Kesaksian ex-Muslim Faisal Malick, Kamal Saleem dan Khalida Wukawitz

Aku telah berkenan memberi petunjuk kepada orang yang tidak menanyakan Aku; Aku telah berkenan ditemukan oleh orang yang tidak mencari Aku. Aku telah berkata: “Ini Aku, ini Aku!” kepada bangsa yang tidak memanggil nama-Ku. Sepanjang hari Aku telah mengulurkan tangan-Ku kepada suku bangsa yang memberontak, yang menempuh jalan yang tidak baik dan mengikuti rancangannya sendiri; Yesaya 65:1-2

Video Kesaksian Faisal Malick  dan Khalida Wukawitz yang lengkap bisa di temukan di bawah artikel ini.

Video Kesaksian: Guests: Faisal Malick & Khalida Wukawitz
August 27 – September 2, 2012
Orang Muslim sedang mengalami kunjungan-kunjungan supernatural dari Yeshua. Beberapa dibawa ke sorga, lainnya mendapatkan mimpi-mimpi dan penglihatan-penglihatan! Dan mereka bergeraka dalam mujizat-mujizat. Bertemu dua ex-Muslim,  Fasil Malick dan Khalida Wukawitz, orang-orang yang berjalan di dalam kuasa Elohim secara supernatural!

Teks Wawancara Kesaksian Faisal Malick (orang Pakistan) dan Khalida Wukawitz (orang Palestina Arab) di bawah ini diterjemahkan dari teks video kesaksian di atas di  It’s Supernatural!

SID: Hallo Sid Roth lagi. Selamat datang ke duniaku yang mana adalah secara alamiah supernatural.
Ada sesuatu peristiwa baru pada Planet Bumi. Para Muslim di dalam jumlah yang sangat besar mendapatkan kunjungan-kunjungan Yeshua. Dan beberapa pergi (berkunjung secara roh) ke Sorga. Banyak yang mendapatkan mimpi-mimpi dan penglihatan-penglihatan. Hal yang sangat fenomenal sedang terjadi. Dan ketika mereka menjadi dewasa di dalam Elohim mereka bukan orang-orang Krsiten Amerika normal. Mereka bergerak di dalam tanda-tanda dan keajaiban yang sangat luar biasa (the most extraordinary), dan mujizat-mujizat.

Dan (saat ini) kita ada dua dari mereka yang kalian akan dengarkan dari mereka. Saat kalian selesai mendengarkan yang kedua, kalian tidak lagi akan kecewa tentang apapun yang sedang berlangsung di dalam kehidupan kalian.

Saat ini ada tekanan udara rendah Sorga  pada program ini. Ini membuat suatu yang berbeda dari sesuatu yang kalian pernah lihat sebelumnya. Tamu saya lahir di Pakistan. Namanya adalah Fasel Malick. Dahulu Islam adalah seluruh kehidupannya. Berjam-jam setiap hari dia mempelajari Kuran. Dia datang ke Kanada. Terlibat di dalam pemasaran jaringan (bisnis). Tetapi Islam tetap seluruh kehidupannya. Dia pergi ke satu dari pertemuan-pertemuan mereka. Suatu pertemuan yang besar, 20.000 hadirin. Dan kepadanya diceritakan jika dia pergi ke pertemuan pertama dia akanlah ada di baris pertama untuk pertemuan kedua dengan para ahli utama di bidang pemasaran jaringan (bisnis). Jadi dia berkata, ”Saya akan pergi,” Dia tidak tahu bahwa itu ibadah Kristen. Dia berkata (kepada dirinya sendiri) ”O saya tahu apa yang mereka lakukan. Mereka memakai pemasaran jaringan ini untuk memasarkan Yeshua. Saya akan mengamati apa yang mereka lakukan dan saya akan lakukan hal yang sama untuk Islam.” [Catatan: Pertemuan ini adalah bagian dari kegiatan organisasi Kristen  untuk para Usahawan; boss dan eksekutip, yang bernama Business Men’s Fellowship]

