Surga Sungguh Nyata kesaksian Choo Thomas

heavenissoreal_choothomas

choo_thomas_picture

Choo Thomas adalah seorang ibu rumah tangga yang telah dibawa oleh Yeshua Ha Mashiah ke Sorga selama 17 kali, setiap kali berkunjung ia diperlihatkan sesuatu yang baru. Bukunya “Heaven is so Real” atau “Surga Itu Nyata” dalam edisi Indonesianya telah menjadi salah satu buku terlaris di dunia. Ada beberapa pesan khusus yang Yeshua berikan kepadanya bagaimana orang bisa hidup selamanya di Sorga yang indah ini. Di bawah ini adalah kesaksian ibu Choo Thomas, Video kesaksian dalam bahasa Inggris bisa di dapat di bawah cerita ini.

Bill Cheung (Pembawa Acara): Pada Tahun 1992, seorang wanita Amerika kelahiran Korea bernama Choo Thomas bertobat dan lahir baru menjadi searang Kristen.Yang membuat cerita ini menjadi unik adalah, 2 tahun setelah pertobatannya, Choo mendapat kunjungan Yeshua dari Nazaret. Dia dibawa ke surga beberapa kali dan dibawa ke neraka 2 kali. Choo Thomas telah menulis sebuah buku tentang pengalamannya tersebut; Buku itu berjudul ‘Surga Itu Nyata’ dan telah diterbitkan pada bulan Oktober 2003. Dalam kurun waktu sebulan setelah diterbitkan, buku ini telah menjadi salah satu buku terlaris di dunia dan masuk di dalam jajaran 10 buku Kristen Karismatik terlaris di Amerika.

Choo Thomas:

Bapa Surgawi, terima kasih telah mengijinkan saya bersaksi. Haleluya! Saya menjadi seorang Kristen sejak tahun 1992 dan saya benar-benar jatuh cinta kepada Yeshua setelah saya pergi ke gereja beberapa kali, dan saya ingin memberikan setiap segi kehidupan saya kepadaNya sepanjang sisa hidup saya…Maka…

Saya ingin berbicara singkat tentang sebuah buku yang berjudul ‘Surga Itu Nyata’. Yahweh Yeshua sendiri yang telah membawa saya ke Surga sebanyak 17 kali dengan tubuh transformasi (tubuh yang diubahkan / tubuh spiritual) saya, seperti ketika saya berusia 15 atau 16 tahun. Sebelum semuanya ini terjadi, Dia mempersiapkan semuanya tahap demi tahap. Pada tahun 1994, Dia mengurapi seluruh tubuh saya dengan Api Roh Kudus, Dia membaptis saya dengan Roh Kudus, Bahasa Roh, Nyanyian Surgawi, Tawa Kudus, dan saya mengalami urapan yang luar biasa selama 3 jam dan saya rebah di lantai. Saya tidak bisa bangun karena urapan yang begitu kuat. Setelah itu, beberapa bulan kemudian, Pastor Larry Randolph memberikan sebuah nubuatan untuk saya. Dia berkata bahwa Yahweh ingin memakai saya dengan cara yang spesial. Dan semua nubuatannya itu menjadi nyata, ribuan kali lipat malah. Dan setelah itu, pada bulan Januari 2006, Yahweh Yeshua mengunjungi dan menampakkan diriNya kepada saya. Dia mengunjungi saya selama 10 kali untuk mengatakan bagaimana Dia akan memakai saya serta mengatakan hal-hal lain, rencana-rencanaNya, dan Dia ceritakan itu semua pada saya, seperti yang tertulis di dalam buku, tetapi Dia tidak mengatakan bahwa Dia akan membawa saya ke surga. Maka setelah 10 kali kunjungan, pada tanggal 19 Februari 1996, Dia mulai membawa saya ke surga dengan tubuh transformasi saya. Tubuh saya seperti tubuh spiritualNya. Setiap saat sebelum Dia membawa saya ke surga, Dia membawa saya ke sebuah pantai di bumi. Sebelum Dia membawa saya ke surga untuk pertama kalinya, Dia membawa saya ke satu sisi dari pantai dan Dia menunjukkan kepada saya air sebening kristal dan kemudian sebuah terowongan yang besar dan mengkilat. Dan setelah itu Dia membawa saya ke surga.

BC: Setelah melewati terowongan itu, Choo menulis: “Yahweh Yeshua dan saya berjalan melewati jalan yang menurun dari pucak bukit menuju lembah. Akhirnya tibalah kami di sebuah pintu gerbang putih yang sangatlah besar dan megah yg terletak di depan sebuah bangunan besar berwarna putih. Kami berjalan melalui pintu gerbang menuju bangunan putih. Kami masuk dan berjalan di sepanjang lorong yg menuju ke sebuah ruangan yg sangat besar. Kemudian kami masuk. Ketika saya melihat ke bawah,barulah saya sadar untuk pertama kalinya bahwa saya sedang memakai jubah yg lain daripada yang saya pakai ketika saya sedang berada di pantai, dan saya bisa merasakan ada suatu benda berat yang bertengger di atas kepala saya. Saya meraihnya dan benda itu ternyata adalah sebuah mahkota cantik yang telah diletakkan di atas kepala saya tanpa saya sadari. Kemudian saya memandang ke arah Yeshua. Dia sedang duduk di atas sebuah tahta. Dia memakai jubah kemilau dan mahkota emas. Selain saya, ada beberapa orang lain yang sedang berlutut dan sujud menyembah di hadapan hadiratNya. Dinding-dinding di ruangan itu terbuat dari batu-batu besar mengkilat yang berkilauan cahayanya. Batu-batu beraneka warna itu memberikan sebuah efek atau pengaruh yang membuat ruangan itu terasa hangat dan membahagiakan, sekaligus misterius. Kemudian, secepat ketika saya dipindahkan dari puncak bukit ke dalam bangunan putih, secepat itu pulalah saya telah berada di pantai kembali.

Choo Thomas:

Pada kunjungan pertama ke surga, Dia hanya menunjukkan ruangan tahtaNya kepada saya. Kemudian setelah itu, kami turun dari surga dan kemudian, tibalah kami di pantai di bumi dan kamipun duduk-duduk bersama di atas pasir. Diapun mulai berbicara. Dia berkata,”Kita baru saja pergi ke Kerajaan Surga. Hanya mereka yang patuh dan berhati murni saja yang akan masuk ke sana. Dia melanjutkan,”Mengabarkan Injil sangatlah penting”, dan setelah diam beberapa saat lamanya, dia berkata,”Mereka yang tidak membayar persembahan perpuluhan adalah orang-orang Kristen yang tidak patuh”. Itu adalah kata-kata terakhir yang dikatakannya pada kunjungan pertama saya ke surga.

BC: Choo terus dibawa berkunjung ke Surga sebanyak 16 kali setelah itu. Di dalam setiap kunjungannya ia menuliskan,”Di dalam tubuh transformasi saya, saya berjalan dengan Yahweh di tepi pantai dan Dia mendampingi saya selama di Surga. Kami berjalan melalui pintu gerbang mutiara dan pegi ke bangunan putih untuk berganti pakaian. Setelah itu kami berjalan sepanjang jembatan emas. Semuanya itu serasa begitu alamiah bagi saya. Saya yakin setiap orang yang percaya kepada Yahweh Yeshua akan melalui prosedur yang sama ketika dia pergi ke Surga.

ChooThomas:

Setelah itu, Dia membawa saya ke surga 16 kali lagi. Setiap kali Dia membawa saya ke sana, Dia menunjukkan berbagai hal baru. Dan ketika Dia menunjukkan sesuatu yang spesial atau istimewa, selalu, Dia berkata, Aku telah mempersiapkan semua ini untuk anak-anakKu. Aku tahu apa yang mereka sukai. Sama seperti ketika Dia menunjukkan kepada saya pantai (di surga), Dia berkata, ”Kau lihat, AnakKu, betapa indahnya pantai ini. Aku tahu anak-anakKu akan menyukai pantai ini”. Ketika Dia membawa saya pergi memancing, Dia berkata, Aku tahu anak-anakKu suka memancing, itulah sebabnya Aku telah sediakan begitu banyak hal yang mereka suka”. Saya menyadari bahwa surga itu 1000 kali lebih indah daripada di bumi, akan tetapi ada begitu banyak benda dan tempat yang menyerupai benda dan tempat bi bumi, seperti jalan-jalan raya, bangunan-bangunan, pohon-pohon, semak-semak belukar, batu-batu karang, bunga-bunga, dan tempat-tempat dengan permukaan yang kasar di luar Kerajaan Surga. Ada begitu banyak benda dan tempat yg menyerupai bumi di sana. Bedanya, di surga semuanya itu 1000 kali lebih indah. Indah sekali. Keindahan surga tak dapat dilukiskan dengan kata-kata. Benar-benar tak terkatakan indahnya. Dan saya pun menyadari betapa Yeshua sangat mencintai setiap dari kita. Itu terlihat dari cara Dia bertutur kata kepada saya ketika Dia berkata, ”Engkau lihat betapa besar cintaKu kepada anak-anakKu dan Aku telah lakukan ini semua demi mereka”. Itulah alasan mengapa Dia membawa saya ke sana, yaitu untuk menunjukkan kepada mereka apa yang telah disiapkanNya untuk anak-anakNya. Maka hendaklah setiap dari kita menyadari bahwa surga sedang menanti kita, dan sebelum Dia datang, Dia ingin semua orang Kristen tahu dan sadar akan hal ini sehingga mereka boleh bersuka cita dan pergi ke sana. Saya yakin itulah alasan mengapa Dia menunjukkan hal-hal ini kepada saya. Memang Dia tidak menunjukkan kepada saya semua hal secara menyeluruh. Dia hanya menunjukkan beberapa hal tertentu dan beberapa kata yang dianggapNya perlu untuk disampaikan. Dia adalah Elohim yang penuh cinta. Terpujilah Engkau Ya Elohimku.

