Iran: Kebangunan Rohani besar-besaran telah datang!

Majalah Kristen Charisma (edisi Juni 2004) dalam laporannya tertulis, ”Dalam 20 tahun terakhir, lebih banyak orang Iran datang kepada Yeshua dibanding abad 14 terakhir,” kata Lazarus Yeghnazar, 55, penginjil kelahiran Iran kepada majalah Charisma.

Organisasi Persian Ministries Internasional (PMI), suatu organisasi penginjilan Iran yang memproklamasikan kepada Dunia Muslim bahwa Yeshua adalah keduanya Juru Selamat dan Yahweh pada suratnya menulis, ”Muslim-muslim juga datang kepada Mashiah (Kristus) di dalam jumlah yang besar, di Iran saja lebih dari satu juta Muslim dalam 15 tahun belakangan ini.”

Gelombang besar-besaran perpindahan dari Islam ke Kristiani ini bahkan telah terjadi sejak terjadinya Revolusi Iran 1979.

Orang-orang Iran sedang mengalami revival Kristen massal! Dan itu belum seluruhnya. Saat ini, Iran memiliki lebih banyak perpindahan dari Islam ke Kristianiti dibandingkan negara lainnya di dalam dunia Muslim, PMI menyatakan.

Penginjil PMI, ex-Muslim, dengan semangat berkata, saya telah mengkotbahkan berita Injil kepada jutaan Muslim hampir dua dekade. Saya berbicara kepada orang-orang Muslim dan bekas Muslim setiap hari. Dalam kurang dari setahun, kira-kira 45 ribu orang Muslim telah datang kepada Kristus melalui pelayanan [PMI] kami.”

Berita mengejutkan dari salah seorang Muslim Iran terkenal yang bergerak di media politik. ”Dua minggu lalu, saya diinterview oleh salah satu program politik terkenal dengan thema ”Mengapa orang-orang Iran berpindah ke Kristianiti?”, penginjil PMI ini memulai ceritanya. ”Pada program ini, saya menjelaskan alasan-alasan  dan bukti-bukti bahwa kira-kira 500,000 (lima ratus ribu) orang Iran telah datang kepada Kristus sejak radikal-radikal Muslim mengambil alih negara [Iran] di tahun 1979. Setelah program, ia [Mr. Maybodi] melaporkan bahwa lebih dari 950,000 (sembilan ratus lima puluh ribu) Muslim Iran telah menonton program interview tersebut melalui internet dan jutaan telah menonton melalui TV satelit.” Mr. Maybodi, adalah satu dari beberapa jurnalis yang sangat disegani di media Iran saat ini. Ia adalah Muslim moderat yang ingin mengganti regim Islam yang berkuasa. Cerita penginjil Iran ini belum selesai. ”Setelah program interview kemarin malam, beberapa pemimpin utama agama dan politik telah menhubungi saya dari dalam dan luar Iran dan mengklaim bahwa jutaan orang-orang Iran telah menjadi orang Kristen hanya di dalam beberapa tahun yang lalu. Mereka mengatakan bahwa perkiraan saya [500 ribu] adalah sangat rendah!”, Mr. Maybodi menjelaskan kepada saya. Jurnalis ini juga bercerita (dari data-data yang ia miliki) dan menambahkan: ”Itu nampak bahwa kejahatan regim Islam telah menyebabkan jutaan para Iran meninggalkan Islam untuk Kristianiti!”

Iran Alive Ministies.Org

Saat ini, 70% penduduk Iran tidak puas dengan regim Islam Iran yang berkuasa. Dari para wanita, para mahasiswa dan mahasiswi termasuk juga para Muslim moderat yang berpendidikan tinggi menekan pemerintah untuk membuat kebebasan sosial dan politik di dalam negara mereka.

Iran adalah negara Islam, seperti Pakistan dan Afganistan dan Irak negara-negara tetangganya, namun penduduk Iran sangat berbeda dengan ketiga negara tetangganya. Orang-orang Iran adalah orang-orang yang berpendidikan tinggi. 70% penduduknya berumur di bawah 30 tahun.

“Kami melihat sebuah revival agama yang nyata di seluruh Iran oleh karena orang-orang Iran telah menderita dari kekosongan rohani yang dalam,” Mr. Moeller dari Open Doors berkomentar, dan menambahkan, Masyarakat bersedia untuk membayar harga dari iman mereka oleh karena itu tepatnya yang menyediakan jawaban-jawaban terdalam dari kerinduan terdalam hati mereka.”

Mr. Moelier bercerita beberapa kisah nyata tentang kehausan mereka ini:

Seorang Iran telah menjadi Kristen ketika belajar di negara Skandinavia. Hanya di dalam sebulan [di Iran] sekembalinya dari sekolah, pria ini telah membawa 50 dari sanak keluarganya kepada keselamatan melalui Yeshua Ha Mashiah. Setelah setahun, gereja rumah mereka telah bertumbuh menjadi 250 anggota.

Seorang pria lainnya mencuri antenna parabola seorang pendeta. Ketika ia memasangnya dan menghidupkan TV satelitnya, ia menonton program Injil yang disponsori oleh Open Doors Iran. Singkat cerita si pencuri ini menerima Mashiah. Ia kemudian bercerita kepada semua teman kriminalnya tentang Mashiah. Dua belas orang sekarang menghadiri gereja rumah yang dimulai oleh orang-orang beriman baru ini.

Aniaya dan penyiksaan kepada orang Kristen di Iran membawa kemenangan bagi Berita Injil itu sendiri. Teruslah berdoa bagi Negara Iran ini, dan ingatlah juga kepada orang-orang yang dipenjara oleh karena kebenaran dan kebebasan beragama, seperti dua wanita muda Iran ini, Maryam Rustampoor dan Marzieh Amirizadeh, sudah 7 bulan dalam penjara oleh karena iman percaya mereka kepada Yeshua, mereka terpenjara oleh karena iman Kristen mereka dan tuduhan murtad dari agama Islam.

Sumber acuan:

Christian Revival in Iran
Persian Ministries International
Growing Church to face persecution
Pray For Iran.com

Hak cipta dari artikel ini dimiliki oleh penjalabaja.wordpress.com. Artikel ini boleh diperbanyak dengan syarat alamat blog disertakan dengan lengkap dan bukan untuk tujuan komersial. Persiapkan Jalan Bagi Raja.

Yeshua: Aku datang bukan untuk membawa damai, melainkan pedang! Cerita Martir

Pernyataan Yeshua Ha Mashiah ini dikatakannya kepada para pengikut-Nya, bukan kepada masyarakat umum. Tepatnya Yeshua mengatakan ini kepada dua belas murid yang dipilihnya menjadi rasul-rasul-Nya, itu tidak dikatakan-Nya kepada orang-orang dipinggir jalan atau di sebuah pasar terbuka. Ini dikatakan-Nya kepada para rasul yang baru saja dilantiknya tersebut.

Lengkapnya ayat diatas berbunyi seperti ini: “Jangan kamu menyangka, bahwa Aku datang untuk membawa damai di atas bumi; Aku datang bukan untuk membawa damai, melainkan pedang. (Injil Matius 10:34)

Ada beberapa orang Muslim yang tidak mengerti isi Alkitab ini memakai ayat ini untuk menghubungkannya dengan tindakan para Crusader yang membunuh banyak orang Muslim, … dan tentunya banyak jatuh korban pula dipihak para Crusader itu sendiri.

Ayat ini sesungguhnya adalah perkataan nubuatan Yeshua Ha Mashiah, bahwa kehadiran-Nya di Bumi ini membawa ”pedang” untuk setiap orang yang mengikuti ajaran-Nya. Pada hari terakhir Yeshua bersama-sama dengan kesebelas murid-Nya, pesan-Nya kepada mereka ialah: Maka kata Yeshua kepadanya: “Masukkan pedang itu kembali ke dalam sarungnya, sebab barangsiapa menggunakan pedang, akan binasa oleh pedang. (Injil Matius 26:52)

Mungkin diantara pembaca ada yang berpikir bahwa Yeshua menarik ulang perkataan-Nya yang Ia katakan tiga setengah tahun lalu tersebut, yang tertulis pada Injil Matius 10:34 tersebut. Tidak sama sekali!! Yeshua tidaklah seperti para politikus atau para pemimpin agama yang suka merubah janji atau pernyataan mereka.

