Imam Hindu menantang ketuhanan Yeshua 30 hari – kesaksian Penginjil Kosh Dahal

Sebab besarlah YAHWEH dan sangat terpuji, dan Dia ditakuti oleh semua ilah. Sebab semua ilah bangsa-bangsa adalah berhala, tetapi YAHWEH-lah yang telah menjadikan langit. (1 Tawarikh 16:25-26, KS-ILT)

Imam Kosh Dahal dikunjungi seorang Penginjil secara terus-menerus, merasa cape dengan kunjungan Penginjil ini ia memberi tantangan serius kepada si Penginjil, jika Yeshua tidak bisa membuktikan kuasa-Nya pada imam Hindu ini maka Penginjil akan dilaporkan ke polisi Nepal. Kesaksian ini saya ambil dari video kesaksian pribadi Kosh Dahal di bawah. Selamat membaca dan diberkati. Adonai Yeshua memberkati!

”Saya ingin membuktikan bahwa Kristen adalah agama palsu. Yesus Kristus tidak dapat melakukan apa-apa.” Kosh mengawali kesaksiannya, dan melanjutkan, ”saya Pastor Kosh dari Nepal. Aku punya istri Shobha dan tiga anak. Mereka di Nepal. Ayah saya adalah seorang pendeta Hindu. Kami dari latar belakang keluarga imam Hindu. Semua saudara-saudari berasal dari keluarga imam Hindu. Mereka pemeluk Hindu yang kuat. Saya sebelumnya juga adalah seorang iman Hindu

[Imam yang setia, 330 juta dewa tidak bisa memuaskan jiwanya] Pada suatu hari ia merenungkan hidupnya sendiri, bertanya: ”Mengapa saya tidak memiliki damai dalam hatiku?” Meskipun saya telah melayani banyak dewa-dewi, saya memiliki 330 juta dewa-dewi, menyembah mereka, berdoa untuk mereka, selama bertahun-tahun, katakanlah tiga puluh tahun, namun mereka tidak menjawab doa-doaku, tidak menanggapi penyembahanku. Saya bertanya-tanya: mengapa? Mengapa saya ada di bumi? Apa tujuan utamaku hadir di bumi? Apa yang akan terjadi setelah saya meninggal dunia?

“Karena didalam agama Hindu berkata bahwa setelah kita mati kita harus melewati inkarnasi sebanyak 840.000 kali. Saya perlu mengalami inkarnasi (puturan kelahiran-kematian) menjadi rupa seperti serangga, sapi, ayam, anjing. Ada begitu banyak hal yang saya perlu lakukan untuk mengubah keberadaanku. Saya menjadi kecewa.  [Alkitab menyatakan manusia mati hanya satu kali, setelah itu kita akan hidup kekal di Sorga dan yang tidak percaya kepada Firman-Nya hidup kekal di Neraka]

Kosh selain seorang imam Hindu ia juga pengusaha dari beberapa klinik untuk binatang di Kathmandu. Pada suatu hari seorang Kristen datang ke kliniknya dan membagikan berita Injil.

”Ia membagikan berita Injil kepada saya selama ber-hari-hari. Dan dia benar-benar mengganggu saya. Saya tidak ingin menerima Yeshua Ha Mashiah, namun ia terus menerus datang ke klinik hewan saya dan selalu memberitakan Injil.

Saya menolak karena saya berasal dari keluarga kasta tertinggi. Saya tidak ingin masuk gereja dan bercampur dengan orang-orang berkasta rendah.

Selain itu, saya sudah memiliki 330 juta dewa-dewi. Apa yang saya bisa lakukan dengan satu Elohim (God)? Apa yang satu Elohim ini bisa lakukan bagiku? 330 juta juta (dewa-dewi) tidak bisa berbuat apa-apa, apalagi hanya satu, tidak ada harapan.

Jadi saya katakan kepada dia, “Tidak mungkin! Saya tidak percaya itu. Kristianitimu adalah agama palsu, dan saya tidak ingin percaya itu semua. Namun dia terus-menerus datang. Saya mencari sebuah ide, bagaimana saya bisa menghentikan orang yang terus-menerus datang kepadaku untuk mengabarkan Injil?”

[Mengadakan tantangan pembuktian ketuhanan Yeshua selama 30 hari] Kosh menemukan ide, biasanya ia menolak tamu ini datang sekarang ia sengaja mengundang pria kristen ini datang. Perjanjian tantangan dibuat.

“Anda adalah orang yang mengatakan kepada saya ‘Yesus adalah Elohim, benarkan?” Kosh membuka forum tantangannya

“Ya,” pria Kristen ini menjawab

“Anda adalah orang mengatakan kepadaku selama beberapa hari dan bulan bahwa Yeshua dapat menyelamatkanmu, dapat berbicara kepadamu, tinggal bersamamu, dapat menjamahmu, dapat mengubah (hidup)mu, dapat melakukan semuanya. Selain Dia tidak ada orang yang bisa melakukan semua hal itu. Kamu telah mengatakan demikian, benar atau tidak?

”Kamu katakan Yeshua adalah Elohim yang penuh kasih dan Elohim yang hidup. Dan elohim (ilah-ilah) lainnya adalah berhala, dan mereka tidak dapat melakukan apa-apa. Apakah kamu mengatakan hal-hal itu? Saya marah kepada mu. Saya ingin membuktikan bahwa Kristianiti adalah agama palsu! Yeshua Ha Mashiah tidak dapat melakukan apa-apa, saya akan membuktikan itu!”

“Tidak, tidak, kamu tidak dapat membuktikan.” si penginjil berkata

“Saya akan membuktikannya!”

“Bagaimana?” tanya tamunya

”Baiklah, kamu berkata, ‘Yeshua Ha Mashiah adalah Elohim yang hidup dan mengasihi, Dia akan datang kepadaku dan Dia mengubahku dan menjamahku, benar begitu?”

