Kudus memimpin dia. Saya melanjutkan berdoa di dalam bahasa Roh. Tiba-tiba, cahaya bewarna emas yang terang benderang datang dan Yeshua berdiri memakai jubah putih yang berkilau-kilaukan. Bong Nyo, Aku mengasihimu.” Saya tidak bisa mejelaskan sukacita dengan kata-kata ketika bertemu dengan Yahweh. Saya menanyakan banyak pertanyaan kepadaNya dan Yeshua menjawab semuanya.

Lee Haak-Sung: Saya berkonsentasi dalam bahasa Roh dan tanpa sepengetahuan saya, doa saya di penuhi dengan kuasa dan suara saya semakin keras. Tubuh saya menjadi panas seperti di penuhi api dan saya harus mencopot lapisan pakaian bagian luar. Kemudian, baju saya mulai basah di penuhi keringat. Seumur hidup saya, saya tidak pernah mengalami api Roh Kudus turun ke atas saya seperti saat ini. Saya sangat bersuka cita dan senang untuk berdoa. Jadi, saya berdoa dengan berlutut sampai kaki saya menjadi mati rasa.

Istri pendeta, Kang Hyun-Ja: Saya sudah tidak lama meluangkan waktu untuk berdoa secara cukup, sehingga saya merasakan keinginan penuh untuk berdoa. Ketika berdoa dan jikalau situasi sekitar kami di lain dari biasanya secara roh, Yahweh menangani pendeta dan setiap anggota dengan penuh kuasa. Saya ingin sekali menerima tarian yang di penuhi Roh Kudus seperti yang di alami oleh Ibu Choo Thomas. Kemudian, untuk pertama kalinya, saya bisa menari tarian Roh Kudus tanpa malu-malu. Untuk seketika, saya menyembunyikan karunia ini tetapi saya tidak bisa lagi menyembunyikannya karena pimpinan dari Roh Kudus. Tubuh saya di penuhi oleh api sebagaimana tangan-tangan saya bergerak secara bebas sesuai dengan musik.

Hari ke 3. (Belum diterjemahkan)

Hari ke 4.
Lee Yoo-Kyung: Ketika saya berdoa dengan sepenuh kekuatan saya,  tiba-tiba saya melihat setan yang kelihatannya seperti muncul dari film. Menggunakan jubah yang putih dan rambut yang panjang, setan tersebut datang ke arah saya sambil menari dan berbicara dengan suara yang menakutkan, Hahahahhaa hehehehe.” Saya tidak bisa bergerak dan di penuhi rasa takut. Kamu setan jahat dan terkutuk. Aku perintahkan kamu pergi dari saya di dalam nama Yeshua.” Tetapi setan tersebut semakin mendekat ke arah saya dan sambil menangis, Hehehehe…kenapa saya harus pergi? Saya disini bukan saja untuk mencegah kamu berdoa tapi saya juga akan membuat kamu sakit”. Kemudian pendeta Kim menaruh tangannya di atas kepala saya dan berdoa, dan berteriak, Kamu setan yang kotor. Aku perintahkan kamu di dalam nama Yeshua Ha Mashiah untuk pergi.” Seketika setan itu kabur. Kemudian Pendeta Kim mengatakan kepada semua anggota, Kita harus yakin ketika berdoa.”

Saya melanjutkan berdoa dan berteriak, Yeshua tolong saya. Tolong saya,” saya memanggil Yeshua untuk sementara waktu dan kemudian Yeshua muncul di di dalam sinar yang terang. Dia berkata kepada saya Yoo-Kyung, jangan khawatir. Saya akan melindungi kamu. Setan apapun yang berusaha menyerang kamu, jangan takut dan jangan khawatir. Panggil Saya dengan segenap kekuatanmu dan Aku akan datang dan menghalau setan-setan pergi. Jadi jangan khawatir dan jadilah kuat.”

Hari ke 5 .
Catatan penulis: Pesta perkawinan antara Baek, Bong-Nyo dan Yeshua melambangkan hubungan antara Juruselamat dan orang-orang berdosa yang telah Dia selamatkan  Yeshua ingin menunjukkan hal ini kepada anggota yang baru saja lahir baru. [Alkitab dalam hal ini sangat jelas, Yahweh Yeshua berkata bahwa  di Sorga, kehidupan kekal yang akan datang, tidak ada kawin dan mengawinkan (Matius 22:23-30), prinsip ini sangat berbeda dengan ajaran nabi Muhammad di dalam agama Islam].

Baek Bong-Nyo: Marilah kita bersukacita dan bersorak-sorai, dan memuliakan Dia! Karena hari perkawinan Anak Domba telah tiba, dan pengantinNya telah siap sedia. (Wahyu 19:7)

Setelah kebaktian, saya mulai dengan sungguh-sungguh berdoa di dalam Roh dan Yahweh Yeshua muncul kepada saya dan berkata, Bong-Nyo, mari kita ke Surga Yeshua memang tangan saya dan menuntun saya. Kemudian saya berdiri di depan tahta Bapa di Surga. Yeshua menjelaskan kenapa saya di bawa ke Surga: Bong-Nyo, suatu hari Saya harap untuk mempunyai perkawinan yang indah di Surga dengan kamu hari ini dan inilah kenapa kita disini. Dengan segera, malaikat-malaikat mempersiapkan saya gaun dan memakaikan saya banyak perhiasan. Saya tidak pernah melihat gaun emas yang di sediakan buat saya. Saya di penuhi dengan sukacita. Banyak malaikat dan orang di Surga yang mengucapkan selamat untuk perkawinan kami dan saya tidak pernah melupakan peristiwa ini. Kemudian, di Tahta Bapa seperti sedikit bergerak. Setiap kali Tahta Bapa bergerak, karena Bapa sangat senang , muncul 5 warna yang sangat cerah bersinar. Setelah acara tersebut, saya berkeliling di Surga sambil memegang tangan Yahweh. Saya berada di dalam sukacita yang luar biasa.

Lee Haak-Sung:

Dengan tekad yang penuh, saya mulai berdoa di dalam Roh dan tiba-tiba salib yang berada di belakang mimbar, bercahaya dengan sangat terang dan sebuah pintu yang bundar muncul. Tidak lama kemudian, Yeshua muncul. Haak Sung, Aku mengasihimu Saya tidak bisa mengutarakan sukacita yang menyelimuti saya. Haak Sung, ada satu tempat yang aku harus pergi bersama dengan kamu. Mari kita pergi. Kemudian Yeshua memegang tangan saya dan tubuh saya mengapung di udara seperti layaknya seringan sehelai bulu. Kemudian, ketika kami tiba di tempat tujuan, ada bau yang sangat aneh dan sangat kotor. Saya sangat susah bernapas karena baunya yang sangat menyengat di sekitar saya. Yeshua, Yeshua yang saya kasihi, kita sekarang ada di mana? Saya tidak bisa melihat dengan jelas apa yang di depan saya.” Saya berteriak dan kemudian Yeshua menjawab, Haak Sung, janganlah takut. Ini neraka. Aku akan melindungi kamu, jadi jangan khawatir, tapi lihatlah secara seksama.”

Api menghangatkan gerbang-gerbang neraka sampai gerbang tersebut bewarna merah terang dan sebelon saya melewati gerbang-gerbang tersebut, sekeliling kami panasnya luar biasa sampai saya rasanya tidak tahan. Saya harus minggir dari api yang membara dan panas yang luar biasa. Saya bertanya , Yeshua bagaimana caranya kita untuk masuk ke api ini? Saya rasa saya tidak mampu. Kami masuk ke sebuah tempat di mana sangat gelap dan saya tidak bisa melihat sesuatu.  Kemudian, Yeshua menyentuh kedua belah mata saya dan saya bisa melihat secara jelas. Disana ada sesorang nenek yang keliatannya sangat sedih dan duduk dengan tidak bergerak dan memaki baju tradisional Korea yang bewarna putih. Yeshua berkata, Haak Sung, lihat lebih dekat Jadi saya mendekat ke nenek tersebut. Nenek tersebut adalah nenek kandung saya yang telah meninggal beberapa tahun sebelumnya. Ketika ibu saya meninggalkan rumah, saya di besarkan oleh nenek kandung saya. Nenek saya mencintai kami. Hidup saya waktu itu tidak benar sehingga menyebabkan nenek saya di neraka. Dengan kaget saya berteriak kepada nenek saya, Nenek…ini saya, Haak Sung. Bagaimana orang yang ramah dan baik bisa masuk ke sini? Ayo, cepat keluar dari sini.” Nenek saya cepat mengenali saya dan kaget, dan dia bertanya, Haak Sung, kenapa kamu ada disini? Bagaimana kamu bisa sampai disini? Saya menjawab Yeshua membawa saya ke sini. Nenek ayo cepat dan keluar dari sini.” Nenek saya menangis dan berteriak, Haak-Sung, sebisa mungkin saya ingin keluar, kamu nggak bisa melakukan apa yang kamu mau. Kamu jangan masuk ke sini. Tinggalkan tempat ini secepatnya.”

Dengan menangis, saya memohon kepada Yeshua, Yeshua, tolong nenek saya, agar dia bisa keluar dari sini. Sewaktu nenek saya hidup di bumi, hidupnya sengsara Kemudian seekor ular besar tiba-tiba manucul di bawah kaki nenek saya tersebut dan mulai mengikat dan melilit tubuh nenek saya dari bawah ke atas. Saya berteriak dengan keras “Ahhhh Nenek saya berteriak dengan takutTolong saya…Tolongtetapi tidak ada gunanya. Yeshua, Yeshua yang saya kasihi, saya yang melakukan banyak hal yang jahat. Saya menangis. Tolong lalukan sesuatu…tolong Yeshua Yeshua tidak mengatakan sepatah katapun tetapi hatinya hancur ketika Dia melihat saya menangis dan menangis dan memohon, tetapi tidak ada gunanya. Malah di tengah-tengah kepanikan, nenek saya menanyakan keadaan keluarga dan khawatir tentang mereka, Haak-Sung, bagaimana kabar kakak-kakak perempuan kamu? Bagaimana kabar ibu kamu? Saya menjawab, Semua baik-baik Ketika saya menjawab dia, ular tersebut  melilit tubuh nenek saya lebih kencang lagi. Nenek saya berteriak kesakitan semakin kencang dan kencang. Yeshua memegang tangan saya, menuntun tangan saya dan berkata, Haak Sung, sekarang waktunya untuk kita pergi.” Saya meninggalkan nenek saya yang sedang menangis dan kami keluar dari neraka. Yeshua berkata, Di neraka, semua indera kamu lebih sensitif dan peka di bandingkan di bumi…Haak Sung, jangan menangis. Kamu melihat semuanya itu secara jelas, jadi pergilah dan layani Yahweh dengan setia. Apakah kamu mengerti hal ini?

Kemudian Yeshua memanggil saya, Haak Sung, neraka sangat mengerikan, betulkah? Saya ingin menunjukkan Surga kepadamu. Dengan waktu yang sangat singkat, kami berada di Surga. Sekumpulan malaikat dan orang-orang yang datang ke Surga sebelum saya, datang dan menyambut saya. Malaikat-malaikat berkumpul dengan Yeshua dan bergandengan tangan untuk menari bersama. Situasi Surga sangat berbeda dengan situasi di neraka. Situasi di Surga seperti nyata dan luar biasa.  Ketika di Surga, saya meminta kepada Yeshua, “Yeshua, anak dari pendeta Kim, yang bernama Joseph, kakinya di penuhi oleh bisul-bisul yang menyakitkan, dan dia susah berjalan. Tolong sembuhkan dia. Juga, ibu saya juga menderita sakit punggung. Tolong ibu saya supaya tidak sakit. Tolong juga untuk kakak Oh, Jung-Suk yang sekarang ini tinggal di kantor gereja. Tolong agar dia mendapatkan pekerjaan secepatnya. Dan terkahir, tolong kami supaya ada kebangkitan rohani di gereja kami.” Yeshua dengan senang menjawab, Iya, baiklah Yeshua melihat saya dan berkata, Haak-Sung, cukuplah untuk hari ini. Mari kita pergi.” Ketika Yeshua memegang tangan saya, kami terbang melewati angkasa dan kembali ke gereja.

Saya melanjutkan doa saya secara sungguh-sungguh. Saya tidak bisa berhenti memikirkan nenek saya yang sedang menderita di neraka, dan saya menangis dengan hebatnya. Saya sangat stress dan kesakitan dan saya menendang dan berteriak,Yahweh, apa yang harus saya lakukan? Nenek saya meninggal karena saya. Sakit di dalam hati saya sangat luar biasa. Nenekku…Nenekku yang malang.” Saya menangis sampai lemas. Kemudian saya menangis lagi. Saya memanggil Yahweh. Saya jarang menangis tetapi saya tidak bisa percaya bahwa air mata saya terus mengalir selama 2 jam, 3 jam, dan kemudian 4 jam. Sesi doa pertama kali selesai tetapi saya tidak bisa menahan sedih saya. Saya membagikan kesaksian saya mengunjungi Surga dan neraka kepada anggota-anggota yang lain. Kemudian pada jam 5 pagi, kami memulai sesi ke 2 doa kami sampai selesai 5 jam kemudian. Ketika pendeta memberikan kotbah, Yeshua muncul, dan kemudian kotbah pendeta menjadi tambah berkuasa. Malaikat-malaikat datang dari Surga, berbaris di samping podium dan beberapa dari mereka membawa mangkuk dengan tiang. Mereka menangkap setiap doa-doa kami dan mereka bernyanyi, Amen. Amen Setelah persekutuan doa kami selesai, saya tidak bisa berhenti menangis akan keadaan nenek saya yang berada di neraka.

Ketika persekutuan doa selesai, saya tidak bisa berhenti menangisi nenek saya yang berada di neraka.

Hari ke 6.
Baek Bong-Nyo: 4 jam telah berlalu semenjak pendeta memulai kotbahnya. Tidak ada kami yang merasa ngantuk. Seorang anak kecil berumur 5 thn yang bernama Meena juga mendengarkan kotbah secara serius. Ketika saya memusatkan mata saya ke pendeta, Yeshua datang dengan beberapa malaikat. Yeshua membawa dan menuntun juga 9 domba dengan Dia. Saya sadar bahwa jumlah domba yang Yeshua bawa itu sama dengan jumlah anggota yang ikut dalam persekutuan doa ini (pendoa syafaat). Kamu adalah domba-dombaKu..Aku selalu memperhatikanmu jadi jangan khawatir.

Kotbah dari pendeta Kim berapi-api dan dia berbicara dengan api Suci. Yeshua sangat terlibat di dalam kotbah pendeta Kim dan berteriak dengan kagum, Baik kerjamu, pendeta Kim. Kerjamu bagus.Yeshua berjalan di samping pendeta Kim dengan senyum yang bersinar terus-menerus. Ketika pendeta bergerak ke kiri, Yeshua juga bergerak ke kiri; ketika pendeta bergerak ke kanan, Yeshua juga bergerak ke kanan. Kemudian 10 malaikat muncul. Satu malaikat berdiri dan memegang buku yang terbuka sambil mencatat sesuatu dengan terburu-buru. Malaikat-malaikat yang lain mengelilingi pendeta membawa mangkuk-mangkuk dan mengumpulkan kotbah-kotbahnya. Ketika satu mangkuk terisi penuh, malaikat yang lain datang membawa mangkuk yang lain dan hal ini berlangsung terus sebagaimana mereka membawa mangkuk tersebut ke Surga. Yeshua bersuka cita dan malaikat-malaikat pun juga bersuka-cita.

Setelah kebaktian selesai, tibalah saatnya untuk berdoa secara serempak. Ketika kami berdoa, kesembilan dari kami keliatan seperti berperang. Ketika kami menangis kepada Yahweh dengan pertobatan, air-mata dan keringat-pun keluarlah.

Ketika Yeshua mendekat, Dia memanggil nama saya. Yahweh kemudian berbicara dengan membandingkan beberapa gereja, Bong-Nyo, banyak gereja-gereja yang sedang tertidur dan banyak salib-salib dari gereja mereka yang menyala setiap malam tetapi anggota-anggota dari The Lord’s Church (Gereja Yahweh dalam bahasa Indonesianya) yang berdoa secara sungguh-sungguh. Saya sangat senang sekarang.” Kemudian malaikat-malaikat turun dengan berkelompok tiga. Satu, dua, tiga, empat, lima, saya menghitung untuk sementara tetapi saya tidak bisa melihat akhir dari kejadian tersebut sehingga saya berhenti. Mereka tetap turun tidak berhenti-hentinya dan berdiri di depan mimbar dimana sembilan dari kami berdoa. Mereka mengambil doa-doa kami di dalam mangkuk emas dan membawa mereka ke atas dan kembali. Malaikat-malaikat membawa doa-doa kembali ke Yahweh. Tetapi kemudian, anggota-anggota dari The Lord’s church menyembah semalam suntuk dan berdoa. Malaikat-malaikat Yahweh berterima kasih kepada kami dengan memberikan mereka banyak sekali pekerjaan.

Yeshua berkata, Dengan ketekunan kamu memanggil nama Yahweh, menyembah siang dan malam, Bapa di Surga, Aku, dan Roh Kudus semuanya terkagum dengan ketekunan kamu. Sangatlah jarang untuk menemukan sebuah gereja seperti gereja kamu di bumi ini. Bapa di Surga menanyakan kepada kami,Apa yang bisa Saya berikan kepadaMu? Kemudian Bapa bertanya kepada Yeshua, AnakKu, menurutMu, apakah yang harus Aku lakukan? Yeshua menjawab, Bapa, kerjakanlah sesuai dengan kehendakMu.” Roh Kudus mengurapi kami dengan api Roh Kudus, minyak, dan karunia-karunia Surgawi. Bapa berkata, Untuk istri pendeta, Kang Hyun-Ja, saya secara khusus ingin mengurapi dia dengan api dahsyat Roh Kudus dan kemampuan untuk menyembuhkan orang sakit, dan saya ingin dia menari tarian Roh dengan berani.”

Ketika istri pendeta mulai menari di dalam Roh, semua orang di tempat itu melihatnya dengan kagum. Wajahnya menjadi warna merah selagi dia menari di dalam pimpinan Roh.

Secara tiba-tiba, Yahweh mendorong saya di suatu tempat di mana saya seperti terbenam di dalam air dan tubuh saya dan kaki saya bergerak menurut kehendak mereka sendiri. Tak lama kemudian, saya mendengar suara Yahweh yang berkata, Saya akan membaptis kamu dengan api Roh Saya merasa seperti saya di lempar di dalam minyak dan tubuh saya berasa seperti bola api.

Kemudian, Yeshua mulai berkata mengenai gereja di Korea. Dengan kemarahan, Dia berkata, Apa gunanya jikalau gereja itu besar dengan salib yang bersinar? Saya memilih pemimpin-pemimpin gereja untuk menyelamatkan jiwa-jiwa yang hilang, tapi mereka kurang berdoa dan itu menghancurkan hatiKu.”

Kemudian, saya menari dengan tarian Kudus dan berdoa di dalam bahasa Roh. Kemudian Yeshua memegang tangan saya dan berkata, Bong-Nyo, mari pergi ke Surga bersamaKu.” Setelah Yeshua memegang tangan saya, tiba-tiba saya memakai jubah bewarna putih dan saya terbang ke udara bersama Yeshua. Ketika saya terbang makin tinggi, bumi semakin kecil dan kecil. Jagat raya sangatlah indah. Kami terbang untuk beberapa saat dan ketika kami mencapai galaksi. Ketika kami melewati galaksi, situasi menjadi gelap dan kemudian saya melihat dua jalan. Kami pergi ke jalan yang di sebelah kanan dan saya bertanya, Yahweh, kemana tujuan di jalan yang sebelah kiri?” Yeshua menjawab bahwa jalan kiri tersebut menuju neraka. Keliatannya kami berada di sebuah jalan dan kemudian sebuah cahaya datang dengan sangat kuatnya sampai saya tidak bisa membuka mata saya.

Surga di penuhi oleh bintang-bintang. Orang-orang di bumi kadangkali berkata tentang Surga, tetapi apa yang saya lihat tidak bisa di jelaskan dengan kata-kata di bumi. Bagaimana bisa? Bagaimana hal ini bisa terjadi? Saya berkata. Manusia tidak bisa membanyangkan secara penuh bagaimana wujud Surga tersebut. Banyak malaikat yang menyambut dan menyalami saya. Yeshua berkata,Kamu telah mengambil keputusan dan memberikan dirimu sepenuhnya untuk mengikuti ibadah di gereja, jadi saya ingin menunjukkan rumahmu di Surga. Marilah ikuti Aku.Saya melihat banyak malaikat membangun sesuatu. Yeshua berkata kepada saya,Inilah rumahmu.” Saya melihat, tetapi tidak ada rumah. Saya hanya melihat fondasi yang dalam dan malaikat-malaikat menggunakan emas untuk mengerjakan pekerjaan mereka. Yeshua berkata, Dalam beberapa hari, rumahmu akan tambah naik. Jangan kecewa tetapi berdoalah senantiasa dan hidup dengan setia. Kamu  dulunya menyembah setan dan kamu telah membawa banyak orang ke hal-hal yang tidak benar. Tetapi kamu telah membuat tekad untuk percaya kepadaKu dan pergi ke gereja dengan setia.” Yeshua berkata, Aku mempunyai suatu tempat dimana Aku ingin menunjukkan kepadamu. Ikutilah Aku.” Yeshua membawa saya ke suatu tempat. Bong-Nyo yang Aku kasihi, Aku ingin menunjukkan kepadamu rumah harta dan rumah dari orang yang telah mengabarkan Injil kepadamu, yaitu pendetamu, pendeta Kim, Yong-Doo dan istrinya, Kang Hyun-Ja. Lihatlah dengan seksama. Di bumi, gedung 1000 tingkat itu sebanding dengan gedung satu tingkat di Surga dan segala sesuatu yang ada di Surga itu tidak bisa di jelaskan dengan kata-kata manusia yang terbatas.

Di depan mata saya, saya melihat sebuah gedung yang sangat besar dan memancarkan cahaya yang sangat kuat sampai saya tidak bisa mengangkat kepala saya. Ini rumah pendeta Kim Yong-Doo.” Yeshua mengangkat tangan kananNya dan kemudian saya bisa melihat secara jelas rumah pendeta Kim, Yong-Doo yang sangat indah di Surga. Kemudian Yahweh berkata, Sekarang, mari kita lihat rumah harta dari pendeta Kim Dari rumah pendeta Kim sampai ke rumah hartanya, jaraknya sekitar 3 atau 4 perhentian bis. Rumah harta dari pendeta Kim di jaga dengan sangat ketat oleh beratus-ratus maaikat sehingga kami tidak bisa masuk ke dalam. Ketika Yeshua muncul, malaikat-malaikat penjaga menurunkan sayap mereka ke bawah, berdiri dan berlutut di depan Yeshua [Ibrani 1:6; Wahyu 7:11]. Setiap rumah harta di Surga memerlukan izin dari Yeshua untuk masuk ke dalam. Sinar-sinar berwarna berkilauan memancar dari dalam rumah harta keluar dan gambaran itu mengagumkan.  saya berkata. Di dalam ruamh hartaWow, pendeta Kim pasti akan sangat senang tersebut banyak sekali malaikat-malaikat yang sibuk dengan mengumpulkan bahan-bahan/materi-materi dari kepunyaan pendeta Kim yang datang dari bumi. Harta dari pendeta Kim terus menumpuk. Saya bertanya kepada Yeshua, Kenapa rumah pendeta Kim begitu besar dan kenapa dia mempunyai banyak harta? Yahweh menjawab saya, Pendeta Kim Yong-Doo memulai perjalanan imannya pada saat dini dan dia selalu berdoa dan selalu melayani saya dengan setiaYeshua berkata, Inilah semua waktu yang kita punya pada hari ini. Jadi kita akan melihat hal-hal yang lain  di lain waktu kamu datang ke sini. Yeshua membawa saya kembali ke gereja. Yeshua berkata satu hal sebelum Dia pergi meninggalkan saya, Ketika Aku mati di kayu salib, banyak yang percaya bahwa Aku tidak akan hidup lagi. Mereka [banyak orang] berhenti percaya kepadaKu, berhenti datang ke gereja, dan sekarang melakukan banyak hal-hal yang duniawi.”

Hari ke 7.
Kim Joo-Eun: Saya berdoa di dalam roh sekitar 1 jam dan kemudian cahaya yang sangat terang muncul. Yeshua memakai jubah yang putih dan muncul di depan saya. Yeshua mempunyai rambut yang bewarna cokat dan memakai garment yang putih, dan mirip bentuknya seperti toga. Yeshua memanggil nama saya, Joo-Eun, Joo-Eun yang Kukasihi, Aku mengasihimu.” Selagi Yeshua berkata demikian, Dia semakin mendekat ke arah saya. Saya sangat kaget dan berkata Apakah engkau benar-benar Yeshua? Wow, Yeshua, Saya mengasihiMu. Kamu luar biasa.” Saya di penuhi dengan sukacita karena saya tidak tahu harus melakukan apa. Yeshua duduk didepan saya dan berkata bahwa Dia mengasihi saya. Saya dengan gembira berkata,Yeshua, saya mengasihiMu.” Dan Dia berkata,Ya, Aku mengasihimu dengan sangat.” Yeshua berkata kepada saya, “Berdoalah dengan sungguh-sungguh dan Aku akan menyatakan diriKu kepadamu. Aku akan membawa kamu ke Surga dan menunjukkan Surga kepadamu. Jadi, berdoalah sungguh-sungguh. Dan kemudian Yeshua menghilang.

Ketika saya tidak melihat Yeshua, saya mulai berdoa di dalam bahasa Roh dengan segala kekuatan saya. Tiba-tiba, saya melihat sebuah benda yang aneh muncul di depan saya dan menuju ke arah saya. Benda tersebut mempunyai 2 mata yang sedikit robek dan sebelah kanan matanya mempunyai tanda X. Setan ini di penuhi dengan luka-luka. Saya berteriak, Di dalam nama Yeshua, enyahlah dari saya.” Setan tersebut menghilang. Saya melanjutkan berdoa dan seketika ada setan lain yang muncul dengan mata yang lebih sempit dari mata kucing. Setan ini mempunyai sayap-sayap menyerupai kelelawar dan gigi tajam yang keluar yang keliatannya sangat mengerikan. Setan ini datang ke arah saya untuk menakuti saya tetapi saya mengalahkan setan tersebut di dalam nama Yeshua.

Kemudian, ada setan lain yang muncul tapi kali ini saya sepertinya pernah melihatnya dan saya berpikir dimana saya pernah melihat setan ini sebelumnya. Saya menyadari bahwa setan ini mirip dengan karakter yang saya lihat di permainan komputer (game) yang bernama Starcraft. Setan wanita ini lari menuju saya. Dia berusaha merendahkan saya dengan melihat saya ke bawah. Tidak seperti setan-setan yang langsung pergi ketika saya menyebut nama Yeshua, setan wanita ini tidak pergi secara gampang. Malah setelah saya berkali-kali berteriak, setan ini tidak perduli dan saya menjadi tambah takut. Saya pergi ke sebelah pendeta Kim di sebelah altar dan melanjutkan berdoa. Pendeta Kim memegang dan mengangkat tangan saya, berdoa bersama dengan saya, dan dengan demikian setan wanita itu pergi.

Bersambung ke Buku 1 bagian kedua

Sumber asli:

Baptize by Blazing Fire, English dan Bahasa Indonesia

Hak cipta dari artikel ini dimiliki oleh penjalabaja.wordpress.com. Artikel ini boleh diperbanyak dengan syarat alamat blog disertakan dengan lengkap dan bukan untuk tujuan komersial. Persiapkan Jalan Bagi Raja

Jannet melihat isi sorga, Maria, neraka dan tahta Iblis

yeshua-dan-kuda-putihJannet Balderas Canela Kesaksian gadis kecil berumur 8 tahun yang ditemui Yeshua Ha Mashiah. MP3 English

Kesaksian ini telah di periksa dan di konfirmasikan oleh nabi yang dipercayakan. (www.DivineRevelations.info)

Saudara/i, Kiranya Yahweh memberkati-mu pada saat ini. Marilah kita membaca Alkitab dalam 2 Korintus 12:1-4, Firman Elohim yang Kudus. Dalam Nama Bapa, dan Anak, dan Roh Kudus “Aku harus bermegah. Sekalipun memang hal itu tak ada faedahnya, namun demikian aku hendak memberitakan penglihatan-penglihatan dan penyataan-penyataan yang kuterimah dari Yahweh. Aku tahu tentang seorang Kristen; empat belas tahun yang lampau, entah didalam tubuh aku tidak tahu entah diluar tubuh aku tidak tahu—Elohim yang mengetahuinya. Ia tiba-tiba diangkat ke Firdaus dan ia mendengar kata-kata yang tak terkatakan, yang tidak boleh di-ucapkan manusia.”

Saya hubungkan anda dalam pengalaman-ku bersama Yeshua pada 5 September,1999.  Kami berada di Gereja dan Kuasa Elohim memenuhi kami. Saya terjatuh ke Lantai dan merasakan kehadiran Elohim didalam-ku.  Seolah-olah menawarkan-ku, dan mulai-lah suatu Penglihatan padaku.

Dalam penglihatan, Saya melihat ada dua jalan, satu sangat lebar, dan banyak orang berjalan pada jalan itu, tetapi mereka berjalan menuju pada kehancuran mereka. Jalan yang berikut sangat sempit, Saya melihat banyak orang yang berjalan pada jalan itu, memuji dan memuliakan Yahweh.

Lalu Yahweh menunjukan penglihatan lain dimana Malaikat sedang berperang dengan seekor Naga.Naga ini melemparkan api dan iblis-iblis ke bumi ini.

Kemudian ku-lihat sebuah Jam sangat bercahaya. Terbuat dari emas. Jam menunjukkan pukul dua belas. Namun ku-lihat sebuah tangan menarik jarum jam kembali pada angka sebelas. Yahweh berkata padaku,“Lihat,Hamba-Ku, Ku-kembalikan jam itu sebab umat-Ku tak siap seperti yang Ku inginkan, Ku-kembalikan waktu itu, sebab Umat-Ku tidak memuji-Ku seperti yang KU-inginkan,namun besar Anugerah-Ku, kesempatan terakhir Ku-berikan, supaya setiap orang yang bertelut pada kaki-KU menerima kehidupan kekal”

Sementara aku berada di lantai. kulihat seorang penunggang kuda datang. Yahweh mendekati tempat dimana aku berada Di-ulurkan tanganNya, dan kurasakan Roh-ku keluar dari tubuhku dan didekapNYA. Kami mulai menunggang kuda, menanjak dan berhenti di tempat yang tidak tinggi ataupun rendah. Dia berkata padaku, “Lihat hamba-Ku, Telah Ku-katakan bahwa Aku datang membawa-mu, dan itulah yang Ku-lakukan sekarang, sebab apa yang keluar dari mulut-Ku Aku menggenapinya. Apa yang kukatakan, itu yang Ku-perbuat. Itulah sebabnya Aku membawa-mu ketempat ini. Pertama-tama akan Ku-tunjukan padaMu Luka-luka-Ku, agar kau dapat perhitungkan dan tak pernah melupakan apa yang telah Kuperbuat bagimu sekalian.”

Kami tiba pada Takhta Elohim dan Yahweh menunjukan-ku dimana paku-paku itu terletak dan bagian tubuhNya yang tertikam. Dia menangis. Kulihat bekas-bekas luka dan bilur-bilur yang telah diangkutNya bagi kita semua. Dia berkata, “Lihat Hamba-Ku, banyak diantaramu yang tidak memperhitungkan semua yang telah kuperbuat bagimu, banyak diantaramu lupa bahwa Aku telah mati di salibkan bagimu, Ku-rasakan sakit hamba-Ku. Rasa Sakit yang sangat saat Umat-Ku menyangkal-Ku, seperti membuka luka-luka itu kembali, sangat menyakiti-Ku.Seolah-olah mereka menyalibkan-Ku kembali.” Ku-lihat Yahweh menangis, Sakit saat kita mengecewakan-Nya.

DIPERLIHATKAN ISI SURGATahta Elohim

Dia berkata, “Hamba akan Ku-tunjukan banyak hal, jalan emas dan lautan kaca, agar kau dapat pergi dan sampaikan pada umatKu segala keindahan yang Kusiapkan bagi mereka.”

Kami tiba pada jalan indah.Tak pernah Kulihat dibumi. Jalan-jalan itu bercahaya! Yahweh berkata, “HambaKu, sentuhlah jalan emas ini, sebab kau dan umat-Ku akan hidup disini, ketempat ini umat-Ku akan segera tiba.” Ku-lihat refleksi kami yang sedang menunggang kuda pada jalan itu.

Lalu kami tiba pada lautan kaca, sangat indah. Yahweh berkata, “HambaKu, semua ini bukan untuk-Ku,semua ini untuk umat-Ku. Semua yang engkau jamah telah Aku siapkan dengan cinta-Ku bagi umat-Ku.” Dia berkata, “Hamba marilah, sebab akan Ku-tunjukan hal-hal lain.”

Selanjutnya kami tiba di tempat dimana saya melihat kemuliaan Elohim, dan merasakan Kuasa Nya. sungguh indah. Kulihat meja-meja, saya bertanya, “Yahweh untuk apa meja-meja ini?” Dia berkata, “Hamba, ingat perjamuan kawin anak Domba,ingat bahwa pada meja-meja ini akan dirayakan perjamuan kawin anak Domba.” Kulihat meja-meja yang tak terhitung banyaknya, dan tak dapat melihat ujung-ujungnya. Ada Malaikat pada setiap meja, saya bertanya, “Yahweh, mengapa ada Malaikat pada setiap meja dan kursi?” Yahweh berkata, “Hamba-Ku, mereka ini sedang mendekorasi meja-meja ini, dan bersiap pada setiap meja sebab Aku telah selesai menyediakan segala sesuatu.”

Saudara/iku, meja-meja itu sangat bercahaya; semuanya terbuat dari emas. Meja-meja itu sangat indah didekorasikan. Kulihat bagaimana Malaikat-malaikat menaruh garpu, pisau, sendok, gelas, dan peralatan lain yang terbuat dari emas, sangat indah. Yahweh berkata, “Hamba, katakan pada umat-Ku bersiap sebab segera Aku akan membawa mereka supaya mereka dapat datang ketempat ini dan menikmati perjamuan kawin anak Domba.” Sangat indah; Hadirat Yahweh dapat dirasakan disana, Kemuliaan dan Kemaha-Kuasaan-Nya! Yahweh berkata, “Hamba, kemarilah sebab Aku akan menunjukan hal-hal yang lain.” Kami tiba pada suatu tempat dengan banyak pintu, sangat indah. Saya berkata, “Yahweh apa dibalik pintu-pintu ini?” Dia berkata, “Dibalik pintu-pintu ini adalah Rasul-Rasul Ku,dibalik pintu-pintu ini adalah nabi-nabi-Ku,dibalik pintu-pintu ini adalah mereka yang sekali berjalan dibumi memuji dan memuliakan Nama-Ku.”

BERJUMPA MARIA – Ibu Yeshua

Kami menunggang lagi dan tiba pada sebuah pintu yang setengah terbuka, Yahweh berkata, “Hamba kemarilah, sebab dibalik pintu ini adalah Maria. Mendekatlah dan dengar apa yang sedang dikatakannya, supaya kau dapat pergi dan katakan pada Umat-Ku, katakanlah pada mereka bagaimana Maria sedang menderita.” Saya mendekat dan melihat seorang gadis muda, yang sangat cantik, dan sangat elok parasnya. Sedang melihat melalui suatu jendela yang kecil. Dia sedang bertelut dan melihat kebawah memandang bumi, menangis karena kesakitan yang sangat.  Menyembah bunda Maria

Maria berkata, “Mengapa kamu menyembahku? mengapa? Aku tidak memiliki Kuasa! Mengapa kamu menyembahku? Aku tidak melakukan sesuatu apapun! Jangan menyembahku! Jangan bertelut padaku! Aku tak dapat menyelamatkanmu! Yang hanya dapat menyelamatkan, yang hanya dapat menebusmu ialah Yeshua, yang telah mati untuk semua manusia! Banyak orang mengatakan aku memiliki kuasa, bahwa aku dapat mendatangkan mujizat-mujizat, tetapi semua itu tipu muslihat! aku tidak dapat berbuat apapun! Elohim yang Maha Kuasa berkenan denganku dan menggunakan rahimku agar Yeshua dapat lahir dan menyelamatkan setiap orang, tetapi aku tidak memiliki kuasa apapun. Aku tak dapat melakukan apapun! Jangan bertelut padaku! Jangan menyembahku! Sebab aku tak layak disembah. Hanya satu Yang layak, yang disembah dan didambahkan adalah Yeshua! Dialah satu-satuNya yang menyembuhkan dan menyelamatkan!”

Saya dapat melihat wanita muda itu sedang dalam kesakitan yang sangat, penuh dengan kepedihan dan tangisan. Dia berkata, “Tidak! Tidak! Jangan menyembahku! Mengapa kamu bertelut padaku? Aku tidak melakukan apapun!” Saudara/i terkasih, sangat luarbiasa dapat melihat wanita muda ini, bagaimana dia menangis dengan kepedihan dan kesedihan.

JUBAH-JUBAH DAN MAHKOTA-MAHKOTA

Yahweh mengatakan padaku, “Hamba kemarilah, sebab Aku akan terus menunjukan hal-hal padamu.” Kami tiba pada tempat indah dimana Aku dapat merasakan kemuliaan Elohim. Saya melihat barisan jubah-jubah putih, sangat putih dan indah! Saya menyentuhnya dan Yahweh berkata, “Hamba, jamahlah, sebab jubah-jubah ini adalah untuk kamu sekalian.”

Ku-lihat banyak Jubah dan kujamah. sangat putih dan bercahaya, tak ada sepertinya yang pernah kujamah dibumi ini. Yahweh berkata,“Hamba, bagimulah sekalian Jubah-Jubah ini.” Airmata jatuh di pipih Yahweh.  Ia berkata, “Hamba, banyak dari jubah ini akan berada disini, menunggu seseorang untuk membawanya. Banyak Jubah ini akan berada disini, menunggu sebuah tubuh.” “Mengapa Yahweh?” Saya bertanya. “Sebab banyak yang tidak menyembahKu seperti yang Ku-inginkan, banyak yang tidak menaruh perhatian terhadap semua yang telah Ku-perbuat bagimu sekalian. Hamba, banyak Jubah ini akan berada disini, menunggu sebuah tubuh, sebab dalam Kerajaan Ku Aku tidak menerimah sesuatu yang kotor. Aku hanya mengijinkan hal-hal yang Kudus, sebab ada tertulis pada FirmanKu, Kuduslah kamu, sebab Aku Kudus.(1 Petrus 1:16)

Saya melihat banyak Jubah; Masing-masing Jubah memiliki nama yang tertulis dengan emas. Kujamah Jubah yang kecil dan yang berbeda ukuran, dan saya bertanya, “Yahweh, yang kecil –kecil ini, siapakah yang akan memakainya?” Yahweh menjawab, “Hamba, ingat anak-anakKu yang kecil, ingat yang kuperolah untuk masing-masing mereka, Aku bukanlah seorang pemberi Hormat, Jubah-Jubah ini bagi anak-anakKu yang memuji NamaKu, mereka adalah anak-anakKu yang suka pergi ke RumahKu dan memuji NamaKu, Aku bahkan menyediakan sesuatu yang besar bagi mereka. Aku mempunyai-Nya bagi setiap orang yang mencariKu, Bagi semua yang datang bertelut pada KakiKu, Aku memberikan Kehidupan yang kekal.”

Kami menunggang lagi dan segera tiba pada suatu tempat yang penuh dengan Mahkota-Mahkota. sangat mewah, Mereka berkilauan, saya berkata,“OhYahweh!Mereka, sangat indah. Untuk siapakah Mahkota-Mahkota itu? Yahweh berkata, “Hamba,mahkota-mahkota yang kau jamah ini, adalah bagi mereka yang sungguh-sungguh memuliakan-Ku, Bagi mereka yang sungguh-sungguh memuliakan NamaKu seperti yang Kuinginkan.”

Yahweh menunjukanku Mahkota lain, namun saat kuperhatikan hanyalah bingkaian. Kemudian Yahweh berkata, “Hamba lihatlah ini.” Dan Kulihat Mahkota lain, Mahkota ini terbuat dari semak duri saya bertanya, “Yahweh, Jangan berikan sebuah Mahkota berduri atau hanya bingkai bagiku!” Yahweh berkata, “Hamba, ditempat ini ada tiga tipe Mahkota:

Yang mewah dan yang bersinar yang dapat dilihat dan dijamah adalah bagi mereka yang sungguh – sungguh memuliakan NamaKu, bagi mereka yang dengan segenap hati memuji NamaKu. Bagi mereka yang bekerja pada kebun anggurKu, bagi mereka yang senang berada di RumahKu, bagi mereka yang mengabdi dan bersukacita dalam penderitaan bagi FirmanKu.

