Ketahui hal ini Sebelum Anda melakukan pembunuhan (termasuk bunuh diri) atas NAMA Agama

Rumah orang fasik akan diruntuhkan, tetapi kemah orang jujur akan menjadi subur. Ada jalan yang tampaknya lurus dihadapan seseorang, tetapi ujungnya adalah jalan kematian. (Amsal 14:11-12, ILT)

Besar kemungkinan Anda telah diajar oleh guru agama Anda bahwa membunuh orang-orang yang tidak percaya agama Anda, terlebih jika Anda turut meninggal dalam misi tersebut maka Anda pasti masuk ke Sorga dan mendapat upah yang besar dari Allah, dan dijanjikan kepada Anda status seorang Martir bahkan Santo dan Santa (Orang Kudus). Ketahui beberapa fakta di bawah ini sebelum Anda melakukan tugas bunuh diri tersebut. Bacalah tulisan ini dan mengertilah sebelum Anda melalukan tugas tersebut. Penyesalan sebesar apapun setelah kematian hanyalah penyesalan kekal yang Anda sendiri tidak bisa mengampuni diri Anda sendiri. Elohim memberkati Anda.


I. Tindakan bom bunuh diri dalam sejarah

“Kamu mau berjuang membela Baal? Atau kamu mau menolong dia? Jika Baal itu allah, biarlah ia berjuang membela dirinya sendiri, setelah mezbahnya dirobohkan orang.” (Hakim-hakim 6:31)

Sangatlah pasti bahwa bom belum ditemukapasukan Republik Negara Islam Irann pada jaman nabi Muhammad (awal abad ke 7 AD), jadi tindakan meledakkan diri sendiri demi membela Allah dan nabinya sama sekali tidak tertulis di Kuran maupun di Hadis manapun, apalagi 600 tahun sebelumnya, ketika Yeshua masih hidup. Bom, dalam bentuk dinamit baru ditemukan pada tahun 1860 (19 AD).(i)

Russia. Grinevitsky, orang Russia yang tidak beragama, dicatat sebagai orang pertama yang mati karena ledakkan granatnya sendiri dalam upaya membunuh Alexander II, pemimpin dari Kerajaan Russia. Kehendak Masyarakat, nama organisasi dimana ia terlibat telah berusaha membunuh raja tersebut dengan dinamit antara 1879 sampai awal 1881; selalu gagal. Karena putus asa, Grinevitsky melakukannya sendiri dari jarak dekat, yang berakibat kedua orang tersebut tewas. Malam itu sebelum menyerang, ia menulis: “Itu undian saya untuk mati muda, … saya akan lakukan semua yang tugas saya untuk lakukan, dan tidak seorangpun di dunia dapat memerintah saya lagi.”
Jepang. Selama Perang Dunia II, Tentara Jepang terpukul oleh Amerika Serikat. Untuk mengatasi kekuatan militer AS, Kaisar Jepang, membentuk 3000 bom manusia, dikenal sebagai Tokkotai, singkatan dari Tokubetsu Kogekitai (unit serang khusus) di akhir tahun 1945. Kaisar, dalam agama Jepang dipercayai sebagai perwakilan Dewa Matahari, menjanjikan kepada pilot-pilot muda ini masuk Nirwana (Sorga) jika mereka berani melakukan Kamikaze (bunuh diri) meledakkan kapal terbang mereka ke kapal-kapal laut perang AS. Sebagian dari anak muda ini sadar bahwa mereka hanyalah dipakai sebagai mesin perang dan bukan sebagai tentara perang, demi Jepang bagaimanapun mereka tetap melakukannya.
Libanon. Bom bunuh diri baru terjadi di negara Islam pada tahun 1983. Seorang pria muda Islam Shia menabrakkan truknya yang berisi penuh dengan bahan peledak ke sebuah gedung yang dipakai sebagai markas militer AS. Ia dan 241 tentara AS tewas. Pada hari yang sama, hanya sekitar 20 kilo meter utara tempat kejadian, seorang muslim lainnya melakukan bom bunuh diri menewaskan 58 tentara Perancis.

