God’s NOT Dead 2, film seru dan bagus!!!

Dan karena Aku, kamu akan digiring ke muka penguasa-penguasa dan raja-raja sebagai suatu kesaksian bagi mereka dan bagi orang-orang yang tidak mengenal Elohim. Matius 10:18

 

Poster Film God's Not Dead 2Film drama Kristen Amerika 2016 ini lanjutan sukses dari seri pertamanya God’s Not Dead 1. Keduanya bukanlah film berdasarkan autobiografi, namun berdasarkan kenyataan hidup secara umum di Amerika Serikat; Atheisme melalui filosofi Teori Evolusi mencoba menteror siapapun yang percaya adanya Elohim (isi pada God’s Not Dead 1) dan melalui filosofi Modernisme dan Liberalisme, kelompok yang sama bukan hanya sekedar memecat dosen yang percaya adanya Elohim lebih dari itu mereka siap menjadikan kasus pemecatan dosen tersebut sebagai pelajaran nasional di Amerika (isi God’s Not Dead 2). Tekanan pemerintah juga terjadi pada para pendeta, mereka harus menyerahkan isi kotbah mereka 3 bulan sejak tiga bulan terakhir dan isi kotbah perlu disensor – cerita film ini juga bagian fakta nyata untuk di negara bagian tertentu – atau dikenakan denda / masuk penjara. Demikian juga dengan kasus-kasus murid sekolah dan kampus dikeluarkan dan dosen dipecat adalah kisah nyata di Amerika.
Film yang sangat bagus dan perlu ditonton oleh seisi keluarga! Banyak pelajaran yang bisa diambil: bagaimana orang Kristen harus bersikap dan bertindak ketika iman mereka dalam ujian.


Skenario film: Brooke (mahasiswi) terpukul batinnya atas kematian kakak. Ia mendapatkan simpati dari dosen sejarahnya, Grace Wesley, yang adalah orang Kristen yang taat. Di kantin kampus, Brooke mendekati dosennya dan bertanya ”darimana kamu mendapatkan sikap optimismu?” Grace menjawab singkat ”Yeshua” – ini memimpin Brooke mulai membaca Alkitab. Pada kelas Sejarah, Grace mengajar tentang Mahatma Gandhi dan Martin Luther King, Jr., mahasiswi ini bertanya entah ajaran damai keduanya berkaitan dengan ajaran dari cerita Alkitab pada Kotbat di Bukit, Grace menjawab dengan mengutip (di luar kepala) beberapa ayat dari ajaran Yeshua tersebut. Sementara Grace masih bicara, seorang mahasiswa yang hadir mengirim SMS kepada orang tuanya, yang berakhir pada pemecatan Grace dengan tuduhan “kristenisasi di kampus.” Pihak kampus memaksa Grace minta maaf dan berhenti bicara nama Yeshua, kedua hal ini ditolak oleh Grace mentah-mentah dengan alasan ia bicara dalam kontek “pelajaran sejarah” dan juga tidak “mengkotbahkan siapapun.” Kondisi “keras kepala” Grace dipakai oleh pihak Kampus menjadi masalah nasional, mereka membawa Grace ke meja pengadilan.
Tom Endler, seorang ahli hukum bukan Kristen menawarkan diri untuk menjadi pembela hukum untuk Grace. Tom di tengah-tengah proses pengadilan yang sengit dan pajang, menyadari bahwa ini bukan sekedar klainnya semata, tapi masalah mencoba menghapus iman Kristianiti di Amerika, maka ia menghadirkan saksi mata dua orang atheis yang telah menjadi apologetik Kristen: Lee Patrick Strobel dan J. Warner Wallace  (keduanya adalah tokoh benaran!); Kesaksian Lee Strobel sudah banyak ditulis dalam bahasa Indonesia.

Karena sistim pemerintahan saat itu dikuasai oleh pihak Atheis, maka jaksa penuntut tetap membela pihak kampus. Usaha terakhir Tom sungguh tidak terduka- ia menggemparkan bukan hanya para lawannya dan para hadirin di persidangan tapi juga Grace yang ia bela. Dan … ia akhirnya memenangkan bukan hanya bagi Grace, klainnya, tapi juga para mahasiswa-mahasiswi dan para pendidik di Amerika yang selama ini tertindas oleh karena iman mereka. Film ini juga diperankan oleh penyanyi Kristen legendaris Pat Boone, berperan sebagai ayat dari Grace Wesley. Film yang seru sejak awal dan berakhir dengan spektakuler.

Baca lebih lanjut

Iklan
  • Kalender

    • Januari 2018
      M S S R K J S
      « Des   Mar »
       123456
      78910111213
      14151617181920
      21222324252627
      28293031  
  • Cari