Pemimpin Gereja Setan di Houston Diselamatkan secara radikal dan Dibaptis

Apakah Aku sungguh-sungguh menginginkan kematian orang fasik? firman Elohim YAHWEH; dan bukankah sebaliknya bahwa dia seharusnya berbalik dari jalan-jalannya, dan hidup?” (Yehezkiel 18:23, Tanakh 1917)

Pendiri sebuah gereja Setan di Texas telah berpindah ke Kristianiti.

Jacob McKelvy, sebelumnya dikenal sebagai Jacob No, adalah penggerak dalam persatuan kelompok ”para Penyembah Lucifer (Luciferians)” untuk membentuk sebuah gereja Lucifer.

”Saya terlahir dan bertumbuh sebagai orang Mormon, jadi saya telah mengerti apa Yeshua Ha Mashiah adalah dan apa Elohim adalah [sesuai ajaran Mormon; sebuah sekte Kristen yang berbeda dengan ajaran Alkitab. Mormon memiliki kitab sucinya sendiri]. Ketika adik perempuannya meninggal karena dipatuk ular, ia merasa hilang harapan dan kekuatan hidup. Ketika Luciferianisme (doktrin Penyembah Lucifer) berkata bahwa ”kamu adalah Elohim bagi dirimu sendiri,” ia merasa sangat tertarik dan menjadi pengikut Lucifer. [Itu adalah salah satu tipuan Setan, puluhan trik Setan bisa dibaca di sini]

Baca juga:

Bersama istrinya, Michel yang sebelum menikah adalah anggota senior Penyembah Lucifer, pada tanggal 30 Oktober 2015 membuka ”Gereja Lucifer Yang Lebih Besar” (The Greater Church of Lucifer) di Houston. Tanpa mereka rencanakan, ”gereja” yang mereka buka menjadi besar sehingga banyak orang Kristen di sekitarnya mengadakan protes menentang gereja setan tersebut, bahkan sebuah gereja Kristen di Afrika sempat mengadakan peperangan rohani melawan keluarga McKelvy tersebut.

[Gereja Yeshua di Houston bangkit – bersyafaat; Jacob dan istrinya bertobat dan keduanya dibaptis pada hari yang sama]

Pendeta Robert Hogan dari Gereja Musim Semi Petama (Spring First Church) mendorong anggota jemaatnya untuk berdoa syafaat sebagai ganti aksi protes.

”Saya tidak akan kesana berdemonstrasi,” Pendeta Hogan berkata kepada jemaat Elohim saat bicara di depan mimbar Gereja. ”Dapatkah saya katakan sesuatu pada kalian: tidakkah kamu akan pergi kesana berdemontrasi? Jika kalian ingin berdemo, berdemolah pada dengkul-dengkul kalian (aka: berlutut berdoa),” ia menambahkan.

”Saya percaya saja bahwa Elohim dapat membangkitkan sebuah kebangunan rohani pada gereja tersebut,” pendeta ini menyakinkan jemaat.

Kemudian pada bulan Agustus 2016, Jacob McKelvy berjalan masuk ke dalam Gereja Musim Semi Pertama, dan bertanya kepada orang di situ untuk dipertemukan dengan Pendeta Hogan.

Sayang, pendeta tidak ditempat. Namun pendeta ini menelpon Jacob. Percakapan di telpon berlanjut dua jam, kemudian mereka berjanji untuk bertemu muka.

Tanggal 11 Agustus, mereka bertemu muka. Pertemuan langsung tersebut berlanjut empat jam, diakhiri dengan Jacob menyerahkan kehidupannya kepada Yeshua Ha Mashiah.

Komentar Jacob pada pertemuan tersebut, ”Saya harus katakan (pendeta) Robert kemungkinan satu dari orang-orang terbaik yang saya pernah bertemu di dalam kehidupanku, dia sungguh menghargai orang.” Lihat video proses pertobatan dan baptisan selam mereka, sungguh mengharukan dan luar biasa menakjubkan: POWERFUL REAL Ex Luciferian Satanist Jacob Mckelvy and wife SAVED – Testimony

[Kehidupan keluarga McKelvy yang baru]

Menyadari dan mengalami sendiri kuasa dan kasih Elohim yang besar atas hidupnya, ia berkata tidak ada alasan lagi untuk tidak mengakui Yeshua sebagai Elohimnya.

