WAHYU TENTANG SORGA; M.K. Baxter, III

Bagian I: Di Gerbang Sorga – Yeshua Ha Mashiah Sang Penyembuh
Bagian II: Dahulu,  Sekarang dan Nanti -Bayi-bayi Yang Keguguran
Bagian III: Dalam Pemeliharaan – Sekarang, Berdoalah seperti ini [Doa Pertobatan]

DALAM PEMELIHARAANa-divine-revelation-of-heaven2

Sejauh mata memandang tak pernah saya lihat ada sesuatu yang cacat atau kurang sempurna di sorga. Ayat Alkitab tentang penciptaan Adam terbayang di benak saya.  melihat semuanya itu, sungguh sangat baik adanya. Segala sesuatu yang hilang di jaman Adam yang pertama dipulihkan oleh Adam yang kedua. Saya percaya bahwa hanya pada tubuh Yeshua dapat kita temukan sesuatu yang “cacat” di sorga, yaitu tangan dan kaki-Nya yang berbekas paku serta lambungNya yang dulu ditikam. Tanda-tanda ini tetap selama-lamanya sebagai bukti bahwa hanya Dia-lah yang telah membayar harga yang begitu mahal untuk menebus dosa-dosa manusia.

Kemudian saya melihat sesuatu yang menurut hemat saya merupakan bagian atas dari kepala  Bapa – bentuknya seperti wol. (Wahyu 1:14). Suatu transformasi yang dahsyat terjadi ketika  menghembuskan nafas ke dalam bayi itu lalu ia bertumbuh menjadi manusia sempurna. Sambil menyaksikan semua ini, lenyaplah semua pertanyaan yang sebelumnya selalu menyelimuti saya tentang apa yang terjadi terhadap bayi yang mengalami aborsi. Sekarang saya sudah mengerti bahwa bayi seperti itu ternyata hidup di sorga dan menjadi ciptaan sempurna di dalam pemeliharaan  Bapa. Setelah itu malaikat pengawal membawa saya naik tinggi melintasi sisi sebuah tempat di sorga. Tampak di sana banyak pohon rindang dan banyak buah-buahan yang sangat bagus. Ada banyak kembang dari berbagai jenis dan varitas. Saya lihat juga banyak unggas beterbangan, beberapa dari burung-burung itu tak pernah saya lihat di bumi. Indahnya pemandangan itu tak mungkin bisa dilukiskan dengan bahasa manusia. Kami naik terus ke suatu tempat lain. Gemuruh sorak pujian terdengar di sana. Seorang malaikat sangat besar yang mengenakan jubah putih berdiri di sisi gerbang. Dia berdiri di belakang sebuah meja. Dia membuka sebuah kitab emas dan memberikannya kepada seorang malaikat lain. Malaikat tersebut kemudian membuka kitab itu lalu berkas-berkas cahaya yang sangat cemerlang terpancar keluar dari kitab tersebut, layaknya percikan cahaya jutaan kembang api yang memancar secara bersamaan.

Kemudian saya melihat para orangtua dan banyak orang lain secara individu bergerak ke segala arah mendekati orang-orang tertentu. Mereka bersorak-sorak dan melompat-lompat. Saya tidak mengerti apa yang sedang terjadi. Malaikat pengawalku berkata: “Orang-orang ini mengenali sanak keluarga mereka di sini.” Semua orang yang ketika di bumi putus anggota badannya, atau yang lumpuh, atau meninggal prematur  sekarang menjadi manusia sempurna, menjadi manusia seutuhnya di sorga. Di sorga Anda akan mengenal semua orang. Anda akan kenal Abraham, Isak, Yakub. Anda akan kenal Musa dan semua  nabi lain. Anda juga akan kenal semua murid Yeshua Yeshua seperti yang diceritakan di dalam Perjanjian Baru. Setiap orang di sorga mengenal setiap orang di sorga. Anda akan mengenal mereka sama seperti mengenalmu (I Korintus 13:12). Pengetahuanmu akan

sangat luas ketika berada di sorga. Malaikat pengawal berkata lagi: “Mari, kamu akan masuk melalui gerbang ini.” Inilah gerbang yang paling indah yang saya lihat di sorga. Tampak bagai gerbang sebuah taman yang berlapis kayu tapi gerbangnya sendiri terbuat dari pualam putih bersih yang diselubungi bunga-bunga cantik. Kami masuk ke dalam dan menyaksikan reuni berbagai keluarga yang tengah bersorak gembira – keluarga besar .

REUNI DI SORGA

Raja Daud paham betul bahwa ketika bayi-bayi dilahirkan secara prematur lalu meninggal, jiwanya pergi ke sorga sambil menunggu sanak familinya yang beriman datang ke situ di kemudian hari. Ketika bayinya sendiri yang lahir di luar nikah melalui Betsyeba meninggal, Daud secara tulus bertobat dari dosa perzinahannya dan kemudian menyadari  telah memberi dia pengampunan (Mazmur 32:5). Oleh karena Daud menemukan damai sejahtera dalam keyakinannya bahwa ia akan tinggal di sorga bersama (Mazmur 23:6) dan akan berjumpa dengan bayinya itu (II Samuel 12:23) maka ia dapat menghibur Betsyeba yang tengah berduka. Baca II Samuel 12:13-24.

Malaikat Yahweh berkata kepada saya: “Mulai sejak terjadi pembuahan di dalam kandungan, setiap bayi merupakan jiwa yang kekal. Apabila seorang bayi diaborsi atau keguguran,  mengetahui itu.  menugaskan malaikat-malaikat untuk memelihara bayi itu. “Kami membawa jiwa-jiwa kecil itu ke sorga kemudian  membuat mereka menjadi ciptaan sempurna, tidak peduli apakah bayi itu diaborsi atau meninggal secara alamiah. “Tangan  yang Mahakuasa itulah yang membentuk mereka menjadi ciptaan sempurna. “Apabila orangtua dari para bayi itu hidup benar di dalam Yeshua Ha Mashiah, maka ketika mereka datang ke sorga mereka akan dipertemukan dengan dan mengenali anak-anak mereka. Mereka akan berjumpa di pintu gerbang kebahagiaan.”

MALAIKAT PENGAWAL

Saya bersyukur kepada  karena mendapat kesempatan menulis buku ini. Semua kenangan ini membara di dalam hati saya setiap saat. Memang banyak orang menyuruh saya menulis semua ini. Dalam setiap kesempatan mengunjungi gereja-gereja, saya berceritera tentang perjalanan saya ke sorga dan juga ke alam maut. Saya mau membagikan beberapa pengalaman lain yang saya alami di sorga karena saya rindu Anda memahami betul bahwa sorga itu benar-benar ada. Dan yakinlah, bahwa apabila Anda telah kehilangan seorang anggota keluarga atau orang yang dicintai, dia akan menemui Anda di pintu gerbang kebahagiaan. Saya rindu Anda mengerti betul hal ini, sebab kita memiliki harapan yang pasti di dalam Yeshua yang telah pergi untuk menyediakan tempat bagi kita.

Semua malaikat yang saya lihat di sorga itu besar dan kuat-kuat. Mereka memakai jubah yang bersinar-sinar secara luar biasa. Mereka sangat kuat tapi juga tulus dan pikiran mereka selalu tertuju pada . Malaikat-malaikat yang berdisi di pintu-pintu gerbang adalah malaikat penjaga yang memegang pedang terhunus. Setiap kali saya melihat pedang mereka, saya selalu berucap: “Glori haleluya, Elohim benar-benar menjaga anak-anakNya.”

Alkitab banyak berbicara tentang malaikat. Ironisnya, sering kita mengabaikan hal yang satu ini yang sudah berulang kali dinyatakan oleh Firman. Baru setelah terjadi pewahyuan, kita mendapat lebih banyak penjelasan tentang topik ini.

Mari kita simak beberapa pernyataan Alkitab tentang malaikat: “… sebab malaikat-malaikat-Nya akan diperintahkan-Nya kepadamu untuk menjaga engkau di segala jalanmu. Mereka akan menatang engkau di atas tangannya, supaya kakimu jangan terantuk kepada batu. (Mazmur 91:11-12)
“YAHWEH, yang di hadapan-Nya aku hidup, akan mengutus malaikat-Nya menyertai engkau, dan akan membuat perjalananmu berhasil, sehingga engkau akan mengambil bagi anakku seorang isteri dari kaumku dan dari rumah ayahku.” (Kejadian 24:40)
“Dan aku melihat seorang malaikat lain yang kuat turun dari sorga, berselubungkan awan, dan pelangi ada di atas kepalanya dan mukanya sama seperti matahari, dan kakinya bagaikan tiang api.” (Wahyu 10:1)
“Kemudian dari pada itu aku melihat seorang malaikat lain turun dari sorga. Ia mempunyai kekuasaan besar dan bumi menjadi terang oleh kemuliaannya.” (Wahyu 18:1)
“Sebab apabila orang bangkit dari antara orang mati, orang tidak kawin dan tidak dikawinkan melainkan hidup seperti malaikat di sorga.” (Markus 12:25)
“Maka seorang malaikat dari langit menampakkan diri kepada-Nya untuk memberi kekuatan kepada-Nya.” (Lukas 22:43)
“Bukankah mereka semua adalah roh-roh yang melayani, yang diutus untuk melayani mereka yang harus memperoleh keselamatan?” (Ibrani 1:14)
“Aku berkata kepadamu: Demikian juga akan ada sukacita pada malaikat-malaikat  karena satu orang berdosa yang bertobat.” (Lukas 15:10)
Saya merenungkan betapa sabdaNya terbukti dalam berbagai kesempatan. Dan setiap kali Yeshua memberikan pewahyuan kepada seseorang, makna sabdaNya semakin tersingkapkan. Di dalam Firman  masih ada banyak rujukan lain tentang malaikat.
“Pujilah YAHWEH, hai malaikat-malaikat-Nya, hai pahlawan-pahlawan perkasa yang melaksanakan firman-Nya dengan mendengarkan suara firman-Nya.” (Mazmur 103:20)
“Malaikat YAHWEH berkemah di sekeliling orang-orang yang takut akan Dia, lalu meluputkan mereka.” (Mazmur 34:7)
“Maka terjadilah gempa bumi yang hebat sebab seorang malaikat Yeshua turun dari langit dan datang ke batu itu dan menggulingkannya lalu duduk di atasnya. Wajahnya bagaikan kilat dan pakaiannya putih bagaikan salju.” (Matius 28:2-3)
Yeshua sendiri juga berbicara tentang bagaimana manusia dibawa pergi ke sorga oleh malaikat. “Kemudian matilah orang miskin itu, lalu dibawa oleh malaikat-malaikat ke pangkuan Abraham.” (Lukas 16:22)

Saya teringat ketika masuk melalui gerbang sorga. Dengar, umat Yeshua…, tak pernah saya dapat melukiskan secara tepat betapa besarnya damai sejahtera dan sukacita yang ada di sana. Nyanyian, pujian dan sembah dan sukacita yang begitu besar. Saya yakin tak seorang pun di bumi dapat menggambarkannya secara tepat karena bumi belum pernah merasakan seperti apa sukacita yang ada di sorga itu. Sejak Taman Eden, bumi belum pernah mengalami damai sejahtera dan sukacita seperti yang ada di sorga. Tak ada yang namanya penyakit di sorga. Tak ada kursi roda di sana. Tak ada orang yang memiliki kelemahan jasmani di sana. Semua orang sempurna dan sangat cantik dan ganteng. Korupsi juga tentu tak ada di sana. Di sorga tidak ada tipu daya dan kebohongan. Tidak ada dosa karena  tidak mengijinkan dosa apa pun mendekati sorga.

PENYEMBAHAN DI DEPAN TAKHTA

Dalam kecepatan sangat tinggi malaikat pengawal membawa saya pergi lagi melintasi kawasan pepohonan rindang yang berbuah lebat di tepi Sungai Kehidupan. Tampak setiap pohon di situ penuh buah yang sangat bagus. Sambil berjalan, saya merasa seperti menjadi bagian dari irama musik yang sedang berkumandang. Di sorga, setiap saat terdengar irama musik dan selalu saja ada musik-musik dan nyanyian baru. Saya mendengar alunan musik berkesinambungan memuji. Malaikat berkata: “Kita akan berjalan di depan takhta untuk menyaksikan penyembahan kepada.”

Di sepanjang jalan saya lihat orang-orang berdatangan dari berbagai penjuru sorga. Mereka katakan mereka datang untuk memuji “Raja Segala Raja dan Tuan Segala Tuan.” Awalnya jumlah mereka beberapa ratus. Kemudian bertambahn menjadi beberapa ribu. Setelah itu membludak tak terhitung banyaknya. Kami berada di sebuah tempat yang diceriterakan oleh Rasul Yohanes dalam Wahyu 4:2-5, 10-11: “Segera aku dikuasai oleh Roh dan lihatlah, sebuah takhta terdiri di sorga, dan di takhta itu duduk Seorang. “Dan Dia yang duduk di takhta itu nampaknya bagaikan permata yaspis dan permata sardis; dan suatu pelangi melingkungi takhta itu gilang-gemilang bagaikan zamrud rupanya. “Dan sekeliling takhta itu ada dua puluh empat takhta, dan di takhta-takhta itu duduk dua puluh empat tua-tua, yang memakai pakaian putih dan mahkota emas di kepala mereka.

