Wanita Iran Membagikan Perjalanan Imannya Di Yerusalem

Esther Esfahani bersaksi di Christ Church pada At the Crossroads di YerusalemDiterjemahkan dari artikel Iranian Woman Shares Journey of Faith in Jerusalem oleh Charles Gardner; di IsraelToday.co.il (22 Mei 2014)

Ini adalah kesaksian seorang wanita Iran yang tinggal di Britania Raya bertumbuh sebagai seorang Muslim yang taat, bagaimana ia telah menjadi seorang Kristen setelah ia berjumpa dengan Elohim dari Alkitab. Kesaksiannya terjadi di sebuah konferensi bernama At The Crossroads di kota Yerusalem

Singkatnya setelah berpindah ke Inggris beberapa tahun lalu, Esther Esfahani* memulai sebuah warung kopi dan menyewa beberapa pekerja Kristen. Namun ia menetapkan instruksi-instruksi yang keras bahwa mereka tidaklah boleh berbicara tentang iman mereka.
Pada hari istirahat (day off) Esther, suami Esther, yang bekerja di tempat lain, menjaga warung kopi tersebut. Pada suatu hari Esther mengetahui ada sebuah buku tentang Kristianiti di atas meja cuci piring. Ternyata suaminya telah memutuskan untuk mengikuti Yeshua.
Berbicara dalam bahasa Farsi, diterjemahkan oleh adik perempuannya (dalam kesaksiannya), Esther berkata, ”Saya telah memiliki pengertian ini bahwa jika kamu seorang Muslim dan kemudian kamu menerima agama lain sesuatu yang buruk akan terjadi pada mu.” [Ini adalah salah satu keyakinan di dalam keyakinan Mistik Islam atau Folk Islam, keyakinan-keyakinan yang tidak bersumber dari kitab Kuran].
Dua minggu kemudian ia melihat sebuah Alkitab di warung kopinya. ”Saya menjadi sangat marah, saya memecat pekerja Kristen tersebut dan berencana membuat proses cerai melawan suaminya – kami telah menikah 19 tahun.”
Esther bukanlah sekedar seorang pengikut Islam,  pengikut Islam; tepatnya ia telah mengajar kitab Kuran.

Esther melanjutkan ceritanya, ”Jadi saya bilang kepadanya, saya tidak akan bisa bersama dia lebih lama jika dia sekarang adalah seorang Kristen. Tetapi semakin saya menjadi marah, ia semakin menjadi lebih tenang dan begitu baik.”
”Jadi untuk membuktikan Islam adalah lebih baik saya mulai membaca Kuran lebih banyak dan menuliskan hal-hal yang baik atau menarik (dari pembacaan Kuran tersebut). Tetapi kemudian saya dapatkan hal-hal yang adalah tidak begitu baik, seperti semua hal tentang pemotongan tangan dan mengambil banyak istri.  Sehingga saya memutuskan berhenti membacanya, namun saya tetap berkeinginan untuk menceraikan suamiku.” [Kuran mengajar laki-laki Muslim boleh mengambil empat isteri, nabi Muhammad memiliki sedikitnya 12 istri. Islam menganut ajaran poligami].
”Jadi saya ingin mengabarkan hal ini ke saudari saya, ternyata saya dapatkan bahwa ia juga telah menjadi seorang Kristen! Dan tidak lama kemudian, ketika suami saya pergi keluar, ia memberi saran untuk kami menonton sebuah film bersama.”
”Itu (cerita filmnya) semuanya tentang Yeshua, dan saya begitu marah bahwa orang-orang menentang Dia ketika Dia telah melakukan begitu banyak hal-hal yang baik.”
”Kemudian tiba-tiba saya mendengar sebuah suara berkata: ’Kamu juga sama! Kamu menonton ini, tetapi tidak percaya itu.’ Saya melihat ke sekeliling untuk mengetahui siapa yang sedang berbicara, tetapi tidak seorang (asing) pun ada di situ.”
”Saya kemudian menjadi sedikit tertekan sebab saya tidak memiliki suatu hubungan dengan Elohim dan lainnya selama bertahun-tahun saya menderita atas perlakuan suami saya.”
”Jadi ketika saudariku pergi mandi, saya secara sembunyi-sembunyi mengambil Alkitabnya dan mulai membacanya. Saat itu saya berdoa: ’Jika Engkau nyata dan hidup, dapatkah Engkau mulai berbicara pada saya sebagaimana Engkau berbicara pada mereka?’
”Dan pada malam itu saya membuka Alkitab tersebut secara acak (sebagaimana orang-orang Muslim melakukannya dengan Kuran) dan itu jatuh pada kitab Wahyu (kitab terakhir pada Perjanjian Baru). Mataku tefokus pada kata-kata Yeshua, yang berkata: ”Lihat, Aku berdiri di muka pintu dan mengetok; jikalau ada orang yang mendengar suara-Ku dan membukakan pintu, Aku akan masuk mendapatkannya dan Aku makan bersama-sama dengan dia, dan ia bersama-sama dengan Aku.’” (Wahyu 3:20)
”Saya sungguh takut dan bergetar. Jadi saya tutup kitab itu, tetapi kemudian membukanya kembali pada tempat yang sama, pada saat itu saya tersungkur dan berkata, ’Baiklah, Engkau adalah Elohim; saya ingin menerima Engkau!’”

