Khaled, asal Arab Saudi, dan seisi keluarganya menjadi pengikut Yeshua Ha Masiah

Janganlah takut! Aku adalah Yang Pertama dan Yang Terakhir, dan Yang Hidup, dan Aku pernah menjadi yang mati, tetapi lihatlah, Aku hudup selama-lamanya, amin; dan Aku memegang kunci alam maut (Hades/ Sheol) dan kematian (Wahyu 1:17-18; KS-ILT3)

“Pemirsa selamat datang kembali di episode baru Daring Questions setelah terhenti sekian lama. Pertama-tama, selamat datang saudara Khaled, kalian berdua” Brother Rachid, tuan rumah dari Daring Questions, Al Hajat TV, menyambut Khaled dan Rana, istrinya kelahiran Suriah.

Jemaat Muslim berdoa di depan Kabah di Mekka

“Saya berasal dari suku Shammer, bagian utara Saudi, seumur hidup saya tinggal di kota Jeddah. Lulusan dari Universitas Raja Abdul Aziz, jurusan bakteri (biology) dan bekerja di Departemen Kesehatan di Mekka dan Jeddah,” Khaled memperkenalkan dirinya.

Ia berasal dari keluarga Muslim, ia sendiri seorang yang tekun beribadah dan melakukan ke lima pilar Islam dengan baik. Ia bukan dari aliran garis keras (seperti Wahabbi). Bagaimananpun semua itu diawali dengan paksaan, “Saya melakukan kewajibanku, kalau tidak ayahku akan memukulku,” ia berkata sambil tersenyum lebar.

[Awal perjalanan iman Islam mereka]

Saat berusia 17 tahun, saya bermpimpi tentang kiamat, matahari terbit dari sebelah barat; dalam Islam itu tanda hari Kiamat. Karena takut, saya membasuh diri dan bersholat, namun kali ini saya sholat dengan tulus hati.

Brother Rachid, sekarang beralih ke Rana, meminta istrinya Khalid memperkenalkan dirinya.

“Saya dari Damasku, Syria atau Suriah. Seorang Sunni. Orang pertama yang memakai hijab di keluarga.”

Alasan Rana memakai hijab karena kotbah imam yang menakutkan.

“Waktu saya SMA, sekitar usia 18 tahun, saya menonton ceramah sheikh (pemimpin Islam) terkenal dari Suriah, bernama Said Ramdan Alboti. Dia disertai tangisan bercerita tentang Hari Penghakiman, berkata, bahwa ‘Doa dan ibadahnya seumur hidup tidaklah menjamin keselamatan dirinya.'”

“Ia membuat kamu jadi takut?” Brother Rachid bertanya

“Iya. Saya menangis; jika sheikh terkenal dengan iman dan ibadahnya ini belum tentu selamat, bagaimana dengan saya? Jadi sejak itu saya memutuskan mengenakan hijab. Berdoa untuk mendapat seorang suami Muslim yang saleh.”

Singkat cerita Rana, mendapatkan apa yang ia harapkan; suami yang saleh, bahkan asal Saudi, dan berpendidikan tinggi, dan sangat menyangi dia.

[Perjalanan Iman Kristen mereka] Tahun 1997, mereka menikah, berbulan madu di Amerika Serikat (AS), dimana dengan bantuan seorang pengacara ia bisa mendapatkan visa kerja. Ia bekerja 3 bulan di AS, dan balik ke Saudi karena gajinya lebih tinggi. Pengacara Kristen ini sempat menceritakan berita Injil kepada pasangan Muslim Timur Tengah ini. Tertarik dengan dunia Kristianiti, Khaled pergi kegereja, didampingi istrinya yang selalu berhijab; Khaled hanya ingin tahu, tidak seperti di Suriah dan pergaulan Rana, di Saudi tidak ada gereja dan ia tidak memiliki teman Kristen sama sekali. Di pertemuan itu, ia ditantang untuk berdoa tentang Kristianiti, apakah itu benar atau tidak. Khaled berdoa: “Tunjukkanlah dan bimbinglah kami kepada kebenaran dan jauhkanlah kami dari penolakan.”

Kembali ke negaranya, ia bermimpi, dalam mimpi itu ia tahu bahwa Yeshua adalah Elohim (Allah), namun susah untuk mengucapkannya. Tubuhnya basah berkeringat karena mimpi aneh tersebut; “Adonai (Tuhan) ingin saya membaca Alkitab,” Rana mengutip perkataan Khaled pada dirinya. Khaled membaca Alkitab melalui internet, karena tidak ada Alkitab yang tersedia dalam bentuk buku di Arab Saudi. Ia mengawali dengan membaca Perjanjian Baru. Rana tidak suka, mengapa suaminya membaca Alkitab, yang ia percaya saat itu bahwa kitab suci Alkitab telah diubah.

Suatu kali Khaled membaca Alkitab tentang penyaliban Yeshua ha Mashiah, ia menangis seperti anak kecil. Istrinya mentertawai dan berkata, “Kenapa kamu menangis?” lalu mengutip ajaran Islam yang ia tahu, “Itu bukan cerita yang sebenarnya. Yang disalibkan adalah orang yang diserupai Ha Mashiah.”

“Kenapa anda menangis? Brother Rachid bertanya kepada Khaled

“Dapatkah seseorang membaca tentang Penyaliban tersebut dan tidak menangis? Seharusnya sayalah yang disalibkan, bukan Ha Mashiah. Ha Mashiah adalah Adonai. Dia datang dan tersealib; Dia memiliki pilihan: menyelamatkan atau membiarkan umat manusia (mati dalam dosa mereka). Dia memilih untuk menyelamatkan. Kita punya pilihan; menerima hadiah cuma-cuma dari Dia atau tidak.  

“Anda mengerti hal ini sebagai Muslim saat membaca Alkitab online?, mengherankan seseorang bisa mengerti hal ini saat pertama kali membaca Alkitab!” brother Rachid bertanya terheran-heran.

“Itu mungkin karya Roh Kudus,” Khaled menjawab

Saat kesaksian ini Khaled sudah membaca delapan (8) kali seluruh Alkitab, dari Perjanjian Lama sampai Perjanjian Baru. “Ya, saya sudah khatam!” Khaled tersenyum gembira.

Beralih pada Rana, “Apakah kamu melihat adanya perubahan dalam hidupnya, pemikiran dan prilakunya?”

“Saya memperhatikan bahwa beberapa kebiasaan buruknya berhenti, sikapnya semakin baik terutama terhadap saya. Sebelumnya ia memang bersifat baik, tetapi lebih baik lagi.” Rana menjawab

Khaled bercerita bagaimana ia seorang Muslim dan ahli biologi membuktikan kebenaran Alkitab.

Saya membaca Ayub 10:11

“Engkau mengenakan kulit dan daging kepadaku, serta menjalin aku dengan tulang dan urat.”

Saya segera loncat dari kursi dan kedua tangan terangkat dan berseru “Allah huakbar!!” [Rachid dan Rana tertawa gembira melihat ekpresi Khaled; Khaled juga turut gembira]  

Khaled menjelaskan mengapa ayat ini begitu sangat revolusioner bagi dirinya:

“Inilah yang saya cari-cari, sebagaimana anda tahu saya seorang bilogist, mempelajari ilmu embriologi, belajar bagaimana embrio terbentuk.” Ia menandaskan, “dalam pembentukan embrio, daging yang muncul pertama-tama, baru kemudian tulang.

Kuran dalam Al- Mu’minum 13-14 (Orang-orang Beriman / The Believer / Surah 23:13-14) sebaliknya berkata,

“Kemudian Kami jadikan daripada itu air mani dalam tempat yang kokoh darah. Lalu dari segumpal darah itu Kami jadikan segumpal daging, dan segumpal daging itu Kami jadikan tulang belulang, lalu dari tulang belulang itu Kami bungkus dengan daging.” “We covered the bones with flesh; then We developed him into another creation. So blessed is Allah, the best of creators.” (Saheeh Internasional).”  

“Jadi tulang dulu baru kemudian daging,” Khaled berkata mengutip Alkuran tentang penciptaan manusia.

“Penggambaran (Alkitab) tersebut begitu tepat dan ilmiah! Saya sebelumnya sempat meragukan ketepatan ayat Alkuran itu, tetapi saya menerimanya begitu saja.”

Penuturan Rana tentang reaksi Khaled atas Ayub 10:11

Saat dia berteriak, Allah huakbar tersebut ia berseru kepadaku, “Rana, Rana, datang dan lihatlah!” Dia berkata, “Alkuran salah. Alkuran salah!” Saya berkata, “Astaghfirulah hal’azim, ada apa?” Ia menunjukkan pada komputernya dan membuka buku Ilmu Embriologi berjudul The Developing Human dan juga membuka Alkuran Al- Mu’minum 13, dan berkata, “…

Brother Rachid memotong sejenak, minta Khaled menunjukkan buku medus pegangan yang diterbitkan oleh Kerajaan Saudi tersebut, yang di dalamnya ada tulisan Abdul Majid Alzendani untuk membuktikan Kuran itu benar.

“Ia membuka halaman (buku ilmiah) dimana ilmuwan Kat Moore berkata ‘Tulang dibungkus dengan daging,’ dan pada halaman yang sama ada komentar Syeikh Zendani. Ia kemudian berkata, ‘mari periksa apa yang dikatakan Alkitab dan Alkuran.’ Saya langsung berkata, ‘Tidak mungkin. Alkuran itu benar, ilmu pengetahuan berubah, tanyalah kepada para ilmuwan!’

