Kesaksian Sharon Islam, ex-Muslim India

Saya tidak pernah ada keperluan apa pun untuk mencari Elohim. Kedua orang tua Muslimku yang berkecukupan secara keuangan adalah sangat mengasihi dan saya tidak pernah kekurangan apa pun dalam kehidupanku. Saya kuliah di satu dari sekolah-sekolah terbaik di Mumbai. Saya telah mendapatkan kursi di perguruan tinggi Engineering terbaik di India. Saya menyukai kehidupanku dan menghidupi itu secara penuh, atau begitulah saya telah berpikir.


Ujian-ujian sedang mendekati dan saya sedang mempersiapkan itu semua. Saya sedang sendirian di kambarku. Pintu kamar terkunci dari dalam. Tiba-tiba saya mendengar suatu suara memanggil namaku. Saya melihat ke sekeliling dan tidak menemukan seorang pun. Saya mendengar suara yang sama berkata kepada ku, ”Sembayang!” Saya melihat pada jam tanganku. Itu telah lewat jam sembayangku jadi saya tidak tahu apa yang harus dilakukan.
Saya tepatnya tidak tahu bagaimana sembayang. Waktu sembayangku selalu hanyalah pengulangan kata-kata tertentu pada waktu-waktu tertentu pada tiap harinya. Saya tidak pernah membuat sembayang berdasarkan usaha nurani. Saya menjawab dengan suara keras, ”Saya tidak tahu bagaimana sembayang! Jika Engkau adalah Elohim yang sesungguhnya, tolonglah saya bersembayang.”
Seluruh ruangan kamar tiba-tiba diisi dengan suatu cahaya yang berkilauan dan saya melihat seorang pria berdiri di dekat ku. Saya tidak merasa takut, saya segera merasakan hubungan dengan pribadi yang saya lihat. Saya tahu Dia adalah Yeshua. Saya sadar saya telah berhubungan dengan Penciptaku.
Saya mulai melihat setiap tunggal kesalahan yang saya ada di dalam ku dan saya mengakui dosa-dosaku sebagaimana semua itu muncul pada pikiranku. Saya berpikir sebelumnya bahwa saya adalah seorang yang baik. Saya mulai menyadari bahwa saya memiliki begitu banyak kegelapan di dalam ku. Sebagaimana saya mengakui dosa-dosaku, saya dapat merasakan sukacita mengisi hatiku.
[Catatan dari penterjemah: Karena Elohim begitu suci, sehingga setiap manusia yang ada di hadirat-Nya, tanpa perlu dikatakan ia langsung menyadari siapakah dirinya sesungguhnya, itu terjadi juga pada Yakub di Bethel, dan bahkan kepada Yesaya, kelak menjadi nabi terkenal di Perjanjian Lama, yang berasal dari keluarga raja-raja Yehuda, lihat Yesaya 6:1-8. Seandainya pun Roh Kudus menemplak dosa kita, templakan-Nya tidak menjatuhkan dan mempermalukan kita, sebagaimana jika manusia yang melakukannya. Sebaliknya teguran Roh Kudus begitu lembut dan sangat membangun roh, jiwa dan raga kita.]


Saya menyadari bahwa saya telah mengalami pertemuan dengan Elohim. Saya berlari kepada gadis Kristen satu-satunya yang telah saya kenal dan meminta ia menceritakan kepada ku tentang Yeshua. Ia memberikan saya sebuah kitab; Saya tidak tahu bahwa itu adalah sebuah Alkitab. Ia berkata kepada ku untuk membaca Injil Yohanes.
Saya kembali ke kamarku dan mulai membaca Injil tersebut. Saya merasakan setiap kata berbicara pada ku. Saya tidak tahu apa yang telah terjadi, tetapi saya tahu bahwa apa yang saya sedang baca adalah kebenaran. Sepanjang malam itu saya membaca Alkitab dan tidak cukup untuk itu.
Saya sungguh terkagum tentang apa yang saya telah alami. Saya pergi ke Persekutuan orang Kristen dan pendeta setempat bertanya pada ku jika saya adalah orang “lahir baru.” Saya tidak mengerti apa yang pendeta itu maksud, jadi saya jawab, “Saya lahir di Assam.”
Pada malam yang sama saya bermimpi saya dibaptis. Saya pergi ke pendeta yang sama dan meminta dia untuk membaptis. Pendeta ini berkata, itu terlalu cepat untuk ada mengambil langkah tersebut. Malam berikutnya saya mengalami mimpi yang sama. Saya mengambil baju salin dan pergi lagi ke tempat pertemuan orang Kristen dan menceritakan pendeta itu tentang mimpi tersebut dan bahwa saya perlu dibaptis. Ia setuju dan saya dibaptis.


Suatu kebanguan rohani terjadi di kampusku, sekali waktu para mahasiwa mendengar apa yang telah terjadi pada diriku.
Ayahku, seorang imam, setelah mendengar tentang perubahan dalam diriku memerintahkan untuk kembali (ke Islam).
Saya memutuskan untuk mengiring Elohim yang telah menyatakan diri-Nya sendiri kepada ku. Saya dipaksa untuk meninggalkan rumah dan mencari pekerjaan untuk menyelesaikan pendidikanku.
YAHWEH menyediakan bagi ku setiap kebutuhan. Saya dirawat oleh orang-orang asing yang sering kali meresikon hidup mereka sendiri demi kebutuhan keselamatanku. Satu dari beberapa temanku menyelundupkan aku keluar dari bahaya yang besar dan mengirim saya ke Chennai. Di sana di sebuah Gereja di Chennai saya bertemu pria, yang kelak menjadi suamiku. Sekarang hidupku lengkap.
Saat ini, beberapa tahun kemudian (setelah peristiwa di atas), saya telah berdamai dengan keluargaku, mereka melihat bahwa Elohim yang telah menyatakan diri-Nya sendiri kepada ku telah menjaga saya selamat dan setia kepada ku.
Saya tidak pernah menyesal, hanylah sukacita besar ada di dalam hubungan dengan Elohim yang tidak hanya Penciptaku, tetapi juga Penebusku dan Teman.


Dikutip dan diterjemahkan dengan seijin penerbit: Experience the Power to Change 2011, by Great Commission Media Ministries, Canada. Printed in Finland. http://www.gcmediaministries.org dan http://www.irrtv.fi , Testimony: Sharon Islam, Ex-Muslim, India.
Catatan dari penterjemah: “Power to Change,” logo dari Experience the Power to Change adalah sebuah kampanye penginjilan dengan menggunakan seluruh fasilitas media modern. Power to Change telah dilakukan di beberapa kota besar di Dunia.

Hak cipta dari artikel ini dimiliki oleh penjalabaja.wordpress.com. Artikel ini boleh diperbanyak dengan syarat alamat blog disertakan dengan lengkap dan bukan untuk tujuan komersial. Persiapkan Jalan Bagi Raja

Tinggalkan komentar

Belum ada komentar.

Comments RSS

Tinggalkan Balasan

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s