BC: Di samping perjalanan ke Surga, Choo juga ditunjukkan neraka sebanyak 2 kali.

Dia menggambarkan penglihatan akan neraka sebagai berikut: Saya bisa melihat kabut dan asap hitam keluar dari lubang / jurang yang dalam, seperti kawah gunung berapi dan di dalamnya saya dapat melihat nyala api yang panas sedang membakar sekumpulan besar orang yang sedang menjerit dan meraung-raung. Jeritan itu adalah jeritan kesakitan yang hanya orang yang pernah mengalami luka bakar yang sangat parah yang mengetahuinya. Orang-orang itu telanjang, tidak berambut, dan berdiri dekat satu sama lain atau berdesak-desakan. Mereka menggeliat seperti cacing dan api melahap tubuh mereka. Tak ada jalan keluar bagi mereka yang terperangkap di dalam jurang tersebut. Dinding-dindingnya terlalu curam untuk mereka panjat, dan bara api yang membara meliputi seluruh penghujung dinding. Nyala api secara tiba-tiba menyambar dari segala penjuru. Orang-orang itu bergerak menjauh, dan kemudian ketika mereka pikir mereka telah lolos, nyala api yang lain melahap mereka dari depan mereka. Tiada henti-hentinya korban dosa yang malang ini disiksa. Mereka harus menghabiskan keabadian mereka dalam siksa api neraka dan tadak ada jalan keluar. “Siapakah orang-orang ini?” Tanya saya. “AnakKu, orang-orang ini tidak mengenalku.”

Choo Thomas: [di Neraka bertemu kedua orang tuanya dan keluarga dekat lainnya]

Di surga, semua yang Dia tunjukkan kepada saya adalah hal-hal yang menyenangkan dan luar biasa, tetapi setelah itu Dia menunjukkan kepada saya neraka. Ketika Dia membawa saya ke neraka, hal pertama yang saya lihat adalah api dimana-mana. Tempat itu begitu dalam, gelap, dan merupakan lubang tak berpenghujung. Orang-orang telanjang, tak berambut. Mereka semua tak memiliki rambut, tak berpakaian, benar-benar telanjang bulat. Mereka berdiri berdesakan dan sepertinya mereka saling dorong karena mereka mau menjauh dari api. Setiap kali mereka bergerak, api memburu mereka maju dan mundur, maju dan mundur. Seluruh tempat itu dikelilingi api dan mereka berdiri berdesak-desakan satu sama lain. Mereka terlihat begitu kesakitan dan sedih dan saya tak henti-hentinya menangis untuk mereka. Ketika saya dibawa ke sana untuk kedua kalinya, saya melihat orang-orang yang sama. Kemudian saya mendengar suara-suara dan saya menoleh ke segala penjuru. Begitu banyak orang-orang berwajah Oriental (serupa etnis Cina) di sana. Dan wanita ini, dia sedang melambaikan tangannya ke arahku. Dia berkata, ”Panas, panas sekali !”. Saya melihat ke arahnya dan mata kami pun beradu pandang. Dia adalah ibu saya. Ketika saya tersadar bahwa wanita itu adalah ibu saya, hati saya serasa runtuh dan saya pun mulai menangis. Saya belum pernah merasakan penderitaan yang begitu berat sebelumnya. Benar-benar hancur perasaan saya. Begitu hancur sehingga saya tidak tahu lagi harus berbuat apa. Dan dia terus berteriak, ”Panas, panas!” dan dia melambai-lambaikan tangannya kepada saya. Saya merasakan ketika saya memandangnya dia ingin saya turun dan menolongnya. Kemudian saya melihat juga orang-orang lain, ayah saya, ibu tiri saya, keponakan saya, dia meninggal ketika dia masih begitu muda, serta dua orang teman yang saya kenal. Oh, itu adalah suatu memori yang sangat menyakitkan dan saya terus menangis sejadi-jadinya, dan kemudian Yahweh Yeshua berkata, ”AnakKu, Aku mempunyai alasan yang baik untuk menunjukkan hal ini kepadamu, dan Aku merasakan penderitaan yang lebih besar daripada engkau.” Kemudian saya berkata kepadaNya, ”Yahweh, ibu saya meninggal saat dia masih muda, dia menderita sakit untuk jangka waktu yang lama, saya pikir da bukanlah seorang yang jahat.” Dia berkata, Tak peduli betapapun baiknya seseorang, kalau dia tidak mengenalku, ke sinilah mereka akan pergi.” Tetapi dalam hati saya berkata, mengapa Engkau tunjukkan hal-hal yang sangat melukai perasaan saya ini. Saya memikirkan hal itu, namun saya tidak pernah bisa marah kepadaNya. Saya tidak dapat melihat wajahNya namun saya berani bilang bahwa sesungguhnya Diapun sedang menangis bersama dengan saya. Saya hanya bisa merasakannya. Dia terlihat begitu sedih, kemudian Dia membelai kepala saya, menggandeng tangan saya. Kami berjalan keluar dari tempat itu dan saya menangis sepanjang perjalanan. Di dalam buku, saya menjelaskan hal ini dengan lebih jelas dan gamblang. Dan kemudian Dia menunjukkan kepada saya hal lain yang menyedihkan, yaitu tentang bayi-bayi yang diaborsi. Dia membawa saya ke sebuah bangunan yang sangat besar. Bangunan itu menyerupai sebuah gudang penyimpanan barang. Ketika kami melangkah masuk, sejauh mata memandang, bayi-bayi mungil telanjang terbaring berjajar. Hm…dan saya pun mulai menangis. Saya bertanya, ”Yahweh, mengapa ada begitu banyak bayi?” “Mereka adalah bayi-bayi yang diaborsi”. Saya menanyakan apa yang akan dilakukanNya dengan bayi-bayi ini. Dia mengatakan bahwa jika ibu-ibu mereka diselamatkan dan tiba di surga, mereka boleh memiliki bayi-bayi mereka kembali.

BC: Pada kunjungannya yang ke-17 kali ke surga, Yeshua memberitahu Choo bahwa ini mungkin adalah kunjungannya yang terakhir ke surga. Mengenai hal itu Choo menulis: Kata-katanya membuat hati saya sangat gundah. Hati saya sesungguhnya telah terpaut kepadaNya. Dia berdiri dan saya tahu bahwa inilah saatnya bagi kami untuk pergi. Saya terus menangis namun di dalam hati saya, saya merasakan suatu jaminan bahwa saya akan bersama-sama dengan Dia selamanya, dan Dia akan selalu menyertai saya sepanjang saya hidup di dunia. Di ruang ganti, seorang malaikat Yahweh memeluk saya. Sungguh tak terkira bahagianya berada di tempat dimana begitu banyak cinta, belas kasih, dan pengertian yang selalu hadir. Ketika saya sedang berganti pakaian, saya bisa merasakan bahwa Abraham dan malaikat Yahweh itu tahu bahwa ini adalah kunjungan saya yang terakhir. Ketika saya berjalan meninggalkan ruang ganti tersebut, malaikat Yahweh tadi memeluk saya sekali lagi. Malaikat Yahweh ini berambut pirang, memakai jubah putih panjang dan wajahnya memancarkan kehangatan dan kelembutan. Dia tersenyum kepada saya seiiring langkah saya menuju Yahweh Yeshua.

Choo Thomas:

Ketika Yahweh Yeshua membawa saya ke surga untuk yang ke-17 kalinya, Dia menunjukkan kepada saya awan-awan. Itu adalah kunjungan saya yang terakhir ke surga. Yahweh Yeshua mengatakan bahwa ini adalah saat terakhir bagi saya untuk berada di tempat ini. Dia tidak akan membawa saya ke sini lagi sampai hari terakhir. Saya bisa merasakan betul bahwa ini adalah saat terakhir bagi saya di tempat ini. Saya pun mulai menangis karena sungguh saya tidak ingin meninggalkan tempat ini. Saya memegang tanganNya dan memohon, ”Yahweh, tolong jangan biarkan saya pergi meninggalkan tempat ini.” Saya tidak ingin pergi karena saya ingin datang ke sini lagi dan lagi. Ini benar-benar menyedihkan bagi saya bahwa saya tidak akan pergi ke sana lagi, karena setiap kali saya pergi bersamaNya ke surga, saya tidak melihat hal-hal yang menyedihkan, melainkan damai sukacita. Saya tak bisa menjelaskan, takkan pernah bisa menjelaskan perasaan damai dan sukacita yang saya alami di sana. Meskipun sedih, saya masih memilki damai sukacita. Begitu banyak cinta. Saya menangisinya selama berhari-hari.