Rana, yang tiba-tiba menjadi lebih pintar dari suaminya, dibuat terkejut oleh pengakuan suaminya, dosennya Khaled mengajar para mahasiswanya

Rana mengutip cerita suaminya, dosen ini berkata: “Saya tahu Alkuran salah, tetapi kita harus percaya kepadanya. Kita harus menerima itu karena takut akan hukuman dan reaksi orang lain atau takut kehilangan pekerjaan.’ Dan dosen ini menambahkan, ‘Waktu ujian kamu harus menjawab seperti yang saya ajarkan, bukan yang Alkuran ajarkan!’

Khaled bertanya kepada pakar agama Islam tentang masalah di buku ilmiah tersebut, mereka tidak bisa menjawab. Lalu ia menulis pertanyaan ke Dr. Zendani, Rana juga melakukan hal sama kepada sejumlah Syeikh, berharap ia bisa menyelamatkan suaminya kembali percaya Alkuran. Tidak ada jawaban sama sekali dari mereka kepada pasangan ini.

Rana menceritakan kekecewaannya pada sikap Muhammad terhadap seorang Muslim yang buta di Kitab ’Abasa (Dia Bermuka Masam / He Frowned/ Surah 80); “Muhammad lebih memperdulikan orang-orang kaya yang bukan Muslim daripada Muslim buta yang miskin ini,” Rana berkata dan mengkisahkan isi kitab: “Ceritakan padaku tentang Islam, saya ingin tahu! orang buta ini berkata. Lalu Muhammad yang sedang berbicara dengan orang-orang kaya tersebut berpaling dengan muka masam menegur orang miskin yang buta tersebut.

Rana membandingkan kisah di atas ini dengan reaksi Yeshua terhadap orang-orang buta. Yeshua lebih dari sekedar perduli, Dia menyembuhkan mereka. Rana juga membandingkan kedua tokoh tersebut bagaimana mereka berurusan dengan wanita yang tertangkap berzinah. Baca Injil Yohanes pasal 8.

Ketakutan ancaman api Neraka yang Rena terima saat remaja tersebut lenyap seketika ketika ia mendengar suara di dalam hatinya, “Bukalah pintu bagi Ku, putri-Ku, kekasih-Ku.” Lalu Rana merendahkan hatinya. Melalui pertolongan suaminya, Khaled memimpin Rana berdoa untuk menerima dan mengakui Yeshua ha Mashiah adalah raja dalam hidupnya

“Ia (suaminya) sangat senang dan melap air mata saya dan ia menangis bersama saya, lalu kami berlutut bersama dan ia memohon dan berdoa. Dan ketika ia menutup doanya dalam Nama Yeshua ha Mashiah, saya berkata Amin dengan setulus hati.

Saat itu juga saya merasakan Roh Adonai turun ke atas diri saya dari kepala sampai ke ujung kaki dan berkata kepada saya, “Akulah Dia.” Saya menerima-Nya dan segera membuka hijab saya sebagai ungkapan “Dahulu aku buta dan sekarang melihat!” Saya sungguh bahagia dan ingin seluruh dunia mengetahuinya

Khaled memohon orang-orang percaya berdoa bagi keluarganya, agar mereka juga kelak menerima anugerah keselamatan yang besar tersebut.

Saksikan video wawancara mereka di sini. Terima kasih untuk Bird Church yang yang memberi teks terjemahan Bahasa Indonesianya!

Keluarga Khaled Muslim Dari Arab Memutuskan Tinggalkan Islam Dan Menjadi Pengikut Kristus

Hak cipta dari artikel ini dimiliki oleh penjalabaja.wordpress.com. Artikel ini boleh diperbanyak dengan syarat alamat blog disertakan dengan lengkap dan bukan untuk tujuan komersial. Persiapkan Jalan Bagi Raja

Ex-Muslim Iran dahulu menyerukan ‘mampus Amerika!’ Sekarang, menyelamatkan bangsanya

Ketika Yeshua sedang berjalan menyusur danau Galilea, Ia melihat Simon dan Andreas, saudara Simon. Mereka sedang menebarkan jala di danau, sebab mereka penjala ikan. Yeshua berkata kepada mereka: “Mari, ikutlah Aku dan kamu akan Kujadikan penjala manusia.” Lalu merekapun segera meninggalkan jalanya dan mengikuti Dia. (Markus 1:16-18)

“Selama dua tiga hari sedih tersebut … saya merasa saya mendengar suara Elohim dalam hatiku bahwa mereka yang membunuh saudara-saudaraku bukanlah musuhku. Ada satu musuh, itu adalah Setan. Mereka tertangkap dalam tangan-tangan musuhku,” Dr. Hormoz Shariat berkata mengingat kematian saudara kandungnya di tangan pemerintah islam Iran

Dr. Hormoz Shariat memiliki misi menolong membawa para Persian (nama asli dari Iran) kepada iman Kristen. Ia pendiri dari Iran Alive Ministries, ia telah menyebar Injil bertahun-tahun dengan kreatif; melalui pemancara satelite, pelayanan pelatihan dan innovasi lainnya.

Hormoz seorang asli Persian dan ex-Muslim, dahulu ia ikut menyerukan “mampus Amerika!” di jalan-jalan kota Iran. Seluruh kehidupan Shariat berubah ketika ia meninggalkan Iran ke Amerika untuk kuliah saat itu sedang berlangsung Revolusi Islam Iran.

Hormoz berkata pelayanannya mulai berakar setelah adik laki-lakinya usia 16 tahun ditahan pemerintah Iran, setelah dua tahun dipenjara pemerintah menghukum mati adiknya. Ia bercerita kisah yang menyedihkan tersebut

Suatu hari mereka mengeksekusi dia. Mereka berkata, “Datanglah dan ambil tubuhnya. Kami tembak dia dan ngomong-ngomong kalian harus membayar kami untuk membunuh dia.”

Tragisnya, para pegawai pemerintah Iran menuntut kedua orang tuanya bahwkan membayar atas peluru-peluru tersebut. Ketika ditanya bagaimana Shariat menangani untuk tidak dikuasai kebencian, ia mengingat saat itu ia hanyalah seorang Kristen baru.

Kesaksian perjalanan iman Hormoz Shariat bertemu Yeshua Ha Mashiah

“Itu sungguh tidak mudah. Bermasalah …., saya sedih” ia ingin jujurnya membalas dendam, namun ia teringat pesan Injil.

“Selama dua tiga hari sedih tersebut … saya merasa saya mendengar suara Elohim dalam hatiku bahwa mereka yang membunuh saudara-saudaraku bukanlah musuhku. Ada satu musuh, itu adalah Setan. Mereka tertangkap dalam tangan-tangan musuhku,” Hormoz berkata

Bacaan berkait:

Jadi, sebagai ganti balas dendam, Shariat memilih belas kasihan dan kasih. Dan sementara ia sudah memiliki semangat untuk menginjil, kematian adiknya memberi ia missi yang benar menyebarkan Injil kepada satu juta Muslim. Beberapa tahun kemudian, ia sekarang telah membagikan Alkiab kepada jutaan Muslim.

Pelayanannya, Iran Alive Ministries menjangkau seluruh Timur Tengah, namun khususnya ke orang-orang berbahasa Farsi.

Ia tinggal di AS, Hormoz berkata ia sering menerima ancaman mati oleh sebab pelayanannya tersebut- namun ia tidak mundur. Ia berkata, “Yeshua merubah kehidupan-kehidupan. Dia merubah kehidupan kita … masyarakat kita!”

IKUTLAH SERTA DALAM KERETA KENCANA, Bg. 1 (T.L Osborn, buku elektronik lengkap; Teknik Penginjilan)

Diterjemahkan dari Ex-Muslim Once Chanted ‘Death to America!’ Now, He’s Saving Iranians Billy Hallowell 15 Mai 2020 Breaking Christian News.com

Hak cipta dari artikel ini dimiliki oleh penjalabaja.wordpress.com. Artikel ini boleh diperbanyak dengan syarat alamat blog disertakan dengan lengkap dan bukan untuk tujuan komersial. Persiapkan Jalan Bagi Raja

Finding the Joy you’ve Always Wanted by Dr. Michael Youssef, free book

Dr. Michael Youssef, founder of Kingdom Sat  or Al Malakoot Sat (Arabic), says in his book:

Only Two Categories: LOST OR FOUND. Every person falls into one of these categories: lost or found. There is no such thing as being a “little bit lost” or “a little bit found” when it comes to your spiritual condition and your relationship with God. Spiritually, each of us is lost or found.

Principle 1: GOD WANTS YOU TO BE FOUND
Principle 2: GOD ASKS ONLY THAT WE ACCEPT WHAT HE OFFERS
Principle 3: GOD WILL ONLY RESTORE WHAT WE WILLINGLY YIELD TO HIM

Reed the book in PDF for free (in English and Arabic)

Hak cipta dari artikel ini dimiliki oleh penjalabaja.wordpress.com. Artikel ini boleh diperbanyak dengan syarat alamat blog disertakan dengan lengkap dan bukan untuk tujuan komersial. Persiapkan Jalan Bagi Raja

 

Fatimah sangat tertekan, Yeshua Ha Mashiah menjawab doanya melalui mimpi!!

Marilah kepada-Ku, semua yang letih lesu dan berbeban berat, Aku akan memberi kelegaan kepadamu. Pikullah kuk yang Kupasang dan belajarlah pada-Ku, karena Aku lemah lembut dan rendah hati dan jiwamu akan mendapat ketenangan. Sebab kuk yang Kupasang itu enak dan beban-Kupun ringan.” (Injil Matius 11:28-30)

Hak cipta dari artikel ini dimiliki oleh penjalabaja.wordpress.com. Artikel ini boleh diperbanyak dengan syarat alamat blog disertakan dengan lengkap dan bukan untuk tujuan komersial. Persiapkan Jalan Bagi Raja

Muslimah Indonesia, Jeshha terharu Adonai Yeshua berkata, “Ikutlah Aku!”