”Kuasa dan damai dan kepenuhan yang saya rasakan saat-saat ini jauh lebih bersar dari pada apa pun yang pernah saya rasakan sebelumnya,” Jacob berkata.

”Saya telah menciptakan sebuah gereja  untuk menghancurkan dokma agama (Kristen) dan Dia tetap mengasihi saya. Jadi jika Dia dapat tetap mengasihi saya, bagi saya untuk berada di sini hari ini berbicara kepada Anda maka tidak dapat beralasan lagi.”

Jacob, di dukung oleh Michel, istrinya, ia sekarang berbicara di gereja-gereja untuk membuktikan kuasa doa dan kuasa kasih kasih Elohim.

CBN.com mewawancarai Jacob: Ex-Satanist Radically Saved and Baptized by Charlene Aaron (CBN.com, 15/3/2017)

Baca lebih lanjut

Iklan

Supir taksi memukul istrinya, kemudian menyadari lebih baik masuk ke Sorga dengan mata satu daripada ke Neraka dengan mata lengkap

“Dan jika matamu menyesatkan engkau, cungkillah, karena lebih baik engkau masuk ke dalam Kerajaan Elohim dengan bermata satu dari pada dengan bermata dua dicampakkan ke dalam neraka.” Markus 9:47

Sapru supir taxi Kristen bermata satu

Sapru, supir taksi bermata satu

Sapru, 48, dibesarkan di Asia Selatan dan menjadi ateis dan fanatik komunis. “Aku tidak pernah percaya sebelumnya kepada Yeshua Ha Mashiah atau Kristianiti,” katanya. Ia menyetir taksi untuk membiayai dirinya dan istrinya, Blessey.

Sebagian besar teman-temannya adalah pecandu alkohol dan ia menjadi kecanduan alkohol juga. Istrinya, bagaimanpun adalah seorang Kristen yang tangguh, seorang wanita pendoa yang merenungkan Alkitab setiap hari – tanpa sepengetahuan Sapru. “Jika saya melihat dia berdoa atau membaca Alkitab, saya pastilah tidak mengizinkan itu,” katanya. Meskipun kondisi kerohanian yang buruk dari suaminya,

Blessey tetap memegang janji-janji Elohim dan berdoa secara teratur untuk petobatan suaminya.

Suatu malam Sapru mabuk kembali, ribut dengan istrinya dan memukuli istrinya dengan kasarnya. Ia meninggalkan rumah, masuk ke taksi dan mengemudi. Dalam kondisi mabuk, taksi bertabrakan dengan sebuah truk dan ia terluka parah. “Mata kiri saya keluar dan hancur,” katanya. “Saya berhadapan muka dengan kematian.”

Ketika Blessey mendengar berita kecelakaan tersebut, ia bergegas ke rumah sakit dengan beberapa missionari, dipimpin oleh Pastor Paul dari Alkitab-alkitab untuk Mideast (the Bibles for Mideast). Mereka berlutut dihadapan Elohim di ruang doa rumah sakit. Blessey membaca Alkitab dengan suara keras dan berseru kepada Adonai untuk penyembuhan. “Dia meminta Elohim untuk memberikan hidup saya kembali sebagai sebuah ciptaan baru,” Sapru megingat.

Sementara dokter melakukan pembedahan untuk menyelamatkan hidupnya, Supra menghadapi Pengalaman Menjelang Kematian (NDE, near-death experience). “Jiwaku mengembara untuk mendapatkan tempat duduk di Sorga,” ia menceritakan. “Para malaikat tidak mengizinkan saya untuk masuk ke dalam Sorga tapi mendorong saya menuju neraka.”

Tetapi karena doa syafaat yang sunguh-sungguh dari Blessey, Sapru percaya Yesus memperpanjang anugrah dan belas kasihan-Nya kepada dirinya. “Yesus tidak mengijinkan saya untuk jatuh ke dalam neraka, tetapi memegang saya dengan aman pada tangan-Nya yang berlubang paku tersebut oleh sebab syafaat istriku.”

