Alkitab semakin lebih dapat dipercaya di Akhir Zaman ini

Elohim bukanlah manusia sehingga Dia berdusta; juga bukan seorang anak manusia sehingga Dia menyesal! Apakah setelah Dia berfirman dan Dia tidak melakukannya; dan setelah Dia berbicara maka Dia tidak menegakkannya? – Bilangan 23:19

Ayat Alkitab Mazmur 12 ayat 6Ahli Alkitab DR. Josh McDowell berkata penelitian dan arkiologi modern secara stabil mengecilkan daftar dugaan kontradiksi dan perbedaan yang memicu para peragu Alkitab selama berabad-abad.
“Arkiologi kemungkinan telah menyapu bersih lebih dari separuh semua yang sebelumnya nampak ada dugaan perbedaan-perbedaan dalan Kitab Suci,” MrDowell berkata.
Ia memberi dua contoh:
Setiap satu referensi dalam Kitab Para Rasul telah terbukti benar melalui arkiologi
17 referensi sejarah pada Lukas pasal 3 sekarang semuanya telah diconfirmasi oleh penemuan Arkiologi
”Anda tidak bisa dapatkan lebih baik bukti, secara histori, daripada apa yang kita miliki di dalam Kitab Suci,” MrDowell berkata dengan yakin.

Berita lebih lengkap lihat video wawancara CBN ini: Josh McDowell: Apparent Contradictions, Discrepancies Disappearing

Lihat juga: PROPHECIES JESUS FULFILLED by Josh McDowell

Buku-buku DR. Josh McDowell yang terakhir adalah:

 

Hak cipta dari artikel ini dimiliki oleh penjalabaja.wordpress.com. Artikel ini boleh diperbanyak dengan syarat alamat blog disertakan dengan lengkap dan bukan untuk tujuan komersial. Persiapkan Jalan Bagi Raja
Iklan

7 Orang Kolombia diperlihatkan Sorga

Bersama, ke tujuh orang muda dari Kolumbia ini dibawa oleh Yesus Ha Mashiah dan diperlihatkan keadaan Surga dan Neraka. Melihat cerita mereka kemuliaan dari Surga dan kengerian dari Neraka.

Kesaksian Pertama: Esau

2 Kor 12:2, Aku tahu tentang seorang Kristen ; empat belas tahun yang lampau – entah di dalam tubuh, aku tidak tahu, entah di luar tubuh, aku tidak tahu, Elohim yang mengetahuinya – orang itu tiba-tiba diangkat ke tingkat yang ketiga dari sorga.

Kami sedang berada di kamar ketika kami mengalami pengalaman pertama. Ruangan dipenuhi cahaya dari kemuliaan dari Yahweh. Sinar itu sangat terang untuk menerangi seluruh ruangan. Ruangan penuh dengan kemuliaanNya, suasananya begitu indah sebelum Dia muncul.

Yesus berkata kepada kami, “Anak-anakKu, sekarang Aku akan menunjukkan KerajaanKu, kita akan pergi ke Surga.” Kami saling berpegangan tangan kemudian kami diangkat. Aku melihat ke bawah dan memperhatikan bahwa kami sedang keluar dari tubuh kami. Ketika kami pergi, kami sedang memakai jubah putih dan kami terus terbang ke atas dengan kecepatan yang tinggi.

Kami sampai di depan sepasang pintu gerbang untuk masuk ke Kerajaan Surga. Kami semua terheran-heran dengan apa yang terjadi dengan kami semua. Syukur, Yesus, Putra Elohim ada di sana berada dengan kami, di depan ada dua malaikat yang masing-masing memiliki empat sayap.

Kedua malaikat ini kemudian berbicara kepada kami, tapi kami tidak mengerti apa yang mereka katakan. Bahasanya sangat jauh berbeda dengan bahasa manusia. Kedua malaikat ini mempersilahkan kami dan mereka membuka kedua pintu yang sangat besar itu. Kami melihat suatu tempat yang sangat indah, dengan banyak hal yang belum pernah kami lihat. Ketika kami masuk, ada suatu damai yang mengisi hati kami. Alkitab katakan bahwa Yahweh akan memberi kita damai yang melampaui akal manusia. (Filipi 4:7).

Hal yang pertama aku lihat adalah seekor rusa, dan aku bertanya kepada salah seorang temanku, “Sandra, apakah kau lihat apa yang aku lihat?”, dia tidak lagi menangis atau berteriak lagi, sama seperti ketika kami sedang di perlihatkan Neraka. Dia tersenyum dan berkata : “Ya Esau, aku sedang melihat seekor rusa!”. Kemudian aku tahu bahwa semuanya adalah nyata, kami benar-benar sedang berada di Kerajaan Surga. Semua hal-hal yang mengerikan yang kami lihat ketika kami berada di Neraka semua terlupakan. Dan kami menikmati kemuliaan Yahweh. Kami mendekat kepada rusa tersebut, di balik rusa itu ada sebuah pohon yang besar dan tinggi. Itu adalah tengah-tengah dari firdaus.

Alkitab mengatakan dalam Wahyu 2:7, Siapa bertelinga, hendaklah ia mendengarkan apa yang dikatakan oleh Roh kepada jemaat-jemaat: Barangsiapa menang, dia akan Kuberi makan dari pohon kehidupan yang ada di Taman Firdaus Elohim.

Pohon adalah symbol dari Yesus, karena Ha Mashiah adalah Hidup Selamanya. Di balik pohon tersebut, ada sebuah sungai yang airnya bagaikan kristal. Begitu jernih dan indah, sepertinya kami tidak pernah melihatnya di bumi. Kami sangat ingin untuk tinggal di sana. Beberapa kali kami meminta, “Yahweh kami mohon! Jangan bawa kami keluar dari tempat ini! Kami ingin berada di sini untuk selamanya! Kami tidak ingin kembali ke bumi!”. Kemudian Yahweh menjawab kami, “Adalah perlu untuk bersaksi dari semua hal yang Aku siapkan bagi semua yang mengasihiKu karena Aku akan datang sebentar lagi, dan imbalannya adalah tinggal bersama denganKu”.

Ketika kami melihat sungai itu, kami terburu-buru pergi ke sana dan ingin melihat air tersebut. Kami ingat bahwa ada tertulis dalam Yoh 7:38, barangsiapa percaya kepada-Ku, seperti yang dikatakan oleh Kitab Suci: Dari dalam hatinya akan mengalir aliran-aliran air hidup. Air dari sungai ini seperti mempunyai kehidupan di dalamnya, jadi, kami membenamkan diri kami kedalamnya. Di dalam air dan di luar air kami dapat bernafas dengan normal. Sungai itu sangat dalam dan di sana terdapat banyak macam-macam ikan yang berwarna-warni. Cahaya di dalam dan luar air sama-sama normal, dalam Surga cahaya tidak datang dari sumber cahaya tertentu, semua tersinari dengan cerah. Alkitab menuliskan dalam Wahyu 21:23-24 bahwa, dan kota itu tidak memerlukan matahari dan bulan untuk menyinarinya, sebab kemuliaan Elohim meneranginya dan Anak Domba itu adalah lampunya. Dan bangsa-bangsa akan berjalan di dalam cahayanya dan raja- raja di bumi membawa kekayaan mereka kepadanya.

Kami meninggalkan sungai itu dan berlari ke semua tempat kami bisa temukan, kami ingin untuk menyentuh dan mengalami semuanya. Kami ingin untuk membawa semuanya pulang bersama kami, karena kami benar-benar terpukau dengan semua hal-hal yang ada di Surga. Karena begitu indahnya, semua hal itu itu tidak dapat terucapkan dengan kata-kata. Ketika Rasul Paulus di bawa ke Surga, dia melihat banyak hal yang dia tidak bisa jelaskan dengan kata-kata, karena keindahan yang sangat dari hal-hal yang ada di Kerajaan Surga. Seperti dalam 2 Korintus 12:4.

Ketika kami datang ke suatu tempat yang luas sekali, suatu tempat yang indah dan menakjubkan. Tempat itu penuh dengan batuan berharga, seperti, emas, intan, jamrud, dan berlian. Lantainya terbuat dari emas murni. Kami kemudian pergi ke tempat yang terdapat tiga buku yang sangat besar. Yang pertama adalah Alkitab yang terbuat dari emas. Untuk selama-lamanya, ya YAHWEH, firman-Mu tetap teguh di sorga. Dalam Mazmur 119:89 dikatakan Firman YAHWEH adalah kekal dan Firman YAHWEH berada di Surga selamaya. Kami memperhatikan pada Alkitab emas yang besar, halamannya, sampulnya, semuanya terbuat dari emas murni.

Buku yang kedua adalah lebih besar dari ukuran Alkitab. Ketika dibuka dan ada seorang malaikat yang sedang menulis didalam buku tersebut. Bersama Yahweh kami dapat melihat apa yang malaikat tersebut sedang tulis. Malaikat itu sedang menulis semua hal yang terjadi di bumi. Semua yang telah terjadi, termasuk tanggal, jam, semuanya tercatat disitu. Ini dilakukan adalah untuk penggenapan kata-kata Yahweh yang ditulis ketika bukunya dibuka, dan orang-orang di bumi akan diadili sesuai dengan apa yang mereka kerjakan yang tertulis di buku itu. Wahyu 20:12, dan aku melihat orang-orang mati, besar dan kecil, berdiri di depan takhta itu. Lalu dibuka semua kitab. Dan dibuka juga sebuah kitab lain, yaitu kitab kehidupan. Dan orang-orang mati dihakimi menurut perbuatan mereka, berdasarkan apa yang ada tertulis di dalam kitab-kitab itu.

Dan buku yang ketiga adalah buku yang lebih besar lagi dari buku yang kedua! Bukunya tertutup, tapi kami mendekati buku itu. Kami bertujuh menurunkan dari tempat berdirinya, sesuai perintah Yahweh, dan kami menaruhnya pada sebuah tiang.

Tiang dan penyangga di Surga benar-benar indah! Itu tidak terbuat seperti yang ada di bumi. Penyangganya seperti mengembang, itu terbuat dari batuan berharga. Ada yang terbuat dari berlian, ada yang terbuat dari jamrud murni, yang lain terbuat dari emas murni, dan yang lain-lainnya terbuat dari campuran dari batuan berharga tadi. Aku kemudian mengerti bahwa Yahweh adalah pemilik dari semua hal yang ada, seperti tertulis di Hagai 2:9, Kepunyaan-Kulah perak dan kepunyaan-Kulah emas, demikianlah firman YAHWEH semesta alam. Aku mengerti bahwa Yahweh kita adalah yang benar-benar kaya dan Dia memiliki semua kekayaan yang ada di dunia. Saya juga mengerti bahwa semua hal pun adalah kepunyaan Yahweh, dan Dia ingin memberikan itu semua kepada yang memintanya di dalam iman.

Yahweh berkata, “Mintalah kepadaKu dan Aku akan memberikan bangsa-bangsa sebagai warisan”. Mazmur 2:8. Buku yang kami taruh pada penyangga tersebut adalah sangat besar, bahkan untuk membuka halaman selanjutnya, kami harus berjalan dari satu sisi ke sisi yang lainnya. Kami berusaha membaca apa yang tertulis di dalam buku itu, karena Yahweh yang meminta kami membacanya. Pada awalnya, sangat sulit membacanya karena ditulis dengan karakter-karakter asing yang kami tidak dapat mengerti. Sangat jauh berbeda dari bahasa yang ada di dunia, itu merupakan sesuatu yang benar-benar Surgawi. Tapi, dengan bantuan dari Roh Kudus, kami diberikan berkat untuk mengerti buku tersebut. Seperti perban yang di lepas dari mata, kami dapat kemudian mengerti tulisan-tulisan tersebut, seperti halnya dengan bahasa kita.

Kami kemudian melihat bahwa kami tertulis di dalam buku itu. Yahweh kemudian memberitahu kami bahwa buku itu adalah Buku Kehidupan. (Wahyu 3:5). Kami mencatat bahwa nama-nama yang tertulis di buku adalah tidak sama dengan nama kami disebut di bumi, nama-nama ini adalah nama-nama baru, agar Firman YAHWEH bisa digenapi ketika dikatakan bahwa, siapa bertelinga, hendaklah ia mendengarkan apa yang dikatakan Roh kepada jemaat-jemaat: Barangsiapa menang, kepadanya akan Kuberikan dari manna yang tersembunyi; dan Aku akan mengaruniakan kepadanya batu putih, yang diatasnya tertulis nama baru, yang tidak diketahui oleh siapapun, selain oleh yang menerimanya.

Di Surga, kami bisa mengucapkan nama-nama kami, tapi ketika Yahweh membawa kami kembali lagi ke bumi, nama-nama tersebut di hapus dari ingatan dan dari hati kami. Firman YAHWEH adalah kekal, dan harus tergenapi. Teman-temanku, Alkitab berkata dalam Wahyu 3:11, Aku datang segera. Peganglah apa yang ada padamu, supaya tidak seorang pun mengambil mahkotamu. Di Surga, terdapat milyaran hal-hal yang menakjubkan, kita tidak dapat mengekspresikannya dengan kata-kata dari mulut kita. Tapi saya mau katakan sesuatu, “Yahweh sedang menunggumu!” Bagaimanapun hanya orang-orang yang setia sampai akhirnya yang akan di selamatkan. (Markus 13:13).