“Dan dari takhta itu keluar kilat dan bunyi guruh yang menderu, dan tujuh obor menyala-nyala di hadapan takhta itu: itulah ketujuh Roh . “Maka tersungkurlah kedua puluh empat tua-tua itu di hadapan Dia yang duduk di atas takhta itu, dan mereka menyembah Dia yang hidup sampai selama-lamanya. Dan mereka melemparkan mahkotanya di hadapan takhta itu, sambil berkata: Ya Yeshua dan  kami, Engkau layak menerima puji-pujian dan hormat dan kuasa; sebab Engkau telah menciptakan segala sesuatu; dan oleh karena kehendak-Mu semuanya itu ada dan diciptakan.”

Tampak di depan sana ada awan kemuliaan  yang bergerak masuk dan keluar dari takhta. Bentuknya seperti ledakan bom atom yang berbentuk cendawan. Tapi setiap berkas awan kemuliaan itu berwarna-warni sangat menakjubkan. Sebentuk pelangi kemuliaan yang bersinar-sinar menudungi takhta itu. Dari situ keluar kuasa  yang amat dahsyat dan tak dapat saya temukan ungkapan yang pas untuk menggambarkannya. Saya tahu persis bahwa sosok yang tampak di dalam awan kemuliaan itu adalah representasi  Bapa.

Ribuan tahun silam  menjadikan manusia menurut gambarNya: “Maka  menciptakan manusia itu menurut gambar-Nya, menurut gambar  diciptakan-Nya dia; laki-laki dan perempuan diciptakan-Nya mereka.” (Kejadian 1:27) benar-benar mengambil tanah dari bumi ini dan membuatnya menjadi seorang manusia. Coba bayangkan kehadiran  ketika itu.
“… ketika itulah YAHWEH  membentuk manusia itu dari debu tanah dan menghembuskan nafas hidup ke dalam hidungnya; demikianlah manusia itu menjadi makhluk yang hidup.” (Kejadian 2:7)
“Manusia itu memberi nama kepada segala ternak, kepada burung-burung di udara dan kepada segala binatang hutan, tetapi baginya sendiri ia tidak menjumpai penolong yang sepadan dengan dia.” (Kejadian 2:20)

Karena Adam sendirian,  membuatnya tertidur lelap.  membuka bagian samping tubuhnya lalu mencopot satu dari tulang rusuk Adam lalu dengan ini Ia menciptakan Hawa, yaitu pendamping dan teman Adam semasa hidupnya, yang juga diciptakanNya sesuai dengan gambarNya (Kejadian 1:27). Bayangkan betapa mulianya manusia diciptakan menurut gambar!

PERSIAPAN BAGI SANG RAJA

Penyembahan di depan takhta itu menyaksikan betapa indah dan kudus  kita. Ketika kami tiba di tengah kerumunan orang banyak itu, saya melihat banyak malaikat berbaur di tengah orang banyak itu. Walau sangat besar jumlah orang di situ, suasananya tetap tertib. Para kudus dan malaikat terus menyembah dan memuji . Sungai Kehidupan yang mengalir keluar dari takhta itu bagai lautan kaca yang begitu bening dan kristal yang sangat indah. Tapi kaca itu mengalir karena tempat itu benar-benar sungai. Saya lihat orang-orang kudus, juga kuda-kuda putih dan berbadan besar dan sangat anggun. Kuda-kuda ini tubuhnya seperti terbuat dari pualam yang tak bercacat sedikit pun. Di atas punggung kudakuda ini terdapat selimut putih yang sangat rapi jahitannya dan pinggirannya dilapisi emas murni. Di mulut mereka tampak tali kekang yang terbuat dari emas. Mereka mengenakan perhiasan sangat indah di kaki dan di ekor. Kuda-kuda ini berridi tegap dan bersiap-siaga di depan takhta .

Saya lihat ada 12 malaikat berdiri di depan takhta sambil membawa terompet dan nafiri yang tergantung di pinggang. Mereka mengenakan pakaian emas yang cahayanya mengalir keluar dan jubah-jubah itu bertabur batu-batu mulia. Tiba-tiba muncul berbagai jenis alat musik yang tak pernah dibayangkan oleh pikiran manusia. Banyak pula harpa terlihat di

sana. Betapa indahnya tempat itu. Saya memperhatikan secara cermat siapa yang berada di tengah peralatan musik itu. “Oh, Allahku. Segala kemuliaan bagiNya. Haleluya.”

SERUAN PENYEMBAHAN

Dengar, umat Yeshua…, Roh Kudus menunjukkan kepada saya sesuatu secara amat jelas. Seorang perempuan berada di tengah kuda-kuda itu. Ia berdiri terdiam. Para malaikat di depan takhta , masing-masing mangangkat terompet dan nafiri lalu membunyikannya. Bunyi suara alat musik itu sungguh luar biasa indahnya mengiringi sorak pujian, lalu terdengar suara: Sekarang telah tiba saatnya untuk memberikan pujian syukur tertinggi, menyembah Dia dalam nyanyian dan tarian, menyembah Dia dengan musik, menyembah Dia karena kebaikanNya. Dia sajalah . Dialah Raja di atas segala raja dan Tuan di atas segala tuan. Dia itu Penebus dosa semua umat manusia.”

Pengumuman itu disambut dengan tiupan terompet dan sangkakala. Kemudian malaikat yang sedang membacakan pengumuman dari gulungan kitab itu berhenti dan sebuah tanda lain diberikan. Kuda-kuda yang mulia itu membungkukkan badan lalu berlutut. Kepala mereka serempak menunduk rapi dalam barisan sebagai penghormatan kepada .

“… supaya dalam nama Yeshua bertekuk lutut segala yang ada di langit dan yang ada di atas bumi dan yang ada di bawah bumi.” (Filipi 2:10)

“Dan aku mendengar semua makhluk yang di sorga dan yang di bumi dan yang di bawah bumi dan yang di laut dan semua yang ada di dalamnya, berkata: ‘Bagi Dia yang duduk di atas takhta dan bagi Anak Domba, adalah puji-pujian dan hormat dan kemuliaan dan kuasa sampai selama-lamanya!’” (Wahyu 5:13)

Kuda-kuda itu kemudian bangun lalu berlari berjingkrak-jingkrak di hadapan Yeshua. Mereka mengeluarkan semua kemampuan untuk memuliakan dan menyembah . Betapa aku rindu Anda juga menyaksikan semua ini. Dan  sungguh senang melihat penyembahan itu.

MOTIVASI UNTUK MEMUJI

Umat Yahweh, dengar…, saya yakin banyak di antara kita tidak menyadari sepenuhnya betapa  menyukai puji-pujian yang kita naikkan. Kita patut memuji , bukan karena telah terlepas dari semua kesusahan, melainkan karena kita memang mencintai Dia. Ketika kita menyembah Dia, kita tidak melakukan itu untuk kepentingan kita. Ketika kita memuji Dia karena segala peristiwa luar biasa yang telah Ia kerjakan di dalam hidup kita, sebetulnya kita mengalihkan fokus kita dari diri sendiri kepada . Dalam proses penyembahan barulah kita boleh menyadari bahwa Dialah satu-satunya Pribadi yang sanggup mengatasi semua masalah yang kita hadapi dan karena itu kita mempercayakan solusinya kepada Dia. Jadi, sebetulnya kita sangat beruntung dapat memuji dan menyembah Yeshua. Melihat gegap gempitanya kuda-kuda itu menyembah Yeshua, semua pemain musik di sorga turut memainkan alat musiknya. Sejumlah besar penyanyi mendendangkan lagu pujian. Gemuruh sorak pujian membahana lagi diiringi dentangan lonceng bersahutsahutan di seantero sorga. Berjam-jam suasana meriah itu terjadi dan semua tertuju pada.

Betapa indahnya saya mendengarnya dan betapa bahagia hati saya ketika berada di tengah akolade pujian itu. Di sana, di tengah resonansi pujian itu ingatan tentang planet bumi ini seperti lenyap ditelan sukacita sorgawi. Kesusahan dan masalah sirna, kengerian tentang alam maut menghilang.

TUGAS YANG  BERIKAN

Saya menyadari bahwa  mempunyai suatu maksud yang harus saya kerjakan. Malaikat  menyentuh saya dan seketika itu juga tubuh saya kembali dikuatkan. Dia berkata: “Anak,membolehkan engkau melihat semua ini agar engkau mengingat dan merekam semua ini. Wahyu dan penglihatan dan mimpi diberikan kepadamu agar engkau memberitahukan kepada manusia di bumi tentang Elohimmu “segala sesuatu yang telah  sediakan bagi mereka ... yang mengasihi Dia dan melaksanakan perintah-perintahNya.” (I Korintus 2:9, Ulangan 7:9).

Kemudian, umat Yeshua, dengar…, saya mendengar suara . Mendengar suaraNya saja saya sudah diliputi sukacita yang luar biasa. Bunyi suara  Bapa itu bagaikan gemuruh guntur, tapi saya mengerti kata-kataNya. Begitu mendengar suaraNya, saya langsung rebah dan bersujud, menyembah dan memuji Sang Raja Segala Raja dan Tuan Segala Tuan.

KITAB SUCI MENGAMINI

Ketika saya kembali ke planet bumi dan merenungkan semua peristiwa dahsyat yang telah  tunjukkan, saya memeriksa Kitab Suci. Anehnya, di setiap lembar Alkitab, saya seperti sedang membaca sesuatu tentang sorga dan kebesaran . Beberapa ayat yang saya temukan adalah:

“Hanya Engkau adalah YAHWEH! Engkau telah menjadikan langit, ya langit segala langit dengan segala bala tentaranya, dan bumi dengan segala yang ada di atasnya, dan laut dengan segala yang ada di dalamnya. Engkau memberi hidup kepada semuanya itu dan bala tentara langit sujud menyembah kepada-Mu.” (Nehemia 9:6)
“Bukankah  bersemayam di langit yang tinggi? Lihatlah bintang-bintang yang tertinggi, betapa tingginya!” “Awan meliputi Dia, sehingga Ia tidak dapat melihat; Ia berjalanjalan
sepanjang lingkaran langit!” (Ayub 22:12, 14)
“… sebab Ia telah memandang dari ketinggian-Nya yang kudus, YAHWEH memandang dari sorga ke bumi…” (Mazmur 102:19)
“YAHWEH sudah menegakkan takhta-Nya di sorga dan kerajaan-Nya berkuasa atas segala sesuatu.” (Mazmur 103:19)
“Biarlah semuanya memuji-muji YAHWEH, sebab hanya nama-Nya saja yang tinggi luhur, keagungan-Nya mengatasi bumi dan langit.” (Mazmur 148:13)
“Tetapi kamu sudah datang ke Bukit Sion, ke kota  yang hidup, Yerusalem sorgawi dan kepada beribu-ribu malaikat, suatu kumpulan yang meriah…” (Ibrani 12:22)

MAKHLUK-MAKHLUK SORGAWI

Ini kisah nyata tentang apa yang terjadi pada saya. Malaikat Yeshua datang lagi dan berkata kepada saya: “Saksikanlah kebesaran Elohimmu.” Dengan cepat dia membawa saya lagi ke sorga melalui salah satu gerbang indah itu. Setiap gerbang itu terbuat dari mutiara tulen berhiaskan dekorasi amat cantik. Keindahan sorga itu tidak bisa diceritakan sepenuhnya. Kami berjalan melewati Sungai Kehidupan. Di sepanjang tepi sungai itu saya mendengar sorak pujian tak henti-hentinya. Sekali lagi saya dibawa ke depan takhta  yang seperti dikisahkan dalam kitab Wahyu. Luar biasa gemuruh pujian dan penyembahan di situ.

Umat Yeshua…, takhta  yang saya lihat itu sama persis dengan apa yang dikatakan Alkitab.
“Dan dari takhta itu keluar kilat dan bunyi guruh yang menderu, dan tujuh obor menyala-nyala di hadapan takhta itu: itulah ketujuh Roh. “Dan di hadapan takhta itu ada lautan kaca bagaikan kristal; di tengah-tengah takhta itu dan di sekelilingnya ada empat makhluk penuh dengan mata, di sebelah muka dan di sebelah belakang.” (Wahyu 4:5-6)
Sambil menyaksikan itu, saya mendengar paduan suara malaikat bergemuruh di sekeliling takhta itu. Malaikat-malaikat itu tak terhitung banyaknya. Lalu, saya melihat makhluk-makhluk sorgawi lainnya dan juga para tua-tua. Ada empat makhluk lain dan 24 tua-tua,
sama persis dengan yang ditulis di dalam Alkitab:
“Maka aku melihat dan mendengar suara banyak malaikat sekeliling takhta, makhluk-makhluk dan tua-tua itu; jumlah mereka berlaksa-laksa dan beribu-ribu laksa…” (Wahyu 5:11)
“Dan semua malaikat berdiri mengelilingi takhta dan tua-tua dan keempat makhluk itu; mereka tersungkur di hadapan takhta itu dan menyembah …” (Wahyu 7:11)

SERAFIM DI DEPAN TAKHTA

Dalam perjalanan kali ini saya menyaksikan apa yang disebut seraf atau makhluk sorgawi di depan takhta . Mereka memiliki mata yang besar, ada yang di bagian depan dan ada yang di bagian belakang kepala mereka. Karena itu mereka dapat melihat ke depan dan ke belakang sekaligus. Mereka memiliki enam sayap. Ada yang wajahnya seperti singa, satu lagi seperti anak lembu, satu lagi berwajah manusia dan ada pula yang wajahnya seperti burung nasar yang sedang terbang. Perawakan mereka tinggi besar. Mereka bertempik-sorak, “Kudus, kudus, kuduslah, Yahweh Mahakuasa.”

