IKUTLAH SERTA DALAM KERETA KENCANA, Bg. 1

Terjemahan dari buku JOIN THE CHARIOT karangan T. L. Osborn

Buku penuntun PENGINJILAN yang praktis bagaimana memenangkan jiwa bagi Kerajaan Sorga.

Ditulis ulang dan diedit oleh Penjala Baja dari terjemahan Indonesianya edisi 1979. Huruf tebal (90%) dari buku aslinya. Huruf miring, garis bawah dan warna ditambahkan. Penulisan nama Yang Disembah telah diganti.

Pendeta Osborn adalah penginjil kaliber internasional, beliau membukakan beberapa rahasia yang penting untuk para pemimpin Gereja. Pada bukunya ini menunjukkan mengapa suatu Gereja sangat berhasil di dalam memenangkan jiwa-jiwa yang terhilang sementara Gereja lainnya (dengan susah payah berusaha tetapi) bisa dikatakakan gagal besar.

Melalui ayat-ayat Alkitab Pendeta Osborn dengan gamlang menunjukkan kepada kita kunci ledakan jumlah jemaat pada Gereja Mula-mula.

Pada bagian terakhir bukunya, Pendeta Osborn membahas peranan kaum WANITA di dalam dunia penginjilan dan juga kekuatan media sebagai penunjang penginjilan.

Pendeta Osborn mempertanyakan Gereja-gereja masa kini: “Kita memiliki semua fasilitas (media, kendaraan, peralatan cetak bahkan peralatan komunikasi satelit,  dan lain sebagainya) yang sangat luar biasa, yang semua ini tidak dimiliki di jaman Gereja mula-mula, namun rasul Paulus dan rekan kerjanya hanya dalam dua tahun telah membuat seluruh Asia Kecil terinjili. Mengapa kedua hasil yang sangat berlawanan bisa terjadi? Salahnya dimana? Buku yang patut dibaca dan dipelajari oleh setiap pemenang jiwa!

Mohon maaf jika masih ditemukan kesalahan tulis pada buku elektronik ini, hasil scanning dari buku aslinya sangatlah buruk baik karena alat scannernya kurang baik dan juga buku aslinya sudah sangat tua, sehingga i menjadi l, rn menjadi m dan l menjadi j.  Saya akan terus perbaiki tulisan ini.

Selamat membaca!
Penjala Baja.

DAFTAR ISI

Kata Pengantar

1. Ikutlah serta di dalam kereta YAHWEH………………….. 1 (halaman)
2. Mengapa kita harus pergi?…………………………………… 5
3. Berpikirlah dengan cara baru……………………………….. 9
4. Cara berpikir kaku yang berbahaya………………………..13
5. Pandangan 20 – 20 . . . .. .. .. .. .. . .. . . . . . . . . . . . .. . .  27
6. Perlukah kita menutup Gereja?…………………………..     31
7. Sasaran yang mumi . … . . . . . . . . . . …. . . . . . . . . . . .   47
8. Hidup matinya penginjilan itu………………………………  51
9. Munculnya kembali cara memenangkan jiwa………….   55
10. Bukalah mata lebar-lebar . . . . . . . . . . . . . . ….. . . ….  61
11. Kebenaran yang belum dipulihkan…………………….. . 67
12. Gereja yang belum konsekwen…………………………..    71
13. Kekeristenan yang mendalam…………………………….  77
14. Manusia sebagai saluran…………………………………. .   83
15. Berkunjung atau memenangkan jiwa………………….      89
16. Kaum wanita tak ketinggalan……………………………..    99
17. Bagaimana mendekati seorang berdosa………….. .       121
18. Sasaran penginjilan dan barisan belakang……… . .       135
19. Adakah alat yang lebih besar lagi?………………….. .     149
20. Waktu tidaklah menguntungkan……………………… .    155

Kata Pengantar
Oleh: Drew Graham.

Pada saat para rohaniwan dan umat YAHWEH berada dalam keadaan bingung mencari jalan bagaima­na membawa orang berdosa datang ke bawah kaki  YAHWEH, maka Sdr. T.L. OSBORN mengemukakan suatu cara yang klasik yang ditujukan bagi umat Kristen untuk BERANGKAT DAN MAJU TAK GENTAR memenangkan jiwa-jiwa yang terhilang DI MANA SAJA MEREKA lTU BERADA.

Pada saat sejumlah orang bersikap menutup daun pintu gereja dan hanya mau memusatkan diri dalam pekerjaan “menggembalakan domba-dombanya sampai Adonai Yeshua datang,” maka buku karangan Sdr. T.L. OSBORN yang berjudul“MENANGKAN JlWA BUAT YAHWEH”di tempat jiwa yang terhilang itu berada, telah dicetak dan diterbitkan oleh pihak PUSAT LEMBAGA PENGINJILAN OSBORN lebih dari 50.000 eksemplar dan disebarkan kepada pendeta-pendeta, misionaris, barisan penginjil di seluruh dunia.

Sekarang ini hampir tidak ada satu kota atau satu bangsa pun yang tidak menyambut hangat timbulnya kembali semangat penginjilan pribadi.

Kelompok-kelompok dan berbagai macam organisasi yang bertujuan memenangkan jiwa yang terhilang, baik petugas maupun golongan awam, baik pria maupun wanita, semuanya BERANGKAT dan MAJU TAK GENTAR mengabarkan Injil di mana-mana.

Semangat yang menjiwai panggilan dan ajakan Sdr. Osborn adalah MEMENANGKAN JIWA-DI TEMPAT JIWA YANG TERHILANG ITU BERADA. Itulah sebabnya ia menulis buku ini, sebagai tindak lanjut dari pada ajakannya itu. Ini betul-betul merupakan satu seruan bagi orang Kristen untuk PERGI dan MENANGKAN JIWA di LUAR DARI LINGKUNGAN SENDIRI. Buku ini berisi sejumlah rentetan ceramah yang pernah disuguhkan oleh Pendeta T.L. Osborn di dalam rangka kampanyenya memenangkan jiwa di berbagai pelosok dunia. Di dalamnya diuraikan tentang bagaimana rahasia memenangkan jiwa buat YAHWEH, yang ditujukan bagi ribuan sesama kaum pekerja YAHWEH. Gaya bahasa Osborn cukup jelas dan meyakinkan.

Apabila umat Kristen yang awam menemukan kembali cara pelayanan para rasul YAHWEH yang pertama dalam memenang­kan jiwa buat YAHWEH di LUAR DARI LINGKUNGAN KELOMPOK SENDIRI, maka Sdr. T.L. Osborn yakin bahwa umat Kristen akan mencatat sejarah yang gilang gemilang dari tugas gerejani yang terakhir.

Mudah-mudahan isi buku ini dapat menyuguhkan kepada anda kebenaran dasar yang anda butuhkan serta memberikan ilham kepada anda serta dorongan untuk pergi KE LUAR DARI LlNGKUNGAN ANDA SENDIRI. Anda akan memberi berkat bagi mereka yang mungkin belum pernah datang ke gereja. Mudah-mudahan buku ini dapat membantu anda dalam menuai panen jiwa-jiwa buat YAHWEH, baik di lingkungan hidup anda sendiri maupun di luar lingkungan hidup anda sendiri. Ke mana pun anda pergi, BERANGKATLAH BERSAMA YAHWEH!

1. IKUTLAH SERTA Di DALAM KERETA YAHWEH

Lukisan yang tertera pada halaman kulit depan dari pada buku ini menggambarkan suatu adegan tentang diri Pilipus, seorang hamba YAHWEH dari zaman para rasuli, sedang berbincang-bincang tentang Ha Mashiah dengan seorang kepala pemerintahan dari Etiopia. (Kisah Rasul 8:26.40). Orang asing ini menerima keselamatan itu di tengah perjalanannya tatkala ia sedang menempuh jarak melewati jalan raya dan menjadi seorang manusia yang percaya kepada YAHWEH.
Kejadian semacam inilah yang akan terjadi apabila seorang Kristen itu PERGI dan MENGABARKAN INJIL DI LUAR DARI LlNGKUNGAN SENDIRI.
Ini berarti kita harus membawa kabar selamat dari Injil ke tempat di mana orang yang berdosa itu berada. Entah di mana saja kita bisa melakukan kegiatan semacam itu.
Ini berarti menempatkan kedudukan Injil itu menurut amanat aslinya dengan tepat. Di jalan-jalan raya, di tempat­-tempat yang ramai dan tempat himpunan orang ramai, pokoknya di tempat terdapat banyak orang bisa mendengarkan­nya.
Inilah caranya kita menggerakkan kegiatan penyebaran Injil itu, menggelindingkan roda penginjilan dari satu tempat ke tempat yang lain, entah dengan perantaraan bantuan kendara­an apa, memuatnya ke dalam kapal, ataukah berkeliling dengan unit mobil pemutar film ke mana-mana, entah menumpang motor-tempel, entah menyebarkannya lewat alat-alat hasil teknologi modern, apakah menyebarkannya lewat barang cetakan yang dicetak dengan huruf dan gambar yang aneka warna, dipertunjukkan lewat pita rekaman ataukah film.

Semuanya ini berarti menyampaikan injil dalam jangkauan banyak orang, di mana orang miskin dapat memperoleh kesempatan untuk mendengarkannya bersama-sama dengan orang kaya, di mana kaum pengemis dan gelandangan bisa menikmati kabar selamat ini bersama dengan kaum pedagang yang kaya raya, di mana setiap orang beroleh kesempatan yang seluas-luasnya di sepanjang jalur kendaraan masyarakat ramai, melalui alat media massa, di mana jutaan manusia yang belum pernah mendengar kabar selamat ini atau di mana orang-orang yang belum pernah datang ke gereja boleh mendengar tentang Yesus di luar dari lingkungan kita sendiri.

Inilah yang diamanatkan oleh YAHWEH kepada sekalian umat Kristen sepanjang abad dan zaman, tatkala YAHWEH menyampai­kan perintah kepada Pilipus : “PERGILAH dan BERGA­BUNGLAH DENGAN KERETA YAHWEH”. Jadilah saksi yang hidup tentang Injil itu kepada setiap orang. Naiklah ke dalam kereta yang modern, yang menggunakan mesin, yang bergerak maju ke segala penjuru dan gapailah segala lapisan masyarakat anda. pergilah dan berbicaralah tentang Yeshua!

Keajaiban pada penginjilan zaman sekarang ini oleh orang-orang Kristen adalah PERGI KE LUAR DARI LlNGKUNGAN SENDIRI. Hal ini jelas dipaparkan rasul Paulus yang berkata: “Kabar selamat yang sama ini, yang telah datang kepada anda, sedang disebarkan pula ke segenap penjuru bumi dan sedang melakukan perobahan besar dalam kehidupan banyak orang di mana-mana”. Kolosi 1:6.

Di dalam perjalanan kunjungan kita untuk mencari jiwa buat YAHWEH biarlah kita menerima semboyan rasul Paulus tentang kehidupan Kristen yang sejati itu : Ke manapun aku pergi, aku senantiasa berbicara tentang Ha Mashiah kepada semua orang yang mendengarkannya inilah tugas pekerjaanku, dan aku hanya bisa melaksanakannya oleh karena kekuatan dan kuasa Ha Mashiah bekerja di dalam diri saya.” Kolose 1:28-29.

2. MENGAPA KITA HARUS PERGI?

Di sini kami menjunjukkan alasan kita menga­pa kita harus pergi untuk memenangkan jiwa itu buat YAHWEH. Secara singkatnya dapat kami simpulkan:

  1. Jiwa-jiwa yang terhilang itu, sebagai orang-orang yang berdosa, mereka tidak suka pergi ke gereja.
  2. Perintah YAHWEH yang diamanatkan kepada kita ialah   mencari semua jiwa yang terhilang itu (mengabarkan Injil   kepada sekalian bangsa dan mahluk di bumi ini).
  3. Oleh karena orang-orang yang berdosa itu tidak datang sendiri kepada YAHWEH atau ke gereja, maka kita umat Kristen haruslah mendatangi mereka, berkunjung ke tempat mereka itu berada, DI LUAR DARI LlNGKUNGAN KITA SENDIRI. Inilah tugas utama orang Kristen. Akan tetapi tugas inilah pula justru yang kurang dipahami oleh orang Kristen maupun kurang terlatih dirinya untuk menjalankan tugas itu.

Maka kita menganggap sudah waktunya sekarang ini untuk mengarahkan kembali perhatian kita kepada contoh teladan dari umat Kristen yang pertama, di mana mereka itu “setiap hari berada di dalam bait Elohim dan berhimpun di setiap rumah, dan mereka itu tidak pemah berhenti mengajar dan memberitakan kabar selamat dari Yeshua Ha Mashiah. Kisah 5:42.

  • Mereka lakukan hal itu di dalam bait Elohim-setiap hari.
  • Mereka berhimpun di setiap rumah-setiap hari.
  • Dan mereka pun memberitakan Injil itu ke seluruh pelosok dunia yang dikenal pada waktu itu.

Di seluruh muka bumi ini, baik kaum pendeta maupun kaum awam, yang prihatin terhadap nasib jiwa-jiwa yang terhilang, lalu menemukan dimensi-dimensi yang baru di-dalam pelayanan mereka itu. Mereka menemukan banyak jalan yang melancarkan kegiatan mereka untuk menggapai banyak orang yang belum kenal gereja YAHWEH, yakni mereka yang berada DI LUAR LINGKUNGAN KITA SENDIRI.

Tugas pekabaran Injil sebenarnya adalah tanggung jawab semua umat Kristen. Tugas ini merupakan pelayanan bagi kita untuk menggapai jiwa-jiwa yang terhilang melalui Injil itu. Oleh karena mereka itu tidak mengenal gereja, maka hendaklah kita yang mendatangi mereka, di mana pun tempat merelk itu berada. Inilah namanya penginjilan!

Banyak gereja yang tidak mempunyai program penginjilan di luar lingkungan gedung mereka sendiri.

Amanat gerejani yang utama untuk mencari jiwa yang terhilang belum terlaksana dengan baik, sebab banyak orang belum memahaminya secara sungguh-sungguh. Sebab di lingkungan masyarakat gerejani yang sekarang ini orang belum menganggapnya sebagai sesuatu kebiasaan yang lazim atau tradisional. Dan orang lalu cenderung hanya mau mengerjakan sesuatu hal yang sudah tradisionil, tidak perduli hal itu ada manfaatnya atau tidak.

Tetapi zaman sekarang ini memerlukan perobahan yang revolusioner di lingkungan kehidupan gerejani dan di kalangan sikap orang kristen sehubungan dengan orang-orang yang terhilang itu.

Apabila anda merasa diri, anda siap sedia untuk menerima ide baru yang tidak tradisionil; apabila anda merasa mampu untuk berpikir secara baru tanpa mengabaikan tugas rutin anda yang sudah berlangsung selama ini; apabila anda merasa diri cukup kuat untuk melakukan perobahan yang jujur di dalam sikap anda terhadap Jiwa-Jiwa yang terhilang itu dari segi pandangan gerejani maupun tugas ke-keristenan anda; apabila anda menyadari tugas utama untuk memenangkan jiwa seperti yang dikerjakan oleh gereja YAHWEH yang pertama; dan terutama sekali bila anda turut merasa prihatin terhadap nasib orang-orang berdosa yang tidak mengenal gereja; maka, silakan anda maju dan kerjakanlah inti pelajaran yang terkandung dalam buku ini dan anda akan melihat apa yang akan terjadi kelak. Anda akan menjadi salah seorang di antara ribuan umat Kristen yang telah memiliki semangat baru untuk PERGI DAN MENGINJIL DI LUAR DARI LINGKUNGAN SENDIRI.

3. BERPIKIRLAH DENGAN CARA BARU

Apakah perbedaan antara “Penyegaran Iman (Revival)” dan “Penginjilan”? Apakah anda pernah merenung­kan hal ini? Apakah hal ini mengandung arti bagi anda?

Saya memang beranggapan bahwa tidaklah menjadi soal bagi kita sesuatu penamaan terhadap sesuatu benda. Hal itu tidaklah begitu penting. Yang terpenting ialah bagaimana wujudnya dan apa yang kita kerjakan itu berarti atau tidak. Namun di dalam soal perbandingan antara Penyegaran Iman kita dengan soal penginjilan itu kita harus memisahkannya dari pengertian memenangkan jiwa. Sebab antara keduanya jelas sekali perbedaannya.

“Penyegaran Iman atau Kebangunan kembali” adalah membangkitkan kemball sesuatu yang telah mempunyai nyawa dan kehidupan sebelum­nya. Sebab anda tidak mungkin menghidupkan kembali sesuatu yang belum pemah mengalami hidup sebelumnya.

Tetapi “Penginjilan” adalah menyampaikan Berita Kehi­dupan itu kepada orang-orang yang berada dalam keadaan MATI (rohani) di dalam segala pelanggaran dan dosa mereka, yang tidak pernah mengalami kehidupan. Mereka adalah orang-orang yang belum pemah diselamatkan, yang belum pemah mengenal gereja. Penginjilan adalah kesaksian dan usaha memenangkan jiwa yang terhilang itu.

“Penyegaran iman atau Kebangunan kembali” diperuntukkan bagi orang­ orang Kristen – bagi gereja Kristen.
“Penginjilan” ditujukan bagi orang-orang berdosa – bagi dunia yang terhilang itu.

Seorang yang berdosa tidak bisa dihidupkan KEMBALI oleh karena ia telah mati di dalam dosa-dosanya. Sebab ia belum pernah mengalami kehidupan yang sebenamya. Jadi ia memerlukan “Penginjilan” terlebih dahulu. Ia perlu menerima Berita Kehidupan itu terlebih dahulu.

Seorang Kristen telah menerima kehidupan itu dari Ha Mashiah pada saat ia percaya dan menerima Injil serta Ha Mashiah itu di dalam hidup pribadinya. Akan tetapi oleh karena orang Kristen itu bisa menjadi suam atau bisa pula mundur atau murtad, atau bisa pula kehilangan semangat dan cinta kasihnya yang pertama kepada YAHWEH, atau berobah menjadi lemah atau kendur semangatnya di dalam YAHWEH, maka seorang Kristen itu memerlukan “Kebangunan rohaninya kembali.”

Oleh sebab itu, maka:

  • Di dalam batas lingkungan gerejani berlangsunglah apa yang disebut “penyegaran iman atau kebangunan kembali” tersebut.
  • Di luar lingkungan gerejani terdapatlah gelang­gang dunia penginjilan tersebut.

Di lingkungan gerejani, yakni di tengah-tengah orang Kristen, kita patut melakukan kegiatan kebangunan rohan!

Di tengah dunia, di antara orang-orang berdosa yang terhilang, kita patut memberitakan Injil YAHWEH.

Inilah tugas utama dari pada evangelisasi atau PENGINJIL­AN itu, yakni memenangkan jiwa buat YAHWEH. Suatu tugas yang harus dijalankan DI LUAR LlNGKUNGAN MASYARAKAT GEREJANI ITU SENDIRI.            .

Kenyataan ini patut kita pahami terlebih dahulu dengan jelas agar apa yang kita pelajari dalam buku ini dapat dengan mudah dan memberi ilham dorongan bagi anda dalam meneapai tujuan yang dimaksudkan itu.

Bacalah buku ini dengan kesediaan hati anda untuk menerima cara berpikir yang baru agar anda lebih berhasil dalam menggapai jiwa-jiwa yang terhilang dan memenangkan lebih banyak lagi jiwa-jiwa itu buat Ha Mashiah.

Seorang pendeta atau seorang anggota yang awam biasa sekali pun juga, yang sungguh-sungguh menaruh perhatian terhadap massa yang belum mengenal agama Kristen itu, dan ia bersedia mengambil sikap berpikir yang baru, maka segala kegiatannya bagaimana pun eoraknya, akan beroleh hasil yang gilang-gemilang dalam memenangkan jiwa buat YAHWEH itu.

4. CARA BERPIKIR KAKU YANG BERBAHAYA

Dalam prakteknya semua tugas gerejani yang dilaksanakan sekarang ini di bidang penginjilan dilakukan orang dalam kerangka pemikiran JlWA YANG KAKU. Pada umumnya orang beranggapan seperti ini:

“Pokoknya apabila kita dapat mengajak sejumlah jiwa yang terhilang ke dalam gereja kita, maka kita telah berhasil menyelamatkan dia.”

Lalu kita mencari pembicara yang pintar untuk memberikan ceramah di lingkungan gereja kita,  kita memasang iklan,  mengundang orang-orang agar datang dan hadir pada perte­muan gerejani tersebut,  khususnya untuk mendengarkan uraian si pembicara itu.

Kita mengajak orang bertobat lewat radio, televisi atau surat kabar.
Tetapi alangkah kecewanya! Hanya sedikit saja orang yang datang.
Mengapakah demikian? Sebabnya, karena kebanyakan orang berdosa itu segan untuk datang ke gereja!

Walaupun demikian kita tidak dapat menerima kenyataan ini. Kita mencintai lingkungan gerejani kita. Kita telah mengatur rapih meja-meja dan bangku-bangku di dalam ruangan gereja kita. Lantainya kita sapu bersih dan mengalasinya dengan permadani. Kita mempunyai rombongan koor yang hebat suaranya serta seorang pendeta yang menggembalakan jemaat­nya dengan baik sekali. Pasti orang yang berdosa mau datang ke dalam gereja yang semacam ini!

Lalu kita membawa masuk para penyanyi itu, para penyanyi kwartet dari rombongan koor itu.

Sekali lagi orang-orang yang beriman mulai menyebarkan berita kesukaan itu dan menyambut hangat saudara-saudaranya yang seiman. Lebih banyak lagi orang menyelenggarakan perkumpulan keluarga dan melakukan kebaktian dari rumah ke rumah secara bergiliran. Banyak orang diundang untuk mendengarkan suara para penyanyi koor di gereja kita yang bagus itu. Begitu pula kita bisa dibantu oleh surat kabar, radio dan televisi dalam soal penyebaran acara kita itu.

Tetapi lagi-lagi hasilnya hanya sedikit. Hanya beberapa jiwa saja yang berhasil kita menangkan – beberapa anggota gereja yang sudah lama absen, dan berhasil kita kerahkan kembali, beberapa orang yang sudah murtad berhasil kita ajak lagi kembali kepada jalan yang benar, dan kita bangunkan imannya kembali, dan selebihnya mungkin satu dua orang berdosa yang datang hadir dan sengaja ingin mendengarkan.

Lalu kita mengundang lebih banyak lagi orang. Bahkan sampai ribuan jumlahnya. Tetapi mengapa mereka itu tidak datang? Gereja kita menghendaki keselamatan jiwa orang-­orang itu, bahkan berdoa lebih keras untuk itu lebih dari pada apa pun juga. Keadaan gedung gereja kita cukup memuaskan. Pendeta yang menggembalakan sidang jemaat kita tergolong seorang gembala yang jempolan. Ia memillki tanggung jawab terhadap jiwa-jiwa yang dirawatnya. Anggota-anggota gereja pun sangat menaruh minat terhadap jiwa-jilwa yang terhilang. Kita mempunyai pekerja-pekerja YAHWEH yang hebat-hebat di lingkungan gereja kita. Sebagiannya malah merupakan priba­di-pribadi yang sangat menonjol dalam kemampuan mereka memberikan bimbingan dan penyuluhan terhadap kaum jemaat. Orang-orang yang berdosa merasa diri mereka betul-betul berbahagia apabila diri mereka dikunjungi oleh pekerja-pekerja YAHWEH semacam in! Mereka merasa beroleh pengalaman yang menyenangkan di dalam kasih YAHWEH, lalu minta dibaptiskan di dalam gereja kita. Nah, itu sajalah jiwa-jiwa yang datang bergabung dalam lingkungan kita.

MENGAPA DEMIKIAN? Mengapa tidak begitu banyak orang berdosa datang dan beroleh keselamatan? Padahal kita sudah melakukan berbagai macam usaha bersusah payah untuk menarik sebanyak mungkin orang.

