Imam Islam Muhammad dan Supir Bisnya di Mekah

Kisah tentang perjalanan  seorang Malayu Sumatra naik haji ke Mekah dan peristiwa-peristiwa aneh yang terjadi di sana.

Kami bersuka cita dapat memberi kepada Anda beberapa kesaksian dari orang-orang Muslim yang baru saja menyerahkan kehidupan mereka kepada Yeshua Ha Mashiah. Mereka telah memutuskan mengikuti Yeshua sementara  mengetahui bahwa itu dapat kehilangan teman-teman, keluarga-keluarga, pekerjaan-pekerjaan, dan bahkan kemungkinan kehidupan mereka.

Kesaksian-kesaksian ini mewakili retak-retak kecil yang nampaknya dapat ditembus di dalam dinding Islam. Semua kesaksian ini adalah benar, nama-nama dan tempat-tempat sudah dirubah atau dihapus untuk melindungi indentitas penulis.

Mekah! Orang yang kami panggil dengan nama Muhammad itu merinding kegirangan. Sukar membayangkan bahwa dia akhirnya bisa tiba di kota ini, yang merupakan pusat Islam di Saudi Arabia, kota tempat lahir sang Nabi besar yang namanya sama dengan namanya – sungguh semua ini merupakan impian seumur hidup!

Meskipun Muhammad bekerja sebagai imam di mesjid lokal di Sumatra, Indonesia, dia belum pernah naik haji ke Mekah, yang merupakan ibadah yang harus dilakukan sebagai Muslim yang takwa, setidaknya sekali dalam hidup. Naik hajinya yang pertama kali ini di bulan Mei 1992 memenuhi kebulatan tekad Muhammad untuk menjalankan pilar ke lima dan yang terakhir dalam Islam. Dia menduga perjalanan ini akan jadi pengalaman rohaninya yang terhebat dalam hidupnya.

Di hari pertama di Mekah, Muhammad mendaftarkan diri untuk ikut tour bis untuk mengunjungi tempat2 suci di daerah itu. Keesokan paginya dia tiba lebih awal dari jadwal tour dan dia duduk di belakang supir bis agar bisa melihat pemandangan dengan baik dari jendela depan. Dia merasa senang karena kendaraan itu tidak penuh penumpang dan kursi-kursi sekitarnya juga tampak kosong.

Bis mulai melaju dan pergi ke arah Medina and tempat-tempat keramat yang akan dikunjungi di situ. Di Medina, sang Nabi Muhammad mendirikan negara agamanya setelah hijrah dari Mekah di tahun 622 AD. Medina berjarak lebih dari 200 mil utaranya Mekah, Muhammad punya banyak waktu untuk bercakap-cakap dengan supir bis.

Dengan latar belakang suara mesin bis, Muhammad dan supir bis bercakap-cakap dalam bahasa Inggris sebagai bahasa perantara. “Iya, ini adalah naik hajiku yang pertama,” kata Muhammad kepada supir bis yang berambut hitam dengan relung mata yang menjorok ke dalam dan sorot mata tajam. Muhammad berkata, “Aku dari Sumatra, orang Melayu – salah satu kelompok masyarakat Muslim terbesar di Asia Tenggara. “

Supir bis menolehkan kepalanya ke samping sehingga dia bisa melihat Muhammad. “Tau ngga’, engkau seharusnya tidak usah menghabiskan seluruh uangmu untuk datang ke sini.”

Muhammad mengira dia salah dengar atau salah mengerti. Dia memajukan badannya ke muka untuk mendengar perkataan supir bis lebih jelas lagi. Tanyanya, “Maaf, apa katamu?”

“Datang ke sini untuk naik haji hanyalah buang-buang uang saja,” kata supir bis dengan jelasnya. “Semua ibadah-ibadah untuk mendapat restu Elohim – jika kau berhenti untuk memikirkannya, Islam itu sungguh penuh kemunafikan.”

Muhammad tercenung kaget dan hanya bisa mendengarkan orang itu membicarakan hal-hal yang tadinya tidak pernah terlintas di pikirannya. Selama satu jam mereka bercakap-cakap selagi bis itu melaju di atas padang pasir.

Yang sebenarnya adalah,”
kata supir bis sambil melihat langsung kepada Muhammad, “Elohim ingin mengenalmu secara pribadi, sebagai kawan, dan tidak hanya dari jauh melalui ibadah-ibadah agama. Islam tidak dapat memberimu hubungan dekat seperti itu.”

Karena tempat tujuan sudah dekat, supir bis memperpelan laju bis untuk parkir di suatu tempat. Semua penumpang turun, tapi kepala Muhammad berputar keras dengan pikiran2 baru yang sebelumnya belum pernah dia pikirkan. Dengan bingung dia mengikuti group tour. Tapi sekarang semuanya tampak membingungkan.

Apakah yang dimaksud supir bis itu? Dari mana dia dapat pemikiran seperti itu? Bagaimana mungkin aku bisa bertemu orang seperti itu di tanah suci Islam!

Setelah tour selesai, Muhammad cepat-cepat balik kembali ke bis karena ingin bertemu dengan supir bis dan melanjutkan percakapan. Tapi ternyata supirnya sekarang adalah orang lain. Semangatnya langsung turun. 
“Apa yang terjadi dengan supir bis yang terdahulu?”
tanyanya kepada supir bis yang duduk nyetir.  Supir bis itu hanya mengangkat bahunya saja.

Mohammaed lalu duduk di tempat duduk penumpang dan menatap jendela. Sepanjang perjalanan kembali ke Mekah, dia terus memikirkan kata-kata supir bis di pagi hari itu. Dia merasa dapat ingat semua percakapan dari awal sampai akhir.

Ibadah naik haji Muhammad berlangsung lebih dari seminggu, tapi kegirangan dan antisipasi yang tadinya begitu besar, sekarang seakan hilang bagaikan ban bocor kehilangan udara. Semua yang dilihat dan dilakukannya menimbulkan pertanyaan.pertanyaan baru dan keraguan dalam pikirannya. Selagi dia melanjutkan ibadah hajinya, dia menatapi semua bis-bis yang berbaris di setiap tempat tour, tapi dia tidak pernah melihat supir bis itu lagi.

Setibanya di rumahnya di Sumatra, keluarga Mohammad bingung mengapa dia tidak kembali dengan rasa girang dan perjalanan melakukan ibadah agamanya. Dalam keheningan pikirannya, dia mengingat kembali setiap kejadian di Mekah. Dia tidak pernah lupa kata-kata supir bis itu dan juga raut mukanya. Hatinya bingung. Jika Islam bukanlah agama yang benar, yang mana dong yang benar?

Beberapa hari kemudian Mohammaed berkunjung ke tetangganya yang kita sebut saja bernama A Ching, seorang Kristen Tionghoa. A Ching mempersilakannya datang berkunjung dengan ramah. Pada saat dia bercakap-cakap, mata Muhammad terbelalak melihat gambar yang tergantung di dinding rumah A Ching. Gambar yang dipigura itu menunjukkan wajah supir bis di Mekah!

Muhammad terbata-bata sambil menunjuk gambar itu, “A Ching! Kamu kenal orang itu?”  “Iya, saya kenal” kata A Ching. “Itu gambar Yeshua. Engkau mengenalnya sebagai Isa.”

Muhammad duduk terpaku bagaikan arca. Isa! Nabi kedua tertinggi dalam Islam – Messiahnya orang Kristen! Bagaimana mungkin …?

Ketika dia akhirnya sanggup bersuara kembali, dia berbicara dengan pelan. “Aku punya cerita untukmu, A Ching.”

Tetangganya yang mendengarkan kisahnya juga akhirnya merasa kaget. Setelah selesai bercerita, Muhammad mulai tersedu-sedu dan tiba-tiba mengutarakan dosa dalam hidupnya. A Ching menjelaskan kebenaran-kebenaran yang Yeshua sudah nyatakan tentang indentitasNya sendiri dan tujuanNya. [Maksudnya: kelahiranNya, kematianNya di kayu salib dan kebangkitanNya].

“Muhammad, kau bisa menerima anugrah keselamatan sebagai pemberian cuma-cuma dari Elohim melalui Yeshua Ha Mashiah,” A Ching berkata padanya. “Kau dapat berhubungan secara pribadi dengan Elohim.”

Muhammad berdoa dan menyerahkan jiwanya kepada Ha Mashiah. Ketika dia kembali ke rumahnya, dia mengumpulkan anggota keluarganya dan menceritakan semuanya kepada mereka. Mereka pun kaget mendengar kisah dan perubahannya, dan mereka akhirnya juga menerima Yeshua sebagai Tuhan dan Juru Selamat.

A Ching memperkenalkan Muhammad kepada pendetanya di gereja lokal secara pribadi. Lalu demi keselamatan mereka, Muhammad sekeluarga pindah ke tempat baru agar tidak dicelakai orang2 Islam lainnya yang marah karena kemurtadannya.

Perjalanan Muhammad ke Mekah benar-benar merupakan titik balik kehidupan spiritualnya. Tapi dia tadinya tidak pernah menyangka pernyataan ilahi datang melalui seorang supir bis.

Kesaksian ini diambil dari Stories from the Front Lines, oleh Jane Rumph, diterbitkan oleh Xulon Press.

Sumber bacaan diambil dari:
Mohammed and the bus driver, pdf
Muhammad Murtad Gara2 Supir Bus di Mekah

Hak cipta dari artikel ini dimiliki oleh penjalabaja.wordpress.com. Artikel ini boleh diperbanyak dengan syarat alamat blog disertakan dengan lengkap dan bukan untuk tujuan komersial. Persiapkan Jalan Bagi Raja

5 Muslim Pakistan tertuduh pidana perkosaan menyerang korbannya

Lahore, Pakistan 18 Maret 2010 (CDN). Karena takut akan tuduhan pengadilan, 5 pria Muslim menyerang dan mengancam membunuh keluarga yang telah mereka perkosa dengan tujuan keluarga korban pemerkosaan ini menarik tuduhan tersebut dari pengadilan.

Muhammad Sajjid bersenjatakan pistol, Muhammad Sharif dengan pisau belati dan Muhmmad Wajjad dan dua lainnya yang tidak diketahui indentitasnya bersenjatakan bambu mendatangi rumah korban pemerkosaan mereka pada tanggal 26 Pebuari sore. Mereka merusak dan memukuli dengan keras kedua wanita kakak-beradik berusia 15 dan 21 tahun.

Muniran Bibi berkata bahwa Sharif menusuk dia empat kali dengan belatinya, ”Mereka merobek pakaian saya, juga saudari perempuan saya dan sementara itu, Muhammad Sajjid terus-menerus menembakan pistolnya keudara untuk menterror kami.”

Pemimpin All Pakistan Minorities Alliance (Persatuan Semua Minoritas Pakistan) berkata bahwa pemerkosaan pada anak gadis terkecil itu terjadi pada bulan April 2007, ketika itu ia masih berusia 13 tahun. Ia diperkosa oleh empat pemuda Muslim dan setelah itu disembunyikan di suatu tempat. Hasil penyelidikan medis telah membuktian bahwa gadis 13 tahun ini telah berulang-ulang diperkosa.  Mereka telah merusak kehidupan gadis kecil ini.

Seorang tetangga dari keluarga korban yang meminta tidak disebutkan namanya berkata sejumlah besar orang berkumpul di depan rumah tersebut karena mendengar jeritan keluarga korban, menyebabkan kelima Muslim melarikan diri.

Ketika keluarga ini melaporkan ke polisi untuk pertolongan, para polisi menolak untuk mendaftarkan masalah penyerangan tersebut.

Ahli hukum Azra Shujaat, pemimpin dari Global Evangelical Ministries, berkata bahwa dengan menolak mencatat tuduhan-tuduhan pelanggaran kekerasan fisik dan membawa senjata illegal, polisi telah tunduk kepada kekuatan orang-orang Muslim kaya. Ia juga menyatakan bahwa bukti pada persidangan telah menunjukan bahwa mereka bertanggung jawab untuk pemerkosaan tersebut

Ferhan Mazher, pemimpin dari group hak-hak Kristen yang bernama Rays of Development Organization, berkata satu-satunya cara untuk “criminal-kriminal Muslim yang tidak dapat diterima ini” menghindari hukuman pengadilan adalah menyakinkan keluarga Kristen korban tersebut, melalui ancaman-ancaman dan kekerasan, untuk menarik tuduhan-tuduhan pengadilan.

Ingatlah mereka yang teraniaya dan doakan mereka.

Untuk informasi lebih jelas tentang korban Anda dapat menghubungi

Compass Direct News Service
PO Box 27250. Santa Ana CA 92799, USA
Phone: +1 949-862-0304; Fax: +1 949-752-6536
E-Mail: info@compassdirect.org

Galatia 5:19-23
(19-21)  Perbuatan daging telah nyata, yaitu: percabulan, kecemaran, hawa nafsu, penyembahan berhala, sihir, perseteruan, perselisihan, iri hati, amarah, kepentingan diri sendiri, percideraan, roh pemecah, kedengkian, kemabukan, pesta pora dan sebagainya. Terhadap semuanya itu kuperingatkan kamu–seperti yang telah kubuat dahulu–bahwa barangsiapa melakukan hal-hal yang demikian, ia tidak akan mendapat bagian dalam Kerajaan Elohim.
(22-23)  Tetapi buah Roh ialah: kasih, sukacita, damai sejahtera, kesabaran, kemurahan, kebaikan, kesetiaan, kelemahlembutan, penguasaan diri. Tidak ada hukum yang menentang hal-hal itu.

Sumber berita: Compas Direct News

Baca juga:

  1. Iman seorang pembantu Kristen di Pakistan
  2. Pakistan: Azra Bibi terbebas dari Perbudakan
Hak cipta dari artikel ini dimiliki oleh penjalabaja.wordpress.com. Artikel ini boleh diperbanyak dengan syarat alamat blog disertakan dengan lengkap dan bukan untuk tujuan komersial. Persiapkan Jalan Bagi Raja

USA: Wau! Pelajaran Alkitab dilarang di rumah-rumah.

WorldNetDaily, 13/03/2010. Banished! City forbids Bible studies in homes.

Seorang pastor di kota Gilbert, Arizona mendapat surat resmi dari pemimpin kota menghentikan pelajaran Alkitab di rumah pribadi. Pertemuan pelajaran Alkitab yang yang dihadiri oleh tujuh orang dewasa ini harus dihentikan didalam waktu 10 hari sejak surat itu dikeluarkan. Larangan ini didasarkan atas kekuatiran  lalu-lintas , parkir dan keamanan.