Saya merasa itu pemandangan aneh karena sebelumnya tak pernah saya melihat makhluk seperti itu. Tapi saya sadar betul bahwa  menciptakan mereka untuk tinggal di sorga. Saya memuji  karena karya dan kuasa-Nya yang luar biasa itu. Sungguh,  kita itu terlalu amat dahsyat. Saya rindu Anda memahami bahwa setelah memandang makhluk sorgawi itu saya mulai menyelidiki tentang mereka dan saya memukan pernyataan Rasul Yohanes yang menakjubkan di kitab Wahyu 4:6-8: “Dan di hadapan takhta itu ada lautan kaca bagaikan kristal; di tengah-tengah takhta itu dan di sekelilingnya ada empat makhluk penuh dengan mata, di sebelah muka dan di sebelah belakang. “Adapun makhluk yang pertama sama seperti singa, dan makhluk yang kedua sama seperti anak lembu, dan makhluk yang ketiga mempunyai muka seperti muka manusia, dan makhluk yang keempat sama seperti burung nasar yang sedang terbang. “Dan keempat makhluk itu masing-masing bersayap enam, sekelilingnya dan di sebelah dalamnya penuh dengan mata, dan dengan tidak berhenti-hentinya mereka berseru siang dan malam: Kudus, kudus, kuduslah Yeshua , Yang Mahakuasa, yang sudah ada dan yang ada dan yang akan datang.”

TUGAS PARA SERAFIM

Tugas dan pekerjaan para serafim – inilah juga tugas para tua-tua itu – adalah menyembah dan memuji , seperti yang diceritakan di dalam Alkitab. “Dan keempat makhluk itu masing-masing bersayap enam, sekelilingnya dan di sebelah dalamnya penuh dengan mata, dan dengan tidak berhenti-hentinya mereka berseru siang dan malam: Kudus, kudus, kuduslah Yeshua , Yang Mahakuasa, yang sudah ada dan yang ada dan yang akan datang. … (Wahyu 4:8-11)

“Dan mereka menyanyikan suatu nyanyian baru katanya: Engkau layak menerima gulungan kitab itu dan membuka meteraimeterainya; karena Engkau telah disembelih dan dengan darah-Mu Engkau telah membeli mereka bagi  dari tiap-tiap suku dan bahasa dan kaum dan bangsa. “Dan Engkau telah membuat mereka menjadi suatu kerajaan, dan menjadi imam-imam bagi  kita, dan mereka akan memerintah sebagai raja di bumi.” (Wahyu 5:9-10)

“… “Anak Domba yang disembelih itu layak untuk menerima kuasa, dan kekayaan, dan hikmat, dan kekuatan, dan hormat, dan kemuliaan, dan puji-pujian!” “Dan aku mendengar semua makhluk yang di sorga dan yang di bumi dan yang di bawah bumi dan yang di laut dan semua yang ada di dalamnya, berkata: Bagi Dia yang duduk di atas takhta dan bagi Anak Domba, adalah puji-pujian dan hormat dan kemuliaan dan kuasa sampai selama-lamanya! “Dan keempat makhluk itu berkata: “Amin”. Dan tua-tua itu jatuh tersungkur dan menyembah.” (Wahyu 5:11-14)

[Saya kumpulkan ayat-ayatnya saja] (Wahyu 5:8; 6:1, 7:11-12; 15:6-8; 19:4-6)

RIWAYAT PERJALANAN KE SORGA

Yahweh Yeshua membawa saya ke sorga 10 kali. Saya tiba di sorga dalam kuasa. Ini semua terjadi segera setelah Dia membawa saya ke alam maut selama 30 malam.
Perjalananku ke alam roh ini berlangsung dalam masa Paskah. Yeshua pertama kali muncul pada suatu subuh, antara jam 02:00 dan jam 05:00.

Pertama-tama Dia membawa saya ke dalam alam maut untuk menunjukkan kepadaku tempat perhentian bagi semua manusia yang menolak atau tidak percaya kepadaNya. Artinya, manusia yang tidak percaya Yeshua tak akan pernah sampai ke sorga. Jadi, sebelum Dia membawa saya ke sorga, Dia terlebih dahulu membawa saya ke dalam perut bumi dan menunjukkan tempat tinggal orang mati. Tentang kunjungan ke alam maut ini telah saya bukukan dalam buku berjudul A Divine Revelation of Hell (Wahyu  tentang Naraka).

Seusai melakukan perjalanan 30 malam ke dalam perut bumi yang penuh kengerian itu, selama 10 malam berikutnya Yeshua menunjukkan kepada saya tentang kemuliaanNya di sorga. Setelah itu masih ada lagi serentetan penglihatan yang Yeshua anugerahkan kepada saya. Semua yang saya tulis di dalam buku ini adalah kisah nyata yang saya alami sendiri dan dinyatakan oleh Roh  Yang Hidup. Dan  mempunyai tujuan bahwa Anda mendengarnya hari ini.

Beberapa hal lain perlu saya ceriterakan di sini. Di sorga ada malaikat yang memiliki sayap dan ada juga yang tidak memiliki sayap. Setiap kali saya tiba di sorga, saya melihat setiap malaikat itu sedang sibuk mengerjakan sesuatu tugas. Mereka merampungkan semua tugas yang diberikan bahkan sampai hal-hal yang sangat rinci.  Setiap malaikat memiliki tugas tertentu, jadi tugas mereka berbeda-beda. Tapi yang sama adalah setiap mereka selalu memuji  dan mereka mengerjakan semua tugas itu dengan penuh sukacita walau tampak begitu sibuk. Misalnya, setiap kali jiwa-jiwa baru tiba di sorga, para malaikat menemui mereka dan mengantar mereka melewati Sungai Kehidupan. Jadi, ada malaikat yang tugasnya mengantar jiwa melewati Sungai Kehidupan. Malaikat pengantar ini menyerahkan jiwa-jiwa itu kepada malaikat-malaikat lain lagi yang tugasnya adalah memakaikan pakaian baru kepada jiwa-jiwa yang baru tiba tersebut. Pakaian keselamatan yang diberikan itu adalah “jubah kebenaran.” Setelah itu, malaikat pengantar membawa jiwa-jiwa itu ke sebuah ruangan lain bernama “ruang mahkota.” Di sini setiap jiwa akan menerima mahkota yang dipakaikan di atas kepalanya. Semua keagiatan ini berlangsung secara sangat tertib dan sangat indah pula. Dalam melakukan tugas ini, para malaikat selalu tampak girang dan kebahagiaan yang terpancar dari mereka amatlah sempurna.

Saya tidak pernah melihat lonceng di sorga, tapi saya selalu mendengar bunyi lonceng berdentang. Malaikat bilang lonceng di sorga itu berbunyi setiap kali ada jiwa baru yang diselamatkan di bumi. Hal ini mereka namakan “sukacita sorgawi.”

Selama 10 kali perjalanan ke sorga itu saya sering melihat meja-meja yang amat cantik. Saya tidak tahu bagaimana harus mengungkapkan keindahan meja-meja itu. Di bumi ada banyak meja cantik seperti meja bergaya Victoria atau yang lain yang pernah Anda lihat, misalnya ada meja ditempatkan di sudut ruangan dan di atasnya ada vas bunga atau buku.

Di sorga begitu juga. Tapi, bedanya adalah, meja-meja di sorga itu memiliki desain yang keindahannya tidak bisa diterangkan oleh manusia. Ada banyak sekali buku di sorga, juga banyak benda lain yang tak sanggup saya ceriterakan di sini.

REKAMAN SORGAWI

Dengar baik-baik, umat Yeshua…! Setiap kali engkau menolong seseorang misalnya dengan cara memberikan uang untuk kemuliaan Yeshua, atau setiap kali engkau membayar perpuluhan, itu semua dicatat di sorga. Saya tahu betul hal ini sebab ketika sampai di sana,

Yeshua menyingkapkan suatu kejadian yang tidak akan terhapus dari ingatan saya.

Di sana saya melihat banyak malaikat yang baru saja kembali dari bumi. Mereka membawa laporan dari berbagai pelosok planet bumi. Mereka kemudian pergi ke pusat dokumentasi dan menyerahkan laporan-laporan itu kepada malaikat pencatat untuk diarsipkan. Tapi sebelum itu, malaikat pembawa laporan akan membacakan laporannya. Malaikat pencatat kemudian bertanya: “Apakah benar engkau menyaksikannya sendiri hal itu? Apakah benar kejadiannya persis seperti yang engkau laporkan?” Setelah laporan itu dikonfirmasikan kebenarannya, barulah dimasukkan ke dalam kitab kehidupan dari jiwa-jiwa yang dilaporkan itu. Kitab-kitab ini lalu dibawa ke depan takhta. Tapi sebelumnya harus melewati suatu proses khusus. Saya masih ingat betul bahwa Roh Yeshua bergerak senantiasa di sorga. Roh itu jauh lebih besar dari apa pun di bumi. Itulah sebabnya Alkitab berkata: Kamu berasal dari  …, dan kamu telah mengalahkan nabi-nabi palsu itu; sebab Roh yang ada di dalam kamu, lebih besar dari pada roh yang ada di dalam dunia.” (I Yohanes 4:4)

Segala sesuatu yang ada di bumi ini sebetulnya diciptakan berdasarkan model yang sudah ada di sorga, tapi semua yang di bumi hanyalah pantulan atau bayang-bayang dari apa yang sesungguhnya yang ada di sorga. Misalnya musik di bumi ini tidak ada apa-apanya dibanding dengan musik di sorga. Begitu juga puji-pujian serta kemuliaan yang ada di sorga tidak bisa dibandingkan dengan apa pun yang ada di seantero bumi.  memang menghendaki umatNya memuliakan Dia. Dari kitab Kejadian sampai kitab Wahyu,  menghendaki adanya keluarga besar  yang mencintai Dia. Sampai di sini Anda mesti camkan bahwa sorga hanya disediakan bagi orang-orang yang mengasihi Yeshua Ha Mashiah. Suatu hari nanti saya akan pergi lagi ke sana. Suatu hari nanti engkau pun akan pergi ke sana – jika engkau sudah bertobat dari semua dosamu dan jika Yeshua Ha Mashiah tetap tinggal di dalam hatimu. Hanya Yeshua sajalah yang dapat menghapus dosa manusia melalui darahNya yang kudus dan mulia. Berikut ini saya berbicara tentang darah Yeshua penghapus dosa manusia.

DARAH YANG MENGHAPUS DOSA

Di atas sudah saya jelaskan tentang ruangan arsip di sorga. Tapi saya mau memberikan informasi yang lebih rinci lagi. Di dalam ruangan itu ada beberapa malaikat duduk sambil bekerja. Di depan mereka ada ember-ember yang terbuat dari emas. Ini juga merupakan bagian dari kemuliaan sorgawi. Di depan malaikatmalaikat itu ada tumpukan-tumpukan buku. Di dalam buku-buku itu tampak marker (penanda bacaan) yang berisi pesan-pesan dari bumi tentang kehidupan seseorang. Setiap pesan itu harus diperiksa oleh seorang malaikat tinggi besar yang bertugas melakukan penyimpanan data. Saya melihat dua malaikat lain datang dari bumi sambil membawa pesan-pesan seperti yang tertulis di marker itu.

Setiap kali seseorang lahir baru, maka satu pesan dituliskan tentang itu dan dibawa ke sorga. Ini terjadi ketika seseorang sungguh-sungguh bertobat dan menerima Yeshua di dalam hatinya. Ketika seseorang benar-benar bertobat dari dosa-dosanya dan meminta Yeshua menjadi Yeshua dan Juruselamatnya, maka di marker itu akan ditulis bahwa orang tersebut telah “menyerahkan hidupnya kepada Yeshua.”