Kesaksian Kedua, Ariel

Kami terbang ke atas dan menuju ke Kerajaan Surga, kami akhirnya sampai di suatu tempat yang sangat indah dengan sepasang pintu yang indah. Di depan pintu tersebut ada dua malaikat yang menyambut kami. Kemudian mereka berkata-kata, tapi sepertinya apa yang mereka katakan adalah bahasa malaikat dan kami tidak dapat mengerti apa yang mereka katakan. Tapi Roh Kudus memberikan kami pengertian. Mereka mengucapkan ucapan selamat datang kepada kami. Yahweh Yesus menaruh tangan di depan pintu dan pintu tersebut terbuka. Jika Yesus tidak bersama kami, kami tidak dapat masuk kedalam Surga.

Kami kemudian takjub dengan apa yang ada didalam Surga. Kami melihat sebuah pohon yang sangat besar, Alkitab menyebutkan pohon ini sebagai “Pohon Kehidupan”, Wahyu 2:7. Kami kemudian menuju ke sebuah sungai, yang didalamnya terdapat berbagai banyak macam ikan. Semuanya begitu menakjubkan, akhirnya kami memutuskan untuk masuk kedalam air. Kami kemudian berenang kedalam air. Kami melihat ikan yang berenang di sekitar dan mengelilingi kami dan menyentuh kulit kami. Kami berenang tidak seperti layaknya di bumi, kehadiran Yahweh menenangkan ikan tersebut. Ikan-ikan tersebut mendekati kami kami karena mereka tahu bahwa kami tidak akan menyakiti mereka. Saya begitu terberkati dan terheran-heran ketika saya menangkap seekor ikan tersebut dan mengambilnya keluar dari air. Yang mengherankan adalah ikan tersebut sangat tenang dan menikmati kehadiran Yahweh walaupun ikan tersebut saya pegang. Saya kemudian menaruh ikan tersebut kembali ke air.

Saya bisa melihat dari kejauhan bahwa disana ada kuda putih di Surga, sebagaimana tertulis dalam Firman YAHWEH dalam Wahyu 19:11, Lalu aku melihat sorga terbuka: sesungguhnya, ada seekor kuda putih; dan Ia yang menungganginya bernama: “Yang Setia dan Yang Benar”, Ia menghakimi dan berperang dengan adil. Kuda-kuda tersebut akan dipakai salah satunya oleh Yahweh ketika Dia kembali ke dunia untuk menjemput anak-anakNya, gerejaNya. Saya mendekati kuda-kuda tersebut dan menepuk mereka. Yahweh ijinkan saya untuk mengendarai salah satu dari mereka. Ketika saya mengendarainya, saya merasakan sesuatu yang belum pernah saya rasakan sebelumnya di bumi. Saya merasakan kedamaian, kebebasan, cinta, bahwa seorang bisa merasakan tempat yang indah tersebut. Saya benar-benar menikmati apa yang saya bisa lihat oleh mata saya. Saya ingin menikmati semua hal yang indah di Firdaus yang Yahweh telah sediakan untuk kami.

Kami bisa melihat meja jamuan pernikahan, semuanya telah disediakan. Itu tidak mempunyai awal dan akhir. Kami melihat kursi-kursi yang telah disediakan. Disana juga tersedia mahkota kehidupan yang siap kami ambil. Kami melihat makanan yang lezat-lezat yang telah ditata, untuk semua yang telah di undang ke Perjamuan Kawin Anak Domba.

Malaikat-malaikat ada disitu dengan pakaian jubah putih yang Yahweh telah menyambut kami. Saya terpukau dengan semua hal yang ada di sana. Firman YAHWEH mengatakan kepada kita bahwa yang akan masuk ke Kerajaan Surga adalah seperti anak-anak, Matius 18:3. Ketika kami ada di Surga kami seperti anak-anak. Kami kemudian menikmati apa yang ada disana, bunga-bunga, tempat tinggal, bahkan Yahweh memperbolehkan kami untuk masuk ke dalam rumah-rumah tersebut.

Kemudian Yahweh membawa kami tempat yang terdapat anak-anak. Yahweh berada di tengah mereka dan Ia kemudian bermain dengan mereka. Dia mencukupkan waktu untuk bermain dengan mereka dan Ia menikmati ketika bersama mereka. Kami mendekat kepada Yahweh dan bertanya kapadaNya, “Yahweh, apakah anak-anak ini yang akan di lahirkan ke dunia?”. Dan Yahweh manjawab, “Bukan, anak-anak ini adalah yang di aborsi di bumi”. Ketika mendengar ini saya merasakan di dalam saya berguncang yang membuat saya merinding.

Saya ingat ketika dengan hal saya pernah lakukan di masa lalu, ketika saya belum kenal Yahweh. Ketika waktu itu, saya menjalin hubungan dengan seorang wanita dan akhirnya dia hamil. Ketika dia katakan bahwa dia hamil, saya tidak tahu apa yang harus saya lakukan, jadi saya meminta waktu untuk mengambil sebuah keputusan. Waktu berlalu dan kemudian saya menemuinya, semuanya sudah terlambat karena dia sudah melakukan aborsi. Bahkan ketika saya menerima Yahweh dalam hati saya, kalau aborsi adalah sesuatu saya yang tidak bisa maafkan. Kemudian Yahweh lakukan sesuatu hari itu, Dia membolehkan saya untuk memasuki tempat tersebut dan berkata kepadaku, “Ariel, apakah kau lihat anak perempuan yang ada disana? Anak tersebut adalah anakmu.” Ketika Dia berkata demikian, saya merasakan luka, didalam jiwa saya untuk waktu yang lama, kemudian jadi sembuh. Yahweh mengijinkan saya mendekatinya dan bersama dengan saya. Saya memegang tangannya dan menatap ke matanya. Satu kata yang saya dengar dari bibirnya, “Ayah”. Saya mengerti bahwa saya pengampunan Yahweh yang telah mengampuni saya, tapi saya kemudian belajar untuk memaafkan diri saya sendiri.

Teman-teman yang terkasih, siapapun yang membaca ini, saya ingin memberitahumu sesuatu hal. Yahweh telah mengampuni dosamu, sekarang belajarlah mengampuni dirimu sendiri. Saya berterimakasih kepada Yahweh yang mengijinkan kesaksian ini kepadamu. Yahweh Yesus Ha Mashiah saya berikan hormat dan pujian! Kesaksian ini adalah tentang Yahweh, Dia ijinkan kita untuk menerima pewahyuan ini. Saya harap bahwa saudara-saudara yang menerima kesaksian ini akan menerima juga berkat dan dapat memberkati yang lain. Yahweh memberkati.

Kesaksian Ketiga

Wahyu 21:4, dan la akan menghapus segala air mata dari mata mereka, dan maut tidak akan ada lagi; tidak akan ada lagi perkabungan, atau ratap tangis, atau dukacita, sebab segala sesuatu yang lama itu telah berlalu.

Ketiga kami tiba, pintu yang besar itu terbuka bagi kami. Dan kami melihat ada lembah yang penuh dengan bunga. Bunga-bunga itu sangat menakjubkan dan baunya sangat harum. Kami mulai berjalan dan merasakan kebebasan penuh seperti kami tidak pernah mandapatkannya di bumi. Kami merasakan sukacita yang memenuhi hati kami dan selama kami memperhatikan pada bunga-bunga tersebut kalau bunga tersebut unik, setiap daun bunga mempunyai perbedaan, ketulusan, dan mempunyai warna yang berwarna-warni.

Dalam hatiku, saya berkata kepada Yahwehku kalau saya ingin mempunyai salah satu dari bunga tersebut. Yahweh memberikanku tanda setuju. Saya mendekat kesebuah bunga dan mencabutnya. Tapi tidak terjadi apa-apa. Saya tidak bisa mencabutnya dari tanah. Bahkan saya tidak bisa mencabut daun bunga tersebut. Kemudian Yahweh memecah kesunyian dan berkata, “Semuanya harus dilakukan atas dasar kasih”. Dia menyentuh salah satu bunga itu dan jatuh ke tangan Yahweh dengan sendirinya. Kemudian Ia memberikannya kepada kami. Kami melanjutkan perjalanan dan mencium kalau aroma bunga tersebut masih bersama dengan kami.

Kami sampai di suatu tempat dengan satu pasang pintu yang sangat indah. Pintu itu rumit, banyak hiasannya dalam keindahannya dan mempunyai batuan berharga yang terpahat mengelilingi mereka. Pintu tersebut terbuka dan kami memasuki kedalam suatu ruangan dengan didalamnya terdapat banyak orang. Semuanya berlari dan membuat persiapan-persiapan. Beberapa dari mereka membawa rol dari pakaian putih bersih di bahu mereka, ada yang membawa gulungan dari benang emas, dan ada juga yang membawa pelat dengan semacam pelindung di dalamnya. Semuanya berlari dengan penuh semangat.

Kami bertanya pada Yahweh kenapa disini ada banyak sekali usaha dan terburu-buru. Yahweh meminta seorang yang muda untuk mendekat. Orang ini mempunyai sebuah gulungan di bahunya. Dia kemudian mendekat dan menatap Yahweh, dengan hormat. Ketika Yahweh bertanya padanya kenapa dia membawa-bawa gulungan baju, dia menatap Yahweh dan berkata, “Yahweh, Engkau tahu untuk apa pakaian ini! Pakaian ini adalah untuk membuat jubah dari yang telah diselamatkan, jubah-jubah itu adalah untuk perkawinan agung” Mendengar ini, kami merasakan sukacita yang besar dan damai yang melimpah. Wahyu 19:8 berkata, Dan kepadanya dikaruniakan supaya memakai kain lenan halus yang berkilau-kilauan dan yang putih bersih! Lenan halus itu adalah perbuatan-perbuatan yang benar dari orang-orang kudus.

Ketika kami keluar dari tempat itu kami merasakan damai yang lebih lagi, karena menakjubkan untuk dilihat dan Yahweh dengan SendiriNya telah membuat sesuatu yang indah bagi kita. Dia Empunya tempat itu dan waktu untukmu karena kamu penting bagiNya. Ketika kami keluar dari tempat itu, kami kehilangan pandangan setiap detail dari Surga. Itu seperti setiap hal mempunyai pemikiran tersendiri, dan setiap obyek yang ada di sana adalah kemuliaan untuk Yahweh.

Ketika kami datang ke suatu tempat di mana terdapat jutaan dan jutaan anak-anak, dari semua umur. Ketika mereka melihat Yahweh, semuanya ingin memeluk Dia, untuk merasakan cintaNya, karena Dia-lah kerinduannya. Yesus adalah kerinduan dari setiap anak-anak disini. Kami seperti ingin menangis melihat bagaimana Yahweh menjadi rebutan dari setiap anak-anak, bagaimana Dia mencium dan memegang tangan mereka.

Kami melihat bagaimana malaikat-malaikat mendekat kepada YAHWEH, membawa Dia bayi-bayi yang di bungkus kain lenan. YAHWEH menjamah, menyentuh, dan memberikan mereka ciuman pada pergelangan tangan mereka dan kami melihat malaikat-malaikat tersebut membawa mereka kembali. Kami bertanya kepada Yahweh kenapa di sana ada banyak sekali anak-anak, apakah itu adalah anak-anak yang akan di kirim ke dunia. Yahweh menghela nafas untuk menjawab, dan dia menjawab, “Bukan, anak-anak ini tidak akan di kirim ke dunia! Semua anak ini adalah yang telah di aborsi di dunia, yang mana orang tuanya tidak menginginkan mereka. Anak-anak ini adalah anak-anakKu dan Aku mengasihi mereka.” Saya menundukkan kepala dan suaraku gemetaran untuk menanyakan pertanyaan seperti itu kepadaNya.

Ketika saya tidak mengenal Yahweh, Jalan Hidup yang benar, saya membuat kesalahan dan berbuat dosa dengan seseorang. Diantara dosa-dosa itu adalah aborsi yang telah saya lakukan. Ada jeda waktu dimana saya menatap muka dengan muka dengan Yahweh dan kemudian bertanya kepadaNya, “Yahweh, apakah bayi yang saya aborsi, dulu, disini?” Yahweh menjawab, “Ya”. Saya kemudian berjalan ke salah satu tempat dan saya melihat anak kecil yang imut. Mendekati seorang malaikat yang sedang berdiri. Malaikat itu memandang kea rah Yahweh, dan anak itu membelakangi kami.