BC: Alkitab berbicara tentang hari ketika Yeshua Ha Mashiah akan datang kembali untuk menjemput gerejaNya. Di dalam 1 Tesalonika 4:16-17: ”Sebab pada waktu tanda diberi, yaitu pada waktu penghulu malaikat berseru dan sangkakala Elohim berbunyi, maka Yahweh sendiri akan turun dari Surga dan mereka yang mati dalam Ha Mashiah akan lebih dahulu bangkit;sesudah itu kita yang hidup, yang masih tinggal, akan diangkat bersama-sama dengan mereka dalam awan menyongsong Yahweh di angkasa. Demikianlah kita akan selama-lamanya bersama-sama dengan Yahweh”. Inilah yang dinamakan ‘pengangkatan’.

Choo Thomas: [Pengangkatan]

Setelah semuanya itu, kira-kira beberapa minggu kemudian, Yahweh Yeshua membawa saya ke pantai dengan tubuh transformasi saya. Kami duduk di tempat biasa, dan setelah berbincang sejenak Dia berkata bahwa Dia akan menunjukkan sesuatu kepada saya. Hampir bersamaan dengan saat Dia mengatakannya, saya mengeluarkan suara jeritan yang mengiringi penglihatan. Setiap kali Dia menunjukkan kepada saya sesuatu yang istimewa, saya mengeluarkan suara jeritan khusus atau khas yang keluar dari dalam tubuh saya, perut saya. Jeritan itu begitu keras dan berlangsung cukup lama. Kemudian saya mendengar suara ribut-ribut, suara-suara hiruk-pikuk yang begitu bising. Saya merasakan bahwa bumi telah jatuh, begitu keras, benar-benar suara-suara yang membisingkan telinga. Kemudian saya melihat langit berwarna putih. Orang-orang berjubah putih berterbangan dimana-mana. Mereka bermunculan dimana-mana, di sana-sini, terbang menghilang, bermunculan, langit dipenuhi oleh manusia. Kemudian saya tahu bahwa itu adalah peristiwa pengangkatan. Saya pun tertawa, menangis, menjerit, penuh gairah dan sukacita . Kemudian saya melihat cucu perempuan saya, ia baru berusia 10 bulan, ia belum memiliki rambut, tiba-tiba ia terbang keluar dari dalam kamar tidurnya. Ia memakai jubah putih dan rambutnya tergerai di bahunya. Anda bisa bayangkan betapa besar sukacita saya saat itu. Berikutnya saya melihat cucu perempuan saya yang lain. Ia baru berusia 4 bulan. Ia belum memiliki rambut. Ia juga terbang keluar dari jendela sama seperti cucu perempuan saya yang lain, dengan memakai jubah putih. Rambutnya juga tergerai di bahunya. Saya pun menjerit, menangis, tertawa, kegembiraan saya meluap. Saya belum pernah merasakan kegembiraan sebesar ini sebelumnya, begitu dahsyat, sehingga seluruh rumah bisa mendengar suara saya. Untunglah suami saya sedang tidak ada di rumah. Kalau ya, tentu dia akan berpikir bahwa ada sesuatu yang salah dengan saya. Setelah itu, Yahweh menunjukkan kepada saya suatu penglihatan yang lain. Penglihatan kali ini benar-benar menyedihkan. Sungguh mengerikan.

BC: Alkitab juga bercerita tentang masa penderitaan besar, yang terjadi segera setelah pengangkatan. Di Matius 24:21-22, Yeshua berkata,Sebab pada masa itu akan terjadi siksaan yang dahsyat seperti yang belum pernah terjadi sejak awal dunia sampai sekarang dan yang tidak akan terjadi lagi. Dan sekiranya waktunya tidak dipersingkat, maka dari segala yang hidup tidak akan ada yang selamat; tetapi oleh karena orang-orang pilihan waktu itu akan dipersingkat. Hal ini dikenal sebagai ‘masa sengsara’.

Choo Thomas: [yant tertinggal dan cap/ tanda 666]

Setelah itu, Yahweh Yeshua menunjukkan kepada saya suatu penglihatan yang lain. Ini tentang orang-orang yang tertinggal di bumi. Saya yakin diantara mereka ada banyak orang-orang Kristen. Itulah sebabnya mereka berlarian, bukan?. Kalau mereka bukan orang-orang Kristen tentulah mereka tidak akan berlarian ke sana kemari. Tetapi ada polisi dimana-mana, orang-orang juga berlarian dimana-mana, mereka ketakutan, kepanikan menghiasi wajah mereka. Sebagian orang masuk ke mobil-mobil, naik ke perahu-perahu, berlarian menuju gunung, mereka benar-benar tidak tahu harus kemana mencari tempat berlindung., seolah-olah mereka sedang dikejar-kejar oleh monster atau sesuatu yang mengerikan. Begitu menakutkan, begitu mengerikan, suatu pemandangan yang benar-benar mengerikan. Setelah itu Yahweh Yeshua memberitahu saya bahwa apa yang baru saya lihat itu tidak ada apa-apanya bila dibandingkan dengan keadaan yang sebenarnya pada saat hari itu tiba. Kemudian Dia berkata bahwa setelah umatKu terangkat, Setan akan mengambil alih bumi dan dia menginginkan setiap orang menerima angka 666. Setiap orang yang menolak menerima angka 666 akan dipenggal kepalanya. Maka barangsiapa tidak mau menerima tanda dari binatang buas itu, yaitu angka 666, berarti mereka memberi hati mereka kepada Yeshua. Mereka ingin bersama-sama dengan Yeshua sampai selama-lamanya (Wahyu 20:4). Tetapi barangsiapa telah menerima tanda dari binatang buas itu, yaitu angka 666, mereka semua akan dilemparkan ke danau api sampai selama-lamanya; mereka akan dibakar di sana siang dan malam tanpa henti (Wahyu 14:11). Maka hendaklah setiap orang mengerti betul tentang hal ini dan ingat, untuk mereka yang memilih untuk dipenggal, tidak akan semudah itu. Mereka akan mengalami siksaan hebat sebelum mereka dipenggal karena Setan tidak akan membiarkan semuanya terjadi begitu mudah (bagi mereka yang memilih untuk meenolak tanda 666.) Maka bagi siapapun yang mendengar pesan ini, jika anda tidak memiliki hubungan yang dekat dengan Yahweh Yeshua Ha Mashiah, saya mohon lakukanlah sesuatu berkenaan dengan keselamatan anda. Juga, jika anda tertinggal, apapun yang terjadi jangan pernah menerima tanda 666. Lebih baik menderita untuk sementara waktu daripada dibakar untuk selama-lamanya di neraka. Tolong perhatikan pesan saya ini.

BC: Buku ini, ‘Surga Itu Nyata’, telah diterjemahkan ke dalam banyak bahasa dan telah diedarkan ke seluruh dunia. Tersedia juga versi MP3 dari buku ini yang bisa dibeli secara online.

Choo Thomas:

Terpujilah namaMu, Yahweh. Buku ini adalah bukuNya di akhir zaman ini. Dia ingin semua orang Kristen membaca dan bersaksi tentang buku ini dan inilah yang banyak orang sedang lakukan ; Setelah mereka membeli 1 buku, mereka membeli lusinan bahkan ratusan dan mereka berkata buku ini adalah alat kesaksian terbaik di samping Alkitab. Dan kemudian, saya menerima begitu banyak e-mail sampai saya tidak punya waktu untuk diri saya sendiri. Dan khususnya ketika saya menerima e-mail dari anak-anak muda atau remaja usia 12-13 tahun. Mereka bilang mereka sangat terkesan dengan buku ini. Mereka mencintai Yeshua dan menyebut buku ini sebagai ‘buku Yeshua’ dan mereka diubahkan melalui buku ini. Beberapa dari mereka bilang mereka berkeinginan untuk berhenti sekolah dan bekerja untuk Yahweh. Saya melarang mereka berhenti sekolah. Saya berpesan, ”Kalian harus terus belajar. Yahweh ingin kalian mendapatkan pendidikan”. Itulah yang saya katakan pada mereka. Apapun yang kalian lakukan, utamakanlah Yahweh, letakkan Dia sebagai prioritas utama. Ketika saya membalas e-mail mereka, mereka sangat gembira. Ribuan jiwa telah dimenangkan melalui buku ini karena buku ini benar-benar adalah ‘buku Yeshua’. Dan Dia menggenapi semua janji-janjiNya dari awal sampai akhir berkenaan dengan buku ini. Dia mengatakan Dia akan mengurusi segalanya berkenaan dengan buku ini dari awal sampai akhir. Saya bilang bahwa saya begitu kuatir tentang banyak hal dan Dia berkata,”Mengapa engkau kuatir? Ini bukuKu. Aku akan mengurusi segalanya; Dia mengatakannya berulang kali. Dan Dia benar-benar mengurus segalanya dari awal sampai akhir. Barang siapa telah membaca buku ini, mereka pasti tahu bahwa ini adalah buku milik Yeshua dan Dia telah mengurus segalanya. Semua janji-janjiNya tentang buku ini ditepatiNya. Sekarang tugas saya yang tertinggal adalah pelayanan tarian. Dia telah melatih pelayanan tarian saya selama 3 tahun; Ini adalah tarian kudus. Saya telah menari di gereja selama 2 tahun. Saat ini saya telah menunggu kedatanganNya selama tiga setengah tahun. Menunggu adalah hal terberat dalam melayani Yahweh. Anda tahu, saya harus menunggu selama 7 tahun sebelum Dia menerbitkan buku ini. Saya sempat berpikir bahwa Dia tidak akan pernah menerbitkan buku ini, tetapi Dia selalu menggenapi janjiNya. Anda bisa lihat sendiri.