Soalnya tiada lain oleh karena anda bekerja di dalam lingkungan cara berpikir gerejani yang tradisionil. Seolah-olah anda hanya berkata dalam diri anda sendiri: “Lumayan jugalah, jika kita telah berhasil mengajak masuk beberapa jiwa yang terhilang ke dalam gereja kita, maka kita yakin mereka itu sudah diselamatkan.”

Memang jalan pikiran itu benar. Memang bagus bagi jiwa-jiwa yang terhilang itu sendiri yang memang TELAH DATANG! Tetapi tahukah anda mengapa bagian terbesar justru tidak datang ke gereja, itu adalah kenyataan, bahwa orang-orang yang berdosa ltu segan antuk datang ke gereja!

“Ah,” kita tentu saja membantah. “Pandangan semacam itu terlampau pesimis sifatnya. Kita tidak yakin hal itu demikian. Mesti ada saja sesuatu yang bisa menarik perhatian mereka!”

Lalu kita membawa para pemain musik. Sekali lagi kita membuat pengumuman dan kegiatan daya tarik istimewa. Sekali lagi kita mengajak mereka ikut berdoa bersama kita dalam kebaktian. Sekali lagi pintu gereja kita buka lebar-lebar.
Dan bersyukurlah kepada YAHWEH bagi kedatangan mereka yang betul-betul telah hadir itu. Sebab bukankah satu dua jiwa itu pun adalah sesuatu investasi yang berharga pula, benar?
Tetapi pada umumnya kita belum berhasil menggapai orang­-orang berdosa itu. Mengapa? Padahal kita telah menampilkan pemain musik kita yang terbaik untuk menarik mereka. Kita telah mempersiapkan acara itu dengan mantap sekali. Bahkan saudara-saudara kita seiman pun sudah berkorban habis-habisan untuk keperluan itu. Akan tetapi hasilnya hanyalah kegagalan belaka. Lalu dengan sedih dan putus asa kita bertanya-tanya di dalam diri kita itu: “Apa sih sebenamya yang bisa menarik orang berdosa zaman sekarang ini untuk datang ke gereja?” Lalu kita jadi bingung, tak tahu harus berbuat apa.

Dunia yang terhilang itu seakan-akan menantang kita dan mengejek kita semenjak sekian lamanya:  “Ya, bisa saja kalian mempunyai seorang pendeta yang bergelar Doktor dalam Ilmu Teologia. Bisa saja gedung gereja kalian diperlengkapi dengan alat air-condition, permadani yang indah terbentang di lantainya, kursi dan bangkunya yang empuk; Ya, boleh saja kalian mengajak kami lewat acara-aca­ra kalian melalui radio dan televisi, bisa saja kalian melancarkan ajakan itu lewat hubungan telepon, surat-menyu­rat, selebaran-selebaran, buletin, iklan suratkabar, dan kun­jungan pribadi. Siapa pun yang anda tonjolkan, tidak peduli siapa, entah pendeta tersohor, penceramah ulung, nabi-nabi, guru-guru, penginjil, pemain musik, penyanyi koor, ataupun pemain akrobatik, entahlah. TETAPI KAMI TIDAK AKAN SUDI DATANG KE GEREJA!” Inilah tantangan dunia dan sikap dunia terhadap kita.

Lalu, kalau begitu, apakah yang harus kita perbuat? BUANGLAH JAUH-JAUH CARA BERPIKIR KITA YANG KAKU ITU!

Apakah yang saya maksudkan dengan kalimat ini?  Yang kumaksudkan ialah, bahwa kita harus herani menghadapi kenyataan bahwa orang-orang yang berdosa itu tidak suka datang ke gereja untuk diselamatkan. Dan oleh karena amanat YAHWEH kepada kita itu ialah untuk mencapai orang berdosa tersebut dan membawa Injil kepada mereka, maka tiada jalan lain bagi kita kecuali merobah cara pendekatan kita itu. Kita harus membawa Injil itu ke luar dart lingkungan kita sendiri, ke tempat dimana orang berdosa itu berada. KITA HARUS MEMBAWA KABAR KESUKAAN DAN KESELAMATAN ITU KELUAR – tak bedanya seperti yang telah dilakukan oleh gereja YAHWEH yang pertama.

Satu-satunya golongan orang yang dapat kita menangkan buat Kristus hanyalah orang-orang berdosa itu. Oleh sebab itu, marilah kita pergi ke tempat di mana mereka itu berada. Dan pada umumnya mereka itu berada DI LUAR DARIPADA LINGKUNGAN KITA SENDIRI! Apabila kita hanya menyebarkan Injil di kalangan lingkungan kita sendiri, maka satu-satunya orang berdosa yang bisa kita menangkan hanya­lah mereka yang bangun pagi-pagi dengan rela, yang berdandan dan berpakaian, membuang langkah pergi ke gereja dan memasang telinga mendengarkan kotbah. Selesai. Tetapi sebagian besar dari orang-orang berdosa itu tidak akan pernah mau melakukan hal semacam ini.

Di dalam sebuah buku yang berjudul “Mengapa kita perlu mempunyai gereja yang memenangkan jiwa”, si pengarang buku itu berkata: “Gedung gereja adalah kawasan yang paling banyak ditaburi Injil di atas muka bumi ini. Kita berusaha untuk mengabarkan Injil kepada dunia dengan jalan menga­barkan Injil itu kepada gedung gereja. Kita berkhotbah kepada setiap ruangan dan kepada bangku-bangku. Cara kita mengabarkan Injil itu sama saja seolah-olah kita menganggap gedung itu sendiri yang perlu bertobat. Kita bekerja seakan­-akan semua orang yang butuh keselamatan itu, semua jiwa yang terhilang itu, sedang berada di dalam gedung gereja.”

“Hanya ada satu masalah yang kita hadapi: Jiwa-jiwa yang terhilang itu berada di mana-mana, bukan saja di gereja. Dan mereka itu tidak berada di dalam gereja sekarang, dan mungkin juga tidak bakal pemah datang ke gereja. Mereka itu tersebar di mana saja di seluruh pelosok dunia. Jadi, apalah manfaatnya kita melakukan usaha susah payah untuk memenangkan jiwa mereka di tempat yang itu-itu juga!”

Kebanyakan orang Kristen sekarang ini tidak menyadari bahwa tidak terdapat gedung gereja di dalam Alkitab Perjanjian Baru. Gene Edward berkata: “Sekarang ini justru gedung gereja itulah yang jadi penghalang terbesar dalam penyebaran Injil dan memenangkan jiwa yang terhilang. Hal itu tidaklah berarti adalah SALAH BESAR BAHWA KITA INI MEMPUNY GEREJA. Bukan demikian maksudnya! KESALAHAN KITA YANG TERBESAR IALAH OLEH KARENA KITA TIDAK MAU KELUAR DARl DALAM GEDUNG GEREJA ITU!

“Sebuah gedung gereja hanya mempunyai satu tugas terpenting: Menjaga para hadirin jangan sampai kedinginan di musim salju, dan jangan pula terlampau kepanasan di musim panas, atau jangan sampai kehujanan dan basah kuyup di musim penghujan!”

“Ini sama sekali bukanlah berarti memberikan suatu saran bagi anda untuk membakar habis gedung gereja anda itu. Bukan! Jelas tak dapat disangkal bahwa gedung gereja itu merupakan salah satu kebutuhan yang tak terelakkan dalam konsep kehidupan modern kita sekarang ini. Tetapi hendaklah kita berpegang teguh pada perspektifnya yaug tepat! Sadarilah bahwa pekabaran Injil itu BUKANLAH harus dipusatkan di dalam sebuah gedung gereja. Malah kegiatan itu seharusnya dipusatkan Dl LUAR LINGKUNGAN GEDUNG GEREJA. Sebab gedung gereja bukanlah tempat untuk membawa jiwa-jiwa yang terhilang, lalu membuat mereka itu bertobat. Malah sebaliknya. Gereja itu harus merupakan suatu markas besar pertempuran yang mengatur segala kegiatan di medan perang. Ia harus mengirim para prajurit Ha Mashiah itu keluar melakukan tugasnya di luar.

Sebab di luar sana terdapat berjuta-juta orang berdosa yang menunggu dengan penuh kerinduan, kebingungan, kelaparan, penuh hasrat dan sudah cukup matang untuk dituai. Di sanalah mereka itu berada-justru DILUAR LINGKUNGAN GEREJA! Mereka tersebar di segenap penjuru bumi ini. Mereka memerlukan tindakan keselamatan. Mereka membutuhkan keampunan. Mereka rindu akan pelajaran tentang Kristus. Mereka takut menghadapi maut sementara berada dalam keadaan mereka seperti sekarang itu. Mereka dilanda masalah-masalah yang rumit dan rindu menerima YAHWEH dalam hidupnya. Akan tetapi mereka sungguh segan untuk datang ke gereja. Sebab mereka pun tidak tahu pula gereja mana yang dapat mereka andalkan, yang bisa mereka percayai.

Tetapi apabila kita pergi mendatangi mereka itu, menyam­paikan kepada mereka itu kabar Injil, justru ditempat mereka itu berada, maka mereka akan menerima Ha Mashiah Mereka akan menerima anugerahNya dan menerima keselamatan dari padaNya dengan secara suka rela.

Maka dengan suka cita mereka akan mengikuti anda ke gereja di mana iman mereka akan bertumbuh dalam anugerah Elohim serta pengetahuan mereka tentang Kristus berkembang, karena mereka akan mempercayai anda, gereja anda dan pendeta anda. Apa lagi bila mereka merasakan bahwa anda menaruh perhatian terhadap jiwa mereka. Anda datang kepada mereka dan menolong mereka menerima Kristus di tempat mereka berada. Mereka sungguh menaruh keperca­yaan atas diri anda! Mereka akan pergi ke gereja anda, Suatu gereja yang menaruh perhatian pula – terhadap orang-orang berdosa!

Seorang Kristen yang paling pemalu sekalipun di atas bumi ini yang memasuki pinta rumah seorang berdosa untuk bersaksi, boleh saja mengucapkan dua patah kata di daIam bahasa yang dapat dipahaml oleh yang bersangkutan sebelum ia berbicara panjang lebar: “SAYA PRIHATIN!” Dan pada dasarnya memang manusia itu ingin dikasihi, ingin diperlakukan dengan baik.

Salah satu rahasia terbesar yang membuat toka-toko kelontong di Amerika mengalami sukses yang begitu besar dagangannya di seluruh negeri oleh karena mereka menjalankan- suatu gerakan kampanye promosi yang bersifat nasional dengan hanya mengucapkan dua buah perkataan yang singkat: “KAMI PERHATIKAN.” Lalu mereka menam­bahkan sedikit kemungkinan bagi para langganan mereka untuk berhutang. Mereka sungguh-sungguh menaruh perhatian terhadap kepentingan para langganan yang mereka layani itu.

Orang-orang Kristen jaman sekarang pun harus bertanya  pada diri mereka sendiri: Apakah kita ini sungguh-sungguh menaruh perhatian terhadap nasib orang-orang yang berdosa itu? Mereka yang berada diluar lingkungan gereja kita, yaitu mereka yang segan atau takut untuk masuk ke dalam gedung gereja kita apakah oleh karena ragu-ragu beroleh keselamatan?

Ada terdapat sebuah gereja Baptis di New Orleans, yang telah berhasil meraih banyak jiwa datang kepada Ha Mashiah. Rata-rata tiap tahun jumlah yang dicapainya itu melebihi dari jumlah jiwa yang dimenangkan oleh gereja yang mana pun di Amerilka Serikat. Lalu seseorang bertanya kepada pendeta gembala di situ: “Apakah anda memenang­kan jiwa-jiwa itu masuk ke dalam kelompok gereja anda dengan cara menyuruh mereka itu menghadiri pelajaran Sekolah Minggu?”

Jawabannya tegas berbunyi: “Tidak!” Ia melanjutkan, “Kami memenangkan hampir setiap jiwa untuk Kristus bukanlah melalui pendaftaran di gereja. Seperti anda maklum kami hidup di suatu daerah yang sangat taat beribadah. Orang-orang di sekitar ini mempunyai kecende­rungan yang sangat setia kepada agama yang mereka anut. Walaupun demikian tidak ada seorang pun di antaranya yang dapat kami ajak datang berkunjung ke gereja kami. Itulah sebabnya mengapa model gereja kami merupakan satu gereja yang bertugas memenangkan jiwa. Kami memang terdesak untuk memenuhil tuntutan ini, yakni menjadi gereja yang mencari jiwa yang terhilang di dalam rumah-rumah mereka, atau di tempat pekerjaan mereka. Nanti setelah mereka sungguh-sunggguh bertobat dan berubah sikap hidupnya setelah menerima Ha Mashiah, dengan kata lain Lahir Baru, maka barulah mereka itu datang masuk ke daIam gereja kami dan menjadi anggota yang setia pada gereja kami.”

Setiap tahunnya gereja itu menerima tiga atau empat ratus orang baru yang datang bertobat kepada YAHWEH. Ini belum termasuk orang-orang lain yang ratusan juga jumlahnya, yang telah dimenangkan pula oleh kegiatan para anggota gereja itu untuk Kristus, tetapi jiwa-jiwa itu rela bergabung dengan gereja lain yang terdekat misalnya. Belum lagi mereka yang telah dimenangkan buat Ha Mashiah tetapi belum bersedia menggabungkan diri dengan salah satu gereja tertentu.

Bagaimanakah caranya gereja itu sampai berhasil begitu rupa?

Mereka menerima kenyataan itu, bahwa orang-orang berdosa itu tidak bisa mereka tunggu di pintu gereja. Mereka tak bisa mengharapkan kedatangan orang-orang berdosa itu harus datang masuk ke dalam gereja mereka, lalu mengharap­kan mereka itu menyatakan pertobatan kepada YAHWEH. Yang mereka lakukan ialah mengirim anggota-anggota gereja mereka yang setia MELAYANI JIWA-JIWA DILUAR! Mereka pergi keliling pada setiap minggu, mengetok pada pintu orang-orang itu, dari rumah ke rumah. Mereka duduk bertamu sambil memberitakan kabar selamat itu dari dalam Injil. Mereka bercakap-cakap di meja makan, atau di beranda, entah sambil berdiri di ambang pintu, ya mereka berhadapan langsung dengan jiwa-jiwa yang ingin mereka menangkan buat Kristus itu di tempat jiwa-jiwa itu berada, di tempat di mana orang-orang itu menyambut mereka dengan hangat, Di LUAR LINGKUNGAN GEREJA MEREKA.

Tengoklah kepada para pengikut kaum Saksi Yehova. Mereka merupakan salah satu organisasi agama yang paling cepat berkembang di dunia Barat. Mengapa bisa demikian?

Ada berapa banyakkah jiwa yang mereka bawa kepada pertobatan melalui gedung pusat kegiatan agama mereka? Praktisnya tak ada seorang pun! Mereka sadari bahwa tempat untuk membuat orang berdosa itu bertobat itu adalah di rumah-rumah orang-orang berdosa itu sendiri. Di sana, di mana mereka berdiam, bekerja dan bermain-main. Maka mereka pun PERGILAH dengan amanat yang mereka bawa, maka mereka memenangkan jutaan jiwa manusia.

Lalu kenapa kita tidak belajar dari teladan mereka itu? Oleh karena kita telah keracunan oleh satu sikap yang kaku dan kita tidak pemah berhasil untuk menggeser cara berpikir yang kaku itu! Semua program Sekolah Minggu kita, acara latihan-latihan kegiatan kita, semua pelajaran Alkitab kita, hampir semua aktivitas kita itu ditujukan sepenuhnya untuk membuat daya tarik bagi orang-orang berdosa itu agar supaya mau’ masuk ke dalam gereja kita. LALU dengan begitu kita beranggapan bahwa kita mampu dan dapat membawa mereka kepada keselamatan. Tetapi hasilnya justru adalah kebalikan­nya. Kita justru seakan-akan menempatkan gerobak di hadapan kuda penariknya.

Kita telah mengembangkan dan mengajarkan serta memajukan segala macam program, ide, skema, dan kampa­nye berdasarkan cara “penginjilan berdasarkan pendaftaran”. Kita mencoba berusaha membuat orang-orang yang belum atau tidak kenal gereja agar supaya mereka itu datang menghadiri Sekolah Minggu, pertemuan keluarga, makan-minum di pesta, perkumpulan nyanyi, pelajaran agama, pembacaan Alkitab, pertandingan-pertandingan, dan kebaktian di gereja. Tetapi hanya sedikit yang dapat kita ajarkan kepada mereka itu dibandingkan dengan tugas kita yang harus memenangkan jiwa itu – yakni bagaimana menggiring seseorang ke arah satu pengambilan keputusan untuk menerima Kristus DI LUAR LINGKUNGAN GEREJA KITA. Entah hal itu berlang­sung di pabrik, di restoran, di taman umum, di jalan raya, di dalam rumah orang yang bersangkutan sendiri.

Dengan kata lain, banyak gereja-gereja punya acara yang bagus-bagus dan menarik serta pelajaran-pelajaran agama tentang bagaimana mengundang orang datang ke gereja, tetapi bukanlah bagaimana caranya meraih jiwa yang terhilang itu atau dimenangkan bagi Kristus di tempat mereka itu berada.

Di dalam kitab Perjanjian Baru kita baca bagaimana orang-orang Kristen itu bersaksi “dari rumah ke rumah.” Dengan cara begitu mereka membawa banyak jiwa menjadi murid-murid YAHWEH dari antara sekian banyak manusia.

Cara yang ditempuh orang sekarang ini adalah- bagaimana membawa orang-orang itu ke dalam gereja dan kemudian baru membawa mereka kepada Ha Mashiah. Tentu saja cara ini merupakan sistim yang cocok bagi orang-orang yang rela datang berkunjung ke gereja. Akan tetapi 90% dari orang-orang yang berdosa itu tidak pernah akan mau datang ke gereja, apa pun daya tarik yang kita pergunakan untuk memancing mereka.

Konsep yang tertera di dalam Alkitab ialah bagaimana mencari jiwa buat YAHWEH, maka BARULAH kita bawa mereka ke tempat pertemuan. Kita harus menangkan jiwa mereka terlebih dahulu di tempat mereka itu berada. Dan kesempatan semacam ini sungguh tidak mengenal batas!

Kebanyakan program latihan dan pembinaan rohani itu didasarkan atas pengarahan terhadap gereja atau organisasi. Padahal konsep yang tercantum dalam Kitab Perjanjian Baru adalah didasarkan pada prinsip bagaimana mengarahkan semua orang itu kepada Ha Mashiah.

Entah kita suka atau tidak suka menerima kenyataan ini, tetapi gereja (baik dalam bentuk gedung maupun denominasi Kristen tertentu) telah menciptakan satu suasana yang paling gersang dalam pendekatannya terhadap orang berdosa. Hasil yang dicapainya secara rata-rata dapatlah dikatakan NOL, oleh karena kebanyakan dari orang yang berdosa itu tidak mau datang ke gereja. Tetapi sebaliknya pula, adalah merupakan fakta yang mengagumkan, apabila tokoh Yeshua Ha Mashiah itulah yang jadi sasaran pembinaan kita. Apabila kita melakukannya dengan tepat, maka pendekatan semacam itu mempunyai pengaruh yang paling mantap yang bisa menyentuh hati seseorang manusia di atas muka bumi ini.

Selama turun-temurun kepada orang-orang Kristen telah ditanamkan pengajaran dan latihan untuk bagaimana mengun­dang orang datang ke gereja atau menghadiri pelajaran agama. Tetapi sekarang ini arah jarum jam itu berputar kembali. Orang-orang Kristen sudah mulai belajar bagaimana membawa jiwa-jiwa itu kepada Ha Mashiah – DI LUAR LINGKUNGAN GEREJA. Mereka itu PERGI KE SEGALA PENJURU DUNIA, berbicara tentang Kristus, DI TEMPAT DI MANA JIWA­-JIWA ITU BERADA.

Inilah amanat pelayanan yang ditugaskan bagi umat Ha Mashiah yang harus kita gali kembali apabila seseorang mau menaruh minat terhadap nasib jiwa seseorang yang terhilang.

Kita harus meninjau kembali arti dan makna dari pada “evangelisasi” atau “penginjilan” itu. Kita harus berani melihat kembali apakah gereja kita itu ada memiliki atau tidak acara yang terarah semacam itu. Apabila tidak, maka hendaklah kita bertanya pada diri kita sendiri, mengapa? Jika kita telah menyadari kekurangan kita itu, maka hendaklah kita rela pula untuk melakukan sesuatu terhadap hal itu.

Tentu saja ada orang yang segera nyeletuk: “Tak bisa diragukan lagi bahwa gereja kami yakin akan prinsip penginjilan itu. Tentu saja kami memillki program penginjilan kami sendiri.”

Akan tetapi apabila gereja anda itu tidak menggapai orang-orang berdosa itu-seperti caranya yang pemah dilakukan oleh gereja YAHWEH yang pertama, maka hendaklah anda jangan menaruh curiga terhadap cara berpikir yang baru itu. Baiklah anda bersikap jujur dan terbuka terhadap diri sendiri, meninjau dari dekat dan lebih teliti pola-pola kerja gereja YAHWEH yang pertama itu, yang lebih mantap dan praktis hasilnya dalam memenangkan jiwa buat Ha Mashiah – khususnya mereka itu yang tidak tergolong dalam lingkungan kelompok gerejani kita. Lalu bersiap-siaplah untuk PERGI KE SEGALA PENJURU DUNIA dan BERSAKSI TENTANG HA MASHIAH di tempat di mana orang-orang berdosa itu berada.

5. PANDANGAN 20-20

Didalam Kisah Para Rasul 5:42 kita baca : Dan setiap hari mereka melanjutkan pengajaran mereka di Bait Elohim dan di rumah-rumah orang dan memberitakan Injil tentang Yeshua yang adalah Mashiah. (Kis. 5:42) in every house (dari buku aslinya dan di Alkitab KJV)

Mereka melakukan hal itu setiap hari. Mereka melakukan­nya di bait Elohim, dan mereka melakukannya tiap rumah.

Dalam kisah 2:46 “Mereka senantiasa berkumpul tiap-tiap hari.”

Dalam kisah 2:47 – Dan tiap-tiap hari YAHWEH menambah jumlah mereka dengan orang yang diselamatkan.”

YAHWEH hanya bisa menambah jumlah jiwa itu setiap hari apabila kita menginjil juga setiap hari. Dengan jalan melakukan kebaktian dua kali seminggu, dan melakukan program besuk secara sewaktu-waktu kepada seseorang anggota gereja yang kebetulan tidak datang ke gereja, tidaklah mungkin bisa menambah jumIah orang bertobat setiap harinya.

Apabila suatu kelompok orang-orang Kristen bersaksi “di dalam rumah ibadat dan di dalam setiap rumah orang setiap hari, sehingga YAHWEH pun bisa menambahkan jumlah mereka itu setiap hari,” maka jumlah kelompok itu akan bertambah paling kurang dengan 365 orang dalam setahun. Saya perhatikan bahwa sejumlah besar gereja-gereja itu tidak pemah meneapai taraf pertumbuhan yang minimum itu.

Kisah 6:7 – Firman Elohim makin tersebar, dan jumlah murid di Yerusalem makin bertambah banyak; juga sejumlah besar imam menyerahkan diri dan percaya.” (berlipat kali ganda, multiplied greatly di KJV)

Di dalam Kisah 2 YAHWEH itu menambahkan. Tetapi di dalam Kisah 6 YAHWEH sudah mulai memperlipat-gandakannya. Jelas sekali bahwa orang-orang Kristen yang pertama itu menuai hasil yang gilang gemilang luar biasa.

Kisah 20:20 berkata – Sungguhpun demikian aku tidak pernah melalaikan apa yang berguna bagi kamu. Semua kuberitakan dan kuajarkan kepada kamu, baik di muka umum maupun dalam perkumpulan-perkumpulan di rumah kamu.”