Yahweh berkata kepadaku, “Lihat, itu adalah anakmu”. Saya ingin melihatnya jadi saya berlari ke arahnya, tapi malaikat itu menghentikan aku dengan tangannya. Dia berkata saya harus mendengar anak itu dahulu. Saya kemudian mendengar apa yang anak itu katakan. Dia berkata dan melihat ke arah anak-anak lain. Dia bertanya kepada malaikat, “Apakah ayahku dan ibuku akan datang kemari segera?” Malaikat itu menatapku, kemudian menjawab dia ,”Ya, ayahmu dan ibumu akan datang segera.”

Saya tidak mengerti kenapa saya di khususkan untuk mendengar kata-kata itu, tapi di hatiku saya tahu kalau kata-kata itu adalah yang terbaik yang Yahweh bisa berikan kepada saya. Anak kecil itu tidak bicara masalah kemarahan, atau sakit, mungkin tahu kami tidak biarkan dia untuk lahir. Dia hanya menunggu dengan kasih kalau Yahweh ada di hatinya.

Kami melanjutkan perjalanan, tapi saya terus terpikir anak itu. Saya tahu kalau suatu hari saya akan bersama dia nanti. Saya mempunyai suatu alas an untuk pergi kesana, karena seseorang telah menungguku dalam Kerajaan Surga. Firman YAHWEH berkata dalam Yesaya 65:19, Aku akan bersorak-sorak karena Yerusalem, dan bergirang karena umat-Ku; di dalamnya tidak akan kedengaran lagi bunyi tangisan dan bunyi erangpun tidak.

Kami datang ke suatu tempat dengan pegunungan yang kecil, dan Yahweh Yesus menari. Di depanNya, ada sekumpulan orang dengan pakaian jubah putih dan mereka mengangkat tangan dengan carang minyak jaitun hijau. Ketika mereka melambaikannya di udara, mereka melepaskan minyak. Yahweh mempunyai banyak hal yang telah dipersiapkan untukmu! Sekarang adalaah waktu yang harus kamu serahkan untukNya.

Yahweh memberkatimu.

Kesaksian Keempat

Di dalam Kerajaan Surga, kami melihat banyak sekali hal-hal yang menakjubkan sebagaimana tertulis di dalam Firman YAHWEH, di 1 Korintus 2:9, tetapi seperti ada tertulis: Apa yang tidak pernah dilihat oleh mata, dan tidak pernah didengar oleh telinga, dan yang tidak pernah timbul di dalam hati manusia: semua yang disediakan Elohim untuk mereka yang mengasihi Dia.

Kami tiba di Kerajaan Surga, tempat itu sangat banyak hal yang spektakuler dan menakjubkan, banyak hal-hal yang besar dan merasakan kemuliaan Yahweh. Tempat itu begitu special, tepat yang penuh dengan anak-anak. Kami bisa katakan kalau disana ada jutaan anak-anak di tempat itu.

Kami melihat anak-anak dari berbagai usia, Surga dibagi kedalam beberapa bagian. Kami melihat semacam bayi-bayi yang di tampung antara umur 2-4. Kami juga memperhatikan anak-anak di Kerajaan Surga bertumbuh dan di sana ada sekolah di mana anak-anak tersebut diajari Firman YAHWEH. Guru-gurunya adalah malaikat-malaikat dan mereka mengajarkan anak-anak untuk menyanyikan lagu pujian dan untuk memuliakan Yahweh Yesus.

Katika Yahweh tiba, kami melihat kebahagiaan Raja kami yang besar sekali. Walaupun kami tidak bisa melihat wajahNya, kami bisa melihat Dia tersenyum, yang memenuhi seluruh tempat. Ketika Dia tiba, semua anak-anak berlari ke arahNya! Diantara semua anak-anak itu, kami melihat Maria, ibu Yahweh Yesus sewaktu di Dunia. Dia wanita yang sangat cantik. Kami tidak melihat dia dalam tahta dan tidak juga orang-orang yang memuji dia. Dia ada disana ada sebagaimana wanita yang lainnya yang ada di Surga, seperti semua orang-orang di Dunia dia diselamatkan. Dia memakai jubah putih dan memakai ikat pinggang emas, dan rambutnya panjang sampai ke pinggang.

Di Dunia, kami telah mendengar kalau banyak orang yang memuji Bunda Maria sebagai ibu Yesus, tapi saya ingin memberitahu Firman YAHWEH yang berkata dalam dalam Yohanes 14:6, Akulah jalan dan kebenaran dan hidup. Tidak ada seorangpun yang datang kepada Bapa, kalau tidak melalui Aku. Jalan masuk ke dalam Kerajaan Surga hanyalah Yesus dari Nazareth.

Kami juga memperhatikan kalau disana tidak ada matahari atau bulan. Firman YAHWEH berkata dalam Wahyu 22:5, dan malam tidak akan ada lagi di sana dan mereka tidak memerlukan cahaya lampu dan cahaya matahari, sebab YAHWEH Elohim akan menerangi mereka, dan mereka akan memerintah sebagai raja sampai selama-lamanya.

Kami bisa melihat kemuliaan Yahweh. Kami kesulitan untuk menjelaskan betapa mengerikannya sewaktu kami di Neraka, tapi adalah lebih sulit untuk menjelaskan yang berhubungan dengan Surga dan kesempurnaan dari sang Pencipta. Ketika kami ada disana, kami ingin berlari dan melihat segalanya. Kami bisa tiduran pada rumput, dan kami bisa merasakan kemuliaan Yahweh. Siulan yang lembut, angin yang sepoi-sepoi yang berhembus di wajah kami, semuanya adalah sesuatu yang amat indah.

Tapi di tengah-tengah langit, kami bisa melihat sebuah salib yang besar yang terbuat dari emas murni. Kami percaya kalau ini bukan penyembahan terhadap berhala tapi sebagai symbol yang menunjukkan kalau kematian Yesus di kayu salib, kita bisa masuk kedalam Kerajaan Surga.

Kami melanjutkan perjalanan di Surga. Sangat mengasikkan berjalan-jalan bersama Yahweh Yesus Ha Mashiah. Kami tahu dengan yakin, kalau Yahweh yang kami layani adalah Yesus dari Nazareth. Banyak dari kita berpikir kalau ada Yahweh di atas sana, hanya menunggu kita melakukan dosa, jadi Dia bisa menghukum kita dan mengirim kita ke Neraka.

Tapi itu bukan begitu. Kami bisa melihat gambaran yang lain dari Yesus, kalau Yesus adalah seorang teman, kalau Yesus pun menangis kalau kamu menangis. Yesus adalah Yahweh yang penuh cinta, kasih dan pengampunan, Dia membawa kita dalam tanganNya untuk membantu kita meneruskan jalan kepada keselamatan.

Yahweh Yesus juga mempertemukan kami dengan seseorang yang ada di Alkitab. Kami bertemu dengan Raja Daud, Raja Daud yang ada di Alkitab. Dia adalah lelaki yang tampan, tinggi dan wajahnya menggambarkan kemuliaan Yahweh. Ketika kami ada di dalam Kerajaan Surga, satu hal yang Raja Daud lakukan adalah menari, menari, menari dan memberikan semua kemuliaan dan hormat kepada Yahweh.

Bagi semua yang membaca kesaksian ini, saya ingin memberitahumu di dalam Firman YAHWEH dalam Wahyu 21:27, tetapi tidak akan masuk ke dalamnya sesuatu yang najis, atau orang yang melakukan kekejian atau dusta, tetapi hanya mereka yang namanya tertulis di dalam kitab kehidupan Anak Domba itu. Dan saya juga ingin memberitahumu kalau hanya yang berani yang masuk ke Kerajaan Surga. Yahweh memberkatimu.

Kesaksian Kelima

2 Korintus 5:10, sebab kita semua harus menghadap takhta pengadilan Ha Mashiah, supaya setiap orang memperoleh apa yang patut di terimanya, sesuai dengan yang dilakukannya dalam hidupnya ini, baik ataupun jahat.

Dalam Kerajaan Surga, kami bisa melihat Yerusalem Baru yang Alkitab ceritakan dalam Yohanes 14:2, di rumah Bapa-Ku banyak tempat tinggal. Jika tidak demikian, tentu Aku mengatakannya kepadamu. Sebab Aku pergi ke situ untuk menyediakan tempat bagimu. Kami bisa melihat kota itu dan masuk kedalamnya, kota itu benar-benar nyata dan kota yang menakjubkan! Yesus pergi kesana untuk mempersiapkan tempat kediaman itu untuk kita.

Di dalam kota kami bisa melihat tempat tinggal atau rumah dengan nama pemilik ada di depan rumah-rumah iu. Kota itu belum juga didiami, tapi itu telah siap untuk kita. Kami kemudian pergi kedalam rumah dan melihat semua hal yang ada didalam. Tapi kemudian kami meninggalkan kota itu, kami lupa dengan hal-hal yang kami lihat, memori itu di hapus dari kepala kami. Bagaimanapun, kami bisa mengingat kalau penyangga rumah-rumah itu terbuat dari besi berharga dan banyak jenis batuan berharga yang menghiasi mereka. Mereka juga mempyunyai emas murni.

Emas yang ada di kota ini adalah seperti yang Alkitab katakan, hampir semuanya transparan dan begitu berkilau. Emas yang ada di bumi tidak bisa di bandingkan dengan kilauan dan keindahan emas yang ada di Surga.

Setelah ini, kami dibawa kesuatu tempat yang banyak terdapat botol. Didalamnya terdapat air mata yang di kristalisasikan. Air mata yang anak-anak Yahweh cucurkan di bumi. Bukan tangisan dari komplen, tapi tangis orang-orang yang mereka cucurkan di dalam hadirat Yahweh, tangisan penyesalan, tangisan ucap syukur. Yahweh menyimpan tangisan-tangisan sebagai sesuatu yang berharga sebagai harta karun di Surga, seperti yang disebutkan dalam Mazmur 56:9, sengsaraku Engkaulah yang menghitung-hitung, air mataku Kautaruh ke dalam kirbat-Mu. Bukankah semuanya telah Kau daftarkan?

Kami juga pergi ke tempat di mana terdapat banyak sekali malaikat. Walaupun di Surga kami melihat banyak malaikat-malaikat, tempat ini adalah tempat khusus malaikat-malaikat. Kami mendengar Yahweh, kalau tiap malaikat mempunyai karakter yang berbeda-beda. Dia juga menunjukkan kalau malaikat akan dekat dengan kami selama kami hidup di dunia. Dia memperkenalkan malaikat yang di tugasi untuk mengawal kami. Kami bisa melihat karakter mereka, tapi Yahweh melarang kami untuk memberitahukan kepada yang lai tentang hal ini. Kita baca dalam Mazmur 91:11, sebab malaikat-malaikat-Nya akan diperintahkan-Nya kepadamu untuk menjaga engkau di segala jalanmu.

Kami tiba di suatu tempat dengan banyak lemari, di dalamnya terdapat banyak sekali bungan yang berbeda-beda. Ada bunga yang terbuka, indah dan berseri-seri. Tapi ada juga yang terkulai, dan ada juga bahkan yang layu. Kami bertanya kepada Yesus apa arti bunga-bunga ini? Dia menjawab, “Karena hidup kalian adalah seperti bunga-bunga ini.” Dia mengambil salah satu bunga yang layu. Dia berkata, “Lihat, orang ini sedih karena mereka sedang menghadapai pencobaan, atau kesulitan. Ada sesuatu dalam hidup ini yang menghalangi persekutuan denganKu. Apakah kamu tahu apa yang Aku lakukan agar bunga-bunga ini sehat dan terkembang kembali?” Dia mengambil bunga di tanganNya dan berkata, “Aku cucurkan tangisKu kepada mereka dan Aku menyegarkan mereka kembali.” Kami melihat bagaimana dengan cara yang kuat bunga ini mulai bangkit dan terkembang dalam warna-warninya dan mulai berseri-seri kembali.

Kemudian Dia mengambil bunga yang layu dan Ia melemparkannya ke dalam api dan berkata, “Lihat, orang ini telah mengenalKu dan berbalik dari padaKu. Sekarang dia mati tidak dalamKu dan kemudian dilemparkan ke dalam api.” Yohanes 15:5-6.

Kemudian kami meninggalkan tempat itu, kami melihat istana yang menakjubkan dari kejauhan. Tidak ada seorang pun yang berani mendekat ke istana itu, dan kami percaya itu tentang apa yang Alkitab katakan dalam Wahyu 22:1, lalu ia menunjukkan kepadaku sungai air kehidupan, yang jernih bagaikan kristal, dan mengalir ke luar dari takhta Elohim dan takhta Anak Domba itu. Kami percaya kalau istana tersebut dilokasikan dekat dengan hadirat dan tahta Yahweh.

Ketika mengalami semua hal ini dalam Kerajaan Surga, kami memiliki damai di hati kami,kami mengalami kedamaian yang melampui segala akal. Filipi 4:7. Kami mengerti sebagaimana tertulis dalam 1 Petrus 1:4, untuk menerima suatu bagian yang tidak dapat binasa, yang tidak dapat cemar dan yang tidak dapat layu, yang tersimpan di sorga bagi kamu.