Ini merupakan kabar yang sangat mengejutkan bagi orang Kristen Amerika, negara USA dikenal sebagai negara yang berfondasi pada ajaran Kristen sekarang menekan Kekristenan.

Kegiatan-kegiatan pertemuan yang dihubungan dengan Gereja, termasuk pelajaran-pelajaran Alkitab, pertemuan-pertemuan kepemimpinan Gereja dan fellowship adalah tidak diijinkan,”  Perencana tingkat tinggi kota Gilbert menulis.

Pelarangan yang dikeluarkan petugas kota Gilbert ini dianggap ilegal dan tidak  konstitusional oleh the Alliance Defence Fund,  seorang anggotanya ADF mengatakan, “Itu  melarang  200 000 penghuni Gilbert dari pertemuan di dalam rumah-rumah pribadi mereka untuk tujuan-tujuan kegiatan keagamaan – sebuah aktivitas yang telah dianjurkan di dalam Alkitab, sudah dipraktekan selama ribuan tahun, dan dilindungi oleh Amendement Pertama (Konstitusi USA). Pelarangan-pelarangan yang demikian melanggar Konstitusi aturan kebebasan-melaksanakan kepercayaan agama.”

Anehnya, menurut pandangan orang-orang ADF, ialah tidak ada larangan untuk pertmuan-pertemuan sekuler di rumah-rumah pribadi seperti pertemuan mingguan Cub Scouts, Monday Night Fooball yang dihadiri oleh banyak orang atau pertemuan-pertemuan bisnis.

Pelarangan serupa diatas juga terjadi di kota San Diego, California, disertai ancaman pinalti sebesar 100 $ sampai 1000 $ pada bulan April 2009. Setelah masalah ini dibawa ke media USA, pertama-tama oleh WND lalu menyebar ke TV dan koran-koran California, dari sini menyebar ke CNN, Fox News dan Associated Press dan lain-lain. Pemerintah kota  San Diego, San Diego County, menarik surat larangan tersebut dan meminta maaf kepada pastor yang bersangkutan.

Hak cipta dari artikel ini dimiliki oleh penjalabaja.wordpress.com. Artikel ini boleh diperbanyak dengan syarat alamat blog disertakan dengan lengkap dan bukan untuk tujuan komersial. Persiapkan Jalan Bagi Raja

Mark A. Gabriel: Izinkan saya memperkenalkan Anda pada Yeshua/ Yesus dan Muhammad.

Kesaksian pribadinya ini diambil dari bukunya yang berjudul Jesus and Muhammad; Profound Differences and Surprising Similaritie. Bagian 1.

Dr. Mark a. Gabriel adalah seorang bekas professor sejarah Islam pada Universitas Al-Azhar, Kairo, Mesir. Ia menguasai bahasa Arab Klasik, bahasa asli Kuran, mampu mengafal seluruh isi Kuran sejak usia 12 tahun.

 

TUMBUH DALAM ISLAM
Pada suatu hari yang indah di musim dingin di Mesir, udara terasa sangat dingin, dan matahari bersinar terang. Saya baru saja menyelesaikan sarapan di rumah di mana saya tinggal bersama Bapak, Ibu, Adik, Kakak, Kakek, dan Paman. Saya berusia lima tahun waktu itu, tetapi saya ingat hari itu secara jelas.

Paman berkata kepada saya, ”Kita akan membaca Alkuran secara bersama-sama. Sudahkah kamu mengambil Kuranmu?” Segera saya mengambil sebuah buku tipis yang paman berikan pada saya. Itu bukanlah seluruh bagian Kuran tapi hanya sepertinganya.

Paman saya baru saja lulus dari kampus Islam paling terkenal di dunia, Al-Azhar di Kairo. Dam usia ketiga puluh, dia sekarang adalah imam di masjid terbesar di daerah kami dan orang yang dihormati oleh semua Muslim saleh.

Kami berjalan bergandengan tangan menyeberangi jalan ke kebun keluarga kami yang ditanami dengan anggur, buah ara dan pohon jeruk. Kebun itu berada setelah kanal dan saat kami duduk di pinggiran, kami dapat melihat pemancing, perahu dayung, dan petani membawa air untuk minum dan mandi kerbau mereka.

Pamanku mulai membaca. Kata-kata yang akrab karena saya sering mendengar kata-kata itu sepanjang hidup saya di Masjid, radio, dan dari pembaca Kuran yang kami bayar untuk datang ke rumah kami. Paman saya membaca ayat pertama dari bab terakhir dari Kuran, kemudian dia meminta saya untuk mengulanginya kembali. Kemudan, saya melakukannya. Kemudian dia memperbaiki pengucapan saya dalam bahasa Arab klasik dan meminta saya untuk mengulanginya kembali. Saya melakukannya. Kami melakukannya beberapa kali saya mengingat ayat ini secara sempurna. Lalu kami menuju ayat yang kedua.

Kami melakukan 3 sampai 4 ayat dengan cara ini. Lalu kemudian kami dihentikan. Orang selalu ingin bertanya kepada paman saya mengenai iman dan hukum Islam karena ia adalah salah satu dari sedikit sarjana yang tinggal di daerah kami. Saat saya menunggunya, saya bermain air di pinggir sungai. Kemudian dia memanggil saya, ”Kembali ke Ibumu dan minta dia menyiapkan kamu untuk pergi ke Masjid.”

Saya berlari kembali ke rumah saya, dan saat saya sampai di pintu depan, saya mendengar kakek saya memanggil, ”Kemari, kemari.” dari kamarnya. Kakek saya sudah berusia 80 tahun dan menjadi buta. Saya sangat menyayangi dia, dan saya lari ke kamarnya dan mencium tangannya saat dia berbaring di tempat tidurnya. Lalu saya melompat ke tempat tidur dan memeluknya. Ia berkata, ”Katakan kepada saya apakah kamu sudah membaca Kuran?”
Saya menjawab, ”Iya.”.
Dia berkata, ”Ucapkan kepada saya.” Dan saya melakukannya.
Dia sangat senang mendengarnya. ”Anak muda,” Dia berkata, ”Saya mengucap syukur kepada Allah untukmu. Kamu akan mengingat seluruh Alkuran. Kamu akan menjadi cahaya di rumah kita.” Saya mengangguk dan kemudian keluar dari kamar dan bersiap ke masjid. Hari itu adalah hari Jumat, hari khusus di Islam saat khotbah diberitakan di Masjid. Ibu saya membantu memakaikan baju putih dan peci–pakaian tradisional kami untuk pergi ke Masjid, Setelah paman saya siap, kami berjalan setengah mil ke Masjid bersama sekeluarga. Paman saya memberikan khotbah. Ayah saya, Kakak saya, dan saya duduk di barisan depan laki-laki. Ibu saya, Adik saya, dan saudara wanita saya duduk di belakang di bagian perempuan. Itu adalah yang saya ingat dari hari pertama saya membaca Alkuran.

JALAN HIDUP
Dari hari itu dan seterusnya, paman saya menjadi pembimbing saya. Dia mengajarkan saya hampir setiap hari.
Saat berusia enam tahun, dia mengirim saya ke sekolah dasar Al-Azhar. Ada lima puluh sekolah dasar di provinsi kami. Tetapi, hanya ada satu sekolah dasar Al-Azhar. Ini adalah sekolah elit yang fokus kepada ajaran agama Islam. Tidak ada satupun dari saudaraku yang sekolah di sini, tetapi tidak ada yang iri atau marah tentang hal ini. Mereka hanya bangga dan merayakan apa yang saya capai. Orang mulai memanggil saya ”Kyai kecil”.

Saya mengingat lebih dari apa yang sekolah minta. Akibat dari apa yang paman saya lakukan bersama saya untuk mengingat seluruh isi Kuran (yang hampir sama panjangnya dengan isi Perjanjian Baru) pada usia muda.

Hampir setiap pagi, saya pergi bersama ayah dan paman saya untuk melakukan doa pagi di Masjid, yang mulai pada pukul 03.30. Dan selesai sekitar pukul 04.30 (tergantung dari waktu tahun itu). Setelah doa, Ayah dan Paman saya bisanya pulang ke rumah untuk tidur 2 jam lagi sebelum berangkat kerja. Saya biasanya tinggal di Masjid dengan Kuran saya. Sebelum saya memulai mengingat ayat baru, saya mencoba untuk mengingat ayat yang saya ingat 2 hari yang lau. Setelah saya yakin ingatan saya OK, saya mulai dengan ayat yang baru.

Saya membaca ayat pertama dari sebuah bagian. Lalu saya menutup Kuran dan mengulangi ayat sembari berjalan dari ujung ke ujung ke ujung dari Masjid. Saat saya selesai dengan ayat pertama, saya membuka Kuran saya dan mulai mebaca ayat kedua. Saya teus melakukan ini sampai saya mengingatnya dengan baik.

Saya sangat hati-hati untuk menjaga apa yang saya pelajari, jadi saya menghabiskan dua atau tiga hari dalam sebulan untuk mengulang. Jika anda bertanya kepada saya tentang apa yang sya ingat bulan lalu, itu semua ada di pikiran saya.

SETELAH TUJUH TAHUN…
Paman tidak hanya membantu saya mengingat, tetapi dia juga memastikan bahasa Arab klasik-bahasa asli dari Alkuran. Pembicara Arab rata-rata tidak bisa mengerti tipe bahasa ini dengan baik, dan mempelajari bahasa ini adalah bagian penting dari pendidikan agama.

Selama 7 tahun paman mengajari saya, ayat demi ayat dan bab demi bab. Saat saya 12 tahun, saya telah selesai mengingat Quran. Menurut sistem belajar Al-Azhar, saya tidak perlu mengingat Kuran sampai saya menyelesaikan sarjana empat tahun di universitas. Jadi, saya yang masih sangat muda sudah dapat melakukannya.

Tidak perlu dikatakan, keluarga saya sangat bahagia. Mereka mengadakan perayaan besar untuk seluruh kaum kami di sebuah aula yang besar yang dibangun untuk perayaan spesial kaum kami. Saya tidak akan pernah lupa, Kakekku yang buta ada di sana, memanggil saya, ”Anakku, d mana Anakku?” Saya berlari kepadanya, dan dia hanya memelukku, ia meneteskan air mata dari wajahnya.

Dapat mempelajari Kuran membuat saya memiliki porsi hormat yang tidak biasa sebagai anak kecil. Orang meperlakukan saya sebagai orang suci karena saya membawa Kitab Suci di pikiran saya.
Sejak saat itu, saya secara teratur membaca dan mengulang Alkuran untuk mnyakinkan saya tidak lupa apa yang sudah saya pelajari.

SUKSES DI BEASISWA
Saat saya memasuki sekolah menengah atas Al-Azhar, salah satu tugas utama kami adalah mengahapal bagian-bagian utama dari hadist.
Banyak orang barat tidak tahu apa itu hadist, jadi ijinkan saya untuk menjelaskannya. Hadist, diucapkan ha-DEETH, adalah catatan dari pengajaran dan tindakan Muhammad. Catatan ini dicatat oleh murid-murid terdekatnya dan bahkan istri-istrinya. Contoh, sebuah hadist dapat menggambarkan bagaimana Muhammad berdoa, bagaimana dia menyeleaikan pertikaian antara 2 muslim, atau peristiwa yang terjadi seama peperangan. Beberapa hadist hanya satu kalmat panjangnya, sementara yang 1 atau 2 halaman. Biasanya, panjangnya sekitar 3 paragraf.

Pengikut Muhammad sangat berdedikasi untuk menyimpan catatan apa yang dia lakukan atau katakan. Terdapat lebih dari setengah juta hadist! (untuk informasi lebih lanjut, lihat Appendix A [tidak dilampirkan pada tulisan ini]).

Tentu saja, tidak ada di antara kami harus menghapal semua hadist. Tapi sekolah memiliki beberapa hadist pilihan untuk diingat setiap semester. Pada hari pertama dari kelas hadist, guru akan membagikan buku berisi hadist yang harus kami hapalkan selama semester itu. Terdapat beberapa ratus hadist di tiap buku.

Kami menghapal 1 sampai 3 hadist per hari selama masa sekolah. Paman saya biasa mengajarkan saya untuk megingat beberapa hadist tambahan, dan saya mengingat beberapa hadist lainnya untuk diri sendiri. Paman saya mengajarkan saya untuk berkhotbah di Masjid, yang saya mulai lakukan dari waktu ke waktu walau saat saya masih di SMA. Setelah menyelesaikan SMA, saya telah menghapalkan kira-kira 500 sampai 600 hadist.

Tidak perlu dikatakan, pendidikan agama d SMA sangat cermat. Saat siswa lulus dari SMA AL-Azhar pada usia 18 tahun, mereka dapat memimpin doa dan mengajar di Masjid tanpa pendidikan lebih lanjut.
Saya adalah seorang Muslim yang taat pada waktu itu, hati saya hanya untuk mengikuti teladan Muhammad dalam apa yang saya lakukan.

MEMASUKI UNIVERSITAS
Setelah lulus SMA, kakak saya menyarankan saya untuk masuk di fakultas farmasi. Tapi, yang lainnya mendesak untuk melanjutkan ilmu agama saya. Jadi saya masuk ke Unversitas Al-Azhar di Kairo dan memilih belajar di fakultas bahasa Arab seperti paman saya, yang adalah pemimoin saya, lakukan sebelum saya.

Siap saja dari latar belakang Muslim pasti tahu Universitas Al-Azhar karena itu adalah kampus paling terkenal di dunia Islam. Pengaruhnya susah digambarkan oleh orang barat karena tidak ada kampus di dunia barat dengan status yang sama. Kampusnya sangat besar-sampai 90.000 mahasiswa pada kampus-kampus yang tersebar di seluruh Mesir. Luar biasa tuanya, Masjid Agung di Al-Azhar diselesaikan pada tahun 972 dan proses akademis dimulai tiga setengah tahun kemudian. Memiliki pengaruh yang luar biasa besar dan media Islam menjulukinya sebagai ”otoritas Islam Sunni terbesar’’.

Saya selalu menikmati belajar sejarah, jadi saya memilih jurusan sejarah dan budaya Islam. Saya ingin belajar lebih mengenai kesabaran, keberanian, dan komitmen Muhammad dan pengikutnya yang saya sangat kagumi.

