Ricardo Cid: 8 jam di Surga; Peringatan penting

Suatu kisah nyata dari negara Chile. Seorang karyawan melalui tuntunan Roh Kudus berhenti bekerja untuk berdoa syafaat bagi Gereja-gereja YAHWEH di bumi. Ia dibawa ke Sorga sebab Yeshua Ha Mashiah mempunyai pesan yang sangat penting bagi jemaat-Nya. Pesan ini merupakan peringatan penting sehubungan dengan kedatangan diri-Nya sendiri yang kedua kali. Kata kunci peringatan tersebut: “Hiduplah kudus karena Aku, YAHWEH, Elohimmu kudus,  sebab tanpa kekudusan tidak seorangpun dapat melihat YAHWEH (Imamat 11:44; 1Petrus 1:116; Ibrani 12:24).

Selamat membaca dan diberkati. Penjala Baja.

Yahweh berkata, Aku mengirimkan pesan ini kepada umatKu di muka bumi, karena sesungguhnya Aku ada di Surga.”

Wahyu 4:1 –  Kemudian dari pada itu aku melihat: Sesungguhnya, sebuah pintu terbuka di sorga dan suara yang dahulu yang telah kudengar, berkata kepadaku seperti bunyi sangkakala, katanya: Naiklah ke mari dan Aku akan menunjukkan kepadamu apa yang harus terjadi sesudah ini.

Wahyu 5:11 – Maka aku melihat dan mendengar suara banyak malaikat sekeliling takhta, makhluk-makhluk dan tua-tua itu; jumlah mereka berlaksa-laksa dan beribu-ribu laksa, katanya dengan suara nyaring: “Anak Domba yang disembelih itu layak untuk menerima kuasa, dan kekayaan, dan hikmat, dan kekuatan, dan hormat, dan kemuliaan, dan puji-pujian.”

MP3 in English

Gereja Yahweh, dengarkan apa yang telah terjadi dalam hidup saya. Di dalam mimpi saya, Yahweh memulai pekerjaanNya kepada saya. Saya ingat di dalam mimpi saya, Saya berjalan keluar dari rumah saya. Saya berjalan ke jalan di lingkungan rumah saya dan saya merasa bahwa ada sesorang mengangkat saya melalui tangan saya ke udara dan kemudian saya berlari-lari di atas awan-awan dan memuliakan Yahweh. Suatu cahaya yang sangat terang menyelimuti saya dan sebuah suara mengatakan di dalam cahaya tersebut, Ricardo, Ricardo, keluarlah dari pekerjaanmu sekarang karena saya akan melakukan sesuatu dalam kehidupanmu dan gerejaKu di atas bumi ini.” Setelah saya mendengar suara-suara tersebut, saya jatuh tersungkur secara hebat  dan bangun dalam mimpi saya. Saya bangun dan mulai menangis kepada Yahweh dan berkata, Apakah ini Yahweh?

Suara itu datang kepada saya dengan sangat jelas. Suara itu datang kepada saya untuk beberapa hari kemudian. Kemudian saya berbaring tidur kembali dan saya mempunyai mimpi yang sama lagi. Yahweh mengulangi pesan yang sama kepada saya. Setelah mimpi tersebut di ulang beberapa kali, saya bangun dari mimpi dan berteriak seketika itu juga karena suara Yahweh semakin kencang setiap mimpi itu di nyatakan. Orang tua saya biasa bertanya,Ada apa gerangan?” Saya biasanya menerangkan mereka mengenai mimpi-mimpi saya dan ibu saya berdoa untuk saya dan berkata, Jika Yahweh yang sedang berbicara kepadamu, Dia akan memberikan pengertian kepadamu.” Saya dan ibu saya berdoa semalam suntuk sampai waktunya untuk saya bekerja di pagi kemudian hari. Ibu saya berkata kepada saya untuk bersiap-siap dan pergi kerja. Kami meminta Yahweh sebuah tanda apakah Yahweh yang sedang berbicara kepada saya. Saya mandi, bersiap-siap, dan pergi kerja. Saya dulunya bekerja di “Chile Laboratories” (Chile itu adalah nama negara).

Saya sangat menyukai pekerjaan saya. Saya biasanya pergi ke stasiun bis untuk pergi ke tempat kerja. Ketika saya keluar dari bis, seseorang tiba-tiba berkata kepada saya,Apa yang kamu sedang kerjakan disini? Kamu tidak seharusnya di tempat ini lagi. Dalam kesempatan yang lain, orang-orang lain mengatakan hal yang sama. Yang lebih mengherankan lagi, orang-orang yang mengatakan hal tersebut adalah orang-orang  bukan Kristen. Ini adalah pertanda yang Yahweh telah berikan kepada saya. Setelah tanda tersebut, saya mengambil keputusan untuk pergi ke boss saya dan meminta berhenti kerja. Saya berkata kepada boss saya, Saya harus meninggalkan perusahaan karena Yahweh telah memerintahkan saya untuk berhenti kerja.” Ketika Yahweh menyuruh kita, kita mesti taat. Boss saya sangat khawatir dengan saya dan berkata Habis ini kamu mau ngapain?” Dimana lagi kamu bisa menemukan pekerjaan sebagus ini?” Saya berkata kepada dia bahwa saya harus menuruti Yahweh. Kemudian, perusahaan saya mengadakan pesta perpisahan untuk saya dan 2000 orang ikut berpartisipasi. Setelah itu, saya mengumpulkan barang-barang saya dan pulang kerumah. Sewaktu saya sampai dirumah, saya menangis dan ibu saya telah menunggu saya di pekarangan depan rumah. Saya berkata kepada ibu saya bahwa saya berhenti kerja karena Yahweh telah mengkonfirmasikan mimpi-mimpi saya melalui orang-orang yang telah berkata kepada saya sebelumnya. Ibu saya berkata, Jika Yahweh yang berbicara kepadamu, biarlah Dia melakukan apapun dalam hidupmu seperti yang Dia inginkan.”

Saya dan Ibu saya masuk ke rumah dan berbincang-bincang sampai malam. Saya berkata kepada ibu saya bahwa saya harus tidur karena Yahweh akan berbicara kepada saya melalui mimpi. Saya tadinya berpikir bahwa Yahweh akan berbicara kepada saya melalui mimpi, ternyata tidak terjadi seperti yang saya pikirkan. Yahweh mempunyai cara lain untuk menyatakan sesuatu kepada saya malam itu. Ketika saya masuk ke kamar dan menanggalkan pakaian saya, ruangan kamar saya mulai bergetar. Saya berteriak Ini gempa bumi menguncang Santiago, Chile Saya mencoba meninggalkan kamar tidur saya, tetapi seseorang yang tidak keliatan menghalangi saya untuk keluar dari pintu kamar tidur saya. Saya bisa melihat ibu saya dan famili saya di ruangan seberang dan saya berteriak minta tolong tetapi tidak seorangpun bisa mendengarkan saya. Sekarang saya tahu, seseorang yang tidak keliatan ini adalah malaikat Yahweh. Saya mundur dan berbaring di ranjang saya dan menangis di hadapan Yahweh, meminta Dia untuk menjelaskan apa yang sedang terjadi.

Kemudian suatu suara berkata kepada saya. Roh Kudus mula berbicara kepada saya dengan suaraNya yang begitu indah. Roh Kudus berkata Ricardo, kamu telah meninggalkan pekerjaanmu sekarang, Saya mau kamu pergi ke gereja dan berdoa 7 jam setiap hari. Doa yang harus kamu panjatkan adalah untuk kehidupanmu dan untuk gerejaKu di bumi ini. Setelah Roh Kudus selesai berkata-kata, ruangan kamar tidur saya berhenti berguncang. Saya kemudian mengulurkan tangan saya melalui pintu kamar dan menyadari bahwa saya sudah bisa meninggalkan kamar tidur saya. Kemudian saya berlari ke ibu saya dan berteriak,Saya telah mendengar suara Roh Kudus dan kemudian keluar dari rumah saya dan mulai berteriak di luar rumah. Beberapa orang tidak percaya bahwa Yahweh masih berbicara kepada kita pada saat ini tetapi saya katakan bahwa pada saat ini Yahweh masih berbicara kepada kita. Jika Yahweh bisa berbicara kepada Abraham, Dia bisa berbicara kepada kita. Saya pergi ke gereja dan berbicara kepada pendeta disana dan kami bersepakat untuk membuka gereja jam 8 pagi setiap hari, sehingga saya bisa berdoa dan mematuhi perintah Yahweh. Setiap pagi, saya pergi ke gereja dan berdoa satu jam, dua jam, dan pada jam ketiga, saya tidak mempunyai apapun yang bisa saya doakan dan saya bertanya kepada Yahweh,Yahweh, apalagi yang bisa saya doakan? Saya masih punya sisa 4 jam!

Kemudian, saya mendengar suara bergemuruh di bawah tanah, mulai dari arah pintu belakang gereja. Saya kemudian merasa gereja di goyangkan ke kiri dan ke kanan seperti layaknya orang mabuk. Dalam goyangan ini, saya mendengar suara Yahweh secara jelas   tetapi suaraNya tidak sama seperti di dalam mimpi sebelumnya. Suara yang saya dengar di mimpi sebelumnya bernada wibawa, tetapi kali ini, suaraNya bernada sedih. Dia berkata, Ricardo, Ricardo berdoalah untuk gerejaKu ! GerejaKu tidak lagi sama di bandingkan dulu !! GerejaKu di bumi ini telah berubah. GerejaKu telah kehilangan iman. GerejaKu tidak lagi percaya kepadaKu atau keberadaanKu! Beritakan kepada gerejaKu bahwa Aku ada!! Berdoa syafaat untuk gerejaKu, karena gerejaKu tidak lagi berdoa dan berpuasa! Guncangan-nya berhenti setelah Dia berkata demikian. Saya kemudian memulai doa syaafat dan berjalan ke atas dan kebawah gereja selama sisa 4 jam. Di doa saya, saya memohon untuk umat Yahweh untuk bangkit.

Pada hari kamis di minggu kedua selama masa doa syaafat saya, saya bangun dengan rasa sakit yang luar biasa di tulang dan sendi-sendi saya dan tidak bisa bangun. Ibu saya telah bangun untuk pergi ke gereja untuk berdoa, tetapi saya menggerutu bahwa saya mengalami kesakitan dalam tubuh dan tulang saya. Ibu saya menyarankan untuk saya berdoa di rumah. Bagaimanapun juga, saya mengingatkan kepada ibu saya bahwa Yahweh secara terperinci menyuruh saya untuk pergi ke gereja untuk berdoa. Jadinya, ibu saya menolong saya memakai pakaian saya dan membawa saya ke gereja. Pagi hari itu, banyak sekali orang yang sedang berdoa di gereja dan saya meminta di doakan karena sakit di dalam tubuh saya. Saya memberitahukan mereka bahwa saya sangat lemah untuk berdoa. Jadinya, mereka mengurapi saya dan berdoa untuk kesembuhan atas tubuh saya. Saya menerima kekuatan ilahi dari Yahweh!! Haleluya! Saya memulai berdoa sambil berjalan meminta belas kasihan Yahweh untuk negara Chile dan untuk keluarga-keluarga, dan untuk orang-orang yang terkena narkoba dan untuk gereja Yahweh.

Pada saat saya selesai berdoa syafaat, saya pergi ke kebaktian malam. Setelah doa berkat dari pendeta, saya mengangkat kedua tangan saya dan merasakan seseorang lewat dan menyentuh belakang saya. Ketika hal ini terjadi, saya kehilangan semua tenaga saya dan jatuh ke lantai. Pendeta menanyakan kepada saya apa yang terjadi dan saya mengatakan tidak tahu, saya tidak punya tenaga dan susah untuk berbicara. Kemudian seluruh jemaat mengelilingi saya dan memulai berdoa dalam bahasa Roh dan berteriak. Kemudian beberapa jemaat bisa melihat seorang malaikat Yahweh datang dan malaikat Yahweh tersebut meminta saya untuk meninggalkan tubuh saya. Pendeta saya berkata,Kamu tidak akan meninggalkan tubuhmu! Setelah berkata ini, malaikat Yahweh tersebut berhenti dan tidak lagi memberikan signal ke saya untuk meninggalkan tubuh saya. Anda lihat, siapapun yang mempunyai otoritas/hak di dalam Yeshua akan di hargai oleh malaikat Yahweh.

Kemudian pendeta bertanya kepada saya, Berapa lama malaikat Yahweh akan membawa kamu?”  Saya bertanya kepada malaikat tersebut, “Apakah anda akan membawa saya untuk 1 jam? 2 jam? 3 jam? Malaikat Yahweh berkata, Tidak, kamu akan pergi selama 8 jam untuk bertemu dengan Yeshua di surga tingkat ketiga. Yeshua ingin berbicara kepadamu.” Kemudian malaikat tersebut berkata,Saya bukannya malaikat yang akan memimpin kamu ke surga karena saya adalah malaikat penjagamu yang telah melindungi kamu setiap hari selama kamu hidup di bumi ini. Dua malaikat akan datang dari surga untuk membawa kamu ke surga tingkat ketiga pada tengah malam hari.” Saya memberitahukan hal ini kepada pendeta saya dan pendeta saya mengambil keputusan untuk membawa saya ke rumahNya di lantai dua. Sewaktu saya berbaring di dalam ruangan, saya bisa mendengar anjing menggonggong dan orang-orang berteriak.

Setelah pengalaman ini, saya di beritahu bahwa ada dua orang memakai jubah putih yang sangat terang, tiba-tiba muncul di tengah jalan dan berjalan ke rumah dan naik ke lantai  dua di mana saya berada. Malaikat-mailaikat Yahweh ini sangat indah. Mereka mempunyai rambut putih yang bersinar, lebih putih dari salju dan mata seperti permata. Kulit mereka halus seperti kulit bayi tetapi badan mereka berperawakan seperti binaragawan. Malaikat-malaikat sangat berkuasa!! Saya kemudian berkata kepada pendeta bahwa malaikat-malaikat ini di kirim untuk membawa saya ke surga. Salah satu malaikat tersebut mulai memberikan signal kepada saya untuk meninggalkan tubuh saya. Pada waktu hal ini terjadi, tulang-tulang saya mulai sakit lagi. Kemudian, salah seorang jemaat yang dekat dengan saya mulai memijati tubuh saya dan memberitahukan kepada saya bahwa tubuh saya semakin dingin seperti es. Kemudian, mereka pergi untuk membawa pemanas ruangan yang kecil dan praktis, untuk menghangati tubuh saya. Setelah malaikat-malaikat memanggil saya untuk meninggalkan tubuh saya, saya mulai merasa sakit dan bergerak dari sisi satu ke sisi lain. Saya mulai merasakan kematian menguasai tubuh saya dan saya berteriak ke jemaat-jemaatJangan kubur saya, Saya akan kembali!”

Saya meninggalkan tubuh saya dan saya meloncat dari ranjang saya, saya melihat jemaat-jemaat memegang tubuh saya dan berkata, Dia telah pergi, dia telah meninggalkan tubuhnya.” Tetapi saya ada di sebelah mereka dan memberitahukan mereka , Saya disini!Bagaimanapun juga, mereka tidak bisa melihat tubuh saya karena tubuh saya adalah tubuh Roh yang tidak fana. Jemaat-jemaat tersebut mulai menutupi tubuh saya dengan selimut.

Salah satu malaikat berkata kepada saya, Sekarang waktunya untuk pergi, karena Yahweh sedang menunggu kamu! Setiap malaikat itu membawa saya dengan tangannya dan menangkat saya ke langit dan saya melewati jagat raya dengan kecepatan cahaya. Saya katakan kepada anda, meskipun anda tidak percaya akan hal ini, Yahweh Yeshua yang saya sembah ada dan hidup selama-lamanya!!

Di akhir kesaksian saya ini nantinya, ketika Yahweh meminta saya untuk kembali ke tubuh saya, saya berkata kepadaNya, Siapa gerangan yang akan percaya sama saya. Saya mohon supaya saya bisa tinggal di surga bersamaMu.!! Tidak ada seorang pun yang akan percaya kepada kesaksian saya, tidak ada yang akan percaya karena mereka tidak mempunyai iman! Di muka bumi, kurangnya iman itu sangat besar, siapa yang akan percaya kesaksian ini?” Yahweh menjawab saya, Seseorang akan percaya kesaksianmu, hanya yang sungguh-sungguh kepunyaanKu akan percaya kepada kesaksianmu.”

Sekarang saya melanjutkan kesaksian saya. Ketika saya meninggalkan tubuh saya malam itu, saya terbang dengan kecepatan yang sangat tinggi untuk menemui Yahweh. Saya bisa melihat kebawah dan melihat planet bumi. Kemudian saya melewati bulan, di mana bulan ini menerangi bumi pada waktu malam. Kemudian, saya bisa melihat matahari yang sangat besar dengan mata saya. Saya bisa melihat api yang membumbung tinggi dari bumi dan memberikan kehangatan ke planet bumi. Kemudian kami tetap terbang dan saya melihat banyak sekali bintang-bintang selama saya melewati mereka. Yahweh membiarkan saya melihat matahari, bulan dan bintang-bintang dengan satu tujuan: untuk memberitakan kepada kita semua bahwa Yahweh kita adalah pencipta alam semesta!!! Yahweh kita tidak ada bandingannya.

Kami tetap terbang dengan kecepatan tinggi sampai kami mencapai suatu tempat di mana tidak ada lagi bintang-bintang. Tidak ada lagi ciptaan Yahweh, hanya kegelapan. Saya bisa melihat kebawah dan melihat banyak bintang-bintang di bawah saya. Saya mulai merasa takut dan bertanya kepada malaikat-malaikat, Kemana kamu membawa saya? Tolong kembalikan saya ke tubuh saya di bumi!Mereka kemudian memegang saya secara erat  dan menyilangkan salah satu kaki mereka ke kaki saya. Kemudian saya mulai membungkukan badan seperti posisi terkelungkup karena saya merasa takut. Malaikat-malaikat tersebut berkata, Tetaplah diam! Kami sedang membawa kamu ke surga tingkat ketiga dimana Yeshua sedang menunggu kamu.” Malaikat-malaikat tersebut kemudian berhenti dan pada saat ini saya melihat ke segala arah tetapi saya tidak bisa melihat apapun yang di ciptakan Yahweh. Saya tidak tahu dimana saya berada tetapi saya berpikir bahwa saya berada di surga tingkat kedua.

Sewaktu saya dalam posisi terkelungkup dan malaikat-malaikat tersebut memegang saya, tiba-tiba saya mendengar suara yang sangat riuh ribut di atas saya. Malaikat-malaikat tersebut memegang saya dengan kencang dan berkata, Ricardo, jangan takut, Yeshua bersama dengan kita!” Ketika mereka sedang berkata demikian, mereka juga berkata,”Lihatlah ke atas!” Kemudian saya kaget karena saya melihat semacam gerakan oleh makhluk-makhluk di atas kami. Salah satu malaikat  tersebut berkata, Lihatlah, kami akan meperlihatkan kepadamu apa yang ada di atas kami.” Salah satu dari malaikat mengerakkan tangannya dari sisi satu ke sisi lain dan cahaya menerangi langit di atas kami untuk melihat apa yang diatas kami. Sewaktu cahaya menerangi langit, langit tersebut penuh dengan setan-setan. YAHWEH YESHUA MENGUSIR MEREKA SEMUA DALAM NAMA YESHUA!! Alkitab / Firman Yahweh itu benar adanya!! Semua yang sedang terjadi di bumi ini sudah tertulis di kitab Wahyu. Yahweh Yeshua akan datang kembali!! Bagaimana saya bisa menyakinkan ke anda, waktunya sudah SANGAT SINGKAT!! Saya berkata kepada malaikat, Ini tempat apa? Salah satu dari mereka berkata,Ini adalah salah satu dunia maya yang penuh dengan kegelapan dimana Iblis dan setan-setannya bersinggah.” Saya mulai berkata, Itulah mengapa karena banyak sekali kejahatan di atas muka bumi! Setan-setan ini datang ke bumi dari dunia maya ini dan menyebabkan banyak kehancuran dan kejahatan di antara umat manusia. Planet bumi ini penuh dengan setan-setan! Banyak sekali jumlah mereka dan tidak bisa terhitung banyaknya.

Kemudian malaikat-malaikat tersebut mulai memberikan isyarat kepada saya untuk melihat lebih dekat dan mereka menunjukkan wajah-wajah dari makhluk-makhluk ini dan wajah-wajah tersebut mirip sekali dengan wajah-wajah seram yang di tunjukkan di televisi. Makhluk-makhluk ini seperti MONSTER!! Saya melihat Thundercats (Kucing geledek) dan Power Rangers dan karikatur dari film animasi dan film horror. Pengarang-pengarang dari film dan animasi ini telah menjalin kerjasama dengan iblis untuk menciptakan hal-hal ini untuk televisi dan bioskop!! Semua gambaran tersebut datangnya dari dunia roh yang saya lihat sekarang ini. Kenapa anda berpikir bahwa sekarang anak-anak itu suka berontak? Itu karena setan-setan tersebut telah masuk ke anak-anak sewaktu mereka melihat film-film tersebut. Malaikat tersebut menjelaskan ke saya bahwa ini semuanya adalah kenyataan dan kebenaran. Semua setan-setan dan animasi tersebut hidup dan orang-orang membuat perjanjian dengan iblis untuk membawa setan-setan ke atas muka bumi. Setan-setan ini mulai mengutuki saya, gereja, Bapa di Surga, dan Yeshua, dan bumi karena setan-setan ini tidak menghargai Yahweh dan ciptaanNya.

Kemudian saya melihat sebuah makhluk yang sangat jelek yang bukan dalam bentuk roh bernama Hugo. Hugo ini adalah karikatur populer di Chile. Dia sangat menyeramkan untuk di lihat. Dia datang dekat saya dan berkata kepada saya,Kami akan ke bumi dan membunuh anak-anak! Kenapa anda  berpikir bahwa anak-anak membunuh anak-anak lainnya? Itu adalah semuanya pengaruh dari televisi yang merasuki anak-anak untuk membunuh atau melakukan kejahatan.  Setan-setan ini menabur kebencian ke atas muka bumi. Semoga Yahweh menyelamatkan dan menyucikan negara Chile!! Salah satu dari malaikat tersebut berkata,Tetaplah melihat!” Dan setan-setan berkata, “Kami telah berusaha menghancurkan gereja, tetapi kami tidak bisa, karena kalau kami membunuh satu, kemudian seribu muncul menggantikan yang satu itu.!” Sejak gereja mula-mula, iblis berusaha untuk menghancurkan gereja yang sungguh-sungguh mengajarkan injil yang benar, tetapi iblis tidak bisa karena Yahweh Yeshua melindungi gerejaNya! Puji Yahweh! Kemudian setan-setan tersebut berkata, Kita pakai cara baru, mari kita ke dalam gereja karena di dalam gereja tersebut banyak jemaat yang termasuk kawanan kita! Kita akan menggunakan jemaat tersebut untuk menyebarkan gosip dan perpecahan di antara gereja. Kami akan menghancurkan gereja dengan menyebarkan gosip dan Roh Kudus sedih dan meninggalkan gereja.” Setan-setan pergi kemana saja untuk menghancurkan orang-orang yang mengasihi Yahweh. Seperti yang di jelaskan di ayat ini:

1 Petrus 5:8 – Sadarlah dan berjaga-jagalah! Lawanmu si Iblis, berjalan berkeliling sama seperti singa yang mengaum-aum dan mencari orang yang dapat di telannya.

Saya sudah tidak tahan melihat semuanya lagi, tetapi malaikat tersebut menyuruh saya untuk melihat kejadian yang sedang berlangsung. Saya melihat setan-setan tersebut kabur sewaktu ada suatu cahaya yang sangat terang datang. Sewaktu cahaya ini semakin mendekat, bintang tersebut membawa pujian dan penyembahan ke Yahweh. Cahaya ini bukanlah suatu bintang, melainkan itu adalah berjuta-juta malaikat menunggangi kuda-kuda putih memuji Yahweh alam semesta!! Mereka berteriak Kudus, Kudus, Kudus untuk Dia yang hidup selama-lamanya. Yahweh adalah Alfa dan Omega, yang terdahulu dan yang kemudian dan biarlah yang bernafas semua memuji Yahweh!Kemudian saya melihat suatu peperangan besar dan tidak bisa melihat setan-setan lagi. Jangan takut lagi karena lebih banyak jumlah malaikat yang bersama dengan kita daripada musuh kita!

Malaikat-malaikat tersebut membuka jalan ke surga tingkat ketiga. Mereka di pecah menjadi 2 group, satu di sisi kanan dan satu di sisi kiri. Hal ini membuka jalan ke surga tingkat ketiga! Jalan ini mencapai ke surga dan saya bisa melihat kota surga. Saya bisa melihat jalur malaikat-malaikat yang memancarkan kemuliaan Yahweh. Malaikat-malaikat ini telah membersihkan lingkungan tersebut dari setan-setan dan malaikat-malaikat tersebut tidak behenti-hentinya memuji Yahweh. Malaikat-malaikat teserbut meletakkan saya di hadapan malaikat-malaikat lainnya dan berkata kepada saya, Kamu harus tunggu disini!

Kemudian di kejauhan dan dari kota tersebut, saya melihat seorang sosok yang penuh wibawa dengan jubah putih sedang menunggangi kuda putih. Semakin sosok ini mendekat kepada saya, malaikat-malaikat tersebut tidak berhenti memuji dan meninggikan nama Yahweh. Figur ini datang ke arah saya kira-kira jaraknya 4 meter dan bentuknya sangat indah, jauh lebih indah daripada malaikat-malaikat lainnya. Saya mengharapkan dia untuk berkata kepada saya, tetapi dia malah melihat saya untuk beberapa saat dan berkata, Saya adalah Michael yang bertugas menjaga kamu dan gereja di muka bumi! Saya telah melihat malaikat Michael muka dengan muka dan dia sangat indah! Dia membalikkan badan dan menunjukkan saya suatu jalan untuk masuk ke kota surga. Dia berkata,Masuklah! Yahweh Yeshua sedang menunggu kamu!” Saya sedang berjalan menuju kota surga dan selama saya berjalan, malaikat-malaikat bersorak dan memuji Yahweh. Saya menangis dan menangis selama saya melihat kota tersebut.

Kota surga itu terbuat dari emas murni dan pintu-pintu gerbangnya terbuat dari mutiara. Permukaan lantainya terbuat dari kristal. Saya tidak pernah melihat hal ini sebelumnya di bumi dan tidak ada seorang pun yang bisa membuat seperti ini. Arsiteknya adalah Yahweh sendiri dan Yahweh alam semesta. Saya berada di luar kota dan gerbang pintunya terbuka lebar. Sewaktu gerbangnya terbuka lebar, saya bisa melihat ke dalam dan dinding-dindingnya terbuat dari batu rubi, safir, dan mutiara. Mereka sangat berkilauan. Dan di dalam kota, berjuta-juta kali berjuta-juta suara memuji Yahweh. Saya jatuh tersungkur dari luar mendengar hal ini. Saya mendengar suatu suara yang mengguncangkan surga dan di balik suara ini, ada berjuta-juta pujian kepada Yahweh berkata, Kudus,Kudus, Kuduslah Yahweh dan Bapa kepadaNya semua kemuliaan dan hormat selama-lamaNya AMEN!” Suara yang berkuasa ini berkataHIDUPLAH KUDUS, KARENA AKU KUDUS. HANYA YANG HIDUP KUDUS YANG BISA MASUK KE TEMPAT INI! TANPA KEKUDUSAN, TIDAK ADA SEORANGPUN YANG BISA MELIHAT  YAHWEH. Tanpa kekudusan, tidak ada seorangpun yang bisa melihat Yahweh.

Suara tersebut berkata, Masuklah dan saya memasuki kota tersebut. Saya melihat sebuah tahta dengan api dan api tersebut keluar dari tahta, saya melihatnya dan saya melihat Yeshua, Raja atas segala raja, dan Yahweh atas segala tuhan. Saya jatuh tersungkur ke tanah dan saya tidak mempunya kekuatan. TanganNya keluar dari api dan menyentuh saya dan Dia berkata, Bangunlah! Saya mendapat kekuatan dan berdiri. Saya kemudian menyentuh kakiNya, tanganNya dan tubuhNya. Ketika  saya melihat wajahNya, mukaNya tidak seperti artis-artis di bumi mengambarkan mukaNya! Banyak orang membuat dewa-dewa dari kayu dan gambar-gambar lainnya. Tetapi aku ingin memberitahukan kepadamu, bahwa Yeshua tidak seperti gambaran-gambaran tersebut. Dia sangat kuat dan perkasa! Dia bukan Yahweh yang tidak ada apa-apanya. Dia Maha Kuasa!! Dia berkata, Saya bukan Yahweh yang terbuat dari kapur atau kayu. Saya Yahweh yang hidup!” Dia kemudian melanjutkan,”Beritakan kepada gerejaKu di bumi bahwa Aku ada!! Aku benar-benar hidup dan ada!! Katakan kepada umatKu bahwa Surga itu nyata dan Aku menantikan mereka!

Kemudian Yahweh berkata kepada saya, Mari, berjalanlah bersamaKu dan Aku akan menunjukkan kepadamu sesuatu yang luar biasa.” Kami melihat ke bawah dan dari lantai yang kami pijak, kami bisa melihat planet bumi dan semua yang di kerjakan di atas muka bumi. Yahweh berkata, Aku bisa melihat segala sesuatu yang gerejaKu kerjakan! Yahweh tahu segala sesuatunya apa yang kita kerjakan dan saya bisa melihat banyak dari umatNya di Surga. Yahweh berkata kepadaku, “Lihat gerejaKu!” dan saya melihat saudara melawan saudara dan gereja melawan gereja. Kata Yahweh, GerejaKu telah kehilangan iman, mereka tidak mau percaya kepadaKu, kejahatan telah bertambah-tambah di muka bumi, dan orang tidak mau percaya bahwa Aku ada. Katakan kepada umatKu bahwa Aku akan melakukan sesuatu yang luar biasa di muka bumi!  GerejaKu malah berpaling daripadaKu dan bukannya bertumbuh. Yahweh mulai menangis untuk gerejaNya dan Dia berkata, “Gereja ini bukan gerejaKu!” Saya berkata, Yahweh, jangan bekata seperti itu! Tentu kita adalah gerejaMu.” Kemudian Yahweh berkata, Tidak. GerejaKu berjalan dengan kuasa dan tanda-tanda mukjizat! GerejaKu telah menurun! Bagaimanapun juga, katakan kepada mereka, Aku akan mengangkat mereka kembali!”

Yahweh berkata kepada saya untuk tetap berjalan bersama dengan Dia dan kamu melewati sebuah pintu dan jalannya beralaskan emas. Saya mulai berlari sepanjang jalan emas dan mengambil debu emas dan menaburkan ke seluruh tubuh saya. Kemudian Yahweh berkata untuk berjalan ke arahNya dan memberitahukan kepada kita semua bahwa banyak jalan-jalan emas di surga. “Semua ini adalah untuk kepunyaan umatKu,” kata Yahweh “Tetapi, di gerejaKu, banyak sekali pencuri-pencuri yang mencuri perpuluhan dan persembahan.! Katakan kepada umatKu bahwa tidak ada pencuri yang bisa masuk ke kerajaan surga.” Kita perlu meluruskan hidup kita untuk Yahweh. Kemudian kami melihat sebuah meja yang sangat panjang untuk berjuta-juta orang  dengan banyak makanan dan buah-buahan. Disana juga banyak mahkota dan mangkok kristal untuk minum. Yahweh berkata, “Ricardo, semua ini telah di sediakan untuk umatKu!” Meja ini telah di siapkan untuk pernikahan anak Domba.”

Saya juga mengetahui bahwa ada seorang wanita yang pernah di bawa ke surga dan melihat malaikat-malaikat  sibuk mempersiapkan perjamuan pernikahan! Saya berkata kepada Yahweh,Kenapa wanita ini melihat malaikat-malaikat sibuk mempersiapkan perjamuan tetapi saya tidak melihat persiapannya sedang di kerjakan?” Yahweh berkata, Itu karena persiapannya sudah selesai! Di sana banyak mahkota untuk mereka yang bekerja dan taat kepada Yahweh. Saya berkata, ”Yahweh, kapan Yahweh akan datang kembali, jika persiapannya sudah selesai? Berapa lama lagi Yahweh akan datang? Tunjukkanlah kepada saya sebuah jam, berapa lama lagi sisa waktunya menurut jam surga?” Banyak orang telah mendapatkan mimpi mengenai jam, menunjukkan hampir jam 12 malam ketika Yahweh seharusnya datang kembali. Saya bertanya, “Yahweh, kapan jam tersebut akan mencapai jam 12 malam? Apakah tinggal 1 menit? 5 menit?” Yahweh mengamati muka saya untuk sementara waktu dan kemudian Dia berkata, “Ricardo, di surga sudah tidak ada jam lagi.” Kemudian saya bertanya, “Kalau begitu Yahweh, kalau jam-nya sudah tidak ada lagi, kenapa Yahweh tidak datang kembali kedua-kaliNya?” Yahweh mengangkat kedua tangannya dan dengan menggunakan ibu jari dan jari telunjuk, Dia menunjukkan tanda yang sangat kecil dan berkata, “Sisa waktu yang ada adalah hanya kemurahan Bapa kepada mereka yang telah berpaling dan memberikan mereka kesempatan untuk bertobat dan kembali ke pekerjaan mula-mula.” Dan Yahweh pencipta segala makhluk belum kembali karena Dia memberikan kita semua waktu yang sangat singkat untuk bertobat dan waktu ini di katakan, “waktu kemurahan Yahweh”. Yahweh akan datang kapanpun, kita harus mulai mencari Dia dengan sepenuh hati dan berpuasa dan berdoa dan melakukan pekerjaan mula-mula. Saya hampir selesai. Yeshua berkata, ”Sekarang kita berada di dalam masa kasih karunia Bapa!”

Kemudian seorang malaikat muncul di sebelah kanan kami dan berteriak Waktunya telah tiba !! Waktunya sudah selesai. Setiap persiapan sudah selesai! Yeshua sedang menerima pengantin wanitaNya! Yahweh sedang datang dan semua tanda-tanda di FirmanNya sudah di genapi!  Film-Film sedang menunjukkan bencana alam yang akan datang. Ilmuawan-ilmuawan tahu bahwa sesuatu bencana alam yang besar akan terjadi tetapi mereka tidak tahu itu apa! Bagaimanapun, kita sebagai gerejaNya tahu bahwa Yahweh akan datang kedua kalinya! Ketika malaikat selesai berteriak, kemudian berjuta-juta malaikat mulai melompat dan bersuka-cita bahwa pengantin wanitaNya (gerejaNya) akhirnya kembali ke surga. Saya tetap bertanya, ”Apa yang sedang tejadi?” tetapi tidak ada seorangpun yang memperhatikan saya, mereka semuanya sedang bersuka-cita dengan berita yang baik. Jadi, saya kemudian ikut serta dengan malaikat-malaikat dan mulai meninggikan nama Yeshua. Seketika, ketika saya mengangkat kedua tangan saya, saya merasa seseorang mengangkat saya dari surga dan menuju kebumi dengan kecepatan yang sangat tinggi.

Sekarang, malaikat-malaikat bersuka-cita bahwa pengantin wanitaNya sedang kembali ke surga. Saya kembali ke bumi dan di letakkan di atas mimbar gereja dimana saya berdoa setiap hari. Waktunya sangat singkat !! Jika pembaca tidak percaya kepada saya, janganlah percaya. Tetapi Yeshua akan datang dan hal itu adalah kekekalan. Umat Yahweh tidak mau percaya akan pengangkatan orang percaya. Tolong sadar, demi kemurahan Yahweh, sadarlah akan kebenaran!! (Ricardo sedang menangis)

[Peringatan Yeshua kepada orang Kristen, khususnya para hamba-Nya: peristiwa-peristiwa yang akan terjadi bagi yang tertinggal setelah Hari Pengangkatan.]

Yahweh ada di sisi saya dan Dia berkata, “Ricardo, ini yang akan terjadi kalau pengangkatan orang percaya terjadi sekarang ini!” Saya bisa melihat seluruh bumi. Saya melihat Roh Kudus yang begitu indah dan berharga. Roh Kudus memberikan kita damai dan sukacita. Kemudian, Roh Kudus meninggalkan bumi. Saya kemudian melihat asap masuk ke dalam gereja dan mengelilingi saya  dan saya berkata kepada Yahweh, “Apakah ini?” Dia berkata, “Inilah yang saya maksudkan pengangkatan orang percaya.” Kemudian saya melihat orang-orang mendobrak pintu gereja, ingin masuk, dan berteriak, Dimana anak saya? Mereka semua telah pergi! Banyak anak-anak telah pergi karena Yahweh tidak meninggalkan mereka.Orang pertama yang masuk ke dalam gereja adalah pimpinan paduan suara, berteriak,Dimana orang-orang gereja! Saya di tinggal! Saya tetap di bumi! Saya tetap di bumi! Setelah pimpinan paduan suara, saya melihat pendeta-pendeta, jemaat, dan penatua gereja semuanya menangis,Saya di tinggal! Banyak orang-tua dan pasangan-pasangan yang mencari orang-orang yang mereka kasihi dan orang-orang di gereja berteriak, Orang-orang yang anda kasihi tidak disini! Yahweh membawa mereka.” Kemudian orang-orang tersebut menangis,”Kalau begitu, itu semuanya benar, Yahweh datang dan mengambil pengantin wanitaNya.”

Banyak orang-orang menangis dan meratap, berharap bahwa mereka seharusnya telah percaya bahwa Yeshua adalah Ha Mashiah. Setiap orang yang tidak percaya bahwa Yeshua adalah Mesias, sudah hilang! Saya melihat banyak orang dan pendeta-pendeta menangis dan orang-orang mulai mendesak pendeta-pendeta,Kenapa kamu tidak mengajarkan kebenaran, kenapa kamu tidak mengajarkan kekudusan dan memperingatkan kami semua tentang hal ini? Ini semua adalah kesalahanmu sehingga kami di tinggalkan!!! Banyak orang yang di tinggalkan karena mereka tidak hidup di dalam kekudusan. Kita perlu mengajarkan kekudusan dan mengajarkan orang untuk benar-benar bertobat! Saya melihat orang-orang memukul pendeta-pendeta dan mencabut rambut mereka. Pendeta-pendeta tersebut menangis dan memohon orang-orang tersebut untuk tidak melukai mereka. Orang-orang tersebut tidak berhenti melukai pendeta-pendeta tersebut karena orang-orang tersebut telah di rasuki setan.

Ada juga gereja-gereja yang seluruh jemaatNya di tinggalkan. Saya melihat seorang laki-laki yang berusaha untuk mencongkel matanya karena kesedihannya. Orang-orang berusaha membenturkan kepalanya ke lantai dan dinding karena mereka tidak bisa mengerti bahwa Yeshua hanya satu-satunya jawaban. Karena orang-orang ingin hidup di dalam dosa dan kejahatan dan hidup menurut kehendak mereka sendiri. Orang-orang juga memotong diri mereka dan membenturkan kepala mereka sampai tengkorak mereka pecah dan mereka jatuh ke lantai. Saya melihat darah mengalir kemana-mana dari orang-orang yang berusaha melukai diri mereka. Kemudian saya melihat seorang anak muda menangis kepada Yahweh, Tolong Yahweh, bawa saya! Itu sudah telat. Yeshua telah datang dan menerima gerejaNya. Saya jatuh tersungkur karena saya telah melihat banyak hal-hal yang sangat menyedihkan.

Yeshua berkata kepada saya, ”Dalam masa kesusahan, akan terjadi banyak masalah yang belum pernah terjadi sebelumnya.” Saya kemudian bertanya, Kenapa banyak orang yang berusaha melukai diri mereka sendiri sebegitu parahnya?Yahweh menjawab, Karena pada saat itu, orang-orang ingin mati, tetapi tidak menemukannya. Kematian telah meninggalkan bumi.” Saya bertanya ke Yahweh, Kenapa banyak pendeta-pendeta dan orang-orang di tinggalkan? Yahweh berkata, ”Karena saya tahu mereka. Saya tahu hati mereka.” Semua tentang diri kita terbuka di hadapan Yahweh. Yahweh tahu segala sesuatu dalam hati kita.  Saya jatuh tersungkur, hampir lemas. Yeshua berkata, Aku menunjukkan hal ini kepada kamu supaya kamu bisa memperingatkan gerejaKu dan memberikan mereka harapan. Beritahukan mereka bahwa jika mereka bertobat sekarang, Aku akan mengampuni mereka selama masih ada waktu. Aku akan melakukan hal yang besar di muka bumi ini.

Tolong, bukalah mata anda. Penginjilan di negara Chile sedang berkembang. ”Beritakanlah kepada umatKu kalau mereka meminta pengampunan, Aku akan mengampuni mereka.” Kemudian saya melihat pengelihatan lain dan saya melihat api yang menyelimuti langit. Yeshua bertanya, Kamu melihat itu? Api yang kamu lihat di langit itu adalah api yang menutupi negara Chile. Karena negara Chile adalah untuk Yahweh, Yahweh akan mengubah negara Chile! Saya kemudian melihat api bergerak dan mendatangi negara Chile dan Yeshua berkata, Mata BapaKu tertuju kepada negara Chile.” Ketika api tersebut turun keatas chile, negara-negara lain akan melihat dan memperhatikan kebangkitan Yahweh di Chile. Yahweh menunjukkan kepada saya pengelihatan di suatu tempat yang bernama “Paseo Humada” dan menjunjukkan ke saya orang-orang yang yang lumpuh dan cacat. Kemudian saya melihat orang-orang percaya berdoa ke orang-orang cacat tanpa kaki dan menyuruh anggota badan untuk bertumbuh. Anggota badan akan taat dan bertumbuh di depan mata mereka. Orang tanpa tangan akan menerima tangan baru. Dalam waktu ini. Yahweh akan menunjukkan mukjizat2 yang kreatif. Di dalam gereja-gereja, banyak orang yang akan di sembuhkan. Dalam waktu ini, yang mati di bangkitkan dan Yahweh akan memakai kamu di Chile untuk melakukan mukjizat yang sama seperti yang rasul-rasul lakukan di Alkitab.

Itulah seluruh wahyu yang Yahweh telah berikan kepada saya (Ricardo Cid). Dia akan datang segera. Maranatha! Amen!

Jikalau kamu belum menerima Yeshua sebagai Yahweh dalam hidupmu, saya ajak kamu berdoa sebagai berikut:

Yahweh Yeshua, saya percaya Engkau adalah Anak Yahweh dan Engkau mati untuk semua  dosa saya. Mari masuklah ke hati saya, jadilah Yahweh dan Penyelamat untuk hidup saya dan ampunilah semua dosa saya. Engkau mempunyai kuasa dalam setiap bagian dalam hidup saya dari saat ini. Yahweh Yeshua, penuhilah saya dengan RohMu yang Kudus dan pakailah saya untuk kemuliaan bagi namaMu. Saya mau melayaniMu dan mengasihiMu dengan segenap hati saya seumur hidup saya. Terima kasih Bapa, sekarang saya adalah anakMu. Di dalam nama Yeshua. Amin.

Setelah kamu berdoa di atas, bacalah Alkitab (Firman Yahweh), berdoa senantiasa, pergilah ke gereja untuk mendengarkan Firman Yahweh dan bersekutulah dengan saudara seiman. Hidupmu tidak akan sama lagi dan kamu mempunyai hidup yang penuh damai dan sukacita dibumi dan kamu akan hidup selama-lamanya dengan Yahweh Yeshua di surga. Yahweh memberkatimu.

Sumber:

  1. Urgent message
  2. Testimony Ricardo Cid

Di terjemahkan dari bahasa spanyol ke bahasa inggris oleh Alfredo Ramirez. Inggris ke Indonesia oleh Hendry Sudjatmiko

Hak cipta dari artikel ini dimiliki oleh penjalabaja.wordpress.com. Artikel ini boleh diperbanyak dengan syarat alamat blog disertakan dengan lengkap dan bukan untuk tujuan komersial. Persiapkan Jalan Bagi Raja!!

Membaptis Dengan Api Yang Dasyat, 2

Kisah nyata tentang peperangan rohani, pengalaman supernatural berkunjung ke Sorga dan Neraka dari sebuah gereja lokal di Korea Selatan ketika mereka sedang melakukan doa syafaat rally selama 30 hari. Artikel ini diterjemakan dari buku Baptize By Blazing Fire, yang ditulis oleh Pendeta Kim Young-Doo (aslinya berbahasa Korea).

Buku 1 bagian kedua. Lihat bagian pertama

Hari ke 8.
Pendeta Kim Yong-Doo: Ini sudah satu minggu setelah kami bertekad untuk memulai doa rally. Peperangan rohani kami semakin kencang dan secara fisik kami di uji terus-menerus setiap hari. Satu persatu, mata rohani dari tim doa kami di bukakan dan kami di penuhi dengan Roh. Kuasa-kuasa setan melakukan serangan gencar. Banyak dari situasi-situasi pribadi tim doa kami yang di tujukan untuk menguji kemarahan kami. Pada hari pertama, satu dari 4 ban mobil saya, di sobek. Di hari kemudian, ban depan mengalami sobek yang besar. Saya benar-benar frustasi dengan situasi ini. Bagaimanapun juga, saya tidak komplain/bersungut-sungut kepada Yahweh tetapi saya berteriak Haleluya dengan hati bersyukur. Hari kemudian, ada truk yang membawa kabur mobil saya. Hal ini benar-benar hampir membuat saya sangat jengkel, tetapi istri saya dan jemaat-jemaat saya mengingatkan saya, Pak pendeta, kamu harus bertahan melewati semuanya ini.” Kemudian, seseorang memecahkan lampu depan mobil, dan sehari kemudian, seseorang membuat lecet sisi mobil dengan benda yang tajam.

Kebaktian di gereja maju dengan pimpinan dari Roh Kudus. Sebelumnya di judul buletin gereja tertulis, “Jam yang di penuhi oleh Roh Kudus” tetapi akhirnya di gantikan dengan, “Kebaktian dengan pimpinan Roh Kudus yang nyata” Formalitas tata-cara penyembahan, doa, kotbah, dan persembahan di hilangankan dan kami bergantung sepenuhnya dengan Roh Kudus untuk mempimpin penyembahan, doa, kotbah, dan proklamasi. Kotbah bisa berjalan setelah jadwal semenjak tidak ada desakan untuk menyelesaikannya sesuai dengan batas waktu.

Setiap pendoa syafaat melihat kehadian Yeshua selama doa semalam suntuk, jadi mereka tidak merasa capek walaupun kebaktian/persekutuan doa ini berjalan terus sampai pagi keesokan harinya. Kami selalu waspada dan tidak ada waktu untuk tidak bersiaga semenjak setan selalu menyerang tanpa henti-hentinya.

Kim Joo-Eun: Saya sedang berdoa dengan bahasa Roh kemudian Yeshua datang mendekati saya dan berkata, Joo-Eun, Aku mengasihimu. Joo-Eun, berdoalah dengan seungguh-sungguh dan Aku akan membawa tanganmu dan membawa kamu ke Surga. Berdoalah tapa berhenti. Aku akan menunjukkan Surga kepadamu. Apakah kamu mengerti?

Kemudian, malam itu, setan muncul secara berkelompok. Satu setan muncul sambil mengepakkan sayap-sayapnya seperti kelelawar dengan dua tanduk kecil di kepala dan mata seperti mata kucing. Setan ini terbang ke arah saya dengan mulutnya yang terbuka dengan lendir yang kental keluar dari mulutnya. Matanya berwarna merah darah. Saya berteriak, Di dalam nama Yeshua, aku perintahkan setan yang jorok dan kotor: pergi dari saya.” Kemudian, setan ini menghilang. Tidak lama kemudian, satu setan muncul lagi dengan kepala bewarna biru dengan mata-mata yang kecil mendatangi saya. Saya takut dan bulu kuduk saya berdiri di sekujur tubuh saya. Saya berteriak, Di dalam nama Yeshua, enyah dari saya. Tetapi setan ini tidak berkutik. Malahkan, setan ini terus menatapi saya. Saya berteriak dan merasa takut sampai ketika salah satu anggota pendoa syafaat kami, Baek Bong-Nyo yang duduk di sebelah saya, bergabung dengan saya berteriak, Di dalam nama Yeshua, pergi dari kami.” Kemudian setan tersebut pergi.

Saya melanjutkan berdoa ketika sebuah naga merah besar terbang menuju arah saya. Matanya bewarna hijau. Naga ini mempunyai tanduk yang panjang dan tajam. Dari hidungnya keluar asap. Naga ini terbang ke arah saya seakan-akan ingin menerkam saya hidup-hidup. Saya tidak berkutik. Saya berdiri di tanah, berdoa dengan sungguh-sungguh di dalam Roh di dalam nama Yeshua, kemudian setan ini pergi. Hal ini membuat perasaan saya sangat senang. Saya tidak menyadari kuasa dan pengaruh dari nama Yeshua sebelum pengalaman ini. Kemudian, ada setan yang sangat keji, berkepala seperti tengkorak ketawa secara cekikan di depan muka saya sepertinya dia ini menghujat saya. Kemudian saya berdoa di dalam Roh memakai nama Yeshua untuk mengusir setan ini. Saya berpikir mengenai Yeshua di gantung di kayu salib selama saya berdoa dan Yeshua muncul dan memberikan semangat kepada saya dan berkata,Joo-Eun, sedikit lagi, berdoalah lebih lagi.

Hari ke 9.
Lee Haak-Sung: Setan semakin kuat menyerang kami. Naga merah yang Joo-Eun katakan sebelumnya muncul di depan saya. Besarnya naga itu membuat saya takut. Naga itu mempunyai mata yang bewarna hijau dan asap keluar dari hidungnya. Naga itu mempunya gigi sangat tajam mirip tanduk. Cakarnya ke arah keluar dan ekornya sangat panjang. Bagaimanapun, saya berdoa dengan berani dan naga itu menghilang. Tidak lama kemudian, setan wanita datang dengan berteriak,Hee-hee-hee! Mulut setan wanita tersebut penuh dengan gigi-gigi seperti serigala. Kemudian, saya juga mulai mendengar pasukan seperti marching ban dengan sepatu but militer, dengan sepatu-sepatu mereka, mereka membuat suara berisik di belakang saya. Tidak lama kemudian banyak bayangan-bayangan hitam mengelilingi saya. Suara dari setan dan suara-suara ketukan dari sepatu-sepatu mereka membuat saya takut. Jadi saya berteriak, Yahweh tolong saya. Tolong saya. Saya memanggil Yahweh dan kemudian Yeshua muncul dengan cahaya yang terang. Setan-setan tersebut menghilang sewaktu Yeshua muncul. Yeshua memegang tangan saya dan saya menyanyi dan menari dengan Dia.

Kemudian, Yeshua memanggil nama saya, Haak Sung yang Kukasihi, apakah kamu mau mengunjungi Surga?” Tidak lama setelah Yeshua memegang tangan saya, saya tiba-tiba memakai jubah putih. Saya terbang ke udara dan terbang menuju malaikat-malaikat Surga yang menunggu kami. Saya tidak bisa mengangkat kepala saya dengan benar karena terangnya sinar di Surga. Saya berpikir saya sedang bermimpi, tetapi Surga itu lebih nyata daripada bumi. Semua di surga di lapisi dengan emas. Semua tempat di Surga sepertinya memancarkan sinar. Banyak malaikat-malaikat dan orang-orang Suci yang lalu lalang dengan sibuk dan malaikat-malaikat menyambut saya dengan sukacita. Saya berkata, Yeshua saya ingin tahu kalau ada rumah buat saya disini.” Kemudian Yeshua mengirimkan 2 malaikat untuk menuntun saya ke rumah saya. Rumah saya tidak besar tetapi dinding-dindingnya terbuat dari batu bata emas. Saya melihat taman bunga yang besar yang di penuhi oleh bunga yang bermacam-macam. Saya mempunyai keinginan untuk meloncat dan berguling di taman.  Sewaktu saya mencium aroma wangi dari bunga-bunga tersebut, saya di penuhi dengan sukacita, dan meloncat-loncat layaknya seperti anak kecil.

Lee Yoo-Kyung: Saya sedang berdoa di dalam Roh ketika satu setan mendatangi saya. Setan itu mempunyai luka jahitan yang dalam yang menyerupai tanda X di mata kanan. Di mata kirinya, ada tanda warna hitam seperti binatang rakun. Setan itu seperti setan laki-laki dan saya berteriak,Di dalam nama Yeshua, enyah dari saya.” Kemudian ada setan yang mempunyai sayap-sayap seperti kelelawar mendatangi saya dan berkata, Memangnya saya salah apa sampai kamu harus menggangu saya? Hey, saya tidak akan datang lagi ke kamu kalau kamu mempersilahkan saya masuk ke dalam dirimu dan keluar lagi hanya sekali saja.Saya menjawab setan tersebut,Kamu – Kamu setan menjijikan. Di dalam nama Yeshua, enyahlah dari hadapanku!Setelah itu, setan itu pergi. Setelah itu saya melawan 3 atau 4 setan yang berbeda dan kemudian saya mencium sesuatu yang wangi di sekeliling saya. Yeshua datang dan memanggil nama saya,Yoo-Kyung yang Aku kasihi berikanlah tanganmu.” Kemudian saya menjulurkan tangan-tangan saya kepada Yeshua dan Yeshua memegang kedua tangan saya dengan kedua tanganNya. Saya berkata,Yeshua, bahu saya sakit sekali.” Yeshua kemudian menaruh tanganNya ke atas bahu saya dan sakit saya hilang.

Yeshua memberikan nama julukan untuk semua pendoa syaafat. Hal itu lucu sekali. Yeshua memanggil saya, “Muka bintik” karena saya mempunyai banyak bintik di muka saya. Joo-eun di berikan nama julukan, “bintik coklat” karena mukanya mempunyai banyak bintik coklat.

Kemudian, Yeshua menghibur saya, Yoo-Kyung yang Kukasihi, kamu sering menangis semenjak kamu bertemu dengan nenek kamu di neraka.” Yahweh mengingatkan saya,Yoo-Kyung, ketika aku membawa kamu ke neraka, kamu tidak boleh mengulurkan tanganmu ke siapapun, termasuk ke nenek kamu. Kamu tidak boleh memegang tangan siapapun di neraka.”

Kemudian Yeshua membawa saya pergi ke neraka, saya melihat ayah saya yang sudah meninggal dan juga kakak laki-laki saya yang berumur 26 tahun. Kakak laki-laki saya bunuh diri dengan minum racun. Mereka semuanya telanjang. Mata mereka memandang mata saya. Kakak laki-laki saya berkata,Kakak-ku, Bong-Nyoo, kamu kok bisa datang ke sini? Disini bukan tempat buat kamu. Tolong kakak, berdoa kepada Yeshua. Cepat dan mohon Yeshua untuk membawa saya keluar dari sini. Tolong saya bawa ke Surga. Sekarang! Sewaktu kakak laki-laki saya berdoa dan memohon, dia di lemparkan ke kuali yang penuh dengan air mendidih. Saya bisa mendengar suara air mendidih.

Ketika saya masih kecil, ayah saya tidak memperdulikan saya, dan kebencian dia kepada saya semakin besar tahun makin tahun. Di neraka, ayah saya berkata, Bong-Nyo, ketika saya masih hidup di dunia, saya melakukan hal-hal yang tidak bermoral dan saya menyesali semuanya sekarang. Saya pikir itulah kenapa saya disini sekarang. Saya mohon maaf dengan sangat.” Saya bertanya kepada Yeshua, “Kenapa ayah saya ada disini?” Yeshua menjawab, Ayah kamu telah berdosa besar. Dia bukan saja tidak percaya kepadaKu tetapi dia juga berjudi tanpa lewat satu hari-pun. Ketika ibumu sedang dalam keadaan hamil dengan adik kamu di kandungannya, hampir 1 bulan sebelon bayinya lahir, ayahmu membunuh adikmu dengan cara memukul perut ibumu. Bayi tersebut mengalami trauma di kandungan dan akhirnya meninggal di kandungan. Ayahmu juga memaksa kamu untuk mengubur satu bayi yang masih hidup di gunung. Apakah kamu lupa akan hal ini? Setelah melakukan banyak dosa besar, dia tidak pernah meminta pengampunan. Jadi itu adalah benar untuk dia ada di neraka. Yeshua mengatakan hal ini dengan nada yang marah.

Saya melihat wajah lain yang saya kenal dan wajah itu adalah ibu mertua dari kakak perempuan saya. Dia memohon dengan sangat kalau saya kembali ke bumi, dia ingin mantu perempuan-nya dan semua famili untuk percaya Yeshua Ha Mashiah, berdoa dengan sungguh-sungguh, melihat neraka supaya mereka semuanya bisa pergi ke Surga. Dia berkata, Saya tadinya tidak tahu bahwa neraka itu ada atau betapa panas dan mengenaskan di neraka. Saya tadinya memegang jabatan penatua di gereja tetapi saya tidak pernah melayani di gereja. Saya terlalu banyak berhala di dalam dunia dan berhala tersebut mengacaukan saya. Itulah kenapa saya ada disini. Saya sangat menyesali semuanya itu.” Dia berteriak. Kemudian dia di lempar ke dalam air mendidih. Saya sangat takut dan sedih dan tidak kuasa lagi menahan diri saya. Wajah saya di penuhi oleh air mata dan bau asap di neraka membuat saya susah bernafas. Yeshua juga menangis. Yeshua mempunyai satu pelajaran penting buat saya,Kamu hanya punya satu kesempatan untuk ke Surga yaitu waktu kamu masih hidup di dunia.” Aku tidak bisa berbuat apa-apa kecuali hanya menonton keluarga saya yang tersiksa. Api neraka tersebut tidak bisa di bandingkan dengan api di bumi.

Lee Yoo-Kyung: Setelah berdoa sampai 7:30 pagi, saya pulang ke rumah berharap untuk tidur.  Kemudian saya merasakan ada sesuatu di dalam ruangan tetapi saya tidak melihat apapun. Kemudian saya menutup mata lagi dan yesus (perhatikan y huruf kecil bukan Y besar) duduk di samping saya. Kemudian saya di liputi rasa takut yang luar biasa dan bulu kuduk saya merinding di sekujur tubuh saya. Saya berdoa di dalam bahasa Roh dengan berani. Kemudian, orang yang saya pikir Yeshua berubah menjadi setan bewarna hitam dan mempunyai mata biru gelap. Setan tersebut menggulingkan bola matanya ke belakang dan dengan tangan terangkat seperti mengucapkan doa bapa kami. Kemudian setan tersebut berkata,Semua setan berdiri Dengan nada gertak saya berkata, Kamu setan, di dalam nama Yeshua, pergi kamu.” Setan itu langsung menghilang.

Hari ke 10.
Kim Joo-Eun: Ketika saya berdoa dengan sungguh-sungguh di dalam Roh, naga merah muncul di depan saya. Naga tersebut beranjak dan melompat ke arah saya. Naga tersebut mempunyai mata seperti buaya dengan cakar yang tebal dan tajam. Dia berusaha menakuti saya dengan mengarahkan cakarnya ke arah saya. Asap yang menjijikan keluar dari lubang hidungnya. Setan, engkau makhluk licik, pergi dari saya di dalam nama Yeshua.” Saya berteriak seperti perempuan gila. Naga tersebut kemudian mengarah ke arah Haak-Sung. Haak-Sung menyadari hal ini. Doa Haak-Sung menjadi tambah intensif dan kencang. Dia berteriak seperti saya, Setan, pergi dariku di dalam nama Yeshua.” Kemudian, naga itu pergi ke arah saya lagi dan berubah menjadi naga hitam. Dengan ketawa licik, setan itu berkata, “Jangan berdoa. Kenapa kamu berusaha membuka matanmu sewaktu kamu berdoa? Kalau memang demikian, tetap buka mata kamu. Kenapa kamu harus berdoa dengan menutup mata? Buka matamu. Kenapa kamu berdoa dengan kencang hari ini? Setan tersebut berusaha menghancurkan konsentrasi saya di dalam doa. Saya berteriak kembali, Setan licik, pergi daripadaku di dalam nama Yeshua Tetapi setan ini tidak mau pergi secara mudah. Kemudian saya harus menekankan nama Yeshua lebih lagi, Dengan menekankan nama Yeshua, naga itu kembali menatap saya dengan tajam, menggertakan giginya dan kemudian pergi.

Kemudian, ada setan lain yang melihat saya dan mulai maju ke arah saya. Saya menyadari bahwa setan itu adalah roh setan perempuan yang sering berada di film horror dan TV di Korea. Saya mulai takut. Saya tahu jikalau saya menunjukkan rasa takut, maka hal itu akan memberikan keyakinan kepada roh jahat yang berusaha menyerang saya. Dengan segenap kekuatan saya, saya berusaha untuk tidak menunjukkan rasa gentar saya sebagaimana saya melawan setan-setan tersebut dengan doa. Tujuan dari roh ini adalah untuk menakuti-nakuti orang. Darah menetes dari ujung mulutnya dan rambutnya sepertinya terikat dan tidak terawat. Setan tersebut membuat suara-suara yang tidak suci dan ketawa kecikikan dengan licik. Dengan segenap kekuatan saya, saya berteriak, Pergi dariku di dalam nama Yeshua Kemudian setan tersebut pergi.

Kemudian yahweh (perhatikan y kecil bukan Y besar) datang kepada saya. Kali ini saya merasakan ada sesuatu yang aneh. Saya merasakan tidak nyaman dan merasa takut. Saya ingat pendeta saya berkata untuk hati-hati karena setan bisa menyamar sebagai malaikat terang. Saya di beritahu kalau saya tidak bisa membedakan, saya harus berdoa di dalam Roh atau menguji malaikat/roh tersebut dengan Firman Yahweh. Saya berusaha untuk mencoba yeshua ini (perhatikan y kecil dan bukan Y besar) dengan berdoa di dalam Roh. Pada saat saya berdoa di dalam Roh, saya melihat wajah roh tersebut menjadi kacau dan menjadi hitam. Setan berusaha datang kepada saya dengan menyamar sebagai Yeshua. Mata setan tersebut berpindah ke segala arah dan tidak mau meninggalkan saya sebagaimana setan itu berusaha mengacaukan doa saya.

Baek Bong-Nyo: Hari ini saya sedang bedoa di dalam Roh dan Yeshua datang kepada saya. Saya menangis, Yahweh, Yahweh. Yeshua berkata, Berhentilah menangis. Aku datang untuk membawa kamu ke Surga. Mari pergi bersamaKu.” Saya melihat rasa simpatik di wajah Yahweh ketika Dia memegang tangan saya. Ketika saya mengunjungi Surga, saya selalu terkagum-kagum dengan misteri dimana Surga itu tidak terbatas dan kekal. Saya kagum dengan pemandangan-pemandangan yang menakjubkan. Saya merasa untuk melihat dan menikmati surga hal itu akan memakan waktu yang tidak ada batasnya. Yeshua menyuruh saya untuk pergi dan mengamati gereja di Surga. Setelah kami datang, saya terperangah dan kami datang ke satu gedung yang besar dan menakjubkan. Saya berteriak, “Wow!” Saya begitu girangnya. Gedungnya besar sekali. Saya rasa gedung itu bisa mencapai langit di Surga.

Kemudian, Yeshua berkata,Bong-Nyo, mari kita pergi ke puncak tertinggi di Surga.” Ketika kami mencapai puncak tertinggi di Surga, kami bisa melihat banyak tempat di Surga. Saya bisa melihat banyak sekali malaikat. Saya bisa melihat taman yang sangat luas dengan banyak variasi bunga-bunga. Mustahil untuk saya untuk bisa menghitung bermacam bagai tanaman dan bunga. Saya bisa melihat laut yang tidak ada ujungnya dan laut tersebut bersih dan bening seperti kristal. Banyak juga kapal-kapal yang bagus dan mengapung di air.

Tetapi ketika saya balik ke bumi, saya sekali lagi mengingat keluarga dan kakak saya di neraka. Saya menangis sampai berjam-jam dan saya tidak tahu harus berbuat apa. Tidak lama kemudian, sekelompok 15 malaikat datang kepada saya. Yahweh menyuruh kami untuk pergi ke bumi dan menghibur Baek, Bong-Nyo. Inilah kenapa kami disini.” Mereka mengelilingi saya dan mulai mengibur saya dengan kata-kata yang menyejukkan. Setelah saya di hibur, saya bisa tenang dan air mata saya di hapus.

Kemudian, saya menlanjutkan untuk berdoa, kemudian saya melihat Surga terbuka dan Bapa di Surga duduk di tahtaNya. Bapa berkata dan berkata kepada saya untuk berhenti menangis. Roh Kudus datang dan berbisik kepada saya, Aku akan memberikan kamu dan Kang, Hyun-Ja karunia menyembuhkan dan api Roh Kudus. Bagaimanapun kamu harus mencari karunia-karunia ini dengan sungguh-sungguh. Yeshua berdiri disebelah Bapa di Surga, Yeshua berkata, “Bong-Nyo, ketika kamu menjadi lemah selama berdoa, Aku akan mengurapi engkau dengan kuasa Roh Kudus.”

Dengan nada kesal, Yeshua mengatakan bahwa gereja-gereja dan pendeta-pendeta menyembah Dia dengan sia-sia. Mereka mengikuti tradisi dan pekerjaan manusia. Banyak sekali kebaktian yang pendek dan kotbah yang tidak berarti. Panjangnya waktu pujian dan penyembahan menjadi tidak bisa di terima. Mereka lebih khawatir kapan semuanya itu akan berakhir. Waktu kotbah di persingkat. Yeshua menyatakan kekecewaanNya. Secara umum, lamanya kebaktian adalah 1 jam. Kemudian banyak sekali kebaktian menjadi kurang dari 1 jam. Mereka terlalu terburu-buru untuk selesai. Yeshua ingin sekali ingin melakukan pekerjaan melewati pendeta-pendeta, tetapi pendeta-pendeta tersebut berkotbah dengan kemampuan mereka sendiri dan bukan di dalam Roh. Mereka lebih khawatir dengan mengatur waktu daripada berkotbah di dalam Roh. Dengan pendeknya waktu penyembahan dan kebaktian, banyak pendeta-pendeta yang menggunakan waktu bebasnya untuk hal-hal pribadi seperti makan-makan, jalan-jalan dengan jemaat dan membuang waktu dengan hal-hal yang tidak berguna. Beberapa pendeta malah di kacaukan dan terbuai dengan jemaat-jemaat wanita yang cantik. Anggota-anggota jemaat yang lebih kaya dalam keuangan di berikan waktu  dan perhatian lebih banyak di bandingkan dengan jemaat yang tidak punya uang.

Tipe pendeta-pendeta ini tidak memberikan waktu untuk berdoa untuk kemuliaan Yahweh, mereka berdoa tidak dengan sungguh-sungguh, dimana hal tersebut membuat Yahweh Yeshua heran dan kecewa. Kotbah-kotbah mereka tidak di pimpin oleh Roh Kudus. Kotbah-kotbah di sampaikan berdasarkan kekuatan dan pengetahuan dan kedagingan dari pendeta-pendeta tersebut. Kotbah yang bukan berasal dari Roh Kudus, menyebabkan kotbah yang pendek dan tidak berisi. Pendeta-pendeta tersebut memilih untuk tidak di pimpin oleh Roh Kudus tetapi dari keinginan jemaat. [Di gereja tertentu, para penatualah yang mengatur gaji pendeta, sehingga pendeta tidak lebih dari sekedar  juru bicara gereja]. Yeshua ingin sekali memberikan pengurapan yang kuat dan menggunakan pendeta-pendeta tersebut untuk kemulian Yahweh. Pendeta-pendeta malahkan menggunakan pikiran manusiawi ketimbang Roh Kudus. Banyak pendeta yang tidak bisa merasakan hati dan kehendak-kehendak Yahweh. Yahweh sangat sedih. Ketika membangun atau membesarkan gedung gereja, banyak pendeta-pendeta yang menggunakan hal tersebut untuk kesombongan dan prestasi mereka. Di dalam hati mereka, gedung gereja adalah monumen untuk mereka sendiri. Tipe pendeta-pendeta ini menggunakan sedikit waktunya di dalam doa dan hidupnya selalu disibukkan dengan materi-materi duniawi.

Ketika Yahweh mengatakan semuanya ini kepada saya, saya melihat ekspresi muka yang sangat sedih di wajahNya. Banyak pendeta-pendeta yang bisa menyombongkan gedung-gedung mereka yang hebat, Surga menganggap hal itu sebagai hal yang tidak penting. Jalan Yahweh lebih besar dari jalan bumi. Apa yang orang pikir sesuatu yang penting di bumi mungkin hal itu adalah hal yang tidak ada artinya di Surga. Yahweh berkata kepada saya, Tidak semua pendeta jahat. Bagaimanapun, ketidakpatuhan mereka mesti di disiplinkan. Kalau mereka tidak bertobat, Aku akan melempar mereka ke neraka. Di neraka, mereka akan di siksa. Dalam waktu singkat, Aku akan membawa kamu ke sana, di mana kamu akan menyaksikan sendiri keadaan mereka.”

Kemudian, saya meminta tolong kepada Yahweh untuk mengerti sesuatu. Beberapa orang percaya yang sudah menjadi kristen berpuluh-puluh tahun, menyatakan kepada saya bahwa ketika seseorang meninggal dunia, orang tersebut baru akan masuk Surga atau neraka. Mereka mengatakan bahwa orang-orang yang masih hidup di dunia, tidak bisa mengunjungi Surga atau neraka. Menurut mereka hal itu tidak masuk akal. Mereka berkata bahwa gereja saya punya masalah dengan pengajan dan kepercayaan. Mereka membuat komentar yang tidak enak mengenai persekutuan doa kami dan mencemooh lama-nya persekutuan doa kami. Mereka malahan mengklaim bahwa bahwa pendeta Kim dan gereja yang dia pimpin adalah sekte sesat. Jadi saya berdoa, “Yahweh, tolong, apakah memang-nya gereja kami adalah sekte sesat? Apa yang akan terjadi dengan keluarga saya?” Yahweh berkata,Sekte sesat? Orang-orang mengkritik dan menghakimi orang lain karena perbedaan-perbedaan, denominasi-denominasi, dan pengajaran-pengajaran. Mereka sedang melakukan dosa. Bagaimanapun, saya sangat senang dengan gereja kamu. Kamu dan anggota jemaat berdoa tanpa henti-henti melewati larut malam. Siapapun yang menganiaya kamu dan memanggil kamu sekte sesat akan tahu bahwa Aku hidup dan Akulah Yahweh. Kamu akan menerima karunia untuk menyembuhkan orang sakit dan mengusir setan. Kamu juga kaan hidup mengikuti Roh Kudus.” Yeshua melanjutkan,  orang-orang yang menghakimi dan mengkritik satu sama lain akan menerima penghakiman yang mengerikan. Jangan biarkan mereka membuat kamu kacau. Saya sangat tergerak dengan doa-doamu. Jangan khawatir. Aku akan melindungi kamu dan gerejamu. KeinginanKu adalah untuk menyatakan diriKu kepada orang-orang percaya dan memberikan karunia-karunia Roh, mereka tidak mencariKu. Banyak dari mereka yang tidak berdoa sesuai dengan kehendakKu.” Saya bertanya lagi kepadaNya, “Yeshua, gereja kami akan menjadi apa nantinya?” Yeshua berkata, Kamu di berkati bahwa kamu akan menerima kepenuhan Roh Kudus dan akan menerima karunia berbahasa lidah segera mungkin. Api Roh Kudus akan di terima dan di rasakan di jemaat gereja ini.”

Selama kebaktian yang cukup panjang, pendeta Kim berkotbah dengan kuasa dan pengurapan Roh Kudus. Beberapa berpikir bahwa kami akan mengantuk selama kebaktian yang panjang. Bagaimanapun, kotbah yang berapi-api, pujian, nyanyian dan penyembahan yang penuh kuasa semua di lakukan dengan kessungguhan hati dan kami penuh dengan tenaga dan bisa melanjutkan semalam suntuk sampai keesokan harinya. Satu hari, pendeta kami berkotbah dengan berani sampai mukanya berubah menjadi warna merah. Dalam kotbahnya yang penuh urapan, saya melihat pengelihatan tahta Yahweh. Bapa di Surga mengurapi dia dengan minyak. Kelihatannya Roh Kudus sedang mengurapi pendeta Kim dengan api. Saya bisa melihat Bapa di Surga terus-menerus mengurapi pendeta kim dengan api dan minyak. Kotbahnya menjadi lebih berkuasa dan memberikan arti. Pendeta kim memberi contoh seperti tempat penggilingan gandum. Penggilingan gandum memisahkan gandum dari kulit luar. Saya melihat Yeshua ketawa. Yahweh menyuruh satu malaikat untuk sungguh-sungguh mencatat semua kejadian selama kebaktian. Malaikat ini mematuhi Yahweh. Saya bertanya kepada Yeshua mengenai satu gereja yang mempunyai banyak cabang di dunia termasuk di korea. Beberapa dari orang berkata bahwa jemaat mereka besar karena sejarah dan tradisi mereka. “Apakah mereka orang-orang percaya seperti kami?” Saya bertanya kepada Yeshua. Yeshua menjawab, Jika mereka percaya kepadaKu, tentu saja mereka akan di selamatkan. Tetapi gereja tersebut merendahkan Firman Yahweh dengan mencampuri-nya dengan unsur-unsur duniawi.”

