Kesaksian mengapa Daud Silwanus Rajawali, mantan Kyai Haji Hikmah memilih Yeshua sebagai Adonai dan Juruselamatnya

“Kepada-Ku telah diberikan segala kuasa di sorga dan di bumi. Karena itu pergilah, jadikanlah semua bangsa murid-Ku dan baptislah mereka dalam nama Bapa dan Anak/ Putra dan Roh Kudus, dan ajarlah mereka melakukan segala sesuatu yang telah Kuperintahkan kepadamu. Dan ketahuilah, Aku menyertai kamu senantiasa sampai kepada akhir zaman.” Adonai Yeshua Ha Mashiah (Matius 28:18-20)

Bukit Alkitab adalah Firman Elohim yang tidak berubah bisa disaksikan pada peristiwa pertobatan Kyai Haji Hikmah ini, Daud Silwanus Rajawali. Klaim Yeshua mempunyai kuasa di sorga dan di bumi tetap terbukti sampai saat ini. Dan NAMA Yeshua tetap berkuasa sampai abad ini.
Sebagai Kyai Haji Hikmah (pemuka Islam yang berurusan dengan dunia-dunia ilmu gaib), Daud Silwanus, ia biasa semedi / bertapa di Mekkah, mesjid-mesjid tua dan di makam-makam Wali (tokoh Islam) 4 bulan sekali dalam setahun untuk menambah ilmu gaibnya. Ia telah dinobatkan menjadi Kyai Haji Hikmah sejak usia 15 tahun, dan telah memelihara 5000 (lima ribu) jin / roh setan saat bertobat.
Suatu kali ketika ia melakukan semedi tahunannya di Mesjid Istiqlal, Jakarta, dimana ia berhadapan muka dengan pria muda Kristen bernama Alfian – yang menurut Satpam mesjid setempat memiliki ilmu gaib yang tinggi dari dirinya sendiri, sehingga satpam ini meminta bantuan Daud Silwanus untuk mengalahkan Alfian.
Pertarungan ilmu gaib antara Kyai Haji Hikmah dengan pemuda Kristen ini terjadi di bulan Oktober 1996. Setiap kali Alfian menyebut Nama Yeshua (Yesus), setiap kali itu juga satu dari ilmu gaib Daud lenyap dari dirinya.
Namun mujizat yang lebih luar biasa adalah ketika Daud pada esok harinya ingin memimpin Solat Subuh, dimana solat harus ditutup dengan mengucapkan Dua Kalimat Sahadah agar solat tersebut bisa diterima oleh Allah. Untuk pertama kalinya ia sebagai umat Islam, saat itu berusia 34 tahun, mengucapkan dua Kalimat Sahadah yang baru, yang ia coba koreksi berkali-kali, tetapi tetap saja keluar yang sama. Kalimat Sahadat yang baru tersebut berbunyi:

”Asadualah la ilaha illallah; wa Isa Rohullah” (Aku bersaksi tidak ada ilah selain Allah; Isa adalah Rohnya Allah).*

Sampai tujuh kali ia mencoba mengucapkan kalimat sahadat yang lama, namun tetap saja keluar kalimat yang baru: ”… wa Isa Rohullah.” Sehingga jemaat yang dipimpinnya sempat bingung ”Ini Imam kok tidak amin amin?” (tidak menutup sholatnya)
Pagi itu juga ia memutuskan untuk menjadikan Yeshua sebagai Adonai dan Juruselamat pribadinya.
*) Tentunya kalimat ini sesuai dengan Quran An Nisaa 171: “Innamal Masihu ‘Isa bnu Maryama Rasululahi wa Kalimatuhu alqahaa ila Maryama wa Rohu, minhu..-‘ (Sesungguhnya Al-Masih Isa ibnu Maryam itu, adalah utusan Allah dan Firman-Nya yang ditumpahkanNya kepada Maryam dan Roh daripadaNya)

Saksikan kesaksian lengkapnya pada video ini: Mengapa Saya Memilih Yesus – Kesaksian Pdt. Daud Silwanus Rajawali

Adonai Yeshua Ha Mashiah: “Marilah kepada-Ku, semua yang letih lesu dan berbeban berat, Aku akan memberi kelegaan kepadamu. Pikullah kuk yang Kupasang dan belajarlah pada-Ku, karena Aku lemah lembut dan rendah hati dan jiwamu akan mendapat ketenangan. Sebab kuk yang Kupasang itu enak dan beban-Kupun ringan.” (Matius 11:28-30)

Hak cipta dari artikel ini dimiliki oleh penjalabaja.wordpress.com. Artikel ini boleh diperbanyak dengan syarat alamat blog disertakan dengan lengkap dan bukan untuk tujuan komersial. Penjala Baja (Persiapkan Jalan Bagi Raja)

Tinggalkan komentar

Belum ada komentar.

Comments RSS

Tinggalkan Balasan

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s