Kesaksian Faisal Malick

Dan dia pergi ke pertemuanya yang ketiga seperti ini dan mereka berdiri untuk menerima Yeshua sebagai Mashiah (Kristus; artinya ”Yang Diurapi”), dan dia berdiri untuk menghormati (si pembicara). Dan tiba-tiba, (Sid beralih kepada tamunya) Faisal, hal terakhir di dunia yang kamu harapkan, apa yang terjadi? Faisal Malick dan bukunya Ten Amazing Muslims Touched by GOD

FAISAL: Nah, tiba-tiba Elohim hadir. Saya tidaklah tahu bahwa ini dapat terjadi. Saya ingat berdiri di sana dan kehadiran-Nya langsung kepada ku, mengelilingi ku. Saya dikelilingi secara penuh dengan kehadiran Elohim. Saat itu semua pertanyaan berkecamuk di hati dan pikiranku seperti, apa yang sedang terjadi, bagaimana ini mungkin. Pertama dari semuanya, saat itu saya tidak mengerti mengapa Elohim (yang ia tahu sebagai Allah) mau menampakkan kehadiran-Nya di antara orang-orang yang yang pikir sedang menghujat (Elohim) melalui menyembah Yeshua. Itu terjadi padaku.  Saya dihadirat-Nya, semua pertanyaan tersebut lenyap, kecuali satu pertanyaan yang membakar hariku. Saya berkata, ”Elohim, apa yang Engkau lakukan di sini? Saya telah berpikir semua (di ruangan tersebut) adalah orang-orang tidak baik,” artinya orang-orang Kristen tersebut. Lalu saya mendengar suara yang terdegar di telinga (audible), Dia berkata, ”Tidak, mereka adalah anak-anak-Ku.” Dan Dia mengatakan itu lagi, ”Tidak, mereka adalah anak-anak-Ku.” Dan ketiga kalinya, ”Tidak, mereka adalah anak-anak-Ku.” Ketika Dia berkata demikian, itu seperti segala sesuatu yang saya telah alami sebagai seorang Muslim, semua yang telah saya tahu tentang Elohim segera lenyap, dan saya hanya menyadari satu kenyataan, bahwa Yeshua, Engkau adalah Putra Elohim.

SID: OK. Mari saya bawa Anda sekarang ke 24 Febuari. Anda mengalami sungai kasih Elohim. Ceritakanlah itu pada ku.

FAISAL: Saya sebelumnya belum tahu bahwa Elohim benar-benar dapat datang melihat secara pribadi. Sebelumnya saya berpikir Dia muncul di kerumunan besar seperti pertemuan tersebut. Jadi terjadilah kepadaku, pada pukul 07:30 pagi, kehadiran nyata Elohim, realitas Elohim mulai mengisi seluruh ruangan bawah tanah, ruangan bawah tanah dimana saya tinggal. Itu semakin kuat dan semakin kuat, dan semakin kuat, saya merasakan suatu sungai yang nyata mengalir melewati keberadaanku. Terus menerus seperti sebuah sungai air terjun, mengalir dengan kuat sekali. Tetapi itu adalah kasih, kehidupan, dan substansi. Itu sesuatu yang saya belum pernah alami sebelumnya, itu mengalir melewati ku terus menerus selama tiga jam. Saya ingat mendengar suara (audible) yang indah namun penuh otoritas, ini adalah suara Bapi kita, Elohim Bapa. Dia berkata, ”Aku mengasihimu, putra; Aku mengasihimu, putra; Aku mengasihimu, putra,” tiga kali.

SID: Tapi Anda seharusnya tahu itu di dalam Islam [Sid Roth bercanda, sebab ia tahu tentang Islam, tidak ada kata ”kasih.”]

