Kesaksian Rio Firmansyah aku di gandeng Adonai Yeshua ke Sorga & Neraka

Kata Pengantar. Filipus Rio Firmansyah, remaja Muslim yang rajin beribadah. Lahir dari keluarga Muslim ayah dan ibunya orang Padang, Sumatra. Ia lahir di Jakarta tahun 1998 dan pada bulan Juni 2011, ia mendapatkan pengalaman rohani bertemu Adonai Yeshua, yang umat Muslim mengenalnya sebagai Isa al-Masih. Yeshua membawa Rio berkunjung ke Neraka, dimana ia melihat kedua orang tuanya dan mendengar suara yang mengaku nabi Muhammad, kemudian ia diperlihatkan isi Sorga. Teks kesaksian diambil dari Berita Kabar Baik.  Kesaksian lengkap dan lebih baru bisa dilihat pada video di bawah ini. GBU!

filipus rio firmansyah dan kedua orang tuanya[Asal usul Rio Firmansyah]
Perkenalkan nama saya Rio Firmansyah. Alm. papa saya orang Padang dan mama saya orang Palembang. Setelah mempercayai Yeshua Ha Mashiah sebagai Adonai (Tuhan) dan Juruslamat, nama saya menjadi Filipus Rio Firmansyah. Saya dibaptis di Gereja Tiberias Indonesia oleh Pdt.DR.Yesaya Pariadji, pada tanggal 10 Mei 2012.

Saya mau berbagi kesaksian saya, dahulu saya seorang beragama Islam dan sebagai seorang Islam saya menjalankan syari’at dan perintah-perintah-nya. Saya selalu sholat 5 waktu dan tahajud tak pula lupa zakat dan fitrah dan puasa wajib dan puasa di bulan ramadhan. Semuanya saya menjalankan dengan setulus hati saya. Dari saya TK saya selalu diajari mengaji oleh orang tua saya. Saya sudah ditinggalkan oleh alm. papa saya di tahun 2007. Semua urusan rumah tangga dan anak-anaknya mama saya yang urus sampai besar-besar dan bersekolah sampai tinggi. Selamat menyaksikan kesaksian saya. Tuhan memberkati.

[Berjumpa Yeshua, Diperlihatkan isi Neraka dan Sorga]
Berawal sesudah lulus Sekolah Dasar di SD Muhamadiyah 4 Depok dan pada kelas 4 SD saya Pesantren di Al Habib Asegaf Bin Mahdi, Parung – Bogor. Kisah saya di Injili Yeshua Ha Mashiah, Yesus Kristus, (dibawa) ke Sorga dan Neraka pada bulan Juni tahun 2011 Jam 02.00 pagi sampai jam 05.00 pagi. Berawal saya melihat suatu sosok 3 orang, 2 di antaranya di belakang-Nya kanan dan kiri, yang satu ini orang yang berjubah putih bersih dan wangi dan bersinar, (keduanya adalah malaikat; video kesaksian) yang meghampiri saya dan lelaki itu berambut panjang dan ganteng sekali dan sanggat bercahaya kilau kemuliaan dari Sorga dan berkata kepada saya, “Rio ikutilah Aku.”

Sampai suara itu 3 kali terdengar di telinga saya dan tangan Tuhan Yesus berlubang Dan lalu tangan Adonai Yeshua saya pegang, dan roh saya keluar dari tubuh saya sehingga roh saya melayang-layang di udara.

Saya terbang terus ke langit sampai keluar bumi saya melihat ke bawah bumi banyak sekali api-api mengelilingi bumi. dan saya lanjut sampai ke suatu tempat istana yang sangat besar berkilau dan jalanannya berkilau kilauan emas berlian bebatuan daun daun semua dari berlian dan kemuliaan Adonai ada di situ dan banyak sekali orang-orang yang berjubah putih dan saya melihat banyak sekali mailaikat malaikat penghuni sorga itu dan saya berkata kepada Tuan Itu,“Tuan…Tuan saya mau pergi ke istana itu.” Tuan Itu Menjawab,“Tidak bisa tempat mu di sana.”