Selagi saya berdiskusi dengan Yahweh mengenai gereja tersebut, saya di tunjukkan satu raja setan. Setan ini kelihatannya sangat khawatir, bingung, dan takut dengan rencananya terhadap gereja tersebut. Yeshua berkata, Banyak dari umatKu yang sangat tidak perduli dengan setan dan anak buah mereka.  UmatKu hidup dengan setia dalam hidupnya tanpa memberikan pertimbangan mengenai musuh mereka. Bagaimanapun, setan akan berusaha untuk mengacaukan kerjamu. Jadilah kuat.”

[Taktik Setan].  Kemudian, ketika saya berdoa di sebelah pendeta, seekor naga besar bewarna merah muncul. Naga ini muncul lewat pintu depan. Naga ini tinggi seperti tinggi langit. Naga ini kelihatannya marah. Naga ini tetap mengoyang-goyangkan hidungnya. Naga ini berkata, Saya berusaha untuk masuk ke tubuh kamu. Beraninya kamu menantang saya. Saya raja neraka. Semua di neraka patuh pada saya dengan gentar. Kamu kira kamu ini siapa? Kamu tidak ada apa-apanya. Kamu tidak punya hak untuk menyatakan identitas saya yang sebenarnya. Aha. Aku sekarang tahu kamu ini siapa. Satu dari anak buah saya baru saja memberikan info ttg kamu kepada saya. Saya sudah menyuruh anak buah saya ini untuk menipu dan membawa banyak orang ke neraka. Bagaimanapun, anak buah ini datang ke saya dengan tangan hampa. Ketika saya tanya kepadanya, kenapa dia gagal, dia bilang, ‘rajaku, kamu harus lihat sendiri kenapa itu susah. Saya pikir pertama kali bahwa saya bisa bawa orang untuk bunuh diri. Tetapi doa-doa orang Kristen itu sangat berkuasa.’ ‘Apa yang kamu katakan?’ saya remehkan perkataannya. Saya harus melihat dengan mata sendiri pernyataannya. Ternyata memang benar. Hampir tidak mungkin untuk melawan doa-doa orang Kristen.” Meskipun naga itu menakuti dan mencemooh kami, kami aman karena perlindungan dari Yeshua. Setan ini mengucapkan hal-hal yang kotor dan berkata, “Saya telah di buat susah.” Yeshua membalas kepada naga ini, Kamu pikir, kamu ada dimana? Jangan kasar. Kalau kamu menyentuh satu orang saja dari The Lord’s Church, kamu akan di hukum dan BapaKu akan menghajar kamu.” Naga ini sangat stress dan kemudian naga ini menghilang. Yeshua berkata kepada saya, Naga tersebut berusaha menipu kamu  dengan mengatakan sebagai raja neraka. Ini adalah perwujudan dari setan tersebut. Dia berusaha mengirimkan anak buah-anak buahnya ke bumi untuk melakukan rencananya. Berdoalah dengan sungguh-sungguh dan tanpa henti. Selalu waspada dan jangan khawatir karena Yahweh Tritunggal akan selalu melindungi kamu.

Pendeta Kim Yong-Doo: Hari ini hari Selasa dan di luar sangat dingin dengan angin dingin 15 derajat di bawah nol. Meskipun cuaca sangat dingin di luar, 4 anggota kami keluar untuk penginjilan. Tetapi sebelum mereka mulai penginjilan, mereka dengan tekun mempersiapkan diri mereka dengan doa dan kuasa Roh Kudus. Yahweh mengurapi mereka dengan api Roh Kudus. 4 orang tersebut membicarakan rencana untuk memberitakan Injil dengan lebih sukses dan efektif. Mereka tahu kalau mereka melakukan pekerjaan Yahweh tanpa mengenal lelah, mereka akan mendapatkan pahala yang besar. Mereka semua kembali dengan telat tetapi dengan sukacita. Kata mereka, Pak pendeta, kami tidak pernah menyadari bahwa memberitakan Injil itu benar hal yang menyenangkan dan kami nikmati.”

Hari ke 11.
Kim Joo-Eun: Selagi aku berdoa bersungguh-sungguh, sebuah cahaya terang muncul di depan saya. Di depan langit tersebut, Yeshua berdiri, Joo-Eun, Aku mengasihimu. Berdoalah tanpa berhenti, berdoalah sungguh-sungguh, berdoalah dengan segenap hatimu. Jangan berhenti. Saya merasakan kehangatan dan bisa melihat Yeshua lebih jelas. Kemudian, saya tahu kenapa Yeshua menyuruh untuk mengangkat kedua tangan saya lebih tinggi lagi. Saya bisa melihat Yeshua lebih jelas. Saya berkata kepadaNya, Wow, saya bisa melihatMu lebih jelas lagi, Yahweh. Aku suka hal itu, Yeshua. Terima Kasih.” Saya mempunyai perasaan yang enak. Saya berhenti berdoa sementara ketika roh setan muncul. Roh ini lebih hitam dari kegelapan. Saya mengusir roh setan tersebut di dalam nama Yeshua dan saya melanjutkan berdoa di dalam Roh.

Lee Yoo-Kyung: Ketika saya berdoa di dalam Roh, roh setan dengan bulu mata yang panjang muncul dan roh tersebut menangis memohon saya untuk mendengarkan dia, Rasanya dingin, saya kedinginan, adakah cara untuk membuat saya hangat? Tolong?Saya berkata kepada roh setan tersebut,Engkau roh menjijikan. Di dalam nama Yeshua, enyahlah dari aku.”

Baek Bong-Nyo: Hari ini, Yeshua membawa saya ke Surga. Tidak ada yang bisa menjelaskan pemandangan di Surga dengan kata-kata manusia. Kami berada di depan tahta Bapa. Kemahsyuran dan kemuliaan bapa di Surga sangat luar biasa, saya tidak bisa mengangkat kepala saya. Saya berlutut di hadapan Bapa. Apa yang di dalam Bapa itu tidak bisa di jelaskan. Kemuliaannya melebihi kebesaran. Saya berusaha untuk mengangkat kepala saya untuk melihat sedikit Bapa, tetapi sinar terang yang jernih menghalangi saya untuk melihat Dia. Bapa adalah terang. Pemikiran yang sempit tidak bisa mengerti kemuliaanNya. Besarnya Bapa di Surga kelihatan seperti Dia meliputi tinggi dan dalamnya Surga. TahtaNya muncul seperti meliputi ujung Surga dari timur ke barat. Kelihatannya ada sekumpulan awan-awan yang melayang-layang di atas tahta Bapa. Cahaya yang terang benderang lebih terang dari matahari turun ke bawah. Saya seperti sebuah debu di depan Bapa.

Kemudian, ketika saya meninggalkan Surga, seorang malaikat menuntun saya kembali ke bumi. Tetapi ketika kami dalam perjalanan ke bumi, sekumpulan roh-roh jahat mengejar kami. Roh-roh jahat ini sangat jelek rupanya dan menakutkan. Meskipun malaikat yang menuntun saya terbang dengan cepat, Roh-roh jahat tersebut juga terbang dengan kecepatan yang sama. Satu dari mereka mirip seekor naga, yang satunya mirip ular, yang satunya mempunyai kepala kodok dan satunya lagi mempunyai kepala seperti manusia. Sementara mereka mengejar kami, mereka tertawa. Saya berkata kepada malaikat penuntun, Apakah kita bisa pergi lebih cepat? Roh-roh jahat tersebut sudah di depan kita dan menutup jalan ke gereja. Roh-roh jahat lainnya di belakang kami dan siap menyerang kami. Malaikat ini berteriak, Yahweh, tolong datang sekarang.” Ketika malaikat tersebut berteriak minta tolong, Yeshua muncul di depan kami. Dengan suaraNya yang penuh kuasa, Dia menghardik semua roh-roh jahat, Beraninya kamu berusaha untuk menyerang anakKu. Pergi sekarang juga! Dalam satu detik, semua roh jahat menghilang.

Hari ke 12.
[Taktik Setan]. Baek Bong-Nyo: 30 menit setelah saya berdoa di dalam Roh, saya melihat 5 malaikat melayang ke arah saya. Saya mengambil keputusan untuk menguji apakah mereka benar malaikat Yahweh dan bukan roh jahat. Saya melanjutkan di dalam bahasa Roh. Saya melihat senyum yang bersahabat di muka mereka. Malaikat-malaikat tersebut menyatakan diri mereka sebagai teman ketika saya melanjutkan doa di dalam bahasa Roh. Saya berpikir bahwa doa saya yang sungguh-sungguh akan menyakinkan bahwa malaikat-malaikat ini adalah teman. Kemudian, dengan singkat, jubah mereka yang bewarna putih berubah menjadi warna hitam, dan sayap-sayap malaikat mereka menghilang. Mereka bergerak, tubuh mereka meliuk-liuk dan berputar. Saya melanjutkan untuk berdoa di dalam Roh dan mereka mulai jatuh ke tanah. Benar, karunia Roh untuk berbahasa lidah / berbahasa Roh sangat besar dan berkuasa. Kemudian, mereka menyerupai monster-monster seperti yang ada di dalam film-film di TV. Mereka menyerupai mahkluk-makhluk yang sangat menyeramkan. Saya mengusir mereka satu persatu di dalam nama Yeshua. Mereka satu mereka pergi. Ketika saya mengusir mereka, sebuah yeshua (perhatikan y huruf kecil dan bukan huruf besar) datang dan berkata, Bong-Nyo, akulah tuanmu. Percayalah kepadaku.” Bagaimanapun, suaranya sangat menyeramkan dan perilakunya sangat aneh. Biasanya kalau Yeshua yang asli datang kepada saya, Yeshua datang dengan ramah, tenang, dan membawa damai. Tetapi yang ini membuat saya takut dan merasa tidak nyaman. Saya merasakan rambut-rambut di kepala saya mulai berdiri. Dengan keyakinan, saya berteriak, Di dalam nama Yeshua, enyahlah daripadaku.” Yeshua palsu tersebut berubah menjadi binatang yang aneh sekali bentuknya. Binatang tersebut menyerang saya tetapi dengan beberapa teriakan, akhirnya binatang itu pergi.

Kemudian, ada satu roh setan lagi yang muncul. Roh ini sangat menarik. Saya berpikir, Bagaimana bisa roh setan wanita ini keliatan sangat cantik? Roh setan wanita ini lebih cantik daripada wanita apapun di dalam dunia. Bentuk-nya langsing dengan penampilan menarik, memakai busana kerja. Dia berjalan seperti model peragawati dan menuju ke arah saya dengan pelan-pelan. Roh ini berlutut dan menyalami saya, Bagaimana kamu selama ini menghadiri The Lord’s Church? Saya cuek dengan pertanyaan dia dan melanjutkan di dalam bahasa Roh. Roh ini berlutut di sebelah saya. Walaupun roh setan ini kelihatan sangat elegan dan menarik, tubuh saya merinding. Kemudian setengah wajah dari roh setan ini berubah menjadi sangat mengerikan. Roh setan ini berteriak, Silahkan dan lanjutkan berdoa. Hal itu tidak mudah. Aku tidak akan mundur.” Roh setan ini tidak mau mundur. Kemudian saya merasakan Yahweh datang, dan Yahweh berkata, Bong-Nyo, jangan berhenti berdoa. Berdoa dengan sungguh-sungguh. Saya akan menghardik roh jahat.” Kemudian roh setan ini pergi ke udara dan berubah lagi menjadi seorang wanita cantik. Kali ini roh setan ini memakai gaun pengantin. Kelihatannya sangat indah. Roh setan ini terbang ke arah saya dan melirik matanya yang besar ke arah saya. Yahweh berbisik ke telinga saya dan berkata, “Lanjutkan berdoa dan perhatikan bagaimana wanita cantik ini akan berubah kembali menjadi roh yang jelek.” Saya melanjutkan berdoa dengan sungguh-sungguh seperti yang Yahweh suruh. Kemudian roh setan ini berubah menjadi roh yang jelek dan dengan sekali hardikan, roh ini pergi.

Kemudian, Yeshua memperlihatkan saya suatu tempat di neraka yang di kenal sebagai daerah lampu merah. Disana, saya melihat sebuah gunung yang besar yang di penuhi dengan tubuh-tubuh dari jiwa-jiwa yang terhilang. Tubuh-tubuh mereka di penuhi dengan kutu-kutuh putih  dan tangan-tangan mereka di ikat. Tetapi orang-orang tidak berusaha untuk menghilangkan kutu-kutu tersebut.  Kutu-kutu ini menembus kulit mereka, hidung, mulut dan telinga. Orang-orang ini kemudian berubah menjadi figur yang jelek, dan kemudian menjadi tulang. Orang-orang ini berada dalam kondisi yang sangat menyakitkan. Saya berkata, Yahweh, kenapa orang-orang ini di siksa sedemikan dahsyatnya? Yeshua berkata, Wanita-wanita di tempat ini dulunya menjual tubuh mereka selama di dunia. Laki-laki di tempat ini dulunya melakukan perzinahan/percabulan dengan wanita-wanita ini.” Keadaan di tempat itu sangat panas dan saya pun merasa tidak nyaman dan ingin meninggalkan tempat itu.

Hari ini, banyak sekali serangan-serangan dari setan-setan, roh-roh jahat dan naga-naga, tetapi dengan kuasa Yeshua, setiap dari mereka pergi. Kemudian datang satu gerombolan roh jahat yang tidak mempunyai tubuh, tetapi bentuk mereka aneh sepertinya membentuk sebuah mata. Mereka tetap berteriak, Jangan berdoa! Kami akan membuat engkau kacau.” Mereka terus menerus berteriak hal ini. Karena ketakutan, saya berteriak, Di dalam nama Yeshua, enyahlah daripadaku.” Tetapi mereka tetap disana dan mereka memulai membuat suara yang aneh. Kemudian Yeshua datang dan berkata, Joo-Eun, jangan melihat atau mendengar kepada sesuatu kecuali dari Aku.” Yeshua menutup kuping saya dengan kedua tanganNya dan berkata, “Joo-Eun, kamu bisa berbicara denganKu.” Roh-roh setan tercerai-berai di dalam kehadiran Yahweh.

Hari ke 13.
[Roh-roh jahat menyerang]. Kim Joo-Eun: Hari ini, hari yang banyak serangan dari roh-roh jahat. Ketika saya berdoa, saya di bawa ke suatu tempat yang gelap yang saya tahu itu adalah neraka. Saya memperhatikan banyak sekali roh-roh jahat yang sedang berkumpul mengelilingi satu makhluk yang besar. Makhluk besar ini kelihatannya sangat marah dan pusing. Makhluk ini berteriak dan berjalan ke segala arah sepertinya bingung dan banyak pikiran. Makhluk ini sepertinya adalah pimpinan dari roh-roh jahat yang tidak bisa di hitung jumlahnya. Roh-roh jahat menunggu perintah dari makhluk ini. Setelah mendapatkan perintah, roh-roh jahat yang jumlahnya tidak bisa di hitung terbang ke udara dan muncul di gereja kami. Mereka datang dengan sangat cepat, kurang dari satu detik. Semua roh jahat menyerang jemaat, termasuk Meena yang berumur 5 thn. Tetapi sewaktu dia berteriak di dalam doanya, “babaya”, roh jahat yang berada di sebelahnya, jatuh. Serangan ini di tujukan kepada mereka yang sedang berdoa di dalam Roh. Roh jahat jatuh satu persatu. Satu setan memberi perintah, Dengarkan kamu semuanya. Serang pendeta Kim. Jikalau pempimpin gagal, makanya semuanya akan gagal dengan gampang. Kamu semua bodoh, tunggu apa lagi? Serang pendeta Kim dengan sekuat tenaga.” Tiba-tiba jumlah roh-roh jahat yang di luar dan di dalam gereja muncul dan menyerang pendeta Kim. Tetapi yang akan terjadi setelah itu, adalah sangat mengejutkan dan banyak roh-roh jahat yang jatuh pada saat mereka berdiri. Roh-roh jahat banyak yang terluka dan mundur. Mereka takut dengan apa yang terjadi dalam waktu yang singkat.

Sekali lagi, kekuatan setan di kerahkan untuk menyerang, tetapi mereka semua di kalahkan ke segala arah. Serangan terjadi terus tetapi hasilnya tetap sama. Mereka tidak bisa menyentuh pendeta Kim. Ketika roh-roh jahat menyadari bahwa serangan-serangan mereka sia-sia, mereka menjadi takut dan menghindari pendeta Kim. Mereka hanya melayang-layang di sekitar pendeta Kim dan tidak berani mendekati pendeta Kim. Ketika saya melihat pendeta Kim, dia keliatannya tidak menyadari akan apa yang telah terjadi. Dia berdoa dengan sungguh-sungguh di dalam Roh dengan berlutut dan mengangkat kedua tangannya. Ketika roh-roh jahat mengelilingi pendeta Kim, pendeta Kim berdoa di dalam Roh dengan suara yang sangat kencang. Kemudian, roh-roh jahat yang ketakutan tersebut terlempar ke dinding dan hancur berkeping-keping. Mereka semua menangis ketakutan. Ketika saya melihat roh-roh jahat tersebut pergi, saya merasa menang dan ketawa dengan penuh kemenangan. Kemudian saya melihat satu setan berteriak dengan marah, Pendeta Kim, jangan berdoa. Kamu pikir kami bisa kabur dengan mudah? Aku akan membunuhmu. Aku bersumpah.” Kemudian roh setan tersebut menggertakkan giginya. Kemudian roh jahat itu berteriak lagi tapi kali ini di tujukan ke setan-setan lainnya, “Kamu bodoh. Dengan segala kekuatanmu kamu tidak bisa menghabisi satu pendeta? Ayo serang lagi!” Kemudian satu roh berkata, “Oh, pendeta itu bikin pusing kita. Ahh..aku pikir aku jadi gila. Tinggalkan pendeta Kim sendirian dan mari kita serang jemaat. Ayo! Serangan-serangan mulai di tujukan ke jemaat tetapi ketika menyerang jemaaat, mereka tidak mengerahkan semua kekuatan mereka. Mereka menyerang dengan 1 sampai 3 roh jahat untuk satu jemaat, tidak dengan sengenap kekuatan mereka.

Roh-roh jahat berpencar ke segala arah dan kali ini mereka mengambil keputusan untuk menyerang setiap orang di jemaat. Banyak sekali roh-roh jahat dan mereka semua mempunyai bentuk yang berbeda-beda. Sangat tidak mungkin untuk menjelaskan mereka semua. Bagaimanapun, sekencang apapun serangan mereka, serangan mereka semua gagal. Doa-doa jemaat di dalam Roh memberikan kekuatan dan kuasa untuk melawan balik roh-roh jahat tersebut. Ketika mereka menyerang, mereka terplanting ke belakang. Raja dari roh-roh jahat itu berteriak, “Jemaat the Lord’s Church, berhenti berdoa. Kenapa kamu terus berdoa? Roh-roh jahat, kamu pada ngapain? Apakah kamu tidak bisa menghentikan jemaat-jemaat ini?” Semua roh-roh jahat tercerai-berai. Tidak perduli berapa banyaknya roh jahat disana, karena doa-doa dari jemaat-jemaat yang berani menghancurkan semua roh jahat.

Kemudian, satu roh jahat berusaha menyerang saya. Roh itu berkata, “Berhenti berdoa. Aku akan mengacaukan kamu sehingga kamu tidak berdoa. Aku akan mengutuk kamu dengan penyakit-penyakit. Ha ha ha ha.” Setan itu ketawa kecicikan. Kami mengalahkan mereka semua di dalam nama Yeshua.

Kemudian, ketika saya melanjutkan doa dalam bahasa Roh, saya di bawa ke neraka. Saya melihat satu setan menusukkan satu senjata yang tajam ke dalam sebuah kotak berbentuk persegi panjang. Dengan bahasa-bahasa yang kotor, setan ini berteriak, Kamu pikir kamu ini pendeta? Hidup apa yang kamu punya selama di dunia? Saya senang karena kamu ada bersama dengan saya disini.” Setan ini melanjutkan menusukkan ke dalam kotak itu selagi dia mengutuk. Suara kesakitan yang keras keluar dari kotak tersebut bersamaan dengan darah yang keluar. Saya memperhatikan di atas kotak tersebut di penuhi dengan kanvas dengan sebuah salib besar. Kotak-kotak tersebut di jajarkan dengan rapi dan jumlahnya tidak terhitung jumlahnya. Saya tidak bisa melihat ujung dari jajaran kotak tersebut. Saya sadar bahwa semuanya itu adalah peti mati. Setan-setan menusukkan tombak mereka yang tajam ke dalam peti mati tersebut tanpa belas kasihan. Saya bertanya kepada Yahweh, “Yeshua, kenapa banyak peti mati yang berisi pendeta-pendeta disini?” Yeshua berkata, Pendeta-pendeta ini tidak mengabarkan InjilKu. Mereka mengabarkan injil yang lain dan semua pengikut mereka ikut tersesat. Disinilah keadaan mereka yang terakhir, tempat di neraka.” Yeshua berkata, Pendeta-pendeta yang tersesat, akan di hakimi lebih besar.”

Kemudian, saya melihat orang-orang lain di siksa, mereka berteriak di dalam panci penggorengan. Panas…Ah…Tolong! Panci besar tersebut bernyala merah dan ketika minyak menyentuh tubuh mereka, daging mereka terkupas dan hanya tulang-tulang yang tersisa. Mereka melompat-lompat dengan ketakutan. Kemudian daging mereka tumbuh kembali dan semua kejadian ini berulang kembali lagi tanpa akhir. Saya bernyata Yeshua apa yang telah mereka perbuat. Yeshua berkata, Ketika mereka di bumi, mereka melakukan perselingkukan/percabulan dengan berkhianat kepada pasangan mereka. Mereka melakukan perselingkukan/percabulan diam-diam dan karena dosa mereka, mereka sekarang ini di siksa.”

Kemudian, Yeshua menunjukkan saya tempat lain di neraka dengan lubang yang sangat besar. Tempat itu di penuhi oleh banyak sekali orang dan di penuhi dengan api. Api merah menyala muncul sepertinya api tersebut mempunyai kehidupan. Orang-orang berlari-lari di dalam lubang tersebut, berteriak karena panasnya api. Yeshua berkata, Orang-orang ini adalah orang-orang yang mempercayai agama yang salah atau mereka yang menolak Injil.Kemudian, saya di bawa kembali ke gereja.

Hari ke 14.
Kim Joo-Eun: Saya berdoa dengan sungguh-sungguh dan tidak lama kemudian, roh jahat yang menyamar sebagai seorang wanita muda dengan pakaian putih muncul. Dari mulut setan itu, keluar darah menetes. Jangan berdoa. Saya akan mengalahkan kamu.” Saya membalas, Kamu setan menjijikan, di dalam nama Yeshua, enyah dariku. Setan itu pergi. Kemudian seekor naga merah dengan mata setan datang ke arah saya dengan marah. Banyak roh-roh jahat yang mulai muncul. Ketika saya berdoa dengan sungguh-sungguh, saya merasakan perwujudan roh-roh setan. Anehnya, pada saat yang sama, saya merasakan roh saya mendekati ke Surga. Roh-roh jahat berusaha menghalangi saya memasuki Surga dengan menakuti-nakuti saya jadi saya berdoa dengan sungguh-sungguh dengan mata saya tertutup. Saya berusaha untuk mengusir mereka semua tetapi naga merah tersebut melawan. Saya harus terus-menerus mengusir naga itu sampai akhirnya naga itu pergi.

Yahweh datang dang Dia kagum dengan saya, orang muda seperti saya mengusir roh-roh jahat. Yeshua memanggil nama saya dengan nama panggilan dan nama asli, Joo-Eun, si bintik-bintik, imanmu telah bertambah dengan luar biasa, jadi berdoalah dengan sungguh-sungguh dengan mata tertutup.

Saya berkonsentrasi selagi berdoa dan kemudian saya merasakan kegelapan meliputi saya, angin dingin mulai meniupi saya. Saya melihat sebuah pintu terbuka dari suatu jarak. Kemudian, cahaya terang muncul. Saya hampir membuka mata saya ketika cahaya tersebut semakin terang, tetapi saya sadar bahwa saya tidak bisa membuka mata saya. Ketakutan mulai meliputi saya dan Yeshua muncul. Dia mulai menjelaskan, Joo-Eun, ketika kamu berdoa di dalam Roh, rohmu di bawa mendekati Surga dengan pimpinan malaikat-malaikat. Bagaimanapun, roh-roh jahat muncul untuk menakuti-nakuti kamu sehingga kamu membuka matamu. Tetapi Aku harus mengambil alih dan memerintahkan roh-roh jahat untuk pergi. Sayalah yang berusaha menghalangi kamu untuk membuka matamu. Joo-Eun, Aku rasa kamu perlu untuk berdoa lebih lagi. Aku pikir kamu tidak akan pergi ke Surga hari ini. Aku sangat kecewa. Yeshua kemudian menghibur saya dan memberikan kata-kata penguatan, Joo-Eun, jangan khawatir. Aku berjanji bahwa Aku akan membawa kamu ke Surga dan mengajak kamu berkeliling.”

Lee Haak-Sung: Yeshua mengunjungi saya dan mulai menunjukkan saya neraka. Di neraka, saya datang ke suatu tempat di mana satu makhluk setan sedang duduk di kursi. Dari bentuk tubuh dan perilakunya, kelihatannya makhluk ini sepertinya penguasa di daerah tersebut. Sebuah lubang perangkap berada di depan kaki dari makhluk tersebut. Orang-orang sedang berdiri lubang perangkap tersebut. Ketika makhluk ini menghentakkan kakinya, lubang perangkap tersebut terbuka ke arah bawah dan menyebabkan orang-orang yang berdiri diatasnya jatuh ke lava api. Ketika orang-orang jatuh ke lava api yang mendidih, mereka secara langsung terbakar dan berteriak dengan kesakitan. Saya bertanya kepada Yeshua tentang orang-orang ini dan Yeshua berkata, Orang-orang ini adalah peramal-peramal, pelanggan dari peramal-peramal tersebut, ahli nujum, dukun, dan orang-orang yang bunuh diri. [Ulangan 18:10-14] Ketika Yeshua berkata tentang orang yang bunuh diri, paman saya, yang melakukan bunuh diri dengan makan banyak pil, terlintas di depan mata saya. Paman saya di tarik ke lubang perangkap dan di buat berdiri di atas lubang perangkap. Makhluk tersebut menarik kakinya ke atas seakan-akan akan menghentakkan kakinya dan melepaskan lubang perangkap tesebut. Saya memohon belas kasihan kepada Yahweh, Yeshua, tolong, paman saya dalam bahaya. Dia akan jatuh ke lava api. Tolong dia! Yahweh, paman saya selalu baik kepada saya. Paman, ayo datang ke arah saya cepat.” Dengan ekspresi sedih, Yeshua berkata,Haak-Sung, sudah telat. Tidak ada lagi yang bisa di kerjakan.” Tidak lama kemudian, makhluk tersebut menghentakkan kakiknya, dan lubang perangkap terbuka, dan paman saya dengan orang-orang lain jatuh ke dalam lava api. Mereka semua berteriak. Di antara-antara orang-orang tersebut adalah biksu-biksu dari agama buddha, orang-orang kristen yang murtad, dan banyak orang yang pergi ke gereja dengan tujuan dan motivasi yang lain daripada untuk Yeshua.

Di bagian lain di neraka, Yeshua berkata kepada saya, Haak-Sung, lihatlah secara seksama Di sana banyak sekali orang-orang yang di kerumuni oleh ular-ular besar dan kecil. Ular-ular besar dan kecil tersebut mengikat orang-orang. Ular-ular yang besar mengikat sekitar kepala orang-orang tersebut, sedangkan ular-ular yang kecil itu mengikat bagian tubuh orang-orang tersebut. Ular-ular yang kecil tanpa henti-hentinya menggigit orang-orang tersebut. Orang-orang berteriak kesakitan. Saya bertanya kepada Yahweh, Yahweh, dosa apakah yang orang-orang ini lakukan? Yeshua berkata,Mereka tidak mempunyai iman yang benar di dalam Aku. Mereka tidak pernah percaya kepadaKu dengan hati yang benar. Meskipun mereka klaim percaya kepadaKu, pekerjaan mereka tidak sesuai dengan iman mereka. Mereka tidak stabil dan suka mengambil keputusan dengan tiba-tiba. Kelakuan mereka yang tidak masuk akal mempengaruhi absensi gereja. Mereka tidak pernah lahir baru. Kebanyakan dari mereka mati di dalam kecelakaan dan mereka tidak pernah sepenuhnya bertobat. Haak-Sung, kamu mempunyai kepribadian yang tidak stabil. Bagaimanapun, perjalanan Kristen kamu stabil.”

Di bagian neraka yang lain, saya memperhatikan seorang wanita yang berteriak dengan sangat kencang. Ini tidak adil! Saya tidak berhak mendapatkan penghukuman ini. Hidup saya di bumi menderita. Saya tidak bisa tahan lagi. Inilah kenapa saya bunuh diri. Bagaimanapun, sakit di neraka tidak bisa saya tanggung lebih dari hidup di bumi. Kenapa kamu mengirimkan aku ke neraka? Ini tidak adil. Saya tidak pernah mendengar kenyataan tentang neraka. Ini tidak adil buat saya disini.” Dia mengulangi perkataan itu terus menerus. Satu roh jahat tertawa dan membalas wanita tersebut, Aku menipu kamu sampai kamu bunuh diri. Kamu tidak tahu kebenaran. Kamu telah pergi kegereja tapi tidak pernah mendengar tentang Surga atau neraka. Aku malah kagum dengan kamu belajar sekarang. Meskipun kamu pergi ke gereja, kamu masih bunuh diri. Maka dari itu, hal itu adil buat kamu disini. Saya lebih pintar dari kamu dan berhasil menipu kamu. Saya telah memenangkan jiwamu. Saya akan menunjukkan kamu banyak pelajaran-pelajaran selama-lamanya.” Makhluk ini kemudian menghajar wanita itu tanpa ampun. Teriakan wanita itu dan permintaan belas kasihan tidak di gubris.

Yeshua membawa saya ke gereja dan saya melanjutkan doa di dalam Roh. Yeshua berkata kepada saya, Haak-Sung, doa-doamu dari yang kamu panjatkan dari malam sampai pagi hari lebih berhikmat dan berkuasa daripada doa-doamu di siang hari. Maka dari itu, cobalah berdoa lebih di malam hari di bandingkan di siang hari.” Yeshua berkata saya untuk melihat lebih dekat ke arahNya. Saya melihat Yahweh memakai mahkota duri di kepalanya dan saya melihat lubang-lubang di tangan-tanganNya dan kakiNya. Darah mengalir dari setiap luka. Saya tetap bertobat dan menangis sebagaimana saya melihat penderitaan Yahweh. Setelah saya selesai berdoa, Yahweh membawa saya ke Surga dan menghapus air mata saya. Saya bisa melihat laut di Surga dimana sangat jernih.

Lee Yoo-Kyung: Biasanya roh jahat menganggu saya ketika saya mulai berdoa. Tetapi Yahweh kali ini bertemu dengan saya. Dia tidak saja hanya datang, tapi Dia membawa saya ke Surga. Yeshua berkata, Kamu merasa baik hari ini, benarkah? Saya menjawabNya, Ya Yahweh, saya merasa baik karena saya tidak melihat roh-roh jahat hari ini.” Di Surga, Yahweh membawa saya ke satu tempat yang sangat tinggi dan memperlihatkan saya bumi. Bumi kelihatan sangat kecil dari kejauhan. Saya mengamati bumi berputar. Saya meminta kepada Yahweh, Yeshua, saya ingin tinggal di Surga. Saya tidak mau kembali ke bumi.” Yeshua berkata, Sekarang belum waktunya. Kamu harus melayani Aku dan melakukan pekerjaanKu dengan setia. Pada waktu yang di tentukan, kamu akan datang ke sini.” Bersama dengan Yahweh, saya menikmati waktu-waktu di Surga. Kami bercanda dan banyak sekali tertawa. Kami sangat menikmati waktu bersama dan saya menyukainya dengan sangat. Kemudian, Yahweh dan saya kembali ke gereja.

Baek Bong-Nyo: Saya berdoa, Yahweh, kenapa kamu tidak menepati janjiMu untuk memberkati kami secara keuangan? Lihatlah kami, Ketika kami berdoa, kami berdoa dengan kedinginan karena kami tidak sanggup untuk mendapatkan panas. Ketika kami berdoa, kami mengigil dan kami secara terus-menerus harus menggosok kedua tangan kami untuk membuat hangat. Aku tidak mengerti kenapa Engkau tidak memberkati kami. Kami tidak punya apapun untuk di makan kecuali nasi dan kimchee (sayur orang Korea). Keluarga pendeta kami tidak mempunyai uang dan keluarga kami tidak mempunyai uang. Kami sedang dalam kesusahan. Ketika kami berdoa semalam suntuk, kami pegal-pegal dan bengkak dengan duduk posisi seperti itu. Tubuh kami sakit-sakitan dan pegal-pegal. Kami tidak mempunyai fisik yang kuat karena kekurangan makan. Kenapa Engkau membiarkan kami seperti ini terus menerus? Yahweh, aku tidak bisa tahan lagi.” Saya beceloteh dan berkeluh-kesah tanpa berpikir lebih dahulu. Tetapi Yahweh mendengarkan setiap perkataan saya. Yahweh sangat sabar dengan saya. Kemudian, dengan ramah Yahweh berkata kepada saya, Saya tidak keberatan mendengarkan keluhanmu.Kamu tidak perlu khawatir tentang apapun.” Dia kemudian menunjukkan saya neraka. Yeshua berkata, Mari kita pergi. Lihatlah peristiwa ini.”

Saya melihat binatang buas yang besar setinggi gunung. Binatang itu menyerupai buaya atau naga dan ibu saya ada di sebelah binatang itu. Binatang itu menggunakan lidahnya untuk mengikat korban-korbannya dan kemudian menelan setiap orang. Saya menangis dan menangis. Bong-Nyo, ketika kamu menangis, Aku merasakan sakitmu. Ketika hatimu berduka, hatiKu juga berduka. Ketika kamu sedih, Aku juga sedih. Ketika ibumu masih hidup di dunia, Aku bisa menolongmu. Namun, semuanya itu sudah telat. Jikalau engkau mau untuk berkeluh-kesah dan marah, kamu bisa melakukan semuanya itu. Aku disini untuk mendengarkan keluh kesahmu. Aku tahu kamu sangat stress. Aku ingin untuk kamu untuk menghilangkan semuanya.”

Kemudian, saya melihat ayah dari pendeta kami di neraka. Makhluk setan akan melempar dia ke satu cawan yang besar di mana ada bir yang busuk yang mendidih di dalamnya. Saya bertanya kepada Yahweh, kenapa dia ada disana. Yeshua menjawab, Dia melakukan banyak dosa dan menganiaya istrinya. Dia suka mabuk-mabukan. Minuman keras adalah berhalanya. Kecanduan minuman keras mempengaruhi pekerjaanya dan dia tidak mengindahkan anak-anaknya. Anak-anaknya hidupnya susah. Sebagai akibanya, dia akan merasakan dan di siksa di dalam bir busuk selama-lamanya.” Ayah dari pendeta kami mulai berteriak, Oh, saya telah melakukan banyak hal yang jahat. Saya harap istri saya telah menerima Yeshua Ha Mashiah sebagai Yahweh dan Juruselamatnya. Dia bisa masuk ke Surga. Ketika saya di bumi, saya berjudi dan mabuk sepanjang hari. Saya tidak pernah mengurus keluarga. Saya tidak perduli dengan kebutuhan dasar mereka. Istri saya bekerja sepanjang hari untuk memberi makan anak-anak kami. Saya bertanggung-jawab dengan hidup istri saya yang susah. Saya sekarang sedang membayar harga dari dosa-dosa yang pernah saya lakukan. Saya berhak di kutuk. Tolong, ketika kamu pergi ke dunia, tolong beritahu anak saya yang paling kecil untuk tetap pergi ke gereja. Beritahu dia untuk setia kepada Yahweh dan percaya. Dia juga meminta saya untuk memberitahukan anak-anaknya untuk menghadiri gereja dengan tidak sia-sia. Mereka harus menjaga hari Minggu, hari yang kudus, dan bertobat dengan kesungguhan hati, dan berjalan bersama Yahweh dengan setia sebagai seorang kristen. Dia melanjutkan, Saya di neraka dan di siksa. Di neraka adalah tempat terakhir dan di siksa selama-lamanya. Saya tidak punya harapan lagi. Tolong injili kakak laki-lakimu, kakak perempuanmu, dan saudara-saudara supaya mereka semua punya kesempatan untuk pergi ke Surga.”

Bersama dengan Yeshua, saya melanjutkan perjalanan di neraka. Kami pergi ke satu tempat di mana saya melihat banyak sekali orang memenuhi langit-langit di neraka. Banyak sekali etnis (suku/ras) dan semuanya di gantung di kayu salib. Salib-salib tersebut terbuat dari kayu dan mereka semua di salib seperti Yeshua. Saya bertanya kepada Yeshua dosa apa yang mereka perbuat dan Yeshua menjawab dengan nada marah. Orang-orang ini adalah orang-orang yang pergi gereja secara teratur. Mereka malah membawa Alkitab mereka ke gereja. Tetapi mereka menyembah dan berdoa dengan sia-sia. Mereka hanyalah kedok. Mereka semua munafik. Di luar gereja, mereka pemabuk, perokok. Mereka tidak menjaga hari Sabat. Setelah kebaktian gereja selesai, mereka pergi melakukan hal-hal duniawi seperti memanjat gunung dsb. Beberapa dari mereka adalah lintah darat. Mereka meminjamkan uang mereka dan meminta bunga yang sangat tingi. Mereka menjadi kaya karena bunga yang sangat tinggi tersebut. Banyak keluarga yang tidak bisa membayar bunga tersebut dan menjadi bangkrut/pailit. Banyak keluarga yang hancur karena kesulitan keuangan. Hati dan perbuatan mereka sangat duniawi malahkan mereka klaim perkataan mereka adalah iman. Jikalau mereka berjalan di dalam iman dengan segenap hati dan kekuatan mereka, mereka bisa masuk Surga. Mereka tidak bisa lahir baru karena mereka tidak setia. Mereka tidak lahir baru dengan air atau Roh Kudus. Mereka mengikuti tradisi daripada mengikuti Yahweh. Aktivitas dunia mereka lebih penting daripada Yahweh. Perbuatan mereka tidak menunjukkan iman yang setia. Mereka melayani dengan setengah hati.” Tidak lama kemudian, orang-orang yang tegantung tersebut di penuhi oleh serangga baik besar dan kecil, memakan habis daging mereka. Hal itu adalah penyiksaan atas penyiksaan. Mereka juga di pakaikan duri di sekitar leher mereka. Yeshua berkata bahwa proses ini akan berulang terus-menerus selama-lamanya. Yahweh sangat tegas dan jelas mengenai peringatanNya. Dia kemudian berkata untuk melihat orang-orang yang percaya dengan sia-sia.

Saya sangat gemetar tidak bisa di kontrol karena takut. Kemudian Yahweh berkata dengan lembut kepada saya, Bong-Nyo, kamu takut. Ini sudah cukup buat hari ini. Mari kita pergi. Bong-Nyo, kamu telah menyaksikan sendiri keluargamu di siksa. Hal ini terlalu besar untuk kamu hadapi. Kamu telah menangis banyak. Aku berharap untuk bisa menghibur kamu. Ketika kita mencapai Surga dan masuk ke gereja, Aku ingin kamu berdoa dan melihat penyembahan.” Gereja Yahweh di Surga itu sangat bersinar dengan sinar kemuliaan. Sinar memancar meliputi langit-langit di Surga. Hal itu sangat luar biasa dengan banyak sekali malaikat-malaikat dan orang orang kudus.

Hari ke 15.
Kim Joo-Eun: Ketika saya berdoa dengan tanpa henti, sebuah pengelihatan muncul di depan saya. Di pengelihatan itu, saya melihat seorang laki-laki sedang menonton TV di rumahnya. Ketika dia sedang menonton TV, sebuah roh jahat yang menjijikan keluar dari TV dan masuk ke dalam badan orang tersebut. Orang tersebut tidak menyadari efek rohani dari menonton TV. Kemudian pengelihatan saya berpindah ke kafe internet. Kafe internet ini di penuhi oleh orang-orang melihat internet atau bermain game 24 jam sehari. Tempat itu di penuhi oleh orang-orang yang bermain game. Satu orang laki-laki menaruh perhatian penuh dengan game. Dia kelihatannya sudah bermain game berjam-jam. Matanya merah. Kemudian, sebuah roh jahat dalam bentuk tengkorak keluar dari TV komputer dan masuk ke dalam badan orang tersebut. Setelah roh jahat tersebut masuk ke dalam tubuh orang tersebut, orang tersebut makin kecanduan dan bermain game makin seru. Setelah melihat hal ini, saya mengambil keputusan untuk lebih berhati-hati dengan apa yang saya lihat dan kerjakan di internet.

Kemudian saya melihat sebuah roh jahat dalam bentuk bulan ½ penuh. Dengan suara yang penuh kemarahan, roh itu berkata, Biarlah aku pergi ke kafe internet.” Di dalam pengelihatan, saya melihat roh jahat ini pergi menuju ke internet kafe. Roh jahat ini masuk ke dalam tubuh seseorang yang kecanduan bermain game. Roh ini berkata, Karena kamu meluangkan banyak waktu dengan game-game, aku akan memasuki ke dalam tubuhmu.” Kemudian roh ini masuk ke dalam tubuh orang tersebut. Banyak roh-roh jahat yang membuat kecanduan menganggu orang di kafe internet. Bahkan banyak orang-orang kudus yang terjerumus dalam perangkap ini. Mereka meluangkan waktu sedikit untuk berdoa dan lebih banyak di depan komputer. Mereka adalah jemaat-jemaat gereja yang telah jatuh dalam kecanduan internet dan TV. Sebagai akibatnya, absensi gereja mereka dan kehidupan rohani mereka terganggu. Roh-roh jahat ini sangat bertangggung jawab untuk menggoda orang-orang. Orang-orang ini menjadi buta dan tidak menyadari bahwa roh-roh jahat ini bertanggung jawab atas kecanduan dan perbuatan mereka. Saya juga melihat sebuah pengelihatan roh-roh jahat keluar dari TV dan masuk ke dalam tubuh orang-orang.

Kemudian pada malam itu, ketika saya melanjutkan berdoa, banyak roh-roh jahat yang berusaha menyerang saya. Satu roh jahat muncul kepada saya dalam rupa singa. Hal itu sangat mengerikan dan saya mulai gemetar. Roh itu berkata kepada saya, Aku akan membawa kamu ke terowongan di neraka.” Aku berteriak, “Apa yang kamu katakan? Kamu roh menjijikan, di dalam nama Yeshua, pergi.” Kemudian roh jahat itu pergi. Tanpa henti, roh jahat yang lain muncul. Aku berkata kepada diriku sendiri, Kenapa banyak sekali roh-roh jahat yang muncul hari ini?Anehnya, kali ini roh jahat yang muncul, perilakunya aneh, seperti bebek. Aku nggak bisa berhenti ketawa. Roh jahat tersebut berteriak dengan marahnya, Kenapa kamu mentertawakan aku. Jangan ketawa.” Setelah saya mengusir roh jahat itu dengan kencang, roh itu pergi. Kemudian roh jahat dalam rupa seorang wanita muda berbaju putih muncul. Wanita ini mempunyai taring seperti drakula dan darah menetes di mulutnya. Wanita ini berusaha mengacaukan doa saya. Jadi saya meminta pertolongan Yeshua dan wanita ini pergi dengan wajah kesal.

Lee Haak-Sung: Hari ini banyak roh-roh jahat yang menyerang saya. Yang pertama keliatan seperti kodok yang keliatannya tidak menyenangkan. Saya berhasil mengusir roh itu di dalam nama Yeshua. Roh jahat yang kedua mempunyai rupa seorang wajah manusia yang mengerikan dimana satu sisinya terbakar banyak. Saya memanggil nama Yeshua dan Yeshua muncul. Sewaktu Yeshua mendatangi saya, roh jahat tersebut pergi. Tetapi saya memperhatikan Yeshua sedang mengeluarkan darah. Yeshua berdiri dengan diam dan berdarah di depan saya. Saya tidak bisa membayangkan berapa banyak jumlah darah yang keluar dari tubuh Yeshua. Darah mengucur dari semua sisi di kepalaNya. Saya menangis tanpa henti. Yahweh mengulurkan tanganNya ke arah saya dan menunjukkan pergelangan tanganNya. Saya melihat lubang-lubang di mana bekas paku-paku telah menembus pergelangan tanganNya dan dari situ keluar darah mengucur. Yahweh berkata, Yeshua sangat bangga dengan usaha saya dan melanjutkan memuji saya, “Haak-Sung, kamu melakukan pekerjaan baik dengan menginjili hari ini. Kamu juga melakukan pekerjaan yang sangat baik dengan membersihkan gereja. Haak-Sung, sewatu kamu menginjili, kamu memimpin dan menjaga kakak laki-laki dan kakak perempuanmu. Udara sangat dingin, tapi kamu melewati rintangan itu. Kamu melakukan pekerjaan yang baik. Aku sangat bangga denganmu. Yeshua kemudian memeluk saya.

Setelah Yeshua pergi, 4 roh jahat menyerang saya pada saat bersamaan. Satu dari mereka berkata, Jangan berdoa. Berhenti. Kamu tidak bisa berdoa.” Roh jahat yang lain bergerak dengan cepatnya dari satu sisi ke sisi lain supaya membingungkan dan mengacaukan saya. Saya berkonsentrasi dengan sekuat tenaga saya supaya tidak kehilangan fokus dan saya berteriak dengan segenap hati saya. Akhirnya, semua roh jahat pergi.

Kemudian, Yeshua membawa saya ke neraka. Saya di tunjukkan suatu tempat di mana banyak orang-orang berteriak kesakitan di dalam cawan hitam yang besar dan panas. Di luar cawan tersebut, banyak sekali roh-roh jahat yang tidak terhitung banyaknya, berjalan dan melayang-layang di segala arah. Yeshua berkata, Haak-Sung, jangan takut. Roh-roh jahat yang ada disini tidak bisa menganggu kamu asalkan Aku ada disini untuk melindungi kamu. Ini tempat di namakan Penyiksaan Cawan Mendidih.  Ini tempat untuk pemabuk dan kecanduan merokok.” Sewaktu orang-orang memasuki air mendidih, daging mereka terkelupas. Anehnya, ada api di dalam air mendidih. Setelah itu, Yeshua membawa saya kembali ke gereja.

Lee Yoo-Kyung: Satu persatu, banyak roh jahat berusaha untuk mengacaukan dan menganggu saya. Saya mengusir mereka semua. Kemudian Yeshua muncul memakai jubah yang terang. Kata Yeshua, Yoo-Kyung, mari kita pergi ke Surga.” Sesampai kami di Surga, malaikat-malaikat menyambut kami dan Yeshua membawa saya ke suatu ruangan yang penuh dengan buku-buku. Yeshua ingin saya menjelajah dan membaca koleksi buku-buku yang banyak dengan banyak sekali topik-topik. Mereka semua terbuat dari emas, dan di susun rapi di dalam rak-rak buku.

Akan di lanjutkan di buku ke 2…..

Hari ini, kamu mempunyai kesempatan yang sangat besar untuk mengubah hidup kekekalanmu. Yahweh Yeshua masih tersedia untukmu sekarang dan Firman Yahweh berkata ketika kita masih hidup, kita masih mempunyai harapan. Hari ini kamu mempunyai hidup di bumi, jangan sia-siakan kesempatan ini. Ini bisa jadi kesempatan terakhir.

Jikalau kamu belum menerima Yeshua sebagai Yahweh dalam hidupmu, saya ajak kamu berdoa sebagai berikut:

Yahweh Yeshua, saya percaya Engkau adalah Putra YAHWEH dan Engkau mati untuk semua  dosa saya. Mari masuklah ke hati saya, jadilah Tuan dan Penyelamat untuk hidup saya dan ampunilah semua dosa saya. Engkau mempunyai kuasa dalam setiap bagian dalam hidup saya dari saat ini. Yahweh Yeshua, penuhilah saya dengan RohMu yang Kudus dan pakailah saya untuk kemuliaan bagi namaMu. Saya mau melayaniMu dan mengasihiMu dengan segenap hati saya seumur hidup saya. Terima kasih Bapa, sekarang saya adalah anakMu. Di dalam nama Yeshua. Amin.

Setelah kamu berdoa di atas, bacalah Alkitab (Firman Yahweh), berdoa senantiasa, pergilah ke gereja untuk mendengarkan Firman Yahweh dan bersekutulah dengan saudara seiman. Hidupmu tidak akan sama lagi dan kamu mempunyai hidup yang penuh damai dan sukacita dibumi dan kamu akan hidup selama-lamanya dengan Yahweh Yeshua di surga. Yahweh memberkatimu.

Sumber asli:

Baptize by Blazing Fire, English dan Bahasa Indonesia

Hak cipta dari artikel ini dimiliki oleh penjalabaja.wordpress.com. Artikel ini boleh diperbanyak dengan syarat alamat blog disertakan dengan lengkap dan bukan untuk tujuan komersial. Persiapkan Jalan Bagi Raja

Membaptis Dengan Api Yang Dasyat, 1

Kisah nyata tentang peperangan rohani, pengalaman supernatural berkunjung ke Sorga dan Neraka dari sebuah gereja lokal di Korea Selatan ketika mereka sedang melakukan doa syafaat rally selama 30 hari. Artikel ini diterjemakan dari buku Baptize By Blazing Fire, yang ditulis oleh Pendeta Kim Young-Doo (aslinya berbahasa Korea).

Komentar seorang pendeta yang telah membaca kelima buku-seri Baptize by Blazing Fire. Pendeta Michael Park: Sebagai seorang pendeta, saya telah membaca banyak buku tentang peperangan rohani. Membaptis Dengan Api Yang Dasyat berbeda. Yahweh Yeshua telah menampakan diri-Nya secara pribadi kepada gereja kecil ini dan membuka mata-mata rohani setiap anggota gerejanya. Yahweh mengajar mereka bagaimana bertarung menghadapi dan melawan Setan dan roh-roh jahatnya sementara ada mampu melihat kehadiran mereka. Tertarik dengan buku-seri doa ini ia berkunjung ke Korea dan terkagum-kagum: “Apa yang mengagumkan saya ialah gereja ini penuh dengna tentara-tentara doa, mulai dari pukul 9:30 malam sampai 5 pagi setiap hari, 365 hari setahun.”

Artikel dalam bahasa Indonesia ini dikutip secara umum dari “Baptisan oleh Api Dashyat” karya terjemahan Sdr. Hendry Widjatnoko. Gaya penulisan dan penekanan (warna, garis bawah, huruf miring dan tanda kurung lurus) ditambahkan untuk membuat buku ini mudah dimengerti dan menarik dibaca. Untuk melihat karya utuh Sdr. Hendry Widjatnoko dan juga dalam bahasa Inggris silahkan buka link-nya, tersedia di bawah artikel ini.
Selamat membaca!

Dalam kurun waktu 30 hari dengan doa semalam suntuk terus menerus di Gereja Yahweh (The Lord’s Church) di Korea Selatan, pendeta Yong Doo Kim dan jemaatnya mengalami kebangkitan rohani yang mengubah hidup mereka secara total. Dengan mengangkat tangan mereka dan berdoa semalam suntuk, mata rohani jemaat ini dibukakan dan pada saat yang sama mereka mengalami kesembuhan ilahi, pengelihatan, peperangan rohani yang dahsyat, dan pertemuan dengan Yahweh Yeshua Ha Mashiah secara langsung yang mengubah hidup mereka. Setelah mata rohani mereka di bukakan, mereka bisa melihat peperangan rohani yang terjadi selama mereka berdoa. Mereka di perlihatkan bagaimana taktik setan yang berusaha menganggu, menakuti, dan menipu jemaat Yahweh selama mereka berdoa.

Selama peperangan rohani dengan setan, Setan bermanifestasi dengan memakai rupa/ wujud naga, raja setan, malaikat-malaikat palsu, Yeshua yang palsu, setan yang meminta simpati, roh setan yang menyamar sebagai wanita-wanita cantik dan sebagainya. Mereka ini juga di angkat ke Surga dan Neraka berkali-kali oleh Yahweh Yeshua. Di seri ini ada total 5 buku, tapi ini hanyalah rangkuman dari buku pertama.

Dari Yahweh Yeshua kepada pendeta Kim:
Dari sekarang, pengalaman apapun yang kamu dan jemaatmu alami, kamu harus mencatat apa yang kamu lihat dan dengar secara akurat. Melalui peristiwa ini, Aku ingin agar semua gereja-gereja di Korea dan seluruh dunia untuk bangun.  Oleh karena tujuan inilah, kamu di lahirkan di dunia. Pada saat sekarang ini, gereja-gereja di Korea dan kehidupan jemaat luar dan dalam sangat bertentangan dengan apa yang Aku rencanakan dalam hidup mereka. Pempimpin-pemimpin dan jemaat-jemaat gereja menyembah Aku hanya sebagai formalitas belaka dan hanya mengetahui Aku hanya sebatas teori tertulis

Pendeta Kim: Jemaat kami percaya dalam kuasa di dalam bahasa Roh, jadi kami bisa berdoa dengan lebih lama, lebih sungguh-sungguh, dan lebih dalam. Berdoa di dalam Roh juga membuat kami lebih berkonsentrasi dan dari situ keluarlah kemampuan2 yang membuka mata rohani kami. Proses untuk membuka mata rohani kami bukan saja melelahkan, tapi juga harus melewati banyak rintangan. Maka dari itu, jika kamu secara ceroboh berdoa atau kurang persiapan, kamu akan membayar harga yang hilang. Sekarang kami juga di persiapkan untuk melawan serangan setan dengan pujian, mengisi hati kami dengan Firman Yahweh, dan mencari Yahweh dengan sungguh-sungguh.

[Taktik Setan]. Anak buah Setan datang sendirian. Ketika satu gagal, dua roh jahat akan datang, kemudian mereka akan menyerang secara berkelompok/keroyokan dengan 10, 30, 50, 100, bahkan jumlah yang lebih dari itu. Kelompok ini secara berulang kali menyebar dan bergabung kembali untuk menyerang tergantung situasi pada saat itu. Kemudian, ketika satu roh jahat di usir dengan doa, roh jahat tersebut bergerak ke sasaran lain dengan menggoda, menusuk, mencobai, dan kadang-kadang dengan bisikan-bisikan dengan suara yang manis. Ketika identitas mereka akhirnya terbuka/terkuak, mereka langsung kabur. Antek-antek Setan muncul kepada kami di dalam bentuk yang berbeda-beda. Kadang-kadang mereka datang dan menggoda kami dengan menyerupai seoarang bintang lawak, seorang anak kecil yang lugu, yesus yang palsu  atau menyamar sebagai malaikat terang (2 Korintus 11:14). Bahkan mereka sempat membuat kami bingung dengan menyamar sempurna sebagai anak perempuan kami. Kami melawan mereka dan menang, tapi juga pernah mengalami kekalahan melawan roh-roh jahat. Ketika kami kalah, daging kami mengalami sakit yang luar biasa. Sakitnya sangat luar biasa dan kami sempat terguling di tanah beberapa kali. Ketika kami mengalami ketakutan untuk mengatasi banyak sekali roh-roh jahat, Yahweh mengerahkan malaikat Michael dan malaikat-malaikat lainnya untuk membantu kami. Yahweh kekasih kami meyankinkan kami bahwa kami tidak sendirian ketika kami memanggil malaikat-malaikat Yahweh untuk membantu kami setelah kita jatuh terlelah dan kecapaian setelah peperangan rohani tersebut.

Yeshua mengingatkan kepada kami untuk memperlengkapi diri kami dengan doa setiap hari (Markus 9:29). Sangatlah penting untuk mempunyai doa yang teratur. Yeshua juga menjelaskan mengenai pentingnya berdoa dengan persetujuan dengan dua atau tiga saksi (Matius 18:19). Roh-roh jahat tidak meninggalkan secara kami secara baik-baik, tetapi mereka meninggalkan berkas-berkas luka dan penderitaan berlanjut terus.

Motto/ slogan kami selama tahun 2005 adalah “Kebangkitan Rohani Melalui Doa” dan kami mulai berdoa rally/marathon semenjak 2 Januari. Doa rally ini berjalan selama 30 hari. Pada saat itu ada total 10 anggota yang ikut dalam doa rally ini. Pada hari pertama, setelah kebaktian hari minggu sore, kami mengadakan persekutuan doa. Pada hari kedua (3 Januari), kami mengalami kehadiran Roh Kudus yang luar biasa. Kesatuan doa di antara jemaat dan juga doa pribadi meledak luar biasa berjalan sampai jam 7:30 pagi di ke-esokan harinya. Setelah persekutuan doa selesai, kami berkumpul di dalam lingkaran untuk mendengar kesaksian dan pengalaman bertemu dengan Yeshua. Waktu persekutuan doa kami menjadi tambah lama. Persekutuan doa kami hari rabu mulai jam 7:30 malam tapi hapir selesai jam 8 pagi hari berikutnya. Hari Kamis mulai jam 9:00 malam dan selesai Jumat jam 10 pagi.

Secara total, Yahweh mengubah pemikiran kami. Semakin banyak kami berdoa, Yahweh makin banyak mengubah kami dengan hal-hal yang luar biasa. Meskipun persekutuan doa kami melewati waktu malam, tidak ada yang komplain (bersungut-sungut). Malahan, mereka makin lapar dengan makanan rohani. Yahweh Yeshua datang mengunjungi kami sewaktu kami berdoa. Kami melihat Yahweh Yeshua melalui mata rohani kami, tetapi pada saat-saat tertentu, kami melihat Dia secara jelas dengan mata jasmani kami.

Seperti anak-anak kecil yang mengalami Yeshua, kami di bebaskan dari ketidak patuhan dan di ubah menjadi hamba-hamba yang taat dan setia kepadaNya. Dua anggota dari kami, menangis dengan berlutut dan meminta pengampunan karena banyak kali mereka kali bersikap salah kepada saya (pendeta Yong Doo Kim). Di dalam cuaca dingin (temperatur di bawah nol), mereka pergi keluar untuk mengabarkan injil di kala mereka harus menghangatkan telapak tangan mereka dengan uap mulut mereka. Mereka keluar jam 4 sore dan kembali sampai jam 8:30 malam dengan tangan dan kaki yang beku. Mereka tahu bahwa mereka harus disiplin karena merka melihat harta mereka di simpan di Surga. Seorang anak kecil berumur 5 tahun yang bernama Meena, berdoa di dalam Roh dengan kedua tangan terangkat selama 2 – 3 jam. Jemaat kami mengalami karunia-karunia Roh dalam bernubuat, membedakan Roh, berbicara dalam bahasa Roh,  pengetahuan, hikmat, dan iman dari Surga.

Tidak ada isi yang di salahgunakan di dalam buku ini, hanya pengalaman-pengalaman pribadi dari anggota-anggota yang ikut serta dalam doa rally.

Anggota-anggota yang berdoa adalah [Orang Korea menulis nama keluarganya di depan nama pribadinya tanpa tanda koma]:
Pastor Kim, dan isterinya: Kang Hyun-ja, Kim Joseph, Kim Joo-Eun, Sister Baek Bong-Nyo, Lee Haak-Sung, Lee Yoo-Kyung, Meena, Oh Jong-Suk, Diakon Shin Sung-Kyung, Oh Jung-Min.

Hari ke 1. (Belum diterjemahkan.)

Hari ke 2.
Pastor Kim: Dengan intervensi dari Roh Kudus secara khusus, kami berasa seperti di dalam api ketika kami berdoa. Walaupun persekutuan doa selesai jam 7 pagi di keesokan harinya, kami merasa tidak cukup.

Lee Yoo-Kyung: Saya sangat rindu dan dengan sepenuh kekuatan saya memanggil Yahweh, “Yeshua, Yeshua, aku cinta kepadaMu. Tolonglah agar saya bisa melihat Engkau. Tunjukkanlah diriMu kepadaku.” Saya berteriak dan berdoa secara sungguh-sungguh di dalam bahasa Roh. Setelah satu jam, tiba-tiba sebuah cahaya yang sangat terang muncul dan seseorang berdiri di dalam cahaya tersebut. Saya membuka mata saya dan kaget tetapi saya tidak melihat sesuatu. Ketika saya menutup mata saya, saya bisa melihat secara jelas, jadi saya tetap menutup mata saya. Yeshua berdiri di depan saya memakai jubah yang sangat terang Yoo-Kyung, Aku mengasihimu. Yeshua mengatakan hal ini kemudian makin mendekat kepada saya dan duduk di depan saya. Saya rasa saya tidak pernah melihat seorang-pun yang rupawan selain Yeshua. Rambut Yeshua bewarna emas dan Dia mempunyai mata yang besar dan indah. Yeshua dengan lembut mengelus rambut saya dan berkataYoo-Kyung, Aku mengasihimu.” Saya mulai menangis dan hati saya hancur. Lanjut Yahweh Yeshua berkata, “Aku ingin menunjukkan Surga kepadamu.” Seketika, kami dalam perjalanan ke Surga dan ada sebuah cahaya yang sangat terang sampai saya tidak bisa membuka mata saya. Saya pikir, Ini pasti Surga.” Ketika kami sampai di Surga, malaikat bersayap yang jumlahnya tidak bisa di hitung menyambut kami dan Yeshua memperkenalkan saya  ke banyak malaikat. Kemudian Yeshua bertanya kepada saya, Yoo-Kyung, apakah kamu senang mengunjungi Surga?Ya Yeshua, sangat, sangat senang. Kemudian Yeshua berkata, Berdoalah secara sungguh-sungguh, patuhlah kepada pendeta Kim, dan ikutilah ibadah-ibadah gereja dan Aku akan membawa kamu ke Surga lebih banyak lagi. Setialah melakukan apa yang Aku katakan.”

Setelah persekutuan doa selesai, saya membagikan kesaksian saya bertemu dengan Yeshua dan mengunjungi Surga.

Baek Bong-Nyo: Setiap dari kami berdoa dan berlutut dengan beralaskan tatakan yang empuk. Di sebelah saya, istri dari pendeta Kim menari dengan di penuhi oleh Roh Kudus. Tarian istri dari pendeta Kim sangat lancar, seperti air mengalir. Wajahnya bersinar dan menari secara indah sebagaiman Roh Kudus memimpin dia. Saya melanjutkan berdoa di dalam bahasa Roh. Tiba-tiba, cahaya bewarna emas yang terang benderang datang dan Yeshua berdiri memakai jubah putih yang berkilau-kilaukan. Bong Nyo, Aku mengasihimu.” Saya tidak bisa mejelaskan sukacita dengan kata-kata ketika bertemu dengan Yahweh. Saya menanyakan banyak pertanyaan kepadaNya dan Yeshua menjawab semuanya.

Lee Haak-Sung: Saya berkonsentasi dalam bahasa Roh dan tanpa sepengetahuan saya, doa saya di penuhi dengan kuasa dan suara saya semakin keras. Tubuh saya menjadi panas seperti di penuhi api dan saya harus mencopot lapisan pakaian bagian luar. Kemudian, baju saya mulai basah di penuhi keringat. Seumur hidup saya, saya tidak pernah mengalami api Roh Kudus turun ke atas saya seperti saat ini. Saya sangat bersuka cita dan senang untuk berdoa. Jadi, saya berdoa dengan berlutut sampai kaki saya menjadi mati rasa.

Istri pendeta, Kang Hyun-Ja: Saya sudah tidak lama meluangkan waktu untuk berdoa secara cukup, sehingga saya merasakan keinginan penuh untuk berdoa. Ketika berdoa dan jikalau situasi sekitar kami di lain dari biasanya secara roh, Yahweh menangani pendeta dan setiap anggota dengan penuh kuasa. Saya ingin sekali menerima tarian yang di penuhi Roh Kudus seperti yang di alami oleh Ibu Choo Thomas. Kemudian, untuk pertama kalinya, saya bisa menari tarian Roh Kudus tanpa malu-malu. Untuk seketika, saya menyembunyikan karunia ini tetapi saya tidak bisa lagi menyembunyikannya karena pimpinan dari Roh Kudus. Tubuh saya di penuhi oleh api sebagaimana tangan-tangan saya bergerak secara bebas sesuai dengan musik.

Hari ke 3. (Belum diterjemahkan)

Hari ke 4.
Lee Yoo-Kyung: Ketika saya berdoa dengan sepenuh kekuatan saya,  tiba-tiba saya melihat setan yang kelihatannya seperti muncul dari film. Menggunakan jubah yang putih dan rambut yang panjang, setan tersebut datang ke arah saya sambil menari dan berbicara dengan suara yang menakutkan, Hahahahhaa hehehehe.” Saya tidak bisa bergerak dan di penuhi rasa takut. Kamu setan jahat dan terkutuk. Aku perintahkan kamu pergi dari saya di dalam nama Yeshua.” Tetapi setan tersebut semakin mendekat ke arah saya dan sambil menangis, Hehehehe…kenapa saya harus pergi? Saya disini bukan saja untuk mencegah kamu berdoa tapi saya juga akan membuat kamu sakit”. Kemudian pendeta Kim menaruh tangannya di atas kepala saya dan berdoa, dan berteriak, Kamu setan yang kotor. Aku perintahkan kamu di dalam nama Yeshua Ha Mashiah untuk pergi.” Seketika setan itu kabur. Kemudian Pendeta Kim mengatakan kepada semua anggota, Kita harus yakin ketika berdoa.”

Saya melanjutkan berdoa dan berteriak, Yeshua tolong saya. Tolong saya,” saya memanggil Yeshua untuk sementara waktu dan kemudian Yeshua muncul di di dalam sinar yang terang. Dia berkata kepada saya Yoo-Kyung, jangan khawatir. Saya akan melindungi kamu. Setan apapun yang berusaha menyerang kamu, jangan takut dan jangan khawatir. Panggil Saya dengan segenap kekuatanmu dan Aku akan datang dan menghalau setan-setan pergi. Jadi jangan khawatir dan jadilah kuat.”

Hari ke 5 .
Catatan penulis: Pesta perkawinan antara Baek, Bong-Nyo dan Yeshua melambangkan hubungan antara Juruselamat dan orang-orang berdosa yang telah Dia selamatkan  Yeshua ingin menunjukkan hal ini kepada anggota yang baru saja lahir baru. [Alkitab dalam hal ini sangat jelas, Yahweh Yeshua berkata bahwa  di Sorga, kehidupan kekal yang akan datang, tidak ada kawin dan mengawinkan (Matius 22:23-30), prinsip ini sangat berbeda dengan ajaran nabi Muhammad di dalam agama Islam].

Baek Bong-Nyo: Marilah kita bersukacita dan bersorak-sorai, dan memuliakan Dia! Karena hari perkawinan Anak Domba telah tiba, dan pengantinNya telah siap sedia. (Wahyu 19:7)

Setelah kebaktian, saya mulai dengan sungguh-sungguh berdoa di dalam Roh dan Yahweh Yeshua muncul kepada saya dan berkata, Bong-Nyo, mari kita ke Surga Yeshua memang tangan saya dan menuntun saya. Kemudian saya berdiri di depan tahta Bapa di Surga. Yeshua menjelaskan kenapa saya di bawa ke Surga: Bong-Nyo, suatu hari Saya harap untuk mempunyai perkawinan yang indah di Surga dengan kamu hari ini dan inilah kenapa kita disini. Dengan segera, malaikat-malaikat mempersiapkan saya gaun dan memakaikan saya banyak perhiasan. Saya tidak pernah melihat gaun emas yang di sediakan buat saya. Saya di penuhi dengan sukacita. Banyak malaikat dan orang di Surga yang mengucapkan selamat untuk perkawinan kami dan saya tidak pernah melupakan peristiwa ini. Kemudian, di Tahta Bapa seperti sedikit bergerak. Setiap kali Tahta Bapa bergerak, karena Bapa sangat senang , muncul 5 warna yang sangat cerah bersinar. Setelah acara tersebut, saya berkeliling di Surga sambil memegang tangan Yahweh. Saya berada di dalam sukacita yang luar biasa.

Lee Haak-Sung:

Dengan tekad yang penuh, saya mulai berdoa di dalam Roh dan tiba-tiba salib yang berada di belakang mimbar, bercahaya dengan sangat terang dan sebuah pintu yang bundar muncul. Tidak lama kemudian, Yeshua muncul. Haak Sung, Aku mengasihimu Saya tidak bisa mengutarakan sukacita yang menyelimuti saya. Haak Sung, ada satu tempat yang aku harus pergi bersama dengan kamu. Mari kita pergi. Kemudian Yeshua memegang tangan saya dan tubuh saya mengapung di udara seperti layaknya seringan sehelai bulu. Kemudian, ketika kami tiba di tempat tujuan, ada bau yang sangat aneh dan sangat kotor. Saya sangat susah bernapas karena baunya yang sangat menyengat di sekitar saya. Yeshua, Yeshua yang saya kasihi, kita sekarang ada di mana? Saya tidak bisa melihat dengan jelas apa yang di depan saya.” Saya berteriak dan kemudian Yeshua menjawab, Haak Sung, janganlah takut. Ini neraka. Aku akan melindungi kamu, jadi jangan khawatir, tapi lihatlah secara seksama.”

Api menghangatkan gerbang-gerbang neraka sampai gerbang tersebut bewarna merah terang dan sebelon saya melewati gerbang-gerbang tersebut, sekeliling kami panasnya luar biasa sampai saya rasanya tidak tahan. Saya harus minggir dari api yang membara dan panas yang luar biasa. Saya bertanya , Yeshua bagaimana caranya kita untuk masuk ke api ini? Saya rasa saya tidak mampu. Kami masuk ke sebuah tempat di mana sangat gelap dan saya tidak bisa melihat sesuatu.  Kemudian, Yeshua menyentuh kedua belah mata saya dan saya bisa melihat secara jelas. Disana ada sesorang nenek yang keliatannya sangat sedih dan duduk dengan tidak bergerak dan memaki baju tradisional Korea yang bewarna putih. Yeshua berkata, Haak Sung, lihat lebih dekat Jadi saya mendekat ke nenek tersebut. Nenek tersebut adalah nenek kandung saya yang telah meninggal beberapa tahun sebelumnya. Ketika ibu saya meninggalkan rumah, saya di besarkan oleh nenek kandung saya. Nenek saya mencintai kami. Hidup saya waktu itu tidak benar sehingga menyebabkan nenek saya di neraka. Dengan kaget saya berteriak kepada nenek saya, Nenek…ini saya, Haak Sung. Bagaimana orang yang ramah dan baik bisa masuk ke sini? Ayo, cepat keluar dari sini.” Nenek saya cepat mengenali saya dan kaget, dan dia bertanya, Haak Sung, kenapa kamu ada disini? Bagaimana kamu bisa sampai disini? Saya menjawab Yeshua membawa saya ke sini. Nenek ayo cepat dan keluar dari sini.” Nenek saya menangis dan berteriak, Haak-Sung, sebisa mungkin saya ingin keluar, kamu nggak bisa melakukan apa yang kamu mau. Kamu jangan masuk ke sini. Tinggalkan tempat ini secepatnya.”