BC: Pada kunjungan terakhirnya ke Surga, Yeshua membuat sebuah janji yang sangat spesial kepada Choo.

Choo Thomas:

Akhir dari kunjungan-kunjungan ini adalah saat saya sedang mengerjakan manuskrip (teks asli berupa tulisan tangan atau ketikan yang siap untuk diserahkan kepada penerbit) buku ini. Kemudian Dia membawa saya menuju pantai di bumi. Kami menghabiskan waktu bersama selama beberapa jam. Dia bilang Dia akan mebawa saya ke sana setiap Senin. Saat itu tanggal 27 Mei 1996. Sejak saat itu, tanpa pernah luput sekalipun, Dia selalu membawa saya ke pantai itu setiap Senin dengan tubuh transformasi saya. Dia membangunkan saya beberapa menit setelah jam 12 dini hari. Dia membuat tubuh saya bergetar selama 30 menit, tepat 30 menit, tidak pernah kurang dan tidak pernah lebih. Kemudian hadiratNya nampak dan tubuh spiritNya bersama tubuh spirit saya menuju ke pantai. Dan ketika kami tiba di sana, hampir selalu Dia yang berbicara dan saya mendengarkan. Kemudian saya menyanyi, saya menari dengan tubuh spirit saya. Itu adalah saat-saat terindah dalam hidup saya.

BC: Alasan mengapa Yeshua telah mati di kayu salib adalah Yohanes 3:16 – Karena begitu besar kasih Elohim akan dunia ini, sehingga Ia telah mengaruniakan AnakNya yang tunggal supaya setiap orang yang percaya kepadaNya tidak binasa, melainkan beroleh hidup yang kekal. Oleh karena itu, menurut Roma 10:9 – Sebab jika kamu mengaku dengan mulutmu, bahwa Yeshua adalah Yahweh, dan percaya dalam hatimu bahwa Elohim telah membangkitkan Dia dari antara orang mati, maka kamu akan diselamatkan.

Choo Thomas:

Banyak orang berkata,”Siapa yang peduli tentang apa yang terjadi setelah saya mati”? Hehehe.. Kemudian saya berkata,”Sebaiknya anda peduli.”

Siapapun dari anda yang belum pernah mengucapkan doa keselamatan sebelumnya, Saya ingin berdoa bersama anda. Ikuti doa saya.

“Yahweh Yeshua, aku percaya bahwa Engkau adalah Anak Elohim dan Engkau telah mati demi aku. Masuklah ke dalam hatiku dan jadilah Yahweh dan Juru Selamatku. Kumohon ampunilah segala dosa-dosaku dan sucikanlah aku dengan darahmu yang kudus. Kendalikanlah segala segi kehidupanku mulai saat ini dan seterusnya. Yeshua, penuhilah aku dengan Roh KudusMu dan mampukanlah aku untuk dipakai bagi kemuliaanMu. Aku mau melayaniMu, mencintaiMu, dan mematuhiMu sepanjang hidupku, serta melakukan sesuatu yang dapat mengubah hidup orang-orang lain. Bapa, terima kasih telah menjadikanku anakMu. Dalam nama Yeshua yang kudus, Amin.

Haleluya! Siapapun yang telah bersama saya mengucapkan doa di atas, pergilah ke gereja, dengarkanlah Firman Elohim yang disampaikan oleh pendeta dan bacalah Alkitab setiap hari. Pelajarilah, bukan sekedar baca. Berdoalah dengan sering sepanjang hari dan milikilah hubungan dengan Yeshua. Terima kasih. Amin. Haleluya!

BC: Mewakili Pelayanan Injil Choo Thomas, saya ucapkan terima kasih anda telah menyaksikan tayangan kami. Dalam buku ‘Surga Itu Nyata’, Yeshua berkata bahwa Dia akan datang lebih cepat dari yang kita perkirakan. Maka, bersiaplah dan marilah kita persembahkan segala pujian pada Elohim kita!

  1. Kesaksian Choo Thomas dalam bentuk Video
  2. Buku Heaven is so rael baca online

Diambil dari

Surga itu Nyata

Hak cipta dari artikel ini dimiliki oleh penjalabaja.wordpress.com. Artikel ini boleh diperbanyak dengan syarat alamat blog disertakan dengan lengkap dan bukan untuk tujuan komersial.

7 Orang Kolombia diperlihatkan Sorga

Bersama, ke tujuh orang muda dari Kolumbia ini dibawa oleh Yesus Ha Mashiah dan diperlihatkan keadaan Surga dan Neraka. Melihat cerita mereka kemuliaan dari Surga dan kengerian dari Neraka.

Kesaksian Pertama: Esau

2 Kor 12:2, Aku tahu tentang seorang Kristen ; empat belas tahun yang lampau – entah di dalam tubuh, aku tidak tahu, entah di luar tubuh, aku tidak tahu, Elohim yang mengetahuinya – orang itu tiba-tiba diangkat ke tingkat yang ketiga dari sorga.

Kami sedang berada di kamar ketika kami mengalami pengalaman pertama. Ruangan dipenuhi cahaya dari kemuliaan dari Yahweh. Sinar itu sangat terang untuk menerangi seluruh ruangan. Ruangan penuh dengan kemuliaanNya, suasananya begitu indah sebelum Dia muncul.

Yesus berkata kepada kami, “Anak-anakKu, sekarang Aku akan menunjukkan KerajaanKu, kita akan pergi ke Surga.” Kami saling berpegangan tangan kemudian kami diangkat. Aku melihat ke bawah dan memperhatikan bahwa kami sedang keluar dari tubuh kami. Ketika kami pergi, kami sedang memakai jubah putih dan kami terus terbang ke atas dengan kecepatan yang tinggi.

Kami sampai di depan sepasang pintu gerbang untuk masuk ke Kerajaan Surga. Kami semua terheran-heran dengan apa yang terjadi dengan kami semua. Syukur, Yesus, Putra Elohim ada di sana berada dengan kami, di depan ada dua malaikat yang masing-masing memiliki empat sayap.

Kedua malaikat ini kemudian berbicara kepada kami, tapi kami tidak mengerti apa yang mereka katakan. Bahasanya sangat jauh berbeda dengan bahasa manusia. Kedua malaikat ini mempersilahkan kami dan mereka membuka kedua pintu yang sangat besar itu. Kami melihat suatu tempat yang sangat indah, dengan banyak hal yang belum pernah kami lihat. Ketika kami masuk, ada suatu damai yang mengisi hati kami. Alkitab katakan bahwa Yahweh akan memberi kita damai yang melampaui akal manusia. (Filipi 4:7).

Hal yang pertama aku lihat adalah seekor rusa, dan aku bertanya kepada salah seorang temanku, “Sandra, apakah kau lihat apa yang aku lihat?”, dia tidak lagi menangis atau berteriak lagi, sama seperti ketika kami sedang di perlihatkan Neraka. Dia tersenyum dan berkata : “Ya Esau, aku sedang melihat seekor rusa!”. Kemudian aku tahu bahwa semuanya adalah nyata, kami benar-benar sedang berada di Kerajaan Surga. Semua hal-hal yang mengerikan yang kami lihat ketika kami berada di Neraka semua terlupakan. Dan kami menikmati kemuliaan Yahweh. Kami mendekat kepada rusa tersebut, di balik rusa itu ada sebuah pohon yang besar dan tinggi. Itu adalah tengah-tengah dari firdaus.

Alkitab mengatakan dalam Wahyu 2:7, Siapa bertelinga, hendaklah ia mendengarkan apa yang dikatakan oleh Roh kepada jemaat-jemaat: Barangsiapa menang, dia akan Kuberi makan dari pohon kehidupan yang ada di Taman Firdaus Elohim.

Pohon adalah symbol dari Yesus, karena Ha Mashiah adalah Hidup Selamanya. Di balik pohon tersebut, ada sebuah sungai yang airnya bagaikan kristal. Begitu jernih dan indah, sepertinya kami tidak pernah melihatnya di bumi. Kami sangat ingin untuk tinggal di sana. Beberapa kali kami meminta, “Yahweh kami mohon! Jangan bawa kami keluar dari tempat ini! Kami ingin berada di sini untuk selamanya! Kami tidak ingin kembali ke bumi!”. Kemudian Yahweh menjawab kami, “Adalah perlu untuk bersaksi dari semua hal yang Aku siapkan bagi semua yang mengasihiKu karena Aku akan datang sebentar lagi, dan imbalannya adalah tinggal bersama denganKu”.