Pada hari pertama pelajaran, saya menerima pengenalan kejutan dari tipe pengajaran yang saya akan terima. Sheikh yang megajarkan pelajaran pertama hari itu adalah orang pendek dengan kulit gelap, kumis tipis, dan kacamata tebal. Dia mengatakan kepada kami, ”Saat saya mengatakan sesuatu, kamu harus menerimanya sebagai kebenaran. Saya tidak mengijinkan setiap bentuk diskusi. Apa yang tidak saya katakan, itu tidak layak dipelajari. Dengar dan taat, dan jangan bertanya satu pertanyaan pun.”
Saya sangat terganggu dengan filosofi ini, dan saya berdiri untuk bicara. Sheikh segera menyadari hal tersebut karena saya duduk di baris kedua. Saya berkata, ”Tuan Sheikh, bagaimana bisa mengajar tanpa pertanyaan?”
”Dari mana engkau berasal, anak muda?”
dia bertanya.
“Dari Mesir.” saya menjawab, lupa bahwa saya jelas sekali adalah seorang Mesir.
“Aku tahu-tapi dari mananya Mesir?”
Saya menyebutkan nama kota saya., lalu ia menjawab dengan pedas, ”Jadi, kamu adalah orang tolol!” Dia mengatakan begitu karena orang dari daerah saya selalu melihat ke bawah.
Saya menjawab, ”Ya, saya pasti seekor keledai untuk meninggalkan rumah saya untuk datang ke sini dan dihina!”
Kelas menjadi sunyi. Saya bangun dari kursi saya dan menuju pintu untuk meninggalkan ruangan. Sheikh berteriak kepada saya, ”Stop! Kamu binatang! Siapa namamu?”
”Tidaklah sopan bagi saya untuk memberitahu Anda,” kata saya dengan dingin.
Saat itu Sheikh menjadi sangat marah dan membuat saya keluar dari kampus dan mendepak saya ke jalanan. Saya meninggalkan ruangan dan menuju ke dekan fakultas. Saya memberitahu dia apa yang terjadi. Setelah Sheikh tersebut selesai mengaja, dekan memanggil dia ke kantornya.

Dekan secara ahli menyakinkan Sheikh untuk memaafkan saya, dan dia juga membujuk saya untuk lebih toleran kepadanya. ”Terima dia sebagai figur Ayah. Ia hanya ingin untuk mengoreksi kamu, bukan untuk menghina kamu.”

Kejadian itu memperkenalkan saya cara untuk diam dan penundukan yang diharuskan di Universits. Cara belajar kami adalah membaca buku yang ditulis ilmuwan besar Islam, baik modern maupun kuno. Lalu kami membuat daftar dari poin-poin kunci dari tiap buku dan menghapal poin-poin itu. Kami harus mengambil tes tertulis untuk setiap kelas, dan beberapa dosen akan memina sebuah laporam. Saya juga membaca literatur Arab tambahan dan puisi untuk kesenangan pribadi.

Walaupun saya sudah tahu, saya masih sering bertanya kepada Professor apa yang tidak mereka sukai

TERLALU BANYAK BERTANYA
Sebagai contoh, saya bertanya kepada seorang Professor, ”Mengapa Muhammad memberitahu kita untuk hidup damai dengan orang Krisen, lalu ia menyuruh kita untuk membunuh mereka?’’
Professor itu menjawab, ”Apa yang nabi katakan kepadamu, lakukanlah. Apa yang ia larang, jangan kamu lakukan. Saat ia membolehkan, kamu boleh malakukannya. Kamu bukan Muslim sejati jika kamu tidak tunduk pada perkataan Muhammad.”
Saya bertanya kepada Professor yang lain. “Megapa nabi Muhammad boleh menikahi 13 wanita, dan kita perintahkan tidak boleh menikah lebih dari 4? Kuran berkata Muhammad hanyalah orang biasa, mengapa ia mempunyai hak ekstra?’
Professor itu menjawab, ”Tidak. Jika kamu lihat secara saksama, kamu akan melihat Allah memberikan kamu hak lebih dari nabi itu sendiri. Allah mengijinkan kamu menikah tidak lebih dari 4, tapi kamu dapat bercerai. Jadi kamu dapat menikah 4 hari ini dan bercerai dengan mereka besok, dan menikah 4 lagi yang lain. Jadi kamu dapat memiliki jumlah istri tidak terhingga.”

Bagi saya, ini adalah jawaban tidak logis. Khususnya karena ajaran Islam mengindikasikan Muhammad juga punya hak untuk bercerai. Muhammad memiliki banyak masalah dengan istrinya pada suatu waktu dan mengancam untuk menceraikan mereka semua.
Saya juga pernah bertanya kepada Sheikh Omar Abdel Rahman, yang terkenal karena menjadi otak di balik serangan bom WTC pada tahun 1993. Saat saya di Al-Azhar, dia adalah Professor di kelas interpretasi Kuran.

Ia memberikan kepada kami kesempatan untuk bertanya, jadi saya berdiri di depan 500 siswa dan bertanya, “Mengapa anda mengajarkan kami semua sepanjang waktu tentang jihad? Bagaimana tentang ayat lain di Kuran tentang kasih, damai, dan pengampunan?”

Wajahnya langung berubah menjadi merah dan saya dapat melihat kemarahannya, tapi saya juga melihat ia memilih untuk mengontrol emosinya. Dia mengambil kesempatan untuk memperbaiki posisinya ”Saudaraku,” dia berkata, ”Ada sebuah surat bernama ’Rampasan Perang’. Tidak ada surat disebut ’damai’. Jihad dan pembunuhan adalah kepala dari Islam. Jika kamu memutuskannya, kamu memotong kepala dari Islam.” Jawaban yang saya terima darinya dan dari Professor lain tidak memuaskan saya.

Beberapa orang menjuluki saya si pembuat onar, tetapi yang lain yang toleran, percaya bahwa saya tulus ingin belajar.
Pada saat yang bersamaan, saya melampaui pendidikan saya. Setelah 4 tahun, saya lulus kedua terbaik di kelas dari 600 orang mahasiswa. Peringkat ini berdasarkan dari tes lisan dan menulis yang diberikan di setiap akhir tahun pelajaran. Tes lisan fokus pada mengingat Alkuran dan hadist, dan tes tertulsmeliputi subjek yang kami pelajari di kelas. Setiap tahunnya, anda dapat mendapatkan 1500 poin.

GELAR S2 DAN MENGAJAR
Sebelum saya dapat melanjutkan studi S2 saya, saya menghabiskan wajib militer di angkatan bersenjata. Seelah selesai, saya lanjt ke Al-Azhar, saya memutuskan pada titik ini tidak ada Professor atau Sheikh yang dapat menjawa pertanyaan saya. Saya harus mencari jawabannya sendiri. Melakukan penelitian thesis S2 saya adalah kesempata sempurna untuk itu.

Saya tidak memberitahu siapapun apa yang harus saya baca, jadi saya harus mencari materi yang luas tentang Islam. Alih-alih menemukan bagaimaapun, say lebih kecewa dengan Islam tanpa pernyataan yang dilebih-lebihkan, saya dapa menceritakan sejarah Islam adalah kisah yang penuh kekerasan dan pertumpahan darah dari saat Muhammad sampai saat ini. Saat saya melihat pengajaran dari Muhammad dan Alkuran, saya dapat melihat saya berkembang dengan cara ini. Saya berpikir, bagaimana Yahweh dapat mengampuni orang yang menghancurkan kehidupan manusia sedemikian buruknya? Tapi saya menyimpan pertanyaan in untuk diri saya sendiri.

Thesis S2 saya menghasilkan sedikit kegemparan. Saya mengekang diri saya untuk mempertanyakan pertanyaan Islam Tapi saya menyentuh isu kontroversi dari model pemerintahan dari semua negara Islam seharunya. Pemerintah Mesir menykai ide saya da mengatur penyiaran langsung dari thesis saya yang didukung oleh Alkuran di radio nasional.

Dari luar, saya tampak begitu sukses. Pihak universitas meminta saya mengajar di bidang keahlian saya-sejarah dan budaya Islam. Saat berusia 28 tahun saya salah satu dari osen termuda yang mereka punya. Saya juga memimpin doa dan mengajar di sebuah Masjid di pinggiran Kairo. Bagaimanapun juga, di dalam hat saya masih mencari jawaban yang sesunggunhnya.

Pada titik ini, saya tidak dapat mengontrol hidup saya lagi. Saya tidak dapat berhenti dan mencari ekerjaan lain. Kampus, keluarga saya, komunitas saya akan bertanya mengapa kamu akan melakukan ini? Tidak logis untuk meninggalkan semua pekerjaan ini. Saya tidak punya jalan untuk pergi tapi melanjutkan perjalanan ini, Saya mulai melanjutkan studi S3 saya.

Bab 2. Meninggalkan Universitas
Saya menghabiskan dua tahun melakukan penelitian S3. sementara waktu itu saya memiliki dua kewajiban utama. Saya mengajar untuk Al-Azhar baik Universitas Al-Azhar di Kairo dan di Universitas Islam lain diseluruh Timur Tengah. Dan saya adalah pemimpin sebuah Masjid kecil. Saya memimpin doa pertama, ke empat dan ke lima setiap hari. Dan pada Jum’at saya memberikan kotbah dan memimpin doa sepanjang hari.
Saya suka mengajar dan bicara pada para mahasiswa. Setelah beberapa saat saya memulai cara baru mengajar: saya mengizinkan debar, dan saya membiarkan mahasiswa mengajukan pertanyaan. Hal ini adalah suatu hal yang berbahaya untuk dilakukan. Sebagai contog, saat saya mengajarkan tentang pemimpin awal dinasti Islam, kami sampai kisah Muawiya (Moo-uh-WEE-Yuh) dan anaknya, isi dari Thesis S2 saya. Muawiya adalah salah satu orang yang menuliskan wahyu Quran untuk Muhammad, yang tidak dapat membaca dan menulis. Dia menjadi pemimpin ke lima dari pemimpin dunia Islam stelah Muhammad. Sebelum meninggal, dia menyarankan anaknya untuk memburu dan membunuh 4 orang tertentu yang dapat mengancam kapasitas anaknya menjadi pemimpin Islam berikutnya. Anaknya menuruti sarannya; lebih jauh ia membunuh cucu Muhammad untuk mengamankan posisinya. Saya berkata pada para mahasiswa: “Mari lihat sudut pandang Allah pada situasi ini, kita perlu melihat secara belas kasihan dan kasih pada situasi ini”

Saya ingin membentuk semangat baru dari kelas ini. Saya tidak diizinkan melakukan ini saat saya masih mahasiswa. Saya mau mereka berfikir bebas dan mengunakan intelektual mereka tanpa takut penolakan.

Kebanyakan mahasiswa memiliki keinginan untuk berfikir kritis, seorang bertanya ”apakah hadist itu benar? Mungkin orang Yahudi yang membuatnya” saya membawanya melihat sumbernya dan menjawab ”itu asli, tidak palsu” jadi mereka hanya memiliki gagasan mengenai pertanyaan itu. Tapi mahasiwa radikal merasa saya menuduh Islam. ”Allah ampuni kamu!’ teriak mereka. ”kamu adalah profesor kami. Ajari kami mengenai Islam. Kamu membuat kami bingung”

Mahasiswa ini pergi ke pimpinan universitas dan berkata ”professor ini berbahaya. Kita tidak tahu apakah ia masih seorang muslim atau telah murtad”

Al-Azhar memiliki ketakutan yang besar terhadap pengaruh asing yang masuk dari dalam. Kepala departemen memanggil saya untuk menemuinya. Saya berfikir universitas mungkin telajh berfikir jelek terhadap saya. Tapi saya juga berfikir “professor ini kenal saya, mereka tahu hati saya dan keinginan untuk belajar. Mereka juga tahu pertanyaan saya tidak ada yang baru.”

Dalam pertemuan kami, kepala departement mengetehui perkembangan pemikiran saya. Ia menjadi takut. ”Anak ku,” ia berkata ”kita tidak dapat berhadapan dengan isu ini dengan cara ini. Ada panduan dan kita harus tunduk. Kita tidak boleh berfikir lebih dari nabi atau Allah itu sendiri. Saat kamu bingung, katakan, ’ hanya katakan Allah dan nabinya tahu kebenaran’ pegang ini, dan teruskan hidupmu”. Tapi ia sadar saya perlu berhadapan dengan masalah ini.

Saya kemudian dipanggil pada pertemuan laiinya dengan komite universitas untuk pelaksanaan kebijakan. Awalnya pertemuan berjalan lancar. Mereka tidak mau saya keluar dari universitas dan mengeritik Islam.

Pada awalnya, mereka menunjukan pengendalian. Mereka bertanya mengenai hidup saya, rumah dan keluarga. Lalu mereka bicara mengenai kelas dan siswa. Akhirnya mereka menegur saya: ”Mengapa kamu bertanya seperti itu? Tidak tahu kah kamu harus memperlakukan hal ini seperti yang telah kita pelajari? Kamu tau banyak hal, tapi tidak penting berapa banyak yang kita tahu, kita akan akan jauh dari kebenaran. Harap tertib. Bicara mengenai apa yang kamu ketahui. Saat kamu bergumul, katakan. ”Allah dan nabinya tahu”

Mereka bertanya, ”Apakah kamu telah belajar (dari buku) Pedang di leher orang yang tidak percaya? Seperti kami minta? Ini adalah buku yang memanggil semua muslim untuk menerima pengajar Muhammad tanpa bertanya.” Saya menjawab, ”Saya sudah membacanya sering kali, saya hampir menghapalnya seperi Alkuran”.
Pada titik ini, saya sudah memilih. Saya tidak dapat lagi menyangkal setiap kesalahan, setuju untuk mengajar dengan cara tradisional, dan itu akan baik baik saja. Sebaliknya, saya mengatakan kepada mereka apa yang sebenarnya saya pikirkan. Saya menjawab: ”Dengar, apa yang saya katakan pada kalian sekarang bukan karena saya ingin menuduh Islam atau sang nabi. Saya percaya ini kuat di dalam hati saya. Kamu semua kenal saya. Kamu mengasih saya. Tolong jangan tuduh saya. Hanya tolong bantu saya dan jawab pertanyaan saya.

”Kita mengatakan Alkuran langsung dari Elohim, tapi saya ragu itu, saya lihat itu adalah pemikiran manusia, bukan kata-kata Elohim yang sebenarnya.” Suasana pertemua berubah. Seorang pria berubah marah, dia bangun dari kursinya, berdiri didepan saya, dan berkata ”Kamu penghujat” dia membentak ”saya bersumpah, ibumu adalah bajingan.” saya bisa lihat di wajahnya, jika saja tidak dalam pertemuan dengan banyak orang, dia pasti sudah membunuh saya saat itu. ”Keluar!,” perintahnya.