Malaikat yang mengawasi ember-ember emas itu kemudian mengambil sebuah buku dari tumpukan itu. Setiap malaikat itu memegang apa yang tampak bagai secarik kain yang dibasuh dengan darah. Ini representasi darah Yeshua. Kain berwarna merah darah ini juga memancarkan sinar kemuliaan dan kuasa. Kain ini tidak kelihatan menyeramkan walau basah karena darah, melainkan tampak sangat indah. Setiap malaikat itu kemudian meletakkan buku yang telah diambil itu di hadapannya dan, mulai dari halaman yang paling awal, malaikat itu menghapus tulisan-tulisan dalam buku itu dengan menggunakan kain berdarah itu. Hebatnya, walaupun kain penghapus itu berwarna merah, tapi halaman yang dihapus tidak ternodai melainkan menjadi putih bersih. Atas petunjuk , malaikat menghilangkan semua catatan lama di dalam buku-buku itu kemudian membuat catatan baru yang mengatakan bahwa orang berdosa ini benar telah dilahirkan kembali dan  tidak mengingat dosanya lagi. “Aku, Akulah Dia yang menghapus dosa pemberontakanmu

oleh karena Aku sendiri, dan Aku tidak mengingat-ingat dosamu.” (Yesaya 43:25)

Dengar, anak-anak. Sabda  itu benar.  benar-benar menghapus dosa-dosa kita. Suatu pemandangan yang sungguh indah melihat para malaikat itu bekerja membersihkan halaman demi halaman dalam buku-buku itu. Haleluyah, karena Yeshua menghapus dosa setiap kita yang percaya Dia. Sekali lagi saya mendengar gemuruh pujian. Lirik nyanyian itu sebagai berikut:

Oh, nothing but the blood of Jesus can wash my sins away.
Oh, nothing but the blood of Jesus can make me whole today.
Oh, nothing but the blood of Jesus can cleanse me today.
[Oh, hanya darah Yeshua yang dapat menghapus dosaku.
Oh, hanya darah Yeshua yang dapat membuat aku lengkap kini.
Oh, hanya darah Yeshua yang dapat membersihkan aku kini]
Kemudian para malaikat bernyanyi:
Another one’s been redeemed
by the blood of the Lamb.
Another one’s been saved from the Devil’s hand
by the blood of the Lamb.
Another one’s been saved from hell
by the blood of Jesus Christ.
[Satu jiwa lagi telah ditebus
oleh Darah Anak Domba
Satu jiwa lagi telah dilepaskan dari cengkeraman Iblis
oleh darah Anak Domba
Satu jiwa lagi telah dibebaskan dari naraka
oleh darah Yeshua Ha Mashiah]

Umat Yeshua, dengar…, jangan pernah merasa malu untuk meminta kuasa darah Yeshua. Dua ribu tahun silam darahNya dicurahkan untuk menghapus dosa kita. Sejak itu kuasa darah Yeshua tidak pernah berkurang. Yeshua telah mengalahkan Iblis satu kali untuk selama lamanya ketika Dia memberikan diriNya untuk digantung di salib menggantikan kita (Ibrani 7:2-7). Ha Mashiah turun dari sorga yang mulia. Dia dilahirkan oleh Perawan Maria. Dia menyerahkan diriNya agar kita dapat ditebus oleh da-rahNya yang mulia itu. Dia melakukan ini semua agar kita jangan dimasukkan ke naraka. Saudara bisa bayangkan betapa girangnya hati saya ketika menyaksikan dosa manusia dihapus oleh darah Yeshua. Bayangkan kejadian itu—semua catatan lama tentang dosa, kecemaran, semua yang kelam itu lenyap dan  tidak mengingat lagi semua dosa yang sudah terhapus itu.

MEZBAH

Saya sangat suka melihat mezbah Yeshua. Ketika saya berada di sebuah gereja yang dipenuhi Roh , saya melihat ada mezbah yang sangat indah. Indah mezbah itu karena saya menyadari pasti di sana sudah banyak airmata ditumpahkan. Di dalam Perjanjian Lama,  berulang kali memberi perintah untuk merobohkan mezbah-mezbah penyembahan berhala. “Mezbah mereka kamu harus robohkan, tugu-tugu berhala mereka kamu remukkan, tiang-tiang berhala mereka kamu bakar habis, patung-patung  mereka kamu hancurkan, dan nama mereka kamu hapuskan dari tempat itu. Jangan kamu berbuat seperti itu terhadap YAHWEH, Allahmu.” (Ulangan 12:3-4)

Umat  diperintahkan untuk melenyapkan mezbah-mezbah penuh dosa yang tidak memuliakan . Mereka diperintahkan untuk menghancurkan semua mezbah yang tidak menghormati Dia dan mereka diminta mendirikan dan merawat mezbah untuk menyembah Dia. Hanya Yeshua sajalah yang dapat melakukan itu bagi kamu. Engkau tidak bisa melakukannya sendiri. Baca Hakim-Hakim 6:25-26: “Pada malam itu juga YAHWEH berfirman kepadanya: Ambillah seekor lembu jantan kepunyaan ayahmu, yakni lembu jantan yang kedua, berumur tujuh tahun, runtuhkanlah mezbah Baal kepunyaan ayahmu dan tebanglah tiang berhala yang di dekatnya. Kemudian dirikanlah mezbah bagi YAHWEH, Allahmu, di atas kubu pertahanan ini dengan disusun baik, lalu ambillah lembu jantan yang kedua dan persembahkanlah korban bakaran dengan kayu tiang berhala yang akan kautebang itu.”

MEZBAH DI JAMAN SEKARANG

Dalam misi penginjilanku di seantero Amerika, saya selalu merenungkan tentang mezbah Yeshua. Ketika kita maju ke depan dan “curhat” kepada  sambil berlutut di altar gereja, kita tidak malu menghadapi Dia. Mezbah yang dikhususkan bagi Yeshua adalah tempat dimana kita dapat berada di dalam hadirat , tempat dimana kita dapat memanggil-manggil Dia dan mengakui semua dosa kita kemudian meminta pengampunan dariNya.

Banyak di antara kita yang telah merasakan kehadiranNya yang amat dahsyat. Dia menjawab doa kita. Kadang-kadang kita juga merasakan tanganNya sedang merangkul diri kita. Ada sesuatu yang luar biasa tentang mezbah di dalam Perjanjian Lama. Di sana engkau hanya berlutut dan menyembah. Engkau juga bisa memuji  ketika berada di rumah atau di dalam mobil. Dimana pun engkau berada engkau dapat memuji Yeshua. Tapi saya ingin katakan satu hal: Mezbah adalah tempat dimana engkau dapat mengikat janji dan bersekutu dengan  dalam suasana akrab. Nabi-nabi dalam Perjanjian Lama mendirikan mezbah sebagai tempat dimana mereka dapat berseru kepada  meminta pengampunan bagi umat  dan juga bagi diri mereka sendiri. Di mezbah itu mereka lakukan pertobatan dan mempersembahkan korban curahan darah atas nama umat.  menerima pertobatan dan korban itu.

Tapi karena Ha Mashiah telah mencurahkan darahNya sebagai korban yang paling tinggi maka kita tak perlu lagi memberikan korban curahan untuk penebusan dosa. Tapi tetap kita mesti bertobat dari semua dosa. Dan tempat paling baik untuk melakukan pertobatan itu adalah di mezbah atau altar. Karena itu, ketika melihat altar gereja, jangan segan-segan maju dan berlutut di sana untuk berdoa sebisa mungkin. Karena altar itu sangat berarti. Di setiap rumah mesti ada altar seperti itu, agar kita dapat senantiasa berbicara kepada  dan agar ada tempat untuk berduaan dengan. Setiap kali saya berkhotbah, saya selalu katakan: Jangan malu untuk maju ke altar ini, sebab di sini  akan berjumpa denganmu. Betul, Dia dapat menemuimu ketika engkau sedang duduk. Tapi ada nilai lebih tentang mezbah yang diurapi Yeshua dimana engkau dapat merendahkan diri, mengangkat tanganmu dan berkata: Yeshua, aku ada di sini. Pakailah demi kemuliaanMu.

MENYEMBAH  SECARA TULUS

Hatimu harus selaras dengan kata-katamu ketika engkau berdoa.  masih terus mencari orang-orang yang secara tulus mencintai dan memuji Dia.  masih terus mencari orang-orang yang mau berbalik dari jalan hidup yang jahat dan bertobat di hadapanNya. Dia masih mencari orang-orang yang mau menyembah Dia di dalam roh dan kebenaran. “Dan umat-Ku, yang atasnya nama-Ku disebut, merendahkan diri, berdoa dan mencari wajah-Ku, lalu berbalik dari jalan-jalannya yang jahat, maka Aku akan mendengar dari sorga dan mengampuni dosa mereka, serta memulihkan negeri mereka.” (II Tawarikh 7:14)

Tetapi saatnya akan datang dan sudah tiba sekarang, bahwa penyembah-penyembah benar akan menyembah Bapa dalam roh dan kebenaran; sebab Bapa menghendaki penyembah-penyembah demikian.  itu Roh dan barangsiapa menyembah Dia, harus menyembah-Nya dalam roh dan kebenaran.” (Yohanes 4:23-24)

Tuluslah di hadapan. Jujurlah kepadaNya. Ketika maju ke altar, jangan sekali-kali berlutut untuk berkata “Betty bersalah kepada saya,” atau “Joe membuat aku kecewa.” Tapi, katakan: “Bapa, akulah yang bersalah. Itu sebabnya aku ada di sini untuk memohon pengampunanMu.” Engkau sendiri harus mengampuni mereka yang menurut pendapatmu telah bersalah kepadamu. Yeshua rindu melihat umat yang dibebaskan agar mata yang buta dapat melihat dan telinga yang tuli dapat mendengar apa yang tengah dikatakan Roh kepada gerejaNya. (Wahyu 2:7).

Kita sering mengalami banyak pencobaan dan guncangan hidup. Terkadang kita merasa bahwa si jahat itu telah mencuri semua kedamaian dari kita. Tapi  memberikan kepada kita ketabahan agar pada akhirnya kita menerima kemenangan. Ada banyak sekali tekanan di dalam hidup ini, tapi di dalam Yeshua ada kedamaian dan ketenteraman. Carilah gereja yang percaya pada kuasa Roh Kudus. Di sana engkau akan belajar tentang hikmat  dan terbebas dari masalah, penderitaan dan kesedihan. Sangat penting bagi setiap anak Yeshua untuk selalu bersekutu di gereja. Alkitab mengajarkan kita tentang pentingnya persekutuan seperti itu (Ibrani 10:25). Jangan pernah mengasingkan diri.  mengasihi kamu dan ada banyak orang kudusNya yang juga mengasihi kamu.

SUKACITA YANG AKAN DINYATAKAN

Bagian lain dari sukacita di sorga merupakan misteri ilahi yang akan dinyatakan kelak. Saya tidak dibolehkan untuk melihat bagian tersebut. Tapi yang pasti, dalam salah satu kunjungan saya ke sorga, saya melihat sendiri rumah-rumah megah dan istana-istana yang maha indah. Hanya sekejap saja saya dibolehkan melihat istana-istana indah itu. Kemudian saya dibawa ke suatu tempat dimana malaikat-malaikat sedang sibuk bekerja. Mereka mengerjakan berbagai macam pekerjaan. Tampaknya mereka baru saja tiba dari bumi dan masuk secara teratur. Setiap malaikat itu membawa berkas-berkas di tangannya.

Terkadang juga malaikat membawa kitab-kitab yang penuh dengan catatan yang telah mereka tulis sendiri. Laporan dari bumi ini kemudian dibawa ke tempat-tempat tertentu untuk diarsipkan. Di antara arsip-arsip itu ada catatan tentang upah yang akan diterima semua orang kudus.

Nanti, ketika Anda tiba di sorga, Anda akan diberikan upah untuk setiap pekerjaan yang telah Anda lakukan di bumi untuk kemuliaan Yeshua Ha Mashiah. Inilah sebabnya buku ini harus saya tulis. Saya tulis ini semua demi hormat dan kemuliaan Yeshua Yeshua Ha Mashiah. Saya ingin Anda mengerti betul tentang bagian misteri yang  perkenankan untuk saya saksikan.

Benar, seperti kata Alkitab (I Korintus 13:9) bahwa sekarang kita hanya mengetahui sebagian saja dan kita hanya bernubuat sebagian saja, sebab waktunya belum tiba untuk mengetahui segalanya. Itu sebabnya  juga menyatakan hanya sebagian kecil dari misteriNya di sorga. Terpujilah nama Yeshua, sebab ketika nanti kita tiba di sana, di rumah kita yang abadi, semua pertanyaan kita akan terjawab, semua doa kita akan dijawab, semua kerinduan kita yang terdalam akan dipuaskan.

PENGLIHATAN PARA NABI

Saya mau berceritera tentang penglihatan saya mengenai para malaikat yang tengah bekerja. Saya rindu Anda mengerti tentang beberapa hal indah yang telah  nyatakan. Saya ingin membagikan kepadamu sukacita yaitu ketika kita tahu bahwa Yeshua menyediakan upah untuk semua orang yang bekerja bagi kemuliaanNya. Bapa di sorga begitu hebat karena Dia terus menyingkapkan banyak “rahasiaNya kepada hamba-hambaNya – para nabi” (Amos 3:7). Kerinduan Bapa di sorga adalah menyingkapkan semua ini kepada mereka yang peka terhadap wahyu-Nya dan mereka yang tergerak hati untuk menyebarluaskan pesanNya. “Beginilah firman YAHWEH, Raja dan Penebus Israel, YAHWEH semesta alam: Akulah yang terdahulu dan Akulah yang terkemudian; tidak ada  selain dari pada-Ku. Siapakah seperti Aku? Biarlah ia menyerukannya, biarlah ia memberitahukannya dan membentangkannya kepada-Ku! Siapakah yang mengabarkan dari dahulu kala hal-hal yang akan datang? Apa yang akan tiba, biarlah mereka memberitahukannya kepada kami! Janganlah gentar dan janganlah takut, sebab memang dari dahulu telah Kukabarkan dan Kuberitahukan hal itu kepadamu. Kamulah saksi-saksi-Ku! Adakah  selain dari pada-Ku? Tidak ada Gunung Batu yang lain, tidak ada Kukenal!” (Yesaya 44:6-8)

“Lalu YAHWEH menjawab aku, demikian: Tuliskanlah penglihatan itu dan ukirkanlah itu pada loh-loh, supaya orang sambil lalu dapat membacanya.” (Habakuk 2:2)

Ada banyak contoh di dalam Alkitab tentang bagaimana rindu menyatakan sesuatu kepada umatNya melalui utusan-utusan yang diurapiNya. Sabda Yeshua itu sungguh benar adanya.

