RRCina: Orang-orang Kristen mengabaikan larangan pemerintah atas aktivitas Sekolah Minggu

Dengarlah! Adalah seorang penabur keluar untuk menabur. … Dan sebagian jatuh di tanah yang baik, ia tumbuh dengan suburnya dan berbuah, hasilnya ada yang tiga puluh kali lipat, ada yang enam puluh kali lipat, ada yang seratus kali lipat.” (Markus 4:3,8)

Murid-murid Kristen Cina di Kamp Musim Panas

Remaja Kristen Cina di Kamp Musim Panas

Republik Rakyat Cina. Orang-orang Kristen di kota Wenzhou (profinsi Zhejiang) mengabaikan larangan resmi kelas-kelas Sekolah Minggu — dan telah bersumpah untuk terus mengajar anak-anak mereka tentang Yeshua sampai orang percaya melebihi jumlah orang komunis di negara tersebut.

Menurut laporan baru dari Reuters, Gereja-gereja di Wenzhou — dikenal sebagai “Yerusalemnya Cina” karena komunitas Kristen yang cukup besar — mulai mengajar anak-anak di rumah pribadi atau di tempat lain setelah pihak berwenang melarang aktivitas Sekolah Minggu awal tahun ini.

“Iman prioritas pertama, pendidikan sekolah hal yang kedua,” seorang ibu dengan nama keluarga Chen berkata. “Anak-anak harus menghadiri kelas-kelas Alkitab sebab sekolah-sekolah pemerintah gagal menyediakan tuntunan moral yang cukup dan kerohanian.

“Obat-obatan, porno, perjudian dan kekerasan adalah masalah serius di antara remaja masa kini dan game-game video sangat menggoda,” ibu ini bercerita kepada Reuters. “Kami tidak bisa bersama dengan putra kami sepanjang waktu, jadi hanya melalui iman kita dapat membuat dia mengerti (yang tepat untuk dilakukan).” Ibu ini menambahkan, “pastilah akan ada lebih banyak orang Kristen beriman pada generasi berikutnya. Kemampuan untuk iman Kristen untuk ada diwariskan dan diteruskan sedang bertumbuh pesat.”

Selain melarang Sekolah-sekolah Minggu di beberapa kabupaten Wenzhou, anak-anak di daerah lain dilarang mengambil bagian dalam kegiatan-kegiatan iman, termasuk kamp-kamp Musim Panas. Saat itu, pihak berwenang memberi alasan “udara panas” kemungkinan menimbulkan bahaya kesehatan.

Reuters memperhatikan bahwa sementara hukum negara Cina secra resmi megijinkan kebebasan beragama untuk semua orang, termasuk anak-anak, peraturan perlindungan anak di bawah umur dan pendidikan juga mengatakan agama tidak dapat digunakan untuk “memaksa” anak-anak untuk percaya.

Pada bulan September, pemerintah merilis peraturan baru yang memperluas pengaruh negara dalam pengawasan pendidikan agama di seluruh negara. Para pejabat Cina sebelumnya memperingatkan orang tua Kristen bahwa jika mereka tetap membawa anak-anak mereka ke Gereja-gereja yang tidak disetujui oleh pemerintah, keturunan mereka akan dilarang dari menghadiri kuliah atau melayani di militer, dan akan menghadapi tindakan hukum.

Gereja-gereja Protestan yang dibawah kontrol pemerintah Cina dikenal sebagai Gerakan Patriotik Tiga-Mandiri [3-M](the Three-Self Patriotic Movement) secara khusus melarang para anggotanya “mencuci otak” para remaja dengan kepercayaan agama dan melarang membawa anak-anak ke aktivitas keagamaan.

“Pemerintah sedang mencoba mengkontrol ideologi,” seorang Kristen bernama keluarga Zhang bercerita kepada seorang karyawan pengawas penganiayaan China Aid. “Selama periode (presiden) Jiang Zemin dan Hu Jintao, pemerintah ada toleran terhadap kotbah dan pekerjaan pemberitaan Injil. Setelah Xi Jinping memasuki kekuasaan, cengkraman pemerintah atas agama semakin kuat.”

Pada tahun 2014, pemerintah meluncurkan sebuah kampanye di Wenzhou untuk menghancurkan Gereja-gereja “ilegal” dan meruntuhkan tiang-tiang salib. Selama kampanye “keindahan” itu, tiang-tiang salib sebanyak 360 buah disingkirkan (dengan paksa) dari tempat-tempat ibadah.

Jemaat Wenzhou protes menentang aksi anti-Salib pemerintah RRC

Jemaat protes anti-Salib pemerintah RRC

Ratusan orang Kristen, termasuk pendeta, pengacara dan aktivis, telah ditangkap karena berbicara melawan penganiayaan yang terus-menerus, dan banyak dari mereka masih ditahan. Para pengacara HAM (hak asasi manusia) yang memberikan bantuan hukum kepada jemaat di Cina telah menjadi korban atas kebrutalan polisi dan dipaksa mengaku di depan siaran TV pemerintah bahwa mereka telah mengganggu keamanan, dan mengancam keamanan negara.

Walaupun adanya larangan-larangan tersebut, diperkiran ada sekitar 30 juta Kristen di Cina, sementara sumber independen memperkirakan jumlah sekitar 60 juta, mayoritas mereka adalah orang-orang Protestan. [Ini hanya jumlah jemaat dari Gereja 3-M, jika ditambah dengan jemaat “Gereja bawah tanah” jumlah pasti lebih dari 200 juta, sebab tahun 2014 saja itu telah mencapai 163 juta orang Kristen laporan menulis, baca: How many Christians in China?]