Kata Yeshua kepadanya: “Jikalau engkau hendak sempurna, pergilah, juallah segala milikmu dan berikanlah itu kepada orang-orang miskin, maka engkau akan beroleh harta di sorga, kemudian datanglah ke mari dan ikutlah Aku.” (Injil Matius 19:21)

Hak cipta dari artikel ini dimiliki oleh penjalabaja.wordpress.com. Artikel ini boleh diperbanyak dengan syarat alamat blog disertakan dengan lengkap dan bukan untuk tujuan komersial. Persiapkan Jalan Bagi Raja

 

Muslimah, Priskilia Soraya, bermimpi aneh; ibadah ruhkiah tidak mampu mematahkan imannya kepada Yeshua

“… bangsa yang diam dalam kegelapan, telah melihat Terang yang besar dan bagi mereka yang diam di negeri yang dinaungi maut, telah terbit Terang.” (Injil Matius 4:16)

Hak cipta dari artikel ini dimiliki oleh penjalabaja.wordpress.com. Artikel ini boleh diperbanyak dengan syarat alamat blog disertakan dengan lengkap dan bukan untuk tujuan komersial. Persiapkan Jalan Bagi Raja

Lee, pemuda Irlandia sekarat mati karena COVID-19, tapi ‘Elohim mengirim seorang pembersih’

“Jangan bilang padaku bahwa Elohim tidak tahu. Elohim mengetahui setiap kebutuhan kita. Dia mengetahui setiap hasrat kita. Elohim adalah Elohim, rekan-rekan, yang bersifat pribadi. Dan Dia mengetahui hasrat terdalam hati kita,” Lee, Irlandia. Ini kesaksian Lee yang baru saja sembuh dari infeksi Virus Corona atau COVID-19 di Iralandia. Bagaimana Elohim secara ajaib menjawab doanya ketika ia sedang terisolasi dan hampir mati, namun Elohim mengutus seorang pembersih ruangan. Sumber: The Normal Christian Life (YouTube video)

“Mintalah, dan itu akan diberikan kepadamu, carilah, dan kamu akan mendapatkan, ketuklah, dan itu akan dibukakan bagimu,” Yeshua Ha Mashiah (Matius 7:7)

Lee di rumah sakit dalam kondisi kritis karena COVID-19
“Saya berada di bawah tekanan luar biasa. Mendapat selang (IVs) dan semua yang mereka perlu lakukan,” kenangnya. “Tetapi saya ingat malam-malam itu khususnya, berseru dengan sungguh kepada Adonai dan meminta Dia untuk menolong membantu saya. Dan meminta Dia untuk bahkan secara supernatural hanya melakukan sesuatu yang dapat mendorong saya dan membawa saya melewati (masa sulit tersebut).

Bertemu Pembersih Rumah Sakit
Sementara bertarung dengan virus tersebut, ia mengalami malam-malam yang mengerikan. Ia berada dalam ruang isolasi, dimana tidak seorangpun diijinkan masuk ke dalam.

“Ketika tidak ada seorangpun, tidak ada pendeta, tidak ada teman, tidak ada anggota keluarga. Ketika tidak seorangpun  diijinkan masuk, Elohim telah mengirim seorang pembersih,” Lee bercerita

Pembersih tiba-tiba masuk dan Lee menggambarkan dia sebagai “sebuah pancaran sinar matahari.” Pembersih ini berbicara kepada dia dan menguatkan dia. Dan ketika ia hendak pergi, ia kembali lagi. Kemudian pembersih ini secara mengejutkan menbagikan pengalamannya sebagai seorang missionari di Negeria selama 14 tahun.

“Ia mulai bercerita bagaimana Elohim menyelamatkan banyak, banyak jiwa melalui pelayanannya. Dan hanya dua tahun terakhir ia balik pulang ke Irlandia  Utara,” Lee berkata

Mendengarkan Kasih Elohim
Misionari menguatkan Lee dan bercerita tentang kasih Yeshua, dan kasih Elohim. Tertegun dan kagum dengan apa yang ia dengar, ia berkata sambil menangis,
“Wau. Ketika Elohim perlu mengjangkau mu, Dia tahu dengan pasti siapa orang yang tepat. Dan di saat–saat seperti itu adalah seorang pembersih. Tidak seorang pun dapat masuk, Elohim telah mengirim seorang pembersih.”

Missionari ini bahkan mendoakan dia dan meminta Roh Kudus mengunjungi Lee dan menyembuhkan tubuhnya dan menyentuh saluran-saluran pernapasannya.

“Ia berdiri di pintu masuk dan memohon Elohim Yang Mahakuasa untuk menyelamatkan kehidupanku dan terus memakaiku. Lalu ia pergi,” Lee cerita.

Dari waktu ke waktu missionari ini melewati kamarnya, melalui jendela kaca memberi tanda jempol tangan (“Bagus!”) kepadanya.

Mulai sembuh

Juga, pada malam yang sama itu, kesehatan Lee mulai berbalik membaik, “Dapatkah ini akibat doa seorang pembersih tersebut?” Lalu kekuatan Lee pulih dan juga nafsu makannya. Pada suatu kesempatan, ia memohon kepada Elohim secara khusus sebuah makanan yang ia secara khusus dambakan.

“Saya memohon kepada Adonai karena tidak ada yang bisa datang ke saya. Saya berkata, ‘Adonai, jika itu mungkin, bolehkan Engkau memberikan saya sebuah paket kripik koktail udang dan sebotol kaleng Cola?’

Keesokan paginya, pembersih itu datang dan membawa sebuah bungkusan, berkata, “Ini adalah sebuah hadiah dari Adonai!”

Dia terkejut ketika apa yang ada di dalamnya adalah dua buah jeruk, sebuah kaleng Coke, dan sebungkus keripik koktail udang.

“Jangan bilang padaku bahwa Elohim tidak tahu. Elohim mengetahui setiap kebutuhan kita. Dia mengetahui setiap hasrat kita. Elohim adalah Elohim, rekan-rekan, yang bersifat pribadi. Dan Dia mengetahui hasrat terdalam hati kita,” Lee berkata kepada pendengarnya melalui video buatannya sendiri.

Lee kemudian berterima kasih kepada pembersih dan memberi pesan kepada para penonton kesaksiannya ini
Terima kasih untuk mendengarkan suara Elohim dan menjangkau seorang seperti aku.
Dan bagi anda yang telah selamat, tetaplah memandang kepada Dia, alihkanlah pandanganmu kepada Dia.
Dan bagi kamu yang belum megenal Yeshua Ha Mashiah, aku ingin menguatkanmu, angkatlah matamu dan lihatlah ke langit dan dengan seruan dari hatimu, katakan, “Elohim belas-kasihanilah aku, seorang berdosa.” Dan pulang ke rumah dibenarkan, bersih tanpa dosa.
Kiranya Elohim memberkatimu dan kiranya kamu tahu kasih Yeshua dan kuasa Roh Kudus. Juruselamat yang luar biasa. Amin

 

Hak cipta dari artikel ini dimiliki oleh penjalabaja.wordpress.com. Artikel ini boleh diperbanyak dengan syarat alamat blog disertakan dengan lengkap dan bukan untuk tujuan komersial. Persiapkan Jalan Bagi Raja

India: Kesembuhan ajaib setelah aniaya berat meyakinkan para dokter akan kuasa Yeshua; pendeta ini memimpin lebih dari 500 pekerja Rumah sakit Hindu percaya kepada Yeshua

Berbahagialah orang yang dianiaya oleh sebab kebenaran, karena merekalah yang empunya Kerajaan Sorga. Berbahagialah kamu, jika karena Aku kamu dicela dan dianiaya dan kepadamu difitnahkan segala yang jahat. Bersukacita dan bergembiralah, karena upahmu besar di sorga, sebab demikian juga telah dianiaya nabi-nabi yang sebelum kamu.”  (Matius 5:10-12)

Orang India[Gereja Kristen India bertumbuh dan teraniaya]
Sementara melayani sebuah gereja rumah terdiri dari 40 orang Kristen baru di sebuah wilayah yang sangat miskis di sebuah wilayah yang mayoritas beragama Hindu, India utara. Tiba-tiba mereka diserang secara brutal, dan difonis dokter pendeta Kumar tidak memiliki harapan untuk hidup kembali.

Pendeta Kumar telah diperingati beberapa kali untuk menghentikan pelayanannya, namun ia terus kerja tanpa kenal lelah dan bertambah sukses. Pada ibadah terakhir sebelum aniaya besar terjadi, anggota jemaatnya telah mencapai 40 orang yang setia. Ketika ibadah itu hampir berakahir sejumlah radikal Hindu menyerbu rumah dimana mereka sedang beribadah.

Mereka memukuli Pendeta Kumar dengan pipa-pipa besi sampai ia terbaring penuh darah dan tidak sadarkan diri, mereka juga menganiaya jemaat, tiga diantaranya mengalami luka-luka yang serius. Keempat orang ini dilarikan ke Rumah Sakit dalam kondisi yang kritis, bahkan selama 48 jam.

Mendengar berita sedih ini, Pendeta Paul dan Peter Haneef, dan sejumlah pemimpin organisasi Alkitab untuk Timur Tengah (The Bibles for Mideast), induk organisasi dari Gereja Kumar dan sekaligus Sekolah Alkitab ia berasal, berangkat segera untuk perjalanan panjang ke India utara dengan kereta api. Mereka mengadakan doa dan puasa di sebuah rumah dari anggota Gereja bawah tanah tersebut.