FAISAL: Tidak. Tepatnya seluruh hidupku, Sid, saya belum pernah mendengar kata-kata itu ketika bertembuh sebagai orang Muslim. Saya tidak pernah ingat mendengar kata-kata “Saya mengasihi mu.” Saya ingat mendengar ”saya berharap, kamu tidak terlahir.” Saya ingat mendengar hal-hal seperti itu. Tetapi sesuatu seperti kata-kata itu, ketika Dia berkata, ”Saya mengasihimu, putra,” hal itu mulai melakukan sesuatu kepada ku. Saya bahkan tidak tahu bagaimana bereaksi kecuali mengatakan, ”Saya mengasihi Engkau, Bapa, saya mengasihi Engkau, Bapa.” Itu adalah pertukaran kasih supernatural di dalam bentuk sebuah sungai yang kongkrit.

Semua yang saya dapat ceritakan adalah tiga hal sebagai hasilnya.

  • Nomor satu, saat itu saya memiliki kasih dan kelaparan yang besar akan Bapa. Saya memiliki kasih kepada Elohim yang sebelumnya saya tidak miliki sampai saat itu terjadi di dalam kehidupanku.
  • Nomor dua, saya memiliki kasih kepada orang-orang. Kita semua bertumbuh di dalam kasih. Jadi saya segera menyadari saya telah mengasihi orang-orang lebih dari sebelumnya setelah waktu tersebut.
  • Dan hal yang ketiga, saya, sejak saat itu memiliki kasih dan kelaparan yang besar akan Firman Elohim. Saya ingat mengambil Alkitab dan secara ajaib saya membaca seluruh Alkitab selama 36 (tiga puluh enam) jam. Saya tidak makan apapun, hanya mencerna Firman Elohim. Dan itu supernatural, ketika saya melihat pada halaman Alkitab halaman atau bagian darinya pada saat itu keluar dari kertasnya, masuk kedalam hatiku dan mengerti apa yang dikatakan. Saya sadar sama sekali apa yang  terjadi. Namun saya tidak tahu bagaimana menyebutnya, itu adalah pewahyuan, Elohim mulai menulis firman-Nya di loh hatiku. Saya mulai memiliki pewahyuan realitas Elohim sebagai kebenaran, mulai menerapkan semua itu kedalam kehidupanku. Begitulah bagaimana itu berawal.

SID: (berbicara kepada hadirin) Kalian tahu hal apa yang sungguh ajaib bagi ku? Kepada siapa dia berbicara, sungai ini yang dia miliki di dalam dirinya sebagai cairan kasih, telah mulai mengalir keluar dari dirinya dan menjamah sekitar 1500 orang.

[Istirahat]

SID: (berbicara kepada hadirin) Hallo. Sid Roth di sini. Saya sangat senang dapat berbicara dengan kalian. Kalian tahu mengapa? Sebab saya mendapatkan dua bekas Muslim yang telah mimiliki pertemuan dengan Elohim Yanghidup. Saya sungguh terkesan dengan begitu banyak orang yang dari Islam memiliki pertemuan-pertemuan dengan Elohim. Sebagaimana mereka radikal untuk Islam, mereka bahkan lebih radikal sekali mereka mengenal kasih Elohim. Mereka telah percaya kepada Elohim di dalam Islam (yang adalah Allah), tetapi mereka belum pernah tahu kasih Elohim.
Faisal, ceritakanlah saya tentang Kamal [Saleem].

FAISAL: Pada usia lima tahun, dia telah mengimpikan membunuhi (apa yang dahulu dia pikir sebagai) para kafir; orang-orang Israel dan Amerika. Pada usia tujuh, dia bergabung dengan PLO (Palestine Libration Organization) mereka mengajari dia bagaimana memakai AK47, dan dia memulai karir terroristnya. Dia mulai melatih anak-anak dan membawa mereka ke Dataran Tinggi Golan di Israel, menyelundupkan amunisi, TNT, bom dan bahan-bahan peledak untuk memulai ancaman-ancaman bom dan pembunuhan. Itu yang dia dahulu lakukan pada usia mudanya, dan dia sungguh serius.