Dengan menangis, saya memohon kepada Yeshua, Yeshua, tolong nenek saya, agar dia bisa keluar dari sini. Sewaktu nenek saya hidup di bumi, hidupnya sengsara Kemudian seekor ular besar tiba-tiba manucul di bawah kaki nenek saya tersebut dan mulai mengikat dan melilit tubuh nenek saya dari bawah ke atas. Saya berteriak dengan keras “Ahhhh Nenek saya berteriak dengan takutTolong saya…Tolongtetapi tidak ada gunanya. Yeshua, Yeshua yang saya kasihi, saya yang melakukan banyak hal yang jahat. Saya menangis. Tolong lalukan sesuatu…tolong Yeshua Yeshua tidak mengatakan sepatah katapun tetapi hatinya hancur ketika Dia melihat saya menangis dan menangis dan memohon, tetapi tidak ada gunanya. Malah di tengah-tengah kepanikan, nenek saya menanyakan keadaan keluarga dan khawatir tentang mereka, Haak-Sung, bagaimana kabar kakak-kakak perempuan kamu? Bagaimana kabar ibu kamu? Saya menjawab, Semua baik-baik Ketika saya menjawab dia, ular tersebut  melilit tubuh nenek saya lebih kencang lagi. Nenek saya berteriak kesakitan semakin kencang dan kencang. Yeshua memegang tangan saya, menuntun tangan saya dan berkata, Haak Sung, sekarang waktunya untuk kita pergi.” Saya meninggalkan nenek saya yang sedang menangis dan kami keluar dari neraka. Yeshua berkata, Di neraka, semua indera kamu lebih sensitif dan peka di bandingkan di bumi…Haak Sung, jangan menangis. Kamu melihat semuanya itu secara jelas, jadi pergilah dan layani Yahweh dengan setia. Apakah kamu mengerti hal ini?

Kemudian Yeshua memanggil saya, Haak Sung, neraka sangat mengerikan, betulkah? Saya ingin menunjukkan Surga kepadamu. Dengan waktu yang sangat singkat, kami berada di Surga. Sekumpulan malaikat dan orang-orang yang datang ke Surga sebelum saya, datang dan menyambut saya. Malaikat-malaikat berkumpul dengan Yeshua dan bergandengan tangan untuk menari bersama. Situasi Surga sangat berbeda dengan situasi di neraka. Situasi di Surga seperti nyata dan luar biasa.  Ketika di Surga, saya meminta kepada Yeshua, “Yeshua, anak dari pendeta Kim, yang bernama Joseph, kakinya di penuhi oleh bisul-bisul yang menyakitkan, dan dia susah berjalan. Tolong sembuhkan dia. Juga, ibu saya juga menderita sakit punggung. Tolong ibu saya supaya tidak sakit. Tolong juga untuk kakak Oh, Jung-Suk yang sekarang ini tinggal di kantor gereja. Tolong agar dia mendapatkan pekerjaan secepatnya. Dan terkahir, tolong kami supaya ada kebangkitan rohani di gereja kami.” Yeshua dengan senang menjawab, Iya, baiklah Yeshua melihat saya dan berkata, Haak-Sung, cukuplah untuk hari ini. Mari kita pergi.” Ketika Yeshua memegang tangan saya, kami terbang melewati angkasa dan kembali ke gereja.

Saya melanjutkan doa saya secara sungguh-sungguh. Saya tidak bisa berhenti memikirkan nenek saya yang sedang menderita di neraka, dan saya menangis dengan hebatnya. Saya sangat stress dan kesakitan dan saya menendang dan berteriak,Yahweh, apa yang harus saya lakukan? Nenek saya meninggal karena saya. Sakit di dalam hati saya sangat luar biasa. Nenekku…Nenekku yang malang.” Saya menangis sampai lemas. Kemudian saya menangis lagi. Saya memanggil Yahweh. Saya jarang menangis tetapi saya tidak bisa percaya bahwa air mata saya terus mengalir selama 2 jam, 3 jam, dan kemudian 4 jam. Sesi doa pertama kali selesai tetapi saya tidak bisa menahan sedih saya. Saya membagikan kesaksian saya mengunjungi Surga dan neraka kepada anggota-anggota yang lain. Kemudian pada jam 5 pagi, kami memulai sesi ke 2 doa kami sampai selesai 5 jam kemudian. Ketika pendeta memberikan kotbah, Yeshua muncul, dan kemudian kotbah pendeta menjadi tambah berkuasa. Malaikat-malaikat datang dari Surga, berbaris di samping podium dan beberapa dari mereka membawa mangkuk dengan tiang. Mereka menangkap setiap doa-doa kami dan mereka bernyanyi, Amen. Amen Setelah persekutuan doa kami selesai, saya tidak bisa berhenti menangis akan keadaan nenek saya yang berada di neraka.

Ketika persekutuan doa selesai, saya tidak bisa berhenti menangisi nenek saya yang berada di neraka.

Hari ke 6.
Baek Bong-Nyo: 4 jam telah berlalu semenjak pendeta memulai kotbahnya. Tidak ada kami yang merasa ngantuk. Seorang anak kecil berumur 5 thn yang bernama Meena juga mendengarkan kotbah secara serius. Ketika saya memusatkan mata saya ke pendeta, Yeshua datang dengan beberapa malaikat. Yeshua membawa dan menuntun juga 9 domba dengan Dia. Saya sadar bahwa jumlah domba yang Yeshua bawa itu sama dengan jumlah anggota yang ikut dalam persekutuan doa ini (pendoa syafaat). Kamu adalah domba-dombaKu..Aku selalu memperhatikanmu jadi jangan khawatir.

Kotbah dari pendeta Kim berapi-api dan dia berbicara dengan api Suci. Yeshua sangat terlibat di dalam kotbah pendeta Kim dan berteriak dengan kagum, Baik kerjamu, pendeta Kim. Kerjamu bagus.Yeshua berjalan di samping pendeta Kim dengan senyum yang bersinar terus-menerus. Ketika pendeta bergerak ke kiri, Yeshua juga bergerak ke kiri; ketika pendeta bergerak ke kanan, Yeshua juga bergerak ke kanan. Kemudian 10 malaikat muncul. Satu malaikat berdiri dan memegang buku yang terbuka sambil mencatat sesuatu dengan terburu-buru. Malaikat-malaikat yang lain mengelilingi pendeta membawa mangkuk-mangkuk dan mengumpulkan kotbah-kotbahnya. Ketika satu mangkuk terisi penuh, malaikat yang lain datang membawa mangkuk yang lain dan hal ini berlangsung terus sebagaimana mereka membawa mangkuk tersebut ke Surga. Yeshua bersuka cita dan malaikat-malaikat pun juga bersuka-cita.

Setelah kebaktian selesai, tibalah saatnya untuk berdoa secara serempak. Ketika kami berdoa, kesembilan dari kami keliatan seperti berperang. Ketika kami menangis kepada Yahweh dengan pertobatan, air-mata dan keringat-pun keluarlah.

Ketika Yeshua mendekat, Dia memanggil nama saya. Yahweh kemudian berbicara dengan membandingkan beberapa gereja, Bong-Nyo, banyak gereja-gereja yang sedang tertidur dan banyak salib-salib dari gereja mereka yang menyala setiap malam tetapi anggota-anggota dari The Lord’s Church (Gereja Yahweh dalam bahasa Indonesianya) yang berdoa secara sungguh-sungguh. Saya sangat senang sekarang.” Kemudian malaikat-malaikat turun dengan berkelompok tiga. Satu, dua, tiga, empat, lima, saya menghitung untuk sementara tetapi saya tidak bisa melihat akhir dari kejadian tersebut sehingga saya berhenti. Mereka tetap turun tidak berhenti-hentinya dan berdiri di depan mimbar dimana sembilan dari kami berdoa. Mereka mengambil doa-doa kami di dalam mangkuk emas dan membawa mereka ke atas dan kembali. Malaikat-malaikat membawa doa-doa kembali ke Yahweh. Tetapi kemudian, anggota-anggota dari The Lord’s church menyembah semalam suntuk dan berdoa. Malaikat-malaikat Yahweh berterima kasih kepada kami dengan memberikan mereka banyak sekali pekerjaan.

Yeshua berkata, Dengan ketekunan kamu memanggil nama Yahweh, menyembah siang dan malam, Bapa di Surga, Aku, dan Roh Kudus semuanya terkagum dengan ketekunan kamu. Sangatlah jarang untuk menemukan sebuah gereja seperti gereja kamu di bumi ini. Bapa di Surga menanyakan kepada kami,Apa yang bisa Saya berikan kepadaMu? Kemudian Bapa bertanya kepada Yeshua, AnakKu, menurutMu, apakah yang harus Aku lakukan? Yeshua menjawab, Bapa, kerjakanlah sesuai dengan kehendakMu.” Roh Kudus mengurapi kami dengan api Roh Kudus, minyak, dan karunia-karunia Surgawi. Bapa berkata, Untuk istri pendeta, Kang Hyun-Ja, saya secara khusus ingin mengurapi dia dengan api dahsyat Roh Kudus dan kemampuan untuk menyembuhkan orang sakit, dan saya ingin dia menari tarian Roh dengan berani.”

Ketika istri pendeta mulai menari di dalam Roh, semua orang di tempat itu melihatnya dengan kagum. Wajahnya menjadi warna merah selagi dia menari di dalam pimpinan Roh.

Secara tiba-tiba, Yahweh mendorong saya di suatu tempat di mana saya seperti terbenam di dalam air dan tubuh saya dan kaki saya bergerak menurut kehendak mereka sendiri. Tak lama kemudian, saya mendengar suara Yahweh yang berkata, Saya akan membaptis kamu dengan api Roh Saya merasa seperti saya di lempar di dalam minyak dan tubuh saya berasa seperti bola api.

Kemudian, Yeshua mulai berkata mengenai gereja di Korea. Dengan kemarahan, Dia berkata, Apa gunanya jikalau gereja itu besar dengan salib yang bersinar? Saya memilih pemimpin-pemimpin gereja untuk menyelamatkan jiwa-jiwa yang hilang, tapi mereka kurang berdoa dan itu menghancurkan hatiKu.”

Kemudian, saya menari dengan tarian Kudus dan berdoa di dalam bahasa Roh. Kemudian Yeshua memegang tangan saya dan berkata, Bong-Nyo, mari pergi ke Surga bersamaKu.” Setelah Yeshua memegang tangan saya, tiba-tiba saya memakai jubah bewarna putih dan saya terbang ke udara bersama Yeshua. Ketika saya terbang makin tinggi, bumi semakin kecil dan kecil. Jagat raya sangatlah indah. Kami terbang untuk beberapa saat dan ketika kami mencapai galaksi. Ketika kami melewati galaksi, situasi menjadi gelap dan kemudian saya melihat dua jalan. Kami pergi ke jalan yang di sebelah kanan dan saya bertanya, Yahweh, kemana tujuan di jalan yang sebelah kiri?” Yeshua menjawab bahwa jalan kiri tersebut menuju neraka. Keliatannya kami berada di sebuah jalan dan kemudian sebuah cahaya datang dengan sangat kuatnya sampai saya tidak bisa membuka mata saya.

Surga di penuhi oleh bintang-bintang. Orang-orang di bumi kadangkali berkata tentang Surga, tetapi apa yang saya lihat tidak bisa di jelaskan dengan kata-kata di bumi. Bagaimana bisa? Bagaimana hal ini bisa terjadi? Saya berkata. Manusia tidak bisa membanyangkan secara penuh bagaimana wujud Surga tersebut. Banyak malaikat yang menyambut dan menyalami saya. Yeshua berkata,Kamu telah mengambil keputusan dan memberikan dirimu sepenuhnya untuk mengikuti ibadah di gereja, jadi saya ingin menunjukkan rumahmu di Surga. Marilah ikuti Aku.Saya melihat banyak malaikat membangun sesuatu. Yeshua berkata kepada saya,Inilah rumahmu.” Saya melihat, tetapi tidak ada rumah. Saya hanya melihat fondasi yang dalam dan malaikat-malaikat menggunakan emas untuk mengerjakan pekerjaan mereka. Yeshua berkata, Dalam beberapa hari, rumahmu akan tambah naik. Jangan kecewa tetapi berdoalah senantiasa dan hidup dengan setia. Kamu  dulunya menyembah setan dan kamu telah membawa banyak orang ke hal-hal yang tidak benar. Tetapi kamu telah membuat tekad untuk percaya kepadaKu dan pergi ke gereja dengan setia.” Yeshua berkata, Aku mempunyai suatu tempat dimana Aku ingin menunjukkan kepadamu. Ikutilah Aku.” Yeshua membawa saya ke suatu tempat. Bong-Nyo yang Aku kasihi, Aku ingin menunjukkan kepadamu rumah harta dan rumah dari orang yang telah mengabarkan Injil kepadamu, yaitu pendetamu, pendeta Kim, Yong-Doo dan istrinya, Kang Hyun-Ja. Lihatlah dengan seksama. Di bumi, gedung 1000 tingkat itu sebanding dengan gedung satu tingkat di Surga dan segala sesuatu yang ada di Surga itu tidak bisa di jelaskan dengan kata-kata manusia yang terbatas.

Di depan mata saya, saya melihat sebuah gedung yang sangat besar dan memancarkan cahaya yang sangat kuat sampai saya tidak bisa mengangkat kepala saya. Ini rumah pendeta Kim Yong-Doo.” Yeshua mengangkat tangan kananNya dan kemudian saya bisa melihat secara jelas rumah pendeta Kim, Yong-Doo yang sangat indah di Surga. Kemudian Yahweh berkata, Sekarang, mari kita lihat rumah harta dari pendeta Kim Dari rumah pendeta Kim sampai ke rumah hartanya, jaraknya sekitar 3 atau 4 perhentian bis. Rumah harta dari pendeta Kim di jaga dengan sangat ketat oleh beratus-ratus maaikat sehingga kami tidak bisa masuk ke dalam. Ketika Yeshua muncul, malaikat-malaikat penjaga menurunkan sayap mereka ke bawah, berdiri dan berlutut di depan Yeshua [Ibrani 1:6; Wahyu 7:11]. Setiap rumah harta di Surga memerlukan izin dari Yeshua untuk masuk ke dalam. Sinar-sinar berwarna berkilauan memancar dari dalam rumah harta keluar dan gambaran itu mengagumkan.  saya berkata. Di dalam ruamh hartaWow, pendeta Kim pasti akan sangat senang tersebut banyak sekali malaikat-malaikat yang sibuk dengan mengumpulkan bahan-bahan/materi-materi dari kepunyaan pendeta Kim yang datang dari bumi. Harta dari pendeta Kim terus menumpuk. Saya bertanya kepada Yeshua, Kenapa rumah pendeta Kim begitu besar dan kenapa dia mempunyai banyak harta? Yahweh menjawab saya, Pendeta Kim Yong-Doo memulai perjalanan imannya pada saat dini dan dia selalu berdoa dan selalu melayani saya dengan setiaYeshua berkata, Inilah semua waktu yang kita punya pada hari ini. Jadi kita akan melihat hal-hal yang lain  di lain waktu kamu datang ke sini. Yeshua membawa saya kembali ke gereja. Yeshua berkata satu hal sebelum Dia pergi meninggalkan saya, Ketika Aku mati di kayu salib, banyak yang percaya bahwa Aku tidak akan hidup lagi. Mereka [banyak orang] berhenti percaya kepadaKu, berhenti datang ke gereja, dan sekarang melakukan banyak hal-hal yang duniawi.”

Hari ke 7.
Kim Joo-Eun: Saya berdoa di dalam roh sekitar 1 jam dan kemudian cahaya yang sangat terang muncul. Yeshua memakai jubah yang putih dan muncul di depan saya. Yeshua mempunyai rambut yang bewarna cokat dan memakai garment yang putih, dan mirip bentuknya seperti toga. Yeshua memanggil nama saya, Joo-Eun, Joo-Eun yang Kukasihi, Aku mengasihimu.” Selagi Yeshua berkata demikian, Dia semakin mendekat ke arah saya. Saya sangat kaget dan berkata Apakah engkau benar-benar Yeshua? Wow, Yeshua, Saya mengasihiMu. Kamu luar biasa.” Saya di penuhi dengan sukacita karena saya tidak tahu harus melakukan apa. Yeshua duduk didepan saya dan berkata bahwa Dia mengasihi saya. Saya dengan gembira berkata,Yeshua, saya mengasihiMu.” Dan Dia berkata,Ya, Aku mengasihimu dengan sangat.” Yeshua berkata kepada saya, “Berdoalah dengan sungguh-sungguh dan Aku akan menyatakan diriKu kepadamu. Aku akan membawa kamu ke Surga dan menunjukkan Surga kepadamu. Jadi, berdoalah sungguh-sungguh. Dan kemudian Yeshua menghilang.

Ketika saya tidak melihat Yeshua, saya mulai berdoa di dalam bahasa Roh dengan segala kekuatan saya. Tiba-tiba, saya melihat sebuah benda yang aneh muncul di depan saya dan menuju ke arah saya. Benda tersebut mempunyai 2 mata yang sedikit robek dan sebelah kanan matanya mempunyai tanda X. Setan ini di penuhi dengan luka-luka. Saya berteriak, Di dalam nama Yeshua, enyahlah dari saya.” Setan tersebut menghilang. Saya melanjutkan berdoa dan seketika ada setan lain yang muncul dengan mata yang lebih sempit dari mata kucing. Setan ini mempunyai sayap-sayap menyerupai kelelawar dan gigi tajam yang keluar yang keliatannya sangat mengerikan. Setan ini datang ke arah saya untuk menakuti saya tetapi saya mengalahkan setan tersebut di dalam nama Yeshua.

Kemudian, ada setan lain yang muncul tapi kali ini saya sepertinya pernah melihatnya dan saya berpikir dimana saya pernah melihat setan ini sebelumnya. Saya menyadari bahwa setan ini mirip dengan karakter yang saya lihat di permainan komputer (game) yang bernama Starcraft. Setan wanita ini lari menuju saya. Dia berusaha merendahkan saya dengan melihat saya ke bawah. Tidak seperti setan-setan yang langsung pergi ketika saya menyebut nama Yeshua, setan wanita ini tidak pergi secara gampang. Malah setelah saya berkali-kali berteriak, setan ini tidak perduli dan saya menjadi tambah takut. Saya pergi ke sebelah pendeta Kim di sebelah altar dan melanjutkan berdoa. Pendeta Kim memegang dan mengangkat tangan saya, berdoa bersama dengan saya, dan dengan demikian setan wanita itu pergi.

Bersambung ke Buku 1 bagian kedua

Sumber asli:

Baptize by Blazing Fire, English dan Bahasa Indonesia

Hak cipta dari artikel ini dimiliki oleh penjalabaja.wordpress.com. Artikel ini boleh diperbanyak dengan syarat alamat blog disertakan dengan lengkap dan bukan untuk tujuan komersial. Persiapkan Jalan Bagi Raja

Jannet melihat isi sorga, Maria, neraka dan tahta Iblis

yeshua-dan-kuda-putihJannet Balderas Canela Kesaksian gadis kecil berumur 8 tahun yang ditemui Yeshua Ha Mashiah. MP3 English

Kesaksian ini telah di periksa dan di konfirmasikan oleh nabi yang dipercayakan. (www.DivineRevelations.info)

Saudara/i, Kiranya Yahweh memberkati-mu pada saat ini. Marilah kita membaca Alkitab dalam 2 Korintus 12:1-4, Firman Elohim yang Kudus. Dalam Nama Bapa, dan Anak, dan Roh Kudus “Aku harus bermegah. Sekalipun memang hal itu tak ada faedahnya, namun demikian aku hendak memberitakan penglihatan-penglihatan dan penyataan-penyataan yang kuterimah dari Yahweh. Aku tahu tentang seorang Kristen; empat belas tahun yang lampau, entah didalam tubuh aku tidak tahu entah diluar tubuh aku tidak tahu—Elohim yang mengetahuinya. Ia tiba-tiba diangkat ke Firdaus dan ia mendengar kata-kata yang tak terkatakan, yang tidak boleh di-ucapkan manusia.”

Saya hubungkan anda dalam pengalaman-ku bersama Yeshua pada 5 September,1999.  Kami berada di Gereja dan Kuasa Elohim memenuhi kami. Saya terjatuh ke Lantai dan merasakan kehadiran Elohim didalam-ku.  Seolah-olah menawarkan-ku, dan mulai-lah suatu Penglihatan padaku.

Dalam penglihatan, Saya melihat ada dua jalan, satu sangat lebar, dan banyak orang berjalan pada jalan itu, tetapi mereka berjalan menuju pada kehancuran mereka. Jalan yang berikut sangat sempit, Saya melihat banyak orang yang berjalan pada jalan itu, memuji dan memuliakan Yahweh.

Lalu Yahweh menunjukan penglihatan lain dimana Malaikat sedang berperang dengan seekor Naga.Naga ini melemparkan api dan iblis-iblis ke bumi ini.

Kemudian ku-lihat sebuah Jam sangat bercahaya. Terbuat dari emas. Jam menunjukkan pukul dua belas. Namun ku-lihat sebuah tangan menarik jarum jam kembali pada angka sebelas. Yahweh berkata padaku,“Lihat,Hamba-Ku, Ku-kembalikan jam itu sebab umat-Ku tak siap seperti yang Ku inginkan, Ku-kembalikan waktu itu, sebab Umat-Ku tidak memuji-Ku seperti yang KU-inginkan,namun besar Anugerah-Ku, kesempatan terakhir Ku-berikan, supaya setiap orang yang bertelut pada kaki-KU menerima kehidupan kekal”

Sementara aku berada di lantai. kulihat seorang penunggang kuda datang. Yahweh mendekati tempat dimana aku berada Di-ulurkan tanganNya, dan kurasakan Roh-ku keluar dari tubuhku dan didekapNYA. Kami mulai menunggang kuda, menanjak dan berhenti di tempat yang tidak tinggi ataupun rendah. Dia berkata padaku, “Lihat hamba-Ku, Telah Ku-katakan bahwa Aku datang membawa-mu, dan itulah yang Ku-lakukan sekarang, sebab apa yang keluar dari mulut-Ku Aku menggenapinya. Apa yang kukatakan, itu yang Ku-perbuat. Itulah sebabnya Aku membawa-mu ketempat ini. Pertama-tama akan Ku-tunjukan padaMu Luka-luka-Ku, agar kau dapat perhitungkan dan tak pernah melupakan apa yang telah Kuperbuat bagimu sekalian.”

Kami tiba pada Takhta Elohim dan Yahweh menunjukan-ku dimana paku-paku itu terletak dan bagian tubuhNya yang tertikam. Dia menangis. Kulihat bekas-bekas luka dan bilur-bilur yang telah diangkutNya bagi kita semua. Dia berkata, “Lihat Hamba-Ku, banyak diantaramu yang tidak memperhitungkan semua yang telah kuperbuat bagimu, banyak diantaramu lupa bahwa Aku telah mati di salibkan bagimu, Ku-rasakan sakit hamba-Ku. Rasa Sakit yang sangat saat Umat-Ku menyangkal-Ku, seperti membuka luka-luka itu kembali, sangat menyakiti-Ku.Seolah-olah mereka menyalibkan-Ku kembali.” Ku-lihat Yahweh menangis, Sakit saat kita mengecewakan-Nya.

DIPERLIHATKAN ISI SURGATahta Elohim

Dia berkata, “Hamba akan Ku-tunjukan banyak hal, jalan emas dan lautan kaca, agar kau dapat pergi dan sampaikan pada umatKu segala keindahan yang Kusiapkan bagi mereka.”

Kami tiba pada jalan indah.Tak pernah Kulihat dibumi. Jalan-jalan itu bercahaya! Yahweh berkata, “HambaKu, sentuhlah jalan emas ini, sebab kau dan umat-Ku akan hidup disini, ketempat ini umat-Ku akan segera tiba.” Ku-lihat refleksi kami yang sedang menunggang kuda pada jalan itu.

Lalu kami tiba pada lautan kaca, sangat indah. Yahweh berkata, “HambaKu, semua ini bukan untuk-Ku,semua ini untuk umat-Ku. Semua yang engkau jamah telah Aku siapkan dengan cinta-Ku bagi umat-Ku.” Dia berkata, “Hamba marilah, sebab akan Ku-tunjukan hal-hal lain.”

Selanjutnya kami tiba di tempat dimana saya melihat kemuliaan Elohim, dan merasakan Kuasa Nya. sungguh indah. Kulihat meja-meja, saya bertanya, “Yahweh untuk apa meja-meja ini?” Dia berkata, “Hamba, ingat perjamuan kawin anak Domba,ingat bahwa pada meja-meja ini akan dirayakan perjamuan kawin anak Domba.” Kulihat meja-meja yang tak terhitung banyaknya, dan tak dapat melihat ujung-ujungnya. Ada Malaikat pada setiap meja, saya bertanya, “Yahweh, mengapa ada Malaikat pada setiap meja dan kursi?” Yahweh berkata, “Hamba-Ku, mereka ini sedang mendekorasi meja-meja ini, dan bersiap pada setiap meja sebab Aku telah selesai menyediakan segala sesuatu.”

Saudara/iku, meja-meja itu sangat bercahaya; semuanya terbuat dari emas. Meja-meja itu sangat indah didekorasikan. Kulihat bagaimana Malaikat-malaikat menaruh garpu, pisau, sendok, gelas, dan peralatan lain yang terbuat dari emas, sangat indah. Yahweh berkata, “Hamba, katakan pada umat-Ku bersiap sebab segera Aku akan membawa mereka supaya mereka dapat datang ketempat ini dan menikmati perjamuan kawin anak Domba.” Sangat indah; Hadirat Yahweh dapat dirasakan disana, Kemuliaan dan Kemaha-Kuasaan-Nya! Yahweh berkata, “Hamba, kemarilah sebab Aku akan menunjukan hal-hal yang lain.” Kami tiba pada suatu tempat dengan banyak pintu, sangat indah. Saya berkata, “Yahweh apa dibalik pintu-pintu ini?” Dia berkata, “Dibalik pintu-pintu ini adalah Rasul-Rasul Ku,dibalik pintu-pintu ini adalah nabi-nabi-Ku,dibalik pintu-pintu ini adalah mereka yang sekali berjalan dibumi memuji dan memuliakan Nama-Ku.”

BERJUMPA MARIA – Ibu Yeshua

Kami menunggang lagi dan tiba pada sebuah pintu yang setengah terbuka, Yahweh berkata, “Hamba kemarilah, sebab dibalik pintu ini adalah Maria. Mendekatlah dan dengar apa yang sedang dikatakannya, supaya kau dapat pergi dan katakan pada Umat-Ku, katakanlah pada mereka bagaimana Maria sedang menderita.” Saya mendekat dan melihat seorang gadis muda, yang sangat cantik, dan sangat elok parasnya. Sedang melihat melalui suatu jendela yang kecil. Dia sedang bertelut dan melihat kebawah memandang bumi, menangis karena kesakitan yang sangat.  Menyembah bunda Maria

Maria berkata, “Mengapa kamu menyembahku? mengapa? Aku tidak memiliki Kuasa! Mengapa kamu menyembahku? Aku tidak melakukan sesuatu apapun! Jangan menyembahku! Jangan bertelut padaku! Aku tak dapat menyelamatkanmu! Yang hanya dapat menyelamatkan, yang hanya dapat menebusmu ialah Yeshua, yang telah mati untuk semua manusia! Banyak orang mengatakan aku memiliki kuasa, bahwa aku dapat mendatangkan mujizat-mujizat, tetapi semua itu tipu muslihat! aku tidak dapat berbuat apapun! Elohim yang Maha Kuasa berkenan denganku dan menggunakan rahimku agar Yeshua dapat lahir dan menyelamatkan setiap orang, tetapi aku tidak memiliki kuasa apapun. Aku tak dapat melakukan apapun! Jangan bertelut padaku! Jangan menyembahku! Sebab aku tak layak disembah. Hanya satu Yang layak, yang disembah dan didambahkan adalah Yeshua! Dialah satu-satuNya yang menyembuhkan dan menyelamatkan!”

Saya dapat melihat wanita muda itu sedang dalam kesakitan yang sangat, penuh dengan kepedihan dan tangisan. Dia berkata, “Tidak! Tidak! Jangan menyembahku! Mengapa kamu bertelut padaku? Aku tidak melakukan apapun!” Saudara/i terkasih, sangat luarbiasa dapat melihat wanita muda ini, bagaimana dia menangis dengan kepedihan dan kesedihan.

JUBAH-JUBAH DAN MAHKOTA-MAHKOTA

Yahweh mengatakan padaku, “Hamba kemarilah, sebab Aku akan terus menunjukan hal-hal padamu.” Kami tiba pada tempat indah dimana Aku dapat merasakan kemuliaan Elohim. Saya melihat barisan jubah-jubah putih, sangat putih dan indah! Saya menyentuhnya dan Yahweh berkata, “Hamba, jamahlah, sebab jubah-jubah ini adalah untuk kamu sekalian.”

Ku-lihat banyak Jubah dan kujamah. sangat putih dan bercahaya, tak ada sepertinya yang pernah kujamah dibumi ini. Yahweh berkata,“Hamba, bagimulah sekalian Jubah-Jubah ini.” Airmata jatuh di pipih Yahweh.  Ia berkata, “Hamba, banyak dari jubah ini akan berada disini, menunggu seseorang untuk membawanya. Banyak Jubah ini akan berada disini, menunggu sebuah tubuh.” “Mengapa Yahweh?” Saya bertanya. “Sebab banyak yang tidak menyembahKu seperti yang Ku-inginkan, banyak yang tidak menaruh perhatian terhadap semua yang telah Ku-perbuat bagimu sekalian. Hamba, banyak Jubah ini akan berada disini, menunggu sebuah tubuh, sebab dalam Kerajaan Ku Aku tidak menerimah sesuatu yang kotor. Aku hanya mengijinkan hal-hal yang Kudus, sebab ada tertulis pada FirmanKu, Kuduslah kamu, sebab Aku Kudus.(1 Petrus 1:16)

Saya melihat banyak Jubah; Masing-masing Jubah memiliki nama yang tertulis dengan emas. Kujamah Jubah yang kecil dan yang berbeda ukuran, dan saya bertanya, “Yahweh, yang kecil –kecil ini, siapakah yang akan memakainya?” Yahweh menjawab, “Hamba, ingat anak-anakKu yang kecil, ingat yang kuperolah untuk masing-masing mereka, Aku bukanlah seorang pemberi Hormat, Jubah-Jubah ini bagi anak-anakKu yang memuji NamaKu, mereka adalah anak-anakKu yang suka pergi ke RumahKu dan memuji NamaKu, Aku bahkan menyediakan sesuatu yang besar bagi mereka. Aku mempunyai-Nya bagi setiap orang yang mencariKu, Bagi semua yang datang bertelut pada KakiKu, Aku memberikan Kehidupan yang kekal.”

Kami menunggang lagi dan segera tiba pada suatu tempat yang penuh dengan Mahkota-Mahkota. sangat mewah, Mereka berkilauan, saya berkata,“OhYahweh!Mereka, sangat indah. Untuk siapakah Mahkota-Mahkota itu? Yahweh berkata, “Hamba,mahkota-mahkota yang kau jamah ini, adalah bagi mereka yang sungguh-sungguh memuliakan-Ku, Bagi mereka yang sungguh-sungguh memuliakan NamaKu seperti yang Kuinginkan.”

Yahweh menunjukanku Mahkota lain, namun saat kuperhatikan hanyalah bingkaian. Kemudian Yahweh berkata, “Hamba lihatlah ini.” Dan Kulihat Mahkota lain, Mahkota ini terbuat dari semak duri saya bertanya, “Yahweh, Jangan berikan sebuah Mahkota berduri atau hanya bingkai bagiku!” Yahweh berkata, “Hamba, ditempat ini ada tiga tipe Mahkota:

Yang mewah dan yang bersinar yang dapat dilihat dan dijamah adalah bagi mereka yang sungguh – sungguh memuliakan NamaKu, bagi mereka yang dengan segenap hati memuji NamaKu. Bagi mereka yang bekerja pada kebun anggurKu, bagi mereka yang senang berada di RumahKu, bagi mereka yang mengabdi dan bersukacita dalam penderitaan bagi FirmanKu.

Mahkota lukisan, yang dapat kau lihat dan jamah adalah bagi mereka yang bermain-main dengan FirmanKu, bagi mereka yang tak mau berada di RumahKu, bagi mereka yang tak mau berpuasa, atau bersungguh-sungguh,bahkan tidak memuliakan NamaKu, Mahkota itu bagi mereka yang memujiKu dengan mulut tetapi bukan dengan hati seperti yang Ku inginkan. Mengapa HambaKu? Sebab tak seorangpun dapat menipuku, tak ada tempat persembunyian dihadapanKu. Hamba,

Mahkota itu terbuat dari onak duri. yang kau jamah dan lihat, adalah bagi mereka yang membuat lelucon dengan FirmanKu, bagi mereka yang mengkritik FirmanKu, bagi mereka kepada siapa Aku mengetok pintu hati tetapi mereka tidak menerimah FirmanKu, bagi mereka yang mengkritik FirmanKu, bagi mereka yang Kuketok pintu hati mereka tetapi tak mau menerimah FirmanKu, bagi mereka semua yang mengkritik FirmanKu.”

Pengangkatan atau repturePENGLIHATAN PENGANGKATAN

Yahweh berkata,“Hamba akan Ku-tunjukan saatnya, bagaimana kedatangan Ku akan terjadi.” Saya berkata,“Yahweh telah banyak yang kulihat,mengapa Yahweh menunjukankan ku yang lebih?” Kami tiba pada Tahta Elohim, u lihat ribuan Malaikat berkumpul. Kami mulai turun, dan berhenti pada awan-awan putih yang indah. Yahweh memberi perintah pada Malaikat-malaikat untuk datang dan menerima Gereja, Yahweh katakan,Hamba perhatikan baik-baik,beginilah saatnya Aku datang kembali, inilah kedatanganKu.”

Kulihat orang-orang terangkat di keempat penjuru bumi, memuji nama Yahweh. Dan dipenuhi kuasa Elohim. Berpakaian putih dan terangkat. Mereka nyanyikan lagu indah,“Kudus,Kudus, Kuduslah ya Yahweh! Terimakasih Bapa!Sebab Engkau telah mengangkat kami! Terimakasih Yahweh,sebab Engkau telah mengangkat kami!

Kulihat berbagai jenis orang, tinggi, pendek, hitam, putih. Semua orang, dan semua Malaikat terangkat bersama-sama kearah dimana kami berada. Semuanya penuh Ucapan Syukur bagi Yahweh, kami semua berkata, “Kudus! Kudus! Kuduslah YAHWEH!” sangat luar biasa,  saya melihat banyak orang dan berpikir saya mengenal mereka. Mereka semua dipenuhi kemuliaan Elohim.

PENGLIHATAN MASA TRIBULASI (KESUKARAN-BESAR)

Setelah itu kami tiba pada Takhta Elohim, Yahweh berkata, Hamba, marilah.” Kami keluar dari ruangan Tahta dan tiba di suatu tempat berjendela kecil. Yahweh berkata, “Hamba, pandanglah kebawah.” kulihat desolasi [kehancuran] yang buruk, desolasi yang dasyat; seluruh bumi penuh kesulitan dan penderitaan. Yahweh berkata, “Lihat Hamba, inilah yang akan terjadi setelah Ku-jemput Umat-Ku dari bumi, kejadian ini setelah kedatangan-Ku, kejadian ini setelah Gereja-Ku berada disini bersama-Ku.”

Kulihat desolasi yang sangat dasyat. Kulihat orang merayakan sesuatu sejenak, lalu, kulihat bapa mencari anaknya, seorang ibu mencari anak-anak perempuannya, namun tak menemukan, karena Elohim yang Maha Kuasa telah membawa mereka. Keluarga mencari keluarganya namun tak menemukannya. Orang-orang mencari tetangga nya namun tak menemukannya,sebab Yahweh telah mengangkat mereka bersama-sama dengan Dia.

Sesuatu dasyat telah terjadi diseluruh bumi. Ku-lihat pendeta berlari dari satu tempat ketempat lain, saya bertanya, “Yahweh, mengapa orang itu berlari kian kemari?” Yahweh menjawab, “Hamba, orang ini seorang pendeta, namun karena Dia mengira Aku akan berlambat, diapun tertinggal. Dia tak mengira Aku datang sekarang,dia mengira saat kedatanganKu sangat lama,itu sebabnya dia tertinggal.” Pendeta itu berlari kian kemari,berkata “Yahweh, mengapa saya tertinggal dibelakang? Jika saya seorang Pendeta, jika saya mempunyai posisi dalam Gereja, dan Gereja telah pergi, saya tertinggal? mengapa?” Yahweh menjawab, “Hamba, Aku tak dapat berbuat sesuatu sekarang, dia mengira kedatanganKu akan di perlambat, sebab itu, dia tertinggal.”

Kulihat orang itu disiksa. Dia berkata, “Yang aku inginkan yaitu di angkat bersama Yeshua! yang kumau yaitu bersama Yahweh sebab aku tak mau di sini dan menderita dalam kesusahan yang besar ini!” dia terus berlari kian kemari dan bertanya pada dirinya, “mengapa saya tertinggal? Bawalah saya denganMu Yahweh! Saya tak mau disini dan menderita!” Yahweh berkata, “Hamba, tak ada yang dapat Kuperbuat sekarang, sekian lama Aku berbicara dengannya dan berkata bahwa Aku datang segera, namun dia tidak mempercayai-Ku, baiklah, sekarang dia tertinggal.”

Saya melihat orang-orang berlari kian kemari. Sangat banyak, putus asa, mencoba mencari damai namun tak menemukan. Mereka berteriak, “Kami inginkan Firman Hidup! Kami haus Firman Elohim!” Namun sudah terlambat, sebab Yahweh telah membawa Gereja bersamaNya.

Kulihat anak-anak muda perempuan dan lelaki berlari di hutan,dan gunung-gunung mencoba mencari damai. Namun tidak menemukan. Yahweh berkata mengapa, “Hamba AKu telah membawah GerejaKu, sekarang setan-lah yang mengontrol.” Setan mengontrol dan kesusahan sedang terjadi dibumi! Orang-orang berlari dari satu tempat ketempat lain. mereka mau memakan sesamanya hidup-hidup, dan tarik menarik rambut. Menyalakan satu sama lain dan saling menyakiti, sebab mereka ingin kedamaian, namun tak menemukannya! sangat sulit sebab Yahweh telah membawah GerejaNya.

Masa sukar di bumi, Kulihat hal buruk. Banyak orang menyakiti satu sama lain, mengatakan, “kami inginkan kasih! Kami inginkan damai!” Namun terlambat! Yahweh berkata, “Lihat HambaKu, Aku telah berbicara pada mereka, Aku memberikan waktu mengetok pada pintu hati orang-orang ini, Namun mereka tak mau melihat padaKu. baiklah, sekarang mereka tertinggal, dan tak ada yang dapat Ku-lakukan bagi mereka sekarang. mengapa, sebab Aku telah membawah GerejaKu bersama Ku. Sedang Umat-Ku berada di Surga dengan-Ku menikmati perjamuan kawin anak Domba, sementara orang-orang ini dalam penderitaan, akan ada tangisan dan kertak gigi. Sebab mereka tidak menuruti Firman-Ku, mereka lebih suka ber lelucon dan mengkritik Firman-Ku.”

KITAB KEHIDUPAN

Yahweh menunjukan sebuah buku besar. bercahaya dan terbuat dari emas. Saya berkata, “Yahweh buku besar itu,untuk apakah itu?” Dia menjawabku, “Hamba dalam buku ini ada nama-nama mereka yang memuji-Ku, dan nama-nama mereka yang bertobat dan mencari jalan-jalan-Ku. Sebab inilah Kitab kehidupan. Dalam buku ini tertulis mereka semua yang berkumpul bersama memuji dan memuliakan Nama-Ku.” Buku itu sangat besar, ditulis dengan emas. Dia berkata, “Lihat Hamba-Ku,banyak nama-nama ini belum Ku-hapus sebab besar Anugerah-Ku,banyak telah berpaling. Banyak telah membelakangi-Ku, namun Anugerah-Ku besar sehingga belum Ku-hapus mereka, sebab tidak Ku-kehendaki seorangpun binasa,tetapi menerimah hidup Kekal.” Kujamah, dan kulihat banyak nama tertulis didalam nya.

NERAKA

Kemudian Yahweh berkata,“Hamba,Akan Ku-tunjukan neraka.” saya berkata, “Yahweh, jangan, saya tak mungkin menghadapinya, semua yang Engkau tunjukan, sudahlah cukup.Yahweh berkata padaku, “Hamba akan Ku-tunjukan neraka,agar kau pergi dan beritakan pada Gereja dan manusia bahwa ada Surga dan juga ada Neraka.” Kami mulai turun. Masih jauh dari neraka saat kudengar jeritan dan keluhan. Saya berkata, “Yahweh bawalah saya keluar dari sini,sebab saya tak mampu menghadapinya!” Yahweh menjawab, “Lihat Hamba, jangan takut sebab Aku menyertaiMu.” Kami turun melalui beberapa terowongan.Gelap pekat di tempat itu seperti tak pernah kurasakan di bumi Kami lalui beberapa tembok dan kudengar banyak jiwa-jiwa yang menjerit dan berteriak, teriakan kesakitan dan kepedihan. Yahweh berkata, “Hamba mari berjalan.” Kami tiba pada tempat dimana ada orang berteriak.saya bertanya, “Yahweh,mengapa kami berhenti disini?” Dia menjawab,“Lihat Hamba,perhatikan orang ini, sebab orang ini adalah keluargamu didunia.” Saya berkata, “Yahweh siapa dia? Saya tak dapat mengenalnya.” Yahweh berkata, “dia adalah nenekmu sewaktu didunia, dia keluargamu,tetapi dia sangat tidak percaya, itulah sebabnya dia disini.

Ia berkata, “Tolong berikan aku air,bawah aku keluar dari sini, sebab saya tak dapat menahan penderitaan ini, saya haus.” Namun saya tak dapat berbuat sesuatu, hanya menangis. Dan berkata,“Yahweh untuk AnugerahMu yang pasti dan untuk kebaikanMu yang pasti, bawalah ia keluar dari sini! Mengapa ia disini, jika orang tua ku berkata bahwa ia di Surga?

Yahweh berkata, “Hamba, Pendeta katakan pada orang tuamu bahwa dia telah pergi ke Surga, namun itu tipu. penipuan, sebab dia menyembah gambar-gambar [berhala: benda, gambar, imaginasi atau apapun yang disembah atau ditempatkan lebih mulia dibanding Yahweh ], dia mendambakan gambar-gambar dan lihat bagaimana imaginasinya tak dapat menyelamatkannya. Berulangkali Aku mengetok pintu hatinya, agar dia membukanya, dan Aku akan masuk, namun dia memutuskan untuk berlelucon dengan Firman-Ku. Dia putuskan lebih baik mengikuti dunia daripada Menghormati NamaKu, dan itulah sebabnya dia berada disini. Dia tak pernah ingin menerimah Firman-Ku, dia tak pernah ingin bertobat,dan pendeta mengatakan pada mereka bahwa ia telah terbang ke surga dan bahwa dia telah berada dirumahnya disurga, namun itu suatu tipuan. Lihat HambaKu, dimana dia.” Dia menangis dalam kepedihan. Dan berkata, “berikan aku air! Bawalah aku keluar dari sini!” Yahweh berkata, “Hamba, Aku tak dapat melakukan sesuatu, Jiwa ini bukan milik-Ku lagi.” Kami berbalik dan melangkah pergi. Dia berteriak, “Tidak! Jangan tinggalkan aku disini! Berikan aku air!bawalah aku keluar dari sini!” dia tak dapat berbuat apa-apa.

Kami terus melihat banyak orang. Jiwa-jiwa mencoba menjamah Jubah Yahweh, dan berkata, “Bawalah kami keluar dari sini!” tetapi Yahweh berkata pada mereka, “Enyahlah dari padaKu, sebab engkau bukan kepunyaanKu lagi, punyamulah setan dan iblis-iblisnya.” Itu suatu tempat yang buruk, dengan banyak jiwa-jiwa, sangat banyak orang.

TAHTA SETAN / IBLIS

Kami tiba di tempat buruk, Yahweh berkata, “Lihat Hamba, Akan Ku-tunjukan tahta Setan.” Saya berkata, “Tidak Yahweh! Saya tak mau melihat takhta itu!” Ia membalas, “Hamba jangan takut,sebab Aku menyertaiMu.” Kamipun tiba ditempat menakutkan, Kulihat kursi besar dan setan diatasnya. dia memiliki kuku yang besar, dia tertawa-tawa, tak dapat berhenti. Kulihat roh-roh jahat [demons] dimana-mana. dalam berbagai ukuran, kulihat penguasa-penguasa, pertahanan-pertahanan, dan banyak roh-roh jahat yang berbeda. kulihat Setan memberikan perintah pada roh-roh jahat untuk pergi kedunia dan memprovokasi segala macam perkara jahat. Kulihat bagaimana roh-roh ini pergi dan meyebabkan kehancuran, pembunuhan, pertikaian, perceraian serta segala bentuk kejahatan. Lalu mereka kembali dan melaporkan apa yang mereka telah buat. Dan Setan akan tertawa-tawa. dan ia memberikan hadiah pada roh-roh jahat itu, dan roh-roh jahat itu mulai merayakannya, dan memujinya serta bernyanyi untuknya.

Kulihat Setan mempunyai rancangan besar menghancurkan orang Kristen, menghancurkan hamba-hamba Elohim. Kulihat Gereja-Gereja megah dan jemaat yang hidup sama seperti orang duniawi. Yahweh berkataDilempar ke Neraka,“Lihat Hamba, Jemaat-jemaat ini telah dipengaruhi oleh Setan, mereka tak akan diangkat bersama denganKu.”

Yahweh tunjukan bagaimana setan menyebabkan pembunuhan, dan semua jiwa-jiwa itu yang tiba di tempat terkutuk ini, sebuah tempat keji.  Kulihat tungku perapian, dan Yahweh berkata, “Lihat Hamba, inilah Lautan Api, dan ini adalah Neraka.”

Setiap saat iblis-iblis menyebabkan pembunuhan, jiwa-jiwa itu jatuh kedalam perapian. Api lalu membakar melelehkan mereka. Jiwa-jiwa itu menangis dalam kesakitan dan siksaan, dan iblis-iblis akan kembali pada takhta setan dan menceritakan apa yang mereka lakukan.  setan akan tertawa-tawa dan memberi hadiah pada iblis-iblis itu. mereka lalu menyanyi dan melompat bagi setan, dan merayakannya. Setan tertawa dengan gembira dan bangga sebab semua jiwa-jiwa yang tiba di neraka. Jiwa-jiwa ini jatuh setiap detik, setanpun sangat bangga dan membuatnya tertawa-tawa.

Inderaku merasakan iblis-iblis disekitar itu, sangat banyak kubu-kubu pendirian. Saya berkata, “Yahweh tolong bawah saya keluar dari sini,saya tak dapat bertahan lagi.” Para demon akan menikam dan mengganggu jiwa-jiwa itu. jiwa-jiwa ini akan menjerit, “tinggalkan kami sendirian! tinggalkan kami dalam damai, kami tak mau diganggu lagi, kami ingin kedamaian!” Roh-roh jahat inipun tertawa.

KOTA KUDUS

Setelah itu kami pergi dan Yahweh berkata, “Lihat,Hamba Aku akan menunjukan Kota Kudus, agar kau dapat pergi dan katakan pada umat-Ku keagungan yang kusiapkan bagi mereka.” Kami menanjak dan tiba pada suatu tempat yang indah, dimana ada pepohonan indah, cemara yang sangat tinggi. Segala sesuatu sangat indah disana. Saya dapat merasakan kedamaian. Ada pelangi indah Pada pintu kota itu. Banyak malaikat pada kedua sisi jalannya. Kami melalui pintu dan Yahweh berkata, “Hamba, inilah Kota Kudus.” Kami berjalan hingga tiba pada sebuah taman yang dipenuhi bunga-bunga rose indah, yang tak pernah kulihat di bumi.

Kulepaskan tangan Yahweh lalu berlari ketaman. Kupeluk bunga –bunga itu, mereka sangat sempurna dan aromanya sangat nikmat. Saya hendak memetik bunga namun Yahweh berkata, “Tidak Hamba, belum saatnya mengambil sesuatu. Kau dapat mengambil bunga-bunga ini saat umat-Ku tiba disini, saat Gereja-Ku tiba ditempat ini, lalu dapat kau ambil bunga-bunga ini.” Saya katakan,“Yahweh, kuingin membawah hanya satu bunga agar dapat kutunjukan pada semua Gereja dibumi.” Tetapi Yahweh berkata, “Tidak, hamba, karena Umat-Ku belum tiba disini.” Kulihat banyak tipe bunga-bunga indah.

Kami lalui padang rumput hijau yang indah.Yahweh duduk pada rumput,dan dengan senyuman indah Dia berkata,Hamba, semua yang kau lihat dan jamah ini telah Ku-sediakan bagi umat-Ku.”  Sorga

Kami ketempat dimana sebuah pohon besar dipenuhi buah-buahan. Saya berkata, “Yahweh, pohon ini? Apa arti pohon ini?Dan semua buah-buah ini?” Hendak kupetik se-buah namun sekali lagi Yahweh katakan, “Tidak, Hamba, kau belum dapat memetik buah-buah itu,sebab pohon ini adalah pohon kehidupan, dari pohon kehidupan ini umat-Ku akan makan saat mereka tiba disini. Sementara itu kau tak dapat memetik apapun sampai mereka telah tiba disini.” Buah pohon itu sangat indah.

Kami berpacu,kulihat kupu-kupu dan hewan indah. Yahweh berkata, “Hamba semua ini bagi umat-Ku. Katakan pada umat-Ku bahwa segera,mereka akan bersamaKu disini,di kota Kudus ini.”

Kami lanjut dan tiba ditempat indah lain,banyak pepohonan besar dan cemara. Yahweh berkata, “Hamba,semua ini bagi umat-Ku.hamba,kemarilah sebab hendak Ku-tunjukan suatu kejutan.”

Kami tiba ditempat dimana banyak Malaikat berada. Seorang Malaikat sangat besar, mempunyai sebuah sangkakala besar pada mulutnya. Saya berkata, “Yahweh, malaikat itu,apa artinya?Yahweh menjawab, “Lihat Hamba,malaikat ini sedang menunggu tanda, Ia sedang menunggu aba-aba yang akan Kuberi, agar Dia meniup sangkakala, saat Ia memainkan sangkakala, umat-Ku akan terangkat, diangkat,dan di-ubah. Namun pastikan satu hal hamba, sangkakala ini akan terdengar bagi yang memperhatikan!sebab itu pergi dan katakan pada umat-Ku untuk memperhatikan, katakan pada umatKu jangan tertidur,sebab jika tertidur, engkau tak dapat mendengar sangkakala, katakan pada umat-Ku untuk memperhatikan,bagi mereka yang tidur, Aku tak dapat membangunkan mereka.”

Malaikat ini sangat besar dan indah, dibelakangnya ada banyak malaikat yang mempunyai sangkakala kecil. Yang terbuat dari emas, sangat bercahaya. Yahweh katakan, “Hamba, katakan pada umat-Ku untuk bersiap,Aku hendak memberi aba-aba bagi sangkakala dibunyikan.”

kami terus menunggang dan Yahweh berkata, “Lihat hamba, akan Ku-tunjukan Takhta Bapa-Ku. Belum Ku-tunjukan pada-Mu, namun akan Ku-tunjukan sekarang, agar kau dapat pergi dan katakan pada umat-Ku bahwa Bapa-Ku benar-benar ada, dan bahwa Aku benar-benar ada.” Kami mulai berjalan, Yahweh, Malakat dan saya. Saat masih jauh dari Takhta Bapa, saya tak bisa bertahan; tak bisa berdiri dihadapan Kuasa dan Kemuliaan. Saat mendekat, saya merasa seperti sebuah kapas, saya tak mampu. Jika malaikat tidak memegangku, maka saya tak bisa berjalan.

Kami tiba pada Takhta Bapa, dan saya dapat merasakan sesuatu Kuasa yang dasyat mengalir dari Takhta.  Kilat yang kuat datang dari Takhta; sangat mulia dan Besar. Kekuatan yang dasyat sedang mengelilingi Takhta; bersinar dan terbuat dari emas. Seseorang duduk di Takhta, tetapi Saya tak dapat melihat wajahNya, saya tak dapat bertahan dengan Kuasa yang mengalir dari Takhta. Saya hanya dapat melihat Bapa dari pinggangnya kebawah. Tetapi dari pinggang keatas tak dapat kulihat, karena saya telah terjatuh kelantai. tak mampu dengan Kuasa dan kemuliaan.

Setelah itu kulihat 24 tua-tua memuji dan memuliakan Nama Yahweh. Kulihat Malaikat-malaikat penghulu juga memuliakan Nama Yahweh. Ke-24 tua-tua bersujud dan berkata “Kudus, Kudus, Kudus-lah Yahweh!Malaikat-malaikat tidak pernah merasa lelah memuliakan dan memuji Yahweh, dan tua-tua tidak pernah berhenti memuliakan Nama Yahweh. Api yang dasyat datang dari Takhta, dan ada banyak hal-hal yang indah ada pada Takhta itu.

Kemudian kami meninggalkan Takhta dan datang pada Malaikat yang besar. Saya berkata, “Yahweh siapakah malaikat itu?Yahweh menjawab, “Lihat hamba, inilah Malaikat Gabriel, dan Lihat pada malaikat yang lain,sebab inilah Mikael.” Mereka sangat besar dan indah. Yahweh berkata, “Hamba,pergi dan katakan pada umat-Ku bahwa malaikat Gabriel dan malaikat Mikael sungguh ada.”

Setelah itu Yahweh berkata, “Hamba, kemarilah, sebab akan Ku-tunjukan sebuah cambuk.” Kami tiba di tempat lain dimana kulihat Yahweh mengeluarkan sebuah cambuk ada tiga bagian di ujungnya. Dia memukul sebuah kursi besar, dan berkata, “Hamba ini bagi anak-anak yang tidak taat, cambuk ini bagi mereka yang tidak mematuhi Firman-Ku, baiklah, Aku akan mencambuk mereka dengan cambuk ini, sebab Aku menghajar mereka yang Ku-kasihi.” Kulihat Yahweh mencambuk sebuah kursi, dan saya berkata, “Tolong Bapa, jangan memukulku dengan cambuk itu!” Yahweh membalas, “Baiklah Hamba, jika demikian Patuh-lah pada-Ku, sebab siapa yang tidak mematuhi-Ku, AKu-men-disiplinkan.” (Wahtu 3:19 Barangsiapa Kukasihi, Ia Kutegor dan Kuhajar.sebab itu relakanlah hatimu dan bertobatlah.)

Yahweh membawahku ketempat istimewa,indah,kulihat Makhota–Makhota emas. Namun makhota-makhota ini telah mempunyai nama tertulis padanya, dan dipenuhi mutiara-mutiara! Yahweh berkata, “Lihat hamba, makhota disini adalah untuk hamba-Ku Yiye Avila, ini untuk hamba-Ku Arturo García.” Makhota-makhota itu sangat berharga! satu Makhota tertulis [nama-nama orang]: “Aida Vadillo”, yang lain “Miguel Duran”, lainnya lagi “Armando Duran.””Pablo Pintado”, danNahum Zamudio.”

Yahweh berkata, “Hamba, disini Kuijinkan engkau melihat. Ini menunjukan padamu bahwa makhota-makhota hamba-Ku yang bekerja pada kebun anggur-Ku, ada pada-Ku. Sebab itu dapat kau lihat bahwa hamba-Ku yang memberitakan Firman-Ku. Aku mempunyai hadiah yang besar bagi mereka.” Kulihat ribuan makhota-makhota bernama.

Kujamah sebuah makhota, tetapi kulihat makhota ini gugur semuanya. “Yahweh! Jangan biarkan makhota ini menjadi milikku! Yahweh berkata, “Lihat Hamba, inilah yang terjadi bagi mereka yang tidak mau bekerja pada kebun anggur-Ku lagi, kepada siapa yang lebih suka membelakangi-Ku dari pada  memuji-Ku. Lihatlah hamba, hamba ini tak mau memuji-Ku lagi, inilah yang terjadi dengan makhotanya. Hamba-hamba yang tak mau bekerja di kebun anggur-Ku lagi, inilah yang terjadi dengan makhotanya.” (Wahyu 3: 11)

Yahweh membawaku ketempat indah lainnya, dan kulihat banyak orang yang sedang tertidur. Mereka dikenakan jubah-jubah putih. Saya berkata, “Yahweh, siapakah orang-orang ini? Yahweh menjawab, “Lihat hamba, semua orang-orang ini adalah mereka yang telah mati dibumi, dan sekarang mereka beristirahat di Firdaus, dan ketika tanda Ku-beri bagi sangkakala dibunyikan, yang mati akan dibangkitkan terlebih dahulu kemudian yang berada dibumi.” Banyak sekali orang-orang, dan jubah –jubah merekapun sangat putih. (1 Tesalonika 4:16-17)

Tak ada seorangpun berbicara kepada yang lainnya; mereka hanya tertidur, dalam ketiduran yang nyenyak. Dan Yahweh berkata padaku, “Hamba mereka sedang beristirahat, tetapi pada saat sangkakala dibunyikan, mereka akan bangkit pertama, dan mereka yang masih berada di bumi akan terangkat bersama-sama dengan-Ku, bersama dengan-Ku. Dan Kemudian kami dapat merayakan perjamuan kawin Anak Domba.”

[Tamat]
oleh Jannet Balderas Canela

Lalu Ia berkata kepadaku: “Perkataan-perkataan ini tepat dan benar, dan Yahweh, Elohim yang memberi roh kepada para nabi, telah mengutus malaikat-Nya untuk menunjukkan kepada hamba-hamba-Nya apa yang harus segera terjadi.” “Sesungguhnya Aku datang segera. Berbahagialah orang yang menuruti perkataan-perkataan nubuat kitab ini!” (Wahyu 22:6-7)

Hak cipta dari artikel ini dimiliki oleh penjalabaja.wordpress.com. Artikel ini boleh diperbanyak dengan syarat alamat blog disertakan dengan lengkap dan bukan untuk tujuan komersial. Persiapkan Jalan Bagi Raja

Elizabeth dari Indonesia Diperlihatkan Sorga dan Neraka

Elizabeth bersaksi tentang neraka

Kata Pengantar dari Moderator PenjalaBaja.wordpress.com: Puji syukur kepada Bapa Sorgawi, yang begitu bermurah hati bersedia membukakan perkara-perkara yang begitu penting – Kehidupan kekal setelah kematian dari tubuh yang fana; yakni kehidupan di Sorga dan di Neraka. Dalam abad yang semakin tidak perduli dengan hati nurani dan kehidupan bermoral sekarang ini, Dia masih tetap bekerja dan berbicara – untuk menunjukkan Jalan Keselamatan menuju Sorga – melalui cara-Nya sendiri yang unik; membawa beberapa orang dari berbagai negara untuk melihat dengan mata-rohani mereka sendiri bahwa Sorga dan Neraka sungguh ada, dan sekali lagi kita bersyukur kepada Dia, bahwa Dia juga memberi kita saksi hidup untuk menyaksikan perkara-perkara ini kepada kita melalui seorang wanita Indonesia, bernama Elizabeth.

Sebagian kesaksian Saudari Elizabeth dapat dilihat pada video ini Video Kesaksian Pertama ; Video Kesaksian Kedua.
Kesaksian Elizabeth dalam bentuk tulisan di bawah ini (lebih lengkap dari yang di video) diadopsi dari  Pedson.blogspot yang berjudul Sorga dan Neraka.
Semoga menjadi berkat bagi setiap Anda yang membacanya. Moderator.

[Elizabeth memulai kesaksiannya]
Shalom saudara, selamat sore, saya mengucap syukur kalau sampai saat ini saya masih boleh ada dan diberi kesempatan oleh YAHWEH untuk hidup dan untuk bersaksi semuanya ini oleh karena kasih karunia YAHWEH
Kejadiannya pada bulan September 2001, ketika itu saya dan team sedang berdoa syafaat di gereja.
Saat itu saya sadar masih ada di dalam gereja, tapi saya juga merasakan bahwa roh saya dibawa oleh Adonai Yeshua ke suatu tempat lain.

N E R A K A

Saya tiba di sana dan tempat itu sangat mengerikan. Berbau busuk, amis, bau darah, bau benda-benda terbakar, bahkan lebih busuk dari bau pasar ikan.
Saya lihat disana ada banyak hal-hal yang mengerikan. Dan yang paling membuat saya tidak tahan adalah begitu banyaknya orang-orang yang menjerit ketakutan, minta tolong, minta ampun kepada Adonai. Mereka berkata ”Lepaskan saya Adonai, tolong saya Adonai, ampuni saya Adonai, saya sudah tidak kuat lagi berada disini” tetapi Adonai Yeshua hanya berkata, “Pengampunan yang Aku berikan sudah terlambat kesempatan itu sudah tidak ada lagi ketika kamu masih ada di dunia kamu tidak mau pakai kesempatan itu tapi kamu sia-siakan, tetapi jika kamu minta ampun sekarang itu sudah terlambat.”
[Setelah seorang mati, roh dan jiwanya keluar dari tubuhnya, maka sejak saat itu segala penyesalan dan permintaan ampun sudah terlambat. Jiwanya langsung dilempar ke Neraka, tubuh kebangkitannya akan menyusul dan disatukan kembali setelah Hari Penghakiman.]
Disana saya juga melihat berbagai macam hal-hal yang sangat mengerikan, jutaan orang di sisi kanan saya dibakar api hingga tubuh mereka meleleh. Anehnya tubuh yang meleleh tadi kemudian kembali tumbuh normal dan utuh, tapi kemudian dibakar lagi sampai habis, dan hal ini terjadi berulang kali, sehingga sakitnya itu tidak terkira dan tidak pernah berhenti. Sifatnya kekal.
Di sisi kanan itu juga saya melihat ada orang yang digerogoti ulat-ulat kecil, seperti yang sudah disampaikan dalam Firman YAHWEH bahwa di Neraka terdapat api tidak pernah padam dan ulat-ulatnya tidak pernah mati itu adalah benar. Jutaan orang berteriak-teriak kesakitan karena dibakar api dan digerogoti ulat-ulat.

Tubuh-tubuh tersebut digerogoti dari bawah sampai atas sampai habis tidak bersisah, tapi kemudian dagingnya muncul lagi lalu digerogoti lagi. Itu terjadi terus menerus dan saya lihat bahwa kebanyakan orang-orang yang digerogoti ulat itu adalah para pemimpin dari agama sepupu kita (Islam), yang dapat saya kenali dari pakaian mereka, seperti juga ada yang menggunakan sorban, dll. Mereka ini menjerit minta tolong dan minta ampun, tapi Adonai berkata, “Semuanya sudah terlambat.”

Keadaan Neraka sangat mengerikan, panas, berbau busuk, jalanan dan dindingnya pun lembek, seperti ingus, lengket dan berwarna busuk.
Waktu itu Adonai berkata pada saya “Setiap kamu bertemu dengan orang lain, terutama orang-orang yang belum dan tidak percaya Aku, sampaikan kesaksian ini, bahwa Neraka itu benar ada, bahwa Sorga itu benar-benar ada. Jika mereka tidak percaya itu terserah mereka apabila mereka percaya itu bagus, Haleluyah; tetapi apabila mereka tidak percaya ya sudah, biarkan saja, tidak usah bingung, yang penting kamu sudah menyampaikan dan mereka sudah mendengar, keputusan ada di tangan mereka masing-masing.”

Saya dan Adonai Yeshua terus berjalan hingga tiba di sebuah persimpangan, ada jalan yang ke kiri dan ada jalan yang ke kanan. Saya melihat ada banyak sel-sel yang diisi dengan orang yang jumlahnya banyak sekali. 1 sel diisi 1 orang, kemudian juga ada iblis yang sedang tertawa kesenangan diantara banyak orang yang menangis menjerit karena tidak tahan oleh siksaan. Ada yang matanya dicungkil sampai darahnya mengalir deras sekali, tapi anehnya bisa muncul lagi mata yang baru dan dicungkil lagi.  Ada yang tangannya dikuliti, ada yang lidahnya dipotong-potong, tetapi sama seperti diawal kesaksian saya, mata, tangan, lidah, dan lain-lain itu bisa kembali normal utuh kembali, namun setelah itu kembali disiksa. Tiada henti-hentinya, siksaan di Neraka itu sifatnya kekal. Saya dengar lagi semua orang menangis, minta tolong dan minta ampun, tapi Adonai tetap tidak bisa menolong, karena semua memang sudah terlambat.

Saya kemudian bertanya pada Dia, “Adonai, orang-orang yang ada disini pasti orang-orang yang tidak percaya Engkau ya?” Tetapi Adonai menjawab, “Oh tidak. Justru yang ada disini adalah orang-orang Kristen yang sudah percaya Aku.” Saya kaget sekali, lalu saya bertanya kenapa orang-orang Kristen tersebut juga ada di Neraka, bukankah mereka sudah percaya dan menerima Yeshua. Adonai pun menjawab, “Mereka memang orang Kristen yang percaya dan menerima Yeshua, tetapi kehidupan yang mereka jalani bukanlah kehidupan kudus yang diinginkan YAHWEH. Mereka diberi anggota tubuh yang lengkap seperti tangan yang seharusnya untuk menyembah YAHWEH, tetapi digunakan untuk memukul dan membunuh. Diberi mulut untuk memuji YAHWEH tetapi digunakan untuk menggerutu, mengomel dan mencaci maki orang. Memakai mata untuk menonton video porno atau buku-buku yang tidak benar.”
Jadi hal-hal itu tidak berkenan bagi YAHWEH. Kita harus dapat mempergunakan tubuh yang diberikan YAHWEH dengan benar dan selalu menjaga kekudusannya, karena apapun yang kita lakukan di dunia ini akan kita pertanggungjawabkan kepada YAHWEH setelah kita dipanggil kembali. Kita tidak dapat menyembunyikan apapun dari YAHWEH karena YAHWEH mengetahui segala apa yang kita lakukan, walaupun ditempat yang tersembunyi sekalipun.
Saya pun diajak jalan – yang dinding temboknya berlendir seperti cairan ingus, lengket dan sangat bau – ke dalam ke pusat Neraka. Dipusat Neraka ada ada sebuah sumur yang menyerupai kawah belerang. Didalam sumur itu saya melihat ada orang-orang yang diikat berdua-duaan, perempuan dengan perempuan dan laki-laki dengan laki-laki. Adonai pun menjelaskan kepada saya bahwa mereka yang diikat berduaan itu adalah para lesbian, waria dan homo. Yang walaupun mereka mengaku bahwa mereka menerima dan percaya Yeshua, tetapi kehidupan mereka tetap seperti itu (tidak berhenti dari praktek kehidupan yang dilarang Elohim), maka mereka akan di tempatkan YAHWEH di sana.

Tidak jauh dari sana, di pusat Neraka juga ada juga orang-orang yang dihukum di kawah belerang ini, yaitu orang-orang yang suka dengan perdukunan, suka cari penglarisan, cari paranormal, kemudian ada juga sel-sel, dimana 1 sel diisi 1 org, yang didalamnya terdapat orang-orang yang alat kelaminnya digerogoti ulat-ulat sampai darahnya mengalir deras kemudian bentuknya kembali normal dan utuh lagi, kemudian digerogoti lagi dan hal itu terjadi berulang-ulang, tidak pernah berhenti. Adonai bilang kepada saya bahwa itu adalah tempat untuk orang-orang yang mengaku sudah Kristen tetapi masih tetap bermain-main dengan dosa, masih ke tempat-tempat yang tidak benar, sudah punya isteri tapi punya simpanan (gundik), itu akan masuk ke sana, karena menganggap masih ada waktu buat bertobat, padahal kita tidak tahu kapan kita akan menghadap YAHWEH.

Semakin kedalam lorong Neraka, keadaan semakin gelap dan pengap, terus saya melihat ada iblis-iblis yang berkata “Ayo pak pendeta, khotbah lagi pak pendeta, kamu kan didunia khotbah, kenapa disini tidak mau khotbah.” Saya jadi bingung kok ada pendeta yang masuk Neraka? Pendeta kan hidupnya suci dan percaya Yeshua. Tapi Adonai berkata, pendeta itu memang rajin berkhotbah, mengabarkan Firman YAHWEH, tetapi dia sendiri tidak menjalankan Firman itu dalam kehidupannya; dia menggelapkan dan menggunakan uang jemaat, hidup tidak kudus, punya istri simpanan, dll. Merekalah yang ditempatkan disana oleh Adonai. Saya melihat pendeta itu berusaha keluar, tetapi tidak bisa, kemudian mulutnya dirobek dan dicakar oleh iblis sampai tidak berbentuk, darah mengalir, tetapi mulut dan wajahnya kembali normal lagi, terus dicakar disobek lagi, dst, dst. Disana juga para pendeta itu berteriak kepada Adoanai, minta ampun, tapi Adonai tetap berkata, bahwa semua itu sudah terlambat, ketika orang-orang tiba di Neraka kesempatan bertobat itu sudah tidak ada.

Setelah melihat semua ini, saya bilang ke Adonai, ”Adonai saya tidak mau tinggal disini, saya tidak mau masuk kesini lagi,” bahkan sampai saya sadar dan roh saya telah kembali ke tubuh saya pun, bau busuk Neraka itu masih tercium, padahal didekat saya tidak ada sampah atau kotoran berbau busuk (saking bau busuknya, setelah sadar, elizabeth sampai 40 hari tidak makan, hanya minum saja. Haleluyah dia tetap kuat, tidak lemas, menurutnya mungkin karena dia makan buah yang diberikan Adonai pada saat mereka berada di taman dalam Sorga).
Ketika saya bilang ke Adonai kalo saya sudah tidak kuat lagi, lalu Adonai memeluk saya dengan hangat, menghibur saya dan akhirnya membawa saya ke suatu tempat lain yang sangat jauh berbeda dengan Neraka. Tempat yang sangat indah, teramat sangat indah sekali.

S O R G A

[Jenis rumah yang berbeda; Bertemu nabi Musa, raja Daud dan rasul Yohanes dan rasul Paulus]
Disana saya melihat ada banyak sekali rumah, ada yang kecil dan ada yang besar, ada yang sudah jadi dan ada yang belum jadi. Lalu saya bertanya kepada Adonai, rumah-rumah siapakah itu. Dia menjawab kalo itu adalah rumah untuk anak-anak-Ku. Nanti apabila pulang sudah disediakan rumah tinggal. Saudara, apa yang dikatakan Alkitab itu benar bahwa Adonai Yeshua pergi kepada Bapa Sorgawi untuk menyediakan tempat tinggal bagi kita semua.

Yang disediakan untuk kita yang percaya kepada Adonai Yeshua, yang percaya dan mau melayani-Nya dengan kudus, tulus dan murni hatinya.
Saya juga bertanya kok rumahnya ada yang kecil dan ada yang besar, Adonai menjawab bahwa itu semua tergantung dari ketulusan pelayanan kita…bukan dari banyaknya pelayanan yang dilakukan, tapi dari ketulusan dalam melayani Dia, motivasi dalam melayani. Semakin kita tulus dan dekat maka semakin Dia memberikan tempat yang terbaik.
Terus diantara rumah-rumah itu ada yang separoh jadi dan ada yang sudah jadi, Tuhan bilang bahwa yang sudah jadi artinya orangnya sudah meninggal dan sudah bersama dengan Dia, sedangkan yang baru separuh jadi artinya orangnya masih belum meninggal.
Sorga itu sangat terang sekali, tidak menyilaukan tidak panas di kulit walalupun terang sekali, tapi sejuk di kulit.

Di ujungnya Sorga saya melihat ada barak, ada suatu tempat besar tapi untuk rombongan banyak orang, yang ternyata itu adalah tempat untuk orang-orang yang tidak percaya Adonai Yeshua tetapi waktu mau meninggal, misalnya dalam keadaan sakit atau koma, terus didoakan dan mau bertobat, menerima Yeshua Ha Mashiah terus langsung meninggal, maka mereka akan ditempatkan disana. [Masuk Sorga dengan perasaan malu atau pas-pasan, kata Pendeta  Yong Gyu Park dari Korea Selatan]

Jalan yang ada di Sorga, di rumah-rumah itu indah sekali, seperti butiran kaca. Ada banyak pohon buah-buahan. Saya juga sempat diberi buah oleh Adonai dan ajaib, begitu buahnya dipetik, langsung numbuh lagi. Jadi kehidupan di Sorga maupun di Neraka itu semua adalah kekal.
Tidak jauh dari situ saya melihat ada istana yang indah sekali, Adonai katakan itu adalah Istana-Nya dan akhirnya mengajak saya kesana.

Disana saya melihat banyak orang memuji dan menyembah Adonai setiap saat tanpa ada rasa capek, ngantuk dan lelah. Mereka memuji Adonai setiap saat, setiap waktu. Sesuai dengan Firman YAHWEH, saya lihat istana itu benar terdiri dari emas permata. Lantainya terbuat dari emas, dindingnya dari batu permata yang indah sekali. Adonai adalah Raja diatas segala raja, Dia adalah Raja yang sangat kaya sekali.
Saya lihat juga ada malaikat. Malaikat itu ada dua macam, ada yang bersayap dan ada yang tidak bersayap.

