Imam dan Pengkotbah Muslim bangkit dari kematian setelah di-Injili oleh Yeshua Ha Mashiah

Jawab Yeshua: “Akulah kebangkitan dan hidup; barangsiapa percaya kepada-Ku, ia akan hidup walaupun ia sudah mati, dan setiap orang yang hidup dan yang percaya kepada-Ku, tidak akan mati selama-lamanya. Percayakah engkau akan hal ini?”  (Yohanes 11:25-26)

Upacara memandikan jenazah Muslim

Ibadah memandikan jenazah – illustrasi

Diterjemahkan dari laporan Bibles for Mideast: Dead Imam comes alive during burial preparations; a year and a half later, he heads up a newborn church!

Catatan dari penterjemah Indonesia: “Editor” pada tanda kurung adalah editor Bibles4Medeast. Kurung siku dari penterjemah. ”Munaf Ali” bukanlah nama asli sebagaiman Editor Inggris telah menyatakannya; itu dilakukan demi keamanan jiwa bekas imam itu sendiri. Bibles for Mideast bukanlah sebuah denominasi gereja, hanyalah sebuah gerakan misionari yang bekerja tanpa lelah untuk memberitakan Injil kepada para Muslim dan suku-suku yang belum pernah mendengar Injil, serta mendistribusikan Alkitab-alkitab secara gratis. Mereka memfollow-up jiwa-jiwa baru melalui gereja-gereja rumah dibawah bendera Gereja ALG (Assembly of Loving God).

[Pembela Islam yang setia dan yakin akan imannya, iblis-iblis merebut jiwanya]

Munaf Ali, 46, telah melayani dengan setia sebagai imam dan pengkotbah pada masjid Timur Tengahnya selama bertahun-tahun. Pada suatu hari yang telah ditentukan di bulan Maret tahun 2016, Pastor Paulus dan tim Injil dari (organisasi) Alkitab-alkitab untuk Mideast (the Bibles For Mideast) memutuskan untuk bertamu mengunjungi imam Muslim ini. Saat mereka mengobrol, topik Yeshua dan Alkitab muncul secara alami. Imam dengan tegas menyangkal keilahian Yeshua Ha Mashiah dan kredibilitas Kitab Suci orang Kristen. Dan dengan marah ia menolak tawaran pendeta Paulus memberi kitab Injil dan berlanjut mengutuki para misionaris tersebut.

Ia kemudian merumuskan rencana penyerangan. Mengumpulkan sebuah massa para fanatik, ia sendiri memimpin mereka dalam upaya penyerangan atas tim penginjilan ini. Dengan teriakan-teriakan ”Allahu Akbar” (bahasa Arab untuk ‘Allah Lebih besar’ – Editor), mereka tiba di suatu tempat yang mereka telah dengar kelompok [penginjil] tersebut mengadakan pertemuan. Untungnya, oleh tuntunan Elohim, tim (penginjil) tersebut memutuskan untuk mengadakan pertemuan mereka di tempat lain.

Beberapa hari kemudian, imam ini sejak berjalan pulang ke rumahnya setelah Sembayang Jumat di Mesjidnya. Tiba-tiba ia dikuasai oleh perasaan pusing, ia jatuh ke tanah. Ketika ia dalam keadaan koma, ia menyaksikan para iblis berdatangan segera ke arah dirinya, ia berkat, untuk mengambil jiwanya.

”Pergi kamu hai para iblis yang dikutuki Allah!” Ia berteriak pada mereka sekeras ia bisa lakukan. ”Kamu tidak punyak hak untuk mengambil jiwaku!” ia mengklaim

”Tidak!” mereka menjawab [menolak usiran imam Muslim ini], ”Itu adalah hak kami untuk mengambil kehidupanmu! Imam ini bercerita bahwa mereka kemudian secara paksa mengambil jiwanya.

[Para iblis lahir dari hadirat Yeshua; Yeshua memberi tahu siap Diri-Nya kepada imam ini dan memberinya kehidupan kembali]

Ketika para roh jahat ini berbalik untuk meninggalkan tempat, Yeshua tiba-tiba menampakan diri diapit oleh para malaikat, Munaf bercerita. Iblis-iblis tersebut melarikan diri dengan rasa ketakutan.

”Dengarkan, putra-Ku” Yeshua berkata kepada Munaf. “Adam Pertama telah tidak taat kepada Elohim dan berdosa menentang Dia di bawah tekanan Setan. Gerbang-gerbang Sorga telah tertutup karena dosanya.

