Film FIREPROOF (Tahan api)

Film keluarga FireproofFIREPROOF  (115 menit)

Katagori: Film keluarga untuk semua umur berthemakan pernikahan

Disutradarai oleh Alex Kendrick

Aktor dan artis: Kirk Cameron sebagai  Caleb Holt dan Erin Bethea sebagai Catherine (isteri Caleb)

Tahun 1983 Catherine, sebagai seorang gadis kecil bangga dengan papinya yang adalah seorang Pemadam Kebakaran (di negara Barat mereka adalah para pahlawan yang sangat dihormati masyarakat), dan ingin menikah dengan papanya. Mamanya Catherine berkata, “Kamu tidak dapat menikahi Daddy (papa), saya menikah dengannya.”

25 tahun kemudian Catherine sekarang menikah dengan Caleb Holt pemuda muda pemadam kebakaran. Di pekerjaan Caleb hidup dengan motto “Never leave your partner  behind” (Jangan pernah meniggalkan rekanmu dibelakang), dan menekankan prinsip ini kepada semua bawahannya. Tetapi pada pernikahannya, Catherine menderita, ia merasa Caleb meninggalkan semua beban pada pundaknya. Isterinya ingin menceraikan Caleb.

Caleb yang adalah pahlawan masyarakat merasa ia dilecehkan oleh isterinya dan tidak dihormati di rumah. Jadi tantangan isterinya untuk bercerai ditanggapinya sebagai “OK. Terserah kamu , semua masalah pernikahan ini bukan salahku.”

Ayahnya Caleb menantang Caleb untuk mengikuti program 40 Hari ”Love Dare” (sebuah program renungan kehidupan nyata orang Kristen yang dibuat untuk menguatkan pernikahan). Caleb setuju – dan film semakin menarik untuk ditonton khususnya bagi para pasangan menikah yang mengalami situasi seperti Caleb.

Diperjalanan Caleb menjalani program 40 Hari Love Dare, seorang dokter muda Rumah Sakit dimana Chaterine bekerja  berhasil mencuri hati isterinya – yang sedang mengalami retaknya pernikahan rumah tangga tersebut. Perceraian semakin sulit untuk dihindari.

Namun Caleb sebagai pemadam kebakaran yang terbiasa berjuang dengan ancaman api yang mematikan tidak putus asa untuk menyelamatkan pernikahannya yang terancam api-perceraian tersebut.

Film ini semakin menarik ditonton dan memiliki impak yang kuat dengan hadirnya lagu filmnya: ”While I am Waiting”  yang ditulis dan dinyanyikan oleh John Waller, pemuda yang pernah mengalami ditinggal isterinya. Hidupnya bersama YAHWEH sementara ia menantikan isterinya kembali kepadanya adalah pengalaman hidup yang mendasari lagu While I am Waiting tersebut, lagu ini sungguh cocok dengan cerita film Fireproof.

Film ini telah dipakai secara luas oleh organisasi Kristen dan Gereja-gereja pada program yang bertemakan Men’s Camp dan Men’s Breakfast.

Catatan: pada akhir film ini Caleb dipersatukan kembali, ia mencium isterinya yang sebenarnya, bukan Chaterine (Erin Bethea). Produser, direkotor dan para aktor di film ini adalah orang-orang Kristen lahir baru. Para crew film adalah para Jemaat yang bekerja sukarela.

Hak cipta dari artikel ini dimiliki oleh penjalabaja.wordpress.com. Artikel ini boleh diperbanyak dengan syarat alamat blog disertakan dengan lengkap dan bukan untuk tujuan komersial. Persiapkan Jalan Bagi Raja

Iklan

Film RASUL PAULUS (PAUL THE APOSTLE)

Film Rasul Paulus Sutradara: Roger Young
Aktor: Johannes Brandrup
Waktu: 145 menit

Film Paul the Apostle on line

Film adalah film, untuk cerita yang lebih lengkap dan akurat bacalah Alkitab – Kitab Kisah Para Rasul (Kis)

Rasul Paulus tidaklah lain adalah Saulus dari Tarsus, ia menperkenalkan dirinya sebagai “Rasul Ha Mashiah Yeshua oleh kehendak Elohim” (Galatia 1:1 & Efesus 1:1) dan juga “Rasul yang paling hina dari semua rasul” (1 Korintus 15:9).