Malaikat yang bersayap itu adalah untuk peperangan rohani dan yang tidak bersayap untuk puji-pujian.
Kemudian karena kasih dan kemuarahan hati Bapa, saya juga dipertemukan dengan Yohanes, murid yang paling dikasihi Adonai. Yohanes berkata pada saya, “Kamu ingini hati-Nya saja, ingini dekat sama Adonai saja, janganlah mengingini yang lainnya.”

Setelah itu saya diajak ke pekarangan dan disana saya bertemu dengan Raja Daud yang masih berpakaian seorang raja lengkap, kemudian dia berkata pada saya kalo dia ada di sana hanya karena kasih dan kemurahan hati Adonai. Saya takjub sekali karena setahuu saya Raja Daud itu kan intim sekali dengan YAHWEH, tetapi kok dia sendiri bisa berkata bahwa dia ada disana hanyalah karena kemurahan hati YAHWEH. Kemudian bagaimana dengan kita yang hidup di dunia ini dan tidak intim dengan Dia? Raja Daud juga berpesan pada saya untuk menyampaikan kepada anak-anak YAHWEH untuk selalu menjaga kekudusan apalagi anak-anak muda jaman sekarang yang gampang jatuh dalam ketidak kudusan seperti melakukan perzinahan dan kenajisan.
Saya juga bertemu dengan Musa yang hanya berkata “Aku menyesal karena tidak dapat masuk ke Tanah Perjanjian (Israel).”

Saya juga ketemu Paulus yang bilang bahwa jika kamu menghadapi pencobaan yakinlah bahwa itu tidak akan melebihi kekuatannmu. Jadi saudara-saudara, yakinlah saat kita menghadapi kesulitan yang luar biasa yakinlah bahwa Adonai pasti akan menolong dan pencobaan itu tidak akan melebihi kekuatan kita.
Kemudian saya bertanya pada Adonai, apa kunci untuk bisa masuk istana-Nya, Dia pun menjawab, “Hal itu gampang sekali, kamu cuma harus intim hanya sama Aku, deket dengan Aku, melekat pada Aku, tidak ada yg lain.”

Saya bersyukur sekali bisa ketemu Adonai Yeshua yang memulihkan kehidupan saya, karena hanya pertemuan pribadi ini yang memulihkan saya.
Adonai Yeshua wajahnya lembut dan penuh kasih, jauh berbeda denga gambar-gambar yang ada. Wajahnya mulia dan bisa membuat kita terkesima melihat-Nya.
Tokoh-tokoh Alkitab yang kita baca umurnya ratusan tahun juga waktu saya temui di Sorga, mereka umurnya masih muda, sedang gagah-gagahnya, sekitar umur 30 – 40 tahun. Sayapun waktu dibawa Adonai, di alam roh, saya seperti anak kecil berumur 10 tahun, padahal dalam kehidupan nyata, umur saya sudah 21 tahun.

Jadi saudara-saudara, bersiap-siaplah, supaya kita selalu layak di hadapan Adonai, hidup kudus dan dekat melekat denga Dia. Kita tidak tahu kapan kita dipanggil, jadi harus cepat bertobat dan hidup kudus.
Buat saudara-saudara yang belum percaya, cepat-cepatlah percaya karena hanya Adonai Yeshua Ha Mashiah lah yang punya Kerajaan Sorga, hanya Adonai Yeshua lah satu-satunya jalan menuju keselamatan dan Sorga.
Praise The Lord….

Karena begitu besar kasih Elohim akan dunia ini, sehingga Ia telah mengaruniakan Anak-Nya yang tunggal, supaya setiap orang yang percaya kepada-Nya tidak binasa, melainkan beroleh hidup yang kekal. Sebab Elohim mengutus Anak-Nya ke dalam dunia bukan untuk menghakimi dunia, melainkan untuk menyelamatkannya oleh Dia. Barangsiapa percaya kepada-Nya, ia tidak akan dihukum; barangsiapa tidak percaya, ia telah berada di bawah hukuman, sebab ia tidak percaya dalam nama Anak Tunggal Elohim. (Injil Yohanes 3:16-18)

Yeshua inilah yang dibangkitkan Elohim, dan tentang hal itu kami semua adalah saksi. Jadi seluruh kaum Israel [dan bangsa-bangsa lain di dunia] harus tahu dengan pasti, bahwa Elohim telah membuat Yeshua, yang kamu salibkan itu, menjadi Yahweh dan Ha Mashiah.” Ketika mereka mendengar hal itu hati mereka sangat terharu, lalu mereka bertanya kepada Petrus dan rasul-rasul yang lain: “Apakah yang harus kami perbuat, saudara-saudara?” Jawab Petrus kepada mereka: “Bertobatlah dan hendaklah kamu masing-masing memberi dirimu dibaptis dalam nama Yeshua Ha Mashiah untuk pengampunan dosamu, maka kamu akan menerima karunia Roh Kudus. Sebab bagi kamulah janji itu dan bagi anak-anakmu dan bagi orang yang masih jauh, yaitu sebanyak yang akan dipanggil oleh Yahweh Elohim kita.” (Kisah para Rasul 2:32, 36-39)

Hak cipta dari artikel ini dimiliki oleh penjalabaja.wordpress.com. Artikel ini boleh diperbanyak dengan syarat alamat blog disertakan dengan lengkap dan bukan untuk tujuan komersial. Persiapkan Jalan Bagi Raja

WAHYU TENTANG SORGA; M.K. Baxter, III

Bagian I: Di Gerbang Sorga – Yeshua Ha Mashiah Sang Penyembuh
Bagian II: Dahulu,  Sekarang dan Nanti -Bayi-bayi Yang Keguguran
Bagian III: Dalam Pemeliharaan – Sekarang, Berdoalah seperti ini [Doa Pertobatan]

DALAM PEMELIHARAANa-divine-revelation-of-heaven2

Sejauh mata memandang tak pernah saya lihat ada sesuatu yang cacat atau kurang sempurna di sorga. Ayat Alkitab tentang penciptaan Adam terbayang di benak saya.  melihat semuanya itu, sungguh sangat baik adanya. Segala sesuatu yang hilang di jaman Adam yang pertama dipulihkan oleh Adam yang kedua. Saya percaya bahwa hanya pada tubuh Yeshua dapat kita temukan sesuatu yang “cacat” di sorga, yaitu tangan dan kaki-Nya yang berbekas paku serta lambungNya yang dulu ditikam. Tanda-tanda ini tetap selama-lamanya sebagai bukti bahwa hanya Dia-lah yang telah membayar harga yang begitu mahal untuk menebus dosa-dosa manusia.

Kemudian saya melihat sesuatu yang menurut hemat saya merupakan bagian atas dari kepala  Bapa – bentuknya seperti wol. (Wahyu 1:14). Suatu transformasi yang dahsyat terjadi ketika  menghembuskan nafas ke dalam bayi itu lalu ia bertumbuh menjadi manusia sempurna. Sambil menyaksikan semua ini, lenyaplah semua pertanyaan yang sebelumnya selalu menyelimuti saya tentang apa yang terjadi terhadap bayi yang mengalami aborsi. Sekarang saya sudah mengerti bahwa bayi seperti itu ternyata hidup di sorga dan menjadi ciptaan sempurna di dalam pemeliharaan  Bapa. Setelah itu malaikat pengawal membawa saya naik tinggi melintasi sisi sebuah tempat di sorga. Tampak di sana banyak pohon rindang dan banyak buah-buahan yang sangat bagus. Ada banyak kembang dari berbagai jenis dan varitas. Saya lihat juga banyak unggas beterbangan, beberapa dari burung-burung itu tak pernah saya lihat di bumi. Indahnya pemandangan itu tak mungkin bisa dilukiskan dengan bahasa manusia. Kami naik terus ke suatu tempat lain. Gemuruh sorak pujian terdengar di sana. Seorang malaikat sangat besar yang mengenakan jubah putih berdiri di sisi gerbang. Dia berdiri di belakang sebuah meja. Dia membuka sebuah kitab emas dan memberikannya kepada seorang malaikat lain. Malaikat tersebut kemudian membuka kitab itu lalu berkas-berkas cahaya yang sangat cemerlang terpancar keluar dari kitab tersebut, layaknya percikan cahaya jutaan kembang api yang memancar secara bersamaan.

Kemudian saya melihat para orangtua dan banyak orang lain secara individu bergerak ke segala arah mendekati orang-orang tertentu. Mereka bersorak-sorak dan melompat-lompat. Saya tidak mengerti apa yang sedang terjadi. Malaikat pengawalku berkata: “Orang-orang ini mengenali sanak keluarga mereka di sini.” Semua orang yang ketika di bumi putus anggota badannya, atau yang lumpuh, atau meninggal prematur  sekarang menjadi manusia sempurna, menjadi manusia seutuhnya di sorga. Di sorga Anda akan mengenal semua orang. Anda akan kenal Abraham, Isak, Yakub. Anda akan kenal Musa dan semua  nabi lain. Anda juga akan kenal semua murid Yeshua Yeshua seperti yang diceritakan di dalam Perjanjian Baru. Setiap orang di sorga mengenal setiap orang di sorga. Anda akan mengenal mereka sama seperti mengenalmu (I Korintus 13:12). Pengetahuanmu akan

sangat luas ketika berada di sorga. Malaikat pengawal berkata lagi: “Mari, kamu akan masuk melalui gerbang ini.” Inilah gerbang yang paling indah yang saya lihat di sorga. Tampak bagai gerbang sebuah taman yang berlapis kayu tapi gerbangnya sendiri terbuat dari pualam putih bersih yang diselubungi bunga-bunga cantik. Kami masuk ke dalam dan menyaksikan reuni berbagai keluarga yang tengah bersorak gembira – keluarga besar .

REUNI DI SORGA

Raja Daud paham betul bahwa ketika bayi-bayi dilahirkan secara prematur lalu meninggal, jiwanya pergi ke sorga sambil menunggu sanak familinya yang beriman datang ke situ di kemudian hari. Ketika bayinya sendiri yang lahir di luar nikah melalui Betsyeba meninggal, Daud secara tulus bertobat dari dosa perzinahannya dan kemudian menyadari  telah memberi dia pengampunan (Mazmur 32:5). Oleh karena Daud menemukan damai sejahtera dalam keyakinannya bahwa ia akan tinggal di sorga bersama (Mazmur 23:6) dan akan berjumpa dengan bayinya itu (II Samuel 12:23) maka ia dapat menghibur Betsyeba yang tengah berduka. Baca II Samuel 12:13-24.

Malaikat Yahweh berkata kepada saya: “Mulai sejak terjadi pembuahan di dalam kandungan, setiap bayi merupakan jiwa yang kekal. Apabila seorang bayi diaborsi atau keguguran,  mengetahui itu.  menugaskan malaikat-malaikat untuk memelihara bayi itu. “Kami membawa jiwa-jiwa kecil itu ke sorga kemudian  membuat mereka menjadi ciptaan sempurna, tidak peduli apakah bayi itu diaborsi atau meninggal secara alamiah. “Tangan  yang Mahakuasa itulah yang membentuk mereka menjadi ciptaan sempurna. “Apabila orangtua dari para bayi itu hidup benar di dalam Yeshua Ha Mashiah, maka ketika mereka datang ke sorga mereka akan dipertemukan dengan dan mengenali anak-anak mereka. Mereka akan berjumpa di pintu gerbang kebahagiaan.”

MALAIKAT PENGAWAL

Saya bersyukur kepada  karena mendapat kesempatan menulis buku ini. Semua kenangan ini membara di dalam hati saya setiap saat. Memang banyak orang menyuruh saya menulis semua ini. Dalam setiap kesempatan mengunjungi gereja-gereja, saya berceritera tentang perjalanan saya ke sorga dan juga ke alam maut. Saya mau membagikan beberapa pengalaman lain yang saya alami di sorga karena saya rindu Anda memahami betul bahwa sorga itu benar-benar ada. Dan yakinlah, bahwa apabila Anda telah kehilangan seorang anggota keluarga atau orang yang dicintai, dia akan menemui Anda di pintu gerbang kebahagiaan. Saya rindu Anda mengerti betul hal ini, sebab kita memiliki harapan yang pasti di dalam Yeshua yang telah pergi untuk menyediakan tempat bagi kita.

Semua malaikat yang saya lihat di sorga itu besar dan kuat-kuat. Mereka memakai jubah yang bersinar-sinar secara luar biasa. Mereka sangat kuat tapi juga tulus dan pikiran mereka selalu tertuju pada . Malaikat-malaikat yang berdisi di pintu-pintu gerbang adalah malaikat penjaga yang memegang pedang terhunus. Setiap kali saya melihat pedang mereka, saya selalu berucap: “Glori haleluya, Elohim benar-benar menjaga anak-anakNya.”

Alkitab banyak berbicara tentang malaikat. Ironisnya, sering kita mengabaikan hal yang satu ini yang sudah berulang kali dinyatakan oleh Firman. Baru setelah terjadi pewahyuan, kita mendapat lebih banyak penjelasan tentang topik ini.

Mari kita simak beberapa pernyataan Alkitab tentang malaikat: “… sebab malaikat-malaikat-Nya akan diperintahkan-Nya kepadamu untuk menjaga engkau di segala jalanmu. Mereka akan menatang engkau di atas tangannya, supaya kakimu jangan terantuk kepada batu. (Mazmur 91:11-12)
“YAHWEH, yang di hadapan-Nya aku hidup, akan mengutus malaikat-Nya menyertai engkau, dan akan membuat perjalananmu berhasil, sehingga engkau akan mengambil bagi anakku seorang isteri dari kaumku dan dari rumah ayahku.” (Kejadian 24:40)
“Dan aku melihat seorang malaikat lain yang kuat turun dari sorga, berselubungkan awan, dan pelangi ada di atas kepalanya dan mukanya sama seperti matahari, dan kakinya bagaikan tiang api.” (Wahyu 10:1)
“Kemudian dari pada itu aku melihat seorang malaikat lain turun dari sorga. Ia mempunyai kekuasaan besar dan bumi menjadi terang oleh kemuliaannya.” (Wahyu 18:1)
“Sebab apabila orang bangkit dari antara orang mati, orang tidak kawin dan tidak dikawinkan melainkan hidup seperti malaikat di sorga.” (Markus 12:25)
“Maka seorang malaikat dari langit menampakkan diri kepada-Nya untuk memberi kekuatan kepada-Nya.” (Lukas 22:43)
“Bukankah mereka semua adalah roh-roh yang melayani, yang diutus untuk melayani mereka yang harus memperoleh keselamatan?” (Ibrani 1:14)
“Aku berkata kepadamu: Demikian juga akan ada sukacita pada malaikat-malaikat  karena satu orang berdosa yang bertobat.” (Lukas 15:10)
Saya merenungkan betapa sabdaNya terbukti dalam berbagai kesempatan. Dan setiap kali Yeshua memberikan pewahyuan kepada seseorang, makna sabdaNya semakin tersingkapkan. Di dalam Firman  masih ada banyak rujukan lain tentang malaikat.
“Pujilah YAHWEH, hai malaikat-malaikat-Nya, hai pahlawan-pahlawan perkasa yang melaksanakan firman-Nya dengan mendengarkan suara firman-Nya.” (Mazmur 103:20)
“Malaikat YAHWEH berkemah di sekeliling orang-orang yang takut akan Dia, lalu meluputkan mereka.” (Mazmur 34:7)
“Maka terjadilah gempa bumi yang hebat sebab seorang malaikat Yeshua turun dari langit dan datang ke batu itu dan menggulingkannya lalu duduk di atasnya. Wajahnya bagaikan kilat dan pakaiannya putih bagaikan salju.” (Matius 28:2-3)
Yeshua sendiri juga berbicara tentang bagaimana manusia dibawa pergi ke sorga oleh malaikat. “Kemudian matilah orang miskin itu, lalu dibawa oleh malaikat-malaikat ke pangkuan Abraham.” (Lukas 16:22)

Saya teringat ketika masuk melalui gerbang sorga. Dengar, umat Yeshua…, tak pernah saya dapat melukiskan secara tepat betapa besarnya damai sejahtera dan sukacita yang ada di sana. Nyanyian, pujian dan sembah dan sukacita yang begitu besar. Saya yakin tak seorang pun di bumi dapat menggambarkannya secara tepat karena bumi belum pernah merasakan seperti apa sukacita yang ada di sorga itu. Sejak Taman Eden, bumi belum pernah mengalami damai sejahtera dan sukacita seperti yang ada di sorga. Tak ada yang namanya penyakit di sorga. Tak ada kursi roda di sana. Tak ada orang yang memiliki kelemahan jasmani di sana. Semua orang sempurna dan sangat cantik dan ganteng. Korupsi juga tentu tak ada di sana. Di sorga tidak ada tipu daya dan kebohongan. Tidak ada dosa karena  tidak mengijinkan dosa apa pun mendekati sorga.

PENYEMBAHAN DI DEPAN TAKHTA

Dalam kecepatan sangat tinggi malaikat pengawal membawa saya pergi lagi melintasi kawasan pepohonan rindang yang berbuah lebat di tepi Sungai Kehidupan. Tampak setiap pohon di situ penuh buah yang sangat bagus. Sambil berjalan, saya merasa seperti menjadi bagian dari irama musik yang sedang berkumandang. Di sorga, setiap saat terdengar irama musik dan selalu saja ada musik-musik dan nyanyian baru. Saya mendengar alunan musik berkesinambungan memuji. Malaikat berkata: “Kita akan berjalan di depan takhta untuk menyaksikan penyembahan kepada.”

Di sepanjang jalan saya lihat orang-orang berdatangan dari berbagai penjuru sorga. Mereka katakan mereka datang untuk memuji “Raja Segala Raja dan Tuan Segala Tuan.” Awalnya jumlah mereka beberapa ratus. Kemudian bertambahn menjadi beberapa ribu. Setelah itu membludak tak terhitung banyaknya. Kami berada di sebuah tempat yang diceriterakan oleh Rasul Yohanes dalam Wahyu 4:2-5, 10-11: “Segera aku dikuasai oleh Roh dan lihatlah, sebuah takhta terdiri di sorga, dan di takhta itu duduk Seorang. “Dan Dia yang duduk di takhta itu nampaknya bagaikan permata yaspis dan permata sardis; dan suatu pelangi melingkungi takhta itu gilang-gemilang bagaikan zamrud rupanya. “Dan sekeliling takhta itu ada dua puluh empat takhta, dan di takhta-takhta itu duduk dua puluh empat tua-tua, yang memakai pakaian putih dan mahkota emas di kepala mereka.

“Dan dari takhta itu keluar kilat dan bunyi guruh yang menderu, dan tujuh obor menyala-nyala di hadapan takhta itu: itulah ketujuh Roh . “Maka tersungkurlah kedua puluh empat tua-tua itu di hadapan Dia yang duduk di atas takhta itu, dan mereka menyembah Dia yang hidup sampai selama-lamanya. Dan mereka melemparkan mahkotanya di hadapan takhta itu, sambil berkata: Ya Yeshua dan  kami, Engkau layak menerima puji-pujian dan hormat dan kuasa; sebab Engkau telah menciptakan segala sesuatu; dan oleh karena kehendak-Mu semuanya itu ada dan diciptakan.”

Tampak di depan sana ada awan kemuliaan  yang bergerak masuk dan keluar dari takhta. Bentuknya seperti ledakan bom atom yang berbentuk cendawan. Tapi setiap berkas awan kemuliaan itu berwarna-warni sangat menakjubkan. Sebentuk pelangi kemuliaan yang bersinar-sinar menudungi takhta itu. Dari situ keluar kuasa  yang amat dahsyat dan tak dapat saya temukan ungkapan yang pas untuk menggambarkannya. Saya tahu persis bahwa sosok yang tampak di dalam awan kemuliaan itu adalah representasi  Bapa.

Ribuan tahun silam  menjadikan manusia menurut gambarNya: “Maka  menciptakan manusia itu menurut gambar-Nya, menurut gambar  diciptakan-Nya dia; laki-laki dan perempuan diciptakan-Nya mereka.” (Kejadian 1:27) benar-benar mengambil tanah dari bumi ini dan membuatnya menjadi seorang manusia. Coba bayangkan kehadiran  ketika itu.
“… ketika itulah YAHWEH  membentuk manusia itu dari debu tanah dan menghembuskan nafas hidup ke dalam hidungnya; demikianlah manusia itu menjadi makhluk yang hidup.” (Kejadian 2:7)
“Manusia itu memberi nama kepada segala ternak, kepada burung-burung di udara dan kepada segala binatang hutan, tetapi baginya sendiri ia tidak menjumpai penolong yang sepadan dengan dia.” (Kejadian 2:20)

Karena Adam sendirian,  membuatnya tertidur lelap.  membuka bagian samping tubuhnya lalu mencopot satu dari tulang rusuk Adam lalu dengan ini Ia menciptakan Hawa, yaitu pendamping dan teman Adam semasa hidupnya, yang juga diciptakanNya sesuai dengan gambarNya (Kejadian 1:27). Bayangkan betapa mulianya manusia diciptakan menurut gambar!

PERSIAPAN BAGI SANG RAJA

Penyembahan di depan takhta itu menyaksikan betapa indah dan kudus  kita. Ketika kami tiba di tengah kerumunan orang banyak itu, saya melihat banyak malaikat berbaur di tengah orang banyak itu. Walau sangat besar jumlah orang di situ, suasananya tetap tertib. Para kudus dan malaikat terus menyembah dan memuji . Sungai Kehidupan yang mengalir keluar dari takhta itu bagai lautan kaca yang begitu bening dan kristal yang sangat indah. Tapi kaca itu mengalir karena tempat itu benar-benar sungai. Saya lihat orang-orang kudus, juga kuda-kuda putih dan berbadan besar dan sangat anggun. Kuda-kuda ini tubuhnya seperti terbuat dari pualam yang tak bercacat sedikit pun. Di atas punggung kudakuda ini terdapat selimut putih yang sangat rapi jahitannya dan pinggirannya dilapisi emas murni. Di mulut mereka tampak tali kekang yang terbuat dari emas. Mereka mengenakan perhiasan sangat indah di kaki dan di ekor. Kuda-kuda ini berridi tegap dan bersiap-siaga di depan takhta .

Saya lihat ada 12 malaikat berdiri di depan takhta sambil membawa terompet dan nafiri yang tergantung di pinggang. Mereka mengenakan pakaian emas yang cahayanya mengalir keluar dan jubah-jubah itu bertabur batu-batu mulia. Tiba-tiba muncul berbagai jenis alat musik yang tak pernah dibayangkan oleh pikiran manusia. Banyak pula harpa terlihat di

sana. Betapa indahnya tempat itu. Saya memperhatikan secara cermat siapa yang berada di tengah peralatan musik itu. “Oh, Allahku. Segala kemuliaan bagiNya. Haleluya.”

SERUAN PENYEMBAHAN

Dengar, umat Yeshua…, Roh Kudus menunjukkan kepada saya sesuatu secara amat jelas. Seorang perempuan berada di tengah kuda-kuda itu. Ia berdiri terdiam. Para malaikat di depan takhta , masing-masing mangangkat terompet dan nafiri lalu membunyikannya. Bunyi suara alat musik itu sungguh luar biasa indahnya mengiringi sorak pujian, lalu terdengar suara: Sekarang telah tiba saatnya untuk memberikan pujian syukur tertinggi, menyembah Dia dalam nyanyian dan tarian, menyembah Dia dengan musik, menyembah Dia karena kebaikanNya. Dia sajalah . Dialah Raja di atas segala raja dan Tuan di atas segala tuan. Dia itu Penebus dosa semua umat manusia.”

Pengumuman itu disambut dengan tiupan terompet dan sangkakala. Kemudian malaikat yang sedang membacakan pengumuman dari gulungan kitab itu berhenti dan sebuah tanda lain diberikan. Kuda-kuda yang mulia itu membungkukkan badan lalu berlutut. Kepala mereka serempak menunduk rapi dalam barisan sebagai penghormatan kepada .

“… supaya dalam nama Yeshua bertekuk lutut segala yang ada di langit dan yang ada di atas bumi dan yang ada di bawah bumi.” (Filipi 2:10)

“Dan aku mendengar semua makhluk yang di sorga dan yang di bumi dan yang di bawah bumi dan yang di laut dan semua yang ada di dalamnya, berkata: ‘Bagi Dia yang duduk di atas takhta dan bagi Anak Domba, adalah puji-pujian dan hormat dan kemuliaan dan kuasa sampai selama-lamanya!’” (Wahyu 5:13)

Kuda-kuda itu kemudian bangun lalu berlari berjingkrak-jingkrak di hadapan Yeshua. Mereka mengeluarkan semua kemampuan untuk memuliakan dan menyembah . Betapa aku rindu Anda juga menyaksikan semua ini. Dan  sungguh senang melihat penyembahan itu.

MOTIVASI UNTUK MEMUJI

Umat Yahweh, dengar…, saya yakin banyak di antara kita tidak menyadari sepenuhnya betapa  menyukai puji-pujian yang kita naikkan. Kita patut memuji , bukan karena telah terlepas dari semua kesusahan, melainkan karena kita memang mencintai Dia. Ketika kita menyembah Dia, kita tidak melakukan itu untuk kepentingan kita. Ketika kita memuji Dia karena segala peristiwa luar biasa yang telah Ia kerjakan di dalam hidup kita, sebetulnya kita mengalihkan fokus kita dari diri sendiri kepada . Dalam proses penyembahan barulah kita boleh menyadari bahwa Dialah satu-satunya Pribadi yang sanggup mengatasi semua masalah yang kita hadapi dan karena itu kita mempercayakan solusinya kepada Dia. Jadi, sebetulnya kita sangat beruntung dapat memuji dan menyembah Yeshua. Melihat gegap gempitanya kuda-kuda itu menyembah Yeshua, semua pemain musik di sorga turut memainkan alat musiknya. Sejumlah besar penyanyi mendendangkan lagu pujian. Gemuruh sorak pujian membahana lagi diiringi dentangan lonceng bersahutsahutan di seantero sorga. Berjam-jam suasana meriah itu terjadi dan semua tertuju pada.

Betapa indahnya saya mendengarnya dan betapa bahagia hati saya ketika berada di tengah akolade pujian itu. Di sana, di tengah resonansi pujian itu ingatan tentang planet bumi ini seperti lenyap ditelan sukacita sorgawi. Kesusahan dan masalah sirna, kengerian tentang alam maut menghilang.

TUGAS YANG  BERIKAN

Saya menyadari bahwa  mempunyai suatu maksud yang harus saya kerjakan. Malaikat  menyentuh saya dan seketika itu juga tubuh saya kembali dikuatkan. Dia berkata: “Anak,membolehkan engkau melihat semua ini agar engkau mengingat dan merekam semua ini. Wahyu dan penglihatan dan mimpi diberikan kepadamu agar engkau memberitahukan kepada manusia di bumi tentang Elohimmu “segala sesuatu yang telah  sediakan bagi mereka ... yang mengasihi Dia dan melaksanakan perintah-perintahNya.” (I Korintus 2:9, Ulangan 7:9).

Kemudian, umat Yeshua, dengar…, saya mendengar suara . Mendengar suaraNya saja saya sudah diliputi sukacita yang luar biasa. Bunyi suara  Bapa itu bagaikan gemuruh guntur, tapi saya mengerti kata-kataNya. Begitu mendengar suaraNya, saya langsung rebah dan bersujud, menyembah dan memuji Sang Raja Segala Raja dan Tuan Segala Tuan.

KITAB SUCI MENGAMINI

Ketika saya kembali ke planet bumi dan merenungkan semua peristiwa dahsyat yang telah  tunjukkan, saya memeriksa Kitab Suci. Anehnya, di setiap lembar Alkitab, saya seperti sedang membaca sesuatu tentang sorga dan kebesaran . Beberapa ayat yang saya temukan adalah:

“Hanya Engkau adalah YAHWEH! Engkau telah menjadikan langit, ya langit segala langit dengan segala bala tentaranya, dan bumi dengan segala yang ada di atasnya, dan laut dengan segala yang ada di dalamnya. Engkau memberi hidup kepada semuanya itu dan bala tentara langit sujud menyembah kepada-Mu.” (Nehemia 9:6)
“Bukankah  bersemayam di langit yang tinggi? Lihatlah bintang-bintang yang tertinggi, betapa tingginya!” “Awan meliputi Dia, sehingga Ia tidak dapat melihat; Ia berjalanjalan
sepanjang lingkaran langit!” (Ayub 22:12, 14)
“… sebab Ia telah memandang dari ketinggian-Nya yang kudus, YAHWEH memandang dari sorga ke bumi…” (Mazmur 102:19)
“YAHWEH sudah menegakkan takhta-Nya di sorga dan kerajaan-Nya berkuasa atas segala sesuatu.” (Mazmur 103:19)
“Biarlah semuanya memuji-muji YAHWEH, sebab hanya nama-Nya saja yang tinggi luhur, keagungan-Nya mengatasi bumi dan langit.” (Mazmur 148:13)
“Tetapi kamu sudah datang ke Bukit Sion, ke kota  yang hidup, Yerusalem sorgawi dan kepada beribu-ribu malaikat, suatu kumpulan yang meriah…” (Ibrani 12:22)

MAKHLUK-MAKHLUK SORGAWI

Ini kisah nyata tentang apa yang terjadi pada saya. Malaikat Yeshua datang lagi dan berkata kepada saya: “Saksikanlah kebesaran Elohimmu.” Dengan cepat dia membawa saya lagi ke sorga melalui salah satu gerbang indah itu. Setiap gerbang itu terbuat dari mutiara tulen berhiaskan dekorasi amat cantik. Keindahan sorga itu tidak bisa diceritakan sepenuhnya. Kami berjalan melewati Sungai Kehidupan. Di sepanjang tepi sungai itu saya mendengar sorak pujian tak henti-hentinya. Sekali lagi saya dibawa ke depan takhta  yang seperti dikisahkan dalam kitab Wahyu. Luar biasa gemuruh pujian dan penyembahan di situ.

Umat Yeshua…, takhta  yang saya lihat itu sama persis dengan apa yang dikatakan Alkitab.
“Dan dari takhta itu keluar kilat dan bunyi guruh yang menderu, dan tujuh obor menyala-nyala di hadapan takhta itu: itulah ketujuh Roh. “Dan di hadapan takhta itu ada lautan kaca bagaikan kristal; di tengah-tengah takhta itu dan di sekelilingnya ada empat makhluk penuh dengan mata, di sebelah muka dan di sebelah belakang.” (Wahyu 4:5-6)
Sambil menyaksikan itu, saya mendengar paduan suara malaikat bergemuruh di sekeliling takhta itu. Malaikat-malaikat itu tak terhitung banyaknya. Lalu, saya melihat makhluk-makhluk sorgawi lainnya dan juga para tua-tua. Ada empat makhluk lain dan 24 tua-tua,
sama persis dengan yang ditulis di dalam Alkitab:
“Maka aku melihat dan mendengar suara banyak malaikat sekeliling takhta, makhluk-makhluk dan tua-tua itu; jumlah mereka berlaksa-laksa dan beribu-ribu laksa…” (Wahyu 5:11)
“Dan semua malaikat berdiri mengelilingi takhta dan tua-tua dan keempat makhluk itu; mereka tersungkur di hadapan takhta itu dan menyembah …” (Wahyu 7:11)

SERAFIM DI DEPAN TAKHTA

Dalam perjalanan kali ini saya menyaksikan apa yang disebut seraf atau makhluk sorgawi di depan takhta . Mereka memiliki mata yang besar, ada yang di bagian depan dan ada yang di bagian belakang kepala mereka. Karena itu mereka dapat melihat ke depan dan ke belakang sekaligus. Mereka memiliki enam sayap. Ada yang wajahnya seperti singa, satu lagi seperti anak lembu, satu lagi berwajah manusia dan ada pula yang wajahnya seperti burung nasar yang sedang terbang. Perawakan mereka tinggi besar. Mereka bertempik-sorak, “Kudus, kudus, kuduslah, Yahweh Mahakuasa.”

Saya merasa itu pemandangan aneh karena sebelumnya tak pernah saya melihat makhluk seperti itu. Tapi saya sadar betul bahwa  menciptakan mereka untuk tinggal di sorga. Saya memuji  karena karya dan kuasa-Nya yang luar biasa itu. Sungguh,  kita itu terlalu amat dahsyat. Saya rindu Anda memahami bahwa setelah memandang makhluk sorgawi itu saya mulai menyelidiki tentang mereka dan saya memukan pernyataan Rasul Yohanes yang menakjubkan di kitab Wahyu 4:6-8: “Dan di hadapan takhta itu ada lautan kaca bagaikan kristal; di tengah-tengah takhta itu dan di sekelilingnya ada empat makhluk penuh dengan mata, di sebelah muka dan di sebelah belakang. “Adapun makhluk yang pertama sama seperti singa, dan makhluk yang kedua sama seperti anak lembu, dan makhluk yang ketiga mempunyai muka seperti muka manusia, dan makhluk yang keempat sama seperti burung nasar yang sedang terbang. “Dan keempat makhluk itu masing-masing bersayap enam, sekelilingnya dan di sebelah dalamnya penuh dengan mata, dan dengan tidak berhenti-hentinya mereka berseru siang dan malam: Kudus, kudus, kuduslah Yeshua , Yang Mahakuasa, yang sudah ada dan yang ada dan yang akan datang.”

TUGAS PARA SERAFIM

Tugas dan pekerjaan para serafim – inilah juga tugas para tua-tua itu – adalah menyembah dan memuji , seperti yang diceritakan di dalam Alkitab. “Dan keempat makhluk itu masing-masing bersayap enam, sekelilingnya dan di sebelah dalamnya penuh dengan mata, dan dengan tidak berhenti-hentinya mereka berseru siang dan malam: Kudus, kudus, kuduslah Yeshua , Yang Mahakuasa, yang sudah ada dan yang ada dan yang akan datang. … (Wahyu 4:8-11)

“Dan mereka menyanyikan suatu nyanyian baru katanya: Engkau layak menerima gulungan kitab itu dan membuka meteraimeterainya; karena Engkau telah disembelih dan dengan darah-Mu Engkau telah membeli mereka bagi  dari tiap-tiap suku dan bahasa dan kaum dan bangsa. “Dan Engkau telah membuat mereka menjadi suatu kerajaan, dan menjadi imam-imam bagi  kita, dan mereka akan memerintah sebagai raja di bumi.” (Wahyu 5:9-10)

“… “Anak Domba yang disembelih itu layak untuk menerima kuasa, dan kekayaan, dan hikmat, dan kekuatan, dan hormat, dan kemuliaan, dan puji-pujian!” “Dan aku mendengar semua makhluk yang di sorga dan yang di bumi dan yang di bawah bumi dan yang di laut dan semua yang ada di dalamnya, berkata: Bagi Dia yang duduk di atas takhta dan bagi Anak Domba, adalah puji-pujian dan hormat dan kemuliaan dan kuasa sampai selama-lamanya! “Dan keempat makhluk itu berkata: “Amin”. Dan tua-tua itu jatuh tersungkur dan menyembah.” (Wahyu 5:11-14)

[Saya kumpulkan ayat-ayatnya saja] (Wahyu 5:8; 6:1, 7:11-12; 15:6-8; 19:4-6)

RIWAYAT PERJALANAN KE SORGA

Yahweh Yeshua membawa saya ke sorga 10 kali. Saya tiba di sorga dalam kuasa. Ini semua terjadi segera setelah Dia membawa saya ke alam maut selama 30 malam.
Perjalananku ke alam roh ini berlangsung dalam masa Paskah. Yeshua pertama kali muncul pada suatu subuh, antara jam 02:00 dan jam 05:00.

Pertama-tama Dia membawa saya ke dalam alam maut untuk menunjukkan kepadaku tempat perhentian bagi semua manusia yang menolak atau tidak percaya kepadaNya. Artinya, manusia yang tidak percaya Yeshua tak akan pernah sampai ke sorga. Jadi, sebelum Dia membawa saya ke sorga, Dia terlebih dahulu membawa saya ke dalam perut bumi dan menunjukkan tempat tinggal orang mati. Tentang kunjungan ke alam maut ini telah saya bukukan dalam buku berjudul A Divine Revelation of Hell (Wahyu  tentang Naraka).

Seusai melakukan perjalanan 30 malam ke dalam perut bumi yang penuh kengerian itu, selama 10 malam berikutnya Yeshua menunjukkan kepada saya tentang kemuliaanNya di sorga. Setelah itu masih ada lagi serentetan penglihatan yang Yeshua anugerahkan kepada saya. Semua yang saya tulis di dalam buku ini adalah kisah nyata yang saya alami sendiri dan dinyatakan oleh Roh  Yang Hidup. Dan  mempunyai tujuan bahwa Anda mendengarnya hari ini.

Beberapa hal lain perlu saya ceriterakan di sini. Di sorga ada malaikat yang memiliki sayap dan ada juga yang tidak memiliki sayap. Setiap kali saya tiba di sorga, saya melihat setiap malaikat itu sedang sibuk mengerjakan sesuatu tugas. Mereka merampungkan semua tugas yang diberikan bahkan sampai hal-hal yang sangat rinci.  Setiap malaikat memiliki tugas tertentu, jadi tugas mereka berbeda-beda. Tapi yang sama adalah setiap mereka selalu memuji  dan mereka mengerjakan semua tugas itu dengan penuh sukacita walau tampak begitu sibuk. Misalnya, setiap kali jiwa-jiwa baru tiba di sorga, para malaikat menemui mereka dan mengantar mereka melewati Sungai Kehidupan. Jadi, ada malaikat yang tugasnya mengantar jiwa melewati Sungai Kehidupan. Malaikat pengantar ini menyerahkan jiwa-jiwa itu kepada malaikat-malaikat lain lagi yang tugasnya adalah memakaikan pakaian baru kepada jiwa-jiwa yang baru tiba tersebut. Pakaian keselamatan yang diberikan itu adalah “jubah kebenaran.” Setelah itu, malaikat pengantar membawa jiwa-jiwa itu ke sebuah ruangan lain bernama “ruang mahkota.” Di sini setiap jiwa akan menerima mahkota yang dipakaikan di atas kepalanya. Semua keagiatan ini berlangsung secara sangat tertib dan sangat indah pula. Dalam melakukan tugas ini, para malaikat selalu tampak girang dan kebahagiaan yang terpancar dari mereka amatlah sempurna.

Saya tidak pernah melihat lonceng di sorga, tapi saya selalu mendengar bunyi lonceng berdentang. Malaikat bilang lonceng di sorga itu berbunyi setiap kali ada jiwa baru yang diselamatkan di bumi. Hal ini mereka namakan “sukacita sorgawi.”

Selama 10 kali perjalanan ke sorga itu saya sering melihat meja-meja yang amat cantik. Saya tidak tahu bagaimana harus mengungkapkan keindahan meja-meja itu. Di bumi ada banyak meja cantik seperti meja bergaya Victoria atau yang lain yang pernah Anda lihat, misalnya ada meja ditempatkan di sudut ruangan dan di atasnya ada vas bunga atau buku.

Di sorga begitu juga. Tapi, bedanya adalah, meja-meja di sorga itu memiliki desain yang keindahannya tidak bisa diterangkan oleh manusia. Ada banyak sekali buku di sorga, juga banyak benda lain yang tak sanggup saya ceriterakan di sini.

REKAMAN SORGAWI

Dengar baik-baik, umat Yeshua…! Setiap kali engkau menolong seseorang misalnya dengan cara memberikan uang untuk kemuliaan Yeshua, atau setiap kali engkau membayar perpuluhan, itu semua dicatat di sorga. Saya tahu betul hal ini sebab ketika sampai di sana,

Yeshua menyingkapkan suatu kejadian yang tidak akan terhapus dari ingatan saya.

Di sana saya melihat banyak malaikat yang baru saja kembali dari bumi. Mereka membawa laporan dari berbagai pelosok planet bumi. Mereka kemudian pergi ke pusat dokumentasi dan menyerahkan laporan-laporan itu kepada malaikat pencatat untuk diarsipkan. Tapi sebelum itu, malaikat pembawa laporan akan membacakan laporannya. Malaikat pencatat kemudian bertanya: “Apakah benar engkau menyaksikannya sendiri hal itu? Apakah benar kejadiannya persis seperti yang engkau laporkan?” Setelah laporan itu dikonfirmasikan kebenarannya, barulah dimasukkan ke dalam kitab kehidupan dari jiwa-jiwa yang dilaporkan itu. Kitab-kitab ini lalu dibawa ke depan takhta. Tapi sebelumnya harus melewati suatu proses khusus. Saya masih ingat betul bahwa Roh Yeshua bergerak senantiasa di sorga. Roh itu jauh lebih besar dari apa pun di bumi. Itulah sebabnya Alkitab berkata: Kamu berasal dari  …, dan kamu telah mengalahkan nabi-nabi palsu itu; sebab Roh yang ada di dalam kamu, lebih besar dari pada roh yang ada di dalam dunia.” (I Yohanes 4:4)

Segala sesuatu yang ada di bumi ini sebetulnya diciptakan berdasarkan model yang sudah ada di sorga, tapi semua yang di bumi hanyalah pantulan atau bayang-bayang dari apa yang sesungguhnya yang ada di sorga. Misalnya musik di bumi ini tidak ada apa-apanya dibanding dengan musik di sorga. Begitu juga puji-pujian serta kemuliaan yang ada di sorga tidak bisa dibandingkan dengan apa pun yang ada di seantero bumi.  memang menghendaki umatNya memuliakan Dia. Dari kitab Kejadian sampai kitab Wahyu,  menghendaki adanya keluarga besar  yang mencintai Dia. Sampai di sini Anda mesti camkan bahwa sorga hanya disediakan bagi orang-orang yang mengasihi Yeshua Ha Mashiah. Suatu hari nanti saya akan pergi lagi ke sana. Suatu hari nanti engkau pun akan pergi ke sana – jika engkau sudah bertobat dari semua dosamu dan jika Yeshua Ha Mashiah tetap tinggal di dalam hatimu. Hanya Yeshua sajalah yang dapat menghapus dosa manusia melalui darahNya yang kudus dan mulia. Berikut ini saya berbicara tentang darah Yeshua penghapus dosa manusia.

DARAH YANG MENGHAPUS DOSA

Di atas sudah saya jelaskan tentang ruangan arsip di sorga. Tapi saya mau memberikan informasi yang lebih rinci lagi. Di dalam ruangan itu ada beberapa malaikat duduk sambil bekerja. Di depan mereka ada ember-ember yang terbuat dari emas. Ini juga merupakan bagian dari kemuliaan sorgawi. Di depan malaikatmalaikat itu ada tumpukan-tumpukan buku. Di dalam buku-buku itu tampak marker (penanda bacaan) yang berisi pesan-pesan dari bumi tentang kehidupan seseorang. Setiap pesan itu harus diperiksa oleh seorang malaikat tinggi besar yang bertugas melakukan penyimpanan data. Saya melihat dua malaikat lain datang dari bumi sambil membawa pesan-pesan seperti yang tertulis di marker itu.

Setiap kali seseorang lahir baru, maka satu pesan dituliskan tentang itu dan dibawa ke sorga. Ini terjadi ketika seseorang sungguh-sungguh bertobat dan menerima Yeshua di dalam hatinya. Ketika seseorang benar-benar bertobat dari dosa-dosanya dan meminta Yeshua menjadi Yeshua dan Juruselamatnya, maka di marker itu akan ditulis bahwa orang tersebut telah “menyerahkan hidupnya kepada Yeshua.”

Malaikat yang mengawasi ember-ember emas itu kemudian mengambil sebuah buku dari tumpukan itu. Setiap malaikat itu memegang apa yang tampak bagai secarik kain yang dibasuh dengan darah. Ini representasi darah Yeshua. Kain berwarna merah darah ini juga memancarkan sinar kemuliaan dan kuasa. Kain ini tidak kelihatan menyeramkan walau basah karena darah, melainkan tampak sangat indah. Setiap malaikat itu kemudian meletakkan buku yang telah diambil itu di hadapannya dan, mulai dari halaman yang paling awal, malaikat itu menghapus tulisan-tulisan dalam buku itu dengan menggunakan kain berdarah itu. Hebatnya, walaupun kain penghapus itu berwarna merah, tapi halaman yang dihapus tidak ternodai melainkan menjadi putih bersih. Atas petunjuk , malaikat menghilangkan semua catatan lama di dalam buku-buku itu kemudian membuat catatan baru yang mengatakan bahwa orang berdosa ini benar telah dilahirkan kembali dan  tidak mengingat dosanya lagi. “Aku, Akulah Dia yang menghapus dosa pemberontakanmu

oleh karena Aku sendiri, dan Aku tidak mengingat-ingat dosamu.” (Yesaya 43:25)

Dengar, anak-anak. Sabda  itu benar.  benar-benar menghapus dosa-dosa kita. Suatu pemandangan yang sungguh indah melihat para malaikat itu bekerja membersihkan halaman demi halaman dalam buku-buku itu. Haleluyah, karena Yeshua menghapus dosa setiap kita yang percaya Dia. Sekali lagi saya mendengar gemuruh pujian. Lirik nyanyian itu sebagai berikut:

Oh, nothing but the blood of Jesus can wash my sins away.
Oh, nothing but the blood of Jesus can make me whole today.
Oh, nothing but the blood of Jesus can cleanse me today.
[Oh, hanya darah Yeshua yang dapat menghapus dosaku.
Oh, hanya darah Yeshua yang dapat membuat aku lengkap kini.
Oh, hanya darah Yeshua yang dapat membersihkan aku kini]
Kemudian para malaikat bernyanyi:
Another one’s been redeemed
by the blood of the Lamb.
Another one’s been saved from the Devil’s hand
by the blood of the Lamb.
Another one’s been saved from hell
by the blood of Jesus Christ.
[Satu jiwa lagi telah ditebus
oleh Darah Anak Domba
Satu jiwa lagi telah dilepaskan dari cengkeraman Iblis
oleh darah Anak Domba
Satu jiwa lagi telah dibebaskan dari naraka
oleh darah Yeshua Ha Mashiah]

Umat Yeshua, dengar…, jangan pernah merasa malu untuk meminta kuasa darah Yeshua. Dua ribu tahun silam darahNya dicurahkan untuk menghapus dosa kita. Sejak itu kuasa darah Yeshua tidak pernah berkurang. Yeshua telah mengalahkan Iblis satu kali untuk selama lamanya ketika Dia memberikan diriNya untuk digantung di salib menggantikan kita (Ibrani 7:2-7). Ha Mashiah turun dari sorga yang mulia. Dia dilahirkan oleh Perawan Maria. Dia menyerahkan diriNya agar kita dapat ditebus oleh da-rahNya yang mulia itu. Dia melakukan ini semua agar kita jangan dimasukkan ke naraka. Saudara bisa bayangkan betapa girangnya hati saya ketika menyaksikan dosa manusia dihapus oleh darah Yeshua. Bayangkan kejadian itu—semua catatan lama tentang dosa, kecemaran, semua yang kelam itu lenyap dan  tidak mengingat lagi semua dosa yang sudah terhapus itu.

MEZBAH

Saya sangat suka melihat mezbah Yeshua. Ketika saya berada di sebuah gereja yang dipenuhi Roh , saya melihat ada mezbah yang sangat indah. Indah mezbah itu karena saya menyadari pasti di sana sudah banyak airmata ditumpahkan. Di dalam Perjanjian Lama,  berulang kali memberi perintah untuk merobohkan mezbah-mezbah penyembahan berhala. “Mezbah mereka kamu harus robohkan, tugu-tugu berhala mereka kamu remukkan, tiang-tiang berhala mereka kamu bakar habis, patung-patung  mereka kamu hancurkan, dan nama mereka kamu hapuskan dari tempat itu. Jangan kamu berbuat seperti itu terhadap YAHWEH, Allahmu.” (Ulangan 12:3-4)

Umat  diperintahkan untuk melenyapkan mezbah-mezbah penuh dosa yang tidak memuliakan . Mereka diperintahkan untuk menghancurkan semua mezbah yang tidak menghormati Dia dan mereka diminta mendirikan dan merawat mezbah untuk menyembah Dia. Hanya Yeshua sajalah yang dapat melakukan itu bagi kamu. Engkau tidak bisa melakukannya sendiri. Baca Hakim-Hakim 6:25-26: “Pada malam itu juga YAHWEH berfirman kepadanya: Ambillah seekor lembu jantan kepunyaan ayahmu, yakni lembu jantan yang kedua, berumur tujuh tahun, runtuhkanlah mezbah Baal kepunyaan ayahmu dan tebanglah tiang berhala yang di dekatnya. Kemudian dirikanlah mezbah bagi YAHWEH, Allahmu, di atas kubu pertahanan ini dengan disusun baik, lalu ambillah lembu jantan yang kedua dan persembahkanlah korban bakaran dengan kayu tiang berhala yang akan kautebang itu.”

MEZBAH DI JAMAN SEKARANG

Dalam misi penginjilanku di seantero Amerika, saya selalu merenungkan tentang mezbah Yeshua. Ketika kita maju ke depan dan “curhat” kepada  sambil berlutut di altar gereja, kita tidak malu menghadapi Dia. Mezbah yang dikhususkan bagi Yeshua adalah tempat dimana kita dapat berada di dalam hadirat , tempat dimana kita dapat memanggil-manggil Dia dan mengakui semua dosa kita kemudian meminta pengampunan dariNya.

Banyak di antara kita yang telah merasakan kehadiranNya yang amat dahsyat. Dia menjawab doa kita. Kadang-kadang kita juga merasakan tanganNya sedang merangkul diri kita. Ada sesuatu yang luar biasa tentang mezbah di dalam Perjanjian Lama. Di sana engkau hanya berlutut dan menyembah. Engkau juga bisa memuji  ketika berada di rumah atau di dalam mobil. Dimana pun engkau berada engkau dapat memuji Yeshua. Tapi saya ingin katakan satu hal: Mezbah adalah tempat dimana engkau dapat mengikat janji dan bersekutu dengan  dalam suasana akrab. Nabi-nabi dalam Perjanjian Lama mendirikan mezbah sebagai tempat dimana mereka dapat berseru kepada  meminta pengampunan bagi umat  dan juga bagi diri mereka sendiri. Di mezbah itu mereka lakukan pertobatan dan mempersembahkan korban curahan darah atas nama umat.  menerima pertobatan dan korban itu.

Tapi karena Ha Mashiah telah mencurahkan darahNya sebagai korban yang paling tinggi maka kita tak perlu lagi memberikan korban curahan untuk penebusan dosa. Tapi tetap kita mesti bertobat dari semua dosa. Dan tempat paling baik untuk melakukan pertobatan itu adalah di mezbah atau altar. Karena itu, ketika melihat altar gereja, jangan segan-segan maju dan berlutut di sana untuk berdoa sebisa mungkin. Karena altar itu sangat berarti. Di setiap rumah mesti ada altar seperti itu, agar kita dapat senantiasa berbicara kepada  dan agar ada tempat untuk berduaan dengan. Setiap kali saya berkhotbah, saya selalu katakan: Jangan malu untuk maju ke altar ini, sebab di sini  akan berjumpa denganmu. Betul, Dia dapat menemuimu ketika engkau sedang duduk. Tapi ada nilai lebih tentang mezbah yang diurapi Yeshua dimana engkau dapat merendahkan diri, mengangkat tanganmu dan berkata: Yeshua, aku ada di sini. Pakailah demi kemuliaanMu.

MENYEMBAH  SECARA TULUS

Hatimu harus selaras dengan kata-katamu ketika engkau berdoa.  masih terus mencari orang-orang yang secara tulus mencintai dan memuji Dia.  masih terus mencari orang-orang yang mau berbalik dari jalan hidup yang jahat dan bertobat di hadapanNya. Dia masih mencari orang-orang yang mau menyembah Dia di dalam roh dan kebenaran. “Dan umat-Ku, yang atasnya nama-Ku disebut, merendahkan diri, berdoa dan mencari wajah-Ku, lalu berbalik dari jalan-jalannya yang jahat, maka Aku akan mendengar dari sorga dan mengampuni dosa mereka, serta memulihkan negeri mereka.” (II Tawarikh 7:14)

Tetapi saatnya akan datang dan sudah tiba sekarang, bahwa penyembah-penyembah benar akan menyembah Bapa dalam roh dan kebenaran; sebab Bapa menghendaki penyembah-penyembah demikian.  itu Roh dan barangsiapa menyembah Dia, harus menyembah-Nya dalam roh dan kebenaran.” (Yohanes 4:23-24)

Tuluslah di hadapan. Jujurlah kepadaNya. Ketika maju ke altar, jangan sekali-kali berlutut untuk berkata “Betty bersalah kepada saya,” atau “Joe membuat aku kecewa.” Tapi, katakan: “Bapa, akulah yang bersalah. Itu sebabnya aku ada di sini untuk memohon pengampunanMu.” Engkau sendiri harus mengampuni mereka yang menurut pendapatmu telah bersalah kepadamu. Yeshua rindu melihat umat yang dibebaskan agar mata yang buta dapat melihat dan telinga yang tuli dapat mendengar apa yang tengah dikatakan Roh kepada gerejaNya. (Wahyu 2:7).

Kita sering mengalami banyak pencobaan dan guncangan hidup. Terkadang kita merasa bahwa si jahat itu telah mencuri semua kedamaian dari kita. Tapi  memberikan kepada kita ketabahan agar pada akhirnya kita menerima kemenangan. Ada banyak sekali tekanan di dalam hidup ini, tapi di dalam Yeshua ada kedamaian dan ketenteraman. Carilah gereja yang percaya pada kuasa Roh Kudus. Di sana engkau akan belajar tentang hikmat  dan terbebas dari masalah, penderitaan dan kesedihan. Sangat penting bagi setiap anak Yeshua untuk selalu bersekutu di gereja. Alkitab mengajarkan kita tentang pentingnya persekutuan seperti itu (Ibrani 10:25). Jangan pernah mengasingkan diri.  mengasihi kamu dan ada banyak orang kudusNya yang juga mengasihi kamu.

SUKACITA YANG AKAN DINYATAKAN

Bagian lain dari sukacita di sorga merupakan misteri ilahi yang akan dinyatakan kelak. Saya tidak dibolehkan untuk melihat bagian tersebut. Tapi yang pasti, dalam salah satu kunjungan saya ke sorga, saya melihat sendiri rumah-rumah megah dan istana-istana yang maha indah. Hanya sekejap saja saya dibolehkan melihat istana-istana indah itu. Kemudian saya dibawa ke suatu tempat dimana malaikat-malaikat sedang sibuk bekerja. Mereka mengerjakan berbagai macam pekerjaan. Tampaknya mereka baru saja tiba dari bumi dan masuk secara teratur. Setiap malaikat itu membawa berkas-berkas di tangannya.

Terkadang juga malaikat membawa kitab-kitab yang penuh dengan catatan yang telah mereka tulis sendiri. Laporan dari bumi ini kemudian dibawa ke tempat-tempat tertentu untuk diarsipkan. Di antara arsip-arsip itu ada catatan tentang upah yang akan diterima semua orang kudus.

Nanti, ketika Anda tiba di sorga, Anda akan diberikan upah untuk setiap pekerjaan yang telah Anda lakukan di bumi untuk kemuliaan Yeshua Ha Mashiah. Inilah sebabnya buku ini harus saya tulis. Saya tulis ini semua demi hormat dan kemuliaan Yeshua Yeshua Ha Mashiah. Saya ingin Anda mengerti betul tentang bagian misteri yang  perkenankan untuk saya saksikan.

Benar, seperti kata Alkitab (I Korintus 13:9) bahwa sekarang kita hanya mengetahui sebagian saja dan kita hanya bernubuat sebagian saja, sebab waktunya belum tiba untuk mengetahui segalanya. Itu sebabnya  juga menyatakan hanya sebagian kecil dari misteriNya di sorga. Terpujilah nama Yeshua, sebab ketika nanti kita tiba di sana, di rumah kita yang abadi, semua pertanyaan kita akan terjawab, semua doa kita akan dijawab, semua kerinduan kita yang terdalam akan dipuaskan.

PENGLIHATAN PARA NABI

Saya mau berceritera tentang penglihatan saya mengenai para malaikat yang tengah bekerja. Saya rindu Anda mengerti tentang beberapa hal indah yang telah  nyatakan. Saya ingin membagikan kepadamu sukacita yaitu ketika kita tahu bahwa Yeshua menyediakan upah untuk semua orang yang bekerja bagi kemuliaanNya. Bapa di sorga begitu hebat karena Dia terus menyingkapkan banyak “rahasiaNya kepada hamba-hambaNya – para nabi” (Amos 3:7). Kerinduan Bapa di sorga adalah menyingkapkan semua ini kepada mereka yang peka terhadap wahyu-Nya dan mereka yang tergerak hati untuk menyebarluaskan pesanNya. “Beginilah firman YAHWEH, Raja dan Penebus Israel, YAHWEH semesta alam: Akulah yang terdahulu dan Akulah yang terkemudian; tidak ada  selain dari pada-Ku. Siapakah seperti Aku? Biarlah ia menyerukannya, biarlah ia memberitahukannya dan membentangkannya kepada-Ku! Siapakah yang mengabarkan dari dahulu kala hal-hal yang akan datang? Apa yang akan tiba, biarlah mereka memberitahukannya kepada kami! Janganlah gentar dan janganlah takut, sebab memang dari dahulu telah Kukabarkan dan Kuberitahukan hal itu kepadamu. Kamulah saksi-saksi-Ku! Adakah  selain dari pada-Ku? Tidak ada Gunung Batu yang lain, tidak ada Kukenal!” (Yesaya 44:6-8)

“Lalu YAHWEH menjawab aku, demikian: Tuliskanlah penglihatan itu dan ukirkanlah itu pada loh-loh, supaya orang sambil lalu dapat membacanya.” (Habakuk 2:2)

Ada banyak contoh di dalam Alkitab tentang bagaimana rindu menyatakan sesuatu kepada umatNya melalui utusan-utusan yang diurapiNya. Sabda Yeshua itu sungguh benar adanya.

Menurut Alkitab, Daniel mendapat penglihatan: “… bermimpilah Daniel dan mendapat penglihatan-penglihatan di tempat tidurnya. Lalu dituliskannya mimpi itu …” (Daniel 7:1 NIV) “Apa yang engkau lihat, tuliskanlah di dalam sebuah kitab …” (Wahyu 1:11).

Yesaya adalah seorang nabi besar yang membawa pesan penting untuk Yehuda karena keberaniannya dalam menyampaikan pesan Yeshua. Kitab Yesaya dimulai dengan kalimat: Penglihatan dari Yesaya anak Amos, yang dilihatnya mengenai Yehuda dan Yerusalem (Yesaya 1:1). Krena Yehezkiel mendapat penglihatan dari Yeshua (Yehezkiel 1:1), dia terpanggil dan diurapi untuk suatu misi nubuatan. , dalam belaskasihanNya yang tak terbatas, telah memandang perlu memanggil saya dan menyatakan penglihatan-penglihatan

yang berasal dari diriNya sendiri. Saya bersyukur kepadaNya untuk hal ini. Ketika saya sedang berdoa dan meditasi, mencari kehendak  untuk hal-hal tertentu, Roh Kudus membolehkan saya mengetahui berbagai misteri sorgawi. Panggilan saya di dalam Yeshua adalah untuk menerima mimpi-mimpi, penglihatan dan wahyu untuk dibagikan kepada banyak orang. Sebagai salah satu hamba  yang diurapi, saya hanya mendeskripsikan tentang hal-hal yang  nyatakan kepada saya. Dan saya percaya seperti inilah peran alkitabiah yang harus saya turuti.

Ketika Yahweh Yeshua Ha Mashiah menyatakan diri-Nya kepada saya, Dia memakai jubah putih yang berkilau-kilau, penuh cahaya kemuliaan dan kuasa. Tinggi badan Yahweh Yeshua, menurut yang saya lihat, adalah 6 kaki (6 x 12 inci = 180 sentimeter). JenggotNya amat rapi. Rambut-Nya lebat dan panjang, terurai lepas ke bahu. MataNya amat indah dan sorotan mataNya tajam menembus. Gambar Yahweh Yeshua yang paling mirip dengan wajah asliNya yang saya lihat itu adalah yang tergantung di lokasi Tembok Ratapan di Israel yang menggambarkan Dia sedang berdoa untuk orang-orang Yahudi dan Israel. Dia penuh dengan kasih sayang dan kepedulian terhadap kita semua, persis seperti yang digambarkan oleh pelukis di Israel itu. Baca Kisah Para Rasul 1:10: “Ketika mereka sedang menatap ke langit waktu Ia naik itu, tiba-tiba berdirilah dua orang yang berpakaian putih dekat mereka…”

Bagaimana mungkin seseorang membaca dan tidak mempercayai apa yang dibacanya? secara terang-terangan menunjukkan kepada manusia tentang adanya malaikat ketika Yeshua terangkat ke sorga. Kita perlu mengerti bahwa  rindu untuk menyatakan kuasa kemuliaan dan karya-karyaNya yang ajaib kepada kita justru pada bagian akhir dari akhir zaman ini.  mempunyai banyak penglihatan untuk kita saksikan. Dia rindu menyampaikan semua kebenaran ini kepada kita supaya kita bersukacita dan bekerja di bumi dengan senang hati untuk Dia.

MUJIZAT DI GEREJA

Setelah semua penglihatan itu berlalu, saya mulai melayani di sebuah acara gereja. Saya tenggelam dalam doa dan meditasi yang kusuk. Pada malam itu, di gereja, saya melihat banyak malaikat datang. Mereka memegang pedang yang terbuat dari emas. Roh  kemudian berbicara kepada saya dengan sangat jelas: “AnakKu, ketika tiba saatnya umat ini berdoa, Aku akan menyembuhkan berbagai penyakit. Aku mau ini menjadi tanda dalam pelayananmu, bahwa penglihatan yang telah engkau lihat tentang naraka itu benar adanya. Sudah Kukatakan bahwa Aku akan memberi tanda-tanda ajaib dan mujizat-mujizat seperti yang ditulis di dalam Injil Yeshua Ha Mashiah.”

Sangat bahagia hati saya ketika mendengar itu. Ketika saya sedang berkhotbah, tampak seorang malaikat memegang sebuah kitab besar dan menulis semua yang saya khotbahkan. Tampak atap gereja itu terbuka dan di atas sana takhta  dapat dilihat dari tempat saya berdiri. Para malaikat di atas sana tampak sedang bertempik-sorak.

KETIKA RANTAI DOSA DIPUTUSKAN

Ketika tiba saatnya untuk maju ke depan altar, saya melihat para malaikat berjalan-jalan di tengah jemaat sambil membujuk mereka untuk berjalan ke altar dan menyerahkan hati kepada Yeshua Yeshua. Ketika malaikat menyentuh hati setiap individu yang sedang berlutut di altar itu, asap dosa hitam pekat mulai menguap keluar dari hati mereka. Menakjubkan pemandangan itu. Saya melihat juga rantai-rantai yang membelenggu jemaat. Sewaktu mereka menerima pengampunan, para malaikat memutuskan rantai-rantai dosa tersebut dan membuangnya ke luar. Semua rantai pengikat itu mulai putus ketika orang-orang itu mulai mengangkat tangan sambil mengaku dosa kepada Yeshua Yeshua. Ada lagi hal lain terjadi. Ketika Firman  saya bacakan, Firman itu tampak seperti pedang yang melompat keluar dari halaman-halaman Alkitab lalu menembusi tubuh setiap orang dan langsung menyembuhkan penyakit apa pun yang mereka derita. Saya sendiri juga heran. Tapi kemuliaan Yeshua memenuhi ruangan itu dan saya bersyukur Dia bekerja melalui mujizat-mujizat untuk menyalurkan berkat-berkat sorgawi ke bumi. Tangisan dan pujian naik dari semua sudut ruangan mengiringi penyelamatan jiwa-jiwa itu. Dalam banyak pelayanan saya di berbagai tempat di bumi,  selalu menunjukkan mujizatmujizatNya seperti ini dan banyak jiwa diselamatkan. Terpujilah nama Yeshua karena semua tanda ajaibNya itu. Saya yakin betul bahwa malaikat masih terus bekerja seperti itu, membantu saya melaksanakan pelayanan bagi hormat dan kemuliaan Yeshua Yeshua Ha Mashiah.

FIRMAN

Dalam banyak kebaktian yang saya kunjungi, saya melihat malaikat mengerjakan banyak hal indah. Perlu diingat bahwa malaikat adalah roh-roh yang melayani Yeshua. Mereka diutus untuk melayani semua orang yang mewarisi keselamatan (Ibrani 1:13). Suatu ketika saya melihat seorang hamba Yeshua sedang bernubuat. Ketika dia sedang bernubuat, membuka mata saya untuk melihat malaikat yang tengah berdiri di atasnya. Malaikat itu sedang mencurahkan ke atas kepala hamba Yeshua itu sesuatu yang tampak bagai minyak bercampur api yang keluar dari sebuah tabung berbentuk nafiri. Lalu saya melihat isi hati orang itu – penuh dengan firman. Firman itu keluar dari hati orang itu kemudian naik melalui kerongkongannya dan keluar melalui mulutnya. Saya lihat firman itu mengalir keluar dari mulutnya. Ketika firman itu menyentuh udara, firman itu berubah bentuk menjadi sebilah pedang tajam bermata dua. Seorang malaikat lain tampak sedang mencatat semua yang diucapkan oleh hamba Yeshua itu. Saya berkata: “Yeshua, ini benar-benar firmanMu yang keluar untuk umatMu di sini.” Tampak seorang malaikat lain lagi memegang Kitab Suci. Ketika hamba  itu berkhotbah, kata-kata dalam Kitab Suci itu melompat keluar, masuk ke dalam hati pengkhotbah itu lalu keluar melalui mulutnya dan kata-kata yang keluar itu pun berubah bentuk menjadi pedang bermata dua.

Ketika hamba Yeshua itu berdoa bagi mereka yang sakit, Yeshua membuka mata saya untuk melihat sebuah bercak hitam di dalam paru-paru, kaki, liver atau bagian lain dari jemaat yang sakit. Pedang firman  yang keluar tadi menyentuh bagian-bagian tubuh jemaat yang sakit itu dan uap panas meluap keluar mengelilingi bagian tubuh yang sakit tersebut. Banyak kali ketika jemaat yang sakit didoakan, mereka merasakan panas seperti itu.

Saya menyaksikan bagaimana penyakit di tubuh jemaat dibakar dan dilenyapkan oleh firman . Bagian tubuh yang sakit tadi menjadi sembuh ketika sel-sel baru dan kulit baru muncul menggantikan sel-sel lama yang tadinya terserang penyakit. Betapa indahnya menyaksikan cara Yeshua bekerja melalui mujizat seperti itu. Terpujilah nama Yeshua Yeshua.
Beberapa waktu kemudian, saya berbicara dengan beberapa anggota jemaat yang disembuhkan. Ada yang berkata: “Saya disembuhkan secara sangat ajaib hari itu.”
Benar, umat Yeshua, di sini, di bumi, kita hanya melihat secara samar-samar. Kita hanya dibolehkan melihat dan mengetahui apa yang  ijinkan untuk kita ketahui. Apa yang saya lihat di gereja itu hanyalah apa yang  perbolehkan bagi saya. Hormat dan puji dan syukur saya bagi Dia Yang Mahamulia.

DATANG KE TAKHTA

Saya menyadari betapa pentingnya peran para nabi di dalam dunia masa kini sama seperti peran mereka di dalam dunia masa lalu. Saya mulai menyadari pentingnya pelayanan seperti yang diberitakan dalam Efesus 4:11-12: “Dan Ialah yang memberikan baik rasul-rasul maupun nabi-nabi, baik pemberita-pemberita Injil maupun gembala-gembala dan pengajar-pengajar, untuk memperlengkapi orang-orang kudus bagi pekerjaan pelayanan, bagi pembangunan tubuh Ha Mashiah.”

Saya mengerti betapa pentingnya setiap kita sebagai sesama anggota dalam Tubuh Ha Mashiah. Alkitab berkata kita dapat datang dengan berani ke hadapan takhta anugerah  agar kita boleh memperoleh pengasihan dan anugerah untuk melayani sesama (Ibrani 4:16).

Kata-kata itu meyakinkan kita bahwa kita memiliki keberanian untuk masuk ke dalam kekudusan melalui darah Yeshua (Ibrani 10:19), karena sesuai dengan hukum, hampir segala sesuatu mesti dimurnikan oleh darah dan tanpa darah yang tertumpah tak akan ada pengampunan (Ibrani 9:22). Kawan, saya bersaksi di sini bahwa semua ini adalah benar. Hanya darah Yeshua Ha Mashiah sajalah yang dapat melakukan pendamaian bagi jiwa manusia. Darah dan firmanNya bekerja bersama dalam anugerahNya.

“Sebab itu marilah kita dengan penuh keberanian menghampiri takhta kasih karunia, supaya kita menerima rahmat dan menemukan kasih karunia untuk mendapat pertolongan kita pada waktunya.” (Ibrani 4:16)

PERTOLONGAN DI MASA KINI

Betapa seringnya kita membutuhkan pertolongan! Ada yang sakit secara fisik, ada pula yang sakit hati, ada lagi yang bergumul karena perceraian. Banyak yang berkabung karena kehilangan orang-orang yang dikasihinya, atau ada anak yang tersesat melakukan hal-hal yang tidak senonoh. Ada masalah lain lagi seperti ketika tak ada harapan dari mana kita akan mendapatkan uang. Pada saat-saat seperti itu, kita membutuhkan pertolongan. Kita dapat datang dengan berani menghadap takhta  dan berdoa: Ya Allahku, aku membutuhkan uluran tanganMu.

Dalam penglihatan yang  berikan kepada saya tentang berbagai kejadian di muka bumi, setiap kali ada hamba Yeshua berkeluh-kesah, Firman  ada di sana. Seorang malaikat yang memegang sebuah Kitab Suci besar datang ke situ. Malaikat itu membuka firman  lalu menempelak wajah Iblis dengan firman itu. Si Iblis biasanya muncul dalam bentuk roh jahat atau pun ular.

Ketika malaikat membuka Kitab Suci, Iblis langsung terpental dan menjerit, karena dia tahu betul bahwa malaikat itu sedang menggunakan pedang tajam bermata dua. Tidak semua mujizat itu terjadi pada setiap gereja yang saya layani. Dalam roh biasanya saya dapat melihat hal-hal yang terjadi di berbagai tempat yang jauh di bumi. Kadang saya tak tahu tempat apa yang tengah saya lihat di dalam roh atau kapan hal-hal ajaib itu terjadi. Puji syukur kepada Bapa di sorga sebab Yeshua Yeshua telah mengalahkan Iblis secara tuntas demi kita semua, agar kita boleh memperoleh kelepasan dan hidup kekal. Dengan itu kita kini boleh secara berani menghadap takhta  yang penuh anugerah itu di tempat mana pun kita berada.

KUASA NAMA YESUS

Melalui Kitab Suci, belas kasihan dan anugerah  tersedia secara nyata demi menyembuhkan semua penyakit yang kita derita. Saya rindu saudara bersemangat di dalam firman  pada hari ini. Jika saudara mempunyai suatu keperluan, datanglah dengan berani menghadap takhta kemurahan  dan mintalah Dia menolong saudara. Sebab malaikat-malaikat  adalah rohroh yang melayani yang diutus untuk melayani semua orang yang menjadi ahli waris keselamatan (Ibrani 1:14). Saya yakin betul akan hal ini sebab saya mengalaminya. Saya sudah melihat semua itu di dalam roh berulang kali. Ketika kita berseru kepada Yeshua, Dia mengutus malaikat-malaikatNya untuk menolong kita melalui kuasa dan kebesaran firman dan rohNya. Ketika setan-setan telah dibuang keluar dari diri seseorang yang dilayani, saya melihat roh-roh jahat menyembul keluar bagai bayang-bayang hitam dalam penampakan. Ketika nama Yeshua disebutkan, saya sering melihat malaikat menyeret keluar roh-roh jahat itu lalu mengikat mereka dengan rantai. Spontan saya berseru: Oh Yeshua, betapa berkuasanya firmanMu untuk menyelamatkan umatMu dari belenggu kuasa jahat.

Firman Yeshua sajalah yang mengerjakan semua ini. Dan itu adalah kata-kata yang Yeshua ucapkan. Hanya di dalam nama Yeshua yang berkuasa itu semua kuasa kegelapan takluk. Sekarang, panggillah Yeshua. Sebutlah namaNya, maka Dia akan menolong saudara. Engkau akan dilahirkan kembali dan dibebaskan dari dosa-dosamu agar dapat memiliki istana megah di sorga. Suatu ketika saya berada di Malaysia. Orang-orang di sana sangat haus akan firman Yeshua. Dan saya sadar bahwa dengan kehadiran  di sana banyak orang akan melihat mujizat. Kemuliaan Yeshua tercurah ke atas Malaysia ketika itu bagai hujan yang deras. Roh Kudus bergerak di antara umat yang berhimpun di sana dan menyelamatkan banyak jiwa. Banyak orang terjatuh dari kursinya dan tersungkur ke tanah ketika mereka menerima Yeshua Yeshua. Banyak jiwa diselamatkan ketika kuasa Yeshua menyentuh mereka. Betapa hausnya mereka akan firman! Mereka bergegas ingin segera dilahirkan kembali dan mengundang Yeshua ke dalam hati mereka. Kuasa Yeshua bekerja dahsyat dalam kunjungan itu.