Mahkota lukisan, yang dapat kau lihat dan jamah adalah bagi mereka yang bermain-main dengan FirmanKu, bagi mereka yang tak mau berada di RumahKu, bagi mereka yang tak mau berpuasa, atau bersungguh-sungguh,bahkan tidak memuliakan NamaKu, Mahkota itu bagi mereka yang memujiKu dengan mulut tetapi bukan dengan hati seperti yang Ku inginkan. Mengapa HambaKu? Sebab tak seorangpun dapat menipuku, tak ada tempat persembunyian dihadapanKu. Hamba,

Mahkota itu terbuat dari onak duri. yang kau jamah dan lihat, adalah bagi mereka yang membuat lelucon dengan FirmanKu, bagi mereka yang mengkritik FirmanKu, bagi mereka kepada siapa Aku mengetok pintu hati tetapi mereka tidak menerimah FirmanKu, bagi mereka yang mengkritik FirmanKu, bagi mereka yang Kuketok pintu hati mereka tetapi tak mau menerimah FirmanKu, bagi mereka semua yang mengkritik FirmanKu.”

Pengangkatan atau repturePENGLIHATAN PENGANGKATAN

Yahweh berkata,“Hamba akan Ku-tunjukan saatnya, bagaimana kedatangan Ku akan terjadi.” Saya berkata,“Yahweh telah banyak yang kulihat,mengapa Yahweh menunjukankan ku yang lebih?” Kami tiba pada Tahta Elohim, u lihat ribuan Malaikat berkumpul. Kami mulai turun, dan berhenti pada awan-awan putih yang indah. Yahweh memberi perintah pada Malaikat-malaikat untuk datang dan menerima Gereja, Yahweh katakan,Hamba perhatikan baik-baik,beginilah saatnya Aku datang kembali, inilah kedatanganKu.”

Kulihat orang-orang terangkat di keempat penjuru bumi, memuji nama Yahweh. Dan dipenuhi kuasa Elohim. Berpakaian putih dan terangkat. Mereka nyanyikan lagu indah,“Kudus,Kudus, Kuduslah ya Yahweh! Terimakasih Bapa!Sebab Engkau telah mengangkat kami! Terimakasih Yahweh,sebab Engkau telah mengangkat kami!

Kulihat berbagai jenis orang, tinggi, pendek, hitam, putih. Semua orang, dan semua Malaikat terangkat bersama-sama kearah dimana kami berada. Semuanya penuh Ucapan Syukur bagi Yahweh, kami semua berkata, “Kudus! Kudus! Kuduslah YAHWEH!” sangat luar biasa,  saya melihat banyak orang dan berpikir saya mengenal mereka. Mereka semua dipenuhi kemuliaan Elohim.

PENGLIHATAN MASA TRIBULASI (KESUKARAN-BESAR)

Setelah itu kami tiba pada Takhta Elohim, Yahweh berkata, Hamba, marilah.” Kami keluar dari ruangan Tahta dan tiba di suatu tempat berjendela kecil. Yahweh berkata, “Hamba, pandanglah kebawah.” kulihat desolasi [kehancuran] yang buruk, desolasi yang dasyat; seluruh bumi penuh kesulitan dan penderitaan. Yahweh berkata, “Lihat Hamba, inilah yang akan terjadi setelah Ku-jemput Umat-Ku dari bumi, kejadian ini setelah kedatangan-Ku, kejadian ini setelah Gereja-Ku berada disini bersama-Ku.”

Kulihat desolasi yang sangat dasyat. Kulihat orang merayakan sesuatu sejenak, lalu, kulihat bapa mencari anaknya, seorang ibu mencari anak-anak perempuannya, namun tak menemukan, karena Elohim yang Maha Kuasa telah membawa mereka. Keluarga mencari keluarganya namun tak menemukannya. Orang-orang mencari tetangga nya namun tak menemukannya,sebab Yahweh telah mengangkat mereka bersama-sama dengan Dia.

Sesuatu dasyat telah terjadi diseluruh bumi. Ku-lihat pendeta berlari dari satu tempat ketempat lain, saya bertanya, “Yahweh, mengapa orang itu berlari kian kemari?” Yahweh menjawab, “Hamba, orang ini seorang pendeta, namun karena Dia mengira Aku akan berlambat, diapun tertinggal. Dia tak mengira Aku datang sekarang,dia mengira saat kedatanganKu sangat lama,itu sebabnya dia tertinggal.” Pendeta itu berlari kian kemari,berkata “Yahweh, mengapa saya tertinggal dibelakang? Jika saya seorang Pendeta, jika saya mempunyai posisi dalam Gereja, dan Gereja telah pergi, saya tertinggal? mengapa?” Yahweh menjawab, “Hamba, Aku tak dapat berbuat sesuatu sekarang, dia mengira kedatanganKu akan di perlambat, sebab itu, dia tertinggal.”

Kulihat orang itu disiksa. Dia berkata, “Yang aku inginkan yaitu di angkat bersama Yeshua! yang kumau yaitu bersama Yahweh sebab aku tak mau di sini dan menderita dalam kesusahan yang besar ini!” dia terus berlari kian kemari dan bertanya pada dirinya, “mengapa saya tertinggal? Bawalah saya denganMu Yahweh! Saya tak mau disini dan menderita!” Yahweh berkata, “Hamba, tak ada yang dapat Kuperbuat sekarang, sekian lama Aku berbicara dengannya dan berkata bahwa Aku datang segera, namun dia tidak mempercayai-Ku, baiklah, sekarang dia tertinggal.”

Saya melihat orang-orang berlari kian kemari. Sangat banyak, putus asa, mencoba mencari damai namun tak menemukan. Mereka berteriak, “Kami inginkan Firman Hidup! Kami haus Firman Elohim!” Namun sudah terlambat, sebab Yahweh telah membawa Gereja bersamaNya.

Kulihat anak-anak muda perempuan dan lelaki berlari di hutan,dan gunung-gunung mencoba mencari damai. Namun tidak menemukan. Yahweh berkata mengapa, “Hamba AKu telah membawah GerejaKu, sekarang setan-lah yang mengontrol.” Setan mengontrol dan kesusahan sedang terjadi dibumi! Orang-orang berlari dari satu tempat ketempat lain. mereka mau memakan sesamanya hidup-hidup, dan tarik menarik rambut. Menyalakan satu sama lain dan saling menyakiti, sebab mereka ingin kedamaian, namun tak menemukannya! sangat sulit sebab Yahweh telah membawah GerejaNya.

Masa sukar di bumi, Kulihat hal buruk. Banyak orang menyakiti satu sama lain, mengatakan, “kami inginkan kasih! Kami inginkan damai!” Namun terlambat! Yahweh berkata, “Lihat HambaKu, Aku telah berbicara pada mereka, Aku memberikan waktu mengetok pada pintu hati orang-orang ini, Namun mereka tak mau melihat padaKu. baiklah, sekarang mereka tertinggal, dan tak ada yang dapat Ku-lakukan bagi mereka sekarang. mengapa, sebab Aku telah membawah GerejaKu bersama Ku. Sedang Umat-Ku berada di Surga dengan-Ku menikmati perjamuan kawin anak Domba, sementara orang-orang ini dalam penderitaan, akan ada tangisan dan kertak gigi. Sebab mereka tidak menuruti Firman-Ku, mereka lebih suka ber lelucon dan mengkritik Firman-Ku.”

KITAB KEHIDUPAN

Yahweh menunjukan sebuah buku besar. bercahaya dan terbuat dari emas. Saya berkata, “Yahweh buku besar itu,untuk apakah itu?” Dia menjawabku, “Hamba dalam buku ini ada nama-nama mereka yang memuji-Ku, dan nama-nama mereka yang bertobat dan mencari jalan-jalan-Ku. Sebab inilah Kitab kehidupan. Dalam buku ini tertulis mereka semua yang berkumpul bersama memuji dan memuliakan Nama-Ku.” Buku itu sangat besar, ditulis dengan emas. Dia berkata, “Lihat Hamba-Ku,banyak nama-nama ini belum Ku-hapus sebab besar Anugerah-Ku,banyak telah berpaling. Banyak telah membelakangi-Ku, namun Anugerah-Ku besar sehingga belum Ku-hapus mereka, sebab tidak Ku-kehendaki seorangpun binasa,tetapi menerimah hidup Kekal.” Kujamah, dan kulihat banyak nama tertulis didalam nya.

NERAKA

Kemudian Yahweh berkata,“Hamba,Akan Ku-tunjukan neraka.” saya berkata, “Yahweh, jangan, saya tak mungkin menghadapinya, semua yang Engkau tunjukan, sudahlah cukup.Yahweh berkata padaku, “Hamba akan Ku-tunjukan neraka,agar kau pergi dan beritakan pada Gereja dan manusia bahwa ada Surga dan juga ada Neraka.” Kami mulai turun. Masih jauh dari neraka saat kudengar jeritan dan keluhan. Saya berkata, “Yahweh bawalah saya keluar dari sini,sebab saya tak mampu menghadapinya!” Yahweh menjawab, “Lihat Hamba, jangan takut sebab Aku menyertaiMu.” Kami turun melalui beberapa terowongan.Gelap pekat di tempat itu seperti tak pernah kurasakan di bumi Kami lalui beberapa tembok dan kudengar banyak jiwa-jiwa yang menjerit dan berteriak, teriakan kesakitan dan kepedihan. Yahweh berkata, “Hamba mari berjalan.” Kami tiba pada tempat dimana ada orang berteriak.saya bertanya, “Yahweh,mengapa kami berhenti disini?” Dia menjawab,“Lihat Hamba,perhatikan orang ini, sebab orang ini adalah keluargamu didunia.” Saya berkata, “Yahweh siapa dia? Saya tak dapat mengenalnya.” Yahweh berkata, “dia adalah nenekmu sewaktu didunia, dia keluargamu,tetapi dia sangat tidak percaya, itulah sebabnya dia disini.

Ia berkata, “Tolong berikan aku air,bawah aku keluar dari sini, sebab saya tak dapat menahan penderitaan ini, saya haus.” Namun saya tak dapat berbuat sesuatu, hanya menangis. Dan berkata,“Yahweh untuk AnugerahMu yang pasti dan untuk kebaikanMu yang pasti, bawalah ia keluar dari sini! Mengapa ia disini, jika orang tua ku berkata bahwa ia di Surga?

Yahweh berkata, “Hamba, Pendeta katakan pada orang tuamu bahwa dia telah pergi ke Surga, namun itu tipu. penipuan, sebab dia menyembah gambar-gambar [berhala: benda, gambar, imaginasi atau apapun yang disembah atau ditempatkan lebih mulia dibanding Yahweh ], dia mendambakan gambar-gambar dan lihat bagaimana imaginasinya tak dapat menyelamatkannya. Berulangkali Aku mengetok pintu hatinya, agar dia membukanya, dan Aku akan masuk, namun dia memutuskan untuk berlelucon dengan Firman-Ku. Dia putuskan lebih baik mengikuti dunia daripada Menghormati NamaKu, dan itulah sebabnya dia berada disini. Dia tak pernah ingin menerimah Firman-Ku, dia tak pernah ingin bertobat,dan pendeta mengatakan pada mereka bahwa ia telah terbang ke surga dan bahwa dia telah berada dirumahnya disurga, namun itu suatu tipuan. Lihat HambaKu, dimana dia.” Dia menangis dalam kepedihan. Dan berkata, “berikan aku air! Bawalah aku keluar dari sini!” Yahweh berkata, “Hamba, Aku tak dapat melakukan sesuatu, Jiwa ini bukan milik-Ku lagi.” Kami berbalik dan melangkah pergi. Dia berteriak, “Tidak! Jangan tinggalkan aku disini! Berikan aku air!bawalah aku keluar dari sini!” dia tak dapat berbuat apa-apa.

Kami terus melihat banyak orang. Jiwa-jiwa mencoba menjamah Jubah Yahweh, dan berkata, “Bawalah kami keluar dari sini!” tetapi Yahweh berkata pada mereka, “Enyahlah dari padaKu, sebab engkau bukan kepunyaanKu lagi, punyamulah setan dan iblis-iblisnya.” Itu suatu tempat yang buruk, dengan banyak jiwa-jiwa, sangat banyak orang.

TAHTA SETAN / IBLIS

Kami tiba di tempat buruk, Yahweh berkata, “Lihat Hamba, Akan Ku-tunjukan tahta Setan.” Saya berkata, “Tidak Yahweh! Saya tak mau melihat takhta itu!” Ia membalas, “Hamba jangan takut,sebab Aku menyertaiMu.” Kamipun tiba ditempat menakutkan, Kulihat kursi besar dan setan diatasnya. dia memiliki kuku yang besar, dia tertawa-tawa, tak dapat berhenti. Kulihat roh-roh jahat [demons] dimana-mana. dalam berbagai ukuran, kulihat penguasa-penguasa, pertahanan-pertahanan, dan banyak roh-roh jahat yang berbeda. kulihat Setan memberikan perintah pada roh-roh jahat untuk pergi kedunia dan memprovokasi segala macam perkara jahat. Kulihat bagaimana roh-roh ini pergi dan meyebabkan kehancuran, pembunuhan, pertikaian, perceraian serta segala bentuk kejahatan. Lalu mereka kembali dan melaporkan apa yang mereka telah buat. Dan Setan akan tertawa-tawa. dan ia memberikan hadiah pada roh-roh jahat itu, dan roh-roh jahat itu mulai merayakannya, dan memujinya serta bernyanyi untuknya.

Kulihat Setan mempunyai rancangan besar menghancurkan orang Kristen, menghancurkan hamba-hamba Elohim. Kulihat Gereja-Gereja megah dan jemaat yang hidup sama seperti orang duniawi. Yahweh berkataDilempar ke Neraka,“Lihat Hamba, Jemaat-jemaat ini telah dipengaruhi oleh Setan, mereka tak akan diangkat bersama denganKu.”

Yahweh tunjukan bagaimana setan menyebabkan pembunuhan, dan semua jiwa-jiwa itu yang tiba di tempat terkutuk ini, sebuah tempat keji.  Kulihat tungku perapian, dan Yahweh berkata, “Lihat Hamba, inilah Lautan Api, dan ini adalah Neraka.”

Setiap saat iblis-iblis menyebabkan pembunuhan, jiwa-jiwa itu jatuh kedalam perapian. Api lalu membakar melelehkan mereka. Jiwa-jiwa itu menangis dalam kesakitan dan siksaan, dan iblis-iblis akan kembali pada takhta setan dan menceritakan apa yang mereka lakukan.  setan akan tertawa-tawa dan memberi hadiah pada iblis-iblis itu. mereka lalu menyanyi dan melompat bagi setan, dan merayakannya. Setan tertawa dengan gembira dan bangga sebab semua jiwa-jiwa yang tiba di neraka. Jiwa-jiwa ini jatuh setiap detik, setanpun sangat bangga dan membuatnya tertawa-tawa.

Inderaku merasakan iblis-iblis disekitar itu, sangat banyak kubu-kubu pendirian. Saya berkata, “Yahweh tolong bawah saya keluar dari sini,saya tak dapat bertahan lagi.” Para demon akan menikam dan mengganggu jiwa-jiwa itu. jiwa-jiwa ini akan menjerit, “tinggalkan kami sendirian! tinggalkan kami dalam damai, kami tak mau diganggu lagi, kami ingin kedamaian!” Roh-roh jahat inipun tertawa.

KOTA KUDUS

Setelah itu kami pergi dan Yahweh berkata, “Lihat,Hamba Aku akan menunjukan Kota Kudus, agar kau dapat pergi dan katakan pada umat-Ku keagungan yang kusiapkan bagi mereka.” Kami menanjak dan tiba pada suatu tempat yang indah, dimana ada pepohonan indah, cemara yang sangat tinggi. Segala sesuatu sangat indah disana. Saya dapat merasakan kedamaian. Ada pelangi indah Pada pintu kota itu. Banyak malaikat pada kedua sisi jalannya. Kami melalui pintu dan Yahweh berkata, “Hamba, inilah Kota Kudus.” Kami berjalan hingga tiba pada sebuah taman yang dipenuhi bunga-bunga rose indah, yang tak pernah kulihat di bumi.

Kulepaskan tangan Yahweh lalu berlari ketaman. Kupeluk bunga –bunga itu, mereka sangat sempurna dan aromanya sangat nikmat. Saya hendak memetik bunga namun Yahweh berkata, “Tidak Hamba, belum saatnya mengambil sesuatu. Kau dapat mengambil bunga-bunga ini saat umat-Ku tiba disini, saat Gereja-Ku tiba ditempat ini, lalu dapat kau ambil bunga-bunga ini.” Saya katakan,“Yahweh, kuingin membawah hanya satu bunga agar dapat kutunjukan pada semua Gereja dibumi.” Tetapi Yahweh berkata, “Tidak, hamba, karena Umat-Ku belum tiba disini.” Kulihat banyak tipe bunga-bunga indah.

Kami lalui padang rumput hijau yang indah.Yahweh duduk pada rumput,dan dengan senyuman indah Dia berkata,Hamba, semua yang kau lihat dan jamah ini telah Ku-sediakan bagi umat-Ku.”  Sorga

Kami ketempat dimana sebuah pohon besar dipenuhi buah-buahan. Saya berkata, “Yahweh, pohon ini? Apa arti pohon ini?Dan semua buah-buah ini?” Hendak kupetik se-buah namun sekali lagi Yahweh katakan, “Tidak, Hamba, kau belum dapat memetik buah-buah itu,sebab pohon ini adalah pohon kehidupan, dari pohon kehidupan ini umat-Ku akan makan saat mereka tiba disini. Sementara itu kau tak dapat memetik apapun sampai mereka telah tiba disini.” Buah pohon itu sangat indah.

Kami berpacu,kulihat kupu-kupu dan hewan indah. Yahweh berkata, “Hamba semua ini bagi umat-Ku. Katakan pada umat-Ku bahwa segera,mereka akan bersamaKu disini,di kota Kudus ini.”

Kami lanjut dan tiba ditempat indah lain,banyak pepohonan besar dan cemara. Yahweh berkata, “Hamba,semua ini bagi umat-Ku.hamba,kemarilah sebab hendak Ku-tunjukan suatu kejutan.”

Kami tiba ditempat dimana banyak Malaikat berada. Seorang Malaikat sangat besar, mempunyai sebuah sangkakala besar pada mulutnya. Saya berkata, “Yahweh, malaikat itu,apa artinya?Yahweh menjawab, “Lihat Hamba,malaikat ini sedang menunggu tanda, Ia sedang menunggu aba-aba yang akan Kuberi, agar Dia meniup sangkakala, saat Ia memainkan sangkakala, umat-Ku akan terangkat, diangkat,dan di-ubah. Namun pastikan satu hal hamba, sangkakala ini akan terdengar bagi yang memperhatikan!sebab itu pergi dan katakan pada umat-Ku untuk memperhatikan, katakan pada umatKu jangan tertidur,sebab jika tertidur, engkau tak dapat mendengar sangkakala, katakan pada umat-Ku untuk memperhatikan,bagi mereka yang tidur, Aku tak dapat membangunkan mereka.”

Malaikat ini sangat besar dan indah, dibelakangnya ada banyak malaikat yang mempunyai sangkakala kecil. Yang terbuat dari emas, sangat bercahaya. Yahweh katakan, “Hamba, katakan pada umat-Ku untuk bersiap,Aku hendak memberi aba-aba bagi sangkakala dibunyikan.”

kami terus menunggang dan Yahweh berkata, “Lihat hamba, akan Ku-tunjukan Takhta Bapa-Ku. Belum Ku-tunjukan pada-Mu, namun akan Ku-tunjukan sekarang, agar kau dapat pergi dan katakan pada umat-Ku bahwa Bapa-Ku benar-benar ada, dan bahwa Aku benar-benar ada.” Kami mulai berjalan, Yahweh, Malakat dan saya. Saat masih jauh dari Takhta Bapa, saya tak bisa bertahan; tak bisa berdiri dihadapan Kuasa dan Kemuliaan. Saat mendekat, saya merasa seperti sebuah kapas, saya tak mampu. Jika malaikat tidak memegangku, maka saya tak bisa berjalan.

Kami tiba pada Takhta Bapa, dan saya dapat merasakan sesuatu Kuasa yang dasyat mengalir dari Takhta.  Kilat yang kuat datang dari Takhta; sangat mulia dan Besar. Kekuatan yang dasyat sedang mengelilingi Takhta; bersinar dan terbuat dari emas. Seseorang duduk di Takhta, tetapi Saya tak dapat melihat wajahNya, saya tak dapat bertahan dengan Kuasa yang mengalir dari Takhta. Saya hanya dapat melihat Bapa dari pinggangnya kebawah. Tetapi dari pinggang keatas tak dapat kulihat, karena saya telah terjatuh kelantai. tak mampu dengan Kuasa dan kemuliaan.

Setelah itu kulihat 24 tua-tua memuji dan memuliakan Nama Yahweh. Kulihat Malaikat-malaikat penghulu juga memuliakan Nama Yahweh. Ke-24 tua-tua bersujud dan berkata “Kudus, Kudus, Kudus-lah Yahweh!Malaikat-malaikat tidak pernah merasa lelah memuliakan dan memuji Yahweh, dan tua-tua tidak pernah berhenti memuliakan Nama Yahweh. Api yang dasyat datang dari Takhta, dan ada banyak hal-hal yang indah ada pada Takhta itu.

Kemudian kami meninggalkan Takhta dan datang pada Malaikat yang besar. Saya berkata, “Yahweh siapakah malaikat itu?Yahweh menjawab, “Lihat hamba, inilah Malaikat Gabriel, dan Lihat pada malaikat yang lain,sebab inilah Mikael.” Mereka sangat besar dan indah. Yahweh berkata, “Hamba,pergi dan katakan pada umat-Ku bahwa malaikat Gabriel dan malaikat Mikael sungguh ada.”

Setelah itu Yahweh berkata, “Hamba, kemarilah, sebab akan Ku-tunjukan sebuah cambuk.” Kami tiba di tempat lain dimana kulihat Yahweh mengeluarkan sebuah cambuk ada tiga bagian di ujungnya. Dia memukul sebuah kursi besar, dan berkata, “Hamba ini bagi anak-anak yang tidak taat, cambuk ini bagi mereka yang tidak mematuhi Firman-Ku, baiklah, Aku akan mencambuk mereka dengan cambuk ini, sebab Aku menghajar mereka yang Ku-kasihi.” Kulihat Yahweh mencambuk sebuah kursi, dan saya berkata, “Tolong Bapa, jangan memukulku dengan cambuk itu!” Yahweh membalas, “Baiklah Hamba, jika demikian Patuh-lah pada-Ku, sebab siapa yang tidak mematuhi-Ku, AKu-men-disiplinkan.” (Wahtu 3:19 Barangsiapa Kukasihi, Ia Kutegor dan Kuhajar.sebab itu relakanlah hatimu dan bertobatlah.)

Yahweh membawahku ketempat istimewa,indah,kulihat Makhota–Makhota emas. Namun makhota-makhota ini telah mempunyai nama tertulis padanya, dan dipenuhi mutiara-mutiara! Yahweh berkata, “Lihat hamba, makhota disini adalah untuk hamba-Ku Yiye Avila, ini untuk hamba-Ku Arturo García.” Makhota-makhota itu sangat berharga! satu Makhota tertulis [nama-nama orang]: “Aida Vadillo”, yang lain “Miguel Duran”, lainnya lagi “Armando Duran.””Pablo Pintado”, danNahum Zamudio.”

Yahweh berkata, “Hamba, disini Kuijinkan engkau melihat. Ini menunjukan padamu bahwa makhota-makhota hamba-Ku yang bekerja pada kebun anggur-Ku, ada pada-Ku. Sebab itu dapat kau lihat bahwa hamba-Ku yang memberitakan Firman-Ku. Aku mempunyai hadiah yang besar bagi mereka.” Kulihat ribuan makhota-makhota bernama.

Kujamah sebuah makhota, tetapi kulihat makhota ini gugur semuanya. “Yahweh! Jangan biarkan makhota ini menjadi milikku! Yahweh berkata, “Lihat Hamba, inilah yang terjadi bagi mereka yang tidak mau bekerja pada kebun anggur-Ku lagi, kepada siapa yang lebih suka membelakangi-Ku dari pada  memuji-Ku. Lihatlah hamba, hamba ini tak mau memuji-Ku lagi, inilah yang terjadi dengan makhotanya. Hamba-hamba yang tak mau bekerja di kebun anggur-Ku lagi, inilah yang terjadi dengan makhotanya.” (Wahyu 3: 11)

Yahweh membawaku ketempat indah lainnya, dan kulihat banyak orang yang sedang tertidur. Mereka dikenakan jubah-jubah putih. Saya berkata, “Yahweh, siapakah orang-orang ini? Yahweh menjawab, “Lihat hamba, semua orang-orang ini adalah mereka yang telah mati dibumi, dan sekarang mereka beristirahat di Firdaus, dan ketika tanda Ku-beri bagi sangkakala dibunyikan, yang mati akan dibangkitkan terlebih dahulu kemudian yang berada dibumi.” Banyak sekali orang-orang, dan jubah –jubah merekapun sangat putih. (1 Tesalonika 4:16-17)

Tak ada seorangpun berbicara kepada yang lainnya; mereka hanya tertidur, dalam ketiduran yang nyenyak. Dan Yahweh berkata padaku, “Hamba mereka sedang beristirahat, tetapi pada saat sangkakala dibunyikan, mereka akan bangkit pertama, dan mereka yang masih berada di bumi akan terangkat bersama-sama dengan-Ku, bersama dengan-Ku. Dan Kemudian kami dapat merayakan perjamuan kawin Anak Domba.”

[Tamat]
oleh Jannet Balderas Canela

Lalu Ia berkata kepadaku: “Perkataan-perkataan ini tepat dan benar, dan Yahweh, Elohim yang memberi roh kepada para nabi, telah mengutus malaikat-Nya untuk menunjukkan kepada hamba-hamba-Nya apa yang harus segera terjadi.” “Sesungguhnya Aku datang segera. Berbahagialah orang yang menuruti perkataan-perkataan nubuat kitab ini!” (Wahyu 22:6-7)

Hak cipta dari artikel ini dimiliki oleh penjalabaja.wordpress.com. Artikel ini boleh diperbanyak dengan syarat alamat blog disertakan dengan lengkap dan bukan untuk tujuan komersial. Persiapkan Jalan Bagi Raja

Elizabeth dari Indonesia Diperlihatkan Sorga dan Neraka

Elizabeth bersaksi tentang neraka

Kata Pengantar dari Moderator PenjalaBaja.wordpress.com: Puji syukur kepada Bapa Sorgawi, yang begitu bermurah hati bersedia membukakan perkara-perkara yang begitu penting – Kehidupan kekal setelah kematian dari tubuh yang fana; yakni kehidupan di Sorga dan di Neraka. Dalam abad yang semakin tidak perduli dengan hati nurani dan kehidupan bermoral sekarang ini, Dia masih tetap bekerja dan berbicara – untuk menunjukkan Jalan Keselamatan menuju Sorga – melalui cara-Nya sendiri yang unik; membawa beberapa orang dari berbagai negara untuk melihat dengan mata-rohani mereka sendiri bahwa Sorga dan Neraka sungguh ada, dan sekali lagi kita bersyukur kepada Dia, bahwa Dia juga memberi kita saksi hidup untuk menyaksikan perkara-perkara ini kepada kita melalui seorang wanita Indonesia, bernama Elizabeth.

Sebagian kesaksian Saudari Elizabeth dapat dilihat pada video ini Video Kesaksian Pertama ; Video Kesaksian Kedua.
Kesaksian Elizabeth dalam bentuk tulisan di bawah ini (lebih lengkap dari yang di video) diadopsi dari  Pedson.blogspot yang berjudul Sorga dan Neraka.
Semoga menjadi berkat bagi setiap Anda yang membacanya. Moderator.

[Elizabeth memulai kesaksiannya]
Shalom saudara, selamat sore, saya mengucap syukur kalau sampai saat ini saya masih boleh ada dan diberi kesempatan oleh YAHWEH untuk hidup dan untuk bersaksi semuanya ini oleh karena kasih karunia YAHWEH
Kejadiannya pada bulan September 2001, ketika itu saya dan team sedang berdoa syafaat di gereja.
Saat itu saya sadar masih ada di dalam gereja, tapi saya juga merasakan bahwa roh saya dibawa oleh Adonai Yeshua ke suatu tempat lain.

N E R A K A

Saya tiba di sana dan tempat itu sangat mengerikan. Berbau busuk, amis, bau darah, bau benda-benda terbakar, bahkan lebih busuk dari bau pasar ikan.
Saya lihat disana ada banyak hal-hal yang mengerikan. Dan yang paling membuat saya tidak tahan adalah begitu banyaknya orang-orang yang menjerit ketakutan, minta tolong, minta ampun kepada Adonai. Mereka berkata ”Lepaskan saya Adonai, tolong saya Adonai, ampuni saya Adonai, saya sudah tidak kuat lagi berada disini” tetapi Adonai Yeshua hanya berkata, “Pengampunan yang Aku berikan sudah terlambat kesempatan itu sudah tidak ada lagi ketika kamu masih ada di dunia kamu tidak mau pakai kesempatan itu tapi kamu sia-siakan, tetapi jika kamu minta ampun sekarang itu sudah terlambat.”
[Setelah seorang mati, roh dan jiwanya keluar dari tubuhnya, maka sejak saat itu segala penyesalan dan permintaan ampun sudah terlambat. Jiwanya langsung dilempar ke Neraka, tubuh kebangkitannya akan menyusul dan disatukan kembali setelah Hari Penghakiman.]
Disana saya juga melihat berbagai macam hal-hal yang sangat mengerikan, jutaan orang di sisi kanan saya dibakar api hingga tubuh mereka meleleh. Anehnya tubuh yang meleleh tadi kemudian kembali tumbuh normal dan utuh, tapi kemudian dibakar lagi sampai habis, dan hal ini terjadi berulang kali, sehingga sakitnya itu tidak terkira dan tidak pernah berhenti. Sifatnya kekal.
Di sisi kanan itu juga saya melihat ada orang yang digerogoti ulat-ulat kecil, seperti yang sudah disampaikan dalam Firman YAHWEH bahwa di Neraka terdapat api tidak pernah padam dan ulat-ulatnya tidak pernah mati itu adalah benar. Jutaan orang berteriak-teriak kesakitan karena dibakar api dan digerogoti ulat-ulat.

Tubuh-tubuh tersebut digerogoti dari bawah sampai atas sampai habis tidak bersisah, tapi kemudian dagingnya muncul lagi lalu digerogoti lagi. Itu terjadi terus menerus dan saya lihat bahwa kebanyakan orang-orang yang digerogoti ulat itu adalah para pemimpin dari agama sepupu kita (Islam), yang dapat saya kenali dari pakaian mereka, seperti juga ada yang menggunakan sorban, dll. Mereka ini menjerit minta tolong dan minta ampun, tapi Adonai berkata, “Semuanya sudah terlambat.”

Keadaan Neraka sangat mengerikan, panas, berbau busuk, jalanan dan dindingnya pun lembek, seperti ingus, lengket dan berwarna busuk.
Waktu itu Adonai berkata pada saya “Setiap kamu bertemu dengan orang lain, terutama orang-orang yang belum dan tidak percaya Aku, sampaikan kesaksian ini, bahwa Neraka itu benar ada, bahwa Sorga itu benar-benar ada. Jika mereka tidak percaya itu terserah mereka apabila mereka percaya itu bagus, Haleluyah; tetapi apabila mereka tidak percaya ya sudah, biarkan saja, tidak usah bingung, yang penting kamu sudah menyampaikan dan mereka sudah mendengar, keputusan ada di tangan mereka masing-masing.”

Saya dan Adonai Yeshua terus berjalan hingga tiba di sebuah persimpangan, ada jalan yang ke kiri dan ada jalan yang ke kanan. Saya melihat ada banyak sel-sel yang diisi dengan orang yang jumlahnya banyak sekali. 1 sel diisi 1 orang, kemudian juga ada iblis yang sedang tertawa kesenangan diantara banyak orang yang menangis menjerit karena tidak tahan oleh siksaan. Ada yang matanya dicungkil sampai darahnya mengalir deras sekali, tapi anehnya bisa muncul lagi mata yang baru dan dicungkil lagi.  Ada yang tangannya dikuliti, ada yang lidahnya dipotong-potong, tetapi sama seperti diawal kesaksian saya, mata, tangan, lidah, dan lain-lain itu bisa kembali normal utuh kembali, namun setelah itu kembali disiksa. Tiada henti-hentinya, siksaan di Neraka itu sifatnya kekal. Saya dengar lagi semua orang menangis, minta tolong dan minta ampun, tapi Adonai tetap tidak bisa menolong, karena semua memang sudah terlambat.

Saya kemudian bertanya pada Dia, “Adonai, orang-orang yang ada disini pasti orang-orang yang tidak percaya Engkau ya?” Tetapi Adonai menjawab, “Oh tidak. Justru yang ada disini adalah orang-orang Kristen yang sudah percaya Aku.” Saya kaget sekali, lalu saya bertanya kenapa orang-orang Kristen tersebut juga ada di Neraka, bukankah mereka sudah percaya dan menerima Yeshua. Adonai pun menjawab, “Mereka memang orang Kristen yang percaya dan menerima Yeshua, tetapi kehidupan yang mereka jalani bukanlah kehidupan kudus yang diinginkan YAHWEH. Mereka diberi anggota tubuh yang lengkap seperti tangan yang seharusnya untuk menyembah YAHWEH, tetapi digunakan untuk memukul dan membunuh. Diberi mulut untuk memuji YAHWEH tetapi digunakan untuk menggerutu, mengomel dan mencaci maki orang. Memakai mata untuk menonton video porno atau buku-buku yang tidak benar.”
Jadi hal-hal itu tidak berkenan bagi YAHWEH. Kita harus dapat mempergunakan tubuh yang diberikan YAHWEH dengan benar dan selalu menjaga kekudusannya, karena apapun yang kita lakukan di dunia ini akan kita pertanggungjawabkan kepada YAHWEH setelah kita dipanggil kembali. Kita tidak dapat menyembunyikan apapun dari YAHWEH karena YAHWEH mengetahui segala apa yang kita lakukan, walaupun ditempat yang tersembunyi sekalipun.
Saya pun diajak jalan – yang dinding temboknya berlendir seperti cairan ingus, lengket dan sangat bau – ke dalam ke pusat Neraka. Dipusat Neraka ada ada sebuah sumur yang menyerupai kawah belerang. Didalam sumur itu saya melihat ada orang-orang yang diikat berdua-duaan, perempuan dengan perempuan dan laki-laki dengan laki-laki. Adonai pun menjelaskan kepada saya bahwa mereka yang diikat berduaan itu adalah para lesbian, waria dan homo. Yang walaupun mereka mengaku bahwa mereka menerima dan percaya Yeshua, tetapi kehidupan mereka tetap seperti itu (tidak berhenti dari praktek kehidupan yang dilarang Elohim), maka mereka akan di tempatkan YAHWEH di sana.

Tidak jauh dari sana, di pusat Neraka juga ada juga orang-orang yang dihukum di kawah belerang ini, yaitu orang-orang yang suka dengan perdukunan, suka cari penglarisan, cari paranormal, kemudian ada juga sel-sel, dimana 1 sel diisi 1 org, yang didalamnya terdapat orang-orang yang alat kelaminnya digerogoti ulat-ulat sampai darahnya mengalir deras kemudian bentuknya kembali normal dan utuh lagi, kemudian digerogoti lagi dan hal itu terjadi berulang-ulang, tidak pernah berhenti. Adonai bilang kepada saya bahwa itu adalah tempat untuk orang-orang yang mengaku sudah Kristen tetapi masih tetap bermain-main dengan dosa, masih ke tempat-tempat yang tidak benar, sudah punya isteri tapi punya simpanan (gundik), itu akan masuk ke sana, karena menganggap masih ada waktu buat bertobat, padahal kita tidak tahu kapan kita akan menghadap YAHWEH.

Semakin kedalam lorong Neraka, keadaan semakin gelap dan pengap, terus saya melihat ada iblis-iblis yang berkata “Ayo pak pendeta, khotbah lagi pak pendeta, kamu kan didunia khotbah, kenapa disini tidak mau khotbah.” Saya jadi bingung kok ada pendeta yang masuk Neraka? Pendeta kan hidupnya suci dan percaya Yeshua. Tapi Adonai berkata, pendeta itu memang rajin berkhotbah, mengabarkan Firman YAHWEH, tetapi dia sendiri tidak menjalankan Firman itu dalam kehidupannya; dia menggelapkan dan menggunakan uang jemaat, hidup tidak kudus, punya istri simpanan, dll. Merekalah yang ditempatkan disana oleh Adonai. Saya melihat pendeta itu berusaha keluar, tetapi tidak bisa, kemudian mulutnya dirobek dan dicakar oleh iblis sampai tidak berbentuk, darah mengalir, tetapi mulut dan wajahnya kembali normal lagi, terus dicakar disobek lagi, dst, dst. Disana juga para pendeta itu berteriak kepada Adoanai, minta ampun, tapi Adonai tetap berkata, bahwa semua itu sudah terlambat, ketika orang-orang tiba di Neraka kesempatan bertobat itu sudah tidak ada.

Setelah melihat semua ini, saya bilang ke Adonai, ”Adonai saya tidak mau tinggal disini, saya tidak mau masuk kesini lagi,” bahkan sampai saya sadar dan roh saya telah kembali ke tubuh saya pun, bau busuk Neraka itu masih tercium, padahal didekat saya tidak ada sampah atau kotoran berbau busuk (saking bau busuknya, setelah sadar, elizabeth sampai 40 hari tidak makan, hanya minum saja. Haleluyah dia tetap kuat, tidak lemas, menurutnya mungkin karena dia makan buah yang diberikan Adonai pada saat mereka berada di taman dalam Sorga).
Ketika saya bilang ke Adonai kalo saya sudah tidak kuat lagi, lalu Adonai memeluk saya dengan hangat, menghibur saya dan akhirnya membawa saya ke suatu tempat lain yang sangat jauh berbeda dengan Neraka. Tempat yang sangat indah, teramat sangat indah sekali.

S O R G A

[Jenis rumah yang berbeda; Bertemu nabi Musa, raja Daud dan rasul Yohanes dan rasul Paulus]
Disana saya melihat ada banyak sekali rumah, ada yang kecil dan ada yang besar, ada yang sudah jadi dan ada yang belum jadi. Lalu saya bertanya kepada Adonai, rumah-rumah siapakah itu. Dia menjawab kalo itu adalah rumah untuk anak-anak-Ku. Nanti apabila pulang sudah disediakan rumah tinggal. Saudara, apa yang dikatakan Alkitab itu benar bahwa Adonai Yeshua pergi kepada Bapa Sorgawi untuk menyediakan tempat tinggal bagi kita semua.

Yang disediakan untuk kita yang percaya kepada Adonai Yeshua, yang percaya dan mau melayani-Nya dengan kudus, tulus dan murni hatinya.
Saya juga bertanya kok rumahnya ada yang kecil dan ada yang besar, Adonai menjawab bahwa itu semua tergantung dari ketulusan pelayanan kita…bukan dari banyaknya pelayanan yang dilakukan, tapi dari ketulusan dalam melayani Dia, motivasi dalam melayani. Semakin kita tulus dan dekat maka semakin Dia memberikan tempat yang terbaik.
Terus diantara rumah-rumah itu ada yang separoh jadi dan ada yang sudah jadi, Tuhan bilang bahwa yang sudah jadi artinya orangnya sudah meninggal dan sudah bersama dengan Dia, sedangkan yang baru separuh jadi artinya orangnya masih belum meninggal.
Sorga itu sangat terang sekali, tidak menyilaukan tidak panas di kulit walalupun terang sekali, tapi sejuk di kulit.

Di ujungnya Sorga saya melihat ada barak, ada suatu tempat besar tapi untuk rombongan banyak orang, yang ternyata itu adalah tempat untuk orang-orang yang tidak percaya Adonai Yeshua tetapi waktu mau meninggal, misalnya dalam keadaan sakit atau koma, terus didoakan dan mau bertobat, menerima Yeshua Ha Mashiah terus langsung meninggal, maka mereka akan ditempatkan disana. [Masuk Sorga dengan perasaan malu atau pas-pasan, kata Pendeta  Yong Gyu Park dari Korea Selatan]

Jalan yang ada di Sorga, di rumah-rumah itu indah sekali, seperti butiran kaca. Ada banyak pohon buah-buahan. Saya juga sempat diberi buah oleh Adonai dan ajaib, begitu buahnya dipetik, langsung numbuh lagi. Jadi kehidupan di Sorga maupun di Neraka itu semua adalah kekal.
Tidak jauh dari situ saya melihat ada istana yang indah sekali, Adonai katakan itu adalah Istana-Nya dan akhirnya mengajak saya kesana.

Disana saya melihat banyak orang memuji dan menyembah Adonai setiap saat tanpa ada rasa capek, ngantuk dan lelah. Mereka memuji Adonai setiap saat, setiap waktu. Sesuai dengan Firman YAHWEH, saya lihat istana itu benar terdiri dari emas permata. Lantainya terbuat dari emas, dindingnya dari batu permata yang indah sekali. Adonai adalah Raja diatas segala raja, Dia adalah Raja yang sangat kaya sekali.
Saya lihat juga ada malaikat. Malaikat itu ada dua macam, ada yang bersayap dan ada yang tidak bersayap.

Malaikat yang bersayap itu adalah untuk peperangan rohani dan yang tidak bersayap untuk puji-pujian.
Kemudian karena kasih dan kemuarahan hati Bapa, saya juga dipertemukan dengan Yohanes, murid yang paling dikasihi Adonai. Yohanes berkata pada saya, “Kamu ingini hati-Nya saja, ingini dekat sama Adonai saja, janganlah mengingini yang lainnya.”