Adonai memperlihatkan kepadanya istrinya dan tim doa yang sedang berlutut dan berdoa dengan air mata mereka yang bercucuran untuk dia.

Ketika Sapru melihat mereka, hatinya tersayat. Kemudian Yeshua berpaling kepadanya dan berkata: ”Pergi, dengan selamat dan dibaptis dan hiduplah bagi Ku beserta dengan keluargamu.”

Selama operasi, ada sasat tertentu ketika jantung Sapru berhenti. “Para dokter berpikir untuk menyatakan kematian saya,” kenangnya. “Tapi setelah beberapa detik kemudian saya mulai bernapas.”

”Terima kasih Elohim; sekarang ia ok,” salah satu dokter mengatakan.

“Ketika Yeshua mengijinkan rohku untuk kembali ke tubuhku, saya mulai bernafas,” Sapru berkata.

Kemudian Adonai berbicara lagi kepadanya: ”Lebih baik engkau masuk ke dalam Kerajaan Elohim dengan bermata satu dari pada dengan bermata dua dicampakkan ke dalam neraka . Biarlah itu menjadi kesaksian kamu untuk bersaksi tentang Aku.”

“Saya telah pulih, tetapi mata kiriku benar-benar telah terangkat keluar. Saya tidak khawatir tentang hal itu, karena Adonai ingin saya untuk bisa bersamanya di sorga tanpa sebuah mata. Dia mencintai saya, sehingga ia tidak mengijinkan saya untuk pergi ke neraka dengan kedua mata. Terpujilah Adonai untuk kasih-Nya yang luar biasa!”

“Saya mengakui semua dosaku dan menerima Adonai Yeshua sebagai Juruselamat dan Adonaiku. Dalam beberapa hari saya dibaptis selam dan bersaksi tentang Adonai Yeshua Ha Mashiah bersama dengan keluargaku.”

Meskipun ia hanya memiliki satu mata, dia tetap mengendarai taksinya. Majikannya, sekarang percaya kepada Yeshua, memberi dia sebuah mobil untuk dipakai.

“Saya punya dua putra. Saya sungguh senang melihat mereka bersukacita dalam Adonai karena pertobatanku dan kegiatan-kegiatan pelayananku.”

Diterjemahkan dari: Taxi driver beat his wife, then discovered it is better to enter heaven with one eye than hell with two

Baca lebih lanjut

Gereja-gereja Rumah berlipat ganda di Iran meskipun teraniaya

Gereja Rumah di Iran belajar Alkitab bersama

Pelajaran Alkitab di Gereja Rumah

Kristianiti sedang menyebar secara cepat di dalam (negara) Iran meskipun tindakan keras pemerintah terhadap gereje-gereja rumah. CBN melaporkan (9/3/2016)

Tulisan di bawah ini adalah terjemahan dari sumber aslinya: House Churches Multipying Inside Iran Despite Persecution & Fatima’s testimony; CBN.com.  Kalimat dalam kurung ditambahkan dari penterjemah situs Penjalabaja.

Sebagian orang Kristen berpendapat tindakan-tindakan Republik Islam tersebut sesungguhnya telah menciptakan efek sebaliknya.

Sebuah organisasi yang berbasis di London yang melatih orang-orang Kristen Iran melaporkan ratusan ribu orang Kristen baru – para mantan Muslim – sedang menyembah secara  rahasia dalam gerakan gereja rumah yang bergerak secara cepat di dalam Negara Islam Republik tersebut.

Menurut The Christian Post, sebuah sumber yang berhubungan dengan the Pars Theological Centre berkata bahwa pertumbuhan cepat gereja akan tepatnya merubah masyarakat Iran

“Ini bukanlah sama sekali sebuah gerakan politik, tetapi itu akan memiliki implikasi

Perubahan status sosial wanita Iran di bawah Negara Islam Republik Iran

Status Wanita Iran

politik karena hal ini menyentuh dasar inti dari masyarakat. Ini bertarung melawan kecanduan narkoba dan prostitusi. Jika Anda ingin tinggal di sebuah negara yang tidak mendanai para terroris, Anda harus mengembangkan nilai-nilai dasar,” kata sumber itu.

