Yeshua: Aku datang bukan untuk membawa damai, melainkan pedang! Cerita Martir

Pernyataan Yeshua Ha Mashiah ini dikatakannya kepada para pengikut-Nya, bukan kepada masyarakat umum. Tepatnya Yeshua mengatakan ini kepada dua belas murid yang dipilihnya menjadi rasul-rasul-Nya, itu tidak dikatakan-Nya kepada orang-orang dipinggir jalan atau di sebuah pasar terbuka. Ini dikatakan-Nya kepada para rasul yang baru saja dilantiknya tersebut.

Lengkapnya ayat diatas berbunyi seperti ini: “Jangan kamu menyangka, bahwa Aku datang untuk membawa damai di atas bumi; Aku datang bukan untuk membawa damai, melainkan pedang. (Injil Matius 10:34)

Ada beberapa orang Muslim yang tidak mengerti isi Alkitab ini memakai ayat ini untuk menghubungkannya dengan tindakan para Crusader yang membunuh banyak orang Muslim, … dan tentunya banyak jatuh korban pula dipihak para Crusader itu sendiri.

Ayat ini sesungguhnya adalah perkataan nubuatan Yeshua Ha Mashiah, bahwa kehadiran-Nya di Bumi ini membawa ”pedang” untuk setiap orang yang mengikuti ajaran-Nya. Pada hari terakhir Yeshua bersama-sama dengan kesebelas murid-Nya, pesan-Nya kepada mereka ialah: Maka kata Yeshua kepadanya: “Masukkan pedang itu kembali ke dalam sarungnya, sebab barangsiapa menggunakan pedang, akan binasa oleh pedang. (Injil Matius 26:52)

Mungkin diantara pembaca ada yang berpikir bahwa Yeshua menarik ulang perkataan-Nya yang Ia katakan tiga setengah tahun lalu tersebut, yang tertulis pada Injil Matius 10:34 tersebut. Tidak sama sekali!! Yeshua tidaklah seperti para politikus atau para pemimpin agama yang suka merubah janji atau pernyataan mereka.

Yeshua berkata: Langit dan bumi akan berlalu, tetapi perkataan-Ku tidak akan berlalu. (Injil Matius 24:35), tetapi perkataan politikus dan pemimpin agama selalu berubah disesuaikan dengan kondisi dan situasi yang ada.  Itu sebabnya raja Daud menulis dalam Mazmurnya demikian: Lebih baik berlindung pada YAHWEH dari pada percaya kepada manusia. Lebih baik berlindung pada YAHWEH dari pada percaya kepada para bangsawan. (Mazmur 118:8-9)

Kita kembali kepada masalah pedang. Yang pasti ialah Yeshua tidak pernah membawa pedang selama kehadiran-Nya di Bumi, dan Ia tidak pernah mengajar para rasul-Nya dan pengikut-Nya untuk memberitakan berita Injil dengan pedang di tangan, tidak pernah juga Ia mengajar para rasul-Nya dan pengikut-Nya untuk membela ajaran-Nya dengan kekuatan pedang. Itulah fakta dan kebenaran ajaran Yeshua, Alkitab mencatat semua itu dengan baik!