Hari pertama, Pendeta Kumar bisa membuka matanya, dan di hari ketiga ia mampu berbicara. Saat berita ini ditulis (27/9/2019) mereka bertiga masih tetap berada di Rumah Sakit.

[Malaikat nampak dilangit, menghibur dan lokal Hindu bergabung; para dokter mengakui kuasa mujizat kesembuhan]
Seminggu setelah penyerangan, anggota Gereja lainnya yang hidup terancam sedang berjalan, mereka melihat suatu penglihatan yang menakjubkan: Seorang malaikat perang sedang bergerak dan menari. Orang-orang Hindu setempat yang turut menyaksikan penglihatan tersebut menjadi kurang berlaku kasar atas orang-orang Kristen tersebut. Sebelumnya mereka selalu marah besar ketika melihat adanya ibadah Kristen, sekarang bahkan beberapa dari mereka bergabung menyembah Elohim secara rahasia.

Dua minggu kemudian, ketiga rekan mereka telah keluar dari Rumah Sakit, namun Pendeta Kumar tetap tinggal, untuk perawatan lebih lanjut. Sebelumnya ia telah mengalami beberapa operasi, salah satunya tulang belakangnya; para dokter tidak yakin apakah ia bisa berjalan kembali.

Hari Jumat (9 November) ia dinyatakan boleh keluar dari Rumah Sakit; namun ia merasakan sakit yang aneh pada bagian belakangnya. Hasil X-Ray, para dokter memutuskan untuk ia dioperasi kembali, jika tidak akan berakibat serius seumur hidupnya.

Pendeta Kumar telah tahu bahwa Tuhannya dapat menyembuh dia. Dia berkata kepada para dokter tersebut – yang adalah fundamental Hindu – bahwa Adonai Yeshua akanlah mengurangi sakitnya, melalui doa-doa anak-anak-Nya, bahkan menyembuhkan dia secara sempurna. Kemudian pendeta ini membagikan kesaksian hidupnya sendiri dan pengalaman-pengalaman lainnya yang ia telah alami dari Adonai. Dari masa kanak-kanak sampai ia lulus sekolah Alkitab.

Para dokter menunggu hasil x-ray lainnya sampai minggu depan … jadi Pendeta Paul, menyadari hal ini, ia mengirim berita permintaan doa kepada jemaat.

“Biarlah mereka percaya Yeshua adalah Adonai dan Penyembuh yang perkasa. Kita percaya Adonai kita tidaklah akan mengijinkan anak-anak-Nya ada dipermalukan di depan para orang tidak percaya dan para pengejek.”

Hari berikutnya, para dokter terperanjat mereka tidak menemukan luka-luka, “Mungkinkah sesuatu ada salah pada mesin x-ray mereka?” nampaknya mereka berpikir.

“Tidaklah diragukan, itu adalah karena pekerja ajainb Adonai saya!,” pendeta Kumar meyakinkan mereka; menambahkan: “Percayalah kepada Dia untuk juga menjadi Adonai kalian. Terimalah Dia, maka kalian akan melihat banyak, banyak keajaiban.”

Mereka tidak berargumen. Mereka memutuskan menunggu dan melakukan tes kembali di hari berikutnya.
Jumat paginya, hasil x-ray menunjukan hasil yang sama. Mereka mengakui dan berkata, “Itu adalah sebuah mujizat besar dari Adonai kamu. Kami sekarang percaya pada pekerjaan-pekerjaan mulia-Nya.”

[Mintalah, maka kamu akan menerima!, aniaya yang membuahkan jiwa-jiwa baru]
“Dapatkah kalian mengatus sebuah pertemuan bagi saya di Rumah Sakit ini dengan para pekerja? Saya ingin membagi kesaksian saya kepada mereka,” Pendeta Kumar memohon dengan berani.

Mereka perlu minta ijin kepada para pengurus RS, para dokter berkata. Sorenya ia mendapat kabar: ijin diberikan! Dua jam berikutnya pertemuan akan dibuat.

Kumar segera menghubungi Pendeta Paul dan Pendeta Peter Haneef untuk dukung doa. Ia dan seorang anggora gereja kemudian berlutut di ranjang RS tersebut berdoa sungguh-sungguh untuk acara dua jam dimuka tersebut, mengabaikan makan sore mereka. Mereka kemudian langsung menuju ruang pertemuan

Lebih dari 500 orang hadir – para suster, para suster pelajar, para dokter dan karyawan lainnya – duduk menunggu untuk mengetahui mengapa mereka telah dikumpulkan. Hampir semuanya orang Hindu.
Dokter bedah Pendeta Kumar memperkenalkan dia kepada semua hadirin. Pendeta ini memulai dengan sebuah lagu dan doa.

Ia menceritakan pendidikannya, perpindahannya dari keyakinan Hindu, dan diikuti dengan sebuah presentasi Injil yang sangat luar biasa. Sebuah jarum jatuh akanlah terdengar di seluruh ruang pertemuan tersebut; semuanya diam terpesona. Ketika ia menyimpulkan, Roh Kudus menuntun dia ke langkah lebih lanjut.

“Silahkan berdiri, jika kalian sungguh-sungguh berkehendak menerima Yeshua ini sebagai Adonai dan Juruselmat kalian,” Setiap orang melihat sekeliling pada satu sama lainnya, namun tidak seorangpun berdiri.

Lalu ia ulangi lagi. Kemudian, seorang wanita muda yang berdiri di baris depan mengangkat tangan dan berdiri. Perlahan-lahan, seorang demi seorang, semuanya berdiri: para dokter, para suster, karyawan administrasi – pendek kata, semua hadirin.

Pendeta meminta mereka menutup mata mereka dan meletakkan kedua tangan mereka pada dada mereka, dan berkata dengan suara keras untuk menerima Yeshua masuk ke dalam hati mereka.

Sebab jika kamu mengaku dengan mulutmu, bahwa Yeshua adalah Adonai dan percaya dalam hatimu, bahwa Elohim telah membangkitkan Dia dari antara orang mati, maka kamu akan diselamatkan. Karena dengan hati orang percaya dan dibenarkan, dan dengan mulut orang mengaku dan diselamatkan.  (Roma 10:9-10)

“Saya menerima Meshiah Yeshua, satu-satu Putra Bapa Sorgawi sebagai Adonaiku dan Juruselamatku. Adonai Yeshua yang telah turun dari Sorga dan tersalib pada salib Kalvari. Mati dan bangkit kembali dari kematian untuk memberi saya keselamatan dan kehidupan kekal. Saya percaya dalam Dia dan menerima Dia sebagai Adonai dan Juruselamatku.”

Pendeta Kumar kemudian berdoa bagi mereka semua. Seorang dari para dokter datang mengucapkan terima kasih, dengan cucuran air matanya, berkata, “Dari sekarang dan seterusnya saya tidak akan lagi menyembah berhala apapun. Dan hanya akan menyembah Yeshua.” Dan ia kembali berterima kasih.

Ketika pertemuan itu berakhir pada pukul 4:30 sore, setiap orang maju kedepan memohon, jika mereka bisa diberikan Alkitab. Tentu, saat itu ia tidak memilikinya, namun kami berdoa untuk hal itu bisa terwujud.

Pendeta Kumar kemudian keluar dari RS, kembali kerumahnya dan keluarganya pagi ini. Harap tetaplah berdoa dan menjaganya di hati kalian pelayanan yang baru dan sedang berkembang ini. (16 November 2019)

Sumber berita:

Baca lebih lanjut

Kanye West, rapper terkenal, “Saya sekarang Kristen lahir baru!”

“Akulah pokok anggur yang benar dan Bapa-Kulah pengusahanya. Setiap ranting pada-Ku yang tidak berbuah, dipotong-Nya dan setiap ranting yang berbuah, dibersihkan-Nya, supaya ia lebih banyak berbuah. (Yohanes 15:1-2)

Kanye Wast aktor musik Rap menjadi Kristen lahir baru

Kanye West, Kristen rapper

“Terima kasih untuk menyelamatkanku, … Ketika saya menemukan tentang Engkau, saya telah menjadi lebih dekat dengan anak-anakku, dengan keluargaku, sebab iblis telah membuatku mengejar patung emas, mobil-mobil, …” billioner ini berdoa pada acara kesaksiannya di sebuah Gereja di Atlanta, ibukota Georgia.

Kanye West adalah seorang pria usia 40an yang terkenal dalam dunia musik Rap, istrinya Kim Kardashian West, juga seorang wanita bisnis, model dan pribadi terkenal di dunia media sekuler Amerika, tambahan dari itu Kanye memiliki usaha sepatu Yeezy, – yang diharapkan menghasilkan 1,5 trilyun dollar pada penjualan tahun ini, majalah Forbes menulis (Agustus 2019).(1)

Tahun 2016, Kanye pergi ke sebuah rumah sakit di Los Angeles untuk sebuah check-up bagi dirinya sendiri; ternyata ia mengalami penyakit kejiwaan: bipolar disorder.(2) Ia dipaksa menbatalkan perjalanan konser musiknya.

