5 Muslim Pakistan tertuduh pidana perkosaan menyerang korbannya

Lahore, Pakistan 18 Maret 2010 (CDN). Karena takut akan tuduhan pengadilan, 5 pria Muslim menyerang dan mengancam membunuh keluarga yang telah mereka perkosa dengan tujuan keluarga korban pemerkosaan ini menarik tuduhan tersebut dari pengadilan.

Muhammad Sajjid bersenjatakan pistol, Muhammad Sharif dengan pisau belati dan Muhmmad Wajjad dan dua lainnya yang tidak diketahui indentitasnya bersenjatakan bambu mendatangi rumah korban pemerkosaan mereka pada tanggal 26 Pebuari sore. Mereka merusak dan memukuli dengan keras kedua wanita kakak-beradik berusia 15 dan 21 tahun.

Muniran Bibi berkata bahwa Sharif menusuk dia empat kali dengan belatinya, ”Mereka merobek pakaian saya, juga saudari perempuan saya dan sementara itu, Muhammad Sajjid terus-menerus menembakan pistolnya keudara untuk menterror kami.”

Pemimpin All Pakistan Minorities Alliance (Persatuan Semua Minoritas Pakistan) berkata bahwa pemerkosaan pada anak gadis terkecil itu terjadi pada bulan April 2007, ketika itu ia masih berusia 13 tahun. Ia diperkosa oleh empat pemuda Muslim dan setelah itu disembunyikan di suatu tempat. Hasil penyelidikan medis telah membuktian bahwa gadis 13 tahun ini telah berulang-ulang diperkosa.  Mereka telah merusak kehidupan gadis kecil ini.

Seorang tetangga dari keluarga korban yang meminta tidak disebutkan namanya berkata sejumlah besar orang berkumpul di depan rumah tersebut karena mendengar jeritan keluarga korban, menyebabkan kelima Muslim melarikan diri.

Ketika keluarga ini melaporkan ke polisi untuk pertolongan, para polisi menolak untuk mendaftarkan masalah penyerangan tersebut.

Ahli hukum Azra Shujaat, pemimpin dari Global Evangelical Ministries, berkata bahwa dengan menolak mencatat tuduhan-tuduhan pelanggaran kekerasan fisik dan membawa senjata illegal, polisi telah tunduk kepada kekuatan orang-orang Muslim kaya. Ia juga menyatakan bahwa bukti pada persidangan telah menunjukan bahwa mereka bertanggung jawab untuk pemerkosaan tersebut

Ferhan Mazher, pemimpin dari group hak-hak Kristen yang bernama Rays of Development Organization, berkata satu-satunya cara untuk “criminal-kriminal Muslim yang tidak dapat diterima ini” menghindari hukuman pengadilan adalah menyakinkan keluarga Kristen korban tersebut, melalui ancaman-ancaman dan kekerasan, untuk menarik tuduhan-tuduhan pengadilan.

Ingatlah mereka yang teraniaya dan doakan mereka.

Untuk informasi lebih jelas tentang korban Anda dapat menghubungi

Compass Direct News Service
PO Box 27250. Santa Ana CA 92799, USA
Phone: +1 949-862-0304; Fax: +1 949-752-6536
E-Mail: info@compassdirect.org

Galatia 5:19-23
(19-21)  Perbuatan daging telah nyata, yaitu: percabulan, kecemaran, hawa nafsu, penyembahan berhala, sihir, perseteruan, perselisihan, iri hati, amarah, kepentingan diri sendiri, percideraan, roh pemecah, kedengkian, kemabukan, pesta pora dan sebagainya. Terhadap semuanya itu kuperingatkan kamu–seperti yang telah kubuat dahulu–bahwa barangsiapa melakukan hal-hal yang demikian, ia tidak akan mendapat bagian dalam Kerajaan Elohim.
(22-23)  Tetapi buah Roh ialah: kasih, sukacita, damai sejahtera, kesabaran, kemurahan, kebaikan, kesetiaan, kelemahlembutan, penguasaan diri. Tidak ada hukum yang menentang hal-hal itu.

Sumber berita: Compas Direct News

Baca juga:

  1. Iman seorang pembantu Kristen di Pakistan
  2. Pakistan: Azra Bibi terbebas dari Perbudakan
Hak cipta dari artikel ini dimiliki oleh penjalabaja.wordpress.com. Artikel ini boleh diperbanyak dengan syarat alamat blog disertakan dengan lengkap dan bukan untuk tujuan komersial. Persiapkan Jalan Bagi Raja

Tinggalkan komentar

Belum ada komentar.

Comments RSS

Tinggalkan Balasan

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s