Setelah itu saya diajak ke pekarangan dan disana saya bertemu dengan Raja Daud yang masih berpakaian seorang raja lengkap, kemudian dia berkata pada saya kalo dia ada di sana hanya karena kasih dan kemurahan hati Adonai. Saya takjub sekali karena setahuu saya Raja Daud itu kan intim sekali dengan YAHWEH, tetapi kok dia sendiri bisa berkata bahwa dia ada disana hanyalah karena kemurahan hati YAHWEH. Kemudian bagaimana dengan kita yang hidup di dunia ini dan tidak intim dengan Dia? Raja Daud juga berpesan pada saya untuk menyampaikan kepada anak-anak YAHWEH untuk selalu menjaga kekudusan apalagi anak-anak muda jaman sekarang yang gampang jatuh dalam ketidak kudusan seperti melakukan perzinahan dan kenajisan.
Saya juga bertemu dengan Musa yang hanya berkata “Aku menyesal karena tidak dapat masuk ke Tanah Perjanjian (Israel).”

Saya juga ketemu Paulus yang bilang bahwa jika kamu menghadapi pencobaan yakinlah bahwa itu tidak akan melebihi kekuatannmu. Jadi saudara-saudara, yakinlah saat kita menghadapi kesulitan yang luar biasa yakinlah bahwa Adonai pasti akan menolong dan pencobaan itu tidak akan melebihi kekuatan kita.
Kemudian saya bertanya pada Adonai, apa kunci untuk bisa masuk istana-Nya, Dia pun menjawab, “Hal itu gampang sekali, kamu cuma harus intim hanya sama Aku, deket dengan Aku, melekat pada Aku, tidak ada yg lain.”

Saya bersyukur sekali bisa ketemu Adonai Yeshua yang memulihkan kehidupan saya, karena hanya pertemuan pribadi ini yang memulihkan saya.
Adonai Yeshua wajahnya lembut dan penuh kasih, jauh berbeda denga gambar-gambar yang ada. Wajahnya mulia dan bisa membuat kita terkesima melihat-Nya.
Tokoh-tokoh Alkitab yang kita baca umurnya ratusan tahun juga waktu saya temui di Sorga, mereka umurnya masih muda, sedang gagah-gagahnya, sekitar umur 30 – 40 tahun. Sayapun waktu dibawa Adonai, di alam roh, saya seperti anak kecil berumur 10 tahun, padahal dalam kehidupan nyata, umur saya sudah 21 tahun.

Jadi saudara-saudara, bersiap-siaplah, supaya kita selalu layak di hadapan Adonai, hidup kudus dan dekat melekat denga Dia. Kita tidak tahu kapan kita dipanggil, jadi harus cepat bertobat dan hidup kudus.
Buat saudara-saudara yang belum percaya, cepat-cepatlah percaya karena hanya Adonai Yeshua Ha Mashiah lah yang punya Kerajaan Sorga, hanya Adonai Yeshua lah satu-satunya jalan menuju keselamatan dan Sorga.
Praise The Lord….

Karena begitu besar kasih Elohim akan dunia ini, sehingga Ia telah mengaruniakan Anak-Nya yang tunggal, supaya setiap orang yang percaya kepada-Nya tidak binasa, melainkan beroleh hidup yang kekal. Sebab Elohim mengutus Anak-Nya ke dalam dunia bukan untuk menghakimi dunia, melainkan untuk menyelamatkannya oleh Dia. Barangsiapa percaya kepada-Nya, ia tidak akan dihukum; barangsiapa tidak percaya, ia telah berada di bawah hukuman, sebab ia tidak percaya dalam nama Anak Tunggal Elohim. (Injil Yohanes 3:16-18)

Yeshua inilah yang dibangkitkan Elohim, dan tentang hal itu kami semua adalah saksi. Jadi seluruh kaum Israel [dan bangsa-bangsa lain di dunia] harus tahu dengan pasti, bahwa Elohim telah membuat Yeshua, yang kamu salibkan itu, menjadi Yahweh dan Ha Mashiah.” Ketika mereka mendengar hal itu hati mereka sangat terharu, lalu mereka bertanya kepada Petrus dan rasul-rasul yang lain: “Apakah yang harus kami perbuat, saudara-saudara?” Jawab Petrus kepada mereka: “Bertobatlah dan hendaklah kamu masing-masing memberi dirimu dibaptis dalam nama Yeshua Ha Mashiah untuk pengampunan dosamu, maka kamu akan menerima karunia Roh Kudus. Sebab bagi kamulah janji itu dan bagi anak-anakmu dan bagi orang yang masih jauh, yaitu sebanyak yang akan dipanggil oleh Yahweh Elohim kita.” (Kisah para Rasul 2:32, 36-39)

Hak cipta dari artikel ini dimiliki oleh penjalabaja.wordpress.com. Artikel ini boleh diperbanyak dengan syarat alamat blog disertakan dengan lengkap dan bukan untuk tujuan komersial. Persiapkan Jalan Bagi Raja

WAHYU TENTANG SORGA; M.K. Baxter, III

Bagian I: Di Gerbang Sorga – Yeshua Ha Mashiah Sang Penyembuh
Bagian II: Dahulu,  Sekarang dan Nanti -Bayi-bayi Yang Keguguran
Bagian III: Dalam Pemeliharaan – Sekarang, Berdoalah seperti ini [Doa Pertobatan]

DALAM PEMELIHARAANa-divine-revelation-of-heaven2

Sejauh mata memandang tak pernah saya lihat ada sesuatu yang cacat atau kurang sempurna di sorga. Ayat Alkitab tentang penciptaan Adam terbayang di benak saya.  melihat semuanya itu, sungguh sangat baik adanya. Segala sesuatu yang hilang di jaman Adam yang pertama dipulihkan oleh Adam yang kedua. Saya percaya bahwa hanya pada tubuh Yeshua dapat kita temukan sesuatu yang “cacat” di sorga, yaitu tangan dan kaki-Nya yang berbekas paku serta lambungNya yang dulu ditikam. Tanda-tanda ini tetap selama-lamanya sebagai bukti bahwa hanya Dia-lah yang telah membayar harga yang begitu mahal untuk menebus dosa-dosa manusia.

Kemudian saya melihat sesuatu yang menurut hemat saya merupakan bagian atas dari kepala  Bapa – bentuknya seperti wol. (Wahyu 1:14). Suatu transformasi yang dahsyat terjadi ketika  menghembuskan nafas ke dalam bayi itu lalu ia bertumbuh menjadi manusia sempurna. Sambil menyaksikan semua ini, lenyaplah semua pertanyaan yang sebelumnya selalu menyelimuti saya tentang apa yang terjadi terhadap bayi yang mengalami aborsi. Sekarang saya sudah mengerti bahwa bayi seperti itu ternyata hidup di sorga dan menjadi ciptaan sempurna di dalam pemeliharaan  Bapa. Setelah itu malaikat pengawal membawa saya naik tinggi melintasi sisi sebuah tempat di sorga. Tampak di sana banyak pohon rindang dan banyak buah-buahan yang sangat bagus. Ada banyak kembang dari berbagai jenis dan varitas. Saya lihat juga banyak unggas beterbangan, beberapa dari burung-burung itu tak pernah saya lihat di bumi. Indahnya pemandangan itu tak mungkin bisa dilukiskan dengan bahasa manusia. Kami naik terus ke suatu tempat lain. Gemuruh sorak pujian terdengar di sana. Seorang malaikat sangat besar yang mengenakan jubah putih berdiri di sisi gerbang. Dia berdiri di belakang sebuah meja. Dia membuka sebuah kitab emas dan memberikannya kepada seorang malaikat lain. Malaikat tersebut kemudian membuka kitab itu lalu berkas-berkas cahaya yang sangat cemerlang terpancar keluar dari kitab tersebut, layaknya percikan cahaya jutaan kembang api yang memancar secara bersamaan.

Kemudian saya melihat para orangtua dan banyak orang lain secara individu bergerak ke segala arah mendekati orang-orang tertentu. Mereka bersorak-sorak dan melompat-lompat. Saya tidak mengerti apa yang sedang terjadi. Malaikat pengawalku berkata: “Orang-orang ini mengenali sanak keluarga mereka di sini.” Semua orang yang ketika di bumi putus anggota badannya, atau yang lumpuh, atau meninggal prematur  sekarang menjadi manusia sempurna, menjadi manusia seutuhnya di sorga. Di sorga Anda akan mengenal semua orang. Anda akan kenal Abraham, Isak, Yakub. Anda akan kenal Musa dan semua  nabi lain. Anda juga akan kenal semua murid Yeshua Yeshua seperti yang diceritakan di dalam Perjanjian Baru. Setiap orang di sorga mengenal setiap orang di sorga. Anda akan mengenal mereka sama seperti mengenalmu (I Korintus 13:12). Pengetahuanmu akan

sangat luas ketika berada di sorga. Malaikat pengawal berkata lagi: “Mari, kamu akan masuk melalui gerbang ini.” Inilah gerbang yang paling indah yang saya lihat di sorga. Tampak bagai gerbang sebuah taman yang berlapis kayu tapi gerbangnya sendiri terbuat dari pualam putih bersih yang diselubungi bunga-bunga cantik. Kami masuk ke dalam dan menyaksikan reuni berbagai keluarga yang tengah bersorak gembira – keluarga besar .

REUNI DI SORGA

Raja Daud paham betul bahwa ketika bayi-bayi dilahirkan secara prematur lalu meninggal, jiwanya pergi ke sorga sambil menunggu sanak familinya yang beriman datang ke situ di kemudian hari. Ketika bayinya sendiri yang lahir di luar nikah melalui Betsyeba meninggal, Daud secara tulus bertobat dari dosa perzinahannya dan kemudian menyadari  telah memberi dia pengampunan (Mazmur 32:5). Oleh karena Daud menemukan damai sejahtera dalam keyakinannya bahwa ia akan tinggal di sorga bersama (Mazmur 23:6) dan akan berjumpa dengan bayinya itu (II Samuel 12:23) maka ia dapat menghibur Betsyeba yang tengah berduka. Baca II Samuel 12:13-24.

Malaikat Yahweh berkata kepada saya: “Mulai sejak terjadi pembuahan di dalam kandungan, setiap bayi merupakan jiwa yang kekal. Apabila seorang bayi diaborsi atau keguguran,  mengetahui itu.  menugaskan malaikat-malaikat untuk memelihara bayi itu. “Kami membawa jiwa-jiwa kecil itu ke sorga kemudian  membuat mereka menjadi ciptaan sempurna, tidak peduli apakah bayi itu diaborsi atau meninggal secara alamiah. “Tangan  yang Mahakuasa itulah yang membentuk mereka menjadi ciptaan sempurna. “Apabila orangtua dari para bayi itu hidup benar di dalam Yeshua Ha Mashiah, maka ketika mereka datang ke sorga mereka akan dipertemukan dengan dan mengenali anak-anak mereka. Mereka akan berjumpa di pintu gerbang kebahagiaan.”

MALAIKAT PENGAWAL

Saya bersyukur kepada  karena mendapat kesempatan menulis buku ini. Semua kenangan ini membara di dalam hati saya setiap saat. Memang banyak orang menyuruh saya menulis semua ini. Dalam setiap kesempatan mengunjungi gereja-gereja, saya berceritera tentang perjalanan saya ke sorga dan juga ke alam maut. Saya mau membagikan beberapa pengalaman lain yang saya alami di sorga karena saya rindu Anda memahami betul bahwa sorga itu benar-benar ada. Dan yakinlah, bahwa apabila Anda telah kehilangan seorang anggota keluarga atau orang yang dicintai, dia akan menemui Anda di pintu gerbang kebahagiaan. Saya rindu Anda mengerti betul hal ini, sebab kita memiliki harapan yang pasti di dalam Yeshua yang telah pergi untuk menyediakan tempat bagi kita.

Semua malaikat yang saya lihat di sorga itu besar dan kuat-kuat. Mereka memakai jubah yang bersinar-sinar secara luar biasa. Mereka sangat kuat tapi juga tulus dan pikiran mereka selalu tertuju pada . Malaikat-malaikat yang berdisi di pintu-pintu gerbang adalah malaikat penjaga yang memegang pedang terhunus. Setiap kali saya melihat pedang mereka, saya selalu berucap: “Glori haleluya, Elohim benar-benar menjaga anak-anakNya.”

Alkitab banyak berbicara tentang malaikat. Ironisnya, sering kita mengabaikan hal yang satu ini yang sudah berulang kali dinyatakan oleh Firman. Baru setelah terjadi pewahyuan, kita mendapat lebih banyak penjelasan tentang topik ini.

Mari kita simak beberapa pernyataan Alkitab tentang malaikat: “… sebab malaikat-malaikat-Nya akan diperintahkan-Nya kepadamu untuk menjaga engkau di segala jalanmu. Mereka akan menatang engkau di atas tangannya, supaya kakimu jangan terantuk kepada batu. (Mazmur 91:11-12)
“YAHWEH, yang di hadapan-Nya aku hidup, akan mengutus malaikat-Nya menyertai engkau, dan akan membuat perjalananmu berhasil, sehingga engkau akan mengambil bagi anakku seorang isteri dari kaumku dan dari rumah ayahku.” (Kejadian 24:40)
“Dan aku melihat seorang malaikat lain yang kuat turun dari sorga, berselubungkan awan, dan pelangi ada di atas kepalanya dan mukanya sama seperti matahari, dan kakinya bagaikan tiang api.” (Wahyu 10:1)
“Kemudian dari pada itu aku melihat seorang malaikat lain turun dari sorga. Ia mempunyai kekuasaan besar dan bumi menjadi terang oleh kemuliaannya.” (Wahyu 18:1)
“Sebab apabila orang bangkit dari antara orang mati, orang tidak kawin dan tidak dikawinkan melainkan hidup seperti malaikat di sorga.” (Markus 12:25)
“Maka seorang malaikat dari langit menampakkan diri kepada-Nya untuk memberi kekuatan kepada-Nya.” (Lukas 22:43)
“Bukankah mereka semua adalah roh-roh yang melayani, yang diutus untuk melayani mereka yang harus memperoleh keselamatan?” (Ibrani 1:14)
“Aku berkata kepadamu: Demikian juga akan ada sukacita pada malaikat-malaikat  karena satu orang berdosa yang bertobat.” (Lukas 15:10)
Saya merenungkan betapa sabdaNya terbukti dalam berbagai kesempatan. Dan setiap kali Yeshua memberikan pewahyuan kepada seseorang, makna sabdaNya semakin tersingkapkan. Di dalam Firman  masih ada banyak rujukan lain tentang malaikat.
“Pujilah YAHWEH, hai malaikat-malaikat-Nya, hai pahlawan-pahlawan perkasa yang melaksanakan firman-Nya dengan mendengarkan suara firman-Nya.” (Mazmur 103:20)
“Malaikat YAHWEH berkemah di sekeliling orang-orang yang takut akan Dia, lalu meluputkan mereka.” (Mazmur 34:7)
“Maka terjadilah gempa bumi yang hebat sebab seorang malaikat Yeshua turun dari langit dan datang ke batu itu dan menggulingkannya lalu duduk di atasnya. Wajahnya bagaikan kilat dan pakaiannya putih bagaikan salju.” (Matius 28:2-3)
Yeshua sendiri juga berbicara tentang bagaimana manusia dibawa pergi ke sorga oleh malaikat. “Kemudian matilah orang miskin itu, lalu dibawa oleh malaikat-malaikat ke pangkuan Abraham.” (Lukas 16:22)

Saya teringat ketika masuk melalui gerbang sorga. Dengar, umat Yeshua…, tak pernah saya dapat melukiskan secara tepat betapa besarnya damai sejahtera dan sukacita yang ada di sana. Nyanyian, pujian dan sembah dan sukacita yang begitu besar. Saya yakin tak seorang pun di bumi dapat menggambarkannya secara tepat karena bumi belum pernah merasakan seperti apa sukacita yang ada di sorga itu. Sejak Taman Eden, bumi belum pernah mengalami damai sejahtera dan sukacita seperti yang ada di sorga. Tak ada yang namanya penyakit di sorga. Tak ada kursi roda di sana. Tak ada orang yang memiliki kelemahan jasmani di sana. Semua orang sempurna dan sangat cantik dan ganteng. Korupsi juga tentu tak ada di sana. Di sorga tidak ada tipu daya dan kebohongan. Tidak ada dosa karena  tidak mengijinkan dosa apa pun mendekati sorga.

PENYEMBAHAN DI DEPAN TAKHTA

Dalam kecepatan sangat tinggi malaikat pengawal membawa saya pergi lagi melintasi kawasan pepohonan rindang yang berbuah lebat di tepi Sungai Kehidupan. Tampak setiap pohon di situ penuh buah yang sangat bagus. Sambil berjalan, saya merasa seperti menjadi bagian dari irama musik yang sedang berkumandang. Di sorga, setiap saat terdengar irama musik dan selalu saja ada musik-musik dan nyanyian baru. Saya mendengar alunan musik berkesinambungan memuji. Malaikat berkata: “Kita akan berjalan di depan takhta untuk menyaksikan penyembahan kepada.”

Di sepanjang jalan saya lihat orang-orang berdatangan dari berbagai penjuru sorga. Mereka katakan mereka datang untuk memuji “Raja Segala Raja dan Tuan Segala Tuan.” Awalnya jumlah mereka beberapa ratus. Kemudian bertambahn menjadi beberapa ribu. Setelah itu membludak tak terhitung banyaknya. Kami berada di sebuah tempat yang diceriterakan oleh Rasul Yohanes dalam Wahyu 4:2-5, 10-11: “Segera aku dikuasai oleh Roh dan lihatlah, sebuah takhta terdiri di sorga, dan di takhta itu duduk Seorang. “Dan Dia yang duduk di takhta itu nampaknya bagaikan permata yaspis dan permata sardis; dan suatu pelangi melingkungi takhta itu gilang-gemilang bagaikan zamrud rupanya. “Dan sekeliling takhta itu ada dua puluh empat takhta, dan di takhta-takhta itu duduk dua puluh empat tua-tua, yang memakai pakaian putih dan mahkota emas di kepala mereka.

“Dan dari takhta itu keluar kilat dan bunyi guruh yang menderu, dan tujuh obor menyala-nyala di hadapan takhta itu: itulah ketujuh Roh . “Maka tersungkurlah kedua puluh empat tua-tua itu di hadapan Dia yang duduk di atas takhta itu, dan mereka menyembah Dia yang hidup sampai selama-lamanya. Dan mereka melemparkan mahkotanya di hadapan takhta itu, sambil berkata: Ya Yeshua dan  kami, Engkau layak menerima puji-pujian dan hormat dan kuasa; sebab Engkau telah menciptakan segala sesuatu; dan oleh karena kehendak-Mu semuanya itu ada dan diciptakan.”

Tampak di depan sana ada awan kemuliaan  yang bergerak masuk dan keluar dari takhta. Bentuknya seperti ledakan bom atom yang berbentuk cendawan. Tapi setiap berkas awan kemuliaan itu berwarna-warni sangat menakjubkan. Sebentuk pelangi kemuliaan yang bersinar-sinar menudungi takhta itu. Dari situ keluar kuasa  yang amat dahsyat dan tak dapat saya temukan ungkapan yang pas untuk menggambarkannya. Saya tahu persis bahwa sosok yang tampak di dalam awan kemuliaan itu adalah representasi  Bapa.

Ribuan tahun silam  menjadikan manusia menurut gambarNya: “Maka  menciptakan manusia itu menurut gambar-Nya, menurut gambar  diciptakan-Nya dia; laki-laki dan perempuan diciptakan-Nya mereka.” (Kejadian 1:27) benar-benar mengambil tanah dari bumi ini dan membuatnya menjadi seorang manusia. Coba bayangkan kehadiran  ketika itu.
“… ketika itulah YAHWEH  membentuk manusia itu dari debu tanah dan menghembuskan nafas hidup ke dalam hidungnya; demikianlah manusia itu menjadi makhluk yang hidup.” (Kejadian 2:7)
“Manusia itu memberi nama kepada segala ternak, kepada burung-burung di udara dan kepada segala binatang hutan, tetapi baginya sendiri ia tidak menjumpai penolong yang sepadan dengan dia.” (Kejadian 2:20)

Karena Adam sendirian,  membuatnya tertidur lelap.  membuka bagian samping tubuhnya lalu mencopot satu dari tulang rusuk Adam lalu dengan ini Ia menciptakan Hawa, yaitu pendamping dan teman Adam semasa hidupnya, yang juga diciptakanNya sesuai dengan gambarNya (Kejadian 1:27). Bayangkan betapa mulianya manusia diciptakan menurut gambar!

PERSIAPAN BAGI SANG RAJA

Penyembahan di depan takhta itu menyaksikan betapa indah dan kudus  kita. Ketika kami tiba di tengah kerumunan orang banyak itu, saya melihat banyak malaikat berbaur di tengah orang banyak itu. Walau sangat besar jumlah orang di situ, suasananya tetap tertib. Para kudus dan malaikat terus menyembah dan memuji . Sungai Kehidupan yang mengalir keluar dari takhta itu bagai lautan kaca yang begitu bening dan kristal yang sangat indah. Tapi kaca itu mengalir karena tempat itu benar-benar sungai. Saya lihat orang-orang kudus, juga kuda-kuda putih dan berbadan besar dan sangat anggun. Kuda-kuda ini tubuhnya seperti terbuat dari pualam yang tak bercacat sedikit pun. Di atas punggung kudakuda ini terdapat selimut putih yang sangat rapi jahitannya dan pinggirannya dilapisi emas murni. Di mulut mereka tampak tali kekang yang terbuat dari emas. Mereka mengenakan perhiasan sangat indah di kaki dan di ekor. Kuda-kuda ini berridi tegap dan bersiap-siaga di depan takhta .

Saya lihat ada 12 malaikat berdiri di depan takhta sambil membawa terompet dan nafiri yang tergantung di pinggang. Mereka mengenakan pakaian emas yang cahayanya mengalir keluar dan jubah-jubah itu bertabur batu-batu mulia. Tiba-tiba muncul berbagai jenis alat musik yang tak pernah dibayangkan oleh pikiran manusia. Banyak pula harpa terlihat di

sana. Betapa indahnya tempat itu. Saya memperhatikan secara cermat siapa yang berada di tengah peralatan musik itu. “Oh, Allahku. Segala kemuliaan bagiNya. Haleluya.”

SERUAN PENYEMBAHAN

Dengar, umat Yeshua…, Roh Kudus menunjukkan kepada saya sesuatu secara amat jelas. Seorang perempuan berada di tengah kuda-kuda itu. Ia berdiri terdiam. Para malaikat di depan takhta , masing-masing mangangkat terompet dan nafiri lalu membunyikannya. Bunyi suara alat musik itu sungguh luar biasa indahnya mengiringi sorak pujian, lalu terdengar suara: Sekarang telah tiba saatnya untuk memberikan pujian syukur tertinggi, menyembah Dia dalam nyanyian dan tarian, menyembah Dia dengan musik, menyembah Dia karena kebaikanNya. Dia sajalah . Dialah Raja di atas segala raja dan Tuan di atas segala tuan. Dia itu Penebus dosa semua umat manusia.”

Pengumuman itu disambut dengan tiupan terompet dan sangkakala. Kemudian malaikat yang sedang membacakan pengumuman dari gulungan kitab itu berhenti dan sebuah tanda lain diberikan. Kuda-kuda yang mulia itu membungkukkan badan lalu berlutut. Kepala mereka serempak menunduk rapi dalam barisan sebagai penghormatan kepada .

“… supaya dalam nama Yeshua bertekuk lutut segala yang ada di langit dan yang ada di atas bumi dan yang ada di bawah bumi.” (Filipi 2:10)

“Dan aku mendengar semua makhluk yang di sorga dan yang di bumi dan yang di bawah bumi dan yang di laut dan semua yang ada di dalamnya, berkata: ‘Bagi Dia yang duduk di atas takhta dan bagi Anak Domba, adalah puji-pujian dan hormat dan kemuliaan dan kuasa sampai selama-lamanya!’” (Wahyu 5:13)

Kuda-kuda itu kemudian bangun lalu berlari berjingkrak-jingkrak di hadapan Yeshua. Mereka mengeluarkan semua kemampuan untuk memuliakan dan menyembah . Betapa aku rindu Anda juga menyaksikan semua ini. Dan  sungguh senang melihat penyembahan itu.

MOTIVASI UNTUK MEMUJI

Umat Yahweh, dengar…, saya yakin banyak di antara kita tidak menyadari sepenuhnya betapa  menyukai puji-pujian yang kita naikkan. Kita patut memuji , bukan karena telah terlepas dari semua kesusahan, melainkan karena kita memang mencintai Dia. Ketika kita menyembah Dia, kita tidak melakukan itu untuk kepentingan kita. Ketika kita memuji Dia karena segala peristiwa luar biasa yang telah Ia kerjakan di dalam hidup kita, sebetulnya kita mengalihkan fokus kita dari diri sendiri kepada . Dalam proses penyembahan barulah kita boleh menyadari bahwa Dialah satu-satunya Pribadi yang sanggup mengatasi semua masalah yang kita hadapi dan karena itu kita mempercayakan solusinya kepada Dia. Jadi, sebetulnya kita sangat beruntung dapat memuji dan menyembah Yeshua. Melihat gegap gempitanya kuda-kuda itu menyembah Yeshua, semua pemain musik di sorga turut memainkan alat musiknya. Sejumlah besar penyanyi mendendangkan lagu pujian. Gemuruh sorak pujian membahana lagi diiringi dentangan lonceng bersahutsahutan di seantero sorga. Berjam-jam suasana meriah itu terjadi dan semua tertuju pada.

Betapa indahnya saya mendengarnya dan betapa bahagia hati saya ketika berada di tengah akolade pujian itu. Di sana, di tengah resonansi pujian itu ingatan tentang planet bumi ini seperti lenyap ditelan sukacita sorgawi. Kesusahan dan masalah sirna, kengerian tentang alam maut menghilang.

TUGAS YANG  BERIKAN

Saya menyadari bahwa  mempunyai suatu maksud yang harus saya kerjakan. Malaikat  menyentuh saya dan seketika itu juga tubuh saya kembali dikuatkan. Dia berkata: “Anak,membolehkan engkau melihat semua ini agar engkau mengingat dan merekam semua ini. Wahyu dan penglihatan dan mimpi diberikan kepadamu agar engkau memberitahukan kepada manusia di bumi tentang Elohimmu “segala sesuatu yang telah  sediakan bagi mereka ... yang mengasihi Dia dan melaksanakan perintah-perintahNya.” (I Korintus 2:9, Ulangan 7:9).

Kemudian, umat Yeshua, dengar…, saya mendengar suara . Mendengar suaraNya saja saya sudah diliputi sukacita yang luar biasa. Bunyi suara  Bapa itu bagaikan gemuruh guntur, tapi saya mengerti kata-kataNya. Begitu mendengar suaraNya, saya langsung rebah dan bersujud, menyembah dan memuji Sang Raja Segala Raja dan Tuan Segala Tuan.

KITAB SUCI MENGAMINI

Ketika saya kembali ke planet bumi dan merenungkan semua peristiwa dahsyat yang telah  tunjukkan, saya memeriksa Kitab Suci. Anehnya, di setiap lembar Alkitab, saya seperti sedang membaca sesuatu tentang sorga dan kebesaran . Beberapa ayat yang saya temukan adalah:

“Hanya Engkau adalah YAHWEH! Engkau telah menjadikan langit, ya langit segala langit dengan segala bala tentaranya, dan bumi dengan segala yang ada di atasnya, dan laut dengan segala yang ada di dalamnya. Engkau memberi hidup kepada semuanya itu dan bala tentara langit sujud menyembah kepada-Mu.” (Nehemia 9:6)
“Bukankah  bersemayam di langit yang tinggi? Lihatlah bintang-bintang yang tertinggi, betapa tingginya!” “Awan meliputi Dia, sehingga Ia tidak dapat melihat; Ia berjalanjalan
sepanjang lingkaran langit!” (Ayub 22:12, 14)
“… sebab Ia telah memandang dari ketinggian-Nya yang kudus, YAHWEH memandang dari sorga ke bumi…” (Mazmur 102:19)
“YAHWEH sudah menegakkan takhta-Nya di sorga dan kerajaan-Nya berkuasa atas segala sesuatu.” (Mazmur 103:19)
“Biarlah semuanya memuji-muji YAHWEH, sebab hanya nama-Nya saja yang tinggi luhur, keagungan-Nya mengatasi bumi dan langit.” (Mazmur 148:13)
“Tetapi kamu sudah datang ke Bukit Sion, ke kota  yang hidup, Yerusalem sorgawi dan kepada beribu-ribu malaikat, suatu kumpulan yang meriah…” (Ibrani 12:22)

MAKHLUK-MAKHLUK SORGAWI

Ini kisah nyata tentang apa yang terjadi pada saya. Malaikat Yeshua datang lagi dan berkata kepada saya: “Saksikanlah kebesaran Elohimmu.” Dengan cepat dia membawa saya lagi ke sorga melalui salah satu gerbang indah itu. Setiap gerbang itu terbuat dari mutiara tulen berhiaskan dekorasi amat cantik. Keindahan sorga itu tidak bisa diceritakan sepenuhnya. Kami berjalan melewati Sungai Kehidupan. Di sepanjang tepi sungai itu saya mendengar sorak pujian tak henti-hentinya. Sekali lagi saya dibawa ke depan takhta  yang seperti dikisahkan dalam kitab Wahyu. Luar biasa gemuruh pujian dan penyembahan di situ.

Umat Yeshua…, takhta  yang saya lihat itu sama persis dengan apa yang dikatakan Alkitab.
“Dan dari takhta itu keluar kilat dan bunyi guruh yang menderu, dan tujuh obor menyala-nyala di hadapan takhta itu: itulah ketujuh Roh. “Dan di hadapan takhta itu ada lautan kaca bagaikan kristal; di tengah-tengah takhta itu dan di sekelilingnya ada empat makhluk penuh dengan mata, di sebelah muka dan di sebelah belakang.” (Wahyu 4:5-6)
Sambil menyaksikan itu, saya mendengar paduan suara malaikat bergemuruh di sekeliling takhta itu. Malaikat-malaikat itu tak terhitung banyaknya. Lalu, saya melihat makhluk-makhluk sorgawi lainnya dan juga para tua-tua. Ada empat makhluk lain dan 24 tua-tua,
sama persis dengan yang ditulis di dalam Alkitab:
“Maka aku melihat dan mendengar suara banyak malaikat sekeliling takhta, makhluk-makhluk dan tua-tua itu; jumlah mereka berlaksa-laksa dan beribu-ribu laksa…” (Wahyu 5:11)
“Dan semua malaikat berdiri mengelilingi takhta dan tua-tua dan keempat makhluk itu; mereka tersungkur di hadapan takhta itu dan menyembah …” (Wahyu 7:11)

SERAFIM DI DEPAN TAKHTA

Dalam perjalanan kali ini saya menyaksikan apa yang disebut seraf atau makhluk sorgawi di depan takhta . Mereka memiliki mata yang besar, ada yang di bagian depan dan ada yang di bagian belakang kepala mereka. Karena itu mereka dapat melihat ke depan dan ke belakang sekaligus. Mereka memiliki enam sayap. Ada yang wajahnya seperti singa, satu lagi seperti anak lembu, satu lagi berwajah manusia dan ada pula yang wajahnya seperti burung nasar yang sedang terbang. Perawakan mereka tinggi besar. Mereka bertempik-sorak, “Kudus, kudus, kuduslah, Yahweh Mahakuasa.”

Saya merasa itu pemandangan aneh karena sebelumnya tak pernah saya melihat makhluk seperti itu. Tapi saya sadar betul bahwa  menciptakan mereka untuk tinggal di sorga. Saya memuji  karena karya dan kuasa-Nya yang luar biasa itu. Sungguh,  kita itu terlalu amat dahsyat. Saya rindu Anda memahami bahwa setelah memandang makhluk sorgawi itu saya mulai menyelidiki tentang mereka dan saya memukan pernyataan Rasul Yohanes yang menakjubkan di kitab Wahyu 4:6-8: “Dan di hadapan takhta itu ada lautan kaca bagaikan kristal; di tengah-tengah takhta itu dan di sekelilingnya ada empat makhluk penuh dengan mata, di sebelah muka dan di sebelah belakang. “Adapun makhluk yang pertama sama seperti singa, dan makhluk yang kedua sama seperti anak lembu, dan makhluk yang ketiga mempunyai muka seperti muka manusia, dan makhluk yang keempat sama seperti burung nasar yang sedang terbang. “Dan keempat makhluk itu masing-masing bersayap enam, sekelilingnya dan di sebelah dalamnya penuh dengan mata, dan dengan tidak berhenti-hentinya mereka berseru siang dan malam: Kudus, kudus, kuduslah Yeshua , Yang Mahakuasa, yang sudah ada dan yang ada dan yang akan datang.”

TUGAS PARA SERAFIM

Tugas dan pekerjaan para serafim – inilah juga tugas para tua-tua itu – adalah menyembah dan memuji , seperti yang diceritakan di dalam Alkitab. “Dan keempat makhluk itu masing-masing bersayap enam, sekelilingnya dan di sebelah dalamnya penuh dengan mata, dan dengan tidak berhenti-hentinya mereka berseru siang dan malam: Kudus, kudus, kuduslah Yeshua , Yang Mahakuasa, yang sudah ada dan yang ada dan yang akan datang. … (Wahyu 4:8-11)

“Dan mereka menyanyikan suatu nyanyian baru katanya: Engkau layak menerima gulungan kitab itu dan membuka meteraimeterainya; karena Engkau telah disembelih dan dengan darah-Mu Engkau telah membeli mereka bagi  dari tiap-tiap suku dan bahasa dan kaum dan bangsa. “Dan Engkau telah membuat mereka menjadi suatu kerajaan, dan menjadi imam-imam bagi  kita, dan mereka akan memerintah sebagai raja di bumi.” (Wahyu 5:9-10)

“… “Anak Domba yang disembelih itu layak untuk menerima kuasa, dan kekayaan, dan hikmat, dan kekuatan, dan hormat, dan kemuliaan, dan puji-pujian!” “Dan aku mendengar semua makhluk yang di sorga dan yang di bumi dan yang di bawah bumi dan yang di laut dan semua yang ada di dalamnya, berkata: Bagi Dia yang duduk di atas takhta dan bagi Anak Domba, adalah puji-pujian dan hormat dan kemuliaan dan kuasa sampai selama-lamanya! “Dan keempat makhluk itu berkata: “Amin”. Dan tua-tua itu jatuh tersungkur dan menyembah.” (Wahyu 5:11-14)

[Saya kumpulkan ayat-ayatnya saja] (Wahyu 5:8; 6:1, 7:11-12; 15:6-8; 19:4-6)

RIWAYAT PERJALANAN KE SORGA

Yahweh Yeshua membawa saya ke sorga 10 kali. Saya tiba di sorga dalam kuasa. Ini semua terjadi segera setelah Dia membawa saya ke alam maut selama 30 malam.
Perjalananku ke alam roh ini berlangsung dalam masa Paskah. Yeshua pertama kali muncul pada suatu subuh, antara jam 02:00 dan jam 05:00.

Pertama-tama Dia membawa saya ke dalam alam maut untuk menunjukkan kepadaku tempat perhentian bagi semua manusia yang menolak atau tidak percaya kepadaNya. Artinya, manusia yang tidak percaya Yeshua tak akan pernah sampai ke sorga. Jadi, sebelum Dia membawa saya ke sorga, Dia terlebih dahulu membawa saya ke dalam perut bumi dan menunjukkan tempat tinggal orang mati. Tentang kunjungan ke alam maut ini telah saya bukukan dalam buku berjudul A Divine Revelation of Hell (Wahyu  tentang Naraka).

Seusai melakukan perjalanan 30 malam ke dalam perut bumi yang penuh kengerian itu, selama 10 malam berikutnya Yeshua menunjukkan kepada saya tentang kemuliaanNya di sorga. Setelah itu masih ada lagi serentetan penglihatan yang Yeshua anugerahkan kepada saya. Semua yang saya tulis di dalam buku ini adalah kisah nyata yang saya alami sendiri dan dinyatakan oleh Roh  Yang Hidup. Dan  mempunyai tujuan bahwa Anda mendengarnya hari ini.

Beberapa hal lain perlu saya ceriterakan di sini. Di sorga ada malaikat yang memiliki sayap dan ada juga yang tidak memiliki sayap. Setiap kali saya tiba di sorga, saya melihat setiap malaikat itu sedang sibuk mengerjakan sesuatu tugas. Mereka merampungkan semua tugas yang diberikan bahkan sampai hal-hal yang sangat rinci.  Setiap malaikat memiliki tugas tertentu, jadi tugas mereka berbeda-beda. Tapi yang sama adalah setiap mereka selalu memuji  dan mereka mengerjakan semua tugas itu dengan penuh sukacita walau tampak begitu sibuk. Misalnya, setiap kali jiwa-jiwa baru tiba di sorga, para malaikat menemui mereka dan mengantar mereka melewati Sungai Kehidupan. Jadi, ada malaikat yang tugasnya mengantar jiwa melewati Sungai Kehidupan. Malaikat pengantar ini menyerahkan jiwa-jiwa itu kepada malaikat-malaikat lain lagi yang tugasnya adalah memakaikan pakaian baru kepada jiwa-jiwa yang baru tiba tersebut. Pakaian keselamatan yang diberikan itu adalah “jubah kebenaran.” Setelah itu, malaikat pengantar membawa jiwa-jiwa itu ke sebuah ruangan lain bernama “ruang mahkota.” Di sini setiap jiwa akan menerima mahkota yang dipakaikan di atas kepalanya. Semua keagiatan ini berlangsung secara sangat tertib dan sangat indah pula. Dalam melakukan tugas ini, para malaikat selalu tampak girang dan kebahagiaan yang terpancar dari mereka amatlah sempurna.

Saya tidak pernah melihat lonceng di sorga, tapi saya selalu mendengar bunyi lonceng berdentang. Malaikat bilang lonceng di sorga itu berbunyi setiap kali ada jiwa baru yang diselamatkan di bumi. Hal ini mereka namakan “sukacita sorgawi.”

Selama 10 kali perjalanan ke sorga itu saya sering melihat meja-meja yang amat cantik. Saya tidak tahu bagaimana harus mengungkapkan keindahan meja-meja itu. Di bumi ada banyak meja cantik seperti meja bergaya Victoria atau yang lain yang pernah Anda lihat, misalnya ada meja ditempatkan di sudut ruangan dan di atasnya ada vas bunga atau buku.

Di sorga begitu juga. Tapi, bedanya adalah, meja-meja di sorga itu memiliki desain yang keindahannya tidak bisa diterangkan oleh manusia. Ada banyak sekali buku di sorga, juga banyak benda lain yang tak sanggup saya ceriterakan di sini.

REKAMAN SORGAWI

Dengar baik-baik, umat Yeshua…! Setiap kali engkau menolong seseorang misalnya dengan cara memberikan uang untuk kemuliaan Yeshua, atau setiap kali engkau membayar perpuluhan, itu semua dicatat di sorga. Saya tahu betul hal ini sebab ketika sampai di sana,

Yeshua menyingkapkan suatu kejadian yang tidak akan terhapus dari ingatan saya.

Di sana saya melihat banyak malaikat yang baru saja kembali dari bumi. Mereka membawa laporan dari berbagai pelosok planet bumi. Mereka kemudian pergi ke pusat dokumentasi dan menyerahkan laporan-laporan itu kepada malaikat pencatat untuk diarsipkan. Tapi sebelum itu, malaikat pembawa laporan akan membacakan laporannya. Malaikat pencatat kemudian bertanya: “Apakah benar engkau menyaksikannya sendiri hal itu? Apakah benar kejadiannya persis seperti yang engkau laporkan?” Setelah laporan itu dikonfirmasikan kebenarannya, barulah dimasukkan ke dalam kitab kehidupan dari jiwa-jiwa yang dilaporkan itu. Kitab-kitab ini lalu dibawa ke depan takhta. Tapi sebelumnya harus melewati suatu proses khusus. Saya masih ingat betul bahwa Roh Yeshua bergerak senantiasa di sorga. Roh itu jauh lebih besar dari apa pun di bumi. Itulah sebabnya Alkitab berkata: Kamu berasal dari  …, dan kamu telah mengalahkan nabi-nabi palsu itu; sebab Roh yang ada di dalam kamu, lebih besar dari pada roh yang ada di dalam dunia.” (I Yohanes 4:4)

Segala sesuatu yang ada di bumi ini sebetulnya diciptakan berdasarkan model yang sudah ada di sorga, tapi semua yang di bumi hanyalah pantulan atau bayang-bayang dari apa yang sesungguhnya yang ada di sorga. Misalnya musik di bumi ini tidak ada apa-apanya dibanding dengan musik di sorga. Begitu juga puji-pujian serta kemuliaan yang ada di sorga tidak bisa dibandingkan dengan apa pun yang ada di seantero bumi.  memang menghendaki umatNya memuliakan Dia. Dari kitab Kejadian sampai kitab Wahyu,  menghendaki adanya keluarga besar  yang mencintai Dia. Sampai di sini Anda mesti camkan bahwa sorga hanya disediakan bagi orang-orang yang mengasihi Yeshua Ha Mashiah. Suatu hari nanti saya akan pergi lagi ke sana. Suatu hari nanti engkau pun akan pergi ke sana – jika engkau sudah bertobat dari semua dosamu dan jika Yeshua Ha Mashiah tetap tinggal di dalam hatimu. Hanya Yeshua sajalah yang dapat menghapus dosa manusia melalui darahNya yang kudus dan mulia. Berikut ini saya berbicara tentang darah Yeshua penghapus dosa manusia.