Menurut Alkitab, Daniel mendapat penglihatan: “… bermimpilah Daniel dan mendapat penglihatan-penglihatan di tempat tidurnya. Lalu dituliskannya mimpi itu …” (Daniel 7:1 NIV) “Apa yang engkau lihat, tuliskanlah di dalam sebuah kitab …” (Wahyu 1:11).

Yesaya adalah seorang nabi besar yang membawa pesan penting untuk Yehuda karena keberaniannya dalam menyampaikan pesan Yeshua. Kitab Yesaya dimulai dengan kalimat: Penglihatan dari Yesaya anak Amos, yang dilihatnya mengenai Yehuda dan Yerusalem (Yesaya 1:1). Krena Yehezkiel mendapat penglihatan dari Yeshua (Yehezkiel 1:1), dia terpanggil dan diurapi untuk suatu misi nubuatan. , dalam belaskasihanNya yang tak terbatas, telah memandang perlu memanggil saya dan menyatakan penglihatan-penglihatan

yang berasal dari diriNya sendiri. Saya bersyukur kepadaNya untuk hal ini. Ketika saya sedang berdoa dan meditasi, mencari kehendak  untuk hal-hal tertentu, Roh Kudus membolehkan saya mengetahui berbagai misteri sorgawi. Panggilan saya di dalam Yeshua adalah untuk menerima mimpi-mimpi, penglihatan dan wahyu untuk dibagikan kepada banyak orang. Sebagai salah satu hamba  yang diurapi, saya hanya mendeskripsikan tentang hal-hal yang  nyatakan kepada saya. Dan saya percaya seperti inilah peran alkitabiah yang harus saya turuti.

Ketika Yahweh Yeshua Ha Mashiah menyatakan diri-Nya kepada saya, Dia memakai jubah putih yang berkilau-kilau, penuh cahaya kemuliaan dan kuasa. Tinggi badan Yahweh Yeshua, menurut yang saya lihat, adalah 6 kaki (6 x 12 inci = 180 sentimeter). JenggotNya amat rapi. Rambut-Nya lebat dan panjang, terurai lepas ke bahu. MataNya amat indah dan sorotan mataNya tajam menembus. Gambar Yahweh Yeshua yang paling mirip dengan wajah asliNya yang saya lihat itu adalah yang tergantung di lokasi Tembok Ratapan di Israel yang menggambarkan Dia sedang berdoa untuk orang-orang Yahudi dan Israel. Dia penuh dengan kasih sayang dan kepedulian terhadap kita semua, persis seperti yang digambarkan oleh pelukis di Israel itu. Baca Kisah Para Rasul 1:10: “Ketika mereka sedang menatap ke langit waktu Ia naik itu, tiba-tiba berdirilah dua orang yang berpakaian putih dekat mereka…”

Bagaimana mungkin seseorang membaca dan tidak mempercayai apa yang dibacanya? secara terang-terangan menunjukkan kepada manusia tentang adanya malaikat ketika Yeshua terangkat ke sorga. Kita perlu mengerti bahwa  rindu untuk menyatakan kuasa kemuliaan dan karya-karyaNya yang ajaib kepada kita justru pada bagian akhir dari akhir zaman ini.  mempunyai banyak penglihatan untuk kita saksikan. Dia rindu menyampaikan semua kebenaran ini kepada kita supaya kita bersukacita dan bekerja di bumi dengan senang hati untuk Dia.

MUJIZAT DI GEREJA

Setelah semua penglihatan itu berlalu, saya mulai melayani di sebuah acara gereja. Saya tenggelam dalam doa dan meditasi yang kusuk. Pada malam itu, di gereja, saya melihat banyak malaikat datang. Mereka memegang pedang yang terbuat dari emas. Roh  kemudian berbicara kepada saya dengan sangat jelas: “AnakKu, ketika tiba saatnya umat ini berdoa, Aku akan menyembuhkan berbagai penyakit. Aku mau ini menjadi tanda dalam pelayananmu, bahwa penglihatan yang telah engkau lihat tentang naraka itu benar adanya. Sudah Kukatakan bahwa Aku akan memberi tanda-tanda ajaib dan mujizat-mujizat seperti yang ditulis di dalam Injil Yeshua Ha Mashiah.”

Sangat bahagia hati saya ketika mendengar itu. Ketika saya sedang berkhotbah, tampak seorang malaikat memegang sebuah kitab besar dan menulis semua yang saya khotbahkan. Tampak atap gereja itu terbuka dan di atas sana takhta  dapat dilihat dari tempat saya berdiri. Para malaikat di atas sana tampak sedang bertempik-sorak.

KETIKA RANTAI DOSA DIPUTUSKAN

Ketika tiba saatnya untuk maju ke depan altar, saya melihat para malaikat berjalan-jalan di tengah jemaat sambil membujuk mereka untuk berjalan ke altar dan menyerahkan hati kepada Yeshua Yeshua. Ketika malaikat menyentuh hati setiap individu yang sedang berlutut di altar itu, asap dosa hitam pekat mulai menguap keluar dari hati mereka. Menakjubkan pemandangan itu. Saya melihat juga rantai-rantai yang membelenggu jemaat. Sewaktu mereka menerima pengampunan, para malaikat memutuskan rantai-rantai dosa tersebut dan membuangnya ke luar. Semua rantai pengikat itu mulai putus ketika orang-orang itu mulai mengangkat tangan sambil mengaku dosa kepada Yeshua Yeshua. Ada lagi hal lain terjadi. Ketika Firman  saya bacakan, Firman itu tampak seperti pedang yang melompat keluar dari halaman-halaman Alkitab lalu menembusi tubuh setiap orang dan langsung menyembuhkan penyakit apa pun yang mereka derita. Saya sendiri juga heran. Tapi kemuliaan Yeshua memenuhi ruangan itu dan saya bersyukur Dia bekerja melalui mujizat-mujizat untuk menyalurkan berkat-berkat sorgawi ke bumi. Tangisan dan pujian naik dari semua sudut ruangan mengiringi penyelamatan jiwa-jiwa itu. Dalam banyak pelayanan saya di berbagai tempat di bumi,  selalu menunjukkan mujizatmujizatNya seperti ini dan banyak jiwa diselamatkan. Terpujilah nama Yeshua karena semua tanda ajaibNya itu. Saya yakin betul bahwa malaikat masih terus bekerja seperti itu, membantu saya melaksanakan pelayanan bagi hormat dan kemuliaan Yeshua Yeshua Ha Mashiah.

FIRMAN

Dalam banyak kebaktian yang saya kunjungi, saya melihat malaikat mengerjakan banyak hal indah. Perlu diingat bahwa malaikat adalah roh-roh yang melayani Yeshua. Mereka diutus untuk melayani semua orang yang mewarisi keselamatan (Ibrani 1:13). Suatu ketika saya melihat seorang hamba Yeshua sedang bernubuat. Ketika dia sedang bernubuat, membuka mata saya untuk melihat malaikat yang tengah berdiri di atasnya. Malaikat itu sedang mencurahkan ke atas kepala hamba Yeshua itu sesuatu yang tampak bagai minyak bercampur api yang keluar dari sebuah tabung berbentuk nafiri. Lalu saya melihat isi hati orang itu – penuh dengan firman. Firman itu keluar dari hati orang itu kemudian naik melalui kerongkongannya dan keluar melalui mulutnya. Saya lihat firman itu mengalir keluar dari mulutnya. Ketika firman itu menyentuh udara, firman itu berubah bentuk menjadi sebilah pedang tajam bermata dua. Seorang malaikat lain tampak sedang mencatat semua yang diucapkan oleh hamba Yeshua itu. Saya berkata: “Yeshua, ini benar-benar firmanMu yang keluar untuk umatMu di sini.” Tampak seorang malaikat lain lagi memegang Kitab Suci. Ketika hamba  itu berkhotbah, kata-kata dalam Kitab Suci itu melompat keluar, masuk ke dalam hati pengkhotbah itu lalu keluar melalui mulutnya dan kata-kata yang keluar itu pun berubah bentuk menjadi pedang bermata dua.

Ketika hamba Yeshua itu berdoa bagi mereka yang sakit, Yeshua membuka mata saya untuk melihat sebuah bercak hitam di dalam paru-paru, kaki, liver atau bagian lain dari jemaat yang sakit. Pedang firman  yang keluar tadi menyentuh bagian-bagian tubuh jemaat yang sakit itu dan uap panas meluap keluar mengelilingi bagian tubuh yang sakit tersebut. Banyak kali ketika jemaat yang sakit didoakan, mereka merasakan panas seperti itu.

Saya menyaksikan bagaimana penyakit di tubuh jemaat dibakar dan dilenyapkan oleh firman . Bagian tubuh yang sakit tadi menjadi sembuh ketika sel-sel baru dan kulit baru muncul menggantikan sel-sel lama yang tadinya terserang penyakit. Betapa indahnya menyaksikan cara Yeshua bekerja melalui mujizat seperti itu. Terpujilah nama Yeshua Yeshua.
Beberapa waktu kemudian, saya berbicara dengan beberapa anggota jemaat yang disembuhkan. Ada yang berkata: “Saya disembuhkan secara sangat ajaib hari itu.”
Benar, umat Yeshua, di sini, di bumi, kita hanya melihat secara samar-samar. Kita hanya dibolehkan melihat dan mengetahui apa yang  ijinkan untuk kita ketahui. Apa yang saya lihat di gereja itu hanyalah apa yang  perbolehkan bagi saya. Hormat dan puji dan syukur saya bagi Dia Yang Mahamulia.

DATANG KE TAKHTA

Saya menyadari betapa pentingnya peran para nabi di dalam dunia masa kini sama seperti peran mereka di dalam dunia masa lalu. Saya mulai menyadari pentingnya pelayanan seperti yang diberitakan dalam Efesus 4:11-12: “Dan Ialah yang memberikan baik rasul-rasul maupun nabi-nabi, baik pemberita-pemberita Injil maupun gembala-gembala dan pengajar-pengajar, untuk memperlengkapi orang-orang kudus bagi pekerjaan pelayanan, bagi pembangunan tubuh Ha Mashiah.”

Saya mengerti betapa pentingnya setiap kita sebagai sesama anggota dalam Tubuh Ha Mashiah. Alkitab berkata kita dapat datang dengan berani ke hadapan takhta anugerah  agar kita boleh memperoleh pengasihan dan anugerah untuk melayani sesama (Ibrani 4:16).

Kata-kata itu meyakinkan kita bahwa kita memiliki keberanian untuk masuk ke dalam kekudusan melalui darah Yeshua (Ibrani 10:19), karena sesuai dengan hukum, hampir segala sesuatu mesti dimurnikan oleh darah dan tanpa darah yang tertumpah tak akan ada pengampunan (Ibrani 9:22). Kawan, saya bersaksi di sini bahwa semua ini adalah benar. Hanya darah Yeshua Ha Mashiah sajalah yang dapat melakukan pendamaian bagi jiwa manusia. Darah dan firmanNya bekerja bersama dalam anugerahNya.

“Sebab itu marilah kita dengan penuh keberanian menghampiri takhta kasih karunia, supaya kita menerima rahmat dan menemukan kasih karunia untuk mendapat pertolongan kita pada waktunya.” (Ibrani 4:16)

PERTOLONGAN DI MASA KINI

Betapa seringnya kita membutuhkan pertolongan! Ada yang sakit secara fisik, ada pula yang sakit hati, ada lagi yang bergumul karena perceraian. Banyak yang berkabung karena kehilangan orang-orang yang dikasihinya, atau ada anak yang tersesat melakukan hal-hal yang tidak senonoh. Ada masalah lain lagi seperti ketika tak ada harapan dari mana kita akan mendapatkan uang. Pada saat-saat seperti itu, kita membutuhkan pertolongan. Kita dapat datang dengan berani menghadap takhta  dan berdoa: Ya Allahku, aku membutuhkan uluran tanganMu.

Dalam penglihatan yang  berikan kepada saya tentang berbagai kejadian di muka bumi, setiap kali ada hamba Yeshua berkeluh-kesah, Firman  ada di sana. Seorang malaikat yang memegang sebuah Kitab Suci besar datang ke situ. Malaikat itu membuka firman  lalu menempelak wajah Iblis dengan firman itu. Si Iblis biasanya muncul dalam bentuk roh jahat atau pun ular.

