Film seri Alkitab: Paul Apostle of Christ Paulus, Rasul Ha Mashiah

Film Paul Apostle of Christ Paulus Rasul Ha MashiahFilm yang baik ditonton untuk bisa mengerti peranan Lukas, penulis kitab Injil Lukas dan Kisah para Rasul, dalam kehidupan Rasul Paulus dan penyebaran surat-suratnya kepada Jemaat. Film ini berfokus pada saat Paulus dipenjara di kota Roma dan bagaimana ia meninggal dunia. Memberi gambaran bagaimana kondisi kehidupan orang Kristen, Yahudi dan bukan Yahudi di bawah pemerintahan Kaisar Nero (Oktober 54 – June 68 AD). Lukas membahayakan hidupnya sendiri melalui perjalanannya ke Roma mengunjungi Paulus – rasul yang terikat dengan rantai dan terpenjara di sel gelap bawah tanahnya Kaisar Nero yang terkenal sadis tersebut.  Rasul Paulus diperankan oleh James Faulkner dan dokter Lukas diperankan oleh Jim Caviezel. Lihat trailernya di bawah.

Film Paul the APOSTLE, diperankan oleh Johannes Brandrup, mengkisahkan bagaimana lahirnya Gereja Mula-mula dan aniaya yang ditimbulkan oleh Saulus, perjalanan iman Saulus menjadi Paulus dan pekerjaan kerasulannya, bisa dilihat lebih jelas di sini: Film RASUL PAULUS (PAUL THE APOSTLE)

Film Paul Apostle of Christ adalah hasil produksi dari studio AFFIRM Films, studio yang telah menghasilkan dua film Kristen lainnya: RISEN; saksi mata dari sebuah peristiwa-peristiwa penting dalam sejarah manusia melalui mata orang bukan Kristen dan WAR ROOM; seorang janda yang merubah hidup pernikahan wanita muda melalui kamar doanya, dan kemudian gerakan ”kamar doa” ini menjalar ke gereja-gereja. Klik pada link untuk melihat tailer kedua film tersebut.

Film lainnya:

Baca lebih lanjut

Film RASUL PAULUS (PAUL THE APOSTLE)

Film Rasul Paulus Sutradara: Roger Young
Aktor: Johannes Brandrup
Waktu: 145 menit

Film Paul the Apostle on line

Film adalah film, untuk cerita yang lebih lengkap dan akurat bacalah Alkitab – Kitab Kisah Para Rasul (Kis)

Rasul Paulus tidaklah lain adalah Saulus dari Tarsus, ia menperkenalkan dirinya sebagai “Rasul Ha Mashiah Yeshua oleh kehendak Elohim” (Galatia 1:1 & Efesus 1:1) dan juga “Rasul yang paling hina dari semua rasul” (1 Korintus 15:9).

Saulus bukan sekedar seorang Yahudi yang ahli tentang kitab Taurat (Torah), ia adalah murid dari Gamaliel, Mahkamah Agama Farisi yang sangat dihormati banyak orang (Kis 5:34 & 22:3). Ia juga bukan sekedar “orang dari kota besar,” tetapi internasional; Paulus menguasai bahasa Yunani (yang merupakan bahasa internasional saat itu), lahir di Yunani wilayah Kilikia (sekarang bagian dari Turki), warganegara Romawi (kerajaan terbesar saat itu) dan dibesarkan di Yerusalem (pusat agama monoteisme). Kis 21:37-40.

Kisah hidup rasul Paulus ini sangatlah menarik, seperti terlihat pada film ini. Itu sangat menarik dilihat bukan sekedar ia adalah satu-satunya orang Yahudi yang diangkat sebagai rasul oleh Yeshua khusus untuk memuridkan bangsa-bangsa asing (Goyim/ Gentiles / bukan-Yahudi), lebih dari itu adalah kita bisa menyaksikan bagaimana seorang muda yang sangat fanatik terhadap agamanya – Stefanus, diaken dan martyr pertama tewas dihukum rajam (dilempari batu oleh banyak orang) adalah atas keputusan Paulus, ia juga penganiaya dan pembunuh para pengikut Yeshua Ha Mashiah (Kis 6:7- 9:29 & 1 Kor 15:9) – telah menjadi teraniaya oleh bangsanya sendiri (kelompok-kelompok agama Yahudi) dan oleh bangsa-bangsa asing yang ia beritakan Kabar Baik.

Cerita kehidupan rasul Paulus tentunya tidak dapat dipisahkan dengan Barnabas (diperankan oleh GW Balley), teman sepelayanan Paulus. Film ini diakhiri dengan tayangan sampainya rasul Paulus di Roma – kota impiannya yang terakhir untuk diberitakan Kabar Baik – sebab rasul Paulus berpendapat ”jika kita ingin memenangkan dunia, kita harus memenangkan pusat kotanya,” Roma saat itu adalah pusat kebudayaan sedunia, dan sekaligus sebagai ”ujung bumi” bagi rasul Paulus (Kis 1:8).

Pernyataa rasul Paulus tentang keputusannya yang radikal tertulis pada Galatia 2:19-21

“Sebab aku telah mati oleh hukum Taurat* untuk hukum Taurat, supaya aku hidup untuk Elohim. Aku telah disalibkan dengan Ha Mashiah; namun aku hidup, tetapi bukan lagi aku sendiri yang hidup, melainkan Ha Mashiah yang hidup di dalam aku.
Dan hidupku yang kuhidupi sekarang di dalam daging, adalah hidup oleh iman dalam Anak Elohim (Adonai Yeshua Ha Mashiah) yang telah mengasihi aku dan menyerahkan diri-Nya untuk aku.
Aku tidak menolak kasih karunia Elohim. Sebab sekiranya ada kebenaran oleh hukum Taurat, maka sia-sialah kematian Ha Mashiah.  (Galatia 2:19-21)

Mati oleh hukum Taurat berarti tidak hidup lagi dibawah (under) hukum Taurat; itu bukan berarti Paulus hidup diluar (out of) hukum Taurat. Ia tetap melakukan seluruh perintah Elohim (Taurat), namun ia tidak melakukannya untuk mencari keselamatan kekalnya (Rom 3:20-31; perhatikan ayat 20, 28 dan 31). Rasul Yohanes juga menulis bahwa orang Kristen haruslah memelihara Taurat Elohim, keluar dari situ adalah pelaku dosa,   Setiap orang yang menaruh pengharapan itu kepada-Nya, menyucikan diri sama seperti Dia yang adalah suci. Setiap orang yang berbuat dosa, melanggar juga hukum Elohim, sebab dosa ialah pelanggaran hukum Elohim. Dan kamu tahu, bahwa Ia telah menyatakan diri-Nya, supaya Ia menghapus segala dosa, dan di dalam Dia tidak ada dosa. Karena itu setiap orang yang tetap berada di dalam Dia, tidak berbuat dosa lagi (haruslah berhenti dari budak dosa); setiap orang yang tetap berbuat dosa, tidak melihat dan tidak mengenal Dia.  (1 Yohanes 3:3-6)

 

Hak cipta dari artikel ini dimiliki oleh penjalabaja.wordpress.com. Artikel ini boleh diperbanyak dengan syarat alamat blog disertakan dengan lengkap dan bukan untuk tujuan komersial. Persiapkan Jalan Bagi Raja

  • Kalender

    • Juni 2019
      M S S R K J S
      « Jan    
       1
      2345678
      9101112131415
      16171819202122
      23242526272829
      30  
  • Cari