Ketika kami melihat sungai itu, kami terburu-buru pergi ke sana dan ingin melihat air tersebut. Kami ingat bahwa ada tertulis dalam Yoh 7:38, barangsiapa percaya kepada-Ku, seperti yang dikatakan oleh Kitab Suci: Dari dalam hatinya akan mengalir aliran-aliran air hidup. Air dari sungai ini seperti mempunyai kehidupan di dalamnya, jadi, kami membenamkan diri kami kedalamnya. Di dalam air dan di luar air kami dapat bernafas dengan normal. Sungai itu sangat dalam dan di sana terdapat banyak macam-macam ikan yang berwarna-warni. Cahaya di dalam dan luar air sama-sama normal, dalam Surga cahaya tidak datang dari sumber cahaya tertentu, semua tersinari dengan cerah. Alkitab menuliskan dalam Wahyu 21:23-24 bahwa, dan kota itu tidak memerlukan matahari dan bulan untuk menyinarinya, sebab kemuliaan Elohim meneranginya dan Anak Domba itu adalah lampunya. Dan bangsa-bangsa akan berjalan di dalam cahayanya dan raja- raja di bumi membawa kekayaan mereka kepadanya.

Kami meninggalkan sungai itu dan berlari ke semua tempat kami bisa temukan, kami ingin untuk menyentuh dan mengalami semuanya. Kami ingin untuk membawa semuanya pulang bersama kami, karena kami benar-benar terpukau dengan semua hal-hal yang ada di Surga. Karena begitu indahnya, semua hal itu itu tidak dapat terucapkan dengan kata-kata. Ketika Rasul Paulus di bawa ke Surga, dia melihat banyak hal yang dia tidak bisa jelaskan dengan kata-kata, karena keindahan yang sangat dari hal-hal yang ada di Kerajaan Surga. Seperti dalam 2 Korintus 12:4.

Ketika kami datang ke suatu tempat yang luas sekali, suatu tempat yang indah dan menakjubkan. Tempat itu penuh dengan batuan berharga, seperti, emas, intan, jamrud, dan berlian. Lantainya terbuat dari emas murni. Kami kemudian pergi ke tempat yang terdapat tiga buku yang sangat besar. Yang pertama adalah Alkitab yang terbuat dari emas. Untuk selama-lamanya, ya YAHWEH, firman-Mu tetap teguh di sorga. Dalam Mazmur 119:89 dikatakan Firman YAHWEH adalah kekal dan Firman YAHWEH berada di Surga selamaya. Kami memperhatikan pada Alkitab emas yang besar, halamannya, sampulnya, semuanya terbuat dari emas murni.

Buku yang kedua adalah lebih besar dari ukuran Alkitab. Ketika dibuka dan ada seorang malaikat yang sedang menulis didalam buku tersebut. Bersama Yahweh kami dapat melihat apa yang malaikat tersebut sedang tulis. Malaikat itu sedang menulis semua hal yang terjadi di bumi. Semua yang telah terjadi, termasuk tanggal, jam, semuanya tercatat disitu. Ini dilakukan adalah untuk penggenapan kata-kata Yahweh yang ditulis ketika bukunya dibuka, dan orang-orang di bumi akan diadili sesuai dengan apa yang mereka kerjakan yang tertulis di buku itu. Wahyu 20:12, dan aku melihat orang-orang mati, besar dan kecil, berdiri di depan takhta itu. Lalu dibuka semua kitab. Dan dibuka juga sebuah kitab lain, yaitu kitab kehidupan. Dan orang-orang mati dihakimi menurut perbuatan mereka, berdasarkan apa yang ada tertulis di dalam kitab-kitab itu.

Dan buku yang ketiga adalah buku yang lebih besar lagi dari buku yang kedua! Bukunya tertutup, tapi kami mendekati buku itu. Kami bertujuh menurunkan dari tempat berdirinya, sesuai perintah Yahweh, dan kami menaruhnya pada sebuah tiang.

Tiang dan penyangga di Surga benar-benar indah! Itu tidak terbuat seperti yang ada di bumi. Penyangganya seperti mengembang, itu terbuat dari batuan berharga. Ada yang terbuat dari berlian, ada yang terbuat dari jamrud murni, yang lain terbuat dari emas murni, dan yang lain-lainnya terbuat dari campuran dari batuan berharga tadi. Aku kemudian mengerti bahwa Yahweh adalah pemilik dari semua hal yang ada, seperti tertulis di Hagai 2:9, Kepunyaan-Kulah perak dan kepunyaan-Kulah emas, demikianlah firman YAHWEH semesta alam. Aku mengerti bahwa Yahweh kita adalah yang benar-benar kaya dan Dia memiliki semua kekayaan yang ada di dunia. Saya juga mengerti bahwa semua hal pun adalah kepunyaan Yahweh, dan Dia ingin memberikan itu semua kepada yang memintanya di dalam iman.

Yahweh berkata, “Mintalah kepadaKu dan Aku akan memberikan bangsa-bangsa sebagai warisan”. Mazmur 2:8. Buku yang kami taruh pada penyangga tersebut adalah sangat besar, bahkan untuk membuka halaman selanjutnya, kami harus berjalan dari satu sisi ke sisi yang lainnya. Kami berusaha membaca apa yang tertulis di dalam buku itu, karena Yahweh yang meminta kami membacanya. Pada awalnya, sangat sulit membacanya karena ditulis dengan karakter-karakter asing yang kami tidak dapat mengerti. Sangat jauh berbeda dari bahasa yang ada di dunia, itu merupakan sesuatu yang benar-benar Surgawi. Tapi, dengan bantuan dari Roh Kudus, kami diberikan berkat untuk mengerti buku tersebut. Seperti perban yang di lepas dari mata, kami dapat kemudian mengerti tulisan-tulisan tersebut, seperti halnya dengan bahasa kita.

Kami kemudian melihat bahwa kami tertulis di dalam buku itu. Yahweh kemudian memberitahu kami bahwa buku itu adalah Buku Kehidupan. (Wahyu 3:5). Kami mencatat bahwa nama-nama yang tertulis di buku adalah tidak sama dengan nama kami disebut di bumi, nama-nama ini adalah nama-nama baru, agar Firman YAHWEH bisa digenapi ketika dikatakan bahwa, siapa bertelinga, hendaklah ia mendengarkan apa yang dikatakan Roh kepada jemaat-jemaat: Barangsiapa menang, kepadanya akan Kuberikan dari manna yang tersembunyi; dan Aku akan mengaruniakan kepadanya batu putih, yang diatasnya tertulis nama baru, yang tidak diketahui oleh siapapun, selain oleh yang menerimanya.

Di Surga, kami bisa mengucapkan nama-nama kami, tapi ketika Yahweh membawa kami kembali lagi ke bumi, nama-nama tersebut di hapus dari ingatan dan dari hati kami. Firman YAHWEH adalah kekal, dan harus tergenapi. Teman-temanku, Alkitab berkata dalam Wahyu 3:11, Aku datang segera. Peganglah apa yang ada padamu, supaya tidak seorang pun mengambil mahkotamu. Di Surga, terdapat milyaran hal-hal yang menakjubkan, kita tidak dapat mengekspresikannya dengan kata-kata dari mulut kita. Tapi saya mau katakan sesuatu, “Yahweh sedang menunggumu!” Bagaimanapun hanya orang-orang yang setia sampai akhirnya yang akan di selamatkan. (Markus 13:13).

Kesaksian Kedua, Ariel

Kami terbang ke atas dan menuju ke Kerajaan Surga, kami akhirnya sampai di suatu tempat yang sangat indah dengan sepasang pintu yang indah. Di depan pintu tersebut ada dua malaikat yang menyambut kami. Kemudian mereka berkata-kata, tapi sepertinya apa yang mereka katakan adalah bahasa malaikat dan kami tidak dapat mengerti apa yang mereka katakan. Tapi Roh Kudus memberikan kami pengertian. Mereka mengucapkan ucapan selamat datang kepada kami. Yahweh Yesus menaruh tangan di depan pintu dan pintu tersebut terbuka. Jika Yesus tidak bersama kami, kami tidak dapat masuk kedalam Surga.

Kami kemudian takjub dengan apa yang ada didalam Surga. Kami melihat sebuah pohon yang sangat besar, Alkitab menyebutkan pohon ini sebagai “Pohon Kehidupan”, Wahyu 2:7. Kami kemudian menuju ke sebuah sungai, yang didalamnya terdapat berbagai banyak macam ikan. Semuanya begitu menakjubkan, akhirnya kami memutuskan untuk masuk kedalam air. Kami kemudian berenang kedalam air. Kami melihat ikan yang berenang di sekitar dan mengelilingi kami dan menyentuh kulit kami. Kami berenang tidak seperti layaknya di bumi, kehadiran Yahweh menenangkan ikan tersebut. Ikan-ikan tersebut mendekati kami kami karena mereka tahu bahwa kami tidak akan menyakiti mereka. Saya begitu terberkati dan terheran-heran ketika saya menangkap seekor ikan tersebut dan mengambilnya keluar dari air. Yang mengherankan adalah ikan tersebut sangat tenang dan menikmati kehadiran Yahweh walaupun ikan tersebut saya pegang. Saya kemudian menaruh ikan tersebut kembali ke air.