Kesaksian Keenammeja-perjamuan-yahweh

Lukas 22:30, bahwa kamu akan makan dan minum semeja dengan Aku di dalam Kerajaan-Ku dan kamu akan duduk di atas takhta untuk menghakimi kedua belas suku Israel.

Dalam tempat yang mengagumkan itu, Yahweh memperbolehkan kami untuk melihat tempat penerimaan yang kami kira bisa ada dimana saja di alam semesta. Kami melihat tahta besar dengan dua kursi dari emas murni dan batuan berharga yang tidak ada di manapun di dunia. Di depan tahta itu ada sebuah meja yang tidak berujung, dan ada tutup meja putih di atasnya.

Segala keindahan dan keistimewaan makanan telah disediakan di atas meja. Kami melihat anggur dengan seukuran jeruk, dan Yahweh Yesus Ha Mashiah mengijinkan kami untuk mencoba sedikit dari makanan itu. Kami masih bisa mengingat betapa lezatnya makanan itu Itu sesuatu yang menakjubkan! Saudaraku dan teman-temanku, anda tidak bisa membayangkan semua hal yang telah disediakan di Kerajaan Surga dan semua hal yang Yahweh telah sediakan untukmu. 1 Korintus 2:9. Tetapi seperti ada tertulis: Apa yang tidak pernah dilihat oleh mata, dan tidak pernah didengar oleh telinga, dan yang tidak pernah timbul di dalam hati manusia: semua yang disediakan Elohim untuk mereka yang mengasihi Dia.

Juga pada meja, Yahweh memperlihatkan sebuah roti, “Manna”. Roti ini adalah roti dari Yahweh yang Alkitab ceritakan. Kami juga boleh mencicipi makanan yang lain yang kenikmatannya tidak bisa dibandingkan dengan yang ada di dunia.

Semua hal ini telah menunggu kami sebagai warisan di dalam Kerajaan Surga. Kami menikmati beberapa makanan nikmat dan lezat ketika kami berada di Kerajaan Surga. Kami terkesima kalau kursi yang di tata ada di kedua sisi dari meja. Kursi-kursi itu begitu indah dan mempunyai nama-nama yang tertulis pada kursi itu. Kami tidak bisa membaca nama kami dengan jelas, karena nama kami ditulis tidak sama dengan penulisan di Surga. Itu semua adalah nama-nama yang tidak seorang pun tahu kecuali diri mereka sendiri. Wahyu 21:7. Barangsiapa menang, ia akan memperoleh semuanya ini, dan Aku akan menjadi Elohimnya dan ia akan menjadi anak-Ku.

Apa yang tertulis dalam Firman YAHWEH mengagetkan kami. Namun demikian janganlah bersukacita karena roh-roh itu takluk kepadamu, tetapi bersukacitalah karena namamu ada terdaftar di sorga.Lukas 10:20. Disana ada banyak sekali kursi. Cukup untuk semua yang masuk ke dalam Kerajaan Surga. Ada juga kursi yang diambil dari meja. Ini berarti anak YAHWEH yang berhenti melayani YAHWEH, dan nama mereka dihapus dari Buku Kehidupan dan mereka dijauhkan dari Perjamuan Kawin Anak Domba.

Yahweh juga mempertemukan kami dengan seseorang yang ada di Alkitab, orang suci yang kita baca dalam Kitab Suci. Kami terkejut melihat Abraham. Abraham adalah seorang senior, tapi tidak dalam penampilannya. Dia adalah senior karena kebajikan yang dia miliki. Rambutnya putih semua, tapi tiap rambut seperti benang kaca atau benang berlian. Kami terkejut ketika dia lebih muda dari kami. Dalam Surga, kita semua akan muda kembali dan muda. Kami juga terkejut oleh perkataannya. Abraham memberitahu kami sesuatu yang tidak pernah terlupakan. Dia mengucapkan selamat datang kepada kami ke Kerajaan Surga dan segera kami akan ada di tempat itu, karena kedatangan Yahweh Yesus Ha Mashiah akan datang segera.

Disalin dari:

Pewahyuan Surga, 7 Columbian Youths

Hak cipta dari artikel ini dimiliki oleh penjalabaja.wordpress.com. Artikel ini boleh diperbanyak dengan syarat alamat blog disertakan dengan lengkap dan bukan untuk tujuan komersial. Persiapkan Jalan Bagi Raja

7 Orang Kolombia diperlihatkan Neraka, II

Kesaksian Kedua, Lupe

YAHWEH memberkati engkau saudara-saudaraku yang kekasih. Mari membaca Firman YAHWEH dari Mazmur 18:9, Asap membubung dari hidungNya, api menjilat keluar dari mulutNya, bara menyala keluar dari padaNya. Ketika Yahweh memegang tanganku, aku memegang tanganNya dan kami mulai turun dengan cepat ke dalam terowongan. Terowongan itu kemudian menjadi lebih gelap dan lebih gelap lagi dan sampai pada suatu titik saya tidak bisa melihat tanganku sendiri yang sudah tidak memegang tangan Yahweh lagi.

Tiba-tiba, kami melewati sesuatu yang sangat mengkilap gelapnya, yang mana sangat berisik. Kegelapannya begitu kelam, tangan anda pun tidak bisa menemukan dinding dari terowongan itu. Kami turun begitu cepat, yang aku rasakan karena aku dipisahkan dari tubuhku.

Kemudian aku memperhatikan bau yang sangat menyengat, seperti bau daging busuk. Kemudian itu tercium semakin menusuk setiap waktunya. Kemudian aku mendengar suara jutaan dan jutaan jiwa. Mereka tidak henti-hentinya berteriak kesakitan, menangis dan merintih. Saya begitu ketakutan dan aku berbalik kepada Yahweh dan berkata, “Yahweh, kemana Engkau akan membawaku?” Yahweh mohon ampuni aku! Kumohon ampuni aku!” Kemudian Yahweh menjawabku, katanya, “Adalah perlu kamu untuk melihat ini, dengan demikian kamu dapat memberitahukannya kepada yang lain.”

Kami meneruskan perjalanan kami dalam terowongan yang seperti terompet sampai akhirnya kami tiba pada suatu tempat yang gelap sama sekali. Seperti menarik gorden dari mataku. Saya kemudian melihat jutaan dan jutaan dari pancaran api. Lebih mengerikannya lagi, saya mendengar teriakan yang sangat menderita sekali tapi tidak bisa melihat seorang pun. Saya sangat ketakutan. Saya berkata kepada Yahweh, “Oh tolong Yahweh ampuni aku! Oh tolong Yahweh ampuni aku! Jangan bawa aku ke tempat ini! Ampuni aku!” Pada saat ini, saya tidak berpikir bahwa saya hanyalah menonton di Neraka, saya kira hari itu adalah hari perhitungan. Berdiri di depan Yahweh Yeshua, saya sangat gemetar karena saya pikir ini adalah akhir hidupku.

Kami kemudian mendekat ke sebuah api di depan kami, sangat besar dan terbakar dalam ketakutan. Saya kemudian turun perlahan-lahan, melihat banyak pancaran api dan mendengar jutaan jiwa-jiwa yang menangis dalam satu suara.

Kemudian saya melihat meja kayu yang tidak terbakar api. Di atasnya ada seperti botol bir. Ini terlihat menyegarkan, tapi itu semua adalah penuh dengan api. Ketika saya memperhatikan, seorang laki-laki tiba-tiba muncul. Dagingnya hampir seluruhnya hancur. Dia telah kehilangan matanya, mulutnya dan rambutnya penuh dengan bara api. Dia dapat melihatku, walaupun dia tidak mempunyai mata. Saya katakan anda adalah jiwa dari seseorang yang berpikir, beralasan dan benar-benar melihat, bukan tubuh alami saudara.

Orang itu kemudian mengarahkan tangannya menghadap kami dan Yahweh kemudian mulai menangis, dan berkata, “Yahweh, mohon ampuni aku! Yahweh mohon ampuni aku! Saya dalam kesakitan! Saya terbakar! Kumohon ampuni aku dan bawa aku keluar sari tempat ini!” Yahweh melihat dia dan merasa iba, dan aku merasakan sesuatu yang hangat di tanganku. Saya lihat dan ternyata itu adalah darah…darah Yeshua! Darah Yahweh mengalir dari tanganNya sementara Dia menyaksikan orang yang menderita dan terbakar dalam api itu.

Orang itu kemudian mengalihkan perhatiannya ke arah botol yang ada di meja dan bergerak ke arahnya. Dia memegang botol itu dan ketika dia akan meminumnya, api dan asap keluar dari botol tersebut. Dia menunduk dan berteriak seperti belum pernah terdengar sebelumnya. Dia menangis dalam kesakitan yang sangat dan benar-benar menderita dan kemudian mulai meminum apa yang ada di dalam botol. Botol tersebut penuh dengan asam dan kerongkongannya hancur. Dapat terlihat bahwa asam itu melewati perutnya dan menyakitinya.

Angka 666 terukir pada dahinya. Pada dadanya ada sebuah pelat dan sebuah besi yang tidak diketahui yang tidak dapat hancur, walaupun oleh panas ataupun oleh cacing-cacing. Di situ ada sesuatu yang tertulis, tapi kami tidak dapat mengerti itu. Kemudian Yahweh, dengan pengampunanNya yang besar, memberikan kami pengertian, yang tertulis, “Saya berada disini karena saya adalah seorang pemabuk.” Dia berlutut untuk meminta pengampunan, tapi Firman YAHWEH berkata dengan jelas dalam 1 Korintus 6:10, pencuri, orang kikir, pemabuk, pemfitnah dan penipu tidak akan mendapat bagian dalam Kerajaan Elohim.

Yahweh memberikan saya gambaran tentang orang tersebut dalam menjelang ajalnya di dunia. Nama orang itu adalah Luis dan dia sedang mabuk disebuah bar. Saya melihat meja yang sama dan botol yang sama juga dengan yang ada di dalam bar itu. Di sekitar meja itu ada teman-temannya. (Saya kemudian bisa memberitahukan anda ini, bahwa hanya ada SATU SAHABAT YANG SEJATI, dan namaNya adalah Yeshua Ha Mashiah. Dia adalah Sahabat yang setia). Luis sedang minum-minum dan teman-temannya dalam keadaan mabuk. Teman baiknya mengambil sebuah botol, memecahkannya dan mulai menikam Luis. Ketika dia melihat Luis terbaring di lantai, dia melarikan diri, tapi kemudian Luis meninggal di lantai. Hal yang menyedihkan adalah dia mati tanpa mengenal Yahweh.

Di tangah-tengah gambaran ini, ketika semua jiwa-jiwa mengerang kesakitan, saya bertanya kepada Yahweh, Yahweh, tolong beritahukan kepadaku, bagaimana orang itu tahu tentang Engkau? Apa dia tahu tentang penebusanMu?” Kemudian Yahweh menjawabku, “Ya Lupe, dia tahu tentang Aku. Dia menerimaKu sebagai JuruSelamat pribadinya, tapi dia tidak melayani Aku.” Kemudia saya bertambah lebih takut lagi. Luis menangis tambah keras dan berteriak, “Yahweh ini menyakitkan! Ini menyakitkan! Mohon ampuni aku!” Dia mengarahkan tangannya lagi ke arah kami lagi dan Yeshua memegang tanganku dan kami berjalan pergi dari api tersebut. Api-api tersebut membakar Luis dengan lebih sangat lagi, dan dia menangis dengan lebih keras lagi, “Ampuni aku! Ampuni aku!” Dia terhilang di dalam api tersebut.

Kami melanjutkan perjalanan, melewati tempat yang sangat besar dan menakutkan! Kami mendekati pancaran api yang lain dan saya berkata pada Yahweh, “Yahweh, jangan! Kumohon, saya tidak ingin melihat apapun lagi! Saya mohon Engkau mengampuni! Kumohon ampuni saya! Saya tidak ingin melihat ini!” Jadi saya menutup mata saya, tertutup atau terbuka sama saja, saya bisa melihat semuanya. Api ini mulai untuk turun perlahan-lahan dan saya mulai melihat seorang wanita. Dia ditutupi lumpur dan lumpur tersebut penuh dengan cacing-cacing. Dia memiliki sedikit rambut yang tersisa, dan dia dipenuhi lumpur cacing. Dia di makan oleh cacing-cacing tersebut dan mulai berteriak, “Yahweh mohon ampuni aku! Yahweh mohon ampuni aku! Lihat aku! Ini menyakitkan! Ampuni saya! Usir cacing-cacing ini! Jauhi aku dari siksaan ini, ini sangat menyakitkan! Yahweh melihat dia dengan rasa kasihan. Sebagaimana kami pegang tangan Yahweh, kami bisa merasakan sakit dan penderitaan yang ada di hati Yahweh untuk semua jiwa-jiwa yang hilang, selamanya terhilang dalam api di Neraka.

