Berkat-berkat di Dalam Badai-badai Kehidupan

Matius 14:22-23
Mrs.  Gayle Claxton      

In English pdf click here.
Disini, kita menemukan murid-murid terjebak di dalam cengkraman badai ketakutan. Mereka berada di dalam badai tersebut, sebab mereka telah diperintahkan oleh Yahweh menyberangi Laut Galilea [ini sebuah danau namun biasa disebut sebagai laut; Mat 4:15].  Orang-orang ini berada di dalam kehendak Yahweh dan namun, kita melihat mereka bergumul melawan badai.   Klick pada ilustrasi gambar untuk membaca ayat-ayatnya.

Pernahkah kalian menemukan diri kalian sendiri di dalam kondisi demikian? Pernahkan kalian menemukan diri kalian sendiri macat di dalam satu dari beberapa badai kehidupan, dan bagaimanapun kalian mencoba, bagaimanpun  kalian berbuat, itu nampak bahwa kalian tidak dapat maju kedepan? Kita semua pernah berada pada waktu-waktu seperti demikian. Bagaimanapun, ada kabar baik untuk kita. Sementara badai-badai kehidupan tidak pernah menyenangkan, mereka menghasilkan keuntungan-keuntungan tertentu di dalam hidup kita. Saya ingin menunjukkan kepada kalian bahwa badai-badai kehidupan berisi beberapa berkat tersembunyi untuk anak-anak Elohim.

Badai-badai adalah sarana-sarana kendaraan Elohim*
Hal yang justru murid- murid takutkan, yakni [badai] laut,  adalah sesungguhnya Yahweh pakai sebagai kendaraan untuk menyatakan diri-Nya kepada mereka. Perhatikan bagaimana Yeshua telah datang kepada mereka pada malam itu:

  • Dia datang di tengah-tengah kegelapan. Alkitab berkata bahwa Yeshua datang kepada mereka pada jam “fourth watch” [antara pukul 3-6 dini hari; perhitungan waktu Romawi] (“kira-kira jam tiga malam;” ITB) – saat malam yang paling gelap Yeshua datang berjalan di atas air! Kalian mungkin sedang berada dalam waktu tergelap di dalam kehidupan saat ini. Saya ingin meningatkan kalian bahwa Elohim kita adalah bersama kalian – Ibrani 13:5! Saya ingin meningatkan kalian bahwa bahkan di dalam kegelapan yang tergelap di dalam waktu-waktu kehidupan , Elohim tetaplah Elohim, dan Dia tetap menguasai kehidupan kalian. Bahkan waktu-waktu tergelap dari kehidupan tidak dapat menyembunyikan kalian dari wajah Elohim. Dia ada di sana meskipun kalian tidak dapat melihat Dia.
  • Dia datang di tengah-tengah kehancuran.- Murid-murid berada di dalam pertarungan untuk hidup mereka. Markus 6:48 berkata bahwa mereka “betapa payahnya mereka mendayung.” Begitulah, mereka bergumul melawan badai. Saya mendapat impresi bahwa pemuda-pemuda ini takut akan hidup mereka. Ketika mereka berpikir semua harapan telah lenyap dan mereka akan binasa. Yeshua datang berjalan di atas ombak/ gelombang air! Ada waktu-waktu ketika kita semua merasa bahwa kita telah kalah di dalam medan peperangan badai kita. Biarlah saya mengingatkan kalian, sebagaimana dengan pasti Yahweh mengendalikan berkat-berkat kalian, Dia juga terlibat pada badai-badai hidup kalian. Ketika hal-hal terlihat sangat tidak ada harapan, lihatlah sekitar kalian, sebab Yeshua akan segera tampil. Ingat: Dia bisa saja tidak menghentikan kalian dari pergi kedalam badai, tetapi Dia akan memelihara  kalian di- tengah-tengah badai tersebut!
  • Dia datang di tengah-tengah kedalaman – Hal yang justru murid-murid takutkan, yaitu amukan gelombang laut, justru itu yang Elohim pakai sebagai kendaraan-Nya untuk datang kepada mereka. Dia ingin mengatakan kepada bahwa Dia lebih besar dari badai! Ini adalah tetap perkataan-Nya kepada kalian: terlepas dari apa yang kalian hadapi di dalam kehidupan, ingatlah bahwa Yeshua lebih besar dari badai yang mungkin kalian ada hadapi. Hal yang justru kalian takuti akan ada sebagai kendaraan yang Dia gunakan untuk menampakan kehadiran-Nya di dalam kehidupan kalian!