Sarah Cook, seorang penganalisa dari Freedom House dan kelompok penasehat yang berbasis di New York (AS) berkata kepada Reuters, bahwa Partai Komunis Cina hanya dapat mengontrol sejauh pendidikan iman, “Akanlah selalu ada berlangsung dimana anak-anak di rumah yang cerita-cerita sebelum tidur mereka adalah berasal dari cerita Alkitab.”

Sumber terjemahan: Christians in China Ignore Sunday School Ban: Vow to Teach Children About Jesus Anyway by Leah Marieann Klett (Dec 27, 2017), Gospelherald.com
Baca lebih lanjut

Iklan

Ethiopia: Mantan Muslim bangkit dari kematian mengejutkan para tetangganya, memenangkan banyak jiwa bagi Ha Mashiah

Lalu Ia berkata kepada mereka: “Pergilah ke seluruh dunia, beritakanlah Injil kepada segala makhluk. Siapa yang percaya dan dibaptis akan diselamatkan, tetapi siapa yang tidak percaya akan dihukum.” (Markus 16:15-16, ITB)

Shubisa Fatuma bersama suami dan missionari Warsa

Para tetangga Muslim Fatuma dan sanak-familinya sedih atas meninggalnya ibu yang masih muda dari sembilan anak ini. Namun setelah menangisi kematiannya selama 12 jam, Elohim membuat sebuah mujizat yang menyentuh hati banyak jiwa.

”Ini adalah satu dari banyak kesaksian-kesaksian yang tidak umum yang pernah kami catat di pelayanan AIMS kami,” Dr. Howard Foltz berkata, presiden dan pendiri organisasi AIMS.

”Itu dimulai ketika seorang pemuda bernama Warsa diselamatkan (menerima Yeshua sebagai Juruselamatnya) dan kemudian Elohim berkata kepada dia bahwa ia akan dipakai oleh Elohim untuk melihat orang-orang mati dibangkitkan.”

Dilatih sebagai seorang misionari oleh AIMS, Warsa siap menjangkau banyak Muslim dengan Kabar Baik tentang Yeshua Ha Mashiah. Kemudian seorang wanita di desanya menjadi sakit.

”Selama dua bulan saya sakit berat,” Fatuma Shubisa berkata. Fatuma tumbuh di keluarga Muslim, tetapi ia dan suaminya telah berpindah ke Kristianiti.

Suatu hari ibu Fatuma datang berkunjung untuk melihat putrinya yang sedang sakit, namun terkejut ketika ia tiba menemukan putrinya tidak bisa bergerak dan tidak berespons. Ia berusaha mencari denyut nadi dan detak jantungnya, tetapi tubuh Fatuma sudah menjadi dingin.

Lalu ia menutup kedua mata Fatuma dan meluruskan kakinya. Tidak berkuasa mengontrol kesedihannya, ia mulai merintih begitu dalam sehingga guncangan tubuhnya membangkitkan banyak tetanggannya yang juga hadir saat itu turut bersedih hatih.

Pada saat roh Fatuma meninggalkan tubuhnya (kondisi meninggal dunia), rohnya dibawa ke Sorga. Pribadi pertama yang ia temui adalah kakak ipar dari suaminya, yang meninggal dua tahun lebih dahulu.

”Saudara laki-laki dari suami saya meraih tangan saya dan memimpin saya,” Fatuma bercerita. Rumahnya di bumi mengucapkan ”sebuah galian terbuka,” Surga terbuka baginya.

”Saya pergi ke sebuah tempat dimana setiap orang berpakaian dari emas,” Fatuma berkata, ”Saya melihat bumi seperti sangat kotor.” Di Sorga, ia merasa ”bebas dan bersih.”

Fatuma juga bertemu mertua perempuannya di Sorga, ”Ia memohon mereka untuk mengirim saya balik supaya saya dapat mendidik anak-anakku,” ia mengingat.

Sementara itu, seorang missionari bernama Warsa Buta sedang berjalan tidak jauh dari rumah yang sedang berduka tersebut dan melihat kumpulan di sekitar rumah Fatuma. Ketika ia pelajari kematiannya, ia pegi masuk dan mulai berdoa.

Beberapa orang yang hadir bertanya-tanya mengapa ia berdoa, toh wanita itu sudah meninggal dunia selama 12 jam. Ketika ia menderngar gerutuhan mereka, ia bersikeras untuk tetap berdoa, sebab ia ingat janji Elohim ketika ia menjadi Kristen, bahwa ia akan dipakai pada momen sedemikian ini. Dapatkah ini harinya?

”Saya  memiliki iman bahwa Adonai akan bekerja melalui diriku,” Warsa berkata, ”Saya berdoa seperti Peter telah berdoa, ’Fatuma, bangkit … Saya perintahkan kamu dalam nama Adonai, bangkit hidup. Fatuma, bangkitlah dalam nama Yeshua!”

Tiba-tiba, Fatuma bangkit duduk di ranjangnya, sementara setiap orang terpana.

”Saya temukan diriku sendiri di dalam tubuhku,” Fatuma mengingat, ”Saya berkata, ’Apakah ini? Apa yang sedang terjadi? Apa yang sedang berlangsung?

Kebanyakan orang yang berada di sekitar dirinya tidak bisa berkata-kata. ”Dapatkah ia memanggil kembali orang yang telah mati – jiwa kembali ketubuhnya?” seorang bertanya

”Jika ini sungguh, kita semua akan menjadi orang Kristen,” seorang pria berkata. ”Elohimmu adalah sungguh Elohim yang sangat berkuasa!” lainnya berseru

Pada saat itu banyak orang yang menjadi percaya kepada Adonai Yeshua dan ada sukacita besar di desa Fatuma. Fatuma yakin ia tahu alasan mengapa ia hidup kembali.