Ketika malaikat membuka Kitab Suci, Iblis langsung terpental dan menjerit, karena dia tahu betul bahwa malaikat itu sedang menggunakan pedang tajam bermata dua. Tidak semua mujizat itu terjadi pada setiap gereja yang saya layani. Dalam roh biasanya saya dapat melihat hal-hal yang terjadi di berbagai tempat yang jauh di bumi. Kadang saya tak tahu tempat apa yang tengah saya lihat di dalam roh atau kapan hal-hal ajaib itu terjadi. Puji syukur kepada Bapa di sorga sebab Yeshua Yeshua telah mengalahkan Iblis secara tuntas demi kita semua, agar kita boleh memperoleh kelepasan dan hidup kekal. Dengan itu kita kini boleh secara berani menghadap takhta  yang penuh anugerah itu di tempat mana pun kita berada.

KUASA NAMA YESUS

Melalui Kitab Suci, belas kasihan dan anugerah  tersedia secara nyata demi menyembuhkan semua penyakit yang kita derita. Saya rindu saudara bersemangat di dalam firman  pada hari ini. Jika saudara mempunyai suatu keperluan, datanglah dengan berani menghadap takhta kemurahan  dan mintalah Dia menolong saudara. Sebab malaikat-malaikat  adalah rohroh yang melayani yang diutus untuk melayani semua orang yang menjadi ahli waris keselamatan (Ibrani 1:14). Saya yakin betul akan hal ini sebab saya mengalaminya. Saya sudah melihat semua itu di dalam roh berulang kali. Ketika kita berseru kepada Yeshua, Dia mengutus malaikat-malaikatNya untuk menolong kita melalui kuasa dan kebesaran firman dan rohNya. Ketika setan-setan telah dibuang keluar dari diri seseorang yang dilayani, saya melihat roh-roh jahat menyembul keluar bagai bayang-bayang hitam dalam penampakan. Ketika nama Yeshua disebutkan, saya sering melihat malaikat menyeret keluar roh-roh jahat itu lalu mengikat mereka dengan rantai. Spontan saya berseru: Oh Yeshua, betapa berkuasanya firmanMu untuk menyelamatkan umatMu dari belenggu kuasa jahat.

Firman Yeshua sajalah yang mengerjakan semua ini. Dan itu adalah kata-kata yang Yeshua ucapkan. Hanya di dalam nama Yeshua yang berkuasa itu semua kuasa kegelapan takluk. Sekarang, panggillah Yeshua. Sebutlah namaNya, maka Dia akan menolong saudara. Engkau akan dilahirkan kembali dan dibebaskan dari dosa-dosamu agar dapat memiliki istana megah di sorga. Suatu ketika saya berada di Malaysia. Orang-orang di sana sangat haus akan firman Yeshua. Dan saya sadar bahwa dengan kehadiran  di sana banyak orang akan melihat mujizat. Kemuliaan Yeshua tercurah ke atas Malaysia ketika itu bagai hujan yang deras. Roh Kudus bergerak di antara umat yang berhimpun di sana dan menyelamatkan banyak jiwa. Banyak orang terjatuh dari kursinya dan tersungkur ke tanah ketika mereka menerima Yeshua Yeshua. Banyak jiwa diselamatkan ketika kuasa Yeshua menyentuh mereka. Betapa hausnya mereka akan firman! Mereka bergegas ingin segera dilahirkan kembali dan mengundang Yeshua ke dalam hati mereka. Kuasa Yeshua bekerja dahsyat dalam kunjungan itu.

MEMBENCI OKULTISME

Saya rindu saudara merenungkan ayat-ayat berikut ini: Kemudian bergeraklah Malaikat , yang tadinya berjalan di depan tentara Israel, lalu berjalan di belakang mereka; dan tiang awan itu bergerak dari depan mereka, lalu berdiri di belakang mereka. Demikianlah tiang itu berdiri di antara tentara orang Mesir dan tentara orang Israel; dan oleh karena awan itu menimbulkan kegelapan, maka malam itu lewat, sehingga yang satu tidak dapat mendekati yang lain, semalam-malaman itu.” (Keluaran 14:19-20)

Anak-anak Yahweh,  dengar! Tidak tahukah kamu bahwa Yeshua rindu untuk mengerjakan mujizatNya dalam hidupmu pada hari ini juga, sama seperti yang Dia lakukan di masa lalu? Sadarkah kita bahwa sering kita mengabaikan hal ini yang mestinya sudah mendatangkan keuntungan bagi kita? Hal-hal indah yang Yeshua sediakan bagi kita justru sering tidak kita hiraukan.

Berbagai jenis ilmu sihir, perdukunan dan sejenisnya begitu marak di negeri ini. Hal-hal ini disodorkan oleh Iblis sebagai jawaban untuk memuaskan hati banyak orang. Orang jaman sekarang mencari petunjuk dari berbagai sumber tentang kehidupan mereka. Tapi saya mau tegaskan kepada saudara hari ini: itu benar-benar ada dan Dia sajalah yang sungguh benar. Dia tidak mengijinkan kita untuk mencari pertolongan dari sumber lain. Bapa di sorga membenci semua praktek okultisme, sihir, perdukunan dan apa pun namanya di dunia.

“Janganlah kamu berpaling kepada arwah atau kepada roh-roh peramal; janganlah kamu mencari mereka dan dengan demikian menjadi najis karena mereka; Akulah YAHWEH, Elohimmu.” (Imamat 19:31)

Sangat besar dosanya dan salah besar apabila saudara mencari pertolongan atau petunjuk melalui medium atau alat Iblis. Sebab malaikat Yeshua itu nyata dan diutus untuk melayani kita demi keselamatan kita.

“… sebab malaikat-malaikat-Nya akan diperintahkan-Nya kepadamu untuk menjaga engkau di segala jalanmu.” (Mazmur 91:11)

“… dalam segala kesesakan mereka. Bukan seorang duta atau utusan, melainkan Ia sendirilah yang menyelamatkan mereka; Dialah yang menebus mereka dalam kasih-Nya dan belas kasihan-Nya. Ia mengangkat dan menggendong mereka selama zaman dahulu kala.” (Yesaya 63:9)

“Berkatalah Nebukadnezar: “Terpujilah Elohimnya Sadrakh, Mesakh dan Abednego! Ia telah mengutus malaikat-Nya dan melepaskan hamba-hamba-Nya, yang telah menaruh percaya kepada-Nya, dan melanggar titah raja, dan yang menyerahkan tubuh mereka, karena mereka tidak mau memuja dan menyembah  manapun kecuali  mereka.” (Daniel 3:28)

PASUKAN MALAIKAT SORGA

Ketika Yahweh Yeshua menyingkapkan alam maut kepada saya, dapat saya saksikan dengan mata rohani saya bahwa rumah saya di bumi dikawal oleh firman  yang ditulis di udara. Tiga pasukan malaikat Yeshua mengawal rumah saya. Ada yang duduk, ada yang sedang bercakap-cakap dengan temannya. Satu pasukan lainnya yang tampak sangat berwibawa dan berkuasa juga tampak mengawal rumah itu. Jadi ada tiga pasukan malaikat yang mengawal rumah saya ketika roh saya dibawa ke alam maut dan ke sorga.

Kelompok yang ketiga berdiri begitu rapat satu dengan lainnya. Sayap mereka bersentuhan dan wajah mereka menghadap keluar. Malaikat dalam group ini sangat besar perawakannya dan tampak bagai jawara-jawara perang yang gagah perkasa. Mereka memiliki pedang yang tergantung di pinggang. Dan setiap kali sebuah bayangan hitam mencoba mendekati rumah itu, mereka serempak mencabut pedang, bersiap melindungi keluarga saya.

Pedang yang mereka tarik itu sebetulnya adalah firman. Ingat, pedang Roh” adalah “firman .” (Efesus 6:17). Pedang firman  itu ketika ditarik keluar dari sarungnya menyerupai nyala api yang akan menghanguskan musuh. Dan musuh akan hancur lebur dan menjadi debu.

Saya teringat firman  di dalam Maleaki 4:3 yang membuat saya kagum. Ingat, ketika  mengirimkan firmanNya, maka Petrus yang terbelenggu di dalam penjara dibebaskan oleh malaikat.

Baca kisahnya dalam Kisah Para Rasul 12:7-11: “Tiba-tiba berdirilah seorang malaikat Yeshua dekat Petrus dan cahaya bersinar dalam ruang itu. Malaikat itu menepuk Petrus untuk membangunkannya, katanya: Bangunlah segera! Maka gugurlah rantai itu dari tangan Petrus. “Lalu kata malaikat itu kepadanya: Ikatlah pinggangmu dan kenakanlah sepatumu! Iapun berbuat demikian. Lalu malaikat itu berkata kepadanya: Kenakanlah jubahmu dan ikutlah aku! “Lalu ia mengikuti malaikat itu ke luar dan ia tidak tahu, bahwa apa yang dilakukan malaikat itu sungguh-sungguh terjadi, sangkanya ia melihat suatu penglihatan.

“Setelah mereka melalui tempat kawal pertama dan tempat kawal kedua, sampailah mereka ke pintu gerbang besi yang menuju ke kota. Pintu itu terbuka dengan sendirinya bagi mereka. “Sesudah tiba di luar, mereka berjalan sampai ke ujung jalan, dan tiba-tiba malaikat itu meninggalkan dia. “Dan setelah sadar akan dirinya, Petrus berkata: Sekarang tahulah

aku benar-benar bahwa Yeshua telah menyuruh malaikat-Nya dan menyelamatkan aku dari tangan Herodes dan dari segala sesuatu yang diharapkan orang Yahudi.”

Baca juga II Raja-Raja 6:17: “Lalu berdoalah Elisa: Ya YAHWEH: Bukalah kiranya matanya, supaya ia melihat. Maka YAHWEH membuka mata bujang itu, sehingga ia melihat. Tampaklah gunung itu penuh dengan kuda dan kereta berapi sekeliling Elisa.”

MALAIKAT DAN FIRMAN
Untuk merenungkan tentang peran malaikat  di dalam kehidupan manusia, baca ayat-ayat berikut ini:
“Tetapi ketika ia mempertimbangkan maksud itu, malaikat Yahweh nampak kepadanya dalam mimpi dan berkata: “Yusuf, anak Daud, janganlah engkau takut mengambil Maria sebagai isterimu, sebab anak yang di dalam kandungannya adalah dari Roh Kudus.” (Matius 1:20)
“Kemudian YAHWEH menyingkapkan mata Bileam; dilihatnyalah Malaikat YAHWEH dengan pedang terhunus di tangan-Nya berdiri di jalan, lalu berlututlah ia dan sujud.” (Bilangan 22:31)
“Yakub melanjutkan perjalanannya, lalu bertemulah malaikatmalaikat
dengan dia.” (Kejadian 32:1)
“… dan tampaklah olehnya dua orang malaikat berpakaian putih, yang seorang duduk di sebelah kepala dan yang lain di sebelah kaki di tempat mayat Yeshua terbaring.” (Johanes 20:12)
“Kemudian berkatalah seorang malaikat Yeshua kepada Filipus, katanya: ‘Bangunlah dan berangkatlah ke sebelah selatan, menurut jalan yang turun dari Yerusalem ke Gaza.’ Jalan itu jalan yang sunyi.” (Kisah Para Rasul 8:26)
“Karena tadi malam seorang malaikat dari , yaitu dari yang aku sembah sebagai milik-Nya, berdiri di sisiku…” (Kisah Para Rasul 27:23)

Karena itu, saudaraku, sebagai pengikut Yeshua kita perlu memahami betul bahwa kita dilindungi secara sangat sempurna. Kita perlu mengerti bahwa  telah menyediakan segala sesuatu untuk kita melalui firmanNya yang kudus itu.

Apabila Anda memerlukan pertolongan, datanglah kepadaNya dengan berani. Di sana, di takhta kemurahan , dalam nama Yeshua Ha Mashiah, kita dapat meminta apa yang kita inginkan. Apabila saudara dan saya membutuhkan bantuanNya, Dia akan selalu menyediakan itu. Dia gemar menolong kita ketika kita memelihara dan menjalankan perintah-perintahNya dan melayani Dia.

KENANGAN TENTANG ALAM MAUT

Saya ingat waktu saya menyelesaikan perjalanan ke dalam alam maut, sebelum Yeshua membawa saya ke sorga, selama beberapa hari saya terguncang dan sakit. Setiap malam saya tak ingin lampu dimatikan dan harus ada Alkitab di samping ketika saya tidur. Dan saya terus membaca Alkitab. Jiwa saya benar-benar goyah karena membayangkan semua peristiwa mengerikan di alam maut itu. Tapi setiap kali saya mengalami guncangan jiwa seperti itu, suara Yeshua selalu terdengar: “Damai sejahtera atasmu. Tenanglah.” (Markus 4:39). Dan seketika itu damai sejahtera Yeshua mengalir ke dalam diri saya. Tapi beberapa saat kemudian masih saja saya terkenang lagi akan kengerian naraka lalu menjerit ketakutan. Tapi kemudian saya meyakini bahwa saya tidak sendirian sebab Yahweh Yeshua selalu ada di sini di samping saya. Hal itu tidak lantas berarti saya setiap saat merasa kuat dan tak takut lagi. Masih saja saya kadang tidak merasakan kehadiran Yeshua. Kadang saya begitu takut sehingga mengharapkan kehadiran Yeshua pun seperti membuat saya ketakutan – takut kalau nanti Dia membawa saya ke alam maut lagi.