DARAH YANG MENGHAPUS DOSA

Di atas sudah saya jelaskan tentang ruangan arsip di sorga. Tapi saya mau memberikan informasi yang lebih rinci lagi. Di dalam ruangan itu ada beberapa malaikat duduk sambil bekerja. Di depan mereka ada ember-ember yang terbuat dari emas. Ini juga merupakan bagian dari kemuliaan sorgawi. Di depan malaikatmalaikat itu ada tumpukan-tumpukan buku. Di dalam buku-buku itu tampak marker (penanda bacaan) yang berisi pesan-pesan dari bumi tentang kehidupan seseorang. Setiap pesan itu harus diperiksa oleh seorang malaikat tinggi besar yang bertugas melakukan penyimpanan data. Saya melihat dua malaikat lain datang dari bumi sambil membawa pesan-pesan seperti yang tertulis di marker itu.

Setiap kali seseorang lahir baru, maka satu pesan dituliskan tentang itu dan dibawa ke sorga. Ini terjadi ketika seseorang sungguh-sungguh bertobat dan menerima Yeshua di dalam hatinya. Ketika seseorang benar-benar bertobat dari dosa-dosanya dan meminta Yeshua menjadi Yeshua dan Juruselamatnya, maka di marker itu akan ditulis bahwa orang tersebut telah “menyerahkan hidupnya kepada Yeshua.”

Malaikat yang mengawasi ember-ember emas itu kemudian mengambil sebuah buku dari tumpukan itu. Setiap malaikat itu memegang apa yang tampak bagai secarik kain yang dibasuh dengan darah. Ini representasi darah Yeshua. Kain berwarna merah darah ini juga memancarkan sinar kemuliaan dan kuasa. Kain ini tidak kelihatan menyeramkan walau basah karena darah, melainkan tampak sangat indah. Setiap malaikat itu kemudian meletakkan buku yang telah diambil itu di hadapannya dan, mulai dari halaman yang paling awal, malaikat itu menghapus tulisan-tulisan dalam buku itu dengan menggunakan kain berdarah itu. Hebatnya, walaupun kain penghapus itu berwarna merah, tapi halaman yang dihapus tidak ternodai melainkan menjadi putih bersih. Atas petunjuk , malaikat menghilangkan semua catatan lama di dalam buku-buku itu kemudian membuat catatan baru yang mengatakan bahwa orang berdosa ini benar telah dilahirkan kembali dan  tidak mengingat dosanya lagi. “Aku, Akulah Dia yang menghapus dosa pemberontakanmu

oleh karena Aku sendiri, dan Aku tidak mengingat-ingat dosamu.” (Yesaya 43:25)

Dengar, anak-anak. Sabda  itu benar.  benar-benar menghapus dosa-dosa kita. Suatu pemandangan yang sungguh indah melihat para malaikat itu bekerja membersihkan halaman demi halaman dalam buku-buku itu. Haleluyah, karena Yeshua menghapus dosa setiap kita yang percaya Dia. Sekali lagi saya mendengar gemuruh pujian. Lirik nyanyian itu sebagai berikut:

Oh, nothing but the blood of Jesus can wash my sins away.
Oh, nothing but the blood of Jesus can make me whole today.
Oh, nothing but the blood of Jesus can cleanse me today.
[Oh, hanya darah Yeshua yang dapat menghapus dosaku.
Oh, hanya darah Yeshua yang dapat membuat aku lengkap kini.
Oh, hanya darah Yeshua yang dapat membersihkan aku kini]
Kemudian para malaikat bernyanyi:
Another one’s been redeemed
by the blood of the Lamb.
Another one’s been saved from the Devil’s hand
by the blood of the Lamb.
Another one’s been saved from hell
by the blood of Jesus Christ.
[Satu jiwa lagi telah ditebus
oleh Darah Anak Domba
Satu jiwa lagi telah dilepaskan dari cengkeraman Iblis
oleh darah Anak Domba
Satu jiwa lagi telah dibebaskan dari naraka
oleh darah Yeshua Ha Mashiah]

Umat Yeshua, dengar…, jangan pernah merasa malu untuk meminta kuasa darah Yeshua. Dua ribu tahun silam darahNya dicurahkan untuk menghapus dosa kita. Sejak itu kuasa darah Yeshua tidak pernah berkurang. Yeshua telah mengalahkan Iblis satu kali untuk selama lamanya ketika Dia memberikan diriNya untuk digantung di salib menggantikan kita (Ibrani 7:2-7). Ha Mashiah turun dari sorga yang mulia. Dia dilahirkan oleh Perawan Maria. Dia menyerahkan diriNya agar kita dapat ditebus oleh da-rahNya yang mulia itu. Dia melakukan ini semua agar kita jangan dimasukkan ke naraka. Saudara bisa bayangkan betapa girangnya hati saya ketika menyaksikan dosa manusia dihapus oleh darah Yeshua. Bayangkan kejadian itu—semua catatan lama tentang dosa, kecemaran, semua yang kelam itu lenyap dan  tidak mengingat lagi semua dosa yang sudah terhapus itu.

MEZBAH

Saya sangat suka melihat mezbah Yeshua. Ketika saya berada di sebuah gereja yang dipenuhi Roh , saya melihat ada mezbah yang sangat indah. Indah mezbah itu karena saya menyadari pasti di sana sudah banyak airmata ditumpahkan. Di dalam Perjanjian Lama,  berulang kali memberi perintah untuk merobohkan mezbah-mezbah penyembahan berhala. “Mezbah mereka kamu harus robohkan, tugu-tugu berhala mereka kamu remukkan, tiang-tiang berhala mereka kamu bakar habis, patung-patung  mereka kamu hancurkan, dan nama mereka kamu hapuskan dari tempat itu. Jangan kamu berbuat seperti itu terhadap YAHWEH, Allahmu.” (Ulangan 12:3-4)

Umat  diperintahkan untuk melenyapkan mezbah-mezbah penuh dosa yang tidak memuliakan . Mereka diperintahkan untuk menghancurkan semua mezbah yang tidak menghormati Dia dan mereka diminta mendirikan dan merawat mezbah untuk menyembah Dia. Hanya Yeshua sajalah yang dapat melakukan itu bagi kamu. Engkau tidak bisa melakukannya sendiri. Baca Hakim-Hakim 6:25-26: “Pada malam itu juga YAHWEH berfirman kepadanya: Ambillah seekor lembu jantan kepunyaan ayahmu, yakni lembu jantan yang kedua, berumur tujuh tahun, runtuhkanlah mezbah Baal kepunyaan ayahmu dan tebanglah tiang berhala yang di dekatnya. Kemudian dirikanlah mezbah bagi YAHWEH, Allahmu, di atas kubu pertahanan ini dengan disusun baik, lalu ambillah lembu jantan yang kedua dan persembahkanlah korban bakaran dengan kayu tiang berhala yang akan kautebang itu.”

MEZBAH DI JAMAN SEKARANG

Dalam misi penginjilanku di seantero Amerika, saya selalu merenungkan tentang mezbah Yeshua. Ketika kita maju ke depan dan “curhat” kepada  sambil berlutut di altar gereja, kita tidak malu menghadapi Dia. Mezbah yang dikhususkan bagi Yeshua adalah tempat dimana kita dapat berada di dalam hadirat , tempat dimana kita dapat memanggil-manggil Dia dan mengakui semua dosa kita kemudian meminta pengampunan dariNya.

Banyak di antara kita yang telah merasakan kehadiranNya yang amat dahsyat. Dia menjawab doa kita. Kadang-kadang kita juga merasakan tanganNya sedang merangkul diri kita. Ada sesuatu yang luar biasa tentang mezbah di dalam Perjanjian Lama. Di sana engkau hanya berlutut dan menyembah. Engkau juga bisa memuji  ketika berada di rumah atau di dalam mobil. Dimana pun engkau berada engkau dapat memuji Yeshua. Tapi saya ingin katakan satu hal: Mezbah adalah tempat dimana engkau dapat mengikat janji dan bersekutu dengan  dalam suasana akrab. Nabi-nabi dalam Perjanjian Lama mendirikan mezbah sebagai tempat dimana mereka dapat berseru kepada  meminta pengampunan bagi umat  dan juga bagi diri mereka sendiri. Di mezbah itu mereka lakukan pertobatan dan mempersembahkan korban curahan darah atas nama umat.  menerima pertobatan dan korban itu.

Tapi karena Ha Mashiah telah mencurahkan darahNya sebagai korban yang paling tinggi maka kita tak perlu lagi memberikan korban curahan untuk penebusan dosa. Tapi tetap kita mesti bertobat dari semua dosa. Dan tempat paling baik untuk melakukan pertobatan itu adalah di mezbah atau altar. Karena itu, ketika melihat altar gereja, jangan segan-segan maju dan berlutut di sana untuk berdoa sebisa mungkin. Karena altar itu sangat berarti. Di setiap rumah mesti ada altar seperti itu, agar kita dapat senantiasa berbicara kepada  dan agar ada tempat untuk berduaan dengan. Setiap kali saya berkhotbah, saya selalu katakan: Jangan malu untuk maju ke altar ini, sebab di sini  akan berjumpa denganmu. Betul, Dia dapat menemuimu ketika engkau sedang duduk. Tapi ada nilai lebih tentang mezbah yang diurapi Yeshua dimana engkau dapat merendahkan diri, mengangkat tanganmu dan berkata: Yeshua, aku ada di sini. Pakailah demi kemuliaanMu.

MENYEMBAH  SECARA TULUS

Hatimu harus selaras dengan kata-katamu ketika engkau berdoa.  masih terus mencari orang-orang yang secara tulus mencintai dan memuji Dia.  masih terus mencari orang-orang yang mau berbalik dari jalan hidup yang jahat dan bertobat di hadapanNya. Dia masih mencari orang-orang yang mau menyembah Dia di dalam roh dan kebenaran. “Dan umat-Ku, yang atasnya nama-Ku disebut, merendahkan diri, berdoa dan mencari wajah-Ku, lalu berbalik dari jalan-jalannya yang jahat, maka Aku akan mendengar dari sorga dan mengampuni dosa mereka, serta memulihkan negeri mereka.” (II Tawarikh 7:14)

Tetapi saatnya akan datang dan sudah tiba sekarang, bahwa penyembah-penyembah benar akan menyembah Bapa dalam roh dan kebenaran; sebab Bapa menghendaki penyembah-penyembah demikian.  itu Roh dan barangsiapa menyembah Dia, harus menyembah-Nya dalam roh dan kebenaran.” (Yohanes 4:23-24)

Tuluslah di hadapan. Jujurlah kepadaNya. Ketika maju ke altar, jangan sekali-kali berlutut untuk berkata “Betty bersalah kepada saya,” atau “Joe membuat aku kecewa.” Tapi, katakan: “Bapa, akulah yang bersalah. Itu sebabnya aku ada di sini untuk memohon pengampunanMu.” Engkau sendiri harus mengampuni mereka yang menurut pendapatmu telah bersalah kepadamu. Yeshua rindu melihat umat yang dibebaskan agar mata yang buta dapat melihat dan telinga yang tuli dapat mendengar apa yang tengah dikatakan Roh kepada gerejaNya. (Wahyu 2:7).

Kita sering mengalami banyak pencobaan dan guncangan hidup. Terkadang kita merasa bahwa si jahat itu telah mencuri semua kedamaian dari kita. Tapi  memberikan kepada kita ketabahan agar pada akhirnya kita menerima kemenangan. Ada banyak sekali tekanan di dalam hidup ini, tapi di dalam Yeshua ada kedamaian dan ketenteraman. Carilah gereja yang percaya pada kuasa Roh Kudus. Di sana engkau akan belajar tentang hikmat  dan terbebas dari masalah, penderitaan dan kesedihan. Sangat penting bagi setiap anak Yeshua untuk selalu bersekutu di gereja. Alkitab mengajarkan kita tentang pentingnya persekutuan seperti itu (Ibrani 10:25). Jangan pernah mengasingkan diri.  mengasihi kamu dan ada banyak orang kudusNya yang juga mengasihi kamu.

SUKACITA YANG AKAN DINYATAKAN

Bagian lain dari sukacita di sorga merupakan misteri ilahi yang akan dinyatakan kelak. Saya tidak dibolehkan untuk melihat bagian tersebut. Tapi yang pasti, dalam salah satu kunjungan saya ke sorga, saya melihat sendiri rumah-rumah megah dan istana-istana yang maha indah. Hanya sekejap saja saya dibolehkan melihat istana-istana indah itu. Kemudian saya dibawa ke suatu tempat dimana malaikat-malaikat sedang sibuk bekerja. Mereka mengerjakan berbagai macam pekerjaan. Tampaknya mereka baru saja tiba dari bumi dan masuk secara teratur. Setiap malaikat itu membawa berkas-berkas di tangannya.

Terkadang juga malaikat membawa kitab-kitab yang penuh dengan catatan yang telah mereka tulis sendiri. Laporan dari bumi ini kemudian dibawa ke tempat-tempat tertentu untuk diarsipkan. Di antara arsip-arsip itu ada catatan tentang upah yang akan diterima semua orang kudus.

Nanti, ketika Anda tiba di sorga, Anda akan diberikan upah untuk setiap pekerjaan yang telah Anda lakukan di bumi untuk kemuliaan Yeshua Ha Mashiah. Inilah sebabnya buku ini harus saya tulis. Saya tulis ini semua demi hormat dan kemuliaan Yeshua Yeshua Ha Mashiah. Saya ingin Anda mengerti betul tentang bagian misteri yang  perkenankan untuk saya saksikan.

Benar, seperti kata Alkitab (I Korintus 13:9) bahwa sekarang kita hanya mengetahui sebagian saja dan kita hanya bernubuat sebagian saja, sebab waktunya belum tiba untuk mengetahui segalanya. Itu sebabnya  juga menyatakan hanya sebagian kecil dari misteriNya di sorga. Terpujilah nama Yeshua, sebab ketika nanti kita tiba di sana, di rumah kita yang abadi, semua pertanyaan kita akan terjawab, semua doa kita akan dijawab, semua kerinduan kita yang terdalam akan dipuaskan.

PENGLIHATAN PARA NABI

Saya mau berceritera tentang penglihatan saya mengenai para malaikat yang tengah bekerja. Saya rindu Anda mengerti tentang beberapa hal indah yang telah  nyatakan. Saya ingin membagikan kepadamu sukacita yaitu ketika kita tahu bahwa Yeshua menyediakan upah untuk semua orang yang bekerja bagi kemuliaanNya. Bapa di sorga begitu hebat karena Dia terus menyingkapkan banyak “rahasiaNya kepada hamba-hambaNya – para nabi” (Amos 3:7). Kerinduan Bapa di sorga adalah menyingkapkan semua ini kepada mereka yang peka terhadap wahyu-Nya dan mereka yang tergerak hati untuk menyebarluaskan pesanNya. “Beginilah firman YAHWEH, Raja dan Penebus Israel, YAHWEH semesta alam: Akulah yang terdahulu dan Akulah yang terkemudian; tidak ada  selain dari pada-Ku. Siapakah seperti Aku? Biarlah ia menyerukannya, biarlah ia memberitahukannya dan membentangkannya kepada-Ku! Siapakah yang mengabarkan dari dahulu kala hal-hal yang akan datang? Apa yang akan tiba, biarlah mereka memberitahukannya kepada kami! Janganlah gentar dan janganlah takut, sebab memang dari dahulu telah Kukabarkan dan Kuberitahukan hal itu kepadamu. Kamulah saksi-saksi-Ku! Adakah  selain dari pada-Ku? Tidak ada Gunung Batu yang lain, tidak ada Kukenal!” (Yesaya 44:6-8)

“Lalu YAHWEH menjawab aku, demikian: Tuliskanlah penglihatan itu dan ukirkanlah itu pada loh-loh, supaya orang sambil lalu dapat membacanya.” (Habakuk 2:2)

Ada banyak contoh di dalam Alkitab tentang bagaimana rindu menyatakan sesuatu kepada umatNya melalui utusan-utusan yang diurapiNya. Sabda Yeshua itu sungguh benar adanya.

Menurut Alkitab, Daniel mendapat penglihatan: “… bermimpilah Daniel dan mendapat penglihatan-penglihatan di tempat tidurnya. Lalu dituliskannya mimpi itu …” (Daniel 7:1 NIV) “Apa yang engkau lihat, tuliskanlah di dalam sebuah kitab …” (Wahyu 1:11).

Yesaya adalah seorang nabi besar yang membawa pesan penting untuk Yehuda karena keberaniannya dalam menyampaikan pesan Yeshua. Kitab Yesaya dimulai dengan kalimat: Penglihatan dari Yesaya anak Amos, yang dilihatnya mengenai Yehuda dan Yerusalem (Yesaya 1:1). Krena Yehezkiel mendapat penglihatan dari Yeshua (Yehezkiel 1:1), dia terpanggil dan diurapi untuk suatu misi nubuatan. , dalam belaskasihanNya yang tak terbatas, telah memandang perlu memanggil saya dan menyatakan penglihatan-penglihatan

yang berasal dari diriNya sendiri. Saya bersyukur kepadaNya untuk hal ini. Ketika saya sedang berdoa dan meditasi, mencari kehendak  untuk hal-hal tertentu, Roh Kudus membolehkan saya mengetahui berbagai misteri sorgawi. Panggilan saya di dalam Yeshua adalah untuk menerima mimpi-mimpi, penglihatan dan wahyu untuk dibagikan kepada banyak orang. Sebagai salah satu hamba  yang diurapi, saya hanya mendeskripsikan tentang hal-hal yang  nyatakan kepada saya. Dan saya percaya seperti inilah peran alkitabiah yang harus saya turuti.

Ketika Yahweh Yeshua Ha Mashiah menyatakan diri-Nya kepada saya, Dia memakai jubah putih yang berkilau-kilau, penuh cahaya kemuliaan dan kuasa. Tinggi badan Yahweh Yeshua, menurut yang saya lihat, adalah 6 kaki (6 x 12 inci = 180 sentimeter). JenggotNya amat rapi. Rambut-Nya lebat dan panjang, terurai lepas ke bahu. MataNya amat indah dan sorotan mataNya tajam menembus. Gambar Yahweh Yeshua yang paling mirip dengan wajah asliNya yang saya lihat itu adalah yang tergantung di lokasi Tembok Ratapan di Israel yang menggambarkan Dia sedang berdoa untuk orang-orang Yahudi dan Israel. Dia penuh dengan kasih sayang dan kepedulian terhadap kita semua, persis seperti yang digambarkan oleh pelukis di Israel itu. Baca Kisah Para Rasul 1:10: “Ketika mereka sedang menatap ke langit waktu Ia naik itu, tiba-tiba berdirilah dua orang yang berpakaian putih dekat mereka…”

Bagaimana mungkin seseorang membaca dan tidak mempercayai apa yang dibacanya? secara terang-terangan menunjukkan kepada manusia tentang adanya malaikat ketika Yeshua terangkat ke sorga. Kita perlu mengerti bahwa  rindu untuk menyatakan kuasa kemuliaan dan karya-karyaNya yang ajaib kepada kita justru pada bagian akhir dari akhir zaman ini.  mempunyai banyak penglihatan untuk kita saksikan. Dia rindu menyampaikan semua kebenaran ini kepada kita supaya kita bersukacita dan bekerja di bumi dengan senang hati untuk Dia.

MUJIZAT DI GEREJA

Setelah semua penglihatan itu berlalu, saya mulai melayani di sebuah acara gereja. Saya tenggelam dalam doa dan meditasi yang kusuk. Pada malam itu, di gereja, saya melihat banyak malaikat datang. Mereka memegang pedang yang terbuat dari emas. Roh  kemudian berbicara kepada saya dengan sangat jelas: “AnakKu, ketika tiba saatnya umat ini berdoa, Aku akan menyembuhkan berbagai penyakit. Aku mau ini menjadi tanda dalam pelayananmu, bahwa penglihatan yang telah engkau lihat tentang naraka itu benar adanya. Sudah Kukatakan bahwa Aku akan memberi tanda-tanda ajaib dan mujizat-mujizat seperti yang ditulis di dalam Injil Yeshua Ha Mashiah.”

Sangat bahagia hati saya ketika mendengar itu. Ketika saya sedang berkhotbah, tampak seorang malaikat memegang sebuah kitab besar dan menulis semua yang saya khotbahkan. Tampak atap gereja itu terbuka dan di atas sana takhta  dapat dilihat dari tempat saya berdiri. Para malaikat di atas sana tampak sedang bertempik-sorak.

KETIKA RANTAI DOSA DIPUTUSKAN

Ketika tiba saatnya untuk maju ke depan altar, saya melihat para malaikat berjalan-jalan di tengah jemaat sambil membujuk mereka untuk berjalan ke altar dan menyerahkan hati kepada Yeshua Yeshua. Ketika malaikat menyentuh hati setiap individu yang sedang berlutut di altar itu, asap dosa hitam pekat mulai menguap keluar dari hati mereka. Menakjubkan pemandangan itu. Saya melihat juga rantai-rantai yang membelenggu jemaat. Sewaktu mereka menerima pengampunan, para malaikat memutuskan rantai-rantai dosa tersebut dan membuangnya ke luar. Semua rantai pengikat itu mulai putus ketika orang-orang itu mulai mengangkat tangan sambil mengaku dosa kepada Yeshua Yeshua. Ada lagi hal lain terjadi. Ketika Firman  saya bacakan, Firman itu tampak seperti pedang yang melompat keluar dari halaman-halaman Alkitab lalu menembusi tubuh setiap orang dan langsung menyembuhkan penyakit apa pun yang mereka derita. Saya sendiri juga heran. Tapi kemuliaan Yeshua memenuhi ruangan itu dan saya bersyukur Dia bekerja melalui mujizat-mujizat untuk menyalurkan berkat-berkat sorgawi ke bumi. Tangisan dan pujian naik dari semua sudut ruangan mengiringi penyelamatan jiwa-jiwa itu. Dalam banyak pelayanan saya di berbagai tempat di bumi,  selalu menunjukkan mujizatmujizatNya seperti ini dan banyak jiwa diselamatkan. Terpujilah nama Yeshua karena semua tanda ajaibNya itu. Saya yakin betul bahwa malaikat masih terus bekerja seperti itu, membantu saya melaksanakan pelayanan bagi hormat dan kemuliaan Yeshua Yeshua Ha Mashiah.

FIRMAN

Dalam banyak kebaktian yang saya kunjungi, saya melihat malaikat mengerjakan banyak hal indah. Perlu diingat bahwa malaikat adalah roh-roh yang melayani Yeshua. Mereka diutus untuk melayani semua orang yang mewarisi keselamatan (Ibrani 1:13). Suatu ketika saya melihat seorang hamba Yeshua sedang bernubuat. Ketika dia sedang bernubuat, membuka mata saya untuk melihat malaikat yang tengah berdiri di atasnya. Malaikat itu sedang mencurahkan ke atas kepala hamba Yeshua itu sesuatu yang tampak bagai minyak bercampur api yang keluar dari sebuah tabung berbentuk nafiri. Lalu saya melihat isi hati orang itu – penuh dengan firman. Firman itu keluar dari hati orang itu kemudian naik melalui kerongkongannya dan keluar melalui mulutnya. Saya lihat firman itu mengalir keluar dari mulutnya. Ketika firman itu menyentuh udara, firman itu berubah bentuk menjadi sebilah pedang tajam bermata dua. Seorang malaikat lain tampak sedang mencatat semua yang diucapkan oleh hamba Yeshua itu. Saya berkata: “Yeshua, ini benar-benar firmanMu yang keluar untuk umatMu di sini.” Tampak seorang malaikat lain lagi memegang Kitab Suci. Ketika hamba  itu berkhotbah, kata-kata dalam Kitab Suci itu melompat keluar, masuk ke dalam hati pengkhotbah itu lalu keluar melalui mulutnya dan kata-kata yang keluar itu pun berubah bentuk menjadi pedang bermata dua.

Ketika hamba Yeshua itu berdoa bagi mereka yang sakit, Yeshua membuka mata saya untuk melihat sebuah bercak hitam di dalam paru-paru, kaki, liver atau bagian lain dari jemaat yang sakit. Pedang firman  yang keluar tadi menyentuh bagian-bagian tubuh jemaat yang sakit itu dan uap panas meluap keluar mengelilingi bagian tubuh yang sakit tersebut. Banyak kali ketika jemaat yang sakit didoakan, mereka merasakan panas seperti itu.

Saya menyaksikan bagaimana penyakit di tubuh jemaat dibakar dan dilenyapkan oleh firman . Bagian tubuh yang sakit tadi menjadi sembuh ketika sel-sel baru dan kulit baru muncul menggantikan sel-sel lama yang tadinya terserang penyakit. Betapa indahnya menyaksikan cara Yeshua bekerja melalui mujizat seperti itu. Terpujilah nama Yeshua Yeshua.
Beberapa waktu kemudian, saya berbicara dengan beberapa anggota jemaat yang disembuhkan. Ada yang berkata: “Saya disembuhkan secara sangat ajaib hari itu.”
Benar, umat Yeshua, di sini, di bumi, kita hanya melihat secara samar-samar. Kita hanya dibolehkan melihat dan mengetahui apa yang  ijinkan untuk kita ketahui. Apa yang saya lihat di gereja itu hanyalah apa yang  perbolehkan bagi saya. Hormat dan puji dan syukur saya bagi Dia Yang Mahamulia.

DATANG KE TAKHTA

Saya menyadari betapa pentingnya peran para nabi di dalam dunia masa kini sama seperti peran mereka di dalam dunia masa lalu. Saya mulai menyadari pentingnya pelayanan seperti yang diberitakan dalam Efesus 4:11-12: “Dan Ialah yang memberikan baik rasul-rasul maupun nabi-nabi, baik pemberita-pemberita Injil maupun gembala-gembala dan pengajar-pengajar, untuk memperlengkapi orang-orang kudus bagi pekerjaan pelayanan, bagi pembangunan tubuh Ha Mashiah.”

Saya mengerti betapa pentingnya setiap kita sebagai sesama anggota dalam Tubuh Ha Mashiah. Alkitab berkata kita dapat datang dengan berani ke hadapan takhta anugerah  agar kita boleh memperoleh pengasihan dan anugerah untuk melayani sesama (Ibrani 4:16).

Kata-kata itu meyakinkan kita bahwa kita memiliki keberanian untuk masuk ke dalam kekudusan melalui darah Yeshua (Ibrani 10:19), karena sesuai dengan hukum, hampir segala sesuatu mesti dimurnikan oleh darah dan tanpa darah yang tertumpah tak akan ada pengampunan (Ibrani 9:22). Kawan, saya bersaksi di sini bahwa semua ini adalah benar. Hanya darah Yeshua Ha Mashiah sajalah yang dapat melakukan pendamaian bagi jiwa manusia. Darah dan firmanNya bekerja bersama dalam anugerahNya.

“Sebab itu marilah kita dengan penuh keberanian menghampiri takhta kasih karunia, supaya kita menerima rahmat dan menemukan kasih karunia untuk mendapat pertolongan kita pada waktunya.” (Ibrani 4:16)

PERTOLONGAN DI MASA KINI

Betapa seringnya kita membutuhkan pertolongan! Ada yang sakit secara fisik, ada pula yang sakit hati, ada lagi yang bergumul karena perceraian. Banyak yang berkabung karena kehilangan orang-orang yang dikasihinya, atau ada anak yang tersesat melakukan hal-hal yang tidak senonoh. Ada masalah lain lagi seperti ketika tak ada harapan dari mana kita akan mendapatkan uang. Pada saat-saat seperti itu, kita membutuhkan pertolongan. Kita dapat datang dengan berani menghadap takhta  dan berdoa: Ya Allahku, aku membutuhkan uluran tanganMu.

Dalam penglihatan yang  berikan kepada saya tentang berbagai kejadian di muka bumi, setiap kali ada hamba Yeshua berkeluh-kesah, Firman  ada di sana. Seorang malaikat yang memegang sebuah Kitab Suci besar datang ke situ. Malaikat itu membuka firman  lalu menempelak wajah Iblis dengan firman itu. Si Iblis biasanya muncul dalam bentuk roh jahat atau pun ular.

Ketika malaikat membuka Kitab Suci, Iblis langsung terpental dan menjerit, karena dia tahu betul bahwa malaikat itu sedang menggunakan pedang tajam bermata dua. Tidak semua mujizat itu terjadi pada setiap gereja yang saya layani. Dalam roh biasanya saya dapat melihat hal-hal yang terjadi di berbagai tempat yang jauh di bumi. Kadang saya tak tahu tempat apa yang tengah saya lihat di dalam roh atau kapan hal-hal ajaib itu terjadi. Puji syukur kepada Bapa di sorga sebab Yeshua Yeshua telah mengalahkan Iblis secara tuntas demi kita semua, agar kita boleh memperoleh kelepasan dan hidup kekal. Dengan itu kita kini boleh secara berani menghadap takhta  yang penuh anugerah itu di tempat mana pun kita berada.

KUASA NAMA YESUS

Melalui Kitab Suci, belas kasihan dan anugerah  tersedia secara nyata demi menyembuhkan semua penyakit yang kita derita. Saya rindu saudara bersemangat di dalam firman  pada hari ini. Jika saudara mempunyai suatu keperluan, datanglah dengan berani menghadap takhta kemurahan  dan mintalah Dia menolong saudara. Sebab malaikat-malaikat  adalah rohroh yang melayani yang diutus untuk melayani semua orang yang menjadi ahli waris keselamatan (Ibrani 1:14). Saya yakin betul akan hal ini sebab saya mengalaminya. Saya sudah melihat semua itu di dalam roh berulang kali. Ketika kita berseru kepada Yeshua, Dia mengutus malaikat-malaikatNya untuk menolong kita melalui kuasa dan kebesaran firman dan rohNya. Ketika setan-setan telah dibuang keluar dari diri seseorang yang dilayani, saya melihat roh-roh jahat menyembul keluar bagai bayang-bayang hitam dalam penampakan. Ketika nama Yeshua disebutkan, saya sering melihat malaikat menyeret keluar roh-roh jahat itu lalu mengikat mereka dengan rantai. Spontan saya berseru: Oh Yeshua, betapa berkuasanya firmanMu untuk menyelamatkan umatMu dari belenggu kuasa jahat.

Firman Yeshua sajalah yang mengerjakan semua ini. Dan itu adalah kata-kata yang Yeshua ucapkan. Hanya di dalam nama Yeshua yang berkuasa itu semua kuasa kegelapan takluk. Sekarang, panggillah Yeshua. Sebutlah namaNya, maka Dia akan menolong saudara. Engkau akan dilahirkan kembali dan dibebaskan dari dosa-dosamu agar dapat memiliki istana megah di sorga. Suatu ketika saya berada di Malaysia. Orang-orang di sana sangat haus akan firman Yeshua. Dan saya sadar bahwa dengan kehadiran  di sana banyak orang akan melihat mujizat. Kemuliaan Yeshua tercurah ke atas Malaysia ketika itu bagai hujan yang deras. Roh Kudus bergerak di antara umat yang berhimpun di sana dan menyelamatkan banyak jiwa. Banyak orang terjatuh dari kursinya dan tersungkur ke tanah ketika mereka menerima Yeshua Yeshua. Banyak jiwa diselamatkan ketika kuasa Yeshua menyentuh mereka. Betapa hausnya mereka akan firman! Mereka bergegas ingin segera dilahirkan kembali dan mengundang Yeshua ke dalam hati mereka. Kuasa Yeshua bekerja dahsyat dalam kunjungan itu.

MEMBENCI OKULTISME

Saya rindu saudara merenungkan ayat-ayat berikut ini: Kemudian bergeraklah Malaikat , yang tadinya berjalan di depan tentara Israel, lalu berjalan di belakang mereka; dan tiang awan itu bergerak dari depan mereka, lalu berdiri di belakang mereka. Demikianlah tiang itu berdiri di antara tentara orang Mesir dan tentara orang Israel; dan oleh karena awan itu menimbulkan kegelapan, maka malam itu lewat, sehingga yang satu tidak dapat mendekati yang lain, semalam-malaman itu.” (Keluaran 14:19-20)

Anak-anak Yahweh,  dengar! Tidak tahukah kamu bahwa Yeshua rindu untuk mengerjakan mujizatNya dalam hidupmu pada hari ini juga, sama seperti yang Dia lakukan di masa lalu? Sadarkah kita bahwa sering kita mengabaikan hal ini yang mestinya sudah mendatangkan keuntungan bagi kita? Hal-hal indah yang Yeshua sediakan bagi kita justru sering tidak kita hiraukan.

Berbagai jenis ilmu sihir, perdukunan dan sejenisnya begitu marak di negeri ini. Hal-hal ini disodorkan oleh Iblis sebagai jawaban untuk memuaskan hati banyak orang. Orang jaman sekarang mencari petunjuk dari berbagai sumber tentang kehidupan mereka. Tapi saya mau tegaskan kepada saudara hari ini: itu benar-benar ada dan Dia sajalah yang sungguh benar. Dia tidak mengijinkan kita untuk mencari pertolongan dari sumber lain. Bapa di sorga membenci semua praktek okultisme, sihir, perdukunan dan apa pun namanya di dunia.

“Janganlah kamu berpaling kepada arwah atau kepada roh-roh peramal; janganlah kamu mencari mereka dan dengan demikian menjadi najis karena mereka; Akulah YAHWEH, Elohimmu.” (Imamat 19:31)

Sangat besar dosanya dan salah besar apabila saudara mencari pertolongan atau petunjuk melalui medium atau alat Iblis. Sebab malaikat Yeshua itu nyata dan diutus untuk melayani kita demi keselamatan kita.

“… sebab malaikat-malaikat-Nya akan diperintahkan-Nya kepadamu untuk menjaga engkau di segala jalanmu.” (Mazmur 91:11)

“… dalam segala kesesakan mereka. Bukan seorang duta atau utusan, melainkan Ia sendirilah yang menyelamatkan mereka; Dialah yang menebus mereka dalam kasih-Nya dan belas kasihan-Nya. Ia mengangkat dan menggendong mereka selama zaman dahulu kala.” (Yesaya 63:9)

“Berkatalah Nebukadnezar: “Terpujilah Elohimnya Sadrakh, Mesakh dan Abednego! Ia telah mengutus malaikat-Nya dan melepaskan hamba-hamba-Nya, yang telah menaruh percaya kepada-Nya, dan melanggar titah raja, dan yang menyerahkan tubuh mereka, karena mereka tidak mau memuja dan menyembah  manapun kecuali  mereka.” (Daniel 3:28)

PASUKAN MALAIKAT SORGA

Ketika Yahweh Yeshua menyingkapkan alam maut kepada saya, dapat saya saksikan dengan mata rohani saya bahwa rumah saya di bumi dikawal oleh firman  yang ditulis di udara. Tiga pasukan malaikat Yeshua mengawal rumah saya. Ada yang duduk, ada yang sedang bercakap-cakap dengan temannya. Satu pasukan lainnya yang tampak sangat berwibawa dan berkuasa juga tampak mengawal rumah itu. Jadi ada tiga pasukan malaikat yang mengawal rumah saya ketika roh saya dibawa ke alam maut dan ke sorga.

Kelompok yang ketiga berdiri begitu rapat satu dengan lainnya. Sayap mereka bersentuhan dan wajah mereka menghadap keluar. Malaikat dalam group ini sangat besar perawakannya dan tampak bagai jawara-jawara perang yang gagah perkasa. Mereka memiliki pedang yang tergantung di pinggang. Dan setiap kali sebuah bayangan hitam mencoba mendekati rumah itu, mereka serempak mencabut pedang, bersiap melindungi keluarga saya.

Pedang yang mereka tarik itu sebetulnya adalah firman. Ingat, pedang Roh” adalah “firman .” (Efesus 6:17). Pedang firman  itu ketika ditarik keluar dari sarungnya menyerupai nyala api yang akan menghanguskan musuh. Dan musuh akan hancur lebur dan menjadi debu.

Saya teringat firman  di dalam Maleaki 4:3 yang membuat saya kagum. Ingat, ketika  mengirimkan firmanNya, maka Petrus yang terbelenggu di dalam penjara dibebaskan oleh malaikat.

Baca kisahnya dalam Kisah Para Rasul 12:7-11: “Tiba-tiba berdirilah seorang malaikat Yeshua dekat Petrus dan cahaya bersinar dalam ruang itu. Malaikat itu menepuk Petrus untuk membangunkannya, katanya: Bangunlah segera! Maka gugurlah rantai itu dari tangan Petrus. “Lalu kata malaikat itu kepadanya: Ikatlah pinggangmu dan kenakanlah sepatumu! Iapun berbuat demikian. Lalu malaikat itu berkata kepadanya: Kenakanlah jubahmu dan ikutlah aku! “Lalu ia mengikuti malaikat itu ke luar dan ia tidak tahu, bahwa apa yang dilakukan malaikat itu sungguh-sungguh terjadi, sangkanya ia melihat suatu penglihatan.

“Setelah mereka melalui tempat kawal pertama dan tempat kawal kedua, sampailah mereka ke pintu gerbang besi yang menuju ke kota. Pintu itu terbuka dengan sendirinya bagi mereka. “Sesudah tiba di luar, mereka berjalan sampai ke ujung jalan, dan tiba-tiba malaikat itu meninggalkan dia. “Dan setelah sadar akan dirinya, Petrus berkata: Sekarang tahulah

aku benar-benar bahwa Yeshua telah menyuruh malaikat-Nya dan menyelamatkan aku dari tangan Herodes dan dari segala sesuatu yang diharapkan orang Yahudi.”

Baca juga II Raja-Raja 6:17: “Lalu berdoalah Elisa: Ya YAHWEH: Bukalah kiranya matanya, supaya ia melihat. Maka YAHWEH membuka mata bujang itu, sehingga ia melihat. Tampaklah gunung itu penuh dengan kuda dan kereta berapi sekeliling Elisa.”

MALAIKAT DAN FIRMAN
Untuk merenungkan tentang peran malaikat  di dalam kehidupan manusia, baca ayat-ayat berikut ini:
“Tetapi ketika ia mempertimbangkan maksud itu, malaikat Yahweh nampak kepadanya dalam mimpi dan berkata: “Yusuf, anak Daud, janganlah engkau takut mengambil Maria sebagai isterimu, sebab anak yang di dalam kandungannya adalah dari Roh Kudus.” (Matius 1:20)
“Kemudian YAHWEH menyingkapkan mata Bileam; dilihatnyalah Malaikat YAHWEH dengan pedang terhunus di tangan-Nya berdiri di jalan, lalu berlututlah ia dan sujud.” (Bilangan 22:31)
“Yakub melanjutkan perjalanannya, lalu bertemulah malaikatmalaikat
dengan dia.” (Kejadian 32:1)
“… dan tampaklah olehnya dua orang malaikat berpakaian putih, yang seorang duduk di sebelah kepala dan yang lain di sebelah kaki di tempat mayat Yeshua terbaring.” (Johanes 20:12)
“Kemudian berkatalah seorang malaikat Yeshua kepada Filipus, katanya: ‘Bangunlah dan berangkatlah ke sebelah selatan, menurut jalan yang turun dari Yerusalem ke Gaza.’ Jalan itu jalan yang sunyi.” (Kisah Para Rasul 8:26)
“Karena tadi malam seorang malaikat dari , yaitu dari yang aku sembah sebagai milik-Nya, berdiri di sisiku…” (Kisah Para Rasul 27:23)

Karena itu, saudaraku, sebagai pengikut Yeshua kita perlu memahami betul bahwa kita dilindungi secara sangat sempurna. Kita perlu mengerti bahwa  telah menyediakan segala sesuatu untuk kita melalui firmanNya yang kudus itu.

Apabila Anda memerlukan pertolongan, datanglah kepadaNya dengan berani. Di sana, di takhta kemurahan , dalam nama Yeshua Ha Mashiah, kita dapat meminta apa yang kita inginkan. Apabila saudara dan saya membutuhkan bantuanNya, Dia akan selalu menyediakan itu. Dia gemar menolong kita ketika kita memelihara dan menjalankan perintah-perintahNya dan melayani Dia.

KENANGAN TENTANG ALAM MAUT

Saya ingat waktu saya menyelesaikan perjalanan ke dalam alam maut, sebelum Yeshua membawa saya ke sorga, selama beberapa hari saya terguncang dan sakit. Setiap malam saya tak ingin lampu dimatikan dan harus ada Alkitab di samping ketika saya tidur. Dan saya terus membaca Alkitab. Jiwa saya benar-benar goyah karena membayangkan semua peristiwa mengerikan di alam maut itu. Tapi setiap kali saya mengalami guncangan jiwa seperti itu, suara Yeshua selalu terdengar: “Damai sejahtera atasmu. Tenanglah.” (Markus 4:39). Dan seketika itu damai sejahtera Yeshua mengalir ke dalam diri saya. Tapi beberapa saat kemudian masih saja saya terkenang lagi akan kengerian naraka lalu menjerit ketakutan. Tapi kemudian saya meyakini bahwa saya tidak sendirian sebab Yahweh Yeshua selalu ada di sini di samping saya. Hal itu tidak lantas berarti saya setiap saat merasa kuat dan tak takut lagi. Masih saja saya kadang tidak merasakan kehadiran Yeshua. Kadang saya begitu takut sehingga mengharapkan kehadiran Yeshua pun seperti membuat saya ketakutan – takut kalau nanti Dia membawa saya ke alam maut lagi.

Awalnya orang-orang tidak mau mendengar kalau saya berbicara tentang perjalanan ke alam maut itu. Saya harus memohon-mohon dan berkata: “Tolong bertobatlah dari dosa-dosamu sebelum semuanya terlambat.”