”Saya kembali karena itu adalah kehendak Elohim bagi ku untuk hidup bersama anak-anakku, namun saya tentunya ada lebih bahagia kembali ke sana (ke Sorga),” ia berkata.

”Sekarang saya telah melihat  ketika seorang Kristen meninggal dunia, ia pergi ke tempat yang lebih baik dan tubuhnya kembali ke debu. Untuk yang tidak percaya, Neraka adalah tempat yang menyedihkan. Tetapi ketika seorang Kristen meninggal dunia ia pergi ke sebuah tempat dimana segala sesuatu adalah baik, dimana setiap orang berbahagia,” Fatuma berkata

Dr. Howard Foltz percaya Elohim akan memakai kesaksian-kesaksian yang luar biasa seperti Fatuma ini untuk membuat trobosan-trobosan diantara kelompok-kelompok suku yang belum terjangkau (Injil). ”Tujuan kami adalah untuk melihat semua 35 kelompok suku yang belum terjangkau di Ethiopia dapat terjangkau oleh Injil Yeshua Messiah,” ia berkata. Ia berkata bahwa kesaksian mujizat atas Faruma juga telah dilaporkan oleh The 700 Club, (divisi pelayanan CBN.com)

Sumber: Former Muslim raised from the dead shocked her neighbors, won many to Christ by Mark Ellias, published February 9, 2012

Artikel ini disalin ulang seijin pemiliknya, JHNoteblog.wordpress.com.  Terima kasih untuk saudara Joseph Hendry, GBU!

Hak cipta dari artikel ini dimiliki oleh penjalabaja.wordpress.com. Artikel ini boleh diperbanyak dengan syarat alamat blog disertakan dengan lengkap dan bukan untuk tujuan komersial. Persiapkan Jalan Bagi Raja

Gereja-gereja Rumah berlipat ganda di Iran meskipun teraniaya

Gereja Rumah di Iran belajar Alkitab bersama

Pelajaran Alkitab di Gereja Rumah

Kristianiti sedang menyebar secara cepat di dalam (negara) Iran meskipun tindakan keras pemerintah terhadap gereje-gereja rumah. CBN melaporkan (9/3/2016)

Tulisan di bawah ini adalah terjemahan dari sumber aslinya: House Churches Multipying Inside Iran Despite Persecution & Fatima’s testimony; CBN.com.  Kalimat dalam kurung ditambahkan dari penterjemah situs Penjalabaja.

Sebagian orang Kristen berpendapat tindakan-tindakan Republik Islam tersebut sesungguhnya telah menciptakan efek sebaliknya.

Sebuah organisasi yang berbasis di London yang melatih orang-orang Kristen Iran melaporkan ratusan ribu orang Kristen baru – para mantan Muslim – sedang menyembah secara  rahasia dalam gerakan gereja rumah yang bergerak secara cepat di dalam Negara Islam Republik tersebut.

Menurut The Christian Post, sebuah sumber yang berhubungan dengan the Pars Theological Centre berkata bahwa pertumbuhan cepat gereja akan tepatnya merubah masyarakat Iran

“Ini bukanlah sama sekali sebuah gerakan politik, tetapi itu akan memiliki implikasi

Perubahan status sosial wanita Iran di bawah Negara Islam Republik Iran

Status Wanita Iran

politik karena hal ini menyentuh dasar inti dari masyarakat. Ini bertarung melawan kecanduan narkoba dan prostitusi. Jika Anda ingin tinggal di sebuah negara yang tidak mendanai para terroris, Anda harus mengembangkan nilai-nilai dasar,” kata sumber itu.

“Ini bukanlah anti-orang Iran, itu adalah sebuah gerakan orang Iran. Jumlah orang-orang Muslim yang berpaling ke Mashiah sungguh-sungguh besar,

Sebagai seorang gadis remaja di Iran, Fatima mulai mempertanyakan iman Islamnya dan mulai mencari Elohim di tempat-tempat lain. Satu malam, dia bermimpi bahwa dia berjalan bersama Yeshua di sebuah taman mawar. Klik di sini untuk menonton apa yang terjadi selanjutnya: Fatima’s Quest for God | CBN.com

 

Jadi, berapa banyak orang Iran telah memeluk Kristianiti? Menurut Open Door AS, sebanyak 450.000 orang Iran sekarang mempraktekkan Kristianiti di dalam negara tersebut. Kelompok-kelompok lainnya memberikan figur setinggi satu juta. [Saya yakin sekarang sedikitnya lebih dari 2-5 juta. Silahkan baca artikel (9/2009) ini: Iran: Kebangunan Rohani besar-besaran telah datang!]

Tak lama setelah Mahmoud Ahmadinejad telah terpilih menjadi presiden pada tahun 2005, pemerintah Iran meluncurkan penumpasan besar-besaran terhadap gereja-gereja rumah.

Dan meskipun penguasa yang disebut moderat, termasuk Hassan Rouhani sebagai presiden, tindakan keras terus berlanjut atas gereja-gereja rumah.

Marziyeh Amirizadeh dan Maryam Rostampour Iranian Kristen

Marziyeh dan Maryam terpenjara di Penjara Evin karena iman Kristennya

Bulan lalu saja, sebuah pengajuan pengadilan meluncurkan tuduhan menentang empat orang Kristen gereja rumah di Ahwaz, Iran karena melakukan “pertemuan-pertemuan ilegal” dan “mencoba untuk menyebarkan Kristianiti dan memindahkan para Muslim.”