Maka di dalam Kisah 19:10 kita dapati ayat yang paling fantastik dari masa kejayaan gereja yang pertama itu. Kadang-kadang kita memang menemukan ayat-ayat yang betul-betul merupakan ujian terhadap iman kita mengenai Alkitab itu. Ayat ini merupakan salah satu dari ayat-ayat semacam itu. Apakah yang dikemukakan ayat itu hanya dalam arti kiasan saja? Apakah keadaan itu sekadar dilebih-Iebihkan saja? Dapatkah kita menganggapnya secara harafiah tentang apa yang dimaksudkan itu?

Kisah 19:10 itu berbunyi demikian – Hal ini dilakukannya dua puluh tahun lamanya, sehingga semua penduduk Asia mendengar firman YAHWEH, baik orang Yahudi maupun orang Yunani.”

Begitu fantastik kedengarannya! Nampaknya seperti sesuatu hal yang tidak mungkin!
Hanya dalam waktu dua puluh tahun! Bayangkan, sehingga semua yang tinggal di tanah Asia itu menerima kesaksian tentang Injil Ha Mashiah itu.
Sungguh waktu yang singkat! Tetapi sungguh mengagum­kan sekali!
Tetapi maaf, sudahkah anda perhatikan bahwa SAYA TELAH KELIRU MENGUTIP JUMLAH TAHUN yang dimaksudkan itu? Bukan dua puluh tahun! Melainkan HANYA DUA TAHUN SAJA!
Hanya dalam waktu DUA tahun semua orang di tanah Asia Kecil telah sempat mendengar kabar Injil itu.
Padahal waktu itu belum ada radio, televisi, listrik, alat perekam, mobil pick-up, piringan hitam, pengeras suara atau loud-speaker, belum ada kapal terbang jet atau bahkan kapal api yang cepat pun belum ada. Belum ada mobll-mobil. Bahkan belum ada sepeda atau mesin ketik untuk menulis.
Bagaimana bisa mereka bisa mencapai hasil yang begitu mengagumkan?
Sebabnya tiada lain, oleh karena semua orang Kristen ikut giat dalam usaha pelayanan itu. Mereka tidak berhenti bersaksi setiap harinya di dalam bait Elohim maupun di dalam tiap-tiap rumah.
Mereka betul-betul memiIikl pandangan 20-20 itu secara murni.
Mereka betul-betul menaruh rasa prihatin terhadap orang­-orang yang berdosa!
Dalam waktu DUA TAHUN saja mereka sudah berhasil menjangkau setiap orang di tanah Asia waktu itu.
Mereka PERGl KE SEGALA PENJURU DUNIA dan mengabarkan Injil Ha Mashiah itu Dl LUAR
LlNGKUNGAN MEREKA SENDlRl.

6. PERLUKAH KITA MENUTUP GEREJA?

”Kita akan menyelenggarakan suatu kampanye penginjilan,” demikianlah seorang pendeta muda mengumumkan kepada para jemaatnya yang hadir.  Selama berlangsungnya kampanye penginjilan itu, maka gereja kita akan ditutup, kecuali pada hari Minggu.” [atau hari Saptu untuk gereja tertentu].

Apa maksudnya dengan kalimatnya itu? Bagaimana mungkin suatu gereja itu ditutup kegiatannya oleh karena hendak menyelenggarakan suatu kampanye penginjilan?

Tetapi pendirian kita justru adalah sebaliknya. Kita mengumumkan suatu kampanye penginjilan, tetapi semua pertemuan itu akan berlangsung di dalam gedung gereja pada setiap malamnya, agar supaya gereja itulah yang bisa menjadi pusat dari pada kegiatan kampanye penginjilan itu.

Tetapi justru cara inilah yang lagi-lagi menggambarkan cara berpikir yang kaku tentang hal penginjilan itu. Kita berpendapat bahwa kita perlu mendatangkan orang-orang yang berdosa itu masuk ke dalam gereja terlebih dahulu, barulah kita melakukan usaha-usaha untuk menyelamatkan mereka.

Pendeta yang muda itu berusia 24 tahun. Ia telah menyelesaikan pelajarannya di Sekolah Alkitab dan menaruh harapan sepenuhnya pada Elohim untuk membimbing dia ke dalam kawasan panen yang telah matang untuk dituai, yakni memenangkan jiwa-jiwa yang terhilang itu.

Dia pergi ke daerah kota-kota besar. Di sana ia temukan sebuah gedung gereja yang telah lama ditutup. Yang pintu­-pintunya telah lama dipaku dengan kayu palang, sedangkan jendela-jendelanya tertutup rapat.

Pada tahun 1900 gereja itu merupakan gereja yang terbesar di dalam kota itu. Tetapi menjelang tahun 1959 gedung itu sudah ditinggalkan orang dan ditutup rapat. Selama dua tahun tak pemah lagi ada kegiatan kebaktian gerejani di dalam gedung ini. Gereja itu telah mati.

Pada hal bila kita jelajahi kembali pada tahun 1900 ada terdapat lebih dari 800 orang yang bersembahyang secara tetap dan teratur di dalam gedung ini, yang bentuknya begitu indah dan bagus sekali itu. Gereja itu adalah tempat orang golongan elite berbakti, dan terletak di salah satu wilayah tempat permukiman yang terindah di bagian kota itu.

Lalu orang-orang yang kaya dan terpelajar itu pada pindah ke tempat yang lebih bagus lagi, dan datanglah orang-orang yang miskin mendiami daerah itu. Apa pun usaha yang dilakukan oleh gembala sidang, tetapi mereka tidak berhasil dalam mempertahankan kegiatan gereja itu. Akhirnya gedung yang indah dan megah itu menjadi kosong. – Lalu pada tahun 1959 pendeta muda yang berusia 24 tahun, itu datang kekota itu dan melihat keadaan gereja yang menyedihkan itu.

la terharu. Hatinya tergerak melihat keadaan itu dan masih menaruh harapan atas adanya tujuh orang anggota yang masih tersisa yang datang menemui dia. Mereka Ialu memilih dia untuk menjadi gembala sidang mereka.

Tindakan yang berikutnya ia lakukan ialah pergi mengun­jungi sebuah rumah yatim piatu yang tidak berapa jauh letaknya dari situ. la minta izin kepada pimpinan rumah yatim itu agar supaya diperkenankan ke empat puluh orang anak-anak yatim itu datang menghadiri kebaktian di gereja itu pada hari Minggu itu.

Jadi, ia mulai dengan 40 orang yatim, tujuh orang sisa anggota-gereja yang lama itu, dan anggota keluarganya sendiri. (Seluruhnya jumlah mereka 50 orang).

Kemudian ia mengerahkan mereka itu pada kegiatan penginjilan yang bersifat memenangkan jiwa, untuk mendatangi orang-orang dan mengajarkan kepada mereka kabar selamat itu. Tetapi sebelumnya ia ajarkan terlebih dahulu kepada anggota-anggota gerejanya yang sedikit itu untuk bagaimana caranya memenangkan jiwa. Lalu terjadilah peristiwa yang ganjil. Gedung tua besar yang megah itu yang mestinya memuat hadirin sebanyak 1000 orang, lalu hanya ditempati oleh sepuluh orang anggota orang-orang Kristen yang sederhana. Mereka cukup saja menempati satu baris bangku yang paling depan. ­Tetapi jiwa dan semangat mereka cukup bernyala-nyala untuk memperoleh pelajaran tentang bagaimana earanya memenang­kan jiwa buat YAHWEH.

Tentu saja kursus latihan pekerja YAHWEH itu merupakan suatu usaha yang sukses. Maka sehabis kursus inilah maka pendeta yang masih muda usia itu melakukan pengumumannya yang tidak kolot itu:  “Kita akan menyelenggarakan suatu kampanye penginjilan. Selama kampanye penginjilan itu berlangsung, maka gereja kita akan ditutup, kecuali pada hari Minggu.”

Mengapa mesti menutup gedung gereja?

Oleh karena mereka harus pergi keluar ke tempat-tempat di mana orang-orang berdosa itu berada! Mereka akan pergi mengabarkan Injil DI LUAR LINGKUNGAN MEREKA SENDIRI.

Sepuluh orang Kristen telah dilatih untuk itu. Mereka sudah siap untuk segala tindakan memenangkan jiwa buat YAHWEH.

Setiap malam mereka berkumpul bersama untuk berdoa. Lalu tiap-tiap orang diantara mereka itu dibagi-bagi menurut jalan-jalan yang berbeda-beda pula. Mereka betul-betul memulai suatu kampanye penginjilan yang murni seperti halnya pada zaman para Rasul. Mereka mulai mengetuk pada pintu rumah-rumah, bersaksi tentang Ha Mashiah, dari rumah ke rumah. (Pada setiap hari Minggu mereka kumpul lagi dengan membawa hasil yang mereka peroleh itu, yakni orang-orang yang menyatakan dirinya bertobat kepada YAHWEH).

Empat minggu kemudian mereka sudah berhasil mengerah­kan 220 orang anggota! Sungguh suatu kebangunan kembali dari gereja tua itu, cuma karena mereka telah mempraktekkan

cara penginjilan yang pertama dulu kala itu. Dan ini pun baru suatu langkah permulaan saja.

Tanpa mengundang seorang penginjil dari daerah lain, tanpa mengeluarkan biaya tambahan, tak perlu membayar rekening gas pemanas ekstra atau arus listrik ekstra untuk air-condition. maka gereja itu telah berhasil menuai panen jiwa yang luar biasa banyaknya. Mereka telah beroleh pandangan baru tentang caranya memenangkan jiwa yang terhilang itu. ­DI LUAR LINGKUNGAN MEREKA SENDIRI. Hanya 10 orang Kristen saja yang pergi keluar setiap malamnya. berkunjung ke rumah-rumah dan memenangkan jiwa untuk Ha Mashiah – di tempat yang tidak termasuk kawasan Ilngkungan mereka sendiri.

Tetapi mereka itu tidak berhenti sampai waktu empat minggu saja. Mereka telah beroleh satu pandangan yang baru. Mereka dilanda satu semangat berkobar-kobar, yang segar dan sangat rindu untuk menyelamatkan jiwa-jiwa yang terhilang.

Mereka menemukan satu kenyataan yang besar, bahwa jiwa-jiwa itu sebenarnya mudah saja untuk dimenangkan ­apablla kita mendekati mereka il tempat mereka itu sendiri berada.

Pendeta itu berucap: “Sekarang saya hanya menghadapi satu masalah. Anggota-anggota gereja saya tidak lagi mau berbuat hal lain kecuali hendak memenangkan jiwa itu.”

Sebelum tahun itu, berakhir, maka gereja itu telah berhasil mengerahkan jiwa-iwa yang terhilang jauh leblh banyak dari pada gereja manapun di dalam kota itu. Sebab mereka telah melakukan hal itu DI LUAR LINGKUNGAN GEREJA MEREKA SENDIRI.

***

Suatu gereja baru yang didasarkan atas usaha memenang­kan jiwa telah merayakan hari ulang tahunnya yang ke lima. Dalam satu tahun gereja itu telah berhasil mencapai jumlah ke anggotaan yang meliputi 440 orang. Kini jumlah hadirin yang jadi anggotannya sudah berkisar 2000 orang.

Setelah masa satu tahun mereka masih melakukan rapat pertemuan di garasi, tetapi keuangan yang mereka berhasil capai waktu itu sudah meliputi 6000 dollar, sementara jumlah pengeluaran untuk biaya penyelenggaraan segala kegiatan gerejani itu berkisar sekitar angka itu pula. Sekarang ini biaya pengeluaran mereka telah lebih meningkat jumlahnya sampai 200.000 dollar setahun, tetapi milik kekayaan gereja itu pun sudah meliputi nilai seharga satu juta dolar besamya.

Selama masa perkembangannya dalam lima tahun itu, gedung gereja itu sudah sempat berkembang luas dengan menambah lima buah gedung gereja yang baru yang lain lagi.                Mengapa gereja ini termasuk salah satu gereja yang paling pesat perkembangannya di dunia?

Pendeta itu menerangkan bahwa ia telah menjadi gembala dari gereja itu ketika mereka dalam tahun pertama masih mengadakan rapat dalam gedung garasi. Tetapi ia telab mengumumkan tekadnya, bahwa apa pun akibatnya, maka gereja itu hendaknya menjadi satu gereja yang terus-menerus memenangkan jiwa buat YAHWEH!

Ia melatih kurang lebih sepuluh orang dari anggotanya dan mulai mempraktekkan penginjiIan dari rumah ke rumah. Mereka bersaksi kepada jiwa-jiwa yang terhiIang itu – di tempat mereka itu berada – dan memenangkan jiwa-jiwa itu untuk Ha Mashiah.

Untuk tahun pertama mereka menangkan 150 jiwa ­kebanyakan di antara mereka itu dimenangkan di dalam rumah mereka sendiri.
Tahun yang berikutnya kira-kira 300 jiwa yang baru bertobat telah berhasiI dibawa masuk ke dalam gereja melalui cara yang sama.
Tahun yang berikutnya lagi mereka menangkan 500 orang, dan selanjutnya 700 orang lagi.
Pendeta itu berkata: “Sekarang ini saya mempunyai lebih banyak pengerja YAHWEH dari pada jumlah anggotaku dalam empat tahun yang lalu.”
Sekarang gereja itu sudah bisa membiayai 44 orang misionaris beserta dengan anak isteri mereka ke berbagai ladang misi, padahal jumlah mereka pada waktu empat tahun yang lampau baru 44 orang anggota saja.

Seorang penginjil lalu bertanya kepada pendeta itu bagaimana ia sampai bisa berhasiI begitu menyolok dalam perkembangannya itu. Pendeta itu menjawab: “Datanglah pada waktu kami lagi sibuk melakukan pelayanan pertengahan mingguan, maka saya akan menunjukkan kepada anda alasannya mengapa gereja kami berkembang begitu pesatnya.

Pada hari Rabu malam terdapat lebih dari 700 orang yang hadir. Lalu pendeta itu bertanya kepada para hadirin itu satu pertanyaan: “Siapakah di antara saudara-saudara yang telah keluar meninggalkan gedung gereja ini selama tahun ini dan memenangkan paling kurang satu jiwa buat YAHWEH?”

Maka lebih dari 300 orang pun bangkit berdiri dan menyatakan pernah berbuat hal yang demikian itu.

Sesungguhnya gereja itu telah sempat menemukan kembali akan perjuangan para rasul pada awal pertama gerejani untuk memenangkan jiwa – yang rahasianya sebenamya tiada lain adalah apabiIa kita sungguh merasa turut prihatin dengan nasib orang-orang yang berdosa itu, sehingga kita merasa perlu untuk memenangkan mereka buat Ha Mashiah. Dan setiap orang, babkan siapa saja dapat melakukan hal ini, asal saja ia mau pergi dan mengunjungi jiwa-jiwa yang terhiIang itu di tempat mereka itu berada – yakni DI LUAR LINGKUNGAN MASYARAKAT GEREJANI KITA SENDIRI.

***

Ada pula seorang pendeta yang beroleh kehormatan besar luar biasa karena berhasit membaptiskan ribuan orang setiap tabunnya dibandingkan dengan pendeta yang mana sekalipun di dunia ini. Oleh sebab itu gerejanya termasuk salah satu gereja yang langka yang beroleh sukses besar dalam memenang­ka jiwa di dunia ini.

Seorang pekabar Injil mengajukan pertanyaan kepadanya: “Apakah yang menyebabkan gereja anda membawa orang bertobat jauh lebih banyak jumIahnya di bandingkan dengan gereja mana pun di dunia ini?”

Ia menjawab pertanyaan ini dengan hanya satu kalimat yang pendek saja: “Oleh karena anggota-anggota gerejaku mencari jiwa buat YAHWEH.”

Dengan kalimat yang singkat ini ia telah memberikan kunci rahasia suksesnya yang sebenarnya.

Pendeta itu berkata: “Berulang-ulang kali saya selalu menekankan satu kebenaran kepada para anggotaku. Saya mengkaji-nya sampai berulang kali, sehingga’ akhirnya mereka sendiri juga yakin akan hal itu.”

Kebenaran yang selalu ia tekankan itu ialah:  ”Maka mereka itu senantiasa berada di dalam bait Elohim setiap hari dan di rumah-rumah. Mereka tidak berhenti mengajar dan memberitakan Injil tentang Ha Mashiah.”

Bahwa anggota gereja pada hakekatnya harus berkunjung ke rumah-rumah setiap keluarga dan bergerak ke dalam berbagai pelosok kota. Gereja itu mempunyai lima macam program kunjungan dalam setiap minggu. Dengan demikian mereka bisa mencapai hubungan dengan kurang leblh banyak 10.000 orang dalam seminggu.

Bagaimana hal itu mungkin ?

Pendeta itu menerangkan bahwa ia menekankan soal memenangkan jiwa dan bersaksi untuk Ha Mashiah demikian mantapnya, sehingga para anggota itu yakin betul bahwa mereka harus mencari jiwa untuk dimenangkan. Oleh sebab itulah maka mereka rela melakukan hal itu. la jadikan semboyan itu akan perjuangan di dalam kehidupannya sendiri. la kotbahkan hal itu setiap kali ia berdiri di atas mimbar. la tidak pemah berhenti menekankan pentingnya hal itu. Keyakinan itu Ialu mendapat tempat di dalam hati para anggotanya demikian rupa sehingga – di luar lingkungan gereja – hal itu menjadi semacam semangat yang kuat akan pekerjaan YAHWEH yang luar biasa hebatnya. Tahun yang lampau mereka menerima kira-kira 1.400 orang anggota baru yang bertobat dan menggabungkan diri dalam persekutuan gereja mereka.

Tetapi anda mungkin saja berkata, bahwa gereja-gereja itu adalah gereja-gereja yang besar. Sedangkan gereja anda sendiri hanyalah kecil saja.

Tetapi anda jangan lupa, bahwa orang-orang berdosa itu pun hidup dalam kelompok-kelompok kecil juga. dan mereka pun sama pekanya dalam menyambut Ha Mashiah asal saja kita mencari mereka itu dan menyampaikan kabar Injil itu kepada mereka diluar, di mana mereka ita berada.

Sebuah gereja kecil terletak di tengah masyarakat pedesaan yang serba polos di alam terbuka. Pendetanya berkata: “Anda bisa berdiri di atas atap gereja ini dan hanya dapat melihat dua buah rumah.”

Tatkala ia menjadi pendeta di situ anggotanya baru kurang lebih 75 orang. (Seluruh wilayah itu mempunyai penduduk tidak leblh dari 400 orang saja).

Lalu pendeta itu melakukan semacam sensus agama. la menemukan bahwa hanya ada enam orang yang belum diselamatkan di daerah itu – Dan mereka itu sangatlah sulit dan kebal sekali terhadap Injil.

Akan tetapi hanya dalam waktu dua tabun gereja itu telab memenangkan kurang lebih 300 anggota untuk Ha Mashiah. Dengan demikian kehadiran di gereja itu berkisar sekitar 400 orang setiap hari Minggu.

Bagaimana hal ini terjadi ?

Sebab pendeta yang muda itu tahu betul rahasia untuk memenangkan jiwa. la tahu bahwa orang-orang berdosa itu pada umumnya tidak mau datang ke gereja untuk minta diselamatkan. Oleh sebab itulah mereka harus kita raih diluar Iingkungan masyarakat kita  sendiri.

la melatih sekelompok aoggotanya untuk bersaksi dan membimbing jiwa-jiwa untuk mengambil keputusan menerima Yeshua, – dari tempat mereka bermuakim. Mereka berjalan keliling di sekitar daerah itu, mengetuk pintu dari rumah ke rumah, memperkenalkan Ha Mashiah kepada orang-orang itu dan mengajak mereka untuk diselamatkan.

Mereka akan berkunjung sampal kota-kota yang terletak 15 atau 25 mil jauhnya, dan memenangkan jiwa buat Ha Mashiah. Dalam dua tahun gereja itu sudah punya tiga buah bus yang tugasnya mengangkut 200 orang pulang pergi ke tempat beribadah pada setiap kali ada perkumpulan atau kebaktian.

***

DI dalam sebuah distrik di kota besar, sebuah gereja telah memenangkan 40 orang untuk Ha Mashiah. Hanya dalam waktu satu tahun. Mereka belum merasa puas dengan hasil ini. Lalu mereka pun menyelenggarakan suatu program latihan khusus mengenal cara memenangkan jiwa selama dua minggu lamanya.

Pendeta dengan para anggota jemaat tersebut menentukan satu sasaran tertentu, yakni “menginjil kepada masyarakat sekiltarnya.”

Dalam jangka waktu dua bulan gereja itu telah mengerah­kan anggota-anggotanya keluar dari lingkungan gerejanya sendiri. Mereka berhasil membawa sejumlah besar jiwa untuk diselamatkan serta 67 keluarp baru ke dalam persekutuan kelompok gereja mereka.

***

Di dalam sebuah kota kecil dengan penduduk 45.000 jiwa, sebuah gereja menyisihkan waktu tiga minggu lamanya yang diperuntukkan bagi kampanye memenangkan jiwa Dl LUAR LINGKUNGAN SENDlRI. Tujuannya ialah hendak menginjil kepada penduduk kota itu.

Minggu yang pertama dikhususkan sama sekali untuk melatih orang-orang Kristen Itu bagaimana caranya bersaksi dan membawa jiwa buat YAHWEH.

Kaum pria pergi bersaksi, ketemu dengan perorangan satu persatu, baik yang meringkuk dalam penjara, ataupun di rumah panti asuhan anak-anak nakal, atau di daerah gubuk-gubuk orang miskin dl perkotaan Itu. Kaum wanitanya berkunjung ke rumah-rumah sakit, rumah penampungan orang-orang tua jompo, dan rumah-rumah panti perawatan sosial menyelusuri satu tempat tidur ke tempat tidur lainnya, dari satu kursi ke kursi yang lainnya.

Sasaran utama dari pada usaha kegiatan bersama itu tentu saja adalah penginjilan dari rumah ke rumah. Pada setiap malamnya sesoorang itu ditugaskan di sebuah jalanan tertentu. Jadi, setiap malam tentu saja mereka menyelusuri jalan yang berbeda pula masing-masingnya. Mereka memasuki rumah ke rumah untuk bersaksi tentang Ha Mashiah. Mereka melakukan daya upaya sekuat tenaga untuk mengajak jiwa-jiwa yang terhilang itu mengambil satu keputusan guna menerima Dia secara langsung.

Hanya dalam waktu dua minggu terdapat 333 orang yang telah berhasil di jaring buat YAHWEH. Malah dalam waktu tiga minggu sesudahnya gereja itu menerima Iebih dari 150 orang yang datang bertobat sebagai jiwa baru di dalam persckutuan gereja itu.

Pendeta itu berkata, bahwa para anggotanya telah menjadl terbiasa akan penginjilan dari  rumah ke rumah. Dengan demikian program kunjungan mereka kepada anggota lainnya Ialu diperluas sampai kepada orang-orang yang mereka jumpai di luar lingkungan mereka sendiri. Tetapi program besuk Itu juga telah meluas demikian rupa, sehingga setiap rumah tangga boleh dikata baru dalam waktu tiga bulan lamanya barulah beroleh giliran untuk dikunjungi.

***

Seorang mahasiswa muda selama hari-hari libur mengikuti suatu kursus latihan yang diselenggarakan sebuah gereja mengenai cara memenangkan jiwa di luar lingkungan gereja sendiri. Pemuda itu lalu dapat memahani maksud yang sesungguhnya dari para penginjilan tersebut.

Ia kembali lagi ke sekolahnya menghadiri kuliah dan mengorganisir sekelompok rekan-rekan mahasiswa yang terdiri dari sepuluh orang dengan tujuan hendak memenangkan jiwa yang terhilang. Mereka menyebut kelompok mereka itu ”evangelis” yang bermaksud hendak bersaksi kepada orang berdosa di manapun mereka berada.

Dalam balan pertama saja kelompok itu sudah berhasil meraih lebih dari 50 orang anggota untuk datang kepada Ha Mashiah, Mahasiswa yang muda-muda itu pergi keluar untuk mencari jiwa yang terhilang.