Begitulah bagaimana ia bertumbuh. Dan itu benar-benar menakjubkan melalui perjalanan bagaimana Elohim sungguh menjamah dia.

SID: Dia menderita kecelakaan mobil yang sangat mengerikan (di Amerika). Dan dokter merasa kasihan. Dia telah datang ke Amerika (Serikat) untuk memenangkan sebanyak mungkin orang untuk Islam. Ngomong-ngomong, saya temukan itu menarik, mereka memakai wanita-wanita untuk memenangkan jiwa.

FAISAL: Kamal menyelaskan bagaimana ia berusaha melakukan apa yang mereka sebut “Jihad budaya.” Jadi mereka datang ke Amerika dan menemukan wanita-wanita untuk menikah sehingga mereka dapat kewarganegaraan atau kartu-katu ijin tinggal, apapun yang mereka perlukan untuk menyebarkan Islam melalui keluarga-keluarga mereka. Perjalanan seperti ini yang ia ada. Dia juga mengunjungi orang miskin, orang-orang Amerika-Afrika. Semua ini adalah bagian dari trategi mereka yang mereka rasa untuk menyebarkan Islam. Kemudian kecelakaan terjadi seperti yang Anda telah nyatakan, begitulah kenyataannya.

SID: (berbicara kepada hadirin) Dokter merawat dia dan suka padanya. Kamal di sana, sungguh dia membenci setiap orang. Tetapi mereka menerima dia. Dokter membawa dia kerumahnya. Dia tidak dapat bertahan terhadap anak-anak (dokter tersebut). Anak-anak ini mengasihi mereka. Kasih mereka telah mengebom Kamal. Biarkan dia berbicara dalam kata-katanya sendiri.

KAMAL: Anak-anak ini meletakkan tangan-tangan kecil mereka pada tubuhku. Mereka mulai melakuan Doa Bapa kami. Saya telah dilatih bertarung melawan segala sesuatu di dalam kehidupan, meruntuhkan raksaksa besar apapun.  Tetapi anak-anak kecil yang terkasih ini yang bermain dan menyentuh tanganku, melumerkan hatiku. Ada perang di dalamku. Para pria dewasa yang datang seminggu sekali membuat lubang (pada hati-batunya?) membuat lingkaran disekelilingku, menaruhku ditengah-tengah dan mereka berdoa untuk Elohim kiranya memberkatiku, kiranya Elohim sinar wajah-Nya menerangiku, dan memberkatiku.

Mereka lakukan ini di dalam nama Yeshua. Saat itu saya mengerti bahwa orang-orang ini bukanlah orang-orang jahat seperti yang sebelumnya saya pikir. (Saya berkata kepada Allah) ”Allah orang-orang ini memiliki hubungan akrab dengan Elohim mereka. Saya juga ingin memiliki hubungan yang sama dengan Engkau. Saya ingin mendengar Engkau berkata bahwa Engkau mengasihiku. Saya ingin mengenal Engkau. Jika Engkau benar nyata, berbicaralah kepada ku.”

Harap ingat (Kamal mencoba memberi pengertian apa yang ia maksudkan) para pria dan wanita ini, mereka berdoa untuk kesembuhan dan mereka menerimanya; mereka berdoa untuk terobosan, mereka menerima terobosan. Mereka berdoa, mereka memohon dan saya mendengar mereka berkata, ”Saya mendengar Elohim berkata ini dan ini.” Saya akan, saya ingin memiliki hubungan indah tersebut. Jika ini adalah nyata saya ingin memiliki itu sebab saya telah menyembah Allah sepanjang kehidupanku, saya layak mendapatkannya. [Hadirin pada bertepuk tangan]

SID: (kepada hadirin) Kalian tahu, Kamal menjadi sangat frustasi sebab elohimnya (allahnya) tidak mengasihi dia seperti orang-orang Kristen tersebut miliki. Allahnya bahkan tidak berbicara kepada dia. Tidak ada. Jadi dia menjadi putus asa memutuskan untuk bunuh diri. Apa yang terjadi kemudian? (Sid bertanya kepada Faisal).