Polisi rahasia telah menangkap Pastor Amin Khaki, Daniel Barounzadeh, Mohammed Bahrami, dan Rahman Bahmani saat berpiknik di Iran selatan. Menurut Present Truth Ministries, polisi-polisi berpakaian sipil menodongkan pistol-pistol mereka pada orang-orang Kristen tersebut dan bahkan memukul beberapa dari antara mereka.

Rahman Bahmani mengatakan kepada para penginterogasi dia berpindah ke Kristianiti empat tahun yang lalu dan “Saya berubah banyak. Saya dahulu bukanlah seorang pria yang baik dan ketika istri saya melihat perubahan dalam diri saya, ia juga berpindah ke Kristianiti, dan ketika ditanya bagaimana saya telah disembuhkan saya mengatakan, ‘Yeshua menyembuhkan saya.'”

Bahmani dan tiga orang lainnya ini dijatuhi hukuman satu tahun penjara, dan pengadilan melarang mereka menghadiri gereja, atau melakukan pelayanan gereja selama dua tahun. [Baca buku Captive In Iran by Maryam & Marziyeh, bagaimana Elohim merubah isi penjara Evin yang terkenal sadis di Iran ini menjadi ladang penginjilan yang subur.]

Di Iran, hanya gereja-gereja yang telah disetujui pemerintah boleh beroperasi, dan kebaktian-kebaktian Kristen dilarang dilakukan dalam bahasa Persia. [Orang Iran adalah orang Persia, hanya sedikit dari mereka yang bisa berbahasa Arab. Pemerintah mencoba melenyapkan indentitas asli orang Persia, seperti yang telah terjadi di hampir seluruh negara-negara Timur Tengah dan Afrika utara]

Tapi risiko terbesar bagi orang-orang Iran yang meninggalkan Islam untuk iman Kristen mereka adalah mereka dianggap murtad dan di bawah hukum Islam, mereka harus dihukum mati. [Ini bukti nyata di bawah hukum, bahwa Islam adalah agama paksaan: sejak lahir telah ia ditentukan oleh orang tuanya dan lingkungannya untuk jadi Muslim, dan ketika besar harus tetap di dalam Islam]

Sejauh ini, Bahmani dan yang lainnya belumlah didakwa sebagai para murtad. Organisasi Present Truth Ministries meminta orang-orang Kristen berdoa bagi saudara-saudara kita ini yang tetap setia kepada Mashiah. Dan “berdoalah supaya kesaksian mereka dapat menjadi kemuliaan bagi Elohim.”

Bacaan yang sejenis:

Baca lebih lanjut

Murtad-murtad Iran membawa kehidupan kepada Gereja Jerman

BERLIN—Bagian dari Jerman yang adalah wilayah-wilayah sangat tanpa-iman di dunia. Pengumpulan suara menunjukkan bahwa percaya kepada Elohim di timur komunis tua ini (Berlin Timur adalah bekas bagian dari Komunis Rusia) hanyalah 13 persent.

Tetapi pengunjung gereja bertambah, terima kasih kepada para bekas orang Islam dari Iran. Pada Gereja Pertolongan Rumah Elohim (The House of God’s Help) di Berlin, oran-orang Persia yang berpindah ke Kristen telah membuat jumlah jemaat menjadi dua kali lipat.

“Itu telah datang seperti hujan dimusim panas yang tidak diduga,” diakon gereja Rosemarie Götz berkata. “Tiba-tiba orang-orang baru mulai berdatangan setiap minggu dan minta untuk ada dibaptis.”

“Pada mulanya hanya lima atau enam orang-orang Iran datang… dan kemudian mereka membawa teman-teman dan tetangga-tetangga mereka.”

Video dapat dilihat pada sumber aslinya (link tersedia di bawah).

Jerman telah menggalami suatu pertumbuhan agama Islam tahun ini. Para orang Islam telah melakukan kampanye nasional memberi Kuran di negara ini yang secara besar telah meninggalkan Kristianiti.

Tetapi para immigran  Iran, atau orang-orang Persia, telah mengalami kegelapan dan tekanan Islam di dalam negara asli mereka, dan mereka lapar akan kebebasan dan sukacita Kristianiti.

”Saya telah bertemu beberapa kali dengan teman-teman di Tehran (ibukota Iran) di sebuah gereja bawah tanah (sebutan untuk ”gereja rahasia”) dalam sebuah apartment dan mereka berbicara tentang Yeshua,” seorang pemuda bernama Michael, yang menghadiri gereja berkata kepada CBN News. ”Kami melakukan pelajaran-pelajaran Alkitab, tetapi terkadang tanpa Alkitab” [sebab tidak mudah didapat di Iran]. Dan lima tahun lalu saya dibaptis di dalam sebuah bakmandi.”

Semua orang Persia yang berbicara kepada CBN News berkata mereka menerima Ha Mashiah (Kristus) di Iran dan kemudian harus melarikan diri atau resiko penjara atau mati.

”Saya suatu hari sedang pergi ke sebuah pertemuan gereja rumah ketika saya melihat polisi diluar gedung, jadi saya tidak jadi masuk,” anggota gereja lainnya bernama David bercerita kepada CBN News. ”Dan kemudian saya telpon kerumah dan ibuku berkata, ’Polisi telah disini mencari kamu.’ Jadi saya tahu saya tidak dapat pulang kerumah, jadi mereka menolong saya lari dari negara.”

