Membaptis Dengan Api Yang Dasyat, 1

Kisah nyata tentang peperangan rohani, pengalaman supernatural berkunjung ke Sorga dan Neraka dari sebuah gereja lokal di Korea Selatan ketika mereka sedang melakukan doa syafaat rally selama 30 hari. Artikel ini diterjemakan dari buku Baptize By Blazing Fire, yang ditulis oleh Pendeta Kim Young-Doo (aslinya berbahasa Korea).

Komentar seorang pendeta yang telah membaca kelima buku-seri Baptize by Blazing Fire. Pendeta Michael Park: Sebagai seorang pendeta, saya telah membaca banyak buku tentang peperangan rohani. Membaptis Dengan Api Yang Dasyat berbeda. Yahweh Yeshua telah menampakan diri-Nya secara pribadi kepada gereja kecil ini dan membuka mata-mata rohani setiap anggota gerejanya. Yahweh mengajar mereka bagaimana bertarung menghadapi dan melawan Setan dan roh-roh jahatnya sementara ada mampu melihat kehadiran mereka. Tertarik dengan buku-seri doa ini ia berkunjung ke Korea dan terkagum-kagum: “Apa yang mengagumkan saya ialah gereja ini penuh dengna tentara-tentara doa, mulai dari pukul 9:30 malam sampai 5 pagi setiap hari, 365 hari setahun.”

Artikel dalam bahasa Indonesia ini dikutip secara umum dari “Baptisan oleh Api Dashyat” karya terjemahan Sdr. Hendry Widjatnoko. Gaya penulisan dan penekanan (warna, garis bawah, huruf miring dan tanda kurung lurus) ditambahkan untuk membuat buku ini mudah dimengerti dan menarik dibaca. Untuk melihat karya utuh Sdr. Hendry Widjatnoko dan juga dalam bahasa Inggris silahkan buka link-nya, tersedia di bawah artikel ini.
Selamat membaca!

Dalam kurun waktu 30 hari dengan doa semalam suntuk terus menerus di Gereja Yahweh (The Lord’s Church) di Korea Selatan, pendeta Yong Doo Kim dan jemaatnya mengalami kebangkitan rohani yang mengubah hidup mereka secara total. Dengan mengangkat tangan mereka dan berdoa semalam suntuk, mata rohani jemaat ini dibukakan dan pada saat yang sama mereka mengalami kesembuhan ilahi, pengelihatan, peperangan rohani yang dahsyat, dan pertemuan dengan Yahweh Yeshua Ha Mashiah secara langsung yang mengubah hidup mereka. Setelah mata rohani mereka di bukakan, mereka bisa melihat peperangan rohani yang terjadi selama mereka berdoa. Mereka di perlihatkan bagaimana taktik setan yang berusaha menganggu, menakuti, dan menipu jemaat Yahweh selama mereka berdoa.

Selama peperangan rohani dengan setan, Setan bermanifestasi dengan memakai rupa/ wujud naga, raja setan, malaikat-malaikat palsu, Yeshua yang palsu, setan yang meminta simpati, roh setan yang menyamar sebagai wanita-wanita cantik dan sebagainya. Mereka ini juga di angkat ke Surga dan Neraka berkali-kali oleh Yahweh Yeshua. Di seri ini ada total 5 buku, tapi ini hanyalah rangkuman dari buku pertama.

Dari Yahweh Yeshua kepada pendeta Kim:
Dari sekarang, pengalaman apapun yang kamu dan jemaatmu alami, kamu harus mencatat apa yang kamu lihat dan dengar secara akurat. Melalui peristiwa ini, Aku ingin agar semua gereja-gereja di Korea dan seluruh dunia untuk bangun.  Oleh karena tujuan inilah, kamu di lahirkan di dunia. Pada saat sekarang ini, gereja-gereja di Korea dan kehidupan jemaat luar dan dalam sangat bertentangan dengan apa yang Aku rencanakan dalam hidup mereka. Pempimpin-pemimpin dan jemaat-jemaat gereja menyembah Aku hanya sebagai formalitas belaka dan hanya mengetahui Aku hanya sebatas teori tertulis

Pendeta Kim: Jemaat kami percaya dalam kuasa di dalam bahasa Roh, jadi kami bisa berdoa dengan lebih lama, lebih sungguh-sungguh, dan lebih dalam. Berdoa di dalam Roh juga membuat kami lebih berkonsentrasi dan dari situ keluarlah kemampuan2 yang membuka mata rohani kami. Proses untuk membuka mata rohani kami bukan saja melelahkan, tapi juga harus melewati banyak rintangan. Maka dari itu, jika kamu secara ceroboh berdoa atau kurang persiapan, kamu akan membayar harga yang hilang. Sekarang kami juga di persiapkan untuk melawan serangan setan dengan pujian, mengisi hati kami dengan Firman Yahweh, dan mencari Yahweh dengan sungguh-sungguh.