“Benar.” tamunya mengiakan

“Baiklah, saya akan meminta kepada Yeshuamu, 10 menit di pagi hari, dan 10 menit di malam hari secara setia dan jujur. Saya akan bertanya kepada Dia, jika Dia adalah Elohim yang nyata. Datanglah, sentuhlah saya dan ubahlah saya dalam waktu 30 hari. Jika tidak terjadi dalam 30 hari itu, maka saya akan membuktikan untuk pertama kalinya di dunia bahwa agama Kristen sungguh palsu.”

“Setuju, kamu dapat melakukan itu.” tamunya setuju

“Jika Yeshua Ha Mashiah tidak membuktikan diri sebagai Elohim, Elohim yang mengasihi dan Elohim yang hidup, dan tidak menyentuhku dan mengubahku, dalam waktu satu bulan kamu tahu apa yang akan saya lakukan? – saya akan membuat keluhan formal terhadap kamu di kantor polisi dan polisi akan menangkapmu. Apakah kamu setuju dengan itu?”

“Setuju!” jawab penginjil tersebut, membuat Kosh terperanjat dengan keyakinan iman dan keberanian tamunya

“Namun dalam waktu satu bulan tersebut, jika kuasa Yesus Kristus datang dan menyentuh saya dan merubah hidupku maka saya akan hidup bagi Dia, meninggalkan rumahku, menjual semua milikku. menjual bisnisku. Saya akan mengorbankan semua yang saya miliki,” Kosh berjanji, ia menambahkan,

“Saya akan mengorbankan segala sesuatu yang saya miliki. Namun jika tidak terjadi, kamu akan berada dalam kesulitan. Jadi saya minta jangan mengajari saya selama satu bulan ini, Saya akan mencoba untuk menemukan Yeshua. saya akan datang pada anda dan saya akan menuntut anda jika Yeshua Ha Mashiah tidak menjamahku dan mengubahku.”

[Masa 30 hari pembuktian ketuhanan Yeshua] Saya mulai melakukan itu, dengan penuh keyakinan. Saya benar-benar ingin menemukan. Saya ingin benar-benar membuktikan bahwa Yeshua Ha Mashiah ini adalah palsu.

Dan apa yang saya lakukan, saya mulai bertanya di pagi hari, dengan satu hati, satu pikiran, satu keinginan: ‘Yeshua, siapa Kamu? Jika Engkau adalah Elohim, mari jamahlah aku dan ubahlah aku. Jika tidak, maka Engkau bukan Elohim.’

Minggu pertama, tidak ada yang terjadi. Minggu kedua, tidak ada yang terjadi. minggu ketiga juga, tidak terjadi apa-apa.

“Yeshua waktu hanya tinggal satu minggu,” saya berkata Dan apa yang terjadi, hari pertama di minggu terakhir itu, sesuatu terjadi pada saya. Waktu itu di Kathmandu sedang musim salju, saat yang dingin, dan saya sedang membungkus diriku dengan selimut, selimut itu sangat tipis, meskipun saya merasa dingin, saya tetap memohon permintaan yang sama. Pagi itu tiba-tiba, ada terasa semacam arus listrik masuk ke dalam tubuhku, awalnya tidak kuat, namun segera menguat, bergerak cepat sekali dalam tubuhku. Saya terkejut, tubuhku mulai gemetar, dengan rasa takut saya bertanya-tanya, “Siapakah ini? Apa yang terjadi padaku?

Selama satu menit jamahan Elohim itu terjadi, ia merasakan sesuatu yang baru tinggal di dalam dirinya dan memberinya kedamaian, Kosh mengingat.

“Saya telah menyembah selama bertahun-tahun kepada 330 juta dewa-dewi tidak pernah terjadi seperti ini meskipun saya menyembah mereka dengan rajin. Namun hari itu saya percaya sekali bahwa Yeshua Ha Mashiah adalah benar-benar Elohim yang memiliki kekuatan yang besar. Dia datang, Dia menyamah dan merubah saya. Dia membebaskan saya, Dia menyadarkan saya. Saat itu saya menangis dan menyadari dan berkata: “Oh, Yeshua Ha Mashiah, Engkau adalah nyata.”

Isterinya, Shobha juga telah disembuhkan oleh Yeshua dan percaya Yeshua. Kosh menepati semua janjinya, dan pergi ke Filipin untuk belajar Alkitab. Keduanya sekarang memberitakan Injil dan membangun gereja-gereja di Nepal dan melatih calon-calon misionari di negara-negara Asean untuk menjangkau bangsa Nepal.

Jika anda tertarik untuk berhubungan dengan pendeta Kosh hubungi emailnya: koshnet@yahoo.com

Baca lebih lanjut

Iklan

Kesaksian Ali Pektash (orang Kurdi Turki) dijamah Yeshua di Mekkah saat ibadah Haji


Bukan kamu yang memilih Aku, tetapi Akulah yang memilih kamu. Dan Aku telah menetapkan kamu, supaya kamu pergi dan menghasilkan buah dan buahmu itu tetap, supaya apa yang kamu minta kepada Bapa dalam nama-Ku, diberikan-Nya kepadamu. (Yohanes 15:16)

pendeta-ali-pektashAli Pektash adalah pria Kurdi-Turki yang dibesarkan dari keluarga Muslim. Putus asa dengan hidupnya yang terikat minuman keras, ia dianjurkan oleh pemilik kedai minum untuk kerja di Arab Saudi. Di Mekkah, saat ia menunaikan ibadah Haji, Adonai Yeshua menampakkan diri-Nya melalui mimpi, menjamah Ali dan menjadikan Ali manusia yang baru.