FAISAL: Yah dia mengambil pistolnya dan mencoba untuk menembak dirinya sendiri, namun dia mendengar suara ini, suara ini berkata dengan sangat lembut, ”Kamal, para Muslim menyembah Elohim Abraham (God of Abraham) dan berdoa kepada Dia, para Yahudi berdoa kepada Elohim Abraham dan para Kristen berdoa kepada Elohim Abraham. Mengapa kamu tidak berdoa dan berseru kepada Elohim Abraham, Ishak dan Yakub.”

Jadi dia berkata, baiklah saya coba cara ini. Jadi dia berdoa, “O Elohim Abraham, jika Engkau nyata, tunjukkanlah diri-Mu, nyatakanlah diri-Mu.”

Dan dengan segera terang mulai mengisi ruangannya, kemulian ini, dia berkata, memasuki ruangan tersebut dan Yeshua berjalan masuk. Kamal bertanya, “Siapakah Engkau, Yahweh?” seperti bagaimana rasul Paulus berkata. Kamal mendengar Yeshua berkata kepadanya, “Aku ADALAH Aku (I AM THAT I AM).”

“Apakah itu artinya,” Kamal bertanya
Aku adalah Alpha dan Omega, Yang Awal dan Yang Akhir.”

Kamal sungguh tersentuh oleh Yeshua. Ia langsung sembuh, lehernya, tulang bahunya (collarbone) dan tulang-tulangnya, sembuh secara tiba-tiba.

SID: Ia sungguh parah sehingga dia tidak bisa melakukan apa-apa sendiri.

FAISAL: Dia tidak dapat. Tetapi secara tiba-tiba dia disembuhkan dan dia merasakan cairan api dan kasih mengalir melalui tubuhnya, dia secara ajaib sembuh saat itu juga.

SID: Oke. Sebelum Anda datang ke sini Anda berkata kepada saya bahwa Elohim telah berkata-kata kepada Anda hari ini. Apa yang Dia telah katakan?

FAISAL: Sid, sudah ada begitu banyak aksi-aksi kebencian kepada bangsa Yahudi dari para saudara dan saudariku, orang-orang Muslim di seluruh dunia. Banyak penghinaan dan kebencian terhadapa orang-orang Yahudi. Saya sungguh merasa untuk memohon kepada Anda, karena Anda adalah orang Yahudi dan mengasihi Ha Mashiah. Saya merasakan Elohim meminta kepaku ku untuk memohon Anda mengampuni para saudara dan saudariku, bangsaku atas kekejaman, penghinaan dan kebencian yang telah mereka tunjukkan kepada bangsa Yahudi. Elohim telah berkata kepadaku, jika Anda melalukan hal ini jutaan Muslim akan mengalami keselamatan di seluruh dunia, dan begitu banyak orang-orang Yahudi akan mengalaminya juga dan mengenal siapakah Ha Mashiah adalah, sebab hati Elohim ada (untuk) bangsa Yahudi dan Goyim (gentile), Yahudi dan Muslim (juga tergolong goyim) melalui salib (Yeshua Ha Mashiah) menjadi satu manusia baru dan mengalami Dia di dalam satu tubuh (yang adalah Jemaat/ Gereja-Nya). Dan saya sungguh percaya   sesuatu yang bernilah harulah terjadi di sini. Dan saya percaya dan seharusnya memohon dari Anda. Jadi karenanya saya memohon pada Anda, harap Anda memaaafkan kami atas apa yang telah kami lakukan (kepada bangsa Yahudi).