[Taktik Setan]. Anak buah Setan datang sendirian. Ketika satu gagal, dua roh jahat akan datang, kemudian mereka akan menyerang secara berkelompok/keroyokan dengan 10, 30, 50, 100, bahkan jumlah yang lebih dari itu. Kelompok ini secara berulang kali menyebar dan bergabung kembali untuk menyerang tergantung situasi pada saat itu. Kemudian, ketika satu roh jahat di usir dengan doa, roh jahat tersebut bergerak ke sasaran lain dengan menggoda, menusuk, mencobai, dan kadang-kadang dengan bisikan-bisikan dengan suara yang manis. Ketika identitas mereka akhirnya terbuka/terkuak, mereka langsung kabur. Antek-antek Setan muncul kepada kami di dalam bentuk yang berbeda-beda. Kadang-kadang mereka datang dan menggoda kami dengan menyerupai seoarang bintang lawak, seorang anak kecil yang lugu, yesus yang palsu  atau menyamar sebagai malaikat terang (2 Korintus 11:14). Bahkan mereka sempat membuat kami bingung dengan menyamar sempurna sebagai anak perempuan kami. Kami melawan mereka dan menang, tapi juga pernah mengalami kekalahan melawan roh-roh jahat. Ketika kami kalah, daging kami mengalami sakit yang luar biasa. Sakitnya sangat luar biasa dan kami sempat terguling di tanah beberapa kali. Ketika kami mengalami ketakutan untuk mengatasi banyak sekali roh-roh jahat, Yahweh mengerahkan malaikat Michael dan malaikat-malaikat lainnya untuk membantu kami. Yahweh kekasih kami meyankinkan kami bahwa kami tidak sendirian ketika kami memanggil malaikat-malaikat Yahweh untuk membantu kami setelah kita jatuh terlelah dan kecapaian setelah peperangan rohani tersebut.

Yeshua mengingatkan kepada kami untuk memperlengkapi diri kami dengan doa setiap hari (Markus 9:29). Sangatlah penting untuk mempunyai doa yang teratur. Yeshua juga menjelaskan mengenai pentingnya berdoa dengan persetujuan dengan dua atau tiga saksi (Matius 18:19). Roh-roh jahat tidak meninggalkan secara kami secara baik-baik, tetapi mereka meninggalkan berkas-berkas luka dan penderitaan berlanjut terus.

Motto/ slogan kami selama tahun 2005 adalah “Kebangkitan Rohani Melalui Doa” dan kami mulai berdoa rally/marathon semenjak 2 Januari. Doa rally ini berjalan selama 30 hari. Pada saat itu ada total 10 anggota yang ikut dalam doa rally ini. Pada hari pertama, setelah kebaktian hari minggu sore, kami mengadakan persekutuan doa. Pada hari kedua (3 Januari), kami mengalami kehadiran Roh Kudus yang luar biasa. Kesatuan doa di antara jemaat dan juga doa pribadi meledak luar biasa berjalan sampai jam 7:30 pagi di ke-esokan harinya. Setelah persekutuan doa selesai, kami berkumpul di dalam lingkaran untuk mendengar kesaksian dan pengalaman bertemu dengan Yeshua. Waktu persekutuan doa kami menjadi tambah lama. Persekutuan doa kami hari rabu mulai jam 7:30 malam tapi hapir selesai jam 8 pagi hari berikutnya. Hari Kamis mulai jam 9:00 malam dan selesai Jumat jam 10 pagi.

Secara total, Yahweh mengubah pemikiran kami. Semakin banyak kami berdoa, Yahweh makin banyak mengubah kami dengan hal-hal yang luar biasa. Meskipun persekutuan doa kami melewati waktu malam, tidak ada yang komplain (bersungut-sungut). Malahan, mereka makin lapar dengan makanan rohani. Yahweh Yeshua datang mengunjungi kami sewaktu kami berdoa. Kami melihat Yahweh Yeshua melalui mata rohani kami, tetapi pada saat-saat tertentu, kami melihat Dia secara jelas dengan mata jasmani kami.

Seperti anak-anak kecil yang mengalami Yeshua, kami di bebaskan dari ketidak patuhan dan di ubah menjadi hamba-hamba yang taat dan setia kepadaNya. Dua anggota dari kami, menangis dengan berlutut dan meminta pengampunan karena banyak kali mereka kali bersikap salah kepada saya (pendeta Yong Doo Kim). Di dalam cuaca dingin (temperatur di bawah nol), mereka pergi keluar untuk mengabarkan injil di kala mereka harus menghangatkan telapak tangan mereka dengan uap mulut mereka. Mereka keluar jam 4 sore dan kembali sampai jam 8:30 malam dengan tangan dan kaki yang beku. Mereka tahu bahwa mereka harus disiplin karena merka melihat harta mereka di simpan di Surga. Seorang anak kecil berumur 5 tahun yang bernama Meena, berdoa di dalam Roh dengan kedua tangan terangkat selama 2 – 3 jam. Jemaat kami mengalami karunia-karunia Roh dalam bernubuat, membedakan Roh, berbicara dalam bahasa Roh,  pengetahuan, hikmat, dan iman dari Surga.

Tidak ada isi yang di salahgunakan di dalam buku ini, hanya pengalaman-pengalaman pribadi dari anggota-anggota yang ikut serta dalam doa rally.

Anggota-anggota yang berdoa adalah [Orang Korea menulis nama keluarganya di depan nama pribadinya tanpa tanda koma]:
Pastor Kim, dan isterinya: Kang Hyun-ja, Kim Joseph, Kim Joo-Eun, Sister Baek Bong-Nyo, Lee Haak-Sung, Lee Yoo-Kyung, Meena, Oh Jong-Suk, Diakon Shin Sung-Kyung, Oh Jung-Min.