Awal 2014 Ali berkunjung ke kota Yerusalem bersama rombongan orang-orang Percaya lainnya dari negara-negara Timur Tengah untuk suatu konferensi dengan orang-orang Israel yang juga percaya kepada Yeshua Ha Mashiah. Ia salah satu pembicara pada Konferensi At the Crossroads (Pada Persimpangan) yang memiliki visi untuk menolong mempersatukan kembali putra-putra Abraham (Ishak dan Ismael; Israel/Yakub dan Esau). Pada konferensi itu, hadir orang-orang Percaya dari suku Arab di Timur Tengah, Mesir, Iran, Cyprus dan Yordan, Turki, Armenia, juga orang Israel yang tinggal di luar Israel.  The man Jesus met in Mecca

Kesaksian Ali  telah di dokumentasikan dalam DVD dan online More Then Dreams   (tersedia dalam subtitel bahasa Arab, Inggris dan Perancis)

Ali – This Turkish muslim man in bondage to alcohol saw Jesus in a dream and his life was changed

http://www.youtube.com/watch?v=2YOontdkihQ

Latar belakang Ali. Ali bertumbuh dalam sebuah keluarga Muslim nominal. Ia adalah anak tertua dari sembilan anak, tetapi ia tidak memiliki banyak memori yang indah dari bagian keluarga yang besar tersebut. Mereka sering menggodai dia dan berkata bahwa ia nampak berbeda  dari setiap orang lainnya di dalam keluarga. Bahkan ibunya sendiri membenci dia dan merupakan anak yang paling terbelakan mendapat kasih ibunya. Ia selalu merasa ditolak oleh keluarganya sendiri dan menangis banyak sekali di masa kanak-kanaknya.

Selama empat bulan setiap tahun Ali bekerja sebagai gembala ternak. Tugas ini dimulai sejak ia berusia delapan bulan dan berlanjut sampai usianya mencapai 18 tahun. Dia membawa domba-domba ke gunung-gunung dan di sana ia menghabiskan waktunya sendirian, menikmati keindahan alam: bunga-bunga, batu-batu, buah-buahan. Ia tidak tahu bagaimana sembayang, tidak juga tahu isi Kuran, namun ia tahu bahwa bahwa ada suatu Pribadi yang mulia yang telah menciptakan keindahan alam tersebut. Di gunung tersebut ia sering kali berbicara kepada Pribadi yang tidak terlihat tersebut, ”Betapa indahnya ciptaan-ciptaan-Mu,” atau membuat pertanyaan, ”Darimanakah datangnya rasa manis pada buah appel?”

Terikat minuman keras dan pemukul isteri. Ketika ia mencapai usia 20 tahun, ia mulai meminum minuman beralkohol. Mencapai usianya yang ke 25 ia telah menjadi pemabuk, kecanduan alkohol. Ia bekerja sebagai mandor bangunan pada sebuah perusahaan konstruksi bangunan. Sering kali ia telah mulai minum itu sebelum pukul sembilan pagi. Ketika ia tiba di rumah, isterinya sering bertanya kepadanya apakah ia telah minum. Ini membuat dia marah sehingga ia memukuli isterinya setiap hari. Anak-anak Ali menyaksikan peristiwa tersebut dan mereka takut pulang ke rumah ketika jam sekolah selesai, jadi mereka sering pergi ke rumah teman mereka sampai mereka tahu bahwa ayah mereka telah tidur. Ia ingin berhenti mabuk dan merasa tidak enak memukuli Zehra, istrinya dan anak-anaknya, namun ia tidak mampu melepaskan ikatan alkohol yang menyebabkan pemukulan atas keluarganya sendiri.

Sebagaimana biasa kebiasaan Ali, pulang kerja dan mampir di kedai minum untuk mabuk. Pada suatu peristiwa, setelah uangnya di sakunya habis terkuras untuk botol-botol bir, dan para pengunjung sudah meninggalkan kedai, namun Ali masih duduk di kursinya dan masih ingin munum lagi. Pemilik kedai terpaksa menghampirinya untuk mengusir Ali, sebab kedai akan segera ditutup. Sudah larut malam.

”Saya tidak bisa pulang ke rumah,” Ali yang mabuk ini berkata, ”ketika saya pulang, maka saya memukul isteri saya dengan sangat keras. … bahkan saya tidak ingat namaku sendiri.”

”Seharunya kamu pergi ke Arab Saudi,” pemilik kedai menasehati Ali, ”alkohol terlarang di sana, maka kamu akan berhenti minum. Di Arab Saudi mereka perlu pekerja-pekerja kontruksi dan gajinya bagus.”

”Allah … akan menolong saya,” Ali meresponi. Itu merupakan suatu ide yang baik pikirnya. Jadi ia pergi ke Saudi dan mencari pekerjaan.

kesaksian-ali-pektash-berjumpa-yeshua-saat-ibadah-haji-di-mekkaBerimigrasi dan naik Haji ke Arab Saudi untuk menjadi Muslim yang saleh. Namun malam pertama ia tiba di Saudi, ia mencari dimana bisa mendapatkan bir. Terkejut dengan dirinya sendiri, ternyata bir juga dijual di Arab Saudi, jadi ia mulai minum lagi. Setiba di Mekkah, dengan bangga ia menelpon isterinya, yang sangat terkejut sebab Ali tidak bercerita tentang kepergiannya ke Saudi.

Pada percakapan jarak jauh tersebut Ali berkata dengan optimis, ”Saya  tepatnya ada di Mekkah, dan ya hanya sekali-sekali minum bir. Tahun depan saya berharap akan menunaikan ibadah haji. Ini kabar baik, bukan kah begitu? Dari saat ini dan seterunya saya akan menjadi seorang Muslim yang taat, Zehra. Saya akan menjadi seorang ayah yang baik, saya tidak akan lagi meminum bir. Saya akan tetap mengirim uang bagi mu, ok? 

Setahun berikutnya ia pergi Haji dengan rombongan yang datang dari Turki, dan teman lamanya, Ero, juga ikut dan mereka satu tenda bersama beberapa orang lain. ”Tiba di Mekkah, saya mengelilingi Ka’aba dan melakukan sembayang malam, malam itu adalah sembayang pertama sepanjang hidupku.” Ali cerita.