Saya berdiri dan keluar. Pada saar itu seluruh tubuh saya bergetar, dan saya berkeringat. Saya khawatir. Akankah mereka membunuh saya? Bagiamana? Kapan? Siapa? Apakah keluarga saya yang akan melakukannya? Orang dari masjidku? Mahasiswaku?

Ini adalah saat paling mengerikan dalam hidup saya.
Saya meninggalkan pertemuan dan kembali kerumah. Saya tidak mengatakan sesuatu kepada keluarga saya mengenai apa yang terjadi., tapi mereka bisa lihat saya sedih tentang sesuatu. Saya tidur lebih awal malam itu

PERJALANAN KE PENJARA
Jam 3 pagi hari yang sama, ayah saya mendengar ketukan di pintu rumah kami. Saat ia membuka pintu, lima belas atau dua puluh pria masuk membawa senjata Kalashnikov Rusia. Mereka berlari ke atas, dan ke seluruh kamar, membangunkan orang dan mencari saya.

Salah seorang dari mereka menemukan saya tidur di kamar. Seluruh keluarga kami bangun, meratap dan ketakutan, saat orang orang itu menyeret saya keluar dari pintu depan dan medorong saya duduk di belakang mobil dan mengemudikan mobil menjauh. Saya kaget, tapi saya sadar ini adala hasil dari apa yang terjadi di universitas hari sebelumnya. Saya dibawa kesuatu tempat seperti penjara. Dimana saya di taruh di sel beton bersama tahanan lainnya.

Pagi harinya orang tua saya dalam ketakutan mencoba mencari apa yang terjadi pada saya di kantor polisi. Segera mereka tiba di kantor polisi dan bertanya ”Dimana anak kami?” tapi tidak ada yang tahu sesuatu tentang saya.
Saya ditangan polisi rahasia Mesir.

DITUDUH MENJADI KRISTEN
Selama tiga hari penjaga tidak memberi saya makan dan minum.
Pada hari ke empat interogasi dimulai. Selama empat hari kedepan tujuan dari polisi rahasia ialah untuk membuat saya mengaku meninggalkan Islam dan menjelaskan bagaimana itu bisa terjadi. Pola mereka ialah membiarkan saya sendiri siang hari dan membawa saya keluar sel pada malam hari untuk interogasi.

Malam pertama pertanyaan dimuali di ruangan dengan meja besar. Sang interogator duduk di belakang meja dengan rokok di tangan, dan saya duduk di sisi lainnya. Dia yakin saya sudah murtad menjadi Kristen. Jadi dia terus mendesak saya, ”dengan Pastor siapa kamu bicara? Gereja apa yang kamu kunjungi? Mengapa kamu menghianati Islam?”
Dia melakukan lebih dari bicara. Saya memiliki luka bekas terbakar di tangan, lengan dan wajah dari rokok dan korek apinya.
Dia ingin saya mengaku telah murtad, tapi saya berkata: ”Saya tidak menghianati Islam. Saya hanya mengatakan apa yang saya percayai. Saya seorang pria terdidik, seorang pemikir, saya punya hak untuk berdiskusi tentang apapun dari Islam. Ini adalah bagian dari tugas dan kehidupan akademis saya. Saya tidak punya mimpi murtad dari Islam-itu ada di dalam darah saya, budaya saya, bahasa saya, keluarga saya dan hidup saya. Tapi jika kamu menuduh saya murtad dari Islam dari apa yang saya katakan padamu, maka bawa saya keluar dari Islam. Saya tidak keberatan keluar dari Islam”

Penjaga menarik saya dan membawa saya kembali ke sel untuk sehari. Teman satu sel saya berfikir saya sedang dihukum karena menjadi Islamacist, memberikan sebagian makanan dan minumanya.
Malam berikutnya saya di bawa ke kamar dengan ranjang besi di dalamnya. Penjaga selalu menyumpah dan menghina saya, mencoba mendapatkan pengakuan dari saya. Mereka mengikat saya di ranjang dan memuku kaki saya dengan cambuk sampai saya kehilangan kesadaran.

Saat saya sadar. Mereka membawa saya ke dalam tangki kecil berisi air es dingin. Mereka memaksa saya masuk kedalamnya, dan tidak lama sebelum akhirnya saya tidak sadar lagi. Saat saya bangun saya sedang terbaring kembali di ranjang dimana mereka memukul saya, masih dengan pakaian basah.

Saya menghabiskan hari lainnya di sell dan pada sore berikutnya saya dibawa keluar belakang gedung. Saya melihat sel beton kecil tanpa pintu dan jendela. Sat satunya jalan masuk ialah atap diatasnya. Penjaga memaksa saya memanjat tangga untuk sampai diatas dan memerintahkan saya: ”Masuk!”

Saya meluncur masuk ke dalam dan merasakan air di seluruh badan. Tapi saya terkejut, kaki saya menginjak permukaan padat. Air cuma sampai bahu saya. Lalu saya melihat sesuatu berenang di air: tikus-tikus. ”pria ini adalah pemikir muslim” mereka berkata ”jadi kami akan membiarkan tikus-tikus memakan kepalanya”.

Mereka lalu menutup atap, dan saya tidak dapat melihat apapun. Saya berdiri ditengah air dan menunggu dalam gelap. Menit berlalu, lalu jam-jam berlalu. Besok paginya penjaga datang untuk melihat apakah saya masih hidup. Saya tidak akan melupakan pemandangan matahari saat atap dibuka. Sepanjang malam tikus-tikus berjalan disekujur pundak dan kepala saya. Tapi tidak ada satupun yang mengigit saya. Penjaga lalu membawa saya kembali ke sel dengan muak.

Malam terakhir penjaga membawa saya ke pintu dari ruangan kecil dan berkata ”ada seorang yang sangat mengasihimu dan ingin betemu denganmu.”

Saya berharap itu adalah salah satu anggota keluarga saya atau teman yang mengunjungi untuk mengeluarkan saya dari penjara. Mereka membuka pintu ruangan itu, dan di dalamnya saya melihat anjing besar dan tidak ada yang lain di sana. Mereka lalu mendorong saya dan menutup pintunya.

Di dalam hati saya menangis kepada Pencipta saya ”Kamulah Yahwehku, Kamu yang menjaga ku, bagaimana bisa Kau membiarkan aku ada di tangan yang jahat? Aku tidak tahu apa yang orang coba perbuat padaku, tapi aku tahu Kau selalu sertaku, dan suatu hari akukan melihat MU dan bertemu dengan ENGKAU”

Saya berjalan ke tengah ruangan kosong dan perlahan duduk bersila. Anjing itu menghampiri dan duduk di depan saya. Beberapa menit lamanya anjing itu memperhatikan saya.
Anjing itu kemudian bangun dan mulai berjalan mengelilingi saya, seperti binatang hendak makan sesuatu. Lalu ia datang di kanan saya menjilati telinga saya dan duduk. Saya sangat lelah. Setelah anjing itu duduk beberapa saat, saya tertidur.
Saat saya bangun, anjing itu berada di sudut ruangan, dia berlari mendekat dan duduk di kanan saya lagi.
Saat penjaga membuka pintu, mereka melihat saya sedang sholat, dengan anjing duduk di sebelah saya. Mereka mulai sangat bingung tentang saya.

Itu adalah hari terakhir pemeriksaan. Saya dipindahkan ke penjara permanen. Pada titik ini, di hati saya, saya menolak Islam sepenuhnya. Selama waktu itu keluarga saya mencoba mencari saya.sampai kakak ibu saya, yang merupakan orang penting di parlemen Mesir, kembali dari perjalanan luar negri, ibu saya menelpon dia, menangis dan berceria: “selama dua minggu, kami tidak tau dimana anak kami, dia hilang.” Pamanku punya kenalan yang tepat. Limabelas hari stelah aku diculik, dia datang sendiri ke penjara dengan surat pelepasan dan membawa saya ke rumah.

PERUBAHAN KECIL
Beberapa orang mungkin berkata, ”tidak heran orang ini meninggalkan Islam, dia sedih karena telah disiksa oleh muslim”. Ya itu benar. Saat saya disiksa atas nama melindungi Islam, saya tidak membuat perbedaan antara muslim dan pengajaran Islam. Jadi penyiksaan adalah dorongan terakhir yang memisahkan saya dari Islam.

Tapi faktanya, saya telah mempertanyakan Islam selama bertahun-tahun sebelum di penjara. Pertanyaan saya bukan berdasarkan kelakuan Muslim, tapi tindakan Muhammad dan pengikutnya dalam pengajaran Kuran. Berada di penjara hanya mendorong saya sedikit lebih cepat ke mana saya sudah melangkah.
Saya pulang kembali ke rumah orang tua saya untuk memikirkan apa yang akan saya lakukan selanjutnya.
Lalu polisi itu memberi ayah saya laporanan:
Kami telah menerima sebuah fax dari Universitas Al-Azhar yang menuduh anakmu meninggalkan Islam. Tapi setelah pemeriksaan lima belas hari kami tidak menemukan bukti yang mendukung itu.

Ayah saya lega mendegar itu. Dia tidak pernah bermimpi anaknya meninggalkan Islam. Dan saya tidak menceritakan perasaan saya sesungguhnya. Dia menghubungkan seluruh kejadian dengan tingkah buruk beasiswaku bagian dari orang di universitas. Saya meyakinkannya untuk percaya itu. ”Kita tidak butuh mereka,” katanya. Dan ia meminta saya untuk segera mulai bekerja sebagai direktur penjualan untuk pabriknya. Dia tidak pernah mengerti kegelisahan dalam hati saya.

Bab 3. Hari aku melihat Yeshua / Yesus dan Muhammad Berdampingan
Waktu itu saatnya doa pagi (sekitar jam 3 pagi), dan saya dapat mendengar suara orang rumah bangun untuk bersiap. Saya juga ikut bangun, tapi tidak berniat meninggalkan kamar saya.

Sudah beberapa bulan berlalu sejak saya lepas dari penjara, dan saya tidak berdoa di masjid lagi. Sebagai ganti pergi ke masjid, saya duduk di tempat tidur, atau di meja, berdoa agar Elohim yang sejati menyatakan diriNYA pada saya, Yahweh yang membuat saya tetap hidup di penjara. Terkadang saya tidak tau harus berdoa apa, saya hanya duduk dan menangis. Kenangan dari penjara kerapa datang kembali ke pikiran saya.
Ibuku mengetuk pintu dengan lembut. ”Apakah kamu akan ke mesjid hari ini ?” dia bertanya.
”Tidak” Aku berkata . ”Aku tidak mau bertemu siapapun.”
Dalam adat istiadat Islam, jika kamu berdoa di dalam kamar, iman mu tidak akan dipertanyakan karena kamu masih berdoa kepada Allah, yang artinya kamu masih seorang muslim. Keluargaku berfikir aku hanya memerlukan waktu untuk membaik. Mereka berfikir aku hanya tidak mau berada diantara banyak orang .

PERGUMULAN DALAM DIRIKU
Saya keluar dari penjara dengan rasa marah pada Islam tapi yakin pada kekuatan yang mahakuasa yang membuat aku tetap hidup. Tiap hari, dahagaku unbtuk menemukan Yahweh ini meningkat. Setiap hari aku bertanya pada diriku, siapakah Yahweh ini? Saya tidak pernah berfikir Yahweh dari orang Kristen atau Yahudi. Kenapa? saya masih terpengaruh oleh Alkuran dan pengajaran Muhammad. Alkuran mengatakan orang Kristen menyembah tiga Elohim – Elohim Bapa, Yeshua, dan Maria ibu Yeshua. Saya masih mencari satu Yahweh sejati, bukan tiga. Dan Alkran berkata bahwa Yahudi adalah orang jahat kerena merubah kitab suci. Jadi saya tidak melihat ke Yahweh mereka.

Ini memaksa saya melihat agama dari timur jauh – Hindu dan Budha . saya sudah belajar tentang agama ini saat melakukan studi S1 saya, dan saya masih menemukan banyak buku untuk mempelajari tentang mereka. Apakah dia Yahweh dari Hindhu? Saya berfikir. Apakah dia Yahweh dari Budha? Setelah penelusuran saya, saya menyimpulkan, Tidak.

Saat saya ingin berfikir, saya akan duduk dipinggiran kanal dan melihat ke air. Air, tanaman hijau, langit, alam-ini memberikan saya harapan pada sebuah jawaban dari pertanyaan saya.

Setiap hari setelah bekerja dengan ayah saya, saya kembali kerumah dan makan malam dengan ibu, ayah, dan dua adik laki-laki yang belum menikah. Setelah makan malam pada hari kamis, sudah menjadi kebiasaan bagi saya untuk bercerita kisah dari hadist, yang sangat disukai oleh adik saya. Saya berhenti melakukan semua ini setelah saya keluar dari penjara. Adikku selalu bertanya, ”Kenapa kamu tidak menceritakan pada kami kisah-kisah lagi?”

Setelah menyelesaikan makan malam, saya pergi keluar untuk menghabiskan waktu bersama teman. Kadang saya duduk di kafe, memainkan domino atau catur. Kadang saya menonton olah raga di tv. Kadang kami berjalan dipinggiran sungai nil.

Saya akan kembali kerumah setelah merasa lelah sekitar jam sebelas malam atau tengah malam. Saat saya sendirian, saya seperti orang paling tidak punya harapan didunia karena saya belum menemukan siapa itu Yahweh. Saya menghabiskan satu atau dua jam tiap malam mencoba untuk tertidur. Lalu saya bangun lebih awal seperti biasa. Tubuh saya sangat lelah. Saya mulai terkena sakit kepala berat.

Saya beberapa kali pergi ke dokter untuk scan otak. Sepanjang waktu, sakit kepala itu tidak menghentikan saya dari pekerjaan dan aktivitas saya. Jika saya sibuk, saya dapat melupakannya. Tapi jika saya sendirian pada malam hari, mencoba untuk tidur, sakitnya sangat kuat. Dokter meresepkan analgesik yang harus saya minum setiap malam.

RESEP BARU
Saya mengalami hal ini sekitar setahun. Suatu hari sakit kepalanya sangat berat, jadi saya pergi ke apotik untuk mendapatkan obat lagi. Seperti kebanyakan apoteker di Mesir, dia (wanita) adalah seorang Kristen. Saya sudah sering bertemu dengannya untuk waktu yang lama, jadi saya nyaman berbicara padanya. Saya mulai mengelu, ”Obat – obatan ini tak lagi bekerja seperti dulu!”.