Awalnya orang-orang tidak mau mendengar kalau saya berbicara tentang perjalanan ke alam maut itu. Saya harus memohon-mohon dan berkata: “Tolong bertobatlah dari dosa-dosamu sebelum semuanya terlambat.”

Sangat sukar bagi siapa pun untuk mempercayai cerita saya  tentang siksaan di alam maut yang telah saya alami sendiri. Lebih sulit lagi bagi mereka untuk percaya bahwa Yeshua sudah menyuruh saya menuliskan pengalaman itu dalam buku. Tapi Yeshua kemudian meyakinkan saya bahwa Dia adalah Yeshua yang menyembuhkan. Walau awalnya saya tidak yakin akan dapat pulih dari trauma alam maut itu, tapi akhirnya kesembuhan dari Yeshua tiba juga dan saya disembuhkan secara sempurna.

PLANET BARU

Setelah itu, Yeshua datang lagi kepada saya. Dalam sekejap, kami naik tinggi di luar angkasa. Yeshua berkata: “Aku akan menunjukkan kepadamu tentang cinta kasih dan kebaikan  dan tentang beberapa kawasan lain di sorga. Aku mau engkau melihat pekerjaan-pekerjaan besar yang sudah Kulakukan yang semuanya sangat indah; karena itu perhatikanlah.” Seorang malaikat Yeshua kemudian tampil dan berkata: “Pandanglah betapa baiknya Yeshua,  Eohimmu. Kasih setiaNya tetap selama-lamanya.”

Perasaan kasih sayang dan kelembutan yang amat sangat mengalir keluar dari malaikat itu dan membuat saya hampir menangis ketika dia berkata lagi: “Lihatlah kuasa dan kedahsyatan dan kebesaran. Baiklah kutunjukkan kepadamu tempat yang telah Dia sediakan bagi anak-anakNya.” Tiba-tiba sebuah planet besar muncul di depan kami. Planet baru ini besarnya sama seperti planet bumi.

“Lalu aku melihat langit yang baru dan bumi yang baru, sebab langit yang pertama dan bumi yang pertama telah berlalu, dan lautpun tidak ada lagi. Dan aku melihat kota yang kudus, Yerusalem yang baru, turun dari sorga, dari , yang berhias bagaikan pengantin perempuan yang berdandan untuk suaminya.” (Wahyu 21:1-2)

MENGASIHI ANAK-ANAK

Sambil mengamati planet yang muncul itu, saya mendengar Bapa berbicara: Bapa, Anak dan Roh Kudus adalah satu. Bapa dan Anak adalah satu. Bapa dan Roh Kudus adalah satu. Aku mengutus AnakKu untuk mati di kayu salib agar tak seorang pun yang harus binasa. Aku akan menunjukkan kepadamu tempat yang telah Kusediakan bagi anak-anakKu. Aku sangat peduli terhadap semua anak-anak. Aku peduli ketika seorang ibu kehilangan anaknya, sekalipun buah kandungannya lahir sebelum waktunya. Ingat, Aku mengetahui segala sesuatu. Dan Aku peduli. “Mulai sejak ada kehidupan di dalam kandungan, Aku tahu. Aku tahu tentang bayi-bayi yang dibunuh ketika mereka masih di dalam rahim ibunya – bayi-bayi yang diaborsi karena tidak dikehendaki kehadirannya. “Aku tahu tentang bayi yang meninggal ketika lahir dan yang lahir cacat. Dari sejak terjadi pembuahan, sudah ada jiwa di situ. Malaikat-malaikat Ku-utus untuk turun dan membawa anak-anak yang meninggal itu kepadaKu. “Di sorga, mereka disayangi dan mereka tumbuh menjadi manusia sempurna. Aku memberikan kepada mereka tubuh yang lengkap dan memulihkan bagian manapun dari tubuh mereka yang cacat ketika dilahirkan. Aku memberi mereka tubuh yang sempurna.”

SEKOLAH MALAIKAT

Di seantero planet yang muncul itu ada perasaan saling menyayangi, rasa menjadi manusia sempurna. Segala sesuatu yang ada di situ amatlah sempurna. Di sana-sini di tengah rerumputan hijau lebat dan kolam-kolam air kristal terdapat tempat-tempat duduk yang terbuat dari pualam, dilengkapi bangku-bangku kayu yang amat mulus tampaknya.

Sejauh mata memandang, saya melihat anak-anak tengah sibuk dengan berbagai kegiatan. Setiap anak mengenakan jubah putih yang tak bernoda sedikitpun. Mereka memakai sandal. Jubah-jubah mereka sangat berkilauan sehingga memancarkan cahaya gemerlap yang terpantul di planet itu. Warna-warni cantik di semua tempat menambah aksentuasi cemerlang pada jubah anak-anak itu. Pintu gerbang ke sana dijaga para malaikat dan nama anak-anak ini lengkap tertulis di dalam sebuah kitab.

Saya melihat ada anak-anak yang tengah bersekolah – mempelajari firman . Ada juga sedang belajar memainkan berbagai alat musik. Buku pelajaran musik yang mereka gunakan terbuat dari emas. Saya terperanjat melihat berbagai jenis binatang berlari menghampiri anak-anak itu lalu duduk atau berbaring di dekat anak-anak yang sedang bersekolah di sekolah malaikat tersebut. Tak satu pun anak di situ yang menangis. Tak satu pun tampak bersedih sebab suasananya sangat menyenangkan dan kebahagiaan menyelimuti seluruh tempat itu.

Setelah beberapa saat, malaikat menunjukkan planet bercahaya terang benderang yang muncul di depan saya. Ini bagaikan batu cahaya yang disinari jutaan bintang. Segala sesuatu di planet ini amat indah, menyenangkan dan hidup. Dari kejauhan tampak dua gunung yang seluruhnya terdiri dari emas murni. Lebih dekat ke arah saya tampak dua gerbang yang juga terbuat dari emas murni. Gerbang-gerbang itu ditaburi berlian dan banyak batu mulia lainnya. Saya baru menyadari bahwa inilah bumi baru yang diberitakan dalam Akitab dan kota yang tampak sangat anggun di planet itu adalah Yerusalem Baru – Kota  yang akan turun ke bumi.

PEMERINTAHAN YAHSHUA HA MASHIAH

Dalam sekejap saya tiba kembali di bumi lama, yaitu bumi yang keadaannya akan seperti menjelang masa Kesukaran Besar tapi sebelum Perang Armageddon memurnikannya. Di situ saya melihat Yerusalem, ibukota Milennium (seribu tahun). Dalam penglihatan itu tampak banyak orang datang dari tempattempat jauh dan dekat, semuanya berusaha masuk ke dalam kota tersebut. Raja di kota itu adalah Yeshua. Dan semua bangsa di atas bumi membawa kepadaNya banyak hadiah sebagai penghormatan kepadaNya. Di situ Dia diakui tidak hanya sebagai raja, tetapi Raja Segala Raja.

Yahweh Yeshua kemudian menjelaskan arti dari penglihatan itu kepada saya dan menerangkan tentang apa yang akan segera terjadi. Yeshua berkata: “Tak lama lagi Aku akan kembali dan membawa balik ke sorga pertama-tama orang-orang benar yang sudah meninggal. Setelah itu, mereka yang masih hidup akan diangkat untuk berjumpa denganKu di angkasa. Setelah itu, Antikris akan muncul dan memerintah bumi selama waktu yang telah ditetapkan. Di masa itu akan ada kesukaran dan penderitaan amat besar seperti yang belum pernah terjadi dan tak akan terjadi lagi. “Kemudian Aku akan datang kembali bersama orang-orang kudusKu, dan Setan akan dicampakkan ke dalam jurang yang tak berujung untuk tinggal di situ selama seribu tahun. Dalam masa seribu tahun itu Akulah yang akan memerintah seluruh bumi. Aku memerintah dari Yerusalem. “Di akhir masa seribu tahun itu Setan akan dibebaskan untuk satu masa, tapi Aku akan mengalahkan dia dengan gemerlap cahaya kedatanganKu. Lalu, bumi yang lama ini akan lenyap. Tapi, akan ada bumi yang baru dan Yerusalem Baru yang akan turun dari sorga dan Aku akan memerintah untuk selama-lamanya.”

KEDATANGAN KEMBALI YESUS KRISTUS

Dalam penglihatan lain setelah itu, saya menyaksikan apa yang akan terjadi, yaitu kembalinya Yeshua Yeshua Ha Mashiah ke bumi. Saya mendengar Dia memanggil. SuaraNya bagai bunyi terompet yang menggelegar dan saya mendengar juga suara penghulu malaikat. (ITesalonika 4:16). Mendengar bunyi dahsyat itu, seluruh planet bumi bergetar dan dari kubur keluar semua orang kudus yang diangkat naik ke angkasa untuk bertemu Yeshua. Berjam-jam gemuruh terompet itu saya dengar. Bumi dan laut menyerahkan semua orang yang terkubur di sana (Wahyu 20:13).

Yahweh Yeshua Ha Mashiah tampak berdiri di atas awan-awan. Gaun luar jubahnya berbentuk nyala api dan kemuliaanNya memancar keluar penuh keagungan. Terompet terus membelah udara dan sambil mengamati itu semua saya lihat orang-orang benar yang masih hidup juga terangkat ke angkasa untuk bergabung.

“Karena jikalau kita percaya, bahwa Yeshua telah mati dan telah bangkit, maka kita percaya juga bahwa mereka yang telah meninggal dalam Yeshua akan dikumpulkan  bersama-sama dengan Dia. “Ini kami katakan kepadamu dengan firman Yeshua: kita yang hidup, yang masih tinggal sampai kedatangan Yeshua, sekali-kali tidak akan mendahului mereka yang telah meninggal. “Sebab pada waktu tanda diberi, yaitu pada waktu penghulu

malaikat berseru dan sangkakala  berbunyi, maka Yeshua sendiri akan turun dari sorga dan mereka yang mati dalam Ha Mashiah akan lebih dahulu bangkit; sesudah itu, kita yang hidup, yang masih tinggal, akan diangkat bersama-sama dengan mereka dalam awan menyongsong Yeshua di angkasa. Demikianlah kita akan selama-lamanya bersama-sama dengan Yeshua.” (I Tesalonika 4:14-17)

Saya melihat orang-orang yang sudah ditebus itu bagai jutaan titik cayaha berkumpul di suatu tempat di angkasa raya. Di sana malaikatmalaikat memberikan jubah baru yang putih bersih kepada mereka semua. Mereka bertempik-sorak setelah mengenakan pakaian baru itu.

Malaikat-malaikat memang ditugaskan untuk melayani mereka. Dan para malaikat itu tampak memberikan perhatian khusus kepada semua orang yang baru bangkit tersebut. Orang-orang ini menggunakan tubuh baru yaitu tubuh mulia. Tubuh baru itu mereka dapatkan ketika mereka terangkat ke angkasa. Suatu tempik-sorak kegirangan yang bergemuruh terdengar memenuhi langit sementara para malaikat bernyanyi: “Glori bagi Raja Segala Raja.”

REPRESENTASI TUBUH KRISTUS

Dalam penglihatan lain saya melihat sesosok tubuh rohani yang besar jauh tinggi di sorga. Itulah Tubuh Ha Mashiah yang berada dalam posisi terlentang. Dari sana mengalir darah ke bumi. Ini adalah representasi dari tubuh Yeshua kita yang telah disembelih dahulu.

Tubuh ini terus bertambah besar sampai memenuhi seantero sorga. Jutaan jiwa yang sudah ditebus masuk ke dalam tubuh tersebut. Saya memandang penuh kekaguman ketika jutaan orang menaiki tangga dan masuk menjadi satu dengan tubuh itu. Mereka masuk mulai dari bagian kaki terus ke lutut, lengan, perut, jantung, dan terus ke kepala. Ketika tubuh itu sudah penuh, tampaklah bahwa tubuh itu berisi manusia dari berbagai penjuru planet bumi. Dengan suara yang menggelegar, orang-orang itu bernyanyi memuji Yeshua seperti yang ditulis dalam Alkitab: “Engkau layak menerima gulungan kitab itu dan membuka meterai-meterainya; karena Engkau telah disembelih dan dengan darah-Mu Engkau telah membeli mereka bagi  dari tiap-tiap suku dan bahasa dan kaum dan bangsa. Dan Engkau telah membuat mereka menjadi suatu kerajaan, dan menjadi imam-imam bagi  kita, dan mereka akan memerintah sebagai raja di bumi.” (Wahyu 5:9-10)

Jutaan manusia tampak berhimpun di dekat takhta  dan saya melihat para malaikat membawa kitab-kitab yang berisi vonis pengadilan. Ada juga kursi pengasihan dan banyak pula upah yang diberikan kepada banyak orang. Sambil memandangi itu penuh kekaguman, tiba-tiba kegelapan menutupi seluruh bumi lalu kuasa-kuasa kegelapan beterbangan ke semua penjuru. Roh-roh jahat yang tak terhitung banyaknya dilepaskan dari penjara alam maut dan membludak menumpuk di bumi. Lalu terdengar suatu suara lain berkata, seperti dalam Wahyu 12:12: “Karena itu bersukacitalah, hai sorga dan hai kamu sekalian yang diam di dalamnya, celakalah kamu, hai bumi dan laut! Karena Iblis telah turun kepadamu, dalam geramnya yang dahsyat, karena ia tahu, bahwa waktunya sudah singkat.”