Sementara ia beristirahat di rumah sakit, untuk pemulihan kesehatannya, Elohim yang Mahapengasih membawa Kanye kepada kenangan manis masa kecilnya

Satu-satunya Superstar adalah Yeshua – Kanye West

“Saya ingat ketika duduk di rumah sakit UCLA, dimana ada foto tentang saya  menggambar sebuah gereja dan menulis untuk memulai sebuah gereja. Bahkan setelah itu, saya membuat album The Life of Pablo; saya berkata, ‘Ini adalah sebuah album Injil!’ saat itu saya tidak tahu bagaimana tepatnya membuat sebuah album Injil. Orang-orang Kristen yang ada di sekitar saya adalah orang-orang yang dipukuli ke dalam penundukan oleh masyarakat untuk tidak bersuara dan memberitakan Injil kepada saya sebab saya saat itu adalah seorang superstar. Tetapi satu-satunya superstar adalah Yeshua.”
“Setiap saat aku berdiri (tanpil dipanggung), aku membuat sebuah garis di atas pasir dan berkata ‘aku berada di sini dalam pelayanan bagi Elohim.’
“Ayahku membawa aku ke gereja tiga kali seminggu, ibuku membawa aku ke gereja dua kali seminggu. Sekarang saya memiliki sebuah keluarga, ada sebuah tanggung jawab pada ku untuk ada seperti ibu dan ayahku,” ia menambahkan. – Itu adalah kesaksian Kanye di gereja besar di Texas, saat ia diundang oleh Pendeta Joel Osteen untuk bersaksi di ibadah Mingguan. Saya bisa katakan, pernyataaKanye dan Kim pada acara Pembaptisan di Gereja Kerasulan Armenian Kanye ini adalah sebuah teguran sekaligus dorongan semangat dari Elohim sendiri bagi pendeta Osteen untuk ia tidak takut menyatakan pribadi Yeshua dan Injilnya kepada masyarakat umum.(3)

Sebulan sebelumnya, Kanye secara terus terang menceritakan siap dirinya sekarang ini pada sebuah acara pertunjukkan music.

Saya sekarang Kristen lahir baru, Kanye bercerita kepada rekan musik Repnya, Nicki Minaj; dan Nicki berkata kepada pendengarnya: 2Terkadang dalam bisnis musik, kita berpikir para artis lainnya tidaklah percaya Elohim atau tidak rohaniwan sebagaimana kita … dan ia bercerita pada ku dia adalah seorang Kristen lahir baru sekarang.” , lalu kemudian mengakui “saya telah melihat kedamaian yang ia miliki mengatasi segala sesuatu.”(4)

Kesaksian dua orang terkenal Amerika lainnya:

Ribuan orang telah terinpirasi dengan imannya, dan sepuluh ribu Alkitab telah dikirim secara cuma-cuma kepada para penggemar Kanye. Menurut Christian Headlines, kutip:

Kanye West adalah nomor 1 topik yang sedang trend di Google pada hari ia meluncurkan albumnya, 25 Oktober, sementara Jesus di urutan nomor 4, menurut datanya Google. Pada pencarian tertentu, Jesus is King (nama lagu ciptaan Kanye) urutan ke empat dan apa yang orang Kristen percaya? juga popular pada minggu tersebut.

Tonton clip ini di mana istrinya bersaksi tentang Kanye dan cara penginjilannya di sebuah MSM ABC News.

Elohim YAHWEH adalah Elohim yang sangat kreatif, di abad pertama, Dia memakai Saulus, Yahudi kelahiran Tarsis (Syria) yang saat itu terkenal di kalangan masyarakat Yahudi penganut Yudaisme di Israel dan sekitarnya; Adonai Yeshua membuat Saulus buta, saat ia menuju Damaskus untuk melanjutkan program penangkapan bagi semua pengikut umat-Nya. Melalui Saulus yang sama, berita Kerajaan Sorga tersiar di banyak wilayah jajahan Romawi baik bagi orang Yahudi maupun bukan Yahudi. Sekarang di abad 21, Adonai memakai Kanye West dan isterinya yang terkenal di kalangan musik sekuler dan masyarakat sekuler Amerika sehingga masyarakat Holywood dan masyarakat Mainstream Media (MSM) bisa mendengar berita Injil!(5)

Film seri Alkitab: Paul Apostle of Christ Paulus, Rasul Ha Mashiah

Kim Kardashian West on Kanye Sunday Service, Health, Grief

Kimberly sendiri, Oktober lalu dibaptis Bersama dengan tiga anaknya, saat ia berkunjung ke Armenia, negara asalnya, di Gereja Kerasulan Armenia, gedung Gereja ini dibangun di tahun 303 AD.(6)

Rekamam album  terakhir Kanye “Jesus is King” – sebuah lagunya Use This Gospel – telah mendominasi dunia musik rohani, masuk kedalam 10 daftar teratas pada Billboard’s Hot Christian Songs dan pada Hot Gospel Songs.

Lebih dari 50 kesaksian lainnya klik Daftar Isi I: KESAKSIAN BERTEMU YESHUA

Catatan kaki:

  1. Kanye West Says ‘Radical Obedience To Christ’ Got Him Through His Mental Illness
  2. 2. Bipolar disorder, dikenal juga sebagai manic depression, sebuah penyakit mental yang membawa dua perasaan yang sangat menderita dan nyaman yang kontras. Adanya dua “kutub” (pole) perasaan pada orang yang sama, sebab itu disebut bipolar disorder. Tanda-tanda dari penyakit ini bisa dibaca di sini What are the Symptoms of Bipolar Disorder
  3. 3. ‘The Only Superstar Is Jesus’: Kanye West Speaks to Joel Osteen About Faith and Family
  4.  I’m Now A Born-again Christian – Kanye West Told Nicki Minaj
  5. American Bible Society Ships out 10,000 Free Bibles to Kanye Fans as Requests Exceed Expectations
  6. Kim Kardashian is Baptized With Her Children in Armenian Cathedral, Posts Beautiful Ceremony Photos
Hak cipta dari artikel ini dimiliki oleh penjalabaja.wordpress.com. Artikel ini boleh diperbanyak dengan syarat alamat blog disertakan dengan lengkap dan bukan untuk tujuan komersial. Persiapkan Jalan Bagi Raja

 

Hukum Baru RRC: Penganiayaan Terhadap Kristen Terburuk Sejak Budaya Revolusi Mao

Yeshua Ha Mashiah: Semuanya itu Kukatakan kepadamu, supaya kamu beroleh damai sejahtera dalam Aku. Dalam dunia kamu menderita penganiayaan, tetapi kuatkanlah hatimu, Aku telah mengalahkan dunia.” (Yohanes 16:33)

Gedung Gereja dihancurkan di Cina“Tanggal 1 Oktober 2019 menandai peringatan tahunan kebrutalan ke-70 tahun Komunis merebut Cina.” Reggie, Pekerja WND.com menulis. Laporan terbaru dan langsung tentang kehidupan Gereja dari seorang pengacara hukum Kristen yang pernah kerja di Pemerintah Komunis Republik Rakyat Cina (RRC). Artikel ini saya terjemahkan selengkap aslinya: China’s new law: Christian persecution worst since Mao’s Cultural Revolution. WND.com adalah situs Kristen Amerika Serikat yang terkenal setia membela nilai-nilai moral dan ajaran Yudeo-Kristianiti. Kalima dalam [kurung siku berasal dari saya]. YBU dan berdoalah bagi Gereja-gereja di RRC.

Jumat malam, [Reggie berkata] saya menerima sebuah panggilan telepon yang sedih, memohon saya untuk menulis tentang keadaan Gereja Kristen di Cina. Penelepon (yang nama atau lokasi saya tidak dapat membocorkan demi perlindungannya) adalah seorang pengacara di Cina yang telah bekerja di dalam sistem pengadilan Cina. Ketika wanita ini menjadi seorang Kristen, bagaimanapun, ia menyadari bahwa ia tidak bisa mengkompromikan imannya dan bergabung dengan Partai Komunis resmi yang atheis, sebagaimana semua hakim diharapkan untuk melakukannya di Cina.

Dia menjelaskan bahwa tiga buah gereja-rumah besar di kotanya menghadapi penganiayaan di Provinsi Guangdong (Kanton). Yang satu dipaksa untuk mendaftar pada pemerintah Cina dan menerima risiko berat pengawasan. Dua lainnya, yang menolak untuk mendaftar, tidak lagi diizinkan berkumpul bersama untuk beribadah. Mereka telah dibubarkan. Dia memohon kepada saya untuk menulis tentang penganiayaan gereja-rumah Kristen di Cina, khususnya di Guangdong.

Sewaktu saya mendengarkan kisah yang berapi-api dan menyedihkan ini, saya memikirkan tentang orang Kristen di dalam katakombe-katakombe [goa-goa di bawah tanah] di Roma kuno. Orang Kristen di Cina sedang didorong ke dalam katakombe-katakombe. Kediktatoran Cina ingin menganiaya mereka dalam kegelapan [dengan sembunyi-sembunyi]. Terima kasih kepada wanita pemberani yang menelepon saya Jumat malam, kita menyiarkan cahaya pada kebenaran yang jelek dari apa yang terjadi pada orang beriman di Cina.

Ilusi bahwa pemerintah Cina adalah teman baik hati kita perlu ada dipatahkan. Partai Komunis Cina ini adalah sebuah rezim yang brutal dan totaliter. Diplomasi perdamaian telah gagal. Semua pemerintah yang berhati nurani perlu berdiri kuat melawan kekejaman hak asasi manusia yang mengerikan dari rezim yang merusak ini.

Saya berjanji untuk mempublikasikan pernyataan wanita ini, dengan kata-katanya sendiri:

Reggie, tolong katakan kepada dunia tentang penderitaan mengerikan orang-orang Kristen di Cina. Telah ada revisi yang keras terhadap peraturan-peraturan tentang beragama di Cina, dan pemerintah Cina telah memperketat kontrol-kontrolnya di semua agama, termasuk umat Kristen.