Dia menjawab, ”Kamu ada pada titik yang berbahaya. Kamu mulai ketagihan pada obat-obat ini. Kamu tidak hanya meminumnya untuk rasa sakit. Kamu meminumnya karena tidak dapat berhenti.”

Dia bertanya secara lembut, ”Apa yang terjadi pada hidupmu?” . dia tau keluarga saya cukup terhormat dan saya lulus dari Al-azhar. Saya mengatakan padanya saya mencari seorang Adonai /Tuhan/ Lord. Dia terkejut. “Bagaimana dengan Allah dan agama mu?” dia berkata. Lalu saya menceritakan padanya kisah saya.

Dia mengambil sebuah buku dari bawah konter dan mengatakan perlahan, “Saya akan memberikan kamu buku ini. Sebelum kamu minum obat kamu malam ini, coba membacanya sedikit. Lihat bagaimana hasilnya.”

Saya mengambil tablet disatu tangan dan buku ditangan lain. Itu adalah buku dengan kulit hitam dengan kata ”ALKITAB / KITAB SUCI” dalam bahasa Arab didepannya. ”OK. Aku akan mencobanya”. Saya keluar dari toko dan balik sampul buku menghadap tubuhku sehingga namanya tidak kelihatan. Lalu saya berjalan kembali ke rumah dan masuk kekamar saya. Itu adalah pertama kali dalam hidup saya membawa sebuah Alkitab. Usia saya 35 tahun waktu itu. [Di Mesir, tindakan wanita ini tergolong sangat berbahaya, jika Mark Gabriel protes atau seorang Muslim lainnya melihat perbuatannya tersebut, wanita ini bisa masuk penjara yang berakibat dihukum mati, namun “kasih yang sempurna melenyapkan ketakutan!”]

MEMBACA ALKITAB
Itu adalah malam pada musim panas, sekitar jam sepuluh malam. Sakit kepala saya begitu berat, tapi saya tidak meminum obat. Saya menaruh mereka dimeja, dan saya melihat ke arah Alkitab. Saya tidak tahu harus memulai darimana, jadi saya hanya membiarkannya terbuka. Ini adalah Alkitab kepunyaan apoteker itu, dan saya mengetahuinya dari catatan dilembar Alkitab. Halaman yang terbuka adalah Matius 5.
Saya mulai membaca khotbah Yeshua dibukit. Saya melihat gambaran-Yeshua dibukit mengajar kerumunan orang disekitarnya. Saat saya terus membaca, saya lupa bahwa saya masih dirumah. Saya tidak dapat merasakan sekitar saya. Saya tidak sadar akan waktu. Alkitab membawa saya dari satu kisah kepada kisah yang lain di Injil Matius.

Otak saya mulai bekerja seperti komputer. Dari buku didepan saya, saya melihat gambaran dari Yeshua. Dipikiran saya, saya melihat gambaran dari Muhammad. Otak saya tidak berhenti melakukan perbandingan. Otak saya penuh dengan Alkuran dan kehidupan Muhammad jadi saya tidak perlu usaha untuk mengingat mereka kembali. Itu sudah ada disana.

Saya terus membaca Alkitab tanpa ingat waktu sampai saya mendengar adzan dari mesjid.

BACA BERSAMA SAYA
Pembaca yang budiman, kita sampai pada saat pada hidup saya yang saya ingin anda ketahui. Jika anda ingin mengetahui apa yang terjadi pada diri saya setelah malam itu, anda dapat membacanya pada akhir buku. Tapi saya ingin berhenti disini sementara dan mengulang situasi bersama anda.
Sebelumnya saya, seorang sarjana yang menghabiskan tigapuluh tahun mempelajari Islam dan kehidupan Muhammad. Saya tidak hanya mempraktekkan ajaran Islam; saya menghapalnya. Sekarang saya mamiliki sebuah Alkitab didepan saya yang memperkenalkan saya pada Yeshua.

Pada halaman – halaman yang akan anda baca, saya ingin anda mengalami apa yang saya lihat pada malam dikamar saya di Mesir dan apa yang saya terus temukan sebelas tahun belakangan ini.tidak ada teologi, komentar-komentar, kata kata khayalan. Saya tidak mempunyai seseorang yang membantu menafsirkan “arti dari Alkitab”. Saya hanya membaca apa yang dikatakan Alkitab langsung kepada saya. Saya tidak perlu seseorang mengatakan pada saya ”ini yang dimaksudkan oleh Muhammad” saya mengingatnya langsung dari sumber aslinya.

Izinkan saya memperkenalkan anda pada Yeshua /Yesus dan Muhammad.

[Artikel kesaksian ini selesai sampai di sini. Jika Saudara dan Saudari ingin membaca kelanjutannya silahkan baca pada situs-situs di bawah ini. Terima kasih untuk pengertian Anda. Hormat saya, Penjala Baja]

Daftar isi dari lanjutan buku di atas ialah:
BAGIAN 2
KEHIDUPAN YESUS DAN MUHAMMAD
BAGIAN 3
WARISAN MEREKA
DALAM PERKATAAN DAN PERBUATAN
BAGIAN 4
KONKLUSI
Lampiran A
Sumber informasi tentang Yesus dan Muhammad

Buku Yeshua /Yesus dan Muhammad versi Indonesia bisa dibaca lengkap pada situs:

Jesus versus Muhammad
Yesus dan Muhammad, pdf

Hak cipta dari artikel ini dimiliki oleh penjalabaja.wordpress.com. Artikel ini boleh diperbanyak dengan syarat alamat blog disertakan dengan lengkap dan bukan untuk tujuan komersial. Persiapkan Jalan Bagi Raja

Mohammad Al Ghazoli: ”Lihat, semuanya berubah!”

Kesaksian pribadi seorang intelektual Mesir yang menemukan Jalan-lurus. Disadur dari bukunya sendiri: Christ, Mohmammad and I, dalam bahasa Indonesianya: Al-Masih, Mohammad dan Saya.

Latar belakang hidupnya. Saya adalah seorang yang berjalan di jalan yang panjang, mencari kebenaran di semua sudut dan semua jalan. Siapa itu Musa, Yeshua dan Muhammad! Akhirnya sampai kepada kesadaran yang mendalam, bahwa diri saya selama 40 tahun telah tertawan dalam sel kebanggaan pada sebuah penjara besar yang bernama ketidak-jelasan dalam agama bangsa saya, Islam

Saya telah menyelesaikan studi tingkat universitas, menerima gelar Master dalam Ekonomi dan Ilmu Politik di Mesir. Dan memulai menitih karier pada bisnis manajemen penerbitan di sebuah koran Arab. Dua tahun kemudian saya menjadi pemimpin editor, lalu bekerja selama lima tahun sebagai penasehat pers untuk seorang presiden Arab.

Saya telah menulis lebih dari 2000 artikel yang diterbitkan di koran serta majalah Arab dan Islam, untuk berbagai agen pers Arab dan internasional. Saya telah menerbitkan sepuluh buku mengenai ekonomi, sosiologi dan politik yang menjangkau pasar dunia Arab maupun internasional. Dan Sebagian telah diterjemahkan dalam tiga bahasa.

Bagaimana seorang berpendidikan tinggi berbahasa Arab sebagai bahasa ibu, yang merupakan bahasa asli Alkuran, dan hidup diantara kaum Muslim dapat meragukan ajaran Islam?

Pada suatu hari seorang saudara bertanya kepadanya: “Apakah Anda telah membaca Alkuran dan Hadits Muhammad secara mendalam?” Setelah menyelidiki buku-buku suci agama Islam ini, ia semakin bingung dan imannya mengalami kegoncangan yang besar. Ia katakan, ”Setelah membaca, saya justru terkena penyakit ”intelektual kepala” yang menyakitkan, kemudian berakibat pada penulisan buku saya yang terakhir, Lost Between Reason and Faith (“Tersesat antara Nalar dan Iman”, diterbitkan hanya dalam bahasa Arab). Akibatnya, saya menemukan diri saya di luar batas-batas agama selama lebih dari sepuluh tahun.”

Proses keraguan Mohammad Al Ghazoli kepada Alkuran sebagai firman Elohim. 18 tahun yang lalu [terhitung dari terbitnya buku ini], saya mulai membaca Alkuran dan Hadits (tradisi dari Muhammad dan pengikutnya). Saya mempelajari dengan mendalam kegiatan Muhammad dan penerus-penerusnya. Setelah saya banyak membaca mengenai hal ini, lambat laun sebuah gambaran mulai tampak jelas. Saya menjadi yakin, bahwa Alkuran adalah buku ciptaan manusia dan Muhammad bukan utusan Yahweh. Keraguan ini sesungguhnya telah ada sejak ia duduk di bangku 1 SMP, guru agama sekolah Mahmood Qasem, mengatakan ” “Allah membimbing siapapun yang dia inginkan” dan “Allah mensejahterakan siapapun yang dia inginkan tanpa batas.” Kemudian dia mengkontradiksikan dirinya dengan mengutip ayat yang lain: “Carilah dengan rajin di tempat-tempat paling rendah dan makanlah makanannya, karena pada Dialah terdapat keputusan terakhir.” Ayat-ayat lain dari Alkuran mengatakan bahwa Allah menyesatkan siapapun yang dia inginkan. Kontradiksi ini membuat gurunya sendiri panik karena si kecil Al Ghazoli sering dengan kritis mempertanyakan ayat-ayat Alkuran yang seperti ini, yang akhirnya ayahnya dipanggil ke sekolah. Masa SMP ini ia merupakan awal keraguannya akan Alkuran, ia munulisnya sabagai berikut: ”Itulah awal dari keraguan saya. Keraguan terus bertambah, namun dalam kesibukan kehidupan bisnis saya, saya mencoba untuk melupakannya.”

Awan gelap kehidupan disingkapkan dari Mohammad Al Ghazoli. Di dalam masa lebih dari sepuluh tahun kekeringan rohani ini, ia mencatat: dan ketika Setan yakin bahwa saya tidak akan kembali ke agamanya. Dia mulai menteror dan menyerang saya. Pertama-tama dengan merampas harta kekayaan saya, kemudian dengan menghancurkan semua yang saya telah bangun. Mereka menyerang kesehatan saya hingga saya berada di titik hampir mati. Saya menghabiskan kebanyakan waktu saya di rumah sakit. Tak lama kemudian saya kehilangan uang dan nama baik saya.

Di tengah-tengah kezaliman ini, seorang nyonya menelepon saya dan mengatakan “Saya ingin bertemu dengan Anda.” Saya sungguh-sungguh tidak ingin menanggapinya. Namun dia kemudian menelepon lagi, dan kali ini saya memilih untuk menemuinya, walaupun saya teramat letih dan tubuh saya sedang sakit. Ketika saya menemuinya, dia meletakkan sebuah Alkitab di tangan saya dan mengatakan : ”Baca.” Saya membukanya secara acak dan hal pertama yang muncul di depan mata saya: “Marilah kepadaKu, semua yang letih lesu dan berbeban berat, Aku akan memberi kelegaan kepadamu.” (Matius 11:28).“Tetapi Aku berkata kepadamu: Kasihilah musuhmu dan berdoalah bagi mereka yang menganiaya kamu.” (Matius 5: 44) Saya terus membaca. Mengapa saya tidak pernah melihat buku ini, saat saya telah membaca ratusan buku? Kata-kata indah ini tidak mungkin keluar dari mulut seorang manusia biasa, kecuali dari Yahweh yang Agung yang menyembuhkan orang sakit dan membangkitkan orang mati. Hebatnya lagi, Yahweh Yeshua yang penuh kasih ini mengatakan: “Akulah jalan dan kebenaran dan hidup!” (Yohanes 14: 6).

Saya membaca dan akhirnya awan-awan gelap menghilang dan terang matahari mulai memasuki hidup saya. Sebuah perjumpaan yang teramat berharga, seperti budak yang tersesat berjumpa dengan seorang tuan yang baik; domba yang tersesat menemukan seorang Gembala yang baik, yaitu Yahweh Yeshua Ha Mashiah.

Ya, saya menyerahkan jiwa saya kepada-Nya dan lihat …! semuanya berubah. Semuanya dipulihkan secara bertahap kembali normal. Sepertinya saya memasuki sebuah lembah yang berbeda…sebuah lembah yang hijau permai. Saya merasakan suka cita, kedamaian dan kasih-Nya.

Sekarang saya hidup di dalam tangan Yahweh saya. Saya tidak puas hanya dengan bertemu Dia, memuji nama-Nya dan berdoa kepada-Nya. Adalah kewajiban saya kepada keluarga dan rakyat saya untuk menghantarkan mereka kepada Kebenaran lewat kesaksian tulisan ini: Al-Masih, Muhammad dan Saya.”

Injil Matius 13:44-46 “Hal Kerajaan Sorga itu seumpama harta yang terpendam di ladang, yang ditemukan orang, lalu dipendamkannya lagi. Oleh sebab sukacitanya pergilah ia menjual seluruh miliknya lalu membeli ladang itu.  (45)  Demikian pula hal Kerajaan Sorga itu seumpama seorang pedagang yang mencari mutiara yang indah.  (46)  Setelah ditemukannya mutiara yang sangat berharga, iapun pergi menjual seluruh miliknya lalu membeli mutiara itu.”

Hak cipta dari artikel ini dimiliki oleh penjalabaja.wordpress.com. Artikel ini boleh diperbanyak dengan syarat alamat blog disertakan dengan lengkap dan bukan untuk tujuan komersial. Persiapkan Jalan Bagi Raja

Ricardo Cid: 8 jam di Surga; Peringatan penting

Suatu kisah nyata dari negara Chile. Seorang karyawan melalui tuntunan Roh Kudus berhenti bekerja untuk berdoa syafaat bagi Gereja-gereja YAHWEH di bumi. Ia dibawa ke Sorga sebab Yeshua Ha Mashiah mempunyai pesan yang sangat penting bagi jemaat-Nya. Pesan ini merupakan peringatan penting sehubungan dengan kedatangan diri-Nya sendiri yang kedua kali. Kata kunci peringatan tersebut: “Hiduplah kudus karena Aku, YAHWEH, Elohimmu kudus,  sebab tanpa kekudusan tidak seorangpun dapat melihat YAHWEH (Imamat 11:44; 1Petrus 1:116; Ibrani 12:24).

Selamat membaca dan diberkati. Penjala Baja.

Yahweh berkata, Aku mengirimkan pesan ini kepada umatKu di muka bumi, karena sesungguhnya Aku ada di Surga.”

