’Mahluk bersayap’ para Malaikat datang megambil Brian, putra kami (usia 3 tahun), ke Sorga

Ya YAHWEH, Tuhan kami, betapa mulia Nama-Mu di seluruh bumi, yang menempatkan keanggungan-Mu di atas langit! Dari mulut bayi-bayi dan yang sedang menyusu, Engkau telah menetapkan kekuatan karena orang yang memusuhi-Mu, untuk menghancurkan lawan dan pendendam. (Mazmur 8:1-2)

malaikat-pelindung-menjagai-anak-anakKisah nyata ini terjadi di Amerika Serikat. Kalimat dalam kurung adalah tambahan dari penterjemah Indonesia. Semoga menjadi berkat. Salam sejahtera, PenjalaBaja.

Keluarga Lloyd Glenn membagikan cerita yang menakjubkan ini.

Pada Juli 22, saya berada di rute ke Washington, DC untuk perjalanan bisnis. Semuanya berjalan sangat biasa, sampai kami mendarat di Denver untuk sebuah pertukaran pesawat. Saat saya mengumpulkan barang-barang saya dari atas kepala, sebuah pengumuman terdengar untuk Mr Lloyd Glenn untuk bertemu Perwakilan Payanan Persatuan Pelanggan dengan segera. Saya tidak berpikir macam-macam sampai saya mencapai pintu untuk meninggalkan pesawat dan aku mendengar seorang pria yang bertanya pada setiap laki-laki jika ia adalah Mr Glenn. Pada titik ini aku tahu sesuatu tidak beres dan hatiku ciut.

Ketika saya turun dari pesawat seorang muda yang berwajah serius datang ke arahku dan berkata, “Mr Glenn, ada suatu keadaan darurat di rumah Anda. Saya tidak tahu apa keadaan darurat tersebut, atau siapa terlibat, namun saya akan membawa Anda ke telepon sehingga Anda dapat menghubungi rumah sakit.”  Hatiku berdebar sekarang, tapi kehendak untuk menjadi tenang telah mengambil alih. Seperti robot, saya mengikuti orang asing ini ke tempat telepon dimana saya menelepon nomor yang dia beri ke saya untuk Rumah Sakit Misi.

Panggilan disambungkan ke pusat trauma yang mana saya belajar bahwa anak berusia tiga tahun saya telah terperangkap di bawah pintu garasi otomatis selama beberapa menit, dan bahwa ketika istri saya telah menemukan dirinya ia sudah mati.

CPR (pelayanan pertama bagi pasien yang pingsan dan tidak bernafas dan denyut jantung terhenti) telah dilakukan oleh seorang tetangga, yang adalah seorang dokter, dan Paramedis terus menerus memulihkan ketika Brian dipindahkan ke rumah sakit. Pada saat panggilan ke saya itu, Brian telah sadar kembali dan mereka percaya ia akan hidup, tetapi mereka tidak tahu berapa banyak kerusakan telah terjadi atas otaknya atau untuk jantunya. Mereka menjelaskan bahwa pintu telah benar-benar tertutup pada tulang dadanya tidak jauh dari jantungnya. Ia telah hancur berat. Setelah berbicara dengan petugas medis, istri saya terdengar khawatir tetapi tidak histeris dan saya terhibur dengan ketenangannya.

Penerbangan balik tampaknya tidak berakhir selamanya, tetapi akhirnya saya tiba di rumah sakit enam jam setelah pintu garasi turun (kejadian). Ketika saya masuk ke unit perawatan intensif, tidak ada apapun yang dapat mempersiapkan saya melihat putra balita saya yang berbaring tanpa bergerak di tempat tidur besar yang bagus dengan tabung dan monitor di mana-mana.

Ia berada dalam sebuah alat bantu pernafasan (respirator). Saya melirik ke istri saya yang berdiri dan mencoba untuk memberikan ku senyum penegurah. Semuanya itu tampak seperti sebuah mimpi buruk.

Saya telah diberi rincian dan diberikan prognosis (perkembangan kemungkinan) yang bisa jadi. Brian akan hidup, dan pengujian awal menunjukkan bahwa jantungnya ok, itu sendiri adalah dua mukjizat. Tetapi hanya waktu akan memberitahu jika otaknya menerima kerusakan.

Seluruh waktu yang tampaknya tak berujung, istri saya adalah tenang. Ia merasa Brian akanlah kelak akan ok. Saya berpegang pad kata-katanya dan beriman seperti sebuah nasip

Sepanjang malam itu dan hari berikutnya Brian tetap tidak sadarkan diri. Itu nampaknya tidak berakhir sejak saya pergi untuk perjalanan bisnisku sehari sebelumnya. Akhirnya pada dua jam sore, putra kami sadar dan duduk mengucapkan perkataan paling indah yang pernah saya dengar diucapkan. Dia berkata, “Ayah peganglah saya” dan ia menjangkau saya saya dengan tangan-tanganya yang kecil.