Sangat sukar bagi siapa pun untuk mempercayai cerita saya  tentang siksaan di alam maut yang telah saya alami sendiri. Lebih sulit lagi bagi mereka untuk percaya bahwa Yeshua sudah menyuruh saya menuliskan pengalaman itu dalam buku. Tapi Yeshua kemudian meyakinkan saya bahwa Dia adalah Yeshua yang menyembuhkan. Walau awalnya saya tidak yakin akan dapat pulih dari trauma alam maut itu, tapi akhirnya kesembuhan dari Yeshua tiba juga dan saya disembuhkan secara sempurna.

PLANET BARU

Setelah itu, Yeshua datang lagi kepada saya. Dalam sekejap, kami naik tinggi di luar angkasa. Yeshua berkata: “Aku akan menunjukkan kepadamu tentang cinta kasih dan kebaikan  dan tentang beberapa kawasan lain di sorga. Aku mau engkau melihat pekerjaan-pekerjaan besar yang sudah Kulakukan yang semuanya sangat indah; karena itu perhatikanlah.” Seorang malaikat Yeshua kemudian tampil dan berkata: “Pandanglah betapa baiknya Yeshua,  Eohimmu. Kasih setiaNya tetap selama-lamanya.”

Perasaan kasih sayang dan kelembutan yang amat sangat mengalir keluar dari malaikat itu dan membuat saya hampir menangis ketika dia berkata lagi: “Lihatlah kuasa dan kedahsyatan dan kebesaran. Baiklah kutunjukkan kepadamu tempat yang telah Dia sediakan bagi anak-anakNya.” Tiba-tiba sebuah planet besar muncul di depan kami. Planet baru ini besarnya sama seperti planet bumi.

“Lalu aku melihat langit yang baru dan bumi yang baru, sebab langit yang pertama dan bumi yang pertama telah berlalu, dan lautpun tidak ada lagi. Dan aku melihat kota yang kudus, Yerusalem yang baru, turun dari sorga, dari , yang berhias bagaikan pengantin perempuan yang berdandan untuk suaminya.” (Wahyu 21:1-2)

MENGASIHI ANAK-ANAK

Sambil mengamati planet yang muncul itu, saya mendengar Bapa berbicara: Bapa, Anak dan Roh Kudus adalah satu. Bapa dan Anak adalah satu. Bapa dan Roh Kudus adalah satu. Aku mengutus AnakKu untuk mati di kayu salib agar tak seorang pun yang harus binasa. Aku akan menunjukkan kepadamu tempat yang telah Kusediakan bagi anak-anakKu. Aku sangat peduli terhadap semua anak-anak. Aku peduli ketika seorang ibu kehilangan anaknya, sekalipun buah kandungannya lahir sebelum waktunya. Ingat, Aku mengetahui segala sesuatu. Dan Aku peduli. “Mulai sejak ada kehidupan di dalam kandungan, Aku tahu. Aku tahu tentang bayi-bayi yang dibunuh ketika mereka masih di dalam rahim ibunya – bayi-bayi yang diaborsi karena tidak dikehendaki kehadirannya. “Aku tahu tentang bayi yang meninggal ketika lahir dan yang lahir cacat. Dari sejak terjadi pembuahan, sudah ada jiwa di situ. Malaikat-malaikat Ku-utus untuk turun dan membawa anak-anak yang meninggal itu kepadaKu. “Di sorga, mereka disayangi dan mereka tumbuh menjadi manusia sempurna. Aku memberikan kepada mereka tubuh yang lengkap dan memulihkan bagian manapun dari tubuh mereka yang cacat ketika dilahirkan. Aku memberi mereka tubuh yang sempurna.”

SEKOLAH MALAIKAT

Di seantero planet yang muncul itu ada perasaan saling menyayangi, rasa menjadi manusia sempurna. Segala sesuatu yang ada di situ amatlah sempurna. Di sana-sini di tengah rerumputan hijau lebat dan kolam-kolam air kristal terdapat tempat-tempat duduk yang terbuat dari pualam, dilengkapi bangku-bangku kayu yang amat mulus tampaknya.

Sejauh mata memandang, saya melihat anak-anak tengah sibuk dengan berbagai kegiatan. Setiap anak mengenakan jubah putih yang tak bernoda sedikitpun. Mereka memakai sandal. Jubah-jubah mereka sangat berkilauan sehingga memancarkan cahaya gemerlap yang terpantul di planet itu. Warna-warni cantik di semua tempat menambah aksentuasi cemerlang pada jubah anak-anak itu. Pintu gerbang ke sana dijaga para malaikat dan nama anak-anak ini lengkap tertulis di dalam sebuah kitab.

Saya melihat ada anak-anak yang tengah bersekolah – mempelajari firman . Ada juga sedang belajar memainkan berbagai alat musik. Buku pelajaran musik yang mereka gunakan terbuat dari emas. Saya terperanjat melihat berbagai jenis binatang berlari menghampiri anak-anak itu lalu duduk atau berbaring di dekat anak-anak yang sedang bersekolah di sekolah malaikat tersebut. Tak satu pun anak di situ yang menangis. Tak satu pun tampak bersedih sebab suasananya sangat menyenangkan dan kebahagiaan menyelimuti seluruh tempat itu.

Setelah beberapa saat, malaikat menunjukkan planet bercahaya terang benderang yang muncul di depan saya. Ini bagaikan batu cahaya yang disinari jutaan bintang. Segala sesuatu di planet ini amat indah, menyenangkan dan hidup. Dari kejauhan tampak dua gunung yang seluruhnya terdiri dari emas murni. Lebih dekat ke arah saya tampak dua gerbang yang juga terbuat dari emas murni. Gerbang-gerbang itu ditaburi berlian dan banyak batu mulia lainnya. Saya baru menyadari bahwa inilah bumi baru yang diberitakan dalam Akitab dan kota yang tampak sangat anggun di planet itu adalah Yerusalem Baru – Kota  yang akan turun ke bumi.

PEMERINTAHAN YAHSHUA HA MASHIAH

Dalam sekejap saya tiba kembali di bumi lama, yaitu bumi yang keadaannya akan seperti menjelang masa Kesukaran Besar tapi sebelum Perang Armageddon memurnikannya. Di situ saya melihat Yerusalem, ibukota Milennium (seribu tahun). Dalam penglihatan itu tampak banyak orang datang dari tempattempat jauh dan dekat, semuanya berusaha masuk ke dalam kota tersebut. Raja di kota itu adalah Yeshua. Dan semua bangsa di atas bumi membawa kepadaNya banyak hadiah sebagai penghormatan kepadaNya. Di situ Dia diakui tidak hanya sebagai raja, tetapi Raja Segala Raja.

Yahweh Yeshua kemudian menjelaskan arti dari penglihatan itu kepada saya dan menerangkan tentang apa yang akan segera terjadi. Yeshua berkata: “Tak lama lagi Aku akan kembali dan membawa balik ke sorga pertama-tama orang-orang benar yang sudah meninggal. Setelah itu, mereka yang masih hidup akan diangkat untuk berjumpa denganKu di angkasa. Setelah itu, Antikris akan muncul dan memerintah bumi selama waktu yang telah ditetapkan. Di masa itu akan ada kesukaran dan penderitaan amat besar seperti yang belum pernah terjadi dan tak akan terjadi lagi. “Kemudian Aku akan datang kembali bersama orang-orang kudusKu, dan Setan akan dicampakkan ke dalam jurang yang tak berujung untuk tinggal di situ selama seribu tahun. Dalam masa seribu tahun itu Akulah yang akan memerintah seluruh bumi. Aku memerintah dari Yerusalem. “Di akhir masa seribu tahun itu Setan akan dibebaskan untuk satu masa, tapi Aku akan mengalahkan dia dengan gemerlap cahaya kedatanganKu. Lalu, bumi yang lama ini akan lenyap. Tapi, akan ada bumi yang baru dan Yerusalem Baru yang akan turun dari sorga dan Aku akan memerintah untuk selama-lamanya.”

KEDATANGAN KEMBALI YESUS KRISTUS

Dalam penglihatan lain setelah itu, saya menyaksikan apa yang akan terjadi, yaitu kembalinya Yeshua Yeshua Ha Mashiah ke bumi. Saya mendengar Dia memanggil. SuaraNya bagai bunyi terompet yang menggelegar dan saya mendengar juga suara penghulu malaikat. (ITesalonika 4:16). Mendengar bunyi dahsyat itu, seluruh planet bumi bergetar dan dari kubur keluar semua orang kudus yang diangkat naik ke angkasa untuk bertemu Yeshua. Berjam-jam gemuruh terompet itu saya dengar. Bumi dan laut menyerahkan semua orang yang terkubur di sana (Wahyu 20:13).

Yahweh Yeshua Ha Mashiah tampak berdiri di atas awan-awan. Gaun luar jubahnya berbentuk nyala api dan kemuliaanNya memancar keluar penuh keagungan. Terompet terus membelah udara dan sambil mengamati itu semua saya lihat orang-orang benar yang masih hidup juga terangkat ke angkasa untuk bergabung.

“Karena jikalau kita percaya, bahwa Yeshua telah mati dan telah bangkit, maka kita percaya juga bahwa mereka yang telah meninggal dalam Yeshua akan dikumpulkan  bersama-sama dengan Dia. “Ini kami katakan kepadamu dengan firman Yeshua: kita yang hidup, yang masih tinggal sampai kedatangan Yeshua, sekali-kali tidak akan mendahului mereka yang telah meninggal. “Sebab pada waktu tanda diberi, yaitu pada waktu penghulu

malaikat berseru dan sangkakala  berbunyi, maka Yeshua sendiri akan turun dari sorga dan mereka yang mati dalam Ha Mashiah akan lebih dahulu bangkit; sesudah itu, kita yang hidup, yang masih tinggal, akan diangkat bersama-sama dengan mereka dalam awan menyongsong Yeshua di angkasa. Demikianlah kita akan selama-lamanya bersama-sama dengan Yeshua.” (I Tesalonika 4:14-17)

Saya melihat orang-orang yang sudah ditebus itu bagai jutaan titik cayaha berkumpul di suatu tempat di angkasa raya. Di sana malaikatmalaikat memberikan jubah baru yang putih bersih kepada mereka semua. Mereka bertempik-sorak setelah mengenakan pakaian baru itu.

Malaikat-malaikat memang ditugaskan untuk melayani mereka. Dan para malaikat itu tampak memberikan perhatian khusus kepada semua orang yang baru bangkit tersebut. Orang-orang ini menggunakan tubuh baru yaitu tubuh mulia. Tubuh baru itu mereka dapatkan ketika mereka terangkat ke angkasa. Suatu tempik-sorak kegirangan yang bergemuruh terdengar memenuhi langit sementara para malaikat bernyanyi: “Glori bagi Raja Segala Raja.”

REPRESENTASI TUBUH KRISTUS

Dalam penglihatan lain saya melihat sesosok tubuh rohani yang besar jauh tinggi di sorga. Itulah Tubuh Ha Mashiah yang berada dalam posisi terlentang. Dari sana mengalir darah ke bumi. Ini adalah representasi dari tubuh Yeshua kita yang telah disembelih dahulu.

Tubuh ini terus bertambah besar sampai memenuhi seantero sorga. Jutaan jiwa yang sudah ditebus masuk ke dalam tubuh tersebut. Saya memandang penuh kekaguman ketika jutaan orang menaiki tangga dan masuk menjadi satu dengan tubuh itu. Mereka masuk mulai dari bagian kaki terus ke lutut, lengan, perut, jantung, dan terus ke kepala. Ketika tubuh itu sudah penuh, tampaklah bahwa tubuh itu berisi manusia dari berbagai penjuru planet bumi. Dengan suara yang menggelegar, orang-orang itu bernyanyi memuji Yeshua seperti yang ditulis dalam Alkitab: “Engkau layak menerima gulungan kitab itu dan membuka meterai-meterainya; karena Engkau telah disembelih dan dengan darah-Mu Engkau telah membeli mereka bagi  dari tiap-tiap suku dan bahasa dan kaum dan bangsa. Dan Engkau telah membuat mereka menjadi suatu kerajaan, dan menjadi imam-imam bagi  kita, dan mereka akan memerintah sebagai raja di bumi.” (Wahyu 5:9-10)

Jutaan manusia tampak berhimpun di dekat takhta  dan saya melihat para malaikat membawa kitab-kitab yang berisi vonis pengadilan. Ada juga kursi pengasihan dan banyak pula upah yang diberikan kepada banyak orang. Sambil memandangi itu penuh kekaguman, tiba-tiba kegelapan menutupi seluruh bumi lalu kuasa-kuasa kegelapan beterbangan ke semua penjuru. Roh-roh jahat yang tak terhitung banyaknya dilepaskan dari penjara alam maut dan membludak menumpuk di bumi. Lalu terdengar suatu suara lain berkata, seperti dalam Wahyu 12:12: “Karena itu bersukacitalah, hai sorga dan hai kamu sekalian yang diam di dalamnya, celakalah kamu, hai bumi dan laut! Karena Iblis telah turun kepadamu, dalam geramnya yang dahsyat, karena ia tahu, bahwa waktunya sudah singkat.”

JURANG MAUT

Kemudian saya melihat seekor binatang buas yang sedang marah. Dia menumpahkan geramnya ke atas bumi. Alam maut bergetar karena murka binatang itu. Lalu, dari jurang maut muncul sejumlah besar rombongan makhluk jahat. Jumlahnya sangat banyak sehingga bumi menjadi gelap pekat. Tampak manusia baik laki-laki maupun perempuan berlari menjerit mencari bukit dan gunung dan gua-gua persembunyian. Lalu berkobarlah peperangan besar di bumi di tengah kelaparan dan bayang-bayang kematian.

Sesudah itu tampak kuda-kuda mulia dan kereta berapi di sorga. Bumi terhuyung-huyung sementara matahari menjadi gelap dan bulan berubah seperti darah (Wahyu 6:12). Lalu, tampil seorang malaikat sambil berseru: “Dengar, wahai penduduk bumi, Sang Raja sedang datang.” Setelah pengumuman itu, tampak Raja Segala Raja dan Yeshua Segala Tuan muncul di angkasa. Bersama Dia dalam kemuliaanNya itu banyak orang kudus dari berbagai jaman dan masa, semua mengenakan jubah putih bersih.

Betul seperti kata Alkitab (Wahyu 1:7) bahwa semua mata akan memandang Dia dan semua lutut akan bertelut dan semua lidah akan mengakui (Roma 14:11) bahwa Yeshua Ha Mashiah adalah Yeshua. Kemudian tampak para malaikat mengacungkan sabit untuk menuai gandum yang telah matang (Wahyu 14:14-19) dan inilah akhir dunia ini. Umat Yahweh … saya yakin kita mesti saling mengasihi. Kita mesti berdiri teguh di dalam kebenaran dan mengoreksi anak-anak kita untuk menyadari bahwa Yeshua Yeshua akan segera datang. Setuju atau tidak, Raja Segala Raja itu pasti datang.

PERMINTAAN TERAKHIR YESHUA HA MASHIAH

Yahweh Yeshua berkata kepada saya: “Bertobatlah dan kalian akan selamat, karena kerajaan sudah hampir tiba. KehendakKu dan FirmanKu akan terlaksana. Siapkanlah jalan bagi Tuhanmu.” Kemudian Dia berkata lagi, persis seperti dalam ayat-ayat berikut: “Peringatkanlah kepada orang-orang kaya di dunia ini agar mereka jangan tinggi hati dan jangan berharap pada sesuatu yang tak tentu seperti kekayaan, melainkan pada  yang dalam kekayaan-Nya memberikan kepada kita segala sesuatu untuk dinikmati.” (I Timotius 6:17).

“Maksudku ialah: hiduplah oleh Roh, maka kamu tidak akan menuruti keinginan daging.” (Galatia 5:16).

“Jangan sesat!  tidak membiarkan diri-Nya dipermainkan. Karena apa yang ditabur orang, itu juga yang akan dituainya. Sebab barangsiapa menabur dalam dagingnya, ia akan menuai kebinasaan dari dagingnya, tetapi barangsiapa menabur dalam Roh, ia akan menuai hidup yang kekal dari Roh itu.” (Galatia 6:7-8).

“Perbuatan daging telah nyata, yaitu: percabulan, kecemaran, hawa nafsu, penyembahan berhala, sihir, perseteruan, perselisihan, iri hati, amarah, kepentingan diri sendiri, percideraan, roh pemecah, kedengkian, kemabukan, pesta pora dan sebagainya. Terhadap

semuanya itu kuperingatkan kamu–seperti yang telah kubuat dahulu–bahwa barangsiapa melakukan hal-hal yang demikian, ia tidak akan mendapat bagian dalam Kerajaan . Tetapi buah Roh ialah: kasih, sukacita, damai sejahtera, kesabaran, kemurahan, kebaikan, kesetiaan, kelemahlembutan, penguasaan diri. Tidak ada hukum yang menentang hal-hal itu. Barangsiapa menjadi milik Ha Mashiah Yeshua, ia telah menyalibkan daging dengan segala hawa nafsu dan keinginannya.” (Galatia 5:19-24).

Yahweh Yeshua melanjutkan perkataanNya: “Ketika Firman sudah digenapi, maka kesudahan itu tiba. Tak seorang pun tahu hari dan jam ketika Anak  akan turun ke bumi lagi. Anak pun tidak tahu kapan Dia akan ke bumi lagi sebab hanya BapaKulah yang mengetahuinya. Firman ini sedang digenapi secara cepat. Datanglah seperti seorang anak kecil biar Aku membersihkan kalian dari dosa-dosa kedaginganmu.

“Katakanlah kepadaKu: Yahweh Yeshua, masuklah ke dalam hatiku dan ampunilah aku dari semua dosaku. Aku tahu aku orang berdosa, karena itu aku bertobat sekarang. Basuhlah aku dalam darahMu dan bersihkanlah aku. Aku telah berdosa terhadap sorga dan di hadapanMu aku tak layak disebut anak. Sekarang aku menerima Dikau dalam iman sebagai Juruselamatku.”

“Aku akan menjadi Gembalamu dan engkau akan menjadi umatKu. Dan Aku akan menjadi Allahmu. Bacalah firman  dan janganlah meninggalkan persekutuan. Serahkanlah seluruh hidupmu kepadaKu maka Aku akan menjagamu. Aku tidak akan pernah meninggalkan engkau.”

BERSIAPLAH MENEMUI

Kekasih Yeshua, dari lubuk hati yang terdalam saya telah membagikan kepadamu penglihatan dan wahyu yang diberikan kepada saya oleh  Yang Mahakuasa.

Saya dapat simpulkan bahwa  sangat menyayangi kita semua. Dia telah menunjukkan kasih setiaNya kepada kita melalui FirmanNya dan melalui penglihatan-penglihatan di hari-hari terakhir ini. Anak-anak yang dikasihi Yeshua, kita mesti bersiap-siap untuk berjumpa dengan Yeshua kita. Setiap saat kita mesti merindukan kedatanganNya. Saudara dan saya mengetahui semua kesusahan, tanda-tanda akhir jaman dan masa dimana kita kini berada. Perhatikanlah dengan seksama berbagai kejadian di dunia saat ini. Tak pernah ada masa seperti yang sekarang sedang kita alami. Semua ini adalah penggenapan dari apa yang tertulis di dalam Alkitab. Oleh sebab itu, dengan segenap hati saya menganjurkan saudara yang sedang membaca buku ini untuk bersiap diri karena tak seorang pun tahu kapan Anak Manusia akan tiba. (Matius 25:13). Suka atau tidak, setuju atau tidak, Yeshua Ha Mashiah pasti datang lagi. Dan tak ada kuasa atau kekuatan apa pun di seluruh alam semesta ini yang dapat menghalangi Dia. Yeshua Ha Mashiah sang Maharaja alam semesta itu tidak membutuhkan persetujuan manusia untuk melaksanakan rencana kedatanganNya. Dia pasti akan datang ke dunia sebagai Hakim Yang Adil. Dan hanya Dia satu-satunya jalan untuk manusia dapat sampai ke sorga. Sebab Dia bersabda: “Akulah jalan dan kebenaran dan hidup. Tidak ada seorangpun yang datang kepada Bapa, kalau tidak melalui Aku.” (Yohanes 14:6)

Ingat perkataan malaikat kepada saya waktu di sorga, bahwa apabila kita hidup kudus, kita akan berjumpa dengan semua orang terkasih yang sudah mendahului kita. Ingat juga bahwa apa pun yang kita kerjakan di bumi untuk Yeshua pasti dicatat di sorga. Dan upah kita di sorga pasti lebih besar daripada upah apa pun yang dapat kita terima di bumi, sebab semua perbuatan kita di bumi dicatat oleh para malaikat Yeshua.

Banyak kali para penginjil, pengkhotbah, dan guru agama harus meninggalkan sanak keluarga untuk memberitakan firman Yeshua sambil mengalami berbagai kesulitan. Yeshua tahu semua itu karena Dia melihat semua itu. Dia juga tahu betapa kita sering ditolak atau tidak diperlakukan dengan baik. Tapi jangan khawatir, sebab kita tetap anak-anak sang Raja Segala Raja itu. Dia menghendaki kita menjadi pelayan untuk para pelayan lainnya. Dia mau kita saling melayani seperti Dia melayani kita. Elohim tidak menjanjikan taman bunga mawar bagi kita. Walau Dia tidak menjanjikan kesenangan untuk kita di bumi, kita dapat menikmati berkat-berkat, kekayaan, kehormatan dan berbagai materi lainnya. Kita dapat memiliki semua ketika kita memikul salib dan mengikuti Ha Mashiah.

Saya rindu Anda sudah bersiap diri. Kalau belum menerima Yeshua sebagai Yeshua dan Juruselamatmu, sekaranglah saatnya, agar hidup kekal menjadi bagianmu.

“Karena begitu besar kasih  akan dunia ini sehingga telah dikaruniakanNya AnakNya yang tunggal, supaya siapa yang percaya kepadaNya tidak binasa, melainkan beroleh hidup yang kekal.” (Yohanes 3:16)

“Sebab jika kamu mengaku dengan mulutmu, bahwa Yeshua adalah Yeshua, dan percaya dalam hatimu, bahwa  telah membangkitkan Dia dari antara orang mati, maka kamu akan diselamatkan. Karena dengan hati orang percaya dan dibenarkan, dan dengan mulut orang mengaku dan selamatkan. Sebab, barangsiapa yang berseru kepada nama Yeshua, akan diselamatkan.” (Roma 10:9-10, 13)

SEKARANG, BERDOALAH SEPERTI INI [Doa pertobatan]
Bapa di dalam nama Yeshua Ha Mashiah.
Aku datang kini kepadaMu sebagaimana adanya diriku.
Aku seorang berdosa, ya Yeshua.
Aku telah berdosa terhadap Dikau dan terhadap sorga.
Karena itu aku mohon kepadaMu, Yahweh Yeshua, ampunilah aku
dan masuklah ke dalam hatiku dan selamatkanlah jiwaku.
Biarlah aku dilahirkan kembali oleh Roh Yang Hidup.
Aku menyerahkan hidupku ke dalam tanganMu, Yahweh Yeshua.
Aku percaya sungguh bahwa Engkaulah Anak .
Aku percaya bahwa Engkaulah Yeshua Ha Mashiah
yang diutus untuk menyelamatkan jiwaku agar terluput dari naraka.
Aku berterima kasih kepadaMu dan memuji dan memuliakan Dikau,
sebab Yeshua telah mencurahkan darahMu untuk menebus aku.

Kalau Anda tadi berdoa dengan penuh keyakinan seperti yang saya anjurkan di atas, maka saat ini juga Anda sudah diselamatkan. Sebab Yahweh Yeshua telah masuk ke dalam hatimu. Sekarang, akuilah Dia dengan hati dan bibirmu; dan dengan hati dan bibirmu pujilah Dia. Biarkanlah Dia memimpin hidupmu setiap hari. Segala hormat dan puji bagi  sampai selama-lamanya!

[Doa pertobatan ini penting dan awal dari hubungan baik kembali Anda kepada Pencipta Anda. Setelah Anda bertobat, maka Ia menghapus segala dosa dan kesalahan Anda. Dan Anda dinyatakan benar dihadapan-Nya. Tugas Anda selanjutnya ialah menjaga kehidupan Anda tetap kudus dan benar; bagaimana caranya? Lakukan perintah-perintah-Nya - telah tertulis di Alkitab. Firman Yahweh berkata bahwa UPAH hanya diberikan kepada mereka yang setia SAMPAI AKHIR; Penjala Baja]

Terima Kasih,
YAHWEH Memberkati
Dengan hikmat dan pimpinan YAHWEH, buku A Divine Revelation of Heaven ini telah kami terjemahkan dengan judul WAHYU  TENTANG SORGA untuk diedarkan di kalangan umat Kristiani di Indonesia. [...] Kami tak dapat merampungkan tulisan ini tanpa dukungan doa dari hamba-hamba YAHWEH yang setia mendoakan kami selama ini. Kiranya YAHWEH memberkati pelayanan, usaha, dan pekerjaan Anda semua.
Jakarta, 8 Maret 2007
— Pitan Daslani (Editor)

Bagian I: Di Gerbang Sorga – YESHUA Ha MASHIAH SANG PENYEMBUH
Bagian II :  Dahulu,  Sekarang dan Nanti – Bayi-bayi Yang Keguguran
Bagian III : Dalam Pemeliharaan – Sekarang, berdoalah seperti ini [Doa Pertobatan]

Hak cipta dari artikel ini dimiliki oleh penjalabaja.wordpress.com. Artikel ini boleh diperbanyak dengan syarat alamat blog disertakan dengan lengkap dan bukan untuk tujuan komersial. Persiapkan Jalan Bagi Raja

WAHYU TENTANG SORGA; M.K. Baxter, II

Bagian I: Di Gerbang Sorga – Yeshua Ha Mashiah Sang Penyembuh
Bagian II: Dahulu,  Sekarang dan Nanti -Bayi-bayi Yang Keguguran
Bagian III: Dalam Pemeliharaan – Sekarang, Berdoalah seperti ini [Doa Pertobatan]

a-divine-revelation-of-heaven1

DAHULU, SEKARANG, DAN NANTI
Sampai pada tahap ini malaikat Yeshua mulai menyingkapkan kepada saya hal-hal yang sebelumnya selalu saya pertanyakan. Dia mulai membuka tabir sebuah misteri. Dia berkata: “Elohim telah berbicara kepadaku dan aku akan menunjukkan kepadamu tentang masa lalu, masa kini dan masa yang akan datang. Hal-hal yang akan kutunjukkan kepadamu akan membuat engkau kagum. Aku akan menunjukkan kepadamu apa yang terjadi ketika seseorang dilahirkan kembali (lahir baru). Aku akan tunjukkan kepadamu bagaimana caranya dosa manusia dihapuskan oleh darah Anak Domba di ruangan-ruangan pencatatan itu. Aku akan tunjukkan apa yang terjadi ketika seseorang yang sudah lahir baru kemudian meninggal dunia lalu jiwanya datang ke sorga. Mari dan saksikan kemuliaan Allahmu.”

Dengan kecepatan sangat tinggi kami meninggalkan sorga dan kembali ke bumi. Saya melihat bumi ini persis seperti dalam suatu penglihatan, lalu malaikat itu berkata, Pandanglah dan pahamilah.” Malaikat itu membawa penglihatan itu melewati saya. Saya lihat ada sebuah bangunan gereja kecil dan indah. Tapi saya tidak tahu tepatnya di bagian mana dari bumi ini gereja itu berada. Tapi itu benar-benar sebuah bangunan gereja, sepertinya di pedalaman. Dengan bantuan malaikat , saya diperbolehkan mengintip ke dalam gedung itu. Di sana ada sekitar 30 orang duduk di bangku. Pendeta di mimbar sedang berkhotbah tentang perikop Yesaya 55:6-7: “Carilah YAHWEH selama Ia berkenan ditemui; berserulah kepada-Nya selama Ia dekat! Baiklah orang fasik meninggalkan jalannya, dan orang jahat meninggalkan rancangannya; baiklah ia kembali kepada YAHWEH, maka Dia akan mengasihaninya, dan kepada  kita, sebab Ia memberi pengampunan dengan limpahnya.” Sambil menatap pemandangan itu, muncullah seorang malaikat gagah perkasa dan berdiri di atas gereja itu. Malaikat penjagaku kemudian berkata: “Di setiap gedung gereja ditugaskan seorang malaikat besar. Malaikat besar ini mengepalai malaikat lainnya di gereja itu.”

MALAIKAT-MALAIKAT DI GEREJA
Dua orang malaikat memegang kitab-kitab berdiri di pintu masuk gedung gereja. Saya melihat jemaat Yeshua masuk dan keluar gereja itu. Kemudian malaikat penjagaku memberikan isyarat dengan tangannya lalu tampak atap gedung gereja itu tergulung sehingga saya bisa melihat ke dalamnya. Di sisi kiri dan kanan pendeta yang tengah berdiri di mimbar itu berdiri pula dua malaikat Yeshua. Di belakang dua malaikat itu ada dua malaikat lagi sedang berdiri. Jadi, mimbar itu dijaga empat malaikat Yeshua. Di bagian belakang berdiri dua malaikat lagi yang menjaga jemaat  yang tengah beribadah. Dua malaikat lagi berdiri agak jauh di luar, sementara di dekat altar berdiri dua malaikat lagi. Jadi ada  cukup banyak malaikat Yeshua di gereja dan beberapa dari mereka memegang gulungan kitab beserta pulpen di tangannya. Lalu malaikat penjagaku berkata, ”Sekarang akan aku tunjukkan apa yang akan terjadi.” Pendeta mulai berbicara dan para kolektan mulai mengedarkan kantong persembahan. Ketika persembahan diberikan, para malaikat merekam sikap hati orang-orang yang memberikan persembahan. Mereka menulis isi pikiran dari setiap orang yang memberikan persembahan – apakah ada yang memberi untuk pekerjaan Yeshua sambil menggerutu, atau apakah ada yang memberi dengan bersukacita karena meyakini bahwa hal itu bagian dari ibadahnya. Semua itu dicatat oleh para malaikat di dalam kitab-kitab mereka. Kemudian dua malaikat besar yang berdiri di depan mimbar

menganggukkan kepala kepada malaikat lainnya. Tapi walau semua kejadian ini tak dapat dilihat oleh jemaat yang tengah beribadah di situ, saya dapat menyaksikan semuanya secara jelas.

Malaikat penjagaku kemudian berkata: “Aku akan menunjukkan kepadamu sesuatu yang lain lagi. Perhatikanlah dengan seksama maka engkau akan diberkati.” Tiba-tiba saya merasakan diri saya telah dipindahkan berada di belakang pendeta itu. Ketika pendeta itu berbicara tentang ayat keenam, “Carilah YAHWEH sementara Ia berkenan ditemui. Berserulah kepadaNya selagi Ia dekat,” saya tiba-tiba melihat sekelompok makhluk sorgawi (serafim) di dalam gereja itu. Sepanjang kebaktian itu para malaikat itu bersorak-sorak. Pendeta itu diurapi sementara dia menyampaikan firman. Satu dari malaikat itu mencurahkan sesuatu yang bentuknya seperti api ke atas kepala pendeta itu. Kemuliaan  tampak mengalir keluar dari mulut pengkhotbah itu. Di bagian belakang gereja itu pintu terbuka dan seorang yang sangat mabuk berjalan sempoyongan masuk. Rupanya dia datang dari pulau kecil di seberang sana. Dia berkata: “Akulah salah satu dari yang sedang kalian bicarakan, pak pendeta. Aku membutuhkan Yeshua. Aku perlu diselamatkan, sebab aku ini pemabuk.” Dia berlutut di depan altar dan mulai menangis kepada.
Dua orang diaken maju ke mimbar dan melayani orang ini. Sambil menumpangkan tangan ke atasnya, mereka bertanya: “Apakah saudara bersungguh hati dengan Yeshua? Apakah saudara sungguh mau diselamatkan?” “Ya, saya mau diselamatkan,” jawab orang itu. “Saya pemabuk. Saya rindu dilepaskan dari adiksi ini.”

KETIKA SATU JIWA DISELAMATKAN
Tiba-tiba muncul dua malaikat lagi. Mereka membawa gulungan kitab di tangan dan mulai mencatat kata-kata si pemabuk itu. Kemudian diaken mulai membimbing dia dalam prosesi pertobatan. Saya melihat si pemabuk itu penuh dengan dosa. Tapi ketika diaken mulai berdoa untuknya, satu dari malaikat itu mulai menyentuh hati orang ini, lalu asap hitam tebal bagai kabut berisi hujan lebat meluap keluar dari dada orang itu. Saya langsung teringat firman  tentang dosa yang meluap keluar dari hati: “Orang yang baik mengeluarkan hal-hal yang baik dari perbendaharaannya yang baik dan orang yang jahat mengeluarkan halhal yang jahat dari perbendaharaannya yang jahat.” (Matius 12:35)  “Tetapi apa yang keluar dari mulut berasal dari hati dan itulah yang menajiskan orang. Karena dari hati timbul segala pikiran jahat, pembunuhan, perzinahan, percabulan, pencurian, sumpah palsu dan hujat.” (Matius 15: 18-19) Orang ini mulai berdoa kepada  dengan tangan yang terangkat. Saya melihat tubuhnya dililit pita-pita hitam yang lebar. Dia dibelenggu segala macam dosa, tapi yang paling besar adalah pita dosa adiksi alkohol dan mabuk-mabukan. Seorang diaken berkata kepadanya: “Saudara harus mengaku semua dosa ini kepada  agar Dia memberimu pengampunan, agar saudara dapat dibasuh oleh darah Anak Domba.” Ketika dia mulai mengakui semua dosanya, seorang malaikat menyentuh dia. Saya melihat api keluar dari tangan malaikat itu. Semua tali pengikat itu terbakar dan terlepas dari diri orang itu. Ini memberi dia kelegaan yang luar biasa. Dia mulai mengangkat tangan dan memuji Yeshua. Dia berdiri dan saya melihat kemuliaan  turun ke atasnya. Saya tahu Yeshua telah menghibur dia karena dia mulai bersorak memuji Yeshua. Kemudian dua malaikat besar itu saling pandang lalu menganggukkan kepala. Mereka menghampiri kami dan berkata, “Mari dan saksikanlah kemuliaan Elohimmu.”

KEMBALI KE RUANG DOKUMENTASI
Dalam kecepatan sangat tinggi, kami terbang balik ke sorga bersama dua malaikat besar itu. Setelah masuk melalui gerbang, kami berjalan menuruni sebuah jalanan indah yang beralaskan emas. Dalam sekejap kami tiba di sebuah ruangan yang sangat indah. “Mari dan saksikan apa yang kami kerjakan di sini,” ujar malaikat pendampingku. Koridor panjang tempat kami berada itu tersambung ke ruangan-ruangan lain yang sama seperti ruangan yang telah kami masuki. Malaikat itu berkata: “Ada banyak ruangan seperti ini di sorga. Ini dinamakan ruangan tempat menyimpan catatan. Engkau akan melihat apa yang terjadi di dalam ruangan-ruangan ini.” Malaikat itu berkata lagi: “Kita akan masuk ke ruangan dimana disimpan nama dari orang yang baru saja bertobat itu.” Di dalam ruangan itu saya melihat para malaikat datang dari bumi dan menyerahkan laporan yang ditulis di gulungan kitab kepada seorang malaikat lain. Ada beberapa tangga yang disandarkan di tembok di dalam ruangan yang berbentuk persegi empat. Ada rak-rak menempel di tembok-tembok ruangan itu, dan di sana ada banyak kitab, sama seperti perpustakaan di bumi. Malaikat-malaikat lain berbaris di depan meja besar sambil memuji-muji . Ukuran meja itu kira-kira 8 kaki kali 4 kaki. Di tengahnya ada papan emas berbentuk persegi empat dan meja itu seluruhnya terbuat dari emas murni. Sangat indah meja itu karena ada ukiran berbentuk buah-buahan dan dedaunan di permukaannya. Ini meja paling indah yang pernah saya lihat. Belum pernah saya lihat meja seperti itu atau gambarnya sekalipun di bumi. Saya diliputi kekuasaan dan kemuliaan  yang memenuhi ruangan itu. Malaikat-malaikat sedang turun-naik di tangga itu. Mereka sibuk menarik buku-buku dari rak-rak itu kemudian mengembalikan ke tempatnya semula. Beberapa malaikat lain sedang berdiri di dekat situ sambil membawa laporan-laporan dari berbagai belahan bumi.

Saya perhatikan buku-buku di tembok itu dan ternyata ada yang berbeda-beda warnanya. Kemudian, saya melihat dua dari malaikat-malaikat yang tadi berada di gereja itu berdiri di satu baris sambil memegang sebuah buku yang telah diambil dari rak itu. Buku itu berisi catatan kehidupan dari si pemabuk yang sudah bertobat itu. Malaikat penjagaku berkata: “Apakah kamu melihat dua malaikat yang tadi berada di gereja itu? “Ya,” jawab saya. “Kamu melihat buku yang mereka bawa?” “Ya,” jawab saya. “Itulah buku yang mencatat seluruh kehidupan orang yang baru bertobat itu. Mereka mengambilnya dari rak itu. Sekarang mereka mesti pergi ke kepala malaikat di sini.

Malaikat penjagaku menjelaskan bahwa di setiap ruangan pencatatan ada seorang melaikat yang menjadi kepala. Segala sesuatu yang terjadi di sini mesti melalui malaikat kepala itu. Ini semua berjalan begitu rapi untuk memuliakan . Saya terpesona menyaksikan semua kejadian itu. Malaikat kepala mengenakan jubah yang berkilauan. Saya tak sanggup menggambarkan keagungannya. Rambutnya seperti emas yang berkilauan, jubahnya putih dan bertabur emas. Malaikat luar biasa ini memiliki rentang sayap berukuran 12 kaki. Dia malaikat paling indah yang pernah saya lihat. Dan dia penjaga utama di ruangan itu.

Dia menatap saya dan memberi isyarat agar saya pergi berdiri di sisinya. Kuasa  memindahkan saya dan dalam sekejap saya sudah berdiri di sisi kanan malaikat indah itu. Dia berkata: “Engkau diijinkan berada di sini supaya kami dapat menunjukkan kepadamu apa yang terjadi ketika seseorang dilahirkan kembali di bumi. Engkau harus menceriterakan ini kepada orang-orang di bumi.” Kejadian yang ajaib ini menggetarkan saya dan tak dapat dilukiskan secara tepat dengan kata-kata.

MEKANISME PENYIMPANAN ARSIP
Sambil menatap ke depan, gemuruh pujian kepada  naik dari berbagai penjuru. Saya mendengar lonceng berdentang, walau tak tahu dimana lonceng itu berada. Penuh kegembiraan, gelak tawa dan sukacita, para malaikat yang berbahagia itu berdiri memegang kitab-kitab sambil menunggu giliran untuk melapor kepada malaikat kepala pencatat. Saya mulai memuliakan  lagi untuk semua kejadian ajaib yang saya saksikan di situ. “Apakah kamu melihat dua malaikat di depan meja itu?” tanya malaikat penjaga saya. “Ya,” jawabku. “Mereka hadir di sana ketika orang itu dilahirkan kembali.” Malaikat itu menarik secarik kertas pesan dari gulungan kitabnya, persis seperti marker penanda bacaan. Saya tak dapat melihat apa yang tertulis di secarik kertas itu maupun gulungan kitab itu. Kemudian, sambil menyodorkannya kepada saya, malaikat berkata: “Lihatlah apa yang tertulis di sini.” Catatan itu rapi ditulis dan tampak sangat bagus. Saya lihat di situ tertulis nama negara, nama negara bagian, nama provinsi, nama kota, dan nama gereja.

Malaikat itu menunjukkan kepada saya nama pendeta di gereja itu dan jumlah jemaat di dalam gereja. Dia menunjukkan pula susunan organisasi gereja. Semua data itu lengkap tercatat di situ. Dia tunjukkan juga nama orang-orang yang menghadiri kebaktian dan rincian dari persembahan (kolekte) yang mereka kumpulkan. Nama orang yang lahir baru tadi juga ada di situ. Begitu pula pesan-pesan Injil Yeshua Yeshua yang diberitakan sampai jiwa ini bertobat tercacat lengkap. Lebih rinci lagi, jam, menit dan detik ketika orang itu bertobat dan lahir baru dicatat secara lengkap di dokumen itu. Saya langsung memekik: “Terpujilah Elohimku .” Ketika membaca sampai pada bagian dimana orang itu mengaku dosa dan menerima Yeshua Ha Mashiah sebagai Yeshua dan Juruselamat, malaikat penjagaku berkata kepada dua malaikat itu: “Apakah benar kamu berdua adalah saksi bahwa orang ini telah lahir baru pada jam yang disebutkan di sini?” Mereka menjawab: “Ya, benar, kamilah saksinya. Kami berada di sana ketika dia menerima Yeshua Ha Mashiah sebagai Yeshua dan Juruselamat. Kami benar menyaksikan itu terjadi.”

Langsung saja timbul gemuruh besar karena para malaikat bersorak-sorak dan memekik kegirangan memuji dan memuliakan . Seluruh sorga dipenuhi sorak-sorai itu. Lalu, malaikat itu menulis sesuatu di dalam kitab itu kemudian menutupnya. Buku tersebut sangat tebal. Dia berkata kepada saya: “Perhatikanlah di belakangmu.” Saya lihat di sana sejumlah besar orang, yaitu jiwa-jiwa yang sudah ditebus berjubah putih bersih berbaris dalam kemegahan.