Wahyu 4:1 –  Kemudian dari pada itu aku melihat: Sesungguhnya, sebuah pintu terbuka di sorga dan suara yang dahulu yang telah kudengar, berkata kepadaku seperti bunyi sangkakala, katanya: Naiklah ke mari dan Aku akan menunjukkan kepadamu apa yang harus terjadi sesudah ini.

Wahyu 5:11 – Maka aku melihat dan mendengar suara banyak malaikat sekeliling takhta, makhluk-makhluk dan tua-tua itu; jumlah mereka berlaksa-laksa dan beribu-ribu laksa, katanya dengan suara nyaring: “Anak Domba yang disembelih itu layak untuk menerima kuasa, dan kekayaan, dan hikmat, dan kekuatan, dan hormat, dan kemuliaan, dan puji-pujian.”

MP3 in English

Gereja Yahweh, dengarkan apa yang telah terjadi dalam hidup saya. Di dalam mimpi saya, Yahweh memulai pekerjaanNya kepada saya. Saya ingat di dalam mimpi saya, Saya berjalan keluar dari rumah saya. Saya berjalan ke jalan di lingkungan rumah saya dan saya merasa bahwa ada sesorang mengangkat saya melalui tangan saya ke udara dan kemudian saya berlari-lari di atas awan-awan dan memuliakan Yahweh. Suatu cahaya yang sangat terang menyelimuti saya dan sebuah suara mengatakan di dalam cahaya tersebut, Ricardo, Ricardo, keluarlah dari pekerjaanmu sekarang karena saya akan melakukan sesuatu dalam kehidupanmu dan gerejaKu di atas bumi ini.” Setelah saya mendengar suara-suara tersebut, saya jatuh tersungkur secara hebat  dan bangun dalam mimpi saya. Saya bangun dan mulai menangis kepada Yahweh dan berkata, Apakah ini Yahweh?

Suara itu datang kepada saya dengan sangat jelas. Suara itu datang kepada saya untuk beberapa hari kemudian. Kemudian saya berbaring tidur kembali dan saya mempunyai mimpi yang sama lagi. Yahweh mengulangi pesan yang sama kepada saya. Setelah mimpi tersebut di ulang beberapa kali, saya bangun dari mimpi dan berteriak seketika itu juga karena suara Yahweh semakin kencang setiap mimpi itu di nyatakan. Orang tua saya biasa bertanya,Ada apa gerangan?” Saya biasanya menerangkan mereka mengenai mimpi-mimpi saya dan ibu saya berdoa untuk saya dan berkata, Jika Yahweh yang sedang berbicara kepadamu, Dia akan memberikan pengertian kepadamu.” Saya dan ibu saya berdoa semalam suntuk sampai waktunya untuk saya bekerja di pagi kemudian hari. Ibu saya berkata kepada saya untuk bersiap-siap dan pergi kerja. Kami meminta Yahweh sebuah tanda apakah Yahweh yang sedang berbicara kepada saya. Saya mandi, bersiap-siap, dan pergi kerja. Saya dulunya bekerja di “Chile Laboratories” (Chile itu adalah nama negara).

Saya sangat menyukai pekerjaan saya. Saya biasanya pergi ke stasiun bis untuk pergi ke tempat kerja. Ketika saya keluar dari bis, seseorang tiba-tiba berkata kepada saya,Apa yang kamu sedang kerjakan disini? Kamu tidak seharusnya di tempat ini lagi. Dalam kesempatan yang lain, orang-orang lain mengatakan hal yang sama. Yang lebih mengherankan lagi, orang-orang yang mengatakan hal tersebut adalah orang-orang  bukan Kristen. Ini adalah pertanda yang Yahweh telah berikan kepada saya. Setelah tanda tersebut, saya mengambil keputusan untuk pergi ke boss saya dan meminta berhenti kerja. Saya berkata kepada boss saya, Saya harus meninggalkan perusahaan karena Yahweh telah memerintahkan saya untuk berhenti kerja.” Ketika Yahweh menyuruh kita, kita mesti taat. Boss saya sangat khawatir dengan saya dan berkata Habis ini kamu mau ngapain?” Dimana lagi kamu bisa menemukan pekerjaan sebagus ini?” Saya berkata kepada dia bahwa saya harus menuruti Yahweh. Kemudian, perusahaan saya mengadakan pesta perpisahan untuk saya dan 2000 orang ikut berpartisipasi. Setelah itu, saya mengumpulkan barang-barang saya dan pulang kerumah. Sewaktu saya sampai dirumah, saya menangis dan ibu saya telah menunggu saya di pekarangan depan rumah. Saya berkata kepada ibu saya bahwa saya berhenti kerja karena Yahweh telah mengkonfirmasikan mimpi-mimpi saya melalui orang-orang yang telah berkata kepada saya sebelumnya. Ibu saya berkata, Jika Yahweh yang berbicara kepadamu, biarlah Dia melakukan apapun dalam hidupmu seperti yang Dia inginkan.”

Saya dan Ibu saya masuk ke rumah dan berbincang-bincang sampai malam. Saya berkata kepada ibu saya bahwa saya harus tidur karena Yahweh akan berbicara kepada saya melalui mimpi. Saya tadinya berpikir bahwa Yahweh akan berbicara kepada saya melalui mimpi, ternyata tidak terjadi seperti yang saya pikirkan. Yahweh mempunyai cara lain untuk menyatakan sesuatu kepada saya malam itu. Ketika saya masuk ke kamar dan menanggalkan pakaian saya, ruangan kamar saya mulai bergetar. Saya berteriak Ini gempa bumi menguncang Santiago, Chile Saya mencoba meninggalkan kamar tidur saya, tetapi seseorang yang tidak keliatan menghalangi saya untuk keluar dari pintu kamar tidur saya. Saya bisa melihat ibu saya dan famili saya di ruangan seberang dan saya berteriak minta tolong tetapi tidak seorangpun bisa mendengarkan saya. Sekarang saya tahu, seseorang yang tidak keliatan ini adalah malaikat Yahweh. Saya mundur dan berbaring di ranjang saya dan menangis di hadapan Yahweh, meminta Dia untuk menjelaskan apa yang sedang terjadi.

Kemudian suatu suara berkata kepada saya. Roh Kudus mula berbicara kepada saya dengan suaraNya yang begitu indah. Roh Kudus berkata Ricardo, kamu telah meninggalkan pekerjaanmu sekarang, Saya mau kamu pergi ke gereja dan berdoa 7 jam setiap hari. Doa yang harus kamu panjatkan adalah untuk kehidupanmu dan untuk gerejaKu di bumi ini. Setelah Roh Kudus selesai berkata-kata, ruangan kamar tidur saya berhenti berguncang. Saya kemudian mengulurkan tangan saya melalui pintu kamar dan menyadari bahwa saya sudah bisa meninggalkan kamar tidur saya. Kemudian saya berlari ke ibu saya dan berteriak,Saya telah mendengar suara Roh Kudus dan kemudian keluar dari rumah saya dan mulai berteriak di luar rumah. Beberapa orang tidak percaya bahwa Yahweh masih berbicara kepada kita pada saat ini tetapi saya katakan bahwa pada saat ini Yahweh masih berbicara kepada kita. Jika Yahweh bisa berbicara kepada Abraham, Dia bisa berbicara kepada kita. Saya pergi ke gereja dan berbicara kepada pendeta disana dan kami bersepakat untuk membuka gereja jam 8 pagi setiap hari, sehingga saya bisa berdoa dan mematuhi perintah Yahweh. Setiap pagi, saya pergi ke gereja dan berdoa satu jam, dua jam, dan pada jam ketiga, saya tidak mempunyai apapun yang bisa saya doakan dan saya bertanya kepada Yahweh,Yahweh, apalagi yang bisa saya doakan? Saya masih punya sisa 4 jam!

Kemudian, saya mendengar suara bergemuruh di bawah tanah, mulai dari arah pintu belakang gereja. Saya kemudian merasa gereja di goyangkan ke kiri dan ke kanan seperti layaknya orang mabuk. Dalam goyangan ini, saya mendengar suara Yahweh secara jelas   tetapi suaraNya tidak sama seperti di dalam mimpi sebelumnya. Suara yang saya dengar di mimpi sebelumnya bernada wibawa, tetapi kali ini, suaraNya bernada sedih. Dia berkata, Ricardo, Ricardo berdoalah untuk gerejaKu ! GerejaKu tidak lagi sama di bandingkan dulu !! GerejaKu di bumi ini telah berubah. GerejaKu telah kehilangan iman. GerejaKu tidak lagi percaya kepadaKu atau keberadaanKu! Beritakan kepada gerejaKu bahwa Aku ada!! Berdoa syafaat untuk gerejaKu, karena gerejaKu tidak lagi berdoa dan berpuasa! Guncangan-nya berhenti setelah Dia berkata demikian. Saya kemudian memulai doa syaafat dan berjalan ke atas dan kebawah gereja selama sisa 4 jam. Di doa saya, saya memohon untuk umat Yahweh untuk bangkit.

Pada hari kamis di minggu kedua selama masa doa syaafat saya, saya bangun dengan rasa sakit yang luar biasa di tulang dan sendi-sendi saya dan tidak bisa bangun. Ibu saya telah bangun untuk pergi ke gereja untuk berdoa, tetapi saya menggerutu bahwa saya mengalami kesakitan dalam tubuh dan tulang saya. Ibu saya menyarankan untuk saya berdoa di rumah. Bagaimanapun juga, saya mengingatkan kepada ibu saya bahwa Yahweh secara terperinci menyuruh saya untuk pergi ke gereja untuk berdoa. Jadinya, ibu saya menolong saya memakai pakaian saya dan membawa saya ke gereja. Pagi hari itu, banyak sekali orang yang sedang berdoa di gereja dan saya meminta di doakan karena sakit di dalam tubuh saya. Saya memberitahukan mereka bahwa saya sangat lemah untuk berdoa. Jadinya, mereka mengurapi saya dan berdoa untuk kesembuhan atas tubuh saya. Saya menerima kekuatan ilahi dari Yahweh!! Haleluya! Saya memulai berdoa sambil berjalan meminta belas kasihan Yahweh untuk negara Chile dan untuk keluarga-keluarga, dan untuk orang-orang yang terkena narkoba dan untuk gereja Yahweh.

Pada saat saya selesai berdoa syafaat, saya pergi ke kebaktian malam. Setelah doa berkat dari pendeta, saya mengangkat kedua tangan saya dan merasakan seseorang lewat dan menyentuh belakang saya. Ketika hal ini terjadi, saya kehilangan semua tenaga saya dan jatuh ke lantai. Pendeta menanyakan kepada saya apa yang terjadi dan saya mengatakan tidak tahu, saya tidak punya tenaga dan susah untuk berbicara. Kemudian seluruh jemaat mengelilingi saya dan memulai berdoa dalam bahasa Roh dan berteriak. Kemudian beberapa jemaat bisa melihat seorang malaikat Yahweh datang dan malaikat Yahweh tersebut meminta saya untuk meninggalkan tubuh saya. Pendeta saya berkata,Kamu tidak akan meninggalkan tubuhmu! Setelah berkata ini, malaikat Yahweh tersebut berhenti dan tidak lagi memberikan signal ke saya untuk meninggalkan tubuh saya. Anda lihat, siapapun yang mempunyai otoritas/hak di dalam Yeshua akan di hargai oleh malaikat Yahweh.

Kemudian pendeta bertanya kepada saya, Berapa lama malaikat Yahweh akan membawa kamu?”  Saya bertanya kepada malaikat tersebut, “Apakah anda akan membawa saya untuk 1 jam? 2 jam? 3 jam? Malaikat Yahweh berkata, Tidak, kamu akan pergi selama 8 jam untuk bertemu dengan Yeshua di surga tingkat ketiga. Yeshua ingin berbicara kepadamu.” Kemudian malaikat tersebut berkata,Saya bukannya malaikat yang akan memimpin kamu ke surga karena saya adalah malaikat penjagamu yang telah melindungi kamu setiap hari selama kamu hidup di bumi ini. Dua malaikat akan datang dari surga untuk membawa kamu ke surga tingkat ketiga pada tengah malam hari.” Saya memberitahukan hal ini kepada pendeta saya dan pendeta saya mengambil keputusan untuk membawa saya ke rumahNya di lantai dua. Sewaktu saya berbaring di dalam ruangan, saya bisa mendengar anjing menggonggong dan orang-orang berteriak.

Setelah pengalaman ini, saya di beritahu bahwa ada dua orang memakai jubah putih yang sangat terang, tiba-tiba muncul di tengah jalan dan berjalan ke rumah dan naik ke lantai  dua di mana saya berada. Malaikat-mailaikat Yahweh ini sangat indah. Mereka mempunyai rambut putih yang bersinar, lebih putih dari salju dan mata seperti permata. Kulit mereka halus seperti kulit bayi tetapi badan mereka berperawakan seperti binaragawan. Malaikat-malaikat sangat berkuasa!! Saya kemudian berkata kepada pendeta bahwa malaikat-malaikat ini di kirim untuk membawa saya ke surga. Salah satu malaikat tersebut mulai memberikan signal kepada saya untuk meninggalkan tubuh saya. Pada waktu hal ini terjadi, tulang-tulang saya mulai sakit lagi. Kemudian, salah seorang jemaat yang dekat dengan saya mulai memijati tubuh saya dan memberitahukan kepada saya bahwa tubuh saya semakin dingin seperti es. Kemudian, mereka pergi untuk membawa pemanas ruangan yang kecil dan praktis, untuk menghangati tubuh saya. Setelah malaikat-malaikat memanggil saya untuk meninggalkan tubuh saya, saya mulai merasa sakit dan bergerak dari sisi satu ke sisi lain. Saya mulai merasakan kematian menguasai tubuh saya dan saya berteriak ke jemaat-jemaatJangan kubur saya, Saya akan kembali!”

Saya meninggalkan tubuh saya dan saya meloncat dari ranjang saya, saya melihat jemaat-jemaat memegang tubuh saya dan berkata, Dia telah pergi, dia telah meninggalkan tubuhnya.” Tetapi saya ada di sebelah mereka dan memberitahukan mereka , Saya disini!Bagaimanapun juga, mereka tidak bisa melihat tubuh saya karena tubuh saya adalah tubuh Roh yang tidak fana. Jemaat-jemaat tersebut mulai menutupi tubuh saya dengan selimut.

Salah satu malaikat berkata kepada saya, Sekarang waktunya untuk pergi, karena Yahweh sedang menunggu kamu! Setiap malaikat itu membawa saya dengan tangannya dan menangkat saya ke langit dan saya melewati jagat raya dengan kecepatan cahaya. Saya katakan kepada anda, meskipun anda tidak percaya akan hal ini, Yahweh Yeshua yang saya sembah ada dan hidup selama-lamanya!!