Dan saya melihat suatu tempat yang sinar nya panas seperti api yang menyala nyala…saya merasakan apakah saya sudah mati. di pintu itu ada dua sosok malaikat memakai jubah hitam tinggi, membawa pedang dan tongkat yang panas menjaga pintu neraka itu dan saya pun juga berkata kepada Adonai Yeshua, ”tuan…tuan…tuan saya takut” Dan Tuan Itu Berkata: kamu tidak usah takut sebab Aku bersamamu Rio…”

Aku berjalan memasuki pintu neraka dan pintu itu terbuka dan saya melihat orang-orang yang di tarik tarik di injak dan banyak sekali iblis iblis yang menerkam mereka dan hidup mereka terlambat bertobat tuan itu berkata lagi kepada saya, ”lihatlah banyak sekali orang orang yang di dunia yang terlambat bertobat sekalipun mereka orang Kristen.” Dan melalui terowongan yang panjang sekali… saya melihat banyak dan ribuan orang yang memasuki terowongan neraka itu dan di tarik-tarik di injak-injak, di pukul, di potong dan di situ saya menangis dalam hati saya oh Tuhan apakah aku ini manusia yang berdosa sehingga saya cepat mati  dan Tuan itu juga berkata lagi kepada saya Rio…Rio…Rio cepatlah sebelum waktu mu habis. Dan suara itu selalu terdengar di telinga saya dan tibalah saya di dalam neraka itu yang sangat begitu luasnya lautan api nereka disitu, saya melihat perempuan yang terpotong lidahnya di potong kepalanya sampai badan mereka menjadi tengkorak dan ada lagi dipotong-potong mereka dan diceburkan ke dalam lautan api yang sangat panas itu.

Lalu saya berbelok arah ke sebelah kiri melihat papah saya yang sudah meninggal pada tahun 2007 kok ada di tempat seperti ini. ”Tuan mengapa papaku di tempatkan di neraka lalu Tuan itu menjawab lagi: Rio karena papa mu belum menerima Aku sebagai Tuhan dan Juruslamatnya. (Padahal papa saya seorang Haji). Dan saya melihat ke sebelah kanan lagi kok saya melihat mamah saya, mama saya berada di tempat gelap sedang merenung sedih memakai pakaian hitam sobek2, saya bertanya kepada Tuan itu, “ada apa dengan mama saya Tuan? bukankah mama saya masih hidup?” Jawab Tuan itu, “benar Rio, tetapi dia belum menerima Ku, pakaian mama mu masih kotor karena dosa, sampaikan kepada nya terima Aku maka dia akan selamat”.

Akhirnya saya pun meninggalkannya, saya di giring keluar dari tempat itu, tetapi di tengah jalan saya melihat banyak jiwa2 yg terbakar di lembah api, kulit mereka meleleh, dan kelihatan tengkoraknya, mereka berteriak teriak minta tolong, dan ada satu orang di dalam lembah api itu berteriak, “Tolong sampaikan kepada orang-orang di bumi, jangan mengikuti aku, ikutilah Yeshua, aku Muhammad, itu semua karanganku, aku hanya ingin seperti Dia, tapi sekarang aku di sini, sampaikan ke semua orang di bumi, jangan ikuti aku, semua hanya karangan!!!”* Lalu saya di giring keluar oleh Adonai Yeshua lalu saya terbang dengan kecepatan tinggi menuju Sorga..

Ketika saya sampai di Surga, saya melihat gerbang Surga yg begitu indah dan besar dijaga oleh dua malaikat, saya ingin masuk tapi di tahan oleh dua malaikat itu, katanya kepada saya, “kamu tidak boleh masuk sebab pakaianmu kotor, kami akan ganti pakaianmu,” maka dengan sekejap pakaian saya berubah menjadi jubah putih yg terang dan indah sekali, akhirnya gerbang pun di buka, saya di sambut oleh banyak malaikat2 dan jiwa2, mereka mengatakan “Selamat datang di Kerajaan Surga!”

Saya melihat pemandangan yang luar biasa, jalan yang terbuat dari emas, permata, berlian, rumah2 yg begitu banyak, semua dari emas, dan saat itu Tuan mengajakku makan di meja yg sangat panjang, Tuan itu sekarang memakai mahkota, dan saya melihat Maria ibu Yeshua pun di sebelahNya, Maria sangat cantik seperti masih muda, dan ada juga banyak orang di meja itu, setelah itu Adonai Yeshua berkata kepadaku “Rio ikutilah Aku, Akulah yang empunya Kerajaan Surga,” kata saya kepada Nya, “Baik Tuan, aku percaya sekarang, aku akan mengikut Engkau,” tetapi Tuan itu berkata: “Jika engkau mengikut Aku, kamu akan diusir, disiksa dan dicaci maki oleh keluargamu, tetapi janganlah takut sebab Aku selalu menyertaimu Rio” kata saya kepada Nya, “Baik Tuan apa pun yang terjadi aku akan mengikut Engkau” kemudian Tuan itu berkata “Baiklah Rio, sekarang waktunya kamu kembali lagi ke bumi, dan ceritakan apa yang sudah kamu lihat kepada semua orang.” kemudian saya pun seperti terjatuh lagi sampai ke bumi terus menuju rumah saya, dan menuju kamarku kemudian saya masuk kembali ke tubuh saya.