MEMBENCI OKULTISME

Saya rindu saudara merenungkan ayat-ayat berikut ini: Kemudian bergeraklah Malaikat , yang tadinya berjalan di depan tentara Israel, lalu berjalan di belakang mereka; dan tiang awan itu bergerak dari depan mereka, lalu berdiri di belakang mereka. Demikianlah tiang itu berdiri di antara tentara orang Mesir dan tentara orang Israel; dan oleh karena awan itu menimbulkan kegelapan, maka malam itu lewat, sehingga yang satu tidak dapat mendekati yang lain, semalam-malaman itu.” (Keluaran 14:19-20)

Anak-anak Yahweh,  dengar! Tidak tahukah kamu bahwa Yeshua rindu untuk mengerjakan mujizatNya dalam hidupmu pada hari ini juga, sama seperti yang Dia lakukan di masa lalu? Sadarkah kita bahwa sering kita mengabaikan hal ini yang mestinya sudah mendatangkan keuntungan bagi kita? Hal-hal indah yang Yeshua sediakan bagi kita justru sering tidak kita hiraukan.

Berbagai jenis ilmu sihir, perdukunan dan sejenisnya begitu marak di negeri ini. Hal-hal ini disodorkan oleh Iblis sebagai jawaban untuk memuaskan hati banyak orang. Orang jaman sekarang mencari petunjuk dari berbagai sumber tentang kehidupan mereka. Tapi saya mau tegaskan kepada saudara hari ini: itu benar-benar ada dan Dia sajalah yang sungguh benar. Dia tidak mengijinkan kita untuk mencari pertolongan dari sumber lain. Bapa di sorga membenci semua praktek okultisme, sihir, perdukunan dan apa pun namanya di dunia.

“Janganlah kamu berpaling kepada arwah atau kepada roh-roh peramal; janganlah kamu mencari mereka dan dengan demikian menjadi najis karena mereka; Akulah YAHWEH, Elohimmu.” (Imamat 19:31)

Sangat besar dosanya dan salah besar apabila saudara mencari pertolongan atau petunjuk melalui medium atau alat Iblis. Sebab malaikat Yeshua itu nyata dan diutus untuk melayani kita demi keselamatan kita.

“… sebab malaikat-malaikat-Nya akan diperintahkan-Nya kepadamu untuk menjaga engkau di segala jalanmu.” (Mazmur 91:11)

“… dalam segala kesesakan mereka. Bukan seorang duta atau utusan, melainkan Ia sendirilah yang menyelamatkan mereka; Dialah yang menebus mereka dalam kasih-Nya dan belas kasihan-Nya. Ia mengangkat dan menggendong mereka selama zaman dahulu kala.” (Yesaya 63:9)

“Berkatalah Nebukadnezar: “Terpujilah Elohimnya Sadrakh, Mesakh dan Abednego! Ia telah mengutus malaikat-Nya dan melepaskan hamba-hamba-Nya, yang telah menaruh percaya kepada-Nya, dan melanggar titah raja, dan yang menyerahkan tubuh mereka, karena mereka tidak mau memuja dan menyembah  manapun kecuali  mereka.” (Daniel 3:28)

PASUKAN MALAIKAT SORGA

Ketika Yahweh Yeshua menyingkapkan alam maut kepada saya, dapat saya saksikan dengan mata rohani saya bahwa rumah saya di bumi dikawal oleh firman  yang ditulis di udara. Tiga pasukan malaikat Yeshua mengawal rumah saya. Ada yang duduk, ada yang sedang bercakap-cakap dengan temannya. Satu pasukan lainnya yang tampak sangat berwibawa dan berkuasa juga tampak mengawal rumah itu. Jadi ada tiga pasukan malaikat yang mengawal rumah saya ketika roh saya dibawa ke alam maut dan ke sorga.

Kelompok yang ketiga berdiri begitu rapat satu dengan lainnya. Sayap mereka bersentuhan dan wajah mereka menghadap keluar. Malaikat dalam group ini sangat besar perawakannya dan tampak bagai jawara-jawara perang yang gagah perkasa. Mereka memiliki pedang yang tergantung di pinggang. Dan setiap kali sebuah bayangan hitam mencoba mendekati rumah itu, mereka serempak mencabut pedang, bersiap melindungi keluarga saya.

Pedang yang mereka tarik itu sebetulnya adalah firman. Ingat, pedang Roh” adalah “firman .” (Efesus 6:17). Pedang firman  itu ketika ditarik keluar dari sarungnya menyerupai nyala api yang akan menghanguskan musuh. Dan musuh akan hancur lebur dan menjadi debu.

Saya teringat firman  di dalam Maleaki 4:3 yang membuat saya kagum. Ingat, ketika  mengirimkan firmanNya, maka Petrus yang terbelenggu di dalam penjara dibebaskan oleh malaikat.

Baca kisahnya dalam Kisah Para Rasul 12:7-11: “Tiba-tiba berdirilah seorang malaikat Yeshua dekat Petrus dan cahaya bersinar dalam ruang itu. Malaikat itu menepuk Petrus untuk membangunkannya, katanya: Bangunlah segera! Maka gugurlah rantai itu dari tangan Petrus. “Lalu kata malaikat itu kepadanya: Ikatlah pinggangmu dan kenakanlah sepatumu! Iapun berbuat demikian. Lalu malaikat itu berkata kepadanya: Kenakanlah jubahmu dan ikutlah aku! “Lalu ia mengikuti malaikat itu ke luar dan ia tidak tahu, bahwa apa yang dilakukan malaikat itu sungguh-sungguh terjadi, sangkanya ia melihat suatu penglihatan.

“Setelah mereka melalui tempat kawal pertama dan tempat kawal kedua, sampailah mereka ke pintu gerbang besi yang menuju ke kota. Pintu itu terbuka dengan sendirinya bagi mereka. “Sesudah tiba di luar, mereka berjalan sampai ke ujung jalan, dan tiba-tiba malaikat itu meninggalkan dia. “Dan setelah sadar akan dirinya, Petrus berkata: Sekarang tahulah

aku benar-benar bahwa Yeshua telah menyuruh malaikat-Nya dan menyelamatkan aku dari tangan Herodes dan dari segala sesuatu yang diharapkan orang Yahudi.”

Baca juga II Raja-Raja 6:17: “Lalu berdoalah Elisa: Ya YAHWEH: Bukalah kiranya matanya, supaya ia melihat. Maka YAHWEH membuka mata bujang itu, sehingga ia melihat. Tampaklah gunung itu penuh dengan kuda dan kereta berapi sekeliling Elisa.”

MALAIKAT DAN FIRMAN
Untuk merenungkan tentang peran malaikat  di dalam kehidupan manusia, baca ayat-ayat berikut ini:
“Tetapi ketika ia mempertimbangkan maksud itu, malaikat Yahweh nampak kepadanya dalam mimpi dan berkata: “Yusuf, anak Daud, janganlah engkau takut mengambil Maria sebagai isterimu, sebab anak yang di dalam kandungannya adalah dari Roh Kudus.” (Matius 1:20)
“Kemudian YAHWEH menyingkapkan mata Bileam; dilihatnyalah Malaikat YAHWEH dengan pedang terhunus di tangan-Nya berdiri di jalan, lalu berlututlah ia dan sujud.” (Bilangan 22:31)
“Yakub melanjutkan perjalanannya, lalu bertemulah malaikatmalaikat
dengan dia.” (Kejadian 32:1)
“… dan tampaklah olehnya dua orang malaikat berpakaian putih, yang seorang duduk di sebelah kepala dan yang lain di sebelah kaki di tempat mayat Yeshua terbaring.” (Johanes 20:12)
“Kemudian berkatalah seorang malaikat Yeshua kepada Filipus, katanya: ‘Bangunlah dan berangkatlah ke sebelah selatan, menurut jalan yang turun dari Yerusalem ke Gaza.’ Jalan itu jalan yang sunyi.” (Kisah Para Rasul 8:26)
“Karena tadi malam seorang malaikat dari , yaitu dari yang aku sembah sebagai milik-Nya, berdiri di sisiku…” (Kisah Para Rasul 27:23)

Karena itu, saudaraku, sebagai pengikut Yeshua kita perlu memahami betul bahwa kita dilindungi secara sangat sempurna. Kita perlu mengerti bahwa  telah menyediakan segala sesuatu untuk kita melalui firmanNya yang kudus itu.

Apabila Anda memerlukan pertolongan, datanglah kepadaNya dengan berani. Di sana, di takhta kemurahan , dalam nama Yeshua Ha Mashiah, kita dapat meminta apa yang kita inginkan. Apabila saudara dan saya membutuhkan bantuanNya, Dia akan selalu menyediakan itu. Dia gemar menolong kita ketika kita memelihara dan menjalankan perintah-perintahNya dan melayani Dia.

KENANGAN TENTANG ALAM MAUT

Saya ingat waktu saya menyelesaikan perjalanan ke dalam alam maut, sebelum Yeshua membawa saya ke sorga, selama beberapa hari saya terguncang dan sakit. Setiap malam saya tak ingin lampu dimatikan dan harus ada Alkitab di samping ketika saya tidur. Dan saya terus membaca Alkitab. Jiwa saya benar-benar goyah karena membayangkan semua peristiwa mengerikan di alam maut itu. Tapi setiap kali saya mengalami guncangan jiwa seperti itu, suara Yeshua selalu terdengar: “Damai sejahtera atasmu. Tenanglah.” (Markus 4:39). Dan seketika itu damai sejahtera Yeshua mengalir ke dalam diri saya. Tapi beberapa saat kemudian masih saja saya terkenang lagi akan kengerian naraka lalu menjerit ketakutan. Tapi kemudian saya meyakini bahwa saya tidak sendirian sebab Yahweh Yeshua selalu ada di sini di samping saya. Hal itu tidak lantas berarti saya setiap saat merasa kuat dan tak takut lagi. Masih saja saya kadang tidak merasakan kehadiran Yeshua. Kadang saya begitu takut sehingga mengharapkan kehadiran Yeshua pun seperti membuat saya ketakutan – takut kalau nanti Dia membawa saya ke alam maut lagi.

Awalnya orang-orang tidak mau mendengar kalau saya berbicara tentang perjalanan ke alam maut itu. Saya harus memohon-mohon dan berkata: “Tolong bertobatlah dari dosa-dosamu sebelum semuanya terlambat.”

Sangat sukar bagi siapa pun untuk mempercayai cerita saya  tentang siksaan di alam maut yang telah saya alami sendiri. Lebih sulit lagi bagi mereka untuk percaya bahwa Yeshua sudah menyuruh saya menuliskan pengalaman itu dalam buku. Tapi Yeshua kemudian meyakinkan saya bahwa Dia adalah Yeshua yang menyembuhkan. Walau awalnya saya tidak yakin akan dapat pulih dari trauma alam maut itu, tapi akhirnya kesembuhan dari Yeshua tiba juga dan saya disembuhkan secara sempurna.

PLANET BARU

Setelah itu, Yeshua datang lagi kepada saya. Dalam sekejap, kami naik tinggi di luar angkasa. Yeshua berkata: “Aku akan menunjukkan kepadamu tentang cinta kasih dan kebaikan  dan tentang beberapa kawasan lain di sorga. Aku mau engkau melihat pekerjaan-pekerjaan besar yang sudah Kulakukan yang semuanya sangat indah; karena itu perhatikanlah.” Seorang malaikat Yeshua kemudian tampil dan berkata: “Pandanglah betapa baiknya Yeshua,  Eohimmu. Kasih setiaNya tetap selama-lamanya.”

Perasaan kasih sayang dan kelembutan yang amat sangat mengalir keluar dari malaikat itu dan membuat saya hampir menangis ketika dia berkata lagi: “Lihatlah kuasa dan kedahsyatan dan kebesaran. Baiklah kutunjukkan kepadamu tempat yang telah Dia sediakan bagi anak-anakNya.” Tiba-tiba sebuah planet besar muncul di depan kami. Planet baru ini besarnya sama seperti planet bumi.

“Lalu aku melihat langit yang baru dan bumi yang baru, sebab langit yang pertama dan bumi yang pertama telah berlalu, dan lautpun tidak ada lagi. Dan aku melihat kota yang kudus, Yerusalem yang baru, turun dari sorga, dari , yang berhias bagaikan pengantin perempuan yang berdandan untuk suaminya.” (Wahyu 21:1-2)

MENGASIHI ANAK-ANAK

Sambil mengamati planet yang muncul itu, saya mendengar Bapa berbicara: Bapa, Anak dan Roh Kudus adalah satu. Bapa dan Anak adalah satu. Bapa dan Roh Kudus adalah satu. Aku mengutus AnakKu untuk mati di kayu salib agar tak seorang pun yang harus binasa. Aku akan menunjukkan kepadamu tempat yang telah Kusediakan bagi anak-anakKu. Aku sangat peduli terhadap semua anak-anak. Aku peduli ketika seorang ibu kehilangan anaknya, sekalipun buah kandungannya lahir sebelum waktunya. Ingat, Aku mengetahui segala sesuatu. Dan Aku peduli. “Mulai sejak ada kehidupan di dalam kandungan, Aku tahu. Aku tahu tentang bayi-bayi yang dibunuh ketika mereka masih di dalam rahim ibunya – bayi-bayi yang diaborsi karena tidak dikehendaki kehadirannya. “Aku tahu tentang bayi yang meninggal ketika lahir dan yang lahir cacat. Dari sejak terjadi pembuahan, sudah ada jiwa di situ. Malaikat-malaikat Ku-utus untuk turun dan membawa anak-anak yang meninggal itu kepadaKu. “Di sorga, mereka disayangi dan mereka tumbuh menjadi manusia sempurna. Aku memberikan kepada mereka tubuh yang lengkap dan memulihkan bagian manapun dari tubuh mereka yang cacat ketika dilahirkan. Aku memberi mereka tubuh yang sempurna.”

SEKOLAH MALAIKAT

Di seantero planet yang muncul itu ada perasaan saling menyayangi, rasa menjadi manusia sempurna. Segala sesuatu yang ada di situ amatlah sempurna. Di sana-sini di tengah rerumputan hijau lebat dan kolam-kolam air kristal terdapat tempat-tempat duduk yang terbuat dari pualam, dilengkapi bangku-bangku kayu yang amat mulus tampaknya.

Sejauh mata memandang, saya melihat anak-anak tengah sibuk dengan berbagai kegiatan. Setiap anak mengenakan jubah putih yang tak bernoda sedikitpun. Mereka memakai sandal. Jubah-jubah mereka sangat berkilauan sehingga memancarkan cahaya gemerlap yang terpantul di planet itu. Warna-warni cantik di semua tempat menambah aksentuasi cemerlang pada jubah anak-anak itu. Pintu gerbang ke sana dijaga para malaikat dan nama anak-anak ini lengkap tertulis di dalam sebuah kitab.

Saya melihat ada anak-anak yang tengah bersekolah – mempelajari firman . Ada juga sedang belajar memainkan berbagai alat musik. Buku pelajaran musik yang mereka gunakan terbuat dari emas. Saya terperanjat melihat berbagai jenis binatang berlari menghampiri anak-anak itu lalu duduk atau berbaring di dekat anak-anak yang sedang bersekolah di sekolah malaikat tersebut. Tak satu pun anak di situ yang menangis. Tak satu pun tampak bersedih sebab suasananya sangat menyenangkan dan kebahagiaan menyelimuti seluruh tempat itu.

Setelah beberapa saat, malaikat menunjukkan planet bercahaya terang benderang yang muncul di depan saya. Ini bagaikan batu cahaya yang disinari jutaan bintang. Segala sesuatu di planet ini amat indah, menyenangkan dan hidup. Dari kejauhan tampak dua gunung yang seluruhnya terdiri dari emas murni. Lebih dekat ke arah saya tampak dua gerbang yang juga terbuat dari emas murni. Gerbang-gerbang itu ditaburi berlian dan banyak batu mulia lainnya. Saya baru menyadari bahwa inilah bumi baru yang diberitakan dalam Akitab dan kota yang tampak sangat anggun di planet itu adalah Yerusalem Baru – Kota  yang akan turun ke bumi.

PEMERINTAHAN YAHSHUA HA MASHIAH

Dalam sekejap saya tiba kembali di bumi lama, yaitu bumi yang keadaannya akan seperti menjelang masa Kesukaran Besar tapi sebelum Perang Armageddon memurnikannya. Di situ saya melihat Yerusalem, ibukota Milennium (seribu tahun). Dalam penglihatan itu tampak banyak orang datang dari tempattempat jauh dan dekat, semuanya berusaha masuk ke dalam kota tersebut. Raja di kota itu adalah Yeshua. Dan semua bangsa di atas bumi membawa kepadaNya banyak hadiah sebagai penghormatan kepadaNya. Di situ Dia diakui tidak hanya sebagai raja, tetapi Raja Segala Raja.

Yahweh Yeshua kemudian menjelaskan arti dari penglihatan itu kepada saya dan menerangkan tentang apa yang akan segera terjadi. Yeshua berkata: “Tak lama lagi Aku akan kembali dan membawa balik ke sorga pertama-tama orang-orang benar yang sudah meninggal. Setelah itu, mereka yang masih hidup akan diangkat untuk berjumpa denganKu di angkasa. Setelah itu, Antikris akan muncul dan memerintah bumi selama waktu yang telah ditetapkan. Di masa itu akan ada kesukaran dan penderitaan amat besar seperti yang belum pernah terjadi dan tak akan terjadi lagi. “Kemudian Aku akan datang kembali bersama orang-orang kudusKu, dan Setan akan dicampakkan ke dalam jurang yang tak berujung untuk tinggal di situ selama seribu tahun. Dalam masa seribu tahun itu Akulah yang akan memerintah seluruh bumi. Aku memerintah dari Yerusalem. “Di akhir masa seribu tahun itu Setan akan dibebaskan untuk satu masa, tapi Aku akan mengalahkan dia dengan gemerlap cahaya kedatanganKu. Lalu, bumi yang lama ini akan lenyap. Tapi, akan ada bumi yang baru dan Yerusalem Baru yang akan turun dari sorga dan Aku akan memerintah untuk selama-lamanya.”

KEDATANGAN KEMBALI YESUS KRISTUS

Dalam penglihatan lain setelah itu, saya menyaksikan apa yang akan terjadi, yaitu kembalinya Yeshua Yeshua Ha Mashiah ke bumi. Saya mendengar Dia memanggil. SuaraNya bagai bunyi terompet yang menggelegar dan saya mendengar juga suara penghulu malaikat. (ITesalonika 4:16). Mendengar bunyi dahsyat itu, seluruh planet bumi bergetar dan dari kubur keluar semua orang kudus yang diangkat naik ke angkasa untuk bertemu Yeshua. Berjam-jam gemuruh terompet itu saya dengar. Bumi dan laut menyerahkan semua orang yang terkubur di sana (Wahyu 20:13).

Yahweh Yeshua Ha Mashiah tampak berdiri di atas awan-awan. Gaun luar jubahnya berbentuk nyala api dan kemuliaanNya memancar keluar penuh keagungan. Terompet terus membelah udara dan sambil mengamati itu semua saya lihat orang-orang benar yang masih hidup juga terangkat ke angkasa untuk bergabung.

“Karena jikalau kita percaya, bahwa Yeshua telah mati dan telah bangkit, maka kita percaya juga bahwa mereka yang telah meninggal dalam Yeshua akan dikumpulkan  bersama-sama dengan Dia. “Ini kami katakan kepadamu dengan firman Yeshua: kita yang hidup, yang masih tinggal sampai kedatangan Yeshua, sekali-kali tidak akan mendahului mereka yang telah meninggal. “Sebab pada waktu tanda diberi, yaitu pada waktu penghulu

malaikat berseru dan sangkakala  berbunyi, maka Yeshua sendiri akan turun dari sorga dan mereka yang mati dalam Ha Mashiah akan lebih dahulu bangkit; sesudah itu, kita yang hidup, yang masih tinggal, akan diangkat bersama-sama dengan mereka dalam awan menyongsong Yeshua di angkasa. Demikianlah kita akan selama-lamanya bersama-sama dengan Yeshua.” (I Tesalonika 4:14-17)

Saya melihat orang-orang yang sudah ditebus itu bagai jutaan titik cayaha berkumpul di suatu tempat di angkasa raya. Di sana malaikatmalaikat memberikan jubah baru yang putih bersih kepada mereka semua. Mereka bertempik-sorak setelah mengenakan pakaian baru itu.

Malaikat-malaikat memang ditugaskan untuk melayani mereka. Dan para malaikat itu tampak memberikan perhatian khusus kepada semua orang yang baru bangkit tersebut. Orang-orang ini menggunakan tubuh baru yaitu tubuh mulia. Tubuh baru itu mereka dapatkan ketika mereka terangkat ke angkasa. Suatu tempik-sorak kegirangan yang bergemuruh terdengar memenuhi langit sementara para malaikat bernyanyi: “Glori bagi Raja Segala Raja.”

REPRESENTASI TUBUH KRISTUS

Dalam penglihatan lain saya melihat sesosok tubuh rohani yang besar jauh tinggi di sorga. Itulah Tubuh Ha Mashiah yang berada dalam posisi terlentang. Dari sana mengalir darah ke bumi. Ini adalah representasi dari tubuh Yeshua kita yang telah disembelih dahulu.

Tubuh ini terus bertambah besar sampai memenuhi seantero sorga. Jutaan jiwa yang sudah ditebus masuk ke dalam tubuh tersebut. Saya memandang penuh kekaguman ketika jutaan orang menaiki tangga dan masuk menjadi satu dengan tubuh itu. Mereka masuk mulai dari bagian kaki terus ke lutut, lengan, perut, jantung, dan terus ke kepala. Ketika tubuh itu sudah penuh, tampaklah bahwa tubuh itu berisi manusia dari berbagai penjuru planet bumi. Dengan suara yang menggelegar, orang-orang itu bernyanyi memuji Yeshua seperti yang ditulis dalam Alkitab: “Engkau layak menerima gulungan kitab itu dan membuka meterai-meterainya; karena Engkau telah disembelih dan dengan darah-Mu Engkau telah membeli mereka bagi  dari tiap-tiap suku dan bahasa dan kaum dan bangsa. Dan Engkau telah membuat mereka menjadi suatu kerajaan, dan menjadi imam-imam bagi  kita, dan mereka akan memerintah sebagai raja di bumi.” (Wahyu 5:9-10)

Jutaan manusia tampak berhimpun di dekat takhta  dan saya melihat para malaikat membawa kitab-kitab yang berisi vonis pengadilan. Ada juga kursi pengasihan dan banyak pula upah yang diberikan kepada banyak orang. Sambil memandangi itu penuh kekaguman, tiba-tiba kegelapan menutupi seluruh bumi lalu kuasa-kuasa kegelapan beterbangan ke semua penjuru. Roh-roh jahat yang tak terhitung banyaknya dilepaskan dari penjara alam maut dan membludak menumpuk di bumi. Lalu terdengar suatu suara lain berkata, seperti dalam Wahyu 12:12: “Karena itu bersukacitalah, hai sorga dan hai kamu sekalian yang diam di dalamnya, celakalah kamu, hai bumi dan laut! Karena Iblis telah turun kepadamu, dalam geramnya yang dahsyat, karena ia tahu, bahwa waktunya sudah singkat.”

JURANG MAUT

Kemudian saya melihat seekor binatang buas yang sedang marah. Dia menumpahkan geramnya ke atas bumi. Alam maut bergetar karena murka binatang itu. Lalu, dari jurang maut muncul sejumlah besar rombongan makhluk jahat. Jumlahnya sangat banyak sehingga bumi menjadi gelap pekat. Tampak manusia baik laki-laki maupun perempuan berlari menjerit mencari bukit dan gunung dan gua-gua persembunyian. Lalu berkobarlah peperangan besar di bumi di tengah kelaparan dan bayang-bayang kematian.

Sesudah itu tampak kuda-kuda mulia dan kereta berapi di sorga. Bumi terhuyung-huyung sementara matahari menjadi gelap dan bulan berubah seperti darah (Wahyu 6:12). Lalu, tampil seorang malaikat sambil berseru: “Dengar, wahai penduduk bumi, Sang Raja sedang datang.” Setelah pengumuman itu, tampak Raja Segala Raja dan Yeshua Segala Tuan muncul di angkasa. Bersama Dia dalam kemuliaanNya itu banyak orang kudus dari berbagai jaman dan masa, semua mengenakan jubah putih bersih.

Betul seperti kata Alkitab (Wahyu 1:7) bahwa semua mata akan memandang Dia dan semua lutut akan bertelut dan semua lidah akan mengakui (Roma 14:11) bahwa Yeshua Ha Mashiah adalah Yeshua. Kemudian tampak para malaikat mengacungkan sabit untuk menuai gandum yang telah matang (Wahyu 14:14-19) dan inilah akhir dunia ini. Umat Yahweh … saya yakin kita mesti saling mengasihi. Kita mesti berdiri teguh di dalam kebenaran dan mengoreksi anak-anak kita untuk menyadari bahwa Yeshua Yeshua akan segera datang. Setuju atau tidak, Raja Segala Raja itu pasti datang.

PERMINTAAN TERAKHIR YESHUA HA MASHIAH

Yahweh Yeshua berkata kepada saya: “Bertobatlah dan kalian akan selamat, karena kerajaan sudah hampir tiba. KehendakKu dan FirmanKu akan terlaksana. Siapkanlah jalan bagi Tuhanmu.” Kemudian Dia berkata lagi, persis seperti dalam ayat-ayat berikut: “Peringatkanlah kepada orang-orang kaya di dunia ini agar mereka jangan tinggi hati dan jangan berharap pada sesuatu yang tak tentu seperti kekayaan, melainkan pada  yang dalam kekayaan-Nya memberikan kepada kita segala sesuatu untuk dinikmati.” (I Timotius 6:17).

“Maksudku ialah: hiduplah oleh Roh, maka kamu tidak akan menuruti keinginan daging.” (Galatia 5:16).

“Jangan sesat!  tidak membiarkan diri-Nya dipermainkan. Karena apa yang ditabur orang, itu juga yang akan dituainya. Sebab barangsiapa menabur dalam dagingnya, ia akan menuai kebinasaan dari dagingnya, tetapi barangsiapa menabur dalam Roh, ia akan menuai hidup yang kekal dari Roh itu.” (Galatia 6:7-8).

“Perbuatan daging telah nyata, yaitu: percabulan, kecemaran, hawa nafsu, penyembahan berhala, sihir, perseteruan, perselisihan, iri hati, amarah, kepentingan diri sendiri, percideraan, roh pemecah, kedengkian, kemabukan, pesta pora dan sebagainya. Terhadap

semuanya itu kuperingatkan kamu–seperti yang telah kubuat dahulu–bahwa barangsiapa melakukan hal-hal yang demikian, ia tidak akan mendapat bagian dalam Kerajaan . Tetapi buah Roh ialah: kasih, sukacita, damai sejahtera, kesabaran, kemurahan, kebaikan, kesetiaan, kelemahlembutan, penguasaan diri. Tidak ada hukum yang menentang hal-hal itu. Barangsiapa menjadi milik Ha Mashiah Yeshua, ia telah menyalibkan daging dengan segala hawa nafsu dan keinginannya.” (Galatia 5:19-24).

Yahweh Yeshua melanjutkan perkataanNya: “Ketika Firman sudah digenapi, maka kesudahan itu tiba. Tak seorang pun tahu hari dan jam ketika Anak  akan turun ke bumi lagi. Anak pun tidak tahu kapan Dia akan ke bumi lagi sebab hanya BapaKulah yang mengetahuinya. Firman ini sedang digenapi secara cepat. Datanglah seperti seorang anak kecil biar Aku membersihkan kalian dari dosa-dosa kedaginganmu.

“Katakanlah kepadaKu: Yahweh Yeshua, masuklah ke dalam hatiku dan ampunilah aku dari semua dosaku. Aku tahu aku orang berdosa, karena itu aku bertobat sekarang. Basuhlah aku dalam darahMu dan bersihkanlah aku. Aku telah berdosa terhadap sorga dan di hadapanMu aku tak layak disebut anak. Sekarang aku menerima Dikau dalam iman sebagai Juruselamatku.”

“Aku akan menjadi Gembalamu dan engkau akan menjadi umatKu. Dan Aku akan menjadi Allahmu. Bacalah firman  dan janganlah meninggalkan persekutuan. Serahkanlah seluruh hidupmu kepadaKu maka Aku akan menjagamu. Aku tidak akan pernah meninggalkan engkau.”

BERSIAPLAH MENEMUI

Kekasih Yeshua, dari lubuk hati yang terdalam saya telah membagikan kepadamu penglihatan dan wahyu yang diberikan kepada saya oleh  Yang Mahakuasa.

Saya dapat simpulkan bahwa  sangat menyayangi kita semua. Dia telah menunjukkan kasih setiaNya kepada kita melalui FirmanNya dan melalui penglihatan-penglihatan di hari-hari terakhir ini. Anak-anak yang dikasihi Yeshua, kita mesti bersiap-siap untuk berjumpa dengan Yeshua kita. Setiap saat kita mesti merindukan kedatanganNya. Saudara dan saya mengetahui semua kesusahan, tanda-tanda akhir jaman dan masa dimana kita kini berada. Perhatikanlah dengan seksama berbagai kejadian di dunia saat ini. Tak pernah ada masa seperti yang sekarang sedang kita alami. Semua ini adalah penggenapan dari apa yang tertulis di dalam Alkitab. Oleh sebab itu, dengan segenap hati saya menganjurkan saudara yang sedang membaca buku ini untuk bersiap diri karena tak seorang pun tahu kapan Anak Manusia akan tiba. (Matius 25:13). Suka atau tidak, setuju atau tidak, Yeshua Ha Mashiah pasti datang lagi. Dan tak ada kuasa atau kekuatan apa pun di seluruh alam semesta ini yang dapat menghalangi Dia. Yeshua Ha Mashiah sang Maharaja alam semesta itu tidak membutuhkan persetujuan manusia untuk melaksanakan rencana kedatanganNya. Dia pasti akan datang ke dunia sebagai Hakim Yang Adil. Dan hanya Dia satu-satunya jalan untuk manusia dapat sampai ke sorga. Sebab Dia bersabda: “Akulah jalan dan kebenaran dan hidup. Tidak ada seorangpun yang datang kepada Bapa, kalau tidak melalui Aku.” (Yohanes 14:6)

Ingat perkataan malaikat kepada saya waktu di sorga, bahwa apabila kita hidup kudus, kita akan berjumpa dengan semua orang terkasih yang sudah mendahului kita. Ingat juga bahwa apa pun yang kita kerjakan di bumi untuk Yeshua pasti dicatat di sorga. Dan upah kita di sorga pasti lebih besar daripada upah apa pun yang dapat kita terima di bumi, sebab semua perbuatan kita di bumi dicatat oleh para malaikat Yeshua.

Banyak kali para penginjil, pengkhotbah, dan guru agama harus meninggalkan sanak keluarga untuk memberitakan firman Yeshua sambil mengalami berbagai kesulitan. Yeshua tahu semua itu karena Dia melihat semua itu. Dia juga tahu betapa kita sering ditolak atau tidak diperlakukan dengan baik. Tapi jangan khawatir, sebab kita tetap anak-anak sang Raja Segala Raja itu. Dia menghendaki kita menjadi pelayan untuk para pelayan lainnya. Dia mau kita saling melayani seperti Dia melayani kita. Elohim tidak menjanjikan taman bunga mawar bagi kita. Walau Dia tidak menjanjikan kesenangan untuk kita di bumi, kita dapat menikmati berkat-berkat, kekayaan, kehormatan dan berbagai materi lainnya. Kita dapat memiliki semua ketika kita memikul salib dan mengikuti Ha Mashiah.

Saya rindu Anda sudah bersiap diri. Kalau belum menerima Yeshua sebagai Yeshua dan Juruselamatmu, sekaranglah saatnya, agar hidup kekal menjadi bagianmu.

“Karena begitu besar kasih  akan dunia ini sehingga telah dikaruniakanNya AnakNya yang tunggal, supaya siapa yang percaya kepadaNya tidak binasa, melainkan beroleh hidup yang kekal.” (Yohanes 3:16)

“Sebab jika kamu mengaku dengan mulutmu, bahwa Yeshua adalah Yeshua, dan percaya dalam hatimu, bahwa  telah membangkitkan Dia dari antara orang mati, maka kamu akan diselamatkan. Karena dengan hati orang percaya dan dibenarkan, dan dengan mulut orang mengaku dan selamatkan. Sebab, barangsiapa yang berseru kepada nama Yeshua, akan diselamatkan.” (Roma 10:9-10, 13)

SEKARANG, BERDOALAH SEPERTI INI [Doa pertobatan]
Bapa di dalam nama Yeshua Ha Mashiah.
Aku datang kini kepadaMu sebagaimana adanya diriku.
Aku seorang berdosa, ya Yeshua.
Aku telah berdosa terhadap Dikau dan terhadap sorga.
Karena itu aku mohon kepadaMu, Yahweh Yeshua, ampunilah aku
dan masuklah ke dalam hatiku dan selamatkanlah jiwaku.
Biarlah aku dilahirkan kembali oleh Roh Yang Hidup.
Aku menyerahkan hidupku ke dalam tanganMu, Yahweh Yeshua.
Aku percaya sungguh bahwa Engkaulah Anak .
Aku percaya bahwa Engkaulah Yeshua Ha Mashiah
yang diutus untuk menyelamatkan jiwaku agar terluput dari naraka.
Aku berterima kasih kepadaMu dan memuji dan memuliakan Dikau,
sebab Yeshua telah mencurahkan darahMu untuk menebus aku.

Kalau Anda tadi berdoa dengan penuh keyakinan seperti yang saya anjurkan di atas, maka saat ini juga Anda sudah diselamatkan. Sebab Yahweh Yeshua telah masuk ke dalam hatimu. Sekarang, akuilah Dia dengan hati dan bibirmu; dan dengan hati dan bibirmu pujilah Dia. Biarkanlah Dia memimpin hidupmu setiap hari. Segala hormat dan puji bagi  sampai selama-lamanya!

[Doa pertobatan ini penting dan awal dari hubungan baik kembali Anda kepada Pencipta Anda. Setelah Anda bertobat, maka Ia menghapus segala dosa dan kesalahan Anda. Dan Anda dinyatakan benar dihadapan-Nya. Tugas Anda selanjutnya ialah menjaga kehidupan Anda tetap kudus dan benar; bagaimana caranya? Lakukan perintah-perintah-Nya – telah tertulis di Alkitab. Firman Yahweh berkata bahwa UPAH hanya diberikan kepada mereka yang setia SAMPAI AKHIR; Penjala Baja]

Terima Kasih,
YAHWEH Memberkati
Dengan hikmat dan pimpinan YAHWEH, buku A Divine Revelation of Heaven ini telah kami terjemahkan dengan judul WAHYU  TENTANG SORGA untuk diedarkan di kalangan umat Kristiani di Indonesia. […] Kami tak dapat merampungkan tulisan ini tanpa dukungan doa dari hamba-hamba YAHWEH yang setia mendoakan kami selama ini. Kiranya YAHWEH memberkati pelayanan, usaha, dan pekerjaan Anda semua.
Jakarta, 8 Maret 2007
— Pitan Daslani (Editor)

Bagian I: Di Gerbang Sorga – YESHUA Ha MASHIAH SANG PENYEMBUH
Bagian II :  Dahulu,  Sekarang dan Nanti – Bayi-bayi Yang Keguguran
Bagian III : Dalam Pemeliharaan – Sekarang, berdoalah seperti ini [Doa Pertobatan]

Hak cipta dari artikel ini dimiliki oleh penjalabaja.wordpress.com. Artikel ini boleh diperbanyak dengan syarat alamat blog disertakan dengan lengkap dan bukan untuk tujuan komersial. Persiapkan Jalan Bagi Raja

WAHYU TENTANG SORGA; M.K. Baxter, II

Bagian I: Di Gerbang Sorga – Yeshua Ha Mashiah Sang Penyembuh
Bagian II: Dahulu,  Sekarang dan Nanti -Bayi-bayi Yang Keguguran
Bagian III: Dalam Pemeliharaan – Sekarang, Berdoalah seperti ini [Doa Pertobatan]

a-divine-revelation-of-heaven1

DAHULU, SEKARANG, DAN NANTI
Sampai pada tahap ini malaikat Yeshua mulai menyingkapkan kepada saya hal-hal yang sebelumnya selalu saya pertanyakan. Dia mulai membuka tabir sebuah misteri. Dia berkata: “Elohim telah berbicara kepadaku dan aku akan menunjukkan kepadamu tentang masa lalu, masa kini dan masa yang akan datang. Hal-hal yang akan kutunjukkan kepadamu akan membuat engkau kagum. Aku akan menunjukkan kepadamu apa yang terjadi ketika seseorang dilahirkan kembali (lahir baru). Aku akan tunjukkan kepadamu bagaimana caranya dosa manusia dihapuskan oleh darah Anak Domba di ruangan-ruangan pencatatan itu. Aku akan tunjukkan apa yang terjadi ketika seseorang yang sudah lahir baru kemudian meninggal dunia lalu jiwanya datang ke sorga. Mari dan saksikan kemuliaan Allahmu.”

Dengan kecepatan sangat tinggi kami meninggalkan sorga dan kembali ke bumi. Saya melihat bumi ini persis seperti dalam suatu penglihatan, lalu malaikat itu berkata, Pandanglah dan pahamilah.” Malaikat itu membawa penglihatan itu melewati saya. Saya lihat ada sebuah bangunan gereja kecil dan indah. Tapi saya tidak tahu tepatnya di bagian mana dari bumi ini gereja itu berada. Tapi itu benar-benar sebuah bangunan gereja, sepertinya di pedalaman. Dengan bantuan malaikat , saya diperbolehkan mengintip ke dalam gedung itu. Di sana ada sekitar 30 orang duduk di bangku. Pendeta di mimbar sedang berkhotbah tentang perikop Yesaya 55:6-7: “Carilah YAHWEH selama Ia berkenan ditemui; berserulah kepada-Nya selama Ia dekat! Baiklah orang fasik meninggalkan jalannya, dan orang jahat meninggalkan rancangannya; baiklah ia kembali kepada YAHWEH, maka Dia akan mengasihaninya, dan kepada  kita, sebab Ia memberi pengampunan dengan limpahnya.” Sambil menatap pemandangan itu, muncullah seorang malaikat gagah perkasa dan berdiri di atas gereja itu. Malaikat penjagaku kemudian berkata: “Di setiap gedung gereja ditugaskan seorang malaikat besar. Malaikat besar ini mengepalai malaikat lainnya di gereja itu.”

MALAIKAT-MALAIKAT DI GEREJA
Dua orang malaikat memegang kitab-kitab berdiri di pintu masuk gedung gereja. Saya melihat jemaat Yeshua masuk dan keluar gereja itu. Kemudian malaikat penjagaku memberikan isyarat dengan tangannya lalu tampak atap gedung gereja itu tergulung sehingga saya bisa melihat ke dalamnya. Di sisi kiri dan kanan pendeta yang tengah berdiri di mimbar itu berdiri pula dua malaikat Yeshua. Di belakang dua malaikat itu ada dua malaikat lagi sedang berdiri. Jadi, mimbar itu dijaga empat malaikat Yeshua. Di bagian belakang berdiri dua malaikat lagi yang menjaga jemaat  yang tengah beribadah. Dua malaikat lagi berdiri agak jauh di luar, sementara di dekat altar berdiri dua malaikat lagi. Jadi ada  cukup banyak malaikat Yeshua di gereja dan beberapa dari mereka memegang gulungan kitab beserta pulpen di tangannya. Lalu malaikat penjagaku berkata, ”Sekarang akan aku tunjukkan apa yang akan terjadi.” Pendeta mulai berbicara dan para kolektan mulai mengedarkan kantong persembahan. Ketika persembahan diberikan, para malaikat merekam sikap hati orang-orang yang memberikan persembahan. Mereka menulis isi pikiran dari setiap orang yang memberikan persembahan – apakah ada yang memberi untuk pekerjaan Yeshua sambil menggerutu, atau apakah ada yang memberi dengan bersukacita karena meyakini bahwa hal itu bagian dari ibadahnya. Semua itu dicatat oleh para malaikat di dalam kitab-kitab mereka. Kemudian dua malaikat besar yang berdiri di depan mimbar

menganggukkan kepala kepada malaikat lainnya. Tapi walau semua kejadian ini tak dapat dilihat oleh jemaat yang tengah beribadah di situ, saya dapat menyaksikan semuanya secara jelas.

Malaikat penjagaku kemudian berkata: “Aku akan menunjukkan kepadamu sesuatu yang lain lagi. Perhatikanlah dengan seksama maka engkau akan diberkati.” Tiba-tiba saya merasakan diri saya telah dipindahkan berada di belakang pendeta itu. Ketika pendeta itu berbicara tentang ayat keenam, “Carilah YAHWEH sementara Ia berkenan ditemui. Berserulah kepadaNya selagi Ia dekat,” saya tiba-tiba melihat sekelompok makhluk sorgawi (serafim) di dalam gereja itu. Sepanjang kebaktian itu para malaikat itu bersorak-sorak. Pendeta itu diurapi sementara dia menyampaikan firman. Satu dari malaikat itu mencurahkan sesuatu yang bentuknya seperti api ke atas kepala pendeta itu. Kemuliaan  tampak mengalir keluar dari mulut pengkhotbah itu. Di bagian belakang gereja itu pintu terbuka dan seorang yang sangat mabuk berjalan sempoyongan masuk. Rupanya dia datang dari pulau kecil di seberang sana. Dia berkata: “Akulah salah satu dari yang sedang kalian bicarakan, pak pendeta. Aku membutuhkan Yeshua. Aku perlu diselamatkan, sebab aku ini pemabuk.” Dia berlutut di depan altar dan mulai menangis kepada.
Dua orang diaken maju ke mimbar dan melayani orang ini. Sambil menumpangkan tangan ke atasnya, mereka bertanya: “Apakah saudara bersungguh hati dengan Yeshua? Apakah saudara sungguh mau diselamatkan?” “Ya, saya mau diselamatkan,” jawab orang itu. “Saya pemabuk. Saya rindu dilepaskan dari adiksi ini.”

KETIKA SATU JIWA DISELAMATKAN
Tiba-tiba muncul dua malaikat lagi. Mereka membawa gulungan kitab di tangan dan mulai mencatat kata-kata si pemabuk itu. Kemudian diaken mulai membimbing dia dalam prosesi pertobatan. Saya melihat si pemabuk itu penuh dengan dosa. Tapi ketika diaken mulai berdoa untuknya, satu dari malaikat itu mulai menyentuh hati orang ini, lalu asap hitam tebal bagai kabut berisi hujan lebat meluap keluar dari dada orang itu. Saya langsung teringat firman  tentang dosa yang meluap keluar dari hati: “Orang yang baik mengeluarkan hal-hal yang baik dari perbendaharaannya yang baik dan orang yang jahat mengeluarkan halhal yang jahat dari perbendaharaannya yang jahat.” (Matius 12:35)  “Tetapi apa yang keluar dari mulut berasal dari hati dan itulah yang menajiskan orang. Karena dari hati timbul segala pikiran jahat, pembunuhan, perzinahan, percabulan, pencurian, sumpah palsu dan hujat.” (Matius 15: 18-19) Orang ini mulai berdoa kepada  dengan tangan yang terangkat. Saya melihat tubuhnya dililit pita-pita hitam yang lebar. Dia dibelenggu segala macam dosa, tapi yang paling besar adalah pita dosa adiksi alkohol dan mabuk-mabukan. Seorang diaken berkata kepadanya: “Saudara harus mengaku semua dosa ini kepada  agar Dia memberimu pengampunan, agar saudara dapat dibasuh oleh darah Anak Domba.” Ketika dia mulai mengakui semua dosanya, seorang malaikat menyentuh dia. Saya melihat api keluar dari tangan malaikat itu. Semua tali pengikat itu terbakar dan terlepas dari diri orang itu. Ini memberi dia kelegaan yang luar biasa. Dia mulai mengangkat tangan dan memuji Yeshua. Dia berdiri dan saya melihat kemuliaan  turun ke atasnya. Saya tahu Yeshua telah menghibur dia karena dia mulai bersorak memuji Yeshua. Kemudian dua malaikat besar itu saling pandang lalu menganggukkan kepala. Mereka menghampiri kami dan berkata, “Mari dan saksikanlah kemuliaan Elohimmu.”

KEMBALI KE RUANG DOKUMENTASI
Dalam kecepatan sangat tinggi, kami terbang balik ke sorga bersama dua malaikat besar itu. Setelah masuk melalui gerbang, kami berjalan menuruni sebuah jalanan indah yang beralaskan emas. Dalam sekejap kami tiba di sebuah ruangan yang sangat indah. “Mari dan saksikan apa yang kami kerjakan di sini,” ujar malaikat pendampingku. Koridor panjang tempat kami berada itu tersambung ke ruangan-ruangan lain yang sama seperti ruangan yang telah kami masuki. Malaikat itu berkata: “Ada banyak ruangan seperti ini di sorga. Ini dinamakan ruangan tempat menyimpan catatan. Engkau akan melihat apa yang terjadi di dalam ruangan-ruangan ini.” Malaikat itu berkata lagi: “Kita akan masuk ke ruangan dimana disimpan nama dari orang yang baru saja bertobat itu.” Di dalam ruangan itu saya melihat para malaikat datang dari bumi dan menyerahkan laporan yang ditulis di gulungan kitab kepada seorang malaikat lain. Ada beberapa tangga yang disandarkan di tembok di dalam ruangan yang berbentuk persegi empat. Ada rak-rak menempel di tembok-tembok ruangan itu, dan di sana ada banyak kitab, sama seperti perpustakaan di bumi. Malaikat-malaikat lain berbaris di depan meja besar sambil memuji-muji . Ukuran meja itu kira-kira 8 kaki kali 4 kaki. Di tengahnya ada papan emas berbentuk persegi empat dan meja itu seluruhnya terbuat dari emas murni. Sangat indah meja itu karena ada ukiran berbentuk buah-buahan dan dedaunan di permukaannya. Ini meja paling indah yang pernah saya lihat. Belum pernah saya lihat meja seperti itu atau gambarnya sekalipun di bumi. Saya diliputi kekuasaan dan kemuliaan  yang memenuhi ruangan itu. Malaikat-malaikat sedang turun-naik di tangga itu. Mereka sibuk menarik buku-buku dari rak-rak itu kemudian mengembalikan ke tempatnya semula. Beberapa malaikat lain sedang berdiri di dekat situ sambil membawa laporan-laporan dari berbagai belahan bumi.

Saya perhatikan buku-buku di tembok itu dan ternyata ada yang berbeda-beda warnanya. Kemudian, saya melihat dua dari malaikat-malaikat yang tadi berada di gereja itu berdiri di satu baris sambil memegang sebuah buku yang telah diambil dari rak itu. Buku itu berisi catatan kehidupan dari si pemabuk yang sudah bertobat itu. Malaikat penjagaku berkata: “Apakah kamu melihat dua malaikat yang tadi berada di gereja itu? “Ya,” jawab saya. “Kamu melihat buku yang mereka bawa?” “Ya,” jawab saya. “Itulah buku yang mencatat seluruh kehidupan orang yang baru bertobat itu. Mereka mengambilnya dari rak itu. Sekarang mereka mesti pergi ke kepala malaikat di sini.

Malaikat penjagaku menjelaskan bahwa di setiap ruangan pencatatan ada seorang melaikat yang menjadi kepala. Segala sesuatu yang terjadi di sini mesti melalui malaikat kepala itu. Ini semua berjalan begitu rapi untuk memuliakan . Saya terpesona menyaksikan semua kejadian itu. Malaikat kepala mengenakan jubah yang berkilauan. Saya tak sanggup menggambarkan keagungannya. Rambutnya seperti emas yang berkilauan, jubahnya putih dan bertabur emas. Malaikat luar biasa ini memiliki rentang sayap berukuran 12 kaki. Dia malaikat paling indah yang pernah saya lihat. Dan dia penjaga utama di ruangan itu.

Dia menatap saya dan memberi isyarat agar saya pergi berdiri di sisinya. Kuasa  memindahkan saya dan dalam sekejap saya sudah berdiri di sisi kanan malaikat indah itu. Dia berkata: “Engkau diijinkan berada di sini supaya kami dapat menunjukkan kepadamu apa yang terjadi ketika seseorang dilahirkan kembali di bumi. Engkau harus menceriterakan ini kepada orang-orang di bumi.” Kejadian yang ajaib ini menggetarkan saya dan tak dapat dilukiskan secara tepat dengan kata-kata.

MEKANISME PENYIMPANAN ARSIP
Sambil menatap ke depan, gemuruh pujian kepada  naik dari berbagai penjuru. Saya mendengar lonceng berdentang, walau tak tahu dimana lonceng itu berada. Penuh kegembiraan, gelak tawa dan sukacita, para malaikat yang berbahagia itu berdiri memegang kitab-kitab sambil menunggu giliran untuk melapor kepada malaikat kepala pencatat. Saya mulai memuliakan  lagi untuk semua kejadian ajaib yang saya saksikan di situ. “Apakah kamu melihat dua malaikat di depan meja itu?” tanya malaikat penjaga saya. “Ya,” jawabku. “Mereka hadir di sana ketika orang itu dilahirkan kembali.” Malaikat itu menarik secarik kertas pesan dari gulungan kitabnya, persis seperti marker penanda bacaan. Saya tak dapat melihat apa yang tertulis di secarik kertas itu maupun gulungan kitab itu. Kemudian, sambil menyodorkannya kepada saya, malaikat berkata: “Lihatlah apa yang tertulis di sini.” Catatan itu rapi ditulis dan tampak sangat bagus. Saya lihat di situ tertulis nama negara, nama negara bagian, nama provinsi, nama kota, dan nama gereja.

Malaikat itu menunjukkan kepada saya nama pendeta di gereja itu dan jumlah jemaat di dalam gereja. Dia menunjukkan pula susunan organisasi gereja. Semua data itu lengkap tercatat di situ. Dia tunjukkan juga nama orang-orang yang menghadiri kebaktian dan rincian dari persembahan (kolekte) yang mereka kumpulkan. Nama orang yang lahir baru tadi juga ada di situ. Begitu pula pesan-pesan Injil Yeshua Yeshua yang diberitakan sampai jiwa ini bertobat tercacat lengkap. Lebih rinci lagi, jam, menit dan detik ketika orang itu bertobat dan lahir baru dicatat secara lengkap di dokumen itu. Saya langsung memekik: “Terpujilah Elohimku .” Ketika membaca sampai pada bagian dimana orang itu mengaku dosa dan menerima Yeshua Ha Mashiah sebagai Yeshua dan Juruselamat, malaikat penjagaku berkata kepada dua malaikat itu: “Apakah benar kamu berdua adalah saksi bahwa orang ini telah lahir baru pada jam yang disebutkan di sini?” Mereka menjawab: “Ya, benar, kamilah saksinya. Kami berada di sana ketika dia menerima Yeshua Ha Mashiah sebagai Yeshua dan Juruselamat. Kami benar menyaksikan itu terjadi.”

Langsung saja timbul gemuruh besar karena para malaikat bersorak-sorak dan memekik kegirangan memuji dan memuliakan . Seluruh sorga dipenuhi sorak-sorai itu. Lalu, malaikat itu menulis sesuatu di dalam kitab itu kemudian menutupnya. Buku tersebut sangat tebal. Dia berkata kepada saya: “Perhatikanlah di belakangmu.” Saya lihat di sana sejumlah besar orang, yaitu jiwa-jiwa yang sudah ditebus berjubah putih bersih berbaris dalam kemegahan.

DARAH YESUS
Para kudus itu sedang memuji  Yang Mahatinggi dengan lagu ini:
Oh, nothing but the blood of Jesus can wash my sins away.
Oh, nothing but the blood of Jesus can make me whole today.
Oh, nothing but the blood of Jesus can cleanse me today.
I’ve been redeemed by the blood of the Lamb.
[Oh, hanya darah Yeshua yang dapat menghapus dosaku.
Oh, hanya darah Yeshua yang dapat membuat aku utuh kini.
Oh, hanya darah Yeshua yang dapat membersihkan aku kini.
Aku telah ditebus oleh darah Anak Domba].

Sambil memandang ke situ saya melihat kitab orang itu diserahkan kepada salah satu dari para kudus yang tengah bersorak kegirangan. Halaman demi halaman semua tulisan yang lama di kitab itu dicuci bersih. Mereka mengangkat halaman-halaman itu satu demi satu.

Dan saya lihat setiap halaman benar-benar sudah dicuci dalam darah Yeshua. Tak ada satu pun dosa orang itu yang tertinggal di dalam kitabnya. Ini penggenapan nats Alkitab: “Aku, Akulah Dia yang menghapus dosa pemberontakanmu oleh karena Aku sendiri, dan Aku tidak mengingat-ingat dosamu.” (Yesaya 43:25) Saya berucap: “Oh Tuhanku, betapa indahnya bahwa sabdaMu tetaplah relevan. Sebab semua dosa orang itu sudah terhapus dalam darah Anak Domba.”

Sambil menatap kejadian itu, saya melihat buku tersebut diserahkan kepada seorang malaikat lain. Malaikat yang satu ini rambutnya panjang dan sangat indah rupanya. Buku itu diletakkan di atas baki yang dipegang malaikat tersebut. Para malaikat itu saling memberi hormat dalam acara serah-terima buku itu dan langsung saja sorak pujian membahana lagi memenuhi sorga. Malaikat penjagaku berkata: “Mari dan saksikan kemuliaan Elohimmu.” Saya mulai meluncur sangat cepat bersama dia melewati lorong-lorong di sorga.

KITAB KEHIDUPAN ANAK DOMBA
Saya berdiri lagi di depan takhta . Umat yang disayang  Yeshua…, di situ saya mendengar bunyi sangkakala, saya mendengar tiupan terompet bagai membelah ruangan. Awan kemuliaan, kemuliaan Shekinah, menerangi seluruh kawasan di sekitar takhta itu. Bunyi guntur bergemuruh dahsyat dan halilintar sambar menyambar. Dan saya mendengar suara sejumlah besar orang kudus memuji , katanya: “Glori bagi Elohim, Halleluyah!” Saya memandang panorama dahsyat ini dan melihat malaikat meletakkan kitab itu di atas altar  lalu membungkukkan badan sambil menyembah. Lalu, suara  membahana amat keras membelah udara. Tapi saya mengerti setiap kata yang Elohim ucapkan.  berkata: “Satu jiwa lagi telah ditebus oleh darah AnakKu. Satu orang lagi telah menerima keselamatan melalui darah AnakKu.”

Lonceng sorga bersahut-sahutan menyambut pengumuman itu. Semua penduduk sorga bertempik-sorak dan memekik kegirangan. Saya menundukkan badan lalu menyembah sambil memuji. Saya melihat Kitab Kehidupan Anak Domba (Wahyu 21:27) berada di atas altar . Dan tampak di sana satu tangan terulur keluar dari awan kemuliaan itu lalu membuka kitab tersebut. Lalu di sana saya melihat nama orang yang bertobat itu ditulis di dalam Kitab Kehidupan itu. Glori bagi Elohim. Para kudus di bumi, dengar…! Nama kita semua juga ditulis di sana, di Kitab Kehidupan Anak Domba .

Sambil memandang panorama menakjubkan ini, malaikat Yeshua berkata: “Mari dan saksikan kemuliaan Elohimmu .” Dalam kecepatan sangat tinggi saya dibawa keluar. Tapi ketika itu pun saya sempat mengingat nats dalam Yesaya 45:3-4: “Aku akan memberikan kepadamu harta benda yang terpendam dan harta kekayaan yang tersembunyi, supaya engkau tahu, bahwa Akulah YAHWEH,  Israel, yang memanggil engkau dengan namamu. Oleh karena hamba-Ku Yakub dan Israel, pilihan-Ku, maka Aku memanggil engkau dengan namamu, menggelari engkau, sekalipun engkau tidak mengenal Aku.”

SUNGAI KEHIDUPAN
Kemudian, sambil memandangi panorama itu, Yeshua membawa semua orang kudusNya melintasi Sungai Kehidupan. Sungai itu mengalir keluar dari takhta  dan Anak Domba (Wahyu 22:1). Ketika para kudusNya melewati sungai itu, mereka menyanyi: “Glori bagi Elohim kita.”
Kemudian saya melihat sejumlah besar orang kudus yang tak terhitung banyaknya, mengenakan jubah putih yang sangat bersih, sangat indah yang belum pernah dilihat oleh mata manusia. Persis seperti yang Yohanes beritakan dalam Wahyu 7:13-14: “Dan seorang dari antara tua-tua itu berkata kepadaku: ‘Siapakah mereka yang memakai jubah putih itu dan dari manakah mereka datang?’ Maka kataku kepadanya: ‘Tuanku, tuan mengetahuinya.’ Lalu ia berkata kepadaku: ‘Mereka ini adalah orang-orang yang keluar dari kesusahan yang besar; dan mereka telah mencuci jubah mereka dan membuatnya putih di dalam darah Anak Domba.”
KEMBALI KE TAKHTA
Sekali lagi saya dibolehkan masuk dan berdiri di depan takhta . Saya sangat terkagum-kagum memandang kemuliaanNya. Bunyi terompet kudus terus menggelegar membuat saya berdiri terpukau diliputi kedahsyatan kuasaNya. Tak ada bahasa yang dapat saya pakai untuk menggambarkan secara tepat kekaguman saya menyaksikan kedahsyatan itu. Ada 12 malaikat berdiri melayani di depan takhta . Mereka mengenakan pakaian gemerlapan yang tak bisa saya ungkapkan dengan bahasa manusia. Yang bisa saya katakan ialah bahwa pada bagian dadanya terdapat permata yang menyatu dengan pakaian itu. Di atas kepala mereka terdapat semacam bahan sorgawi berwarnawarni sementara tepian jubah panjang yang mereka pakai adalah emas. Gema terompet itu memanggil para kudus untuk tampil satu per satu dan berdiri di depan takhta . Ada sejumlah orang kudus, malaikat dan makhluk sorgawi lainnya yang tak terhitung banyaknya berkerumun di situ. Semuanya sedang memuji-muni dan memuliakan.
ORANG-ORANG YANG SUDAH DITEBUS
Orang-orang kudus yang ditebus dari segala zaman sungguh tampak indah dan mulia. Mereka adalah manusia sebenarnya dan bukan awan yang mengapung di udara. Sejauh mata memandang, saya tetap melihat malaikat yang sedang bersorak memuji tanpa hentinya. Dan sambil berdiri di sana, di depan takhta , saya mendengar suatu suara besar berkata: “Lihatlah, kemah  ada di tengah-tengah manusia dan Ia akan diam bersama-sama dengan mereka. Mereka akan menjadi umat-Nya dan Ia akan menjadi  mereka.” (Wahyu 21:3)

Kemudian saya saksikan awan kemuliaan yang diselimuti halilintar yang sambar-menyambar dan diiringi bunyi guruh yang dahsyat dan juga suara-suara. Lalu, saya melihat tangan  terulur keluar dari awan kemuliaan itu lalu menyapu airmata dari para kudusNya. Firman  berkata,  akan menyapu airmata dari mata mereka. Saya mendengar suara yang berkata: “Ia akan menghapus segala air mata dari mata mereka, dan maut tidak akan ada lagi; tidak akan ada lagi perkabungan, atau ratap tangis, atau dukacita, sebab segala sesuatu yang lama itu telah berlalu.” (Wahyu 21:4-5). Kemudian, Dia yang duduk di atas takhta itu berkata: “Lihatlah, Aku menjadikan segala sesuatu baru!” Dan firman-Nya lagi: “Tuliskanlah, karena segala perkataan ini adalah tepat dan benar.” Lalu,  berkata kepada para kudus yang berkumpul di situ: “Aku ketahui bahwa nama kamu semua tercatat di dalam Kitab Kehidupan Anak Domba. Karena itu, selamat datang di dalam sukacita Elohimmu.”

Benar sungguh, firman Yeshua tergenapi. “Maka kata tuannya itu kepadanya: Baik sekali perbuatanmu itu, hai hambaku yang baik dan setia; engkau telah setia dalam perkara kecil, aku akan memberikan kepadamu tanggung jawab dalam perkara yang besar. Masuklah dan turutlah dalam kebahagiaan tuanmu.” (Matius 25:21). Dengan itu Yeshua menempatkan mahkota-mahkota kemuliaan di atas kepala para kudus yang diurapiNya. Saya tahu bahwa anugerah  akan terus mengalir bagi semua yang sudah ditebus. Saya tahu anugerah ini mengalir dengan tidak berkesudahan

SIMFONI YANG INDAH
Saya percaya Yeshua Ha Mashiah menyingkapkan sorga kepada saya agar memberikan saya keseimbangan. Dia tahu bahwa sebelumnya saya telah berhari-hari dibawaNya ke dalam alam maut yang begitu mengerikan sehingga Dia perlu mengimbanginya dengan cara membawa saya ke sorga. Malaikat Yeshua berkata: “Mari dan saksikan kemuliaan Elohimmu.”
Perawakan malaikat itu tinggi dan parasnya sangat elok. Sayapnya yang berwarna seperti pelangi berbentuk segitiga. Dia katakan bahwa  telah memberinya instruksi untuk memperlihatkan sebagian dari sorga kepada saya. Kami naik tinggi di angkasa dan masuk melalui gerbang utama sorga. Di sana saya melihat ada banyak pohon berbuah lebat dengan buah yang sangat indah. Saya juga melihat ada keluarga-keluarga mengenakan jubah yang anggun sedang berjalan naik-turun bukit sambil memuji . Musik sangat indah memenuhi tempat itu. Musik dan nyanyian di sorga adalah ungkapan rasa kebahagiaan yang amat sangat. Itulah bukti ada damai dan sukacita besar di sorga. Saya sudah menyaksikan paduan-paduan suara dan kelompokkelompok musik yang bernyanyi di bumi. Tapi, para kudus, tak satu pun di bumi ini yang dapat dibandingkan dengan keindahan dan keanggunan musik yang saya dengar di sorga.

Sorga itu setiap saat penuh dengan simfoni yang sangat indah. Bayangkan, kalau Anda bisa. Jutaan suara sempurna bernyanyi merdu diiringi alunan musik sempurna di sorga. Tak pernah terdengar walau hanya satu suara atau bunyi yang fals. Musik dan suara di sorga adalah simponi yang sangat amat sempurna. Ada alat-alat musik bertali, ada alat musik tiup seperti terompet dan banyak lagi yang lain yang mengiringi nyanyian di sorga. Perpaduan musik sempurna itu berbaur mengiringi suara para kudus bernyanyi dalam luapan sukacita yang tak terhingga. Semua suara dan bunyi musik di sana dibuat sempurna oleh kuasa . Sangat menyenangkan mendengar simponi sempurna itu yang memuji-muji  tiada hentinya. Suara orang yang kalau di bumi kedengaran fals atau tak cocok dengan irama band di bumi akan sempurna di sorga. Di sana kita semua akan bersukacita. Kumpulkan 10.000 orang dalam satu paduan suara di bumi dan dengarkan mereka bernyanyi. Ini tidak ada apa-apanya bila dibandingkan dengan paduan suara dan musik yang melantunkan simponi indah di kota abadi . Gelombang demi gelombang nada dan irama pujian naik memenuhi panorama dan membahana melintasi semua jalan raya di sorga. Begitu indah dan menakjubkan sampai saya tak dapat berpikir tentang lain hal ketika mendengar musik di sorga. Kemudian, malaikat itu berkata lagi, “Mari dan saksikan kemuliaan Allahmu.” Saya ingat kami berjalan melewati suatu tempat yang sangat subur dan hijau seperti yang tak pernah dibayangkan manusia. Ada kumpulan-kumpulan bunga di sejumlah bagian rumput itu. Kembang-kembang itu cantik-cantik dan menyerupai bunga rose di bumi. Setiap pohon kembang memiliki paling sedikit satu kuntum yang sedang mekar. Para kudus, kembang-kembang itu indahnya sama dengan nyanyian di sorga.

KUDA MULIA DI SORGA
Sambil berjalan bersama malaikat itu, saya melihat ada kudakuda putih yang elok. Saya teringat nats Alkitab tentang kuda-kuda dan bagaimana Yeshua menunggangi sebuah kuda putih dalam memimpin balatentara sorga. “Lalu aku melihat sorga terbuka: sesungguhnya, ada seekor kuda putih; dan Ia yang menungganginya bernama: “Yang Setia dan Yang Benar”, Ia menghakimi dan berperang dengan adil. “Dan mata-Nya bagaikan nyala api dan di atas kepala-Nya terdapat banyak mahkota dan pada-Nya ada tertulis suatu nama yang tidak diketahui seorangpun, kecuali Ia sendiri. “Dan Ia memakai jubah yang telah dicelup dalam darah dan nama-Nya ialah: “Firman”. “Dan semua pasukan yang di sorga mengikuti Dia; mereka menunggang kuda putih dan memakai lenan halus yang putih bersih.” (Wahyu 19:11-14)
Kuda-kuda ini tampak begitu agung, dan seperti patung-patung besar yang dipisahkan dari batu pijakannya, tetapi kuda-kuda itu kuda sungguhan dan hidup pula. Telapak kakinya besar, warna kuda-kuda itu putih bersih dan sangat agung. Seorang perempuan yang memakai jubah indah tersenyum sambil berbicara kepada kuda-kudat itu. Dia memberikan petunjuk agar kuda-kuda itu berlutut memuji . Semua hewan suci itu serempak menekukkan lutut kanannya lalu memuji  dengan bahasa sorga. Alangkah indahnya, pikirku. Saya teringat ketika membaca ayat-ayat Alkitab tentang hal ini, bahwa semua makhluk di bumi dan di sorga akan menyembah .“Demi Aku sendiri Aku telah bersumpah, dari mulut-Ku telah keluar kebenaran, suatu firman yang tidak dapat ditarik kembali: dan semua orang akan bertekuk lutut di hadapan-Ku, dan akan bersumpah setia dalam segala bahasa…” (Yesaya 45:23)“Karena ada tertulis: ‘Demi Aku hidup, demikianlah firman Yahweh semua orang akan bertekuk lutut di hadapan-Ku dan semua orang akan memuliakan.” (Roma 14:11)
“Itulah sebabnya  sangat meninggikan Dia dan mengaruniakan kepada-Nya nama di atas segala nama, supaya dalam nama Yeshua bertekuk lutut segala yang ada di langit dan yang ada di atas bumi dan yang ada di bawah bumi, dan segala lidah mengaku: ‘Yeshua Ha Mashiah adalah Yeshua,’ bagi kemuliaan , Bapa.” (Filipi 2:9-11)
“Dan aku mendengar semua makhluk yang di sorga dan yang di bumi dan yang di bawah bumi dan yang di laut dan semua yang ada di dalamnya, berkata: ‘Bagi Dia yang duduk di atas takhta dan bagi Anak Domba, adalah puji-pujian dan hormat dan kemuliaan dan kuasa sampai selama-lamanya!’” (Wahyu 5:13)

Damai, sukacita dan kebahagiaan bertebaran di semua penjuru sorga. Semua orang memuji dan memuji  setiap saat. Tiba-tiba malaikat penjagaku itu menghilang. Dan di sisiku Yeshua berdiri. PerawakanNya sangat tinggi, dan Dia memakai jubah yang sangat lain dari semua jubah yang saya lihat disana. Sorotan mataNya yang menembusi segala sesuatu tampak begitu anggun. Bentuk jenggotNya sangat rapi dan rambutNya lebat.
Saya membayangkan wajahNya, kelembutan yang terpancar dari wajahNya tidak dapat diceritakan dengan bahasa apa pun. Sangat ganteng Dia, membuat saya terkagum-kagum. Mendadak saya merasa sepertinya seluruh bagian tubuhku ingin membungkuk untuk menyembah Dia, Raja Segala Raja dan Tuan Segala Tuan – Yeshua Ha Mashiah namaNya. Kemuliaan dan kekuasaan memancar keluar ke sekeliling tubuhNya.

GUDANG KESEMBUHAN
Tiba-tiba saya lihat mata Yeshua Yeshua sepertinya memantulkan kesedihan. Saya bertanya: “Yeshua, ada apa?” “AnakKu, tengoklah,” jawabNya. Dia melambaikan tanganNya ke arah sebuah gedung dan tampak terbuka pintunya. Dari pintu itu, kemuliaan dan kekuasaan mengalir keluar bagai arus yang deras. Saya lalu bertanya lagi: “Yeshua, ini apa lagi?” “AnakKu,” jawabNya, adakah engkau melihat penyembuhan di dalam gudang-gudang ini?” “Ya, saya lihat, Yeshua.” “Semua penyembuhan ini sedang menantikan umat,” jawab Yeshua.
Betapa banyaknya penderitaan di dalam hidup kita di bumi. Ada penyakit, ketidak-sempurnaan fisik, kecacatan tubuh, dan banyak lagi penderitaan yang dialami manusia. Anda dapat melihatnya dimana-mana. Cobalah pergi ke rumah sakit dan lihat di bangsal tempat perawatan mereka yang menderita penyakit menular, penyakit gangguan mental, unit gawat darurat, dan tempat lain yang melayani banyak orang yang menderita secara fisik dan mental. Penyakit adalah akibat dari jatuhnya Adam dan Hawa ke dalam dosa di Taman Eden dahulu kala. Penyakit adalah salah satu turunan daripada dosa. Ada orang yang menganggap penyakit sebagai rintangan, tragedi manusia, atau mungkin bagian normal dari hidup manusia. Padahal, penyakit adalah kutukan yang dilakukan oleh Iblis.