Yeshua berkata: Langit dan bumi akan berlalu, tetapi perkataan-Ku tidak akan berlalu. (Injil Matius 24:35), tetapi perkataan politikus dan pemimpin agama selalu berubah disesuaikan dengan kondisi dan situasi yang ada.  Itu sebabnya raja Daud menulis dalam Mazmurnya demikian: Lebih baik berlindung pada YAHWEH dari pada percaya kepada manusia. Lebih baik berlindung pada YAHWEH dari pada percaya kepada para bangsawan. (Mazmur 118:8-9)

Kita kembali kepada masalah pedang. Yang pasti ialah Yeshua tidak pernah membawa pedang selama kehadiran-Nya di Bumi, dan Ia tidak pernah mengajar para rasul-Nya dan pengikut-Nya untuk memberitakan berita Injil dengan pedang di tangan, tidak pernah juga Ia mengajar para rasul-Nya dan pengikut-Nya untuk membela ajaran-Nya dengan kekuatan pedang. Itulah fakta dan kebenaran ajaran Yeshua, Alkitab mencatat semua itu dengan baik!

Mungkin Anda berkata: ”Sebentar! Bagaimana dengan ayat pada Injil Lukas 22:36-38, bahwa Yeshua menyuruh rasul-rasul-Nya untuk mebeli pedang, dan mereka dapat dua pedang.” Ayat pada Injil Lukas ini tertulis untuk menggenapi pasal nubuatan kedatangan Yeshua dan bagaimana caranya Ia meninggal dunia pada kitab Yesaya 53. Ayat 12 tertulis: Sebab itu Aku akan membagikan kepadanya orang-orang besar sebagai rampasan, dan ia akan memperoleh orang-orang kuat sebagai jarahan, yaitu sebagai ganti karena ia telah menyerahkan nyawanya ke dalam maut dan karena ia terhitung di antara pemberontak-pemberontak, sekalipun ia menanggung dosa banyak orang dan berdoa untuk pemberontak-pemberontak (Yesaha 53:12). Injil Lukas pasal yang sama di atas ayat ke 37 sangat jelas menyatakannya: Sebab Aku berkata kepada kamu, bahwa nas Kitab Suci ini harus digenapi pada-Ku: Ia akan terhitung di antara pemberontak-pemberontak. Sebab apa yang tertulis tentang Aku sedang digenapi.” Malam itu juga nubuatan Yesaya abad 700 BC ini tergenapi, Lukas 22:52-53 tertulis demikian: “Maka Yeshua berkata kepada imam-imam kepala dan kepala-kepala pengawal Bait Elohim serta tua-tua yang datang untuk menangkap Dia, kata-Nya: Sangkamu Aku ini penyamun, maka kamu datang lengkap dengan pedang dan pentung? Padahal tiap-tiap hari Aku ada di tengah-tengah kamu di dalam Bait Elohim, dan kamu tidak menangkap Aku. Tetapi inilah saat kamu, dan inilah kuasa kegelapan itu.” Alkitab penuh dengan nubuatan-nubuatan dan pengenapan-pengenapannya!

Jadi apa makud ayat ini? : “Jangan kamu menyangka, bahwa Aku datang untuk membawa damai di atas bumi; Aku datang bukan untuk membawa damai, melainkan pedang. (Injil Matius 10:34)

Inilah maksud perkataan nubuatan Yeshua pada ayat di atas:

Kehadiran Yeshua di satu pihak membawa damai bagi Dunia ini. Manusia yang telah terpisah dengan Pencipta mereka, YAHWEH, oleh karena pemberontakan (jiwa, pikiran dan perbuatan) kita diperdamaikan oleh korban darah-Nya sendiri di kayu salib. Roma 5:8 dan Injil Yohanes 3:16. Mereka yang menerima pengorbanan-Nya ini dan mengikuti perintah-perintah ajaran-Nya hidup damai kembali dengan Pencipta mereka.

Di lain sisi, tindakan dan perkataan orang-orang yang mengikuti ajaran-ajaran-Nya, yaitu orang-orang yang telah diperdamaikan dengan YAHWEH mendapat ancaman pedang-pedang! Yakni aniaya bahkan kematian oleh pedang!!

Bagaimana mungkin ajaran damai Yeshua ini membawa pedang (aniaya dan kematian) bagi pengikut-Nya? Susah dipercaya, tetapi itulah faktanya, Sejak Yeshua tersalib sampai saat ini ratusan juta orang Kristen telah meninggal dunia oleh pedang dan  api karena iman mereka kepada Yeshua Ha Mashiah.

Di bawah ini daftar kasar jumlah martir Yeshua:

Hak gambar dimiliki oleh Art Renewal Center

Doa terakhir Martir-martir Kristen

  • Dari tahun 54-323, terdapat 10 kaisar Romawi yang menganiaya orang Kristen, mulai dari Kaisar Nero sampai Diocletian. Para martir ini disalib, dibakar hidup-hidup, di bawa ke arena terbuka untuk dicabik-cabik oleh singa-singa, anjing-anjing buas, diikat lalu ditarik oleh binatang oleh karena iman percaya mereka.
  • Polycarp (abad 2 A.D.) ditangkap dan dibawa ke Amphitheather Smirna. Ditonton ribuan orang kaisar meminta ia menolak iman percayanya: “Hina Mashiah (Kristus), dan saya akan lepaskan kamu!” Polycarp menjawab: ”Delapan puluh enam tahun saya telah melayani Dia, dan Dia tidak pernah melakukan yang salah kepadaku; Bagaimana dapat saya menghina Dia, Rajaku, yang telah menyelamatkan saya!?” Saya seorang Kristen,” ia menegaskan. Kaisar lalu berteriak kepada para hadirin, ”Polycarp sudah mengaku sendiri sebagai orang Kristen.” Disambut suara para penonton, ”Bakar dia!” Kayu dikumpulkan dan ditumpuk untuk membakar orang Kristen ini. Seorang berkata kepadanya, ”Saya akan bakar kamu dengan api, kecuali kamu meruba pikiranmu.” Polycarp menjawab, ”Kamu mengancam dengan api yang membakar untuk sejam dan segera padam; namun kamu mengabaikan api penghukuman yang akan datang dan api hukuman kekal yang tersedia untuk orang-orang jahat.” Sejarah mencatat ia mati martir tahun 156.
  • Roma 165 A.D. Justin dipecutin dan kemudian dipenggal kepalanya. Kata-kata terakhirnya ialah: ”Kami tidak meninginkan apa-apa lebih dari pada menderita untuk Yahweh Yeshua Ha Mashiah (Lord Jesus Christ) kami.” Dia dikenal sampai sekarang sebagai Martir Justin.
  • Dalam waktu kurang lebih 30 tahun (1540-1570) lebih dari satu juta (1000.000) Protestan dibunuh dimuka umum di negara-negara Europa dibawah perintah Gereja Roma Katolik inquisition of Roma Catholic Church
  • Pada abad 19, secara keseluruhan sekitar 50 juta orang Kristen mati martir di bawah Inkuisisi Gereja Roma Katolik. Inkuisisi: pengadilan yang menghakimi setiap orang yang menentang ajaran Gereja Roma Katolik.
  • Lebih dari 20 juta mati martir di Rusia selama 70 tahun kekuasaan ajaran komunis.
  • Tahun 1916, sekitar 1 juta Kristen Armenia martir ditangan  ”Turki-turki Muda”
  • Pada 9 September 1922 orang Kristen Yunani mati martir di daerah Smirna saja oleh Turki Muslim
  • Dalam tahun 2008 lebih dari 200 juta Kristen di seluruh dunia dianiaya, oleh orang-orang Muslim karena imam mereka kepada Yeshua
  • Baca Foxe’s Book of Martyrs edisi abad 21 telah diterbitkan.New Foxe's Book of Martyrs

David Barrett dalam statistik World Christian Encyclopedia yang dicetak oleh percetakan Oxford University melaporkan 45 juta orang Kristen mati martir sepanjang abad ke 20 ini. Dan Voice of the Martyrs pada video presentasinya memperkirakan 450 orang Kristen perhari atau 162,000 pertahun dianiaya di seluruh dunia (negara Islam, Komunis termasuk negara Indonesia).