Saya bisa melihat dari kejauhan bahwa disana ada kuda putih di Surga, sebagaimana tertulis dalam Firman YAHWEH dalam Wahyu 19:11, Lalu aku melihat sorga terbuka: sesungguhnya, ada seekor kuda putih; dan Ia yang menungganginya bernama: “Yang Setia dan Yang Benar”, Ia menghakimi dan berperang dengan adil. Kuda-kuda tersebut akan dipakai salah satunya oleh Yahweh ketika Dia kembali ke dunia untuk menjemput anak-anakNya, gerejaNya. Saya mendekati kuda-kuda tersebut dan menepuk mereka. Yahweh ijinkan saya untuk mengendarai salah satu dari mereka. Ketika saya mengendarainya, saya merasakan sesuatu yang belum pernah saya rasakan sebelumnya di bumi. Saya merasakan kedamaian, kebebasan, cinta, bahwa seorang bisa merasakan tempat yang indah tersebut. Saya benar-benar menikmati apa yang saya bisa lihat oleh mata saya. Saya ingin menikmati semua hal yang indah di Firdaus yang Yahweh telah sediakan untuk kami.

Kami bisa melihat meja jamuan pernikahan, semuanya telah disediakan. Itu tidak mempunyai awal dan akhir. Kami melihat kursi-kursi yang telah disediakan. Disana juga tersedia mahkota kehidupan yang siap kami ambil. Kami melihat makanan yang lezat-lezat yang telah ditata, untuk semua yang telah di undang ke Perjamuan Kawin Anak Domba.

Malaikat-malaikat ada disitu dengan pakaian jubah putih yang Yahweh telah menyambut kami. Saya terpukau dengan semua hal yang ada di sana. Firman YAHWEH mengatakan kepada kita bahwa yang akan masuk ke Kerajaan Surga adalah seperti anak-anak, Matius 18:3. Ketika kami ada di Surga kami seperti anak-anak. Kami kemudian menikmati apa yang ada disana, bunga-bunga, tempat tinggal, bahkan Yahweh memperbolehkan kami untuk masuk ke dalam rumah-rumah tersebut.

Kemudian Yahweh membawa kami tempat yang terdapat anak-anak. Yahweh berada di tengah mereka dan Ia kemudian bermain dengan mereka. Dia mencukupkan waktu untuk bermain dengan mereka dan Ia menikmati ketika bersama mereka. Kami mendekat kepada Yahweh dan bertanya kapadaNya, “Yahweh, apakah anak-anak ini yang akan di lahirkan ke dunia?”. Dan Yahweh manjawab, “Bukan, anak-anak ini adalah yang di aborsi di bumi”. Ketika mendengar ini saya merasakan di dalam saya berguncang yang membuat saya merinding.

Saya ingat ketika dengan hal saya pernah lakukan di masa lalu, ketika saya belum kenal Yahweh. Ketika waktu itu, saya menjalin hubungan dengan seorang wanita dan akhirnya dia hamil. Ketika dia katakan bahwa dia hamil, saya tidak tahu apa yang harus saya lakukan, jadi saya meminta waktu untuk mengambil sebuah keputusan. Waktu berlalu dan kemudian saya menemuinya, semuanya sudah terlambat karena dia sudah melakukan aborsi. Bahkan ketika saya menerima Yahweh dalam hati saya, kalau aborsi adalah sesuatu saya yang tidak bisa maafkan. Kemudian Yahweh lakukan sesuatu hari itu, Dia membolehkan saya untuk memasuki tempat tersebut dan berkata kepadaku, “Ariel, apakah kau lihat anak perempuan yang ada disana? Anak tersebut adalah anakmu.” Ketika Dia berkata demikian, saya merasakan luka, didalam jiwa saya untuk waktu yang lama, kemudian jadi sembuh. Yahweh mengijinkan saya mendekatinya dan bersama dengan saya. Saya memegang tangannya dan menatap ke matanya. Satu kata yang saya dengar dari bibirnya, “Ayah”. Saya mengerti bahwa saya pengampunan Yahweh yang telah mengampuni saya, tapi saya kemudian belajar untuk memaafkan diri saya sendiri.

Teman-teman yang terkasih, siapapun yang membaca ini, saya ingin memberitahumu sesuatu hal. Yahweh telah mengampuni dosamu, sekarang belajarlah mengampuni dirimu sendiri. Saya berterimakasih kepada Yahweh yang mengijinkan kesaksian ini kepadamu. Yahweh Yesus Ha Mashiah saya berikan hormat dan pujian! Kesaksian ini adalah tentang Yahweh, Dia ijinkan kita untuk menerima pewahyuan ini. Saya harap bahwa saudara-saudara yang menerima kesaksian ini akan menerima juga berkat dan dapat memberkati yang lain. Yahweh memberkati.

Kesaksian Ketiga

Wahyu 21:4, dan la akan menghapus segala air mata dari mata mereka, dan maut tidak akan ada lagi; tidak akan ada lagi perkabungan, atau ratap tangis, atau dukacita, sebab segala sesuatu yang lama itu telah berlalu.

Ketiga kami tiba, pintu yang besar itu terbuka bagi kami. Dan kami melihat ada lembah yang penuh dengan bunga. Bunga-bunga itu sangat menakjubkan dan baunya sangat harum. Kami mulai berjalan dan merasakan kebebasan penuh seperti kami tidak pernah mandapatkannya di bumi. Kami merasakan sukacita yang memenuhi hati kami dan selama kami memperhatikan pada bunga-bunga tersebut kalau bunga tersebut unik, setiap daun bunga mempunyai perbedaan, ketulusan, dan mempunyai warna yang berwarna-warni.

Dalam hatiku, saya berkata kepada Yahwehku kalau saya ingin mempunyai salah satu dari bunga tersebut. Yahweh memberikanku tanda setuju. Saya mendekat kesebuah bunga dan mencabutnya. Tapi tidak terjadi apa-apa. Saya tidak bisa mencabutnya dari tanah. Bahkan saya tidak bisa mencabut daun bunga tersebut. Kemudian Yahweh memecah kesunyian dan berkata, “Semuanya harus dilakukan atas dasar kasih”. Dia menyentuh salah satu bunga itu dan jatuh ke tangan Yahweh dengan sendirinya. Kemudian Ia memberikannya kepada kami. Kami melanjutkan perjalanan dan mencium kalau aroma bunga tersebut masih bersama dengan kami.

Kami sampai di suatu tempat dengan satu pasang pintu yang sangat indah. Pintu itu rumit, banyak hiasannya dalam keindahannya dan mempunyai batuan berharga yang terpahat mengelilingi mereka. Pintu tersebut terbuka dan kami memasuki kedalam suatu ruangan dengan didalamnya terdapat banyak orang. Semuanya berlari dan membuat persiapan-persiapan. Beberapa dari mereka membawa rol dari pakaian putih bersih di bahu mereka, ada yang membawa gulungan dari benang emas, dan ada juga yang membawa pelat dengan semacam pelindung di dalamnya. Semuanya berlari dengan penuh semangat.

Kami bertanya pada Yahweh kenapa disini ada banyak sekali usaha dan terburu-buru. Yahweh meminta seorang yang muda untuk mendekat. Orang ini mempunyai sebuah gulungan di bahunya. Dia kemudian mendekat dan menatap Yahweh, dengan hormat. Ketika Yahweh bertanya padanya kenapa dia membawa-bawa gulungan baju, dia menatap Yahweh dan berkata, “Yahweh, Engkau tahu untuk apa pakaian ini! Pakaian ini adalah untuk membuat jubah dari yang telah diselamatkan, jubah-jubah itu adalah untuk perkawinan agung” Mendengar ini, kami merasakan sukacita yang besar dan damai yang melimpah. Wahyu 19:8 berkata, Dan kepadanya dikaruniakan supaya memakai kain lenan halus yang berkilau-kilauan dan yang putih bersih! Lenan halus itu adalah perbuatan-perbuatan yang benar dari orang-orang kudus.

Ketika kami keluar dari tempat itu kami merasakan damai yang lebih lagi, karena menakjubkan untuk dilihat dan Yahweh dengan SendiriNya telah membuat sesuatu yang indah bagi kita. Dia Empunya tempat itu dan waktu untukmu karena kamu penting bagiNya. Ketika kami keluar dari tempat itu, kami kehilangan pandangan setiap detail dari Surga. Itu seperti setiap hal mempunyai pemikiran tersendiri, dan setiap obyek yang ada di sana adalah kemuliaan untuk Yahweh.

Ketika kami datang ke suatu tempat di mana terdapat jutaan dan jutaan anak-anak, dari semua umur. Ketika mereka melihat Yahweh, semuanya ingin memeluk Dia, untuk merasakan cintaNya, karena Dia-lah kerinduannya. Yesus adalah kerinduan dari setiap anak-anak disini. Kami seperti ingin menangis melihat bagaimana Yahweh menjadi rebutan dari setiap anak-anak, bagaimana Dia mencium dan memegang tangan mereka.

Kami melihat bagaimana malaikat-malaikat mendekat kepada YAHWEH, membawa Dia bayi-bayi yang di bungkus kain lenan. YAHWEH menjamah, menyentuh, dan memberikan mereka ciuman pada pergelangan tangan mereka dan kami melihat malaikat-malaikat tersebut membawa mereka kembali. Kami bertanya kepada Yahweh kenapa di sana ada banyak sekali anak-anak, apakah itu adalah anak-anak yang akan di kirim ke dunia. Yahweh menghela nafas untuk menjawab, dan dia menjawab, “Bukan, anak-anak ini tidak akan di kirim ke dunia! Semua anak ini adalah yang telah di aborsi di dunia, yang mana orang tuanya tidak menginginkan mereka. Anak-anak ini adalah anak-anakKu dan Aku mengasihi mereka.” Saya menundukkan kepala dan suaraku gemetaran untuk menanyakan pertanyaan seperti itu kepadaNya.