***

Sebuah gereja lain lagi yang mempunyai soorang pendeta yang telah mendengar tentang kegiatan di luar lingkungan gereja, yakni memenangkan jiwa buat YAHWEH. Ia lalu meminta bahan-bahan bacaan mengenai soal ini, Ialu melatih sejumlah anggotanya untuk mampu bersaksi kepada orang berdosa.

Tahun yang lampau mereka hanya memperoleh tambahan anggota dua orang saja.

Tetapi setelah mereka menyelenggarakan suatu jangka waktu latihan, maka merekapun melangsungkan kegiatan penginjilan – dI luar lingkungan gereja mereka sendiri ­sambil bersaksi dari rumah ke rumah tentang Ha Mashiah.

Dalam satu tahun saja gereja yang kecil itu telah memenangkan lebih dari 100 jiwa yang terhilang dan masuk ke dalam lingkungan keanggotaan gereja mereka.

***

Seorang profesor yang mengajar di suatu Sekolah Tinggi Alkitab menceritakan kepadaku tentang pengalamannya.

Ia berkata bahwa ia menyadari kenyataan perlunya orang Kristen itu pergi keluar               dan berkecimpung di antara orang-orang yang berdosa untuk bersaksi. Bahwa gereja tidak boleh menunggu orang-orang berdosa itu datang masuk ke gereja untuk minta diselamatkan. Lalu ia memutuskan untuk membuat satu percobaan tentang cara memenangkan jiwa di luar lingkungan gereja dan mencari jiwa-jiwa tersebut di tempat mereka sendiri.

Ia mengajak serta tujuh orang anak-anak muda Kristen lalu mereka pun berangkat menuju ke suatu kota tertentu.

Mereka mengabdikan diri selama tiga hari dengan jalan melakukan kunjungan dari rumah ke rumah dan bersaksi tentang Ha Mashiah. Setiap sore harinya mereka pergunakan dua jam untuk berkunjung ke rumah-rumah itu.

Hanya dalam jangka waktu tiga hari, dan itu pun hanya dua jam per hari, mereka kerjanya mengetok pintu rumah orang. Mereka berhasil melakukan kunjungan kepada 392 buah rumah dan sempat berbincang-bincang dengan para penghuninya sejumlah 198 Orang. Di antara mereka itu 24 orang telah diselamatkan karena menerima Yeshua sebagai Juruselamat mereka.

***

Kita dapat mengemukakan banyak lagi contoh-contoh di sini, dan oleh karena rahasia cara memenangkan jiwa yang terhilang ini telah tersebar luas di kalangan para pendeta dan kaum pekerja YAHWEH dengan cepat sekali, maka contoh-contoh kejadian yang baru pun banyak pula bermunculan. Setiap hari dan setiap minggu orang senantiasa membuat kemajuan dalam hal ini.

Tidak ada masalah sebenarnya yang menyangkut persoalan ini. SETIAP GEREJA DAPAT SAJA MEMENANGKAN JIWA. GEREJA MANA PUN JUGA DAPAT MENGINJIL DI LUAR LINGKUNGANNYA SENDIRI. – Apabila orang-orang Kristen dari suatu gereja memahami betul panggilan ini dan bersedia melatih diri dengan perlengkapan seperlunya untuk melakukan penginjilan (atau memenangkan jiwa) itu, di luar lingkungan gereja sendiri, maka – terbukalah kemungkin­an besar bahwa kita bisa panen jiwa di tempat mereka itu berada, – dan kita telah berhasil menyelamatkan jlwa-jiwa YANG BERADA DI LUAR LINGKUNGAN KITA SENDIRI.

7. SASARAN YANG MURNI

Salah satu gereja yang paling menyolok dalam abad ke 20 ini ialah contoh gerakan pertumbuhan aliran agama Saksi Yehova.

Meteka telah mengajarkan dan menyampaikan ajaran agama mereka dengan cara mendatangi satu rumah ke rumah yang lainnya di seluruh dunia. Sekarang ini mereka merupakan satu gerakan yang paling pesat kemajuannya di antara sekian banyak organisasi di dunia ini terutama sekali di dunia Barat.

Walaupun demikian saya meragukan apakah ada seseorang yang mereka ajak datang ke tempat markas besar kegiatan organisasi mereka itu. Artinya pada awal mula perjumpaan mereka dengan seseorang yang mereka garap itu. Sebab rencana mereka adalah memasuki setiap rumah untuk kemudian bisa melakukan kunjungan ulangan lagi untuk memenangkan jiwa yang jadi sasaran itu. Maka baru kemudian mereka mengajak serta orang yang telah bertobat itu masuk ke dalam Gedung Kerajaan mereka. Tetapi itu pun bukan dengan maksud apa-apa kecuali hendak memberikan satu latihan pembinaan kepadanya. Agar supaya orang Itu mampu pergi ke mana-mana lagi untuk memenangkan jiwa seperti halnya orang lain telah berhasil memenangkan jiwanya sendiri.

Apakah sebenarnya yang mendorong pengabdian “Saksi­-saksi” itu pergi keluar dan melakukan tugas gemilang itu? Apakah yang membuat mereka itu sukses dalam memenangkan jiwa, yang pada pandangan umat Kristen lainnya dianggap sebagai sesuatu hal yang mustahil atau sulit untuk dilaksanakan? Dan apakah halangan yang menyebabkan umat Kristen lainnya segan meniru teladan mereka itu? Padahal cara mereka itu begitu efektif menurut bukti-bukti yang telah menjadi kenyataan. Begitu besar hasil yang telah mereka tuai! Apakah cara panen jiwa semacam itu tidak bisa diterapkan di dalam lingkungan gereja kita juga? Tentu saja hal itu bisa saja terlaksana bagi semua gereja yang berada di atas bumi ini. Sungguh mengherankan, bukan? Mengapa justru kaum Saksi Yehova itulah yang telah membuktikan berhasilnya sistim gereja YAHWEH yang pertama itu. Artinya sejauh menyangkut hal yang berhubungan dengan cara memenangkan jiwa itu.

Menurut anggapan penganut “Saksi-saksi” itu kerinduan mereka yang terbesar dalam usaha mereka ialah berbuat seperti apa yang pernah dikerjakan oleh orang-orang Kristen yang pertama. Bila ditilik dari segi sejarah, demikian kata mereka, maka agama Kristen itu sebenarnya adalah agama yang timbul dari perorangan kepada perorangan yang lainnya. Jadi, mereka menyampaikan keyakinan mereka itu dari satu orang kepada orang lainnya. Apakah ada hambatan dasar yang mencegah umat Kristen untuk berbuat hal yang sama? (terpisah dari rasa takut, sikap masa bodoh, sibuk dengan kegiatan duniawi, atau tanggapan yang keliru bahwa tugas itu harus memerlukan orang profesional?)

Ada satu kelebihan mereka. Bahwa mereka tidak mengenal perbedaan menyolok. antara kaum rohaniwan dan kaum awam. “Semuanya adalah guru dan penginjil, dan wajib menyampaikan firman Elohim itu kepada siapa saja.” Demikian­lah pernyataan mereka itu. Oleh sebab itu mereka tidak tumpahkan tanggung jawab penyebaran Injil itu di atas pundak kaum pendeta saja yang jumlahnya tidak seberapa itu. Setiap anggota mereka adalah saksi yang hidup tentang keyakinan mereka.

Dan saya pun berpendirian bahwa setiap Pengikut Yeshua adalah saksi yang hidup bagi Yeshua! Apabila kita yakin akan ayat yang tertera dalam Kisah 1:8 yang menjanjikan berkat-Nya bagi kita, (maka kamu akan menerima kuasa!), maka hendaklah pula kita yakin akan perintah-Nya (hendaklah kamu menjadi saksi!).

Kalau ada golongan umat Kristen yang bisa menghabiskan waktu mereka sebagian besar di dalam tiap rumah dan di tempat-tempat umum, mengapa orang-orang Kristen yang sejati mesti menghabiskan waktunya dengan mengurung diri di dalam lingkungan sempit mereka sendiri?

Apabila kita hanya tetap tinggal di dalam lingkungan kita yang sempit itu, maka mungkin tak akan ada orang yang akan bergabung diri lagi dengan gereja kita. Apabila para rasul dan orang-orang Kristen yang pertama itu terus saja bercokol di ruang tingkat atas di Yerusalem sambil menikmati berkat yang mereka terima dari Roh Kudus, maka hanya sedikit saja orang yang sempat mendengar Injil YAHWEH itu. Tetapi orang-orang Kristen yang pertama itu pergi keluar mengunjungi tempat jiwa-jiwa yang terhilang, sehingga seluruh tanah Asia waktu itu berhasil dijelajahi dalam waktu dua tahun saja.

Golongan Saksi Yehova pun pergi keluar dan apabila mereka melakukan suatu pertemuan bersama, maka mereka akan memenuhi balai pertemuan umum yang paling besar atau memadati ruang stadion yang bisa mereka peroleh sambil belajar berjam-jam tentang tehnik memenangkan jiwa.

Sudah waktunya kita meneliti caranya mereka itu bersaksi. Agar supaya kita pun terdorong untuk PERGI KELUAR DAN MENINGGALKAN LlNGKUNGAN KITA SENDIRI.

Adalah rada memalukan juga apabila kita justru mengabai­kan cara yang belum pemah kita coba, padahal kita sendiri sering mengumandang bahwa “Iewat kitalah kabar keselamatan itu disampaikan kepada seluruh dunia.” Kita harus menyam­paikan kabar selamat itu kepada sekalian bangsa dan kepada setiap orang yang mau menerima keyakinan Itu. Mudah-mudahan kasih Elohim itu menyertai kita untuk menyampaikan apa yang kita KETAHUI kepada orang-orang berdosa di tempat mereka itu berada.

Dari catatan resmi diperoleh data di Amerika bahwa Saksi-saksi Yehova itu sempat mengunjungi 900.000 rumah keluarga setiap minggunya. Di dalam rumah tangga yang mereka datangi itu kebanyakan di antara mereka itu dilayani dengan pelajaran Alkitab. Mereka juga bersaksi dengan alat-alat perekam, piringan hitam atau pun majalah-majalah.

Sekarang ini dengan sedikit biaya kita sudah dapat memperoleh tape dan rekaman atau piringan hitam, sedangkan barang cetakan cuma-cuma banyak sekali mengalir untuk keperluan penginjilan itu. Oleh sebab itu kaum awam Kristen pun harus dapat lebih giat untuk menyampaikan Injil itu DI LUAR GEREJA MEREKA ITU SENDIRI.

Sebab di balik itu semua kita punya sasaran yang murni Hidup yang baru di dalam Yeshua Ha Mashiah! <:::><

Bersambung ke bagian 2: Bab 8 sampai 15Bersambung ke bagian 3: Bab 6 sampai Tamat

Hak cipta dari artikel ini dimiliki oleh penjalabaja.wordpress.com. Artikel ini boleh diperbanyak dengan syarat alamat blog disertakan dengan lengkap dan bukan untuk tujuan komersial. Persiapkan Jalan Bagi Raja
Iklan

Ethiopia: Muhammad Ahmad, imam dari 40 mesjid menjadi penjala manusia

Terlahir sebagai seorang Muslim yang taat di tengah keluarga Muslim yang dihormati oleh lingkungannya. Bapanya adalah seorang guru Kuran, sedangkan Muhammad Ahmad sendiri melayani di 40 mesjid. Yeshua Ha Mashiah menampakan diriNya dan berbicara kepada Muhammad melalui mimpi-mimpi. Ketika ia menerima Yeshua sebagai Juruselamatnya, bapanya ingin membunuhnya dan isterinyapun meninggalkan dia. Untuk keselamatan jiwanya, jemaat setempat mengirim dia keluar kota dan belajar Alkitab. Dia kembali ke kotanya dan membawa terang Injil  kepada keluarganya bahkan ke dalam Mesjid-mesjid.

Ini adalah kesaksian Muhammad sendiri bagaimana ia berpindah dari seorang Muslim yang fanatik menjadi penjala manusia untuk Juruselamatnya, Yeshua Ha Mashiah. Haleluyah!

“Sepanjang hidup saya, saya adalah seorang muslim yang taat. Tujuan keluarga saya adalah mendirikan Islam di mana-mana, untuk menyebarkan agama Islam. Sebagai pemimpin Mesjid saya juga membuat gang untuk menangkapi orang-orang Kristen dan menganiaya mereka, mereka yang pergi kegereja. Dan membakar 7 Alkitab.”

Suatu hari ia mendengar suara dari Sorga di dalam mimpinya memanggil namanya: ”Muhammad … Muhammad kamu hidup di dalam  kegelapan. Kamu melakukan pekerjaan-pekerjaan yang besar, tetapi itu bukan pekerjaan yang baik, semua itu bukan pekerjaan-Ku. Keluarlah dari situ, ikutlah Aku maka Aku akan tunjukan kepadamu jalan yang benar.” Dia tahu bahwa itu adalah suara Elohimnya orang Kristen. Ketika ia ceritakan mimpinya tersebut kepada ibunya. Ia dimarahi oleh ibunya. Karena ia lahir di keluarga Islam yang ketat, ia memutuskan untuk tidak mengikuti perintah yang ia dapat dari mimpinya tersebut. Dan kembali ia mendapat mimpi yang sama, namun kali ini suara tersebut nampak sebagai perintah yang tegas untuk dia meninggalkan hidupnya yang gelap tersebut dan mengikuti Yeshua. Muhammad tetap menolak perintah tersebut, lalu ia mengalami sakit yang berat, tidak dapat makan dan berjalan, ia merasa beban yang berat telah jatuh di atas pundaknya. Ia mencoba berkunjung ke beberapa rumah sakit, namun tidak membantu.

Ia teringat kepada seorang penginjil yang pernah mencoba menginjili dia beberapa waktu yang lalu. Saya berusaha menghubunginya, sekalipun takut akan keluarga dan teman-temannya. Singkat cerita mereka bertemu, dan penginjil ini menceritakan kepadanya tentang Alkitab dan menasehat dia untuk menerima Yeshua sebagai Juruselamatnya. Dia menerima nasehat tersebut, pada hari itu juga, Muhammad berkata, bahwa beban beratnya terangkat keluar dari padanya, dan ia disembuhkan dari semua sakitnya. Ketika orang tuanya tahu bahwa ia telah berpindah ke Kristen, ia diusir dari rumahnya dan terancam untuk dibunuh.

Sekembalinya dari sekolah Alkitab, ia bercerita kepada ibunya, dan anggota-anggota keluarganya bagaimana ia telah disembuhkan dan menggalami kedamaian di hatinya, mereka juga menggambil keputusan untuk menerima Yeshua sebagai Yahweh mereka. Langkah selanjutnya yang Muhammad lakukan adalah meminta maaf kepada orang-orang Kristen yang ia pernah aniaya. Dan belajar bagaimana ia bisa memberitakan Injil kepada orang-orang Muslim lainnya yang hidup di dalam kegelapan seperti masa lalunya. Muhammad berkata, ”Saya tidak malu-malu lagi menyatakan bahwah Yeshua adalah nyata, kesembuhanku, damai sejahteraku, pelayananku dan Juruselamatku.”

Dia memohon dukungan doa saudara-saudara seiman, untuk mendapatkan kekuatan sorgawi di dalam pelayanannya, terlebih ketika memasuki mesjid-mesjid dan memberitakan Injil kepada guru-guru agama Islam .

Sumber bacaan:

Ethiopia: Violent Muslim IMAM Finds Jesus Christ

dan lainnya.

Hak cipta dari artikel ini dimiliki oleh penjalabaja.wordpress.com. Artikel ini boleh diperbanyak dengan syarat alamat blog disertakan dengan lengkap dan bukan untuk tujuan komersial. Persiapkan Jalan Bagi Raja

‘Saulus Libanon’ Jerry Rassamni bertemu Yeshua

Kesaksian perjalanan Iman dari seorang Ex-Muslim Militant  Libanon, dari membenci berubah menjadi mengasihi sesamanya. Ia telah menulis kesaksin hidupnya dalam sebuah buku berjudul From Jihad to Jesus;  An Ex-Militant’s Journey of Faith (Living Ink Books)

Para pembaca dapat melihat kesaksian Jerry Rassamni dalam video klip ini: Kesaksian dan Wawancara

Saulus dari Tarsis adalah bekas seorang pembenci dan pembunuh orang-orang Kristen, namun di tengah jalan menuju kota Damsyik Yeshua Ha Mashiah menampakan diriNya dan berbicara kepadanya. “Saulus, Saulus, mengapa engkau menganiaya Aku?” Sejak pertemuan itu hidup Saulus berubah sama sekali. Ia berubah menjadi pemburu jiwa-jiwa untuk Jalan Lurus (Yeshua Ha Mashiah). Ia menjadi rasul Paulus, seorang bapa Gereja untuk orang-orang bukan Israel. Berikut ini ringkasan perubahan hidup ‘Saulus’ dari Libanon, Jerry Rassami, seorang jihad Islam menjadi pengkotbah Injil Kerajaan Sorga.

Masa remaja, perang sipil dan menjadi militan Islam.
Jerry membuka kesaksiannya dengan peristiwa perang sipil Libanon di tahun 1975, suatu perang panjang, 15 tahun, antara Muslim dan Kristen, yang mengambil korban jiwa sedikitnya 100 000 (seratus ribu). Periode ini adalah awal transisi dari Negara Libanon Kristen menjadi Libanon Islam, moment-moment yang sejenis ini awal lahirnya Negara Islam Pakistan dari tanah India. Perang ini membuat ia, seorang Muslim Druze, dari rasa takut kepada musuh menjadi kebencian.

”Orang-orang Kristen membom kami setiap hari. Dan saya saat itu berpikir bahwa mereka adalah inkarnasi Setan. Saya telah membenci mereka begitu rupa, dan bahkan membenci orang-orang Israel sepuluh kali dari itu,” Jerry mengingat masa lalunya.

“Saya harus membela tanah saya dan keberadaan saya.  Saya telah harus membunuh atau dibunuh. Dan tidak lama kemudian bubuk senjata api telah menjadi indentitas jiwaku, pelarianku, dan keterikatanku. Terkadang itu terwujud di dalam sebuah senjata AK-47.  Terkadang dalam granat tangan, …”

Lalu ia bergabung ke sebuah milisi Islam dan turut berperang.

Kejahatan perang membawa Jerry mempertanyakan prinsip-prinsip keyakinan Islamnya. Ia berkata: “Saya telah melihat kejahatan kemampuan manusia yang tidak dapat dibendung. Ketika agama memberitahu Anda bahwa manusia pada dasarnya baik, itu adalah kebohongan dari dimensi kolosal, karena aku melihat hati manusia yang sebenarnya dan aku telah diubah oleh kengerian itu. “Aku ingat melihat orang berbaring di jalan-jalan di kubangan darah mereka sendiri, tidak lebih baik dari anjing-anjing. Saya mulai melihat bahwa tidak ada yang menebus tentang manusia. Bagaimana bisa seorang manusia yang mampu melakukan kejahatan yang luar biasa di satu sisi, sementara di sisi lainya memiliki kebaikan di dalam hatinya, seperti Islam mengklaim? Apakah tidak sebaliknya? “

Setelah melarikan diri dari Libanon dan masuk ke Amerika Serikat, lama sebelum peristiwa 9/11 (11 September di New York) terjadi.

Bertemu calon isteri, awal perubahan hidup Jerry.
Segera ia bertemu dengan seorang wanita muda, Jennifer, dan jatuh hati. Tetapi ia adalah seorang Kristen.

”Ketika pertama saya melihat kepadanya, sesuatu terjadi di dalam hatiku. Itu adalah pandangan pertama. Saya tahu bahwa dia calon isteriku.” Kata Jerry.  Beberapa bulan kemudian, Jerry melamar Jennifer.

Jennifer bercerita tentang lamaran tersebut: “Saya berdoa dan bertanya kepada Yahweh, apakah kehendakNya. Setelah banyak berdoa, saya merasakan damai untuk menikah dengannya. Tetapi dengan beberapa kondisi, menghadiri gereja sebagai sebuah keluarga dan anak-anak kami haruslah di besarkan dalam iman Kristen.” Jerry setuju, tetapi bersumpah tidak akan berpindah ke Kristianiti.

Jennifer mengingat perkataan Jerry kepadanya: “Saya katakana kepadamu, saya tidak akan pernah pindah agama. Saya terlahir Muslim Druze, saya akan mati sebagai Muslim Druze, dan tidak ada satupun yang kamu dapat katakana atau merubah itu.” “Jadi saya tidak berkata apa-apa dan hanya mulai berdoa,” Jennifer berkata.

Sebagaimana Jennifer berdoa, Jerry menyelidiki Alkitab. Dia ingin membuktikan klaimnya (bahwa Alkitab sesat, seperti yang Kuran katakan). Sebagai gantinya, ia mulai melihat perbedaan-perbedaan yang sangat fundamental antara Islam dan Kristianiti.

  • ”Saat saya mulai menyelidiki firman-firman Elohim,  saya telah temukan hal-hal yang sangat luar biasa: Dari semua nama-nama Allah (ada 99 panggilan atau titel), tidak satupun yang adalah kasih. Tidak satupun adalah bapa,” Jerry bercerita.  Sebaliknya tentang Alkitab ia berkata: ”Tetapi saya membaca tentang Elohim yang mengasihi manusia begitu rupa, bahkan setelah mereka berontak melawan Dia,  bahwa Dia telah membuat sebuah jalan sehingga kita dapat datang di hadapanNya dan memanggilNya Abba. Ini bukanlah elohimnya Islam.” Abba adalah panggilan untuk ”ayah” untuk orang Ibrani dan Arab, seperti ”daddy” atau ”papa.” Suatu panggilan yang akrab antara anak dan bapanya.
  • Membunuh dengan darah dingin adalah jahat, sebaliknya kasih adalah mengalahkan kebencian.
  • Kebebasan adalah lebih berharga daripada penekanan.
  • Kebenaran adalah lebih mulia daripada penjiplakan atau peniruan.

Kehidupan mereka tidak sama lagi.
”Setelah saya menerima Mashiah (Kristus) kami sungguh menjadi satu keluarga dan kami  menyembah Yahweh bersama,” ungkap Jerry. ”Itu suatu berkat yang sungguh indah bahwa Jerry telah mengenal Yahweh sebelum kami memiliki anak-anak,”

”Saya seharusnya berada di neraka selamanya. Itu adalah tempat saya. Tetapi Elohim di dalam belas kasihanNya yang besar, telah mengirim  putraNya untuk mati mengambil tempatku sehingga aku tidak perlu menghabiskan hidupku selamanya di neraka. Dan tidak melalui apapun, hanyalah melalui Juruselamat yang Ia telah kerjakan di kayu salib untuk aku dua ribu tahun yang lalu.” Jerry berkata.

Dalam situsnya Jerry berkata: ”Di dalam jihadku, saya telah melihat muka bertemu muka (”dengan mata sendiri”) sebuah penemuan yang menakutkan: hati manusia yang sesungguhnya. Saya telah melihat itu terungkap di belakang kedok-kedok mengasihi diri sendiri, di belakang kebohongan kemurnian, dan di belakang rasa malu kebaikan, dan saya telah melihat  sumber/ jantung  kegelapan. .. Selanjutnya, saya telah berani bertanya … infrastruktur  agama saya. Saya memiliki keberanian untuk berpikir bebas, tidak dibebani oleh tradisi dan idealismeku. Saya telah melihat, dan apa yang saya telah lihat merubahku selamanya.”

Tentang bukunya From Jihad to Jesus, ia berkata: “Buku ini berisi penggalian saya akan kebenaran dan emansipasi dari belenggu kesombongan dan idealisme. Perjalanan ini bukan untuk lemah jantung, bukan juga untuk robot, tetapi untuk pencari kebenaran yang membakar dalam diri sendiri dan tidak dapat dibungkam, tidak perduli berapapun harganya.”
“Itu adalah irony terbesar bahwa para pria dan wanita hidup dan mati diperbudak  tanpa pernah mengintip di bawah permukaan, tanpa mencari kebenaran …”

Jerry menulis di Pendahuluan bukunya: “Saya sungguh menghargai kaum Muslim sedunia. Saya mengasihi kalian dari kedalaman batinku, dan untuk kalianlah buku ini saya tulis. Saya memiliki kabar baik untuk kalian. Kalian tidak harus menghabiskan sisa hidup kalian dengan ketakutan akan Hari Penghakiman seperti yang saya dahulu alami. Mashiah telah menebus dosa-dosa kalian ….”