Wanita ini tidak mempunyai mata atau bibir, tapi dia bisa melihat dan merasakan, semua kesakitan yang semakin lama semakin hebat. Dia memegang sebuah botol di tangannya, penuh dengan asam tapi dia mengira itu adalah parfum. Saya dapat melihat itu adalah asam dan setiap kali dia menyiram ke badannya, itu kemudian membakar dia. Tidak pernah berhenti, dia tetap memakaikannya ke seluruh tubuhnya lagi dan lagi. Dia bilang itu adalah parfum yang sangat mahal. Dia juga mengira kalau dia sedang memakai kalung yang indah pada lehernya. Dia mengira dia sedang memakai gelang yang sangat mahal, tapi sebenarnya itu adalah cacing-cacing, sekitar satu kaki panjangnya, yang sangat geram untuk melubangi tulangnya. Dia bilang kalau dia memiliki semua perhiasan, tapi sebenarnya, saya melihat kalajengking dan cacing-cacing ada di seluruh tubuhnya. Dia memiliki pelat besi, yang semua orang memakainya di Neraka. Tertulis “Saya berada disini karena merampok”.

Wanita ini tidak punya pengampunan untuk dosanya. Dan Yahweh bertanya padanya, “Magdalena, mengapa kamu ada di tempat ini?” Dia menjawab, “Itu tidak menjadi masalah untuk mencuri dari yang lain. Satu hal yang menjadi penting bagiku adalah untuk mempunyai banyak perhiasan dan memiliki lebih banyak parfum yang mahal-mahal. Saya tidak peduli siapa yang saya rampok, selama saya terlihat cantik”

Saya memegang tangan Yahweh sebagaimana saya lihat cacing-cacing menggali ke seluruh tubuhnya. Magdalena membalik dan memperhatikan pada sesuatu. Saya bertanya kepada Yahweh sekali lagi, “Yahweh, apakah dia mengenalMu?” Dan Yahweh menjawab, “Ya, dia menganalKu”.

Magdalena kemudian melihat kesekitar dan menanyakan, “Yahweh mana wanita yang memberitahukan aku tentang Engkau? Dimana dia? Saya telah menunggunya selama 15 tahun.” Semua orang yang di Neraka bisa mengingat segalanya. Magdalena terus menanyakan, “Dimana wanita ini? Saya tidak dapat menemukannya!” Saya tahu kalau badannya tidak bisa berputar karena dagingnya tetap dalam posisi yang sama. Dia berusaha untuk melihat dan memutar ke dalam api yang lain, untuk mencari wanita yang mencaritakannya tentang Yahweh. Yahweh kemudian menjawabnya, “Tidak! Tidak, Magdalena, dia tidak ada disini. Wanita yang memberitahumu tentang Aku kini dia bersama denganKu dalam Kerajaan Surga.”

Mendengar ucapan ini, dia melemparkan badannya sendiri kedalam pancaran api dan kemudian membakar dirinya lebih sangat lagi. Pelat besi menghukum dia sebagai seorang pencuri, Saya ingin anda membaca dalam Firman YAHWEH di dalam Yesaya 3:24, maka sebagai ganti rempah-rempah harum akan ada bau busuk, sebagai ganti ikat pinggang seutas tali, sebagai ganti selampit rambut kepala yang gundul, sebagai ganti pakaian hari raya sehelai kain kabung; dan tanda selar sebagai ganti kemolekan.

Kemudian kami melanjutkan perjalanan bersama Yahweh, saya melihat sebuah kolom yang sangat besar dipenuhi cacing-cacing. Di sekitar itu adalah besi panas geser. Di kolom ini ada papan pengumuman yang mengkilap yang bisa di lihat dari manapun. Papan itu tertulis, “Selamat datang semua pendusta dan tukang gosip.” Pada ujung penggeser tersebut ada sebuah danau kecil yang menyala-nyala. Itu terlihat seperti belerang yang terbakar. Kemudian saya melihat seorang yang telanjang mendatangi penggeser tersebut. Sebagaimana di geser, kulit mereka di kuliti dan masuk ke dalam penggeser. Ketika mereka jatuh ke belerang yang menyala-nyala tersebut, lidah mereka memanjang sampai itu putus dan cacing-cacing muncul di setiap bagian dari lidah. Ini kemudian mulai dengan penyiksaan mereka. Firman YAHWEH berkata dalam Mazmur 73:18-19, sesungguhnya di tempat-tempat licin Kautaruh mereka, Kaujatuhkan mereka sehingga hancur. Betapa binasa mereka dalam sekejap mata, lenyap, habis oleh karena kedahsyatan!

Setelah melihat ini, mereka di bawa kembali, keluar Neraka. Saya ingin memberitahu bahwa Surga dan Neraka adalah lebih nyata secara fisik yang dunia ketahui. Engkau putuskan untuk menjadi tujuan akhirmu, menghabiskan waktu abadi bersama Yeshua atau terbakar selamanya di Neraka. Yahweh mengatakannya dalam Ibrani 12:14, berusahalah hidup damai dengan semua orang dan kejarlah kekudusan, sebab tanpa kekudusan tidak seorangpun akan melihat Yahweh.

Kesaksian Ketiga, Sandra

Mari kita baca Firman YAHWEH dalam Injil Matius 10:28, dan janganlah kamu takut kepada mereka yang dapat membunuh tubuh, tetapi yang tidak berkuasa membunuh jiwa; takutlah terutama kepada Dia yang berkuasa membinasakan baik jiwa maupun tubuh di dalam Neraka.

Kapanpun sebuah jiwa sampai di Neraka, orang tersebut memperoleh tubuh kematian. Yahweh Yeshua memegang tanganku dan kami mulai menuruni ke sebuah terowongan yang sangat gelap yang membawa kami ke tengah-tengah bumi. Kami sampai di tempat dengan beberapa pintu, beberapa pintu itu terbuka dan kami memasukinya bersama Yahweh. Saya tidak akan melepaskan tangan Yahweh karena, jika saya melepaskanNya, saya akan berakhir selamanya di Neraka

Di atas pintu masuk, saya melihat sebuah dinding yang sangat besar. Dimana disana terdapat ribuan orang-orang yang di gantung dari rambut mereka dengan kait, dengan belenggu yang mengikat tangan mereka ke dinding. Kami juga melihat ribuan orang berdiri di tengah-tengah api di mana-mana.

Kami pergi ke depan dari salah satu api yang itu mulai turun dengan perlahan-lahan. Kemudian saya dapat melihat seorang di dalamnya, ketika dia berbicara, saya tahu bahwa dia adalah seorang lelaki. Orang tersebut memakai pakaian pendeta, yang mana semuanya kotor dan terkoyak. Cacing-cacing merayap kedalam dan keluar, ke semua tubuh orang itu. Dia terlihat hangus dan terbakar oleh api. Matanya terkulai keluar dan dagingnya meleleh dan berjatuhan ke tanah. Tapi begitu dagingnya berjajatuhan, kemudian tukbuh lagi yang baru dan proses yang terjadi terulang kembali.

Ketika dia melihat Yeshua dia berkata, “Yahweh mohon ampuni aku, mohon ampuni aku! Kumohon bawa aku keluar dari tempat ini sebentar saja! Hanya semenit!” Pada dadanya tertuliskan pada pelat besi, “Saya berada disini untuk merampok”.

Ketika Yeshua datang mendekat, Dia bertanya kepada orang tersebut, “Siapakah namamu?” Orang tersebut menjawab, “Andrew, namaku Andrew Yahweh” Kemudian Yahweh bertanya lagi, “Berapa lama kamu telah berada disini?” Andrew menjawab, “Saya telah berada disini lama sekali.” Orang itu mulai menceritakan kisahnya. Dia katakan dia bertanggung-jawab untuk perpuluhan dan mengorganisir distribusi keuangan untuk yang miskin dalam Gereja Katolik. Kemudian, dia malah mencuri uang tersebut. Dengan mata penuh kasihan, Yahweh bertanya kepada orang itu, “Andrew, apakah engkau mendengar kebenaran?” Andrew menjawab, “Ya Yahweh, waktu itu ada seorang wanita Krisrten yang pergi ke gereja dan dia mengajarkan kebenaran, tapi saya mau tidak menerima itu. Saya tidak ingin mempercayainya, tapi kemudian saya pun percaya sekarang! Sekarang saya percaya kalau tempat ini nyata! Kumohon Yahweh bawa aku keluar dari sini, paling tidak hanya saru menit!”

Ketika dia berbicara, cacing-cacing mulai bergeliatan melalui lubang matanya, keluar dari telinganya dan masuk lagi melalui mulutnya. Dia mencoba menarik mereka dengan tangannya tapi itu tidak mungkin. Dia berteriak dengan histeris dan terus meminta ampun kepada Yahweh. Dia minta Yeshua untuk membawa dia keluar dari tempat itu. Lebih parah lagi, para iblis kemudian menyiksa dia, secara beraturan menusuki dia dengan tombaknya. Para iblis melihat dia seperti boneka yang ada di Neraka. Saya melihat boneka-boneka di Neraka, tapi mereka bukan boneka lagi, mereka hidup dan jahat. Tinggi mereka sekitar tiga kaki dan mempunyai gig-gigi yang tajam. Darah bercucuran dari gigi mereka dan mata mereka benar-benar merah padam.

Mereka menikam Andrew dengan sekuat mungkin, sebagaimana kalau ini adalah memang bagiannya ada di dalam Neraka. Ketika saya melihat ini, saya bertanya kepada Yahweh mungkinkah boneka bisa, sama seperti iblis. Yahweh mengatakan kepada saya bahwa itu adalah jiwa kesedihan.

Kemudian kami melanjutkan perjalanan kami, kami melihat ribuan orang dalam penyiksaan. Kemudian sebuah jiwa melihat Yahweh, mereka mencoba meraih Yahweh dengan kulit yang terkelupas. Saya memperhatikan kepada seorang wanita yang berteriak ketika dia melihat Yeshua. Dia berteriak, “Yahweh tolong ampuni aku! Tolong bawa saya keluar dari tempat ini!” Dia begitu sangat menderita dan dia ingin menjangkau Yahweh dengan tangannya. Dia terus meminta tolong kepadaNya untuk mengeluarkan dia dari tempat itu paling tidak satu detik. Dia dalam keadaan telanjang dan tertutupi oleh lumpur. Rambutnya benar-benar kotor dan cacing-cacing bergeliatan naik dan turun di seluruh tubuhnya. Dia berusaha mengeluarkan mereka dengan tangannya tapi setiap kali dia berusaha, dia tergores olehnya bahkan lebih lagi. Cacing-cacing itu sekitar 6-8 inchi panjangnya. Firman YAHWEH berkata dalam Markus 9:44, di tempat itu ulatnya tidak akan mati, dan apinya tidak akan padam.

Sangat menakutkan untuk melihat wanita ini dan mendengar jeritannya dia menangis karena cacing-cacing tersebut melahap dagingnya. Ada tulisan pada pelat besi yang ada di dadanya yang tidak dapat hancur oleh api. Tertulis, “Saya berada disini karena berzinah”. Dengan cara yang sama untuk dosanya, wanita ini di paksa untuk kawin di luar nikah dalam Neraka dengan seekor ular. Ular ini mempunyai duri-duri di sekitar kulitnya, sekitar 6-8 inci panjangnya. Ular itu menusuk bagian pribadinya dan menjalari tubuhnya ke tenggorokannya. Ketika ular itu memasuki dia, dia mulai menjerit.

Dia meminta pengampunan Yahweh untuk membawa dia keluar dari tempat ini. “Yahweh, saya disini karena perzinahan, saya sudah berada disini selama tujuh tahun, sejak saya meninggal karena AIDS. Saya mempunyai enam pacar, dan saya disini karena berzinah.” Di Neraka dia harus mengulangi dosanya lagi dan lagi. Dia tidak mempunyai istirahat baik siang ataupun malam, menderita dengan cara yang sama setiap waktu. Dia mencoba menjangkau Yahweh dengan mengulurkan tangannya ke arah Yahweh, tapi Yahweh memberitahunya, “Blanca, sudah terlambat untukmu. Cacing-cacing akan menjadi tempat tidurmu dan cacing-cacing akan menjadi selimutmu”. Yesaya 14:11, ke dunia orang mati sudah diturunkan kemegahanmu dan bunyi gambus-gambusmu; ulat-ulat dibentangkan sebagai lapik tidurmu, dan cacing-cacing sebagai selimutmu. Ketika Yahweh berkata demikian, sebuah selimut api menutupinya dan saya tidak bisa melihatnya lagi.