Orang-orang asing melihat Shanghai dan terkesan dengan kekayaan dan penampakan modernitas dari Cina. Tapi mereka tidak melihat kekejaman mengerikan yang dilakukan di “kamp-kamp cuci otak” di Xinjiang, di kalangan para Muslim Uyghur. Dan mereka juga tidak melihat bagaimana orang Kristen dianiaya.

Sebagai seorang pengacara di Cina, saya bekerja erat dalam sistem pengadilan. Sistem pengadilan Cina bukanlah sebuah cabang independennya pemerintah, seperti sistem pengadilan Amerika. Tidak ada pemisahan kekuasaan di Cina. Pengadilan Cina dikendalikan oleh pemerintah. Mereka dirancang untuk melaksanakan kebijakan nasional, bukan keadilan.

Di pengadilan-pengadilan, saya diberitahu bahwa Kristianiti adalah “candu/opium rakyat,” dirancang untuk mencemari pikiran Cina dan menggulingkan pemerintah Komunis. Pemerintah Cina dan sistem pengadilan menganggap Kristianiti sebagai ancaman, musuh, karena Komunisme adalah ateis, dan mereka percaya bahwa Kristianiti akan membuat negara tidak stabil. Mereka ingin Kristianiti tetap kecil.

Hal ini berlaku untuk semua agama. PKC juga sangat menganiaya penganut Buddha Tibet, para Muslim Uighur dan fpara praktisi Falun Gong. Siapapun yang menyembah suatu makhluk ilahi adalah musuh dari Partai Komunis Cina.

Ketika PKC menangkap seorang pendeta, tuduhan pidananya adalah bahwa ia adalah seorang “pengkhianat” yang “mengancam keamanan nasional.” Para Pendeta ini tidak memiliki hak untuk mendapat perwakilan hukum. Jika mereka memiliki seseorang yang cukup berani untuk menjadi pengacara mereka, pendeta dapat dipukuli sebelum melihat pengacara tersebut. Dan pengacara mereka dapat dipukuli juga.

Bacalah juga:

Meskipun beberapa adalah orang-orang Kristen sungguhan, banyak pejabat pendeta, dari gereja yang terdaftar adalah bukan orang beriman. Mereka adalah para pekerja pemerintah, dibayar oleh pemerintah. Ini adalah salah satu alasan mengapa banyak orang Kristen memilih untuk tidak pergi ke Tiga-Mandiri (the Three-Self), [yakni] Gereja-gereja yang resmi terdaftar.

“Tiga-Mandiri” adalah cara khas Cina singkatan dari “mandiri-memerintah (self-governance),” “mandiri-dukungan (self-support),” “mandiri-penyebaran (self-propagation).” Sebagai contoh, orang-orang Katolik di Cina tidak diijinkan menerima kepemimpinan Paus. Gereja-gereja Cina tidak boleh memiliki hubungan-hubungan dengan gereja-gereja diluar Cina. Mereka tidak boleh menerima bantuan, pengajaran atau kepemimpinan dari luar.

Ada dua perubahan besar dalam hukum mengenai praktek keagamaan di Cina.

Pertama, hukum baru sangat memperluas departemen-departemen pemerintah yang dapat menganiaya orang beriman yang beragama. Di bawah hukum sebelumnya, hanya Biro Urusan Keagamaan yang boleh menegakkan larangan agama. Di bawah hukum yang baru, setiap lapisan pemerintahan dapat mengatur  keagamaan. Fakta bahwa ada begitu banyak pejabat yang menindak gereja yang tidak terdaftar menempatkan tekanan luar biasa pada anggota gereja tersebut. Sebagai bagian dari tindakan keras Presiden Xi, umat Kristen Cina menghadapi penganiayaan yang terbanyak sejak revolusi kebudayaan pada tahun 1960-an.

Saya tahu sebuah kejadian di mana beberapa misionaris Kristen Cina pergi ke sebuah konferensi Kristen. Ini adalah November 2018, di Thailand. Para pengintai Komunis Cina juga pergi ke konferensi ini dan secara rahasia mencatat para hadirin. Banyak misionaris ditahan setelah mereka kembali ke Cina.

Teman-teman saya sedang menonton sebuah film dokumenter mengenai Lapangan Tiananmen di ruang tamu mereka sendiri di Shenzhen, sebuah kota di Provinsi Guangdong. Mereka ditangkap dan tetap berada di bawah pengawasan.

Kedua, hukum baru membuat pertemuan-pertemuan informal jelas ilegal. Gereja tidak memiliki kebebasan berkumpul. Jika sekelompok orang percaya berkumpul untuk berdoa, dan mereka tidak terdaftar, hukum baru membuat pertemuan ini dilarang keras. Sebelumnya, pertemuan-pertemuan sejenis itu sangat tidak dianjurkan, tetapi tidak secara teknis ilegal.

Di bawah hukum baru ini, gereja rumah di daerah saya telah dipaksa untuk membuat pilihan yang mustahil. Entah mereka harus membubarkan, jika mereka menolak untuk mendaftar; atau, mereka harus mendaftar dengan pemerintah. Mereka yang mendaftar prihatin tentang pengawasan dari gereja dan anggotanya. Selain itu, khotbah dan ajaran mereka akan dipantau. Orang percaya juga khawatir bahwa persepuluhan dan persembahan Gereja dapat disita oleh pemerintah, dan bahwa garis tanah mereka dapat dipantau oleh Cina setara dengan CIA [Central Intelligence Agency; Badan Pusat Intelegennya Amerika Serikat]

Menjadi anggota gereja-rumah di Cina berbahaya. Sebagian besar anggota Gereja bawah tanah di daerah saya [orang-orang yang] masih muda. Hari ini, saya tidaklah memiliki kebebasan untuk menjadi seorang Kristen di Cina; seandainya saya memimpin pertemuan doa wanita di ruang tamu saya sendiri, saya akanlah ditangkap dan menghadapi tuntutan pidana serta denda yang berat. Aku bisa dipenjara, disiksa dan terbunuh sebelum persidangan. Jika saya berhasil sampai ke pengadilan, persidangan tidaklah akan adil, karena tujuan dari sistem pengadilan adalah untuk memajukan kebijakan nasional, seperti misalnya, untuk mencegah Kristianiti menyebar.

Di daerah terpencil, preman-preman pemerintah mengambil gambar-gambar keagamaan dan menggantinya dengan gambar-gambar [Presiden] Xi Jinping. Partai Komunis Cina tidak ingin Anda percaya kepada Elohim, tetapi kepada Partai tersebut. Xi Jinping adalah seperti Ketua Mao, memusatkan kekuasaan ke dalam tangannya sendiri. Dia telah mengubah Konstitusi Cina untuk menghapus batas-batas masa jabatan. Dia akan menjadi diktator seumur hidup!

Beberapa gereja bawah tanah yang berani terus bertemu secara rahasia. Mereka harus menyanyikan nyanyian pujian mereka dengan sangat perlahan terdengar untuk menghindari deteksi. Banyak gereja, pernah ditemukan, ditendang keluar oleh pemilik tanah dan harus pindah dari satu tempat ke tempat lain setiap minggu.

Pemerintah Cina tidak suka para penginjil. Aku tahu seorang pengkhotbah keliling yang menghilang pada tahun 2004-5.

Kesepakatan Cina-Vatikan telah menjadi hal yang mengerikan bagi umat Katolik Cina. Mungkin Vatikan tidak tahu bagaimana orang-orang Katolik telah dipenjara dan disiksa karena iman mereka. Pemerintah Cina telah menjadi tidak manusiawi kepada umat beragama, termasuk para Katolik. [Banyak jemaat Katolik bahkan pendetanya tidak tahu apa yang pemimpin puncak mereka lakukan, bacalah Wahyu 17 dan 18]

 Reggie, tolong katakan kepada dunia tentang penderitaan orang-orang Kristen di Cina. Mereka tidak berkecil hati dan tidak takut. Bisakah Anda membantu kami? Bisakah Anda berdoa bagi kami?

Link-link sekaitan hukum-hukum barunya PKC mengendalikan agama

Hak cipta dari artikel ini dimiliki oleh penjalabaja.wordpress.com. Artikel ini boleh diperbanyak dengan syarat alamat blog disertakan dengan lengkap dan bukan untuk tujuan komersial. Persiapkan Jalan Bagi Raja

Kesaksian Rio Firmansyah aku di gandeng Adonai Yeshua ke Sorga & Neraka

Kata Pengantar. Filipus Rio Firmansyah, remaja Muslim yang rajin beribadah. Lahir dari keluarga Muslim ayah dan ibunya orang Padang, Sumatra. Ia lahir di Jakarta tahun 1998 dan pada bulan Juni 2011, ia mendapatkan pengalaman rohani bertemu Adonai Yeshua, yang umat Muslim mengenalnya sebagai Isa al-Masih. Yeshua membawa Rio berkunjung ke Neraka, dimana ia melihat kedua orang tuanya dan mendengar suara yang mengaku nabi Muhammad, kemudian ia diperlihatkan isi Sorga. Teks kesaksian diambil dari Berita Kabar Baik.  Kesaksian lengkap dan lebih baru bisa dilihat pada video di bawah ini. GBU!

filipus rio firmansyah dan kedua orang tuanya[Asal usul Rio Firmansyah]
Perkenalkan nama saya Rio Firmansyah. Alm. papa saya orang Padang dan mama saya orang Palembang. Setelah mempercayai Yeshua Ha Mashiah sebagai Adonai (Tuhan) dan Juruslamat, nama saya menjadi Filipus Rio Firmansyah. Saya dibaptis di Gereja Tiberias Indonesia oleh Pdt.DR.Yesaya Pariadji, pada tanggal 10 Mei 2012.