Hari ke 1. (Belum diterjemahkan.)

Hari ke 2.
Pastor Kim: Dengan intervensi dari Roh Kudus secara khusus, kami berasa seperti di dalam api ketika kami berdoa. Walaupun persekutuan doa selesai jam 7 pagi di keesokan harinya, kami merasa tidak cukup.

Lee Yoo-Kyung: Saya sangat rindu dan dengan sepenuh kekuatan saya memanggil Yahweh, “Yeshua, Yeshua, aku cinta kepadaMu. Tolonglah agar saya bisa melihat Engkau. Tunjukkanlah diriMu kepadaku.” Saya berteriak dan berdoa secara sungguh-sungguh di dalam bahasa Roh. Setelah satu jam, tiba-tiba sebuah cahaya yang sangat terang muncul dan seseorang berdiri di dalam cahaya tersebut. Saya membuka mata saya dan kaget tetapi saya tidak melihat sesuatu. Ketika saya menutup mata saya, saya bisa melihat secara jelas, jadi saya tetap menutup mata saya. Yeshua berdiri di depan saya memakai jubah yang sangat terang Yoo-Kyung, Aku mengasihimu. Yeshua mengatakan hal ini kemudian makin mendekat kepada saya dan duduk di depan saya. Saya rasa saya tidak pernah melihat seorang-pun yang rupawan selain Yeshua. Rambut Yeshua bewarna emas dan Dia mempunyai mata yang besar dan indah. Yeshua dengan lembut mengelus rambut saya dan berkataYoo-Kyung, Aku mengasihimu.” Saya mulai menangis dan hati saya hancur. Lanjut Yahweh Yeshua berkata, “Aku ingin menunjukkan Surga kepadamu.” Seketika, kami dalam perjalanan ke Surga dan ada sebuah cahaya yang sangat terang sampai saya tidak bisa membuka mata saya. Saya pikir, Ini pasti Surga.” Ketika kami sampai di Surga, malaikat bersayap yang jumlahnya tidak bisa di hitung menyambut kami dan Yeshua memperkenalkan saya  ke banyak malaikat. Kemudian Yeshua bertanya kepada saya, Yoo-Kyung, apakah kamu senang mengunjungi Surga?Ya Yeshua, sangat, sangat senang. Kemudian Yeshua berkata, Berdoalah secara sungguh-sungguh, patuhlah kepada pendeta Kim, dan ikutilah ibadah-ibadah gereja dan Aku akan membawa kamu ke Surga lebih banyak lagi. Setialah melakukan apa yang Aku katakan.”

Setelah persekutuan doa selesai, saya membagikan kesaksian saya bertemu dengan Yeshua dan mengunjungi Surga.

Baek Bong-Nyo: Setiap dari kami berdoa dan berlutut dengan beralaskan tatakan yang empuk. Di sebelah saya, istri dari pendeta Kim menari dengan di penuhi oleh Roh Kudus. Tarian istri dari pendeta Kim sangat lancar, seperti air mengalir. Wajahnya bersinar dan menari secara indah sebagaiman Roh Kudus memimpin dia. Saya melanjutkan berdoa di dalam bahasa Roh. Tiba-tiba, cahaya bewarna emas yang terang benderang datang dan Yeshua berdiri memakai jubah putih yang berkilau-kilaukan. Bong Nyo, Aku mengasihimu.” Saya tidak bisa mejelaskan sukacita dengan kata-kata ketika bertemu dengan Yahweh. Saya menanyakan banyak pertanyaan kepadaNya dan Yeshua menjawab semuanya.

Lee Haak-Sung: Saya berkonsentasi dalam bahasa Roh dan tanpa sepengetahuan saya, doa saya di penuhi dengan kuasa dan suara saya semakin keras. Tubuh saya menjadi panas seperti di penuhi api dan saya harus mencopot lapisan pakaian bagian luar. Kemudian, baju saya mulai basah di penuhi keringat. Seumur hidup saya, saya tidak pernah mengalami api Roh Kudus turun ke atas saya seperti saat ini. Saya sangat bersuka cita dan senang untuk berdoa. Jadi, saya berdoa dengan berlutut sampai kaki saya menjadi mati rasa.

Istri pendeta, Kang Hyun-Ja: Saya sudah tidak lama meluangkan waktu untuk berdoa secara cukup, sehingga saya merasakan keinginan penuh untuk berdoa. Ketika berdoa dan jikalau situasi sekitar kami di lain dari biasanya secara roh, Yahweh menangani pendeta dan setiap anggota dengan penuh kuasa. Saya ingin sekali menerima tarian yang di penuhi Roh Kudus seperti yang di alami oleh Ibu Choo Thomas. Kemudian, untuk pertama kalinya, saya bisa menari tarian Roh Kudus tanpa malu-malu. Untuk seketika, saya menyembunyikan karunia ini tetapi saya tidak bisa lagi menyembunyikannya karena pimpinan dari Roh Kudus. Tubuh saya di penuhi oleh api sebagaimana tangan-tangan saya bergerak secara bebas sesuai dengan musik.