Kami berjalan lagi, melihat ribuan dan ribuan orang-orang. Di sana banyak orang-orang muda, orang-orang dewasa, dan orang-orang tua yang kesakitan dalam penyiksaan. Kami sampai di dalam sebuah tempat yang seperti kolam berenang api, dengan ribuan laki-laki dan wanita didalamnya. Setiap mereka mempunyai pelat besi di dadanya yang bertuliskan, “Saya berada disini karena tidak memberikan perpuluhan dan persembahan”. Ketika saya membaca itu, saya bertanya pada Yahweh, “Yahweh, apakah mungkin itu terjadi, orang-orang itu berada disini?” Yahweh pun menjawab, “Ya, karena orang-orang ini mengira kalau perpuluhan dan persembahan itu tidak penting, walaupun itu ada didalam Firman YAHWEH.” Dalam Maleakhi 3:8-9, bolehkah manusia menipu Elohim? Namun kamu menipu Aku. Tetapi kamu berkata: “Dengan cara bagaimanakah kami menipu Engkau?” Mengenai persembahan persepuluhan dan persembahan khusus! Kamu telah kena kutuk, tetapi kamu masih menipu Aku, ya kamu seluruh bangsa!

Yahweh mengatakan kepadaku ketika orang-orangNya tidak memberikan perpuluhannya, itu menghalangi pekerjaan Yahweh, dan kebenaran tidak akan diajarkan. Orang-orang begitu menderita di tempat itu dan ribuan kali lebih parah dari yang lain, karena mereka tahu Firman YAHWEH dan mereka tidak patuh.

Kami melanjutkan perjalanan dan Yahweh menunjukkanku seorang lelaki. Saya melihat dari pinggang sampai kepadanya, saya kemudian mempunyai penglihatan bagaimana dia meninggal. Namanya adalah Rogelio. Dia ketika itu sedang berada di mobilnya dan seseorang mendekatinya dan mulai mengkhotbahinya tentang kebenaran kepadanya dan memberikan dia sebuah Alkitab. Tapi Rogelio mengabaikan peringatan orang tersebut dan melanjutkan perjalanannya. Tanpa mengetahui kalau beberapa menit kemudian mobilnya hancur. Jatuh ke dalam jurang dan kemudian dia pun mati.

Dia telah berada satu bulan disana dan masih mempunyai sedikit daging di wajahnya. Bagaimanapun, dia juga menderita seperti yang lainnya juga. Pada awalnya, dia tidak tahu kenapa dia ada di Neraka. Saya pikir ketika seorang Kristen mendekati mobilnya, itu adalah kesempatan terakhir untuknya untuk menerima Yahweh Yeshua. Cara yang sama juga berlaku untuk yang lain untuk menereima Dia. Hari ini, saya mengundang anda untuk membuka hatimu untuk Yeshua, hanya Dia jalan satu-satunya, kebenaran dan kehidupan. Yohanes 14:6. Hanya melalui Dia kita bisa diselamatkan dan masuk ke dalam Kerajaan Surga. Yahweh juga meminta kita untuk mengikutiNya dalam kekudusan dan hormat. Yahweh memberkatimu.

Cerita yang berkait:

  1. 23 menit di Neraka; kesaksian Bill Wiese, video YouTube
  2. 7 orang Kolombian diperlihatkan Neraka, I dan  Bagian III

Bahan diambil dari:

Pewahyuan di Neraka, 7 Columbian Youth

Hak cipta dari artikel ini dimiliki oleh penjalabaja.wordpress.com. Artikel ini boleh diperbanyak dengan syarat alamat blog disertakan dengan lengkap dan bukan untuk tujuan komersial. Persiapkan Jalan Bagi Raja

 


7 Orang Kolumbia diperlihatkan Neraka, III

Kesaksian Keempat

Yahweh memberkatimu, saudara-saudaraku. Ketika Yahweh memegang tanganku, saya dapat melihat saya berdiri di atas batu dan dibelakang kita, saya melihat malaikat. Kami mulai menuruni ke sebuah terowongan dengan sangat cepat. Dengan tiba-tiba, saya melihat dan melihat malaikat itu sudah menghilang, dan saya merasa sangat takut. Saya bertanya kepada Yahweh, “Yahweh, dimana malaikat itu? Kenapa dia tidak ada disini lagi?” Yahweh menjawabku, “Dia tidak dapat pergi ke tempat yang akan kita tuju.”

Kami terus menuju ke bawah dan tiba-tiba terhenti, seperti sebuah lift. Saya melihat beberapa terowongan, dan kami melewati terowongan yang saudari Sandra katakan. Terowongan dimana terdapat banyak orang digantung dengan kepala mereka, dengan belenggu di tangan mereka. Di dinding itu terdapat orang-orang yang sangat banyak. Jutaan orang yang digantung pada dinding itu. Mereka mempunyai cacing-cacing di seluruh tubuh mereka. Saya melihat kedepan dan melihat ada dinding yang lain, sama seperti yang dinding yang lain. Saya berkata kepada Yahweh, “Yahweh! Ada banyak sekali orang-orang di tempat ini!” Tiba-tiba, saya terpikir sebuah ayat di Alkitab, satu ayat yang saya tidak tahu. Yahweh berkata kepadaku, “Neraka dan kebinasaan tidak akan pernah puas.” Amsal 27:20.

Kami kemudian tiba di suatu tempat yang kami sebut, “Lembah Kawah”, (The Valley of cauldrons). Kawah-kawah ini dipenuhi dengan lumpur yang mendidih, dan kami mendekat ke salah satu dari kawah tersebut. Pribadi yang pertama saya melihat seorang wanita. Tubuhnya tenggelam dan mengapung dalam satu lumpur mendidih, tapi ketika Yahweh bertanya kepadanya, dia berhenti meronta-ronta dan diam dalam lumpur dengan setengah tubuh yang tenggelam. Yahweh bertanya kepadanya, “Siapakah namamu?” Dia menjawab, “Namaku Rubiella.”

Rambutnya penuh dengan lumpur mendidih dan dagingnya bergantungan di tulangnya, yang terlihat hangus karena terbakar. Cacing-cacing masuk ke dalam lubang matanya, keluar dari mulutnya, kasuk lagi ke dalam hidungnya dan keluar dari telinganya. Ketika cacing-cacing itu tidak dapat masuk, mereka membuat lubang untuk masuk ke dalam bagian tubuhnya yang lain, yang mengakibatkan kesakitan yang tidak dapat dijelaskan.

Dia berteriak, “Yahweh, tolong! Bawa aku keluar dari tempat ini. Mohon ampuni aku! Saya tidak dapat melanjutkan ini lagi! Tolong hentikan ini Yahweh! Saya tidak tahan lagi! Mohon ampuni aku!” Yahweh menanyakan kenapa dia bisa ada disana. Dia berkata dia ada disana karena kesombongan, dan hal yang sama, dia juga mempunyai tulisan di dadanya yang terbuat dari pelat besi. Di tangannya ada botol yang terlihat normal, tapi baginya itu adalah parfum yang sangat mahal. Rubiella harus memakaikan isi botol tersebut, yang isinya adalah penuh dengan asam, menyemprotkannya ke seluruh tubuhnya. Karena, dagingnya supaya meleleh, yang mengakibatkan kesakitan yang sangat baginya.

Dia berteriak kepada Yahweh, “Yahweh tolong, mohon ampuni aku! Saya tidak kuat lagi berada disini! Hanya satu detik saja Yahweh.” Saya tidak katakan sebagai dosa apabila menggunakan parfum, tapi Yahweh berkata dia ada disana karena parfumnya, sebagaimana Firman YAHWEH berkata dalam Ulangan 5:7. “Jangan ada padamu elohim lain di hadapan-Ku.” Dia ada disana karena kecantikannya, perfumnya dan kesombongan adalah yang pertama dalam hidupnya. Bagaimanapun, Yahweh Yeshua adalah Raja di atas segala raja dan Yahweh atas segala Yahweh! Dia harus jadi yang terutama dalam hidupmu, inilah kenapa dia bisa berada di tempat ini. Dengan kasihan, Yahweh melihat dia dan berkata, Rubiella, sudah terlambat untukmu, cacing-cacing akan menjadi tempat tidurmu dan cacing-cacing akan menjadi selimutmu.” Ketika Yahweh berkata demikian, selimut api menutupinya. Sementara tubuhnya terbakar didalam kawah tersebut, dia menderita dalam kesakitan yang mengerikan.

Kami kemudian berjalan jauh dan akhirnya sampai di suatu tempat dengan pintu yang sangat besar. Ketika kami mendekatinya, pintu tersebut terbuka untuk kami. Di satu sisi kami melihat satu gua yang besar. Ketika saya melihat ke atas, saya melihat cahaya dengan sinar yang berwarna bergerak seperti sebuah awan dari asap. Kemudian kami mendengar musik, salsa, ballenato, rock dan berbagai musik yang popular yang kami dengar dari radio. Yahweh menbuat gerakan tanganNya, dan kami melihat jutaan dan jutaan orang yang digantung dengan rantai di tangan mereka. Mereka melompat dengan tidak terkendalikan diatas api.

Yahweh menatap kami dan berkata, “Lihat, ini adalah upah untuk para penari.” Mereka harus melompat tinggi-tinggi karena ketukan tersebut, jika jenis musik yang lain diputar, mereka harus mengikuti ketukan tersebut. Mereka tidak bisa berhenti untuk melompat. Lebih mengerikannya lagi, mereka dengan sepatu paku dengan enam inci di dasar lantai. Kapanpun mereka melompat, kaki mereka akan tertusuk paku tersebut, dan mereka tidak mempunyai waktu untuk istirahat. Ketika ada yang berhenti, iblis-iblis akan langsung mendatanginya dan menikamnya dengan tombak, mengutuk mereka dan berkata, “Puji dia! Ini adalah kerajaanmu sekarang. Puji Setan! Puji dia! Kamu tidak boleh berhenti, puji dia! Puji dia! Kamu harus memuji dia! Kamu harus melompat! Kamu harus menari! Kamu tidak boleh berhenti walau satu detikpun.”

Sangat mengerikan terdapat banyak juga orang Kristen yang kenal Yahweh, tapi mereka ada di dalam “night club” (dugem) kemudian mereka mati. Mungkin kamu bertanya, “Dimana tertulis di Alkitab tentang apa yang salah dengan menari?” Dalam Yakobus 4:4, hai kamu, orang-orang yang tidak setia! Tidakkah kamu tahu, bahwa persahabatan dengan dunia adalah permusuhan dengan Elohim? Jadi barangsiapa hendak menjadi sahabat dunia ini, ia menjadikan dirinya musuh Elohim. Juga dalam 1 Yohanes 2:15-17, janganlah kamu mengasihi dunia dan apa yang ada di dalamnya. Jikalau orang mengasihi dunia, maka kasih akan Bapa tidak ada di dalam orang itu. Sebab semua yang ada di dalam dunia, yaitu keinginan daging dan keinginan mata serta keangkuhan hidup, bukanlah berasal dari Bapa, melainkan dari dunia. Dan dunia ini sedang lenyap dengan keinginannya, tetapi orang yang melakukan kehendak Elohim tetap hidup selama-lamanya. Ingatlah dunia akan lenyap, semua akan binasa, tapi Firman YAHWEH abadi selamanya.

Teman-temanku dan saudara-saudaraku, ketika kami meninggalkan tempat ini, kami melihat seperti jembatan yang membagi Neraka ke dalam beberapa bagian dari penyiksaan. Kami melihat sebuah jiwa berjalan. Terlihat seperti sebuah boneka seperti yang ada di dunia, kami menyebutnya boneka Treasure Trolls. Mereka mempunyai warna rambut, dengan wajah orang tua tapi tubuh anak-anak, tanpa bagian seksual. Mata mereka sangat jahat. Yahweh menjelaskan kalau itu adalah jiwa-jiwa yang terhilang. Jiwa ini mempunyai tombak di tangannya dan mereka berjalan dengan angkuh di jembatan tersebut, seperti ratu atau model wanita.

Ketika dia berjalan, dia memaki orang-orang yang ada dibawahnya dengan tombaknya. Dia akan mengutuk mereka dengan berkata, “Ingatkah di hari di mana kamu sedang di luar gereja dan kamu tidak masuk kedalam? Ingatkah di hari mereka mengkhotbahi dan kamu tidak ingin mendengar mereka? Ingatkah kamu di hari dimana mereka membagi-bagikan brosur dan kamu membuangnya?” Jiwa-jiwa terhilang tersebut akan menutupi telinga mereka. Mereka menjawab iblis tersebut dengan berkata, “Diam! Diam! Jangan katakan apapun lagi! Saya tidak ingin mendengarnya lagi, diam!” Bagaimanapun, roh jahat tersebut menikmati apa yang dirasakan oleh jiwa-jiwa tersebut.

Kami melanjutkan berjalan bersama Yahweh. Kemudian kami melihat sekumpulan orang-orang, kami memperhatikan yang lain berteriak lebih keras dari yang lain yang terbakar disana. Dia berkata, “Bapa, Bapa, mohon ampuni saya!” Yahweh tidak berhenti dan melihat ke orang ini, tapi Dia mendengar kata, “Bapa” Dia terkejut dan berbalik kepadanya. Yeshua melihat dia dan berkata, “Bapa? kamu memanggil Aku, Bapa? Bukan, Aku bukan Bapamu dan kamu juga bukan anakKu. Jika kamu anakKu, kamu akan berada dalam Kerajaan Surga. Kamu adalah anak dari bapamu, si iblis”. Kemudian selimut api datang dan menutupi tubuhnya.