Perhatian: Martir atau Martyr (English) bersumber dari kata Yunani yang berarti ”saksi” Martir dalam iman Kristen artinya seorang yang dipanggil untuk bersaksi tentang kepercayaannya dan karena kesaksiannya ini ia menderita dan mati, dengan kata lain seorang martir Kristen adalah seorang beriman yang mati diadili karena mempertahankan imannya. Hal ini tidak sama dengan ”mati sahid” dalam ajaran Islam. Sahid (bahasa Arab) artinya juga ”saksi”, namun maknanya berbeda: Dalam Islam seorang dikatakan mati sahid lebih dari sekedar mempertahankan imannya, yaitu mati di dalam berjihad, mati berperang atau berjuang demi Allah dan dan nabi Muhammad untuk perkembangan Islam.

Nubuatan Yeshua tentang “pedang” akan mengikuti orang-orang yang beriman kepada ajaran Alkitab telah terbukti dan tergenapi. 10 tahun terakhir ini India yang mayoritas penduduknya beragama Hindu juga telah mengirim “pedang” kepada orang-orang Kristen di India. Anda bertanya, mengapa banyak aliran agama dan ajaran komunis membenci Kekristenan atau iman Kristen yang bersumber dari Yeshua ini?

Yeshua menjawab pertanyaan Anda di atas. ”Sekiranya kamu dari dunia, tentulah dunia mengasihi kamu sebagai miliknya. Tetapi karena kamu bukan dari dunia, melainkan Aku telah memilih kamu dari dunia, sebab itulah dunia membenci kamu. ” (Injil Yohanes 15:19)

Yeshua adalah Kebenaran (Injil Yohanes 14:6) dan Bumi ini telah direbut oleh Iblis dari tangan manusia, yang dipercayakan YAHWEH untuk merawat Bumi ini (Kejadian 1:26-28). Itulah juga sebabnya  waktu Yeshua berumur dua tahun, raja Herodes, penguasa kerajaan Romawi untuk Israel dan Samaria, memerintahkan tentara-nya untuk membunuh semua bayi di Berlehem dan sekitarnya, yaitu anak-anak yang berumur dua tahun kebawah (Injil Matius 2:16). Herodes tidak ingin ada Juru Selamat datang membebaskan umat Israel dan penduduk dunia ini.

Iblis dan malaikat-malaikat hitamnya tidak senang kebenaran dinyatakan kepada penduduk Bumi ini, itulah sebabnya penguasa-penguasa alam roh ini memakai siapa saja yang dapat mereka tipu untuk menghentikan pekerjaan pemberitaan Kabar Kesukaan yang diajari oleh Yeshua dan para pengikut-Nya: yaitu bahwa keselamatan hanya melalui iman kepada Yeshua Ha Mashiah saja, seperti tertulis: Sebab aku mempunyai keyakinan yang kokoh dalam Injil, karena Injil adalah kekuatan Elohim yang menyelamatkan setiap orang yang percaya, pertama-tama orang Yahudi, tetapi juga orang Yunani. Sebab di dalamnya nyata kebenaran Elohim, yang bertolak dari iman dan memimpin kepada iman, seperti ada tertulis: “Orang benar akan hidup oleh iman.” (Roma 1:16-17)

Jadi jelas apa yang dimaksud oleh Yeshua bahwa Aku datang bukan untuk membawa damai, melainkan pedang.” (Injil Matius 10:34), Injil Lukas menulis ayat sama sebagai berikut: Kamu menyangka, bahwa Aku datang untuk membawa damai di atas bumi? Bukan, kata-Ku kepadamu, bukan damai, melainkan pertentangan. (Injil Lukas 12:51)

Pedang atau pertentangan terjadi oleh karena pemimpin-pemimpin dunia ini yang cinta kegelapan dan kejahatan tidak ingin perbuatan jahat mereka dibongkar.

Itulah sebabnya mengapa penterjemah-penterjemah Alkitab dianiaya dan dibakar hidup-hidup oleh pemimpin Gereja Roma Katolik, dan setelah diterjemahkan Alkitab dilarang dibaca oleh masyarakat di beberapa negara Europa dahulu kala. Dan untuk kita ingat sampai sekarang Alkitab adalah satu-satunya buku yang dilarang dimiliki di negara-negara Islam dan Komunis!!

Menarik untuk diingat bahwa bab terakhir pada kitab terakhir dari Alkitab tertulis: Lalu Ia berkata kepadaku: “Perkataan-perkataan ini tepat dan benar, dan YAHWEH, Elohim yang memberi roh kepada para nabi, telah mengutus malaikat-Nya untuk menunjukkan kepada hamba-hamba-Nya apa yang harus segera terjadi.” “Sesungguhnya Aku datang segera. Berbahagialah orang yang menuruti perkataan-perkataan nubuat kitab ini!” (Wahyu 22:6-7)

Sumber kutipan:

  1. The Christian Martyrs, Chapter 7
  2. The Persecuted Church
  3. The Century of Martyrs, 20th Century persecutions
  4. Christians Are Persecuted, Martyred, and Killed Worldwide. Voice of the Martyr video presentasi
  5. Christian Martyrs
  6. Inkuisisi
Hak cipta dari artikel ini dimiliki oleh penjalabaja.wordpress.com. Artikel ini boleh diperbanyak dengan syarat alamat blog disertakan dengan lengkap dan bukan untuk tujuan komersial. Persiapkan Jalan Bagi Raja

YAHWEH membuka matanya untuk melihat dunia roh

Apakah Anda seorang yang tidak dihargai oleh masyarakat, bahkan keluarga sendiri membuang Anda?
Apakah hidup Anda sudah tidak berarti lagi, penuh dengan noda-noda lumpur dosa dan tidak bisa lagi menikmati indahnya matahari terbit?

Jangan putus asa dahulu!! Ada jalan keluar untuk masalah Anda. YAHWEH lebih berkuasa dari setiap roh-roh jahat yang menguasai kehidupan Anda. YAHWEH sanggup menghancurkan setiap belenggu Iblis dan menangkat beban kehidupan berat Anda! Lihatlah video kesaksian di bawah ini, Anda pasti akan mendapat kekuatan untuk hidup kembali setelah melihatnya!

Perkataan YAHWEH yang datang menjadi manusia Yeshua (Yesus)  kepadanya: “Akulah jalan dan kebenaran dan hidup.” (Yohanes 14:6a). Yeshua bukanlah sebuah jalan atau sebuah kebenaran atau sebuah hidup, tetapi Ia adalah Jalan dan Kebenaran dan Hidup itu sendiri.

Video ini adalah sebuah kisah nyata seorang wanita Indonesia yang sejak kecil dibuang oleh orang tuanya sendiri dan diperlakukan seperti pembantu di rumah sanak familinya sendiri. Kebencian kepada keluarganya sendiri dan perasaan tidak berharga membuat gadis ini menjadi pelacur ketika ia menginjak usia remaja.

Kehidupan malam remaja ini – pelacuran, diskotik, narkoba – membuat hidupnya semakin terikat oleh belenggu-belenggu Iblis. Kehidupan malam yang penuh dengan cahaya lampu disko, ramainya suara orang yang tertawa dan menari, serta mendapatkan uang dengan cepat – hal-hal yang nampak luarnya nikmat dan menggembirakan – membuat dirinya semakin hancur dan hampa, inilah tipuan Iblis kepada setiap manusia, sehingga ada pepatah berkata ”rumput di rumah tetangga nampak lebih hijau dibanding rumput di rumah sendiri.”