“Ini bukanlah anti-orang Iran, itu adalah sebuah gerakan orang Iran. Jumlah orang-orang Muslim yang berpaling ke Mashiah sungguh-sungguh besar,

Sebagai seorang gadis remaja di Iran, Fatima mulai mempertanyakan iman Islamnya dan mulai mencari Elohim di tempat-tempat lain. Satu malam, dia bermimpi bahwa dia berjalan bersama Yeshua di sebuah taman mawar. Klik di sini untuk menonton apa yang terjadi selanjutnya: Fatima’s Quest for God | CBN.com

 

Jadi, berapa banyak orang Iran telah memeluk Kristianiti? Menurut Open Door AS, sebanyak 450.000 orang Iran sekarang mempraktekkan Kristianiti di dalam negara tersebut. Kelompok-kelompok lainnya memberikan figur setinggi satu juta. [Saya yakin sekarang sedikitnya lebih dari 2-5 juta. Silahkan baca artikel (9/2009) ini: Iran: Kebangunan Rohani besar-besaran telah datang!]

Tak lama setelah Mahmoud Ahmadinejad telah terpilih menjadi presiden pada tahun 2005, pemerintah Iran meluncurkan penumpasan besar-besaran terhadap gereja-gereja rumah.

Dan meskipun penguasa yang disebut moderat, termasuk Hassan Rouhani sebagai presiden, tindakan keras terus berlanjut atas gereja-gereja rumah.

Marziyeh Amirizadeh dan Maryam Rostampour Iranian Kristen

Marziyeh dan Maryam terpenjara di Penjara Evin karena iman Kristennya

Bulan lalu saja, sebuah pengajuan pengadilan meluncurkan tuduhan menentang empat orang Kristen gereja rumah di Ahwaz, Iran karena melakukan “pertemuan-pertemuan ilegal” dan “mencoba untuk menyebarkan Kristianiti dan memindahkan para Muslim.”

Polisi rahasia telah menangkap Pastor Amin Khaki, Daniel Barounzadeh, Mohammed Bahrami, dan Rahman Bahmani saat berpiknik di Iran selatan. Menurut Present Truth Ministries, polisi-polisi berpakaian sipil menodongkan pistol-pistol mereka pada orang-orang Kristen tersebut dan bahkan memukul beberapa dari antara mereka.

Rahman Bahmani mengatakan kepada para penginterogasi dia berpindah ke Kristianiti empat tahun yang lalu dan “Saya berubah banyak. Saya dahulu bukanlah seorang pria yang baik dan ketika istri saya melihat perubahan dalam diri saya, ia juga berpindah ke Kristianiti, dan ketika ditanya bagaimana saya telah disembuhkan saya mengatakan, ‘Yeshua menyembuhkan saya.'”

Bahmani dan tiga orang lainnya ini dijatuhi hukuman satu tahun penjara, dan pengadilan melarang mereka menghadiri gereja, atau melakukan pelayanan gereja selama dua tahun. [Baca buku Captive In Iran by Maryam & Marziyeh, bagaimana Elohim merubah isi penjara Evin yang terkenal sadis di Iran ini menjadi ladang penginjilan yang subur.]

Di Iran, hanya gereja-gereja yang telah disetujui pemerintah boleh beroperasi, dan kebaktian-kebaktian Kristen dilarang dilakukan dalam bahasa Persia. [Orang Iran adalah orang Persia, hanya sedikit dari mereka yang bisa berbahasa Arab. Pemerintah mencoba melenyapkan indentitas asli orang Persia, seperti yang telah terjadi di hampir seluruh negara-negara Timur Tengah dan Afrika utara]

Tapi risiko terbesar bagi orang-orang Iran yang meninggalkan Islam untuk iman Kristen mereka adalah mereka dianggap murtad dan di bawah hukum Islam, mereka harus dihukum mati. [Ini bukti nyata di bawah hukum, bahwa Islam adalah agama paksaan: sejak lahir telah ia ditentukan oleh orang tuanya dan lingkungannya untuk jadi Muslim, dan ketika besar harus tetap di dalam Islam]

Sejauh ini, Bahmani dan yang lainnya belumlah didakwa sebagai para murtad. Organisasi Present Truth Ministries meminta orang-orang Kristen berdoa bagi saudara-saudara kita ini yang tetap setia kepada Mashiah. Dan “berdoalah supaya kesaksian mereka dapat menjadi kemuliaan bagi Elohim.”