Di akhir kesaksian saya ini nantinya, ketika Yahweh meminta saya untuk kembali ke tubuh saya, saya berkata kepadaNya, Siapa gerangan yang akan percaya sama saya. Saya mohon supaya saya bisa tinggal di surga bersamaMu.!! Tidak ada seorang pun yang akan percaya kepada kesaksian saya, tidak ada yang akan percaya karena mereka tidak mempunyai iman! Di muka bumi, kurangnya iman itu sangat besar, siapa yang akan percaya kesaksian ini?” Yahweh menjawab saya, Seseorang akan percaya kesaksianmu, hanya yang sungguh-sungguh kepunyaanKu akan percaya kepada kesaksianmu.”

Sekarang saya melanjutkan kesaksian saya. Ketika saya meninggalkan tubuh saya malam itu, saya terbang dengan kecepatan yang sangat tinggi untuk menemui Yahweh. Saya bisa melihat kebawah dan melihat planet bumi. Kemudian saya melewati bulan, di mana bulan ini menerangi bumi pada waktu malam. Kemudian, saya bisa melihat matahari yang sangat besar dengan mata saya. Saya bisa melihat api yang membumbung tinggi dari bumi dan memberikan kehangatan ke planet bumi. Kemudian kami tetap terbang dan saya melihat banyak sekali bintang-bintang selama saya melewati mereka. Yahweh membiarkan saya melihat matahari, bulan dan bintang-bintang dengan satu tujuan: untuk memberitakan kepada kita semua bahwa Yahweh kita adalah pencipta alam semesta!!! Yahweh kita tidak ada bandingannya.

Kami tetap terbang dengan kecepatan tinggi sampai kami mencapai suatu tempat di mana tidak ada lagi bintang-bintang. Tidak ada lagi ciptaan Yahweh, hanya kegelapan. Saya bisa melihat kebawah dan melihat banyak bintang-bintang di bawah saya. Saya mulai merasa takut dan bertanya kepada malaikat-malaikat, Kemana kamu membawa saya? Tolong kembalikan saya ke tubuh saya di bumi!Mereka kemudian memegang saya secara erat  dan menyilangkan salah satu kaki mereka ke kaki saya. Kemudian saya mulai membungkukan badan seperti posisi terkelungkup karena saya merasa takut. Malaikat-malaikat tersebut berkata, Tetaplah diam! Kami sedang membawa kamu ke surga tingkat ketiga dimana Yeshua sedang menunggu kamu.” Malaikat-malaikat tersebut kemudian berhenti dan pada saat ini saya melihat ke segala arah tetapi saya tidak bisa melihat apapun yang di ciptakan Yahweh. Saya tidak tahu dimana saya berada tetapi saya berpikir bahwa saya berada di surga tingkat kedua.

Sewaktu saya dalam posisi terkelungkup dan malaikat-malaikat tersebut memegang saya, tiba-tiba saya mendengar suara yang sangat riuh ribut di atas saya. Malaikat-malaikat tersebut memegang saya dengan kencang dan berkata, Ricardo, jangan takut, Yeshua bersama dengan kita!” Ketika mereka sedang berkata demikian, mereka juga berkata,”Lihatlah ke atas!” Kemudian saya kaget karena saya melihat semacam gerakan oleh makhluk-makhluk di atas kami. Salah satu malaikat  tersebut berkata, Lihatlah, kami akan meperlihatkan kepadamu apa yang ada di atas kami.” Salah satu dari malaikat mengerakkan tangannya dari sisi satu ke sisi lain dan cahaya menerangi langit di atas kami untuk melihat apa yang diatas kami. Sewaktu cahaya menerangi langit, langit tersebut penuh dengan setan-setan. YAHWEH YESHUA MENGUSIR MEREKA SEMUA DALAM NAMA YESHUA!! Alkitab / Firman Yahweh itu benar adanya!! Semua yang sedang terjadi di bumi ini sudah tertulis di kitab Wahyu. Yahweh Yeshua akan datang kembali!! Bagaimana saya bisa menyakinkan ke anda, waktunya sudah SANGAT SINGKAT!! Saya berkata kepada malaikat, Ini tempat apa? Salah satu dari mereka berkata,Ini adalah salah satu dunia maya yang penuh dengan kegelapan dimana Iblis dan setan-setannya bersinggah.” Saya mulai berkata, Itulah mengapa karena banyak sekali kejahatan di atas muka bumi! Setan-setan ini datang ke bumi dari dunia maya ini dan menyebabkan banyak kehancuran dan kejahatan di antara umat manusia. Planet bumi ini penuh dengan setan-setan! Banyak sekali jumlah mereka dan tidak bisa terhitung banyaknya.

Kemudian malaikat-malaikat tersebut mulai memberikan isyarat kepada saya untuk melihat lebih dekat dan mereka menunjukkan wajah-wajah dari makhluk-makhluk ini dan wajah-wajah tersebut mirip sekali dengan wajah-wajah seram yang di tunjukkan di televisi. Makhluk-makhluk ini seperti MONSTER!! Saya melihat Thundercats (Kucing geledek) dan Power Rangers dan karikatur dari film animasi dan film horror. Pengarang-pengarang dari film dan animasi ini telah menjalin kerjasama dengan iblis untuk menciptakan hal-hal ini untuk televisi dan bioskop!! Semua gambaran tersebut datangnya dari dunia roh yang saya lihat sekarang ini. Kenapa anda berpikir bahwa sekarang anak-anak itu suka berontak? Itu karena setan-setan tersebut telah masuk ke anak-anak sewaktu mereka melihat film-film tersebut. Malaikat tersebut menjelaskan ke saya bahwa ini semuanya adalah kenyataan dan kebenaran. Semua setan-setan dan animasi tersebut hidup dan orang-orang membuat perjanjian dengan iblis untuk membawa setan-setan ke atas muka bumi. Setan-setan ini mulai mengutuki saya, gereja, Bapa di Surga, dan Yeshua, dan bumi karena setan-setan ini tidak menghargai Yahweh dan ciptaanNya.

Kemudian saya melihat sebuah makhluk yang sangat jelek yang bukan dalam bentuk roh bernama Hugo. Hugo ini adalah karikatur populer di Chile. Dia sangat menyeramkan untuk di lihat. Dia datang dekat saya dan berkata kepada saya,Kami akan ke bumi dan membunuh anak-anak! Kenapa anda  berpikir bahwa anak-anak membunuh anak-anak lainnya? Itu adalah semuanya pengaruh dari televisi yang merasuki anak-anak untuk membunuh atau melakukan kejahatan.  Setan-setan ini menabur kebencian ke atas muka bumi. Semoga Yahweh menyelamatkan dan menyucikan negara Chile!! Salah satu dari malaikat tersebut berkata,Tetaplah melihat!” Dan setan-setan berkata, “Kami telah berusaha menghancurkan gereja, tetapi kami tidak bisa, karena kalau kami membunuh satu, kemudian seribu muncul menggantikan yang satu itu.!” Sejak gereja mula-mula, iblis berusaha untuk menghancurkan gereja yang sungguh-sungguh mengajarkan injil yang benar, tetapi iblis tidak bisa karena Yahweh Yeshua melindungi gerejaNya! Puji Yahweh! Kemudian setan-setan tersebut berkata, Kita pakai cara baru, mari kita ke dalam gereja karena di dalam gereja tersebut banyak jemaat yang termasuk kawanan kita! Kita akan menggunakan jemaat tersebut untuk menyebarkan gosip dan perpecahan di antara gereja. Kami akan menghancurkan gereja dengan menyebarkan gosip dan Roh Kudus sedih dan meninggalkan gereja.” Setan-setan pergi kemana saja untuk menghancurkan orang-orang yang mengasihi Yahweh. Seperti yang di jelaskan di ayat ini:

1 Petrus 5:8 – Sadarlah dan berjaga-jagalah! Lawanmu si Iblis, berjalan berkeliling sama seperti singa yang mengaum-aum dan mencari orang yang dapat di telannya.

Saya sudah tidak tahan melihat semuanya lagi, tetapi malaikat tersebut menyuruh saya untuk melihat kejadian yang sedang berlangsung. Saya melihat setan-setan tersebut kabur sewaktu ada suatu cahaya yang sangat terang datang. Sewaktu cahaya ini semakin mendekat, bintang tersebut membawa pujian dan penyembahan ke Yahweh. Cahaya ini bukanlah suatu bintang, melainkan itu adalah berjuta-juta malaikat menunggangi kuda-kuda putih memuji Yahweh alam semesta!! Mereka berteriak Kudus, Kudus, Kudus untuk Dia yang hidup selama-lamanya. Yahweh adalah Alfa dan Omega, yang terdahulu dan yang kemudian dan biarlah yang bernafas semua memuji Yahweh!Kemudian saya melihat suatu peperangan besar dan tidak bisa melihat setan-setan lagi. Jangan takut lagi karena lebih banyak jumlah malaikat yang bersama dengan kita daripada musuh kita!

Malaikat-malaikat tersebut membuka jalan ke surga tingkat ketiga. Mereka di pecah menjadi 2 group, satu di sisi kanan dan satu di sisi kiri. Hal ini membuka jalan ke surga tingkat ketiga! Jalan ini mencapai ke surga dan saya bisa melihat kota surga. Saya bisa melihat jalur malaikat-malaikat yang memancarkan kemuliaan Yahweh. Malaikat-malaikat ini telah membersihkan lingkungan tersebut dari setan-setan dan malaikat-malaikat tersebut tidak behenti-hentinya memuji Yahweh. Malaikat-malaikat teserbut meletakkan saya di hadapan malaikat-malaikat lainnya dan berkata kepada saya, Kamu harus tunggu disini!

Kemudian di kejauhan dan dari kota tersebut, saya melihat seorang sosok yang penuh wibawa dengan jubah putih sedang menunggangi kuda putih. Semakin sosok ini mendekat kepada saya, malaikat-malaikat tersebut tidak berhenti memuji dan meninggikan nama Yahweh. Figur ini datang ke arah saya kira-kira jaraknya 4 meter dan bentuknya sangat indah, jauh lebih indah daripada malaikat-malaikat lainnya. Saya mengharapkan dia untuk berkata kepada saya, tetapi dia malah melihat saya untuk beberapa saat dan berkata, Saya adalah Michael yang bertugas menjaga kamu dan gereja di muka bumi! Saya telah melihat malaikat Michael muka dengan muka dan dia sangat indah! Dia membalikkan badan dan menunjukkan saya suatu jalan untuk masuk ke kota surga. Dia berkata,Masuklah! Yahweh Yeshua sedang menunggu kamu!” Saya sedang berjalan menuju kota surga dan selama saya berjalan, malaikat-malaikat bersorak dan memuji Yahweh. Saya menangis dan menangis selama saya melihat kota tersebut.

Kota surga itu terbuat dari emas murni dan pintu-pintu gerbangnya terbuat dari mutiara. Permukaan lantainya terbuat dari kristal. Saya tidak pernah melihat hal ini sebelumnya di bumi dan tidak ada seorang pun yang bisa membuat seperti ini. Arsiteknya adalah Yahweh sendiri dan Yahweh alam semesta. Saya berada di luar kota dan gerbang pintunya terbuka lebar. Sewaktu gerbangnya terbuka lebar, saya bisa melihat ke dalam dan dinding-dindingnya terbuat dari batu rubi, safir, dan mutiara. Mereka sangat berkilauan. Dan di dalam kota, berjuta-juta kali berjuta-juta suara memuji Yahweh. Saya jatuh tersungkur dari luar mendengar hal ini. Saya mendengar suatu suara yang mengguncangkan surga dan di balik suara ini, ada berjuta-juta pujian kepada Yahweh berkata, Kudus,Kudus, Kuduslah Yahweh dan Bapa kepadaNya semua kemuliaan dan hormat selama-lamaNya AMEN!” Suara yang berkuasa ini berkataHIDUPLAH KUDUS, KARENA AKU KUDUS. HANYA YANG HIDUP KUDUS YANG BISA MASUK KE TEMPAT INI! TANPA KEKUDUSAN, TIDAK ADA SEORANGPUN YANG BISA MELIHAT  YAHWEH. Tanpa kekudusan, tidak ada seorangpun yang bisa melihat Yahweh.

Suara tersebut berkata, Masuklah dan saya memasuki kota tersebut. Saya melihat sebuah tahta dengan api dan api tersebut keluar dari tahta, saya melihatnya dan saya melihat Yeshua, Raja atas segala raja, dan Yahweh atas segala tuhan. Saya jatuh tersungkur ke tanah dan saya tidak mempunya kekuatan. TanganNya keluar dari api dan menyentuh saya dan Dia berkata, Bangunlah! Saya mendapat kekuatan dan berdiri. Saya kemudian menyentuh kakiNya, tanganNya dan tubuhNya. Ketika  saya melihat wajahNya, mukaNya tidak seperti artis-artis di bumi mengambarkan mukaNya! Banyak orang membuat dewa-dewa dari kayu dan gambar-gambar lainnya. Tetapi aku ingin memberitahukan kepadamu, bahwa Yeshua tidak seperti gambaran-gambaran tersebut. Dia sangat kuat dan perkasa! Dia bukan Yahweh yang tidak ada apa-apanya. Dia Maha Kuasa!! Dia berkata, Saya bukan Yahweh yang terbuat dari kapur atau kayu. Saya Yahweh yang hidup!” Dia kemudian melanjutkan,”Beritakan kepada gerejaKu di bumi bahwa Aku ada!! Aku benar-benar hidup dan ada!! Katakan kepada umatKu bahwa Surga itu nyata dan Aku menantikan mereka!

Kemudian Yahweh berkata kepada saya, Mari, berjalanlah bersamaKu dan Aku akan menunjukkan kepadamu sesuatu yang luar biasa.” Kami melihat ke bawah dan dari lantai yang kami pijak, kami bisa melihat planet bumi dan semua yang di kerjakan di atas muka bumi. Yahweh berkata, Aku bisa melihat segala sesuatu yang gerejaKu kerjakan! Yahweh tahu segala sesuatunya apa yang kita kerjakan dan saya bisa melihat banyak dari umatNya di Surga. Yahweh berkata kepadaku, “Lihat gerejaKu!” dan saya melihat saudara melawan saudara dan gereja melawan gereja. Kata Yahweh, GerejaKu telah kehilangan iman, mereka tidak mau percaya kepadaKu, kejahatan telah bertambah-tambah di muka bumi, dan orang tidak mau percaya bahwa Aku ada. Katakan kepada umatKu bahwa Aku akan melakukan sesuatu yang luar biasa di muka bumi!  GerejaKu malah berpaling daripadaKu dan bukannya bertumbuh. Yahweh mulai menangis untuk gerejaNya dan Dia berkata, “Gereja ini bukan gerejaKu!” Saya berkata, Yahweh, jangan bekata seperti itu! Tentu kita adalah gerejaMu.” Kemudian Yahweh berkata, Tidak. GerejaKu berjalan dengan kuasa dan tanda-tanda mukjizat! GerejaKu telah menurun! Bagaimanapun juga, katakan kepada mereka, Aku akan mengangkat mereka kembali!”

