Elizabeth dari Indonesia Diperlihatkan Sorga dan Neraka

Elizabeth bersaksi tentang neraka

Kata Pengantar dari Moderator PenjalaBaja.wordpress.com: Puji syukur kepada Bapa Sorgawi, yang begitu bermurah hati bersedia membukakan perkara-perkara yang begitu penting – Kehidupan kekal setelah kematian dari tubuh yang fana; yakni kehidupan di Sorga dan di Neraka. Dalam abad yang semakin tidak perduli dengan hati nurani dan kehidupan bermoral sekarang ini, Dia masih tetap bekerja dan berbicara – untuk menunjukkan Jalan Keselamatan menuju Sorga – melalui cara-Nya sendiri yang unik; membawa beberapa orang dari berbagai negara untuk melihat dengan mata-rohani mereka sendiri bahwa Sorga dan Neraka sungguh ada, dan sekali lagi kita bersyukur kepada Dia, bahwa Dia juga memberi kita saksi hidup untuk menyaksikan perkara-perkara ini kepada kita melalui seorang wanita Indonesia, bernama Elizabeth.

Sebagian kesaksian Saudari Elizabeth dapat dilihat pada video ini Video Kesaksian Pertama ; Video Kesaksian Kedua.
Kesaksian Elizabeth dalam bentuk tulisan di bawah ini (lebih lengkap dari yang di video) diadopsi dari  Pedson.blogspot yang berjudul Sorga dan Neraka.
Semoga menjadi berkat bagi setiap Anda yang membacanya. Moderator.

[Elizabeth memulai kesaksiannya]
Shalom saudara, selamat sore, saya mengucap syukur kalau sampai saat ini saya masih boleh ada dan diberi kesempatan oleh YAHWEH untuk hidup dan untuk bersaksi semuanya ini oleh karena kasih karunia YAHWEH
Kejadiannya pada bulan September 2001, ketika itu saya dan team sedang berdoa syafaat di gereja.
Saat itu saya sadar masih ada di dalam gereja, tapi saya juga merasakan bahwa roh saya dibawa oleh Adonai Yeshua ke suatu tempat lain.

N E R A K A

Saya tiba di sana dan tempat itu sangat mengerikan. Berbau busuk, amis, bau darah, bau benda-benda terbakar, bahkan lebih busuk dari bau pasar ikan.
Saya lihat disana ada banyak hal-hal yang mengerikan. Dan yang paling membuat saya tidak tahan adalah begitu banyaknya orang-orang yang menjerit ketakutan, minta tolong, minta ampun kepada Adonai. Mereka berkata ”Lepaskan saya Adonai, tolong saya Adonai, ampuni saya Adonai, saya sudah tidak kuat lagi berada disini” tetapi Adonai Yeshua hanya berkata, “Pengampunan yang Aku berikan sudah terlambat kesempatan itu sudah tidak ada lagi ketika kamu masih ada di dunia kamu tidak mau pakai kesempatan itu tapi kamu sia-siakan, tetapi jika kamu minta ampun sekarang itu sudah terlambat.”
[Setelah seorang mati, roh dan jiwanya keluar dari tubuhnya, maka sejak saat itu segala penyesalan dan permintaan ampun sudah terlambat. Jiwanya langsung dilempar ke Neraka, tubuh kebangkitannya akan menyusul dan disatukan kembali setelah Hari Penghakiman.]
Disana saya juga melihat berbagai macam hal-hal yang sangat mengerikan, jutaan orang di sisi kanan saya dibakar api hingga tubuh mereka meleleh. Anehnya tubuh yang meleleh tadi kemudian kembali tumbuh normal dan utuh, tapi kemudian dibakar lagi sampai habis, dan hal ini terjadi berulang kali, sehingga sakitnya itu tidak terkira dan tidak pernah berhenti. Sifatnya kekal.
Di sisi kanan itu juga saya melihat ada orang yang digerogoti ulat-ulat kecil, seperti yang sudah disampaikan dalam Firman YAHWEH bahwa di Neraka terdapat api tidak pernah padam dan ulat-ulatnya tidak pernah mati itu adalah benar. Jutaan orang berteriak-teriak kesakitan karena dibakar api dan digerogoti ulat-ulat.