Jerry mengundang setiap Anda untuk berhubungan dengannya jika kalian memiliki pertanyaan, alamat e-mailnya dapat dilihat pada situ: Jihad to  Jesus.

Ingat, YAHWEH Elohim Abraham, Ishak dan Israel dapat juga mampu merubah hidup Anda. Ia mampu merubah Anda, siapapun Anda, sejahat dan seburuk apapun Anda, menjadi suatu bejana yang indah dan berguna bagi dunia yang gelap dan jahat ini. Apakah Anda bersedia memberikan hati dan pikiran Anda dibentuk oleh YAHWEH?, bawalah hati dan pikiran Anda kedalam tanganNya saat ini juga.

Caranya:

1. Bertobat. Sesali dan akuilah segala dosa-dosa Anda kepadaNya; maka Dia akan memgampuni Anda dan memberikan hati yang baru dan bersih.
2. Jadikan YAHWEH penguasa hidup Anda. Undanglah Roh KudusNya masuk ke kedalam hati Anda; maka Anda akan mengerti jalan-jalan YAHWEH.
3. Bersekutu setiap hari denganNya. Sembayanglah/ berdoalah kepadaNya sebagaimana Anda berbicara dengan teman Anda yang Anda percayai. YAHWEH adalah Elohim (God), tetapi Ia juga ABBA/ BAPA dan Teman bagi setiap orang yang percaya kepadaNya. Dan bacalah Alkitab, seringkali Ia berbicara kepada kita melalui firmanNya yang tertulis.

Tulisan diambil dari:

Jerry Rassamni: “From Jihad to Jesus”, by Rod Thomas and Tim BransonSitus Jihad to  Jesus

Hak cipta dari artikel ini dimiliki oleh penjalabaja.wordpress.com. Artikel ini boleh diperbanyak dengan syarat alamat blog disertakan dengan lengkap dan bukan untuk tujuan komersial. Persiapkan Jalan Bagi Raja

Morokko: Tentara Menggerebek Pelajaran Alkitab

Pada tanggal 4 Pebuari sekitar 60 tentara pemerintah Morokko  telah menggerebek sebuah rumah orang Kristen di Amizmiz, 56 kilometer timur laut Marrakech. Menangkap 18 orang dan mengusir seorang warganegara USA.

Lima dari 18 orang yang ditangkap untuk 14 jam introgasi adalah anak-anak kecil, dua diantaranya bayi yang berumur tidak lebih dari 6 bulan, sisanya berumur antara 20 bulan sampai 4 tahun. Mereka digerebek dengan pasukan besar tentara disertai dengan 15 kendaraan militer dipimpin oleh seorang colonel dan dua kapten.

“Ini adalah kali pertama di dalam sejarah gereja Marokko pemerintah menggunakan begitu besar tentara untuk menyerang sebuah pertemuan Kristen. Saya tidak berpikir tentara dengan kekuatan sebesar ini pernah digunakan untuk melawan para Muslim fundamental,” pemimpin kelompok Kristen Marokko ini berkata.

Tentara yang menangkap orang-oran Kristen ini mengatakan bahwa perintah penangkapan ini dikeluarakan oleh  Menteri Pengadilan Marokko yang baru, Mohamed Naciri, dan juga Jendral tertinggi Gendarmerie, Housni Benslimane,

Konflik Undang-undang Dasar Morokko.
Secara umum konstitusi Marokko menjamin kebebasan mempraktekkan sbuah agama, bahkan pemerintah Marokko merupakan salah satu negara penandatangan Perjanjian Internasional pada Hukum-hukum Masyakat dan Politik. Di sisi lainnya ada butir hukum pemerintah Marokko tertentu menyatakan sebagai tindakan kriminalitas bagi orang yang mencoba menarik seorang Muslim keluar dari agama Islamnya.

Pengusiran orang-orang asing yang berhubungan dengan orang Kristen Marokko sering terjadi belakangan ini. Pada awal Desember tahun lalu 5 orang Kristen di deportasi dari Marokko dengan alasan ‘menghadiri sebuah pertemuan terlarang’ (‘pemaksaan pindah agama). “Kami sangat terkejut bahwa Marokko begitu berani menangkap dan mengusir kami, … kami adalah sahabat-sahabat yang hanya bertemu bersama untuk berkawan dan mengajar satu sama lain,” kata salah seorang yang diusir. 17 orang Marokko yang hadir pada ‘pertemuan terlarang’ itu adalah orang-orang Kristen. “Kami ditangkap satu hari satu malam, dan diintrogasi berjam-jam, sampai pukul 4:30 pagi esoknya,” ia menambahkan.

Pada tanggal 29 Maret 2009, pemerintah Marokko telah mengumumkan bahwa mereka telah mengusir lima wanita Kristen karena alasan pertemuan ’pemaksaan pindah agama’. Dari 12 orang yang diintrogasi, sebelas diantaranya adalah orang Kristen Marokko, dan 5 wanita yang diusir ini adalah bagian dari 23 turis.

Kementerian Dalam Negeri Marokko awal tahun 2009 telah membuat suatu pernyataan bahwa aparaatnya tidak ragu-ragu untuk menghancurkan media atau perbuatan-perbuatan yang mereka anggap mengancam agama negara, yakni Islam Sunni. Pernyataan ini menurut laporan lokal dialamatkan juga kepada gerakan hak-hak homosex dan Islam Syiah.

Pemimpin Kristen Marokko berkata, ”Orang-orang Kristen Marokko bangga menjadi orang-orang Marokko dan berkehendak kebebasan untuk ada di akui secara legal oleh pemerintah.”

Sumber:
Compas Direct.org

Hak cipta dari artikel ini dimiliki oleh penjalabaja.wordpress.com. Artikel ini boleh diperbanyak dengan syarat alamat blog disertakan dengan lengkap dan bukan untuk tujuan komersial. Persiapkan Jalan Bagi Raja

Membaptis Dengan Api Yang Dasyat, 2

Kisah nyata tentang peperangan rohani, pengalaman supernatural berkunjung ke Sorga dan Neraka dari sebuah gereja lokal di Korea Selatan ketika mereka sedang melakukan doa syafaat rally selama 30 hari. Artikel ini diterjemakan dari buku Baptize By Blazing Fire, yang ditulis oleh Pendeta Kim Young-Doo (aslinya berbahasa Korea).

Buku 1 bagian kedua. Lihat bagian pertama

Hari ke 8.
Pendeta Kim Yong-Doo: Ini sudah satu minggu setelah kami bertekad untuk memulai doa rally. Peperangan rohani kami semakin kencang dan secara fisik kami di uji terus-menerus setiap hari. Satu persatu, mata rohani dari tim doa kami di bukakan dan kami di penuhi dengan Roh. Kuasa-kuasa setan melakukan serangan gencar. Banyak dari situasi-situasi pribadi tim doa kami yang di tujukan untuk menguji kemarahan kami. Pada hari pertama, satu dari 4 ban mobil saya, di sobek. Di hari kemudian, ban depan mengalami sobek yang besar. Saya benar-benar frustasi dengan situasi ini. Bagaimanapun juga, saya tidak komplain/bersungut-sungut kepada Yahweh tetapi saya berteriak Haleluya dengan hati bersyukur. Hari kemudian, ada truk yang membawa kabur mobil saya. Hal ini benar-benar hampir membuat saya sangat jengkel, tetapi istri saya dan jemaat-jemaat saya mengingatkan saya, Pak pendeta, kamu harus bertahan melewati semuanya ini.” Kemudian, seseorang memecahkan lampu depan mobil, dan sehari kemudian, seseorang membuat lecet sisi mobil dengan benda yang tajam.

Kebaktian di gereja maju dengan pimpinan dari Roh Kudus. Sebelumnya di judul buletin gereja tertulis, “Jam yang di penuhi oleh Roh Kudus” tetapi akhirnya di gantikan dengan, “Kebaktian dengan pimpinan Roh Kudus yang nyata” Formalitas tata-cara penyembahan, doa, kotbah, dan persembahan di hilangankan dan kami bergantung sepenuhnya dengan Roh Kudus untuk mempimpin penyembahan, doa, kotbah, dan proklamasi. Kotbah bisa berjalan setelah jadwal semenjak tidak ada desakan untuk menyelesaikannya sesuai dengan batas waktu.

Setiap pendoa syafaat melihat kehadian Yeshua selama doa semalam suntuk, jadi mereka tidak merasa capek walaupun kebaktian/persekutuan doa ini berjalan terus sampai pagi keesokan harinya. Kami selalu waspada dan tidak ada waktu untuk tidak bersiaga semenjak setan selalu menyerang tanpa henti-hentinya.

Kim Joo-Eun: Saya sedang berdoa dengan bahasa Roh kemudian Yeshua datang mendekati saya dan berkata, Joo-Eun, Aku mengasihimu. Joo-Eun, berdoalah dengan seungguh-sungguh dan Aku akan membawa tanganmu dan membawa kamu ke Surga. Berdoalah tapa berhenti. Aku akan menunjukkan Surga kepadamu. Apakah kamu mengerti?

Kemudian, malam itu, setan muncul secara berkelompok. Satu setan muncul sambil mengepakkan sayap-sayapnya seperti kelelawar dengan dua tanduk kecil di kepala dan mata seperti mata kucing. Setan ini terbang ke arah saya dengan mulutnya yang terbuka dengan lendir yang kental keluar dari mulutnya. Matanya berwarna merah darah. Saya berteriak, Di dalam nama Yeshua, aku perintahkan setan yang jorok dan kotor: pergi dari saya.” Kemudian, setan ini menghilang. Tidak lama kemudian, satu setan muncul lagi dengan kepala bewarna biru dengan mata-mata yang kecil mendatangi saya. Saya takut dan bulu kuduk saya berdiri di sekujur tubuh saya. Saya berteriak, Di dalam nama Yeshua, enyah dari saya. Tetapi setan ini tidak berkutik. Malahkan, setan ini terus menatapi saya. Saya berteriak dan merasa takut sampai ketika salah satu anggota pendoa syafaat kami, Baek Bong-Nyo yang duduk di sebelah saya, bergabung dengan saya berteriak, Di dalam nama Yeshua, pergi dari kami.” Kemudian setan tersebut pergi.

Saya melanjutkan berdoa ketika sebuah naga merah besar terbang menuju arah saya. Matanya bewarna hijau. Naga ini mempunyai tanduk yang panjang dan tajam. Dari hidungnya keluar asap. Naga ini terbang ke arah saya seakan-akan ingin menerkam saya hidup-hidup. Saya tidak berkutik. Saya berdiri di tanah, berdoa dengan sungguh-sungguh di dalam Roh di dalam nama Yeshua, kemudian setan ini pergi. Hal ini membuat perasaan saya sangat senang. Saya tidak menyadari kuasa dan pengaruh dari nama Yeshua sebelum pengalaman ini. Kemudian, ada setan yang sangat keji, berkepala seperti tengkorak ketawa secara cekikan di depan muka saya sepertinya dia ini menghujat saya. Kemudian saya berdoa di dalam Roh memakai nama Yeshua untuk mengusir setan ini. Saya berpikir mengenai Yeshua di gantung di kayu salib selama saya berdoa dan Yeshua muncul dan memberikan semangat kepada saya dan berkata,Joo-Eun, sedikit lagi, berdoalah lebih lagi.

Hari ke 9.
Lee Haak-Sung: Setan semakin kuat menyerang kami. Naga merah yang Joo-Eun katakan sebelumnya muncul di depan saya. Besarnya naga itu membuat saya takut. Naga itu mempunyai mata yang bewarna hijau dan asap keluar dari hidungnya. Naga itu mempunya gigi sangat tajam mirip tanduk. Cakarnya ke arah keluar dan ekornya sangat panjang. Bagaimanapun, saya berdoa dengan berani dan naga itu menghilang. Tidak lama kemudian, setan wanita datang dengan berteriak,Hee-hee-hee! Mulut setan wanita tersebut penuh dengan gigi-gigi seperti serigala. Kemudian, saya juga mulai mendengar pasukan seperti marching ban dengan sepatu but militer, dengan sepatu-sepatu mereka, mereka membuat suara berisik di belakang saya. Tidak lama kemudian banyak bayangan-bayangan hitam mengelilingi saya. Suara dari setan dan suara-suara ketukan dari sepatu-sepatu mereka membuat saya takut. Jadi saya berteriak, Yahweh tolong saya. Tolong saya. Saya memanggil Yahweh dan kemudian Yeshua muncul dengan cahaya yang terang. Setan-setan tersebut menghilang sewaktu Yeshua muncul. Yeshua memegang tangan saya dan saya menyanyi dan menari dengan Dia.

Kemudian, Yeshua memanggil nama saya, Haak Sung yang Kukasihi, apakah kamu mau mengunjungi Surga?” Tidak lama setelah Yeshua memegang tangan saya, saya tiba-tiba memakai jubah putih. Saya terbang ke udara dan terbang menuju malaikat-malaikat Surga yang menunggu kami. Saya tidak bisa mengangkat kepala saya dengan benar karena terangnya sinar di Surga. Saya berpikir saya sedang bermimpi, tetapi Surga itu lebih nyata daripada bumi. Semua di surga di lapisi dengan emas. Semua tempat di Surga sepertinya memancarkan sinar. Banyak malaikat-malaikat dan orang-orang Suci yang lalu lalang dengan sibuk dan malaikat-malaikat menyambut saya dengan sukacita. Saya berkata, Yeshua saya ingin tahu kalau ada rumah buat saya disini.” Kemudian Yeshua mengirimkan 2 malaikat untuk menuntun saya ke rumah saya. Rumah saya tidak besar tetapi dinding-dindingnya terbuat dari batu bata emas. Saya melihat taman bunga yang besar yang di penuhi oleh bunga yang bermacam-macam. Saya mempunyai keinginan untuk meloncat dan berguling di taman.  Sewaktu saya mencium aroma wangi dari bunga-bunga tersebut, saya di penuhi dengan sukacita, dan meloncat-loncat layaknya seperti anak kecil.

Lee Yoo-Kyung: Saya sedang berdoa di dalam Roh ketika satu setan mendatangi saya. Setan itu mempunyai luka jahitan yang dalam yang menyerupai tanda X di mata kanan. Di mata kirinya, ada tanda warna hitam seperti binatang rakun. Setan itu seperti setan laki-laki dan saya berteriak,Di dalam nama Yeshua, enyah dari saya.” Kemudian ada setan yang mempunyai sayap-sayap seperti kelelawar mendatangi saya dan berkata, Memangnya saya salah apa sampai kamu harus menggangu saya? Hey, saya tidak akan datang lagi ke kamu kalau kamu mempersilahkan saya masuk ke dalam dirimu dan keluar lagi hanya sekali saja.Saya menjawab setan tersebut,Kamu – Kamu setan menjijikan. Di dalam nama Yeshua, enyahlah dari hadapanku!Setelah itu, setan itu pergi. Setelah itu saya melawan 3 atau 4 setan yang berbeda dan kemudian saya mencium sesuatu yang wangi di sekeliling saya. Yeshua datang dan memanggil nama saya,Yoo-Kyung yang Aku kasihi berikanlah tanganmu.” Kemudian saya menjulurkan tangan-tangan saya kepada Yeshua dan Yeshua memegang kedua tangan saya dengan kedua tanganNya. Saya berkata,Yeshua, bahu saya sakit sekali.” Yeshua kemudian menaruh tanganNya ke atas bahu saya dan sakit saya hilang.

Yeshua memberikan nama julukan untuk semua pendoa syaafat. Hal itu lucu sekali. Yeshua memanggil saya, “Muka bintik” karena saya mempunyai banyak bintik di muka saya. Joo-eun di berikan nama julukan, “bintik coklat” karena mukanya mempunyai banyak bintik coklat.

Kemudian, Yeshua menghibur saya, Yoo-Kyung yang Kukasihi, kamu sering menangis semenjak kamu bertemu dengan nenek kamu di neraka.” Yahweh mengingatkan saya,Yoo-Kyung, ketika aku membawa kamu ke neraka, kamu tidak boleh mengulurkan tanganmu ke siapapun, termasuk ke nenek kamu. Kamu tidak boleh memegang tangan siapapun di neraka.”

Kemudian Yeshua membawa saya pergi ke neraka, saya melihat ayah saya yang sudah meninggal dan juga kakak laki-laki saya yang berumur 26 tahun. Kakak laki-laki saya bunuh diri dengan minum racun. Mereka semuanya telanjang. Mata mereka memandang mata saya. Kakak laki-laki saya berkata,Kakak-ku, Bong-Nyoo, kamu kok bisa datang ke sini? Disini bukan tempat buat kamu. Tolong kakak, berdoa kepada Yeshua. Cepat dan mohon Yeshua untuk membawa saya keluar dari sini. Tolong saya bawa ke Surga. Sekarang! Sewaktu kakak laki-laki saya berdoa dan memohon, dia di lemparkan ke kuali yang penuh dengan air mendidih. Saya bisa mendengar suara air mendidih.

Ketika saya masih kecil, ayah saya tidak memperdulikan saya, dan kebencian dia kepada saya semakin besar tahun makin tahun. Di neraka, ayah saya berkata, Bong-Nyo, ketika saya masih hidup di dunia, saya melakukan hal-hal yang tidak bermoral dan saya menyesali semuanya sekarang. Saya pikir itulah kenapa saya disini sekarang. Saya mohon maaf dengan sangat.” Saya bertanya kepada Yeshua, “Kenapa ayah saya ada disini?” Yeshua menjawab, Ayah kamu telah berdosa besar. Dia bukan saja tidak percaya kepadaKu tetapi dia juga berjudi tanpa lewat satu hari-pun. Ketika ibumu sedang dalam keadaan hamil dengan adik kamu di kandungannya, hampir 1 bulan sebelon bayinya lahir, ayahmu membunuh adikmu dengan cara memukul perut ibumu. Bayi tersebut mengalami trauma di kandungan dan akhirnya meninggal di kandungan. Ayahmu juga memaksa kamu untuk mengubur satu bayi yang masih hidup di gunung. Apakah kamu lupa akan hal ini? Setelah melakukan banyak dosa besar, dia tidak pernah meminta pengampunan. Jadi itu adalah benar untuk dia ada di neraka. Yeshua mengatakan hal ini dengan nada yang marah.

Saya melihat wajah lain yang saya kenal dan wajah itu adalah ibu mertua dari kakak perempuan saya. Dia memohon dengan sangat kalau saya kembali ke bumi, dia ingin mantu perempuan-nya dan semua famili untuk percaya Yeshua Ha Mashiah, berdoa dengan sungguh-sungguh, melihat neraka supaya mereka semuanya bisa pergi ke Surga. Dia berkata, Saya tadinya tidak tahu bahwa neraka itu ada atau betapa panas dan mengenaskan di neraka. Saya tadinya memegang jabatan penatua di gereja tetapi saya tidak pernah melayani di gereja. Saya terlalu banyak berhala di dalam dunia dan berhala tersebut mengacaukan saya. Itulah kenapa saya ada disini. Saya sangat menyesali semuanya itu.” Dia berteriak. Kemudian dia di lempar ke dalam air mendidih. Saya sangat takut dan sedih dan tidak kuasa lagi menahan diri saya. Wajah saya di penuhi oleh air mata dan bau asap di neraka membuat saya susah bernafas. Yeshua juga menangis. Yeshua mempunyai satu pelajaran penting buat saya,Kamu hanya punya satu kesempatan untuk ke Surga yaitu waktu kamu masih hidup di dunia.” Aku tidak bisa berbuat apa-apa kecuali hanya menonton keluarga saya yang tersiksa. Api neraka tersebut tidak bisa di bandingkan dengan api di bumi.

Lee Yoo-Kyung: Setelah berdoa sampai 7:30 pagi, saya pulang ke rumah berharap untuk tidur.  Kemudian saya merasakan ada sesuatu di dalam ruangan tetapi saya tidak melihat apapun. Kemudian saya menutup mata lagi dan yesus (perhatikan y huruf kecil bukan Y besar) duduk di samping saya. Kemudian saya di liputi rasa takut yang luar biasa dan bulu kuduk saya merinding di sekujur tubuh saya. Saya berdoa di dalam bahasa Roh dengan berani. Kemudian, orang yang saya pikir Yeshua berubah menjadi setan bewarna hitam dan mempunyai mata biru gelap. Setan tersebut menggulingkan bola matanya ke belakang dan dengan tangan terangkat seperti mengucapkan doa bapa kami. Kemudian setan tersebut berkata,Semua setan berdiri Dengan nada gertak saya berkata, Kamu setan, di dalam nama Yeshua, pergi kamu.” Setan itu langsung menghilang.

Hari ke 10.
Kim Joo-Eun: Ketika saya berdoa dengan sungguh-sungguh di dalam Roh, naga merah muncul di depan saya. Naga tersebut beranjak dan melompat ke arah saya. Naga tersebut mempunyai mata seperti buaya dengan cakar yang tebal dan tajam. Dia berusaha menakuti saya dengan mengarahkan cakarnya ke arah saya. Asap yang menjijikan keluar dari lubang hidungnya. Setan, engkau makhluk licik, pergi dari saya di dalam nama Yeshua.” Saya berteriak seperti perempuan gila. Naga tersebut kemudian mengarah ke arah Haak-Sung. Haak-Sung menyadari hal ini. Doa Haak-Sung menjadi tambah intensif dan kencang. Dia berteriak seperti saya, Setan, pergi dariku di dalam nama Yeshua.” Kemudian, naga itu pergi ke arah saya lagi dan berubah menjadi naga hitam. Dengan ketawa licik, setan itu berkata, “Jangan berdoa. Kenapa kamu berusaha membuka matanmu sewaktu kamu berdoa? Kalau memang demikian, tetap buka mata kamu. Kenapa kamu harus berdoa dengan menutup mata? Buka matamu. Kenapa kamu berdoa dengan kencang hari ini? Setan tersebut berusaha menghancurkan konsentrasi saya di dalam doa. Saya berteriak kembali, Setan licik, pergi daripadaku di dalam nama Yeshua Tetapi setan ini tidak mau pergi secara mudah. Kemudian saya harus menekankan nama Yeshua lebih lagi, Dengan menekankan nama Yeshua, naga itu kembali menatap saya dengan tajam, menggertakan giginya dan kemudian pergi.

Kemudian, ada setan lain yang melihat saya dan mulai maju ke arah saya. Saya menyadari bahwa setan itu adalah roh setan perempuan yang sering berada di film horror dan TV di Korea. Saya mulai takut. Saya tahu jikalau saya menunjukkan rasa takut, maka hal itu akan memberikan keyakinan kepada roh jahat yang berusaha menyerang saya. Dengan segenap kekuatan saya, saya berusaha untuk tidak menunjukkan rasa gentar saya sebagaimana saya melawan setan-setan tersebut dengan doa. Tujuan dari roh ini adalah untuk menakuti-nakuti orang. Darah menetes dari ujung mulutnya dan rambutnya sepertinya terikat dan tidak terawat. Setan tersebut membuat suara-suara yang tidak suci dan ketawa kecikikan dengan licik. Dengan segenap kekuatan saya, saya berteriak, Pergi dariku di dalam nama Yeshua Kemudian setan tersebut pergi.

Kemudian yahweh (perhatikan y kecil bukan Y besar) datang kepada saya. Kali ini saya merasakan ada sesuatu yang aneh. Saya merasakan tidak nyaman dan merasa takut. Saya ingat pendeta saya berkata untuk hati-hati karena setan bisa menyamar sebagai malaikat terang. Saya di beritahu kalau saya tidak bisa membedakan, saya harus berdoa di dalam Roh atau menguji malaikat/roh tersebut dengan Firman Yahweh. Saya berusaha untuk mencoba yeshua ini (perhatikan y kecil dan bukan Y besar) dengan berdoa di dalam Roh. Pada saat saya berdoa di dalam Roh, saya melihat wajah roh tersebut menjadi kacau dan menjadi hitam. Setan berusaha datang kepada saya dengan menyamar sebagai Yeshua. Mata setan tersebut berpindah ke segala arah dan tidak mau meninggalkan saya sebagaimana setan itu berusaha mengacaukan doa saya.