Saya mau berbagi kesaksian saya, dahulu saya seorang beragama Islam dan sebagai seorang Islam saya menjalankan syari’at dan perintah-perintah-nya. Saya selalu sholat 5 waktu dan tahajud tak pula lupa zakat dan fitrah dan puasa wajib dan puasa di bulan ramadhan. Semuanya saya menjalankan dengan setulus hati saya. Dari saya TK saya selalu diajari mengaji oleh orang tua saya. Saya sudah ditinggalkan oleh alm. papa saya di tahun 2007. Semua urusan rumah tangga dan anak-anaknya mama saya yang urus sampai besar-besar dan bersekolah sampai tinggi. Selamat menyaksikan kesaksian saya. Tuhan memberkati.

[Berjumpa Yeshua, Diperlihatkan isi Neraka dan Sorga]
Berawal sesudah lulus Sekolah Dasar di SD Muhamadiyah 4 Depok dan pada kelas 4 SD saya Pesantren di Al Habib Asegaf Bin Mahdi, Parung – Bogor. Kisah saya di Injili Yeshua Ha Mashiah, Yesus Kristus, (dibawa) ke Sorga dan Neraka pada bulan Juni tahun 2011 Jam 02.00 pagi sampai jam 05.00 pagi. Berawal saya melihat suatu sosok 3 orang, 2 di antaranya di belakang-Nya kanan dan kiri, yang satu ini orang yang berjubah putih bersih dan wangi dan bersinar, (keduanya adalah malaikat; video kesaksian) yang meghampiri saya dan lelaki itu berambut panjang dan ganteng sekali dan sanggat bercahaya kilau kemuliaan dari Sorga dan berkata kepada saya, “Rio ikutilah Aku.”

Sampai suara itu 3 kali terdengar di telinga saya dan tangan Tuhan Yesus berlubang Dan lalu tangan Adonai Yeshua saya pegang, dan roh saya keluar dari tubuh saya sehingga roh saya melayang-layang di udara.

Saya terbang terus ke langit sampai keluar bumi saya melihat ke bawah bumi banyak sekali api-api mengelilingi bumi. dan saya lanjut sampai ke suatu tempat istana yang sangat besar berkilau dan jalanannya berkilau kilauan emas berlian bebatuan daun daun semua dari berlian dan kemuliaan Adonai ada di situ dan banyak sekali orang-orang yang berjubah putih dan saya melihat banyak sekali mailaikat malaikat penghuni sorga itu dan saya berkata kepada Tuan Itu,“Tuan…Tuan saya mau pergi ke istana itu.” Tuan Itu Menjawab,“Tidak bisa tempat mu di sana.”

Dan saya melihat suatu tempat yang sinar nya panas seperti api yang menyala nyala…saya merasakan apakah saya sudah mati. di pintu itu ada dua sosok malaikat memakai jubah hitam tinggi, membawa pedang dan tongkat yang panas menjaga pintu neraka itu dan saya pun juga berkata kepada Adonai Yeshua, ”tuan…tuan…tuan saya takut” Dan Tuan Itu Berkata: kamu tidak usah takut sebab Aku bersamamu Rio…”

Aku berjalan memasuki pintu neraka dan pintu itu terbuka dan saya melihat orang-orang yang di tarik tarik di injak dan banyak sekali iblis iblis yang menerkam mereka dan hidup mereka terlambat bertobat tuan itu berkata lagi kepada saya, ”lihatlah banyak sekali orang orang yang di dunia yang terlambat bertobat sekalipun mereka orang Kristen.” Dan melalui terowongan yang panjang sekali… saya melihat banyak dan ribuan orang yang memasuki terowongan neraka itu dan di tarik-tarik di injak-injak, di pukul, di potong dan di situ saya menangis dalam hati saya oh Tuhan apakah aku ini manusia yang berdosa sehingga saya cepat mati  dan Tuan itu juga berkata lagi kepada saya Rio…Rio…Rio cepatlah sebelum waktu mu habis. Dan suara itu selalu terdengar di telinga saya dan tibalah saya di dalam neraka itu yang sangat begitu luasnya lautan api nereka disitu, saya melihat perempuan yang terpotong lidahnya di potong kepalanya sampai badan mereka menjadi tengkorak dan ada lagi dipotong-potong mereka dan diceburkan ke dalam lautan api yang sangat panas itu.

Lalu saya berbelok arah ke sebelah kiri melihat papah saya yang sudah meninggal pada tahun 2007 kok ada di tempat seperti ini. ”Tuan mengapa papaku di tempatkan di neraka lalu Tuan itu menjawab lagi: Rio karena papa mu belum menerima Aku sebagai Tuhan dan Juruslamatnya. (Padahal papa saya seorang Haji). Dan saya melihat ke sebelah kanan lagi kok saya melihat mamah saya, mama saya berada di tempat gelap sedang merenung sedih memakai pakaian hitam sobek2, saya bertanya kepada Tuan itu, “ada apa dengan mama saya Tuan? bukankah mama saya masih hidup?” Jawab Tuan itu, “benar Rio, tetapi dia belum menerima Ku, pakaian mama mu masih kotor karena dosa, sampaikan kepada nya terima Aku maka dia akan selamat”.

Akhirnya saya pun meninggalkannya, saya di giring keluar dari tempat itu, tetapi di tengah jalan saya melihat banyak jiwa2 yg terbakar di lembah api, kulit mereka meleleh, dan kelihatan tengkoraknya, mereka berteriak teriak minta tolong, dan ada satu orang di dalam lembah api itu berteriak, “Tolong sampaikan kepada orang-orang di bumi, jangan mengikuti aku, ikutilah Yeshua, aku Muhammad, itu semua karanganku, aku hanya ingin seperti Dia, tapi sekarang aku di sini, sampaikan ke semua orang di bumi, jangan ikuti aku, semua hanya karangan!!!”* Lalu saya di giring keluar oleh Adonai Yeshua lalu saya terbang dengan kecepatan tinggi menuju Sorga..

Ketika saya sampai di Surga, saya melihat gerbang Surga yg begitu indah dan besar dijaga oleh dua malaikat, saya ingin masuk tapi di tahan oleh dua malaikat itu, katanya kepada saya, “kamu tidak boleh masuk sebab pakaianmu kotor, kami akan ganti pakaianmu,” maka dengan sekejap pakaian saya berubah menjadi jubah putih yg terang dan indah sekali, akhirnya gerbang pun di buka, saya di sambut oleh banyak malaikat2 dan jiwa2, mereka mengatakan “Selamat datang di Kerajaan Surga!”

Saya melihat pemandangan yang luar biasa, jalan yang terbuat dari emas, permata, berlian, rumah2 yg begitu banyak, semua dari emas, dan saat itu Tuan mengajakku makan di meja yg sangat panjang, Tuan itu sekarang memakai mahkota, dan saya melihat Maria ibu Yeshua pun di sebelahNya, Maria sangat cantik seperti masih muda, dan ada juga banyak orang di meja itu, setelah itu Adonai Yeshua berkata kepadaku “Rio ikutilah Aku, Akulah yang empunya Kerajaan Surga,” kata saya kepada Nya, “Baik Tuan, aku percaya sekarang, aku akan mengikut Engkau,” tetapi Tuan itu berkata: “Jika engkau mengikut Aku, kamu akan diusir, disiksa dan dicaci maki oleh keluargamu, tetapi janganlah takut sebab Aku selalu menyertaimu Rio” kata saya kepada Nya, “Baik Tuan apa pun yang terjadi aku akan mengikut Engkau” kemudian Tuan itu berkata “Baiklah Rio, sekarang waktunya kamu kembali lagi ke bumi, dan ceritakan apa yang sudah kamu lihat kepada semua orang.” kemudian saya pun seperti terjatuh lagi sampai ke bumi terus menuju rumah saya, dan menuju kamarku kemudian saya masuk kembali ke tubuh saya.

Ketika saya menceritakannya kepada keluarga saya, keluarga saya langsung marah besar, ketika saya ke gereja, mereka mengetahuinya, kemudian mereka menyiksa saya, mencaci maki saya, mereka memukul saya, menendang saya, mencambuk saya, saya hanya diam dan menyebut nama Adonai Yeshua, tetapi saya kemudian tidak merasa sakit walau badan saya terluka, sampai saya SMP saya terus di siksa jika saya ke gereja, sampai pada akhirnya mereka tanya “siapa Tuhanmu sekarang Rio? Jawab!”, saya dengan tegas menjawab “Adonai Yeshua!!”, semakin saya menyebut nama Yeshua, saya semakin di siksa, hingga akhirnya mama saya minta tolong kepada paman saya yang haji supaya mengeluarkan setan Kristen yg ada di dalam diri saya, tetapi saya berani menjawab mama saya, “mama, Adonai Yeshua ada di dalam diri aku, mama, mau pakai air suci atau orang pintar pun, aku tidak takut, tidak akan mempan ma.” Mama saya pun marah dan mengusir saya dari rumah, dan mama saya pun tidak menganggap saya anak lagi, akhirnya saya pergi dari rumah ke rumah untuk bisa makan dan tidur, saya selalu bertemu dengan orang-orang yg baik yg mau menampung saya, saya Adonai itu tidak meninggalkan saya sedetik pun, sekarang saya tinggal dengan Maria Ellizabeth dan kakaknya yg mau menampung saya, Tuhan mempertemukan saya dengan mereka di gereja, mereka yg juga dulunya Muslim, yg mempunyai latar belakang yang sama, sekarang saya pun sedang melanjutkan sekolah saya yang sempat berhenti karena masalah itu.