Seorang wanita bernama Nafiseh berkata itu sungguh susah belajar tentang  Kristianiti di Iran, ”Sebab itu dilarang jika seorang Islam dan ingin menjadi Kristen, suamiku pada waktu itu orang Islam dan ketika ia tahu bahwa saya ingin menjadi Kristen, dia melarang saya.”

“Saat itu sungguh sulit; saya harus meninggalkan kedua orang tua saya, jadi saya kehilangan rumahku, keluargaku,” wanita ini berkata.

Murtad-murtad beneran?
Götz berkata beberapa orang murtad tersebut terkejut mengetahui begitu banyak orang Jerman tidak tertarik di dalam Kristianiti. Ibu ini berkata, Kebanyakan mereka telah menjadi Kristen di Iran dan tahu lebih banyak tentang Kristianiti dari apa yang kamu harap. Mereka lebih didepan dari kita secara umum sebab mereka sudah dianiaya karena Mashiah dan mereka telah mengetahui dengan sangat cepat bahwa banyak orang Jerman adalah Kristen dalam panggilan saja. Dan mereka kecewa para Jerman menyia-nyiakan kebebasan beragama.”

Beberapa orang Jerman curiga kemurtadan mereka, sebab ada di baptis dapat menolong seorang pengungsi tinggal di Jerman dari pada di deportasi. Jadi Götz membuat para Persian murtad tersebut pergi melewati jadwal ketat kelas-kelas Alkitab.

”Saya telah curiga bahwa beberapa dari mereka hanya ingin dibaptis supaya mereka dapat ijin tinggal mereka di Jerman, ternyata yagn demikian hanyalah sedikit,” ibu ini berkata. ”Nyatanya, mereka yang telah dibaptis telah kembali kepada iman kita (Kristianiti) dan mengikuti kelas baptisan untuk keempat kalinya.”

Phenomena seluruh negara.
Tidaklah diketahui berapa banyak immigran Persia telah murtad dan bergabung di gereja-gereja Jerman, tetapi itu telah menjadi phenomena seluruh negara Jerman, dan yang dibaptis telah mencapai jumlah ribuan.

Pada (gereja) Pertolongan Rumah Elohim itu telah menguatkan jemaatnya.

”Orang-orang muda ini, berenergi, Kristen-kristen Iran yang rajin telah membawa sedikit kebangunan rohani dari Iran ke jemaat kami,” Götz berkata. ”Dan saya mengucap syukur bahwa jemaat lokal membuka hati-hati  mereka untuk mereka (orang Persia tersebut).”

Diterjemahkan dari:  Iranian Converts Bringing Life to German Church; ditulis oleh Dale Hurd; Dale Hurd adalah CBN News Senior Reporter (18/12/2012)

Baca juga:
Iran: Kebangunan rohani besar-besaran telah datangRibuan Muslim tinggalakan Islam di IrakSatelit SAT-7 semakin laris di Timur TengahKebangunan rohani di UkraniaRoh Kudus melawat Aceh dan Pekan BaruKebangunan Rohani di Indonesia; Penglihatan

Hak cipta dari artikel ini dimiliki oleh penjalabaja.wordpress.com. Artikel ini boleh diperbanyak dengan syarat alamat blog disertakan dengan lengkap dan bukan untuk tujuan komersial. Persiapkan Jalan Bagi Raja

 

 

 

 

Mimpi dan Penglihatan Memindahkan Para Muslim kepada Ha Mashiah (Kristus)

Diterjemahkan dari artikel CBN: Dreams, Visions Moving Muslims to Christ

Pada artikel bahasa Indonesia ini, telah ditambahkan kalimat-kalimat yang berasal dari video clip yang tidak tertulis di artikel bahasa Inggrisnya.
Selamat membaca dan semoga menjadi berkat. Penjala Baja

JERUSALEM, Israel – Beberapa tahun lalu, Ali berziarah Muslim ke Mekah yang dikenal sebagai (naik) Haji.
“Tentu saja ketika saya pergi ke Mekah saya dengan tujuan membayar penghormatan kepada Kabba dan untuk memenuhi persyaratan-persyaratan didalam (agama) Islam,” katanya.
Tapi perjalanan menjadi lebih dari sebuah perjalanan keagamaan dari yang dia pernah bisa bayangkan.

“Malam itu saya melihat Yeshua dalam mimpi. Pertama, Yeshua menyentuh dahiku dengan jari-Nya. Dan setelah menyentuh saya, Dia berkata, ‘Kamu milik-Ku‘, Ali mengenang.
“Kemudian Dia menyentuh saya di atas hati saya,” lanjutnya. ‘Kamu telah diselamatkan, ikutilah Aku. Kamu milik-Ku,’ katanya.”

Kisah Ali di Mekkah diceritakan dan didramatisasi dalam DVD berjudul “More Than Dreams.”

“Saya memutuskan saya tidak akan menyelesaikan haji tersebut, naik haji. Apapun alasannya, saya akan mengikuti suara tersebut,” dia menerangkan.
Dokumen-dokumen film dan cerita Ali ini dan beberapa Muslim lainnya yang telah beriman di dalam Yeshua melalui mimpi atau visi.

“Kami melihat itu di mana-mana. Kami mendengar tentang orang-orang yang bahkan tidak pernah berpikir tentang Yeshua sebagai penyelamat,” mereka Muslim-muslim sungguhan dan mereka sedang mengalami mimpi terus-menerus.” kata Tom Doyle, dari E3 Ministries.

Doyle dan istrinya Joanna membawa Injil ke dunia Muslim. Dia juga penulis buku yang akan datang, Dreams and Visions: Is Jesus Awakening the Muslim World? (Mimpi-mimpi dan Penglihatan-penglihatan: Apakah Yeshua sedang membankitkan Dunia Muslim?)