JURANG MAUT

Kemudian saya melihat seekor binatang buas yang sedang marah. Dia menumpahkan geramnya ke atas bumi. Alam maut bergetar karena murka binatang itu. Lalu, dari jurang maut muncul sejumlah besar rombongan makhluk jahat. Jumlahnya sangat banyak sehingga bumi menjadi gelap pekat. Tampak manusia baik laki-laki maupun perempuan berlari menjerit mencari bukit dan gunung dan gua-gua persembunyian. Lalu berkobarlah peperangan besar di bumi di tengah kelaparan dan bayang-bayang kematian.

Sesudah itu tampak kuda-kuda mulia dan kereta berapi di sorga. Bumi terhuyung-huyung sementara matahari menjadi gelap dan bulan berubah seperti darah (Wahyu 6:12). Lalu, tampil seorang malaikat sambil berseru: “Dengar, wahai penduduk bumi, Sang Raja sedang datang.” Setelah pengumuman itu, tampak Raja Segala Raja dan Yeshua Segala Tuan muncul di angkasa. Bersama Dia dalam kemuliaanNya itu banyak orang kudus dari berbagai jaman dan masa, semua mengenakan jubah putih bersih.

Betul seperti kata Alkitab (Wahyu 1:7) bahwa semua mata akan memandang Dia dan semua lutut akan bertelut dan semua lidah akan mengakui (Roma 14:11) bahwa Yeshua Ha Mashiah adalah Yeshua. Kemudian tampak para malaikat mengacungkan sabit untuk menuai gandum yang telah matang (Wahyu 14:14-19) dan inilah akhir dunia ini. Umat Yahweh … saya yakin kita mesti saling mengasihi. Kita mesti berdiri teguh di dalam kebenaran dan mengoreksi anak-anak kita untuk menyadari bahwa Yeshua Yeshua akan segera datang. Setuju atau tidak, Raja Segala Raja itu pasti datang.

PERMINTAAN TERAKHIR YESHUA HA MASHIAH

Yahweh Yeshua berkata kepada saya: “Bertobatlah dan kalian akan selamat, karena kerajaan sudah hampir tiba. KehendakKu dan FirmanKu akan terlaksana. Siapkanlah jalan bagi Tuhanmu.” Kemudian Dia berkata lagi, persis seperti dalam ayat-ayat berikut: “Peringatkanlah kepada orang-orang kaya di dunia ini agar mereka jangan tinggi hati dan jangan berharap pada sesuatu yang tak tentu seperti kekayaan, melainkan pada  yang dalam kekayaan-Nya memberikan kepada kita segala sesuatu untuk dinikmati.” (I Timotius 6:17).

“Maksudku ialah: hiduplah oleh Roh, maka kamu tidak akan menuruti keinginan daging.” (Galatia 5:16).

“Jangan sesat!  tidak membiarkan diri-Nya dipermainkan. Karena apa yang ditabur orang, itu juga yang akan dituainya. Sebab barangsiapa menabur dalam dagingnya, ia akan menuai kebinasaan dari dagingnya, tetapi barangsiapa menabur dalam Roh, ia akan menuai hidup yang kekal dari Roh itu.” (Galatia 6:7-8).

“Perbuatan daging telah nyata, yaitu: percabulan, kecemaran, hawa nafsu, penyembahan berhala, sihir, perseteruan, perselisihan, iri hati, amarah, kepentingan diri sendiri, percideraan, roh pemecah, kedengkian, kemabukan, pesta pora dan sebagainya. Terhadap

semuanya itu kuperingatkan kamu–seperti yang telah kubuat dahulu–bahwa barangsiapa melakukan hal-hal yang demikian, ia tidak akan mendapat bagian dalam Kerajaan . Tetapi buah Roh ialah: kasih, sukacita, damai sejahtera, kesabaran, kemurahan, kebaikan, kesetiaan, kelemahlembutan, penguasaan diri. Tidak ada hukum yang menentang hal-hal itu. Barangsiapa menjadi milik Ha Mashiah Yeshua, ia telah menyalibkan daging dengan segala hawa nafsu dan keinginannya.” (Galatia 5:19-24).

Yahweh Yeshua melanjutkan perkataanNya: “Ketika Firman sudah digenapi, maka kesudahan itu tiba. Tak seorang pun tahu hari dan jam ketika Anak  akan turun ke bumi lagi. Anak pun tidak tahu kapan Dia akan ke bumi lagi sebab hanya BapaKulah yang mengetahuinya. Firman ini sedang digenapi secara cepat. Datanglah seperti seorang anak kecil biar Aku membersihkan kalian dari dosa-dosa kedaginganmu.

“Katakanlah kepadaKu: Yahweh Yeshua, masuklah ke dalam hatiku dan ampunilah aku dari semua dosaku. Aku tahu aku orang berdosa, karena itu aku bertobat sekarang. Basuhlah aku dalam darahMu dan bersihkanlah aku. Aku telah berdosa terhadap sorga dan di hadapanMu aku tak layak disebut anak. Sekarang aku menerima Dikau dalam iman sebagai Juruselamatku.”

“Aku akan menjadi Gembalamu dan engkau akan menjadi umatKu. Dan Aku akan menjadi Allahmu. Bacalah firman  dan janganlah meninggalkan persekutuan. Serahkanlah seluruh hidupmu kepadaKu maka Aku akan menjagamu. Aku tidak akan pernah meninggalkan engkau.”

BERSIAPLAH MENEMUI

Kekasih Yeshua, dari lubuk hati yang terdalam saya telah membagikan kepadamu penglihatan dan wahyu yang diberikan kepada saya oleh  Yang Mahakuasa.

Saya dapat simpulkan bahwa  sangat menyayangi kita semua. Dia telah menunjukkan kasih setiaNya kepada kita melalui FirmanNya dan melalui penglihatan-penglihatan di hari-hari terakhir ini. Anak-anak yang dikasihi Yeshua, kita mesti bersiap-siap untuk berjumpa dengan Yeshua kita. Setiap saat kita mesti merindukan kedatanganNya. Saudara dan saya mengetahui semua kesusahan, tanda-tanda akhir jaman dan masa dimana kita kini berada. Perhatikanlah dengan seksama berbagai kejadian di dunia saat ini. Tak pernah ada masa seperti yang sekarang sedang kita alami. Semua ini adalah penggenapan dari apa yang tertulis di dalam Alkitab. Oleh sebab itu, dengan segenap hati saya menganjurkan saudara yang sedang membaca buku ini untuk bersiap diri karena tak seorang pun tahu kapan Anak Manusia akan tiba. (Matius 25:13). Suka atau tidak, setuju atau tidak, Yeshua Ha Mashiah pasti datang lagi. Dan tak ada kuasa atau kekuatan apa pun di seluruh alam semesta ini yang dapat menghalangi Dia. Yeshua Ha Mashiah sang Maharaja alam semesta itu tidak membutuhkan persetujuan manusia untuk melaksanakan rencana kedatanganNya. Dia pasti akan datang ke dunia sebagai Hakim Yang Adil. Dan hanya Dia satu-satunya jalan untuk manusia dapat sampai ke sorga. Sebab Dia bersabda: “Akulah jalan dan kebenaran dan hidup. Tidak ada seorangpun yang datang kepada Bapa, kalau tidak melalui Aku.” (Yohanes 14:6)

Ingat perkataan malaikat kepada saya waktu di sorga, bahwa apabila kita hidup kudus, kita akan berjumpa dengan semua orang terkasih yang sudah mendahului kita. Ingat juga bahwa apa pun yang kita kerjakan di bumi untuk Yeshua pasti dicatat di sorga. Dan upah kita di sorga pasti lebih besar daripada upah apa pun yang dapat kita terima di bumi, sebab semua perbuatan kita di bumi dicatat oleh para malaikat Yeshua.

Banyak kali para penginjil, pengkhotbah, dan guru agama harus meninggalkan sanak keluarga untuk memberitakan firman Yeshua sambil mengalami berbagai kesulitan. Yeshua tahu semua itu karena Dia melihat semua itu. Dia juga tahu betapa kita sering ditolak atau tidak diperlakukan dengan baik. Tapi jangan khawatir, sebab kita tetap anak-anak sang Raja Segala Raja itu. Dia menghendaki kita menjadi pelayan untuk para pelayan lainnya. Dia mau kita saling melayani seperti Dia melayani kita. Elohim tidak menjanjikan taman bunga mawar bagi kita. Walau Dia tidak menjanjikan kesenangan untuk kita di bumi, kita dapat menikmati berkat-berkat, kekayaan, kehormatan dan berbagai materi lainnya. Kita dapat memiliki semua ketika kita memikul salib dan mengikuti Ha Mashiah.

Saya rindu Anda sudah bersiap diri. Kalau belum menerima Yeshua sebagai Yeshua dan Juruselamatmu, sekaranglah saatnya, agar hidup kekal menjadi bagianmu.

“Karena begitu besar kasih  akan dunia ini sehingga telah dikaruniakanNya AnakNya yang tunggal, supaya siapa yang percaya kepadaNya tidak binasa, melainkan beroleh hidup yang kekal.” (Yohanes 3:16)

“Sebab jika kamu mengaku dengan mulutmu, bahwa Yeshua adalah Yeshua, dan percaya dalam hatimu, bahwa  telah membangkitkan Dia dari antara orang mati, maka kamu akan diselamatkan. Karena dengan hati orang percaya dan dibenarkan, dan dengan mulut orang mengaku dan selamatkan. Sebab, barangsiapa yang berseru kepada nama Yeshua, akan diselamatkan.” (Roma 10:9-10, 13)

SEKARANG, BERDOALAH SEPERTI INI [Doa pertobatan]
Bapa di dalam nama Yeshua Ha Mashiah.
Aku datang kini kepadaMu sebagaimana adanya diriku.
Aku seorang berdosa, ya Yeshua.
Aku telah berdosa terhadap Dikau dan terhadap sorga.
Karena itu aku mohon kepadaMu, Yahweh Yeshua, ampunilah aku
dan masuklah ke dalam hatiku dan selamatkanlah jiwaku.
Biarlah aku dilahirkan kembali oleh Roh Yang Hidup.
Aku menyerahkan hidupku ke dalam tanganMu, Yahweh Yeshua.
Aku percaya sungguh bahwa Engkaulah Anak .
Aku percaya bahwa Engkaulah Yeshua Ha Mashiah
yang diutus untuk menyelamatkan jiwaku agar terluput dari naraka.
Aku berterima kasih kepadaMu dan memuji dan memuliakan Dikau,
sebab Yeshua telah mencurahkan darahMu untuk menebus aku.

Kalau Anda tadi berdoa dengan penuh keyakinan seperti yang saya anjurkan di atas, maka saat ini juga Anda sudah diselamatkan. Sebab Yahweh Yeshua telah masuk ke dalam hatimu. Sekarang, akuilah Dia dengan hati dan bibirmu; dan dengan hati dan bibirmu pujilah Dia. Biarkanlah Dia memimpin hidupmu setiap hari. Segala hormat dan puji bagi  sampai selama-lamanya!

[Doa pertobatan ini penting dan awal dari hubungan baik kembali Anda kepada Pencipta Anda. Setelah Anda bertobat, maka Ia menghapus segala dosa dan kesalahan Anda. Dan Anda dinyatakan benar dihadapan-Nya. Tugas Anda selanjutnya ialah menjaga kehidupan Anda tetap kudus dan benar; bagaimana caranya? Lakukan perintah-perintah-Nya – telah tertulis di Alkitab. Firman Yahweh berkata bahwa UPAH hanya diberikan kepada mereka yang setia SAMPAI AKHIR; Penjala Baja]

Terima Kasih,
YAHWEH Memberkati
Dengan hikmat dan pimpinan YAHWEH, buku A Divine Revelation of Heaven ini telah kami terjemahkan dengan judul WAHYU  TENTANG SORGA untuk diedarkan di kalangan umat Kristiani di Indonesia. […] Kami tak dapat merampungkan tulisan ini tanpa dukungan doa dari hamba-hamba YAHWEH yang setia mendoakan kami selama ini. Kiranya YAHWEH memberkati pelayanan, usaha, dan pekerjaan Anda semua.
Jakarta, 8 Maret 2007
— Pitan Daslani (Editor)

Bagian I: Di Gerbang Sorga – YESHUA Ha MASHIAH SANG PENYEMBUH
Bagian II :  Dahulu,  Sekarang dan Nanti – Bayi-bayi Yang Keguguran
Bagian III : Dalam Pemeliharaan – Sekarang, berdoalah seperti ini [Doa Pertobatan]

Hak cipta dari artikel ini dimiliki oleh penjalabaja.wordpress.com. Artikel ini boleh diperbanyak dengan syarat alamat blog disertakan dengan lengkap dan bukan untuk tujuan komersial. Persiapkan Jalan Bagi Raja

1 Komentar

  1. GOOD ………….. I LIKE ..

    I LOVE YOU JESUS ALLAH MAHA BESAR


Comments RSS

Tinggalkan Balasan

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s