Ketika saya tidak mengenal Yahweh, Jalan Hidup yang benar, saya membuat kesalahan dan berbuat dosa dengan seseorang. Diantara dosa-dosa itu adalah aborsi yang telah saya lakukan. Ada jeda waktu dimana saya menatap muka dengan muka dengan Yahweh dan kemudian bertanya kepadaNya, “Yahweh, apakah bayi yang saya aborsi, dulu, disini?” Yahweh menjawab, “Ya”. Saya kemudian berjalan ke salah satu tempat dan saya melihat anak kecil yang imut. Mendekati seorang malaikat yang sedang berdiri. Malaikat itu memandang kea rah Yahweh, dan anak itu membelakangi kami.

Yahweh berkata kepadaku, “Lihat, itu adalah anakmu”. Saya ingin melihatnya jadi saya berlari ke arahnya, tapi malaikat itu menghentikan aku dengan tangannya. Dia berkata saya harus mendengar anak itu dahulu. Saya kemudian mendengar apa yang anak itu katakan. Dia berkata dan melihat ke arah anak-anak lain. Dia bertanya kepada malaikat, “Apakah ayahku dan ibuku akan datang kemari segera?” Malaikat itu menatapku, kemudian menjawab dia ,”Ya, ayahmu dan ibumu akan datang segera.”

Saya tidak mengerti kenapa saya di khususkan untuk mendengar kata-kata itu, tapi di hatiku saya tahu kalau kata-kata itu adalah yang terbaik yang Yahweh bisa berikan kepada saya. Anak kecil itu tidak bicara masalah kemarahan, atau sakit, mungkin tahu kami tidak biarkan dia untuk lahir. Dia hanya menunggu dengan kasih kalau Yahweh ada di hatinya.

Kami melanjutkan perjalanan, tapi saya terus terpikir anak itu. Saya tahu kalau suatu hari saya akan bersama dia nanti. Saya mempunyai suatu alas an untuk pergi kesana, karena seseorang telah menungguku dalam Kerajaan Surga. Firman YAHWEH berkata dalam Yesaya 65:19, Aku akan bersorak-sorak karena Yerusalem, dan bergirang karena umat-Ku; di dalamnya tidak akan kedengaran lagi bunyi tangisan dan bunyi erangpun tidak.

Kami datang ke suatu tempat dengan pegunungan yang kecil, dan Yahweh Yesus menari. Di depanNya, ada sekumpulan orang dengan pakaian jubah putih dan mereka mengangkat tangan dengan carang minyak jaitun hijau. Ketika mereka melambaikannya di udara, mereka melepaskan minyak. Yahweh mempunyai banyak hal yang telah dipersiapkan untukmu! Sekarang adalaah waktu yang harus kamu serahkan untukNya.

Yahweh memberkatimu.

Kesaksian Keempat

Di dalam Kerajaan Surga, kami melihat banyak sekali hal-hal yang menakjubkan sebagaimana tertulis di dalam Firman YAHWEH, di 1 Korintus 2:9, tetapi seperti ada tertulis: Apa yang tidak pernah dilihat oleh mata, dan tidak pernah didengar oleh telinga, dan yang tidak pernah timbul di dalam hati manusia: semua yang disediakan Elohim untuk mereka yang mengasihi Dia.

Kami tiba di Kerajaan Surga, tempat itu sangat banyak hal yang spektakuler dan menakjubkan, banyak hal-hal yang besar dan merasakan kemuliaan Yahweh. Tempat itu begitu special, tepat yang penuh dengan anak-anak. Kami bisa katakan kalau disana ada jutaan anak-anak di tempat itu.

Kami melihat anak-anak dari berbagai usia, Surga dibagi kedalam beberapa bagian. Kami melihat semacam bayi-bayi yang di tampung antara umur 2-4. Kami juga memperhatikan anak-anak di Kerajaan Surga bertumbuh dan di sana ada sekolah di mana anak-anak tersebut diajari Firman YAHWEH. Guru-gurunya adalah malaikat-malaikat dan mereka mengajarkan anak-anak untuk menyanyikan lagu pujian dan untuk memuliakan Yahweh Yesus.

Katika Yahweh tiba, kami melihat kebahagiaan Raja kami yang besar sekali. Walaupun kami tidak bisa melihat wajahNya, kami bisa melihat Dia tersenyum, yang memenuhi seluruh tempat. Ketika Dia tiba, semua anak-anak berlari ke arahNya! Diantara semua anak-anak itu, kami melihat Maria, ibu Yahweh Yesus sewaktu di Dunia. Dia wanita yang sangat cantik. Kami tidak melihat dia dalam tahta dan tidak juga orang-orang yang memuji dia. Dia ada disana ada sebagaimana wanita yang lainnya yang ada di Surga, seperti semua orang-orang di Dunia dia diselamatkan. Dia memakai jubah putih dan memakai ikat pinggang emas, dan rambutnya panjang sampai ke pinggang.

Di Dunia, kami telah mendengar kalau banyak orang yang memuji Bunda Maria sebagai ibu Yesus, tapi saya ingin memberitahu Firman YAHWEH yang berkata dalam dalam Yohanes 14:6, Akulah jalan dan kebenaran dan hidup. Tidak ada seorangpun yang datang kepada Bapa, kalau tidak melalui Aku. Jalan masuk ke dalam Kerajaan Surga hanyalah Yesus dari Nazareth.

Kami juga memperhatikan kalau disana tidak ada matahari atau bulan. Firman YAHWEH berkata dalam Wahyu 22:5, dan malam tidak akan ada lagi di sana dan mereka tidak memerlukan cahaya lampu dan cahaya matahari, sebab YAHWEH Elohim akan menerangi mereka, dan mereka akan memerintah sebagai raja sampai selama-lamanya.

Kami bisa melihat kemuliaan Yahweh. Kami kesulitan untuk menjelaskan betapa mengerikannya sewaktu kami di Neraka, tapi adalah lebih sulit untuk menjelaskan yang berhubungan dengan Surga dan kesempurnaan dari sang Pencipta. Ketika kami ada disana, kami ingin berlari dan melihat segalanya. Kami bisa tiduran pada rumput, dan kami bisa merasakan kemuliaan Yahweh. Siulan yang lembut, angin yang sepoi-sepoi yang berhembus di wajah kami, semuanya adalah sesuatu yang amat indah.

Tapi di tengah-tengah langit, kami bisa melihat sebuah salib yang besar yang terbuat dari emas murni. Kami percaya kalau ini bukan penyembahan terhadap berhala tapi sebagai symbol yang menunjukkan kalau kematian Yesus di kayu salib, kita bisa masuk kedalam Kerajaan Surga.

Kami melanjutkan perjalanan di Surga. Sangat mengasikkan berjalan-jalan bersama Yahweh Yesus Ha Mashiah. Kami tahu dengan yakin, kalau Yahweh yang kami layani adalah Yesus dari Nazareth. Banyak dari kita berpikir kalau ada Yahweh di atas sana, hanya menunggu kita melakukan dosa, jadi Dia bisa menghukum kita dan mengirim kita ke Neraka.

Tapi itu bukan begitu. Kami bisa melihat gambaran yang lain dari Yesus, kalau Yesus adalah seorang teman, kalau Yesus pun menangis kalau kamu menangis. Yesus adalah Yahweh yang penuh cinta, kasih dan pengampunan, Dia membawa kita dalam tanganNya untuk membantu kita meneruskan jalan kepada keselamatan.

Yahweh Yesus juga mempertemukan kami dengan seseorang yang ada di Alkitab. Kami bertemu dengan Raja Daud, Raja Daud yang ada di Alkitab. Dia adalah lelaki yang tampan, tinggi dan wajahnya menggambarkan kemuliaan Yahweh. Ketika kami ada di dalam Kerajaan Surga, satu hal yang Raja Daud lakukan adalah menari, menari, menari dan memberikan semua kemuliaan dan hormat kepada Yahweh.

Bagi semua yang membaca kesaksian ini, saya ingin memberitahumu di dalam Firman YAHWEH dalam Wahyu 21:27, tetapi tidak akan masuk ke dalamnya sesuatu yang najis, atau orang yang melakukan kekejian atau dusta, tetapi hanya mereka yang namanya tertulis di dalam kitab kehidupan Anak Domba itu. Dan saya juga ingin memberitahumu kalau hanya yang berani yang masuk ke Kerajaan Surga. Yahweh memberkatimu.

Kesaksian Kelima

2 Korintus 5:10, sebab kita semua harus menghadap takhta pengadilan Ha Mashiah, supaya setiap orang memperoleh apa yang patut di terimanya, sesuai dengan yang dilakukannya dalam hidupnya ini, baik ataupun jahat.

Dalam Kerajaan Surga, kami bisa melihat Yerusalem Baru yang Alkitab ceritakan dalam Yohanes 14:2, di rumah Bapa-Ku banyak tempat tinggal. Jika tidak demikian, tentu Aku mengatakannya kepadamu. Sebab Aku pergi ke situ untuk menyediakan tempat bagimu. Kami bisa melihat kota itu dan masuk kedalamnya, kota itu benar-benar nyata dan kota yang menakjubkan! Yesus pergi kesana untuk mempersiapkan tempat kediaman itu untuk kita.