Bacaan yang sejenis:

Baca lebih lanjut

Hidup Dan Mati bagi Ha Mashiah – kesaksian pakar Islam Pakistan

kesaksian Pendeta Joshua John ex-Pakar Islam PakistanPAKISTAN. Rana (sekarang Yoshua John) adalah pakar Islam. Ia hafal seluruh isi Kuran dan biasa berceramah di Mesjid-mesjid. Berasal dari keluarga Muslim yang taat dan lingkuangan hidup yang juga murni Islam. Video Kesaksian Rana bagaimana perjalanannya menuju Ha Mashiah bisa menjadi ilham bagi setiap pirsawan / pembaca bagaimana pekerjaan Elohim kepada orang-orang yang ingin dipanggil dan dipakai-Nya. Text terjemahan Indonesianya saya ambil dari text Inggrisnya. Selamat membaca dan menjadi berkat. Penjala Baja.

Kesaksian pertobatan Pendeta Yoshua John. Bagian II: “Live for Christ Die for Christ”; says an Ex Muslim, now serving Christ as Pastor; ini adalah kelanjutan dari kesaksian Pendeta Yoshua John Bagian I: Perjalananku menuju Mashiah – kesaksian pakar Islam Pakistan

Sebagaimana kenyataannya, itu ada tertulis di Alkitab bahwa tidak ada yang dapat memisahkan kita dari kasih Adonai Yeshua Meshiah, bahkan gemuruh-gemuruh halilintar sekalipun, kelaparan maupun kematian. Jadi menuruh Alkitab, jika Elohim beserta kita maka tidak seorangpun dapat mencelakakan kita.

Saya telah menghafal ayat ini dan mengikuti jalan kebenaran Elohim.

“Siapakah yang akan memisahkan kita dari kasih Mashiah: kesukaran, atau kesulitan , atau kelaparan , atau ketelanjangan, atau bahaya, atau pedang? … Tetapi dalam semuanya ini kita menang mutlak melalui Dia yang telah mengasihi kita. …  Sebab aku diyakinkan bahwa … tidak dapat memisahkan kita dari kasih Elohim yang ada di dalam Ha Mashiah Yeshua, Adonai kita.” (Roma 8:35-39)

Ketika saudara-saudarku laki-laki mengetahui tentang perpindahan imanku, mereka menyalahi kakekku dan ibuku karena merusak diriku. [Orang muslim diajar bahwa jika seorang berpindah dari Islam maka muslim tersebut menjadi rusak dalam arti rohani  dan rusak dalam arti jiwani alias gila. Ajaran ini akibat tafsiran yang salah tentang Surah 3:85; bahasa Arabnya tidak ada kata “Islam”]

Mereka marah dan satu di antara saudara-saudaraku tersebut mulai memukuliku secara brutal, hingga mematahkan tulang rusukku. Namun saya sadari bahwa Elohim telah memberikan ku kehidupan dan saya tidak menyesalinya sebaliknya saya merasa terhormat jika martir di dalam nama Elohim

Saudaraku belum puas (dengan penyiksaan tersebut) maka ia menyewa sebuah gangster Pakistan membayar mereka satu juta Rupiah Pakistan (sekitar 9.560 Dollar AS) untuk membunuhku tetapi Elohim menyelamatkanku dari assasinasi.

Keluargaku tidak ingin saya tinggal di rumah dan juga itu bukan tempat yang aman  bagiku untuk hidup di sana sebab saudara-saudara kandungku menginginkan saya mati karena tidak menghormati keluarga dengan berpindah dari Islam ke Kristianiti

Kecelakaan lainnya terjadi ketika saya di Gujaranwala dan saudara-saudaraku ada bersama dengan rekan-rekan mereka menangkap ku dan mulai memukuliku di teman yang terkenal baik yakni Maaneer Chowk.