SID: Saya harus menceritakan kepada Anda sesuatu. Saya sendiri telah melakukan beberapa hal yang tercela, dan Elohim telah mengampuni diriku. Siapakah saya sehingga saya tidak memaafkan, sebab Elohim telah memaafkanku. (Sid Roth sekarang berbicara kepada semua pendengarnya:) Saya benar-benar memaafkan kalian atas segala sesuatu yang kalian pernah lakukan kepada setiap pribadi orang Yahudi, segala sesuatu yang kalian pernah katakan melawan negaraku, Israel. Saya sungguh-sungguh memaafkan oleh sebab darah Yeshua, yang telah mengampuni diriku dan oleh sebab darah Yeshua adalah juga tersedia bagi kalian sekarang ini.

Kami akan kembali bersama satu dari beberapa Muslim yang paling menakjubkan yang pernah saya bertemu di dalam hidupku.
[Istirahat]

Kesaksian Kalida Wukawitz 

SID: Hallo Sid Roth di sini bersama Kalida. Kalida adalah seorang Arab Palestina. (Berbicara kepada Kalida:) Saya belum pernah mendengar, saya tidak tahu bagaimana kamu bisa tetap hidup (survived), Kalida. Saya mangsudkan, dan kamu memiliki senyum di wajahmu. Khalida Wukawitz dan John, suaminya

(Bicara kepada hadirin) Baiklah saya bercerita sedikit kepada kalian tentang Kalida. Ketika dia (berumur) 11 hari, ibunya meninggal dunia, ayahnya meninggalkan dia dan dia dimasukkan kedalam panti asuhan. Tinggal di pasti tersebut sampai usia sembilan tahun. Dia pergi ke luar untuk mendapatkan air untuk diminum dan sebuah bom menghantam panti asuhan tersebut, keluarga barunya tersapu habis.

Lalu entah bagaimana mereka tidak tahu apa yang harus dilakukan dengan dia. (Sekarang berbicara kepada Kalida:) Kamu baru saja berusia sembilan tahun dan mereka menjual kamu sebagai budak ke orang-orang Beduin (bangsa Arab yang tinggal di tenda dan selalu berpindah-pindah). Kamu lebih buruk dari budak. Mereka memukuli kamu.

Makanan yang hanya kamu miliki hanyalah makanan sisa (mereka). Akhirnya para tentara menbebaskan kamu dan menaruhmu ke dalam panti asuhan lainnya. Lalu mereka menemukan ayah kandungmu, tetapi dia tidak menginginkanmu. Maksudku, (dari sebuah) penolakan (ke) penolakan (lainnya). Berapa banyak penolakan manusia dapat tanggung? Saya tidak tahu bagaimana manusia dapat menanggung begitu banyak penolakan. Lalu ayahmu menjadikanmu budak. Ia tidak menginginkan kamu. Ia memaksa dia (Kalida) kedalam pernikahan. Suaminya setelah beberapa lama dan melahirkan seorang anak, menendangnya keluar, menceraikan dia, malu besar. Ayahnya masih terus ingin bebas dari dia. Ayahmu mengambil anakmu satu-satunya dan menikahi kamu lagi dengan seorang pria. Kamu pergi ke Amerika Serikat dan pria ini (suaminya), menurut catatan saya di sini, mematahkan tulang rahangmu. Mengapa dia melakukan hal itu?

KALIDA: Yah dia seorang pria yang pemarah, itulah suamiku. Dalam Islam mereka mengajar para pria bahwa mereka perlu mengkoreksi para isteri mereka. Jadi dia hanyalah memberikan saya sebuah pelajaran yang baik, dan dia sungguh baik … mematahkan tulang rahangku. Saya tidak belajar apapun, bagaimanapun (Kalida tertawa ngakak, dan semua hadirin tertawa juga).

SID: Saya yakin. Oke. Kamu memiliki tiga anak, menikah dengan seorang suami yang berlaku kasar (abuse). Saya tidak mengerti, bagaimana kamu bisa menanggung semua ini? Tidak hanya suamimu, tetapi seluruh hidupmu, bagaimana kamu bisa melakukannya?

KALIDA: Ya ketika itu saya hampir gila, tetapi kasih karunia Elohim.