YAHWEH melihat kepedihan hati dan susahnya hidup wanita yang kesepian ditengah-tengah keramai hidup, Ia pada akhirnya membuka mata wanita ini melihat dunia roh: diskotik yang ia kunjungi ternyata penuh dengan mahluk-mahluk yang menyeramkan, suara kegembiran ternyata adalah suara-suara roh-roh jahat yang membuatnya ketakutan luar biasa sehingga membuat dirinya tidak mampu berbicara.

Sekarang wanita ini hidup bahagia, tidak lagi menjalahi kehidupan malam. Yeshua telah mendengar jeritan hatinya dan telah menghapus air mata kesedihannya. Dosa-dosanya telah diampuni – sebab ia sudah mengampuni kedua orang tuanya yang telah membuang dirinya, dan sekarang ia tidak sendiri lagi, Bapa Sorgawi telah mengadopsi dirinya  menjadi anak-Nya.

Sekarang wanita ini tahu bahwa hidupnya sungguh berarti, bahkan sangat berarti untuk orang banyak!

Yeshua berkata kepada murid-murid-Nya: “Seperti Bapa telah mengasihi Aku, demikianlah juga Aku telah mengasihi kamu; tinggallah di dalam kasih-Ku itu. Jikalau kamu menuruti perintah-Ku, kamu akan tinggal di dalam kasih-Ku, seperti Aku menuruti perintah Bapa-Ku dan tinggal di dalam kasih-Nya. Semuanya itu Kukatakan kepadamu, supaya sukacita-Ku ada di dalam kamu dan sukacitamu menjadi penuh.

Inilah perintah-Ku, yaitu supaya kamu saling mengasihi, seperti Aku telah mengasihi kamu. Tidak ada kasih yang lebih besar dari pada kasih seorang yang memberikan nyawanya untuk sahabat-sahabatnya. Kamu adalah sahabat-Ku, jikalau kamu berbuat apa yang Kuperintahkan kepadamu. Aku tidak menyebut kamu lagi hamba, sebab hamba tidak tahu, apa yang diperbuat oleh tuannya, tetapi Aku menyebut kamu sahabat, karena Aku telah memberitahukan kepada kamu segala sesuatu yang telah Kudengar dari Bapa-Ku.

Bukan kamu yang memilih Aku, tetapi Akulah yang memilih kamu. Dan Aku telah menetapkan kamu, supaya kamu pergi dan menghasilkan buah dan buahmu itu tetap, supaya apa yang kamu minta kepada Bapa dalam nama-Ku, diberikan-Nya kepadamu. Inilah perintah-Ku kepadamu: Kasihilah seorang akan yang lain.” (Yohanes 15:9-17)

Jika Anda perlu Jalan yang lurus yang membawa Anda kepada kebahagian yang sejati; Yeshua adalah Jalan yang Anda perlukan tersebut

Jika Anda hidup didalam kegelapan dan kesesatan, Anda merindukan suatu kebenaran yang sempurna; Yeshua adalah Kebenaran yang Anda perlukan dan cari-cari tersebut

Jika Anda merasa hampa di dalam kehidupan ini, seperti bioskop: gambar hidup namun sesungguhnya hanyalah kumpulan gambaran mati; Yeshua adalah Hidup yang Anda perlukan, Ia akan meniupkan roh kehidupan kedalam jiwa Anda kembali yang akan membuat Anda tahu apa tujuan hidup Anda di dunia ini.

Hak cipta dari artikel ini dimiliki oleh penjalabaja.wordpress.com. Artikel ini boleh diperbanyak dengan syarat alamat blog disertakan dengan lengkap dan bukan untuk tujuan komersial. Persiapkan Jalan Bagi Raja

Hubungan Kekudusan dengan Kebangunan Rohani

Berkatalah Musa kepada Harun: “Inilah yang difirmankan YAHWEH: Kepada orang yang karib kepada-Ku Kunyatakan kekudusan-Ku, dan di muka seluruh bangsa itu akan Kuperlihatkan kemuliaan-Ku.” (Imamat 10:3)

Gelombang kebangunan rohani yang berkelanjutan di dalam sejarah selalu dihubungkan oleh kehidupan dan ajaran-ajaran tentang kehidupan yang kudus.

Jonathan Edwards (1734-1775). Kotbahnya yang sangat terkenal ialah “Orang-orang berdosa di dalam tangan Elohim yang marah, digambarkan dalam seramnya Neraka.

John Wesley (1703-1792). Pendiri gerakan Methodis lahir dari sebuah keluarga yang cinta kekudusan. Formulanya tentang bangkitnya kebangunan rohani ialah:

“Kekudusan tidak akan pernah dapat dipisahkan dari kebangunan rohani. Jika sejenis pengalaman pribadi di dalam seseorang , atau diantara sebuah komunitas yang memiliki label kebangunan rohani dilekatkan kepadanya, sudah seharusnya kita  melihat pada kehidupan-kehidupan orang-orang Kristen dan petobat-petobat baru.” Ia menambahkan, ”Apakah mereka orang-orang kudus yang takut hanya kepada Elohim dan dosa-dosa, dan mengijinkan Firman Elohim memerintah atas kehidupan-kehidupan mereka? Jika tidak, maka kita tidak melihat kebangunan rohani.”

Charles Finney (1792-1873). Tentang kegerakan rohani yang dihasilkan oleh kehidupan dan pelayanannya, saksi-saksi mata mengatakan bahwa orang-orang jatuh belutut dan disertai tangisan pertobatan yang kuat oleh karena kehadiran dirinya (sebelum ia berkotbah), Dikatakan juga bahwa orang-orang yang bertobat oleh pelayanannya sebagian besar tetap pada kehidupan yang kudus. Ia adalah salah satu orang yang terkenal dengan kehidupan kudusnya. Mereka yang bertobat terbukti bukan karena perkataannya sendiri (ia seorang ahli hukum), tapi karena kekudusan Elohim yang memancarkan keluar dari kehidupan Charles Finney.

Smith Wigglesworth (1859-1947). Pengkotbah yang sederhana namun mewarnai dunia, pernyataan-pernyataanya yang menggambarkan kehidupan rohaninya yang membuat pelayanannya penuh kuasa:

“Saya tidak pernah menganggap diriku berpakaian lengkap sebelum Firman Elohim itu saya masukkan kedalam saku.”
“Saya tidak pernah berdoa lebih dari satu jam, tapi saya berdoa setiap menit.”

Pada suatu ibadah, diantara orang-orang yang maju kedepan untuk minta didoakan terdapat seorang wanita yang ingin mendapat kesembuhan tubuhnya. Melalui hikmat Elohim, hamba YAHWEH ini tahu bahwa wanita ini bermain-main dengan dosa. Beliau tidak berdoa untuknya, namun dengan suara yang tegas berkata kepada wanita ini: “Jangan kembali kesini sebelum kamu bertobat dari cara hidupmu!”

Bila kita ingin melihat kebangunan rohani terjadi di kota di mana kita tinggal mulailah hidup kudus dan bicara apa yang benar.

Hidup kudus bukan dihasilkan oleh ”tidak boleh sentuh ini dan itu” dan ”harus ini dan itu” atau ”menyiksa tubuh sendiri”, semua ini hanyalah menghasilkan anti-kekudusan, dan kemunafikan belaka. Cara-cara manusia tidak akan pernah menyentuh Sorga.

Kekudusan yang sejati dihasilkan oleh kerendahan hati, Yahshua Ha Mashiah mengajar; ”….belajarlah pada-Ku, karena Aku lemah lembut dan rendah hati dan jiwamu akan mendapat ketenangan.”  (Mat 11:29 ). Kekudusan adalah hasil dari kemurahan, seperti kita tahu bahwa Elohim memberi kemurahan hanya kepada yang rendah hati.