Ketika saya menceritakannya kepada keluarga saya, keluarga saya langsung marah besar, ketika saya ke gereja, mereka mengetahuinya, kemudian mereka menyiksa saya, mencaci maki saya, mereka memukul saya, menendang saya, mencambuk saya, saya hanya diam dan menyebut nama Adonai Yeshua, tetapi saya kemudian tidak merasa sakit walau badan saya terluka, sampai saya SMP saya terus di siksa jika saya ke gereja, sampai pada akhirnya mereka tanya “siapa Tuhanmu sekarang Rio? Jawab!”, saya dengan tegas menjawab “Adonai Yeshua!!”, semakin saya menyebut nama Yeshua, saya semakin di siksa, hingga akhirnya mama saya minta tolong kepada paman saya yang haji supaya mengeluarkan setan Kristen yg ada di dalam diri saya, tetapi saya berani menjawab mama saya, “mama, Adonai Yeshua ada di dalam diri aku, mama, mau pakai air suci atau orang pintar pun, aku tidak takut, tidak akan mempan ma.” Mama saya pun marah dan mengusir saya dari rumah, dan mama saya pun tidak menganggap saya anak lagi, akhirnya saya pergi dari rumah ke rumah untuk bisa makan dan tidur, saya selalu bertemu dengan orang-orang yg baik yg mau menampung saya, saya Adonai itu tidak meninggalkan saya sedetik pun, sekarang saya tinggal dengan Maria Ellizabeth dan kakaknya yg mau menampung saya, Tuhan mempertemukan saya dengan mereka di gereja, mereka yg juga dulunya Muslim, yg mempunyai latar belakang yang sama, sekarang saya pun sedang melanjutkan sekolah saya yang sempat berhenti karena masalah itu.

Ohh iya.. Paman saya sempat bilang ke mama saya, “ada seseorang berjubah putih yang ada dalam diri Rio, sosok yang tidak bisa dikalahkan dengan apapun dan siapapun… mereka pun langsung bingung sebab Rio tidak bisa disembuhkan (dikembalikan jadi Muslim)
Demikian kesaksian saya… Adonai Yeshua memberkati.

*) “Muhammad mengakui ajarannya hanyalah karangan beliau belaka.” Ada sejumlah bahasan yang beredar menyatakan bahwa mereka percaya bahwa Kuran sesungguhnya bukanlah Firman Elohim (Allah). Bo Ra Choi, pendeta wanita Korea pada kesaksiannya ia juga pernah mendengar jeritan Muhammad serupa di atas; menyesali ingin seperti Yeshua dan membunuh banyak orang. Semoga ketiga link ini bisa menolong pembaca mengerti kesaksian Firmasyah yang berkaitan dengan pernyataannya di atas.

Five Reasons the Quran Is Not the Word of God (David Wood)
Dr. David Wood memberikan lebih dari 10 ayat-ayat Kuran, diantaranya:
Surah 33:37-38; Muhammad mengeluarkan ayat untuk membela perbuatannya sendiri setelah ia mengambil isterinya Zaid (anak angkat Muhammad) menjadi isterinya.
Surah 33:53; Muhammad mengeluarkan ayat, Allah memerintahkan umatnya melalui nabi bagaimana bertingkah laku dalam berkunjung ke rumah Muhammad.
Surah 66:1-2; Muhammad mengeluarkan ayat untuk membatalkan sumpahnya setelah ia bersumpah kepada Aisha untuk tidak bersetubuh lagi dengan Maria, budak Kristen Koptiknya tersebut.