Tiba di perkemahan, mereka bercakap-cakap di depan tenda mereka; esok pagi adalah perjanan ke Medina untuk melanjutkan ibadah haji. Di depan tenda aku berkata kepada teman-temanku, ”Dari mulai sekarang, saya akan meninggalkan masalah-masalah ku kebelakangku. Saya ingin keluar dari minuman dan hidup damai dengan isteriku dan anak-anakku.”  Ero menjawab dengan haru, ”Kami senang kamu ada di sini, Ali. Mudah-mudahan Allah menjawab semua doa-doamu.” Lalu teman-temannya masuk ke tenda untuk tidur malam, sementara Ali berbaring di luar dengan beralas karpet kecil dan mata memangdang ke langit, merenungkan dan berdoa di dalam hatinya, ”Bagaimana saya bisa menjangkau Engkau, Elohim? Saya tidak tahu melakukannya. Saya berdoa kepada Mu dengan segenap hatiku, saya ingin Engkau menyatakan diri-Mu sendiri kepadaku. Selamatkanlah saya dari ikatan alkohol ini. Saya ingin Engkau menyelamatkan saya.” Dan Ali jatuh terlelap.

Ali dijumpai Yeshua saat ibadah Haji; ”Ali, kamu adalah milik-Ku!” Malam itu Ali mendapatkan mimpi. Dalam mimpi tersebut Yeshua memegang tangan Ali dan berkata, ”Kamu adalah milik-Ku!” Aku mengambil mu untuk ada bersama Ku. Sambil tangan-Nya menyentuh dahi Ali, Yeshua berkata lagi, ”Pergilah dari sini, kamu adalah miliki Ku.”

Ali terbangun dari mimpinya, ia dipenuhi sukacita dan merasa seperti sedang melayang, sehingga ia menyentuh karpet tempat alas tidurnya untuk memastikan bahwa ia masih tetap di bumi. Segera ia masuk ke tenda membangunkan Ero, temannya lamanya yang ia telah kenal selama 15 tahun, untuk menceritakan mimpinya.

”Saya telah melihat Yeshua! Saya telah melihat Yeshua dalam mimpiku, Ia ada di sampingku!” Ero yang sedang tidur lelap terbangun dan dengan nada tidak acuh dan sedikit kesal ia berkata, ”Apa yang sedang kamu bicarakan?” Sementara mereka berdua berbicara, Ali kembali mendengar suara Yeshua, dan berkata kepada temannya ”kamu dengan itu?” Ero tidak mendengar apa-apa, dan menjawab, ”Kamu telah makan terlalu banyak semalam dan telah bermimpi buruk.”

”Tidak, Tidak. Itu adalah mimpi yang indah,” Ali balik menjawab. Lalu Ali kembali tidur, dengan tujuan jika mungkin ia bisa menyambung mimpinya. Sekali ini ia tidur pada sisi rekan-rekannya di dalam tenda.

Segera ia kembali mendengar suara Yeshua berkata, ”Ali, kamu milik Ku. Kamu tidak akan melakukan ziarah ini. Tinggalkan tempat ini.

Saya terus menerus mendengarkan suara yang  berkata ”Tinggalkan tempat ini” dan suara ini sungguh mengganggu ku. Lalu aku keluar dari tenda dan mencoba tidur di mobilku.

Paginya teman-teman setenda Ali menemukan ia tertidur di mobil dan membangunkannya dan mengajak ia berangkat ke Medina. ”Saya akan menyusul kalian,” Ali berkata. Ketika ia menghidupkan mesin mobilnya untuk melanjutkan ziarah, aneh mesin tidak bisa hidup, padahal mobil itu baru berusia satu bulan. Lalu, suara itu terdengar kembali, ”Kamu tidak akan pergi pada ziarah ini. Kamu adalah milik Ku!”

Lalu Ali pulang ke apartemennya. Keajaiban lainnya terjadi, di cermin ia melihat bahwa separuh dari bulu dadanya telah menjadi putih. Ali mencoba membersihkannya, ia pikir itu adalah debu atau sesuaitu, namun warna putih tersebut tidak lenyap. Tiba-tiba suatu suara berbicara kepadanya, ”Kamu akan melihat hal-hal yang lebih besar dari pada ini.”

Pada saat itu ketakutan besar melandaku, suatu ketakutan yang aneh bercampur dengan sukacita. Saya merasakan bahwa Elohim besertaku dan akan menolong ku.

Lalu ia pergi berlutut di sebelah tempat tidurnya  untuk berdoa, ia tidak tahu apa yang ia harus katakan. Dengan kedua tangan yang terangkat tinggi saya hanya berkata, “Baik, Adonai, apapun yang Engkau kehendaki dari ku dari saat ini dan seterunya, saya akan melakukannya.” Malam itu saya mendengar suara itu kembali mengatakan pada ku untuk kembali pulang ke Turki secepatnya.

Ali buka mulut di depan para tetangganya; berdamai dengan isterinya. Tiga hari kemudian, ia berada pada pesta ”Welcome home” di rumahnya di Turki. ”Semua tetanggaku telah berkumpul di rumahku. Saya sungguh berbahagia,” Ali bercerita, Mereka tahu bahwa saya pernah memukuli isteri dan anak-anakku, tetapi mereka tetap suka kepada ku.

Saat pesta  ia mendengar suara, ”Berdirilah dan katakan pada setiap mereka bahwa kamu sekarang adalah seorang Kristen.” Ia mentaati suara tersebut, dan berdiri dan bercerita kepada semua hadirin. ”Sementara saya ada di Arab Saudi, saya telah melihat Yeshua di dalam suatu mimpi. Yeshua menjamah saya. Saya ingin kalian semua mengetahui bahwa saya telah menjadi seorang Kristen. Saya sekarang adalah seorang Kristen.” ia mulai bersaksi

Pengakuannya yang singkat tetapi langsung tersebut disambut olokan tertawa para tetangganya, pria dan wanita. Lalu suasa menjadi sunyi. Pelan-pelan, satu-per-satu mereka meninggalkan rumahnya.

Setelah anak-anak pergi tidur, Zehra, menghampiri suaminya yang masih tetap duduk di tempat yang sama pada saat pesta, ia duduk di samping suaminya.