Baek Bong-Nyo: Hari ini saya sedang bedoa di dalam Roh dan Yeshua datang kepada saya. Saya menangis, Yahweh, Yahweh. Yeshua berkata, Berhentilah menangis. Aku datang untuk membawa kamu ke Surga. Mari pergi bersamaKu.” Saya melihat rasa simpatik di wajah Yahweh ketika Dia memegang tangan saya. Ketika saya mengunjungi Surga, saya selalu terkagum-kagum dengan misteri dimana Surga itu tidak terbatas dan kekal. Saya kagum dengan pemandangan-pemandangan yang menakjubkan. Saya merasa untuk melihat dan menikmati surga hal itu akan memakan waktu yang tidak ada batasnya. Yeshua menyuruh saya untuk pergi dan mengamati gereja di Surga. Setelah kami datang, saya terperangah dan kami datang ke satu gedung yang besar dan menakjubkan. Saya berteriak, “Wow!” Saya begitu girangnya. Gedungnya besar sekali. Saya rasa gedung itu bisa mencapai langit di Surga.

Kemudian, Yeshua berkata,Bong-Nyo, mari kita pergi ke puncak tertinggi di Surga.” Ketika kami mencapai puncak tertinggi di Surga, kami bisa melihat banyak tempat di Surga. Saya bisa melihat banyak sekali malaikat. Saya bisa melihat taman yang sangat luas dengan banyak variasi bunga-bunga. Mustahil untuk saya untuk bisa menghitung bermacam bagai tanaman dan bunga. Saya bisa melihat laut yang tidak ada ujungnya dan laut tersebut bersih dan bening seperti kristal. Banyak juga kapal-kapal yang bagus dan mengapung di air.

Tetapi ketika saya balik ke bumi, saya sekali lagi mengingat keluarga dan kakak saya di neraka. Saya menangis sampai berjam-jam dan saya tidak tahu harus berbuat apa. Tidak lama kemudian, sekelompok 15 malaikat datang kepada saya. Yahweh menyuruh kami untuk pergi ke bumi dan menghibur Baek, Bong-Nyo. Inilah kenapa kami disini.” Mereka mengelilingi saya dan mulai mengibur saya dengan kata-kata yang menyejukkan. Setelah saya di hibur, saya bisa tenang dan air mata saya di hapus.

Kemudian, saya menlanjutkan untuk berdoa, kemudian saya melihat Surga terbuka dan Bapa di Surga duduk di tahtaNya. Bapa berkata dan berkata kepada saya untuk berhenti menangis. Roh Kudus datang dan berbisik kepada saya, Aku akan memberikan kamu dan Kang, Hyun-Ja karunia menyembuhkan dan api Roh Kudus. Bagaimanapun kamu harus mencari karunia-karunia ini dengan sungguh-sungguh. Yeshua berdiri disebelah Bapa di Surga, Yeshua berkata, “Bong-Nyo, ketika kamu menjadi lemah selama berdoa, Aku akan mengurapi engkau dengan kuasa Roh Kudus.”

Dengan nada kesal, Yeshua mengatakan bahwa gereja-gereja dan pendeta-pendeta menyembah Dia dengan sia-sia. Mereka mengikuti tradisi dan pekerjaan manusia. Banyak sekali kebaktian yang pendek dan kotbah yang tidak berarti. Panjangnya waktu pujian dan penyembahan menjadi tidak bisa di terima. Mereka lebih khawatir kapan semuanya itu akan berakhir. Waktu kotbah di persingkat. Yeshua menyatakan kekecewaanNya. Secara umum, lamanya kebaktian adalah 1 jam. Kemudian banyak sekali kebaktian menjadi kurang dari 1 jam. Mereka terlalu terburu-buru untuk selesai. Yeshua ingin sekali ingin melakukan pekerjaan melewati pendeta-pendeta, tetapi pendeta-pendeta tersebut berkotbah dengan kemampuan mereka sendiri dan bukan di dalam Roh. Mereka lebih khawatir dengan mengatur waktu daripada berkotbah di dalam Roh. Dengan pendeknya waktu penyembahan dan kebaktian, banyak pendeta-pendeta yang menggunakan waktu bebasnya untuk hal-hal pribadi seperti makan-makan, jalan-jalan dengan jemaat dan membuang waktu dengan hal-hal yang tidak berguna. Beberapa pendeta malah di kacaukan dan terbuai dengan jemaat-jemaat wanita yang cantik. Anggota-anggota jemaat yang lebih kaya dalam keuangan di berikan waktu  dan perhatian lebih banyak di bandingkan dengan jemaat yang tidak punya uang.

Tipe pendeta-pendeta ini tidak memberikan waktu untuk berdoa untuk kemuliaan Yahweh, mereka berdoa tidak dengan sungguh-sungguh, dimana hal tersebut membuat Yahweh Yeshua heran dan kecewa. Kotbah-kotbah mereka tidak di pimpin oleh Roh Kudus. Kotbah-kotbah di sampaikan berdasarkan kekuatan dan pengetahuan dan kedagingan dari pendeta-pendeta tersebut. Kotbah yang bukan berasal dari Roh Kudus, menyebabkan kotbah yang pendek dan tidak berisi. Pendeta-pendeta tersebut memilih untuk tidak di pimpin oleh Roh Kudus tetapi dari keinginan jemaat. [Di gereja tertentu, para penatualah yang mengatur gaji pendeta, sehingga pendeta tidak lebih dari sekedar  juru bicara gereja]. Yeshua ingin sekali memberikan pengurapan yang kuat dan menggunakan pendeta-pendeta tersebut untuk kemulian Yahweh. Pendeta-pendeta malahkan menggunakan pikiran manusiawi ketimbang Roh Kudus. Banyak pendeta yang tidak bisa merasakan hati dan kehendak-kehendak Yahweh. Yahweh sangat sedih. Ketika membangun atau membesarkan gedung gereja, banyak pendeta-pendeta yang menggunakan hal tersebut untuk kesombongan dan prestasi mereka. Di dalam hati mereka, gedung gereja adalah monumen untuk mereka sendiri. Tipe pendeta-pendeta ini menggunakan sedikit waktunya di dalam doa dan hidupnya selalu disibukkan dengan materi-materi duniawi.

Ketika Yahweh mengatakan semuanya ini kepada saya, saya melihat ekspresi muka yang sangat sedih di wajahNya. Banyak pendeta-pendeta yang bisa menyombongkan gedung-gedung mereka yang hebat, Surga menganggap hal itu sebagai hal yang tidak penting. Jalan Yahweh lebih besar dari jalan bumi. Apa yang orang pikir sesuatu yang penting di bumi mungkin hal itu adalah hal yang tidak ada artinya di Surga. Yahweh berkata kepada saya, Tidak semua pendeta jahat. Bagaimanapun, ketidakpatuhan mereka mesti di disiplinkan. Kalau mereka tidak bertobat, Aku akan melempar mereka ke neraka. Di neraka, mereka akan di siksa. Dalam waktu singkat, Aku akan membawa kamu ke sana, di mana kamu akan menyaksikan sendiri keadaan mereka.”

Kemudian, saya meminta tolong kepada Yahweh untuk mengerti sesuatu. Beberapa orang percaya yang sudah menjadi kristen berpuluh-puluh tahun, menyatakan kepada saya bahwa ketika seseorang meninggal dunia, orang tersebut baru akan masuk Surga atau neraka. Mereka mengatakan bahwa orang-orang yang masih hidup di dunia, tidak bisa mengunjungi Surga atau neraka. Menurut mereka hal itu tidak masuk akal. Mereka berkata bahwa gereja saya punya masalah dengan pengajan dan kepercayaan. Mereka membuat komentar yang tidak enak mengenai persekutuan doa kami dan mencemooh lama-nya persekutuan doa kami. Mereka malahan mengklaim bahwa bahwa pendeta Kim dan gereja yang dia pimpin adalah sekte sesat. Jadi saya berdoa, “Yahweh, tolong, apakah memang-nya gereja kami adalah sekte sesat? Apa yang akan terjadi dengan keluarga saya?” Yahweh berkata,Sekte sesat? Orang-orang mengkritik dan menghakimi orang lain karena perbedaan-perbedaan, denominasi-denominasi, dan pengajaran-pengajaran. Mereka sedang melakukan dosa. Bagaimanapun, saya sangat senang dengan gereja kamu. Kamu dan anggota jemaat berdoa tanpa henti-henti melewati larut malam. Siapapun yang menganiaya kamu dan memanggil kamu sekte sesat akan tahu bahwa Aku hidup dan Akulah Yahweh. Kamu akan menerima karunia untuk menyembuhkan orang sakit dan mengusir setan. Kamu juga kaan hidup mengikuti Roh Kudus.” Yeshua melanjutkan,  orang-orang yang menghakimi dan mengkritik satu sama lain akan menerima penghakiman yang mengerikan. Jangan biarkan mereka membuat kamu kacau. Saya sangat tergerak dengan doa-doamu. Jangan khawatir. Aku akan melindungi kamu dan gerejamu. KeinginanKu adalah untuk menyatakan diriKu kepada orang-orang percaya dan memberikan karunia-karunia Roh, mereka tidak mencariKu. Banyak dari mereka yang tidak berdoa sesuai dengan kehendakKu.” Saya bertanya lagi kepadaNya, “Yeshua, gereja kami akan menjadi apa nantinya?” Yeshua berkata, Kamu di berkati bahwa kamu akan menerima kepenuhan Roh Kudus dan akan menerima karunia berbahasa lidah segera mungkin. Api Roh Kudus akan di terima dan di rasakan di jemaat gereja ini.”

Selama kebaktian yang cukup panjang, pendeta Kim berkotbah dengan kuasa dan pengurapan Roh Kudus. Beberapa berpikir bahwa kami akan mengantuk selama kebaktian yang panjang. Bagaimanapun, kotbah yang berapi-api, pujian, nyanyian dan penyembahan yang penuh kuasa semua di lakukan dengan kessungguhan hati dan kami penuh dengan tenaga dan bisa melanjutkan semalam suntuk sampai keesokan harinya. Satu hari, pendeta kami berkotbah dengan berani sampai mukanya berubah menjadi warna merah. Dalam kotbahnya yang penuh urapan, saya melihat pengelihatan tahta Yahweh. Bapa di Surga mengurapi dia dengan minyak. Kelihatannya Roh Kudus sedang mengurapi pendeta Kim dengan api. Saya bisa melihat Bapa di Surga terus-menerus mengurapi pendeta kim dengan api dan minyak. Kotbahnya menjadi lebih berkuasa dan memberikan arti. Pendeta kim memberi contoh seperti tempat penggilingan gandum. Penggilingan gandum memisahkan gandum dari kulit luar. Saya melihat Yeshua ketawa. Yahweh menyuruh satu malaikat untuk sungguh-sungguh mencatat semua kejadian selama kebaktian. Malaikat ini mematuhi Yahweh. Saya bertanya kepada Yeshua mengenai satu gereja yang mempunyai banyak cabang di dunia termasuk di korea. Beberapa dari orang berkata bahwa jemaat mereka besar karena sejarah dan tradisi mereka. “Apakah mereka orang-orang percaya seperti kami?” Saya bertanya kepada Yeshua. Yeshua menjawab, Jika mereka percaya kepadaKu, tentu saja mereka akan di selamatkan. Tetapi gereja tersebut merendahkan Firman Yahweh dengan mencampuri-nya dengan unsur-unsur duniawi.”

Selagi saya berdiskusi dengan Yahweh mengenai gereja tersebut, saya di tunjukkan satu raja setan. Setan ini kelihatannya sangat khawatir, bingung, dan takut dengan rencananya terhadap gereja tersebut. Yeshua berkata, Banyak dari umatKu yang sangat tidak perduli dengan setan dan anak buah mereka.  UmatKu hidup dengan setia dalam hidupnya tanpa memberikan pertimbangan mengenai musuh mereka. Bagaimanapun, setan akan berusaha untuk mengacaukan kerjamu. Jadilah kuat.”

[Taktik Setan].  Kemudian, ketika saya berdoa di sebelah pendeta, seekor naga besar bewarna merah muncul. Naga ini muncul lewat pintu depan. Naga ini tinggi seperti tinggi langit. Naga ini kelihatannya marah. Naga ini tetap mengoyang-goyangkan hidungnya. Naga ini berkata, Saya berusaha untuk masuk ke tubuh kamu. Beraninya kamu menantang saya. Saya raja neraka. Semua di neraka patuh pada saya dengan gentar. Kamu kira kamu ini siapa? Kamu tidak ada apa-apanya. Kamu tidak punya hak untuk menyatakan identitas saya yang sebenarnya. Aha. Aku sekarang tahu kamu ini siapa. Satu dari anak buah saya baru saja memberikan info ttg kamu kepada saya. Saya sudah menyuruh anak buah saya ini untuk menipu dan membawa banyak orang ke neraka. Bagaimanapun, anak buah ini datang ke saya dengan tangan hampa. Ketika saya tanya kepadanya, kenapa dia gagal, dia bilang, ‘rajaku, kamu harus lihat sendiri kenapa itu susah. Saya pikir pertama kali bahwa saya bisa bawa orang untuk bunuh diri. Tetapi doa-doa orang Kristen itu sangat berkuasa.’ ‘Apa yang kamu katakan?’ saya remehkan perkataannya. Saya harus melihat dengan mata sendiri pernyataannya. Ternyata memang benar. Hampir tidak mungkin untuk melawan doa-doa orang Kristen.” Meskipun naga itu menakuti dan mencemooh kami, kami aman karena perlindungan dari Yeshua. Setan ini mengucapkan hal-hal yang kotor dan berkata, “Saya telah di buat susah.” Yeshua membalas kepada naga ini, Kamu pikir, kamu ada dimana? Jangan kasar. Kalau kamu menyentuh satu orang saja dari The Lord’s Church, kamu akan di hukum dan BapaKu akan menghajar kamu.” Naga ini sangat stress dan kemudian naga ini menghilang. Yeshua berkata kepada saya, Naga tersebut berusaha menipu kamu  dengan mengatakan sebagai raja neraka. Ini adalah perwujudan dari setan tersebut. Dia berusaha mengirimkan anak buah-anak buahnya ke bumi untuk melakukan rencananya. Berdoalah dengan sungguh-sungguh dan tanpa henti. Selalu waspada dan jangan khawatir karena Yahweh Tritunggal akan selalu melindungi kamu.

Pendeta Kim Yong-Doo: Hari ini hari Selasa dan di luar sangat dingin dengan angin dingin 15 derajat di bawah nol. Meskipun cuaca sangat dingin di luar, 4 anggota kami keluar untuk penginjilan. Tetapi sebelum mereka mulai penginjilan, mereka dengan tekun mempersiapkan diri mereka dengan doa dan kuasa Roh Kudus. Yahweh mengurapi mereka dengan api Roh Kudus. 4 orang tersebut membicarakan rencana untuk memberitakan Injil dengan lebih sukses dan efektif. Mereka tahu kalau mereka melakukan pekerjaan Yahweh tanpa mengenal lelah, mereka akan mendapatkan pahala yang besar. Mereka semua kembali dengan telat tetapi dengan sukacita. Kata mereka, Pak pendeta, kami tidak pernah menyadari bahwa memberitakan Injil itu benar hal yang menyenangkan dan kami nikmati.”

Hari ke 11.
Kim Joo-Eun: Selagi aku berdoa bersungguh-sungguh, sebuah cahaya terang muncul di depan saya. Di depan langit tersebut, Yeshua berdiri, Joo-Eun, Aku mengasihimu. Berdoalah tanpa berhenti, berdoalah sungguh-sungguh, berdoalah dengan segenap hatimu. Jangan berhenti. Saya merasakan kehangatan dan bisa melihat Yeshua lebih jelas. Kemudian, saya tahu kenapa Yeshua menyuruh untuk mengangkat kedua tangan saya lebih tinggi lagi. Saya bisa melihat Yeshua lebih jelas. Saya berkata kepadaNya, Wow, saya bisa melihatMu lebih jelas lagi, Yahweh. Aku suka hal itu, Yeshua. Terima Kasih.” Saya mempunyai perasaan yang enak. Saya berhenti berdoa sementara ketika roh setan muncul. Roh ini lebih hitam dari kegelapan. Saya mengusir roh setan tersebut di dalam nama Yeshua dan saya melanjutkan berdoa di dalam Roh.

Lee Yoo-Kyung: Ketika saya berdoa di dalam Roh, roh setan dengan bulu mata yang panjang muncul dan roh tersebut menangis memohon saya untuk mendengarkan dia, Rasanya dingin, saya kedinginan, adakah cara untuk membuat saya hangat? Tolong?Saya berkata kepada roh setan tersebut,Engkau roh menjijikan. Di dalam nama Yeshua, enyahlah dari aku.”

Baek Bong-Nyo: Hari ini, Yeshua membawa saya ke Surga. Tidak ada yang bisa menjelaskan pemandangan di Surga dengan kata-kata manusia. Kami berada di depan tahta Bapa. Kemahsyuran dan kemuliaan bapa di Surga sangat luar biasa, saya tidak bisa mengangkat kepala saya. Saya berlutut di hadapan Bapa. Apa yang di dalam Bapa itu tidak bisa di jelaskan. Kemuliaannya melebihi kebesaran. Saya berusaha untuk mengangkat kepala saya untuk melihat sedikit Bapa, tetapi sinar terang yang jernih menghalangi saya untuk melihat Dia. Bapa adalah terang. Pemikiran yang sempit tidak bisa mengerti kemuliaanNya. Besarnya Bapa di Surga kelihatan seperti Dia meliputi tinggi dan dalamnya Surga. TahtaNya muncul seperti meliputi ujung Surga dari timur ke barat. Kelihatannya ada sekumpulan awan-awan yang melayang-layang di atas tahta Bapa. Cahaya yang terang benderang lebih terang dari matahari turun ke bawah. Saya seperti sebuah debu di depan Bapa.

Kemudian, ketika saya meninggalkan Surga, seorang malaikat menuntun saya kembali ke bumi. Tetapi ketika kami dalam perjalanan ke bumi, sekumpulan roh-roh jahat mengejar kami. Roh-roh jahat ini sangat jelek rupanya dan menakutkan. Meskipun malaikat yang menuntun saya terbang dengan cepat, Roh-roh jahat tersebut juga terbang dengan kecepatan yang sama. Satu dari mereka mirip seekor naga, yang satunya mirip ular, yang satunya mempunyai kepala kodok dan satunya lagi mempunyai kepala seperti manusia. Sementara mereka mengejar kami, mereka tertawa. Saya berkata kepada malaikat penuntun, Apakah kita bisa pergi lebih cepat? Roh-roh jahat tersebut sudah di depan kita dan menutup jalan ke gereja. Roh-roh jahat lainnya di belakang kami dan siap menyerang kami. Malaikat ini berteriak, Yahweh, tolong datang sekarang.” Ketika malaikat tersebut berteriak minta tolong, Yeshua muncul di depan kami. Dengan suaraNya yang penuh kuasa, Dia menghardik semua roh-roh jahat, Beraninya kamu berusaha untuk menyerang anakKu. Pergi sekarang juga! Dalam satu detik, semua roh jahat menghilang.

Hari ke 12.
[Taktik Setan]. Baek Bong-Nyo: 30 menit setelah saya berdoa di dalam Roh, saya melihat 5 malaikat melayang ke arah saya. Saya mengambil keputusan untuk menguji apakah mereka benar malaikat Yahweh dan bukan roh jahat. Saya melanjutkan di dalam bahasa Roh. Saya melihat senyum yang bersahabat di muka mereka. Malaikat-malaikat tersebut menyatakan diri mereka sebagai teman ketika saya melanjutkan doa di dalam bahasa Roh. Saya berpikir bahwa doa saya yang sungguh-sungguh akan menyakinkan bahwa malaikat-malaikat ini adalah teman. Kemudian, dengan singkat, jubah mereka yang bewarna putih berubah menjadi warna hitam, dan sayap-sayap malaikat mereka menghilang. Mereka bergerak, tubuh mereka meliuk-liuk dan berputar. Saya melanjutkan untuk berdoa di dalam Roh dan mereka mulai jatuh ke tanah. Benar, karunia Roh untuk berbahasa lidah / berbahasa Roh sangat besar dan berkuasa. Kemudian, mereka menyerupai monster-monster seperti yang ada di dalam film-film di TV. Mereka menyerupai mahkluk-makhluk yang sangat menyeramkan. Saya mengusir mereka satu persatu di dalam nama Yeshua. Mereka satu mereka pergi. Ketika saya mengusir mereka, sebuah yeshua (perhatikan y huruf kecil dan bukan huruf besar) datang dan berkata, Bong-Nyo, akulah tuanmu. Percayalah kepadaku.” Bagaimanapun, suaranya sangat menyeramkan dan perilakunya sangat aneh. Biasanya kalau Yeshua yang asli datang kepada saya, Yeshua datang dengan ramah, tenang, dan membawa damai. Tetapi yang ini membuat saya takut dan merasa tidak nyaman. Saya merasakan rambut-rambut di kepala saya mulai berdiri. Dengan keyakinan, saya berteriak, Di dalam nama Yeshua, enyahlah daripadaku.” Yeshua palsu tersebut berubah menjadi binatang yang aneh sekali bentuknya. Binatang tersebut menyerang saya tetapi dengan beberapa teriakan, akhirnya binatang itu pergi.

Kemudian, ada satu roh setan lagi yang muncul. Roh ini sangat menarik. Saya berpikir, Bagaimana bisa roh setan wanita ini keliatan sangat cantik? Roh setan wanita ini lebih cantik daripada wanita apapun di dalam dunia. Bentuk-nya langsing dengan penampilan menarik, memakai busana kerja. Dia berjalan seperti model peragawati dan menuju ke arah saya dengan pelan-pelan. Roh ini berlutut dan menyalami saya, Bagaimana kamu selama ini menghadiri The Lord’s Church? Saya cuek dengan pertanyaan dia dan melanjutkan di dalam bahasa Roh. Roh ini berlutut di sebelah saya. Walaupun roh setan ini kelihatan sangat elegan dan menarik, tubuh saya merinding. Kemudian setengah wajah dari roh setan ini berubah menjadi sangat mengerikan. Roh setan ini berteriak, Silahkan dan lanjutkan berdoa. Hal itu tidak mudah. Aku tidak akan mundur.” Roh setan ini tidak mau mundur. Kemudian saya merasakan Yahweh datang, dan Yahweh berkata, Bong-Nyo, jangan berhenti berdoa. Berdoa dengan sungguh-sungguh. Saya akan menghardik roh jahat.” Kemudian roh setan ini pergi ke udara dan berubah lagi menjadi seorang wanita cantik. Kali ini roh setan ini memakai gaun pengantin. Kelihatannya sangat indah. Roh setan ini terbang ke arah saya dan melirik matanya yang besar ke arah saya. Yahweh berbisik ke telinga saya dan berkata, “Lanjutkan berdoa dan perhatikan bagaimana wanita cantik ini akan berubah kembali menjadi roh yang jelek.” Saya melanjutkan berdoa dengan sungguh-sungguh seperti yang Yahweh suruh. Kemudian roh setan ini berubah menjadi roh yang jelek dan dengan sekali hardikan, roh ini pergi.