Yahweh menceritakan kisah hidup dari orang tersebut. Orang tersebut memanggil Dia, Bapa, karena dia memang mengenalNya. Dia dulu sering pergi ke gereja dan mendengar Firman YAHWEH, dan kerap kali menerima janji-jani Yahweh. Jadi kami bertanya, “Apa yang terjadi Yahweh? Kenapa dia berada disini?” Yahweh menjawab, “Dia hidup dengan kehidupan ganda, yang satu di rumah sedang yang satunya lagi di gereja. Dia pikir dalam hatinya, ‘yah, tidak ada satupun yang hidup dekat denganku, bukan pastor bukan pula saudara seiman yang lain, jadi saya bisa melakukan apapun yang saya mau’. Tapi dia lupa kalau Yahweh Maha Melihat dalam segala tingkah lakumu dan tidak ada satupun yang dapat berbohong ataupun tersembunyi dari Yahweh.”

Firman YAHWEH berkata, Galatia 6:7. Jangan sesat! Elohim tidak membiarkan diri-Nya dipermainkan. Karena apa yang ditabur orang, itu juga yang akan dituainya. Orang ini menderita seribu kali lebih parah dari yang lain. Diapun membayar dengan penghukuman ganda, satu untuk dosa-dosanya, dan satunya lagi karena berpikir bisa membohongi Yahweh.

Hari ini, orang-orang mencoba menimbang-nimbang berat dari dosa, mereka pikir kalau homoseksual, pencuri dan pembunuh adalah yang lebih berat dosanya daripada yang pembohong dan tukang gossip. Tapi di mata Yahweh, semua dosa ini mempunyai berat dan bayaran yang sama. Firman YAHWEH berkata kepada kira, dalam  Teman-teman dan saudara-saudaraku, saya mengajak anda Roma 6:23, sebab upah dosa ialah maut; tetapi karunia Elohim ialah hidup yang kekal dalam Ha Mashiah Yeshua, Yahweh kita. (Yehezkiel 18:20)semua untuk menerima Yeshua. Yeshua sedang mengadahkan tanganNya untuk mengampuni dan menerimamu jika kamu mau menyesali hidupmu. Firman YAHWEH berkata kepada kita kalau seorang bertobat akan memperolah pengampunan. Adalah lebih baik untuk percaya sekarang, kemudian untuk menunggu dan menemukan balasannya di kemudian hari. Yahweh memberkatimu.

Kesaksian Kelima

Firman YAHWEH berkata dalam Roma 6:23, sebab upah dosa ialah maut; tetapi karunia Elohim ialah hidup yang kekal dalam Ha Mashiah Yeshua, Yahweh kita.

Ketika kami turun kebawah, saya merasakan sakit dan pengalaman akan kematian. Saya sangat ketakutan dengan apa yang lihat. Saya menyadari kalau disana banyak, banyak orang yang berteriak-teriak dan menangis. Sangat gelap, tapi dengan kehadiran Yahweh, hilang tersebut hilang. Kami melihat ribuan dan ribuan dari jiwa-jiwa yang menangis untuk minta tolong dan minta pengampunan. Mereka menangis kepada Yahweh untuk dikeluarkan dari tempat itu. Kami juga meresakan kesakitan yang sangat karena kami, Yahweh menderita dengan sangat ketika Dia melihat mereka.

Banyak yang menangis kepada Yahweh dan meminta untuk dikeluarkan walaupun hanya untuk saru menit, satu detik. Yahweh bertanya kepada mereka, “Kenapa kamu ingin keluar?”, dan mereka pun menjawab, “Karena saya ingin diselamtkan! Saya ingin bertobat dan diselamatkan!” Bagaimanapun, adalah terlambat untuk mereka.

Orang-orang yang terkasih yang sedang mendengarkan saya sekarang, sekarang ini adalah kesempatan yang dimiliki untuk menentukan tujuan kita selamanya. Kamu bisa memilih berada di tempat penebusan atau berada untuk dihukum selamanya.

Kami melanjutkan perjalanan. Saya melihat di lantai di mana kami berjalan yang hancur oleh api, lumpur, dan pancaran api yang keluar. Disana juga tercium bau yang sangat menyengat dan jeritan dari orang-orang.

Kami melihat seorang lelaki, dari kejauhan, yang terbenam sepinggang di dalam lumpur yang terbakar. Kapanpun dia mengeluarkan tangannya, daging-daging berjaYahweh dari tulangnya, masuk ke dalam lumpur. Kami bisa melihat ada kabut di tengkoraknya, jadi kami bertanya kepada Yahweh apa itu. Tipe ini adalah kabut untuk semua orang di Neraka. Yahweh berkata itu adalah jiwa mereka yang terperangkap di dalam tubuh yang berdosa, seperti yang tertulis di dalam Wahyu 14:11, maka asap api yang menyiksa mereka itu naik ke atas sampai selama-lamanya, dan siang malam mereka tidak henti-hentinya disiksa, yaitu mereka yang menyembah binatang serta patungnya itu, dan barangsiapa yang telah menerima tanda namanya.

Kami menyadari kalau banyak hal yang kami tidak pedulikan di bumi, lebih penting lagi, pesan yang paling jelas hidup kita menggambarkan dimana kita akan menghabiskan waktu kita dalam kekekalan.

Kami melanjutkan sambil berpegangan tangan Yahweh, kami menyadari kalau Neraka mempunyai banyak tempat yang berbeda-beda dengan tingkat penyiksaan yang berbeda pula. Kami sampai di mana banyak terdapat sel-sel yang di dalamnya terdapat jiwa-jiwa yang tersiksa. Jiwa-jiwa yang disiksa oleh berbagai macam setan-setan. Setan-setan akan mengutuki jiwa-jiwa tersebut sambil berkata, “Kamu orang celaka, puji Setan! Layani dia seperti yang kamu lakukan di dunia!” Jiwa-jiwa tersebut sangat menderita oleh cacing-cacing dan api yang terdapat di seluruh tubuh mereka.

Kami melihat dua orang yang berada di dalam satu sel, kedua orang tersebut mempunyai pisau belati di tangannya dan mereka saling menusuki. Mereka berkata satu sama lainnya, “Kamu orang celaka yang terkutuk! Ini semua gara-gara kamu saya berada disini! Kamu membuat saya ada disini karena kamu membutakan saya dari kebenaran dan tidak mengenalkan saya kepada Yahweh! Kamu membuat saya tidak menerima Dia! Sering kali saya mempunyai kesempatan dan kamu tidak membiarkan saya untuk menerima Dia! Itu sebabnya kenapa saya berada disini, tersiksa dari hari ke hari!”

Mendapat sebuah penglihatan, Yahweh menunjukkan kepada kami semasa hidup mereka selama di dunia. Kami melihat mereka sedang ada didalam bar. Sebuah argument yang kemudian mengakibatkan sebuah pertengkaran. Mereka sudah dalam keadaan mabuk. Salah satu dari mereka mengambil pecahan botol dan yang satu mengangeluarkan sebilah pisau. Mereka berkelahi sampai keduanya terluka parah dan akhirnya pun mati. Kedua orang itu pun berakhir dan scenario itu pun terulang selamanya. Mereka juga dibebani mental mereka karena mereka bersahabat di dunia, seperti saudara mereka sendiri.

Saya ingin memberitahukanmu hari ini, hanya ada satu sahabat sejati, dan namaNya adalah Yeshua dari Nazaret. Dia adalah teman sejati. Dia teman yang setia, yang menyertaimu setiap saat.

Kami meneruskan perjalanan kami dan melihat seorang wanita dalam sebuah sel, dia berguling-guling terus di dalam lumpur. Rambutnya berantakan dan penuh dengan lumpur. Dalam sel yang sama terdapat ular yang besar dan gemuk. Ular itu mengitarinya, mengelilingi tubuhnya, dan memasuki bagian bawahnya. Dia dipaksa untuk memiliki kontak seksual dengan ular tersebut. Dalam tempat itu laki-laki dan perempuan yang hidup dalam perzinahan dipaksa untuk mengulanginya disana. Bagaimanapun, mereka dipaksa melakukannya dengan ular berukuran enam inci yang berduri. Ular itu menghancurkan sekuruh tubuhnya setiap waktu ular itu memasuki tubuhnya. Dia berteriak kepada Yahweh dan meminta Yahweh untuk menghentikannya. Dia tidak ingin menderita lagi, “Tolong hentikan! Saya tidak ingin lagi! Kumohon! Hentikan ini!” Dia memohon kepada Yahweh sebagaimana ular itu masuk dan menghancurkan tubuhnya lagi dan lagi.

Kami mencoba menutupi telinga kami karena tangisannya tapi kami tetap saja dapat mendengarnya. Kami mencoba lebih lagi menutupi telinga kami, tapi tetap saja itu tidak membantu. Kami berkata kepada Yahweh, “Kumohon Yahweh kami tidak ingin lagi untuk melihat dan mendengar ini lagi! Kumohon!” Yahweh berkata, “Ini perlu agar kamu melihat ini, jadi kamu dapat memberitahukannya kepada yang lain, karena orang-orangku dirusak, orang-orangku tidak mengindahkan penebusan yang sejati, jalan yang benar menuju penebusan.”

Kami meneruskan perjalanan dan melihat sebuah danau raksasa dengan ribuan dan ribuan dari orang-orang ada di tengah-tengah pancaran api. Mereka melambai-lambaikan tangan dan meminta tolong tapi benyak setan-setan yang beterbangan ditempat itu. Setan ini memegang tombak dengan bentuk hurup S di ujung tombaknya untuk menyakiti orang-orang yang terbakar di danau itu. Iblis-iblis memaki mereka dan mengutuki mereka dengan berkata, “Kamu orang celaka yang terkutuk! Sekarang kamu harus memuji Setan! Puji dia, puji dia sebagaimana kamu lakukan dulu di dunia!” Disana terdapat ribuan dan ribuan orang. Kami sangat ketakutan, kami merasa kalau kami tidak memegang tangan Yahweh kami akan ditinggalkan di tempat yang mengerikan itu. Kami ketakutan dari semua hal yang kami lihat.

Di kejauhan kami melihat seorang lelaki sedang berdiri, dalam sakit yang luar besar dan kesakitan yang mendalam. Dia diawasi oleh dua setan yang terbang diatasnya, menyiksa dia. Mereka menusuk tombak mereka kedalam tubuhnya dan mengeluarkan tulang rusuknya. Mereka juga bermain-main dengan dia setiap waktu. Lebih jauh lagi, Yahweh menunjukkan kepadaku kalau dia tersiksa karena selalu mengkhwatirkan keadaan keluarganya yang dia tinggalkan di dunia. Orang tersebut tidak ingin keluarganya berada ditempat yang sama untuk disiksa. Dia khawatir karena dia tidak pernah memberikan pesan tentang penebusan. Dia tersiksa karena dia ingat sekali dia pernah menerima pesan ini. Dia orang yang sangat penting untuk memberikan pesan ini untuk keluarganya, tapi dia malahan tidak mengindahkannya, dan sekarang dia khawatir akan anak dan istrinya.

Siksaan ini berlanjut sebagaimana iblis-iblis mencabut tangannya, dia jatuh kedalam lumpur. Karena kesakitan yang sangat dari terbakar dalam lumpur, dia bergeliat-geliat seperti cacing dari satu tempat ke tampat yang lain. Dagingnya jatuh dari tulangnya karena panas. Dia kemudian merayap seperti ular, mencoba keluar dari sana. Tapi setiap kali dia mencoba, iblis-iblis mendorongnya kembali kedalam bagian lumpur yang lebih dalam.

Kami kemudian sekumpulan setan-setan di satu tempat. Sesuatu menangkap perhatianku. Saya memperhatikan kalau ada satu iblis yang kehilangan satu sayapnya. Saya bertanya kepada Yahweh, “Yahweh, kenapa iblis itu kehilangan satu sayapnya?” Yahweh menjawab, “Setan itu ditugaskan ke bumi dengan suatu tujuan, tapi dia tidak bisa menyelesaikan tugasnya, dan dia dilemparkan kembali ke Neraka oleh seorang pelayan Yahweh. Kemudian Setan datang dan menghukumnya dan mencabut salah satu sayapnya.” Kemudian kami mengerti kalau orang-orang Kristen, kita semua mempunyai autoritas dan kekuatan dalam Nama Yeshua untuk mengusir semua setan dan kerajaannya.

Teman-teman yang terkasih yang membaca tulisan ini sekarang, kesaksian ini bukan untuk penyiksaan tapi untuk penebusan, jadi kamu bisa test dirimu sendiri dan melihat keadaan hatimu terhadap Yahweh. Kemudian kamu merubah jalanmu, untuk keselamatan bukan penyiksaan. Saat ini, angkat hatimu untuk Yahweh dan akui dosa-dosamu, dan dengan demikian Yahweh datang pada saat ini kamu bisa pergi ketempatNya daripada ke tempat yang disitu hanya penyiksaan, tangis dan kertak gigi. Disana, kami akan benar-benar mengerti kenapa Yeshua membayar dengan harga yang sangat mahal dengan salib di Kalvari.