Saya jatuh ke bumi ketika mereka tidak berhenti menyiksa.

Tanpa sengaja, seorang teman baik saya lewat ketika ia melihat tindakan yang barbariak ini. Ia mencoba menghentikan suadara-saudaraku dan mencomba melindungiku. Para ektrimist yang sadis ini mulai memukuli dia juga dan kami dikirim ke rumah sakit

Setelah tiga hari teman tersebut menyerah (meninggal dunia) karena cedera-cedera yang dideritanya.

Ketika mereka menangkapku dan membawaku ke tempat yang diinginkan, saya bahkan tidak diberikan air untuk diminum, sebaliknya mereka mengencingi mulutku.

Mereka membuat saya meminum air kencing untuk 17 hari berikutnya dan berkata bahwa saya akanlah mendapat air hanya untuk satu kondisi, yang adalah jika saya menerima Islam sebagai agamaku.

Jika kita hidup hendaklah itu bagi Ha Mashiah dan jika kita mati hendaklah itu bagi Ha Mashiah. itu seharusnya ada satu-satunya hal yang mulia bagi seorang Kristen.

Saya berterima kasih kepada Adonai Yeshua bahwa bahkan air kencing tersebut seperti air murni bagi ku saat itu, sebab menerima (aniaaya) itu bukan karena saya berbuat salah, tetapi itu tertulis di Kitab Suci bahwa orang-orang akan membencimu oleh karena Nama-Ku.

Saya berterima kasih kepada Mu Elohim sebab Firman-Mu menjadi nyata dalam kehidupanku.

Tidak hanya itu, mereka bahkan mematahkan kaki-kaki ku dan saudarku meminta saya melakukan mujizat. Saya menjawab dia, Saya tidak memiliki kuasa melakukannya, hanya Elohimku yang dapat. Lalu ia mengina ku dan berkata kepadaku untuk meminta Dia untuk melindungiku.

Lalu aku menarik kakiku dengan kedua tanganku dan saya sembuh oleh kasih karunia Adonai Yeshua Mashiah.

Saya berkata kepada Elohim, ”Biarlah mereka tahu bahwa Engkau adalah Elohimku dan saya adalah putra-Mu. Biarlah mereka tahu bahwa Engkau adalah Bapaku dan saya putra-Mu.”

Lalu Elohim memintaku untuk berdiri dan saya melakuannya. Lalu Dia berkata “jangan hanya berdiri tetapi berjalanlah di depan mereka sehingga mereka tahu Aku adalah Elohim Yang Mahakuasa dan Aku memiliki kuasa untuk menyembuhkanmu dan melindungimu.”

Ketika ini terjadi saudara-saudarku dipenuhi dengan ketakutan.

Saya meminta mereka menembak saya sehingga saya dapat pergi langsung ke Adonaiku Yeshua Ha Mashiah.

Saya ingin memberikan pesan ini kepada kalian saudara-saudaraku dan saudari-saudariku bahwa jika kita hidup hendaklah itu bagi Ha Mashiah dan jika kita mati hendaklah itu bagi Ha Mashiah. itu seharusnya ada satu-satunya hal yang mulia bagi seorang Kristen.

Berita lainnya tentang kehidupan orang-orang Kristen di Pakistan bisa dibaca di sini: Persecution of Ex-Muslim – Pakistan

Baca lebih lanjut

Perjalananku menuju Mashiah – kesaksian pakar Islam Pakistan

kesaksian Pendeta Joshua John ex-Pakar Islam PakistanPAKISTAN. Rana (sekarang Yoshua John) adalah pakar Islam. Ia hafal seluruh isi Kuran dan biasa berceramah di Mesjid-mesjid. Berasal dari keluarga Muslim yang taat dan lingkuangan hidup yang juga murni Islam. Video Kesaksian Rana bagaimana perjalanannya menuju Ha Mashiah bisa menjadi ilham bagi setiap pirsawan / pembaca bagaimana pekerjaan Elohim kepada orang-orang yang ingin dipanggil dan dipakai-Nya. Text terjemahan Indonesianya saya ambil dari text Inggrisnya. Selamat membaca dan menjadi berkat. Penjala Baja.