Kemudian, Yeshua memperlihatkan saya suatu tempat di neraka yang di kenal sebagai daerah lampu merah. Disana, saya melihat sebuah gunung yang besar yang di penuhi dengan tubuh-tubuh dari jiwa-jiwa yang terhilang. Tubuh-tubuh mereka di penuhi dengan kutu-kutuh putih  dan tangan-tangan mereka di ikat. Tetapi orang-orang tidak berusaha untuk menghilangkan kutu-kutu tersebut.  Kutu-kutu ini menembus kulit mereka, hidung, mulut dan telinga. Orang-orang ini kemudian berubah menjadi figur yang jelek, dan kemudian menjadi tulang. Orang-orang ini berada dalam kondisi yang sangat menyakitkan. Saya berkata, Yahweh, kenapa orang-orang ini di siksa sedemikan dahsyatnya? Yeshua berkata, Wanita-wanita di tempat ini dulunya menjual tubuh mereka selama di dunia. Laki-laki di tempat ini dulunya melakukan perzinahan/percabulan dengan wanita-wanita ini.” Keadaan di tempat itu sangat panas dan saya pun merasa tidak nyaman dan ingin meninggalkan tempat itu.

Hari ini, banyak sekali serangan-serangan dari setan-setan, roh-roh jahat dan naga-naga, tetapi dengan kuasa Yeshua, setiap dari mereka pergi. Kemudian datang satu gerombolan roh jahat yang tidak mempunyai tubuh, tetapi bentuk mereka aneh sepertinya membentuk sebuah mata. Mereka tetap berteriak, Jangan berdoa! Kami akan membuat engkau kacau.” Mereka terus menerus berteriak hal ini. Karena ketakutan, saya berteriak, Di dalam nama Yeshua, enyahlah daripadaku.” Tetapi mereka tetap disana dan mereka memulai membuat suara yang aneh. Kemudian Yeshua datang dan berkata, Joo-Eun, jangan melihat atau mendengar kepada sesuatu kecuali dari Aku.” Yeshua menutup kuping saya dengan kedua tanganNya dan berkata, “Joo-Eun, kamu bisa berbicara denganKu.” Roh-roh setan tercerai-berai di dalam kehadiran Yahweh.

Hari ke 13.
[Roh-roh jahat menyerang]. Kim Joo-Eun: Hari ini, hari yang banyak serangan dari roh-roh jahat. Ketika saya berdoa, saya di bawa ke suatu tempat yang gelap yang saya tahu itu adalah neraka. Saya memperhatikan banyak sekali roh-roh jahat yang sedang berkumpul mengelilingi satu makhluk yang besar. Makhluk besar ini kelihatannya sangat marah dan pusing. Makhluk ini berteriak dan berjalan ke segala arah sepertinya bingung dan banyak pikiran. Makhluk ini sepertinya adalah pimpinan dari roh-roh jahat yang tidak bisa di hitung jumlahnya. Roh-roh jahat menunggu perintah dari makhluk ini. Setelah mendapatkan perintah, roh-roh jahat yang jumlahnya tidak bisa di hitung terbang ke udara dan muncul di gereja kami. Mereka datang dengan sangat cepat, kurang dari satu detik. Semua roh jahat menyerang jemaat, termasuk Meena yang berumur 5 thn. Tetapi sewaktu dia berteriak di dalam doanya, “babaya”, roh jahat yang berada di sebelahnya, jatuh. Serangan ini di tujukan kepada mereka yang sedang berdoa di dalam Roh. Roh jahat jatuh satu persatu. Satu setan memberi perintah, Dengarkan kamu semuanya. Serang pendeta Kim. Jikalau pempimpin gagal, makanya semuanya akan gagal dengan gampang. Kamu semua bodoh, tunggu apa lagi? Serang pendeta Kim dengan sekuat tenaga.” Tiba-tiba jumlah roh-roh jahat yang di luar dan di dalam gereja muncul dan menyerang pendeta Kim. Tetapi yang akan terjadi setelah itu, adalah sangat mengejutkan dan banyak roh-roh jahat yang jatuh pada saat mereka berdiri. Roh-roh jahat banyak yang terluka dan mundur. Mereka takut dengan apa yang terjadi dalam waktu yang singkat.

Sekali lagi, kekuatan setan di kerahkan untuk menyerang, tetapi mereka semua di kalahkan ke segala arah. Serangan terjadi terus tetapi hasilnya tetap sama. Mereka tidak bisa menyentuh pendeta Kim. Ketika roh-roh jahat menyadari bahwa serangan-serangan mereka sia-sia, mereka menjadi takut dan menghindari pendeta Kim. Mereka hanya melayang-layang di sekitar pendeta Kim dan tidak berani mendekati pendeta Kim. Ketika saya melihat pendeta Kim, dia keliatannya tidak menyadari akan apa yang telah terjadi. Dia berdoa dengan sungguh-sungguh di dalam Roh dengan berlutut dan mengangkat kedua tangannya. Ketika roh-roh jahat mengelilingi pendeta Kim, pendeta Kim berdoa di dalam Roh dengan suara yang sangat kencang. Kemudian, roh-roh jahat yang ketakutan tersebut terlempar ke dinding dan hancur berkeping-keping. Mereka semua menangis ketakutan. Ketika saya melihat roh-roh jahat tersebut pergi, saya merasa menang dan ketawa dengan penuh kemenangan. Kemudian saya melihat satu setan berteriak dengan marah, Pendeta Kim, jangan berdoa. Kamu pikir kami bisa kabur dengan mudah? Aku akan membunuhmu. Aku bersumpah.” Kemudian roh setan tersebut menggertakkan giginya. Kemudian roh jahat itu berteriak lagi tapi kali ini di tujukan ke setan-setan lainnya, “Kamu bodoh. Dengan segala kekuatanmu kamu tidak bisa menghabisi satu pendeta? Ayo serang lagi!” Kemudian satu roh berkata, “Oh, pendeta itu bikin pusing kita. Ahh..aku pikir aku jadi gila. Tinggalkan pendeta Kim sendirian dan mari kita serang jemaat. Ayo! Serangan-serangan mulai di tujukan ke jemaat tetapi ketika menyerang jemaaat, mereka tidak mengerahkan semua kekuatan mereka. Mereka menyerang dengan 1 sampai 3 roh jahat untuk satu jemaat, tidak dengan sengenap kekuatan mereka.

Roh-roh jahat berpencar ke segala arah dan kali ini mereka mengambil keputusan untuk menyerang setiap orang di jemaat. Banyak sekali roh-roh jahat dan mereka semua mempunyai bentuk yang berbeda-beda. Sangat tidak mungkin untuk menjelaskan mereka semua. Bagaimanapun, sekencang apapun serangan mereka, serangan mereka semua gagal. Doa-doa jemaat di dalam Roh memberikan kekuatan dan kuasa untuk melawan balik roh-roh jahat tersebut. Ketika mereka menyerang, mereka terplanting ke belakang. Raja dari roh-roh jahat itu berteriak, “Jemaat the Lord’s Church, berhenti berdoa. Kenapa kamu terus berdoa? Roh-roh jahat, kamu pada ngapain? Apakah kamu tidak bisa menghentikan jemaat-jemaat ini?” Semua roh-roh jahat tercerai-berai. Tidak perduli berapa banyaknya roh jahat disana, karena doa-doa dari jemaat-jemaat yang berani menghancurkan semua roh jahat.

Kemudian, satu roh jahat berusaha menyerang saya. Roh itu berkata, “Berhenti berdoa. Aku akan mengacaukan kamu sehingga kamu tidak berdoa. Aku akan mengutuk kamu dengan penyakit-penyakit. Ha ha ha ha.” Setan itu ketawa kecicikan. Kami mengalahkan mereka semua di dalam nama Yeshua.

Kemudian, ketika saya melanjutkan doa dalam bahasa Roh, saya di bawa ke neraka. Saya melihat satu setan menusukkan satu senjata yang tajam ke dalam sebuah kotak berbentuk persegi panjang. Dengan bahasa-bahasa yang kotor, setan ini berteriak, Kamu pikir kamu ini pendeta? Hidup apa yang kamu punya selama di dunia? Saya senang karena kamu ada bersama dengan saya disini.” Setan ini melanjutkan menusukkan ke dalam kotak itu selagi dia mengutuk. Suara kesakitan yang keras keluar dari kotak tersebut bersamaan dengan darah yang keluar. Saya memperhatikan di atas kotak tersebut di penuhi dengan kanvas dengan sebuah salib besar. Kotak-kotak tersebut di jajarkan dengan rapi dan jumlahnya tidak terhitung jumlahnya. Saya tidak bisa melihat ujung dari jajaran kotak tersebut. Saya sadar bahwa semuanya itu adalah peti mati. Setan-setan menusukkan tombak mereka yang tajam ke dalam peti mati tersebut tanpa belas kasihan. Saya bertanya kepada Yahweh, “Yeshua, kenapa banyak peti mati yang berisi pendeta-pendeta disini?” Yeshua berkata, Pendeta-pendeta ini tidak mengabarkan InjilKu. Mereka mengabarkan injil yang lain dan semua pengikut mereka ikut tersesat. Disinilah keadaan mereka yang terakhir, tempat di neraka.” Yeshua berkata, Pendeta-pendeta yang tersesat, akan di hakimi lebih besar.”

Kemudian, saya melihat orang-orang lain di siksa, mereka berteriak di dalam panci penggorengan. Panas…Ah…Tolong! Panci besar tersebut bernyala merah dan ketika minyak menyentuh tubuh mereka, daging mereka terkupas dan hanya tulang-tulang yang tersisa. Mereka melompat-lompat dengan ketakutan. Kemudian daging mereka tumbuh kembali dan semua kejadian ini berulang kembali lagi tanpa akhir. Saya bernyata Yeshua apa yang telah mereka perbuat. Yeshua berkata, Ketika mereka di bumi, mereka melakukan perselingkukan/percabulan dengan berkhianat kepada pasangan mereka. Mereka melakukan perselingkukan/percabulan diam-diam dan karena dosa mereka, mereka sekarang ini di siksa.”

Kemudian, Yeshua menunjukkan saya tempat lain di neraka dengan lubang yang sangat besar. Tempat itu di penuhi oleh banyak sekali orang dan di penuhi dengan api. Api merah menyala muncul sepertinya api tersebut mempunyai kehidupan. Orang-orang berlari-lari di dalam lubang tersebut, berteriak karena panasnya api. Yeshua berkata, Orang-orang ini adalah orang-orang yang mempercayai agama yang salah atau mereka yang menolak Injil.Kemudian, saya di bawa kembali ke gereja.

Hari ke 14.
Kim Joo-Eun: Saya berdoa dengan sungguh-sungguh dan tidak lama kemudian, roh jahat yang menyamar sebagai seorang wanita muda dengan pakaian putih muncul. Dari mulut setan itu, keluar darah menetes. Jangan berdoa. Saya akan mengalahkan kamu.” Saya membalas, Kamu setan menjijikan, di dalam nama Yeshua, enyah dariku. Setan itu pergi. Kemudian seekor naga merah dengan mata setan datang ke arah saya dengan marah. Banyak roh-roh jahat yang mulai muncul. Ketika saya berdoa dengan sungguh-sungguh, saya merasakan perwujudan roh-roh setan. Anehnya, pada saat yang sama, saya merasakan roh saya mendekati ke Surga. Roh-roh jahat berusaha menghalangi saya memasuki Surga dengan menakuti-nakuti saya jadi saya berdoa dengan sungguh-sungguh dengan mata saya tertutup. Saya berusaha untuk mengusir mereka semua tetapi naga merah tersebut melawan. Saya harus terus-menerus mengusir naga itu sampai akhirnya naga itu pergi.

Yahweh datang dang Dia kagum dengan saya, orang muda seperti saya mengusir roh-roh jahat. Yeshua memanggil nama saya dengan nama panggilan dan nama asli, Joo-Eun, si bintik-bintik, imanmu telah bertambah dengan luar biasa, jadi berdoalah dengan sungguh-sungguh dengan mata tertutup.

Saya berkonsentrasi selagi berdoa dan kemudian saya merasakan kegelapan meliputi saya, angin dingin mulai meniupi saya. Saya melihat sebuah pintu terbuka dari suatu jarak. Kemudian, cahaya terang muncul. Saya hampir membuka mata saya ketika cahaya tersebut semakin terang, tetapi saya sadar bahwa saya tidak bisa membuka mata saya. Ketakutan mulai meliputi saya dan Yeshua muncul. Dia mulai menjelaskan, Joo-Eun, ketika kamu berdoa di dalam Roh, rohmu di bawa mendekati Surga dengan pimpinan malaikat-malaikat. Bagaimanapun, roh-roh jahat muncul untuk menakuti-nakuti kamu sehingga kamu membuka matamu. Tetapi Aku harus mengambil alih dan memerintahkan roh-roh jahat untuk pergi. Sayalah yang berusaha menghalangi kamu untuk membuka matamu. Joo-Eun, Aku rasa kamu perlu untuk berdoa lebih lagi. Aku pikir kamu tidak akan pergi ke Surga hari ini. Aku sangat kecewa. Yeshua kemudian menghibur saya dan memberikan kata-kata penguatan, Joo-Eun, jangan khawatir. Aku berjanji bahwa Aku akan membawa kamu ke Surga dan mengajak kamu berkeliling.”

Lee Haak-Sung: Yeshua mengunjungi saya dan mulai menunjukkan saya neraka. Di neraka, saya datang ke suatu tempat di mana satu makhluk setan sedang duduk di kursi. Dari bentuk tubuh dan perilakunya, kelihatannya makhluk ini sepertinya penguasa di daerah tersebut. Sebuah lubang perangkap berada di depan kaki dari makhluk tersebut. Orang-orang sedang berdiri lubang perangkap tersebut. Ketika makhluk ini menghentakkan kakinya, lubang perangkap tersebut terbuka ke arah bawah dan menyebabkan orang-orang yang berdiri diatasnya jatuh ke lava api. Ketika orang-orang jatuh ke lava api yang mendidih, mereka secara langsung terbakar dan berteriak dengan kesakitan. Saya bertanya kepada Yeshua tentang orang-orang ini dan Yeshua berkata, Orang-orang ini adalah peramal-peramal, pelanggan dari peramal-peramal tersebut, ahli nujum, dukun, dan orang-orang yang bunuh diri. [Ulangan 18:10-14] Ketika Yeshua berkata tentang orang yang bunuh diri, paman saya, yang melakukan bunuh diri dengan makan banyak pil, terlintas di depan mata saya. Paman saya di tarik ke lubang perangkap dan di buat berdiri di atas lubang perangkap. Makhluk tersebut menarik kakinya ke atas seakan-akan akan menghentakkan kakinya dan melepaskan lubang perangkap tesebut. Saya memohon belas kasihan kepada Yahweh, Yeshua, tolong, paman saya dalam bahaya. Dia akan jatuh ke lava api. Tolong dia! Yahweh, paman saya selalu baik kepada saya. Paman, ayo datang ke arah saya cepat.” Dengan ekspresi sedih, Yeshua berkata,Haak-Sung, sudah telat. Tidak ada lagi yang bisa di kerjakan.” Tidak lama kemudian, makhluk tersebut menghentakkan kakiknya, dan lubang perangkap terbuka, dan paman saya dengan orang-orang lain jatuh ke dalam lava api. Mereka semua berteriak. Di antara-antara orang-orang tersebut adalah biksu-biksu dari agama buddha, orang-orang kristen yang murtad, dan banyak orang yang pergi ke gereja dengan tujuan dan motivasi yang lain daripada untuk Yeshua.

Di bagian lain di neraka, Yeshua berkata kepada saya, Haak-Sung, lihatlah secara seksama Di sana banyak sekali orang-orang yang di kerumuni oleh ular-ular besar dan kecil. Ular-ular besar dan kecil tersebut mengikat orang-orang. Ular-ular yang besar mengikat sekitar kepala orang-orang tersebut, sedangkan ular-ular yang kecil itu mengikat bagian tubuh orang-orang tersebut. Ular-ular yang kecil tanpa henti-hentinya menggigit orang-orang tersebut. Orang-orang berteriak kesakitan. Saya bertanya kepada Yahweh, Yahweh, dosa apakah yang orang-orang ini lakukan? Yeshua berkata,Mereka tidak mempunyai iman yang benar di dalam Aku. Mereka tidak pernah percaya kepadaKu dengan hati yang benar. Meskipun mereka klaim percaya kepadaKu, pekerjaan mereka tidak sesuai dengan iman mereka. Mereka tidak stabil dan suka mengambil keputusan dengan tiba-tiba. Kelakuan mereka yang tidak masuk akal mempengaruhi absensi gereja. Mereka tidak pernah lahir baru. Kebanyakan dari mereka mati di dalam kecelakaan dan mereka tidak pernah sepenuhnya bertobat. Haak-Sung, kamu mempunyai kepribadian yang tidak stabil. Bagaimanapun, perjalanan Kristen kamu stabil.”

Di bagian neraka yang lain, saya memperhatikan seorang wanita yang berteriak dengan sangat kencang. Ini tidak adil! Saya tidak berhak mendapatkan penghukuman ini. Hidup saya di bumi menderita. Saya tidak bisa tahan lagi. Inilah kenapa saya bunuh diri. Bagaimanapun, sakit di neraka tidak bisa saya tanggung lebih dari hidup di bumi. Kenapa kamu mengirimkan aku ke neraka? Ini tidak adil. Saya tidak pernah mendengar kenyataan tentang neraka. Ini tidak adil buat saya disini.” Dia mengulangi perkataan itu terus menerus. Satu roh jahat tertawa dan membalas wanita tersebut, Aku menipu kamu sampai kamu bunuh diri. Kamu tidak tahu kebenaran. Kamu telah pergi kegereja tapi tidak pernah mendengar tentang Surga atau neraka. Aku malah kagum dengan kamu belajar sekarang. Meskipun kamu pergi ke gereja, kamu masih bunuh diri. Maka dari itu, hal itu adil buat kamu disini. Saya lebih pintar dari kamu dan berhasil menipu kamu. Saya telah memenangkan jiwamu. Saya akan menunjukkan kamu banyak pelajaran-pelajaran selama-lamanya.” Makhluk ini kemudian menghajar wanita itu tanpa ampun. Teriakan wanita itu dan permintaan belas kasihan tidak di gubris.

Yeshua membawa saya ke gereja dan saya melanjutkan doa di dalam Roh. Yeshua berkata kepada saya, Haak-Sung, doa-doamu dari yang kamu panjatkan dari malam sampai pagi hari lebih berhikmat dan berkuasa daripada doa-doamu di siang hari. Maka dari itu, cobalah berdoa lebih di malam hari di bandingkan di siang hari.” Yeshua berkata saya untuk melihat lebih dekat ke arahNya. Saya melihat Yahweh memakai mahkota duri di kepalanya dan saya melihat lubang-lubang di tangan-tanganNya dan kakiNya. Darah mengalir dari setiap luka. Saya tetap bertobat dan menangis sebagaimana saya melihat penderitaan Yahweh. Setelah saya selesai berdoa, Yahweh membawa saya ke Surga dan menghapus air mata saya. Saya bisa melihat laut di Surga dimana sangat jernih.

Lee Yoo-Kyung: Biasanya roh jahat menganggu saya ketika saya mulai berdoa. Tetapi Yahweh kali ini bertemu dengan saya. Dia tidak saja hanya datang, tapi Dia membawa saya ke Surga. Yeshua berkata, Kamu merasa baik hari ini, benarkah? Saya menjawabNya, Ya Yahweh, saya merasa baik karena saya tidak melihat roh-roh jahat hari ini.” Di Surga, Yahweh membawa saya ke satu tempat yang sangat tinggi dan memperlihatkan saya bumi. Bumi kelihatan sangat kecil dari kejauhan. Saya mengamati bumi berputar. Saya meminta kepada Yahweh, Yeshua, saya ingin tinggal di Surga. Saya tidak mau kembali ke bumi.” Yeshua berkata, Sekarang belum waktunya. Kamu harus melayani Aku dan melakukan pekerjaanKu dengan setia. Pada waktu yang di tentukan, kamu akan datang ke sini.” Bersama dengan Yahweh, saya menikmati waktu-waktu di Surga. Kami bercanda dan banyak sekali tertawa. Kami sangat menikmati waktu bersama dan saya menyukainya dengan sangat. Kemudian, Yahweh dan saya kembali ke gereja.

Baek Bong-Nyo: Saya berdoa, Yahweh, kenapa kamu tidak menepati janjiMu untuk memberkati kami secara keuangan? Lihatlah kami, Ketika kami berdoa, kami berdoa dengan kedinginan karena kami tidak sanggup untuk mendapatkan panas. Ketika kami berdoa, kami mengigil dan kami secara terus-menerus harus menggosok kedua tangan kami untuk membuat hangat. Aku tidak mengerti kenapa Engkau tidak memberkati kami. Kami tidak punya apapun untuk di makan kecuali nasi dan kimchee (sayur orang Korea). Keluarga pendeta kami tidak mempunyai uang dan keluarga kami tidak mempunyai uang. Kami sedang dalam kesusahan. Ketika kami berdoa semalam suntuk, kami pegal-pegal dan bengkak dengan duduk posisi seperti itu. Tubuh kami sakit-sakitan dan pegal-pegal. Kami tidak mempunyai fisik yang kuat karena kekurangan makan. Kenapa Engkau membiarkan kami seperti ini terus menerus? Yahweh, aku tidak bisa tahan lagi.” Saya beceloteh dan berkeluh-kesah tanpa berpikir lebih dahulu. Tetapi Yahweh mendengarkan setiap perkataan saya. Yahweh sangat sabar dengan saya. Kemudian, dengan ramah Yahweh berkata kepada saya, Saya tidak keberatan mendengarkan keluhanmu.Kamu tidak perlu khawatir tentang apapun.” Dia kemudian menunjukkan saya neraka. Yeshua berkata, Mari kita pergi. Lihatlah peristiwa ini.”

Saya melihat binatang buas yang besar setinggi gunung. Binatang itu menyerupai buaya atau naga dan ibu saya ada di sebelah binatang itu. Binatang itu menggunakan lidahnya untuk mengikat korban-korbannya dan kemudian menelan setiap orang. Saya menangis dan menangis. Bong-Nyo, ketika kamu menangis, Aku merasakan sakitmu. Ketika hatimu berduka, hatiKu juga berduka. Ketika kamu sedih, Aku juga sedih. Ketika ibumu masih hidup di dunia, Aku bisa menolongmu. Namun, semuanya itu sudah telat. Jikalau engkau mau untuk berkeluh-kesah dan marah, kamu bisa melakukan semuanya itu. Aku disini untuk mendengarkan keluh kesahmu. Aku tahu kamu sangat stress. Aku ingin untuk kamu untuk menghilangkan semuanya.”

Kemudian, saya melihat ayah dari pendeta kami di neraka. Makhluk setan akan melempar dia ke satu cawan yang besar di mana ada bir yang busuk yang mendidih di dalamnya. Saya bertanya kepada Yahweh, kenapa dia ada disana. Yeshua menjawab, Dia melakukan banyak dosa dan menganiaya istrinya. Dia suka mabuk-mabukan. Minuman keras adalah berhalanya. Kecanduan minuman keras mempengaruhi pekerjaanya dan dia tidak mengindahkan anak-anaknya. Anak-anaknya hidupnya susah. Sebagai akibanya, dia akan merasakan dan di siksa di dalam bir busuk selama-lamanya.” Ayah dari pendeta kami mulai berteriak, Oh, saya telah melakukan banyak hal yang jahat. Saya harap istri saya telah menerima Yeshua Ha Mashiah sebagai Yahweh dan Juruselamatnya. Dia bisa masuk ke Surga. Ketika saya di bumi, saya berjudi dan mabuk sepanjang hari. Saya tidak pernah mengurus keluarga. Saya tidak perduli dengan kebutuhan dasar mereka. Istri saya bekerja sepanjang hari untuk memberi makan anak-anak kami. Saya bertanggung-jawab dengan hidup istri saya yang susah. Saya sekarang sedang membayar harga dari dosa-dosa yang pernah saya lakukan. Saya berhak di kutuk. Tolong, ketika kamu pergi ke dunia, tolong beritahu anak saya yang paling kecil untuk tetap pergi ke gereja. Beritahu dia untuk setia kepada Yahweh dan percaya. Dia juga meminta saya untuk memberitahukan anak-anaknya untuk menghadiri gereja dengan tidak sia-sia. Mereka harus menjaga hari Minggu, hari yang kudus, dan bertobat dengan kesungguhan hati, dan berjalan bersama Yahweh dengan setia sebagai seorang kristen. Dia melanjutkan, Saya di neraka dan di siksa. Di neraka adalah tempat terakhir dan di siksa selama-lamanya. Saya tidak punya harapan lagi. Tolong injili kakak laki-lakimu, kakak perempuanmu, dan saudara-saudara supaya mereka semua punya kesempatan untuk pergi ke Surga.”