SID: Kemudian itu bertambah buruk. Suaminya memberi tahu bahwa ia akan membunuhnya. Apa yang kamu lakukan atas hal itu?

KALIDA: Saya perlu melarikan diri, saya perlu  lari untuk kehidupanku. Saya takut.

SID: Kamu tepatnya mendengar sebuah suara.

KALIDA: Saya mendengar suara. Saya ingat, senang menceritakannya kepada Anda, mencoba  membunuh diri sebelum mendengar suatu tersebut. Dan kemudian saya mendengar audible suara berkata kepadaku, ”Tinggalkan kegelapan masuklah ke dalam terang.” Saat itu saya berpikir saya menjadi gila, bagaimanapun saya mengikuti petunjuk suara tersebut, toh saya tidak rugi apapun.

SID: Oke. Tetapi bagaimana seorang wanita yang tidak bisa bicara Inggris, tidak memiliki uang  dan memiliki tiga anak kecil dapat lakukan berkeliling dijalan-jalan? Apa yang terjadi padamu?

KHALIDA: Saya bertemu dengan seorang wanita Kristen yang menerima saya sebagai anak perempuannya sendiri dan bercerita kepada ku tentang kasih Yeshua.

SID: Tetapi kamu mengasihi Islam. Kamu sungguh mengasihi Islam.

KHALIDA: Ya saya saat itu mengasihi Islam.

SID: Jadi kamu mengasihi wanita ini atas apa yang dia lakukan untuk mu, tetapi kamu tidak ingin Yeshua wanita ini.

KHALIDA: Tepatnya begitu. Itulah konflikku selalu, bagaimana Elohim memiliki seorang putra, sebab mereka telah mengajar kami di dalam Islam bahwa Elohim (Allah) tidaklah bisa menjadi lemah dan memiliki putra – adalah tanda kelemahan.* Jadi saya bertarung dengan hal itu. Saya menginginkan kasih yang wanita itu miliki, inilah titik awalnya. Saya melihat sukacitanya, kasihnya, saya melihat kehidupannya ada sebagai contoh, tetapi dia selalu berhubungan kepada Elohim, dan saya lapar untuk itu.

SID: Lalu kamu memutuskan, itu saatnya kamu ingin mengetahui kebenaran. Ceritakan pada ku apakah doamu dan apa yang telah terjadi.

KHALIDA: Saya ingat, saya merasa sakit, cape menderita sakit. Saya berdoa, memohon kepada Yeshua ”Jika Engkau sungguh adalah (Yahweh), seperti apa yang orang-orang katakan tentang Engkau, karena saya tidak tahu itu benar atau tidak. Sungguh, jika orang-orang berkata Engkau adalah Putra Elohim maka tunjukkan padaku, datanglah kepadaku, tunjukkanlah kepadaku bahwa Engkau adalah Putra Elohim.”  

Saya saat itu tidak berpikir sesuatu akan ada terjadi dari doaku. Namun hasil dari doa sederhana tersebut adalah Yeshua menampakkan diri kepada ku dan saya bertemu dengan Yahweh dalam cara yang luar biasa.

SID: Itu pastilah sudah cukup (bukti). Kemudian dia pergi ke Sorga. Apa yang kamu lihat di Sorga?

KHALIDA: Saya melihat penyembahan. Saya melihat bagaimana Sorga sungguh memuja Yeshua sebagai Putra Elohim, dimuliakan sebagai raja. Beberapa yang saya lihat, bayi-bayi, orang-orang meletakkan mahkota-mahkota pada kaki Yeshua. Dia sungguh kuat dan mulia.

SID: Kamu tidak tahu ini ada di  dalam Alkitab?