Dan kekudusan dipelihara bukan dengan ”meninggalkan kehidupan sehari-hari”, seperti ikan tidak dapat meninggalkan air, demikianlah orang Kristen harus menghadapi apa yang ada didunia ini, bukan lari dari padanya. Kekudusan dipelihara melalui ”Takut akan YAHWEH” (Ayub 28:28; Mazmur 19:10 dan 25:12), dan melalui ”memegang teguh perintah-perintah-Nya (Mazmur 119:9; Ulangan 10:14-22)

Kombinasi dari kerendahan hati dan takut akan YAHWEH diformulakan oleh raja Salomo sebagai berikut: Ganjaran kerendahan hati dan takut akan TUHAN adalah kekayaan, kehormatan dan kehidupan. (Amsal 22:4), dapatkan Anda melihat kebangunan rohani melalui ayat ini? Kebangungan rohani dimulai bukan dari orang lain tapi dari diri kita sendiri. Jadi saat hidup kita berubah, dunia disekitar kita pun lambat atau cepat akan berubah!

Jika kita menceritakan kepada seseorang tentang seramnya Neraka,  bukanlah karena kita ingin ia menjadi seorang Kristen, tetapi kita bicara yang sebenarnya bahwa upah dosa (menolak Yeshua Ha Mashiah/ Yesus Kristus) adalah maut (Roma 6:23)
Jika Yohanes Pembaptis menkotbahkan pertobatan untuk terhindar dari murka Elohim ”yang akan datang” atau Neraka (Matius 3:7-10)
Jika Yeshua sendiri memperingtkan upah hukuman yang besar dari hukuman tanah Sodom dan Gomora kepada siapa yang menolak Dia (Matius 10:14-15), maka

Mengapa banyak pendeta dan penginjil tidak mengkotbahkannya pentingnya pertobatan?

Jika kita ingin melihat kebangunan rohani terjadi, maka saatnya kita memberitakan Firman Elohim sesuai isinya secara lengkap.

Revival Fire Fall (Lyric lagu) Paul Baloche

As we lift up Your name, (echo)
Let Your fire fall, (echo)
Send Your wind and Your rain, (echo)
On Your wings of love, (echo)
Pour out from Heaven
Your passion and presence,
Bring down Your burning desire.

(chorus)
Revival  fire,  fall, Revival  fire,  fall;
Fall on us here with the power of Your Spirit,
Father, let revival fire fall.
Revival  fire,  fall, Revival  fire,  fall;
Let the flame consume us
With hearts ablaze for Jesus,
Father, let revival fire fall.

As we lift up Your name, (echo)
Let Your kingdom come. (echo)
Have Your way in this place, (echo)
Let Your will be done, (echo)
Pour out from Heaven
Your passion and presence,
Bring down Your burning desire.

Bacaan lebih lanjut:

Holiness and Rivival
The Reviving Work of the Holy Spirit Throughout the Centuries
Holiness – The Key To Rivival, by Patricia Knowles. buku on-line
Kunci Kebangunan Rohani

Hak cipta dari artikel ini dimiliki oleh penjalabaja.wordpress.com. Artikel ini boleh diperbanyak dengan syarat alamat blog disertakan dengan lengkap dan bukan untuk tujuan komersial. Persiapkan Jalan Bagi Raja

 

Derek Prince Ministry 72 Video Pengajaran

Derek Prince Almarhum Dr. Derek Prince adalah guru Alkitab berkaliber Internasional, ia menguasai bahasa Ibrani dan Yunani. Di bawah ini terdapat  72 video pengajarannya bahasa Inggris ini, disusun sesuai dengan themanya. Semua video dilengkapi dengan text berbahasa Mandarin. Diambil dari www.spiritlessons.com

Dasar-dasar Kekristenan: pertobatan, iman, keselamatan, baptisan air dan Roh Kudus

  1. Through Repentance to Faith(1)
  2. Through Repentance to Faith(2)
  3. Complete Salvation and How to Receive it (1)
  4. Complete Salvation and How to Receive It(2)
  5. Complete Salvation and How to Receive It(3)
  6. Complete Salvation and How to Receive It(4)
  7. Founded on the Rock(1)
  8. Founded on the Rock(2)
  9. Authority and the Power of God’s Word(1)
  10. Authority and the Power of God’s Word(2)
  11. Faith and Works(1)
  12. Faith and Works(2)
  13. Immersion in Water(1)
  14. Immersion in Water(2)
  15. Immersion in the Spirit(1)
  16. Immersion in the Spirit(2)
  17. The Significance of the Resurrection(1)
  18. The Significance of the Resurrection(2)

Kehidupan orang percaya: salib, aniaya dan perintah mengasihi

  1. The Cross in my Life(1)
  2. The Cross in my Life(2)
  3. The Cross in my Life(3)
  4. The Cross in my Life(4)
  5. Commanded to Love(1)
  6. Commanded to Love(2)
  7. Pressures, Tests and Challenges(1)
  8. Pressures, Tests and Challenges(2)
  9. Pressures, Tests and Challenges(3)
  10. You Can Come Through Victorious(1)
  11. You Can Come Through Victorious(2)

Pelayanan: penumpangan tangan, fungsi suami dalam keluarga

  1. Transmitting God’s Power to Others(1)
  2. Transmitting God’s Power to Others(2)
  3. Husbands and Fathers(3)
  4. Husbands and Fathers(4)

Doktrin Kristianiti:

  1. The Cross at the Center(1) Nomor 2 tidak ada
  2. The Cross at the Center(3)
  3. The Cross at the Center(4)
  4. What is God waiting for?(1)
  5. What is God waiting for?(2)
  6. What is God waiting for?(3)
  7. How to Approach Biblical Prophecy(1)
  8. How to Approach Biblical Prophecy(2)
  9. How to Approach Biblical Prophecy(3)
  10. How to Approach Biblical Prophecy(4)

Israel: tujuan Elohim memilih Israel dan bagaimana berdoa untuk menggenapi panggilan tersebut

  1. The Place of Israel in God’s Purposes(1)
  2. The Place of Israel in God’s Purposes(2)
  3. The Place of Israel in God’s Purposes(3)
  4. How to Pray for Israel(1)
  5. How to Pray for Israel(2)
  6. How to Pray for Israel(3)

Akhir jaman: nubuatan dan bagaimana menghadapinya

  1. At the End of Time(1)
  2. At the End of Time(2)
  3. You Also Must Be Ready(1)
  4. You Also Must Be Ready(2)
  5. Glimpses of the Future(1)
  6. Glimpses of the Future(2)
  7. Glimpses of the Future(3)
  8. Glimpses of the Future(4)
  9. Glimpses of the Future(5)
  10. Glimpses of the Future(6)
  11. War on Earth(1)
  12. War on Earth(2)
  13. War on Earth(3)
  14. First Discover the Spine(1)(Prophecy)
  15. End Times Prophecies(2)
  16. End Times Prophecies(3)

Penghakiman terakhir, Sorga, Neraka dan bagaimana menghadapinya

  1. Facing God’s Judgment(1)
  2. Facing God’s Judgment(2)
  3. God’s Judgment, Heaven and Hell(1)
  4. God’s Judgment, Heaven and Hell(2)
  5. How to Face the Last Days without Fear(1)
  6. How to Face the Last Days without Fear(2)
  7. How to Face the Last Days without Fear(3)

 

Hak cipta dari artikel ini dimiliki oleh penjalabaja.wordpress.com. Artikel ini boleh diperbanyak dengan syarat alamat blog disertakan dengan lengkap dan bukan untuk tujuan komersial. Persiapkan Jalan Bagi Raja

Kebanguan Rohani di Ukraina

Ukraina yang dipanggil sebagai ”Keranjang Roti Eropa Timur” telah terjadi kebangunan rohani yang luar biasa besarnya pada lima tahun belakangan ini.

Pada tahun 50 A.D. dipercayai bahwa Rasul Andreas, saudara Rasul Simon Petrus, berkotbah sampai ke Asia Minor, dari pantai-pantai Laut Hitam ke Sungai Dniepr dan sampai ke Kiev. Ketika rasul sampai ke bukit-bukit kota Kiev dia bermalam di sana. Paginya ketika ia bangun rasul Andreas berkata kepada murid-muridnya: ”Lihatlah kepada bukit-bukit ini! Belas kasihan dan berkat Elohim akan terpancar keluar dari sini, dan sebuah kota yang besar akan bangkit di tempat ini.”