PENYEMBUHAN DI SORGA
Betapa manusia memerlukan penyembuhan. Sebab penyakit adalah korupsi terhadap kehendak . Penyakit merupakan elemen tak wajar dari hukum ekonomi . Penyakit tidak berasal dari , tidak datang dari sorga. Sebab dosa berasal dari si jahat, bukan dari sumber yang baik. Ketika kita sampai di sorga, semua penyakit dan penderitaan langsung lenyap selama-lamanya. Paulus menulis hal ini ketika ia berbicara tentang pemulihan tubuh kita secara sempurna: “Sebab aku yakin, bahwa penderitaan zaman sekarang ini tidak dapat dibandingkan dengan kemuliaan yang akan dinyatakan kepada kita. “Sebab dengan sangat rindu seluruh makhluk menantikan saat anak-anak  dinyatakan.” (Roma 8:18-19)
Tapi, penderitaan fisik yang terberat di bumi ini tak ada apaapanya bila dibanding dengan kesenangan dan kemuliaan menakjubkan yang akan kita alami di sorga. Di sorga tubuh kita menjadi sempurna dan kita akan bersandar pada Ha Mashiah, karena itu tidak akan ada lagi penderitaan fisik. Tapi walau masih di bumi, Dia mau kita disembuhkan, sekarang. Salah satu nama  di dalam Alkitab adalah YAHWEH-Rapha, yang berarti “YAHWEH Penyembuh Kita.” membuat perjanjian khusus dengan umatNya ketika Ia berjanji kepada bangsa Israel: “Jika kamu sungguh-sungguh mendengarkan suara YAHWEH, Elohimmu dan melakukan apa yang benar di mata-Nya, dan memasang telingamu kepada perintah-perintah-Nya dan tetap mengikuti segala ketetapan-Nya, maka Aku tidak akan menimpakan kepadamu penyakit manapun, yang telah Kutimpakan kepada orang Mesir; sebab Aku Tuhanlah yang menyembuhkan engkau.” (Keluaran 15:26)
Kendati penyakit adalah kutuk dosa, Yeshua telah mengangkat kutuk itu melalui karya penebusaan dosa. Luka-luka dan bilurbilur yang diderita Ha Mashiah membayar harga untuk menebus dosa. Dia menjadi Juruselamat kita. Tapi penderitaan Ha Mashiah lebih dari sekadar menebus dosa kita. PenderitaanNya membuat Dia diresmikan sebagai Penyembuh kita.
“Tetapi dia tertikam oleh karena pemberontakan kita, dia diremukkan oleh karena kejahatan kita; ganjaran yang mendatangkan keselamatan bagi kita ditimpakan kepadanya, dan oleh bilur-bilurnya kita menjadi sembuh.” (Yesaya 53:5)
“Ia sendiri telah memikul dosa kita di dalam tubuh-Nya di kayu salib, supaya kita, yang telah mati terhadap dosa, hidup untuk kebenaran. Oleh bilur-bilur-Nya kamu telah sembuh.” (I  Petrus 2:24)

MINTA YESUS UNTUK MENYEMBUHKAN
Misi penyembuhan Yeshua Yeshua tidak berhenti ketika Dia terangkat ke sorga. Kisah Para Rasul adalah kelanjutan dari semua yang telah dimulai Yeshua (Kisah Rasul 1:1)
Yeshua memberi teladan untuk misi penyembuhan di bumi dan mengajarkan bahwa penyembuhan adalah bagian dari kerajaanNya. Sebelum kembali kepada Bapa, Yeshua memberi perintah kepada orang percaya untuk pergi dan menyembuhkan orang sakit. Dia berkata: “Tanda-tanda ini akan menyertai orang-orang yang percaya: mereka akan mengusir setan-setan demi nama-Ku, mereka akan berbicara dalam bahasa-bahasa yang baru bagi mereka; mereka akan memegang ular, dan sekalipun mereka minum racun maut, mereka tidak akan mendapat celaka; mereka akan meletakkan tangannya atas orang sakit, dan orang itu akan sembuh.” (Markus 16-17-18)
Yeshua juga berpesan kepada kita dalam Yohanes 14:13-15: “… dan apa juga yang kamu minta dalam nama-Ku, Aku akan melakukannya, supaya Bapa dipermuliakan di dalam Anak.“Jika kamu meminta sesuatu kepada-Ku dalam nama-Ku, Aku akan melakukannya. “Jikalau kamu mengasihi Aku, kamu akan menuruti segala perintah-Ku.”
Setelah beberapa saat, Yeshua tidak lagi saya temukan di situ. Malaikat penjaga kembali berdiri di sisi saya dan berjalan bersama saya di antara gudang-gudang itu. “Betapa banyaknya gudang ini, Yeshua,” saya berkata dalam hati.
Yeshua berbicara ke dalam rohku: “AnakKu, ketika engkau berdoa buat seseorang di bumi, berdoalah dengan memakai namaKu. Ingat, bukan engkau yang melakukan penyembuhan, tetapi Aku yang melakukannya. Mintalah Aku untuk mencelikkan mata yang buta atau menyembuhkan kaki yang timpang, dan Aku akan melakukannya. Mintalah Aku meluruskan rusuk yang bengkok atau menyembuhkan tubuh yang sedang sakit, maka Aku akan menyembuhkan mereka. “Apa pun yang engkau mau Aku lakukan, mintalah itu di dalam namaKu maka Aku akan melaksanakannya. Sebab jawaban untuk semua persoalan itu sedang menunggu di dalam gudang-gudang ini, menunggu engkau memintanya.”
Yeshua kembali menegaskan kepada saya bahwa berkat-berkat yang tersedia di dalam gudang-gudang itu memang diperuntukkan bagi umatNya, bagi orang-orang berdosa di bumi. Saya ingat Dia berkata bahwa dalam waktu dekat akan terjadi badai penyembuhan di atas bumi. Saya kemudian berpikir tentang penyembuhan yang sedang terjadi di bumi, lalu berkata: “Yeshua, betapa baiknya Dikau menyembuhkan tubuh kami.”
Semakin usia kita bertambah, semakin lemah dan rusak tubuh kita. Itu adalah dampak alami dari dosa dan kita tak bisa bebas sepenuhnya dari dampak itu. Tapi  tidak berkehendak agar usia kita dihabiskan dalam penyakit sehingga tak dapat berbuat apa-apa.   menghendaki kita menjadi produktif dan aktif. Untuk itulah Yeshua telah mati agar kita  dipulihkan seutuhnhya. Yeshua Ha Mashiah, Anak , mencurahkan darahNya agar kita terbebas dari naraka. Jika kita percaya bahwa Yeshua Ha Mashiah adalah Anak , maka kita memiliki pengharapan. Harapan bagi jiwa kita adalah di dalam Yeshua. Yeshua Ha Mashiah telah menderita agar tubuh kita disembuhkan. Di dalam Yeshua ada berkat, dan pengharapan dan kelebihan kita. Dia sajalah pengharapan untuk menyempurnakan tubuh jasmani kita.
Para kudus, di sorga ada gudang-gudang berkat yang belum kita klaim. Gudang-gudang berkat itu mesti diklaim oleh umat  yang meminta dengan iman di dalam nama Yeshua. Ketika Dia masih di bumi, Dia pernah berkata: “Aku pergi untuk menyediakan tempat bagi kamu.” (Yohanes 14:2). Tempat yang Dia sediakan itu adanya di sorga. Tempat itu sangat indah dan segala sesuatu yang di sana itu indah. Ketika saya bersaksi dalam buku ini dan berbicara tentang sorga, ingatan tentang tempat itu membuat saya merinding. Terima kasih, Yeshua, untuk Firman yang begitu indah yang telah Dikau berikan kepada anak-anakMu.

KESIBUKAN DI SORGA
Sorga itu tempat yang amat ramai. Tempat itu padat dengan banyak sekali kegiatan dan kegembiraan. Malaikat-malaikat selalu tampak sedang mengerjakan sesuatu, sibuk dengan berbagai urusan yang mulia. Salah satu tujuan buku ini ditulis adalah agar saya menceriterakan tentang apa yang dikerjakan para malaikat di sorga. Mereka selalu bergirang, tak pernah lelah, tak pernah murung, dan selalu memuji .
Orang-orang kudus yang sudah ditebus juga selalu tampak sibuk di sorga. Ada saja kegiatan yang mereka kerjakan di sana. Seperti apa rincian pekerjaan mereka saya tidak tahu persis. Tapi yang jelas di tempat abadi itu tak ada orang yang nganggur. Para orang kudus mengerjakan pekerjaan yang tak pernah dialami di bumi. Mereka terlibat dalam kegiatan menstimulasi, menambah semarak dan melaksanakan tugas-tugas khusus. Selalu mereka memuji-muji  sambil menyelesaikan tugas yang diberikan  kepada mereka.
Ketika saya melihat malaikat-malaikat yang membawa laporan naik dari bumi, mereka itu ternyata datang dari berbagai belahan bumi. Mereka sebelumnya telah mengunjungi berbagai acara kebaktian dan perkumpulan doa. Selalu saja mereka membawa kertas-kertas putih yang berbentuk gulungan bertepi emas. Dari bumi mereka terbang balik ke beberapa tempat di sorga dan menyerahkan laporan-laporan itu kepada malaikat lainnya untuk diarsipkan.

PENDUDUK SORGA
Di sebuah tempat di sorga saya melihat sejumlah laki-laki berjubah putih bersih dan sangat indah. Terkenang saya akan ayat firman Yeshua di dalam Yesaya 61:10 yang berbunyi: “Aku bersukaria di dalam YAHWEH, jiwaku bersorak-sorai di dalam Elohimku, sebab Ia mengenakan pakaian keselamatan kepadaku dan menyelubungi aku dengan jubah kebenaran, seperti pengantin laki-laki yang mengenakan perhiasan kepala dan seperti pengantin perempuan yang memakai perhiasannya.”
Orang-orang yang saya lihat itu memiliki ciri khas yang berbeda-beda dan berasal dari berbagai bangsa di bumi seperti yang difirmankan dalam Wahyu 7:9: “Kemudian dari pada itu aku melihat: sesungguhnya, suatu kumpulan besar orang banyak yang tidak dapat terhitung banyaknya, dari segala bangsa dan suku dan kaum dan bahasa, berdiri di hadapan takhta dan di hadapan Anak Domba, memakai jubah putih dan memegang daun-daun palem di tangan mereka.”
Satu hal lain lagi yang membuat saya terpesona agak lama adalah bahwa sorga itu sebuah tempat yang sangat apik. Segala sesuatu yang dikerjakan di situ dikerjakan secara tuntas, sesuai aturan dan dengan derajat kesempurnaan yang sangat tinggi. Tak satu pun perkerjaan yang rendah mutunya, tak satu pun kegiatan yang tidak bermutu tampak di sana.
Pemandangan yang paling indah, mungkin, adalah ketika saya melihat sebuah keluarga yang berjalan di atas bukit kudus. Sukacita dan kegembiraan mereka begitu besar dan tak terlukiskan. Mereka tampak sibuk mengerjakan pekerjaan luar biasa di dalam hadirat Yeshua. Apa pun yang dikerjakan di situ, entah dikerjakan secara sendiri-sendiri atau secara bersama-sama, selalu terjadi dalam kesempurnaan. Sebab sorga itu tempat yang bebas dari cacat. Segala yang ada di situ sempurna dalam arti yang sesungguhnya. Kesenangan dan kebahagiaan yang sempurna terpancar keluar dari wajah, hati, dan jiwa setiap orang yang ada di sorga.

KETERATURAN SEMPURNA
Keagungan, keteraturan sempurna dan tujuan pasti mewarnai segala sesuatu yang terjadi di sorga. Setiap saat para malaikat dan orang-orang kudus terlibat dalam pelayanan penuh damai sejahtera sempurna. Tak seorang pun tidak bekerja di sorga. Tak seorang pun merasa bosan tinggal di sorga. Semua anak, juga para malaikat dan semua makhluk sorgawi lainnya melayani Dia selama-lamanya. Ketika kita menerima tubuh baru, yaitu tubuh sorgawi setelah kebangkitan orang-orang kudus, tak akan pernah lagi kita merasa letih atau lemah. Tak ada seorang pun yang lesu badan. Sebab tubuh mulia yang supra-natural itu tak dapat kehilangan kekuatannya. Di dalam kekekalan, waktu tidak berlaku dan pikiran, kehendak, dan tubuh kita tak akan dapat terganggu oleh situasi dan kondisi seperti di bumi.
Untuk melibatkan diri dalam pekerjaan dan sukacita di sorga, kita hanya bisa hadir di sana dengan tubuh sorgawi. Ini dimulai ketika seseorang dilahirkan kembali lalu ikut mengambil bagian di dalam bagian sorgawi seperti diuraikan dalam II Petrus 1:4: “Dengan jalan itu Ia telah menganugerahkan kepada kita janji-janji yang berharga dan yang sangat besar, supaya olehnya kamu boleh mengambil bagian dalam kodrat sorgawi [divine nature] dan luput dari hawa nafsu duniawi yang membinasakan dunia.”
Arsitektur sorga dirancang dan dibangun di dalam kekekalan oleh  yang kekal. Di suatu tempat saya melihat semua deretan bangunan di dalam Kota . Bangunan-bangunan itu sangat besar. Di atas setiap bangunan itu saya melihat mahkota yang teramat besar yang terbuat dari sangat banyak permata. Saya tidak tahu ada berapa banyak orang tinggal di dalam istana-istana megah itu karena saya tidak masuk ke dalamnya. Tapi semua bangunan itu tampak kokoh, lengang dan luas, jauh melampaui bangunan besar apa pun yang ada di planet bumi. Saya teringat firman Yeshua yang berkata jika kita bekerja keras di bumi untuk Yeshua, kita sebetulnya sedang menabung harta di sorga (Lukas 18:22).
Lalu, dalam ingatanku muncul ayat-ayat firman Yeshua seperti berikut:
“Dan kedua puluh empat tua-tua, yang duduk di hadapan  di atas takhta mereka, tersungkur dan menyembah, sambil berkata: Kami mengucap syukur kepada-Mu, ya Yeshua, , Yang Mahakuasa, yang ada dan yang sudah ada, karena Engkau telah memangku kuasa-Mu yang besar dan telah mulai memerintah sebagai raja dan semua bangsa telah marah, tetapi amarah-Mu telah datang dan saat bagi orang-orang mati untuk dihakimi dan untuk memberi upah kepada hamba-hamba-Mu, nabi-nabi dan orangorang kudus dan kepada mereka yang takut akan nama-Mu, kepada orang-orang kecil dan orang-orang besar dan untuk membinasakan barangsiapa yang membinasakan bumi.” (Wahyu 11:16-18)
“Bersukacitalah pada waktu itu dan bergembiralah, sebab sesungguhnya, upahmu besar di sorga; karena secara demikian juga nenek moyang mereka telah memperlakukan para nabi.” (Lukas 6:23)
“Sesungguhnya Aku datang segera dan Aku membawa upah-Ku untuk membalaskan kepada setiap orang menurut perbuatannya. (Wahyu 22:12)

KERETA
Ketika kami beranjak pergi ke kawasan lain di sorga, malaikat pengawalku berkata lagi: “Mari dan saksikan kemuliaan Allahmu.” Malaikat itu menunjukkan kepada saya kereta . Roda-roda kereta itu sangat besar sehingga saya tak tahu bagaimana mengukurnya dengan kata-kata. Roda-roda itu ditaburi permata dan berlian dan ruby dan zamrud. Setiap kereta memiliki paling sedikit dua roda besar di setiap sisinya. Bagian depan kereta itu agak rendah dan terbuka. Semua kereta itu tampak diselubungi nyala api tapi tidak terbakar. Kereta-kereta itu dikemudikan oleh para malaikat. Bentuk kereta itu sangat besar dan penuh dengan keagungan. Elia naik ke sorga dengan menggunakan kereta kuda. Tak perlu merasa heran mengapa kuda bisa berlari naik ke sorga. Apa yang mustahil dalam akal pikiran manusia itu tidak mustahil bagi .

TUBUH MULIA
Badan semua orang yang saya lihat di sorga itu mulia, sempurna, dan sangat serasi. Tak satu pun orang di sana memiliki keriput setitik pun. Semua orang itu sangat anggun dan tubuhnya memancarkan cahaya kemuliaan. Saya pernah mendengar orang berkata bahwa nanti di sorga tubuh kita hanya bagaikan gumpalan asap. Itu tidak benar. Tubuh kita akan mengenakan kodrat, bentuk dan sifat-sifat sorgawi. Alkitab berkata para tua-tua ada di dekat takhta : “Dan sekeliling takhta itu ada dua puluh empat takhta, dan di takhtatakhta itu duduk dua puluh empat tua-tua, yang memakai pakaian putih dan mahkota emas di kepala mereka.” (Wahyu 4:4)
Para sesepuh di sorga adalah orang-orang kudus yang tampak begitu anggun, yaitu mereka yang telah mendahului kita.  telah memberikan kehidupan kekal kepada mereka. Tubuh yang mereka gunakan itu adalah tubuh mulia seperti yang akan diberikan kepada  orang-orang yang akan dibangkitkan kelak. Dengar, umat Yeshua…, Anda akan sangat bahagia di sorga, lebih dari yang dapat Anda bayangkan saat ini. Ketika saya berada di sorga, kenangan tentang rumah saya di bumi nyaris tak terpikirkan. Sebab di sorga tidak ada kesedihan, tidak ada susah atau sengsara. Saya sendiri tenggelam dalam sukacita yang amat besar dan terpesona oleh keindahan Yeshua kita. Di sorga tidak ada kegelapan.
Yang ada hanya sukacita, kuasa dan kedahsyatan  terpancar dari segala tempat, khususnya ketika kita mendekati takhta . Tempat bagai lautan kaca itu terlalu indah untuk dilukiskan. “Lalu ia menunjukkan kepadaku air Sungai Kehidupan, yang jernih bagaikan kristal, dan mengalir ke luar dari takhta  dan takhta Anak Domba itu.” (Wahyu 22:1)
Lagi-lagi malaikat itu berkata “Mari dan saksikan kemuliaan Allahmu,” ketika saya beranjak pergi dari tempat itu. Dengar, umat Yeshua…, saya dibawa dalam kecepatan yang sangat tinggi ke suatu tempat lain di sorga dimana sorak pujian dan alunan musik terdengar kian kencang. Itu musik mahaindah yang pernah didengar telinga manusia. Sorak dan teriakan sukacita membahana di segala tempat. Kemudian malaikat itu berkata lagi: “Kini kita makin dekat ke takhta.” Saya berucap: “Ya Yahweh, betapa indahnya tempat ini.”

KETIKA  BAPA BERBICARA
Sebelum  Bapa berbicara, tampak 12 malaikat besar dan tinggi – kira-kira 12-15 kaki tingginya – berdiri di depan takhtaNya sambil meniup terompet. Permata yang sangat indah menghiasi bagian depan jubah mereka. Dengan musik yang bergema ditambah suara mereka, dan semua yang mereka lakukan di situ, mereka tampak mendominasi suasana. Mereka sibuk melakukan persiapan sebelum  Bapa mulai berkata-kata. Setiap kali  Bapa mengucapkan sepatah kata, saya melihat awan mulia menutupi takhta itu. Begitu pula ketika Yang Mahakuasa menyampaikan pesan-pesan. Dan dari takhta itu keluar halilintar dan bunyi guruh yang dahsyat, dan tujuh obor menyala-nyala di hadapan takhta itu: itulah ketujuh Roh. (Wahyu 4:5)
Kemudian kuasa  naik dari bagian depan takhta itu. Di tengah takhta itu Yang Mahakuasa berdiam di dalam awan kemuliaanNya. Ketika  Bapa berbicara, suaraNya mengaum bagai desau air bah (Wahyu 14:2). Tapi saya mengerti setiap kata yang diucapkanNya. Suatu ketika  berbicara tentang darah AnakNya. berkata bahwa darah AnakNya telah ditumpahkan bagi (penebusan dosa) semua manusia di bumi.  berkata bahwa hanya darah Yeshua Ha Mashiah sajalah yang dapat menghapus dosa manusia (I Yohanes 1:7).
“Dan barangsiapa yang mendengarnya, hendaklah ia berkata: ‘Marilah!’ Dan barangsiapa yang haus, hendaklah ia datang, dan barangsiapa yang mau, hendaklah ia mengambil air kehidupan dengan cuma-cuma!” (Wahyu 22:17 )
katakan bahwa darah anakNya dicurahkan untuk menebus dosa laki-laki dan perempuan di bumi. Dia katakan bahwa harga yang paling mahal yang telah Dia bayar untuk menghapus dosa manusia adalah mengutus AnakNya sendiri untuk mati di kayu salib. “Sebab di dalam Dia dan oleh darah-Nya kita beroleh penebusan, yaitu pengampunan dosa, menurut kekayaan kasih karunia-Nya.” (Efesus 1:7)
“… di dalam Dia kita memiliki penebusan kita, yaitu pengampunan dosa.” (Kolose 1:14)
“… Yeshua Ha Mashiah, Saksi yang setia, yang pertama bangkit dari antara orang mati dan yang berkuasa atas raja-raja bumi ini. Bagi Dia, yang mengasihi kita dan yang telah melepaskan kita dari dosa kita oleh darah-Nya.” (Wahyu 1:5)
Saya gemetar, tapi sangat girang bisa mendengar suara . Suara  Bapa itu bagai auman mahadahsyat, tapi sekaligus sangat menyenangkan dan saya mengerti setiap ucapanNya. Saya terus berucap: Ya Allahku, betapa indahnya Dikau. Dikau telah menyediakan segala sesuatu. “Engkau ya Yeshua telah menyediakan segala sesuatu untuk kami. Kami bahkan tak mampu memikirkan semua yang Engkau sediakan untuk orang-orang yang mengasihi Dikau (I Korintus 2:9).

SORGA ITU BENAR-BENAR ADA
Saya ingat ketika di sana saya berkata dalam hati: Sungguh, sorga itu benar-benar ada. Orang-orang yang saya lihat itu nyata. Malaikat-malaikat itu nyata. Semua yang indah-indah ini semua nyata. Dan suatu hari nanti saya akan datang lagi ke sini untuk terus melayani Yeshua. Bagi saya, berbicara tentang  dan keindahanNya adalah sesuatu yang menyenangkan. Saya bersyukur dengan segenap hati kepadaNya karena mendapat kesempatan melayani Dia. Saya berterimakasih kepada Bapa karena Yeshua Ha Mashiah menyelamatkan saya dari naraka. Saya bersyukur sebab saya dilahirkan kembali dan menjadi anak Sang Raja yang ditebus oleh darah Yeshua. Saya bersyukur dan merasa sangat beruntung bahwa Yeshua adalah Yeshua saya. Apabila Anda belum dilahirkan kembali, Anda perlu dibebaskan dari semua dosamu itu. Undanglah Yeshua Ha Mashiah untuk masuk ke dalam hatimu agar Dia menyelamatkan jiwamu. Yakinlah bahwa Dia benar-benar Anak . Percayalah bahwa  Bapa mengutus Dia ke dalam dunia, bahwa Dia dilahirkan melalui Perawan Maria dan bahwa Dia-lah Anak  Yang Kudus yang dikirim ke dunia untuk menebus dosa semua kita agar kita terluput dari naraka. Dan yang paling penting, Anda perlu yakin bahwa Yeshua telah melakukan satu-satunya pengorbanan yang dapat menghapus dosamu ketika Dia mati di kayu salib.

ANAK-ANAK DI SORGA
Ketika mengajar dahulu Yeshua pernah berbicara tentang anakanak. “Biarkanlah anak-anak itu datang kepadaKu dan janganlah melarang mereka, karena yang seperti inilah yang empunya kerajaan sorga.” (Matius 19:14)
Baca juga Matius 18:3-4: “Aku berkata kepadamu, sesungguhnya jika kamu tidak bertobat dan menjadi seperti anak kecil ini, kamu tidak akan masuk ke dalam Kerajaan Sorga. Sedangkan barangsiapa merendahkan diri dan menjadi seperti anak kecil ini, dialah yang terbesar dalam Kerajaan Sorga.”
Markus 10:15: Aku berkata kepadamu: Sesungguhnya barangsiapa tidak menyambut Kerajaan  seperti seorang anak kecil, ia tidak akan masuk ke dalamnya.”
Markus 9:37: “Barangsiapa menyambut seorang anak seperti ini dalam nama-Ku, ia menyambut Aku. Dan barangsiapa menyambut Aku, bukan Aku yang disambutnya, tetapi Dia yang mengutus Aku.”
Yoel 1:3: “Ceritakanlah tentang itu kepada anak-anakmu, dan biarlah anak-anakmu menceritakannya kepada anak-anak mereka, dan anak-anak mereka kepada angkatan yang kemudian.”

Bagian sorga yang satu ini akan membuat banyak orang terperanjat. Saya tahu banyak orang tak bisa menerima hal ini, tapi saya tahu  sudah menyatakannya kepada saya ketika saya mengunjungi sorga. Saya didampingi malaikat besar yang sayapnya merupakan pelangi berbentuk segi tiga. Dia mengenakan pakaian putih berkilauan dan rambutnya berupa emas yang terurai lepas. Perawakannya anggun dan mulia. Cahaya kemuliaan dan kekuatan mengelilingi dia. Dia berkata: “Mari dan lihat kemuliaan Allahmu.  Elohimmu telah bersabda bahwa saya harus menunjukkan tempat dimana anak-anak berada dan apa yang terjadi ketika seorang anak meninggal dunia.” Perlu saya jelaskan bahwa ketika Yeshua membawa saya ke naraka, saya tidak melihat seorang anak pun di sana. Sepanjang ingatan saya, tidak tampak baik bayi maupun anak-anak kecil di dalam naraka. Mungkin orang lain tidak bisa menerima ini, tapi ingin saya sampaikan apa yang diperlihatkan kepada saya oleh malaikat Yeshua ketika di sorga khususnya tentang tempat berdiam anak-anak. Bersama malaikat itu saya terbang tinggi di angkasa sorga dan ketika berhenti, dia berkata, “Saya harus menunjukkan semua ini kepadamu.” Banyak hal terjadi ketika saya bersama malaikat itu tapi tidak semua dapat saya ingat sekarang, karena saya tidak diperkenankan  untuk mengingat semua hal yang saya lihat. Banyak peristiwa terjadi selama perjalananku ke sorga yaitu hal-hal yang saya lihat tetapi otak saya dibikin untuk tidak boleh mengingat semuanya. Apa yang saya ceritakan di sini adalah hal-hal yang  ijinkan untuk saya ingat agar disampaikan kepada Anda semua tentang sorga.

Daniel mengerti sepenuhnya tentang penglihatan dan mimpimimpinya. Tapi ketika Yeshua membawa saya ke sorga, ada banyak peristiwa yang terjadi yang tidak diterangkan maknanya kepada saya. Saya hanya dibawa ke berbagai tempat di sorga. Dan tempat yang paling menakjubkan adalah tempat tinggal bayi-bayi dan anak-anak kecil.

BAYI-BAYI YANG KEGUGURAN
Malaikat  berkata: “Mari dan lihat.” Dia menggerakkan tangannya dan tampak di sana sebuah rumah sakit. Saya melihat ruang bersalin. Seorang perempuan seperti mau melahirkan. Malaikat berkata: “Dia keguguran. Bayi itu usianya baru tiga bulan.” Saya menatap dengan teliti. Dua malaikat yang tampan mendekati tempat tidur perempuan itu. Mereka membawa sesuatu yang tampaknya seperti sebuah keranjang yang terbuat dari pualam putih dan mutiara. Sangat indah keranjang itu. Malaikat itu terus memuji . Saya mendengar itu jelas sekali. Ketika terjadi keguguran, roh bayi yang berusia tiga bulan itu,
bagai uap, naik dari janin tersebut. Malaikat menangkap roh itu lalu meletakkannya di dalam keranjang, kemudian menutup bagian atasnya. Malaikat-malaikat itu kemudian mengangkat tangan menunjuk ke sorga, lalu mereka bersorak nyanyikan pujian bagi Yeshua. Mereka mengagungkan dan meninggikan Dia sebagai Raja Segala Raja dan Yeshua Segala Tuan, Pencipta segala yang ada di sorga dan di bumi. Mereka berseru, “Kepada Elohim beri pujian.”
Ketika dua malaikat itu naik melewati kami, mereka berkata lagi: “Mari dan lihat.” Kami berjalan kembali melalui pintu gerbang masuk ke dalam sorga. Ya Yeshua, inilah bagian yang sungguh paling indah di sorga. Belum pernah saya lihat tempat yang satu ini. Saya ingat berjalan bersama malaikat-malaikat itu didampingi malaikat penunjuk jalan. Kami naik tinggi sekali dan saya bisa melihat lagi takhta . Saya bisa mendengar lagi gemuruh sorak pujian. Sepertinya kami menuju takhta dari bagian sebelah kiri. Ketika sampai di situ saya masih berucap: “Elohimku, betapa indahnya Dikau. Betapa menakjubkan diriMu.” Dari segala penjuru sorak pujian tiada hentinya. Panggilanku yang terutama adalah melalui mimpi, penglihatan dan pewahyuan. Kesaksianku adalah bahwa diri saya ini hanyalah seorang hamba sahaya di tangan Yeshua dan karena itu kerinduanku adalah  menyampaikan cerita tentang anak-anak. Betapa saya selalu ingat akan kemuliaan yang saya saksikan di sana serta puji-pujian yang memenuhi segala tempat. Saya masih ingat betul akan halilintar dan guntur yang bergemuruh serta pelangi di atas takhtaNya. Saya ingat bahwa di takhta ituada sesosok tubuh manusia, seperti seorang lelaki di dalam awan kemuliaan yang menutupi takhta itu.
Para malaikat meletakkan keranjang itu di atas takhta  kemudian membungkukkan badan untuk menyembah. Sayap-sayapnya terangkat ke atas lalu sorak pujian berkumandang memenuhi sorga: “Glori, haleluyah, pujilah.” Tampak kami berada di sebuah arena yang amat luas.  Malaikat-malaikat besar sedang meniup terompet bagai sedang mengumumkan sesuatu. Saya tak dapat melihat wajah  Bapa, tapi saya melihat sesuatu yang seperti dilihat Musa (Keluaran 33:17-23). Kemudian saya melihat ada tangan yang terulur ke depan membuka keranjang tadi. Saya tahu itu tangan Bapa.

Umat Yeshua, dengar…, andai saja Anda pun berada di situ ketika itu, betapa bahagianya memandang kemuliaan  seperti yang Ia nyatakan kepada saya. Kuasa kehadiranNya sungguh amat menyilaukan, tapi sangat indah dan luar biasa. Tangan itu keluar dari awan kemuliaan itu dan mengangkat jiwa bayi itu lalu mengeluarkannya kemudian meletakkannya di atas altar. Kemudian saya melihat tangan-tangan bekerja seperti sedang melakukan sesuatu terhadap jiwa bayi tersebut. Setelah selesai pekerjaan itu, tampaklah sesosok tubuh manusia yang begitu bagus dan sempurna muncul di situ. Sosok bayi itu bertumbuh dan terus membesar sampai menjadi seorang pria yang sangat tampan seperti yang belum pernah saya lihat di bumi. [Bersambung]

Bagian I:    Di Gerbang Sorga – YESHUA Ha MASHIAH SANG PENYEMBUH
Bagian II :  Dahulu,  Sekarang dan Nanti – Bayi-bayi Yang Keguguran
Bagian III : Dalam Pemeliharaan – Sekarang, berdoalah seperti ini [Doa Pertobatan]

Hak cipta dari artikel ini dimiliki oleh penjalabaja.wordpress.com. Artikel ini boleh diperbanyak dengan syarat alamat blog disertakan dengan lengkap dan bukan untuk tujuan komersial. Persiapkan Jalan Bagi Raja

WAHYU TENTANG SORGA; M.K. Baxter, I

a-divine-revelation-of-heaven Mary Kathryn Baxter dibawa oleh Yeshua melihat Sorga dan Neraka. Tulisan di bawah ini adalah 10 kali kunjungannya ke Sorga. Diterjemahkan oleh Pitan Daslani dari buku A DIVINE REVELATION OF HEAVEN. Artikel ini diringkas dari http://Spiritlessons.com edisi Indonesia PDF.Bahasa asing lainnya dan bentuk audio MP3 bisa ditemukan pada alamat situs tersebut.
Inilah pengalaman spiritual amat komprehensif dan dahsyat yang dialami seorang hamba di Amerika Serikat. membawa dia ke dalam alam maut selama 30 malam berturut-turut. Pengalamannya yang amat mengerikan itu dituangkannya di dalam bukunya yang pertama A DIVINE REVELATION OF HELL

Mulai malam ke-31 sampai dengan malam ke-40, Mary Kathryn Baxter dibawa ke dalam sorga untuk menyaksikan semua keindahan kediaman beserta kemuliaan, kebesaran dan kedahsyatannya. Pengalaman 10 malam di sorga itu ia tuangkan dalam buku kedua yang versi Indonesia-nya sedang Anda baca ini.
Tentang Mary Kathryn, penulis buku ini, lahir di Tennessee, USA, bertobat dan menjadi pengikut Yeshua ( proses ini disebut sebagai Lahir Baru ) ketika ketika berumur 19 tahun. 1976 Ia mulai dikunjungi oleh Yeshua.

Catatan dari editor Penjala Baja: Memasuki bab 1 (Di Gerbang Sorga) dan seterusnya disalin seperti aslinya, tanpa pemotongan kata, jika ada itu akan diberitahu. Garis miring dan warna ditambahkan agar sesuai sumber aslinya (berbahasa Inggris). Garis bawah dan kurung kotok dari editor. Kata-kata Yang Disembah telah ditukar Allah menjadi Elohim (kata Ibrani untuk GOD/God) dan Yesus Kristus menjadi Yeshua Ha Mashiah dan TUHAN menjadi YAHWEH (kata Ibrani yang berasal dari huruf kuno YHWH, sebagaimana Alkitab Perjanjian Lama menulisnya). Selamat membaca dan diberkati YAHWEH. Penjala Baja.

Klaim penulis buku tentang apa yang ia saksikan: Buku ini berisi sejumlah kisah nyata yang telah saya alami sendiri bersama . Ini bukan hasil ilusi seorang pengkhayal yang menginginkan sesuatu yang lebih baik daripada yang ia dapatkan dalam hidupnya.

Sorga itu sesuatu yang nyata, dan pengalaman yang saya uraikan di dalam buku ini adalah persis seperti yang terjadi pada saya. (hal. 8) Yeshua berkata kepadanya, “Untuk maksud ini engkau dilahirkan,untuk menulis dan menceritakan apa yang telah Aku perlihatkan dan sampaikan kepadamu, karena semua ini tulus dan benar.“Panggilanmu adalah untuk memberitahukan kepada dunia bahwa sorga itu benar ada,dan naraka itu juga benar ada, dan bahwa Aku, Yeshua,telah diutus oleh Bapa untuk menyelamatkan mereka semua dari penghukuman dan menyediakan bagi mereka tempat di sorga.”

[Bagian I: Di Gerbang Sorga sampai Yeshua Ha Mashiah sang Penyembuh]

DI GERBANG SORGA

Elohim di dalam pengasihan dan anugerahNya yang abadi mengijinkan saya untuk masuk ke dalam tempat yang indah itu yang disebut sorga. Tak jelas bagi saya persiapan dan alat transportasi seperti apa yang saya gunakan untuk bisa masuk ke sana dan kembali lagi ke bumi. Tapi kenyataan yang saya alami tidak mungkin keliru. Bagaimana caranya keajaiban sorga yang begitu hebat itu diperlihatkan kepada seorang manusia fana seperti saya? Saya mulai dari awal peristiwa. Pada suatu malam Yeshua Yeshua menampakkan diriNya kepada saya dan berkata bahwa saya telah dipilihNya untuk suatu tugas khusus.

Dia berkata: “AnakKu, Aku akan memanifestasikan diriKu kepadamu untuk membawa manusia keluar dari dalam kegelapan untuk masuk ke dalam terang. Aku telah memilihmu untuk sebuah tujuan: Engkau akan menulis dan mendokumentasikan semua yang akan Kutunjukkan dan katakan kepadamu.”

Ketika saya berserah diri sepenuhnya kepada , hal-hal yang luar biasa mulai terjadi. Saya dijemput dari tempat saya berada dan dipindahkan langsung ke dalam alam maut. Saya sadar bahwa kelima pancainderaku bekerja baik: Saya dapat melihat, meraba, mendengar, mencium dan merasakan apa yang terjadi. Tapi ini semua terjadi di alam supranatural. Saya tahu bahwa semua kejadian ini memiliki tujuan tertentu. Berhari-hari setelah saya dibawa Yeshua ke dalam alam maut, saya sangat bersedih. Hati saya galau dan pikiranku sumpek akibat dari kejadian-kejadian mengerikan yang saya lihat. Saya sudah menyaksikan penghakiman terhadap dosa dan terhadap mereka yang masuk ke naraka. Saya berdoa dengan sangat kepada dan meminta penghiburan dariNya.

Pada malam ke-31 setelah semua kejadian ini mulai, kuasa Yang Mahadahsyat itu menyelimuti saya lagi. Pada jam 2 pagi, seorang malaikat yang gagah perkasa berdiri di samping ranjangku. Yeshua Ha Mashiah tampak berdiri di belakang malaikat itu. Yeshua tersenyum ketika saya mencoba memperhatikan wajahNya. Tapi Dia tidak berkata sepatah pun. Malaikat itu berkata: “Elohim telah memberi aku tugas khusus. Aku dikirim ke sini untuk membawamu ke sorga dan memperlihatkan kepadamu beberapa bagian dari sorga.” Kemudian dia berkata lagi, “Mari dan saksikan kemuliaan .”

Dalam sekejap saya sudah dibawa keluar dari rumah, dan tiba-tiba saya menemukan diri saya sedang berdiri bersama malaikat itu di depan satu dari gerbang-gerbang di sorga.Indahnya pemandangan yang saya lihat di situ begitu menakjubkan sampai-sampai saya nyaris tak dapat bernafas. Pakaian yang dikenakan oleh malaikat sorgawi itu adalah jubah yang terbuat dari cahaya benderang. Malaikat itu memiliki sayap-sayap berbentuk segi tiga yang memantulkan warna-warni pelangi. Saya tidak heran, tapi sangat takjub menyaksikan tempat yang keindahannya tak dapat diceritakan dalam bahasa manusia. Kemudian saya mendengar seruan malaikat yang dikumandangkannya berulang-ulang: “Saksikanlah ini kemuliaan.” Gerbang megah di depanku itu terbuat dari mutiara yang padat. Saya berdiri terkagum-kagum memandang gerbang itu. Sampai di situ saya tidak melihat Yeshua Yeshua, tapi saya diselimuti kemuliaan dan kebahagiaan sorgawi.

MASUK KE DALAM SORGA

Ketika kami tiba di sana, dua orang malaikat yang sangat tinggi sedang berdiri di depan gerbang. Keduanya mengenakan jubah cahaya yang berkilauan dengan pedang terhunus di tangan. Rambut mereka bagai untaian emas sementara wajah mereka memancarkan cahaya benderang. Malaikat yang membawa saya maju ke depan dan berbicara dengan salah satu dari malaikat penjaga pintu sorga itu, sementara saya berdiri sendirian di situ. Sambil terkagum-kagum saya berbicara dalam hati: “Betapa indahnya gerbang-gerbang sorga ini. Dan alangkah bahagianya saya dapat melihat dengan mataku sendiri semua ini.” Tiba-tiba saya sadari bahwa saya memang akan masuk ke dalam sana. Sambil memperhatikan para malaikat itu, saya dapat mendengar percakapan mereka. Satu dari malaikat-malaikat itu masuk ke dalam lalu kembali lagi sambil membawa sebuah kitab. Buku tersebut bersampul emas dan isinya pun ditulis dengan tinta emas. Rupanya itu buku tentang riwayat kehidupan saya. Di sampul buku itu tertulis sebuah nama: Mary Kathryn Baxter.

Di wajah malaikat-malaikat itu terpancar senyuman persetujuan. Mereka memeriksa buku itu dan sambil berpandangan mereka serentak berucap: “Dia boleh masuk ke dalam gerbang ini.” Malaikat penunjuk jalan mengantarkan saya ke dalam. Tiba-tiba terdengar musik indah yang melingkupi saya. Musik itu tampaknya datang dari atas dan merembes ke dalam seluruh tubuhku. Alun-alunan musik yang sangat dahsyat disertai nyanyian indah memenuhi seluruh tempat itu. Irama sorgawi itu menyelimuti semua tempat dan semua orang yang ada di situ. Ketika saya melangkah masuk ke dalam kota , perasaan takjub yang sangat besar membuat saya nyaris tak dapat bernafas. Indahnya tempat itu tidak dapat diceritakan dengan bahasa manusia. Di sekeliling saya ada kembang-kembang berwarna-warni yang paling indah yang pernah saya tahu. Di situ ada dataran hijau dengan tumbuhan sangat subur dan ini pun tak dapat dilukiskan secara tepat. Bahkan kuncup-kuncup bunga di situ pun hidup dan bereaksi terhadap irama musik dan nyanyian indah itu. Alunalunan musik itu memenuhi dan menutupi saya dan saya bagaikan bagian dari musik itu sendiri.

Mencoba menceriterakan tentang semua keajaiban kota itu adalah satu hal, tapi mengetahui bahwa Anda akan mengambil bagian dalam kesenangan itu adalah hal lain lagi. Saya melihat beberapa warga sorga asyik tenggelam dalam kesenangan itu. Mereka semua memakai jubah. Genaplah firman dalam Kitab Suci (Yesaya 61:10): “Aku bersukaria di dalam YESHUA, jiwaku bersorak-sorai di dalam Allahku, sebab Ia mengenakan pakaian keselamatan kepadaku dan menyelubungi aku dengan jubah kebenaran, seperti pengantin laki-laki yang mengenakan perhiasan kepala dan seperti pengantin perempuan yang memakai perhiasannya.”

Kebahagiaan dan kesenangan yang terpancar dari wajah mereka tak dapat saya ungkapkan dengan kata-kata. Sorga itu memang tempat yang nyata. Itu bukan kiasan atau hasil imaginasi seseorang. Di dalam Alkitab Yeshua bersabda: “Janganlah gelisah hatimu; percayalah kepada , percayalah juga kepada-Ku. Di rumah Bapa-Ku banyak tempat tinggal. Jika tidak demikian, tentu Aku mengatakannya kepadamu. Sebab Aku pergi ke situ untuk menyediakan tempat bagimu.” (Yohanes 14:1-2)

Sorga adalah tempat yang disediakan bagi orang-orang yang siapsedia. Oleh karena kita sebagai anak-anak telah diubahkan melalui kelahiran kembali dan oleh karena kita sekarang adalah ciptaan baru di dalam Ha Mashiah, amatlah menggembirakan bahwa tempat dimana kita akan tinggal dalam kekekalan adalah tempat yang disediakan oleh Juruselamat yang telah menyelamatkan kita. Sorga adalah tempat yang sempurna. Karena Juruselamat kita itu sempurna adanya, kekal dan tidak terbatas kuasaNya, maka sorga pun adalah tempat yang sempurna. Oleh karena Dia menyediakan tempat bagi kita untuk tinggal bersamaNya di sana selamanya, maka rumah kita yang abadi itu sempurna adanya. Tak ada sesuatu apa pun yang dapat mengotori rumah sorgawi kita itu. Tak akan ada suatu apa pun yang diijinkan masuk ke sorga untuk mengotori atau mencemari tempat itu. “Tetapi tidak akan masuk ke dalamnya sesuatu yang najis, atau orang yang melakukan kekejian atau dusta, tetapi hanya mereka yang namanya tertulis di dalam kitab kehidupan Anak Domba itu.” (Wahyu 21:27)

Sorga itu jauh di luar jangkauan dosa maupun pendosa dalam bentuk apa pun. Setan tak akan pernah masuk ke situ sampai selama-lamanya. (Wahyu 12:3-4, 7-10, 12-13): “Maka tampaklah suatu tanda yang lain di langit; dan lihatlah, seekor naga merah padam yang besar, berkepala tujuh dan bertanduk sepuluh, dan di atas kepalanya ada tujuh mahkota. Dan ekornya menyeret sepertiga dari bintang-bintang di langit dan melemparkannya ke atas bumi. Dan naga itu berdiri di hadapan perempuan yang hendak melahirkan itu, untuk menelan Anaknya, segera sesudah perempuan itu melahirkan-Nya. “Maka timbullah peperangan di sorga. Mikhael dan malaikatmalaikatnya berperang melawan naga itu, dan naga itu dibantu oleh malaikat-malaikatnya, tetapi mereka tidak dapat bertahan; mereka tidak mendapat tempat lagi di sorga. “Dan naga besar itu, si ular tua, yang disebut Iblis atau Satan, yang menyesatkan seluruh dunia, dilemparkan ke bawah; ia dilemparkan ke bumi, bersama-sama dengan malaikat-malaikatnya. Dan aku mendengar suara yang nyaring di sorga berkata: “Sekarang telah tiba keselamatan dan kuasa dan pemerintahan kita, dan kekuasaan Dia yang diurapi-Nya, karena telah dilemparkan ke bawah pendakwa saudara-saudara kita, yang mendakwa mereka siang dan malam di hadapan kita. “Dan ketika naga itu sadar, bahwa ia telah dilemparkan di atas bumi, ia memburu perempuan yang melahirkan Anak laki-laki itu.”

Si ular tua itu, Iblis atau Setan, dan semua pengikutnya tak akan pernah mengangkat kepalanya yang jelek itu di dalam iklim dan suasana kudus di sorga. Setan-setan tidak bisa masuk ke sorga. Malaikat yang mermberontak terhadap dan yang dicampakkan ke bumi yaitu “yang tidak menetap di tempat semestinya tetapi meninggalkannya” (Yudas 1:6) tak akan dapat kembali ke sorga. Di sorga tidak ada orang yang kekuarangan apa pun. Tak ada setitik sekecil apapun yang tidak sempurna. Tak peduli kemana kita bepergian di bumi, tak peduli dimana kita tinggal, atau seberapa mahalnya rumah kita di bumi, toh tak bisa tanpa kekurangan. Tidak begitu keadaannya di sorga. Di sana telah membangun tempat yang bernama sorga itu dengan sangat sempurna. Kemuliaannya, keindahannya, serta keajaibannya tak mungkin dapat diceritakan dalam bahasa manusia. Kesenangan yang tak dapat digambarkan dari tempat mahaindah itu sungguh sangat menakjubkan. Tak ada pelukis di muka bumi yang dapat menggambarkan secara tepat betapa indahnya kegemerlapan cahaya dari Putra yang memantul dari tembok-tembok permata yaspis, gerbang-gerbang mutiara, serta istana-istana yang tak terhitung banyaknya, serta Sungai Kehidupan di sana.

RUMAH BAGI JIWA-JIWA YANG TELAH DITEBUS

Sorga itu adalah tempat yang permanen. Tak akan ada musuh apa pun yang sanggup menaklukkan Firdaus kita. Bangunanbangunnya tidak dapat runtuh, bahan-bahan bangunannya tidak dapat rusak, dan semua tumbuhan di sana tak dapat layu. Lagi pula tak ada asap atau polusi yang dapat mencemari tempat kudus itu. Tempat tinggal permanen ini bersifat abadi, sebuah kota yang terus ada selama-lamanya. Kita akan bernyanyi di sana lagu-lagu seperti yang diciptakan oleh Hattie Buell berikut ini:

A tent or a cottage, why should I care?
They’re building a palace for me over there;

Tho’ exiled from Him, yet still I may sing;
All glory to God, I’m a child of the King.

[Sebuah tenda atau gubug, mengapa harus kupedulikan?
Di sana sedang mereka bangun tempat bagiku;
Kendati jauh terbuang dariNya, tetaplah aku bernyanyi;

Segala puji bagi , aku anak Sang Raja]

Di tempat yang tak terkatakan itu para kudusNya menerima kelepasan dari segala kekewecaan, sakit hati, tragedi dan bencana. Sebab di sana tak ada kesedihan atau kesukaran. Tak ada kesakitan atau kesusahan, tak ada orang menangis di sorga (Wahyu 21:4): “Dan Ia akan menghapus segala air mata dari mata mereka, dan maut tidak akan ada lagi; tidak akan ada lagi perkabungan, atau ratap tangis, atau dukacita, sebab segala sesuatu yang lama itu telah berlalu.”

Para warga Kerajaan Sorga yang saya lihat di sana tampaknya datang dari berbagai usia dan berbagai negara di bumi. Jelas sekali bahwa mereka ketika di bumi berasal dari banyak kewarganegaraan. Seketika saya teringat Wahyu 5:9 yang berkata: “Dan mereka menyanyikan suatu nyanyian baru katanya: “Engkau layak menerima gulungan kitab itu dan membuka meteraimeterainya; karena Engkau telah disembelih dan dengan darah-Mu Engkau telah membeli mereka bagi dari tiap-tiap suku dan bahasa dan kaum dan bangsa.”

BEKERJA UNTUK MEMUJI

Dengan sangat bersukacita jiwa saya mulai memuji kebesaran . Kesusahan dan kepedihan hati yang saya alami, ketika Yeshua mewahyukan kepada saya tentang naraka sebelum kejadian ini, langsung lenyap. Sebab sekarang saya mengalami pewahyuan tentang sorga. Saya melihat banyak keluarga secara lengkap. Semua mereka sangat berbahagia, sedang melakukan sesuatu, sedang tersenyum bahagia. Ada sinar kebahagiaan memancar dari setiap wajah yang saya lihat di sana. Para kudus di sorga tampak sedang sibuk melakukan sesuatu. Setiap saat mereka selalu sibuk. Sebab waktu mereka dipakai untuk memuji dan membesarkan nama . Ada nyanyian di bibir setiap orang. Dan musik indah membahana memenuhi semua tempat. Keabadian di sorga itu tidak dipakai untuk bersantai atau bermalas-malasan. Jadi tidak seperti yang disangka banyak orang. Di sana kita tidak hanya melayang bebas di atas awan, atau membunyikan alat musik harpa atau mencelupkan ujung jari kaki di air Sungai Kehidupan. Waktu kita akan dipenuhi dengan kegiatan untuk berbakti kepada . Seperti apa pengabdian itu persisnya tak dapat kita gambarkan selengkapnya, tetapi semua umatNya akan melayani Dia.

PERMATA BAGI YANG MEMBAWA JIWA BARU

Sejauh mata memandang saya melihat permata dan berlian bersinar berkilauan memantulkan cahaya ke segala tempat. Ada berlian yang sebesar balok besar. Beberapa dari batu mulia ini dimaksudkan untuk menjadi bagian dari istana yang diperuntukkan bagi mereka yang membawa jiwa bagi ketika berada di bumi. Jadi, setiap kali ada seseorang membawa satu jiwa baru kepada Ha Mashiah, di sorga disediakan satu batang berlian untuk istananya. Alkitab berkata: “Hasil orang benar adalah pohon kehidupan, dan siapa bijak, mengambil hati orang.” (Amsal 11:30) Baca juga Daniel 12:3: “Dan orang-orang bijaksana akan bercahaya seperti cahaya cakrawala, dan yang telah menuntun banyak orang kepada kebenaran seperti bintang-bintang, tetap untuk selamalamanya.”

Sementara saya berdiri dan menikmati dan keagungan tempat itu, saya melihat seorang malaikat yang amat elok parasnya berjalan turun. Di tangannya ada gulungan kitab yang dirajut dengan emas di tepinya. Malaikat itu meletakkan gulungan kitab tersebut di sebuah meja yang terbuat dari bahan seperti perak, tapi ini tidak seperti perak yang pernah saya ketahui. Meja panjang itu memancarkan cahaya terang. Di gulungan kitab itu tertulis sebuah nama. Seorang kudus tampil lalu membuka dan membaca gulungan kitab itu: “Yeshua adalah Kepala Tukang,” berkata orang kudus itu kepada saya. “Dia-lah yang menentukan siapa yang layak menerima berlian dan dimana mereka ditempatkan. Gulungan kitab yang kupegang ini adalah laporan dari bumi tentang seorang yang telah membawa jiwa baru bagi Yeshua. Dia memberi makanan kepada orang miskin, dia memberi pakaian kepada orang telanjang dan melakukan perbuatan baik bagi .”

Baca Matius 25:31-41, 46: “Apabila Anak Manusia datang dalam kemuliaan-Nya dan semua malaikat bersama-sama dengan Dia, maka Ia akan bersemayam di atas takhta kemuliaan-Nya. “Lalu semua bangsa akan dikumpulkan di hadapan-Nya dan Ia akan memisahkan mereka seorang dari pada seorang, sama seperti gembala memisahkan domba dari kambing, dan Ia akan menempatkan domba-domba di sebelah kanan-Nya dan kambing-kambing di sebelah kiri-Nya. “Dan Raja itu akan berkata kepada mereka yang di sebelah kanan-Nya: Mari, hai kamu yang diberkati oleh Bapa-Ku, terimalah Kerajaan yang telah disediakan bagimu sejak dunia dijadikan. “Sebab ketika Aku lapar, kamu memberi Aku makan; ketika Aku haus, kamu memberi Aku minum; ketika Aku seorang asing, kamu memberi Aku tumpangan; ketika Aku telanjang, kamu memberi Aku pakaian; ketika Aku sakit, kamu melawat Aku; ketika Aku di dalam penjara, kamu mengunjungi Aku. “Maka orang-orang benar itu akan menjawab Dia, katanya: Yeshua, bilamanakah kami melihat Engkau lapar dan kami memberi Engkau makan, atau haus dan kami memberi Engkau minum? “Bilamanakah kami melihat Engkau sebagai orang asing, dan kami memberi Engkau tumpangan, atau telanjang dan kami memberi Engkau pakaian? “Bilamanakah kami melihat Engkau sakit atau dalam penjara dan kami mengunjungi Engkau? “Dan Raja itu akan menjawab mereka: Aku berkata kepadamu, sesungguhnya segala sesuatu yang kamu lakukan untuk salah seorang dari saudara-Ku yang paling hina ini, kamu telah melakukannya untuk Aku. “Dan Ia akan berkata juga kepada mereka yang di sebelah kiri-Nya: Enyahlah dari hadapan-Ku, hai kamu orang-orang terkutuk, enyahlah ke dalam api yang kekal yang telah sedia untuk Iblis dan malaikat-malaikatnya. “Dan mereka ini akan masuk ke tempat siksaan yang kekal, tetapi orang benar ke dalam hidup yang kekal.”

TEMPAT ABADI UNTUK SEMUA ORANG

Malaikat pengantar itu mengulangi ucapan penyambutannya: “Mari dan saksikan kemuliaan Allahmu.” Atas petunjuk Yeshua, saya merekam semua kejadian tentang sorga ini seperti yang saya saksikan di sana. Kita mesti mengerti betul bahwa fokus dari pengharapan dan keinginan kita adalah tinggal bersama Yeshua kita di sorga untuk selama-lamanya. Sorga adalah negeri impian yang pasti menjadi kenyataan. Saya bergirang tentang sorga sebab setelah semua pekerjaan dan jerih lelah kita di bumi ini berlalu maka kita akan pergi ke sana. telah menyediakan kota itu untuk kita. Dan Yeshua sedang menyiapkan tempat di sana untuk semua orang yang mencintai Dia. Persekutuan antara dan manusia akan dipulihkan sepenuhnya di sorga. Ketika Adam dan Hawa berada di Taman Eden, datang ke bumi menjenguk mereka. Setelah persekutuan dengan dirusakkan oleh dosa dan ketidaktaatan, terus menunjukkan keinginanNya untuk berkomunikasi dengan manusia. Bentuk dari hasrat yang paling tinggi untuk menunjukkan kasih sayangNya kepada manusia adalah memberikan AnakNya sendiri untuk mati secara begitu kejam di atas kayu salib. Melalui kematian dan kebangkitan Ha Mashiah itulah persekutuan antara dan manusia dimungkinkan untuk terjadi lagi. Di bumi saat ini, kondisi kehidupan kita dapat menghalangi keakraban persekutuan kita dengan . Tapi di sorga, tak ada apa pun yang menghalangi kita. Kita akan mengetahui apa artinya persekutuan sempurna dengan Raja Segala Raja dan Tuan Segala Tuan. Persekutuan kita dengan Dia akan menjadi lengkap.

Sorga adalah tempat tinggal yang hidup. Sorga itu letaknya jauh di seberang langit yang dapat kita lihat dan jauh di seberang semua planet dan galaxy. Sorga adalah tempat tinggal abadi bagi “semua yang ditebus oleh Yeshua” (Yesaya 62:12). Tempat itu adalah tujuan abadi bagi semua anak yang beriman kepada Ha Mashiah. Di sana Anda tak akan kuatir kalau akan berdesak-desakan masuk ke tempat yang disebut istana. Tatkala semua yang ditebus dari segala jaman berkumpul di dalam kemuliaan, akan ada tempat yang cukup bagi semua orang dan setiap orang akan mendapat satu dari begitu banyak istana megah di sana, yaitu tempat tinggal abadi yang Yeshua janjikan ketika Dia berbicara tentang Rumah Bapa: “Janganlah gelisah hatimu; percayalah kepada , percayalah juga kepada-Ku. Di rumah Bapa-Ku banyak tempat tinggal. Jika tidak demikian, tentu Aku mengatakannya kepadamu. Sebab Aku pergi ke situ untuk menyediakan tempat bagimu. Dan apabila Aku telah pergi ke situ dan telah menyediakan tempat bagimu, Aku akan datang kembali dan membawa kamu ke tempat-Ku, supaya di tempat di mana Aku berada, kamu pun berada. Dan ke mana Aku pergi, kamu tahu jalan ke situ.” (Yohanes 14:1-4)

Di sorga pasti ada tempat bagi setiap orang beriman: “Kemudian dari pada itu aku melihat: sesungguhnya, suatu kumpulan besar orang banyak yang tidak dapat terhitung banyaknya, dari segala bangsa dan suku dan kaum dan bahasa, berdiri di hadapan takhta dan di hadapan Anak Domba, memakai jubah putih dan memegang daun-daun palem di tangan mereka. “Dan dengan suara nyaring mereka berseru: “Keselamatan bagi kami yang duduk di atas takhta dan bagi Anak Domba!” “Dan semua malaikat berdiri mengelilingi takhta dan tua-tua dan keempat makhluk itu; mereka tersungkur di hadapan takhta itu dan menyembah ” (Wahyu 7:9-11)

AIRMATA DARI BUMI

Suatu ketika malaikat penunjuk jalan itu membawa saya ke suatu tempat lalu dia berhenti di situ kemudian berkata: “Elohim menyuruh aku untuk menunjukkan kepadamu ruangan untuk airmata.” Anda mungkin sering membaca di dalam Mazmur tentang airmata kita dan apa yang diperbuat terhadap airmata kita. Para malaikat menangkap semua airmata kita dan menyimpannya di dalam kirbat (Mazmur 56:8). Sebelumnya saya sering bertanya, apa maksud ayat ini. Saya tahu bahwa banyak di antara Anda yang membaca tulisan ini pernah atau sering menangis—ketika ditinggal pergi oleh orang yang dikasihi entah itu anggota keluarga atau kekasih hati, apalagi bila Anda diceraikan suami atau isteri. Mungkin Anda berpikir semua pengharapan telah lenyap sehingga Anda menangis tersedu-sedu karenanya. Dengar, umat Yeshua, menunjukkan kepada saya sebuah ruangan penuh airmata. Indah sekali ruangan itu. Malaikat membawa saya ke jalan masuk ruangan yang tidak berpintu itu.

Melihat ke dalam, saya tahu ruangan itu sendiri tidak terlalu besar. Di dinding kamar itu ada banyak rak yang terbuat dari papan-papan kristal dan tembok bagian dalamnya bertaburkan cahaya gemerlap. Di rak-rak itu ada banyak kirbat atau botol, ada yang diletakkan berkelompok, misalnya tiga kirbat setiap kelompok. Tampak kirbat-kirbat itu tembus pandang. Di bawah tiap kelompok kirbat itu terdapat papan nama yang bertuliskan nama asal airmata tersebut. Ada banyak kirbat seperti ini di dalam ruangan tersebut.
Kemudian, di dalam ruangan itu tampaklah seorang yang dimuliakan—malaikat Yeshua. Jubahnya yang berwarna ungu tua tampak sangat indah bagai sutera.
Tampak di dalam sana sebuah meja mewah dan bersinar-sinar. Pemandangan yang glamor itu membuat saya terpesona.
Di atas meja itu ada banyak buku yang tampaknya dijahit dengan sutera yang sangat indah yang belum pernah kulihat. Ada buku yang berlapiskan berlian, ada yang berlapiskan mutiara, ada pula yang dilapisi batu mulia berwarna hijau dan ungu. Semua kitab itu

sangat rapi dan teliti pembuatannya. Saya berkata di dalam hati: “Ya Yeshua, betapa indahnya buku-buku ini!” Saya memang suka buku, tapi buku-buku yang saya lihat di situ sungguh sangat indah dan membuat saya amat terpukau. Sementara tertegun memandangi buku-buku itu, orang yang berada di dalam ruangan itu berkata, ”Mari, dan lihat. Aku akan menunjukkan isi ruangan ini kepadamu. Dan aku akan menerangkan arti dari airmata. Ini hanyalah satu dari banyak ruangan sejenis ini. Aku bertanggung-jawab untuk ruangan ini.” Sementara dia berbicara, seorang malaikat tinggi besar masuk melewati gerbang tadi. Keindahan dan kemuliaannya membuat saya terkagum-kagum. Saya lihat dia memakai jubah putih terbuat dari bahan yang bertabur cahaya. Jumbai jubahnya terbalut emas yang berkilau terus ke bagian depan. Postur malaikat ini besar, tingginya kira-kira 12 kaki (144 inci = 3,6 meter) dan sayapnya pun sangat besar. Malaikat besar ini memegang sebuah mangkuk emas berisi cairan (Wahyu 5:8). Kemudian orang yang di dalam ruangan itu berkata pada saya: “Dia membawa kepadaku mangkuk berisi airmata dari bumi. Aku ingin memperlihatkan kepadamu apa yang kami lakukan terhadap airmata ini.” Malaikat tadi menyerahkan mangkuk tersebut beserta sehelai kertas yang di atasnya tercantum nama dari orang yang airmatanya berada di dalam mangkuk itu. Malaikat di dalam ruangan itu membacakan catatan itu lalu pergi ke salah satu rak kirbat. Dia lalu membaca label nama di bawah kirbat untuk mencocokkan namanya dengan airmata yang baru saja dibawa dari bumi. Dia kemudian mengangkat kirbat yang sudah hampir penuh itu dan membawanya ke mangkuk tadi. Lalu dia memasukkan airmata di mangkuk itu ke dalam kirbat tersebut. “Sekarang aku akan menunjukkan padamu apa yang kami lakukan di sini,” ucap orang kudus itu. “Ceritakanlah ini kepada manusia di bumi.” Kemudian dia membawa kirbat itu ke meja, membuka salah satu buku lalu berkata: “Sekarang, lihat.” Halaman-halaman buku itu kosong dan tidak bertuliskan apa-apa. Dia berkata: “Ini adalah airmata dari orang-orang kudus di bumi yang melayani ketika mereka menangis. Sekarang lihat apa yang terjadi.” Dia menjatuhkan satu tetes airmata itu dari kirbat ke atas halaman kosong itu. Begitu tetes airmata tersebut menyentuh lembaran kertas kosong itu, timbullah tulisan. Kata-kata indah dengan ukiran tulisan tangan yang indah bermunculan di halaman itu sampai penuh halaman itu berisi tulisan. Dia melakukan ini halaman demi halaman sampai selesai. Dia kemudian menutup buku tersebut dan berbicara. Sepertinya dia sedang berbicara kepada seluruh umat manusia di bumi dan juga kepada saya. “Doa yang paling sempurna adalah doa yang bermandikan airmata yang datang dari hati dan jiwa laki-laki dan perempuan di bumi.” Kemudian malaikat dengan sayap pelangi itu berkata kepada saya: “Mari dan saksikan kemuliaan .”

MEMBUKA KITAB ITU

Tanpa disadari kami sudah berpindah ke sebuah pelataran luas berisi ribuan orang dan makhluk-makhluk sorgawi. Betapa indahnya pemandangan itu. Dalam sekejap semua orang di situ perlahan-lahan lenyap dari pandanganku lalu kemuliaan yang sangat dahsyat memenuhi tempat itu. Puji-pujian kepada terdengar begitu kencang membahana bagai gemuruh guntur membelah langit. Lalu malaikat penunjuk jalan membawa saya ke depan takhta . Saya melihat awan lebat, kabut dan juga suatu bentuk Sang Maha-Ada di dalam kabut itu. Saya tidak dapat memandang wajah , tapi saya melihat kemuliaan dan sebentuk pelangi melingkupi takhta . Kemudian saya mendengar suara yang bunyinya sama seperti apa yang telah ditulis oleh Yohanes: “Aku mendengar suara dari sorga bagai bunyi air bah dan bagai bunyi guntur.” (Wahyu 14:2). Di tempat mahadahsyat ini saya melihat banyak kuda dengan penunggangnya berdiri di samping takhta itu. Tiba-tiba saya melihat ada sebuah kitab di atas altar di depan takhta . Saya melihat para malaikat menyembah di hadapanNya. Sambil berdiri termangu-mangu dan menyaksikan semua ini, saya melihat sesuatu yang tampaknya seperti tangan manusia muncul dari tengah awan itu lalu membuka kitab tersebut. Saya tahu itu tangan yang sedang membuka kitab tersebut. Terkejut ketika saya melihat sesuatu yang seperti asap naik dari kitab itu. Lalu, sekonyong-konyong menyebarlah aroma parfum yang sangat luar biasa yang tak pernah saya cium keharumannya. Malaikat itu katakan bahwa kitab tersebut berisi doa orang-orang kudus dan bahwa telah mengirim malaikatNya ke bumi untuk menjawab doa yang keluar dari hati yang menjerit kepadaNya. Tampak sejumlah besar orang kudus memuji dan memuliakan . Ketika membuka kitab tersebut, halaman-halaman kitab tampak muncul bergantian kemudian terbang pergi ke dalam tangan malaikat-malaikat penunggang kuda. Saya masih dapat mendengar suara , bagai bunyi gemuruh yang dahsyat, berkata, “Pergilah dan jawablah doa perempuan itu. Pergilah dan jawablah doa laki-laki itu.” “Sengsaraku Engkaulah yang menghitung-hitung, airmataku Kautaruh ke dalam kirbatMu. Bukankah semuanya telah Kaudaftarkan? Maka musuhku akan mundur pada waktu aku berseru; aku yakin, bahwa memihak kepadaku. Kepada , firman-Nya kupuji, kepada YAHWEH, firman-Nya kupuji, kepad aku percaya, aku tidak takut. Apakah yang dapat dilakukan manusia terhadap aku?” (Mazmur 56: 8-11) Firman yang hidup menerangkan kepada kita tentang apa yang Ia perbuat terhadap airmata kita. Betapa indahnya bila kita mengerti kemuliaan dan keajaiban kita. Betapa hebatnya bahwa kita menjadi penerima kasih sayangNya! Dia begitu peduli, bahkan terhadap airmata kita. Kitab Suci banyak berbicara tentang airmata kita, tentang kesedihan kita, dan tentang penghiburan dari buat kita.

“Baliklah dan katakanlah kepada Hizkia, raja umat-Ku: Beginilah firman Yeshua, Daud, bapa leluhurmu: Telah Kudengar doamu dan telah Kulihat air matamu; sesungguhnya Aku akan menyembuhkan engkau; pada hari yang ketiga engkau akan pergi ke rumah YAHWEH.” (II Raja-Raja 20:5). [dan] “Lesu aku karena mengeluh; setiap malam aku menggenangi tempat tidurku, dengan air mataku aku membanjiri ranjangku. Mataku mengidap karena sakit hati, rabun karena semua lawanku. Menjauhlah dari padaku, kamu sekalian yang melakukan kejahatan, sebab YAHWEH telah mendengar tangisku; YAHWEH telah mendengar permohonanku, YAHWEH menerima doaku.” (Mazmur 6:6-9)
“Ya, Engkau telah meluputkan aku dari pada maut, dan mataku dari pada air mata, dan kakiku dari pada tersandung.”
(Mazmur 116:8)
“Orang-orang yang menabur dengan mencucurkan air mata, akan menuai dengan bersorak-sorai. Orang yang berjalan maju dengan menangis sambil menabur benih, pasti pulang dengan sorak-sorai sambil membawa berkas-berkasnya.” (Mazmur 126:5-6) “Ia akan meniadakan maut untuk seterusnya; dan Yeshua akan menghapuskan airmata dari pada segala muka; dan aib umat- Nya akan dijauhkan-Nya dari seluruh bumi, sebab YAHWEH telah mengatakannya.” (Yesaya 25:8) “Beginilah firman YAHWEH: Cegahlah suaramu dari menangis, dan matamu dari mencucurkan air mata, sebab untuk jerih payahmu ada ganjaran, demikianlah firman YAHWEH; mereka akan kembali dari negeri musuh.” (Yeremia 31:16)
“Sebab Anak Domba yang di tengah-tengah takhta itu, akan menggembalakan mereka dan akan menuntun mereka ke mata air kehidupan.
Dan akan menghapus segala air mata dari mata mereka.” (Wahyu 7:17) “Dan Ia akan menghapus segala air mata dari mata mereka, dan maut tidak akan ada lagi; tidak akan ada lagi perkabungan, atau ratap tangis, atau dukacita, sebab segala sesuatu yang lama itu telah berlalu.” (Wahyu 21:4)
“… dan orang-orang yang dibebaskan YAHWEH akan pulang dan masuk ke Sion dengan bersorak-sorai, sedang sukacita abadi meliputi mereka; kegirangan dan sukacita akan memenuhi mereka, kedukaan dan keluh kesah akan menjauh.” (Yesaya 35:10)

Segala puji bagi, sebab sorga itu benar-benar ada! Kita benar-benar akan ke sana. Dan kita tidak akan menjadi uap atau asap yang beterbangan ketika kita tiba di sorga, sebab kita mengenakan tubuh mulia. Salah satu keajaiban di sorga adalah bahwa segala airmata dan dukacita kita akan diganti dengan kebahagiaan kekal, seperti yang telah dijanjikan dalam Kita Suci. Dan bahkan masih ada lebih banyak lagi kesenangan yang akan kita alami di sana. Sorga itu benar-benar nyata. Sorga adalah tempat pasti yang menjadi tujuan kita. Itu bukan suatu mimpi atau ilusi. telah menyatakan kepada kita semua tentang banyak fakta sorgawi melalui Kitab Suci.

LANGIT YANG PERTAMA

Pertama, ada langit atmosfir. Ini adalah kawasan yang melingkupi planet bumi. Inilah kawasan tempat unggas beterbangan dan angin berhembus. Inilah kawasan tempat terjadi hujan, badai, kabut, uap, dan awan. Inilah bentangan langit yang dimaksudkan oleh malaikat dalam Kisah Para Rasul 1:11 ketika ia bertanya mengapa murid-murid Yeshua memandang ke langit. Yeshua, ketika berbicara kepada BapaNya, memandang ke langit (Yohanes 17:1).

LANGIT YANG KEDUA

Kemudian, ada pula langit yang disebut kawasan luar angkasa. Ini adalah kawasan tempat bulan, matahari, dan bintang-bintang. Kawasan langit ini disebutkan dalam Alkitab berulang kali, misalnya: “… maka Aku akan memberkati engkau berlimpahlimpah dan membuat keturunanmu sangat banyak seperti bintang di langit dan seperti pasir di tepi laut, dan keturunanmu itu akan menduduki kota-kota musuhnya.” (Kejadian 22:17) “… dan juga supaya jangan engkau mengarahkan matamu ke langit, sehingga apabila engkau melihat matahari, bulan dan bintang, segenap tentara langit, engkau disesatkan untuk sujud menyembah dan beribadah kepada sekaliannya itu, yang justru diberikan YAHWEH, Allahmu, kepada segala bangsa di seluruh kolong langit sebagai bagian mereka.” (Ulangan 4:19) “Dapatkah engkau memberkas ikatan bintang Kartika, dan membuka belenggu bintang Belantik? Dapatkah engkau menerbitkan Mintakulburuj pada waktunya, dan memimpin bintang Biduk dengan pengiring-pengiringnya? Apakah engkau mengetahui hukum-hukum bagi langit atau menetapkan pemerintahannya di atas bumi?” (Ayub 38:31-33)
“Sebab bintang-bintang dan gugusan-gugusannya di langit tidak akan memancarkan cahayanya; matahari akan menjadi gelap pada waktu terbit, dan bulan tidak akan memancarkan sinarnya.” (Yesaya 13:10)
“Segera sesudah siksaan pada masa itu, matahari akan menjadi gelap dan bulan tidak bercahaya dan bintang-bintang akan berjatuhan dari langit dan kuasa-kuasa langit akan goncang.” (Matius 24:29)

LANGIT YANG KETIGA

Tempat yang menjadi tujuan semua orang yang dibenarkan oleh Yeshua Yeshua itu jauh di seberang langit yang berbintang. Inilah tempat yang dimaksudkan oleh Rasul Paulus ketika ia berkata: “Aku tahu tentang seorang Kristen; empat belas tahun yang lampau–entah di dalam tubuh, aku tidak tahu, entah di luar tubuh, aku tidak tahu, yang mengetahuinya–orang itu tiba-tiba diangkat ke tingkat yang ketiga dari sorga. (II Korintus 12:2). Istilah “sorga” yang saya gunakan dalam buku ini adalah kawasan yang sering digambarkan sebagai tempat takhta . “Sebab Ha Mashiah bukan masuk ke dalam tempat kudus buatan tangan manusia yang hanya merupakan gambaran saja dari yang sebenarnya, tetapi ke dalam sorga sendiri untuk menghadap hadirat guna kepentingan kita.” (Ibrani 9:24)

Sorga adalah tempat dimana berdiam. Waktu Yeshua mengajar kita untuk berdoa, Dia menyuruh kita berdoa kepada “Bapa … di dalam sorga.” (Matius 6:9).

Dalam I Raja-Raja 8:30, sorga disebut sebagai tempat tinggal abadi bagi . Dalam Mazmur 11:4 tempat itu dinamakan Bait Kudus dan tempat dimana ada takhta. Di sana di Bait Kudus , kemuliaanNya dinyatakan secara lengkap. Tempat itu adalah tempat sakral penuh cahaya kemuliaan dan kesenangan. Kita tidak dapat mengetahui letak tempat itu secara tepat. Tapi Alkitab selalu menggunakan kata “di atas” untuk menunjukkan arah tempat tersebut. Kita tahu bahwa Yang Mahakuasa itu berada di sana. Di tempat itu, Bapa dan Yeshua Ha Mashiah adalah pusat perhatian semua orang kudus, malaikat dan semua makhluk yang menyembah. Di sana ada suatu persekutuan yang begitu indah. Ada malaikat, sebab Yeshua berkata di sorga “ada malaikat yang selalu memandang wajah Bapaku” (Matius 18:10). Ada orang-orang kudus, sebab Yeshua berjanji, “dimana Aku berada, kamu pun berada (Yohanes 14:3). Kita pelajari dari I Petrus 1:4 bahwa suatu harta berharga telah disediakan bagi kita di sorga yaitu harta yang tidak akan dimakan ngengat dan karat dan yang tidak akan pernah lenyap.
Umat pilihan Yeshua, saya bersukacita dapat menceritakan tentang kunjungan saya yang begitu indah itu ke sorga. Saya merinding ketika berbicara tentang apa yang saya lihat dan orang-orang yang saya tatap wajahnya di sana.