Apakah Anda percaya janji pemimpin agama maupun pemerintah Anda, bahwa Anda akan masuk Sorga jika melakukan bom bunuh diri sekalipun di atas namakan “demi membela Allah dan agamanya?” Jika Anda percaya itu, maka itu berarti bahwa setiap orang bisa masuk Sorga, terlepas dari partai politik atau agama apapun, bahkan seorang komunis seperti Grinevitsky di atas sekali pun!

Jelas ideologi ini perlu dipertanyakan. Dapatkah manusia menggaransi manusia lain untuk masuk ke Sorga, sementara dirinya sendiri saja tidak yakin bisa masuk?


II. Firman YAHWEH Menjabarkan Perang Suci, Martir Dan Persyaratan Masuk Sorga
Pasukan Crusader membunuh atas nama Kristus1. Tuhan Yang Mahakuasa melarang manusia membunuh diri sendiri dan sesama manusia. 6 dari 10 Perintah Elohim YAHWEH(ii) adalah perintah moral yang berkaitan dengan hubungan hidup antar sesama manusia.
Firman YAHWEH di Kitab Keluaran 20:13-17, berkata:
Jangan MEMBUNUH
Jangan berzinah.
Jangan mencuri.
Jangan mengucapkan saksi dusta tentang sesamamu.
Jangan mengingini rumah sesamamu; jangan mengingini isterinya, atau hambanya laki-laki, atau hambanya perempuan, atau lembunya atau keledainya, atau apapun yang dipunyai sesamamu.”
10 Perintah YAHWEH ini ditulis oleh jari-jari-Nya sendiri pada dua lempangan batu.


2. Martir. Martir dan mati berjihad adalah sama sekali berbeda
Kata Martir berasal dari bahasa Yunani martus yang secara literal berarti saksi. Istilah ini muncul pada sejarah Gereja Mula-mula, dimana para rasul menolak untuk menyembah kaisar maupun pindah ke agama Romawi kuno menyembah kepada Sol Infiktus (Dewa Matahari). Para rasul dan pengikut ajaran Yeshua dihukum mati dimuka umum oleh pemerintah Romawi karena mempertankan iman percaya mereka. Tindakan berani yang mahal ini adalah kesaksian iman mereka bagi saudara-saudari seiman mereka dan juga masyarakat dan sekaligus para pembunuh mereka; inilah arti dari kata Martir yang sesungguhnya, mempertahankan iman.

3. Jihad. Mati berjihad berkembang dari praktek para Muslim Shia abad 11 yang siap mati untuk apa yang mereka percayai, berjuang dan berperang bagi apa yang mereka imani. Mereka disebut kelompok Assassin dari mana kata assasinasi berasal. Mereka merencanakan pembunuhan atas para pemimpin yang menghalangi jalan mereka dan khususnya yang menolak dan memerangi aksi mereka. Mereka, sering kali, harus membayar harganya dengan nyawa mereka sendiri jika mereka gagal dalam misi asasinasi tersebut – ketahuan sebelum beraksi maupun pelarian setelah misi mereka. Kembali ke markas militer, mereka akan mendapat upah yang besar: mariyuana, arak dan wanita-wanita pelacur cantik. Apakah ide pesta pora dan 72 perawan cantik bagi para pembom bunuh diri bersumber dari sini? kita tidak punya data.