”Aku adalah Adam Kedua, Firman Elohim dan Meshiah Yeshua, Putra dari Yang Mahatinggi. Aku telah lahir dari Maria gadis perawan, sebagai Putra Manusia yang tidak berdosa untuk menebus Adam Pertama dan semua keturunannya -termasuk kamu- dari dosa dan kematian. Aku telah tersalib dan mati sebagai tebusan untuk semua dosa-dosamu, untuk memjadikan kamu anak Elohim dan warga-negara Sorga.”

”Aku telah bangkit dari kematian dan membuka gerbang-gerbang Sorga untuk membawamu kepada kemulian kekal. Milikilah iman dalam Ku dan menjadi saksi Ku. Aku memberi kehidupanmu kembali kepadamu, sebab Aku memiliki otoristas untuk memberi kehidupan.

Ketika Munaf membuka matanya, ia sadar bahwa putra-putranya dan para keluarga dekat lainnya telah meletakkan tubuhnya pada sebuah meja, mempersiapkan untuk menyuci dan membungkus tubuhnya untuk penguburan. Sebuah kumpulan besar telah hadir untuk ibadah pemandian dan pembungkusan sebuah sesuai aturan Islam sebelum penguburan.

Semua yang hadir sungguh terkejut ketika ia tiba-tiba terbangun dari meja pemandian tersebut. Ia mencoba menerangkan kepada mereka apa yang ia baru saja alami. Ia telah ada mati, ia berkata, dan para roh jahat telah melakukan yang terbaik mereka bisa untuk mengambil nyawanya, Tetapi Meshiah Yeshua datang dan memberi dia kehidupannya balik lagi!

Banyak dari mereka yang mendengarkan [kesaksian Munaf] berpikir bahwa dia telah kehilangan kesadarannya. Sungguh ia telah terbentur batu pada kepalanya ketika ia terjatuh. Yang lainnya menduga entah roh-roh jahat sekarang menguasai dirinya.

Pada hari-hari berikutnya setelah kejadian tersebut, Munaf berbicara tentang Yeshua kepada keluarganya dan kepada siapa saja yang mengunjungi dirinya. Anggota-anggota keluarganya percaya apa yang ia katakan, dan mereka menerima Yeshua sebagai Juruselamat dan Tuhan mereka. Namun masyarakat memaksa bahwa ia memerlukan pertolongan ahli jiwa, dan mengusir dia dari mesjid dimana ia bertugas.

Kemudian aniaya melawan dia dan keluarganya semakin bertambah, mereka dipaksa untuk meninggalkan rumah mereka dan negara mereka.

Namun Elohim memakai Munaf. Munaf telah menjadi seorang penginjil yang sangat luar biasa bekerja bersama organisasi Bibles for Mideast, telah memenangkan banyak jiwa bagi Adonai. Dua dari putranya sekarang belajar Firman Elohim. Minggu lalu, sebuah gereja Rumah ALG telah lahir di bawah kepemimpinannya, mengadakan ibadah mingguan pertama kalinya.

Berdoalah untuk Munaf Ali, keluarganya, dan gereja baru tersebut; meminta Adonai kita tetap melindungi, memimpin dan melengkapi kebutuhan bagi mereka sebagaimana mereka bekerja bagi kelanjutan Kerajaan Elohim di wilayah-wilayah rawan untuk Injil. (www.Bibles4Mideast.com, 9 Oktober 2017)

Baca lebih lanjut

Ibrahim Abdullahi pemuda Fulani Muslim menyaksikan sendiri mujizat kuasa Yeshua Ha Mashiah

Bukan kamu yang memilih Aku, tetapi Akulah yang memilih kamu. Dan Aku telah menetapkan kamu, supaya kamu pergi dan menghasilkan buah dan buahmu itu tetap, supaya apa yang kamu minta kepada Bapa dalam nama-Ku, diberikan-Nya kepadamu.  (Yohanes 15:16)

Pemuda suku Fulani - Afrika bercampur Arab

suku Fulani -illustrasi

[Alkitab dan Kuran berpindah tempat dua kali secara aneh]

Saya pergi ke satu orang dari tetangga kami, seorang ibu. Dan meminta kepada wanita itu sebuah Alkitab, ”Saya perlu Alkitab,” saya berkata.

Wanita itu ketakutan dan bertanya, mengapa saya meminta darinya Alkitab? Wanita itu berkata bahwa ia tidak ingin bermasalah sebab orang tua pria ini baik dengan anak-anak wanita Kristen tersebut.

Saya berkata kepadanya, ”Jangan kuatir, saya hanya ingin membacanya.”