Tubuh-tubuh tersebut digerogoti dari bawah sampai atas sampai habis tidak bersisah, tapi kemudian dagingnya muncul lagi lalu digerogoti lagi. Itu terjadi terus menerus dan saya lihat bahwa kebanyakan orang-orang yang digerogoti ulat itu adalah para pemimpin dari agama sepupu kita (Islam), yang dapat saya kenali dari pakaian mereka, seperti juga ada yang menggunakan sorban, dll. Mereka ini menjerit minta tolong dan minta ampun, tapi Adonai berkata, “Semuanya sudah terlambat.”

Keadaan Neraka sangat mengerikan, panas, berbau busuk, jalanan dan dindingnya pun lembek, seperti ingus, lengket dan berwarna busuk.
Waktu itu Adonai berkata pada saya “Setiap kamu bertemu dengan orang lain, terutama orang-orang yang belum dan tidak percaya Aku, sampaikan kesaksian ini, bahwa Neraka itu benar ada, bahwa Sorga itu benar-benar ada. Jika mereka tidak percaya itu terserah mereka apabila mereka percaya itu bagus, Haleluyah; tetapi apabila mereka tidak percaya ya sudah, biarkan saja, tidak usah bingung, yang penting kamu sudah menyampaikan dan mereka sudah mendengar, keputusan ada di tangan mereka masing-masing.”

Saya dan Adonai Yeshua terus berjalan hingga tiba di sebuah persimpangan, ada jalan yang ke kiri dan ada jalan yang ke kanan. Saya melihat ada banyak sel-sel yang diisi dengan orang yang jumlahnya banyak sekali. 1 sel diisi 1 orang, kemudian juga ada iblis yang sedang tertawa kesenangan diantara banyak orang yang menangis menjerit karena tidak tahan oleh siksaan. Ada yang matanya dicungkil sampai darahnya mengalir deras sekali, tapi anehnya bisa muncul lagi mata yang baru dan dicungkil lagi.  Ada yang tangannya dikuliti, ada yang lidahnya dipotong-potong, tetapi sama seperti diawal kesaksian saya, mata, tangan, lidah, dan lain-lain itu bisa kembali normal utuh kembali, namun setelah itu kembali disiksa. Tiada henti-hentinya, siksaan di Neraka itu sifatnya kekal. Saya dengar lagi semua orang menangis, minta tolong dan minta ampun, tapi Adonai tetap tidak bisa menolong, karena semua memang sudah terlambat.

Saya kemudian bertanya pada Dia, “Adonai, orang-orang yang ada disini pasti orang-orang yang tidak percaya Engkau ya?” Tetapi Adonai menjawab, “Oh tidak. Justru yang ada disini adalah orang-orang Kristen yang sudah percaya Aku.” Saya kaget sekali, lalu saya bertanya kenapa orang-orang Kristen tersebut juga ada di Neraka, bukankah mereka sudah percaya dan menerima Yeshua. Adonai pun menjawab, “Mereka memang orang Kristen yang percaya dan menerima Yeshua, tetapi kehidupan yang mereka jalani bukanlah kehidupan kudus yang diinginkan YAHWEH. Mereka diberi anggota tubuh yang lengkap seperti tangan yang seharusnya untuk menyembah YAHWEH, tetapi digunakan untuk memukul dan membunuh. Diberi mulut untuk memuji YAHWEH tetapi digunakan untuk menggerutu, mengomel dan mencaci maki orang. Memakai mata untuk menonton video porno atau buku-buku yang tidak benar.”
Jadi hal-hal itu tidak berkenan bagi YAHWEH. Kita harus dapat mempergunakan tubuh yang diberikan YAHWEH dengan benar dan selalu menjaga kekudusannya, karena apapun yang kita lakukan di dunia ini akan kita pertanggungjawabkan kepada YAHWEH setelah kita dipanggil kembali. Kita tidak dapat menyembunyikan apapun dari YAHWEH karena YAHWEH mengetahui segala apa yang kita lakukan, walaupun ditempat yang tersembunyi sekalipun.
Saya pun diajak jalan – yang dinding temboknya berlendir seperti cairan ingus, lengket dan sangat bau – ke dalam ke pusat Neraka. Dipusat Neraka ada ada sebuah sumur yang menyerupai kawah belerang. Didalam sumur itu saya melihat ada orang-orang yang diikat berdua-duaan, perempuan dengan perempuan dan laki-laki dengan laki-laki. Adonai pun menjelaskan kepada saya bahwa mereka yang diikat berduaan itu adalah para lesbian, waria dan homo. Yang walaupun mereka mengaku bahwa mereka menerima dan percaya Yeshua, tetapi kehidupan mereka tetap seperti itu (tidak berhenti dari praktek kehidupan yang dilarang Elohim), maka mereka akan di tempatkan YAHWEH di sana.