Ohh iya.. Paman saya sempat bilang ke mama saya, “ada seseorang berjubah putih yang ada dalam diri Rio, sosok yang tidak bisa dikalahkan dengan apapun dan siapapun… mereka pun langsung bingung sebab Rio tidak bisa disembuhkan (dikembalikan jadi Muslim)
Demikian kesaksian saya… Adonai Yeshua memberkati.

*) “Muhammad mengakui ajarannya hanyalah karangan beliau belaka.” Ada sejumlah bahasan yang beredar menyatakan bahwa mereka percaya bahwa Kuran sesungguhnya bukanlah Firman Elohim (Allah). Bo Ra Choi, pendeta wanita Korea pada kesaksiannya ia juga pernah mendengar jeritan Muhammad serupa di atas; menyesali ingin seperti Yeshua dan membunuh banyak orang. Semoga ketiga link ini bisa menolong pembaca mengerti kesaksian Firmasyah yang berkaitan dengan pernyataannya di atas.

Five Reasons the Quran Is Not the Word of God (David Wood)
Dr. David Wood memberikan lebih dari 10 ayat-ayat Kuran, diantaranya:
Surah 33:37-38; Muhammad mengeluarkan ayat untuk membela perbuatannya sendiri setelah ia mengambil isterinya Zaid (anak angkat Muhammad) menjadi isterinya.
Surah 33:53; Muhammad mengeluarkan ayat, Allah memerintahkan umatnya melalui nabi bagaimana bertingkah laku dalam berkunjung ke rumah Muhammad.
Surah 66:1-2; Muhammad mengeluarkan ayat untuk membatalkan sumpahnya setelah ia bersumpah kepada Aisha untuk tidak bersetubuh lagi dengan Maria, budak Kristen Koptiknya tersebut.

Satanic Verses Prove that Almighty God is NOT the Author of Quran!!! (Salman Rushdie

Baca lebih lanjut

Perjalanan seorang Isteri teraniaya dari Islam menjadi Pendeta Kristen – Kesaksian Annahita Parsan

pendeta annashita parsan asal persia iran

Pendeta Iran Annahita Parsan

Kata pengantar dari penterjemah. Dale Hurd, wartawan senior CBN, mewawancarai Pendeta Annahita Parsan, wanita Iran. Terbit tanggal 3 Januari 2019. Di bawah ini terjemahan lengkap dalam bahasa Indonesianya. Suatu kesaksian perjalanan hidup wanita yang sangat memilukan hati, namun Annahita dan juga putrinya mengakui bahwa Elohim menyertai, bahkan mengasihi, mereka sejak awal, sekalipun mereka saat itu belum mengenai Yeshua sebagai Adonai (Tuhan) dan Juruselamat mereka. Dale berkata, pendeta wanita Iran telah membawa lebih seribu ex-Muslim kepada Ha Mashiah (Kristus). Elohim Yang Mahatinggi, bukan saja perduli dengan orang-orang yang seperti Annahita Parsan di bumi ini, lebih lagi Dia bisa mengangkap mereka menjadi anak-anak-Nya dan menjadi berkat besar bagi banyak orang. Video wawancaranya bisa dilihat pada sumber aslinya: ‘The Stuff of Movies’: A Battered Wife’s Journey from Islam to Christian Pastor

Stockholm – Tidak seorang pun akanlah pernah berpikir bahwa seorang wanita Muslim di Iran yang hanya ingin mencoba untuk tetap hidup dalam sebuah pernikahan yang kasar di Iran kelak akan memimpin dua buah Gereja di Swedia, membawa lebih dari seribut ex-Muslim kepada Ha Mashiah, dan ada diundang untuk berbicara di hadapan Ratu Swedia.

Hidup dalam kegelapan di Negara Islam Iran
Sebagai seorang wanita dalam sebuah budaya Islam, Annahita Parsan, tidaklah memiliki buku biografi annahita parsan stranger no morekuasa dan tidak bernilai. Harapan dia satu-satunya adalah berharap suatu hari kelah menemukan seorang suami yang baik, dan ia mendapatkannya. Tetapi suaminya mati mendadak dalam sebuah kecelakaan, dan ia menemukan dirinya terjebak dalam sebuah pernikahan kedua yang sangat kasar, ia berharap untuk mati.

Dia bercerita kepada kami selama masa perlakuan buruk atas dirinya, “Saya tidak tahu apapun. Itu gelap, sungguh sebuah kehidupan yang buruk.”

Meskipun ia telah menulis tentang perlakuan buruk tersebut dalam bukunya, Stranger No More, Parsan tidak suka membicarakan hal itu sekarang: “Itu bukanlah hal yang mudah untuk dibicarakan.”

Dipukuli dengan sekop dan terdorong untuk bunuh diri
Parsan mengakui ada dipukuli dengan sebuah skop oleh pria tersebut yang kemudian menjadi suaminya. Sebagai seorang isteri yang babak belur, dengan memar-memar dan bilur-bilur di seluruh tubuhnya, Parsan tepatnya telah mencoba untuk menghabiskan hidupnya sendiri dengan obat-obatan, namun ia berhasil tetap hidup.

Roksana, putrinya, ingat benar bagaimana ketika ayahnya mengancam untuk memotong lehernya meskipun ia masih kanak-kanak.

“Kami hanya menginginkan tambahan biskuit-biskuit [buatan ibu]. Sungguh normal, kami berlari dan berkata, ’biskuit lagi! Biskuit lagi!’ Dan ia datang dengan sebuah pisau, meletakkan itu pada tenggorokkanku dan ia berkata: ‘minta biskuit lagi!’”

Tentang ibunya, Roksana berkata, “Ia hanya berusaha untuk hidup bagi kami, hanya untuk hidup membuat sebuah kehidupan yang lebih baik bagi kami. Mungkin itulah yang Elohim telah tanam dalam dia sehingga ia mempunyai sesuatu untuk perpegang.”

Baca juga:

Melarikan diri dari Iran hanya untuk masuk ke penjara Turki, kemudian kepada Iman dalam Ha Mashiah
Perjalanan Annahita Parsan kepada Ha Mashiah dan menyeberangi dua benua adalah suatu yang menyertai dari film-film Hollywood, satu diantaranya akanlah termasuk sejumlah memar-memar dengan kematian.

Annahita, suaminya dan kedua anaknya melarikan diri dari Iran melalui gunung-gunung ke Turki di tahun 1984, dimana ia dan Roksana menghadapi bahaya yang lebih besar, sebelum tiba di sebuah penjara Turki. Akhirnya mereka sampai ke Denmark, dimana ia menceraikan suminya yang masih tetap menganiaya, dan juga pertama kalinya mendengar pesan Injil. Kemudian ia pindah ke Swedia dimana ia dan dua anaknya berjalan masuk ke sebuah gereja dan berdoa, “Kami orang-orang Kristen, sejak sekarang.”

Perjalanan indahnya: menjadi seorang pendeta di Swedia
Annahita memasuki dunia pelayanan dan telah memimpin lebih dari 1500 Muslim kepada Ha Mashiah. Ia memimpin dua Gereja dan melatih gereja-gereja lainnya bagaimana menjangkau dan memuridkan para orang Kristen yang berlatar belakang Muslim. Para bekas Muslim yang haus akan ’Elohim yang mengasihi’ mengisi gerejanya setiap Minggu. Parsan percaya bahwa ini telah dinubuatkan dalam kitab Yeremiah bab 49 ayat 29

Tetapi dikemudian hari Aku akan memulihkan keadaan Elam, demikanlah firman YAHWEH. (mengakhiri pemenjaraan Elam)

“Itu tentang Elam dan Elam adalah orang Persia!” Parsan berkata, “Ketika saya membaca itu saya tahu bahwa itu adalalah tentang kami. Itu tentang kehidupan mereka semua dan itu ajaib. Elohim telah berkata kepada Yeremia pada waktu itu, dan itu sedang berlangsung sekarang ini!”

Tetapi imigran Muslim juga telah membuat Swedia sebagai rumah bagi para radikal yang berbahaya, dan Parsan bercerita kepada kami bahwa ia telah menerima ancaman-ancaman kematian dan hidup dengan pengetahuan bahwa ia dapatlah ada terbunuh.

Parsan berkata tentang Swedia “… adalah sebuah negara yang bebas, namun juga berbahaya.” Ia berkata kadang-kadang ia terpikir jika ia akan ada terbunuh oleh para Islamist di Swedia.

Sebagai seorang wanita muda, hidup ini yang nampaknya seperti keberadaan yang tanpa harapan di Iran, Annahita Parsan melihat tanpa rencana dan tanpa tujuan dalam pernikahannya yang keras tersebut, hanyalah ada kekerasaan yang acak. Tetapi Elohim sesungguhnay memiliki rencana.

“Elohim mengasihi kami dan Dia ada dalam kehidupanku dari sejak awal,” Parsan berkata.
“Kadang-kadang [ketika ia mengingat pada kehidupanya yang lalu] saya berpikir, wow, itu adalah indah.”

Hak cipta dari artikel ini dimiliki oleh penjalabaja.wordpress.com. Artikel ini boleh diperbanyak dengan syarat alamat blog disertakan dengan lengkap dan bukan untuk tujuan komersial. Penjala Baja (Persiapkan Jalan Bagi Raja)

  • Kalender

    • September 2020
      M S S R K J S
       12345
      6789101112
      13141516171819
      20212223242526
      27282930  
  • Cari