Satanic Verses Prove that Almighty God is NOT the Author of Quran!!! (Salman Rushdie

Baca lebih lanjut

Penginjil Afsar Ahmed, perjalanan rohani Muslim Pakistan Inggris menjadi Kristen

Aku memberikan perintah baru kepada kamu, yaitu supaya kamu saling mengasihi; sama seperti Aku telah mengasihi kamu demikian pula kamu harus saling mengasihi. Dengan demikian semua orang akan tahu, bahwa kamu adalah murid-murid-Ku, yaitu jikalau kamu saling mengasihi.” (Yohanes 13:34-35)

Afsar Ahmed kesaksian ex-Muslim bertemu Yeshua HaMashiah

Perjalanan Afsar Ahmed berjumpa Yeshua

Saya lahir dan dibesarkan di Inggris. Ibuku adalah seorang Inggris Kristen, ayahku adalah dari Pakistan, seorang Muslim. Ketika mereka telah menikah ayahku memaksa ibuku menjadi seorang Muslim; menanggapi ini ibuku berdoa bahwa salah satu putranya akan menjadi seorang Kristen – karenanya saya selalu mulai kesaksianku dari sini karena saya benar-benar percaya bahwa Elohim menjawab doa tersebut. Ketika tumbuh dewasa ayahku selalu memastikan dia membawa kami keluar dari sekolah dasar terutama hari-hari Paskah dan Natal, sebab dia tidak ingin kami mendengarkan pesan-pesan yang terhubungan dengan peristiwa-peristiwa tersebut.

 

Di sekolah menengah pertama saya membuat sebuah salib saat kelas praktek logam, saya cak warna perak dan simpan itu pada saputanganku, jika Anda bertanya padaku mengapa aku melakukan ini? Saya pun tidak tahu mengapa saya melakukannya. Koleksi Kristianiti lainnya yang saya pernah miliki adalah sebuah Alkitab Perjanjian Baru terbitan The Gideon Internasional, yang diberikan pada kami murid-murid dari sekolah. Saya tidak membacanya, hanya mengukir sebuah salib di depannya dan saya menyimpan itu di kamar tidurku. Beberapa tahun kemudian itu menjadi masalah; orang tuaku ingin berimigrasi ke Kanada dan ayahku memeriksa barang-barangku yang dapat saya bawa serta, dan ia menjumpai Salib dan Alkitab kecil tersebut.

Ia menjadi sangat marah dan saya melihat ketakutan di matanya dan saya bertanya-tanya mengapa. Jadi ia bertanya pada ku dariman saya mendapatkan Pernjanian Baru tersebut. Saya katakan mereka (guru-guru sekolah) memberikannya kepada kami. Ia menyuruh ku membuang itu. Saya katakan tidak, saya akan bawa itu serta ke Kanada; ia sungguh marah. Saya melihat ada banyak ketakutan di matanya … Itu ironis. Karena ketakutan dan kemarahannya itu telah menjadi pemicu pencarianku akan Kristianiti.

Ketika kami tiba di sini (Kanada), saya mulai bertemu dengan orang-orang Kristen. Di Inggris saya mendapat masalah, di sini pertama kali dalam hidupku saya menatap ke langit kepada Elohim, minta kepada Nya melepaskan ku dari masalah; saya terlepas, saya berterima kasih pada Dia, saya mulai menyebutkan Doa Bapa Kami sebagaimana guru-guru telah mengajar kami di sekolah.

Ketika saya berumur 15 tahun di tahun 1970, pada saat orang-orang Kristen memakai peneng/lencana Kristen di baju mereka – tujuannya adalah membuat orang lain bertanya pada mereka, maka mereka akan membagikan berita Injil.

Mereka berkata bahwa saya dapat memiliki hubungan pribadi dengan Elohim melalui Yeshua. Ketika mendengar itu saya terkejut, sebab sebagai seorang Muslim saya selalu berpikir bahwa Elohim adalah unik dan jauh. Dia tidak memiliki rekan kerja, tidak memiliki pasangan-pasangan. Saya menolak ide tersebut, karena saya tidak percaya seseorang bisa memiliki hubungan pribadi dengan dengan Elohim

Saya dan saudara laki-lakiku mengajukan program belajar pertanian yang disponsori pemerintah, kami diterima bersamaan dengan 40 orang lainnya. Singkat cerita. Program ini memiliki kunjungan ke ladang pertanian pada akhir minggu, bagian dari sebuah program Musim Panas, dimana kami tinggal di ladang pertanian. Pada program akhir minggu inilah saya bertemu seorang gadis muda yang sangat berapi-api , ia sungguh-sungguh berapi-api bagi Adonai. Ia membagikan Injil kepada ku, saya katakan “Maaf, saya tidak percaya itu.” Namun ia tetap melakukannya sepanjang pelajaran. Pada suatu titik saya katakan “Kita tidaklah akan bisa belajar banyak dari pelajaran-pelajaran ini!” Tetapi dia tidak perduli, terus saja membagikan Injil kepadaku.