Badai-badai Mengungkap Karakter Juruselamat.
Ketika Yeshua datang berjalan di atas air, murid-murid tidak mengenali Dia. Dia datang dengan sebuah kalimat berkuasa, “Aku ini” (It is I”). Dia datang kepada mereka dengan sebuah kalimat berpotensi, “Jangan takut” (“Be not afraid”). Badai-badai kehidupan memiliki potensial mengungkap (to reveal) Juruselamat kepada kita di dalam suatu cara yang kita belum pernah berpikir sebelumnya.

  • Sebuah Pesan Damai – Mereka tenang di dalam badai ketika Dia berkata kepada mereka untuk bersuka-cita. Melalui kuasa-Nya, Putera Elohim dapat member kita damai di tengah-tengah badai-badai kehidupan kita. Itu adalah damai yang Dia maksudkan pada Filipi 4:6-7.
  • Sebuah Pesan Kuasa – Ketika Yeshua tampil, Dia datang menyatakan indentitas-Nya “Aku ini” (“It is I”). Ini adalah pernyataan yang sama Yeshua pakai ketika Dia berkata, “Aku adalah pintu,” “Aku adalah jalan, kebenaran dan kehidupan,” “Aku adalah roti hidup,” “Aku adalah gembala yang baik.”
  • Sebuah Pesan Potensial – Kalian lihat, jika kita pernah mendapat keyakinan dari fakta bahwa Yeshua adalah mengendalikan setiap area hidup kita, bahwa Dia adalah Elohim, dan bahwa Dia memiliki semua kuasa, maka kita dapat datang ke tempat dimana kita dapat percaya Dia dengan penuh melalui semua badai-badai kehidupan.

Badai-badai adalah Sarana Kesaksian Elohim.

  • Mereka bersaksi tentang kuasa-Nya – Yeshua meredahkan badai! Dia tidak mengatakan apapun, Dia hanya datang ke dalam perahu murid-murid dan laut menjadi tenang.
  • Mereka bersaksi tentang pribadi-Nya – Ketika Yeshua menenangkan badai, murid-murid tahu bahwa mereka berada di dalam hadiran Elohim.

Kadang-kadang sukar untuk melihat berkat-berkat pada badai, bukankah begitu? Kadang-kadang sukar untu membayangkan Yahweh membawa suatu yang baik dari apa yang kalian sedang hadapi. Saya tidak tahu badai yang sedang kalian hadapi, tetapi saya tahu Seorang Yang tenang berjalan di atas ombak-ombak laut. Saya tahu bahwa ketika kalian membawa kebutuhan kalian kepada Dia, maka Dia akan mendengar kalian dan Dia akan menolong kalian.

*) Catatan dari saya: Dalam arti sebenarnya, kendaraan Elohim adalah badai bisa dilihat pada ayat-ayat ini: 2 Raja-raja 2:1,11; Mazmur 83:16; Zakharia 9:14.

Diterjemahkan dari Teaching Letter of  Voice In The City Ministry; April 2011 edition.

Mrs. Gayle Claxton adalah rekan kerja dari Mrss. Suzatte Hattingh.

Hak cipta dari artikel ini dimiliki oleh penjalabaja.wordpress.com. Artikel ini boleh diperbanyak dengan syarat alamat blog disertakan dengan lengkap dan bukan untuk tujuan komersial. Persiapkan Jalan Bagi Raja

Tinggalkan komentar

Belum ada komentar.

Comments RSS

Tinggalkan Balasan

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s