Hampir 100 Remaja Kristen Koptik Mesir Disiksa Pemerintah

Setelah malam Natal berdarah, 6 Januari 2010, hampir 100 remaja Koptik ditangkapi oleh petugas-petugas keamanan pemerintah Mesir. Mereka ditangkap dijalan-jalan dan di rumah mereka tanpa surat.

Hampir seminggu disiksa dipenjara, mereka dilepaskan kecuali 15 lainnya tetap ditahan dan dipindahkan kepenjara lainnya dengan tuduhan ‘kerusuhan dan melawan penguasa.’

Satu dari tersiska ini, berumur 17 tahun, bercerita: ”Mereka menyetrom kami melalui bagian-bagian kelamin kami. Kami diancam oleh pihak keamanan bahwa jika kami membongkar apa yang kami telah alami [selama siksaan ini], kami akan ditangkap ulang.”

Dokter yang memeriksa tubuh mereka bercerita bahwa tidak satupun dari mereka yang akan mampu memberi keturunan atau menikah, dokter ini berkata dengan sedih.

Apa ’dosa’ para remaja Koptik ini sehingga mereka disiksa dengan sadis pihak keamaan? Pada malam Natal berdarah tersebut dua mobil dengan pengemudi bertopeng mencoba membunuh Uskup Koptik Kirollos, namun gagal. Kegagalan ini para  terrorist bertopeng ini menembaki remaja-remaja yang sedang keluar dari gereja. Korban jiwa 6 orang dan 9 luka-luka. Menurut The New York Times (Jan 31) meninggal 7  (6 jemaat dan 1 petugas keamanan gereja) dan 10 luka-luka.

Pembunuhan berencana atas dirinya ini yang gagal di atas, terjadi sehubungan dengan pembelaan yang ia berikan kepada para korban  kerusuhan di bulan Nofember 2009, dimana orang-orang Kristen di hina dan tempat-tempat usaha mereka dibakar. Namun pihak keamanan berkata peristiwa penembakan di gereja tgl 6 Januari adalah lanjutan balas dendam (23 Nof) dari peristiwa “seorang Kristen memperkosa seorang wanita Muslim.” Pemimpin Koptik Kanada mengkomentari “pemerkosaan” ini sebagai: “Belum terbukti kebenarannya, dan andaikan itu benar, tetap pengerusakan toko-toko tersebut tidak dapat dibenarkan.”

Aksi kemarahan Nofember orang-orang Muslim karena ‘kabar’ pemerkosaan telah menghancurkan 80 persent usaha dagang orang Kristen. Diperkirakan 10 apotik dan 55 toko dan kantor-kantor di empat wilayah di rampokin, dirusak dan dibakar, dengan total kerugian sekitar 5 juta Mesir Pound (sekitar 1 juta USD).  Peristiwa perusakan besar ini (22-23 Nof 2009) dipercayai oleh para pembela HAM sebagai di tutup-tutupi oleh Pemerintah Mesir, sebab ketika peristiwa itu terjadi semua jurnalis diusir keluar oleh kepala keamanan Jengeral Mahmoad Gohar: “Kami ingin kalian keluar, kamu harus memiliki permisi yang kusus untuk ada di sini.” Dengan tepukan tangannya mereka diperintahkan keluar dengan segera dari wilayah kerusuhan tersebut. The New York Times berkata.

Peristiwa ini yang membuat Uskup Koptik di atas protest dan membela hak asasi para Kristen Koptik. Hasilnya? Nyawanya terancam, dan hampir 100 remaja di strom di kemaluan mereka!!

Peristiwa penembakan pada Malam Natal 2010 ini membuat Uskup ini protest kepada pihak keamanan. Aksi protest ini lah yang membuat Jenderal Mahmoud Gohar, direktur keamanan Qena tersinggung dan berjanji akan mengajar ‘para demontrant’ dengan sungguh dan keras.

Di Bahgoura, Mesir, tanggal 8 Januari 2010 malam hari seorang keluarga rumahnya dibakar. “Para Muslim memasuki rumah mereka setelah memutuskan hubungan listrik,” ibu ini bercerita, “Mereka melempari gas ke kami dan mencoba membakar kami dan mereka mebawa pisau. Putera-putera saya melempari batu-bata kepada mereka sebab kami tidak memiliki apa-apa lagi untuk membela diri. Kami mendengar para Muslim bercerita satu sama lain untuk menyeret gadis-gadis keluar [anak perempuan ibu ini]. Putera kedua ibu ini sekarang dicari polisi dan yang terbesar ditahan. Ibu ini dengan tersedu-sedu dan berlinang air mata berkata: “Apakah Milad (putera terbesar) telah berlaku sebuah tindak kriminal karena melempar batu-bata kepada para pengacau untuk melindungi saudari perempuannya yang belum menikah dari pemerkosaan?”

Para ahli hukum dan beberapa organisasi Hak Asasi Manusia (HAM) mengadakan demontrasi di depan Pengadilan Tertinggi di Kairo pada tanggal 24 Febuari 2010, dan mereka juga akan memberikan sebuah catatan protes melawan penangkapan-penangkapan kepada Seketaris Departemen Pengadilan.

Orang Kristen di Mesir, mayoritas adalah Koptik, sekarang hanyalah 10 persent. Tekanan agama Islam melalui politik dan militer semakin membuat orang Kristen kehilangan hak mereka di tanah mereka sendiri yang adalah mayoritas sebelum Mesir menjadi negara Islam.

Raja Salomo (Amsal 14 31-34) berkatak: Siapa menindas orang yang lemah, menghina Penciptanya, tetapi siapa menaruh belas kasihan kepada orang miskin, memuliakan Dia. Orang fasik dirobohkan karena kejahatannya, tetapi orang benar mendapat perlindungan karena ketulusannya. Hikmat tinggal di dalam hati orang yang berpengertian, tetapi tidak dikenal di dalam hati orang bebal. Kebenaran meninggikan derajat bangsa, tetapi dosa adalah noda bangsa.

Bagaimana rakyat bisa belajar hidup adil jika para pemimpin negara penuh dengan ketidakadilan. Negara hancur bukan karena jahatnya rakyat, tetapi pemimpin bangsa itu sendiri, lihat pada sejarah hancurnya Kerajaan Romawi, Kerajaan Turky. Mesir dan Indonesia telah hilang kejayaannya oleh karena para pemimpin bangsanya mempermainkan hukum. Selama ketidakadilan berkuasa, HAM diinjak-injak, maka kemakmuran tidak akan pernah tercapai, penemuan teknologi baru tidak akan pernah bisa dilahirkan.

Baca juga:
Mark Gabriel: “Ijinkan saya memperkenalkan Anda pada Yeshua dan  Muhammad”Mohammad al-Ghazoli: “Lihat semuanya berubah!”

Sumber:
Egyptian State Security Accused of Torturing Christian Youth
Stand In Solidarity With Egyption
In Egypt, Religious Clashes Are Off the Record.
Egyptian State Security Accused of Cover-up in Muslim Riots

Hak cipta dari artikel ini dimiliki oleh penjalabaja.wordpress.com. Artikel ini boleh diperbanyak dengan syarat alamat blog disertakan dengan lengkap dan bukan untuk tujuan komersial. Persiapkan Jalan Bagi Raja

Tinggalkan komentar

Belum ada komentar.

Comments RSS

Tinggalkan Balasan

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s