Hari berikutnya ia dinyatakan tidak memiliki cacat neurologis atau fisik, dan cerita tentang kesembuhannya yang ajaib tersebar di seluruh rumah sakit. Anda dapat membayangkan bagaimana lega kami merasa saat kami membawa Brian pulang ke rumah. Kami juga merasa rasa hormat yang unik untuk kehidupan dan kasih Bapa Surgawi kami yang datang kepada mereka yang menyapu kematian begitu dekat.

Pada hari-hari berikutnya ada nuansa rohani yang khusus tentang rumah kami. Dua anak remaja kami yang jauh lebih sekarang lebih dekat dengan adik mereka. Demikian juga saya dan istri saya lebih dekat satu sama lain, dan kami semua itu sangat dekat sebagai seluruh keluarga. Kehidupan membawa pada kecepatan kurang stres. Perspektif tampaknya lebih terfokus, dan lebih mudah untuk mendapatkan dan mempertahankan keseimbangan. Kami merasa sangat diberkati. Syukur kami benar-benar mendalam.

Cerita ini belum berakhir (senyum)!

laskar-tentara-kerajaan-sorga-atau-malaikat-malaikat-elohim-yahwehHampir sebulan kemudian setelah hari kecelakaan tersebut, Brian terbangun dari tidur siangnya dan berkata, “Duduklah Mommy. Saya ada sesuatu untuk bercerita pada mu.” Pada saat ini dalam hidupnya, Brian biasanya berbicara dalam kalimat singkat, jadi untuk mengatakan kalimat panjang telah mengejutkan istriku. Dia duduk disamping tempat tidurnya, dan ia mulai cerita sorgawinya dan luar biasa.

“Apakah kamu ingat ketika saya terjepit di bawah pintu garasi? Yah, itu begitu berat dan itu benar-benar sangat menyakitkan. Saya memanggil mu, namun kamu tidak dapat mendengar saya. Saya mulai menangis, tapi kemudian itu menyakiti terlalu sakit. Dan kemudian ‘birdies’ (mahluk-mahluk bersayap) datang.”

“Para Birdie?” istri saya bertanya bingung.

 “Ya,” dia menjawab. “Para Birdie tersebut membuat deru suara dan terbang ke garasi. Mereka merawat saya.”

“Mereka lakukan itu?”

“Ya,” katanya. “Salah satu dari para birdie itu datang mendapatkanmu. Ia datang untuk memberitahumu “Saya terjebak di bawah pintu.” Perasaan khidmat yang indah mengisi kamar. Mahkuk itu begitu kuat dan namun lebih ringan daripada udara.

Istri saya saat itu menyadari bahwa bayi usia 3 tahun tidak memiliki konsep tentang kematian dan roh-roh, jadi ia merujuk kepada makhluk-makhluk yang datang kepadanya dari seberang sebagai “birdies” karena mereka berada di udara seperti burung-burung yang terbang.

“Seperti apa nampaknya para burung tersebut?” Isteri saya bertanya. Brian menjawab, “Mereka yang begitu indah. Mereka berpakaian putih, Semua putih. Beberapa dari mereka ada hijau dan putih. Tetapi beberapa dari mereka hanyalah ada putih.”

“Apakah mereka berkata sesuatu?”

“Ya,” jawabnya. “Mereka mengatakan padaku bayi akanlah ada ok.”

“Bayi?” istri saya bertanya bingung.

Brian menjawab. “Bayi itu yang berbaring di lantai garasi.” Dia melanjutkan, “Kamu keluar dan membuka pintu garasi dan berlari ke bayi itu. Kamu meminta bayi itu untuk tetap tinggal dan tidak pergi.”

Istri saya hampir pingsan setelah mendengar ini, karena dia memang pergi dan berlutut di samping tubuh Brian dan melihat dadanya hancur, berbisik, “Jangan tinggalkan kami Brian, harap tetap tinggal jika kamu bisa.” 

Saat dia mendengarkan Brian mengatakan kata-kata yang dia telah ucapkan, ia menyadari bahwa roh (Brian) telah meninggalkan tubuhnya dan sedang berada di atas tubuh jasmani yang sedikit hidup.

“Lalu apa yang terjadi?” isteri saya bertanya.

“Kami pergi pada sebuah perjalanan,” katanya, “jauh, jauh sekali.”