Saulus bukan sekedar seorang Yahudi yang ahli tentang kitab Taurat (Torah), ia adalah murid dari Gamaliel, Mahkamah Agama Farisi yang sangat dihormati banyak orang (Kis 5:34 & 22:3). Ia juga bukan sekedar “orang dari kota besar,” tetapi internasional; Paulus menguasai bahasa Yunani (yang merupakan bahasa internasional saat itu), lahir di Yunani wilayah Kilikia (sekarang bagian dari Turki), warganegara Romawi (kerajaan terbesar saat itu) dan dibesarkan di Yerusalem (pusat agama monoteisme). Kis 21:37-40.

Kisah hidup rasul Paulus ini sangatlah menarik, seperti terlihat pada film ini. Itu sangat menarik dilihat bukan sekedar ia adalah satu-satunya orang Yahudi yang diangkat sebagai rasul oleh Yeshua khusus untuk memuridkan bangsa-bangsa asing (Goyim/ Gentiles / bukan-Yahudi), lebih dari itu adalah kita bisa menyaksikan bagaimana seorang muda yang sangat fanatik terhadap agamanya – Stefanus, diaken dan martyr pertama tewas dihukum rajam (dilempari batu oleh banyak orang) adalah atas keputusan Paulus, ia juga penganiaya dan pembunuh para pengikut Yeshua Ha Mashiah (Kis 6:7- 9:29 & 1 Kor 15:9) – telah menjadi teraniaya oleh bangsanya sendiri (kelompok-kelompok agama Yahudi) dan oleh bangsa-bangsa asing yang ia beritakan Kabar Baik.

Cerita kehidupan rasul Paulus tentunya tidak dapat dipisahkan dengan Barnabas (diperankan oleh GW Balley), teman sepelayanan Paulus. Film ini diakhiri dengan tayangan sampainya rasul Paulus di Roma – kota impiannya yang terakhir untuk diberitakan Kabar Baik – sebab rasul Paulus berpendapat ”jika kita ingin memenangkan dunia, kita harus memenangkan pusat kotanya,” Roma saat itu adalah pusat kebudayaan sedunia, dan sekaligus sebagai ”ujung bumi” bagi rasul Paulus (Kis 1:8).

Pernyataa rasul Paulus tentang keputusannya yang radikal tertulis pada Galatia 2:19-21

“Sebab aku telah mati oleh hukum Taurat* untuk hukum Taurat, supaya aku hidup untuk Elohim. Aku telah disalibkan dengan Ha Mashiah; namun aku hidup, tetapi bukan lagi aku sendiri yang hidup, melainkan Ha Mashiah yang hidup di dalam aku.
Dan hidupku yang kuhidupi sekarang di dalam daging, adalah hidup oleh iman dalam Anak Elohim (Adonai Yeshua Ha Mashiah) yang telah mengasihi aku dan menyerahkan diri-Nya untuk aku.
Aku tidak menolak kasih karunia Elohim. Sebab sekiranya ada kebenaran oleh hukum Taurat, maka sia-sialah kematian Ha Mashiah.  (Galatia 2:19-21)

Mati oleh hukum Taurat berarti tidak hidup lagi dibawah (under) hukum Taurat; itu bukan berarti Paulus hidup diluar (out of) hukum Taurat. Ia tetap melakukan seluruh perintah Elohim (Taurat), namun ia tidak melakukannya untuk mencari keselamatan kekalnya (Rom 3:20-31; perhatikan ayat 20, 28 dan 31). Rasul Yohanes juga menulis bahwa orang Kristen haruslah memelihara Taurat Elohim, keluar dari situ adalah pelaku dosa,   Setiap orang yang menaruh pengharapan itu kepada-Nya, menyucikan diri sama seperti Dia yang adalah suci. Setiap orang yang berbuat dosa, melanggar juga hukum Elohim, sebab dosa ialah pelanggaran hukum Elohim. Dan kamu tahu, bahwa Ia telah menyatakan diri-Nya, supaya Ia menghapus segala dosa, dan di dalam Dia tidak ada dosa. Karena itu setiap orang yang tetap berada di dalam Dia, tidak berbuat dosa lagi (haruslah berhenti dari budak dosa); setiap orang yang tetap berbuat dosa, tidak melihat dan tidak mengenal Dia.  (1 Yohanes 3:3-6)

 

Hak cipta dari artikel ini dimiliki oleh penjalabaja.wordpress.com. Artikel ini boleh diperbanyak dengan syarat alamat blog disertakan dengan lengkap dan bukan untuk tujuan komersial. Persiapkan Jalan Bagi Raja

  • Kalender

    • Oktober 2017
      M S S R K J S
      « Jul    
      1234567
      891011121314
      15161718192021
      22232425262728
      293031  
  • Cari