Bersama dengan Yeshua, saya melanjutkan perjalanan di neraka. Kami pergi ke satu tempat di mana saya melihat banyak sekali orang memenuhi langit-langit di neraka. Banyak sekali etnis (suku/ras) dan semuanya di gantung di kayu salib. Salib-salib tersebut terbuat dari kayu dan mereka semua di salib seperti Yeshua. Saya bertanya kepada Yeshua dosa apa yang mereka perbuat dan Yeshua menjawab dengan nada marah. Orang-orang ini adalah orang-orang yang pergi gereja secara teratur. Mereka malah membawa Alkitab mereka ke gereja. Tetapi mereka menyembah dan berdoa dengan sia-sia. Mereka hanyalah kedok. Mereka semua munafik. Di luar gereja, mereka pemabuk, perokok. Mereka tidak menjaga hari Sabat. Setelah kebaktian gereja selesai, mereka pergi melakukan hal-hal duniawi seperti memanjat gunung dsb. Beberapa dari mereka adalah lintah darat. Mereka meminjamkan uang mereka dan meminta bunga yang sangat tingi. Mereka menjadi kaya karena bunga yang sangat tinggi tersebut. Banyak keluarga yang tidak bisa membayar bunga tersebut dan menjadi bangkrut/pailit. Banyak keluarga yang hancur karena kesulitan keuangan. Hati dan perbuatan mereka sangat duniawi malahkan mereka klaim perkataan mereka adalah iman. Jikalau mereka berjalan di dalam iman dengan segenap hati dan kekuatan mereka, mereka bisa masuk Surga. Mereka tidak bisa lahir baru karena mereka tidak setia. Mereka tidak lahir baru dengan air atau Roh Kudus. Mereka mengikuti tradisi daripada mengikuti Yahweh. Aktivitas dunia mereka lebih penting daripada Yahweh. Perbuatan mereka tidak menunjukkan iman yang setia. Mereka melayani dengan setengah hati.” Tidak lama kemudian, orang-orang yang tegantung tersebut di penuhi oleh serangga baik besar dan kecil, memakan habis daging mereka. Hal itu adalah penyiksaan atas penyiksaan. Mereka juga di pakaikan duri di sekitar leher mereka. Yeshua berkata bahwa proses ini akan berulang terus-menerus selama-lamanya. Yahweh sangat tegas dan jelas mengenai peringatanNya. Dia kemudian berkata untuk melihat orang-orang yang percaya dengan sia-sia.

Saya sangat gemetar tidak bisa di kontrol karena takut. Kemudian Yahweh berkata dengan lembut kepada saya, Bong-Nyo, kamu takut. Ini sudah cukup buat hari ini. Mari kita pergi. Bong-Nyo, kamu telah menyaksikan sendiri keluargamu di siksa. Hal ini terlalu besar untuk kamu hadapi. Kamu telah menangis banyak. Aku berharap untuk bisa menghibur kamu. Ketika kita mencapai Surga dan masuk ke gereja, Aku ingin kamu berdoa dan melihat penyembahan.” Gereja Yahweh di Surga itu sangat bersinar dengan sinar kemuliaan. Sinar memancar meliputi langit-langit di Surga. Hal itu sangat luar biasa dengan banyak sekali malaikat-malaikat dan orang orang kudus.

Hari ke 15.
Kim Joo-Eun: Ketika saya berdoa dengan tanpa henti, sebuah pengelihatan muncul di depan saya. Di pengelihatan itu, saya melihat seorang laki-laki sedang menonton TV di rumahnya. Ketika dia sedang menonton TV, sebuah roh jahat yang menjijikan keluar dari TV dan masuk ke dalam badan orang tersebut. Orang tersebut tidak menyadari efek rohani dari menonton TV. Kemudian pengelihatan saya berpindah ke kafe internet. Kafe internet ini di penuhi oleh orang-orang melihat internet atau bermain game 24 jam sehari. Tempat itu di penuhi oleh orang-orang yang bermain game. Satu orang laki-laki menaruh perhatian penuh dengan game. Dia kelihatannya sudah bermain game berjam-jam. Matanya merah. Kemudian, sebuah roh jahat dalam bentuk tengkorak keluar dari TV komputer dan masuk ke dalam badan orang tersebut. Setelah roh jahat tersebut masuk ke dalam tubuh orang tersebut, orang tersebut makin kecanduan dan bermain game makin seru. Setelah melihat hal ini, saya mengambil keputusan untuk lebih berhati-hati dengan apa yang saya lihat dan kerjakan di internet.

Kemudian saya melihat sebuah roh jahat dalam bentuk bulan ½ penuh. Dengan suara yang penuh kemarahan, roh itu berkata, Biarlah aku pergi ke kafe internet.” Di dalam pengelihatan, saya melihat roh jahat ini pergi menuju ke internet kafe. Roh jahat ini masuk ke dalam tubuh seseorang yang kecanduan bermain game. Roh ini berkata, Karena kamu meluangkan banyak waktu dengan game-game, aku akan memasuki ke dalam tubuhmu.” Kemudian roh ini masuk ke dalam tubuh orang tersebut. Banyak roh-roh jahat yang membuat kecanduan menganggu orang di kafe internet. Bahkan banyak orang-orang kudus yang terjerumus dalam perangkap ini. Mereka meluangkan waktu sedikit untuk berdoa dan lebih banyak di depan komputer. Mereka adalah jemaat-jemaat gereja yang telah jatuh dalam kecanduan internet dan TV. Sebagai akibatnya, absensi gereja mereka dan kehidupan rohani mereka terganggu. Roh-roh jahat ini sangat bertangggung jawab untuk menggoda orang-orang. Orang-orang ini menjadi buta dan tidak menyadari bahwa roh-roh jahat ini bertanggung jawab atas kecanduan dan perbuatan mereka. Saya juga melihat sebuah pengelihatan roh-roh jahat keluar dari TV dan masuk ke dalam tubuh orang-orang.

Kemudian pada malam itu, ketika saya melanjutkan berdoa, banyak roh-roh jahat yang berusaha menyerang saya. Satu roh jahat muncul kepada saya dalam rupa singa. Hal itu sangat mengerikan dan saya mulai gemetar. Roh itu berkata kepada saya, Aku akan membawa kamu ke terowongan di neraka.” Aku berteriak, “Apa yang kamu katakan? Kamu roh menjijikan, di dalam nama Yeshua, pergi.” Kemudian roh jahat itu pergi. Tanpa henti, roh jahat yang lain muncul. Aku berkata kepada diriku sendiri, Kenapa banyak sekali roh-roh jahat yang muncul hari ini?Anehnya, kali ini roh jahat yang muncul, perilakunya aneh, seperti bebek. Aku nggak bisa berhenti ketawa. Roh jahat tersebut berteriak dengan marahnya, Kenapa kamu mentertawakan aku. Jangan ketawa.” Setelah saya mengusir roh jahat itu dengan kencang, roh itu pergi. Kemudian roh jahat dalam rupa seorang wanita muda berbaju putih muncul. Wanita ini mempunyai taring seperti drakula dan darah menetes di mulutnya. Wanita ini berusaha mengacaukan doa saya. Jadi saya meminta pertolongan Yeshua dan wanita ini pergi dengan wajah kesal.

Lee Haak-Sung: Hari ini banyak roh-roh jahat yang menyerang saya. Yang pertama keliatan seperti kodok yang keliatannya tidak menyenangkan. Saya berhasil mengusir roh itu di dalam nama Yeshua. Roh jahat yang kedua mempunyai rupa seorang wajah manusia yang mengerikan dimana satu sisinya terbakar banyak. Saya memanggil nama Yeshua dan Yeshua muncul. Sewaktu Yeshua mendatangi saya, roh jahat tersebut pergi. Tetapi saya memperhatikan Yeshua sedang mengeluarkan darah. Yeshua berdiri dengan diam dan berdarah di depan saya. Saya tidak bisa membayangkan berapa banyak jumlah darah yang keluar dari tubuh Yeshua. Darah mengucur dari semua sisi di kepalaNya. Saya menangis tanpa henti. Yahweh mengulurkan tanganNya ke arah saya dan menunjukkan pergelangan tanganNya. Saya melihat lubang-lubang di mana bekas paku-paku telah menembus pergelangan tanganNya dan dari situ keluar darah mengucur. Yahweh berkata, Yeshua sangat bangga dengan usaha saya dan melanjutkan memuji saya, “Haak-Sung, kamu melakukan pekerjaan baik dengan menginjili hari ini. Kamu juga melakukan pekerjaan yang sangat baik dengan membersihkan gereja. Haak-Sung, sewatu kamu menginjili, kamu memimpin dan menjaga kakak laki-laki dan kakak perempuanmu. Udara sangat dingin, tapi kamu melewati rintangan itu. Kamu melakukan pekerjaan yang baik. Aku sangat bangga denganmu. Yeshua kemudian memeluk saya.

Setelah Yeshua pergi, 4 roh jahat menyerang saya pada saat bersamaan. Satu dari mereka berkata, Jangan berdoa. Berhenti. Kamu tidak bisa berdoa.” Roh jahat yang lain bergerak dengan cepatnya dari satu sisi ke sisi lain supaya membingungkan dan mengacaukan saya. Saya berkonsentrasi dengan sekuat tenaga saya supaya tidak kehilangan fokus dan saya berteriak dengan segenap hati saya. Akhirnya, semua roh jahat pergi.

Kemudian, Yeshua membawa saya ke neraka. Saya di tunjukkan suatu tempat di mana banyak orang-orang berteriak kesakitan di dalam cawan hitam yang besar dan panas. Di luar cawan tersebut, banyak sekali roh-roh jahat yang tidak terhitung banyaknya, berjalan dan melayang-layang di segala arah. Yeshua berkata, Haak-Sung, jangan takut. Roh-roh jahat yang ada disini tidak bisa menganggu kamu asalkan Aku ada disini untuk melindungi kamu. Ini tempat di namakan Penyiksaan Cawan Mendidih.  Ini tempat untuk pemabuk dan kecanduan merokok.” Sewaktu orang-orang memasuki air mendidih, daging mereka terkelupas. Anehnya, ada api di dalam air mendidih. Setelah itu, Yeshua membawa saya kembali ke gereja.

Lee Yoo-Kyung: Satu persatu, banyak roh jahat berusaha untuk mengacaukan dan menganggu saya. Saya mengusir mereka semua. Kemudian Yeshua muncul memakai jubah yang terang. Kata Yeshua, Yoo-Kyung, mari kita pergi ke Surga.” Sesampai kami di Surga, malaikat-malaikat menyambut kami dan Yeshua membawa saya ke suatu ruangan yang penuh dengan buku-buku. Yeshua ingin saya menjelajah dan membaca koleksi buku-buku yang banyak dengan banyak sekali topik-topik. Mereka semua terbuat dari emas, dan di susun rapi di dalam rak-rak buku.

Akan di lanjutkan di buku ke 2…..

Hari ini, kamu mempunyai kesempatan yang sangat besar untuk mengubah hidup kekekalanmu. Yahweh Yeshua masih tersedia untukmu sekarang dan Firman Yahweh berkata ketika kita masih hidup, kita masih mempunyai harapan. Hari ini kamu mempunyai hidup di bumi, jangan sia-siakan kesempatan ini. Ini bisa jadi kesempatan terakhir.

Jikalau kamu belum menerima Yeshua sebagai Yahweh dalam hidupmu, saya ajak kamu berdoa sebagai berikut:

Yahweh Yeshua, saya percaya Engkau adalah Putra YAHWEH dan Engkau mati untuk semua  dosa saya. Mari masuklah ke hati saya, jadilah Tuan dan Penyelamat untuk hidup saya dan ampunilah semua dosa saya. Engkau mempunyai kuasa dalam setiap bagian dalam hidup saya dari saat ini. Yahweh Yeshua, penuhilah saya dengan RohMu yang Kudus dan pakailah saya untuk kemuliaan bagi namaMu. Saya mau melayaniMu dan mengasihiMu dengan segenap hati saya seumur hidup saya. Terima kasih Bapa, sekarang saya adalah anakMu. Di dalam nama Yeshua. Amin.

Setelah kamu berdoa di atas, bacalah Alkitab (Firman Yahweh), berdoa senantiasa, pergilah ke gereja untuk mendengarkan Firman Yahweh dan bersekutulah dengan saudara seiman. Hidupmu tidak akan sama lagi dan kamu mempunyai hidup yang penuh damai dan sukacita dibumi dan kamu akan hidup selama-lamanya dengan Yahweh Yeshua di surga. Yahweh memberkatimu.

Sumber asli:

Baptize by Blazing Fire, English dan Bahasa Indonesia

Hak cipta dari artikel ini dimiliki oleh penjalabaja.wordpress.com. Artikel ini boleh diperbanyak dengan syarat alamat blog disertakan dengan lengkap dan bukan untuk tujuan komersial. Persiapkan Jalan Bagi Raja

YAHWEH membuka matanya untuk melihat dunia roh

Apakah Anda seorang yang tidak dihargai oleh masyarakat, bahkan keluarga sendiri membuang Anda?
Apakah hidup Anda sudah tidak berarti lagi, penuh dengan noda-noda lumpur dosa dan tidak bisa lagi menikmati indahnya matahari terbit?

Jangan putus asa dahulu!! Ada jalan keluar untuk masalah Anda. YAHWEH lebih berkuasa dari setiap roh-roh jahat yang menguasai kehidupan Anda. YAHWEH sanggup menghancurkan setiap belenggu Iblis dan menangkat beban kehidupan berat Anda! Lihatlah video kesaksian di bawah ini, Anda pasti akan mendapat kekuatan untuk hidup kembali setelah melihatnya!

Perkataan YAHWEH yang datang menjadi manusia Yeshua (Yesus)  kepadanya: “Akulah jalan dan kebenaran dan hidup.” (Yohanes 14:6a). Yeshua bukanlah sebuah jalan atau sebuah kebenaran atau sebuah hidup, tetapi Ia adalah Jalan dan Kebenaran dan Hidup itu sendiri.

Video ini adalah sebuah kisah nyata seorang wanita Indonesia yang sejak kecil dibuang oleh orang tuanya sendiri dan diperlakukan seperti pembantu di rumah sanak familinya sendiri. Kebencian kepada keluarganya sendiri dan perasaan tidak berharga membuat gadis ini menjadi pelacur ketika ia menginjak usia remaja.

Kehidupan malam remaja ini – pelacuran, diskotik, narkoba – membuat hidupnya semakin terikat oleh belenggu-belenggu Iblis. Kehidupan malam yang penuh dengan cahaya lampu disko, ramainya suara orang yang tertawa dan menari, serta mendapatkan uang dengan cepat – hal-hal yang nampak luarnya nikmat dan menggembirakan – membuat dirinya semakin hancur dan hampa, inilah tipuan Iblis kepada setiap manusia, sehingga ada pepatah berkata ”rumput di rumah tetangga nampak lebih hijau dibanding rumput di rumah sendiri.”

YAHWEH melihat kepedihan hati dan susahnya hidup wanita yang kesepian ditengah-tengah keramai hidup, Ia pada akhirnya membuka mata wanita ini melihat dunia roh: diskotik yang ia kunjungi ternyata penuh dengan mahluk-mahluk yang menyeramkan, suara kegembiran ternyata adalah suara-suara roh-roh jahat yang membuatnya ketakutan luar biasa sehingga membuat dirinya tidak mampu berbicara.

Sekarang wanita ini hidup bahagia, tidak lagi menjalahi kehidupan malam. Yeshua telah mendengar jeritan hatinya dan telah menghapus air mata kesedihannya. Dosa-dosanya telah diampuni – sebab ia sudah mengampuni kedua orang tuanya yang telah membuang dirinya, dan sekarang ia tidak sendiri lagi, Bapa Sorgawi telah mengadopsi dirinya  menjadi anak-Nya.

Sekarang wanita ini tahu bahwa hidupnya sungguh berarti, bahkan sangat berarti untuk orang banyak!

Yeshua berkata kepada murid-murid-Nya: “Seperti Bapa telah mengasihi Aku, demikianlah juga Aku telah mengasihi kamu; tinggallah di dalam kasih-Ku itu. Jikalau kamu menuruti perintah-Ku, kamu akan tinggal di dalam kasih-Ku, seperti Aku menuruti perintah Bapa-Ku dan tinggal di dalam kasih-Nya. Semuanya itu Kukatakan kepadamu, supaya sukacita-Ku ada di dalam kamu dan sukacitamu menjadi penuh.

Inilah perintah-Ku, yaitu supaya kamu saling mengasihi, seperti Aku telah mengasihi kamu. Tidak ada kasih yang lebih besar dari pada kasih seorang yang memberikan nyawanya untuk sahabat-sahabatnya. Kamu adalah sahabat-Ku, jikalau kamu berbuat apa yang Kuperintahkan kepadamu. Aku tidak menyebut kamu lagi hamba, sebab hamba tidak tahu, apa yang diperbuat oleh tuannya, tetapi Aku menyebut kamu sahabat, karena Aku telah memberitahukan kepada kamu segala sesuatu yang telah Kudengar dari Bapa-Ku.

Bukan kamu yang memilih Aku, tetapi Akulah yang memilih kamu. Dan Aku telah menetapkan kamu, supaya kamu pergi dan menghasilkan buah dan buahmu itu tetap, supaya apa yang kamu minta kepada Bapa dalam nama-Ku, diberikan-Nya kepadamu. Inilah perintah-Ku kepadamu: Kasihilah seorang akan yang lain.” (Yohanes 15:9-17)

Jika Anda perlu Jalan yang lurus yang membawa Anda kepada kebahagian yang sejati; Yeshua adalah Jalan yang Anda perlukan tersebut

Jika Anda hidup didalam kegelapan dan kesesatan, Anda merindukan suatu kebenaran yang sempurna; Yeshua adalah Kebenaran yang Anda perlukan dan cari-cari tersebut

Jika Anda merasa hampa di dalam kehidupan ini, seperti bioskop: gambar hidup namun sesungguhnya hanyalah kumpulan gambaran mati; Yeshua adalah Hidup yang Anda perlukan, Ia akan meniupkan roh kehidupan kedalam jiwa Anda kembali yang akan membuat Anda tahu apa tujuan hidup Anda di dunia ini.

Hak cipta dari artikel ini dimiliki oleh penjalabaja.wordpress.com. Artikel ini boleh diperbanyak dengan syarat alamat blog disertakan dengan lengkap dan bukan untuk tujuan komersial. Persiapkan Jalan Bagi Raja

Kebanguan Rohani di Ukraina

Ukraina yang dipanggil sebagai ”Keranjang Roti Eropa Timur” telah terjadi kebangunan rohani yang luar biasa besarnya pada lima tahun belakangan ini.

Pada tahun 50 A.D. dipercayai bahwa Rasul Andreas, saudara Rasul Simon Petrus, berkotbah sampai ke Asia Minor, dari pantai-pantai Laut Hitam ke Sungai Dniepr dan sampai ke Kiev. Ketika rasul sampai ke bukit-bukit kota Kiev dia bermalam di sana. Paginya ketika ia bangun rasul Andreas berkata kepada murid-muridnya: ”Lihatlah kepada bukit-bukit ini! Belas kasihan dan berkat Elohim akan terpancar keluar dari sini, dan sebuah kota yang besar akan bangkit di tempat ini.”

Seorang nabi telah melihat bahwa satu dari kebangunan rohani memenangkan jiwa terbesar di dalam sejarah akan mulai di Ukraina; itu bisa jadi sikring dan akan ’membakar’ masuk kedalam negara Rusia, menghasilkan sebuah ledakan kekuatan dari kuasa Elohim yang akan memenangkan ribuan anak-anak muda untuk Ha Mashiah.

Kota Kiev, ibukota Ukraina, sekarang merupakan gereja terbesar di Eropa dengan 26 ribu anggota dan gereja lainnya 8000 jiwa, dan kota dari gereja orang-orang Yahudi yang percaya bahwa Yeshua adalah Yahweh terbesar di dunia.Kebangunan Rohani Ukraina

Kegerakan rohani secara nasional ini dicatat oleh sejarah dunia yang dikenal sebagai ”Kuning Revolusi” di tahun 2004, dimana jutaan orang turun kejalan mengadakan demontrasi damai memprotes korupsi dan ketidak adilan di Ukraina. Mereka berpakaian kuning dan membagi-bagikan kembang rose kepada tentara dan polisi yang sedang berjaga-jaga pada hari demontrasi tersebut. Ukrainia adalah salah satu negara bekas ’jajahan’ Rusia. Setelah kekuasaan komunis runtuh di Eropa Timur, Ukraina menjadi negara bebas, namun para penguasa Ukraina saat itu masih ingin menguasai rakyatnya dan pengaruh kekuasaan Moskow masih tetap kuat. Kemiskinan, korupsi dan tekanan atas kebebasan beribadah inilah yang akhirnya meledak, suatu ledakan yang tidak dapat dikendalikan lagi oleh pemerintah tangan besi, masyarakat tidak takut akan ancaman keras pemerintah, rakyat yang turun kejalan bertambah banyak setiap harinya, orang-orang berdatangan dari seluruh Ukraina membanjiri kota Kiev. Mereka meninggalkan pekerjaan, sekolah, pemabuk berhenti mabuk, semuanya berdiri bersama untuk merubah negara mereka. Mereka berdiri, menari, dan tidur di jalan-jalan berbulan-bulan.

Revolusi Kuning ini sangat terorganisasi: tenda-tenda makanan dan penghangat tubuh tersedia, tidak ada kekerasan dan pengerusakan yang dibuat oleh para demonstrator. Gerekan demontrasi damai ini dipimpin oleh orang-orang yang telah mengalami jamahan kasih dan kuasa Yeshua Ha Mashiah. Pastor Sunday Adelaja, tokoh utama dibalik demontrasi damai, mengatakan bahwa itu adalah perintah Roh Kudus atas dirinya untuk membawa jemaat Elohim turun kejalan. Presiden Ukraina Victor Yushchenko dalam ucapan singkatnya pada buku Church Shift karangan Pastor Sunday Adelaja (tersedia di dalam bahasa Indonesia, terbitan Metanoia) tertulis: ”Terima kasih untuk sumbangsih Anda bagi kemenangan kita bersama… Saya yakin bahwa selama ada orang-orang di Ukraina yang mempunyai posisi sipil, martabat, dan semangat yang sama seperti yang Anda miliki, segalanya akan baik-baik saja di negeri ini.”

“Sesungguhnya, Akulah YAHWEH, Elohim segala makhluk; adakah sesuatu apapun yang mustahil untuk-Ku? (Yeremia 32:27)

“Akulah yang telah melantik raja-Ku di Sion, gunung-Ku yang kudus!” Aku mau menceritakan tentang ketetapan YAHWEH; Ia berkata kepadaku: “Anak-Ku engkau! Engkau telah Kuperanakkan pada hari ini. Mintalah kepada-Ku, maka bangsa-bangsa akan Kuberikan kepadamu menjadi milik pusakamu, dan ujung bumi menjadi kepunyaanmu. (Mazmur 2:6-8)

Sumber bacaan:

Revival Report Ukraine
Mega-City Campaign 2007

Hak cipta dari artikel ini dimiliki oleh penjalabaja.wordpress.com. Artikel ini boleh diperbanyak dengan syarat alamat blog disertakan dengan lengkap dan bukan untuk tujuan komersial. Persiapkan Jalan Bagi Raja

  • Kalender

    • Oktober 2017
      M S S R K J S
      « Jul    
      1234567
      891011121314
      15161718192021
      22232425262728
      293031  
  • Cari