Hari ke 3. (Belum diterjemahkan)

Hari ke 4.
Lee Yoo-Kyung: Ketika saya berdoa dengan sepenuh kekuatan saya,  tiba-tiba saya melihat setan yang kelihatannya seperti muncul dari film. Menggunakan jubah yang putih dan rambut yang panjang, setan tersebut datang ke arah saya sambil menari dan berbicara dengan suara yang menakutkan, Hahahahhaa hehehehe.” Saya tidak bisa bergerak dan di penuhi rasa takut. Kamu setan jahat dan terkutuk. Aku perintahkan kamu pergi dari saya di dalam nama Yeshua.” Tetapi setan tersebut semakin mendekat ke arah saya dan sambil menangis, Hehehehe…kenapa saya harus pergi? Saya disini bukan saja untuk mencegah kamu berdoa tapi saya juga akan membuat kamu sakit”. Kemudian pendeta Kim menaruh tangannya di atas kepala saya dan berdoa, dan berteriak, Kamu setan yang kotor. Aku perintahkan kamu di dalam nama Yeshua Ha Mashiah untuk pergi.” Seketika setan itu kabur. Kemudian Pendeta Kim mengatakan kepada semua anggota, Kita harus yakin ketika berdoa.”

Saya melanjutkan berdoa dan berteriak, Yeshua tolong saya. Tolong saya,” saya memanggil Yeshua untuk sementara waktu dan kemudian Yeshua muncul di di dalam sinar yang terang. Dia berkata kepada saya Yoo-Kyung, jangan khawatir. Saya akan melindungi kamu. Setan apapun yang berusaha menyerang kamu, jangan takut dan jangan khawatir. Panggil Saya dengan segenap kekuatanmu dan Aku akan datang dan menghalau setan-setan pergi. Jadi jangan khawatir dan jadilah kuat.”

Hari ke 5 .
Catatan penulis: Pesta perkawinan antara Baek, Bong-Nyo dan Yeshua melambangkan hubungan antara Juruselamat dan orang-orang berdosa yang telah Dia selamatkan  Yeshua ingin menunjukkan hal ini kepada anggota yang baru saja lahir baru. [Alkitab dalam hal ini sangat jelas, Yahweh Yeshua berkata bahwa  di Sorga, kehidupan kekal yang akan datang, tidak ada kawin dan mengawinkan (Matius 22:23-30), prinsip ini sangat berbeda dengan ajaran nabi Muhammad di dalam agama Islam].

Baek Bong-Nyo: Marilah kita bersukacita dan bersorak-sorai, dan memuliakan Dia! Karena hari perkawinan Anak Domba telah tiba, dan pengantinNya telah siap sedia. (Wahyu 19:7)

Setelah kebaktian, saya mulai dengan sungguh-sungguh berdoa di dalam Roh dan Yahweh Yeshua muncul kepada saya dan berkata, Bong-Nyo, mari kita ke Surga Yeshua memang tangan saya dan menuntun saya. Kemudian saya berdiri di depan tahta Bapa di Surga. Yeshua menjelaskan kenapa saya di bawa ke Surga: Bong-Nyo, suatu hari Saya harap untuk mempunyai perkawinan yang indah di Surga dengan kamu hari ini dan inilah kenapa kita disini. Dengan segera, malaikat-malaikat mempersiapkan saya gaun dan memakaikan saya banyak perhiasan. Saya tidak pernah melihat gaun emas yang di sediakan buat saya. Saya di penuhi dengan sukacita. Banyak malaikat dan orang di Surga yang mengucapkan selamat untuk perkawinan kami dan saya tidak pernah melupakan peristiwa ini. Kemudian, di Tahta Bapa seperti sedikit bergerak. Setiap kali Tahta Bapa bergerak, karena Bapa sangat senang , muncul 5 warna yang sangat cerah bersinar. Setelah acara tersebut, saya berkeliling di Surga sambil memegang tangan Yahweh. Saya berada di dalam sukacita yang luar biasa.

Lee Haak-Sung:

Dengan tekad yang penuh, saya mulai berdoa di dalam Roh dan tiba-tiba salib yang berada di belakang mimbar, bercahaya dengan sangat terang dan sebuah pintu yang bundar muncul. Tidak lama kemudian, Yeshua muncul. Haak Sung, Aku mengasihimu Saya tidak bisa mengutarakan sukacita yang menyelimuti saya. Haak Sung, ada satu tempat yang aku harus pergi bersama dengan kamu. Mari kita pergi. Kemudian Yeshua memegang tangan saya dan tubuh saya mengapung di udara seperti layaknya seringan sehelai bulu. Kemudian, ketika kami tiba di tempat tujuan, ada bau yang sangat aneh dan sangat kotor. Saya sangat susah bernapas karena baunya yang sangat menyengat di sekitar saya. Yeshua, Yeshua yang saya kasihi, kita sekarang ada di mana? Saya tidak bisa melihat dengan jelas apa yang di depan saya.” Saya berteriak dan kemudian Yeshua menjawab, Haak Sung, janganlah takut. Ini neraka. Aku akan melindungi kamu, jadi jangan khawatir, tapi lihatlah secara seksama.”