Di dalam kota kami bisa melihat tempat tinggal atau rumah dengan nama pemilik ada di depan rumah-rumah iu. Kota itu belum juga didiami, tapi itu telah siap untuk kita. Kami kemudian pergi kedalam rumah dan melihat semua hal yang ada didalam. Tapi kemudian kami meninggalkan kota itu, kami lupa dengan hal-hal yang kami lihat, memori itu di hapus dari kepala kami. Bagaimanapun, kami bisa mengingat kalau penyangga rumah-rumah itu terbuat dari besi berharga dan banyak jenis batuan berharga yang menghiasi mereka. Mereka juga mempyunyai emas murni.

Emas yang ada di kota ini adalah seperti yang Alkitab katakan, hampir semuanya transparan dan begitu berkilau. Emas yang ada di bumi tidak bisa di bandingkan dengan kilauan dan keindahan emas yang ada di Surga.

Setelah ini, kami dibawa kesuatu tempat yang banyak terdapat botol. Didalamnya terdapat air mata yang di kristalisasikan. Air mata yang anak-anak Yahweh cucurkan di bumi. Bukan tangisan dari komplen, tapi tangis orang-orang yang mereka cucurkan di dalam hadirat Yahweh, tangisan penyesalan, tangisan ucap syukur. Yahweh menyimpan tangisan-tangisan sebagai sesuatu yang berharga sebagai harta karun di Surga, seperti yang disebutkan dalam Mazmur 56:9, sengsaraku Engkaulah yang menghitung-hitung, air mataku Kautaruh ke dalam kirbat-Mu. Bukankah semuanya telah Kau daftarkan?

Kami juga pergi ke tempat di mana terdapat banyak sekali malaikat. Walaupun di Surga kami melihat banyak malaikat-malaikat, tempat ini adalah tempat khusus malaikat-malaikat. Kami mendengar Yahweh, kalau tiap malaikat mempunyai karakter yang berbeda-beda. Dia juga menunjukkan kalau malaikat akan dekat dengan kami selama kami hidup di dunia. Dia memperkenalkan malaikat yang di tugasi untuk mengawal kami. Kami bisa melihat karakter mereka, tapi Yahweh melarang kami untuk memberitahukan kepada yang lai tentang hal ini. Kita baca dalam Mazmur 91:11, sebab malaikat-malaikat-Nya akan diperintahkan-Nya kepadamu untuk menjaga engkau di segala jalanmu.

Kami tiba di suatu tempat dengan banyak lemari, di dalamnya terdapat banyak sekali bungan yang berbeda-beda. Ada bunga yang terbuka, indah dan berseri-seri. Tapi ada juga yang terkulai, dan ada juga bahkan yang layu. Kami bertanya kepada Yesus apa arti bunga-bunga ini? Dia menjawab, “Karena hidup kalian adalah seperti bunga-bunga ini.” Dia mengambil salah satu bunga yang layu. Dia berkata, “Lihat, orang ini sedih karena mereka sedang menghadapai pencobaan, atau kesulitan. Ada sesuatu dalam hidup ini yang menghalangi persekutuan denganKu. Apakah kamu tahu apa yang Aku lakukan agar bunga-bunga ini sehat dan terkembang kembali?” Dia mengambil bunga di tanganNya dan berkata, “Aku cucurkan tangisKu kepada mereka dan Aku menyegarkan mereka kembali.” Kami melihat bagaimana dengan cara yang kuat bunga ini mulai bangkit dan terkembang dalam warna-warninya dan mulai berseri-seri kembali.

Kemudian Dia mengambil bunga yang layu dan Ia melemparkannya ke dalam api dan berkata, “Lihat, orang ini telah mengenalKu dan berbalik dari padaKu. Sekarang dia mati tidak dalamKu dan kemudian dilemparkan ke dalam api.” Yohanes 15:5-6.

Kemudian kami meninggalkan tempat itu, kami melihat istana yang menakjubkan dari kejauhan. Tidak ada seorang pun yang berani mendekat ke istana itu, dan kami percaya itu tentang apa yang Alkitab katakan dalam Wahyu 22:1, lalu ia menunjukkan kepadaku sungai air kehidupan, yang jernih bagaikan kristal, dan mengalir ke luar dari takhta Elohim dan takhta Anak Domba itu. Kami percaya kalau istana tersebut dilokasikan dekat dengan hadirat dan tahta Yahweh.

Ketika mengalami semua hal ini dalam Kerajaan Surga, kami memiliki damai di hati kami,kami mengalami kedamaian yang melampui segala akal. Filipi 4:7. Kami mengerti sebagaimana tertulis dalam 1 Petrus 1:4, untuk menerima suatu bagian yang tidak dapat binasa, yang tidak dapat cemar dan yang tidak dapat layu, yang tersimpan di sorga bagi kamu.

Kesaksian Keenammeja-perjamuan-yahweh

Lukas 22:30, bahwa kamu akan makan dan minum semeja dengan Aku di dalam Kerajaan-Ku dan kamu akan duduk di atas takhta untuk menghakimi kedua belas suku Israel.

Dalam tempat yang mengagumkan itu, Yahweh memperbolehkan kami untuk melihat tempat penerimaan yang kami kira bisa ada dimana saja di alam semesta. Kami melihat tahta besar dengan dua kursi dari emas murni dan batuan berharga yang tidak ada di manapun di dunia. Di depan tahta itu ada sebuah meja yang tidak berujung, dan ada tutup meja putih di atasnya.

Segala keindahan dan keistimewaan makanan telah disediakan di atas meja. Kami melihat anggur dengan seukuran jeruk, dan Yahweh Yesus Ha Mashiah mengijinkan kami untuk mencoba sedikit dari makanan itu. Kami masih bisa mengingat betapa lezatnya makanan itu Itu sesuatu yang menakjubkan! Saudaraku dan teman-temanku, anda tidak bisa membayangkan semua hal yang telah disediakan di Kerajaan Surga dan semua hal yang Yahweh telah sediakan untukmu. 1 Korintus 2:9. Tetapi seperti ada tertulis: Apa yang tidak pernah dilihat oleh mata, dan tidak pernah didengar oleh telinga, dan yang tidak pernah timbul di dalam hati manusia: semua yang disediakan Elohim untuk mereka yang mengasihi Dia.

Juga pada meja, Yahweh memperlihatkan sebuah roti, “Manna”. Roti ini adalah roti dari Yahweh yang Alkitab ceritakan. Kami juga boleh mencicipi makanan yang lain yang kenikmatannya tidak bisa dibandingkan dengan yang ada di dunia.

Semua hal ini telah menunggu kami sebagai warisan di dalam Kerajaan Surga. Kami menikmati beberapa makanan nikmat dan lezat ketika kami berada di Kerajaan Surga. Kami terkesima kalau kursi yang di tata ada di kedua sisi dari meja. Kursi-kursi itu begitu indah dan mempunyai nama-nama yang tertulis pada kursi itu. Kami tidak bisa membaca nama kami dengan jelas, karena nama kami ditulis tidak sama dengan penulisan di Surga. Itu semua adalah nama-nama yang tidak seorang pun tahu kecuali diri mereka sendiri. Wahyu 21:7. Barangsiapa menang, ia akan memperoleh semuanya ini, dan Aku akan menjadi Elohimnya dan ia akan menjadi anak-Ku.

Apa yang tertulis dalam Firman YAHWEH mengagetkan kami. Namun demikian janganlah bersukacita karena roh-roh itu takluk kepadamu, tetapi bersukacitalah karena namamu ada terdaftar di sorga.Lukas 10:20. Disana ada banyak sekali kursi. Cukup untuk semua yang masuk ke dalam Kerajaan Surga. Ada juga kursi yang diambil dari meja. Ini berarti anak YAHWEH yang berhenti melayani YAHWEH, dan nama mereka dihapus dari Buku Kehidupan dan mereka dijauhkan dari Perjamuan Kawin Anak Domba.

Yahweh juga mempertemukan kami dengan seseorang yang ada di Alkitab, orang suci yang kita baca dalam Kitab Suci. Kami terkejut melihat Abraham. Abraham adalah seorang senior, tapi tidak dalam penampilannya. Dia adalah senior karena kebajikan yang dia miliki. Rambutnya putih semua, tapi tiap rambut seperti benang kaca atau benang berlian. Kami terkejut ketika dia lebih muda dari kami. Dalam Surga, kita semua akan muda kembali dan muda. Kami juga terkejut oleh perkataannya. Abraham memberitahu kami sesuatu yang tidak pernah terlupakan. Dia mengucapkan selamat datang kepada kami ke Kerajaan Surga dan segera kami akan ada di tempat itu, karena kedatangan Yahweh Yesus Ha Mashiah akan datang segera.

Disalin dari:

Pewahyuan Surga, 7 Columbian Youths

Hak cipta dari artikel ini dimiliki oleh penjalabaja.wordpress.com. Artikel ini boleh diperbanyak dengan syarat alamat blog disertakan dengan lengkap dan bukan untuk tujuan komersial. Persiapkan Jalan Bagi Raja