Seorang nabi telah melihat bahwa satu dari kebangunan rohani memenangkan jiwa terbesar di dalam sejarah akan mulai di Ukraina; itu bisa jadi sikring dan akan ’membakar’ masuk kedalam negara Rusia, menghasilkan sebuah ledakan kekuatan dari kuasa Elohim yang akan memenangkan ribuan anak-anak muda untuk Ha Mashiah.

Kota Kiev, ibukota Ukraina, sekarang merupakan gereja terbesar di Eropa dengan 26 ribu anggota dan gereja lainnya 8000 jiwa, dan kota dari gereja orang-orang Yahudi yang percaya bahwa Yeshua adalah Yahweh terbesar di dunia.Kebangunan Rohani Ukraina

Kegerakan rohani secara nasional ini dicatat oleh sejarah dunia yang dikenal sebagai ”Kuning Revolusi” di tahun 2004, dimana jutaan orang turun kejalan mengadakan demontrasi damai memprotes korupsi dan ketidak adilan di Ukraina. Mereka berpakaian kuning dan membagi-bagikan kembang rose kepada tentara dan polisi yang sedang berjaga-jaga pada hari demontrasi tersebut. Ukrainia adalah salah satu negara bekas ’jajahan’ Rusia. Setelah kekuasaan komunis runtuh di Eropa Timur, Ukraina menjadi negara bebas, namun para penguasa Ukraina saat itu masih ingin menguasai rakyatnya dan pengaruh kekuasaan Moskow masih tetap kuat. Kemiskinan, korupsi dan tekanan atas kebebasan beribadah inilah yang akhirnya meledak, suatu ledakan yang tidak dapat dikendalikan lagi oleh pemerintah tangan besi, masyarakat tidak takut akan ancaman keras pemerintah, rakyat yang turun kejalan bertambah banyak setiap harinya, orang-orang berdatangan dari seluruh Ukraina membanjiri kota Kiev. Mereka meninggalkan pekerjaan, sekolah, pemabuk berhenti mabuk, semuanya berdiri bersama untuk merubah negara mereka. Mereka berdiri, menari, dan tidur di jalan-jalan berbulan-bulan.

Revolusi Kuning ini sangat terorganisasi: tenda-tenda makanan dan penghangat tubuh tersedia, tidak ada kekerasan dan pengerusakan yang dibuat oleh para demonstrator. Gerekan demontrasi damai ini dipimpin oleh orang-orang yang telah mengalami jamahan kasih dan kuasa Yeshua Ha Mashiah. Pastor Sunday Adelaja, tokoh utama dibalik demontrasi damai, mengatakan bahwa itu adalah perintah Roh Kudus atas dirinya untuk membawa jemaat Elohim turun kejalan. Presiden Ukraina Victor Yushchenko dalam ucapan singkatnya pada buku Church Shift karangan Pastor Sunday Adelaja (tersedia di dalam bahasa Indonesia, terbitan Metanoia) tertulis: ”Terima kasih untuk sumbangsih Anda bagi kemenangan kita bersama… Saya yakin bahwa selama ada orang-orang di Ukraina yang mempunyai posisi sipil, martabat, dan semangat yang sama seperti yang Anda miliki, segalanya akan baik-baik saja di negeri ini.”

“Sesungguhnya, Akulah YAHWEH, Elohim segala makhluk; adakah sesuatu apapun yang mustahil untuk-Ku? (Yeremia 32:27)

“Akulah yang telah melantik raja-Ku di Sion, gunung-Ku yang kudus!” Aku mau menceritakan tentang ketetapan YAHWEH; Ia berkata kepadaku: “Anak-Ku engkau! Engkau telah Kuperanakkan pada hari ini. Mintalah kepada-Ku, maka bangsa-bangsa akan Kuberikan kepadamu menjadi milik pusakamu, dan ujung bumi menjadi kepunyaanmu. (Mazmur 2:6-8)

Sumber bacaan:

Revival Report Ukraine
Mega-City Campaign 2007

Hak cipta dari artikel ini dimiliki oleh penjalabaja.wordpress.com. Artikel ini boleh diperbanyak dengan syarat alamat blog disertakan dengan lengkap dan bukan untuk tujuan komersial. Persiapkan Jalan Bagi Raja

Yahweh Yeshua Telah Membangkitkan Dominggus Kenjam Dari Kematian

“Sebab sama seperti Bapa membangkitkan orang-orang mati dan menghidupkannya, demikian juga Anak menghidupkan barangsiapa yang dikehendaki-Nya.” Yohanes 5:21
Dominggus Hidup Kembali
Saudara-saudara yang dikasihi oleh Yahweh, dalam kesempatan ini saya akan bersaksi tentang peristiwa kematian dan kehidupan yang saya alami pada tanggal 15 Desember 1999. Peristiwa ini juga merupakan suatu tragedi bagi yayasan Doulos, Jakarta dimana STT Doulos ada di dalamnya dan saya adalah mahasiswa yang tinggal di asrama. Sebelum penyerangan dan pembakaran Yayasan Doulos tanggal 15 Desember itu, beberapa kali saya mendapat mimpi-mimpi sebagai berikut:

Minggu, 12 Desember 1999, saya bertemu dengan Yahweh Yeshua dan malaikat, saya terkejut dan bangun lalu berdoa selesai saya tidur kembali.
Senin, 13 Desember 1999, saya bermimpi lagi, dengan mimpi yang sama.
Selasa, 14 Desember 1999, dalam mimpi saya bertemu dengan seorang pendeta pada suatu ibadah KKR, isi khotbah yang disampaikan mengenai akhir zaman, adanya penganiayaan dan pembantaian.
Rabu, 15 Desember 1999, kurang lebih pukul 08.00 pagi, saya mendapatkan huruf “M” dengan darah di bawah kulit pada telapak tangan kanan saya. Dalam kebingungan dan sambil bertanya-tanya dalam hati, apakah saya akan mati? Saya bertanya kepada teman-teman dan pendapat mereka adalah bahwa kita akan memasuki millennium yang baru. Walaupun pendapat mereka demikian saya tetap merasa tidak tenang serta gelisah karena dalam pikiran saya huruf “M” adalah mati, bahwa saya akan mengalami kematian. Saya hanya bisa berdoa dan membuka Alkitab. Sekitar pukul 15.00 saya membaca firman Yahweh dari Kitab Yeremia 33:3 “Berserulah kepada-Ku, maka Aku akan menjawab Engkau.” Dan pada pukul 18.00, tanda huruf “M” di telapak tangan saya sudah hilang.

Kampus dan Asrama Mahasiswa Doulos Diserang
Pada malam hari tanggal 15 Desember 1999. Kegiatan berlangsung biasa di dalam asrama kampus STT Doulos.

Sebagian mahasiswa ada yang  sedang belajar, yang lain memasak di dapur dan ada pula yang sedang berdiam. Saya sendiri sedang berbaring di kamar. Kurang lebih jam 21.00 malam itu, saya dibangunkan oleh seorang teman sambil berteriak: “Domi, bangun, kita diserang!” Saya langsung bangun dalam keadaan panic, saya langsung berlari ke halaman kampus dan melihat sebagian kampus kami yang telah terbakar. Saat itu saya berkata kepada Yahweh: “Yahweh, saya mau lari kemana? Yahweh, kalau saya lari lewat pintu gerbang depan pasti saya dibacok.”

Sementara pikiran saya bertambah kalut ketika teringat akan tanda huruf “M” yang diberikan pada tangan saya. “Yahweh, apakah saya akan mati?” Saya menoleh ke belakang, ada beberapa teman sekamar yang lari menyelamatkan diri masing-masing.

Di belakang kampus kami dikelilingi pagar kawat duri setinggi 2 meter, saya tidak bisa melompat keluar dengan cara mengangkat kawat itu. Dengan tangan sedikit terluka akhirnya saya pun dapat keluar.

Kami sudah berada di luar pagar dengan keadaan takut dan gemetar karena di sana terdapat massa atau orang banyak yang tidak dikenal, mereka membawa golok, pentungan, batu dan botol berisi bensin atau Molotov. Kemudian kami berpisah dengan teman-teman, saya tidak tahu apa yang terjadi dengan mereka.