PUJI-PUJIAN DI SORGA

Setelah malaikat penunjuk jalan itu menunjukkan tempat airmata di sorga, dia kembali mengulangi ungkapan yang sering diucapkannya selama kunjungan saya di sorga: “Mari dan lihat kemuliaan Allahmu.” Gemerlapnya cahaya abadi yang sangat indah di sorga menyelubungi diri saya. Kemuliaan yang merebak dan memancar dari berbagai arah memenuhi saya dan saya tertegun menyaksikan semua itu. Keindahan dan semarak tempat itu tidak mungkin bisa digambarkan secara tepat oleh akal pikiran manusia sebelum seseorang menyaksikannya sendiri. Seketika itu juga saya teringat sebuah sajak yang pernah saya dengar di bumi:

Terang di sorga adalah wajah Yeshua.
Sukacita di sorga adalah kehadiran Yeshua.
Harmoni di sorga adalah pujian kepada Yeshua.
Tema di sorga adalah karya Yeshua.
Pekerjaan di sorga adalah melayani Yeshua.
Kepenuhan di sorga adalah Yeshua itu sendiri.

Sewaktu berjalan bersama malaikat itu, saya bisa merasakan sukacita, damai dan kebahagiaan di semua tempat. Lalu pikiranku melayang kembali mengingat keluargaku di bumi. Malaikat itu tahu apa yang sedang saya pikirkan. Dia berkata: “Ada tugas yang mesti kamu kerjakan bagi . Kamu ditugaskan untuk menyampaikan kepada manusia di bumi tentang apa yang kamu lihat di sini. sedang menunjukkan padamu beberapa bagian sorga, tetapi bukan semua bagian sorga. Mari dan saksikan kemuliaan Allahmu.”

Ketika kami tiba di suatu tempat, saya mendengar sangat banyak orang sedang memuji . Alunan musik yang megah bersama nyanyian para penyembah itu menggetarkan jiwa saya. Hormat dan kemuliaan bagi memantul melintasi bentangan sorga sementara para malaikat serafim dan orang-orang kudus menyanyikan kidung pujian dengan penuh semangat.

MENGHAMPIRI TAKHTA

Jiwaku sungguh bersukacita dan tenggelam di dalam kebahagiaan. Tapi aku tetap sadar bahwa kami sedang mendekati Takhta . Malaikat penunjuk jalan itu berhenti jauh, sangat jauh dari takhta . Saya masih dapat menatap suatu panorama sangat indah yakni berbagai kejadian yang sedang terjadi disitu. Saya melihat pemandangan yang sama persis dengan apa yang telah dilihat oleh Rasul Yohanes seperti yang tertulis di dalam Wahyu 5:11: “Maka aku melihat dan mendengar suara banyak malaikat sekeliling takhta, makhluk-makhluk dan tua-tua itu; jumlah mereka berlaksa-laksa dan beribu-ribu laksa.” Wahai penduduk bumi, betapa aku rindu jika semua orang mengerti tentang apa yang disediakan bagi semua orang yang mengasihi Dia. Sementara saya memandangi panorama indah itu dengan penuh kebahagiaan, sesuatu yang menakjubkan terjadi. Saya mendengar gemuruh puji-pujian kepada yang dinyanyikan oleh sejumlah besar orang. Kemudian, yang paling menakjubkan bagi saya, malaikat itu mengijinkan saya untuk menyaksikan sendiri apa yang sudah sekian lama saya dambakan: Takhta .

TAKHTA KEMULIAAN

Takhta itu tinggi dan berada di atas sana (Yesaya 6:1). Persis di bawah takhta itu mengalir Sungai Kehidupan. Sungguh jernih, sungguh sangat indah dan murni sungai itu. Kemuliaan menutupi seluruh takhta itu. Ada halilintar sambar-menyambar, ada guntur bergemuruh dan ada suara di sekeliling takhta itu. Yohanes, ketika berbicara tentang sorga, berkata: “Dan dari takhta itu keluar kilat dan bunyi guruh yang menderu, dan tujuh obor menyala-nyala di hadapan takhta itu: itulah ketujuh Roh .” (Wahyu 4:5)

Saya melihat semacam pelangi melingkar di atas takhta itu. Pelangi itu bentuknya seperti permata. “Dan Dia yang duduk di takhta itu nampaknya bagaikan permata yaspis dan permata sardis; dan suatu pelangi melingkungi takhta itu gilang-gemilang bagaikan zamrud rupanya.” (Wahyu 4:3). Pelangi itu cemerlang lagi mulia, bercampur cahaya benderang dan memantulkan warna-warni gemerlapan. Ini pemandangan yang belum pernah saya lihat di atas bumi. Warna-warni pelangi itu menandakan kemuliaan dan kuasa. Keagungan memancar keluar dari takhta itu bagai berkas-berkas cahaya yang mahaindah. Dari situ sinar-sinar kemuliaan menyebar keluar lalu menerangi dan dipantulkan di seluruh bagian sorga. Saya tidak tahu persis berapa lama saya berada di tempat yang satu ini. Tapi saya diliputi rasa kagum yang amat sangat. Saya lalu membayangkan begitu banyak orang yang sudah sampai ke sorga dan begitu banyak lagi yang akan sampai ke sana. Saya merenung tentang kekudusan , kemurnian kebesaranNya, dan kesempurnaan sabdaNya. Tiba-tiba saya memekik: Oh Yeshua, betapa indahnya aku memandang kemuliaan, kebesaran dan kekuasaanMu. Seperti biasanya, malaikat penunjuk jalan itu berseru lagi: “Mari ikuti aku. Masih ada banyak hal lain yang belum dan akan aku tunjukkan kepadamu.”

PUSAT DOKUMENTASI DI SORGA

Saya terpesona melihat sebuah ruangan di sorga yang menyimpan catatan sangat rinci mengenai semua kejadian di bumi. Malaikat itu berkata, menugaskan malaikat-malaikat untuk mencatat semua kejadian di dalam setiap kebaktian di gereja serta kebaktian rumah tangga dimana namaNya ditinggikan. Elohim juga mempunyai catatan lengkap tentang kehidupan mereka yang keluar dari kehendakNya. Malaikat itu menunjukkan kepada saya tentang bagaimana caranya para malaikat membuat catatan tentang uang yang dikumpulkan di dalam kebaktian serta sikap hati setiap orang yang memberi derma. Dia bercerita tentang mereka yang memiliki uang tetapi tidak mau memberi bagi pekerjaan Yeshua. Saya lalu teringat ketika Yeshua begitu teliti memperhatikan persembahan di dalam Bait : “Pada suatu kali Yeshua duduk menghadapi peti persembahan dan memperhatikan bagaimana orang banyak memasukkan uang ke dalam peti itu. Banyak orang kaya memberi jumlah yang besar. “Lalu datanglah seorang janda yang miskin dan ia memasukkan dua peser, yaitu satu duit. “Maka dipanggil-Nya murid-murid-Nya dan berkata kepada mereka: “Aku berkata kepadamu, sesungguhnya janda miskin ini memberi lebih banyak dari pada semua orang yang memasukkan uang ke dalam peti persembahan. “Sebab mereka semua memberi dari kelimpahannya, tetapi janda ini memberi dari kekurangannya, semua yang ada padanya, yaitu seluruh nafkahnya.” (Markus 12:41-44)

Sementara semua itu ditunjukkan kepada saya, malaikat itu mengingatkan saya untuk tidak lupa mencatat kejadian di bagian ini. Dia berkata ada banyak hal yang akan menjadi misteri bagi saya karena saya hanya melihatnya secara samar-samar (I Korintus 13:12). Tapi dia menekankan bahwa saya harus menceritakan semua yang dilihat kepada manusia di atas bumi. Ketika kami sampai di bagian lain dari sorga, saya melihat sebuah koridor yang sangat panjang. Tembok-temboknya sangat tinggi dan tampaknya dibuat dari platina. Dari dalam sana keluar gemuruh puji-pujian kepada . Pujian itu tak henti-hentinya dinyanyikan. Sekali lagi saya tertegun melihat keindahan tempat itu yang tembok-temboknya memancarkan sinar-sinar kemuliaan . “Apa ini,” saya bertanya keheranan, karena tembok-tembok itu tak berujung sehingga saya tak sanggup melihat dimana ujungnya.

GUDANG BERKAT

Malaikat itu berkata, “Pandanglah bagian atas tembok ini.” Di bagian atas sana tertulis kata Storehouse (rumah penyimpanan). Saya bertanya, “ini ruangan apa?” Malaikat itu menjawab bahwa ruangan-ruangan itu berisi berkat-berkat yang disediakan bagi umatNya. Sorga adalah kemurnian yang sempurna, itu sebabnya ingin memurnikan orang-orang kudusNya di bumi agar mereka dapat menikmati suasana di sorga. Sorga adalah kepenuhan kesenangan, itu sebabnya berkehendak untuk memberikan kesenangan bagi umatNya di bumi. Sorga adalah kemerdekaan abadi, makanya menginginkan agar umatNya mengalami kelepasan bahkan ketika masih di bumi. Sorga adalah keutuhan sempurna, dan karena itu mau menyembuhkan umatNya di bumi. Sorga adalah keamanan sempurna, dan ingin umatNya merasa aman tenteram di bumi. Sorga adalah keberhasilan dan penggenapan Makanya ingin melihat umatNya dipenuhkan di bumi. Ketika Yeshua menyuruh kita berdoa “Jadilah kehendakMu di bumi seperti di dalam sorga,” (Matius 6:10), Dia sebetulnya menyatakan bahwa ingin kita merasakan walau sedikit suasana sorga itu terjadi di bumi. Umat , di sana ada gudang-gudang penuh berkat yang sediakan untukmu. Gudang-gudang itu menunggu di sorga dan Anda harus mengklaim untuk menerima berkat-berkat itu di sini, di bumi, sekarang. ingin menyelamatkanmu, memberimu kelepasan dan kesembuhan. Dia ingin Anda mengetahui tentang “damai sejahtera yang melampaui segala akal,” (Filipi 4:7). Dia ingin Anda mengalami kebahagiaan abadi penuh kemuliaan sampai selama-lamanya (I Petrus 1:8).

YESHUA Ha MASHIAH SANG PENYEMBUH

“Saksikanlah kemuliaan Allahmu,” seru malaikat penunjuk jalan itu lagi. Seketika dia lenyap dari pandanganku dan di sisiku berdiri Yeshua. Saya memandang wajah Yeshua. Ternyata perawakanNya lebih tinggi dari yang saya bayangkan sebelumnya. JubahNya yang berkilau-kilauan itu terurai begitu elegan dan mantap. SandalNya yang khas membungkus kakiNya yang kudus. Wajah dan rambutNya begitu anggun dan indah. Sambil terpesona memandang wajahNya, saya bertanya, “Yeshua, ruangan apa ini?” Yeshua tak menjawab. Tapi Dia mengulurkan tanganNya ke arah tembok. Tiba-tiba tembok itu membuka diri. Di sekeliling tepi pintu itu saya melihat kemuliaan dan kuasa dan cahaya. Seperti obyek lainnya, yang ini pun bersaksi tentang kemuliaan . Saya memekik: “Oh, Yeshua, apa lagi ini?” Dia berkata, “AnakKu, ini semua untuk umatKu. Ini disediakan untuk orang-orang berdosa di bumi, kalau saja mereka percaya, Aku telah mati untuk membuat mereka sempurna.” Sambil menatap ke dalam mataNya, saya diberi pengertian bahwa Dia menghendaki manusia percaya bahwa Dia, Yeshua Ha Mashiah, telah mati supaya kita semua bisa menjadi sempurna. Dia berkata,
“Penyembuhan menanti semua orang di bumi. Akan datang harinya dimana akan terjadi badai mujizat dan penyembuhan di atas bumi.” Yeshua kembali melanjutkan: “AnakKu, sejauh matamu memandang, ini semua adalah bagunan tempat perbekalan atau gudang-gudang berkat. Semua berkat di sini menunggu iman percaya manusia di bumi. Yang perlu mereka lakukan hanyalah percaya bahwa Aku adalah Yeshua Yeshua Ha Mashiah dan bahwa Aku sanggup melakukan semua ini. Hanya itu yang perlu mereka lakukan lalu mereka akan menerima semua berkatKu ini. “Nanti, ketika engkau kembali ke bumi,” Dia menegaskan, “ingatlah, bahwa bukan dirimu yang akan menyembuhkan, bukan apa yang engkau gunakan, tetapi Aku. Ucapkan saja sabdaKu dan
berdoa dan Aku akan melakukan penyembuhan. Percayalah bahwa Aku sanggup melakukan itu.” Sampai di situ saya memekik kegirangan: “Glori, haleluyah.Terima kasih Yesusku.” Kemudian Dia menurunkan tanganNya lalu tembok besar itu menutup dirinya lagi seperti semula. Lalu malaikat dan saya bergerak dengan kecepatan sangat tinggi dan tiba di suatu tempat lain. Di sini pun saya masih mendengar sorak pujian kepada . Malaikat itu berkata, “Anak, aku telah diperintahkan Yeshua untuk menunjukkan kepadamu beberapa hal. Sampaikan ini semua kepada manusia di bumi.”

Bagian II : Dahulu, Sekarang dan Nanti -Bayi-bayi Yang Keguguran
Bagian III : Dalam Pemeliharaan – Sekarang, Berdoalah seperti ini [Doa Pertobatan]

Hak cipta dari artikel ini dimiliki oleh penjalabaja.wordpress.com. Artikel ini boleh diperbanyak dengan syarat alamat blog disertakan dengan lengkap dan bukan untuk tujuan komersial. Persiapkan Jalan Bagi Raja

Surga Sungguh Nyata kesaksian Choo Thomas

heavenissoreal_choothomas

choo_thomas_picture

Choo Thomas adalah seorang ibu rumah tangga yang telah dibawa oleh Yeshua Ha Mashiah ke Sorga selama 17 kali, setiap kali berkunjung ia diperlihatkan sesuatu yang baru. Bukunya “Heaven is so Real” atau “Surga Itu Nyata” dalam edisi Indonesianya telah menjadi salah satu buku terlaris di dunia. Ada beberapa pesan khusus yang Yeshua berikan kepadanya bagaimana orang bisa hidup selamanya di Sorga yang indah ini. Di bawah ini adalah kesaksian ibu Choo Thomas, Video kesaksian dalam bahasa Inggris bisa di dapat di bawah cerita ini.

Bill Cheung (Pembawa Acara): Pada Tahun 1992, seorang wanita Amerika kelahiran Korea bernama Choo Thomas bertobat dan lahir baru menjadi searang Kristen.Yang membuat cerita ini menjadi unik adalah, 2 tahun setelah pertobatannya, Choo mendapat kunjungan Yeshua dari Nazaret. Dia dibawa ke surga beberapa kali dan dibawa ke neraka 2 kali. Choo Thomas telah menulis sebuah buku tentang pengalamannya tersebut; Buku itu berjudul ‘Surga Itu Nyata’ dan telah diterbitkan pada bulan Oktober 2003. Dalam kurun waktu sebulan setelah diterbitkan, buku ini telah menjadi salah satu buku terlaris di dunia dan masuk di dalam jajaran 10 buku Kristen Karismatik terlaris di Amerika.

Choo Thomas:

Bapa Surgawi, terima kasih telah mengijinkan saya bersaksi. Haleluya! Saya menjadi seorang Kristen sejak tahun 1992 dan saya benar-benar jatuh cinta kepada Yeshua setelah saya pergi ke gereja beberapa kali, dan saya ingin memberikan setiap segi kehidupan saya kepadaNya sepanjang sisa hidup saya…Maka…

Saya ingin berbicara singkat tentang sebuah buku yang berjudul ‘Surga Itu Nyata’. Yahweh Yeshua sendiri yang telah membawa saya ke Surga sebanyak 17 kali dengan tubuh transformasi (tubuh yang diubahkan / tubuh spiritual) saya, seperti ketika saya berusia 15 atau 16 tahun. Sebelum semuanya ini terjadi, Dia mempersiapkan semuanya tahap demi tahap. Pada tahun 1994, Dia mengurapi seluruh tubuh saya dengan Api Roh Kudus, Dia membaptis saya dengan Roh Kudus, Bahasa Roh, Nyanyian Surgawi, Tawa Kudus, dan saya mengalami urapan yang luar biasa selama 3 jam dan saya rebah di lantai. Saya tidak bisa bangun karena urapan yang begitu kuat. Setelah itu, beberapa bulan kemudian, Pastor Larry Randolph memberikan sebuah nubuatan untuk saya. Dia berkata bahwa Yahweh ingin memakai saya dengan cara yang spesial. Dan semua nubuatannya itu menjadi nyata, ribuan kali lipat malah. Dan setelah itu, pada bulan Januari 2006, Yahweh Yeshua mengunjungi dan menampakkan diriNya kepada saya. Dia mengunjungi saya selama 10 kali untuk mengatakan bagaimana Dia akan memakai saya serta mengatakan hal-hal lain, rencana-rencanaNya, dan Dia ceritakan itu semua pada saya, seperti yang tertulis di dalam buku, tetapi Dia tidak mengatakan bahwa Dia akan membawa saya ke surga. Maka setelah 10 kali kunjungan, pada tanggal 19 Februari 1996, Dia mulai membawa saya ke surga dengan tubuh transformasi saya. Tubuh saya seperti tubuh spiritualNya. Setiap saat sebelum Dia membawa saya ke surga, Dia membawa saya ke sebuah pantai di bumi. Sebelum Dia membawa saya ke surga untuk pertama kalinya, Dia membawa saya ke satu sisi dari pantai dan Dia menunjukkan kepada saya air sebening kristal dan kemudian sebuah terowongan yang besar dan mengkilat. Dan setelah itu Dia membawa saya ke surga.

BC: Setelah melewati terowongan itu, Choo menulis: “Yahweh Yeshua dan saya berjalan melewati jalan yang menurun dari pucak bukit menuju lembah. Akhirnya tibalah kami di sebuah pintu gerbang putih yang sangatlah besar dan megah yg terletak di depan sebuah bangunan besar berwarna putih. Kami berjalan melalui pintu gerbang menuju bangunan putih. Kami masuk dan berjalan di sepanjang lorong yg menuju ke sebuah ruangan yg sangat besar. Kemudian kami masuk. Ketika saya melihat ke bawah,barulah saya sadar untuk pertama kalinya bahwa saya sedang memakai jubah yg lain daripada yang saya pakai ketika saya sedang berada di pantai, dan saya bisa merasakan ada suatu benda berat yang bertengger di atas kepala saya. Saya meraihnya dan benda itu ternyata adalah sebuah mahkota cantik yang telah diletakkan di atas kepala saya tanpa saya sadari. Kemudian saya memandang ke arah Yeshua. Dia sedang duduk di atas sebuah tahta. Dia memakai jubah kemilau dan mahkota emas. Selain saya, ada beberapa orang lain yang sedang berlutut dan sujud menyembah di hadapan hadiratNya. Dinding-dinding di ruangan itu terbuat dari batu-batu besar mengkilat yang berkilauan cahayanya. Batu-batu beraneka warna itu memberikan sebuah efek atau pengaruh yang membuat ruangan itu terasa hangat dan membahagiakan, sekaligus misterius. Kemudian, secepat ketika saya dipindahkan dari puncak bukit ke dalam bangunan putih, secepat itu pulalah saya telah berada di pantai kembali.

Choo Thomas:

Pada kunjungan pertama ke surga, Dia hanya menunjukkan ruangan tahtaNya kepada saya. Kemudian setelah itu, kami turun dari surga dan kemudian, tibalah kami di pantai di bumi dan kamipun duduk-duduk bersama di atas pasir. Diapun mulai berbicara. Dia berkata,”Kita baru saja pergi ke Kerajaan Surga. Hanya mereka yang patuh dan berhati murni saja yang akan masuk ke sana. Dia melanjutkan,”Mengabarkan Injil sangatlah penting”, dan setelah diam beberapa saat lamanya, dia berkata,”Mereka yang tidak membayar persembahan perpuluhan adalah orang-orang Kristen yang tidak patuh”. Itu adalah kata-kata terakhir yang dikatakannya pada kunjungan pertama saya ke surga.

BC: Choo terus dibawa berkunjung ke Surga sebanyak 16 kali setelah itu. Di dalam setiap kunjungannya ia menuliskan,”Di dalam tubuh transformasi saya, saya berjalan dengan Yahweh di tepi pantai dan Dia mendampingi saya selama di Surga. Kami berjalan melalui pintu gerbang mutiara dan pegi ke bangunan putih untuk berganti pakaian. Setelah itu kami berjalan sepanjang jembatan emas. Semuanya itu serasa begitu alamiah bagi saya. Saya yakin setiap orang yang percaya kepada Yahweh Yeshua akan melalui prosedur yang sama ketika dia pergi ke Surga.

ChooThomas:

Setelah itu, Dia membawa saya ke surga 16 kali lagi. Setiap kali Dia membawa saya ke sana, Dia menunjukkan berbagai hal baru. Dan ketika Dia menunjukkan sesuatu yang spesial atau istimewa, selalu, Dia berkata, Aku telah mempersiapkan semua ini untuk anak-anakKu. Aku tahu apa yang mereka sukai. Sama seperti ketika Dia menunjukkan kepada saya pantai (di surga), Dia berkata, ”Kau lihat, AnakKu, betapa indahnya pantai ini. Aku tahu anak-anakKu akan menyukai pantai ini”. Ketika Dia membawa saya pergi memancing, Dia berkata, Aku tahu anak-anakKu suka memancing, itulah sebabnya Aku telah sediakan begitu banyak hal yang mereka suka”. Saya menyadari bahwa surga itu 1000 kali lebih indah daripada di bumi, akan tetapi ada begitu banyak benda dan tempat yang menyerupai benda dan tempat bi bumi, seperti jalan-jalan raya, bangunan-bangunan, pohon-pohon, semak-semak belukar, batu-batu karang, bunga-bunga, dan tempat-tempat dengan permukaan yang kasar di luar Kerajaan Surga. Ada begitu banyak benda dan tempat yg menyerupai bumi di sana. Bedanya, di surga semuanya itu 1000 kali lebih indah. Indah sekali. Keindahan surga tak dapat dilukiskan dengan kata-kata. Benar-benar tak terkatakan indahnya. Dan saya pun menyadari betapa Yeshua sangat mencintai setiap dari kita. Itu terlihat dari cara Dia bertutur kata kepada saya ketika Dia berkata, ”Engkau lihat betapa besar cintaKu kepada anak-anakKu dan Aku telah lakukan ini semua demi mereka”. Itulah alasan mengapa Dia membawa saya ke sana, yaitu untuk menunjukkan kepada mereka apa yang telah disiapkanNya untuk anak-anakNya. Maka hendaklah setiap dari kita menyadari bahwa surga sedang menanti kita, dan sebelum Dia datang, Dia ingin semua orang Kristen tahu dan sadar akan hal ini sehingga mereka boleh bersuka cita dan pergi ke sana. Saya yakin itulah alasan mengapa Dia menunjukkan hal-hal ini kepada saya. Memang Dia tidak menunjukkan kepada saya semua hal secara menyeluruh. Dia hanya menunjukkan beberapa hal tertentu dan beberapa kata yang dianggapNya perlu untuk disampaikan. Dia adalah Elohim yang penuh cinta. Terpujilah Engkau Ya Elohimku.

BC: Di samping perjalanan ke Surga, Choo juga ditunjukkan neraka sebanyak 2 kali.

Dia menggambarkan penglihatan akan neraka sebagai berikut: Saya bisa melihat kabut dan asap hitam keluar dari lubang / jurang yang dalam, seperti kawah gunung berapi dan di dalamnya saya dapat melihat nyala api yang panas sedang membakar sekumpulan besar orang yang sedang menjerit dan meraung-raung. Jeritan itu adalah jeritan kesakitan yang hanya orang yang pernah mengalami luka bakar yang sangat parah yang mengetahuinya. Orang-orang itu telanjang, tidak berambut, dan berdiri dekat satu sama lain atau berdesak-desakan. Mereka menggeliat seperti cacing dan api melahap tubuh mereka. Tak ada jalan keluar bagi mereka yang terperangkap di dalam jurang tersebut. Dinding-dindingnya terlalu curam untuk mereka panjat, dan bara api yang membara meliputi seluruh penghujung dinding. Nyala api secara tiba-tiba menyambar dari segala penjuru. Orang-orang itu bergerak menjauh, dan kemudian ketika mereka pikir mereka telah lolos, nyala api yang lain melahap mereka dari depan mereka. Tiada henti-hentinya korban dosa yang malang ini disiksa. Mereka harus menghabiskan keabadian mereka dalam siksa api neraka dan tadak ada jalan keluar. “Siapakah orang-orang ini?” Tanya saya. “AnakKu, orang-orang ini tidak mengenalku.”

Choo Thomas: [di Neraka bertemu kedua orang tuanya dan keluarga dekat lainnya]

Di surga, semua yang Dia tunjukkan kepada saya adalah hal-hal yang menyenangkan dan luar biasa, tetapi setelah itu Dia menunjukkan kepada saya neraka. Ketika Dia membawa saya ke neraka, hal pertama yang saya lihat adalah api dimana-mana. Tempat itu begitu dalam, gelap, dan merupakan lubang tak berpenghujung. Orang-orang telanjang, tak berambut. Mereka semua tak memiliki rambut, tak berpakaian, benar-benar telanjang bulat. Mereka berdiri berdesakan dan sepertinya mereka saling dorong karena mereka mau menjauh dari api. Setiap kali mereka bergerak, api memburu mereka maju dan mundur, maju dan mundur. Seluruh tempat itu dikelilingi api dan mereka berdiri berdesak-desakan satu sama lain. Mereka terlihat begitu kesakitan dan sedih dan saya tak henti-hentinya menangis untuk mereka. Ketika saya dibawa ke sana untuk kedua kalinya, saya melihat orang-orang yang sama. Kemudian saya mendengar suara-suara dan saya menoleh ke segala penjuru. Begitu banyak orang-orang berwajah Oriental (serupa etnis Cina) di sana. Dan wanita ini, dia sedang melambaikan tangannya ke arahku. Dia berkata, ”Panas, panas sekali !”. Saya melihat ke arahnya dan mata kami pun beradu pandang. Dia adalah ibu saya. Ketika saya tersadar bahwa wanita itu adalah ibu saya, hati saya serasa runtuh dan saya pun mulai menangis. Saya belum pernah merasakan penderitaan yang begitu berat sebelumnya. Benar-benar hancur perasaan saya. Begitu hancur sehingga saya tidak tahu lagi harus berbuat apa. Dan dia terus berteriak, ”Panas, panas!” dan dia melambai-lambaikan tangannya kepada saya. Saya merasakan ketika saya memandangnya dia ingin saya turun dan menolongnya. Kemudian saya melihat juga orang-orang lain, ayah saya, ibu tiri saya, keponakan saya, dia meninggal ketika dia masih begitu muda, serta dua orang teman yang saya kenal. Oh, itu adalah suatu memori yang sangat menyakitkan dan saya terus menangis sejadi-jadinya, dan kemudian Yahweh Yeshua berkata, ”AnakKu, Aku mempunyai alasan yang baik untuk menunjukkan hal ini kepadamu, dan Aku merasakan penderitaan yang lebih besar daripada engkau.” Kemudian saya berkata kepadaNya, ”Yahweh, ibu saya meninggal saat dia masih muda, dia menderita sakit untuk jangka waktu yang lama, saya pikir da bukanlah seorang yang jahat.” Dia berkata, Tak peduli betapapun baiknya seseorang, kalau dia tidak mengenalku, ke sinilah mereka akan pergi.” Tetapi dalam hati saya berkata, mengapa Engkau tunjukkan hal-hal yang sangat melukai perasaan saya ini. Saya memikirkan hal itu, namun saya tidak pernah bisa marah kepadaNya. Saya tidak dapat melihat wajahNya namun saya berani bilang bahwa sesungguhnya Diapun sedang menangis bersama dengan saya. Saya hanya bisa merasakannya. Dia terlihat begitu sedih, kemudian Dia membelai kepala saya, menggandeng tangan saya. Kami berjalan keluar dari tempat itu dan saya menangis sepanjang perjalanan. Di dalam buku, saya menjelaskan hal ini dengan lebih jelas dan gamblang. Dan kemudian Dia menunjukkan kepada saya hal lain yang menyedihkan, yaitu tentang bayi-bayi yang diaborsi. Dia membawa saya ke sebuah bangunan yang sangat besar. Bangunan itu menyerupai sebuah gudang penyimpanan barang. Ketika kami melangkah masuk, sejauh mata memandang, bayi-bayi mungil telanjang terbaring berjajar. Hm…dan saya pun mulai menangis. Saya bertanya, ”Yahweh, mengapa ada begitu banyak bayi?” “Mereka adalah bayi-bayi yang diaborsi”. Saya menanyakan apa yang akan dilakukanNya dengan bayi-bayi ini. Dia mengatakan bahwa jika ibu-ibu mereka diselamatkan dan tiba di surga, mereka boleh memiliki bayi-bayi mereka kembali.

BC: Pada kunjungannya yang ke-17 kali ke surga, Yeshua memberitahu Choo bahwa ini mungkin adalah kunjungannya yang terakhir ke surga. Mengenai hal itu Choo menulis: Kata-katanya membuat hati saya sangat gundah. Hati saya sesungguhnya telah terpaut kepadaNya. Dia berdiri dan saya tahu bahwa inilah saatnya bagi kami untuk pergi. Saya terus menangis namun di dalam hati saya, saya merasakan suatu jaminan bahwa saya akan bersama-sama dengan Dia selamanya, dan Dia akan selalu menyertai saya sepanjang saya hidup di dunia. Di ruang ganti, seorang malaikat Yahweh memeluk saya. Sungguh tak terkira bahagianya berada di tempat dimana begitu banyak cinta, belas kasih, dan pengertian yang selalu hadir. Ketika saya sedang berganti pakaian, saya bisa merasakan bahwa Abraham dan malaikat Yahweh itu tahu bahwa ini adalah kunjungan saya yang terakhir. Ketika saya berjalan meninggalkan ruang ganti tersebut, malaikat Yahweh tadi memeluk saya sekali lagi. Malaikat Yahweh ini berambut pirang, memakai jubah putih panjang dan wajahnya memancarkan kehangatan dan kelembutan. Dia tersenyum kepada saya seiiring langkah saya menuju Yahweh Yeshua.

Choo Thomas:

Ketika Yahweh Yeshua membawa saya ke surga untuk yang ke-17 kalinya, Dia menunjukkan kepada saya awan-awan. Itu adalah kunjungan saya yang terakhir ke surga. Yahweh Yeshua mengatakan bahwa ini adalah saat terakhir bagi saya untuk berada di tempat ini. Dia tidak akan membawa saya ke sini lagi sampai hari terakhir. Saya bisa merasakan betul bahwa ini adalah saat terakhir bagi saya di tempat ini. Saya pun mulai menangis karena sungguh saya tidak ingin meninggalkan tempat ini. Saya memegang tanganNya dan memohon, ”Yahweh, tolong jangan biarkan saya pergi meninggalkan tempat ini.” Saya tidak ingin pergi karena saya ingin datang ke sini lagi dan lagi. Ini benar-benar menyedihkan bagi saya bahwa saya tidak akan pergi ke sana lagi, karena setiap kali saya pergi bersamaNya ke surga, saya tidak melihat hal-hal yang menyedihkan, melainkan damai sukacita. Saya tak bisa menjelaskan, takkan pernah bisa menjelaskan perasaan damai dan sukacita yang saya alami di sana. Meskipun sedih, saya masih memilki damai sukacita. Begitu banyak cinta. Saya menangisinya selama berhari-hari.

BC: Alkitab berbicara tentang hari ketika Yeshua Ha Mashiah akan datang kembali untuk menjemput gerejaNya. Di dalam 1 Tesalonika 4:16-17: ”Sebab pada waktu tanda diberi, yaitu pada waktu penghulu malaikat berseru dan sangkakala Elohim berbunyi, maka Yahweh sendiri akan turun dari Surga dan mereka yang mati dalam Ha Mashiah akan lebih dahulu bangkit;sesudah itu kita yang hidup, yang masih tinggal, akan diangkat bersama-sama dengan mereka dalam awan menyongsong Yahweh di angkasa. Demikianlah kita akan selama-lamanya bersama-sama dengan Yahweh”. Inilah yang dinamakan ‘pengangkatan’.

Choo Thomas: [Pengangkatan]

Setelah semuanya itu, kira-kira beberapa minggu kemudian, Yahweh Yeshua membawa saya ke pantai dengan tubuh transformasi saya. Kami duduk di tempat biasa, dan setelah berbincang sejenak Dia berkata bahwa Dia akan menunjukkan sesuatu kepada saya. Hampir bersamaan dengan saat Dia mengatakannya, saya mengeluarkan suara jeritan yang mengiringi penglihatan. Setiap kali Dia menunjukkan kepada saya sesuatu yang istimewa, saya mengeluarkan suara jeritan khusus atau khas yang keluar dari dalam tubuh saya, perut saya. Jeritan itu begitu keras dan berlangsung cukup lama. Kemudian saya mendengar suara ribut-ribut, suara-suara hiruk-pikuk yang begitu bising. Saya merasakan bahwa bumi telah jatuh, begitu keras, benar-benar suara-suara yang membisingkan telinga. Kemudian saya melihat langit berwarna putih. Orang-orang berjubah putih berterbangan dimana-mana. Mereka bermunculan dimana-mana, di sana-sini, terbang menghilang, bermunculan, langit dipenuhi oleh manusia. Kemudian saya tahu bahwa itu adalah peristiwa pengangkatan. Saya pun tertawa, menangis, menjerit, penuh gairah dan sukacita . Kemudian saya melihat cucu perempuan saya, ia baru berusia 10 bulan, ia belum memiliki rambut, tiba-tiba ia terbang keluar dari dalam kamar tidurnya. Ia memakai jubah putih dan rambutnya tergerai di bahunya. Anda bisa bayangkan betapa besar sukacita saya saat itu. Berikutnya saya melihat cucu perempuan saya yang lain. Ia baru berusia 4 bulan. Ia belum memiliki rambut. Ia juga terbang keluar dari jendela sama seperti cucu perempuan saya yang lain, dengan memakai jubah putih. Rambutnya juga tergerai di bahunya. Saya pun menjerit, menangis, tertawa, kegembiraan saya meluap. Saya belum pernah merasakan kegembiraan sebesar ini sebelumnya, begitu dahsyat, sehingga seluruh rumah bisa mendengar suara saya. Untunglah suami saya sedang tidak ada di rumah. Kalau ya, tentu dia akan berpikir bahwa ada sesuatu yang salah dengan saya. Setelah itu, Yahweh menunjukkan kepada saya suatu penglihatan yang lain. Penglihatan kali ini benar-benar menyedihkan. Sungguh mengerikan.

BC: Alkitab juga bercerita tentang masa penderitaan besar, yang terjadi segera setelah pengangkatan. Di Matius 24:21-22, Yeshua berkata,Sebab pada masa itu akan terjadi siksaan yang dahsyat seperti yang belum pernah terjadi sejak awal dunia sampai sekarang dan yang tidak akan terjadi lagi. Dan sekiranya waktunya tidak dipersingkat, maka dari segala yang hidup tidak akan ada yang selamat; tetapi oleh karena orang-orang pilihan waktu itu akan dipersingkat. Hal ini dikenal sebagai ‘masa sengsara’.

Choo Thomas: [yant tertinggal dan cap/ tanda 666]

Setelah itu, Yahweh Yeshua menunjukkan kepada saya suatu penglihatan yang lain. Ini tentang orang-orang yang tertinggal di bumi. Saya yakin diantara mereka ada banyak orang-orang Kristen. Itulah sebabnya mereka berlarian, bukan?. Kalau mereka bukan orang-orang Kristen tentulah mereka tidak akan berlarian ke sana kemari. Tetapi ada polisi dimana-mana, orang-orang juga berlarian dimana-mana, mereka ketakutan, kepanikan menghiasi wajah mereka. Sebagian orang masuk ke mobil-mobil, naik ke perahu-perahu, berlarian menuju gunung, mereka benar-benar tidak tahu harus kemana mencari tempat berlindung., seolah-olah mereka sedang dikejar-kejar oleh monster atau sesuatu yang mengerikan. Begitu menakutkan, begitu mengerikan, suatu pemandangan yang benar-benar mengerikan. Setelah itu Yahweh Yeshua memberitahu saya bahwa apa yang baru saya lihat itu tidak ada apa-apanya bila dibandingkan dengan keadaan yang sebenarnya pada saat hari itu tiba. Kemudian Dia berkata bahwa setelah umatKu terangkat, Setan akan mengambil alih bumi dan dia menginginkan setiap orang menerima angka 666. Setiap orang yang menolak menerima angka 666 akan dipenggal kepalanya. Maka barangsiapa tidak mau menerima tanda dari binatang buas itu, yaitu angka 666, berarti mereka memberi hati mereka kepada Yeshua. Mereka ingin bersama-sama dengan Yeshua sampai selama-lamanya (Wahyu 20:4). Tetapi barangsiapa telah menerima tanda dari binatang buas itu, yaitu angka 666, mereka semua akan dilemparkan ke danau api sampai selama-lamanya; mereka akan dibakar di sana siang dan malam tanpa henti (Wahyu 14:11). Maka hendaklah setiap orang mengerti betul tentang hal ini dan ingat, untuk mereka yang memilih untuk dipenggal, tidak akan semudah itu. Mereka akan mengalami siksaan hebat sebelum mereka dipenggal karena Setan tidak akan membiarkan semuanya terjadi begitu mudah (bagi mereka yang memilih untuk meenolak tanda 666.) Maka bagi siapapun yang mendengar pesan ini, jika anda tidak memiliki hubungan yang dekat dengan Yahweh Yeshua Ha Mashiah, saya mohon lakukanlah sesuatu berkenaan dengan keselamatan anda. Juga, jika anda tertinggal, apapun yang terjadi jangan pernah menerima tanda 666. Lebih baik menderita untuk sementara waktu daripada dibakar untuk selama-lamanya di neraka. Tolong perhatikan pesan saya ini.

BC: Buku ini, ‘Surga Itu Nyata’, telah diterjemahkan ke dalam banyak bahasa dan telah diedarkan ke seluruh dunia. Tersedia juga versi MP3 dari buku ini yang bisa dibeli secara online.

Choo Thomas:

Terpujilah namaMu, Yahweh. Buku ini adalah bukuNya di akhir zaman ini. Dia ingin semua orang Kristen membaca dan bersaksi tentang buku ini dan inilah yang banyak orang sedang lakukan ; Setelah mereka membeli 1 buku, mereka membeli lusinan bahkan ratusan dan mereka berkata buku ini adalah alat kesaksian terbaik di samping Alkitab. Dan kemudian, saya menerima begitu banyak e-mail sampai saya tidak punya waktu untuk diri saya sendiri. Dan khususnya ketika saya menerima e-mail dari anak-anak muda atau remaja usia 12-13 tahun. Mereka bilang mereka sangat terkesan dengan buku ini. Mereka mencintai Yeshua dan menyebut buku ini sebagai ‘buku Yeshua’ dan mereka diubahkan melalui buku ini. Beberapa dari mereka bilang mereka berkeinginan untuk berhenti sekolah dan bekerja untuk Yahweh. Saya melarang mereka berhenti sekolah. Saya berpesan, ”Kalian harus terus belajar. Yahweh ingin kalian mendapatkan pendidikan”. Itulah yang saya katakan pada mereka. Apapun yang kalian lakukan, utamakanlah Yahweh, letakkan Dia sebagai prioritas utama. Ketika saya membalas e-mail mereka, mereka sangat gembira. Ribuan jiwa telah dimenangkan melalui buku ini karena buku ini benar-benar adalah ‘buku Yeshua’. Dan Dia menggenapi semua janji-janjiNya dari awal sampai akhir berkenaan dengan buku ini. Dia mengatakan Dia akan mengurusi segalanya berkenaan dengan buku ini dari awal sampai akhir. Saya bilang bahwa saya begitu kuatir tentang banyak hal dan Dia berkata,”Mengapa engkau kuatir? Ini bukuKu. Aku akan mengurusi segalanya; Dia mengatakannya berulang kali. Dan Dia benar-benar mengurus segalanya dari awal sampai akhir. Barang siapa telah membaca buku ini, mereka pasti tahu bahwa ini adalah buku milik Yeshua dan Dia telah mengurus segalanya. Semua janji-janjiNya tentang buku ini ditepatiNya. Sekarang tugas saya yang tertinggal adalah pelayanan tarian. Dia telah melatih pelayanan tarian saya selama 3 tahun; Ini adalah tarian kudus. Saya telah menari di gereja selama 2 tahun. Saat ini saya telah menunggu kedatanganNya selama tiga setengah tahun. Menunggu adalah hal terberat dalam melayani Yahweh. Anda tahu, saya harus menunggu selama 7 tahun sebelum Dia menerbitkan buku ini. Saya sempat berpikir bahwa Dia tidak akan pernah menerbitkan buku ini, tetapi Dia selalu menggenapi janjiNya. Anda bisa lihat sendiri.

BC: Pada kunjungan terakhirnya ke Surga, Yeshua membuat sebuah janji yang sangat spesial kepada Choo.

Choo Thomas:

Akhir dari kunjungan-kunjungan ini adalah saat saya sedang mengerjakan manuskrip (teks asli berupa tulisan tangan atau ketikan yang siap untuk diserahkan kepada penerbit) buku ini. Kemudian Dia membawa saya menuju pantai di bumi. Kami menghabiskan waktu bersama selama beberapa jam. Dia bilang Dia akan mebawa saya ke sana setiap Senin. Saat itu tanggal 27 Mei 1996. Sejak saat itu, tanpa pernah luput sekalipun, Dia selalu membawa saya ke pantai itu setiap Senin dengan tubuh transformasi saya. Dia membangunkan saya beberapa menit setelah jam 12 dini hari. Dia membuat tubuh saya bergetar selama 30 menit, tepat 30 menit, tidak pernah kurang dan tidak pernah lebih. Kemudian hadiratNya nampak dan tubuh spiritNya bersama tubuh spirit saya menuju ke pantai. Dan ketika kami tiba di sana, hampir selalu Dia yang berbicara dan saya mendengarkan. Kemudian saya menyanyi, saya menari dengan tubuh spirit saya. Itu adalah saat-saat terindah dalam hidup saya.

BC: Alasan mengapa Yeshua telah mati di kayu salib adalah Yohanes 3:16 – Karena begitu besar kasih Elohim akan dunia ini, sehingga Ia telah mengaruniakan AnakNya yang tunggal supaya setiap orang yang percaya kepadaNya tidak binasa, melainkan beroleh hidup yang kekal. Oleh karena itu, menurut Roma 10:9 – Sebab jika kamu mengaku dengan mulutmu, bahwa Yeshua adalah Yahweh, dan percaya dalam hatimu bahwa Elohim telah membangkitkan Dia dari antara orang mati, maka kamu akan diselamatkan.

Choo Thomas:

Banyak orang berkata,”Siapa yang peduli tentang apa yang terjadi setelah saya mati”? Hehehe.. Kemudian saya berkata,”Sebaiknya anda peduli.”

Siapapun dari anda yang belum pernah mengucapkan doa keselamatan sebelumnya, Saya ingin berdoa bersama anda. Ikuti doa saya.

“Yahweh Yeshua, aku percaya bahwa Engkau adalah Anak Elohim dan Engkau telah mati demi aku. Masuklah ke dalam hatiku dan jadilah Yahweh dan Juru Selamatku. Kumohon ampunilah segala dosa-dosaku dan sucikanlah aku dengan darahmu yang kudus. Kendalikanlah segala segi kehidupanku mulai saat ini dan seterusnya. Yeshua, penuhilah aku dengan Roh KudusMu dan mampukanlah aku untuk dipakai bagi kemuliaanMu. Aku mau melayaniMu, mencintaiMu, dan mematuhiMu sepanjang hidupku, serta melakukan sesuatu yang dapat mengubah hidup orang-orang lain. Bapa, terima kasih telah menjadikanku anakMu. Dalam nama Yeshua yang kudus, Amin.

Haleluya! Siapapun yang telah bersama saya mengucapkan doa di atas, pergilah ke gereja, dengarkanlah Firman Elohim yang disampaikan oleh pendeta dan bacalah Alkitab setiap hari. Pelajarilah, bukan sekedar baca. Berdoalah dengan sering sepanjang hari dan milikilah hubungan dengan Yeshua. Terima kasih. Amin. Haleluya!

BC: Mewakili Pelayanan Injil Choo Thomas, saya ucapkan terima kasih anda telah menyaksikan tayangan kami. Dalam buku ‘Surga Itu Nyata’, Yeshua berkata bahwa Dia akan datang lebih cepat dari yang kita perkirakan. Maka, bersiaplah dan marilah kita persembahkan segala pujian pada Elohim kita!

  1. Kesaksian Choo Thomas dalam bentuk Video
  2. Buku Heaven is so rael baca online

Diambil dari

Surga itu Nyata

Hak cipta dari artikel ini dimiliki oleh penjalabaja.wordpress.com. Artikel ini boleh diperbanyak dengan syarat alamat blog disertakan dengan lengkap dan bukan untuk tujuan komersial.

7 Orang Kolombia diperlihatkan Sorga

Bersama, ke tujuh orang muda dari Kolumbia ini dibawa oleh Yesus Ha Mashiah dan diperlihatkan keadaan Surga dan Neraka. Melihat cerita mereka kemuliaan dari Surga dan kengerian dari Neraka.

Kesaksian Pertama: Esau

2 Kor 12:2, Aku tahu tentang seorang Kristen ; empat belas tahun yang lampau – entah di dalam tubuh, aku tidak tahu, entah di luar tubuh, aku tidak tahu, Elohim yang mengetahuinya – orang itu tiba-tiba diangkat ke tingkat yang ketiga dari sorga.

Kami sedang berada di kamar ketika kami mengalami pengalaman pertama. Ruangan dipenuhi cahaya dari kemuliaan dari Yahweh. Sinar itu sangat terang untuk menerangi seluruh ruangan. Ruangan penuh dengan kemuliaanNya, suasananya begitu indah sebelum Dia muncul.

Yesus berkata kepada kami, “Anak-anakKu, sekarang Aku akan menunjukkan KerajaanKu, kita akan pergi ke Surga.” Kami saling berpegangan tangan kemudian kami diangkat. Aku melihat ke bawah dan memperhatikan bahwa kami sedang keluar dari tubuh kami. Ketika kami pergi, kami sedang memakai jubah putih dan kami terus terbang ke atas dengan kecepatan yang tinggi.

Kami sampai di depan sepasang pintu gerbang untuk masuk ke Kerajaan Surga. Kami semua terheran-heran dengan apa yang terjadi dengan kami semua. Syukur, Yesus, Putra Elohim ada di sana berada dengan kami, di depan ada dua malaikat yang masing-masing memiliki empat sayap.

Kedua malaikat ini kemudian berbicara kepada kami, tapi kami tidak mengerti apa yang mereka katakan. Bahasanya sangat jauh berbeda dengan bahasa manusia. Kedua malaikat ini mempersilahkan kami dan mereka membuka kedua pintu yang sangat besar itu. Kami melihat suatu tempat yang sangat indah, dengan banyak hal yang belum pernah kami lihat. Ketika kami masuk, ada suatu damai yang mengisi hati kami. Alkitab katakan bahwa Yahweh akan memberi kita damai yang melampaui akal manusia. (Filipi 4:7).

Hal yang pertama aku lihat adalah seekor rusa, dan aku bertanya kepada salah seorang temanku, “Sandra, apakah kau lihat apa yang aku lihat?”, dia tidak lagi menangis atau berteriak lagi, sama seperti ketika kami sedang di perlihatkan Neraka. Dia tersenyum dan berkata : “Ya Esau, aku sedang melihat seekor rusa!”. Kemudian aku tahu bahwa semuanya adalah nyata, kami benar-benar sedang berada di Kerajaan Surga. Semua hal-hal yang mengerikan yang kami lihat ketika kami berada di Neraka semua terlupakan. Dan kami menikmati kemuliaan Yahweh. Kami mendekat kepada rusa tersebut, di balik rusa itu ada sebuah pohon yang besar dan tinggi. Itu adalah tengah-tengah dari firdaus.

Alkitab mengatakan dalam Wahyu 2:7, Siapa bertelinga, hendaklah ia mendengarkan apa yang dikatakan oleh Roh kepada jemaat-jemaat: Barangsiapa menang, dia akan Kuberi makan dari pohon kehidupan yang ada di Taman Firdaus Elohim.

Pohon adalah symbol dari Yesus, karena Ha Mashiah adalah Hidup Selamanya. Di balik pohon tersebut, ada sebuah sungai yang airnya bagaikan kristal. Begitu jernih dan indah, sepertinya kami tidak pernah melihatnya di bumi. Kami sangat ingin untuk tinggal di sana. Beberapa kali kami meminta, “Yahweh kami mohon! Jangan bawa kami keluar dari tempat ini! Kami ingin berada di sini untuk selamanya! Kami tidak ingin kembali ke bumi!”. Kemudian Yahweh menjawab kami, “Adalah perlu untuk bersaksi dari semua hal yang Aku siapkan bagi semua yang mengasihiKu karena Aku akan datang sebentar lagi, dan imbalannya adalah tinggal bersama denganKu”.

Ketika kami melihat sungai itu, kami terburu-buru pergi ke sana dan ingin melihat air tersebut. Kami ingat bahwa ada tertulis dalam Yoh 7:38, barangsiapa percaya kepada-Ku, seperti yang dikatakan oleh Kitab Suci: Dari dalam hatinya akan mengalir aliran-aliran air hidup. Air dari sungai ini seperti mempunyai kehidupan di dalamnya, jadi, kami membenamkan diri kami kedalamnya. Di dalam air dan di luar air kami dapat bernafas dengan normal. Sungai itu sangat dalam dan di sana terdapat banyak macam-macam ikan yang berwarna-warni. Cahaya di dalam dan luar air sama-sama normal, dalam Surga cahaya tidak datang dari sumber cahaya tertentu, semua tersinari dengan cerah. Alkitab menuliskan dalam Wahyu 21:23-24 bahwa, dan kota itu tidak memerlukan matahari dan bulan untuk menyinarinya, sebab kemuliaan Elohim meneranginya dan Anak Domba itu adalah lampunya. Dan bangsa-bangsa akan berjalan di dalam cahayanya dan raja- raja di bumi membawa kekayaan mereka kepadanya.

Kami meninggalkan sungai itu dan berlari ke semua tempat kami bisa temukan, kami ingin untuk menyentuh dan mengalami semuanya. Kami ingin untuk membawa semuanya pulang bersama kami, karena kami benar-benar terpukau dengan semua hal-hal yang ada di Surga. Karena begitu indahnya, semua hal itu itu tidak dapat terucapkan dengan kata-kata. Ketika Rasul Paulus di bawa ke Surga, dia melihat banyak hal yang dia tidak bisa jelaskan dengan kata-kata, karena keindahan yang sangat dari hal-hal yang ada di Kerajaan Surga. Seperti dalam 2 Korintus 12:4.

Ketika kami datang ke suatu tempat yang luas sekali, suatu tempat yang indah dan menakjubkan. Tempat itu penuh dengan batuan berharga, seperti, emas, intan, jamrud, dan berlian. Lantainya terbuat dari emas murni. Kami kemudian pergi ke tempat yang terdapat tiga buku yang sangat besar. Yang pertama adalah Alkitab yang terbuat dari emas. Untuk selama-lamanya, ya YAHWEH, firman-Mu tetap teguh di sorga. Dalam Mazmur 119:89 dikatakan Firman YAHWEH adalah kekal dan Firman YAHWEH berada di Surga selamaya. Kami memperhatikan pada Alkitab emas yang besar, halamannya, sampulnya, semuanya terbuat dari emas murni.

Buku yang kedua adalah lebih besar dari ukuran Alkitab. Ketika dibuka dan ada seorang malaikat yang sedang menulis didalam buku tersebut. Bersama Yahweh kami dapat melihat apa yang malaikat tersebut sedang tulis. Malaikat itu sedang menulis semua hal yang terjadi di bumi. Semua yang telah terjadi, termasuk tanggal, jam, semuanya tercatat disitu. Ini dilakukan adalah untuk penggenapan kata-kata Yahweh yang ditulis ketika bukunya dibuka, dan orang-orang di bumi akan diadili sesuai dengan apa yang mereka kerjakan yang tertulis di buku itu. Wahyu 20:12, dan aku melihat orang-orang mati, besar dan kecil, berdiri di depan takhta itu. Lalu dibuka semua kitab. Dan dibuka juga sebuah kitab lain, yaitu kitab kehidupan. Dan orang-orang mati dihakimi menurut perbuatan mereka, berdasarkan apa yang ada tertulis di dalam kitab-kitab itu.

Dan buku yang ketiga adalah buku yang lebih besar lagi dari buku yang kedua! Bukunya tertutup, tapi kami mendekati buku itu. Kami bertujuh menurunkan dari tempat berdirinya, sesuai perintah Yahweh, dan kami menaruhnya pada sebuah tiang.

Tiang dan penyangga di Surga benar-benar indah! Itu tidak terbuat seperti yang ada di bumi. Penyangganya seperti mengembang, itu terbuat dari batuan berharga. Ada yang terbuat dari berlian, ada yang terbuat dari jamrud murni, yang lain terbuat dari emas murni, dan yang lain-lainnya terbuat dari campuran dari batuan berharga tadi. Aku kemudian mengerti bahwa Yahweh adalah pemilik dari semua hal yang ada, seperti tertulis di Hagai 2:9, Kepunyaan-Kulah perak dan kepunyaan-Kulah emas, demikianlah firman YAHWEH semesta alam. Aku mengerti bahwa Yahweh kita adalah yang benar-benar kaya dan Dia memiliki semua kekayaan yang ada di dunia. Saya juga mengerti bahwa semua hal pun adalah kepunyaan Yahweh, dan Dia ingin memberikan itu semua kepada yang memintanya di dalam iman.

Yahweh berkata, “Mintalah kepadaKu dan Aku akan memberikan bangsa-bangsa sebagai warisan”. Mazmur 2:8. Buku yang kami taruh pada penyangga tersebut adalah sangat besar, bahkan untuk membuka halaman selanjutnya, kami harus berjalan dari satu sisi ke sisi yang lainnya. Kami berusaha membaca apa yang tertulis di dalam buku itu, karena Yahweh yang meminta kami membacanya. Pada awalnya, sangat sulit membacanya karena ditulis dengan karakter-karakter asing yang kami tidak dapat mengerti. Sangat jauh berbeda dari bahasa yang ada di dunia, itu merupakan sesuatu yang benar-benar Surgawi. Tapi, dengan bantuan dari Roh Kudus, kami diberikan berkat untuk mengerti buku tersebut. Seperti perban yang di lepas dari mata, kami dapat kemudian mengerti tulisan-tulisan tersebut, seperti halnya dengan bahasa kita.

Kami kemudian melihat bahwa kami tertulis di dalam buku itu. Yahweh kemudian memberitahu kami bahwa buku itu adalah Buku Kehidupan. (Wahyu 3:5). Kami mencatat bahwa nama-nama yang tertulis di buku adalah tidak sama dengan nama kami disebut di bumi, nama-nama ini adalah nama-nama baru, agar Firman YAHWEH bisa digenapi ketika dikatakan bahwa, siapa bertelinga, hendaklah ia mendengarkan apa yang dikatakan Roh kepada jemaat-jemaat: Barangsiapa menang, kepadanya akan Kuberikan dari manna yang tersembunyi; dan Aku akan mengaruniakan kepadanya batu putih, yang diatasnya tertulis nama baru, yang tidak diketahui oleh siapapun, selain oleh yang menerimanya.

Di Surga, kami bisa mengucapkan nama-nama kami, tapi ketika Yahweh membawa kami kembali lagi ke bumi, nama-nama tersebut di hapus dari ingatan dan dari hati kami. Firman YAHWEH adalah kekal, dan harus tergenapi. Teman-temanku, Alkitab berkata dalam Wahyu 3:11, Aku datang segera. Peganglah apa yang ada padamu, supaya tidak seorang pun mengambil mahkotamu. Di Surga, terdapat milyaran hal-hal yang menakjubkan, kita tidak dapat mengekspresikannya dengan kata-kata dari mulut kita. Tapi saya mau katakan sesuatu, “Yahweh sedang menunggumu!” Bagaimanapun hanya orang-orang yang setia sampai akhirnya yang akan di selamatkan. (Markus 13:13).

Kesaksian Kedua, Ariel

Kami terbang ke atas dan menuju ke Kerajaan Surga, kami akhirnya sampai di suatu tempat yang sangat indah dengan sepasang pintu yang indah. Di depan pintu tersebut ada dua malaikat yang menyambut kami. Kemudian mereka berkata-kata, tapi sepertinya apa yang mereka katakan adalah bahasa malaikat dan kami tidak dapat mengerti apa yang mereka katakan. Tapi Roh Kudus memberikan kami pengertian. Mereka mengucapkan ucapan selamat datang kepada kami. Yahweh Yesus menaruh tangan di depan pintu dan pintu tersebut terbuka. Jika Yesus tidak bersama kami, kami tidak dapat masuk kedalam Surga.

Kami kemudian takjub dengan apa yang ada didalam Surga. Kami melihat sebuah pohon yang sangat besar, Alkitab menyebutkan pohon ini sebagai “Pohon Kehidupan”, Wahyu 2:7. Kami kemudian menuju ke sebuah sungai, yang didalamnya terdapat berbagai banyak macam ikan. Semuanya begitu menakjubkan, akhirnya kami memutuskan untuk masuk kedalam air. Kami kemudian berenang kedalam air. Kami melihat ikan yang berenang di sekitar dan mengelilingi kami dan menyentuh kulit kami. Kami berenang tidak seperti layaknya di bumi, kehadiran Yahweh menenangkan ikan tersebut. Ikan-ikan tersebut mendekati kami kami karena mereka tahu bahwa kami tidak akan menyakiti mereka. Saya begitu terberkati dan terheran-heran ketika saya menangkap seekor ikan tersebut dan mengambilnya keluar dari air. Yang mengherankan adalah ikan tersebut sangat tenang dan menikmati kehadiran Yahweh walaupun ikan tersebut saya pegang. Saya kemudian menaruh ikan tersebut kembali ke air.

Saya bisa melihat dari kejauhan bahwa disana ada kuda putih di Surga, sebagaimana tertulis dalam Firman YAHWEH dalam Wahyu 19:11, Lalu aku melihat sorga terbuka: sesungguhnya, ada seekor kuda putih; dan Ia yang menungganginya bernama: “Yang Setia dan Yang Benar”, Ia menghakimi dan berperang dengan adil. Kuda-kuda tersebut akan dipakai salah satunya oleh Yahweh ketika Dia kembali ke dunia untuk menjemput anak-anakNya, gerejaNya. Saya mendekati kuda-kuda tersebut dan menepuk mereka. Yahweh ijinkan saya untuk mengendarai salah satu dari mereka. Ketika saya mengendarainya, saya merasakan sesuatu yang belum pernah saya rasakan sebelumnya di bumi. Saya merasakan kedamaian, kebebasan, cinta, bahwa seorang bisa merasakan tempat yang indah tersebut. Saya benar-benar menikmati apa yang saya bisa lihat oleh mata saya. Saya ingin menikmati semua hal yang indah di Firdaus yang Yahweh telah sediakan untuk kami.

Kami bisa melihat meja jamuan pernikahan, semuanya telah disediakan. Itu tidak mempunyai awal dan akhir. Kami melihat kursi-kursi yang telah disediakan. Disana juga tersedia mahkota kehidupan yang siap kami ambil. Kami melihat makanan yang lezat-lezat yang telah ditata, untuk semua yang telah di undang ke Perjamuan Kawin Anak Domba.

Malaikat-malaikat ada disitu dengan pakaian jubah putih yang Yahweh telah menyambut kami. Saya terpukau dengan semua hal yang ada di sana. Firman YAHWEH mengatakan kepada kita bahwa yang akan masuk ke Kerajaan Surga adalah seperti anak-anak, Matius 18:3. Ketika kami ada di Surga kami seperti anak-anak. Kami kemudian menikmati apa yang ada disana, bunga-bunga, tempat tinggal, bahkan Yahweh memperbolehkan kami untuk masuk ke dalam rumah-rumah tersebut.

Kemudian Yahweh membawa kami tempat yang terdapat anak-anak. Yahweh berada di tengah mereka dan Ia kemudian bermain dengan mereka. Dia mencukupkan waktu untuk bermain dengan mereka dan Ia menikmati ketika bersama mereka. Kami mendekat kepada Yahweh dan bertanya kapadaNya, “Yahweh, apakah anak-anak ini yang akan di lahirkan ke dunia?”. Dan Yahweh manjawab, “Bukan, anak-anak ini adalah yang di aborsi di bumi”. Ketika mendengar ini saya merasakan di dalam saya berguncang yang membuat saya merinding.

Saya ingat ketika dengan hal saya pernah lakukan di masa lalu, ketika saya belum kenal Yahweh. Ketika waktu itu, saya menjalin hubungan dengan seorang wanita dan akhirnya dia hamil. Ketika dia katakan bahwa dia hamil, saya tidak tahu apa yang harus saya lakukan, jadi saya meminta waktu untuk mengambil sebuah keputusan. Waktu berlalu dan kemudian saya menemuinya, semuanya sudah terlambat karena dia sudah melakukan aborsi. Bahkan ketika saya menerima Yahweh dalam hati saya, kalau aborsi adalah sesuatu saya yang tidak bisa maafkan. Kemudian Yahweh lakukan sesuatu hari itu, Dia membolehkan saya untuk memasuki tempat tersebut dan berkata kepadaku, “Ariel, apakah kau lihat anak perempuan yang ada disana? Anak tersebut adalah anakmu.” Ketika Dia berkata demikian, saya merasakan luka, didalam jiwa saya untuk waktu yang lama, kemudian jadi sembuh. Yahweh mengijinkan saya mendekatinya dan bersama dengan saya. Saya memegang tangannya dan menatap ke matanya. Satu kata yang saya dengar dari bibirnya, “Ayah”. Saya mengerti bahwa saya pengampunan Yahweh yang telah mengampuni saya, tapi saya kemudian belajar untuk memaafkan diri saya sendiri.

Teman-teman yang terkasih, siapapun yang membaca ini, saya ingin memberitahumu sesuatu hal. Yahweh telah mengampuni dosamu, sekarang belajarlah mengampuni dirimu sendiri. Saya berterimakasih kepada Yahweh yang mengijinkan kesaksian ini kepadamu. Yahweh Yesus Ha Mashiah saya berikan hormat dan pujian! Kesaksian ini adalah tentang Yahweh, Dia ijinkan kita untuk menerima pewahyuan ini. Saya harap bahwa saudara-saudara yang menerima kesaksian ini akan menerima juga berkat dan dapat memberkati yang lain. Yahweh memberkati.

Kesaksian Ketiga

Wahyu 21:4, dan la akan menghapus segala air mata dari mata mereka, dan maut tidak akan ada lagi; tidak akan ada lagi perkabungan, atau ratap tangis, atau dukacita, sebab segala sesuatu yang lama itu telah berlalu.

Ketiga kami tiba, pintu yang besar itu terbuka bagi kami. Dan kami melihat ada lembah yang penuh dengan bunga. Bunga-bunga itu sangat menakjubkan dan baunya sangat harum. Kami mulai berjalan dan merasakan kebebasan penuh seperti kami tidak pernah mandapatkannya di bumi. Kami merasakan sukacita yang memenuhi hati kami dan selama kami memperhatikan pada bunga-bunga tersebut kalau bunga tersebut unik, setiap daun bunga mempunyai perbedaan, ketulusan, dan mempunyai warna yang berwarna-warni.

Dalam hatiku, saya berkata kepada Yahwehku kalau saya ingin mempunyai salah satu dari bunga tersebut. Yahweh memberikanku tanda setuju. Saya mendekat kesebuah bunga dan mencabutnya. Tapi tidak terjadi apa-apa. Saya tidak bisa mencabutnya dari tanah. Bahkan saya tidak bisa mencabut daun bunga tersebut. Kemudian Yahweh memecah kesunyian dan berkata, “Semuanya harus dilakukan atas dasar kasih”. Dia menyentuh salah satu bunga itu dan jatuh ke tangan Yahweh dengan sendirinya. Kemudian Ia memberikannya kepada kami. Kami melanjutkan perjalanan dan mencium kalau aroma bunga tersebut masih bersama dengan kami.

Kami sampai di suatu tempat dengan satu pasang pintu yang sangat indah. Pintu itu rumit, banyak hiasannya dalam keindahannya dan mempunyai batuan berharga yang terpahat mengelilingi mereka. Pintu tersebut terbuka dan kami memasuki kedalam suatu ruangan dengan didalamnya terdapat banyak orang. Semuanya berlari dan membuat persiapan-persiapan. Beberapa dari mereka membawa rol dari pakaian putih bersih di bahu mereka, ada yang membawa gulungan dari benang emas, dan ada juga yang membawa pelat dengan semacam pelindung di dalamnya. Semuanya berlari dengan penuh semangat.

Kami bertanya pada Yahweh kenapa disini ada banyak sekali usaha dan terburu-buru. Yahweh meminta seorang yang muda untuk mendekat. Orang ini mempunyai sebuah gulungan di bahunya. Dia kemudian mendekat dan menatap Yahweh, dengan hormat. Ketika Yahweh bertanya padanya kenapa dia membawa-bawa gulungan baju, dia menatap Yahweh dan berkata, “Yahweh, Engkau tahu untuk apa pakaian ini! Pakaian ini adalah untuk membuat jubah dari yang telah diselamatkan, jubah-jubah itu adalah untuk perkawinan agung” Mendengar ini, kami merasakan sukacita yang besar dan damai yang melimpah. Wahyu 19:8 berkata, Dan kepadanya dikaruniakan supaya memakai kain lenan halus yang berkilau-kilauan dan yang putih bersih! Lenan halus itu adalah perbuatan-perbuatan yang benar dari orang-orang kudus.

Ketika kami keluar dari tempat itu kami merasakan damai yang lebih lagi, karena menakjubkan untuk dilihat dan Yahweh dengan SendiriNya telah membuat sesuatu yang indah bagi kita. Dia Empunya tempat itu dan waktu untukmu karena kamu penting bagiNya. Ketika kami keluar dari tempat itu, kami kehilangan pandangan setiap detail dari Surga. Itu seperti setiap hal mempunyai pemikiran tersendiri, dan setiap obyek yang ada di sana adalah kemuliaan untuk Yahweh.

Ketika kami datang ke suatu tempat di mana terdapat jutaan dan jutaan anak-anak, dari semua umur. Ketika mereka melihat Yahweh, semuanya ingin memeluk Dia, untuk merasakan cintaNya, karena Dia-lah kerinduannya. Yesus adalah kerinduan dari setiap anak-anak disini. Kami seperti ingin menangis melihat bagaimana Yahweh menjadi rebutan dari setiap anak-anak, bagaimana Dia mencium dan memegang tangan mereka.

Kami melihat bagaimana malaikat-malaikat mendekat kepada YAHWEH, membawa Dia bayi-bayi yang di bungkus kain lenan. YAHWEH menjamah, menyentuh, dan memberikan mereka ciuman pada pergelangan tangan mereka dan kami melihat malaikat-malaikat tersebut membawa mereka kembali. Kami bertanya kepada Yahweh kenapa di sana ada banyak sekali anak-anak, apakah itu adalah anak-anak yang akan di kirim ke dunia. Yahweh menghela nafas untuk menjawab, dan dia menjawab, “Bukan, anak-anak ini tidak akan di kirim ke dunia! Semua anak ini adalah yang telah di aborsi di dunia, yang mana orang tuanya tidak menginginkan mereka. Anak-anak ini adalah anak-anakKu dan Aku mengasihi mereka.” Saya menundukkan kepala dan suaraku gemetaran untuk menanyakan pertanyaan seperti itu kepadaNya.

Ketika saya tidak mengenal Yahweh, Jalan Hidup yang benar, saya membuat kesalahan dan berbuat dosa dengan seseorang. Diantara dosa-dosa itu adalah aborsi yang telah saya lakukan. Ada jeda waktu dimana saya menatap muka dengan muka dengan Yahweh dan kemudian bertanya kepadaNya, “Yahweh, apakah bayi yang saya aborsi, dulu, disini?” Yahweh menjawab, “Ya”. Saya kemudian berjalan ke salah satu tempat dan saya melihat anak kecil yang imut. Mendekati seorang malaikat yang sedang berdiri. Malaikat itu memandang kea rah Yahweh, dan anak itu membelakangi kami.

Yahweh berkata kepadaku, “Lihat, itu adalah anakmu”. Saya ingin melihatnya jadi saya berlari ke arahnya, tapi malaikat itu menghentikan aku dengan tangannya. Dia berkata saya harus mendengar anak itu dahulu. Saya kemudian mendengar apa yang anak itu katakan. Dia berkata dan melihat ke arah anak-anak lain. Dia bertanya kepada malaikat, “Apakah ayahku dan ibuku akan datang kemari segera?” Malaikat itu menatapku, kemudian menjawab dia ,”Ya, ayahmu dan ibumu akan datang segera.”

Saya tidak mengerti kenapa saya di khususkan untuk mendengar kata-kata itu, tapi di hatiku saya tahu kalau kata-kata itu adalah yang terbaik yang Yahweh bisa berikan kepada saya. Anak kecil itu tidak bicara masalah kemarahan, atau sakit, mungkin tahu kami tidak biarkan dia untuk lahir. Dia hanya menunggu dengan kasih kalau Yahweh ada di hatinya.

Kami melanjutkan perjalanan, tapi saya terus terpikir anak itu. Saya tahu kalau suatu hari saya akan bersama dia nanti. Saya mempunyai suatu alas an untuk pergi kesana, karena seseorang telah menungguku dalam Kerajaan Surga. Firman YAHWEH berkata dalam Yesaya 65:19, Aku akan bersorak-sorak karena Yerusalem, dan bergirang karena umat-Ku; di dalamnya tidak akan kedengaran lagi bunyi tangisan dan bunyi erangpun tidak.

Kami datang ke suatu tempat dengan pegunungan yang kecil, dan Yahweh Yesus menari. Di depanNya, ada sekumpulan orang dengan pakaian jubah putih dan mereka mengangkat tangan dengan carang minyak jaitun hijau. Ketika mereka melambaikannya di udara, mereka melepaskan minyak. Yahweh mempunyai banyak hal yang telah dipersiapkan untukmu! Sekarang adalaah waktu yang harus kamu serahkan untukNya.

Yahweh memberkatimu.

Kesaksian Keempat

Di dalam Kerajaan Surga, kami melihat banyak sekali hal-hal yang menakjubkan sebagaimana tertulis di dalam Firman YAHWEH, di 1 Korintus 2:9, tetapi seperti ada tertulis: Apa yang tidak pernah dilihat oleh mata, dan tidak pernah didengar oleh telinga, dan yang tidak pernah timbul di dalam hati manusia: semua yang disediakan Elohim untuk mereka yang mengasihi Dia.

Kami tiba di Kerajaan Surga, tempat itu sangat banyak hal yang spektakuler dan menakjubkan, banyak hal-hal yang besar dan merasakan kemuliaan Yahweh. Tempat itu begitu special, tepat yang penuh dengan anak-anak. Kami bisa katakan kalau disana ada jutaan anak-anak di tempat itu.

Kami melihat anak-anak dari berbagai usia, Surga dibagi kedalam beberapa bagian. Kami melihat semacam bayi-bayi yang di tampung antara umur 2-4. Kami juga memperhatikan anak-anak di Kerajaan Surga bertumbuh dan di sana ada sekolah di mana anak-anak tersebut diajari Firman YAHWEH. Guru-gurunya adalah malaikat-malaikat dan mereka mengajarkan anak-anak untuk menyanyikan lagu pujian dan untuk memuliakan Yahweh Yesus.

Katika Yahweh tiba, kami melihat kebahagiaan Raja kami yang besar sekali. Walaupun kami tidak bisa melihat wajahNya, kami bisa melihat Dia tersenyum, yang memenuhi seluruh tempat. Ketika Dia tiba, semua anak-anak berlari ke arahNya! Diantara semua anak-anak itu, kami melihat Maria, ibu Yahweh Yesus sewaktu di Dunia. Dia wanita yang sangat cantik. Kami tidak melihat dia dalam tahta dan tidak juga orang-orang yang memuji dia. Dia ada disana ada sebagaimana wanita yang lainnya yang ada di Surga, seperti semua orang-orang di Dunia dia diselamatkan. Dia memakai jubah putih dan memakai ikat pinggang emas, dan rambutnya panjang sampai ke pinggang.