Kami melihat banyak orang yang berada di Neraka karena ketidakpedulian mereka dan mengapa mereka ada disana. Mereka hidup penuh aktifitas dan mereka tidak berpikir akan dosa-dosa mereka. Teman-teman yang terkasih, ujilah dirimu! Apa kamu pikir kalau berbohong, mencuri dan sombong adalah hal yang wajar-wajar saja untuk dilakukan! Ini semua adalah dosa dihadapanNya! Saudara-saudara, berbaliklah dan hentikan itu semua! Saya memberikan anda pesan ini jadi anda bisa menghentikan keinginan untuk berbuat dosa dan lebih memperhatikan wajah Yahweh.

Kesaksian Keenam

Mazmur 62:13, dan dari pada-Mu juga kasih setia, ya Yahweh; sebab Engkau membalas setiap orang menurut perbuatannya.

Pada satu pagi hari Yahweh mengunjungi kami semua yang sedang ada di kamar itu. Dia membawa kami dan kami mulai pergi turun. Hatiku benar-benar dalam keadaan takut, saya tidak bisa menggambarkannya. Saya tahu kalau saya tidak bisa melepaskan tanganku dari Juru Selamatku. Saya merasa kalau Yeshua adalah Hidupku dan Cahayaku dan semua sumber harapanku ada dalam Dia, atau saya akan ditinggalkan di tempat itu. Saya tidak pernah mengira kalau saya akan mengunjungi tempat itu. Saya tidak percaya akan tempat itu ada. Walaupun saya seorang Kristen, saya selalu mengira kalau tempat penyucian dosa adalah Neraka, tapi Yahweh menunjukkanku kebenaran dari Neraka.

Kami sampai di Neraka, saya merasa sangat shok. Dan semua iblis-iblis pun melarikan diri untuk bersembunyi, karena tidak satupun dari mereka yang tahan akan hadirat Yahweh. Kami mendengar jiwa-jiwa yang ditahan berteriak bahkan lebih keras, karena mereka tahu kalau Yeshua dari Nazaret ada disana. Mereka semua tahu kalau hanya satu Pribadi saja yang bisa mengeluarkan mereka dari tempat itu. Tapi mereka tidak mempunyai harapan, walaupun itu adalah harapan yang salah.

Kami berjalan berpegangan tangan dengan Yeshua dan sampai di suatu bagian perzinahan.Yeshua melihat kesekitar dan melihat kepada seorang wanita yang sepenuhnya ditutupi oleh api. Ketika Yeshua melihat dia, dia mulai keluar perlahan-lahan dari api tersebut, walaupun penderitaannya tidak pernah berhenti. Kami bisa melihat kalau dia dalam keadaan telanjang dan melihat karakter fisiknya. Tubuhnya benar-benar kotor dan dia bau. Rambutnya berantakan, dan dia mempunyai lumpur hijau kekuning-kuningan. Dia tidak memiliki mata dan bibirnya berjatuhan dalam bentuk pecahan-pacahan. Dia tidak mempunyai telinga, hanya lubang. Dengan tangannya, yang adalah tulang belulang yang terlihat arang hitam, dia mengambil daging yang jatuh dari wajahnya dan mencoba meletakkannya kembali. Tapi itu justru memberikan rasa sakit yang lebih lagi.

Dia kemudian gemetar dan berteriak lebih lagi, teriakannya tidak pernah berakhir. Dia dipenuhi oleh cacing-cacing, dan ada ular yang mengelilingi tangannya. Sangat tipis dan mempunyai duri-duri diseluruh tubuhnya. Dia mempunyai angka 666 yang tertera dibadannya, angka si binatang disebutkan dalam Wahyu. Dia juga memiliki pelat besi yang ada pada dadanya, pelat tersebut tidak bisa hancur oleh api. Pada pelat tersebut sesuatu tertulis dalam bahasa asing, tapi kemudian kami dapat mengerti kalau itu adalah suatu tulisan. Itu tertulis, “Saya berada disini karena perzinahan.”

Ketika Yeshua melihat dia kemudian Dia bertanya padanya, “Elena, mengapa kamu berada ditempat ini?” Sementara Elena menjawab Yahweh tubuhnya berputar dengan sakit yang luar biasa dari siksaannya. Dia berkata kalau dia ada disini karena berzinah. Dia meminta Yahweh untuk pengampunan lagi dan lagi.

Kemudian kami mendapat penglihatan saat dia akan menjelang ajalnya. Ketika dia mati, dia sedang berhubungan seks dengan salah satu pacarnya, karena dia pikir, kalau suaminya sedang dalam perjalanan. Bagaimanapun, suaminya kembali dari pekerjaannya dan menemukan dia sedang berada di tempat tidur dengan seseorang yang lain. Suaminya kemudian pergi ke dapur dan mengambil sebuah pisau besar dan menikam punggung Elena. Dia mati dan dibawa ke Neraka, sama seperti dia mati, dia telanjang bulat.

Di Neraka, semua dimaterialkan kembali dan dia masih mempunyai pisau yang besar itu di punggungnya, mengakibatkan rasa sakit yang luar biasa. Saat ini, dia sudah tujuh tahun berada di Neraka dan dia bisa mengingat setiap moment dalam hidupnya. Dia juga ingat ketika sesorang mencoba mengkhotbahi dia tentang Yeshua, kalau hanya Dia yang bisa menyelamatkannya. Tapi sekarang itu sudah terlambat dan untuk semua orang lain yang berada di Neraka.

Firman YAHWEH mengatakan tentang perzinahan, dan itu sangat jelas. Perzinahan adalah hubungan seksual diluar pernikahan. Dalam 1 Korintus 6:13, makanan adalah untuk perut dan perut untuk makanan: Tetapi kedua-duanya akan dibinasakan Elohim. Tetapi tubuh bukanlah untuk percabulan, melainkan untuk Yahweh, dan Yahweh untuk tubuh. Juga dalam 1 Korintus 6:18, jauhkanlah dirimu dari percabulan! Setiap dosa lain yang dilakukan manusia, terjadi di luar dirinya. Tetapi orang yang melakukan percabulan berdosa terhadap dirinya sendiri.

Ketika Yeshua selesai berkata-kata kepadanya, dia kemudian ditutupi oleh selimut api dan kami tidak dapat melihat dia lagi. Tapi kami mendengar suara dagingnya terbakar dan teriakan mengerikan yang lain, saya bahkan tidak bisa menggambarkan jeritan mereka dengan kata-kata.

Kami melanjutkan lagi perjalanan kami lagi bersama Yahweh, Dia menunjukkan berbagai macam orang yang ada disana, pemuji idola, yang menggunakan dan mempraktekkan sihir, yang tidak bermoral, tukang cabul, pembohong dan homoseksual. Kami sangat takut, satu hal yang kami ingin adalah pergi dari sini. Tapi Yeshua terus berkata ini adalah perlu untuk dilihat jadi kami bisa beritahukan untuk yang lain lagi, jadi supaya mereka percaya.

Kami berjalan lagi bersama Yeshua, memegang tanganNya bahkan lebih erat lagi. Kami datang ke sebuah bagian yang membuat saya terheran-heran. Kami melihat seorang muda, umurnya 23 tahun, terbenam sepinggang yang berada di tengah-tengah api. Kami tidak bisa dengan jelas siksaan apa yang ia terima, tapi angka 666 tertullis padanya. Dia juga mempunyai pelat besi di dadanya yang bertuliskan, “Saya berada disini untuk menjadi normal”. Ketika dia melihat Yeshua, dia mengulurkan tangannya dan meminta ampun kepada Yeshua untuk pengampunan. Firman YAHWEH berkata dalam Amsal 14:12, ada jalan yang disangka orang lurus, tetapi ujungnya menuju maut.

Ketika kami membaca pelat yang bertuliskan “Saya berada disini untuk menjadi normal”, kami bertanya kepad Yahweh, “Yahweh, apa bisa!?” Apakah mungkin seseorang bisa berada di tempat ini karena alasan tersebut?” Kemudian Yeshua bertanya kepadanya, “Andrew, mengapa kamu berada di tempat ini?” Dia pun menjawab, “Yeshua, waktu saya di bumi, saya pikir dosa itu hanya membunuh dan mencuri saja, dan oleh sebab itu saya tidak pernah mencoba mengenalMu”. Di Amsal 9:18: orang-orang fasik akan kembali ke dunia orang mati, ya, segala bangsa yang melupakan Elohim.

Andrew membuat kesalahan besar dalam mengklasifikasikan dosa-dosa, seperti orang-orang hari ini. Alkitab berkata dengan jelas yang mengatakan dalam Roma 6:23, sebab upah dosa ialah maut; tetapi karunia Elohim ialah hidup yang kekal. Lebih lanjut lagi, dimana Alkitab memberitahu kalau dosa tidak dipilah-pilah, karena tetap semua itu adalah dosa. Andrew mempunyai kesempatan untuk tahu dan menerima Yeshua tapi tidak mengambil kesempatan yang Yahweh berikan kepadanya. Bisa jadi ada ribuan kesempatan untuk mengenal Yahweh tapi dia tidak pernah ingin untuk mengenalNya dan itulah yang menjadi alasan mengapa dia berada disini. Kemudian sebuah selimut api yang besar menutupi seluruhnya dan kami tidak pernah melihatnya lagi.

Kami melanjutkan perjalanan bersama Yeshua. Dari kejauhan kami melihat sesuatu berjatuhan turun, seperti rongsokan material. Ketika kami mendekatinya, kami melihat itu adalah orang-orang yang jatuh ke Neraka pada saat itu. Orang yang mati di dunia tanpa menerima Yeshua Ha Mashiah dalam hati mereka, kemudian mereka sampai di Neraka.

Kami melihat seorang muda, banyak iblis yang lari kearahnya dan mulai menghancurkan tubuhnya. Secara cepat, tubuhnya mulai di penuhi dengan cacing-cacing. Dia berteriak “Tidak! Apa ini? Stop! Saya tidak ingin berada di tempat ini!” Dia bahkan tidak tahu kalau dia sudah mati, dan mati tanpa Yeshua di hatinya. Angka 666 tersirat di dahinya, dan sebuah pelat besi yang menggantung di depan dadanya. Bahkan kami tidak bisa melihat alasan mengapa dia berada di Neraka, kami tahu dengan yakin kalau dia tidak akan pernah bisa keluar.

Yahweh mengatakan kalau semua siksaan untuk semua orang-orang di Neraka bahkan akan bertambah berat pada hari penghakiman. Kalau mereka semua menderita dengan sangat dan menakutkan dengan tidak bisa terbayangkan lebih lagi nanti saya tidak bisa membayangkan bagaimana mereka akan dihukum pada hari penghakiman.

Kami tidak melihat anak-anak disana. Kami hanya melihat ribuan dan ribuan orang-orang muda, laki-laki dan wanita dari banyak warga negara. Tapi, di Neraka tidak ada kebangsaan dan tingkat sosial, semua datang untuk disiksa dan dihukum. Disana hanya ada satu hal yang setiap orang inginkan, mempunyai kesempatan keluar, paling tidak untuk satu detik. Mereka juga ingin untuk meminum setetes air untuk menyegarkan lidah mereka. Seperti kisah orang kaya yang diceritakan di Alkitab. Lukas 16:19. Tapi itu kemudian tidak mungkin lagi, mereka memilih dimana mereka akan menghabiskan dalam kekekalan. Mereka memutuskannya tanpa Yahweh. Yahweh tidak pernah memutuskan seseorang untuk pergi ke Neraka, tapi semua orang sampai disana berdasarkan keputusan yang mereka miliki. Dalam Galatia 6:7, jangan sesat! Elohim tidak membiarkan diri-Nya dipermainkan. Karena apa yang ditabur orang, itu juga yang akan dituainya.

Hari ini kamu mempunyai kesempatan yang besar untuk mengubah tujuan akhirmu. Yeshua masih ada sampai hari ini, dan Alkitab berkata kalau kita memiliki hidup kita juga mempunyai harapan. Hari ini kamu mempunyai hidup, jangan lewatkan kesempatan ini, iini bisa jadi kesempatan yang terakhir.

Yahweh memberkatimu.

Cerita yang berkait:

23 menit di Neraka; kesaksian Bill Wiese, video YouTube

7 orang Kolombian diperlihatkan Neraka, I dan  Bagian II

Bahan diambil dari:

Pewahyuan di Neraka, 7 Columbian Youth

Hak cipta dari artikel ini dimiliki oleh penjalabaja.wordpress.com. Artikel ini boleh diperbanyak dengan syarat alamat blog disertakan dengan lengkap dan bukan untuk tujuan komersial.

  • Kalender

    • Desember 2017
      M S S R K J S
      « Nov    
       12
      3456789
      10111213141516
      17181920212223
      24252627282930
      31  
  • Cari