DARAH YESUS
Para kudus itu sedang memuji  Yang Mahatinggi dengan lagu ini:
Oh, nothing but the blood of Jesus can wash my sins away.
Oh, nothing but the blood of Jesus can make me whole today.
Oh, nothing but the blood of Jesus can cleanse me today.
I’ve been redeemed by the blood of the Lamb.
[Oh, hanya darah Yeshua yang dapat menghapus dosaku.
Oh, hanya darah Yeshua yang dapat membuat aku utuh kini.
Oh, hanya darah Yeshua yang dapat membersihkan aku kini.
Aku telah ditebus oleh darah Anak Domba].

Sambil memandang ke situ saya melihat kitab orang itu diserahkan kepada salah satu dari para kudus yang tengah bersorak kegirangan. Halaman demi halaman semua tulisan yang lama di kitab itu dicuci bersih. Mereka mengangkat halaman-halaman itu satu demi satu.

Dan saya lihat setiap halaman benar-benar sudah dicuci dalam darah Yeshua. Tak ada satu pun dosa orang itu yang tertinggal di dalam kitabnya. Ini penggenapan nats Alkitab: “Aku, Akulah Dia yang menghapus dosa pemberontakanmu oleh karena Aku sendiri, dan Aku tidak mengingat-ingat dosamu.” (Yesaya 43:25) Saya berucap: “Oh Tuhanku, betapa indahnya bahwa sabdaMu tetaplah relevan. Sebab semua dosa orang itu sudah terhapus dalam darah Anak Domba.”

Sambil menatap kejadian itu, saya melihat buku tersebut diserahkan kepada seorang malaikat lain. Malaikat yang satu ini rambutnya panjang dan sangat indah rupanya. Buku itu diletakkan di atas baki yang dipegang malaikat tersebut. Para malaikat itu saling memberi hormat dalam acara serah-terima buku itu dan langsung saja sorak pujian membahana lagi memenuhi sorga. Malaikat penjagaku berkata: “Mari dan saksikan kemuliaan Elohimmu.” Saya mulai meluncur sangat cepat bersama dia melewati lorong-lorong di sorga.

KITAB KEHIDUPAN ANAK DOMBA
Saya berdiri lagi di depan takhta . Umat yang disayang  Yeshua…, di situ saya mendengar bunyi sangkakala, saya mendengar tiupan terompet bagai membelah ruangan. Awan kemuliaan, kemuliaan Shekinah, menerangi seluruh kawasan di sekitar takhta itu. Bunyi guntur bergemuruh dahsyat dan halilintar sambar menyambar. Dan saya mendengar suara sejumlah besar orang kudus memuji , katanya: “Glori bagi Elohim, Halleluyah!” Saya memandang panorama dahsyat ini dan melihat malaikat meletakkan kitab itu di atas altar  lalu membungkukkan badan sambil menyembah. Lalu, suara  membahana amat keras membelah udara. Tapi saya mengerti setiap kata yang Elohim ucapkan.  berkata: “Satu jiwa lagi telah ditebus oleh darah AnakKu. Satu orang lagi telah menerima keselamatan melalui darah AnakKu.”

Lonceng sorga bersahut-sahutan menyambut pengumuman itu. Semua penduduk sorga bertempik-sorak dan memekik kegirangan. Saya menundukkan badan lalu menyembah sambil memuji. Saya melihat Kitab Kehidupan Anak Domba (Wahyu 21:27) berada di atas altar . Dan tampak di sana satu tangan terulur keluar dari awan kemuliaan itu lalu membuka kitab tersebut. Lalu di sana saya melihat nama orang yang bertobat itu ditulis di dalam Kitab Kehidupan itu. Glori bagi Elohim. Para kudus di bumi, dengar…! Nama kita semua juga ditulis di sana, di Kitab Kehidupan Anak Domba .

Sambil memandang panorama menakjubkan ini, malaikat Yeshua berkata: “Mari dan saksikan kemuliaan Elohimmu .” Dalam kecepatan sangat tinggi saya dibawa keluar. Tapi ketika itu pun saya sempat mengingat nats dalam Yesaya 45:3-4: “Aku akan memberikan kepadamu harta benda yang terpendam dan harta kekayaan yang tersembunyi, supaya engkau tahu, bahwa Akulah YAHWEH,  Israel, yang memanggil engkau dengan namamu. Oleh karena hamba-Ku Yakub dan Israel, pilihan-Ku, maka Aku memanggil engkau dengan namamu, menggelari engkau, sekalipun engkau tidak mengenal Aku.”

SUNGAI KEHIDUPAN
Kemudian, sambil memandangi panorama itu, Yeshua membawa semua orang kudusNya melintasi Sungai Kehidupan. Sungai itu mengalir keluar dari takhta  dan Anak Domba (Wahyu 22:1). Ketika para kudusNya melewati sungai itu, mereka menyanyi: “Glori bagi Elohim kita.”
Kemudian saya melihat sejumlah besar orang kudus yang tak terhitung banyaknya, mengenakan jubah putih yang sangat bersih, sangat indah yang belum pernah dilihat oleh mata manusia. Persis seperti yang Yohanes beritakan dalam Wahyu 7:13-14: “Dan seorang dari antara tua-tua itu berkata kepadaku: ‘Siapakah mereka yang memakai jubah putih itu dan dari manakah mereka datang?’ Maka kataku kepadanya: ‘Tuanku, tuan mengetahuinya.’ Lalu ia berkata kepadaku: ‘Mereka ini adalah orang-orang yang keluar dari kesusahan yang besar; dan mereka telah mencuci jubah mereka dan membuatnya putih di dalam darah Anak Domba.”
KEMBALI KE TAKHTA
Sekali lagi saya dibolehkan masuk dan berdiri di depan takhta . Saya sangat terkagum-kagum memandang kemuliaanNya. Bunyi terompet kudus terus menggelegar membuat saya berdiri terpukau diliputi kedahsyatan kuasaNya. Tak ada bahasa yang dapat saya pakai untuk menggambarkan secara tepat kekaguman saya menyaksikan kedahsyatan itu. Ada 12 malaikat berdiri melayani di depan takhta . Mereka mengenakan pakaian gemerlapan yang tak bisa saya ungkapkan dengan bahasa manusia. Yang bisa saya katakan ialah bahwa pada bagian dadanya terdapat permata yang menyatu dengan pakaian itu. Di atas kepala mereka terdapat semacam bahan sorgawi berwarnawarni sementara tepian jubah panjang yang mereka pakai adalah emas. Gema terompet itu memanggil para kudus untuk tampil satu per satu dan berdiri di depan takhta . Ada sejumlah orang kudus, malaikat dan makhluk sorgawi lainnya yang tak terhitung banyaknya berkerumun di situ. Semuanya sedang memuji-muni dan memuliakan.
ORANG-ORANG YANG SUDAH DITEBUS
Orang-orang kudus yang ditebus dari segala zaman sungguh tampak indah dan mulia. Mereka adalah manusia sebenarnya dan bukan awan yang mengapung di udara. Sejauh mata memandang, saya tetap melihat malaikat yang sedang bersorak memuji tanpa hentinya. Dan sambil berdiri di sana, di depan takhta , saya mendengar suatu suara besar berkata: “Lihatlah, kemah  ada di tengah-tengah manusia dan Ia akan diam bersama-sama dengan mereka. Mereka akan menjadi umat-Nya dan Ia akan menjadi  mereka.” (Wahyu 21:3)

Kemudian saya saksikan awan kemuliaan yang diselimuti halilintar yang sambar-menyambar dan diiringi bunyi guruh yang dahsyat dan juga suara-suara. Lalu, saya melihat tangan  terulur keluar dari awan kemuliaan itu lalu menyapu airmata dari para kudusNya. Firman  berkata,  akan menyapu airmata dari mata mereka. Saya mendengar suara yang berkata: “Ia akan menghapus segala air mata dari mata mereka, dan maut tidak akan ada lagi; tidak akan ada lagi perkabungan, atau ratap tangis, atau dukacita, sebab segala sesuatu yang lama itu telah berlalu.” (Wahyu 21:4-5). Kemudian, Dia yang duduk di atas takhta itu berkata: “Lihatlah, Aku menjadikan segala sesuatu baru!” Dan firman-Nya lagi: “Tuliskanlah, karena segala perkataan ini adalah tepat dan benar.” Lalu,  berkata kepada para kudus yang berkumpul di situ: “Aku ketahui bahwa nama kamu semua tercatat di dalam Kitab Kehidupan Anak Domba. Karena itu, selamat datang di dalam sukacita Elohimmu.”

Benar sungguh, firman Yeshua tergenapi. “Maka kata tuannya itu kepadanya: Baik sekali perbuatanmu itu, hai hambaku yang baik dan setia; engkau telah setia dalam perkara kecil, aku akan memberikan kepadamu tanggung jawab dalam perkara yang besar. Masuklah dan turutlah dalam kebahagiaan tuanmu.” (Matius 25:21). Dengan itu Yeshua menempatkan mahkota-mahkota kemuliaan di atas kepala para kudus yang diurapiNya. Saya tahu bahwa anugerah  akan terus mengalir bagi semua yang sudah ditebus. Saya tahu anugerah ini mengalir dengan tidak berkesudahan

SIMFONI YANG INDAH
Saya percaya Yeshua Ha Mashiah menyingkapkan sorga kepada saya agar memberikan saya keseimbangan. Dia tahu bahwa sebelumnya saya telah berhari-hari dibawaNya ke dalam alam maut yang begitu mengerikan sehingga Dia perlu mengimbanginya dengan cara membawa saya ke sorga. Malaikat Yeshua berkata: “Mari dan saksikan kemuliaan Elohimmu.”
Perawakan malaikat itu tinggi dan parasnya sangat elok. Sayapnya yang berwarna seperti pelangi berbentuk segitiga. Dia katakan bahwa  telah memberinya instruksi untuk memperlihatkan sebagian dari sorga kepada saya. Kami naik tinggi di angkasa dan masuk melalui gerbang utama sorga. Di sana saya melihat ada banyak pohon berbuah lebat dengan buah yang sangat indah. Saya juga melihat ada keluarga-keluarga mengenakan jubah yang anggun sedang berjalan naik-turun bukit sambil memuji . Musik sangat indah memenuhi tempat itu. Musik dan nyanyian di sorga adalah ungkapan rasa kebahagiaan yang amat sangat. Itulah bukti ada damai dan sukacita besar di sorga. Saya sudah menyaksikan paduan-paduan suara dan kelompokkelompok musik yang bernyanyi di bumi. Tapi, para kudus, tak satu pun di bumi ini yang dapat dibandingkan dengan keindahan dan keanggunan musik yang saya dengar di sorga.

Sorga itu setiap saat penuh dengan simfoni yang sangat indah. Bayangkan, kalau Anda bisa. Jutaan suara sempurna bernyanyi merdu diiringi alunan musik sempurna di sorga. Tak pernah terdengar walau hanya satu suara atau bunyi yang fals. Musik dan suara di sorga adalah simponi yang sangat amat sempurna. Ada alat-alat musik bertali, ada alat musik tiup seperti terompet dan banyak lagi yang lain yang mengiringi nyanyian di sorga. Perpaduan musik sempurna itu berbaur mengiringi suara para kudus bernyanyi dalam luapan sukacita yang tak terhingga. Semua suara dan bunyi musik di sana dibuat sempurna oleh kuasa . Sangat menyenangkan mendengar simponi sempurna itu yang memuji-muji  tiada hentinya. Suara orang yang kalau di bumi kedengaran fals atau tak cocok dengan irama band di bumi akan sempurna di sorga. Di sana kita semua akan bersukacita. Kumpulkan 10.000 orang dalam satu paduan suara di bumi dan dengarkan mereka bernyanyi. Ini tidak ada apa-apanya bila dibandingkan dengan paduan suara dan musik yang melantunkan simponi indah di kota abadi . Gelombang demi gelombang nada dan irama pujian naik memenuhi panorama dan membahana melintasi semua jalan raya di sorga. Begitu indah dan menakjubkan sampai saya tak dapat berpikir tentang lain hal ketika mendengar musik di sorga. Kemudian, malaikat itu berkata lagi, “Mari dan saksikan kemuliaan Allahmu.” Saya ingat kami berjalan melewati suatu tempat yang sangat subur dan hijau seperti yang tak pernah dibayangkan manusia. Ada kumpulan-kumpulan bunga di sejumlah bagian rumput itu. Kembang-kembang itu cantik-cantik dan menyerupai bunga rose di bumi. Setiap pohon kembang memiliki paling sedikit satu kuntum yang sedang mekar. Para kudus, kembang-kembang itu indahnya sama dengan nyanyian di sorga.

KUDA MULIA DI SORGA
Sambil berjalan bersama malaikat itu, saya melihat ada kudakuda putih yang elok. Saya teringat nats Alkitab tentang kuda-kuda dan bagaimana Yeshua menunggangi sebuah kuda putih dalam memimpin balatentara sorga. “Lalu aku melihat sorga terbuka: sesungguhnya, ada seekor kuda putih; dan Ia yang menungganginya bernama: “Yang Setia dan Yang Benar”, Ia menghakimi dan berperang dengan adil. “Dan mata-Nya bagaikan nyala api dan di atas kepala-Nya terdapat banyak mahkota dan pada-Nya ada tertulis suatu nama yang tidak diketahui seorangpun, kecuali Ia sendiri. “Dan Ia memakai jubah yang telah dicelup dalam darah dan nama-Nya ialah: “Firman”. “Dan semua pasukan yang di sorga mengikuti Dia; mereka menunggang kuda putih dan memakai lenan halus yang putih bersih.” (Wahyu 19:11-14)
Kuda-kuda ini tampak begitu agung, dan seperti patung-patung besar yang dipisahkan dari batu pijakannya, tetapi kuda-kuda itu kuda sungguhan dan hidup pula. Telapak kakinya besar, warna kuda-kuda itu putih bersih dan sangat agung. Seorang perempuan yang memakai jubah indah tersenyum sambil berbicara kepada kuda-kudat itu. Dia memberikan petunjuk agar kuda-kuda itu berlutut memuji . Semua hewan suci itu serempak menekukkan lutut kanannya lalu memuji  dengan bahasa sorga. Alangkah indahnya, pikirku. Saya teringat ketika membaca ayat-ayat Alkitab tentang hal ini, bahwa semua makhluk di bumi dan di sorga akan menyembah .“Demi Aku sendiri Aku telah bersumpah, dari mulut-Ku telah keluar kebenaran, suatu firman yang tidak dapat ditarik kembali: dan semua orang akan bertekuk lutut di hadapan-Ku, dan akan bersumpah setia dalam segala bahasa…” (Yesaya 45:23)“Karena ada tertulis: ‘Demi Aku hidup, demikianlah firman Yahweh semua orang akan bertekuk lutut di hadapan-Ku dan semua orang akan memuliakan.” (Roma 14:11)
“Itulah sebabnya  sangat meninggikan Dia dan mengaruniakan kepada-Nya nama di atas segala nama, supaya dalam nama Yeshua bertekuk lutut segala yang ada di langit dan yang ada di atas bumi dan yang ada di bawah bumi, dan segala lidah mengaku: ‘Yeshua Ha Mashiah adalah Yeshua,’ bagi kemuliaan , Bapa.” (Filipi 2:9-11)
“Dan aku mendengar semua makhluk yang di sorga dan yang di bumi dan yang di bawah bumi dan yang di laut dan semua yang ada di dalamnya, berkata: ‘Bagi Dia yang duduk di atas takhta dan bagi Anak Domba, adalah puji-pujian dan hormat dan kemuliaan dan kuasa sampai selama-lamanya!’” (Wahyu 5:13)

Damai, sukacita dan kebahagiaan bertebaran di semua penjuru sorga. Semua orang memuji dan memuji  setiap saat. Tiba-tiba malaikat penjagaku itu menghilang. Dan di sisiku Yeshua berdiri. PerawakanNya sangat tinggi, dan Dia memakai jubah yang sangat lain dari semua jubah yang saya lihat disana. Sorotan mataNya yang menembusi segala sesuatu tampak begitu anggun. Bentuk jenggotNya sangat rapi dan rambutNya lebat.
Saya membayangkan wajahNya, kelembutan yang terpancar dari wajahNya tidak dapat diceritakan dengan bahasa apa pun. Sangat ganteng Dia, membuat saya terkagum-kagum. Mendadak saya merasa sepertinya seluruh bagian tubuhku ingin membungkuk untuk menyembah Dia, Raja Segala Raja dan Tuan Segala Tuan – Yeshua Ha Mashiah namaNya. Kemuliaan dan kekuasaan memancar keluar ke sekeliling tubuhNya.

GUDANG KESEMBUHAN
Tiba-tiba saya lihat mata Yeshua Yeshua sepertinya memantulkan kesedihan. Saya bertanya: “Yeshua, ada apa?” “AnakKu, tengoklah,” jawabNya. Dia melambaikan tanganNya ke arah sebuah gedung dan tampak terbuka pintunya. Dari pintu itu, kemuliaan dan kekuasaan mengalir keluar bagai arus yang deras. Saya lalu bertanya lagi: “Yeshua, ini apa lagi?” “AnakKu,” jawabNya, adakah engkau melihat penyembuhan di dalam gudang-gudang ini?” “Ya, saya lihat, Yeshua.” “Semua penyembuhan ini sedang menantikan umat,” jawab Yeshua.
Betapa banyaknya penderitaan di dalam hidup kita di bumi. Ada penyakit, ketidak-sempurnaan fisik, kecacatan tubuh, dan banyak lagi penderitaan yang dialami manusia. Anda dapat melihatnya dimana-mana. Cobalah pergi ke rumah sakit dan lihat di bangsal tempat perawatan mereka yang menderita penyakit menular, penyakit gangguan mental, unit gawat darurat, dan tempat lain yang melayani banyak orang yang menderita secara fisik dan mental. Penyakit adalah akibat dari jatuhnya Adam dan Hawa ke dalam dosa di Taman Eden dahulu kala. Penyakit adalah salah satu turunan daripada dosa. Ada orang yang menganggap penyakit sebagai rintangan, tragedi manusia, atau mungkin bagian normal dari hidup manusia. Padahal, penyakit adalah kutukan yang dilakukan oleh Iblis.

PENYEMBUHAN DI SORGA
Betapa manusia memerlukan penyembuhan. Sebab penyakit adalah korupsi terhadap kehendak . Penyakit merupakan elemen tak wajar dari hukum ekonomi . Penyakit tidak berasal dari , tidak datang dari sorga. Sebab dosa berasal dari si jahat, bukan dari sumber yang baik. Ketika kita sampai di sorga, semua penyakit dan penderitaan langsung lenyap selama-lamanya. Paulus menulis hal ini ketika ia berbicara tentang pemulihan tubuh kita secara sempurna: “Sebab aku yakin, bahwa penderitaan zaman sekarang ini tidak dapat dibandingkan dengan kemuliaan yang akan dinyatakan kepada kita. “Sebab dengan sangat rindu seluruh makhluk menantikan saat anak-anak  dinyatakan.” (Roma 8:18-19)
Tapi, penderitaan fisik yang terberat di bumi ini tak ada apaapanya bila dibanding dengan kesenangan dan kemuliaan menakjubkan yang akan kita alami di sorga. Di sorga tubuh kita menjadi sempurna dan kita akan bersandar pada Ha Mashiah, karena itu tidak akan ada lagi penderitaan fisik. Tapi walau masih di bumi, Dia mau kita disembuhkan, sekarang. Salah satu nama  di dalam Alkitab adalah YAHWEH-Rapha, yang berarti “YAHWEH Penyembuh Kita.” membuat perjanjian khusus dengan umatNya ketika Ia berjanji kepada bangsa Israel: “Jika kamu sungguh-sungguh mendengarkan suara YAHWEH, Elohimmu dan melakukan apa yang benar di mata-Nya, dan memasang telingamu kepada perintah-perintah-Nya dan tetap mengikuti segala ketetapan-Nya, maka Aku tidak akan menimpakan kepadamu penyakit manapun, yang telah Kutimpakan kepada orang Mesir; sebab Aku Tuhanlah yang menyembuhkan engkau.” (Keluaran 15:26)
Kendati penyakit adalah kutuk dosa, Yeshua telah mengangkat kutuk itu melalui karya penebusaan dosa. Luka-luka dan bilurbilur yang diderita Ha Mashiah membayar harga untuk menebus dosa. Dia menjadi Juruselamat kita. Tapi penderitaan Ha Mashiah lebih dari sekadar menebus dosa kita. PenderitaanNya membuat Dia diresmikan sebagai Penyembuh kita.
“Tetapi dia tertikam oleh karena pemberontakan kita, dia diremukkan oleh karena kejahatan kita; ganjaran yang mendatangkan keselamatan bagi kita ditimpakan kepadanya, dan oleh bilur-bilurnya kita menjadi sembuh.” (Yesaya 53:5)
“Ia sendiri telah memikul dosa kita di dalam tubuh-Nya di kayu salib, supaya kita, yang telah mati terhadap dosa, hidup untuk kebenaran. Oleh bilur-bilur-Nya kamu telah sembuh.” (I  Petrus 2:24)

MINTA YESUS UNTUK MENYEMBUHKAN
Misi penyembuhan Yeshua Yeshua tidak berhenti ketika Dia terangkat ke sorga. Kisah Para Rasul adalah kelanjutan dari semua yang telah dimulai Yeshua (Kisah Rasul 1:1)
Yeshua memberi teladan untuk misi penyembuhan di bumi dan mengajarkan bahwa penyembuhan adalah bagian dari kerajaanNya. Sebelum kembali kepada Bapa, Yeshua memberi perintah kepada orang percaya untuk pergi dan menyembuhkan orang sakit. Dia berkata: “Tanda-tanda ini akan menyertai orang-orang yang percaya: mereka akan mengusir setan-setan demi nama-Ku, mereka akan berbicara dalam bahasa-bahasa yang baru bagi mereka; mereka akan memegang ular, dan sekalipun mereka minum racun maut, mereka tidak akan mendapat celaka; mereka akan meletakkan tangannya atas orang sakit, dan orang itu akan sembuh.” (Markus 16-17-18)
Yeshua juga berpesan kepada kita dalam Yohanes 14:13-15: “… dan apa juga yang kamu minta dalam nama-Ku, Aku akan melakukannya, supaya Bapa dipermuliakan di dalam Anak.“Jika kamu meminta sesuatu kepada-Ku dalam nama-Ku, Aku akan melakukannya. “Jikalau kamu mengasihi Aku, kamu akan menuruti segala perintah-Ku.”
Setelah beberapa saat, Yeshua tidak lagi saya temukan di situ. Malaikat penjaga kembali berdiri di sisi saya dan berjalan bersama saya di antara gudang-gudang itu. “Betapa banyaknya gudang ini, Yeshua,” saya berkata dalam hati.
Yeshua berbicara ke dalam rohku: “AnakKu, ketika engkau berdoa buat seseorang di bumi, berdoalah dengan memakai namaKu. Ingat, bukan engkau yang melakukan penyembuhan, tetapi Aku yang melakukannya. Mintalah Aku untuk mencelikkan mata yang buta atau menyembuhkan kaki yang timpang, dan Aku akan melakukannya. Mintalah Aku meluruskan rusuk yang bengkok atau menyembuhkan tubuh yang sedang sakit, maka Aku akan menyembuhkan mereka. “Apa pun yang engkau mau Aku lakukan, mintalah itu di dalam namaKu maka Aku akan melaksanakannya. Sebab jawaban untuk semua persoalan itu sedang menunggu di dalam gudang-gudang ini, menunggu engkau memintanya.”
Yeshua kembali menegaskan kepada saya bahwa berkat-berkat yang tersedia di dalam gudang-gudang itu memang diperuntukkan bagi umatNya, bagi orang-orang berdosa di bumi. Saya ingat Dia berkata bahwa dalam waktu dekat akan terjadi badai penyembuhan di atas bumi. Saya kemudian berpikir tentang penyembuhan yang sedang terjadi di bumi, lalu berkata: “Yeshua, betapa baiknya Dikau menyembuhkan tubuh kami.”
Semakin usia kita bertambah, semakin lemah dan rusak tubuh kita. Itu adalah dampak alami dari dosa dan kita tak bisa bebas sepenuhnya dari dampak itu. Tapi  tidak berkehendak agar usia kita dihabiskan dalam penyakit sehingga tak dapat berbuat apa-apa.   menghendaki kita menjadi produktif dan aktif. Untuk itulah Yeshua telah mati agar kita  dipulihkan seutuhnhya. Yeshua Ha Mashiah, Anak , mencurahkan darahNya agar kita terbebas dari naraka. Jika kita percaya bahwa Yeshua Ha Mashiah adalah Anak , maka kita memiliki pengharapan. Harapan bagi jiwa kita adalah di dalam Yeshua. Yeshua Ha Mashiah telah menderita agar tubuh kita disembuhkan. Di dalam Yeshua ada berkat, dan pengharapan dan kelebihan kita. Dia sajalah pengharapan untuk menyempurnakan tubuh jasmani kita.
Para kudus, di sorga ada gudang-gudang berkat yang belum kita klaim. Gudang-gudang berkat itu mesti diklaim oleh umat  yang meminta dengan iman di dalam nama Yeshua. Ketika Dia masih di bumi, Dia pernah berkata: “Aku pergi untuk menyediakan tempat bagi kamu.” (Yohanes 14:2). Tempat yang Dia sediakan itu adanya di sorga. Tempat itu sangat indah dan segala sesuatu yang di sana itu indah. Ketika saya bersaksi dalam buku ini dan berbicara tentang sorga, ingatan tentang tempat itu membuat saya merinding. Terima kasih, Yeshua, untuk Firman yang begitu indah yang telah Dikau berikan kepada anak-anakMu.

KESIBUKAN DI SORGA
Sorga itu tempat yang amat ramai. Tempat itu padat dengan banyak sekali kegiatan dan kegembiraan. Malaikat-malaikat selalu tampak sedang mengerjakan sesuatu, sibuk dengan berbagai urusan yang mulia. Salah satu tujuan buku ini ditulis adalah agar saya menceriterakan tentang apa yang dikerjakan para malaikat di sorga. Mereka selalu bergirang, tak pernah lelah, tak pernah murung, dan selalu memuji .
Orang-orang kudus yang sudah ditebus juga selalu tampak sibuk di sorga. Ada saja kegiatan yang mereka kerjakan di sana. Seperti apa rincian pekerjaan mereka saya tidak tahu persis. Tapi yang jelas di tempat abadi itu tak ada orang yang nganggur. Para orang kudus mengerjakan pekerjaan yang tak pernah dialami di bumi. Mereka terlibat dalam kegiatan menstimulasi, menambah semarak dan melaksanakan tugas-tugas khusus. Selalu mereka memuji-muji  sambil menyelesaikan tugas yang diberikan  kepada mereka.
Ketika saya melihat malaikat-malaikat yang membawa laporan naik dari bumi, mereka itu ternyata datang dari berbagai belahan bumi. Mereka sebelumnya telah mengunjungi berbagai acara kebaktian dan perkumpulan doa. Selalu saja mereka membawa kertas-kertas putih yang berbentuk gulungan bertepi emas. Dari bumi mereka terbang balik ke beberapa tempat di sorga dan menyerahkan laporan-laporan itu kepada malaikat lainnya untuk diarsipkan.

PENDUDUK SORGA
Di sebuah tempat di sorga saya melihat sejumlah laki-laki berjubah putih bersih dan sangat indah. Terkenang saya akan ayat firman Yeshua di dalam Yesaya 61:10 yang berbunyi: “Aku bersukaria di dalam YAHWEH, jiwaku bersorak-sorai di dalam Elohimku, sebab Ia mengenakan pakaian keselamatan kepadaku dan menyelubungi aku dengan jubah kebenaran, seperti pengantin laki-laki yang mengenakan perhiasan kepala dan seperti pengantin perempuan yang memakai perhiasannya.”
Orang-orang yang saya lihat itu memiliki ciri khas yang berbeda-beda dan berasal dari berbagai bangsa di bumi seperti yang difirmankan dalam Wahyu 7:9: “Kemudian dari pada itu aku melihat: sesungguhnya, suatu kumpulan besar orang banyak yang tidak dapat terhitung banyaknya, dari segala bangsa dan suku dan kaum dan bahasa, berdiri di hadapan takhta dan di hadapan Anak Domba, memakai jubah putih dan memegang daun-daun palem di tangan mereka.”
Satu hal lain lagi yang membuat saya terpesona agak lama adalah bahwa sorga itu sebuah tempat yang sangat apik. Segala sesuatu yang dikerjakan di situ dikerjakan secara tuntas, sesuai aturan dan dengan derajat kesempurnaan yang sangat tinggi. Tak satu pun perkerjaan yang rendah mutunya, tak satu pun kegiatan yang tidak bermutu tampak di sana.
Pemandangan yang paling indah, mungkin, adalah ketika saya melihat sebuah keluarga yang berjalan di atas bukit kudus. Sukacita dan kegembiraan mereka begitu besar dan tak terlukiskan. Mereka tampak sibuk mengerjakan pekerjaan luar biasa di dalam hadirat Yeshua. Apa pun yang dikerjakan di situ, entah dikerjakan secara sendiri-sendiri atau secara bersama-sama, selalu terjadi dalam kesempurnaan. Sebab sorga itu tempat yang bebas dari cacat. Segala yang ada di situ sempurna dalam arti yang sesungguhnya. Kesenangan dan kebahagiaan yang sempurna terpancar keluar dari wajah, hati, dan jiwa setiap orang yang ada di sorga.

KETERATURAN SEMPURNA
Keagungan, keteraturan sempurna dan tujuan pasti mewarnai segala sesuatu yang terjadi di sorga. Setiap saat para malaikat dan orang-orang kudus terlibat dalam pelayanan penuh damai sejahtera sempurna. Tak seorang pun tidak bekerja di sorga. Tak seorang pun merasa bosan tinggal di sorga. Semua anak, juga para malaikat dan semua makhluk sorgawi lainnya melayani Dia selama-lamanya. Ketika kita menerima tubuh baru, yaitu tubuh sorgawi setelah kebangkitan orang-orang kudus, tak akan pernah lagi kita merasa letih atau lemah. Tak ada seorang pun yang lesu badan. Sebab tubuh mulia yang supra-natural itu tak dapat kehilangan kekuatannya. Di dalam kekekalan, waktu tidak berlaku dan pikiran, kehendak, dan tubuh kita tak akan dapat terganggu oleh situasi dan kondisi seperti di bumi.
Untuk melibatkan diri dalam pekerjaan dan sukacita di sorga, kita hanya bisa hadir di sana dengan tubuh sorgawi. Ini dimulai ketika seseorang dilahirkan kembali lalu ikut mengambil bagian di dalam bagian sorgawi seperti diuraikan dalam II Petrus 1:4: “Dengan jalan itu Ia telah menganugerahkan kepada kita janji-janji yang berharga dan yang sangat besar, supaya olehnya kamu boleh mengambil bagian dalam kodrat sorgawi [divine nature] dan luput dari hawa nafsu duniawi yang membinasakan dunia.”
Arsitektur sorga dirancang dan dibangun di dalam kekekalan oleh  yang kekal. Di suatu tempat saya melihat semua deretan bangunan di dalam Kota . Bangunan-bangunan itu sangat besar. Di atas setiap bangunan itu saya melihat mahkota yang teramat besar yang terbuat dari sangat banyak permata. Saya tidak tahu ada berapa banyak orang tinggal di dalam istana-istana megah itu karena saya tidak masuk ke dalamnya. Tapi semua bangunan itu tampak kokoh, lengang dan luas, jauh melampaui bangunan besar apa pun yang ada di planet bumi. Saya teringat firman Yeshua yang berkata jika kita bekerja keras di bumi untuk Yeshua, kita sebetulnya sedang menabung harta di sorga (Lukas 18:22).
Lalu, dalam ingatanku muncul ayat-ayat firman Yeshua seperti berikut:
“Dan kedua puluh empat tua-tua, yang duduk di hadapan  di atas takhta mereka, tersungkur dan menyembah, sambil berkata: Kami mengucap syukur kepada-Mu, ya Yeshua, , Yang Mahakuasa, yang ada dan yang sudah ada, karena Engkau telah memangku kuasa-Mu yang besar dan telah mulai memerintah sebagai raja dan semua bangsa telah marah, tetapi amarah-Mu telah datang dan saat bagi orang-orang mati untuk dihakimi dan untuk memberi upah kepada hamba-hamba-Mu, nabi-nabi dan orangorang kudus dan kepada mereka yang takut akan nama-Mu, kepada orang-orang kecil dan orang-orang besar dan untuk membinasakan barangsiapa yang membinasakan bumi.” (Wahyu 11:16-18)
“Bersukacitalah pada waktu itu dan bergembiralah, sebab sesungguhnya, upahmu besar di sorga; karena secara demikian juga nenek moyang mereka telah memperlakukan para nabi.” (Lukas 6:23)
“Sesungguhnya Aku datang segera dan Aku membawa upah-Ku untuk membalaskan kepada setiap orang menurut perbuatannya. (Wahyu 22:12)

KERETA
Ketika kami beranjak pergi ke kawasan lain di sorga, malaikat pengawalku berkata lagi: “Mari dan saksikan kemuliaan Allahmu.” Malaikat itu menunjukkan kepada saya kereta . Roda-roda kereta itu sangat besar sehingga saya tak tahu bagaimana mengukurnya dengan kata-kata. Roda-roda itu ditaburi permata dan berlian dan ruby dan zamrud. Setiap kereta memiliki paling sedikit dua roda besar di setiap sisinya. Bagian depan kereta itu agak rendah dan terbuka. Semua kereta itu tampak diselubungi nyala api tapi tidak terbakar. Kereta-kereta itu dikemudikan oleh para malaikat. Bentuk kereta itu sangat besar dan penuh dengan keagungan. Elia naik ke sorga dengan menggunakan kereta kuda. Tak perlu merasa heran mengapa kuda bisa berlari naik ke sorga. Apa yang mustahil dalam akal pikiran manusia itu tidak mustahil bagi .

TUBUH MULIA
Badan semua orang yang saya lihat di sorga itu mulia, sempurna, dan sangat serasi. Tak satu pun orang di sana memiliki keriput setitik pun. Semua orang itu sangat anggun dan tubuhnya memancarkan cahaya kemuliaan. Saya pernah mendengar orang berkata bahwa nanti di sorga tubuh kita hanya bagaikan gumpalan asap. Itu tidak benar. Tubuh kita akan mengenakan kodrat, bentuk dan sifat-sifat sorgawi. Alkitab berkata para tua-tua ada di dekat takhta : “Dan sekeliling takhta itu ada dua puluh empat takhta, dan di takhtatakhta itu duduk dua puluh empat tua-tua, yang memakai pakaian putih dan mahkota emas di kepala mereka.” (Wahyu 4:4)
Para sesepuh di sorga adalah orang-orang kudus yang tampak begitu anggun, yaitu mereka yang telah mendahului kita.  telah memberikan kehidupan kekal kepada mereka. Tubuh yang mereka gunakan itu adalah tubuh mulia seperti yang akan diberikan kepada  orang-orang yang akan dibangkitkan kelak. Dengar, umat Yeshua…, Anda akan sangat bahagia di sorga, lebih dari yang dapat Anda bayangkan saat ini. Ketika saya berada di sorga, kenangan tentang rumah saya di bumi nyaris tak terpikirkan. Sebab di sorga tidak ada kesedihan, tidak ada susah atau sengsara. Saya sendiri tenggelam dalam sukacita yang amat besar dan terpesona oleh keindahan Yeshua kita. Di sorga tidak ada kegelapan.
Yang ada hanya sukacita, kuasa dan kedahsyatan  terpancar dari segala tempat, khususnya ketika kita mendekati takhta . Tempat bagai lautan kaca itu terlalu indah untuk dilukiskan. “Lalu ia menunjukkan kepadaku air Sungai Kehidupan, yang jernih bagaikan kristal, dan mengalir ke luar dari takhta  dan takhta Anak Domba itu.” (Wahyu 22:1)
Lagi-lagi malaikat itu berkata “Mari dan saksikan kemuliaan Allahmu,” ketika saya beranjak pergi dari tempat itu. Dengar, umat Yeshua…, saya dibawa dalam kecepatan yang sangat tinggi ke suatu tempat lain di sorga dimana sorak pujian dan alunan musik terdengar kian kencang. Itu musik mahaindah yang pernah didengar telinga manusia. Sorak dan teriakan sukacita membahana di segala tempat. Kemudian malaikat itu berkata lagi: “Kini kita makin dekat ke takhta.” Saya berucap: “Ya Yahweh, betapa indahnya tempat ini.”

KETIKA  BAPA BERBICARA
Sebelum  Bapa berbicara, tampak 12 malaikat besar dan tinggi – kira-kira 12-15 kaki tingginya – berdiri di depan takhtaNya sambil meniup terompet. Permata yang sangat indah menghiasi bagian depan jubah mereka. Dengan musik yang bergema ditambah suara mereka, dan semua yang mereka lakukan di situ, mereka tampak mendominasi suasana. Mereka sibuk melakukan persiapan sebelum  Bapa mulai berkata-kata. Setiap kali  Bapa mengucapkan sepatah kata, saya melihat awan mulia menutupi takhta itu. Begitu pula ketika Yang Mahakuasa menyampaikan pesan-pesan. Dan dari takhta itu keluar halilintar dan bunyi guruh yang dahsyat, dan tujuh obor menyala-nyala di hadapan takhta itu: itulah ketujuh Roh. (Wahyu 4:5)
Kemudian kuasa  naik dari bagian depan takhta itu. Di tengah takhta itu Yang Mahakuasa berdiam di dalam awan kemuliaanNya. Ketika  Bapa berbicara, suaraNya mengaum bagai desau air bah (Wahyu 14:2). Tapi saya mengerti setiap kata yang diucapkanNya. Suatu ketika  berbicara tentang darah AnakNya. berkata bahwa darah AnakNya telah ditumpahkan bagi (penebusan dosa) semua manusia di bumi.  berkata bahwa hanya darah Yeshua Ha Mashiah sajalah yang dapat menghapus dosa manusia (I Yohanes 1:7).
“Dan barangsiapa yang mendengarnya, hendaklah ia berkata: ‘Marilah!’ Dan barangsiapa yang haus, hendaklah ia datang, dan barangsiapa yang mau, hendaklah ia mengambil air kehidupan dengan cuma-cuma!” (Wahyu 22:17 )
katakan bahwa darah anakNya dicurahkan untuk menebus dosa laki-laki dan perempuan di bumi. Dia katakan bahwa harga yang paling mahal yang telah Dia bayar untuk menghapus dosa manusia adalah mengutus AnakNya sendiri untuk mati di kayu salib. “Sebab di dalam Dia dan oleh darah-Nya kita beroleh penebusan, yaitu pengampunan dosa, menurut kekayaan kasih karunia-Nya.” (Efesus 1:7)
“… di dalam Dia kita memiliki penebusan kita, yaitu pengampunan dosa.” (Kolose 1:14)
“… Yeshua Ha Mashiah, Saksi yang setia, yang pertama bangkit dari antara orang mati dan yang berkuasa atas raja-raja bumi ini. Bagi Dia, yang mengasihi kita dan yang telah melepaskan kita dari dosa kita oleh darah-Nya.” (Wahyu 1:5)
Saya gemetar, tapi sangat girang bisa mendengar suara . Suara  Bapa itu bagai auman mahadahsyat, tapi sekaligus sangat menyenangkan dan saya mengerti setiap ucapanNya. Saya terus berucap: Ya Allahku, betapa indahnya Dikau. Dikau telah menyediakan segala sesuatu. “Engkau ya Yeshua telah menyediakan segala sesuatu untuk kami. Kami bahkan tak mampu memikirkan semua yang Engkau sediakan untuk orang-orang yang mengasihi Dikau (I Korintus 2:9).

SORGA ITU BENAR-BENAR ADA
Saya ingat ketika di sana saya berkata dalam hati: Sungguh, sorga itu benar-benar ada. Orang-orang yang saya lihat itu nyata. Malaikat-malaikat itu nyata. Semua yang indah-indah ini semua nyata. Dan suatu hari nanti saya akan datang lagi ke sini untuk terus melayani Yeshua. Bagi saya, berbicara tentang  dan keindahanNya adalah sesuatu yang menyenangkan. Saya bersyukur dengan segenap hati kepadaNya karena mendapat kesempatan melayani Dia. Saya berterimakasih kepada Bapa karena Yeshua Ha Mashiah menyelamatkan saya dari naraka. Saya bersyukur sebab saya dilahirkan kembali dan menjadi anak Sang Raja yang ditebus oleh darah Yeshua. Saya bersyukur dan merasa sangat beruntung bahwa Yeshua adalah Yeshua saya. Apabila Anda belum dilahirkan kembali, Anda perlu dibebaskan dari semua dosamu itu. Undanglah Yeshua Ha Mashiah untuk masuk ke dalam hatimu agar Dia menyelamatkan jiwamu. Yakinlah bahwa Dia benar-benar Anak . Percayalah bahwa  Bapa mengutus Dia ke dalam dunia, bahwa Dia dilahirkan melalui Perawan Maria dan bahwa Dia-lah Anak  Yang Kudus yang dikirim ke dunia untuk menebus dosa semua kita agar kita terluput dari naraka. Dan yang paling penting, Anda perlu yakin bahwa Yeshua telah melakukan satu-satunya pengorbanan yang dapat menghapus dosamu ketika Dia mati di kayu salib.