”Hari berikutnya saya menangis ketika saya memanggil suamiku, yang pada mulanya salah mengerti sebagaimana ia memohon dari ku untuk memberi dia kesempatan sekali lagi. Namun saya katakan kepadanya, ketika ia pulang kerumah, saya ingin membaca Alkitab dengan nya dan bersama-sama memberikan cara-hidup kami kepada Yeshua.
”Saat itu dia (suaminya) juga menangis ketika ia mengucap syukur kepada Elohim karena menjawab doa-doanya.”
”Ketika dia kembali, hati saya telah benar-benar dirubah dan saya jatuh cinta dengan suami saya. Dua putra saya melihat perubahan kehidupan kami berdua dan bagaimana Yeshua telah membawa damai mengganti konflik, dan sekarang seluruh keluarga kami melayani Elohim di Gereja.”
Esther mengakhir kesaksiannya dengan berdoa untuk semua orang Iran dan percaya bahwa karunia Elohim yang keluarganya telah alami adalah juga tersedia untuk semua orang Muslim.

Charles Gardner adalah penulis dari Israel the Chosen. Ia baru-baru ini telah memberi laporan langsung dari konferensi At the Crossroads di Jerusalem.
Konferensi At the Crossroads di Yerusalem bertujuan untuk memperdalam hubungan rekonsiliasi antara Arab dan orang-orang Kristen berlatar belakang Islam lannya dengan para orang Yahudi pengikut Adonai Yeshua Ha Mashiah (Tuhan Yesus Kristus).
Logo dvd More than Dreams Para delegasi datang dari seluruh Timur Tengah dan diluar itu. Mereka juga dibawa keliling mengunjungi tempat-tempat bersejarah di Tanah Suci, Israel.
Ali Pektash, orangKurdi yang tinggal di Turki, yang terkenal dengan kesaksiannya “Muslim pergi ke Mecca – dan menemukan Yeshua!” juga hadir dan berbicara pada konferensi tersebut. Kesaksian Ali telah di-film-kan di More than Dreams, dapat ditonton online.

*) bukan nama aslinya; indentitas aslinya tidak dimuat demi keselamatan dirinya dan keluarganya.

Hak cipta dari artikel ini dimiliki oleh penjalabaja.wordpress.com. Artikel ini boleh diperbanyak dengan syarat alamat blog disertakan dengan lengkap dan bukan untuk tujuan komersial. Persiapkan Jalan Bagi Raja

Tinggalkan komentar

Belum ada komentar.

Comments RSS

Tinggalkan Balasan

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s