Membunuh atas nama Agama adalah Doktrin atau ideologi yang salah
4. Perkatan Yeshua Ha Mashiah(iii) tentang membunuh dalam nama agama. Dalam kisah Kerajaan Sorga yang diumpamakan Yeshua sebagai seorang yang menabur benih yang baik, dan malamnya musuhnya menabur benih lalang (jahat).(iv) Setelah bertunas dan menghasilkan bulir-bulir gandum, lalangpun turut tumbuh di antara gandum. Pembicaraan pun terjadi antara tuan penabur benih gandum dengan hamba-hambanya.
Maka datanglah hamba-hamba tuan ladang itu kepadanya dan berkata: Tuan, bukankah benih baik, yang tuan taburkan di ladang tuan? Dari manakah lalang itu? Jawab tuan itu: Seorang musuh yang melakukannya.
Lalu berkatalah hamba-hamba itu kepadanya: Jadi maukah tuan supaya kami pergi mencabut lalang itu? (Injil Matius 13:27-28)

Anda perhatikan dengan baik-baik apa jawaban dari tuan pemilik ladang gandum ini.
Tetapi ia berkata: Jangan, sebab mungkin gandum itu ikut tercabut pada waktu kamu mencabut lalang itu. Biarkanlah keduanya tumbuh bersama sampai waktu menuai. Pada waktu itu aku akan berkata kepada para penuai: Kumpulkanlah dahulu lalang itu dan ikatlah berberkas-berkas untuk dibakar; kemudian kumpulkanlah gandum itu ke dalam lumbungku.” (ayat 29-30)
Yeshua jelas sekali berbicara tentang orang-orang yang baik (“anak-anak Kerajaan Sorga) dan orang-orang yang jahat (anak-anak si jahat / Setan). Yeshua yang pada kedatangannya yang kedua ke bumi sebagai “Hakim Akhir Jaman” menjawab para hamba-Nya: “Jangan!” dan “Biarkanlah keduanya tumbuh bersama sampai waktu menuai.”

Waktu penuaian adalah Penghakiman Akhir Jaman.

III. Kesimpulan dan Tantangan

Maka kata Yeshua kepadanya: “Masukkan pedang itu kembali ke dalam sarungnya, sebab barangsiapa menggunakan pedang, akan binasa oleh pedang. (Matius 26:52)

1. Membunuh atas NAMA agama dan Allah bukanlah ajaran Yeshua Ha Mashiah. Jadi dari cerita perumpamaan di atas, kita mengerti bahwa idelogi membunuhi orang-orang yang kita golongkan sebagai musuh kita, terlepas dari agama Anda dan yang saya miliki, adalah ideologi yang BUKAN berasal dari Kerajaan Sorga.
Membunuhi orang-orang yang Anda labelkan sebagai musuh agama Anda adalah ideologi Si Jahat, yakni Setan, yang bertolak belakang dengan Hakim Agung Yeshua dan 10 Perintah YAHWEH.
Yeshua membandingkan tujuan karya Nya dengan karya Setan sebagai berikut:
Pencuri datang hanya (tidak datang kecuali; ILT) untuk mencuri dan membunuh dan membinasakan; Aku datang, supaya mereka mempunyai hidup, dan mempunyainya dalam segala kelimpahan. (Injil Yohanes 10:10, ITB).

Ideologi sesat “membunuh atas NAMA agama dan bahkan atas NAMA Elohim (Allah)” yang dalam dua-tiga dekade ini semakin trendi, ternyata tidaklah kebetulan, tetapi telah dinubuatkan oleh Yeshua sekitar 2000 tahun yang lalu di Injil Yohanes,
“Semuanya ini Kukatakan kepadamu, supaya kamu jangan kecewa dan menolak Aku. Kamu akan dikucilkan, bahkan akan datang saatnya bahwa setiap orang yang membunuh kamu akan menyangka bahwa ia berbuat bakti bagi Allah. (Yoh. 16:1-2)

Firman ini dengan kata lain menyatakan bahwa “orang-orang yang baik” (anak-anak Kerajaan Sorga) akanlah dibunuh oleh “orang-orang yang jahat” (anak-anak si Jahat / Setan). Dan “orang-orang jahat” tersebut “menyangka bahwa ia melakukan ibadah bagi agama yang benar.”
Jadi jelas “orang-orang jahat” tersebut adalah orang-orang yang telah tertipu oleh Setan, memutar balikkan ajaran Firman YAHWEH – “Jangan membunuh” dirubah oleh anak-anak si Jahat menjadi “haruslah membunuh” untuk bisa masuk ke Sorga.