Tidak jauh dari sana, di pusat Neraka juga ada juga orang-orang yang dihukum di kawah belerang ini, yaitu orang-orang yang suka dengan perdukunan, suka cari penglarisan, cari paranormal, kemudian ada juga sel-sel, dimana 1 sel diisi 1 org, yang didalamnya terdapat orang-orang yang alat kelaminnya digerogoti ulat-ulat sampai darahnya mengalir deras kemudian bentuknya kembali normal dan utuh lagi, kemudian digerogoti lagi dan hal itu terjadi berulang-ulang, tidak pernah berhenti. Adonai bilang kepada saya bahwa itu adalah tempat untuk orang-orang yang mengaku sudah Kristen tetapi masih tetap bermain-main dengan dosa, masih ke tempat-tempat yang tidak benar, sudah punya isteri tapi punya simpanan (gundik), itu akan masuk ke sana, karena menganggap masih ada waktu buat bertobat, padahal kita tidak tahu kapan kita akan menghadap YAHWEH.

Semakin kedalam lorong Neraka, keadaan semakin gelap dan pengap, terus saya melihat ada iblis-iblis yang berkata “Ayo pak pendeta, khotbah lagi pak pendeta, kamu kan didunia khotbah, kenapa disini tidak mau khotbah.” Saya jadi bingung kok ada pendeta yang masuk Neraka? Pendeta kan hidupnya suci dan percaya Yeshua. Tapi Adonai berkata, pendeta itu memang rajin berkhotbah, mengabarkan Firman YAHWEH, tetapi dia sendiri tidak menjalankan Firman itu dalam kehidupannya; dia menggelapkan dan menggunakan uang jemaat, hidup tidak kudus, punya istri simpanan, dll. Merekalah yang ditempatkan disana oleh Adonai. Saya melihat pendeta itu berusaha keluar, tetapi tidak bisa, kemudian mulutnya dirobek dan dicakar oleh iblis sampai tidak berbentuk, darah mengalir, tetapi mulut dan wajahnya kembali normal lagi, terus dicakar disobek lagi, dst, dst. Disana juga para pendeta itu berteriak kepada Adoanai, minta ampun, tapi Adonai tetap berkata, bahwa semua itu sudah terlambat, ketika orang-orang tiba di Neraka kesempatan bertobat itu sudah tidak ada.

Setelah melihat semua ini, saya bilang ke Adonai, ”Adonai saya tidak mau tinggal disini, saya tidak mau masuk kesini lagi,” bahkan sampai saya sadar dan roh saya telah kembali ke tubuh saya pun, bau busuk Neraka itu masih tercium, padahal didekat saya tidak ada sampah atau kotoran berbau busuk (saking bau busuknya, setelah sadar, elizabeth sampai 40 hari tidak makan, hanya minum saja. Haleluyah dia tetap kuat, tidak lemas, menurutnya mungkin karena dia makan buah yang diberikan Adonai pada saat mereka berada di taman dalam Sorga).
Ketika saya bilang ke Adonai kalo saya sudah tidak kuat lagi, lalu Adonai memeluk saya dengan hangat, menghibur saya dan akhirnya membawa saya ke suatu tempat lain yang sangat jauh berbeda dengan Neraka. Tempat yang sangat indah, teramat sangat indah sekali.

S O R G A

[Jenis rumah yang berbeda; Bertemu nabi Musa, raja Daud dan rasul Yohanes dan rasul Paulus]
Disana saya melihat ada banyak sekali rumah, ada yang kecil dan ada yang besar, ada yang sudah jadi dan ada yang belum jadi. Lalu saya bertanya kepada Adonai, rumah-rumah siapakah itu. Dia menjawab kalo itu adalah rumah untuk anak-anak-Ku. Nanti apabila pulang sudah disediakan rumah tinggal. Saudara, apa yang dikatakan Alkitab itu benar bahwa Adonai Yeshua pergi kepada Bapa Sorgawi untuk menyediakan tempat tinggal bagi kita semua.