“Saya pikir Elohim kita adalah Elohim yang adil, Dia adalah benar dan adil, dan orang-orang sedang mencari dan mereka tidak tahu ke mana harus pergi,” kata Doyle.

“Mungkin mereka tidak memiliki Alkitab, mungkin tidak ada misionaris di desa tersebut,” katanya. “Dia akan menyampaikan pesan tersebut kepada mereka entah bagaimana.”

Fenomena mimpi-mimpi dan penglihatan-penglihatan telah muncul di seluruh dunia Muslim, dari Indonesia ke Maroko.
“Di gereja jika Anda bertanya berapa banyak orang telah datang kepada Mashiah, 80 persen akan mengatakan, ‘Saya telah melihat Dia dalam mimpi,” seorang wanita di Asia Tengah mengatakan kepada CBN News. Identitasnya dirahasiakan untuk alasan keamanan.

Seorang teman Kristen telah menantang wanita ini untuk meminta Elohim berbicara kepada dia secara pribadi.
“Jadi saya memutuskan untuk meminta kepada-Nya,” wanita ini berkata. “Keesokan harinya … dalam mimpiku aku melihat Yeshua, Yeshua sebagai Jembatan … Saya memutuskan untuk datang kepada-Nya.”

Hazem Farraj tuan rumah dari pelayanan “Reflections“, sebuah program satelit bagi umat Islam. Dia mengatakan dia sering mendapat tanggapan tentang mimpi-mimpi dan penglihatan-penglihatan.

“Seorang wanita menulis kepada saya bahwa ia tidak dapat tidur … wanita ini berkata, ‘lalu saya menyalakan televisi dan kamu ada disana … kata-kata yang keluar dari mulut Anda begitu damai saya jadi tertidur,'” Farraj mengenang.

Dia berkata, “Ketika saya tertidur akhirnya saya memiliki sebuah penglihatan tentang Yeshua, dan saya melihat Adonai (Tuhan) Yeshua berjubah putih bercahaya menunjuk kepada seorang pria, saya tahu itu adalah Abraham, sedang mempersembahkan Ishak, begitu saya selesai menoleh saya tahu bahwa Yeshua, Ha Mashiah (The Christ/ Kristus) adalah korbanya, Putra Elohim.”

Doyle mengatakan mimpi atau penglihatna biasanya awal, bukan akhir, dari perpindahan seorang Muslim.
“Tidak ada seorang Muslim yang pergi tidur dan bangun seorang Kristen, tetapi menghancurkan hambatan palsu yang melekat dalam Islam; ‘orang Kristen memiliki tiga Elohim (Allah)’ dan ‘Alkitab telah dikorupsi,’ “ jelas Doyle.

Doyle mengatakan bawah revolusi politik di Timur Tengah saat ini, itu dapat dilihat sebagai sebuah gempa bumi rohani.
“Sebagai mana hal-hal memanaskan secara politik dan agama di dalam Islam, Roh Kudus bergerak bahkan lebih kuat,” kata Joanna (Isterinya Tom).
“Ini adalah waktu ketika hati terbuka, orang-orang putus asa, para pemerintah bertukar,” suaminya menambahkan. “Fondasi semua orang mengalami keretakan besar di dalamnya dan Yeshua adalah jawaban yang dapat masuk dan mengisi kebutuhan tersebut.”

Banyak veteran misionaris bagi dunia Muslim mengatakan mimpi-mimpi dan penglihatan-penglihatan, beserta dengan televisi satelit, sedang memperkenalkan para Muslim kepada Yeshua dalam jumlah yang belum pernah terjadi sebelumnya.
Mereka menambahkan bahwa lebih banyak Muslim yang datang kepada Yeshua sekarang dibanding pada waktu lainnya dalam sejarah 1.400 tahun Islam.

Keluarag Doyle ingin orang percaya di Barat untuk bergabung dengan revolusi rohani ini.
“Tidak semua orang akan pergi ke Timur Tengah. Tapi mereka dapat berdoa [sedikitnya],” kata Doyle.
“Dan tidak ada pemerintah, tidak ada pemimpin yang dapat memblokir doa syafaat di seluruh dunia,” katanya. “Jadi kita perlu berdoa sebagai orang-orang percaya bahwa Elohim akanlah terus mendorong keluar Injil sampai ke ujung bumi.”

Komentar dari beberapa pembaca: (penekanan ditambahkan, huruf besar dari aslinya).
Susan – Ini adalah satu hal dimana pemerintah dan para demokrat TIDAK DAPAT MENGHENTIKAN ATAU MENGKLAIM!!! ELOHIM SEKARANG MENGGERAKKAN HATI-HATI ORANG … YESHUA HA MASHIAH SEDANG PADA JALAN-NYA

Doug – Ini adalah kabar terbaik saya pernah baca dalam periode yang lama. Saya harus akui, belakangan ini saya telah berada dalam kamp “bunuh mereka semua.” Banyak hal-hal yang telah saya baca di media telah mengisi saya dengan kebencian terhadap Islam. Bagaimana pun beberapa minggu yang baru saja berlalu Roh kembali mengingatkan saya tentang perbedaan antara Islam dan para Muslim. Orang-orang Muslim adalah tangan Elohim, Dia rindu melihat mereka datang kepada-Nya persis sebagimana kebanyakan kita telah datang. Dia memanggil mereka melalui nama dan mereka menjawab; sungguh terpujilah Elohim!