Api menghangatkan gerbang-gerbang neraka sampai gerbang tersebut bewarna merah terang dan sebelon saya melewati gerbang-gerbang tersebut, sekeliling kami panasnya luar biasa sampai saya rasanya tidak tahan. Saya harus minggir dari api yang membara dan panas yang luar biasa. Saya bertanya , Yeshua bagaimana caranya kita untuk masuk ke api ini? Saya rasa saya tidak mampu. Kami masuk ke sebuah tempat di mana sangat gelap dan saya tidak bisa melihat sesuatu.  Kemudian, Yeshua menyentuh kedua belah mata saya dan saya bisa melihat secara jelas. Disana ada sesorang nenek yang keliatannya sangat sedih dan duduk dengan tidak bergerak dan memaki baju tradisional Korea yang bewarna putih. Yeshua berkata, Haak Sung, lihat lebih dekat Jadi saya mendekat ke nenek tersebut. Nenek tersebut adalah nenek kandung saya yang telah meninggal beberapa tahun sebelumnya. Ketika ibu saya meninggalkan rumah, saya di besarkan oleh nenek kandung saya. Nenek saya mencintai kami. Hidup saya waktu itu tidak benar sehingga menyebabkan nenek saya di neraka. Dengan kaget saya berteriak kepada nenek saya, Nenek…ini saya, Haak Sung. Bagaimana orang yang ramah dan baik bisa masuk ke sini? Ayo, cepat keluar dari sini.” Nenek saya cepat mengenali saya dan kaget, dan dia bertanya, Haak Sung, kenapa kamu ada disini? Bagaimana kamu bisa sampai disini? Saya menjawab Yeshua membawa saya ke sini. Nenek ayo cepat dan keluar dari sini.” Nenek saya menangis dan berteriak, Haak-Sung, sebisa mungkin saya ingin keluar, kamu nggak bisa melakukan apa yang kamu mau. Kamu jangan masuk ke sini. Tinggalkan tempat ini secepatnya.”

Dengan menangis, saya memohon kepada Yeshua, Yeshua, tolong nenek saya, agar dia bisa keluar dari sini. Sewaktu nenek saya hidup di bumi, hidupnya sengsara Kemudian seekor ular besar tiba-tiba manucul di bawah kaki nenek saya tersebut dan mulai mengikat dan melilit tubuh nenek saya dari bawah ke atas. Saya berteriak dengan keras “Ahhhh Nenek saya berteriak dengan takutTolong saya…Tolongtetapi tidak ada gunanya. Yeshua, Yeshua yang saya kasihi, saya yang melakukan banyak hal yang jahat. Saya menangis. Tolong lalukan sesuatu…tolong Yeshua Yeshua tidak mengatakan sepatah katapun tetapi hatinya hancur ketika Dia melihat saya menangis dan menangis dan memohon, tetapi tidak ada gunanya. Malah di tengah-tengah kepanikan, nenek saya menanyakan keadaan keluarga dan khawatir tentang mereka, Haak-Sung, bagaimana kabar kakak-kakak perempuan kamu? Bagaimana kabar ibu kamu? Saya menjawab, Semua baik-baik Ketika saya menjawab dia, ular tersebut  melilit tubuh nenek saya lebih kencang lagi. Nenek saya berteriak kesakitan semakin kencang dan kencang. Yeshua memegang tangan saya, menuntun tangan saya dan berkata, Haak Sung, sekarang waktunya untuk kita pergi.” Saya meninggalkan nenek saya yang sedang menangis dan kami keluar dari neraka. Yeshua berkata, Di neraka, semua indera kamu lebih sensitif dan peka di bandingkan di bumi…Haak Sung, jangan menangis. Kamu melihat semuanya itu secara jelas, jadi pergilah dan layani Yahweh dengan setia. Apakah kamu mengerti hal ini?

Kemudian Yeshua memanggil saya, Haak Sung, neraka sangat mengerikan, betulkah? Saya ingin menunjukkan Surga kepadamu. Dengan waktu yang sangat singkat, kami berada di Surga. Sekumpulan malaikat dan orang-orang yang datang ke Surga sebelum saya, datang dan menyambut saya. Malaikat-malaikat berkumpul dengan Yeshua dan bergandengan tangan untuk menari bersama. Situasi Surga sangat berbeda dengan situasi di neraka. Situasi di Surga seperti nyata dan luar biasa.  Ketika di Surga, saya meminta kepada Yeshua, “Yeshua, anak dari pendeta Kim, yang bernama Joseph, kakinya di penuhi oleh bisul-bisul yang menyakitkan, dan dia susah berjalan. Tolong sembuhkan dia. Juga, ibu saya juga menderita sakit punggung. Tolong ibu saya supaya tidak sakit. Tolong juga untuk kakak Oh, Jung-Suk yang sekarang ini tinggal di kantor gereja. Tolong agar dia mendapatkan pekerjaan secepatnya. Dan terkahir, tolong kami supaya ada kebangkitan rohani di gereja kami.” Yeshua dengan senang menjawab, Iya, baiklah Yeshua melihat saya dan berkata, Haak-Sung, cukuplah untuk hari ini. Mari kita pergi.” Ketika Yeshua memegang tangan saya, kami terbang melewati angkasa dan kembali ke gereja.