ANAK-ANAK DI SORGA
Ketika mengajar dahulu Yeshua pernah berbicara tentang anakanak. “Biarkanlah anak-anak itu datang kepadaKu dan janganlah melarang mereka, karena yang seperti inilah yang empunya kerajaan sorga.” (Matius 19:14)
Baca juga Matius 18:3-4: “Aku berkata kepadamu, sesungguhnya jika kamu tidak bertobat dan menjadi seperti anak kecil ini, kamu tidak akan masuk ke dalam Kerajaan Sorga. Sedangkan barangsiapa merendahkan diri dan menjadi seperti anak kecil ini, dialah yang terbesar dalam Kerajaan Sorga.”
Markus 10:15: Aku berkata kepadamu: Sesungguhnya barangsiapa tidak menyambut Kerajaan  seperti seorang anak kecil, ia tidak akan masuk ke dalamnya.”
Markus 9:37: “Barangsiapa menyambut seorang anak seperti ini dalam nama-Ku, ia menyambut Aku. Dan barangsiapa menyambut Aku, bukan Aku yang disambutnya, tetapi Dia yang mengutus Aku.”
Yoel 1:3: “Ceritakanlah tentang itu kepada anak-anakmu, dan biarlah anak-anakmu menceritakannya kepada anak-anak mereka, dan anak-anak mereka kepada angkatan yang kemudian.”

Bagian sorga yang satu ini akan membuat banyak orang terperanjat. Saya tahu banyak orang tak bisa menerima hal ini, tapi saya tahu  sudah menyatakannya kepada saya ketika saya mengunjungi sorga. Saya didampingi malaikat besar yang sayapnya merupakan pelangi berbentuk segi tiga. Dia mengenakan pakaian putih berkilauan dan rambutnya berupa emas yang terurai lepas. Perawakannya anggun dan mulia. Cahaya kemuliaan dan kekuatan mengelilingi dia. Dia berkata: “Mari dan lihat kemuliaan Allahmu.  Elohimmu telah bersabda bahwa saya harus menunjukkan tempat dimana anak-anak berada dan apa yang terjadi ketika seorang anak meninggal dunia.” Perlu saya jelaskan bahwa ketika Yeshua membawa saya ke naraka, saya tidak melihat seorang anak pun di sana. Sepanjang ingatan saya, tidak tampak baik bayi maupun anak-anak kecil di dalam naraka. Mungkin orang lain tidak bisa menerima ini, tapi ingin saya sampaikan apa yang diperlihatkan kepada saya oleh malaikat Yeshua ketika di sorga khususnya tentang tempat berdiam anak-anak. Bersama malaikat itu saya terbang tinggi di angkasa sorga dan ketika berhenti, dia berkata, “Saya harus menunjukkan semua ini kepadamu.” Banyak hal terjadi ketika saya bersama malaikat itu tapi tidak semua dapat saya ingat sekarang, karena saya tidak diperkenankan  untuk mengingat semua hal yang saya lihat. Banyak peristiwa terjadi selama perjalananku ke sorga yaitu hal-hal yang saya lihat tetapi otak saya dibikin untuk tidak boleh mengingat semuanya. Apa yang saya ceritakan di sini adalah hal-hal yang  ijinkan untuk saya ingat agar disampaikan kepada Anda semua tentang sorga.

Daniel mengerti sepenuhnya tentang penglihatan dan mimpimimpinya. Tapi ketika Yeshua membawa saya ke sorga, ada banyak peristiwa yang terjadi yang tidak diterangkan maknanya kepada saya. Saya hanya dibawa ke berbagai tempat di sorga. Dan tempat yang paling menakjubkan adalah tempat tinggal bayi-bayi dan anak-anak kecil.

BAYI-BAYI YANG KEGUGURAN
Malaikat  berkata: “Mari dan lihat.” Dia menggerakkan tangannya dan tampak di sana sebuah rumah sakit. Saya melihat ruang bersalin. Seorang perempuan seperti mau melahirkan. Malaikat berkata: “Dia keguguran. Bayi itu usianya baru tiga bulan.” Saya menatap dengan teliti. Dua malaikat yang tampan mendekati tempat tidur perempuan itu. Mereka membawa sesuatu yang tampaknya seperti sebuah keranjang yang terbuat dari pualam putih dan mutiara. Sangat indah keranjang itu. Malaikat itu terus memuji . Saya mendengar itu jelas sekali. Ketika terjadi keguguran, roh bayi yang berusia tiga bulan itu,
bagai uap, naik dari janin tersebut. Malaikat menangkap roh itu lalu meletakkannya di dalam keranjang, kemudian menutup bagian atasnya. Malaikat-malaikat itu kemudian mengangkat tangan menunjuk ke sorga, lalu mereka bersorak nyanyikan pujian bagi Yeshua. Mereka mengagungkan dan meninggikan Dia sebagai Raja Segala Raja dan Yeshua Segala Tuan, Pencipta segala yang ada di sorga dan di bumi. Mereka berseru, “Kepada Elohim beri pujian.”
Ketika dua malaikat itu naik melewati kami, mereka berkata lagi: “Mari dan lihat.” Kami berjalan kembali melalui pintu gerbang masuk ke dalam sorga. Ya Yeshua, inilah bagian yang sungguh paling indah di sorga. Belum pernah saya lihat tempat yang satu ini. Saya ingat berjalan bersama malaikat-malaikat itu didampingi malaikat penunjuk jalan. Kami naik tinggi sekali dan saya bisa melihat lagi takhta . Saya bisa mendengar lagi gemuruh sorak pujian. Sepertinya kami menuju takhta dari bagian sebelah kiri. Ketika sampai di situ saya masih berucap: “Elohimku, betapa indahnya Dikau. Betapa menakjubkan diriMu.” Dari segala penjuru sorak pujian tiada hentinya. Panggilanku yang terutama adalah melalui mimpi, penglihatan dan pewahyuan. Kesaksianku adalah bahwa diri saya ini hanyalah seorang hamba sahaya di tangan Yeshua dan karena itu kerinduanku adalah  menyampaikan cerita tentang anak-anak. Betapa saya selalu ingat akan kemuliaan yang saya saksikan di sana serta puji-pujian yang memenuhi segala tempat. Saya masih ingat betul akan halilintar dan guntur yang bergemuruh serta pelangi di atas takhtaNya. Saya ingat bahwa di takhta ituada sesosok tubuh manusia, seperti seorang lelaki di dalam awan kemuliaan yang menutupi takhta itu.
Para malaikat meletakkan keranjang itu di atas takhta  kemudian membungkukkan badan untuk menyembah. Sayap-sayapnya terangkat ke atas lalu sorak pujian berkumandang memenuhi sorga: “Glori, haleluyah, pujilah.” Tampak kami berada di sebuah arena yang amat luas.  Malaikat-malaikat besar sedang meniup terompet bagai sedang mengumumkan sesuatu. Saya tak dapat melihat wajah  Bapa, tapi saya melihat sesuatu yang seperti dilihat Musa (Keluaran 33:17-23). Kemudian saya melihat ada tangan yang terulur ke depan membuka keranjang tadi. Saya tahu itu tangan Bapa.

Umat Yeshua, dengar…, andai saja Anda pun berada di situ ketika itu, betapa bahagianya memandang kemuliaan  seperti yang Ia nyatakan kepada saya. Kuasa kehadiranNya sungguh amat menyilaukan, tapi sangat indah dan luar biasa. Tangan itu keluar dari awan kemuliaan itu dan mengangkat jiwa bayi itu lalu mengeluarkannya kemudian meletakkannya di atas altar. Kemudian saya melihat tangan-tangan bekerja seperti sedang melakukan sesuatu terhadap jiwa bayi tersebut. Setelah selesai pekerjaan itu, tampaklah sesosok tubuh manusia yang begitu bagus dan sempurna muncul di situ. Sosok bayi itu bertumbuh dan terus membesar sampai menjadi seorang pria yang sangat tampan seperti yang belum pernah saya lihat di bumi. [Bersambung]

Bagian I:    Di Gerbang Sorga – YESHUA Ha MASHIAH SANG PENYEMBUH
Bagian II :  Dahulu,  Sekarang dan Nanti – Bayi-bayi Yang Keguguran
Bagian III : Dalam Pemeliharaan – Sekarang, berdoalah seperti ini [Doa Pertobatan]

Hak cipta dari artikel ini dimiliki oleh penjalabaja.wordpress.com. Artikel ini boleh diperbanyak dengan syarat alamat blog disertakan dengan lengkap dan bukan untuk tujuan komersial. Persiapkan Jalan Bagi Raja

WAHYU TENTANG SORGA; M.K. Baxter, I

a-divine-revelation-of-heaven Mary Kathryn Baxter dibawa oleh Yeshua melihat Sorga dan Neraka. Tulisan di bawah ini adalah 10 kali kunjungannya ke Sorga. Diterjemahkan oleh Pitan Daslani dari buku A DIVINE REVELATION OF HEAVEN. Artikel ini diringkas dari http://Spiritlessons.com edisi Indonesia PDF.Bahasa asing lainnya dan bentuk audio MP3 bisa ditemukan pada alamat situs tersebut.
Inilah pengalaman spiritual amat komprehensif dan dahsyat yang dialami seorang hamba di Amerika Serikat. membawa dia ke dalam alam maut selama 30 malam berturut-turut. Pengalamannya yang amat mengerikan itu dituangkannya di dalam bukunya yang pertama A DIVINE REVELATION OF HELL

Mulai malam ke-31 sampai dengan malam ke-40, Mary Kathryn Baxter dibawa ke dalam sorga untuk menyaksikan semua keindahan kediaman beserta kemuliaan, kebesaran dan kedahsyatannya. Pengalaman 10 malam di sorga itu ia tuangkan dalam buku kedua yang versi Indonesia-nya sedang Anda baca ini.
Tentang Mary Kathryn, penulis buku ini, lahir di Tennessee, USA, bertobat dan menjadi pengikut Yeshua ( proses ini disebut sebagai Lahir Baru ) ketika ketika berumur 19 tahun. 1976 Ia mulai dikunjungi oleh Yeshua.

Catatan dari editor Penjala Baja: Memasuki bab 1 (Di Gerbang Sorga) dan seterusnya disalin seperti aslinya, tanpa pemotongan kata, jika ada itu akan diberitahu. Garis miring dan warna ditambahkan agar sesuai sumber aslinya (berbahasa Inggris). Garis bawah dan kurung kotok dari editor. Kata-kata Yang Disembah telah ditukar Allah menjadi Elohim (kata Ibrani untuk GOD/God) dan Yesus Kristus menjadi Yeshua Ha Mashiah dan TUHAN menjadi YAHWEH (kata Ibrani yang berasal dari huruf kuno YHWH, sebagaimana Alkitab Perjanjian Lama menulisnya). Selamat membaca dan diberkati YAHWEH. Penjala Baja.

Klaim penulis buku tentang apa yang ia saksikan: Buku ini berisi sejumlah kisah nyata yang telah saya alami sendiri bersama . Ini bukan hasil ilusi seorang pengkhayal yang menginginkan sesuatu yang lebih baik daripada yang ia dapatkan dalam hidupnya.

Sorga itu sesuatu yang nyata, dan pengalaman yang saya uraikan di dalam buku ini adalah persis seperti yang terjadi pada saya. (hal. 8) Yeshua berkata kepadanya, “Untuk maksud ini engkau dilahirkan,untuk menulis dan menceritakan apa yang telah Aku perlihatkan dan sampaikan kepadamu, karena semua ini tulus dan benar.“Panggilanmu adalah untuk memberitahukan kepada dunia bahwa sorga itu benar ada,dan naraka itu juga benar ada, dan bahwa Aku, Yeshua,telah diutus oleh Bapa untuk menyelamatkan mereka semua dari penghukuman dan menyediakan bagi mereka tempat di sorga.”

[Bagian I: Di Gerbang Sorga sampai Yeshua Ha Mashiah sang Penyembuh]

DI GERBANG SORGA

Elohim di dalam pengasihan dan anugerahNya yang abadi mengijinkan saya untuk masuk ke dalam tempat yang indah itu yang disebut sorga. Tak jelas bagi saya persiapan dan alat transportasi seperti apa yang saya gunakan untuk bisa masuk ke sana dan kembali lagi ke bumi. Tapi kenyataan yang saya alami tidak mungkin keliru. Bagaimana caranya keajaiban sorga yang begitu hebat itu diperlihatkan kepada seorang manusia fana seperti saya? Saya mulai dari awal peristiwa. Pada suatu malam Yeshua Yeshua menampakkan diriNya kepada saya dan berkata bahwa saya telah dipilihNya untuk suatu tugas khusus.

Dia berkata: “AnakKu, Aku akan memanifestasikan diriKu kepadamu untuk membawa manusia keluar dari dalam kegelapan untuk masuk ke dalam terang. Aku telah memilihmu untuk sebuah tujuan: Engkau akan menulis dan mendokumentasikan semua yang akan Kutunjukkan dan katakan kepadamu.”

Ketika saya berserah diri sepenuhnya kepada , hal-hal yang luar biasa mulai terjadi. Saya dijemput dari tempat saya berada dan dipindahkan langsung ke dalam alam maut. Saya sadar bahwa kelima pancainderaku bekerja baik: Saya dapat melihat, meraba, mendengar, mencium dan merasakan apa yang terjadi. Tapi ini semua terjadi di alam supranatural. Saya tahu bahwa semua kejadian ini memiliki tujuan tertentu. Berhari-hari setelah saya dibawa Yeshua ke dalam alam maut, saya sangat bersedih. Hati saya galau dan pikiranku sumpek akibat dari kejadian-kejadian mengerikan yang saya lihat. Saya sudah menyaksikan penghakiman terhadap dosa dan terhadap mereka yang masuk ke naraka. Saya berdoa dengan sangat kepada dan meminta penghiburan dariNya.

Pada malam ke-31 setelah semua kejadian ini mulai, kuasa Yang Mahadahsyat itu menyelimuti saya lagi. Pada jam 2 pagi, seorang malaikat yang gagah perkasa berdiri di samping ranjangku. Yeshua Ha Mashiah tampak berdiri di belakang malaikat itu. Yeshua tersenyum ketika saya mencoba memperhatikan wajahNya. Tapi Dia tidak berkata sepatah pun. Malaikat itu berkata: “Elohim telah memberi aku tugas khusus. Aku dikirim ke sini untuk membawamu ke sorga dan memperlihatkan kepadamu beberapa bagian dari sorga.” Kemudian dia berkata lagi, “Mari dan saksikan kemuliaan .”

Dalam sekejap saya sudah dibawa keluar dari rumah, dan tiba-tiba saya menemukan diri saya sedang berdiri bersama malaikat itu di depan satu dari gerbang-gerbang di sorga.Indahnya pemandangan yang saya lihat di situ begitu menakjubkan sampai-sampai saya nyaris tak dapat bernafas. Pakaian yang dikenakan oleh malaikat sorgawi itu adalah jubah yang terbuat dari cahaya benderang. Malaikat itu memiliki sayap-sayap berbentuk segi tiga yang memantulkan warna-warni pelangi. Saya tidak heran, tapi sangat takjub menyaksikan tempat yang keindahannya tak dapat diceritakan dalam bahasa manusia. Kemudian saya mendengar seruan malaikat yang dikumandangkannya berulang-ulang: “Saksikanlah ini kemuliaan.” Gerbang megah di depanku itu terbuat dari mutiara yang padat. Saya berdiri terkagum-kagum memandang gerbang itu. Sampai di situ saya tidak melihat Yeshua Yeshua, tapi saya diselimuti kemuliaan dan kebahagiaan sorgawi.

MASUK KE DALAM SORGA

Ketika kami tiba di sana, dua orang malaikat yang sangat tinggi sedang berdiri di depan gerbang. Keduanya mengenakan jubah cahaya yang berkilauan dengan pedang terhunus di tangan. Rambut mereka bagai untaian emas sementara wajah mereka memancarkan cahaya benderang. Malaikat yang membawa saya maju ke depan dan berbicara dengan salah satu dari malaikat penjaga pintu sorga itu, sementara saya berdiri sendirian di situ. Sambil terkagum-kagum saya berbicara dalam hati: “Betapa indahnya gerbang-gerbang sorga ini. Dan alangkah bahagianya saya dapat melihat dengan mataku sendiri semua ini.” Tiba-tiba saya sadari bahwa saya memang akan masuk ke dalam sana. Sambil memperhatikan para malaikat itu, saya dapat mendengar percakapan mereka. Satu dari malaikat-malaikat itu masuk ke dalam lalu kembali lagi sambil membawa sebuah kitab. Buku tersebut bersampul emas dan isinya pun ditulis dengan tinta emas. Rupanya itu buku tentang riwayat kehidupan saya. Di sampul buku itu tertulis sebuah nama: Mary Kathryn Baxter.

Di wajah malaikat-malaikat itu terpancar senyuman persetujuan. Mereka memeriksa buku itu dan sambil berpandangan mereka serentak berucap: “Dia boleh masuk ke dalam gerbang ini.” Malaikat penunjuk jalan mengantarkan saya ke dalam. Tiba-tiba terdengar musik indah yang melingkupi saya. Musik itu tampaknya datang dari atas dan merembes ke dalam seluruh tubuhku. Alun-alunan musik yang sangat dahsyat disertai nyanyian indah memenuhi seluruh tempat itu. Irama sorgawi itu menyelimuti semua tempat dan semua orang yang ada di situ. Ketika saya melangkah masuk ke dalam kota , perasaan takjub yang sangat besar membuat saya nyaris tak dapat bernafas. Indahnya tempat itu tidak dapat diceritakan dengan bahasa manusia. Di sekeliling saya ada kembang-kembang berwarna-warni yang paling indah yang pernah saya tahu. Di situ ada dataran hijau dengan tumbuhan sangat subur dan ini pun tak dapat dilukiskan secara tepat. Bahkan kuncup-kuncup bunga di situ pun hidup dan bereaksi terhadap irama musik dan nyanyian indah itu. Alunalunan musik itu memenuhi dan menutupi saya dan saya bagaikan bagian dari musik itu sendiri.

Mencoba menceriterakan tentang semua keajaiban kota itu adalah satu hal, tapi mengetahui bahwa Anda akan mengambil bagian dalam kesenangan itu adalah hal lain lagi. Saya melihat beberapa warga sorga asyik tenggelam dalam kesenangan itu. Mereka semua memakai jubah. Genaplah firman dalam Kitab Suci (Yesaya 61:10): “Aku bersukaria di dalam YESHUA, jiwaku bersorak-sorai di dalam Allahku, sebab Ia mengenakan pakaian keselamatan kepadaku dan menyelubungi aku dengan jubah kebenaran, seperti pengantin laki-laki yang mengenakan perhiasan kepala dan seperti pengantin perempuan yang memakai perhiasannya.”

Kebahagiaan dan kesenangan yang terpancar dari wajah mereka tak dapat saya ungkapkan dengan kata-kata. Sorga itu memang tempat yang nyata. Itu bukan kiasan atau hasil imaginasi seseorang. Di dalam Alkitab Yeshua bersabda: “Janganlah gelisah hatimu; percayalah kepada , percayalah juga kepada-Ku. Di rumah Bapa-Ku banyak tempat tinggal. Jika tidak demikian, tentu Aku mengatakannya kepadamu. Sebab Aku pergi ke situ untuk menyediakan tempat bagimu.” (Yohanes 14:1-2)

Sorga adalah tempat yang disediakan bagi orang-orang yang siapsedia. Oleh karena kita sebagai anak-anak telah diubahkan melalui kelahiran kembali dan oleh karena kita sekarang adalah ciptaan baru di dalam Ha Mashiah, amatlah menggembirakan bahwa tempat dimana kita akan tinggal dalam kekekalan adalah tempat yang disediakan oleh Juruselamat yang telah menyelamatkan kita. Sorga adalah tempat yang sempurna. Karena Juruselamat kita itu sempurna adanya, kekal dan tidak terbatas kuasaNya, maka sorga pun adalah tempat yang sempurna. Oleh karena Dia menyediakan tempat bagi kita untuk tinggal bersamaNya di sana selamanya, maka rumah kita yang abadi itu sempurna adanya. Tak ada sesuatu apa pun yang dapat mengotori rumah sorgawi kita itu. Tak akan ada suatu apa pun yang diijinkan masuk ke sorga untuk mengotori atau mencemari tempat itu. “Tetapi tidak akan masuk ke dalamnya sesuatu yang najis, atau orang yang melakukan kekejian atau dusta, tetapi hanya mereka yang namanya tertulis di dalam kitab kehidupan Anak Domba itu.” (Wahyu 21:27)

Sorga itu jauh di luar jangkauan dosa maupun pendosa dalam bentuk apa pun. Setan tak akan pernah masuk ke situ sampai selama-lamanya. (Wahyu 12:3-4, 7-10, 12-13): “Maka tampaklah suatu tanda yang lain di langit; dan lihatlah, seekor naga merah padam yang besar, berkepala tujuh dan bertanduk sepuluh, dan di atas kepalanya ada tujuh mahkota. Dan ekornya menyeret sepertiga dari bintang-bintang di langit dan melemparkannya ke atas bumi. Dan naga itu berdiri di hadapan perempuan yang hendak melahirkan itu, untuk menelan Anaknya, segera sesudah perempuan itu melahirkan-Nya. “Maka timbullah peperangan di sorga. Mikhael dan malaikatmalaikatnya berperang melawan naga itu, dan naga itu dibantu oleh malaikat-malaikatnya, tetapi mereka tidak dapat bertahan; mereka tidak mendapat tempat lagi di sorga. “Dan naga besar itu, si ular tua, yang disebut Iblis atau Satan, yang menyesatkan seluruh dunia, dilemparkan ke bawah; ia dilemparkan ke bumi, bersama-sama dengan malaikat-malaikatnya. Dan aku mendengar suara yang nyaring di sorga berkata: “Sekarang telah tiba keselamatan dan kuasa dan pemerintahan kita, dan kekuasaan Dia yang diurapi-Nya, karena telah dilemparkan ke bawah pendakwa saudara-saudara kita, yang mendakwa mereka siang dan malam di hadapan kita. “Dan ketika naga itu sadar, bahwa ia telah dilemparkan di atas bumi, ia memburu perempuan yang melahirkan Anak laki-laki itu.”

Si ular tua itu, Iblis atau Setan, dan semua pengikutnya tak akan pernah mengangkat kepalanya yang jelek itu di dalam iklim dan suasana kudus di sorga. Setan-setan tidak bisa masuk ke sorga. Malaikat yang mermberontak terhadap dan yang dicampakkan ke bumi yaitu “yang tidak menetap di tempat semestinya tetapi meninggalkannya” (Yudas 1:6) tak akan dapat kembali ke sorga. Di sorga tidak ada orang yang kekuarangan apa pun. Tak ada setitik sekecil apapun yang tidak sempurna. Tak peduli kemana kita bepergian di bumi, tak peduli dimana kita tinggal, atau seberapa mahalnya rumah kita di bumi, toh tak bisa tanpa kekurangan. Tidak begitu keadaannya di sorga. Di sana telah membangun tempat yang bernama sorga itu dengan sangat sempurna. Kemuliaannya, keindahannya, serta keajaibannya tak mungkin dapat diceritakan dalam bahasa manusia. Kesenangan yang tak dapat digambarkan dari tempat mahaindah itu sungguh sangat menakjubkan. Tak ada pelukis di muka bumi yang dapat menggambarkan secara tepat betapa indahnya kegemerlapan cahaya dari Putra yang memantul dari tembok-tembok permata yaspis, gerbang-gerbang mutiara, serta istana-istana yang tak terhitung banyaknya, serta Sungai Kehidupan di sana.

RUMAH BAGI JIWA-JIWA YANG TELAH DITEBUS

Sorga itu adalah tempat yang permanen. Tak akan ada musuh apa pun yang sanggup menaklukkan Firdaus kita. Bangunanbangunnya tidak dapat runtuh, bahan-bahan bangunannya tidak dapat rusak, dan semua tumbuhan di sana tak dapat layu. Lagi pula tak ada asap atau polusi yang dapat mencemari tempat kudus itu. Tempat tinggal permanen ini bersifat abadi, sebuah kota yang terus ada selama-lamanya. Kita akan bernyanyi di sana lagu-lagu seperti yang diciptakan oleh Hattie Buell berikut ini:

A tent or a cottage, why should I care?
They’re building a palace for me over there;

Tho’ exiled from Him, yet still I may sing;
All glory to God, I’m a child of the King.

[Sebuah tenda atau gubug, mengapa harus kupedulikan?
Di sana sedang mereka bangun tempat bagiku;
Kendati jauh terbuang dariNya, tetaplah aku bernyanyi;

Segala puji bagi , aku anak Sang Raja]

Di tempat yang tak terkatakan itu para kudusNya menerima kelepasan dari segala kekewecaan, sakit hati, tragedi dan bencana. Sebab di sana tak ada kesedihan atau kesukaran. Tak ada kesakitan atau kesusahan, tak ada orang menangis di sorga (Wahyu 21:4): “Dan Ia akan menghapus segala air mata dari mata mereka, dan maut tidak akan ada lagi; tidak akan ada lagi perkabungan, atau ratap tangis, atau dukacita, sebab segala sesuatu yang lama itu telah berlalu.”

Para warga Kerajaan Sorga yang saya lihat di sana tampaknya datang dari berbagai usia dan berbagai negara di bumi. Jelas sekali bahwa mereka ketika di bumi berasal dari banyak kewarganegaraan. Seketika saya teringat Wahyu 5:9 yang berkata: “Dan mereka menyanyikan suatu nyanyian baru katanya: “Engkau layak menerima gulungan kitab itu dan membuka meteraimeterainya; karena Engkau telah disembelih dan dengan darah-Mu Engkau telah membeli mereka bagi dari tiap-tiap suku dan bahasa dan kaum dan bangsa.”

BEKERJA UNTUK MEMUJI

Dengan sangat bersukacita jiwa saya mulai memuji kebesaran . Kesusahan dan kepedihan hati yang saya alami, ketika Yeshua mewahyukan kepada saya tentang naraka sebelum kejadian ini, langsung lenyap. Sebab sekarang saya mengalami pewahyuan tentang sorga. Saya melihat banyak keluarga secara lengkap. Semua mereka sangat berbahagia, sedang melakukan sesuatu, sedang tersenyum bahagia. Ada sinar kebahagiaan memancar dari setiap wajah yang saya lihat di sana. Para kudus di sorga tampak sedang sibuk melakukan sesuatu. Setiap saat mereka selalu sibuk. Sebab waktu mereka dipakai untuk memuji dan membesarkan nama . Ada nyanyian di bibir setiap orang. Dan musik indah membahana memenuhi semua tempat. Keabadian di sorga itu tidak dipakai untuk bersantai atau bermalas-malasan. Jadi tidak seperti yang disangka banyak orang. Di sana kita tidak hanya melayang bebas di atas awan, atau membunyikan alat musik harpa atau mencelupkan ujung jari kaki di air Sungai Kehidupan. Waktu kita akan dipenuhi dengan kegiatan untuk berbakti kepada . Seperti apa pengabdian itu persisnya tak dapat kita gambarkan selengkapnya, tetapi semua umatNya akan melayani Dia.

PERMATA BAGI YANG MEMBAWA JIWA BARU

Sejauh mata memandang saya melihat permata dan berlian bersinar berkilauan memantulkan cahaya ke segala tempat. Ada berlian yang sebesar balok besar. Beberapa dari batu mulia ini dimaksudkan untuk menjadi bagian dari istana yang diperuntukkan bagi mereka yang membawa jiwa bagi ketika berada di bumi. Jadi, setiap kali ada seseorang membawa satu jiwa baru kepada Ha Mashiah, di sorga disediakan satu batang berlian untuk istananya. Alkitab berkata: “Hasil orang benar adalah pohon kehidupan, dan siapa bijak, mengambil hati orang.” (Amsal 11:30) Baca juga Daniel 12:3: “Dan orang-orang bijaksana akan bercahaya seperti cahaya cakrawala, dan yang telah menuntun banyak orang kepada kebenaran seperti bintang-bintang, tetap untuk selamalamanya.”

Sementara saya berdiri dan menikmati dan keagungan tempat itu, saya melihat seorang malaikat yang amat elok parasnya berjalan turun. Di tangannya ada gulungan kitab yang dirajut dengan emas di tepinya. Malaikat itu meletakkan gulungan kitab tersebut di sebuah meja yang terbuat dari bahan seperti perak, tapi ini tidak seperti perak yang pernah saya ketahui. Meja panjang itu memancarkan cahaya terang. Di gulungan kitab itu tertulis sebuah nama. Seorang kudus tampil lalu membuka dan membaca gulungan kitab itu: “Yeshua adalah Kepala Tukang,” berkata orang kudus itu kepada saya. “Dia-lah yang menentukan siapa yang layak menerima berlian dan dimana mereka ditempatkan. Gulungan kitab yang kupegang ini adalah laporan dari bumi tentang seorang yang telah membawa jiwa baru bagi Yeshua. Dia memberi makanan kepada orang miskin, dia memberi pakaian kepada orang telanjang dan melakukan perbuatan baik bagi .”

Baca Matius 25:31-41, 46: “Apabila Anak Manusia datang dalam kemuliaan-Nya dan semua malaikat bersama-sama dengan Dia, maka Ia akan bersemayam di atas takhta kemuliaan-Nya. “Lalu semua bangsa akan dikumpulkan di hadapan-Nya dan Ia akan memisahkan mereka seorang dari pada seorang, sama seperti gembala memisahkan domba dari kambing, dan Ia akan menempatkan domba-domba di sebelah kanan-Nya dan kambing-kambing di sebelah kiri-Nya. “Dan Raja itu akan berkata kepada mereka yang di sebelah kanan-Nya: Mari, hai kamu yang diberkati oleh Bapa-Ku, terimalah Kerajaan yang telah disediakan bagimu sejak dunia dijadikan. “Sebab ketika Aku lapar, kamu memberi Aku makan; ketika Aku haus, kamu memberi Aku minum; ketika Aku seorang asing, kamu memberi Aku tumpangan; ketika Aku telanjang, kamu memberi Aku pakaian; ketika Aku sakit, kamu melawat Aku; ketika Aku di dalam penjara, kamu mengunjungi Aku. “Maka orang-orang benar itu akan menjawab Dia, katanya: Yeshua, bilamanakah kami melihat Engkau lapar dan kami memberi Engkau makan, atau haus dan kami memberi Engkau minum? “Bilamanakah kami melihat Engkau sebagai orang asing, dan kami memberi Engkau tumpangan, atau telanjang dan kami memberi Engkau pakaian? “Bilamanakah kami melihat Engkau sakit atau dalam penjara dan kami mengunjungi Engkau? “Dan Raja itu akan menjawab mereka: Aku berkata kepadamu, sesungguhnya segala sesuatu yang kamu lakukan untuk salah seorang dari saudara-Ku yang paling hina ini, kamu telah melakukannya untuk Aku. “Dan Ia akan berkata juga kepada mereka yang di sebelah kiri-Nya: Enyahlah dari hadapan-Ku, hai kamu orang-orang terkutuk, enyahlah ke dalam api yang kekal yang telah sedia untuk Iblis dan malaikat-malaikatnya. “Dan mereka ini akan masuk ke tempat siksaan yang kekal, tetapi orang benar ke dalam hidup yang kekal.”

TEMPAT ABADI UNTUK SEMUA ORANG

Malaikat pengantar itu mengulangi ucapan penyambutannya: “Mari dan saksikan kemuliaan Allahmu.” Atas petunjuk Yeshua, saya merekam semua kejadian tentang sorga ini seperti yang saya saksikan di sana. Kita mesti mengerti betul bahwa fokus dari pengharapan dan keinginan kita adalah tinggal bersama Yeshua kita di sorga untuk selama-lamanya. Sorga adalah negeri impian yang pasti menjadi kenyataan. Saya bergirang tentang sorga sebab setelah semua pekerjaan dan jerih lelah kita di bumi ini berlalu maka kita akan pergi ke sana. telah menyediakan kota itu untuk kita. Dan Yeshua sedang menyiapkan tempat di sana untuk semua orang yang mencintai Dia. Persekutuan antara dan manusia akan dipulihkan sepenuhnya di sorga. Ketika Adam dan Hawa berada di Taman Eden, datang ke bumi menjenguk mereka. Setelah persekutuan dengan dirusakkan oleh dosa dan ketidaktaatan, terus menunjukkan keinginanNya untuk berkomunikasi dengan manusia. Bentuk dari hasrat yang paling tinggi untuk menunjukkan kasih sayangNya kepada manusia adalah memberikan AnakNya sendiri untuk mati secara begitu kejam di atas kayu salib. Melalui kematian dan kebangkitan Ha Mashiah itulah persekutuan antara dan manusia dimungkinkan untuk terjadi lagi. Di bumi saat ini, kondisi kehidupan kita dapat menghalangi keakraban persekutuan kita dengan . Tapi di sorga, tak ada apa pun yang menghalangi kita. Kita akan mengetahui apa artinya persekutuan sempurna dengan Raja Segala Raja dan Tuan Segala Tuan. Persekutuan kita dengan Dia akan menjadi lengkap.

Sorga adalah tempat tinggal yang hidup. Sorga itu letaknya jauh di seberang langit yang dapat kita lihat dan jauh di seberang semua planet dan galaxy. Sorga adalah tempat tinggal abadi bagi “semua yang ditebus oleh Yeshua” (Yesaya 62:12). Tempat itu adalah tujuan abadi bagi semua anak yang beriman kepada Ha Mashiah. Di sana Anda tak akan kuatir kalau akan berdesak-desakan masuk ke tempat yang disebut istana. Tatkala semua yang ditebus dari segala jaman berkumpul di dalam kemuliaan, akan ada tempat yang cukup bagi semua orang dan setiap orang akan mendapat satu dari begitu banyak istana megah di sana, yaitu tempat tinggal abadi yang Yeshua janjikan ketika Dia berbicara tentang Rumah Bapa: “Janganlah gelisah hatimu; percayalah kepada , percayalah juga kepada-Ku. Di rumah Bapa-Ku banyak tempat tinggal. Jika tidak demikian, tentu Aku mengatakannya kepadamu. Sebab Aku pergi ke situ untuk menyediakan tempat bagimu. Dan apabila Aku telah pergi ke situ dan telah menyediakan tempat bagimu, Aku akan datang kembali dan membawa kamu ke tempat-Ku, supaya di tempat di mana Aku berada, kamu pun berada. Dan ke mana Aku pergi, kamu tahu jalan ke situ.” (Yohanes 14:1-4)

Di sorga pasti ada tempat bagi setiap orang beriman: “Kemudian dari pada itu aku melihat: sesungguhnya, suatu kumpulan besar orang banyak yang tidak dapat terhitung banyaknya, dari segala bangsa dan suku dan kaum dan bahasa, berdiri di hadapan takhta dan di hadapan Anak Domba, memakai jubah putih dan memegang daun-daun palem di tangan mereka. “Dan dengan suara nyaring mereka berseru: “Keselamatan bagi kami yang duduk di atas takhta dan bagi Anak Domba!” “Dan semua malaikat berdiri mengelilingi takhta dan tua-tua dan keempat makhluk itu; mereka tersungkur di hadapan takhta itu dan menyembah ” (Wahyu 7:9-11)

AIRMATA DARI BUMI

Suatu ketika malaikat penunjuk jalan itu membawa saya ke suatu tempat lalu dia berhenti di situ kemudian berkata: “Elohim menyuruh aku untuk menunjukkan kepadamu ruangan untuk airmata.” Anda mungkin sering membaca di dalam Mazmur tentang airmata kita dan apa yang diperbuat terhadap airmata kita. Para malaikat menangkap semua airmata kita dan menyimpannya di dalam kirbat (Mazmur 56:8). Sebelumnya saya sering bertanya, apa maksud ayat ini. Saya tahu bahwa banyak di antara Anda yang membaca tulisan ini pernah atau sering menangis—ketika ditinggal pergi oleh orang yang dikasihi entah itu anggota keluarga atau kekasih hati, apalagi bila Anda diceraikan suami atau isteri. Mungkin Anda berpikir semua pengharapan telah lenyap sehingga Anda menangis tersedu-sedu karenanya. Dengar, umat Yeshua, menunjukkan kepada saya sebuah ruangan penuh airmata. Indah sekali ruangan itu. Malaikat membawa saya ke jalan masuk ruangan yang tidak berpintu itu.

Melihat ke dalam, saya tahu ruangan itu sendiri tidak terlalu besar. Di dinding kamar itu ada banyak rak yang terbuat dari papan-papan kristal dan tembok bagian dalamnya bertaburkan cahaya gemerlap. Di rak-rak itu ada banyak kirbat atau botol, ada yang diletakkan berkelompok, misalnya tiga kirbat setiap kelompok. Tampak kirbat-kirbat itu tembus pandang. Di bawah tiap kelompok kirbat itu terdapat papan nama yang bertuliskan nama asal airmata tersebut. Ada banyak kirbat seperti ini di dalam ruangan tersebut.
Kemudian, di dalam ruangan itu tampaklah seorang yang dimuliakan—malaikat Yeshua. Jubahnya yang berwarna ungu tua tampak sangat indah bagai sutera.
Tampak di dalam sana sebuah meja mewah dan bersinar-sinar. Pemandangan yang glamor itu membuat saya terpesona.
Di atas meja itu ada banyak buku yang tampaknya dijahit dengan sutera yang sangat indah yang belum pernah kulihat. Ada buku yang berlapiskan berlian, ada yang berlapiskan mutiara, ada pula yang dilapisi batu mulia berwarna hijau dan ungu. Semua kitab itu

sangat rapi dan teliti pembuatannya. Saya berkata di dalam hati: “Ya Yeshua, betapa indahnya buku-buku ini!” Saya memang suka buku, tapi buku-buku yang saya lihat di situ sungguh sangat indah dan membuat saya amat terpukau. Sementara tertegun memandangi buku-buku itu, orang yang berada di dalam ruangan itu berkata, ”Mari, dan lihat. Aku akan menunjukkan isi ruangan ini kepadamu. Dan aku akan menerangkan arti dari airmata. Ini hanyalah satu dari banyak ruangan sejenis ini. Aku bertanggung-jawab untuk ruangan ini.” Sementara dia berbicara, seorang malaikat tinggi besar masuk melewati gerbang tadi. Keindahan dan kemuliaannya membuat saya terkagum-kagum. Saya lihat dia memakai jubah putih terbuat dari bahan yang bertabur cahaya. Jumbai jubahnya terbalut emas yang berkilau terus ke bagian depan. Postur malaikat ini besar, tingginya kira-kira 12 kaki (144 inci = 3,6 meter) dan sayapnya pun sangat besar. Malaikat besar ini memegang sebuah mangkuk emas berisi cairan (Wahyu 5:8). Kemudian orang yang di dalam ruangan itu berkata pada saya: “Dia membawa kepadaku mangkuk berisi airmata dari bumi. Aku ingin memperlihatkan kepadamu apa yang kami lakukan terhadap airmata ini.” Malaikat tadi menyerahkan mangkuk tersebut beserta sehelai kertas yang di atasnya tercantum nama dari orang yang airmatanya berada di dalam mangkuk itu. Malaikat di dalam ruangan itu membacakan catatan itu lalu pergi ke salah satu rak kirbat. Dia lalu membaca label nama di bawah kirbat untuk mencocokkan namanya dengan airmata yang baru saja dibawa dari bumi. Dia kemudian mengangkat kirbat yang sudah hampir penuh itu dan membawanya ke mangkuk tadi. Lalu dia memasukkan airmata di mangkuk itu ke dalam kirbat tersebut. “Sekarang aku akan menunjukkan padamu apa yang kami lakukan di sini,” ucap orang kudus itu. “Ceritakanlah ini kepada manusia di bumi.” Kemudian dia membawa kirbat itu ke meja, membuka salah satu buku lalu berkata: “Sekarang, lihat.” Halaman-halaman buku itu kosong dan tidak bertuliskan apa-apa. Dia berkata: “Ini adalah airmata dari orang-orang kudus di bumi yang melayani ketika mereka menangis. Sekarang lihat apa yang terjadi.” Dia menjatuhkan satu tetes airmata itu dari kirbat ke atas halaman kosong itu. Begitu tetes airmata tersebut menyentuh lembaran kertas kosong itu, timbullah tulisan. Kata-kata indah dengan ukiran tulisan tangan yang indah bermunculan di halaman itu sampai penuh halaman itu berisi tulisan. Dia melakukan ini halaman demi halaman sampai selesai. Dia kemudian menutup buku tersebut dan berbicara. Sepertinya dia sedang berbicara kepada seluruh umat manusia di bumi dan juga kepada saya. “Doa yang paling sempurna adalah doa yang bermandikan airmata yang datang dari hati dan jiwa laki-laki dan perempuan di bumi.” Kemudian malaikat dengan sayap pelangi itu berkata kepada saya: “Mari dan saksikan kemuliaan .”