”Zehra, saya benar-benar telah menjadi Kristen,” Ali berkata

”Tetapi bagaimana? Bagaimana seorang menjadi seorang Kristen di Arab Saudi?” Zehra bertanya

“Sementara berada di sana, Yeshua telah datang kepada ku dalam suatu mimpi dan menjamahku. Saya merasa perubahan dalam hatiku, Dia telah memberi ku sukacita yang luar biasa. Dia berkata bahwa saya adalah milik-Nya. Saya telah jatuh hati kepada Dia.”

Lalu Ali meminta maaf kepada isterinya dan berjanji tidak akan memukulnya lagi dan berkata: ”Adonai telah mengampuni saya. Akankah kamu ….  Kamu juga … mengampuni ku?” Lalu Ali menangis.

”Saya mengampuni, Ali. Mengapa kamu menangis? Apa masalahnya?” Zehra bertanya

”Zehra, sekarang … sekarang saya seorang Kristen, tetapi kamu tidak. Jadi, apa yang kita akan lakukan?”

“Tidak masalah, jika kamu telah menjadi Kristen, saya akan juga,” Zehra menjawab pasti.

”Malam itu, rumah kami penuh dengan damai. Namun kami tidak tahu satu orang Kristen pun. Kami tidak tahu apa yang harus kami lakukan,” Ali mengingat kejadian tersebut.

Dapat Alkitab pertama; suami-isteri kursus Alkitab dan menjadi Pelayan Adonai Yeshua. Ali lalu kembali mencari pekerjaan, dan mendapatkannya. Ali menyaksikan kepada rekan kerjanya bagaimana Adonai telah merubah hidupnya. Ia dipecat. more-than-dream-dvd-kesaksian

Ia pindah ke Istambul, dan dengan mudah mendapatkan pekerjaan. Dua tahun setelah perjumpaan dengan Yeshua, ia tetap belum bertemu satu orang Kristenpun, dan belum memiliki Alkitab ditambah kerinduan akan keluarganya telah menyebabkan ia tertekan dan mulai kembali minum minuman keras.

Suara di hatinya berseru, ”Kembalilah ke rumahmu.” Di kotanya ia mendapat pekerjaan. Pada suatu hari ia mendengarkan suatu siaran radio Kristen bernama Dipanggil untuk Damai (Call to Peace) berbahasa Turki tanpa sengaja. Suara di radio itu berkata, ”Yeshua telah mati, bangkit dari kematian setelah tiga hari dan sekarang duduk di sisi kanan Bapa.” Itulah berita Kristen pertama yang ia pernah dengan sejak pertemuannya  dengan Yeshua di Mekkah. Ia segera memanggil isterinya untuk juga mendengarkan. Dan mengirim surat kepada stasiun radio Kristen tersebut untuk minta Alkitab Perjanjian Baru.

Sepuluh hari kemudian ia menerima Alkitab Perjanjian Baru. Ia juga menerima bahan-bahan Pelajaran Alkitab dari sumber yang sama. Ali berusia 38 tahun ketika ia menerima Alkitab tersebut, ”itu mungkin saat terbahagia dalam kehidupanku,” Ali mengenang.

Saya membaca seluruh Perjanjian Baru tanpa tidur. Kehidupanku mulai berubah. Orang-orang juga dapat melihat perubahan dalam hidupku.

Dan suami-isteri ini semakin aktif bersaksi kepada orang lain dan mengundang setiap tetangga untuk datang kerumah mereka mempelajari Alkitab. Setelah Ali dan Zehra menyelesaikan kursus-kursus Alkitab melalui korespondensi, mereka sekeluarga pindah ke Istanbul untuk menghadiri sekolah Alkitab. Sekarang Ali Pektash adalah seorang pendeta di Turki, ia rajin membuka jemaat-jemaat baru di Turki seperti rasul Paulus.

Ali terus memberitakan iman Kristennya secara terbuka dan tanpa malu. Alkohol tidak lagi menguasai hidupnya, dan ia mengasihi isterinya. Sungguh Ali Pektash telah menjadi suatu ”ciptaan baru di dalam Yeshua Ha Mashiah.”

Pada waktu itu akan ada jalan raya dari Mesir ke Asyur, sehingga orang Asyur dapat masuk ke Mesir dan orang Mesir ke Asyur, dan Mesir akan beribadah bersama-sama Asyur. Pada waktu itu Israel akan menjadi yang ketiga di samping Mesir dan di samping Asyur, suatu berkat di atas bumi, yang diberkati oleh YAHWEH semesta alam dengan berfirman: “Diberkatilah Mesir, umat-Ku, dan Asyur, buatan tangan-Ku, dan Israel, milik pusaka-Ku.”  (Yesaya 19:23-25)

Negara Asyur kuno adalah Tanah Kurdistan, terbentang dari Turki Timur sampai ke Irak Utara dan sebagian dari Iran Utara.

Baca lebih lanjut

Kesaksian Mike Shreve, ex-guru New Age bertemu Yeshua

Mike Shreve adalah seorang guru Yoga Kundalini yang telah mengajar di empat universitas di Florida, Amerika. Hingga sampai suatu pengalaman Kenyataan Hakiki atau Realitas Tertinggi (Ultimate Reality)[1] akhirnya itu merubah pola pikirnya secara radikal.

Tulisan kesaksian ini adalah ringkasan dari buku tulisan Mike Shreve sendiri: Encountering GOD. Kesaksian serupa juga di dapat pada buku In Search of the True Light pada Bab 3-Monumental Moments. Material asli adalah Copyright (2011). Dipakai dan diterjemahkan sesuai persyaratan dari pemilik, yakni tidak untuk diperdagangkan.

Kesaksian Mike Shreve juga terdapat di buku Truth Seekers, Sid Roth & Mike Shreve,  di dalamnya terdapat 9 kesaksian orang lain yang telah menemukan Kebenaran Sejati yang mereka cari.