Ia menjadi tambah gelisah mencoba untuk mengatakan hal-hal yang ia tampaknya tidak memiliki kata-kata untuk mengatakannya. Istri saya berusaha menenangkan dan menghiburnya, dan memberi tahu bahwa itu ok. Dia berjuang ingin mengatakan sesuatu yang jelas sangat penting baginya, tetapi menemukan kata-kata tersebut nampaknya sulit.

“Kami terbang begitu cepat ke udara. Mereka begitu indah mami,” tambahnya. “Dan ada banyak dan banyak sekali burung-burung (birdies).” Istri saya sangat terpesona. Penghiburan roh yang indah menyelimuti pikirannya, ia ingin tahu segera lebih banyak.

Brian melanjutkan ceritanya bahwa “burung-burung” tersebut mengatakan kepadanya bahwa ia harus pulang dan memberitahu semua orang tentang “burung-burung” itu. Ia berkata mereka membawa ia kembali ke rumah dan sebuah truk besar pemadam kebakaran, dan ambulan berada di sana. Seorang pria membawa bayi di tempat tidur putih dan ia mencoba memberitahu orang itu (tetangga yang adalah dokter) bahwa bayi itu akanlah baik-baik saja.

Cerita ini berlanjut selama satu jam. Ia mengajar kami bahwa “burung-burung” selalu bersama kita, namun kita tidak melihat mereka karena kita melihat dengan mata kita dan kita tidak mendengar mereka karena kita mendengar dengan telinga kita. Tapi mereka selalu di sana, anda hanya dapat melihat mereka di sini (ia meletakkan tangannya ke hatinya). Mereka membisikkan hal-hal untuk membantu kita melakukan apa yang benar karena mereka mengasihi kita begitu banyak. [Alkitab berkata, setiap kita memiliki malaikat penjaga, dan malaikat-malaikat adalah hamba Elohim untuk melayani manusia]

Brian melanjutkan, menyatakan, “Saya memiliki rencana, mami. Kamu memiliki sebuah rencana. Papa memiliki sebuah rencana. Setiap orang mempunyai sebuah rencana. Kita semua haruslah hidup pada rencana kita dan menepati janji-jani kita. Para burung-burung membantu kita untuk melakukannya sebab mereka mengasihi kita begitu besar.”  [Sesuai Alkitab, maksud dari bocah 3 tahun ini adalah ”setiap orang memiliki sebuah panggilan Elohim,” yang diumpakan Adonai Yeshua sebagai ”talenta-talenta”]

Dalam minggu-minggu berikutnya, ia sering datang kepada kami dan menceritakan semuanya, atau sebagian dari itu, lagi dan lagi. Namun ceritanya tetap sama. Rinciannya tidak pernah berubah atau salah urutan.

Beberapa kali ia menambahkan sedikit informasi dan menjelaskan pesan yang telah ia sampaikan. Itu tidak pernah berhenti memukau kami bagaimana dia bisa bercerita sedemikian detail dan berbicara di luar kemampuan-nya ketika ia berbicara tentang burung-burungnya.

Kemanapun ia pergi, ia bercerita kepada orang-orang asing  tentang”burung-burung.” Anehnya, tidak ada seorangpun yang melihat padanya dengan aneh ketika ia melakukan itu. Sebaliknya, wajah mereka selalu nampak jadi lembut dan tersenyum. Tida pelu dikatakan, kami tidak pernah sama lagi sejak hati itu, dan saya berdoa kita tidak akan ada sama lagi.

Luke 4:10   For it is written, He shall give his angels charge over thee, to keep thee (KJV)
Sebab telah tertulis; tentang Engkau, Dia akan memberi perintah kepada para malaikat-Nya untuk melindungi Engkau. (ILT) (Catatan: Ayat pada Lukas 4:10 ini berasal dari sumber aslinya). [Yeshua merefer perkataan ini dari kitab Mazmur 91:11]

Diterjemahkan dari: THE ‘Birdies’ ANGELS came to take our 3 year old son to Heaven

Hak cipta dari artikel ini dimiliki oleh penjalabaja.wordpress.com. Artikel ini boleh diperbanyak dengan syarat alamat blog disertakan dengan lengkap dan bukan untuk tujuan komersial. Persiapkan Jalan Bagi Raja

 

 

Iklan

Tinggalkan komentar

Belum ada komentar.

Comments RSS

Tinggalkan Balasan

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

  • Kalender

    • Februari 2017
      M S S R K J S
      « Jan   Mar »
       1234
      567891011
      12131415161718
      19202122232425
      262728  
  • Cari