Kesaksian pertobatan Pendeta Yoshua John. Bagian I: My Journey Towards Christ – Testimony Of An Ex Muslim Scholar

Baca lebih lanjut

Kesaksian Shania Gabo wanita Somalia berjumpa Yeshua Ha Mashiah

Shania lahir di Mogadishu, Somalia dari keluarga Islam Sunni. Ketika perang sipil meletus di Somalia 1992, ia bersama suaminya meninggalkan Somalia sebagai pengungsi tinggal di Swedia lalu tahun 2005 pindah ke Britania Raya.

Shania Gabo Somali Kristen

Shania Gabo bersaksi berjumpa Yeshua

Text kesaksian bahasa Indonesia ini berasal dari video kesaksian di UskoTV: Shania – a woman visited the heivan / wanita berkunjung ke surga. Foto diambil dari video kesaksian UskoTV.

Suatu malam Shania di tengah-tengah kemelut perang ia datang sembayang kepada Allah; menggerutu: “Saya tidak bisa mengikutimu lagi! Katakan kepada saya bagaimana saya bisa mengikutimu, orang tidak bersalah meninggal terbunuh oleh karena demi namamu?”

Lalu saya tertidur dan meskipun biasanya saya jarang bermimpi, malam itu saya bermimpi. Dalam mimpi itu saya melihat diri saya sendiri berdiri di depan rumahku, langit terbuka lalu dari sana datang cahaya yang cemerlang sekali. Saya melihat seorang laki-laki yang berkilauan turun dari sorga dengan suara yang sangat keras kepada orang-orang.

Dia berkata: ”Datanglah kalian semuanya dan kalian akan selamat!” Suaranya keras. Dari dirinya keluar berbagai warna dan cahaya yang keluar dari dirinya menerangi sekitarnya. Saya melihat kemuliannya dan merasakan damai dalam hatiku dan saya tidak tahu siapakah pria tersebut.

Lalu saya melihat ke kanan saya setiap orang bersujud kepadanya dan melihat ke kiri saya semua orang juga bersujud kepadanya. Semua orang di jalanan sujud kepadanya dan berseru, ”Engkau adalah Elohim kami.” Termasuk saya, saya sujud kepadanya dan berkata, ”Engkau adalah Elohimku.”

Dia berkata dengan suara yang keras namun lembut: ”Datanglah, sehingga kamu akan diselamatkan.”

Setelah itu saya terbangun, merasakan sukacita di hati saya dan damai, namun tidak tahu siapakah pria tersebut.

Paginya saya datang kepada Allah dan berdoa: Allah, saya hampir menyangkal kamu dan hampir menjadi atheis dan Engkau menyelamatkan saya. Tolong katakan kepada saya ”siapakah pria tersebut, Engkau atau nabi Muhammad?” Saya berjanji akan mengikuti Engkau sepanjang hidupku.

Malam berikutnya saya mengalami mimpi sambungan dan bahkan lebih jelas lagi.

Dalam mimpi itu saya duduk bersama dengan ibu saya di ruang tamu rumah kami dan ibu saya memberi saya kitab Kuran untuk membaca baginya, ”Baca ini untuk ku.”

Saya membuka Kuran tersebut namun tidak mampu membacanya, yang keluar dari mulut saya adalah: ”Yeshua adalah Jalan, Kebenaran dan Kehidupan. Tidak ada seorangpun yang datang kepada Bapa, kalau tidak melalui Dia.”

Ibuku terkejut, apa yang saya katakan, saya sendiri pun terkejut dari mana kata-kata ini keluar sebab saya sendiri tidak tahu dari mana itu berasal dan juga tidak mengerti apa yang saya katakan. Saya kembali mencoba membaca Kuran, namun keluar hanya kata-kata yang sama: “Yeshua adalah Jalan, Kebenaran dan Kehidupan. Tidak ada seorangpun yang datang kepada Bapa, kalau tidak melalui Dia.”