Akhirnya gadis muda ini berkata kepadaku,

“Saya akan membuktikan pada mu bahwa Elohimku adalah Elohim yang nyata.

“Bagaimana kamu melakukan ini?” saya tertarik dengan apa yang ia katakan

“Ok, saya akan mendemontrasikan pada mu jawaban doa berdasarkan hubungan pribadiku dengan Elohim.”

“Doa apa itu? Saya bertanya

“Saya akan berdoa bahwa kamu akan pergi ke sebuah pertanian dimana mereka semua adalah orang Kristen lahir-baru” dan ia menambahkan, “dan … dimana kamu akan mendapatkan Injil mengalir masuk ke tenggorakanmu pada bulan penuh.”

“Allah tidak akan menjawab doa tersebut” saya berkata dengan marah, “Kita tidak memerintahkan Allah melakukan sesuatu, sebalinya, Dia yang memerintahkan kita apa yang kita lakukan!”

“Saya percaya, Elohim akan menjawab doa tersebut,” gadis ini berkata dengan yakin

Kami berargumentasi sepanjang jalan sampai kami meninggalkan seminar tersebut.

Tibalah harinya untuk murid-murid tinggal diperkebunan dimana mereka ditempatkan.

Tiba di rumah, saya mengepak barang ke koper, ayahku mengantarku tiba di perkebunan dimana saya akan tinggal sementara waktu. Saya mendekati pintu dan mengetuk pintu rumah seorang bapa kurus tinggi orang Belanda Kanada bernama Jerry. Dia baru saja hendak memperkenalkan dirinya saat saya melihat di belakangnya; saya pikir itu adalah lukisan Yeshua, sebab pria pada gambar tersebut ada lingkaran cahaya pada kepalanya, jadi saya berkata ke pada bapa ini,

“Tunggu. Apakah itu lukisan Yeshua yang ada dibelakangmu?” saya bertanya

“Ya!” bapa ini menjawab. Jantungku berdebar sedikit lebih cepat.

“Apakah Anda seorang Kristen penuh cahaya atau sejenisnya?”

“Saya adalah seorang Kristen lahir-baru”

“Anda punya keluarga?”

Saya memiliki istri dan tiga anak perempuan.”

Apakah isteri Anda lahir-baru?”

“Ya”

Putri nomor satu Anda?”

Dia adalah seorang Kristen lahir-baru.”

Putri nomor dua?

Dia adalah seorang Kristen lahir-baru” dan melanjutkan, “putri …”

Saya potong perkataannya, “Janganlah katakan pada saya putri nomor tiga adalah seorang Kristen lahir-baru!”

“Kami adalah orang-orang Kristen lahir-baru dalam rumah ini,” bapa ini berkata.

Afsar tidak percaya apa yang baru saja ia dengar dan terkagum-kagum dengan kuasa doa gadis kristen tersebut.

“Saya merasa kewalahan, sulit untuk menjelaskan bagaimana perasaanku, perasaan saya dipenuhi kekaguman, saya tertunduk kalah; pada saat yang bersamaan saya tidak dapat mengerti bagaiman gadis usia 16 tahun ini dapat berdoa kepada Elohim dan Elohim menjawab sebuah doa. Saya belum pernah mendengar itu sebelumnya di dalam Islam.”

Hal ini berakibat membuka hatiku pada apa yang Jerry perlu bagikan pesan yang ia miliki. Pesan yang ia telah percayai, Pesan yang ia telah hidupi. Saya pikir lewat kursus Musim Panas tersebut, ia telah memenangkan saya atas dua hal.

Pertama dari semuanya, kasihnya. Ia memiliki kasih yang saya belum pernah lihat sebelumnya dalam Islam. Ia lembut, sabar dan pemaaf … kasih Adonai bersinar melalui hatinya … melalui matanya … melalui pembicaraannya … melalui sifatnya. Itu sungguh indah. Jujurnya, saya bisa katakan, ia seorang yang menyenangkan, sungguh orang yang menyenangkan. Ia masih hidup, saya baru berjumpa dia minggu lalu. Ia tinggal di Danville.