Catatan dari penterjemah: Semua catatan kaki berasal dari penterjemah, kecuali itu ditulis. Artikel ini dapat dipakai dengan bebas, namun catatan kaki harus disertakan. Penjala Baja.

Mike Shreve on It’s Supernatural with Sid Roth – Truth Seekers

[Perubahan dari hidup duniawi ke agama New Age, dunia roh]
Itu sekarang mudah melihat kebelakang dan melihat titik-titik balik utama: lagu-lagu, buku-buku, pengertian-pengertian, pengalamaan-pengalaman, hubungan-hubungan dan ide-ide yang membangkitkan perubahan-perubahan fundamental di dalam sistem keyakinanku. Saat-saat monumental adalah titik balik yang bernilai dalam kehidupan kita.

Menurut tradisi Buddha, Siddhartha Gautama ditemui seperti ‘saat monumental’ sekitar usia dua puluh sembilan. Para Pemikir modern bahkan dapat mengistilahkan hal itu ’pergeseran paradigma yang bersifat pribadi’ (transformasi pribadi dalam gaya hidup dan keyakinan yang mengakibatkan adanya sebuah perubahan sosial).

Meskipun terlindung sepanjang hidupnya dalam batas-batas sebuah istana kerajaan, ia berani untuk menjelajah kedalam ‘dunia luar.’ Menurutu tradisi, itulah saat Siddhartha melihat apa yang disebut “Empat Pemandangan” – orang sakit, pria tua, mayat dan petapa.
Setelah menyaksikan penderitaan yang berlimpah di dunia ini, ia terguncang, tersentak dari mentalitas melayani diri sendiri. Keputusasaan yang dihasilkan untuk menemukan jawaban menjadi, penulis William Burrough katakan sebagai, “bahan baku perubahan drastis.”
Kemudian setelah beberapa tahun, sementara bermeditasi di bawah pohon Bodhi, ia mengklaim menerima sebuah pengalaman Kenyataan Hakiki (Ultimate Reality). Pada saat itu, menurut mereka yang mempraktekkan filosofinya [filosofi si Siddhartha Gautama], ia (Siddartha) menjadi “Buddha,”  (artinya) “Yang Tercerahkan,” “Enlightened One.”[2]
Pengalaman menjelang kematian di tahun pertama kuliahku terbukti menjadi ‘titik penting’ bagi saya.
Pada malam hampir-tragis itu, saya memiliki kesan bahwa jiwa saya benar-benar meninggalkan tubuh saya dan masuk ke dalam kekosongan yang sangat menakutkan dan gelap. Saya merasa benar-benar tidak siap. Saya telah mendengar bahwa mereka yang ingin mati dengan baik, terlebih dahulu harus belajar untuk hidup dengan baik. Saya jelas belum hidup dengan baik, jadi saya belum siap untuk mati dengan baik tentunya.

Mendapatkan gelar sarjana? Mengejar karir? Menjadi aman secara finansial? Untuk apa-jika akhirnya kuburan menunggu di suatu tempat di masa depan saya? Itu suara dari dalam terus menyelidik dan mendorong dengan peringatan serupa dengan yang diberikan kepada Horatio, dalam drama Shakespeare, “Hamlet“: “Ada banyak hal di sorga dan bumi … daripada yang diimpikan dalam filsafat Anda”
Seperti orang buta aku tersandung dalam kegelapan, menggenggam sesuatu benda. Saya sangat ingin melampaui batas-batas yang dikenakan pada diriku dan putus asa untuk jawaban abadi. Sekali lagi, rasa putus asa ini telah menjadi “bahan baku perubahan drastis.”
Agama[3] telah mengambil kepentingan yang diperbaharui. Saya telah dibesarkan sebagai seorang Roma Katolik. Sampai awal remajaku, saya sangat setia, tetapi gagasan bahwa Kristianiti adalah satunya jalan kepada Elohim, dengan mengesampingkan semua agama lain, hanya tampak terlalu sempit, terlalu tidak masuk akal. Selain itu, saya memutuskan untuk tidak bisa lagi menerima sesuatu hanya karena itu adalah bagian dari budaya saya atau ’sistem keyakinan’ keluarga.

Socrates berkata, “Kehidupan yang tak teruji tidak layak dijalani.” Saya memutuskan bahwa kepercayaan-kepercayaan yang belum diuji tidak juga banyak berarti … setidaknya, bagi saya pribadi. Bermaksud untuk mengeksplorasi berbagai agama dunia dengan pikiran terbuka, aku berangkat pada sebuah pencarian demi “Terang Yang Sesungguhnya.” (True Light).[4] Meskipun saya sedang belajar wahyu, teori dan pendapat orang lain saat itu, dengan tujuan utamaku adalah untuk mengalami Elohim untuk diriku sendiri. Saya beriman bahwa sesuatu di suatu tempat akan terbukti menjadi koneksi saya dengan Kenyataan Terakhir.

Sebuah Encounter Dengan Agama New Age atau agama Asia Timur  (Far East)[5]
Saya mulai membaca banyak literatur tentang agama-agama Asia Timur dan mata pelajaran terkait. Fraseologi (Phraseology) baru mengisi pikiran saya: yoga, proyeksi astral, mantra, cakra, mata ketiga, Nirvana, kesadaran-Ilah – semua hal ini terdengar sangat menantang dan menarik. [Bagi orang sekuler dan atheis, banyak orang Barat saat mereka sadari bahwa hal-hal yang bersifat kebendaan (materialsm) tidak dapat memuaskan jiwa mereka, umumnya akan jatuh pada titik ektrim yang sebaliknya, yaitu alam roh, spritualism]
Kemudian pada musim gugur tahun 1969 saya pergi untuk mendengar Yogi Bhajan: seorang guru dari India yang mengaku dia datang ke Amerika Utara untuk membantu ‘anak bunga’, ‘generasi perdamaian’ menemukan jalan yang bersifar roh. Dia mengajarkan kami tentang yoga[6] (secara harfiah yoga berarti ‘untuk dibebani’).