Yang disediakan untuk kita yang percaya kepada Adonai Yeshua, yang percaya dan mau melayani-Nya dengan kudus, tulus dan murni hatinya.
Saya juga bertanya kok rumahnya ada yang kecil dan ada yang besar, Adonai menjawab bahwa itu semua tergantung dari ketulusan pelayanan kita…bukan dari banyaknya pelayanan yang dilakukan, tapi dari ketulusan dalam melayani Dia, motivasi dalam melayani. Semakin kita tulus dan dekat maka semakin Dia memberikan tempat yang terbaik.
Terus diantara rumah-rumah itu ada yang separoh jadi dan ada yang sudah jadi, Tuhan bilang bahwa yang sudah jadi artinya orangnya sudah meninggal dan sudah bersama dengan Dia, sedangkan yang baru separuh jadi artinya orangnya masih belum meninggal.
Sorga itu sangat terang sekali, tidak menyilaukan tidak panas di kulit walalupun terang sekali, tapi sejuk di kulit.

Di ujungnya Sorga saya melihat ada barak, ada suatu tempat besar tapi untuk rombongan banyak orang, yang ternyata itu adalah tempat untuk orang-orang yang tidak percaya Adonai Yeshua tetapi waktu mau meninggal, misalnya dalam keadaan sakit atau koma, terus didoakan dan mau bertobat, menerima Yeshua Ha Mashiah terus langsung meninggal, maka mereka akan ditempatkan disana. [Masuk Sorga dengan perasaan malu atau pas-pasan, kata Pendeta  Yong Gyu Park dari Korea Selatan]

Jalan yang ada di Sorga, di rumah-rumah itu indah sekali, seperti butiran kaca. Ada banyak pohon buah-buahan. Saya juga sempat diberi buah oleh Adonai dan ajaib, begitu buahnya dipetik, langsung numbuh lagi. Jadi kehidupan di Sorga maupun di Neraka itu semua adalah kekal.
Tidak jauh dari situ saya melihat ada istana yang indah sekali, Adonai katakan itu adalah Istana-Nya dan akhirnya mengajak saya kesana.

Disana saya melihat banyak orang memuji dan menyembah Adonai setiap saat tanpa ada rasa capek, ngantuk dan lelah. Mereka memuji Adonai setiap saat, setiap waktu. Sesuai dengan Firman YAHWEH, saya lihat istana itu benar terdiri dari emas permata. Lantainya terbuat dari emas, dindingnya dari batu permata yang indah sekali. Adonai adalah Raja diatas segala raja, Dia adalah Raja yang sangat kaya sekali.
Saya lihat juga ada malaikat. Malaikat itu ada dua macam, ada yang bersayap dan ada yang tidak bersayap.

Malaikat yang bersayap itu adalah untuk peperangan rohani dan yang tidak bersayap untuk puji-pujian.
Kemudian karena kasih dan kemuarahan hati Bapa, saya juga dipertemukan dengan Yohanes, murid yang paling dikasihi Adonai. Yohanes berkata pada saya, “Kamu ingini hati-Nya saja, ingini dekat sama Adonai saja, janganlah mengingini yang lainnya.”

Setelah itu saya diajak ke pekarangan dan disana saya bertemu dengan Raja Daud yang masih berpakaian seorang raja lengkap, kemudian dia berkata pada saya kalo dia ada di sana hanya karena kasih dan kemurahan hati Adonai. Saya takjub sekali karena setahuu saya Raja Daud itu kan intim sekali dengan YAHWEH, tetapi kok dia sendiri bisa berkata bahwa dia ada disana hanyalah karena kemurahan hati YAHWEH. Kemudian bagaimana dengan kita yang hidup di dunia ini dan tidak intim dengan Dia? Raja Daud juga berpesan pada saya untuk menyampaikan kepada anak-anak YAHWEH untuk selalu menjaga kekudusan apalagi anak-anak muda jaman sekarang yang gampang jatuh dalam ketidak kudusan seperti melakukan perzinahan dan kenajisan.
Saya juga bertemu dengan Musa yang hanya berkata “Aku menyesal karena tidak dapat masuk ke Tanah Perjanjian (Israel).”