Mungkin Anda berkata: ”Sebentar! Bagaimana dengan ayat pada Injil Lukas 22:36-38, bahwa Yeshua menyuruh rasul-rasul-Nya untuk mebeli pedang, dan mereka dapat dua pedang.” Ayat pada Injil Lukas ini tertulis untuk menggenapi pasal nubuatan kedatangan Yeshua dan bagaimana caranya Ia meninggal dunia pada kitab Yesaya 53. Ayat 12 tertulis: Sebab itu Aku akan membagikan kepadanya orang-orang besar sebagai rampasan, dan ia akan memperoleh orang-orang kuat sebagai jarahan, yaitu sebagai ganti karena ia telah menyerahkan nyawanya ke dalam maut dan karena ia terhitung di antara pemberontak-pemberontak, sekalipun ia menanggung dosa banyak orang dan berdoa untuk pemberontak-pemberontak (Yesaha 53:12). Injil Lukas pasal yang sama di atas ayat ke 37 sangat jelas menyatakannya: Sebab Aku berkata kepada kamu, bahwa nas Kitab Suci ini harus digenapi pada-Ku: Ia akan terhitung di antara pemberontak-pemberontak. Sebab apa yang tertulis tentang Aku sedang digenapi.” Malam itu juga nubuatan Yesaya abad 700 BC ini tergenapi, Lukas 22:52-53 tertulis demikian: “Maka Yeshua berkata kepada imam-imam kepala dan kepala-kepala pengawal Bait Elohim serta tua-tua yang datang untuk menangkap Dia, kata-Nya: Sangkamu Aku ini penyamun, maka kamu datang lengkap dengan pedang dan pentung? Padahal tiap-tiap hari Aku ada di tengah-tengah kamu di dalam Bait Elohim, dan kamu tidak menangkap Aku. Tetapi inilah saat kamu, dan inilah kuasa kegelapan itu.” Alkitab penuh dengan nubuatan-nubuatan dan pengenapan-pengenapannya!

Jadi apa makud ayat ini? : “Jangan kamu menyangka, bahwa Aku datang untuk membawa damai di atas bumi; Aku datang bukan untuk membawa damai, melainkan pedang. (Injil Matius 10:34)

Inilah maksud perkataan nubuatan Yeshua pada ayat di atas:

Kehadiran Yeshua di satu pihak membawa damai bagi Dunia ini. Manusia yang telah terpisah dengan Pencipta mereka, YAHWEH, oleh karena pemberontakan (jiwa, pikiran dan perbuatan) kita diperdamaikan oleh korban darah-Nya sendiri di kayu salib. Roma 5:8 dan Injil Yohanes 3:16. Mereka yang menerima pengorbanan-Nya ini dan mengikuti perintah-perintah ajaran-Nya hidup damai kembali dengan Pencipta mereka.

Di lain sisi, tindakan dan perkataan orang-orang yang mengikuti ajaran-ajaran-Nya, yaitu orang-orang yang telah diperdamaikan dengan YAHWEH mendapat ancaman pedang-pedang! Yakni aniaya bahkan kematian oleh pedang!!

Bagaimana mungkin ajaran damai Yeshua ini membawa pedang (aniaya dan kematian) bagi pengikut-Nya? Susah dipercaya, tetapi itulah faktanya, Sejak Yeshua tersalib sampai saat ini ratusan juta orang Kristen telah meninggal dunia oleh pedang dan  api karena iman mereka kepada Yeshua Ha Mashiah.

Di bawah ini daftar kasar jumlah martir Yeshua:

Hak gambar dimiliki oleh Art Renewal Center

Doa terakhir Martir-martir Kristen

  • Dari tahun 54-323, terdapat 10 kaisar Romawi yang menganiaya orang Kristen, mulai dari Kaisar Nero sampai Diocletian. Para martir ini disalib, dibakar hidup-hidup, di bawa ke arena terbuka untuk dicabik-cabik oleh singa-singa, anjing-anjing buas, diikat lalu ditarik oleh binatang oleh karena iman percaya mereka.
  • Polycarp (abad 2 A.D.) ditangkap dan dibawa ke Amphitheather Smirna. Ditonton ribuan orang kaisar meminta ia menolak iman percayanya: “Hina Mashiah (Kristus), dan saya akan lepaskan kamu!” Polycarp menjawab: ”Delapan puluh enam tahun saya telah melayani Dia, dan Dia tidak pernah melakukan yang salah kepadaku; Bagaimana dapat saya menghina Dia, Rajaku, yang telah menyelamatkan saya!?” Saya seorang Kristen,” ia menegaskan. Kaisar lalu berteriak kepada para hadirin, ”Polycarp sudah mengaku sendiri sebagai orang Kristen.” Disambut suara para penonton, ”Bakar dia!” Kayu dikumpulkan dan ditumpuk untuk membakar orang Kristen ini. Seorang berkata kepadanya, ”Saya akan bakar kamu dengan api, kecuali kamu meruba pikiranmu.” Polycarp menjawab, ”Kamu mengancam dengan api yang membakar untuk sejam dan segera padam; namun kamu mengabaikan api penghukuman yang akan datang dan api hukuman kekal yang tersedia untuk orang-orang jahat.” Sejarah mencatat ia mati martir tahun 156.
  • Roma 165 A.D. Justin dipecutin dan kemudian dipenggal kepalanya. Kata-kata terakhirnya ialah: ”Kami tidak meninginkan apa-apa lebih dari pada menderita untuk Yahweh Yeshua Ha Mashiah (Lord Jesus Christ) kami.” Dia dikenal sampai sekarang sebagai Martir Justin.
  • Dalam waktu kurang lebih 30 tahun (1540-1570) lebih dari satu juta (1000.000) Protestan dibunuh dimuka umum di negara-negara Europa dibawah perintah Gereja Roma Katolik inquisition of Roma Catholic Church
  • Pada abad 19, secara keseluruhan sekitar 50 juta orang Kristen mati martir di bawah Inkuisisi Gereja Roma Katolik. Inkuisisi: pengadilan yang menghakimi setiap orang yang menentang ajaran Gereja Roma Katolik.
  • Lebih dari 20 juta mati martir di Rusia selama 70 tahun kekuasaan ajaran komunis.
  • Tahun 1916, sekitar 1 juta Kristen Armenia martir ditangan  ”Turki-turki Muda”
  • Pada 9 September 1922 orang Kristen Yunani mati martir di daerah Smirna saja oleh Turki Muslim
  • Dalam tahun 2008 lebih dari 200 juta Kristen di seluruh dunia dianiaya, oleh orang-orang Muslim karena imam mereka kepada Yeshua
  • Baca Foxe’s Book of Martyrs edisi abad 21 telah diterbitkan.New Foxe's Book of Martyrs

David Barrett dalam statistik World Christian Encyclopedia yang dicetak oleh percetakan Oxford University melaporkan 45 juta orang Kristen mati martir sepanjang abad ke 20 ini. Dan Voice of the Martyrs pada video presentasinya memperkirakan 450 orang Kristen perhari atau 162,000 pertahun dianiaya di seluruh dunia (negara Islam, Komunis termasuk negara Indonesia).

Perhatian: Martir atau Martyr (English) bersumber dari kata Yunani yang berarti ”saksi” Martir dalam iman Kristen artinya seorang yang dipanggil untuk bersaksi tentang kepercayaannya dan karena kesaksiannya ini ia menderita dan mati, dengan kata lain seorang martir Kristen adalah seorang beriman yang mati diadili karena mempertahankan imannya. Hal ini tidak sama dengan ”mati sahid” dalam ajaran Islam. Sahid (bahasa Arab) artinya juga ”saksi”, namun maknanya berbeda: Dalam Islam seorang dikatakan mati sahid lebih dari sekedar mempertahankan imannya, yaitu mati di dalam berjihad, mati berperang atau berjuang demi Allah dan dan nabi Muhammad untuk perkembangan Islam.

Nubuatan Yeshua tentang “pedang” akan mengikuti orang-orang yang beriman kepada ajaran Alkitab telah terbukti dan tergenapi. 10 tahun terakhir ini India yang mayoritas penduduknya beragama Hindu juga telah mengirim “pedang” kepada orang-orang Kristen di India. Anda bertanya, mengapa banyak aliran agama dan ajaran komunis membenci Kekristenan atau iman Kristen yang bersumber dari Yeshua ini?