Ibu saya menjadi marah kepada ku, lalu meminta saya mengambil segelas air minum. Saya ke dapur dan membawa air dan makanan, dan menaruh di meja, semuanya membentuk gambar salib. Saya mencoba menyembunyikan mereka namun tidak mampu. Saya coba mengaduk air, namun kembali membentuk salib demikian juga dengan makanannya.

Ibu saya melihat kepada saya dan berkata: Kamu Kristen. Kamu telah menjadi kafir!” Lalu ia keluar kamar berteriak kepada orang banyak. Seluruh keluarga akan datang dan saya ketakutan. Namun segera setelah ibu saya keluar kamar tersebut, atap rumah terbuka. Pria yang sama saya lihat dalam mimpi kemarin datang turun melalui atap yang terbuka tersebut dan membawa saya naik seperti seorang anak kecil pada genggaman di dada ayahnya.

Saya melihat semua yang ada di bawah saya, semakin tinggi dan semakin tinggi ia membawa saya. Saya melihat bintang-bintang dan galaksi. Sampai pada suatu tempat yang indah, ia meletakkan saya ke tempat berpijak.

Dia berkata: ”Inilah Sorga, tempat yang saya telah siapkan untuk mu dan siapapun yang percaya kepadaku.”

Bentuk-bentuk bangunannya, bunga-bunga, muski, warna-warna, sungai dan jalan-jalan emas , cahaya dan semuanya apa yang saya lihat begitu kuat dan begitu indah.

Dia berkata: ”Inilah tempat yang saya telah sediakan bagimu.” Lalu ia mengambil tangan saya, sementara dengan tangan satu lagi ia menunjuk kesuatu tempat yang sangat jauh dan jelas dimata saya.

Tempat itu seperti gelap dan menakutkan dan asap-asap keluar naik dari tempat tersebut. Dia berkata kepadaku: “Itulah tempat , dimana keluargamu berada, dalam kegelapan, namun kamu kamu percayalah kepadaku, kamu akan aman di sini. Janganlah takut.”

Saya tidak ingin keluar dari tempat yang indah tersebut, namun bekerku membangunkanku.

Oleh karena saya tidak pernah membaca Alkitab dan tidak memiliki teman Kristen, maka saya memeriksa di internet apa artinya Yeshua adalah Jalan, Kebenaran dan Kehidupan? Lalu saya temukan itu ada pada (Injil) Yohanes 14:6: “Akulah jalan dan kebenaran dan hidup. Tidak ada seorang pun yang datang kepada Bapa, kalau tidak melalui Aku.”

Ketika saya temukan ayat itu saya menangis bahagia. Setelah itu saya memberikan hidupku kepada Yeshua, berkata: ”Adonai, mulai saat ini Engkau adalah Adonaiku dan Elohimku. Saya akan melayani Mu sepanjang hidupku.”

Sejak saat itu saya menyaksikan hal ini kepada siapapun sebab saya ingin setiap orang berada di tempat yang indah tersebut tempat yang Adonai telah siapkan bagi kita semua; keluar dari kegelapan dan memasuki kemulian-Nya.

Kesaksian Shino Gabo, suami dari Shania, bisa ditonton di sini Solution of Somali man (dimulai pada menit 1:49)

If you interested to know more about Christianity, there is web site in Somali language, called: Somali Christian Life

Baca lebih lanjut

Kesaksian Sharon Islam, ex-Muslim India

Saya tidak pernah ada keperluan apa pun untuk mencari Elohim. Kedua orang tua Muslimku yang berkecukupan secara keuangan adalah sangat mengasihi dan saya tidak pernah kekurangan apa pun dalam kehidupanku. Saya kuliah di satu dari sekolah-sekolah terbaik di Mumbai. Saya telah mendapatkan kursi di perguruan tinggi Engineering terbaik di India. Saya menyukai kehidupanku dan menghidupi itu secara penuh, atau begitulah saya telah berpikir.

Baca lebih lanjut

  • Kalender

    • Desember 2017
      M S S R K J S
      « Nov    
       12
      3456789
      10111213141516
      17181920212223
      24252627282930
      31  
  • Cari