Sekarang Elohim telah merendahkan saya, saya melihat jelas dosa saya sendiri. Saya tidak berdoa untuk orang-orang ini sebagaimana saya seharusnya berdoa….Teman-teman, jangan biarkan judul-judul utama berita harian membelokkan kalian dari senjata yang sangat berkuasa yang kita miliki, Doa!
Kepada mereka yang baru saja berpindah dari Islam, selamat datang para saudara dan saudari saya, saya merindukan melihat kamu segera.

Bygrace – Betapa Setia dan  Belas kasihan Yeshua yang kita miliki. Firman-Nya ”Saya telah memanggil domba-Ku, mereka tahu suara-Ku dan mereka datang kepada-Ku.” Ini adalah akhir jaman dan Dia sedang mengumpulkan Milik-Nya kepada-Nya. Saya tidak dapat cukup   memuji Adonai untuk Kasih-Nya. Dia mengasihi setiap pribadi secara tersendiri sebagaimana mereka ada, sebagaimana Dia telah ciptakan mereka.

Bybee – Terima kasih Elohim Yang Mahakuasa untuk melayakkan saya  melihat kegerakan besar ini di dalam hati-hati orang Muslim sebelum saya meninggal!!!
Saya sungguh mengucap syukur Elohim bahwa Engkau telah meletakkan di dalam banyak hati untuk berdoa bagi para saudari dan saudara kami yang terhilang. Elohim, kami juga memohon Engkau menjagai mereka aman. Saya merasakan kesukan besar sedemikian rupa!  … Saya inging terus bertepuk tangan untuk Engkau! TERIMA KASIH … TERIMA KASIH … TERIMA KASIH!

 

Hak cipta dari artikel ini dimiliki oleh penjalabaja.wordpress.com. Artikel ini boleh diperbanyak dengan syarat alamat blog disertakan dengan lengkap dan bukan untuk tujuan komersial. Persiapkan Jalan Bagi Raja
 

Roh Kudus Melawat Aceh & Pekanbaru

Aceh. Ratusan telah menyerahkan hidup mereka kepada Yeshua, dengan Roh Kudus meneguhkan firman-Nya secara kuat melalui tanda-tanda ajaib. Dan banyak orang disembuhkan.

Tidak pernah di dalam sejarah Aceh pernah ada sebuah pertemuan umum Kristen pernah dilaksanakan seperti yang terjadi pada tahun 2010 ini. Ini benar-benar suatu sejarah yang besar untuk orang Aceh, khususnya pembicara utamanya adalah seorang penginjil perempuan: Mss. Suzette Hattingh, pemimpin dari Voice in the City.

Beberapa menit sebelum kotbah diberikan pada pertemuan terakhir, Mss. Suzette  tiba-tiba merasakan bahwa ia harus memimpin para hadirin kedalam doa syafaat. Tidak lama kemudian setelah doa syafaat, dikabarkan bahwa 13 terroris yang mencoba mengacaukan pertemuan rohani tersebut telah ditangkap oleh tentara.

Pertemuan Kebangunan Rohani ini telah terlaksana atas kerja sama yang baik antar gereja di Aceh, para pemimpin gereja Injili mengatur pertemuan-pertemuan, musik dan pujian dilayani oleh team penyembahan dari gereja Pentakosta dan tempat pertemuan disediakan oleh gereja Katolik. Dan didukung oleh 90 pendeta lokal dari berbagai aliran gereja.

Pekanbaru. Dari Aceh rombongan Mss. Suzette bergerak ke bawah, kota Pekanbaru. Di sinipun terjadi hal-hal yang besar. 120 gereja lokal terlibat di dalam penginjilan ini. Sedikitnya sekitar 40-50 orang lari kedepan panggung untuk memberi kesaksian apa yang Elohim telah kerjakan di dalam diri mereka selama pertemuan di kota ini. Seorang anak laki berumur 13 dengan tangan yang patah karena kecelakaan disembuhkan dengan segera. Seorang bapa keturunan Cina yang selama dua puluh tahun menderita kesakitan yang berat oleh karena punggulnya disembuhkan secara total. “Dari malam ke malam lainnya saya menumpangkan tangan saya kepada setiap yang sakit atau cacat yang telah berkumpul pada tempat pertemuan kami … Tiba-tiba suatu malam Elohim berbicara kepada saya untuk menyatakan kesembuhan dalam radius 25 km dari mana kami berada. Segera kesaksian-kesaksian berdatangan dari orang-orang yang telah dilawat oleh Elohim di dalam rumah-rumah mereka; bahkan dari orang-orang yang diluar kepercayaan Kristen juga disembuhkan.”

Ia akan kembali berada di Indonesia bulan Agustus dan Oktober 2010.


Yeshua Ha Mashiah mengasihi suku Aceh, sekalipun mayoritas dari mereka menolak tawaran kasih-Nya, tepat seperti firman di bawah ini:

Untuk seseorang yang adil pun sukar orang mau mati. Barangkali untuk seseorang yang baik, ada juga orang yang berani mati. Tetapi Elohim menyatakan kasih-Nya kepada kita ketika Ha Mashiah (Kristus) mati untuk kita pada waktu kita masih orang berdosa. (Roma 5:7-8 IBIS)

Disadur dari Spirit Wind; edisi ke Sembilan 2010 Voice in the City’s Teaching Newspaper

Jika pembaca tertarik akan pelayanan Mss. Suzette dan ingin mendapatkan majalah Spirit Wind ini, silahkan menulis e-mail ke www.voiceinthecity.org. Voice in the City akan mengirimkannya secara teratur dan Cuma-cuma.