Seorang pria (lainnya) bernama Gerald Bruce Emma, saya menganggap dia sebagai bapa rohani saya dalam iman. Ia memenangkan diriku dalam konsistennya. Ia menjalankan apa yang ia kotbahkan. … seperti Yakobus katakan, “jadilah pelaku firman dan bukan hanya pendengar saja.”[Yakobus 1:22]

Berdoalah untuk Afsar Ahmad dan keluarganya. Ayahnya masih Muslim, tinggal di Amerika Serikat. Ibunya masih memiliki iman Kristen. Saudara kembarnya masih Muslim. Doakan juga pelayanan Afsar menjangkau orang-orang Muslim di Inggris dan dua Gereja yang ia terlibat.

Diterjemahkan dari InternationalTestimony Blogspot “This is why Muslim became Christian Minister”

Video kesaksian Afsar ini dengan text bahasa Indonesianya tersedia di sini:

Baca lebih lanjut

Kesaksian Shania Gabo wanita Somalia berjumpa Yeshua Ha Mashiah

Shania lahir di Mogadishu, Somalia dari keluarga Islam Sunni. Ketika perang sipil meletus di Somalia 1992, ia bersama suaminya meninggalkan Somalia sebagai pengungsi tinggal di Swedia lalu tahun 2005 pindah ke Britania Raya.

Shania Gabo Somali Kristen

Shania Gabo bersaksi berjumpa Yeshua

Text kesaksian bahasa Indonesia ini berasal dari video kesaksian di UskoTV: Shania – a woman visited the heivan / wanita berkunjung ke surga. Foto diambil dari video kesaksian UskoTV.

Suatu malam Shania di tengah-tengah kemelut perang ia datang sembayang kepada Allah; menggerutu: “Saya tidak bisa mengikutimu lagi! Katakan kepada saya bagaimana saya bisa mengikutimu, orang tidak bersalah meninggal terbunuh oleh karena demi namamu?”

Lalu saya tertidur dan meskipun biasanya saya jarang bermimpi, malam itu saya bermimpi. Dalam mimpi itu saya melihat diri saya sendiri berdiri di depan rumahku, langit terbuka lalu dari sana datang cahaya yang cemerlang sekali. Saya melihat seorang laki-laki yang berkilauan turun dari sorga dengan suara yang sangat keras kepada orang-orang.

Dia berkata: ”Datanglah kalian semuanya dan kalian akan selamat!” Suaranya keras. Dari dirinya keluar berbagai warna dan cahaya yang keluar dari dirinya menerangi sekitarnya. Saya melihat kemuliannya dan merasakan damai dalam hatiku dan saya tidak tahu siapakah pria tersebut.

Lalu saya melihat ke kanan saya setiap orang bersujud kepadanya dan melihat ke kiri saya semua orang juga bersujud kepadanya. Semua orang di jalanan sujud kepadanya dan berseru, ”Engkau adalah Elohim kami.” Termasuk saya, saya sujud kepadanya dan berkata, ”Engkau adalah Elohimku.”

Dia berkata dengan suara yang keras namun lembut: ”Datanglah, sehingga kamu akan diselamatkan.”

Setelah itu saya terbangun, merasakan sukacita di hati saya dan damai, namun tidak tahu siapakah pria tersebut.

Paginya saya datang kepada Allah dan berdoa: Allah, saya hampir menyangkal kamu dan hampir menjadi atheis dan Engkau menyelamatkan saya. Tolong katakan kepada saya ”siapakah pria tersebut, Engkau atau nabi Muhammad?” Saya berjanji akan mengikuti Engkau sepanjang hidupku.

Malam berikutnya saya mengalami mimpi sambungan dan bahkan lebih jelas lagi.

Dalam mimpi itu saya duduk bersama dengan ibu saya di ruang tamu rumah kami dan ibu saya memberi saya kitab Kuran untuk membaca baginya, ”Baca ini untuk ku.”

Saya membuka Kuran tersebut namun tidak mampu membacanya, yang keluar dari mulut saya adalah: ”Yeshua adalah Jalan, Kebenaran dan Kehidupan. Tidak ada seorangpun yang datang kepada Bapa, kalau tidak melalui Dia.”