Saya juga ketemu Paulus yang bilang bahwa jika kamu menghadapi pencobaan yakinlah bahwa itu tidak akan melebihi kekuatannmu. Jadi saudara-saudara, yakinlah saat kita menghadapi kesulitan yang luar biasa yakinlah bahwa Adonai pasti akan menolong dan pencobaan itu tidak akan melebihi kekuatan kita.
Kemudian saya bertanya pada Adonai, apa kunci untuk bisa masuk istana-Nya, Dia pun menjawab, “Hal itu gampang sekali, kamu cuma harus intim hanya sama Aku, deket dengan Aku, melekat pada Aku, tidak ada yg lain.”

Saya bersyukur sekali bisa ketemu Adonai Yeshua yang memulihkan kehidupan saya, karena hanya pertemuan pribadi ini yang memulihkan saya.
Adonai Yeshua wajahnya lembut dan penuh kasih, jauh berbeda denga gambar-gambar yang ada. Wajahnya mulia dan bisa membuat kita terkesima melihat-Nya.
Tokoh-tokoh Alkitab yang kita baca umurnya ratusan tahun juga waktu saya temui di Sorga, mereka umurnya masih muda, sedang gagah-gagahnya, sekitar umur 30 – 40 tahun. Sayapun waktu dibawa Adonai, di alam roh, saya seperti anak kecil berumur 10 tahun, padahal dalam kehidupan nyata, umur saya sudah 21 tahun.

Jadi saudara-saudara, bersiap-siaplah, supaya kita selalu layak di hadapan Adonai, hidup kudus dan dekat melekat denga Dia. Kita tidak tahu kapan kita dipanggil, jadi harus cepat bertobat dan hidup kudus.
Buat saudara-saudara yang belum percaya, cepat-cepatlah percaya karena hanya Adonai Yeshua Ha Mashiah lah yang punya Kerajaan Sorga, hanya Adonai Yeshua lah satu-satunya jalan menuju keselamatan dan Sorga.
Praise The Lord….

Karena begitu besar kasih Elohim akan dunia ini, sehingga Ia telah mengaruniakan Anak-Nya yang tunggal, supaya setiap orang yang percaya kepada-Nya tidak binasa, melainkan beroleh hidup yang kekal. Sebab Elohim mengutus Anak-Nya ke dalam dunia bukan untuk menghakimi dunia, melainkan untuk menyelamatkannya oleh Dia. Barangsiapa percaya kepada-Nya, ia tidak akan dihukum; barangsiapa tidak percaya, ia telah berada di bawah hukuman, sebab ia tidak percaya dalam nama Anak Tunggal Elohim. (Injil Yohanes 3:16-18)

Yeshua inilah yang dibangkitkan Elohim, dan tentang hal itu kami semua adalah saksi. Jadi seluruh kaum Israel [dan bangsa-bangsa lain di dunia] harus tahu dengan pasti, bahwa Elohim telah membuat Yeshua, yang kamu salibkan itu, menjadi Yahweh dan Ha Mashiah.” Ketika mereka mendengar hal itu hati mereka sangat terharu, lalu mereka bertanya kepada Petrus dan rasul-rasul yang lain: “Apakah yang harus kami perbuat, saudara-saudara?” Jawab Petrus kepada mereka: “Bertobatlah dan hendaklah kamu masing-masing memberi dirimu dibaptis dalam nama Yeshua Ha Mashiah untuk pengampunan dosamu, maka kamu akan menerima karunia Roh Kudus. Sebab bagi kamulah janji itu dan bagi anak-anakmu dan bagi orang yang masih jauh, yaitu sebanyak yang akan dipanggil oleh Yahweh Elohim kita.” (Kisah para Rasul 2:32, 36-39)

Hak cipta dari artikel ini dimiliki oleh penjalabaja.wordpress.com. Artikel ini boleh diperbanyak dengan syarat alamat blog disertakan dengan lengkap dan bukan untuk tujuan komersial. Persiapkan Jalan Bagi Raja

3 Komentar

  1. ceritanya banyak kejanggalan dan terlalu mengada ada

  2. Salah sejahtera Sdr Emmanuel,
    Anda bebas melink blog ini kemana saja. Doa dan harapan Anda juga sama seperti kerinduan saya: YAHWEH dimuliakan di bumi Indonesia.

  3. Bisakah Webside penjalabaja.wordpress.com ini diberikan linknya lansung kepada setiap gereja yang ada di Indonesia ini. Kalau bisa biarlah nama YAHWEH diagungkan dan dipermuliakan dari setiap bibir anak anak-NYA yang ada di-Indonesia ini


Comments RSS

Tinggalkan Balasan

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s