MEMBUKA KITAB ITU

Tanpa disadari kami sudah berpindah ke sebuah pelataran luas berisi ribuan orang dan makhluk-makhluk sorgawi. Betapa indahnya pemandangan itu. Dalam sekejap semua orang di situ perlahan-lahan lenyap dari pandanganku lalu kemuliaan yang sangat dahsyat memenuhi tempat itu. Puji-pujian kepada terdengar begitu kencang membahana bagai gemuruh guntur membelah langit. Lalu malaikat penunjuk jalan membawa saya ke depan takhta . Saya melihat awan lebat, kabut dan juga suatu bentuk Sang Maha-Ada di dalam kabut itu. Saya tidak dapat memandang wajah , tapi saya melihat kemuliaan dan sebentuk pelangi melingkupi takhta . Kemudian saya mendengar suara yang bunyinya sama seperti apa yang telah ditulis oleh Yohanes: “Aku mendengar suara dari sorga bagai bunyi air bah dan bagai bunyi guntur.” (Wahyu 14:2). Di tempat mahadahsyat ini saya melihat banyak kuda dengan penunggangnya berdiri di samping takhta itu. Tiba-tiba saya melihat ada sebuah kitab di atas altar di depan takhta . Saya melihat para malaikat menyembah di hadapanNya. Sambil berdiri termangu-mangu dan menyaksikan semua ini, saya melihat sesuatu yang tampaknya seperti tangan manusia muncul dari tengah awan itu lalu membuka kitab tersebut. Saya tahu itu tangan yang sedang membuka kitab tersebut. Terkejut ketika saya melihat sesuatu yang seperti asap naik dari kitab itu. Lalu, sekonyong-konyong menyebarlah aroma parfum yang sangat luar biasa yang tak pernah saya cium keharumannya. Malaikat itu katakan bahwa kitab tersebut berisi doa orang-orang kudus dan bahwa telah mengirim malaikatNya ke bumi untuk menjawab doa yang keluar dari hati yang menjerit kepadaNya. Tampak sejumlah besar orang kudus memuji dan memuliakan . Ketika membuka kitab tersebut, halaman-halaman kitab tampak muncul bergantian kemudian terbang pergi ke dalam tangan malaikat-malaikat penunggang kuda. Saya masih dapat mendengar suara , bagai bunyi gemuruh yang dahsyat, berkata, “Pergilah dan jawablah doa perempuan itu. Pergilah dan jawablah doa laki-laki itu.” “Sengsaraku Engkaulah yang menghitung-hitung, airmataku Kautaruh ke dalam kirbatMu. Bukankah semuanya telah Kaudaftarkan? Maka musuhku akan mundur pada waktu aku berseru; aku yakin, bahwa memihak kepadaku. Kepada , firman-Nya kupuji, kepada YAHWEH, firman-Nya kupuji, kepad aku percaya, aku tidak takut. Apakah yang dapat dilakukan manusia terhadap aku?” (Mazmur 56: 8-11) Firman yang hidup menerangkan kepada kita tentang apa yang Ia perbuat terhadap airmata kita. Betapa indahnya bila kita mengerti kemuliaan dan keajaiban kita. Betapa hebatnya bahwa kita menjadi penerima kasih sayangNya! Dia begitu peduli, bahkan terhadap airmata kita. Kitab Suci banyak berbicara tentang airmata kita, tentang kesedihan kita, dan tentang penghiburan dari buat kita.

“Baliklah dan katakanlah kepada Hizkia, raja umat-Ku: Beginilah firman Yeshua, Daud, bapa leluhurmu: Telah Kudengar doamu dan telah Kulihat air matamu; sesungguhnya Aku akan menyembuhkan engkau; pada hari yang ketiga engkau akan pergi ke rumah YAHWEH.” (II Raja-Raja 20:5). [dan] “Lesu aku karena mengeluh; setiap malam aku menggenangi tempat tidurku, dengan air mataku aku membanjiri ranjangku. Mataku mengidap karena sakit hati, rabun karena semua lawanku. Menjauhlah dari padaku, kamu sekalian yang melakukan kejahatan, sebab YAHWEH telah mendengar tangisku; YAHWEH telah mendengar permohonanku, YAHWEH menerima doaku.” (Mazmur 6:6-9)
“Ya, Engkau telah meluputkan aku dari pada maut, dan mataku dari pada air mata, dan kakiku dari pada tersandung.”
(Mazmur 116:8)
“Orang-orang yang menabur dengan mencucurkan air mata, akan menuai dengan bersorak-sorai. Orang yang berjalan maju dengan menangis sambil menabur benih, pasti pulang dengan sorak-sorai sambil membawa berkas-berkasnya.” (Mazmur 126:5-6) “Ia akan meniadakan maut untuk seterusnya; dan Yeshua akan menghapuskan airmata dari pada segala muka; dan aib umat- Nya akan dijauhkan-Nya dari seluruh bumi, sebab YAHWEH telah mengatakannya.” (Yesaya 25:8) “Beginilah firman YAHWEH: Cegahlah suaramu dari menangis, dan matamu dari mencucurkan air mata, sebab untuk jerih payahmu ada ganjaran, demikianlah firman YAHWEH; mereka akan kembali dari negeri musuh.” (Yeremia 31:16)
“Sebab Anak Domba yang di tengah-tengah takhta itu, akan menggembalakan mereka dan akan menuntun mereka ke mata air kehidupan.
Dan akan menghapus segala air mata dari mata mereka.” (Wahyu 7:17) “Dan Ia akan menghapus segala air mata dari mata mereka, dan maut tidak akan ada lagi; tidak akan ada lagi perkabungan, atau ratap tangis, atau dukacita, sebab segala sesuatu yang lama itu telah berlalu.” (Wahyu 21:4)
“… dan orang-orang yang dibebaskan YAHWEH akan pulang dan masuk ke Sion dengan bersorak-sorai, sedang sukacita abadi meliputi mereka; kegirangan dan sukacita akan memenuhi mereka, kedukaan dan keluh kesah akan menjauh.” (Yesaya 35:10)

Segala puji bagi, sebab sorga itu benar-benar ada! Kita benar-benar akan ke sana. Dan kita tidak akan menjadi uap atau asap yang beterbangan ketika kita tiba di sorga, sebab kita mengenakan tubuh mulia. Salah satu keajaiban di sorga adalah bahwa segala airmata dan dukacita kita akan diganti dengan kebahagiaan kekal, seperti yang telah dijanjikan dalam Kita Suci. Dan bahkan masih ada lebih banyak lagi kesenangan yang akan kita alami di sana. Sorga itu benar-benar nyata. Sorga adalah tempat pasti yang menjadi tujuan kita. Itu bukan suatu mimpi atau ilusi. telah menyatakan kepada kita semua tentang banyak fakta sorgawi melalui Kitab Suci.

LANGIT YANG PERTAMA

Pertama, ada langit atmosfir. Ini adalah kawasan yang melingkupi planet bumi. Inilah kawasan tempat unggas beterbangan dan angin berhembus. Inilah kawasan tempat terjadi hujan, badai, kabut, uap, dan awan. Inilah bentangan langit yang dimaksudkan oleh malaikat dalam Kisah Para Rasul 1:11 ketika ia bertanya mengapa murid-murid Yeshua memandang ke langit. Yeshua, ketika berbicara kepada BapaNya, memandang ke langit (Yohanes 17:1).

LANGIT YANG KEDUA

Kemudian, ada pula langit yang disebut kawasan luar angkasa. Ini adalah kawasan tempat bulan, matahari, dan bintang-bintang. Kawasan langit ini disebutkan dalam Alkitab berulang kali, misalnya: “… maka Aku akan memberkati engkau berlimpahlimpah dan membuat keturunanmu sangat banyak seperti bintang di langit dan seperti pasir di tepi laut, dan keturunanmu itu akan menduduki kota-kota musuhnya.” (Kejadian 22:17) “… dan juga supaya jangan engkau mengarahkan matamu ke langit, sehingga apabila engkau melihat matahari, bulan dan bintang, segenap tentara langit, engkau disesatkan untuk sujud menyembah dan beribadah kepada sekaliannya itu, yang justru diberikan YAHWEH, Allahmu, kepada segala bangsa di seluruh kolong langit sebagai bagian mereka.” (Ulangan 4:19) “Dapatkah engkau memberkas ikatan bintang Kartika, dan membuka belenggu bintang Belantik? Dapatkah engkau menerbitkan Mintakulburuj pada waktunya, dan memimpin bintang Biduk dengan pengiring-pengiringnya? Apakah engkau mengetahui hukum-hukum bagi langit atau menetapkan pemerintahannya di atas bumi?” (Ayub 38:31-33)
“Sebab bintang-bintang dan gugusan-gugusannya di langit tidak akan memancarkan cahayanya; matahari akan menjadi gelap pada waktu terbit, dan bulan tidak akan memancarkan sinarnya.” (Yesaya 13:10)
“Segera sesudah siksaan pada masa itu, matahari akan menjadi gelap dan bulan tidak bercahaya dan bintang-bintang akan berjatuhan dari langit dan kuasa-kuasa langit akan goncang.” (Matius 24:29)

LANGIT YANG KETIGA

Tempat yang menjadi tujuan semua orang yang dibenarkan oleh Yeshua Yeshua itu jauh di seberang langit yang berbintang. Inilah tempat yang dimaksudkan oleh Rasul Paulus ketika ia berkata: “Aku tahu tentang seorang Kristen; empat belas tahun yang lampau–entah di dalam tubuh, aku tidak tahu, entah di luar tubuh, aku tidak tahu, yang mengetahuinya–orang itu tiba-tiba diangkat ke tingkat yang ketiga dari sorga. (II Korintus 12:2). Istilah “sorga” yang saya gunakan dalam buku ini adalah kawasan yang sering digambarkan sebagai tempat takhta . “Sebab Ha Mashiah bukan masuk ke dalam tempat kudus buatan tangan manusia yang hanya merupakan gambaran saja dari yang sebenarnya, tetapi ke dalam sorga sendiri untuk menghadap hadirat guna kepentingan kita.” (Ibrani 9:24)

Sorga adalah tempat dimana berdiam. Waktu Yeshua mengajar kita untuk berdoa, Dia menyuruh kita berdoa kepada “Bapa … di dalam sorga.” (Matius 6:9).

Dalam I Raja-Raja 8:30, sorga disebut sebagai tempat tinggal abadi bagi . Dalam Mazmur 11:4 tempat itu dinamakan Bait Kudus dan tempat dimana ada takhta. Di sana di Bait Kudus , kemuliaanNya dinyatakan secara lengkap. Tempat itu adalah tempat sakral penuh cahaya kemuliaan dan kesenangan. Kita tidak dapat mengetahui letak tempat itu secara tepat. Tapi Alkitab selalu menggunakan kata “di atas” untuk menunjukkan arah tempat tersebut. Kita tahu bahwa Yang Mahakuasa itu berada di sana. Di tempat itu, Bapa dan Yeshua Ha Mashiah adalah pusat perhatian semua orang kudus, malaikat dan semua makhluk yang menyembah. Di sana ada suatu persekutuan yang begitu indah. Ada malaikat, sebab Yeshua berkata di sorga “ada malaikat yang selalu memandang wajah Bapaku” (Matius 18:10). Ada orang-orang kudus, sebab Yeshua berjanji, “dimana Aku berada, kamu pun berada (Yohanes 14:3). Kita pelajari dari I Petrus 1:4 bahwa suatu harta berharga telah disediakan bagi kita di sorga yaitu harta yang tidak akan dimakan ngengat dan karat dan yang tidak akan pernah lenyap.
Umat pilihan Yeshua, saya bersukacita dapat menceritakan tentang kunjungan saya yang begitu indah itu ke sorga. Saya merinding ketika berbicara tentang apa yang saya lihat dan orang-orang yang saya tatap wajahnya di sana.

PUJI-PUJIAN DI SORGA

Setelah malaikat penunjuk jalan itu menunjukkan tempat airmata di sorga, dia kembali mengulangi ungkapan yang sering diucapkannya selama kunjungan saya di sorga: “Mari dan lihat kemuliaan Allahmu.” Gemerlapnya cahaya abadi yang sangat indah di sorga menyelubungi diri saya. Kemuliaan yang merebak dan memancar dari berbagai arah memenuhi saya dan saya tertegun menyaksikan semua itu. Keindahan dan semarak tempat itu tidak mungkin bisa digambarkan secara tepat oleh akal pikiran manusia sebelum seseorang menyaksikannya sendiri. Seketika itu juga saya teringat sebuah sajak yang pernah saya dengar di bumi:

Terang di sorga adalah wajah Yeshua.
Sukacita di sorga adalah kehadiran Yeshua.
Harmoni di sorga adalah pujian kepada Yeshua.
Tema di sorga adalah karya Yeshua.
Pekerjaan di sorga adalah melayani Yeshua.
Kepenuhan di sorga adalah Yeshua itu sendiri.

Sewaktu berjalan bersama malaikat itu, saya bisa merasakan sukacita, damai dan kebahagiaan di semua tempat. Lalu pikiranku melayang kembali mengingat keluargaku di bumi. Malaikat itu tahu apa yang sedang saya pikirkan. Dia berkata: “Ada tugas yang mesti kamu kerjakan bagi . Kamu ditugaskan untuk menyampaikan kepada manusia di bumi tentang apa yang kamu lihat di sini. sedang menunjukkan padamu beberapa bagian sorga, tetapi bukan semua bagian sorga. Mari dan saksikan kemuliaan Allahmu.”

Ketika kami tiba di suatu tempat, saya mendengar sangat banyak orang sedang memuji . Alunan musik yang megah bersama nyanyian para penyembah itu menggetarkan jiwa saya. Hormat dan kemuliaan bagi memantul melintasi bentangan sorga sementara para malaikat serafim dan orang-orang kudus menyanyikan kidung pujian dengan penuh semangat.

MENGHAMPIRI TAKHTA

Jiwaku sungguh bersukacita dan tenggelam di dalam kebahagiaan. Tapi aku tetap sadar bahwa kami sedang mendekati Takhta . Malaikat penunjuk jalan itu berhenti jauh, sangat jauh dari takhta . Saya masih dapat menatap suatu panorama sangat indah yakni berbagai kejadian yang sedang terjadi disitu. Saya melihat pemandangan yang sama persis dengan apa yang telah dilihat oleh Rasul Yohanes seperti yang tertulis di dalam Wahyu 5:11: “Maka aku melihat dan mendengar suara banyak malaikat sekeliling takhta, makhluk-makhluk dan tua-tua itu; jumlah mereka berlaksa-laksa dan beribu-ribu laksa.” Wahai penduduk bumi, betapa aku rindu jika semua orang mengerti tentang apa yang disediakan bagi semua orang yang mengasihi Dia. Sementara saya memandangi panorama indah itu dengan penuh kebahagiaan, sesuatu yang menakjubkan terjadi. Saya mendengar gemuruh puji-pujian kepada yang dinyanyikan oleh sejumlah besar orang. Kemudian, yang paling menakjubkan bagi saya, malaikat itu mengijinkan saya untuk menyaksikan sendiri apa yang sudah sekian lama saya dambakan: Takhta .

TAKHTA KEMULIAAN

Takhta itu tinggi dan berada di atas sana (Yesaya 6:1). Persis di bawah takhta itu mengalir Sungai Kehidupan. Sungguh jernih, sungguh sangat indah dan murni sungai itu. Kemuliaan menutupi seluruh takhta itu. Ada halilintar sambar-menyambar, ada guntur bergemuruh dan ada suara di sekeliling takhta itu. Yohanes, ketika berbicara tentang sorga, berkata: “Dan dari takhta itu keluar kilat dan bunyi guruh yang menderu, dan tujuh obor menyala-nyala di hadapan takhta itu: itulah ketujuh Roh .” (Wahyu 4:5)

Saya melihat semacam pelangi melingkar di atas takhta itu. Pelangi itu bentuknya seperti permata. “Dan Dia yang duduk di takhta itu nampaknya bagaikan permata yaspis dan permata sardis; dan suatu pelangi melingkungi takhta itu gilang-gemilang bagaikan zamrud rupanya.” (Wahyu 4:3). Pelangi itu cemerlang lagi mulia, bercampur cahaya benderang dan memantulkan warna-warni gemerlapan. Ini pemandangan yang belum pernah saya lihat di atas bumi. Warna-warni pelangi itu menandakan kemuliaan dan kuasa. Keagungan memancar keluar dari takhta itu bagai berkas-berkas cahaya yang mahaindah. Dari situ sinar-sinar kemuliaan menyebar keluar lalu menerangi dan dipantulkan di seluruh bagian sorga. Saya tidak tahu persis berapa lama saya berada di tempat yang satu ini. Tapi saya diliputi rasa kagum yang amat sangat. Saya lalu membayangkan begitu banyak orang yang sudah sampai ke sorga dan begitu banyak lagi yang akan sampai ke sana. Saya merenung tentang kekudusan , kemurnian kebesaranNya, dan kesempurnaan sabdaNya. Tiba-tiba saya memekik: Oh Yeshua, betapa indahnya aku memandang kemuliaan, kebesaran dan kekuasaanMu. Seperti biasanya, malaikat penunjuk jalan itu berseru lagi: “Mari ikuti aku. Masih ada banyak hal lain yang belum dan akan aku tunjukkan kepadamu.”

PUSAT DOKUMENTASI DI SORGA

Saya terpesona melihat sebuah ruangan di sorga yang menyimpan catatan sangat rinci mengenai semua kejadian di bumi. Malaikat itu berkata, menugaskan malaikat-malaikat untuk mencatat semua kejadian di dalam setiap kebaktian di gereja serta kebaktian rumah tangga dimana namaNya ditinggikan. Elohim juga mempunyai catatan lengkap tentang kehidupan mereka yang keluar dari kehendakNya. Malaikat itu menunjukkan kepada saya tentang bagaimana caranya para malaikat membuat catatan tentang uang yang dikumpulkan di dalam kebaktian serta sikap hati setiap orang yang memberi derma. Dia bercerita tentang mereka yang memiliki uang tetapi tidak mau memberi bagi pekerjaan Yeshua. Saya lalu teringat ketika Yeshua begitu teliti memperhatikan persembahan di dalam Bait : “Pada suatu kali Yeshua duduk menghadapi peti persembahan dan memperhatikan bagaimana orang banyak memasukkan uang ke dalam peti itu. Banyak orang kaya memberi jumlah yang besar. “Lalu datanglah seorang janda yang miskin dan ia memasukkan dua peser, yaitu satu duit. “Maka dipanggil-Nya murid-murid-Nya dan berkata kepada mereka: “Aku berkata kepadamu, sesungguhnya janda miskin ini memberi lebih banyak dari pada semua orang yang memasukkan uang ke dalam peti persembahan. “Sebab mereka semua memberi dari kelimpahannya, tetapi janda ini memberi dari kekurangannya, semua yang ada padanya, yaitu seluruh nafkahnya.” (Markus 12:41-44)

Sementara semua itu ditunjukkan kepada saya, malaikat itu mengingatkan saya untuk tidak lupa mencatat kejadian di bagian ini. Dia berkata ada banyak hal yang akan menjadi misteri bagi saya karena saya hanya melihatnya secara samar-samar (I Korintus 13:12). Tapi dia menekankan bahwa saya harus menceritakan semua yang dilihat kepada manusia di atas bumi. Ketika kami sampai di bagian lain dari sorga, saya melihat sebuah koridor yang sangat panjang. Tembok-temboknya sangat tinggi dan tampaknya dibuat dari platina. Dari dalam sana keluar gemuruh puji-pujian kepada . Pujian itu tak henti-hentinya dinyanyikan. Sekali lagi saya tertegun melihat keindahan tempat itu yang tembok-temboknya memancarkan sinar-sinar kemuliaan . “Apa ini,” saya bertanya keheranan, karena tembok-tembok itu tak berujung sehingga saya tak sanggup melihat dimana ujungnya.

GUDANG BERKAT

Malaikat itu berkata, “Pandanglah bagian atas tembok ini.” Di bagian atas sana tertulis kata Storehouse (rumah penyimpanan). Saya bertanya, “ini ruangan apa?” Malaikat itu menjawab bahwa ruangan-ruangan itu berisi berkat-berkat yang disediakan bagi umatNya. Sorga adalah kemurnian yang sempurna, itu sebabnya ingin memurnikan orang-orang kudusNya di bumi agar mereka dapat menikmati suasana di sorga. Sorga adalah kepenuhan kesenangan, itu sebabnya berkehendak untuk memberikan kesenangan bagi umatNya di bumi. Sorga adalah kemerdekaan abadi, makanya menginginkan agar umatNya mengalami kelepasan bahkan ketika masih di bumi. Sorga adalah keutuhan sempurna, dan karena itu mau menyembuhkan umatNya di bumi. Sorga adalah keamanan sempurna, dan ingin umatNya merasa aman tenteram di bumi. Sorga adalah keberhasilan dan penggenapan Makanya ingin melihat umatNya dipenuhkan di bumi. Ketika Yeshua menyuruh kita berdoa “Jadilah kehendakMu di bumi seperti di dalam sorga,” (Matius 6:10), Dia sebetulnya menyatakan bahwa ingin kita merasakan walau sedikit suasana sorga itu terjadi di bumi. Umat , di sana ada gudang-gudang penuh berkat yang sediakan untukmu. Gudang-gudang itu menunggu di sorga dan Anda harus mengklaim untuk menerima berkat-berkat itu di sini, di bumi, sekarang. ingin menyelamatkanmu, memberimu kelepasan dan kesembuhan. Dia ingin Anda mengetahui tentang “damai sejahtera yang melampaui segala akal,” (Filipi 4:7). Dia ingin Anda mengalami kebahagiaan abadi penuh kemuliaan sampai selama-lamanya (I Petrus 1:8).

YESHUA Ha MASHIAH SANG PENYEMBUH

“Saksikanlah kemuliaan Allahmu,” seru malaikat penunjuk jalan itu lagi. Seketika dia lenyap dari pandanganku dan di sisiku berdiri Yeshua. Saya memandang wajah Yeshua. Ternyata perawakanNya lebih tinggi dari yang saya bayangkan sebelumnya. JubahNya yang berkilau-kilauan itu terurai begitu elegan dan mantap. SandalNya yang khas membungkus kakiNya yang kudus. Wajah dan rambutNya begitu anggun dan indah. Sambil terpesona memandang wajahNya, saya bertanya, “Yeshua, ruangan apa ini?” Yeshua tak menjawab. Tapi Dia mengulurkan tanganNya ke arah tembok. Tiba-tiba tembok itu membuka diri. Di sekeliling tepi pintu itu saya melihat kemuliaan dan kuasa dan cahaya. Seperti obyek lainnya, yang ini pun bersaksi tentang kemuliaan . Saya memekik: “Oh, Yeshua, apa lagi ini?” Dia berkata, “AnakKu, ini semua untuk umatKu. Ini disediakan untuk orang-orang berdosa di bumi, kalau saja mereka percaya, Aku telah mati untuk membuat mereka sempurna.” Sambil menatap ke dalam mataNya, saya diberi pengertian bahwa Dia menghendaki manusia percaya bahwa Dia, Yeshua Ha Mashiah, telah mati supaya kita semua bisa menjadi sempurna. Dia berkata,
“Penyembuhan menanti semua orang di bumi. Akan datang harinya dimana akan terjadi badai mujizat dan penyembuhan di atas bumi.” Yeshua kembali melanjutkan: “AnakKu, sejauh matamu memandang, ini semua adalah bagunan tempat perbekalan atau gudang-gudang berkat. Semua berkat di sini menunggu iman percaya manusia di bumi. Yang perlu mereka lakukan hanyalah percaya bahwa Aku adalah Yeshua Yeshua Ha Mashiah dan bahwa Aku sanggup melakukan semua ini. Hanya itu yang perlu mereka lakukan lalu mereka akan menerima semua berkatKu ini. “Nanti, ketika engkau kembali ke bumi,” Dia menegaskan, “ingatlah, bahwa bukan dirimu yang akan menyembuhkan, bukan apa yang engkau gunakan, tetapi Aku. Ucapkan saja sabdaKu dan
berdoa dan Aku akan melakukan penyembuhan. Percayalah bahwa Aku sanggup melakukan itu.” Sampai di situ saya memekik kegirangan: “Glori, haleluyah.Terima kasih Yesusku.” Kemudian Dia menurunkan tanganNya lalu tembok besar itu menutup dirinya lagi seperti semula. Lalu malaikat dan saya bergerak dengan kecepatan sangat tinggi dan tiba di suatu tempat lain. Di sini pun saya masih mendengar sorak pujian kepada . Malaikat itu berkata, “Anak, aku telah diperintahkan Yeshua untuk menunjukkan kepadamu beberapa hal. Sampaikan ini semua kepada manusia di bumi.”

Bagian II : Dahulu, Sekarang dan Nanti -Bayi-bayi Yang Keguguran
Bagian III : Dalam Pemeliharaan – Sekarang, Berdoalah seperti ini [Doa Pertobatan]

Hak cipta dari artikel ini dimiliki oleh penjalabaja.wordpress.com. Artikel ini boleh diperbanyak dengan syarat alamat blog disertakan dengan lengkap dan bukan untuk tujuan komersial. Persiapkan Jalan Bagi Raja

Surga Sungguh Nyata kesaksian Choo Thomas

heavenissoreal_choothomas

choo_thomas_picture

Choo Thomas adalah seorang ibu rumah tangga yang telah dibawa oleh Yeshua Ha Mashiah ke Sorga selama 17 kali, setiap kali berkunjung ia diperlihatkan sesuatu yang baru. Bukunya “Heaven is so Real” atau “Surga Itu Nyata” dalam edisi Indonesianya telah menjadi salah satu buku terlaris di dunia. Ada beberapa pesan khusus yang Yeshua berikan kepadanya bagaimana orang bisa hidup selamanya di Sorga yang indah ini. Di bawah ini adalah kesaksian ibu Choo Thomas, Video kesaksian dalam bahasa Inggris bisa di dapat di bawah cerita ini.

Bill Cheung (Pembawa Acara): Pada Tahun 1992, seorang wanita Amerika kelahiran Korea bernama Choo Thomas bertobat dan lahir baru menjadi searang Kristen.Yang membuat cerita ini menjadi unik adalah, 2 tahun setelah pertobatannya, Choo mendapat kunjungan Yeshua dari Nazaret. Dia dibawa ke surga beberapa kali dan dibawa ke neraka 2 kali. Choo Thomas telah menulis sebuah buku tentang pengalamannya tersebut; Buku itu berjudul ‘Surga Itu Nyata’ dan telah diterbitkan pada bulan Oktober 2003. Dalam kurun waktu sebulan setelah diterbitkan, buku ini telah menjadi salah satu buku terlaris di dunia dan masuk di dalam jajaran 10 buku Kristen Karismatik terlaris di Amerika.

Choo Thomas:

Bapa Surgawi, terima kasih telah mengijinkan saya bersaksi. Haleluya! Saya menjadi seorang Kristen sejak tahun 1992 dan saya benar-benar jatuh cinta kepada Yeshua setelah saya pergi ke gereja beberapa kali, dan saya ingin memberikan setiap segi kehidupan saya kepadaNya sepanjang sisa hidup saya…Maka…

Saya ingin berbicara singkat tentang sebuah buku yang berjudul ‘Surga Itu Nyata’. Yahweh Yeshua sendiri yang telah membawa saya ke Surga sebanyak 17 kali dengan tubuh transformasi (tubuh yang diubahkan / tubuh spiritual) saya, seperti ketika saya berusia 15 atau 16 tahun. Sebelum semuanya ini terjadi, Dia mempersiapkan semuanya tahap demi tahap. Pada tahun 1994, Dia mengurapi seluruh tubuh saya dengan Api Roh Kudus, Dia membaptis saya dengan Roh Kudus, Bahasa Roh, Nyanyian Surgawi, Tawa Kudus, dan saya mengalami urapan yang luar biasa selama 3 jam dan saya rebah di lantai. Saya tidak bisa bangun karena urapan yang begitu kuat. Setelah itu, beberapa bulan kemudian, Pastor Larry Randolph memberikan sebuah nubuatan untuk saya. Dia berkata bahwa Yahweh ingin memakai saya dengan cara yang spesial. Dan semua nubuatannya itu menjadi nyata, ribuan kali lipat malah. Dan setelah itu, pada bulan Januari 2006, Yahweh Yeshua mengunjungi dan menampakkan diriNya kepada saya. Dia mengunjungi saya selama 10 kali untuk mengatakan bagaimana Dia akan memakai saya serta mengatakan hal-hal lain, rencana-rencanaNya, dan Dia ceritakan itu semua pada saya, seperti yang tertulis di dalam buku, tetapi Dia tidak mengatakan bahwa Dia akan membawa saya ke surga. Maka setelah 10 kali kunjungan, pada tanggal 19 Februari 1996, Dia mulai membawa saya ke surga dengan tubuh transformasi saya. Tubuh saya seperti tubuh spiritualNya. Setiap saat sebelum Dia membawa saya ke surga, Dia membawa saya ke sebuah pantai di bumi. Sebelum Dia membawa saya ke surga untuk pertama kalinya, Dia membawa saya ke satu sisi dari pantai dan Dia menunjukkan kepada saya air sebening kristal dan kemudian sebuah terowongan yang besar dan mengkilat. Dan setelah itu Dia membawa saya ke surga.

BC: Setelah melewati terowongan itu, Choo menulis: “Yahweh Yeshua dan saya berjalan melewati jalan yang menurun dari pucak bukit menuju lembah. Akhirnya tibalah kami di sebuah pintu gerbang putih yang sangatlah besar dan megah yg terletak di depan sebuah bangunan besar berwarna putih. Kami berjalan melalui pintu gerbang menuju bangunan putih. Kami masuk dan berjalan di sepanjang lorong yg menuju ke sebuah ruangan yg sangat besar. Kemudian kami masuk. Ketika saya melihat ke bawah,barulah saya sadar untuk pertama kalinya bahwa saya sedang memakai jubah yg lain daripada yang saya pakai ketika saya sedang berada di pantai, dan saya bisa merasakan ada suatu benda berat yang bertengger di atas kepala saya. Saya meraihnya dan benda itu ternyata adalah sebuah mahkota cantik yang telah diletakkan di atas kepala saya tanpa saya sadari. Kemudian saya memandang ke arah Yeshua. Dia sedang duduk di atas sebuah tahta. Dia memakai jubah kemilau dan mahkota emas. Selain saya, ada beberapa orang lain yang sedang berlutut dan sujud menyembah di hadapan hadiratNya. Dinding-dinding di ruangan itu terbuat dari batu-batu besar mengkilat yang berkilauan cahayanya. Batu-batu beraneka warna itu memberikan sebuah efek atau pengaruh yang membuat ruangan itu terasa hangat dan membahagiakan, sekaligus misterius. Kemudian, secepat ketika saya dipindahkan dari puncak bukit ke dalam bangunan putih, secepat itu pulalah saya telah berada di pantai kembali.

Choo Thomas:

Pada kunjungan pertama ke surga, Dia hanya menunjukkan ruangan tahtaNya kepada saya. Kemudian setelah itu, kami turun dari surga dan kemudian, tibalah kami di pantai di bumi dan kamipun duduk-duduk bersama di atas pasir. Diapun mulai berbicara. Dia berkata,”Kita baru saja pergi ke Kerajaan Surga. Hanya mereka yang patuh dan berhati murni saja yang akan masuk ke sana. Dia melanjutkan,”Mengabarkan Injil sangatlah penting”, dan setelah diam beberapa saat lamanya, dia berkata,”Mereka yang tidak membayar persembahan perpuluhan adalah orang-orang Kristen yang tidak patuh”. Itu adalah kata-kata terakhir yang dikatakannya pada kunjungan pertama saya ke surga.

BC: Choo terus dibawa berkunjung ke Surga sebanyak 16 kali setelah itu. Di dalam setiap kunjungannya ia menuliskan,”Di dalam tubuh transformasi saya, saya berjalan dengan Yahweh di tepi pantai dan Dia mendampingi saya selama di Surga. Kami berjalan melalui pintu gerbang mutiara dan pegi ke bangunan putih untuk berganti pakaian. Setelah itu kami berjalan sepanjang jembatan emas. Semuanya itu serasa begitu alamiah bagi saya. Saya yakin setiap orang yang percaya kepada Yahweh Yeshua akan melalui prosedur yang sama ketika dia pergi ke Surga.

ChooThomas:

Setelah itu, Dia membawa saya ke surga 16 kali lagi. Setiap kali Dia membawa saya ke sana, Dia menunjukkan berbagai hal baru. Dan ketika Dia menunjukkan sesuatu yang spesial atau istimewa, selalu, Dia berkata, Aku telah mempersiapkan semua ini untuk anak-anakKu. Aku tahu apa yang mereka sukai. Sama seperti ketika Dia menunjukkan kepada saya pantai (di surga), Dia berkata, ”Kau lihat, AnakKu, betapa indahnya pantai ini. Aku tahu anak-anakKu akan menyukai pantai ini”. Ketika Dia membawa saya pergi memancing, Dia berkata, Aku tahu anak-anakKu suka memancing, itulah sebabnya Aku telah sediakan begitu banyak hal yang mereka suka”. Saya menyadari bahwa surga itu 1000 kali lebih indah daripada di bumi, akan tetapi ada begitu banyak benda dan tempat yang menyerupai benda dan tempat bi bumi, seperti jalan-jalan raya, bangunan-bangunan, pohon-pohon, semak-semak belukar, batu-batu karang, bunga-bunga, dan tempat-tempat dengan permukaan yang kasar di luar Kerajaan Surga. Ada begitu banyak benda dan tempat yg menyerupai bumi di sana. Bedanya, di surga semuanya itu 1000 kali lebih indah. Indah sekali. Keindahan surga tak dapat dilukiskan dengan kata-kata. Benar-benar tak terkatakan indahnya. Dan saya pun menyadari betapa Yeshua sangat mencintai setiap dari kita. Itu terlihat dari cara Dia bertutur kata kepada saya ketika Dia berkata, ”Engkau lihat betapa besar cintaKu kepada anak-anakKu dan Aku telah lakukan ini semua demi mereka”. Itulah alasan mengapa Dia membawa saya ke sana, yaitu untuk menunjukkan kepada mereka apa yang telah disiapkanNya untuk anak-anakNya. Maka hendaklah setiap dari kita menyadari bahwa surga sedang menanti kita, dan sebelum Dia datang, Dia ingin semua orang Kristen tahu dan sadar akan hal ini sehingga mereka boleh bersuka cita dan pergi ke sana. Saya yakin itulah alasan mengapa Dia menunjukkan hal-hal ini kepada saya. Memang Dia tidak menunjukkan kepada saya semua hal secara menyeluruh. Dia hanya menunjukkan beberapa hal tertentu dan beberapa kata yang dianggapNya perlu untuk disampaikan. Dia adalah Elohim yang penuh cinta. Terpujilah Engkau Ya Elohimku.

BC: Di samping perjalanan ke Surga, Choo juga ditunjukkan neraka sebanyak 2 kali.

Dia menggambarkan penglihatan akan neraka sebagai berikut: Saya bisa melihat kabut dan asap hitam keluar dari lubang / jurang yang dalam, seperti kawah gunung berapi dan di dalamnya saya dapat melihat nyala api yang panas sedang membakar sekumpulan besar orang yang sedang menjerit dan meraung-raung. Jeritan itu adalah jeritan kesakitan yang hanya orang yang pernah mengalami luka bakar yang sangat parah yang mengetahuinya. Orang-orang itu telanjang, tidak berambut, dan berdiri dekat satu sama lain atau berdesak-desakan. Mereka menggeliat seperti cacing dan api melahap tubuh mereka. Tak ada jalan keluar bagi mereka yang terperangkap di dalam jurang tersebut. Dinding-dindingnya terlalu curam untuk mereka panjat, dan bara api yang membara meliputi seluruh penghujung dinding. Nyala api secara tiba-tiba menyambar dari segala penjuru. Orang-orang itu bergerak menjauh, dan kemudian ketika mereka pikir mereka telah lolos, nyala api yang lain melahap mereka dari depan mereka. Tiada henti-hentinya korban dosa yang malang ini disiksa. Mereka harus menghabiskan keabadian mereka dalam siksa api neraka dan tadak ada jalan keluar. “Siapakah orang-orang ini?” Tanya saya. “AnakKu, orang-orang ini tidak mengenalku.”

Choo Thomas: [di Neraka bertemu kedua orang tuanya dan keluarga dekat lainnya]

Di surga, semua yang Dia tunjukkan kepada saya adalah hal-hal yang menyenangkan dan luar biasa, tetapi setelah itu Dia menunjukkan kepada saya neraka. Ketika Dia membawa saya ke neraka, hal pertama yang saya lihat adalah api dimana-mana. Tempat itu begitu dalam, gelap, dan merupakan lubang tak berpenghujung. Orang-orang telanjang, tak berambut. Mereka semua tak memiliki rambut, tak berpakaian, benar-benar telanjang bulat. Mereka berdiri berdesakan dan sepertinya mereka saling dorong karena mereka mau menjauh dari api. Setiap kali mereka bergerak, api memburu mereka maju dan mundur, maju dan mundur. Seluruh tempat itu dikelilingi api dan mereka berdiri berdesak-desakan satu sama lain. Mereka terlihat begitu kesakitan dan sedih dan saya tak henti-hentinya menangis untuk mereka. Ketika saya dibawa ke sana untuk kedua kalinya, saya melihat orang-orang yang sama. Kemudian saya mendengar suara-suara dan saya menoleh ke segala penjuru. Begitu banyak orang-orang berwajah Oriental (serupa etnis Cina) di sana. Dan wanita ini, dia sedang melambaikan tangannya ke arahku. Dia berkata, ”Panas, panas sekali !”. Saya melihat ke arahnya dan mata kami pun beradu pandang. Dia adalah ibu saya. Ketika saya tersadar bahwa wanita itu adalah ibu saya, hati saya serasa runtuh dan saya pun mulai menangis. Saya belum pernah merasakan penderitaan yang begitu berat sebelumnya. Benar-benar hancur perasaan saya. Begitu hancur sehingga saya tidak tahu lagi harus berbuat apa. Dan dia terus berteriak, ”Panas, panas!” dan dia melambai-lambaikan tangannya kepada saya. Saya merasakan ketika saya memandangnya dia ingin saya turun dan menolongnya. Kemudian saya melihat juga orang-orang lain, ayah saya, ibu tiri saya, keponakan saya, dia meninggal ketika dia masih begitu muda, serta dua orang teman yang saya kenal. Oh, itu adalah suatu memori yang sangat menyakitkan dan saya terus menangis sejadi-jadinya, dan kemudian Yahweh Yeshua berkata, ”AnakKu, Aku mempunyai alasan yang baik untuk menunjukkan hal ini kepadamu, dan Aku merasakan penderitaan yang lebih besar daripada engkau.” Kemudian saya berkata kepadaNya, ”Yahweh, ibu saya meninggal saat dia masih muda, dia menderita sakit untuk jangka waktu yang lama, saya pikir da bukanlah seorang yang jahat.” Dia berkata, Tak peduli betapapun baiknya seseorang, kalau dia tidak mengenalku, ke sinilah mereka akan pergi.” Tetapi dalam hati saya berkata, mengapa Engkau tunjukkan hal-hal yang sangat melukai perasaan saya ini. Saya memikirkan hal itu, namun saya tidak pernah bisa marah kepadaNya. Saya tidak dapat melihat wajahNya namun saya berani bilang bahwa sesungguhnya Diapun sedang menangis bersama dengan saya. Saya hanya bisa merasakannya. Dia terlihat begitu sedih, kemudian Dia membelai kepala saya, menggandeng tangan saya. Kami berjalan keluar dari tempat itu dan saya menangis sepanjang perjalanan. Di dalam buku, saya menjelaskan hal ini dengan lebih jelas dan gamblang. Dan kemudian Dia menunjukkan kepada saya hal lain yang menyedihkan, yaitu tentang bayi-bayi yang diaborsi. Dia membawa saya ke sebuah bangunan yang sangat besar. Bangunan itu menyerupai sebuah gudang penyimpanan barang. Ketika kami melangkah masuk, sejauh mata memandang, bayi-bayi mungil telanjang terbaring berjajar. Hm…dan saya pun mulai menangis. Saya bertanya, ”Yahweh, mengapa ada begitu banyak bayi?” “Mereka adalah bayi-bayi yang diaborsi”. Saya menanyakan apa yang akan dilakukanNya dengan bayi-bayi ini. Dia mengatakan bahwa jika ibu-ibu mereka diselamatkan dan tiba di surga, mereka boleh memiliki bayi-bayi mereka kembali.

BC: Pada kunjungannya yang ke-17 kali ke surga, Yeshua memberitahu Choo bahwa ini mungkin adalah kunjungannya yang terakhir ke surga. Mengenai hal itu Choo menulis: Kata-katanya membuat hati saya sangat gundah. Hati saya sesungguhnya telah terpaut kepadaNya. Dia berdiri dan saya tahu bahwa inilah saatnya bagi kami untuk pergi. Saya terus menangis namun di dalam hati saya, saya merasakan suatu jaminan bahwa saya akan bersama-sama dengan Dia selamanya, dan Dia akan selalu menyertai saya sepanjang saya hidup di dunia. Di ruang ganti, seorang malaikat Yahweh memeluk saya. Sungguh tak terkira bahagianya berada di tempat dimana begitu banyak cinta, belas kasih, dan pengertian yang selalu hadir. Ketika saya sedang berganti pakaian, saya bisa merasakan bahwa Abraham dan malaikat Yahweh itu tahu bahwa ini adalah kunjungan saya yang terakhir. Ketika saya berjalan meninggalkan ruang ganti tersebut, malaikat Yahweh tadi memeluk saya sekali lagi. Malaikat Yahweh ini berambut pirang, memakai jubah putih panjang dan wajahnya memancarkan kehangatan dan kelembutan. Dia tersenyum kepada saya seiiring langkah saya menuju Yahweh Yeshua.

Choo Thomas:

Ketika Yahweh Yeshua membawa saya ke surga untuk yang ke-17 kalinya, Dia menunjukkan kepada saya awan-awan. Itu adalah kunjungan saya yang terakhir ke surga. Ya