Saya melanjutkan doa saya secara sungguh-sungguh. Saya tidak bisa berhenti memikirkan nenek saya yang sedang menderita di neraka, dan saya menangis dengan hebatnya. Saya sangat stress dan kesakitan dan saya menendang dan berteriak,Yahweh, apa yang harus saya lakukan? Nenek saya meninggal karena saya. Sakit di dalam hati saya sangat luar biasa. Nenekku…Nenekku yang malang.” Saya menangis sampai lemas. Kemudian saya menangis lagi. Saya memanggil Yahweh. Saya jarang menangis tetapi saya tidak bisa percaya bahwa air mata saya terus mengalir selama 2 jam, 3 jam, dan kemudian 4 jam. Sesi doa pertama kali selesai tetapi saya tidak bisa menahan sedih saya. Saya membagikan kesaksian saya mengunjungi Surga dan neraka kepada anggota-anggota yang lain. Kemudian pada jam 5 pagi, kami memulai sesi ke 2 doa kami sampai selesai 5 jam kemudian. Ketika pendeta memberikan kotbah, Yeshua muncul, dan kemudian kotbah pendeta menjadi tambah berkuasa. Malaikat-malaikat datang dari Surga, berbaris di samping podium dan beberapa dari mereka membawa mangkuk dengan tiang. Mereka menangkap setiap doa-doa kami dan mereka bernyanyi, Amen. Amen Setelah persekutuan doa kami selesai, saya tidak bisa berhenti menangis akan keadaan nenek saya yang berada di neraka.

Ketika persekutuan doa selesai, saya tidak bisa berhenti menangisi nenek saya yang berada di neraka.

Hari ke 6.
Baek Bong-Nyo: 4 jam telah berlalu semenjak pendeta memulai kotbahnya. Tidak ada kami yang merasa ngantuk. Seorang anak kecil berumur 5 thn yang bernama Meena juga mendengarkan kotbah secara serius. Ketika saya memusatkan mata saya ke pendeta, Yeshua datang dengan beberapa malaikat. Yeshua membawa dan menuntun juga 9 domba dengan Dia. Saya sadar bahwa jumlah domba yang Yeshua bawa itu sama dengan jumlah anggota yang ikut dalam persekutuan doa ini (pendoa syafaat). Kamu adalah domba-dombaKu..Aku selalu memperhatikanmu jadi jangan khawatir.

Kotbah dari pendeta Kim berapi-api dan dia berbicara dengan api Suci. Yeshua sangat terlibat di dalam kotbah pendeta Kim dan berteriak dengan kagum, Baik kerjamu, pendeta Kim. Kerjamu bagus.Yeshua berjalan di samping pendeta Kim dengan senyum yang bersinar terus-menerus. Ketika pendeta bergerak ke kiri, Yeshua juga bergerak ke kiri; ketika pendeta bergerak ke kanan, Yeshua juga bergerak ke kanan. Kemudian 10 malaikat muncul. Satu malaikat berdiri dan memegang buku yang terbuka sambil mencatat sesuatu dengan terburu-buru. Malaikat-malaikat yang lain mengelilingi pendeta membawa mangkuk-mangkuk dan mengumpulkan kotbah-kotbahnya. Ketika satu mangkuk terisi penuh, malaikat yang lain datang membawa mangkuk yang lain dan hal ini berlangsung terus sebagaimana mereka membawa mangkuk tersebut ke Surga. Yeshua bersuka cita dan malaikat-malaikat pun juga bersuka-cita.

Setelah kebaktian selesai, tibalah saatnya untuk berdoa secara serempak. Ketika kami berdoa, kesembilan dari kami keliatan seperti berperang. Ketika kami menangis kepada Yahweh dengan pertobatan, air-mata dan keringat-pun keluarlah.

Ketika Yeshua mendekat, Dia memanggil nama saya. Yahweh kemudian berbicara dengan membandingkan beberapa gereja, Bong-Nyo, banyak gereja-gereja yang sedang tertidur dan banyak salib-salib dari gereja mereka yang menyala setiap malam tetapi anggota-anggota dari The Lord’s Church (Gereja Yahweh dalam bahasa Indonesianya) yang berdoa secara sungguh-sungguh. Saya sangat senang sekarang.” Kemudian malaikat-malaikat turun dengan berkelompok tiga. Satu, dua, tiga, empat, lima, saya menghitung untuk sementara tetapi saya tidak bisa melihat akhir dari kejadian tersebut sehingga saya berhenti. Mereka tetap turun tidak berhenti-hentinya dan berdiri di depan mimbar dimana sembilan dari kami berdoa. Mereka mengambil doa-doa kami di dalam mangkuk emas dan membawa mereka ke atas dan kembali. Malaikat-malaikat membawa doa-doa kembali ke Yahweh. Tetapi kemudian, anggota-anggota dari The Lord’s church menyembah semalam suntuk dan berdoa. Malaikat-malaikat Yahweh berterima kasih kepada kami dengan memberikan mereka banyak sekali pekerjaan.

Yeshua berkata, Dengan ketekunan kamu memanggil nama Yahweh, menyembah siang dan malam, Bapa di Surga, Aku, dan Roh Kudus semuanya terkagum dengan ketekunan kamu. Sangatlah jarang untuk menemukan sebuah gereja seperti gereja kamu di bumi ini. Bapa di Surga menanyakan kepada kami,Apa yang bisa Saya berikan kepadaMu? Kemudian Bapa bertanya kepada Yeshua, AnakKu, menurutMu, apakah yang harus Aku lakukan? Yeshua menjawab, Bapa, kerjakanlah sesuai dengan kehendakMu.” Roh Kudus mengurapi kami dengan api Roh Kudus, minyak, dan karunia-karunia Surgawi. Bapa berkata, Untuk istri pendeta, Kang Hyun-Ja, saya secara khusus ingin mengurapi dia dengan api dahsyat Roh Kudus dan kemampuan untuk menyembuhkan orang sakit, dan saya ingin dia menari tarian Roh dengan berani.”