Mengemasi barang-barangku, saya meninggalkan kampus Universitas Florida State di Tallahassee, Florida, untuk membantu memulai sebuah pondok meditasi (ashram) di Pantai Daytona. [Disini Make dan yang lainnya berjam-jam dan setiap hari belajar dan praktek meditasi Hindu, mantera[7] yoga, dan pengendalian nafas dan pikiran untuk mendapatkan pencerahan jiwa, dengan tujuan menjadi serupa Elohim] Kami bertekad secara penuh pada proses tersebut.

Hal-hal aneh mulai terjadi padaku: rasa damai dan keterpisahan dari dunia, jiwa terkadang keluar dari tubuh berkunjung ke beberapa jenis alam yang lebih tinggi, mimpi rohani. Saya, dalam hal seperti-Adam, rindu suatu hari terbangun dari mimpi rohani menemukan diri saya sendiri mengamati wajah Penciptaku. Adakah yang lebih baik dari itu?

[Menjadi guru Yoga di empat universitas, surat Larry]
Saya tidak dapat lagi mengabaikan penderitaan ras manusia yang tertutup oleh kebodohan rohani. Setelah berunding dengan para pemimpin, saya meninggalkan pondok meditasi pergi ke kota lainnya dan memulai kelas-kelas pengajaran untuk saya sendiri.

Dengan dorongan yang kuat, saya pindah ke kota berkembang Tampa, Florida. Empat universitas di wilayah ini (the University of South Florida, the University of Tampa, Florida Presbyterian and New College) membuka pintu mereka, Beberapa ratus mahasiswa mulai hadir. Rindu untuk menabdikan diri mereka lebih lagi, sejumlah murid-muridku miminta saya untuk menyewa tempat dan menjadikan itu pondok meditasi kecil. Degan senang hati saya menuruti.

Suatu malam, selama waktu itu, saya mengalami apa orang lain sebut sebagai ’cahaya putih.’ Saya mendapat kesan yang berbeda jiwaku keluar dari tubuhku dan ditarik ke dalam cahaya yang sangat kuat dan abadi.[8] Meskipun sekarang saya memiliki interpretasi yang berbeda dari apa yang sebenarnya telah terjadi pada diriku, pada saat itu, aku merasa aku melewati suatu kondisi tertinggi dari meditasi. Lebih jakin dari sebelumnya bahwa saya benar-benar pada ‘jalan’ saya, saya diintensifkan usaha saya.
Lalu hal itu terjadi! Sangat tiba-tiba … sangat tak terduga … suatu perjanjian ilahi telah mengganggu apa yang telah menjadi pola kehidupan yang dapat diduga. Saya bahkan tidak mencari arah baru, tapi Elohim tahu hati saya. Dia tahu kasih saya kepada Dia dan ketulusanku dari tujuan. Jadi Dia turun tangan bagi saya melalui pembuatan beberapa peristiwa yang sangat bernilai yang membawa …

Sebuah Perubahan Dramatis [Surat Larry yang menantang, Di doa syafaati dan dipuasai oleh orang-orang Kristen, menguji ke-elohim-an Yeshua, ujian diterima Elohim]
Beberapa kejadian kunci telah terjadi dalam beberapa minggu yang menyebabkan ’titik balik’ terpenting dalam hidupku.
Pertama, koran Tribune Tampa menerbitkan sebuah wawancara dengan saya setengah halaman. Reporter itu menanyai saya tentang keyakinan saya sebagai guru Yoga Kundalini dan melaporkan semua yang saya lakukan di daerah Tampa. Saya bersyukur untuk pemaparan itu, yakin bahwa publisitas gratis ini akan meningkatkan kehadiran di kelas-kelasku.

Sedikit yang saya tahu bahwa hal itu juga akan menyadarkan kelompok doa Kristen setempat mulai mendoakan saya.
Seorang anggota kelompok doa memotong artikel dari koran tersebut, menempelkan nya ke papan doa mereka dan meminta orang-orang untuk berpuasa dan berdoa bagi saya setiap hari sampai pertobatanku terjadi. Selama periode yang sama ini, saya menerima surat dari teman kuliahku yang meninggalkan sekolah pada saat yang sama saya tinggalkan, karena alasan yang sama. Isi dari surat Larry cukup mengejutkan. Ini menggambarkan perubahan mendadak yang baru saja terjadi dalam hidupnya. Meskipun ia telah mengkhususkan diri untuk agama-agama Asia Timur dan disiplin-disiplin yoga tertentu, sesuatu telah berubah secara radikal seluruh pendekatannya pada hal-hal tentang Elohim. Larry menjelaskan bagaimana ia menerima berkat, pengalaman supranatural dengan Yeshua, yang disebut sebagai “dilahirkan kembali.”
Larry juga mengklaim pengalaman ini berbeda daripada pengalaman yang diperoleh melalui yoga dan itu meneguhkan klaim Yeshua sebagai satu-satunya cara untuk keselamatan. Kata-kata Larry adalah tegas, “Mike, kamu tidak akan pernah menemukan kedamaian yang sesungguhnya melalui yoga dan meditasi. Kamu harus melalui salib. Kamu harus dilahirkan kembali. Yeshua adalah jalan kepada kehidupan kekal.”