Di Dunia, kami telah mendengar kalau banyak orang yang memuji Bunda Maria sebagai ibu Yesus, tapi saya ingin memberitahu Firman YAHWEH yang berkata dalam dalam Yohanes 14:6, Akulah jalan dan kebenaran dan hidup. Tidak ada seorangpun yang datang kepada Bapa, kalau tidak melalui Aku. Jalan masuk ke dalam Kerajaan Surga hanyalah Yesus dari Nazareth.

Kami juga memperhatikan kalau disana tidak ada matahari atau bulan. Firman YAHWEH berkata dalam Wahyu 22:5, dan malam tidak akan ada lagi di sana dan mereka tidak memerlukan cahaya lampu dan cahaya matahari, sebab YAHWEH Elohim akan menerangi mereka, dan mereka akan memerintah sebagai raja sampai selama-lamanya.

Kami bisa melihat kemuliaan Yahweh. Kami kesulitan untuk menjelaskan betapa mengerikannya sewaktu kami di Neraka, tapi adalah lebih sulit untuk menjelaskan yang berhubungan dengan Surga dan kesempurnaan dari sang Pencipta. Ketika kami ada disana, kami ingin berlari dan melihat segalanya. Kami bisa tiduran pada rumput, dan kami bisa merasakan kemuliaan Yahweh. Siulan yang lembut, angin yang sepoi-sepoi yang berhembus di wajah kami, semuanya adalah sesuatu yang amat indah.

Tapi di tengah-tengah langit, kami bisa melihat sebuah salib yang besar yang terbuat dari emas murni. Kami percaya kalau ini bukan penyembahan terhadap berhala tapi sebagai symbol yang menunjukkan kalau kematian Yesus di kayu salib, kita bisa masuk kedalam Kerajaan Surga.

Kami melanjutkan perjalanan di Surga. Sangat mengasikkan berjalan-jalan bersama Yahweh Yesus Ha Mashiah. Kami tahu dengan yakin, kalau Yahweh yang kami layani adalah Yesus dari Nazareth. Banyak dari kita berpikir kalau ada Yahweh di atas sana, hanya menunggu kita melakukan dosa, jadi Dia bisa menghukum kita dan mengirim kita ke Neraka.

Tapi itu bukan begitu. Kami bisa melihat gambaran yang lain dari Yesus, kalau Yesus adalah seorang teman, kalau Yesus pun menangis kalau kamu menangis. Yesus adalah Yahweh yang penuh cinta, kasih dan pengampunan, Dia membawa kita dalam tanganNya untuk membantu kita meneruskan jalan kepada keselamatan.

Yahweh Yesus juga mempertemukan kami dengan seseorang yang ada di Alkitab. Kami bertemu dengan Raja Daud, Raja Daud yang ada di Alkitab. Dia adalah lelaki yang tampan, tinggi dan wajahnya menggambarkan kemuliaan Yahweh. Ketika kami ada di dalam Kerajaan Surga, satu hal yang Raja Daud lakukan adalah menari, menari, menari dan memberikan semua kemuliaan dan hormat kepada Yahweh.

Bagi semua yang membaca kesaksian ini, saya ingin memberitahumu di dalam Firman YAHWEH dalam Wahyu 21:27, tetapi tidak akan masuk ke dalamnya sesuatu yang najis, atau orang yang melakukan kekejian atau dusta, tetapi hanya mereka yang namanya tertulis di dalam kitab kehidupan Anak Domba itu. Dan saya juga ingin memberitahumu kalau hanya yang berani yang masuk ke Kerajaan Surga. Yahweh memberkatimu.

Kesaksian Kelima

2 Korintus 5:10, sebab kita semua harus menghadap takhta pengadilan Ha Mashiah, supaya setiap orang memperoleh apa yang patut di terimanya, sesuai dengan yang dilakukannya dalam hidupnya ini, baik ataupun jahat.

Dalam Kerajaan Surga, kami bisa melihat Yerusalem Baru yang Alkitab ceritakan dalam Yohanes 14:2, di rumah Bapa-Ku banyak tempat tinggal. Jika tidak demikian, tentu Aku mengatakannya kepadamu. Sebab Aku pergi ke situ untuk menyediakan tempat bagimu. Kami bisa melihat kota itu dan masuk kedalamnya, kota itu benar-benar nyata dan kota yang menakjubkan! Yesus pergi kesana untuk mempersiapkan tempat kediaman itu untuk kita.

Di dalam kota kami bisa melihat tempat tinggal atau rumah dengan nama pemilik ada di depan rumah-rumah iu. Kota itu belum juga didiami, tapi itu telah siap untuk kita. Kami kemudian pergi kedalam rumah dan melihat semua hal yang ada didalam. Tapi kemudian kami meninggalkan kota itu, kami lupa dengan hal-hal yang kami lihat, memori itu di hapus dari kepala kami. Bagaimanapun, kami bisa mengingat kalau penyangga rumah-rumah itu terbuat dari besi berharga dan banyak jenis batuan berharga yang menghiasi mereka. Mereka juga mempyunyai emas murni.

Emas yang ada di kota ini adalah seperti yang Alkitab katakan, hampir semuanya transparan dan begitu berkilau. Emas yang ada di bumi tidak bisa di bandingkan dengan kilauan dan keindahan emas yang ada di Surga.

Setelah ini, kami dibawa kesuatu tempat yang banyak terdapat botol. Didalamnya terdapat air mata yang di kristalisasikan. Air mata yang anak-anak Yahweh cucurkan di bumi. Bukan tangisan dari komplen, tapi tangis orang-orang yang mereka cucurkan di dalam hadirat Yahweh, tangisan penyesalan, tangisan ucap syukur. Yahweh menyimpan tangisan-tangisan sebagai sesuatu yang berharga sebagai harta karun di Surga, seperti yang disebutkan dalam Mazmur 56:9, sengsaraku Engkaulah yang menghitung-hitung, air mataku Kautaruh ke dalam kirbat-Mu. Bukankah semuanya telah Kau daftarkan?

Kami juga pergi ke tempat di mana terdapat banyak sekali malaikat. Walaupun di Surga kami melihat banyak malaikat-malaikat, tempat ini adalah tempat khusus malaikat-malaikat. Kami mendengar Yahweh, kalau tiap malaikat mempunyai karakter yang berbeda-beda. Dia juga menunjukkan kalau malaikat akan dekat dengan kami selama kami hidup di dunia. Dia memperkenalkan malaikat yang di tugasi untuk mengawal kami. Kami bisa melihat karakter mereka, tapi Yahweh melarang kami untuk memberitahukan kepada yang lai tentang hal ini. Kita baca dalam Mazmur 91:11, sebab malaikat-malaikat-Nya akan diperintahkan-Nya kepadamu untuk menjaga engkau di segala jalanmu.

Kami tiba di suatu tempat dengan banyak lemari, di dalamnya terdapat banyak sekali bungan yang berbeda-beda. Ada bunga yang terbuka, indah dan berseri-seri. Tapi ada juga yang terkulai, dan ada juga bahkan yang layu. Kami bertanya kepada Yesus apa arti bunga-bunga ini? Dia menjawab, “Karena hidup kalian adalah seperti bunga-bunga ini.” Dia mengambil salah satu bunga yang layu. Dia berkata, “Lihat, orang ini sedih karena mereka sedang menghadapai pencobaan, atau kesulitan. Ada sesuatu dalam hidup ini yang menghalangi persekutuan denganKu. Apakah kamu tahu apa yang Aku lakukan agar bunga-bunga ini sehat dan terkembang kembali?” Dia mengambil bunga di tanganNya dan berkata, “Aku cucurkan tangisKu kepada mereka dan Aku menyegarkan mereka kembali.” Kami melihat bagaimana dengan cara yang kuat bunga ini mulai bangkit dan terkembang dalam warna-warninya dan mulai berseri-seri kembali.

Kemudian Dia mengambil bunga yang layu dan Ia melemparkannya ke dalam api dan berkata, “Lihat, orang ini telah mengenalKu dan berbalik dari padaKu. Sekarang dia mati tidak dalamKu dan kemudian dilemparkan ke dalam api.” Yohanes 15:5-6.

Kemudian kami meninggalkan tempat itu, kami melihat istana yang menakjubkan dari kejauhan. Tidak ada seorang pun yang berani mendekat ke istana itu, dan kami percaya itu tentang apa yang Alkitab katakan dalam Wahyu 22:1, lalu ia menunjukkan kepadaku sungai air kehidupan, yang jernih bagaikan kristal, dan mengalir ke luar dari takhta Elohim dan takhta Anak Domba itu. Kami percaya kalau istana tersebut dilokasikan dekat dengan hadirat dan tahta Yahweh.

Ketika mengalami semua hal ini dalam Kerajaan Surga, kami memiliki damai di hati kami,kami mengalami kedamaian yang melampui segala akal. Filipi 4:7. Kami mengerti sebagaimana tertulis dalam 1 Petrus 1:4, untuk menerima suatu bagian yang tidak dapat binasa, yang tidak dapat cemar dan yang tidak dapat layu, yang tersimpan di sorga bagi kamu.

Kesaksian Keenammeja-perjamuan-yahweh

Lukas 22:30, bahwa kamu akan makan dan minum semeja dengan Aku di dalam Kerajaan-Ku dan kamu akan duduk di atas takhta untuk menghakimi kedua belas suku Israel.

Dalam tempat yang mengagumkan itu, Yahweh memperbolehkan kami untuk melihat tempat penerimaan yang kami kira bisa ada dimana saja di alam semesta. Kami melihat tahta besar dengan dua kursi dari emas murni dan batuan berharga yang tidak ada di manapun di dunia. Di depan tahta itu ada sebuah meja yang tidak berujung, dan ada tutup meja putih di atasnya.

Segala keindahan dan keistimewaan makanan telah disediakan di atas meja. Kami melihat anggur dengan seukuran jeruk, dan Yahweh Yesus Ha Mashiah mengijinkan kami untuk mencoba sedikit dari makanan itu. Kami masih bisa mengingat betapa lezatnya makanan itu Itu sesuatu yang menakjubkan! Saudaraku dan teman-temanku, anda tidak bisa membayangkan semua hal yang telah disediakan di Kerajaan Surga dan semua hal yang Yahweh telah sediakan untukmu. 1 Korintus 2:9. Tetapi seperti ada tertulis: Apa yang tidak pernah dilihat oleh mata, dan tidak pernah didengar oleh telinga, dan yang tidak pernah timbul di dalam hati manusia: semua yang disediakan Elohim untuk mereka yang mengasihi Dia.

Juga pada meja, Yahweh memperlihatkan sebuah roti, “Manna”. Roti ini adalah roti dari Yahweh yang Alkitab ceritakan. Kami juga boleh mencicipi makanan yang lain yang kenikmatannya tidak bisa dibandingkan dengan yang ada di dunia.

Semua hal ini telah menunggu kami sebagai warisan di dalam Kerajaan Surga. Kami menikmati beberapa makanan nikmat dan lezat ketika kami berada di Kerajaan Surga. Kami terkesima kalau kursi yang di tata ada di kedua sisi dari meja. Kursi-kursi itu begitu indah dan mempunyai nama-nama yang tertulis pada kursi itu. Kami tidak bisa membaca nama kami dengan jelas, karena nama kami ditulis tidak sama dengan penulisan di Surga. Itu semua adalah nama-nama yang tidak seorang pun tahu kecuali diri mereka sendiri. Wahyu 21:7. Barangsiapa menang, ia akan memperoleh semuanya ini, dan Aku akan menjadi Elohimnya dan ia akan menjadi anak-Ku.

Apa yang tertulis dalam Firman YAHWEH mengagetkan kami. Namun demikian janganlah bersukacita karena roh-roh itu takluk kepadamu, tetapi bersukacitalah karena namamu ada terdaftar di sorga.Lukas 10:20. Disana ada banyak sekali kursi. Cukup untuk semua yang masuk ke dalam Kerajaan Surga. Ada juga kursi yang diambil dari meja. Ini berarti anak YAHWEH yang berhenti melayani YAHWEH, dan nama mereka dihapus dari Buku Kehidupan dan mereka dijauhkan dari Perjamuan Kawin Anak Domba.

Yahweh juga mempertemukan kami dengan seseorang yang ada di Alkitab, orang suci yang kita baca dalam Kitab Suci. Kami terkejut melihat Abraham. Abraham adalah seorang senior, tapi tidak dalam penampilannya. Dia adalah senior karena kebajikan yang dia miliki. Rambutnya putih semua, tapi tiap rambut seperti benang kaca atau benang berlian. Kami terkejut ketika dia lebih muda dari kami. Dalam Surga, kita semua akan muda kembali dan muda. Kami juga terkejut oleh perkataannya. Abraham memberitahu kami sesuatu yang tidak pernah terlupakan. Dia mengucapkan selamat datang kepada kami ke Kerajaan Surga dan segera kami akan ada di tempat itu, karena kedatangan Yahweh Yesus Ha Mashiah akan datang segera.

Disalin dari:

Pewahyuan Surga, 7 Columbian Youths

Hak cipta dari artikel ini dimiliki oleh penjalabaja.wordpress.com. Artikel ini boleh diperbanyak dengan syarat alamat blog disertakan dengan lengkap dan bukan untuk tujuan komersial. Persiapkan Jalan Bagi Raja

7 Orang Kolombia diperlihatkan Neraka, II

Kesaksian Kedua, Lupe

YAHWEH memberkati engkau saudara-saudaraku yang kekasih. Mari membaca Firman YAHWEH dari Mazmur 18:9, Asap membubung dari hidungNya, api menjilat keluar dari mulutNya, bara menyala keluar dari padaNya. Ketika Yahweh memegang tanganku, aku memegang tanganNya dan kami mulai turun dengan cepat ke dalam terowongan. Terowongan itu kemudian menjadi lebih gelap dan lebih gelap lagi dan sampai pada suatu titik saya tidak bisa melihat tanganku sendiri yang sudah tidak memegang tangan Yahweh lagi.

Tiba-tiba, kami melewati sesuatu yang sangat mengkilap gelapnya, yang mana sangat berisik. Kegelapannya begitu kelam, tangan anda pun tidak bisa menemukan dinding dari terowongan itu. Kami turun begitu cepat, yang aku rasakan karena aku dipisahkan dari tubuhku.

Kemudian aku memperhatikan bau yang sangat menyengat, seperti bau daging busuk. Kemudian itu tercium semakin menusuk setiap waktunya. Kemudian aku mendengar suara jutaan dan jutaan jiwa. Mereka tidak henti-hentinya berteriak kesakitan, menangis dan merintih. Saya begitu ketakutan dan aku berbalik kepada Yahweh dan berkata, “Yahweh, kemana Engkau akan membawaku?” Yahweh mohon ampuni aku! Kumohon ampuni aku!” Kemudian Yahweh menjawabku, katanya, “Adalah perlu kamu untuk melihat ini, dengan demikian kamu dapat memberitahukannya kepada yang lain.”

Kami meneruskan perjalanan kami dalam terowongan yang seperti terompet sampai akhirnya kami tiba pada suatu tempat yang gelap sama sekali. Seperti menarik gorden dari mataku. Saya kemudian melihat jutaan dan jutaan dari pancaran api. Lebih mengerikannya lagi, saya mendengar teriakan yang sangat menderita sekali tapi tidak bisa melihat seorang pun. Saya sangat ketakutan. Saya berkata kepada Yahweh, “Oh tolong Yahweh ampuni aku! Oh tolong Yahweh ampuni aku! Jangan bawa aku ke tempat ini! Ampuni aku!” Pada saat ini, saya tidak berpikir bahwa saya hanyalah menonton di Neraka, saya kira hari itu adalah hari perhitungan. Berdiri di depan Yahweh Yeshua, saya sangat gemetar karena saya pikir ini adalah akhir hidupku.

Kami kemudian mendekat ke sebuah api di depan kami, sangat besar dan terbakar dalam ketakutan. Saya kemudian turun perlahan-lahan, melihat banyak pancaran api dan mendengar jutaan jiwa-jiwa yang menangis dalam satu suara.

Kemudian saya melihat meja kayu yang tidak terbakar api. Di atasnya ada seperti botol bir. Ini terlihat menyegarkan, tapi itu semua adalah penuh dengan api. Ketika saya memperhatikan, seorang laki-laki tiba-tiba muncul. Dagingnya hampir seluruhnya hancur. Dia telah kehilangan matanya, mulutnya dan rambutnya penuh dengan bara api. Dia dapat melihatku, walaupun dia tidak mempunyai mata. Saya katakan anda adalah jiwa dari seseorang yang berpikir, beralasan dan benar-benar melihat, bukan tubuh alami saudara.

Orang itu kemudian mengarahkan tangannya menghadap kami dan Yahweh kemudian mulai menangis, dan berkata, “Yahweh, mohon ampuni aku! Yahweh mohon ampuni aku! Saya dalam kesakitan! Saya terbakar! Kumohon ampuni aku dan bawa aku keluar sari tempat ini!” Yahweh melihat dia dan merasa iba, dan aku merasakan sesuatu yang hangat di tanganku. Saya lihat dan ternyata itu adalah darah…darah Yeshua! Darah Yahweh mengalir dari tanganNya sementara Dia menyaksikan orang yang menderita dan terbakar dalam api itu.

Orang itu kemudian mengalihkan perhatiannya ke arah botol yang ada di meja dan bergerak ke arahnya. Dia memegang botol itu dan ketika dia akan meminumnya, api dan asap keluar dari botol tersebut. Dia menunduk dan berteriak seperti belum pernah terdengar sebelumnya. Dia menangis dalam kesakitan yang sangat dan benar-benar menderita dan kemudian mulai meminum apa yang ada di dalam botol. Botol tersebut penuh dengan asam dan kerongkongannya hancur. Dapat terlihat bahwa asam itu melewati perutnya dan menyakitinya.

Angka 666 terukir pada dahinya. Pada dadanya ada sebuah pelat dan sebuah besi yang tidak diketahui yang tidak dapat hancur, walaupun oleh panas ataupun oleh cacing-cacing. Di situ ada sesuatu yang tertulis, tapi kami tidak dapat mengerti itu. Kemudian Yahweh, dengan pengampunanNya yang besar, memberikan kami pengertian, yang tertulis, “Saya berada disini karena saya adalah seorang pemabuk.” Dia berlutut untuk meminta pengampunan, tapi Firman YAHWEH berkata dengan jelas dalam 1 Korintus 6:10, pencuri, orang kikir, pemabuk, pemfitnah dan penipu tidak akan mendapat bagian dalam Kerajaan Elohim.

Yahweh memberikan saya gambaran tentang orang tersebut dalam menjelang ajalnya di dunia. Nama orang itu adalah Luis dan dia sedang mabuk disebuah bar. Saya melihat meja yang sama dan botol yang sama juga dengan yang ada di dalam bar itu. Di sekitar meja itu ada teman-temannya. (Saya kemudian bisa memberitahukan anda ini, bahwa hanya ada SATU SAHABAT YANG SEJATI, dan namaNya adalah Yeshua Ha Mashiah. Dia adalah Sahabat yang setia). Luis sedang minum-minum dan teman-temannya dalam keadaan mabuk. Teman baiknya mengambil sebuah botol, memecahkannya dan mulai menikam Luis. Ketika dia melihat Luis terbaring di lantai, dia melarikan diri, tapi kemudian Luis meninggal di lantai. Hal yang menyedihkan adalah dia mati tanpa mengenal Yahweh.

Di tangah-tengah gambaran ini, ketika semua jiwa-jiwa mengerang kesakitan, saya bertanya kepada Yahweh, Yahweh, tolong beritahukan kepadaku, bagaimana orang itu tahu tentang Engkau? Apa dia tahu tentang penebusanMu?” Kemudian Yahweh menjawabku, “Ya Lupe, dia tahu tentang Aku. Dia menerimaKu sebagai JuruSelamat pribadinya, tapi dia tidak melayani Aku.” Kemudia saya bertambah lebih takut lagi. Luis menangis tambah keras dan berteriak, “Yahweh ini menyakitkan! Ini menyakitkan! Mohon ampuni aku!” Dia mengarahkan tangannya lagi ke arah kami lagi dan Yeshua memegang tanganku dan kami berjalan pergi dari api tersebut. Api-api tersebut membakar Luis dengan lebih sangat lagi, dan dia menangis dengan lebih keras lagi, “Ampuni aku! Ampuni aku!” Dia terhilang di dalam api tersebut.

Kami melanjutkan perjalanan, melewati tempat yang sangat besar dan menakutkan! Kami mendekati pancaran api yang lain dan saya berkata pada Yahweh, “Yahweh, jangan! Kumohon, saya tidak ingin melihat apapun lagi! Saya mohon Engkau mengampuni! Kumohon ampuni saya! Saya tidak ingin melihat ini!” Jadi saya menutup mata saya, tertutup atau terbuka sama saja, saya bisa melihat semuanya. Api ini mulai untuk turun perlahan-lahan dan saya mulai melihat seorang wanita. Dia ditutupi lumpur dan lumpur tersebut penuh dengan cacing-cacing. Dia memiliki sedikit rambut yang tersisa, dan dia dipenuhi lumpur cacing. Dia di makan oleh cacing-cacing tersebut dan mulai berteriak, “Yahweh mohon ampuni aku! Yahweh mohon ampuni aku! Lihat aku! Ini menyakitkan! Ampuni saya! Usir cacing-cacing ini! Jauhi aku dari siksaan ini, ini sangat menyakitkan! Yahweh melihat dia dengan rasa kasihan. Sebagaimana kami pegang tangan Yahweh, kami bisa merasakan sakit dan penderitaan yang ada di hati Yahweh untuk semua jiwa-jiwa yang hilang, selamanya terhilang dalam api di Neraka.

Wanita ini tidak mempunyai mata atau bibir, tapi dia bisa melihat dan merasakan, semua kesakitan yang semakin lama semakin hebat. Dia memegang sebuah botol di tangannya, penuh dengan asam tapi dia mengira itu adalah parfum. Saya dapat melihat itu adalah asam dan setiap kali dia menyiram ke badannya, itu kemudian membakar dia. Tidak pernah berhenti, dia tetap memakaikannya ke seluruh tubuhnya lagi dan lagi. Dia bilang itu adalah parfum yang sangat mahal. Dia juga mengira kalau dia sedang memakai kalung yang indah pada lehernya. Dia mengira dia sedang memakai gelang yang sangat mahal, tapi sebenarnya itu adalah cacing-cacing, sekitar satu kaki panjangnya, yang sangat geram untuk melubangi tulangnya. Dia bilang kalau dia memiliki semua perhiasan, tapi sebenarnya, saya melihat kalajengking dan cacing-cacing ada di seluruh tubuhnya. Dia memiliki pelat besi, yang semua orang memakainya di Neraka. Tertulis “Saya berada disini karena merampok”.

Wanita ini tidak punya pengampunan untuk dosanya. Dan Yahweh bertanya padanya, “Magdalena, mengapa kamu ada di tempat ini?” Dia menjawab, “Itu tidak menjadi masalah untuk mencuri dari yang lain. Satu hal yang menjadi penting bagiku adalah untuk mempunyai banyak perhiasan dan memiliki lebih banyak parfum yang mahal-mahal. Saya tidak peduli siapa yang saya rampok, selama saya terlihat cantik”

Saya memegang tangan Yahweh sebagaimana saya lihat cacing-cacing menggali ke seluruh tubuhnya. Magdalena membalik dan memperhatikan pada sesuatu. Saya bertanya kepada Yahweh sekali lagi, “Yahweh, apakah dia mengenalMu?” Dan Yahweh menjawab, “Ya, dia menganalKu”.

Magdalena kemudian melihat kesekitar dan menanyakan, “Yahweh mana wanita yang memberitahukan aku tentang Engkau? Dimana dia? Saya telah menunggunya selama 15 tahun.” Semua orang yang di Neraka bisa mengingat segalanya. Magdalena terus menanyakan, “Dimana wanita ini? Saya tidak dapat menemukannya!” Saya tahu kalau badannya tidak bisa berputar karena dagingnya tetap dalam posisi yang sama. Dia berusaha untuk melihat dan memutar ke dalam api yang lain, untuk mencari wanita yang mencaritakannya tentang Yahweh. Yahweh kemudian menjawabnya, “Tidak! Tidak, Magdalena, dia tidak ada disini. Wanita yang memberitahumu tentang Aku kini dia bersama denganKu dalam Kerajaan Surga.”

Mendengar ucapan ini, dia melemparkan badannya sendiri kedalam pancaran api dan kemudian membakar dirinya lebih sangat lagi. Pelat besi menghukum dia sebagai seorang pencuri, Saya ingin anda membaca dalam Firman YAHWEH di dalam Yesaya 3:24, maka sebagai ganti rempah-rempah harum akan ada bau busuk, sebagai ganti ikat pinggang seutas tali, sebagai ganti selampit rambut kepala yang gundul, sebagai ganti pakaian hari raya sehelai kain kabung; dan tanda selar sebagai ganti kemolekan.

Kemudian kami melanjutkan perjalanan bersama Yahweh, saya melihat sebuah kolom yang sangat besar dipenuhi cacing-cacing. Di sekitar itu adalah besi panas geser. Di kolom ini ada papan pengumuman yang mengkilap yang bisa di lihat dari manapun. Papan itu tertulis, “Selamat datang semua pendusta dan tukang gosip.” Pada ujung penggeser tersebut ada sebuah danau kecil yang menyala-nyala. Itu terlihat seperti belerang yang terbakar. Kemudian saya melihat seorang yang telanjang mendatangi penggeser tersebut. Sebagaimana di geser, kulit mereka di kuliti dan masuk ke dalam penggeser. Ketika mereka jatuh ke belerang yang menyala-nyala tersebut, lidah mereka memanjang sampai itu putus dan cacing-cacing muncul di setiap bagian dari lidah. Ini kemudian mulai dengan penyiksaan mereka. Firman YAHWEH berkata dalam Mazmur 73:18-19, sesungguhnya di tempat-tempat licin Kautaruh mereka, Kaujatuhkan mereka sehingga hancur. Betapa binasa mereka dalam sekejap mata, lenyap, habis oleh karena kedahsyatan!

Setelah melihat ini, mereka di bawa kembali, keluar Neraka. Saya ingin memberitahu bahwa Surga dan Neraka adalah lebih nyata secara fisik yang dunia ketahui. Engkau putuskan untuk menjadi tujuan akhirmu, menghabiskan waktu abadi bersama Yeshua atau terbakar selamanya di Neraka. Yahweh mengatakannya dalam Ibrani 12:14, berusahalah hidup damai dengan semua orang dan kejarlah kekudusan, sebab tanpa kekudusan tidak seorangpun akan melihat Yahweh.

Kesaksian Ketiga, Sandra

Mari kita baca Firman YAHWEH dalam Injil Matius 10:28, dan janganlah kamu takut kepada mereka yang dapat membunuh tubuh, tetapi yang tidak berkuasa membunuh jiwa; takutlah terutama kepada Dia yang berkuasa membinasakan baik jiwa maupun tubuh di dalam Neraka.

Kapanpun sebuah jiwa sampai di Neraka, orang tersebut memperoleh tubuh kematian. Yahweh Yeshua memegang tanganku dan kami mulai menuruni ke sebuah terowongan yang sangat gelap yang membawa kami ke tengah-tengah bumi. Kami sampai di tempat dengan beberapa pintu, beberapa pintu itu terbuka dan kami memasukinya bersama Yahweh. Saya tidak akan melepaskan tangan Yahweh karena, jika saya melepaskanNya, saya akan berakhir selamanya di Neraka

Di atas pintu masuk, saya melihat sebuah dinding yang sangat besar. Dimana disana terdapat ribuan orang-orang yang di gantung dari rambut mereka dengan kait, dengan belenggu yang mengikat tangan mereka ke dinding. Kami juga melihat ribuan orang berdiri di tengah-tengah api di mana-mana.

Kami pergi ke depan dari salah satu api yang itu mulai turun dengan perlahan-lahan. Kemudian saya dapat melihat seorang di dalamnya, ketika dia berbicara, saya tahu bahwa dia adalah seorang lelaki. Orang tersebut memakai pakaian pendeta, yang mana semuanya kotor dan terkoyak. Cacing-cacing merayap kedalam dan keluar, ke semua tubuh orang itu. Dia terlihat hangus dan terbakar oleh api. Matanya terkulai keluar dan dagingnya meleleh dan berjatuhan ke tanah. Tapi begitu dagingnya berjajatuhan, kemudian tukbuh lagi yang baru dan proses yang terjadi terulang kembali.

Ketika dia melihat Yeshua dia berkata, “Yahweh mohon ampuni aku, mohon ampuni aku! Kumohon bawa aku keluar dari tempat ini sebentar saja! Hanya semenit!” Pada dadanya tertuliskan pada pelat besi, “Saya berada disini untuk merampok”.

Ketika Yeshua datang mendekat, Dia bertanya kepada orang tersebut, “Siapakah namamu?” Orang tersebut menjawab, “Andrew, namaku Andrew Yahweh” Kemudian Yahweh bertanya lagi, “Berapa lama kamu telah berada disini?” Andrew menjawab, “Saya telah berada disini lama sekali.” Orang itu mulai menceritakan kisahnya. Dia katakan dia bertanggung-jawab untuk perpuluhan dan mengorganisir distribusi keuangan untuk yang miskin dalam Gereja Katolik. Kemudian, dia malah mencuri uang tersebut. Dengan mata penuh kasihan, Yahweh bertanya kepada orang itu, “Andrew, apakah engkau mendengar kebenaran?” Andrew menjawab, “Ya Yahweh, waktu itu ada seorang wanita Krisrten yang pergi ke gereja dan dia mengajarkan kebenaran, tapi saya mau tidak menerima itu. Saya tidak ingin mempercayainya, tapi kemudian saya pun percaya sekarang! Sekarang saya percaya kalau tempat ini nyata! Kumohon Yahweh bawa aku keluar dari sini, paling tidak hanya saru menit!”

Ketika dia berbicara, cacing-cacing mulai bergeliatan melalui lubang matanya, keluar dari telinganya dan masuk lagi melalui mulutnya. Dia mencoba menarik mereka dengan tangannya tapi itu tidak mungkin. Dia berteriak dengan histeris dan terus meminta ampun kepada Yahweh. Dia minta Yeshua untuk membawa dia keluar dari tempat itu. Lebih parah lagi, para iblis kemudian menyiksa dia, secara beraturan menusuki dia dengan tombaknya. Para iblis melihat dia seperti boneka yang ada di Neraka. Saya melihat boneka-boneka di Neraka, tapi mereka bukan boneka lagi, mereka hidup dan jahat. Tinggi mereka sekitar tiga kaki dan mempunyai gig-gigi yang tajam. Darah bercucuran dari gigi mereka dan mata mereka benar-benar merah padam.

Mereka menikam Andrew dengan sekuat mungkin, sebagaimana kalau ini adalah memang bagiannya ada di dalam Neraka. Ketika saya melihat ini, saya bertanya kepada Yahweh mungkinkah boneka bisa, sama seperti iblis. Yahweh mengatakan kepada saya bahwa itu adalah jiwa kesedihan.

Kemudian kami melanjutkan perjalanan kami, kami melihat ribuan orang dalam penyiksaan. Kemudian sebuah jiwa melihat Yahweh, mereka mencoba meraih Yahweh dengan kulit yang terkelupas. Saya memperhatikan kepada seorang wanita yang berteriak ketika dia melihat Yeshua. Dia berteriak, “Yahweh tolong ampuni aku! Tolong bawa saya keluar dari tempat ini!” Dia begitu sangat menderita dan dia ingin menjangkau Yahweh dengan tangannya. Dia terus meminta tolong kepadaNya untuk mengeluarkan dia dari tempat itu paling tidak satu detik. Dia dalam keadaan telanjang dan tertutupi oleh lumpur. Rambutnya benar-benar kotor dan cacing-cacing bergeliatan naik dan turun di seluruh tubuhnya. Dia berusaha mengeluarkan mereka dengan tangannya tapi setiap kali dia berusaha, dia tergores olehnya bahkan lebih lagi. Cacing-cacing itu sekitar 6-8 inchi panjangnya. Firman YAHWEH berkata dalam Markus 9:44, di tempat itu ulatnya tidak akan mati, dan apinya tidak akan padam.

Sangat menakutkan untuk melihat wanita ini dan mendengar jeritannya dia menangis karena cacing-cacing tersebut melahap dagingnya. Ada tulisan pada pelat besi yang ada di dadanya yang tidak dapat hancur oleh api. Tertulis, “Saya berada disini karena berzinah”. Dengan cara yang sama untuk dosanya, wanita ini di paksa untuk kawin di luar nikah dalam Neraka dengan seekor ular. Ular ini mempunyai duri-duri di sekitar kulitnya, sekitar 6-8 inci panjangnya. Ular itu menusuk bagian pribadinya dan menjalari tubuhnya ke tenggorokannya. Ketika ular itu memasuki dia, dia mulai menjerit.

Dia meminta pengampunan Yahweh untuk membawa dia keluar dari tempat ini. “Yahweh, saya disini karena perzinahan, saya sudah berada disini selama tujuh tahun, sejak saya meninggal karena AIDS. Saya mempunyai enam pacar, dan saya disini karena berzinah.” Di Neraka dia harus mengulangi dosanya lagi dan lagi. Dia tidak mempunyai istirahat baik siang ataupun malam, menderita dengan cara yang sama setiap waktu. Dia mencoba menjangkau Yahweh dengan mengulurkan tangannya ke arah Yahweh, tapi Yahweh memberitahunya, “Blanca, sudah terlambat untukmu. Cacing-cacing akan menjadi tempat tidurmu dan cacing-cacing akan menjadi selimutmu”. Yesaya 14:11, ke dunia orang mati sudah diturunkan kemegahanmu dan bunyi gambus-gambusmu; ulat-ulat dibentangkan sebagai lapik tidurmu, dan cacing-cacing sebagai selimutmu. Ketika Yahweh berkata demikian, sebuah selimut api menutupinya dan saya tidak bisa melihatnya lagi.

Kami berjalan lagi, melihat ribuan dan ribuan orang-orang. Di sana banyak orang-orang muda, orang-orang dewasa, dan orang-orang tua yang kesakitan dalam penyiksaan. Kami sampai di dalam sebuah tempat yang seperti kolam berenang api, dengan ribuan laki-laki dan wanita didalamnya. Setiap mereka mempunyai pelat besi di dadanya yang bertuliskan, “Saya berada disini karena tidak memberikan perpuluhan dan persembahan”. Ketika saya membaca itu, saya bertanya pada Yahweh, “Yahweh, apakah mungkin itu terjadi, orang-orang itu berada disini?” Yahweh pun menjawab, “Ya, karena orang-orang ini mengira kalau perpuluhan dan persembahan itu tidak penting, walaupun itu ada didalam Firman YAHWEH.” Dalam Maleakhi 3:8-9, bolehkah manusia menipu Elohim? Namun kamu menipu Aku. Tetapi kamu berkata: “Dengan cara bagaimanakah kami menipu Engkau?” Mengenai persembahan persepuluhan dan persembahan khusus! Kamu telah kena kutuk, tetapi kamu masih menipu Aku, ya kamu seluruh bangsa!

Yahweh mengatakan kepadaku ketika orang-orangNya tidak memberikan perpuluhannya, itu menghalangi pekerjaan Yahweh, dan kebenaran tidak akan diajarkan. Orang-orang begitu menderita di tempat itu dan ribuan kali lebih parah dari yang lain, karena mereka tahu Firman YAHWEH dan mereka tidak patuh.

Kami melanjutkan perjalanan dan Yahweh menunjukkanku seorang lelaki. Saya melihat dari pinggang sampai kepadanya, saya kemudian mempunyai penglihatan bagaimana dia meninggal. Namanya adalah Rogelio. Dia ketika itu sedang berada di mobilnya dan seseorang mendekatinya dan mulai mengkhotbahinya tentang kebenaran kepadanya dan memberikan dia sebuah Alkitab. Tapi Rogelio mengabaikan peringatan orang tersebut dan melanjutkan perjalanannya. Tanpa mengetahui kalau beberapa menit kemudian mobilnya hancur. Jatuh ke dalam jurang dan kemudian dia pun mati.

Dia telah berada satu bulan disana dan masih mempunyai sedikit daging di wajahnya. Bagaimanapun, dia juga menderita seperti yang lainnya juga. Pada awalnya, dia tidak tahu kenapa dia ada di Neraka. Saya pikir ketika seorang Kristen mendekati mobilnya, itu adalah kesempatan terakhir untuknya untuk menerima Yahweh Yeshua. Cara yang sama juga berlaku untuk yang lain untuk menereima Dia. Hari ini, saya mengundang anda untuk membuka hatimu untuk Yeshua, hanya Dia jalan satu-satunya, kebenaran dan kehidupan. Yohanes 14:6. Hanya melalui Dia kita bisa diselamatkan dan masuk ke dalam Kerajaan Surga. Yahweh juga meminta kita untuk mengikutiNya dalam kekudusan dan hormat. Yahweh memberkatimu.

Cerita yang berkait:

  1. 23 menit di Neraka; kesaksian Bill Wiese, video YouTube
  2. 7 orang Kolombian diperlihatkan Neraka, I dan  Bagian III

Bahan diambil dari:

Pewahyuan di Neraka, 7 Columbian Youth

Hak cipta dari artikel ini dimiliki oleh penjalabaja.wordpress.com. Artikel ini boleh diperbanyak dengan syarat alamat blog disertakan dengan lengkap dan bukan untuk tujuan komersial. Persiapkan Jalan Bagi Raja

 


7 Orang Kolumbia diperlihatkan Neraka, III

Kesaksian Keempat

Yahweh memberkatimu, saudara-saudaraku. Ketika Yahweh memegang tanganku, saya dapat melihat saya berdiri di atas batu dan dibelakang kita, saya melihat malaikat. Kami mulai menuruni ke sebuah terowongan dengan sangat cepat. Dengan tiba-tiba, saya melihat dan melihat malaikat itu sudah menghilang, dan saya merasa sangat takut. Saya bertanya kepada Yahweh, “Yahweh, dimana malaikat itu? Kenapa dia tidak ada disini lagi?” Yahweh menjawabku, “Dia tidak dapat pergi ke tempat yang akan kita tuju.”

Kami terus menuju ke bawah dan tiba-tiba terhenti, seperti sebuah lift. Saya melihat beberapa terowongan, dan kami melewati terowongan yang saudari Sandra katakan. Terowongan dimana terdapat banyak orang digantung dengan kepala mereka, dengan belenggu di tangan mereka. Di dinding itu terdapat orang-orang yang sangat banyak. Jutaan orang yang digantung pada dinding itu. Mereka mempunyai cacing-cacing di seluruh tubuh mereka. Saya melihat kedepan dan melihat ada dinding yang lain, sama seperti yang dinding yang lain. Saya berkata kepada Yahweh, “Yahweh! Ada banyak sekali orang-orang di tempat ini!” Tiba-tiba, saya terpikir sebuah ayat di Alkitab, satu ayat yang saya tidak tahu. Yahweh berkata kepadaku, “Neraka dan kebinasaan tidak akan pernah puas.” Amsal 27:20.

Kami kemudian tiba di suatu tempat yang kami sebut, “Lembah Kawah”, (The Valley of cauldrons). Kawah-kawah ini dipenuhi dengan lumpur yang mendidih, dan kami mendekat ke salah satu dari kawah tersebut. Pribadi yang pertama saya melihat seorang wanita. Tubuhnya tenggelam dan mengapung dalam satu lumpur mendidih, tapi ketika Yahweh bertanya kepadanya, dia berhenti meronta-ronta dan diam dalam lumpur dengan setengah tubuh yang tenggelam. Yahweh bertanya kepadanya, “Siapakah namamu?” Dia menjawab, “Namaku Rubiella.”

Rambutnya penuh dengan lumpur mendidih dan dagingnya bergantungan di tulangnya, yang terlihat hangus karena terbakar. Cacing-cacing masuk ke dalam lubang matanya, keluar dari mulutnya, kasuk lagi ke dalam hidungnya dan keluar dari telinganya. Ketika cacing-cacing itu tidak dapat masuk, mereka membuat lubang untuk masuk ke dalam bagian tubuhnya yang lain, yang mengakibatkan kesakitan yang tidak dapat dijelaskan.

Dia berteriak, “Yahweh, tolong! Bawa aku keluar dari tempat ini. Mohon ampuni aku! Saya tidak dapat melanjutkan ini lagi! Tolong hentikan ini Yahweh! Saya tidak tahan lagi! Mohon ampuni aku!” Yahweh menanyakan kenapa dia bisa ada disana. Dia berkata dia ada disana karena kesombongan, dan hal yang sama, dia juga mempunyai tulisan di dadanya yang terbuat dari pelat besi. Di tangannya ada botol yang terlihat normal, tapi baginya itu adalah parfum yang sangat mahal. Rubiella harus memakaikan isi botol tersebut, yang isinya adalah penuh dengan asam, menyemprotkannya ke seluruh tubuhnya. Karena, dagingnya supaya meleleh, yang mengakibatkan kesakitan yang sangat baginya.

Dia berteriak kepada Yahweh, “Yahweh tolong, mohon ampuni aku! Saya tidak kuat lagi berada disini! Hanya satu detik saja Yahweh.” Saya tidak katakan sebagai dosa apabila menggunakan parfum, tapi Yahweh berkata dia ada disana karena parfumnya, sebagaimana Firman YAHWEH berkata dalam Ulangan 5:7. “Jangan ada padamu elohim lain di hadapan-Ku.” Dia ada disana karena kecantikannya, perfumnya dan kesombongan adalah yang pertama dalam hidupnya. Bagaimanapun, Yahweh Yeshua adalah Raja di atas segala raja dan Yahweh atas segala Yahweh! Dia harus jadi yang terutama dalam hidupmu, inilah kenapa dia bisa berada di tempat ini. Dengan kasihan, Yahweh melihat dia dan berkata, Rubiella, sudah terlambat untukmu, cacing-cacing akan menjadi tempat tidurmu dan cacing-cacing akan menjadi selimutmu.” Ketika Yahweh berkata demikian, selimut api menutupinya. Sementara tubuhnya terbakar didalam kawah tersebut, dia menderita dalam kesakitan yang mengerikan.

Kami kemudian berjalan jauh dan akhirnya sampai di suatu tempat dengan pintu yang sangat besar. Ketika kami mendekatinya, pintu tersebut terbuka untuk kami. Di satu sisi kami melihat satu gua yang besar. Ketika saya melihat ke atas, saya melihat cahaya dengan sinar yang berwarna bergerak seperti sebuah awan dari asap. Kemudian kami mendengar musik, salsa, ballenato, rock dan berbagai musik yang popular yang kami dengar dari radio. Yahweh menbuat gerakan tanganNya, dan kami melihat jutaan dan jutaan orang yang digantung dengan rantai di tangan mereka. Mereka melompat dengan tidak terkendalikan diatas api.

Yahweh menatap kami dan berkata, “Lihat, ini adalah upah untuk para penari.” Mereka harus melompat tinggi-tinggi karena ketukan tersebut, jika jenis musik yang lain diputar, mereka harus mengikuti ketukan tersebut. Mereka tidak bisa berhenti untuk melompat. Lebih mengerikannya lagi, mereka dengan sepatu paku dengan enam inci di dasar lantai. Kapanpun mereka melompat, kaki mereka akan tertusuk paku tersebut, dan mereka tidak mempunyai waktu untuk istirahat. Ketika ada yang berhenti, iblis-iblis akan langsung mendatanginya dan menikamnya dengan tombak, mengutuk mereka dan berkata, “Puji dia! Ini adalah kerajaanmu sekarang. Puji Setan! Puji dia! Kamu tidak boleh berhenti, puji dia! Puji dia! Kamu harus memuji dia! Kamu harus melompat! Kamu harus menari! Kamu tidak boleh berhenti walau satu detikpun.”

Sangat mengerikan terdapat banyak juga orang Kristen yang kenal Yahweh, tapi mereka ada di dalam “night club” (dugem) kemudian mereka mati. Mungkin kamu bertanya, “Dimana tertulis di Alkitab tentang apa yang salah dengan menari?” Dalam Yakobus 4:4, hai kamu, orang-orang yang tidak setia! Tidakkah kamu tahu, bahwa persahabatan dengan dunia adalah permusuhan dengan Elohim? Jadi barangsiapa hendak menjadi sahabat dunia ini, ia menjadikan dirinya musuh Elohim. Juga dalam 1 Yohanes 2:15-17, janganlah kamu mengasihi dunia dan apa yang ada di dalamnya. Jikalau orang mengasihi dunia, maka kasih akan Bapa tidak ada di dalam orang itu. Sebab semua yang ada di dalam dunia, yaitu keinginan daging dan keinginan mata serta keangkuhan hidup, bukanlah berasal dari Bapa, melainkan dari dunia. Dan dunia ini sedang lenyap dengan keinginannya, tetapi orang yang melakukan kehendak Elohim tetap hidup selama-lamanya. Ingatlah dunia akan lenyap, semua akan binasa, tapi Firman YAHWEH abadi selamanya.

Teman-temanku dan saudara-saudaraku, ketika kami meninggalkan tempat ini, kami melihat seperti jembatan yang membagi Neraka ke dalam beberapa bagian dari penyiksaan. Kami melihat sebuah jiwa berjalan. Terlihat seperti sebuah boneka seperti yang ada di dunia, kami menyebutnya boneka Treasure Trolls. Mereka mempunyai warna rambut, dengan wajah orang tua tapi tubuh anak-anak, tanpa bagian seksual. Mata mereka sangat jahat. Yahweh menjelaskan kalau itu adalah jiwa-jiwa yang terhilang. Jiwa ini mempunyai tombak di tangannya dan mereka berjalan dengan angkuh di jembatan tersebut, seperti ratu atau model wanita.

Ketika dia berjalan, dia memaki orang-orang yang ada dibawahnya dengan tombaknya. Dia akan mengutuk mereka dengan berkata, “Ingatkah di hari di mana kamu sedang di luar gereja dan kamu tidak masuk kedalam? Ingatkah di hari mereka mengkhotbahi dan kamu tidak ingin mendengar mereka? Ingatkah kamu di hari dimana mereka membagi-bagikan brosur dan kamu membuangnya?” Jiwa-jiwa terhilang tersebut akan menutupi telinga mereka. Mereka menjawab iblis tersebut dengan berkata, “Diam! Diam! Jangan katakan apapun lagi! Saya tidak ingin mendengarnya lagi, diam!” Bagaimanapun, roh jahat tersebut menikmati apa yang dirasakan oleh jiwa-jiwa tersebut.

Kami melanjutkan berjalan bersama Yahweh. Kemudian kami melihat sekumpulan orang-orang, kami memperhatikan yang lain berteriak lebih keras dari yang lain yang terbakar disana. Dia berkata, “Bapa, Bapa, mohon ampuni saya!” Yahweh tidak berhenti dan melihat ke orang ini, tapi Dia mendengar kata, “Bapa” Dia terkejut dan berbalik kepadanya. Yeshua melihat dia dan berkata, “Bapa? kamu memanggil Aku, Bapa? Bukan, Aku bukan Bapamu dan kamu juga bukan anakKu. Jika kamu anakKu, kamu akan berada dalam Kerajaan Surga. Kamu adalah anak dari bapamu, si iblis”. Kemudian selimut api datang dan menutupi tubuhnya.

Yahweh menceritakan kisah hidup dari orang tersebut. Orang tersebut memanggil Dia, Bapa, karena dia memang mengenalNya. Dia dulu sering pergi ke gereja dan mendengar Firman YAHWEH, dan kerap kali menerima janji-jani Yahweh. Jadi kami bertanya, “Apa yang terjadi Yahweh? Kenapa dia berada disini?” Yahweh menjawab, “Dia hidup dengan kehidupan ganda, yang satu di rumah sedang yang satunya lagi di gereja. Dia pikir dalam hatinya, ‘yah, tidak ada satupun yang hidup dekat denganku, bukan pastor bukan pula saudara seiman yang lain, jadi saya bisa melakukan apapun yang saya mau’. Tapi dia lupa kalau Yahweh Maha Melihat dalam segala tingkah lakumu dan tidak ada satupun yang dapat berbohong ataupun tersembunyi dari Yahweh.”

Firman YAHWEH berkata, Galatia 6:7. Jangan sesat! Elohim tidak membiarkan diri-Nya dipermainkan. Karena apa yang ditabur orang, itu juga yang akan dituainya. Orang ini menderita seribu kali lebih parah dari yang lain. Diapun membayar dengan penghukuman ganda, satu untuk dosa-dosanya, dan satunya lagi karena berpikir bisa membohongi Yahweh.

Hari ini, orang-orang mencoba menimbang-nimbang berat dari dosa, mereka pikir kalau homoseksual, pencuri dan pembunuh adalah yang lebih berat dosanya daripada yang pembohong dan tukang gossip. Tapi di mata Yahweh, semua dosa ini mempunyai berat dan bayaran yang sama. Firman YAHWEH berkata kepada kira, dalam  Teman-teman dan saudara-saudaraku, saya mengajak anda Roma 6:23, sebab upah dosa ialah maut; tetapi karunia Elohim ialah hidup yang kekal dalam Ha Mashiah Yeshua, Yahweh kita. (Yehezkiel 18:20)semua untuk menerima Yeshua. Yeshua sedang mengadahkan tanganNya untuk mengampuni dan menerimamu jika kamu mau menyesali hidupmu. Firman YAHWEH berkata kepada kita kalau seorang bertobat akan memperolah pengampunan. Adalah lebih baik untuk percaya sekarang, kemudian untuk menunggu dan menemukan balasannya di kemudian hari. Yahweh memberkatimu.

Kesaksian Kelima

Firman YAHWEH berkata dalam Roma 6:23, sebab upah dosa ialah maut; tetapi karunia Elohim ialah hidup yang kekal dalam Ha Mashiah Yeshua, Yahweh kita.

Ketika kami turun kebawah, saya merasakan sakit dan pengalaman akan kematian. Saya sangat ketakutan dengan apa yang lihat. Saya menyadari kalau disana banyak, banyak orang yang berteriak-teriak dan menangis. Sangat gelap, tapi dengan kehadiran Yahweh, hilang tersebut hilang. Kami melihat ribuan dan ribuan dari jiwa-jiwa yang menangis untuk minta tolong dan minta pengampunan. Mereka menangis kepada Yahweh untuk dikeluarkan dari tempat itu. Kami juga meresakan kesakitan yang sangat karena kami, Yahweh menderita dengan sangat ketika Dia melihat mereka.

Banyak yang menangis kepada Yahweh dan meminta untuk dikeluarkan walaupun hanya untuk saru menit, satu detik. Yahweh bertanya kepada mereka, “Kenapa kamu ingin keluar?”, dan mereka pun menjawab, “Karena saya ingin diselamtkan! Saya ingin bertobat dan diselamatkan!” Bagaimanapun, adalah terlambat untuk mereka.

Orang-orang yang terkasih yang sedang mendengarkan saya sekarang, sekarang ini adalah kesempatan yang dimiliki untuk menentukan tujuan kita selamanya. Kamu bisa memilih berada di tempat penebusan atau berada untuk dihukum selamanya.

Kami melanjutkan perjalanan. Saya melihat di lantai di mana kami berjalan yang hancur oleh api, lumpur, dan pancaran api yang keluar. Disana juga tercium bau yang sangat menyengat dan jeritan dari orang-orang.

Kami melihat seorang lelaki, dari kejauhan, yang terbenam sepinggang di dalam lumpur yang terbakar. Kapanpun dia mengeluarkan tangannya, daging-daging berjaYahweh dari tulangnya, masuk ke dalam lumpur. Kami bisa melihat ada kabut di tengkoraknya, jadi kami bertanya kepada Yahweh apa itu. Tipe ini adalah kabut untuk semua orang di Neraka. Yahweh berkata itu adalah jiwa mereka yang terperangkap di dalam tubuh yang berdosa, seperti yang tertulis di dalam Wahyu 14:11, maka asap api yang menyiksa mereka itu naik ke atas sampai selama-lamanya, dan siang malam mereka tidak henti-hentinya disiksa, yaitu mereka yang menyembah binatang serta patungnya itu, dan barangsiapa yang telah menerima tanda namanya.

Kami menyadari kalau banyak hal yang kami tidak pedulikan di bumi, lebih penting lagi, pesan yang paling jelas hidup kita menggambarkan dimana kita akan menghabiskan waktu kita dalam kekekalan.

Kami melanjutkan sambil berpegangan tangan Yahweh, kami menyadari kalau Neraka mempunyai banyak tempat yang berbeda-beda dengan tingkat penyiksaan yang berbeda pula. Kami sampai di mana banyak terdapat sel-sel yang di dalamnya terdapat jiwa-jiwa yang tersiksa. Jiwa-jiwa yang disiksa oleh berbagai macam setan-setan. Setan-setan akan mengutuki jiwa-jiwa tersebut sambil berkata, “Kamu orang celaka, puji Setan! Layani dia seperti yang kamu lakukan di dunia!” Jiwa-jiwa tersebut sangat menderita oleh cacing-cacing dan api yang terdapat di seluruh tubuh mereka.

Kami melihat dua orang yang berada di dalam satu sel, kedua orang tersebut mempunyai pisau belati di tangannya dan mereka saling menusuki. Mereka berkata satu sama lainnya, “Kamu orang celaka yang terkutuk! Ini semua gara-gara kamu saya berada disini! Kamu membuat saya ada disini karena kamu membutakan saya dari kebenaran dan tidak mengenalkan saya kepada Yahweh! Kamu membuat saya tidak menerima Dia! Sering kali saya mempunyai kesempatan dan kamu tidak membiarkan saya untuk menerima Dia! Itu sebabnya kenapa saya berada disini, tersiksa dari hari ke hari!”

Mendapat sebuah penglihatan, Yahweh menunjukkan kepada kami semasa hidup mereka selama di dunia. Kami melihat mereka sedang ada didalam bar. Sebuah argument yang kemudian mengakibatkan sebuah pertengkaran. Mereka sudah dalam keadaan mabuk. Salah satu dari mereka mengambil pecahan botol dan yang satu mengangeluarkan sebilah pisau. Mereka berkelahi sampai keduanya terluka parah dan akhirnya pun mati. Kedua orang itu pun berakhir dan scenario itu pun terulang selamanya. Mereka juga dibebani mental mereka karena mereka bersahabat di dunia, seperti saudara mereka sendiri.

Saya ingin memberitahukanmu hari ini, hanya ada satu sahabat sejati, dan namaNya adalah Yeshua dari Nazaret. Dia adalah teman sejati. Dia teman yang setia, yang menyertaimu setiap saat.

Kami meneruskan perjalanan kami dan melihat seorang wanita dalam sebuah sel, dia berguling-guling terus di dalam lumpur. Rambutnya berantakan dan penuh dengan lumpur. Dalam sel yang sama terdapat ular yang besar dan gemuk. Ular itu mengitarinya, mengelilingi tubuhnya, dan memasuki bagian bawahnya. Dia dipaksa untuk memiliki kontak seksual dengan ular tersebut. Dalam tempat itu laki-laki dan perempuan yang hidup dalam perzinahan dipaksa untuk mengulanginya disana. Bagaimanapun, mereka dipaksa melakukannya dengan ular berukuran enam inci yang berduri. Ular itu menghancurkan sekuruh tubuhnya setiap waktu ular itu memasuki tubuhnya. Dia berteriak kepada Yahweh dan meminta Yahweh untuk menghentikannya. Dia tidak ingin menderita lagi, “Tolong hentikan! Saya tidak ingin lagi! Kumohon! Hentikan ini!” Dia memohon kepada Yahweh sebagaimana ular itu masuk dan menghancurkan tubuhnya lagi dan lagi.

Kami mencoba menutupi telinga kami karena tangisannya tapi kami tetap saja dapat mendengarnya. Kami mencoba lebih lagi menutupi telinga kami, tapi tetap saja itu tidak membantu. Kami berkata kepada Yahweh, “Kumohon Yahweh kami tidak ingin lagi untuk melihat dan mendengar ini lagi! Kumohon!” Yahweh berkata, “Ini perlu agar kamu melihat ini, jadi kamu dapat memberitahukannya kepada yang lain, karena orang-orangku dirusak, orang-orangku tidak mengindahkan penebusan yang sejati, jalan yang benar menuju penebusan.”

Kami meneruskan perjalanan dan melihat sebuah danau raksasa dengan ribuan dan ribuan dari orang-orang ada di tengah-tengah pancaran api. Mereka melambai-lambaikan tangan dan meminta tolong tapi benyak setan-setan yang beterbangan ditempat itu. Setan ini memegang tombak dengan bentuk hurup S di ujung tombaknya untuk menyakiti orang-orang yang terbakar di danau itu. Iblis-iblis memaki mereka dan mengutuki mereka dengan berkata, “Kamu orang celaka yang terkutuk! Sekarang kamu harus memuji Setan! Puji dia, puji dia sebagaimana kamu lakukan dulu di dunia!” Disana terdapat ribuan dan ribuan orang. Kami sangat ketakutan, kami merasa kalau kami tidak memegang tangan Yahweh kami akan ditinggalkan di tempat yang mengerikan itu. Kami ketakutan dari semua hal yang kami lihat.

Di kejauhan kami melihat seorang lelaki sedang berdiri, dalam sakit yang luar besar dan kesakitan yang mendalam. Dia diawasi oleh dua setan yang terbang diatasnya, menyiksa dia. Mereka menusuk tombak mereka kedalam tubuhnya dan mengeluarkan tulang rusuknya. Mereka juga bermain-main dengan dia setiap waktu. Lebih jauh lagi, Yahweh menunjukkan kepadaku kalau dia tersiksa karena selalu mengkhwatirkan keadaan keluarganya yang dia tinggalkan di dunia. Orang tersebut tidak ingin keluarganya berada ditempat yang sama untuk disiksa. Dia khawatir karena dia tidak pernah memberikan pesan tentang penebusan. Dia tersiksa karena dia ingat sekali dia pernah menerima pesan ini. Dia orang yang sangat penting untuk memberikan pesan ini untuk keluarganya, tapi dia malahan tidak mengindahkannya, dan sekarang dia khawatir akan anak dan istrinya.

Siksaan ini berlanjut sebagaimana iblis-iblis mencabut tangannya, dia jatuh kedalam lumpur. Karena kesakitan yang sangat dari terbakar dalam lumpur, dia bergeliat-geliat seperti cacing dari satu tempat ke tampat yang lain. Dagingnya jatuh dari tulangnya karena panas. Dia kemudian merayap seperti ular, mencoba keluar dari sana. Tapi setiap kali dia mencoba, iblis-iblis mendorongnya kembali kedalam bagian lumpur yang lebih dalam.

Kami kemudian sekumpulan setan-setan di satu tempat. Sesuatu menangkap perhatianku. Saya memperhatikan kalau ada satu iblis yang kehilangan satu sayapnya. Saya bertanya kepada Yahweh, “Yahweh, kenapa iblis itu kehilangan satu sayapnya?” Yahweh menjawab, “Setan itu ditugaskan ke bumi dengan suatu tujuan, tapi dia tidak bisa menyelesaikan tugasnya, dan dia dilemparkan kembali ke Neraka oleh seorang pelayan Yahweh. Kemudian Setan datang dan menghukumnya dan mencabut salah satu sayapnya.” Kemudian kami mengerti kalau orang-orang Kristen, kita semua mempunyai autoritas dan kekuatan dalam Nama Yeshua untuk mengusir semua setan dan kerajaannya.

Teman-teman yang terkasih yang membaca tulisan ini sekarang, kesaksian ini bukan untuk penyiksaan tapi untuk penebusan, jadi kamu bisa test dirimu sendiri dan melihat keadaan hatimu terhadap Yahweh. Kemudian kamu merubah jalanmu, untuk keselamatan bukan penyiksaan. Saat ini, angkat hatimu untuk Yahweh dan akui dosa-dosamu, dan dengan demikian Yahweh datang pada saat ini kamu bisa pergi ketempatNya daripada ke tempat yang disitu hanya penyiksaan, tangis dan kertak gigi. Disana, kami akan benar-benar mengerti kenapa Yeshua membayar dengan harga yang sangat mahal dengan salib di Kalvari.

Kami melihat banyak orang yang berada di Neraka karena ketidakpedulian mereka dan mengapa mereka ada disana. Mereka hidup penuh aktifitas dan mereka tidak berpikir akan dosa-dosa mereka. Teman-teman yang terkasih, ujilah dirimu! Apa kamu pikir kalau berbohong, mencuri dan sombong adalah hal yang wajar-wajar saja untuk dilakukan! Ini semua adalah dosa dihadapanNya! Saudara-saudara, berbaliklah dan hentikan itu semua! Saya memberikan anda pesan ini jadi anda bisa menghentikan keinginan untuk berbuat dosa dan lebih memperhatikan wajah Yahweh.

Kesaksian Keenam

Mazmur 62:13, dan dari pada-Mu juga kasih setia, ya Yahweh; sebab Engkau membalas setiap orang menurut perbuatannya.

Pada satu pagi hari Yahweh mengunjungi kami semua yang sedang ada di kamar itu. Dia membawa kami dan kami mulai pergi turun. Hatiku benar-benar dalam keadaan takut, saya tidak bisa menggambarkannya. Saya tahu kalau saya tidak bisa melepaskan tanganku dari Juru Selamatku. Saya merasa kalau Yeshua adalah Hidupku dan Cahayaku dan semua sumber harapanku ada dalam Dia, atau saya akan ditinggalkan di tempat itu. Saya tidak pernah mengira kalau saya akan mengunjungi tempat itu. Saya tidak percaya akan tempat itu ada. Walaupun saya seorang Kristen, saya selalu mengira kalau tempat penyucian dosa adalah Neraka, tapi Yahweh menunjukkanku kebenaran dari Neraka.

Kami sampai di Neraka, saya merasa sangat shok. Dan semua iblis-iblis pun melarikan diri untuk bersembunyi, karena tidak satupun dari mereka yang tahan akan hadirat Yahweh. Kami mendengar jiwa-jiwa yang ditahan berteriak bahkan lebih keras, karena mereka tahu kalau Yeshua dari Nazaret ada disana. Mereka semua tahu kalau hanya satu Pribadi saja yang bisa mengeluarkan mereka dari tempat itu. Tapi mereka tidak mempunyai harapan, walaupun itu adalah harapan yang salah.

Kami berjalan berpegangan tangan dengan Yeshua dan sampai di suatu bagian perzinahan.Yeshua melihat kesekitar dan melihat kepada seorang wanita yang sepenuhnya ditutupi oleh api. Ketika Yeshua melihat dia, dia mulai keluar perlahan-lahan dari api tersebut, walaupun penderitaannya tidak pernah berhenti. Kami bisa melihat kalau dia dalam keadaan telanjang dan melihat karakter fisiknya. Tubuhnya benar-benar kotor dan dia bau. Rambutnya berantakan, dan dia mempunyai lumpur hijau kekuning-kuningan. Dia tidak memiliki mata dan bibirnya berjatuhan dalam bentuk pecahan-pacahan. Dia tidak mempunyai telinga, hanya lubang. Dengan tangannya, yang adalah tulang belulang yang terlihat arang hitam, dia mengambil daging yang jatuh dari wajahnya dan mencoba meletakkannya kembali. Tapi itu justru memberikan rasa sakit yang lebih lagi.

Dia kemudian gemetar dan berteriak lebih lagi, teriakannya tidak pernah berakhir. Dia dipenuhi oleh cacing-cacing, dan ada ular yang mengelilingi tangannya. Sangat tipis dan mempunyai duri-duri diseluruh tubuhnya. Dia mempunyai angka 666 yang tertera dibadannya, angka si binatang disebutkan dalam Wahyu. Dia juga memiliki pelat besi yang ada pada dadanya, pelat tersebut tidak bisa hancur oleh api. Pada pelat tersebut sesuatu tertulis dalam bahasa asing, tapi kemudian kami dapat mengerti kalau itu adalah suatu tulisan. Itu tertulis, “Saya berada disini karena perzinahan.”

Ketika Yeshua melihat dia kemudian Dia bertanya padanya, “Elena, mengapa kamu berada ditempat ini?” Sementara Elena menjawab Yahweh tubuhnya berputar dengan sakit yang luar biasa dari siksaannya. Dia berkata kalau dia ada disini karena berzinah. Dia meminta Yahweh untuk pengampunan lagi dan lagi.

Kemudian kami mendapat penglihatan saat dia akan menjelang ajalnya. Ketika dia mati, dia sedang berhubungan seks dengan salah satu pacarnya, karena dia pikir, kalau suaminya sedang dalam perjalanan. Bagaimanapun, suaminya kembali dari pekerjaannya dan menemukan dia sedang berada di tempat tidur dengan seseorang yang lain. Suaminya kemudian pergi ke dapur dan mengambil sebuah pisau besar dan menikam punggung Elena. Dia mati dan dibawa ke Neraka, sama seperti dia mati, dia telanjang bulat.

Di Neraka, semua dimaterialkan kembali dan dia masih mempunyai pisau yang besar itu di punggungnya, mengakibatkan rasa sakit yang luar biasa. Saat ini, dia sudah tujuh tahun berada di Neraka dan dia bisa mengingat setiap moment dalam hidupnya. Dia juga ingat ketika sesorang mencoba mengkhotbahi dia tentang Yeshua, kalau hanya Dia yang bisa menyelamatkannya. Tapi sekarang itu sudah terlambat dan untuk semua orang lain yang berada di Neraka.

Firman YAHWEH mengatakan tentang perzinahan, dan itu sangat jelas. Perzinahan adalah hubungan seksual diluar pernikahan. Dalam 1 Korintus 6:13, makanan adalah untuk perut dan perut untuk makanan: Tetapi kedua-duanya akan dibinasakan Elohim. Tetapi tubuh bukanlah untuk percabulan, melainkan untuk Yahweh, dan Yahweh untuk tubuh. Juga dalam 1 Korintus 6:18, jauhkanlah dirimu dari percabulan! Setiap dosa lain yang dilakukan manusia, terjadi di luar dirinya. Tetapi orang yang melakukan percabulan berdosa terhadap dirinya sendiri.

Ketika Yeshua selesai berkata-kata kepadanya, dia kemudian ditutupi oleh selimut api dan kami tidak dapat melihat dia lagi. Tapi kami mendengar suara dagingnya terbakar dan teriakan mengerikan yang lain, saya bahkan tidak bisa menggambarkan jeritan mereka dengan kata-kata.

Kami melanjutkan lagi perjalanan kami lagi bersama Yahweh, Dia menunjukkan berbagai macam orang yang ada disana, pemuji idola, yang menggunakan dan mempraktekkan sihir, yang tidak bermoral, tukang cabul, pembohong dan homoseksual. Kami sangat takut, satu hal yang kami ingin adalah pergi dari sini. Tapi Yeshua terus berkata ini adalah perlu untuk dilihat jadi kami bisa beritahukan untuk yang lain lagi, jadi supaya mereka percaya.

Kami berjalan lagi bersama Yeshua, memegang tanganNya bahkan lebih erat lagi. Kami datang ke sebuah bagian yang membuat saya terheran-heran. Kami melihat seorang muda, umurnya 23 tahun, terbenam sepinggang yang berada di tengah-tengah api. Kami tidak bisa dengan jelas siksaan apa yang ia terima, tapi angka 666 tertullis padanya. Dia juga mempunyai pelat besi di dadanya yang bertuliskan, “Saya berada disini untuk menjadi normal”. Ketika dia melihat Yeshua, dia mengulurkan tangannya dan meminta ampun kepada Yeshua untuk pengampunan. Firman YAHWEH berkata dalam Amsal 14:12, ada jalan yang disangka orang lurus, tetapi ujungnya menuju maut.

Ketika kami membaca pelat yang bertuliskan “Saya berada disini untuk menjadi normal”, kami bertanya kepad Yahweh, “Yahweh, apa bisa!?” Apakah mungkin seseorang bisa berada di tempat ini karena alasan tersebut?” Kemudian Yeshua bertanya kepadanya, “Andrew, mengapa kamu berada di tempat ini?” Dia pun menjawab, “Yeshua, waktu saya di bumi, saya pikir dosa itu hanya membunuh dan mencuri saja, dan oleh sebab itu saya tidak pernah mencoba mengenalMu”. Di Amsal 9:18: orang-orang fasik akan kembali ke dunia orang mati, ya, segala bangsa yang melupakan Elohim.

Andrew membuat kesalahan besar dalam mengklasifikasikan dosa-dosa, seperti orang-orang hari ini. Alkitab berkata dengan jelas yang mengatakan dalam Roma 6:23, sebab upah dosa ialah maut; tetapi karunia Elohim ialah hidup yang kekal. Lebih lanjut lagi, dimana Alkitab memberitahu kalau dosa tidak dipilah-pilah, karena tetap semua itu adalah dosa. Andrew mempunyai kesempatan untuk tahu dan menerima Yeshua tapi tidak mengambil kesempatan yang Yahweh berikan kepadanya. Bisa jadi ada ribuan kesempatan untuk mengenal Yahweh tapi dia tidak pernah ingin untuk mengenalNya dan itulah yang menjadi alasan mengapa dia berada disini. Kemudian sebuah selimut api yang besar menutupi seluruhnya dan kami tidak pernah melihatnya lagi.

Kami melanjutkan perjalanan bersama Yeshua. Dari kejauhan kami melihat sesuatu berjatuhan turun, seperti rongsokan material. Ketika kami mendekatinya, kami melihat itu adalah orang-orang yang jatuh ke Neraka pada saat itu. Orang yang mati di dunia tanpa menerima Yeshua Ha Mashiah dalam hati mereka, kemudian mereka sampai di Neraka.

Kami melihat seorang muda, banyak iblis yang lari kearahnya dan mulai menghancurkan tubuhnya. Secara cepat, tubuhnya mulai di penuhi dengan cacing-cacing. Dia berteriak “Tidak! Apa ini? Stop! Saya tidak ingin berada di tempat ini!” Dia bahkan tidak tahu kalau dia sudah mati, dan mati tanpa Yeshua di hatinya. Angka 666 tersirat di dahinya, dan sebuah pelat besi yang menggantung di depan dadanya. Bahkan kami tidak bisa melihat alasan mengapa dia berada di Neraka, kami tahu dengan yakin kalau dia tidak akan pernah bisa keluar.

Yahweh mengatakan kalau semua siksaan untuk semua orang-orang di Neraka bahkan akan bertambah berat pada hari penghakiman. Kalau mereka semua menderita dengan sangat dan menakutkan dengan tidak bisa terbayangkan lebih lagi nanti saya tidak bisa membayangkan bagaimana mereka akan dihukum pada hari penghakiman.

Kami tidak melihat anak-anak disana. Kami hanya melihat ribuan dan ribuan orang-orang muda, laki-laki dan wanita dari banyak warga negara. Tapi, di Neraka tidak ada kebangsaan dan tingkat sosial, semua datang untuk disiksa dan dihukum. Disana hanya ada satu hal yang setiap orang inginkan, mempunyai kesempatan keluar, paling tidak untuk satu detik. Mereka juga ingin untuk meminum setetes air untuk menyegarkan lidah mereka. Seperti kisah orang kaya yang diceritakan di Alkitab. Lukas 16:19. Tapi itu kemudian tidak mungkin lagi, mereka memilih dimana mereka akan menghabiskan dalam kekekalan. Mereka memutuskannya tanpa Yahweh. Yahweh tidak pernah memutuskan seseorang untuk pergi ke Neraka, tapi semua orang sampai disana berdasarkan keputusan yang mereka miliki. Dalam Galatia 6:7, jangan sesat! Elohim tidak membiarkan diri-Nya dipermainkan. Karena apa yang ditabur orang, itu juga yang akan dituainya.

Hari ini kamu mempunyai kesempatan yang besar untuk mengubah tujuan akhirmu. Yeshua masih ada sampai hari ini, dan Alkitab berkata kalau kita memiliki hidup kita juga mempunyai harapan. Hari ini kamu mempunyai hidup, jangan lewatkan kesempatan ini, iini bisa jadi kesempatan yang terakhir.

Yahweh memberkatimu.

Cerita yang berkait:

23 menit di Neraka; kesaksian Bill Wiese, video YouTube

7 orang Kolombian diperlihatkan Neraka, I dan  Bagian II

Bahan diambil dari:

Pewahyuan di Neraka, 7 Columbian Youth

Hak cipta dari artikel ini dimiliki oleh penjalabaja.wordpress.com. Artikel ini boleh diperbanyak dengan syarat alamat blog disertakan dengan lengkap dan bukan untuk tujuan komersial.

  • Kalender

    • Juli 2020
      M S S R K J S
       1234
      567891011
      12131415161718
      19202122232425
      262728293031  
  • Cari