Saya bawa Alkitab itu ke rumah dan membukanya dan mulai membaca. Saya memulai membaca (kitab) Yeremiah dan Yesaya. Saya berkata kepada diri saya sendiri: “orang-orang Kristen adalah gila, saya lempat Alkitab tersebut ke lantai dan berkata sambil berkata, “mereka telah belajar semua nama-nama nabi,” lalu saya duduk diranjang dan pergi tidur.

Ketika saya terbangun, saya temui bahwa Kuran saya telah berada di lantar sementara Alkitab (yang dilantai) berada di atas ranjangku. Saya sungguh terkejut, saya tahu persis bahwa saya tidak pernah menaruh Kuran di lantai. Lalu saya ambil Kuran tersebut menaruhnya di atas meja, sebaliknya, menaruh Alkitab ke atas lantai dan meletakkan sebuah batu di atas Alkitab itu; lalu saya kembali tidur. Namun ketika saya terbangun, saya kembali melihat Kuran tersebut berada di atas lantai dengan batu yang sama di atas Kuran, sebaliknya kembali Alkitab telah berada di atas meja bahkan sekarang lebih dekat pada diriku dari sebelumnya.

Di pikiran saya saat itu adalah ini pastilah perbuatan konyol gadis kecil yang biasa saya ajar. Saya bangun dari ranjang dengan marah dan berjanji untuk menghukum gadis tersebut: ”Aku akan berurusan dengan kamu hari ini!” Namun ketika saya berjalan satu dua langkah saya mendengar seorang memanggil namaku dari arah belakangku. Ketika saya berpaling ke belakang, saya melihat Yeshua Ha Mashiah berdiri dan ada cahaya yang berkilauan keluar dari diri-Nya; saya belum pernah melihat hal seperti itu sebelumnya.

Yeshua berkata kepada saya bahwa Dia adalah Jalan, Kebenaran dan Terang, tidak seorangpun dapat melihat Bapa-Nya (Injil Yohanes 14:6). Yeshua juga berkata kepadanya: ”Melalui Aku banyak orang akan masuk ke Sorga. Jika orang menolak Jalan ini, banyak orang dan saya akan masuk api Neraka.” Ada banyak hal lain Yeshua telah berbicara kepada Ibrahim namun ia tidak bisa mengingatnya (saat kesaksian ini dibuat).

[Diadili keluarga dan siap dibunuh, Yeshua menunjukkan kuasa-Nya]

Ketika keluargaku mendengar bahwa saya telah menerima Ha Mashiah, mereka mencoba berbagai cara untuk membawa saya balik ke Islam; membawa daun-daun, memandikan dia, dan ritual-ritual keagamaan, namun saya tidak berubah.

Lalu mereka bertanya. “Apakah kamu berpihak pada Muhammad atau pada Yeshua?” “Saya berpihak pada Yeshua,” saya menjawab.

Lalu imam datang dan mereka berkesimpulan untuk membunuh dirinya. “Mereka menggali lubang di halaman belakang rumah kami lalu mengikat diriku. Mereka mulai menyembelihku, namun pisau tersebut tidak dapat memotong diriku.”

Abangku, yang adalah seorang polisi, ia menembak saya dengan pistolnya, namun pistol tersebut tidak bekerja. Ayahku menuangkan cairan asam sulfat pada diriku, tidak terjadi apapun pada diriku. Jadi mereka mengikat diriku pada sebuah pohon mangga dan membawa botol-botol untuk menghancurkan kepalaku, mereka memukul ku dengan satu dari botol-botol tersebut, botol tersebut pecah dan melukai satu dari mereka, namun tidak melukai diriku.

Saya tidak memiliki kuasa supernatural untuk melindungi saya dari pistol, botol dan pisau. Saya yakin itu karena Yeshua telah memanggil saya dan Dialah yang melindungi diriku.

Dari situ saya melarikan diri dan bertemu dengan seorang pendeta. Pendeta ini berdoa bagi dirinya dan ia mulai tinggal di rumah pendeta tersebut. Sekarang ia berada di sekolah Alkitab untuk belajar Firman Elohim.

Terjemahan bahasa Indonesia ini diambil dari kesaksian Ibrahim Abdullahi di bawah ini: Testimony of dramatic conversion from Islam to Christianity posted by Bibles4Mideast Selah (25 Oktober 2017)

Hak cipta dari artikel ini dimiliki oleh penjalabaja.wordpress.com. Artikel ini boleh diperbanyak dengan syarat alamat blog disertakan dengan lengkap dan bukan untuk tujuan komersial. Penjala Baja (Persiapkan Jalan Bagi Raja)

 

  • Kalender

    • November 2017
      M S S R K J S
      « Jul   Des »
       1234
      567891011
      12131415161718
      19202122232425
      2627282930  
  • Cari