2. Lepaskan diri Anda dari idiologi sesat. Temanku, jika Anda tergolong dari orang-orang yang menganut ideologi sesat tersebut, hari ini juga tinggalkan ideologi yang “sangat jahat di mata YAHWEH” tersebut.
Ketika Firman-Nya berkata “Jangan membunuh!” itu artinya JANGAN MEMBUNUH. Titik. Anda hanya masuk ke Sorga-Nya, jika Anda bebas seperti burung-burung di udaramemegang dan melakukan PERINTAH YAHWEH, sekali pun harus mati ditangan ”anak-anak si Jahat.”
Firman YAHWEH tentang Akhir Jaman ditutup dengan peringatan Yeshua ini:
Barangsiapa yang berbuat jahat, biarlah ia terus berbuat jahat; barangsiapa yang cemar, biarlah ia terus cemar; dan barangsiapa yang benar, biarlah ia terus berbuat kebenaran; barangsiapa yang kudus, biarlah ia terus menguduskan dirinya!” (Wahyu 22:11), Dia melanjutkan,
“Sesungguhnya Aku datang segera dan Aku membawa upah-Ku untuk membalaskan kepada setiap orang menurut perbuatannya.
Aku adalah Alfa dan Omega, Yang Pertama dan Yang Terkemudian, Yang Awal dan Yang Akhir.” (12-13)
Berbahagialah mereka yang membasuh jubahnya. Mereka akan memperoleh hak atas pohon-pohon kehidupan dan masuk melalui pintu-pintu gerbang ke dalam kota itu.
Tetapi anjing-anjing dan tukang-tukang sihir, orang-orang sundal, orang-orang pembunuh, penyembah-penyembah berhala dan setiap orang yang mencintai dusta dan yang melakukannya, tinggal di luar.
“Aku, Yesus, telah mengutus malaikat-Ku untuk memberi kesaksian tentang semuanya ini kepadamu bagi jemaat-jemaat. Aku adalah tunas, yaitu keturunan Daud, bintang timur yang gilang-gemilang.” (Wahyu 22:12-16)

Doa dan harapan saya bagi Anda adalah tinggalkanlah jalan-jalan yang sesat yang pasti berakhir di Neraka, dan berdamailah dengan YAHWEH, Elohim Pencipta Anda dan saya, melalui menerima penebusan dosa-dosa Anda yang Yeshua Ha Mashiah telah kerjakan di atas kayu salib melalui korban darah-Nya sendiri yang suci dan mulia. Ketika Anda mengikuti ajaran-ajaran Yeshua maka ketahuilah, Anda pasti akan masuk ke Sorga, sebab Yeshua sendiri berkata, ”Akulah Jalan dan Kebenaran dan Kehidupan. Tidak seorangpun yang datang kepada BAPA (YAHWEH), kalau tidak melalui Aku (Yoh. 14:6).

Damai sejahtera dari YAHWEH dan berkat Yeshua Ha Mashiah serta perlindungan Roh Kudus-Nya kiranya beserta Anda saat ini dan selamanya. Amin

Catatan:
i. The Human Use of Human Beings: A Brief History of Suicide Bombing by Jeffrey William Lewis
ii. Elohim YAHWEH = the LORD God = Allah TUHAN. Lihat pada Kejadian 2 dan 3.
iii. Yeshua Ha Mashiah = Yahoshua HaMashiach = Yesus Kristus = Isa al-Masih
iv. Lihat Matius 13:24-30, 36-43.

Hak cipta dari artikel ini dimiliki oleh penjalabaja.wordpress.com. Artikel ini boleh diperbanyak dengan syarat alamat blog disertakan dengan lengkap dan bukan untuk tujuan komersial. Penjala Baja (Persiapkan Jalan Bagi Raja)

Tinggalkan komentar

Belum ada komentar.

Comments RSS

Tinggalkan Balasan

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s