KHALIDA: Saya tidak tahu (saat itu). Saya belum pernah membaca Alkitab sebelum saya memiliki pengalaman tersebut. Semua yang saya tahu adalah bahwa apa yang saya sedang lihat ada nyata sebab itu begitu hidup dan sungguh nyata, dan saya menjadi bagian dari Sorga. Tidak ada cara apapun kita bisa menolaknya. Satu hal di Sorga adalah Yeshua ialah Firman Elohim, dan sebagaimana Anda melihat pada wajah-Nya dan kaki-Nya, dan kemulian-Nya, pewahyuan mencadi begitu hidup dan sungguh nyata. Kamu tidak dapat keluar dari itu, pastilah tidak dapat melarikan diri dari itu.

SID: (berbicara kepada hadirin) Kalian tahu apa yang menarik bagi saya adalah dia berdoa untuk orang-orang; orang-orang yang menderita kanker disembuhkan. Namun apa yang lebih menarik bagi ku adalah beberapa pewahyuan yang dia telah belajar tentang menyembah. Dia adalah penyembah Elohim yang kalian belum pernah lihat sebelumnya, seperti kalian akan lihat sebab kalian sedang menjadi penyembah Elohim.

Saya meminta Khalida menyembah Elohim dengan cara kamu lakukan di rumahmu, ketika tidak ada siapapun, tetapi hanya Elohim. Beberapa dari kalian yang hadir di sini dan beberapa kalian yang mendengarkan dari rumah, saya ingin kalian menyembah Elohim. Jika kalian menyembah seperti ini Elohim akan menampakan diri. Silahkan kamu (Khalida) menyembah Elohim sekarang ini.

KHALIDA: Baik. Saya ingin melihat orang-orang sekarang pada wajah mereka dan menyatakan bahwa ada kuasa  dalam berbicara di dalam bahasa sorgawi kalian (bahasa roh). Ada kuasa. Alkitab menyebutitu anugerah sempurna kepada Elohim. Kamu tidak dapat disesatkan. Nyatanya adalah kita diciptakan untuk menyembah Dia, ketika kita memasuki kedalam iman maka Dia pastilah menampakkan diri. Alkitab berkata Dia berdiam di dalam puji-pujian.

SID: Berdoalah sekarang sebagaimana kamu berdoa di rumahmu.

KHALIDA: – ia berbicara dalam bahasa roh – (lalu ia memberi penafsiran dari doa bahasa rohnya itu; 1 Korintus 14:12-13). Saya merasakan di dalam rohku, (doa yang barusan saja Khalida ucapkan) itu adalah meninggikan Yeshua di atas segala sesuatu, di atas hambatan-hambatan kalian, di atas perjuangan dari perceraian kalian, di atas penyakit kalian, di atas segala sesuatu yang kalian sedang berurusan. Bahkan dalam sehari-hari kalian meninggikan Raja di atas segala semua masalah-masalah kalian, saya menjamin, kalian akan memiliki pengalaman seperti Hagar miliki dengan Elohim, banyak orang di Alkitab seperti kita para Muslim. Sebagaimana kita meninggikan Yeshua kita menjadi penyembah yang benar dari Elohim. Kita sungguh berserah kepada Roh Elohim sebab itu adalah perlengkapan senjata kita. Kalian tidak akan pernah kalah di dalam pertempuran untuk Elohim jika kalian menyembah Dia di dalam Roh dan Kebenaran.

Tamat.    

* [analogi Islam: hubungan sex suami-isteri – dari mana anak lahir – adalah suatu kelemahan manusia? Firman Elohim berkata sex antara saumi-isteri adalah kudus dan diberkati].

Link Video kesaksian Faisal Malick dan Khalida yang lebih lengkap:
Faisal Malick’s Testimony with teks bahasa Arab ; by escapeislam.blogspot.com
Faisal Malick’s Testimony  (September 2007) by Sid Roth
Khalida Wukawitz; situsnya
Kesaksian Khalida  WATCH (disertai text Arabnya) nomor 58.

 

 

Hak cipta dari artikel ini dimiliki oleh penjalabaja.wordpress.com. Artikel ini boleh diperbanyak dengan syarat alamat blog disertakan dengan lengkap dan bukan untuk tujuan komersial. Persiapkan Jalan Bagi Raja