Brother Rashid, putra keluarga Ustadz Maroko menjadi Penginjil Yeshua di Dunia Arab

Penginjil Yeshua Ha Mashiah Brother Rashid ex-Muslim Maroko

Rashid, penginjil Maroko, Al-Hayat

Perjalanan iman Brother Rashid (Rachid) ke Kristianiti ini disadur ulang dari video kesaksiannya (tersedia di bawah) agar enak dibaca dan mudah diingat (singkat, padat dan jelas dan sesuai tahapan cara bersaksi: kehidupan sebelum menjadi Kristen, bagaimana awal mula mendengar Injil dan proses benih Injil bertumbuh dalam jiwa orang tersebut, tantangan sebelum dan sesudah menjadi Kristen, dan ditutup dengan bagaimana kehidupan orang tersebut setelah menjadi Kristen).

[Latar belakang kehidupan Brother Rashid; diperkenalkan pada Injil yang salah]

Nama saya Rashid, berasal dari Maroko. Aku dibesarkan di keluarga Muslim yang sangat kolot dan konservatif. Ayahku adalah seorang imam, dan sampai sekarang masih bekerja sebagai imam di Mesjid. Dan kakekku juga adalah seorang imam, begitu juga dengan pamanku. Jadi keluarga kami adalah keluarga yang sangat taat dalam beribadah dalam Islam. Aku belajar menghafal setiap pelafalan doa-doa dan semua ibadah sholat sejak usia 4 tahun. Seperti anak Muslim lainnya, akupun menghormati Islam. Sejak usia 6 tahun aku telah hafal 1/6 isi Quran. Aku juga mencintai ayahku dan aku diharapkan akan menggantikan kesuksesannya, tapi aku tidak mewujudkan keinginan mereka sebab Elohim berkehendak lain.

Ayahku, keluargaku, masyarakatku, semuanya mendorong kami melihat budaya Barat sebagai budaya Kristen. Sebagai Muslim, kami biasa melihat negara-negara Barat – seperti Perancis dan Amerika Serika – sebagai wakil dari agama Kristen. Apapun film atau berita dari barat Amerika yang mereka lihat di televisi, dianggap sebagai wujud dari agama Kristen. Dahulu sewaktu aku baru belajar Injil, aku mengira Kristianiti itu mengajarkan umatnya untuk mabuk-mabukan minum anggur, seks bebas, bermain wanita seperti yang kami pikirkan mereka melakukan itu karena kami pikir semua itu ada di dalam Injil dan kami lihat di berbagai film Barat, jadi kami berfikir begitulah Kristianiti.

[Pertemuan pertama Brother Rashid dengan Injil, beriman dan penginjilan pertamanya]

Suatu hari aku mendengar tentang Yeshua Ha Mashiah dari sebuah siaran Radio dan aku mulai surat menyurat selama 4 tahun yang akhirnya membawaku menerima Yeshua ke dalam hidupku. Aku meninggalkan Islam dan memeluk Kristianiti di tahun 1990, setelah 19 tahun menjadi seorang Muslim di Maroko. Sejak itu saya hidup secara rahasia sebagai orang yang percaya kepada Ha Mashiah sampai tahun 2005.

Aku melakukan banyak kegiatan yang berhubungan dengan orang-orang dari komunitas Alkitab, seperti menyebarkan Alkitab di Maroko, dan juga menterjemahkan Kuran ke dalam bahasa daerah Maroko.

[Brother Rashid hari ini, pola pikir Muslim,  Menginjili Dunia Arab melalui Media]

Selama 32 tahun aku hidup di Maroko. Sebagai Muslim, dan sebagian besar muslim dunia lainnya, kami melihat Islam sebagai perlawanan terhadap Kristen dan Yahudi. Umat muslim tidak pernah melihat (masalah perang, konflik bersenjata) sebagai pertentangan antar negara, antar perbedaan politik, tetapi sebagai perang melawan Islam. Begitulah pandangan umat Muslim terhadap dunia Barat. Begitulah kacamata kami dalam menilai masalah dunia. [Islam sesungguhnya adalah politik di dalam agama dan agama di dalam politik; ibadah dan hukum Islam menjadi satu-kesatuan. Ini sama sekali berbeda dengan Kristianiti]

Di dunia Islam, umat Muslim tidak mempunyai kebebasan beragama, mereka bahkan tidak punya kebebasan untuk berpikir. Umat Islam dilarang untuk mempertanyakan Islam, Muslim tidak berani bertanya tentang Muhammad dan Kuran, karena sikap seperti ini bisa dianggap sebagai melawan. Oleh sebab itu, kami mencoba mengajak umat Muslim untuk berani bertanya (Daring Questions) dalam menilai Islam

Media adalah alat penting Rashid dalam penginjilan.  Setiap kali aku duduk berhadapan dengan kamera, aku membayangkan sedang berbicara dengan ayahku, ibuku, saudara laki dan perempuanku. Dan ketika aku berdoa untuk mereka dan memikirkannya, dan berpikir tentang diriku, jika aku dulu tidak punya kesempatan untuk mendengarkan Yeshua Ha Mashiah dari radio, mungkin aku tidak di sini saat ini, mungkin aku sudah menjadi teroris yang mem-bom diriku sendiri, karena aku menyukai Allah dan ingin menyenangkan hati Allah.

Sekarang aku bekerja di bidang media. Dan aku membuat film untuk orang-orang Timur Tengah dan Afrika, dan mencoba menerangkan kepada mereka perbedaan antara Kristen dan Islam. Sampai sekarang kami telah membuat lebih dari 77 buah film live, setiap episode berdurasi 1.5 jam, juga 55 buah film rekaman, dan semuanya memperbandingkan antara Islam dan Kristen. Programnya bisa dilihat di sini: Al-Hayat.org

Sepuluh tahun yang lalu, kita tidak pernah mendengar adanya Islam murtad. Tetapi sekarang kita mendengar ribuan, bahkan jutaan Muslim murtad di Mesir. Sekarang terdapat lebih dari dua juta Muslim murtad dan memeluk Kristen disana.

Doa dan Harapan brother Rashid: Berkaitan dengan tuaian yang sangat besar ini, ia mengajak Gereja-gereja dimanapun membantu umat Kristen lokal di Maroko, Yordania, Saudi Arabia dan Kuwait dan berbagai negara Arab lainnya di dalam usaha mereka menyadarkan saudara-saudari Muslim mereka di negara mereka masing-masing. Proyek besar ini akan bisa diselesaikan secara gotong-royong.

Anak Ustadz Maroko tobat ikut Tuhan Yesus | Brother Rachid

Baca lebih lanjut

Iklan
  • Kalender

    • Juli 2018
      M S S R K J S
      « Apr    
      1234567
      891011121314
      15161718192021
      22232425262728
      293031  
  • Cari