Saya lari menuju kos kakak tingkat semester 10, yang letaknya tidak jauh dari kampus. Sementara saya berlari, saya tetap berdoa kepada Yahweh: “Yahweh berkati saya, ampuni dosa dan kesalahan saya.” Setiba di rumah kos itu, saya mengetuk pintu sebanyak 2 kali tetapi tidak ada yang membukakan pintu.

Ternyata di belakang saya ada 4 teman mahasiswi yang juga lari mengikuti dari belakang. Mereka memanggil saya: “Domi, ikut ke rumah kami” tetapi saya berkata kepada mereka, “biar saya bersembunyi di sini.” Masih berada di depan rumah kos tersebut, saya berdoa lagi “Oh.. Yahweh, apakah malam ini saya akan mati? Ampuni dosa dan kesalahan saya.”

Ditangkap oleh Massa
Saya mengetuk pintu lagi, tetapi tidak ada orang yang menjawab, saya berdoa kembali: “Yahweh.. ini hari terakhir untuk saya hidup.” Terdengar suara massa yang semakin mendekat kepada saya. Mereka berkata: “Itu mahasiswa Doulos, tangkap dia!” Ada juga yang berteriak: “Bantai dia, tembak!”
Seketika itu saya ditangkap dan saya hanya bisa berserah kepada Yahweh sambil berkata: “Yahweh saya sudah di tangan mereka, saya tidak bisa lari lagi.”
Kemudian tangan saya diikat ke belakang dan mata saya ditutup dengan kain putih. Saya tetap berdoa dalam keadaan takut dan gemetar: “Yahweh ampuni dosa saya, pada saat ini Engkau pasti di samping saya.” Tiba-tiba ada suara terdengar oleh saya entah dari mana, yang berkata: “Jangan takut, Aku menyertai engkau, Akulah Yahweh Elohimmu.” Setelah mendengar suara itu, rasa ketakutan dan kegentaran hilang, karena saya sudah pasrahkan kepada Yahweh.

Penganiayaan dan Kematian
Mereka membawa saya ke tempat yang gelap, saya dipukuli dan ditendang. Saya dihadapkan dengan massa uang jumlah orangnya lebih banyak, saat itu mereka ragu, apakah saya mahasiswa Doulos atau warga sekitarnya. Sebagian massa ada yang terus mendesak untuk memotong dan membunuh saya.

Saya berdoa lagi: “Yahweh, fisik saya kecil, kalau saya mati, saya yakin masuk sorga. Saat ini saya serahkan nyawa saya ke dalam tangan kasih-Mu, ampunilah mereka.” Saat itu kepala saya dipukul dari belakang dan terjatuh di atas batu, saya tidak sadar akan apa yang terjadi lagi.

Roh Saya Keluar Dari Tubuh
Kemudian … roh saya terangkat keluar dari tubuh saya, roh saya berbentuk seperti orang yang sedang start lari atau sedang jongkok, lalu lurus seperti orang yang berenang kemudian berdiri. Roh saya melihat badan saya dan berkata: “Kok badan saya tinggal” (sebanyak dua kali). Roh saya berdiri tidak menyentuh tanah dan tidak tahu mau berjalan kemana, karena di sekeliling saya gelap gulita, kurang lebih lima detik, roh saya berkata:
“Mau ke mana?”

Lima Malaikat Datang Menjemput Saya
Saat itu ada lima malaikat datang kepada saya, dua berada di sebelah kiri, dua di sebelah kanan dan satu malaikat berada di depan saya. Tempat yang tadinya gelap gulita telah berubah menjadi terang dan saya sudah tidak dapat melihat badan saya lagi. Roh saya dibawa oleh malaikat-malaikat tersebut menuju jalan yang lurus, dan pada ujung jalan itu sempit seperti lubang jarum. Roh saya berkata: “Badan saya tidak dapat masuk.” Tetapi malaikat yang di depan saya bisa masuk, lalu roh saya berkata lagi: “Badan rohani saya kecil pasti bisa masuk.” Kemudian roh saya masuk melalui lubang jarum tersebut.

“Kemudian matilah orang miskin itu, lalu dibawa oleh malaikat-malaikat ke pangkuan Abraham.” Lukas 16:22

Berada di Dalam Firdaus
Saat itu saya sudah berada di dalam sebuah halaman yang luas. Halaman itu sangat luas, indah dan tidak ada apa-apa. Roh saya berkata: “Kalau ada halaman pasti ada rumahnya.” Tiba-tiba saat itu ada rumah, saya dibawa masuk ke dalam rumah tersebut dan bertemu dengan banyak orang di kamar pertama. Roh saya berkata: “Ini orang-orang yang percaya kepada Yeshua Ha Mashiah, mereka ditempatkan di sini.” Mereka sedang bernyanyi, bertepuk tangan, ada yang berdiri, ada yang duduk dan ada yang meniup sangkakala.

“Di rumah Bapaku banyak tempat tinggal. Jika tidak demikian, tentu Aku mengatakannya kepadamu. Sebab Aku pergi ke situ untuk menyediakan tempat bagimu.” Yohanes 14:2

Dibawa ke Ruangan Selanjutnya
Saya dibawa oleh malaikat-malaikat ke kamar selanjutnya atau kedua, sama dengan kamar yang pertama, hanya disini roh saya melihat orang-orang dengan wajah yang sama dan postur tubuh yang sama. Kemudian saya dibawa lagi ke kamar yang ketiga, yang sama dengan kamar yang pertama. Dan roh saya berkata: “Ini orang-orang yang percaya kepada Yeshua Ha Mashiah, ditempatkan di sini.” Lalu roh saya dibawa ke kamar yang keempat yaitu kamar yang terakhir, pada saat ini saya hanya sendiri, tidak disertai oleh malaikat-malaikat tadi. Kamar itu kosong, lalu roh saya berkata: “Ini penghakiman terakhir, saya masuk sorga atau neraka.”

“Karena sekarang telah tiba saatnya penghakiman dimulai, dan pada rumah Elohim sendiri yang harus pertama-tama dihakimi. Dan jika penghakiman itu dimulai pada kita, bagaimanakah kesudahannya dengan mereka yang tidak percaya pada Injil Elohim? Dan jika orang benar hampir-hampir tidak diselamatkan, apakah yang akan terjadi dengan orang fasik dan orang berdosa?” 1 Petrus 4:17-18

Bertemu dengan Yahweh Yeshua
Kemudian roh saya berjalan tiga sampai empat langkah, di depan saya ada sinar atau cahaya yang sangat terang seperti matahari, maka roh saya tidak dapat menatap. Saya menutup mata dan terdengar suara: “Berlutut!” Seketika itu roh saya berlutut, terlihat sebuah kitab terbuka dan dari dalamnya keluar tulisan yang masuk ke mata saya yang masih tertutup, tulisan timbul dan hilang terus menerus, roh saya berkata: “Yahweh…! ini perbuatan saya minggu lalu, bulan lalu, tahun lalu. Saya melakukan yang jahat dan saya tidak pernah mengaku dosa pribadi, sehingga Engkau mencatatnya di sini.”

“Yahweh…! Saya ingin seperti saudara-saudara di kamar pertama, yang selalu memuji dan memuliakan Engkau. Yahweh…! Saya tahu Engkau mati di atas kayu salib untuk menebus dosa saya, saya rindu seperti saudara-saudara yang berada di kamar pertama, kedua dan ketiga yang selalu memuji-muji Engkau.”
Sesudah itu tulisan yang keluar dari kitab itu hilang, buku manjadi bersih tanpa tulisan, kemudian buku itu hilang dan sinar yang terang itupun hilang dan ada suara berkata: “Pulang! Belum saatnya untuk melayani Aku.”

Saya melihat-lihat dari mana arah suara itu datang, saya melihat ada seorang di samping kanan. Orang tersebut badan-Nya seperti manusia, rambut hingga ke lehernya bersinar terang. Jubah-Nya putih hingga menutupi kedua tangan-Nya dan bawah jubah-Nya menutupi kaki-Nya. Ia menunggangi seekor kuda putih dengan tali les yang putih. Lalu roh saya berkata: “Ini Yahweh Yeshua, Dia seperti saya, Dia Elohim yang hidup.”