Hak cipta dari artikel ini dimiliki oleh penjalabaja.wordpress.com. Artikel ini boleh diperbanyak dengan syarat alamat blog disertakan dengan lengkap dan bukan untuk tujuan komersial. Penjala Baja (Persiapkan Jalan Bagi Raja)

Kebangunan Rohani di Indonesia; penglihatan

Dengan perbuatan-perbuatan yang dahsyat dan dengan keadilan Engkau menjawab kami, ya Elohim yang menyelamatkan kami, Engkau, yang menjadi kepercayaan segala ujung bumi dan pulau-pulau yang jauh-jauh; YAHWEH adalah Raja! Biarlah bumi bersorak-sorak, biarlah banyak pulau bersukacita! Mazmur 65:6 dan 97:1

Gambar ini tidak ada hubungannya dengan gambar di penglihatan.

Penglihatan ini diberikan YAHWEH kepada seorang pria Australia sekitar tahun 2004. Diceritakan kepada saya oleh seorang missionary Scandinavia untuk Indonesia. Penglihatan kebangunan rohani ini nampak sebagai berikut:

Pria ini sedang berada di suatu gedung pameran lukisan. Gedung ini sungguh besar dan penuh dengan lukisan-lukisan yang indah-indah. Banyak sekali pengunjung di dalam gedung pameran ini.

Dari sekian banyak lukisan yang dipamerkan terdapat suatu lukisan (peta kepulauan) Indonesia. Tidak ada seorang pun yang tertarik melihat lukisan yang satu ini, sebab lukisan ini terlihat tidak menyenangkan dan buruk. Para pengunjung menjauhi lukisan yang satu ini.

Sementara pria ini memperhatikan lukisan yang bergambar kepulauan Indonesia tersebut, sesuatu yang aneh terjadi. Ia melihat suatu percikan api keluar dari sebuah pulau, dan kemudian diikuti percikan-percikan api lainnya di tempat lain. Peristiwa aneh ini tiba-tiba merubah situasi di dalam gedung tersebut, orang-orang mulai berdatangan melihat peristiwa yang luar biasa ini. Api-api semakin banyak di kepulauan Indonesia, lukisan ini yang tadinya suram dan tidak menarik perhatian orang banyak kini nampak begitu indah dan menggairahkan untuk di saksikan.

Orang Skandinavia ini mendorong banyak orang Kristen lainnya untuk berdoa bagi Indonesia, agar janji kebangunan rohani  yang di janjikan  YAHWEH bisa terjadi. Sekian.

“YAHWEH, Bapa kami yang bertahta di Kerajaan Sorga, saat ini kami bangsa Indonesia merendahkan hati kami di hadapan-Mu. Kami meminta belas kasihan-Mu atas bangsa dan negara kami, ampuni segala dosa dan kesalahan kami yang telah kami perbuat terhadap Engkau. Ketidak adilan, keegoisan dan kesombongan kami terhapat sesama bangsa Indonesia telah merusak negeri kami sendiri. Negeri yang indah dan kaya raya telah menjadi suatu negeri yang tidak menarik untuk dikunjungi oleh para turis, bahkan bagi bangsanya sendiri.

Berilah pada kami suatu hati yang lembut dan penuh kasih sehingga kami mampu melihat kebutuhan sesama kami dan menolong mereka di dalam kebutuhan mereka, terlepas suku apapun mereka, terlepas agama apapun mereka.

Pulihkan hati kami dari dendam dan kepahitan di masa-masa kelam yang telah lalu, dan sekarang ya Bapa berikanlah api kebangunan rohani-Mu pada bangsa ini, bangsa yang telah Engkau ciptakan ini, Indonesia, sehingga kami dapat kembali memuji dan memuliakan nama-Mu yang kudus itu.  Kami minta ini di dalam nama Yeshua, PutraMu yang kudus. Amin. ”

Inilah nyanyian doa dari hati kami yang terdalam kepada Engkau, YAHWEH, Elohim kami yang hidup dan setiawan;

Hidupku bagi KemuliaanMu

(Johan Chrisdianto)

Ribuan pulau dari suku bangsa
Menantikan lawatan kasihMu
Ku takkan bediam dan tinggal tenang
Sampai kemuliaanMu dinyatakan
Atas neg’riku, atas bangsaku
Itu kerinduanku
Atas neg’riku, atas bangsaku
Itulah kerinduanku
Inilah hidupku
Kus’rahkan padaMu
Bagi kamuliaanMu
Inilah hatiku
Ku s’rahkan padaMu
Bagi bangsaku
(Bagi Indonesia)

INDONESIA PENUH KEMULIAANMU

(Julita Manik)

Hatiku rindu
Melihat kemuliaanMu
Hatiku rindu
Melihat curahan kuasaMu
Di tanah tercinta
Neg’riku Indonesia
Ku berdoa Indonesia
Penuh kemuliaanMu
Indonesia, bagi kemuliaanMu
Ya Elohimku, nyatakan kemuliaanMu
Ya Elohimku, nyatakan curahan kuasaMu
Di tanah tercinta
Neg’riku Indonesia
Ku berdoa Indonesia
Penuh kemuliaanMu
Indonesia, bagi kemuliaanMu

Note: Ya Allahku telah diganti menjadi Ya Elohimku

Hak cipta dari artikel ini dimiliki oleh penjalabaja.wordpress.com. Artikel ini boleh diperbanyak dengan syarat alamat blog disertakan dengan lengkap dan bukan untuk tujuan komersial. Persiapkan Jalan Bagi Raja

  • Kalender

    • Februari 2018
      M S S R K J S
      « Jan    
       123
      45678910
      11121314151617
      18192021222324
      25262728  
  • Cari