Yahweh berkata kepada saya untuk tetap berjalan bersama dengan Dia dan kamu melewati sebuah pintu dan jalannya beralaskan emas. Saya mulai berlari sepanjang jalan emas dan mengambil debu emas dan menaburkan ke seluruh tubuh saya. Kemudian Yahweh berkata untuk berjalan ke arahNya dan memberitahukan kepada kita semua bahwa banyak jalan-jalan emas di surga. “Semua ini adalah untuk kepunyaan umatKu,” kata Yahweh “Tetapi, di gerejaKu, banyak sekali pencuri-pencuri yang mencuri perpuluhan dan persembahan.! Katakan kepada umatKu bahwa tidak ada pencuri yang bisa masuk ke kerajaan surga.” Kita perlu meluruskan hidup kita untuk Yahweh. Kemudian kami melihat sebuah meja yang sangat panjang untuk berjuta-juta orang  dengan banyak makanan dan buah-buahan. Disana juga banyak mahkota dan mangkok kristal untuk minum. Yahweh berkata, “Ricardo, semua ini telah di sediakan untuk umatKu!” Meja ini telah di siapkan untuk pernikahan anak Domba.”

Saya juga mengetahui bahwa ada seorang wanita yang pernah di bawa ke surga dan melihat malaikat-malaikat  sibuk mempersiapkan perjamuan pernikahan! Saya berkata kepada Yahweh,Kenapa wanita ini melihat malaikat-malaikat sibuk mempersiapkan perjamuan tetapi saya tidak melihat persiapannya sedang di kerjakan?” Yahweh berkata, Itu karena persiapannya sudah selesai! Di sana banyak mahkota untuk mereka yang bekerja dan taat kepada Yahweh. Saya berkata, ”Yahweh, kapan Yahweh akan datang kembali, jika persiapannya sudah selesai? Berapa lama lagi Yahweh akan datang? Tunjukkanlah kepada saya sebuah jam, berapa lama lagi sisa waktunya menurut jam surga?” Banyak orang telah mendapatkan mimpi mengenai jam, menunjukkan hampir jam 12 malam ketika Yahweh seharusnya datang kembali. Saya bertanya, “Yahweh, kapan jam tersebut akan mencapai jam 12 malam? Apakah tinggal 1 menit? 5 menit?” Yahweh mengamati muka saya untuk sementara waktu dan kemudian Dia berkata, “Ricardo, di surga sudah tidak ada jam lagi.” Kemudian saya bertanya, “Kalau begitu Yahweh, kalau jam-nya sudah tidak ada lagi, kenapa Yahweh tidak datang kembali kedua-kaliNya?” Yahweh mengangkat kedua tangannya dan dengan menggunakan ibu jari dan jari telunjuk, Dia menunjukkan tanda yang sangat kecil dan berkata, “Sisa waktu yang ada adalah hanya kemurahan Bapa kepada mereka yang telah berpaling dan memberikan mereka kesempatan untuk bertobat dan kembali ke pekerjaan mula-mula.” Dan Yahweh pencipta segala makhluk belum kembali karena Dia memberikan kita semua waktu yang sangat singkat untuk bertobat dan waktu ini di katakan, “waktu kemurahan Yahweh”. Yahweh akan datang kapanpun, kita harus mulai mencari Dia dengan sepenuh hati dan berpuasa dan berdoa dan melakukan pekerjaan mula-mula. Saya hampir selesai. Yeshua berkata, ”Sekarang kita berada di dalam masa kasih karunia Bapa!”

Kemudian seorang malaikat muncul di sebelah kanan kami dan berteriak Waktunya telah tiba !! Waktunya sudah selesai. Setiap persiapan sudah selesai! Yeshua sedang menerima pengantin wanitaNya! Yahweh sedang datang dan semua tanda-tanda di FirmanNya sudah di genapi!  Film-Film sedang menunjukkan bencana alam yang akan datang. Ilmuawan-ilmuawan tahu bahwa sesuatu bencana alam yang besar akan terjadi tetapi mereka tidak tahu itu apa! Bagaimanapun, kita sebagai gerejaNya tahu bahwa Yahweh akan datang kedua kalinya! Ketika malaikat selesai berteriak, kemudian berjuta-juta malaikat mulai melompat dan bersuka-cita bahwa pengantin wanitaNya (gerejaNya) akhirnya kembali ke surga. Saya tetap bertanya, ”Apa yang sedang tejadi?” tetapi tidak ada seorangpun yang memperhatikan saya, mereka semuanya sedang bersuka-cita dengan berita yang baik. Jadi, saya kemudian ikut serta dengan malaikat-malaikat dan mulai meninggikan nama Yeshua. Seketika, ketika saya mengangkat kedua tangan saya, saya merasa seseorang mengangkat saya dari surga dan menuju kebumi dengan kecepatan yang sangat tinggi.

Sekarang, malaikat-malaikat bersuka-cita bahwa pengantin wanitaNya sedang kembali ke surga. Saya kembali ke bumi dan di letakkan di atas mimbar gereja dimana saya berdoa setiap hari. Waktunya sangat singkat !! Jika pembaca tidak percaya kepada saya, janganlah percaya. Tetapi Yeshua akan datang dan hal itu adalah kekekalan. Umat Yahweh tidak mau percaya akan pengangkatan orang percaya. Tolong sadar, demi kemurahan Yahweh, sadarlah akan kebenaran!! (Ricardo sedang menangis)

[Peringatan Yeshua kepada orang Kristen, khususnya para hamba-Nya: peristiwa-peristiwa yang akan terjadi bagi yang tertinggal setelah Hari Pengangkatan.]

Yahweh ada di sisi saya dan Dia berkata, “Ricardo, ini yang akan terjadi kalau pengangkatan orang percaya terjadi sekarang ini!” Saya bisa melihat seluruh bumi. Saya melihat Roh Kudus yang begitu indah dan berharga. Roh Kudus memberikan kita damai dan sukacita. Kemudian, Roh Kudus meninggalkan bumi. Saya kemudian melihat asap masuk ke dalam gereja dan mengelilingi saya  dan saya berkata kepada Yahweh, “Apakah ini?” Dia berkata, “Inilah yang saya maksudkan pengangkatan orang percaya.” Kemudian saya melihat orang-orang mendobrak pintu gereja, ingin masuk, dan berteriak, Dimana anak saya? Mereka semua telah pergi! Banyak anak-anak telah pergi karena Yahweh tidak meninggalkan mereka.Orang pertama yang masuk ke dalam gereja adalah pimpinan paduan suara, berteriak,Dimana orang-orang gereja! Saya di tinggal! Saya tetap di bumi! Saya tetap di bumi! Setelah pimpinan paduan suara, saya melihat pendeta-pendeta, jemaat, dan penatua gereja semuanya menangis,Saya di tinggal! Banyak orang-tua dan pasangan-pasangan yang mencari orang-orang yang mereka kasihi dan orang-orang di gereja berteriak, Orang-orang yang anda kasihi tidak disini! Yahweh membawa mereka.” Kemudian orang-orang tersebut menangis,”Kalau begitu, itu semuanya benar, Yahweh datang dan mengambil pengantin wanitaNya.”

Banyak orang-orang menangis dan meratap, berharap bahwa mereka seharusnya telah percaya bahwa Yeshua adalah Ha Mashiah. Setiap orang yang tidak percaya bahwa Yeshua adalah Mesias, sudah hilang! Saya melihat banyak orang dan pendeta-pendeta menangis dan orang-orang mulai mendesak pendeta-pendeta,Kenapa kamu tidak mengajarkan kebenaran, kenapa kamu tidak mengajarkan kekudusan dan memperingatkan kami semua tentang hal ini? Ini semua adalah kesalahanmu sehingga kami di tinggalkan!!! Banyak orang yang di tinggalkan karena mereka tidak hidup di dalam kekudusan. Kita perlu mengajarkan kekudusan dan mengajarkan orang untuk benar-benar bertobat! Saya melihat orang-orang memukul pendeta-pendeta dan mencabut rambut mereka. Pendeta-pendeta tersebut menangis dan memohon orang-orang tersebut untuk tidak melukai mereka. Orang-orang tersebut tidak berhenti melukai pendeta-pendeta tersebut karena orang-orang tersebut telah di rasuki setan.

Ada juga gereja-gereja yang seluruh jemaatNya di tinggalkan. Saya melihat seorang laki-laki yang berusaha untuk mencongkel matanya karena kesedihannya. Orang-orang berusaha membenturkan kepalanya ke lantai dan dinding karena mereka tidak bisa mengerti bahwa Yeshua hanya satu-satunya jawaban. Karena orang-orang ingin hidup di dalam dosa dan kejahatan dan hidup menurut kehendak mereka sendiri. Orang-orang juga memotong diri mereka dan membenturkan kepala mereka sampai tengkorak mereka pecah dan mereka jatuh ke lantai. Saya melihat darah mengalir kemana-mana dari orang-orang yang berusaha melukai diri mereka. Kemudian saya melihat seorang anak muda menangis kepada Yahweh, Tolong Yahweh, bawa saya! Itu sudah telat. Yeshua telah datang dan menerima gerejaNya. Saya jatuh tersungkur karena saya telah melihat banyak hal-hal yang sangat menyedihkan.

Yeshua berkata kepada saya, ”Dalam masa kesusahan, akan terjadi banyak masalah yang belum pernah terjadi sebelumnya.” Saya kemudian bertanya, Kenapa banyak orang yang berusaha melukai diri mereka sendiri sebegitu parahnya?Yahweh menjawab, Karena pada saat itu, orang-orang ingin mati, tetapi tidak menemukannya. Kematian telah meninggalkan bumi.” Saya bertanya ke Yahweh, Kenapa banyak pendeta-pendeta dan orang-orang di tinggalkan? Yahweh berkata, ”Karena saya tahu mereka. Saya tahu hati mereka.” Semua tentang diri kita terbuka di hadapan Yahweh. Yahweh tahu segala sesuatu dalam hati kita.  Saya jatuh tersungkur, hampir lemas. Yeshua berkata, Aku menunjukkan hal ini kepada kamu supaya kamu bisa memperingatkan gerejaKu dan memberikan mereka harapan. Beritahukan mereka bahwa jika mereka bertobat sekarang, Aku akan mengampuni mereka selama masih ada waktu. Aku akan melakukan hal yang besar di muka bumi ini.

Tolong, bukalah mata anda. Penginjilan di negara Chile sedang berkembang. ”Beritakanlah kepada umatKu kalau mereka meminta pengampunan, Aku akan mengampuni mereka.” Kemudian saya melihat pengelihatan lain dan saya melihat api yang menyelimuti langit. Yeshua bertanya, Kamu melihat itu? Api yang kamu lihat di langit itu adalah api yang menutupi negara Chile. Karena negara Chile adalah untuk Yahweh, Yahweh akan mengubah negara Chile! Saya kemudian melihat api bergerak dan mendatangi negara Chile dan Yeshua berkata, Mata BapaKu tertuju kepada negara Chile.” Ketika api tersebut turun keatas chile, negara-negara lain akan melihat dan memperhatikan kebangkitan Yahweh di Chile. Yahweh menunjukkan kepada saya pengelihatan di suatu tempat yang bernama “Paseo Humada” dan menjunjukkan ke saya orang-orang yang yang lumpuh dan cacat. Kemudian saya melihat orang-orang percaya berdoa ke orang-orang cacat tanpa kaki dan menyuruh anggota badan untuk bertumbuh. Anggota badan akan taat dan bertumbuh di depan mata mereka. Orang tanpa tangan akan menerima tangan baru. Dalam waktu ini. Yahweh akan menunjukkan mukjizat2 yang kreatif. Di dalam gereja-gereja, banyak orang yang akan di sembuhkan. Dalam waktu ini, yang mati di bangkitkan dan Yahweh akan memakai kamu di Chile untuk melakukan mukjizat yang sama seperti yang rasul-rasul lakukan di Alkitab.

Itulah seluruh wahyu yang Yahweh telah berikan kepada saya (Ricardo Cid). Dia akan datang segera. Maranatha! Amen!

Jikalau kamu belum menerima Yeshua sebagai Yahweh dalam hidupmu, saya ajak kamu berdoa sebagai berikut:

Yahweh Yeshua, saya percaya Engkau adalah Anak Yahweh dan Engkau mati untuk semua  dosa saya. Mari masuklah ke hati saya, jadilah Yahweh dan Penyelamat untuk hidup saya dan ampunilah semua dosa saya. Engkau mempunyai kuasa dalam setiap bagian dalam hidup saya dari saat ini. Yahweh Yeshua, penuhilah saya dengan RohMu yang Kudus dan pakailah saya untuk kemuliaan bagi namaMu. Saya mau melayaniMu dan mengasihiMu dengan segenap hati saya seumur hidup saya. Terima kasih Bapa, sekarang saya adalah anakMu. Di dalam nama Yeshua. Amin.

Setelah kamu berdoa di atas, bacalah Alkitab (Firman Yahweh), berdoa senantiasa, pergilah ke gereja untuk mendengarkan Firman Yahweh dan bersekutulah dengan saudara seiman. Hidupmu tidak akan sama lagi dan kamu mempunyai hidup yang penuh damai dan sukacita dibumi dan kamu akan hidup selama-lamanya dengan Yahweh Yeshua di surga. Yahweh memberkatimu.

Sumber:

  1. Urgent message
  2. Testimony Ricardo Cid

Di terjemahkan dari bahasa spanyol ke bahasa inggris oleh Alfredo Ramirez. Inggris ke Indonesia oleh Hendry Sudjatmiko

Hak cipta dari artikel ini dimiliki oleh penjalabaja.wordpress.com. Artikel ini boleh diperbanyak dengan syarat alamat blog disertakan dengan lengkap dan bukan untuk tujuan komersial. Persiapkan Jalan Bagi Raja!!
  • Kalender

  • Cari