Yeshua menjawab pertanyaan Anda di atas. ”Sekiranya kamu dari dunia, tentulah dunia mengasihi kamu sebagai miliknya. Tetapi karena kamu bukan dari dunia, melainkan Aku telah memilih kamu dari dunia, sebab itulah dunia membenci kamu. ” (Injil Yohanes 15:19)

Yeshua adalah Kebenaran (Injil Yohanes 14:6) dan Bumi ini telah direbut oleh Iblis dari tangan manusia, yang dipercayakan YAHWEH untuk merawat Bumi ini (Kejadian 1:26-28). Itulah juga sebabnya  waktu Yeshua berumur dua tahun, raja Herodes, penguasa kerajaan Romawi untuk Israel dan Samaria, memerintahkan tentara-nya untuk membunuh semua bayi di Berlehem dan sekitarnya, yaitu anak-anak yang berumur dua tahun kebawah (Injil Matius 2:16). Herodes tidak ingin ada Juru Selamat datang membebaskan umat Israel dan penduduk dunia ini.

Iblis dan malaikat-malaikat hitamnya tidak senang kebenaran dinyatakan kepada penduduk Bumi ini, itulah sebabnya penguasa-penguasa alam roh ini memakai siapa saja yang dapat mereka tipu untuk menghentikan pekerjaan pemberitaan Kabar Kesukaan yang diajari oleh Yeshua dan para pengikut-Nya: yaitu bahwa keselamatan hanya melalui iman kepada Yeshua Ha Mashiah saja, seperti tertulis: Sebab aku mempunyai keyakinan yang kokoh dalam Injil, karena Injil adalah kekuatan Elohim yang menyelamatkan setiap orang yang percaya, pertama-tama orang Yahudi, tetapi juga orang Yunani. Sebab di dalamnya nyata kebenaran Elohim, yang bertolak dari iman dan memimpin kepada iman, seperti ada tertulis: “Orang benar akan hidup oleh iman.” (Roma 1:16-17)

Jadi jelas apa yang dimaksud oleh Yeshua bahwa Aku datang bukan untuk membawa damai, melainkan pedang.” (Injil Matius 10:34), Injil Lukas menulis ayat sama sebagai berikut: Kamu menyangka, bahwa Aku datang untuk membawa damai di atas bumi? Bukan, kata-Ku kepadamu, bukan damai, melainkan pertentangan. (Injil Lukas 12:51)

Pedang atau pertentangan terjadi oleh karena pemimpin-pemimpin dunia ini yang cinta kegelapan dan kejahatan tidak ingin perbuatan jahat mereka dibongkar.

Itulah sebabnya mengapa penterjemah-penterjemah Alkitab dianiaya dan dibakar hidup-hidup oleh pemimpin Gereja Roma Katolik, dan setelah diterjemahkan Alkitab dilarang dibaca oleh masyarakat di beberapa negara Europa dahulu kala. Dan untuk kita ingat sampai sekarang Alkitab adalah satu-satunya buku yang dilarang dimiliki di negara-negara Islam dan Komunis!!

Menarik untuk diingat bahwa bab terakhir pada kitab terakhir dari Alkitab tertulis: Lalu Ia berkata kepadaku: “Perkataan-perkataan ini tepat dan benar, dan YAHWEH, Elohim yang memberi roh kepada para nabi, telah mengutus malaikat-Nya untuk menunjukkan kepada hamba-hamba-Nya apa yang harus segera terjadi.” “Sesungguhnya Aku datang segera. Berbahagialah orang yang menuruti perkataan-perkataan nubuat kitab ini!” (Wahyu 22:6-7)

Sumber kutipan:

  1. The Christian Martyrs, Chapter 7
  2. The Persecuted Church
  3. The Century of Martyrs, 20th Century persecutions
  4. Christians Are Persecuted, Martyred, and Killed Worldwide. Voice of the Martyr video presentasi
  5. Christian Martyrs
  6. Inkuisisi
Hak cipta dari artikel ini dimiliki oleh penjalabaja.wordpress.com. Artikel ini boleh diperbanyak dengan syarat alamat blog disertakan dengan lengkap dan bukan untuk tujuan komersial. Persiapkan Jalan Bagi Raja

1 Komentar

  1. like


Comments RSS

Tinggalkan Balasan

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s