Ketika istri pendeta mulai menari di dalam Roh, semua orang di tempat itu melihatnya dengan kagum. Wajahnya menjadi warna merah selagi dia menari di dalam pimpinan Roh.

Secara tiba-tiba, Yahweh mendorong saya di suatu tempat di mana saya seperti terbenam di dalam air dan tubuh saya dan kaki saya bergerak menurut kehendak mereka sendiri. Tak lama kemudian, saya mendengar suara Yahweh yang berkata, Saya akan membaptis kamu dengan api Roh Saya merasa seperti saya di lempar di dalam minyak dan tubuh saya berasa seperti bola api.

Kemudian, Yeshua mulai berkata mengenai gereja di Korea. Dengan kemarahan, Dia berkata, Apa gunanya jikalau gereja itu besar dengan salib yang bersinar? Saya memilih pemimpin-pemimpin gereja untuk menyelamatkan jiwa-jiwa yang hilang, tapi mereka kurang berdoa dan itu menghancurkan hatiKu.”

Kemudian, saya menari dengan tarian Kudus dan berdoa di dalam bahasa Roh. Kemudian Yeshua memegang tangan saya dan berkata, Bong-Nyo, mari pergi ke Surga bersamaKu.” Setelah Yeshua memegang tangan saya, tiba-tiba saya memakai jubah bewarna putih dan saya terbang ke udara bersama Yeshua. Ketika saya terbang makin tinggi, bumi semakin kecil dan kecil. Jagat raya sangatlah indah. Kami terbang untuk beberapa saat dan ketika kami mencapai galaksi. Ketika kami melewati galaksi, situasi menjadi gelap dan kemudian saya melihat dua jalan. Kami pergi ke jalan yang di sebelah kanan dan saya bertanya, Yahweh, kemana tujuan di jalan yang sebelah kiri?” Yeshua menjawab bahwa jalan kiri tersebut menuju neraka. Keliatannya kami berada di sebuah jalan dan kemudian sebuah cahaya datang dengan sangat kuatnya sampai saya tidak bisa membuka mata saya.

Surga di penuhi oleh bintang-bintang. Orang-orang di bumi kadangkali berkata tentang Surga, tetapi apa yang saya lihat tidak bisa di jelaskan dengan kata-kata di bumi. Bagaimana bisa? Bagaimana hal ini bisa terjadi? Saya berkata. Manusia tidak bisa membanyangkan secara penuh bagaimana wujud Surga tersebut. Banyak malaikat yang menyambut dan menyalami saya. Yeshua berkata,Kamu telah mengambil keputusan dan memberikan dirimu sepenuhnya untuk mengikuti ibadah di gereja, jadi saya ingin menunjukkan rumahmu di Surga. Marilah ikuti Aku.Saya melihat banyak malaikat membangun sesuatu. Yeshua berkata kepada saya,Inilah rumahmu.” Saya melihat, tetapi tidak ada rumah. Saya hanya melihat fondasi yang dalam dan malaikat-malaikat menggunakan emas untuk mengerjakan pekerjaan mereka. Yeshua berkata, Dalam beberapa hari, rumahmu akan tambah naik. Jangan kecewa tetapi berdoalah senantiasa dan hidup dengan setia. Kamu  dulunya menyembah setan dan kamu telah membawa banyak orang ke hal-hal yang tidak benar. Tetapi kamu telah membuat tekad untuk percaya kepadaKu dan pergi ke gereja dengan setia.” Yeshua berkata, Aku mempunyai suatu tempat dimana Aku ingin menunjukkan kepadamu. Ikutilah Aku.” Yeshua membawa saya ke suatu tempat. Bong-Nyo yang Aku kasihi, Aku ingin menunjukkan kepadamu rumah harta dan rumah dari orang yang telah mengabarkan Injil kepadamu, yaitu pendetamu, pendeta Kim, Yong-Doo dan istrinya, Kang Hyun-Ja. Lihatlah dengan seksama. Di bumi, gedung 1000 tingkat itu sebanding dengan gedung satu tingkat di Surga dan segala sesuatu yang ada di Surga itu tidak bisa di jelaskan dengan kata-kata manusia yang terbatas.