Ibuku terkejut, apa yang saya katakan, saya sendiri pun terkejut dari mana kata-kata ini keluar sebab saya sendiri tidak tahu dari mana itu berasal dan juga tidak mengerti apa yang saya katakan. Saya kembali mencoba membaca Kuran, namun keluar hanya kata-kata yang sama: “Yeshua adalah Jalan, Kebenaran dan Kehidupan. Tidak ada seorangpun yang datang kepada Bapa, kalau tidak melalui Dia.”

Ibu saya menjadi marah kepada ku, lalu meminta saya mengambil segelas air minum. Saya ke dapur dan membawa air dan makanan, dan menaruh di meja, semuanya membentuk gambar salib. Saya mencoba menyembunyikan mereka namun tidak mampu. Saya coba mengaduk air, namun kembali membentuk salib demikian juga dengan makanannya.

Ibu saya melihat kepada saya dan berkata: Kamu Kristen. Kamu telah menjadi kafir!” Lalu ia keluar kamar berteriak kepada orang banyak. Seluruh keluarga akan datang dan saya ketakutan. Namun segera setelah ibu saya keluar kamar tersebut, atap rumah terbuka. Pria yang sama saya lihat dalam mimpi kemarin datang turun melalui atap yang terbuka tersebut dan membawa saya naik seperti seorang anak kecil pada genggaman di dada ayahnya.

Baca juga:

Saya melihat semua yang ada di bawah saya, semakin tinggi dan semakin tinggi ia membawa saya. Saya melihat bintang-bintang dan galaksi. Sampai pada suatu tempat yang indah, ia meletakkan saya ke tempat berpijak.

Dia berkata: ”Inilah Sorga, tempat yang saya telah siapkan untuk mu dan siapapun yang percaya kepadaku.”

Bentuk-bentuk bangunannya, bunga-bunga, muski, warna-warna, sungai dan jalan-jalan emas , cahaya dan semuanya apa yang saya lihat begitu kuat dan begitu indah.

Dia berkata: ”Inilah tempat yang saya telah sediakan bagimu.” Lalu ia mengambil tangan saya, sementara dengan tangan satu lagi ia menunjuk kesuatu tempat yang sangat jauh dan jelas dimata saya.

Tempat itu seperti gelap dan menakutkan dan asap-asap keluar naik dari tempat tersebut. Dia berkata kepadaku: “Itulah tempat , dimana keluargamu berada, dalam kegelapan, namun kamu kamu percayalah kepadaku, kamu akan aman di sini. Janganlah takut.”

Saya tidak ingin keluar dari tempat yang indah tersebut, namun bekerku membangunkanku.

Oleh karena saya tidak pernah membaca Alkitab dan tidak memiliki teman Kristen, maka saya memeriksa di internet apa artinya Yeshua adalah Jalan, Kebenaran dan Kehidupan? Lalu saya temukan itu ada pada (Injil) Yohanes 14:6: “Akulah jalan dan kebenaran dan hidup. Tidak ada seorang pun yang datang kepada Bapa, kalau tidak melalui Aku.”

Ketika saya temukan ayat itu saya menangis bahagia. Setelah itu saya memberikan hidupku kepada Yeshua, berkata: ”Adonai, mulai saat ini Engkau adalah Adonaiku dan Elohimku. Saya akan melayani Mu sepanjang hidupku.”

Sejak saat itu saya menyaksikan hal ini kepada siapapun sebab saya ingin setiap orang berada di tempat yang indah tersebut tempat yang Adonai telah siapkan bagi kita semua; keluar dari kegelapan dan memasuki kemulian-Nya.

Kesaksian Shino Gabo, suami dari Shania, bisa ditonton di sini Solution of Somali man (dimulai pada menit 1:49)

If you interested to know more about Christianity, there is web site in Somali language, called: Somali Christian Life

Baca lebih lanjut

Kesaksian Sharon Islam, ex-Muslim India

Saya tidak pernah ada keperluan apa pun untuk mencari Elohim. Kedua orang tua Muslimku yang berkecukupan secara keuangan adalah sangat mengasihi dan saya tidak pernah kekurangan apa pun dalam kehidupanku. Saya kuliah di satu dari sekolah-sekolah terbaik di Mumbai. Saya telah mendapatkan kursi di perguruan tinggi Engineering terbaik di India. Saya menyukai kehidupanku dan menghidupi itu secara penuh, atau begitulah saya telah berpikir.

Baca lebih lanjut

  • Kalender

    • Februari 2019
      M S S R K J S
      « Jan    
       12
      3456789
      10111213141516
      17181920212223
      2425262728  
  • Cari