“Lalu aku melihat sorga terbuka; sesungguhnya, ada seekor kuda putih dan Ia yang menungganginya bernama: “Yang Setia dan Yang Benar” Ia menghakimi dan berperang dengan adil.” Wahyu 19:11

Kemudian Yahweh Yeshua tidak nampak lagi dan seketika itu roh saya dibawa pulang ke dalam tubuh saya. Saat itu juga ada nafas, ada pikiran dan saya berpikir, tadi saya bersama dengan Yahweh Yeshua. Setelah itu saya mencoba beberapa kali untuk bangun dan mengangkat kepala, tetapi tidak bisa, terasa sakit sekali, saya baru sadar bahwa leher saya telah dipotong dan hampir putus, kemudian saya dibuang ke semak-semak dengan ditutupi daun pisang. Saya merasa haus, lalu menggerakkan tangan mengambil darah tiga tetes dan menjilatnya, lalu badan saya mulai bergerak.

Saya berdoa: “Yahweh, lewat peristiwa ini saya telah bertemu dengan Engkau, dan Engkau memberikan nafas dan kekuatan yang baru sehingga aku hidup kembali, tapi Yahweh, Engkau gerakkan orang supaya ada yang membawa saya ke rumah sakit.”

Yahweh menjawab doa saya, malam itu ada orang yang mendekati saya dengan memakai lampu senter, lalu bertanya: “Kamu dari mana?” Saya tidak bisa menjawab, karena saya tidak dapat berbicara lewat mulut, tidak ada suara yang keluar, hanya hembusan nafas yang melalui luka-luka menganga pada leher. Kemudian orang tersebut memanggil polisi.

Puji Yahweh! Dikira sudah meninggal tetapi masih hidup. Mereka mengira saya sudah meninggal, mereka mengangkat dan membawa saya ke jalan raya. Kemudian polisi mencari identitas atau KTP saya, ternyata tidak ditemukan. Tanpa identitas, mereka bermaksud membawa saya ke sebuah rumah sakit lain, tetapi saya ingat kembali akan suara Yahweh dan takhta-Nya di sorga, ternyata ada kekuatan baru dari Yahweh Yeshua yang memampukan saya dapat berbicara.
Tiba-tiba saya berkata: “Nama saya Dominggus, umur saya 20 tahun, semester III, tinggal di asrama Doulos, saya berasal dari Timor.”
Orang-orang yang sedang melihat dan mendengar saya, berkata: “Wah, dia dipotong dari jam berapa? Sekarang sudah jam 02.30 pagi, tapi dia masih hidup.”

Perjalanan ke Rumah Sakit UKI
Kemudian mereka memasukkan saya ke dalam mobil dan meletakkan saya di bawah. Saya tetap mengingat peristiwa ketika Yahweh Yeshua dianiaya. Sementara mobil meluncur dengan kecepatan tinggi, saat melewati jalan berlubang atau tidak rata mobilpun berguncang dan saya merasa sangat sakit sekali pada luka di leher. Saya katakan kepada Yahweh: “Yahweh, apakah saya dapat bertahan di dalam mobil ini? Yahweh ketika Engkau di atas kayu salib, Engkau meminum cuka dan empedu, tetapi saya menjilat darah saya sendiri karena tidak ada orang yang menjagai saya.”
Saya membuka mata, ternyata memang tidak ada seorangpun yang menjagai saya, hanya seorang supir. Tetapi saya melihat beberapa malaikat berjubah puith menjaga dan mengelilingi saya. Saya katakan: “Yahweh ini malaikat-malaikat pelindung saya, mereka setia menjagai.” Saya harus berdoa agar tetap kuat.

Perawatan di Rumah Sakit
Setiba di rumah sakit, suara saya dapat normal kembali. Saya dapat berbicara dan bertanya kepada perawat: “Bapak saya mana?” perawat RS bertanya kepada saya: “Bapakmu siapa?” Saya jawab: “Bapak Ruyandi Hutasoit.” Ketika Bpk. Ruyandi menemui saya, ia berkata: “Dominggus.. leher kamu putus!” Jawab saya: “Bapak doakan saya, sebab saya tidak akan mati, saya telah bertemu dengan Yahweh Yeshua.” Lalu Bpk. Ruyandi mendoakan dan menumpangkan tangan atas saya.
Setelah itu saya mendapat perawatan, seorang dokter ahli saraf hanya menjahit kulit leher saya, karena luka bacokan sudah menembus sampai ke tulang belakang leher, sehingga cairan otak mengalir keluar, saluran nafas dan banyak saraf yang putus. Kemudian saya dirawat tiga hari di ruangan ICU dan selama perawatan saya tidak diberikan transfusi darah pendapat dokter pada saat itu adalah bahwa saya akan mati dan saya tidak diharapkan hidup, mengingat cairan otak yang telah keluar dan infeksi yang terjadi pada otak, yang semua itu akan menimbulkan cacat seumur hidup.

Mukjizat Kesembuhan Terjadi
Tanggal 19 Desember 1999 dengan panas badan 40°C dan seluruh wajah yang bengkak karena infeksi, saya dipindahkan keluar dari ruang ICU, dikarenakan ada pasien lain yang sangat memerlukan dan masih mempunyai harapan hidup yang lebih besar daripada saya.
Pada malam hari, roh saya kembali keluar untuk kedua kali dari tubuh saya, roh saya melihat suasana kamar dimana saya dirawat dan kemudian roh saya berjalan sejauh kurang lebih dua atau tiga kilometer dalam suasana terang di sekeliling saya. Tiba-tiba ada suara terdengar oleh saya: “Pulang..pulang…!”

Seketika itu juga, roh saya kembali ke dalam tubuh saya, suhu tubuh menjadi normal dan tidak ada lagi infeksi. Kemudian terdengar bunyi seperti orang menekukkan jari-jari pada leher saya, lalu otot, tulang, saluran nafas dan saraf-saraf tersambung dalam sekejab mata, saya merasa tidak sakit dan dapat menggerakkan leher. Sesudah itu saya diberi minum dan makan bubur.
Saya sudah hidup kembali, dengan kesehatan yang sangat baik. Puji Yahweh!
Keluar dari Rumah Sakit dalam Keadaan Sembuh Total

Saya berada di rumah sakit sejak tanggal 16 Desember 1999 dini hari dan keluar dari rumah sakit pada tanggal 29 Desember 1999, dengan berat badan normal dibanding dua minggu yang lalu karena banyak darah dan cairan yang telah keluar. Saya telah sembuh sempurna, tanpa cacat, tanpa perawatan jalan, saya hidup kembali dengan normal.

“Terima kasih Yahweh Yeshua, Engkau sungguh Elohim yang hidup dan ajaib, terpujilah nama-Mu kekal sampai selamanya, amin!”
(Oleh Dominggus, mahasiswa STT Doulos – 15 Desember 1999)

Yohanes  11:25-26  Jawab Yeshua: “Akulah kebangkitan dan hidup; barangsiapa percaya kepada-Ku, ia akan hidup walaupun ia sudah mati,  (26)  dan setiap orang yang hidup dan yang percaya kepada-Ku, tidak akan mati selama-lamanya. Percayakah engkau akan hal ini?”

Gambar-gambar Dominggus terluka  sampai pulih kembali bisa dilihat di Pedson blogspot.com

Video Doulos:Kesaksian Seorang Mahasiswa:

Part 1Part 2

 

Hak cipta dari artikel ini dimiliki oleh penjalabaja.wordpress.com. Artikel ini boleh diperbanyak dengan syarat alamat blog disertakan dengan lengkap dan bukan untuk tujuan komersial. Persiapkan Jalan Bagi Raja
  • Kalender

    • Desember 2019
      M S S R K J S
      « Nov    
      1234567
      891011121314
      15161718192021
      22232425262728
      293031  
  • Cari