Di depan mata saya, saya melihat sebuah gedung yang sangat besar dan memancarkan cahaya yang sangat kuat sampai saya tidak bisa mengangkat kepala saya. Ini rumah pendeta Kim Yong-Doo.” Yeshua mengangkat tangan kananNya dan kemudian saya bisa melihat secara jelas rumah pendeta Kim, Yong-Doo yang sangat indah di Surga. Kemudian Yahweh berkata, Sekarang, mari kita lihat rumah harta dari pendeta Kim Dari rumah pendeta Kim sampai ke rumah hartanya, jaraknya sekitar 3 atau 4 perhentian bis. Rumah harta dari pendeta Kim di jaga dengan sangat ketat oleh beratus-ratus maaikat sehingga kami tidak bisa masuk ke dalam. Ketika Yeshua muncul, malaikat-malaikat penjaga menurunkan sayap mereka ke bawah, berdiri dan berlutut di depan Yeshua [Ibrani 1:6; Wahyu 7:11]. Setiap rumah harta di Surga memerlukan izin dari Yeshua untuk masuk ke dalam. Sinar-sinar berwarna berkilauan memancar dari dalam rumah harta keluar dan gambaran itu mengagumkan.  saya berkata. Di dalam ruamh hartaWow, pendeta Kim pasti akan sangat senang tersebut banyak sekali malaikat-malaikat yang sibuk dengan mengumpulkan bahan-bahan/materi-materi dari kepunyaan pendeta Kim yang datang dari bumi. Harta dari pendeta Kim terus menumpuk. Saya bertanya kepada Yeshua, Kenapa rumah pendeta Kim begitu besar dan kenapa dia mempunyai banyak harta? Yahweh menjawab saya, Pendeta Kim Yong-Doo memulai perjalanan imannya pada saat dini dan dia selalu berdoa dan selalu melayani saya dengan setiaYeshua berkata, Inilah semua waktu yang kita punya pada hari ini. Jadi kita akan melihat hal-hal yang lain  di lain waktu kamu datang ke sini. Yeshua membawa saya kembali ke gereja. Yeshua berkata satu hal sebelum Dia pergi meninggalkan saya, Ketika Aku mati di kayu salib, banyak yang percaya bahwa Aku tidak akan hidup lagi. Mereka [banyak orang] berhenti percaya kepadaKu, berhenti datang ke gereja, dan sekarang melakukan banyak hal-hal yang duniawi.”

Hari ke 7.
Kim Joo-Eun: Saya berdoa di dalam roh sekitar 1 jam dan kemudian cahaya yang sangat terang muncul. Yeshua memakai jubah yang putih dan muncul di depan saya. Yeshua mempunyai rambut yang bewarna cokat dan memakai garment yang putih, dan mirip bentuknya seperti toga. Yeshua memanggil nama saya, Joo-Eun, Joo-Eun yang Kukasihi, Aku mengasihimu.” Selagi Yeshua berkata demikian, Dia semakin mendekat ke arah saya. Saya sangat kaget dan berkata Apakah engkau benar-benar Yeshua? Wow, Yeshua, Saya mengasihiMu. Kamu luar biasa.” Saya di penuhi dengan sukacita karena saya tidak tahu harus melakukan apa. Yeshua duduk didepan saya dan berkata bahwa Dia mengasihi saya. Saya dengan gembira berkata,Yeshua, saya mengasihiMu.” Dan Dia berkata,Ya, Aku mengasihimu dengan sangat.” Yeshua berkata kepada saya, “Berdoalah dengan sungguh-sungguh dan Aku akan menyatakan diriKu kepadamu. Aku akan membawa kamu ke Surga dan menunjukkan Surga kepadamu. Jadi, berdoalah sungguh-sungguh. Dan kemudian Yeshua menghilang.

Ketika saya tidak melihat Yeshua, saya mulai berdoa di dalam bahasa Roh dengan segala kekuatan saya. Tiba-tiba, saya melihat sebuah benda yang aneh muncul di depan saya dan menuju ke arah saya. Benda tersebut mempunyai 2 mata yang sedikit robek dan sebelah kanan matanya mempunyai tanda X. Setan ini di penuhi dengan luka-luka. Saya berteriak, Di dalam nama Yeshua, enyahlah dari saya.” Setan tersebut menghilang. Saya melanjutkan berdoa dan seketika ada setan lain yang muncul dengan mata yang lebih sempit dari mata kucing. Setan ini mempunyai sayap-sayap menyerupai kelelawar dan gigi tajam yang keluar yang keliatannya sangat mengerikan. Setan ini datang ke arah saya untuk menakuti saya tetapi saya mengalahkan setan tersebut di dalam nama Yeshua.

Kemudian, ada setan lain yang muncul tapi kali ini saya sepertinya pernah melihatnya dan saya berpikir dimana saya pernah melihat setan ini sebelumnya. Saya menyadari bahwa setan ini mirip dengan karakter yang saya lihat di permainan komputer (game) yang bernama Starcraft. Setan wanita ini lari menuju saya. Dia berusaha merendahkan saya dengan melihat saya ke bawah. Tidak seperti setan-setan yang langsung pergi ketika saya menyebut nama Yeshua, setan wanita ini tidak pergi secara gampang. Malah setelah saya berkali-kali berteriak, setan ini tidak perduli dan saya menjadi tambah takut. Saya pergi ke sebelah pendeta Kim di sebelah altar dan melanjutkan berdoa. Pendeta Kim memegang dan mengangkat tangan saya, berdoa bersama dengan saya, dan dengan demikian setan wanita itu pergi.

Bersambung ke Buku 1 bagian kedua

Sumber asli:

Baptize by Blazing Fire, English dan Bahasa Indonesia

Hak cipta dari artikel ini dimiliki oleh penjalabaja.wordpress.com. Artikel ini boleh diperbanyak dengan syarat alamat blog disertakan dengan lengkap dan bukan untuk tujuan komersial. Persiapkan Jalan Bagi Raja

Tinggalkan komentar

Belum ada komentar.

Comments RSS

Tinggalkan Balasan

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s