Saya balas menulis kawan kuliah saya, menjelaskan bagaimana senangnya saya  bahwa ia telah menemukan ‘jalan Kristianiti’ tepat baginya. Namun, saya menyatakan dengan tegas bahwa klaim Kristianiti terlalu eksklusif bagi saya. Keyakinan saya dahulu mencakup semua agama di dunia. Semua ‘jalan’ berbeda-beda untuk (menuju) Elohim yang sama: ini adalah keyakinan saya dahulu. Anehnya, meskipun, saya tidak bisa mengluarkan surat Larry dari pikiran saya. Kata-katanya terus bergema dalam diri saya, meskipun logika dari kata-kata Larry itu tidak saya terima.
Setelah beberapa minggu, saya memutuskan bahwa saya harus menangani masalah ini. Mengabaikan Kristianiti tanpa sepenuhnya mengeksplorasi klaim-klaimnya akanlah menjadi tidak adil – tidak adil bagi saya dan tidak adil bagi Dia yang telah mengklaim sebagai Juruselamat dunia. Aku sadar bahwa aku belum pernah benar-benar telah memberikan Yeshua kesempatan untuk membuktikan dirinya sendiri. Jadi saya menyimpulkan, “Jika dia benar-benar ialah siapa dia telah mengklaim, dan jika saya tidak menguji ajaran-ajarannya, saya mungkin akan kehilangan hal yang saya telah cari selama ini … Selain itu, jika Yeshua membiarkan dirinya untuk disalibkan bagi keselamatan umat manusia, saya berutang kepadanya untuk setidaknya membuka hati saya untuk kemungkinan klaimnya yang benar.” Jadi suatu pagi, meskipun melibatkan perjuangan batin, sebagai ganti mengikuti rutinitas yoga kebiasaanku, saya memutuskan untuk …
Mendedikasikan Satu Hari Untuk Adonai[9] Yeshua Ha Mashiah!
Aku bangun, seperti biasa, sekitar 3:15  pagi. Itu adalah waktu normal kami bangun di pondok meditasi. Dimulai pada pukul 3:30, kami akan menghabiskan sekitar satu jam melakukan berbagai latihan badan dan pernapasan. Lalu 4:30-6:30 kami akan duduk bersila dan tanpa bergerak, dalam apa yang disebut ‘posisi teratai,’ melakukan berbagai macam meditasi. Biasanya kami mempraktekkan Yoga Mantra. Pada pagi  yang penting itu, bagaimanapun, saya memutuskan untuk melepaskan diri dari kebiasaan tersebut.
Dengan sengaja, saya masuk ke sebuah ruangan sendirian dan duduk. Meskipun tampaknya salah secara rohani, saya mendedikasikan sepanjang hari itu berdoa sungguh-sungguh kepada Pribadi yang Larry klaim sebagai satu-satunya “pengantara antara Elohim dan manusia” ini. (1 Timotius 2:5). Beberapa kali saya mengaku, Adonai Yeshua, saya menyerahkan hari ini kepada Engkau. Saya percaya, jika Engkau nyata dan jika Engkau adalah Juruselamat dunia, Engkau akan tunjukkan itu pada hari ini.”

Lalu saya mulai membaca Alkitab, menghabiskan sebagian besar waktu saya tenggelam dalam Injil Yohanes dan kitab Wahyu. Aku sangat tergugah pada kitab terakhir (kitab Wahyu), dengan kuasanya, gambaran nubuatannya, terutama ayat-ayatnya yang meramalkan bahwa konflik terakhir antara kekuatan baik dan jahat di medan pertempuran di Israel disebut Armageddon (Lembah Megido).
Saat saya membaca, saya terus berdoa. Meskipun saya sepenuhnya mengharapkan semacam kunjungan yang bersifat kuat, gaib (penglihatan, suara yang terdengar) pada awalnya, hal itu tidak terjadi seperti itu. Selama sekitar sepuluh jam hari itu saya telah bertahan, membaca Alkitab dan mencari Adonai Yeshua. Kemudian, tepat ketika saya akan menyerah dan menolak klaim Mashiah (Kristus atau Masih),[10] Elohim campur tangan … dan saya tiba pada…

My Momen Of Destiny!
Kent Sullivan adalah seorang senior di University of South Florida. Dia adalah seorang mahasiswa berprestasi, tetapi pengejaran pendidikannya tidak membawanya pada jawaban-jawaban atas kehidupan atau ketenangan pikiran yang dia harapkan. Beberapa bulan sebelumnya, ia telah mempelajari ajaran mistik (hal-hal yang bersifat roh) Asia Timur. Secara khusus, ia telah mengikuti ajaran Yogananda, seorang guru terkenal India yang menulis sebuah buku populer disebut, The Autobiography of a Yogi (Catatan Pribadi seorang Yogi). Tiba-tiba, bagaimanapun, Kent telah beralih dari Kriya Yoga ke Kristianiti.
Meskipun saya belum pernah bertemu Kent secara pribadi, saya sangat menyadari perpindahan tak terduganya. Itu adalah telah menjadi ‘percakapan sekota’ di antara mereka yang terlibat dalam yoga dan meditasi. Kami semua bertanya-tanya, “Bagaimana dia dapat melakukannya? Ia telah dikenal sebagai salah satu siswa paling maju tentang yoga di daerah Tampa? Bagaimana dia bisa terlibat dengan orang yang mengajarkan bahwa Yeshua adalah satu-satunya jalan menuju keselamatan?” Bukan saja kami tertegun atas ‘murtadnya’ Kent, penilaian kami adalah bahwa ia telah memilih jalan yang lebih rendah. Saya merenung, “Bagaimana mungkin orang yang mengerti konsep ‘semua agama menjadi satu’[11] bahkan murtad dari itu? Apa yang telah merubah pikirannya?” Tentu saja, saat saya merenungkan hal-hal ini, saya tidak tahu bahwa ….
Kent ternyata anggota dari kelompok doa yang sedang berdoa untuk saya.
Hari yang ditetapkan secara ilahi tersebut Kent memutuskan untuk mencuci pakaian-pakaian kotornya. Dia memiliki jam kosong antara kelas-kelas. Itu adalah waktu yang tepat untuk mengurus tugas yang membosankan, tapi perlu. Dengan setumpuk pakaian hingga dagunya, sekitar pertengahan jalan melalui pintu cuci pakaian, Roh Elohim menghentikannya. Dia mendengar suara yang lembut dalam rohnya mengatakan, “Jangan masuk ke sana saya memiliki sesuatu yang lain untuk kamu lakukan.. Kembali di dalam (mobil) van dan nyetir kemana Saya pimpin kamu.” Semuanya tampak tidak praktis dan tidak logis. Selain itu, sebagai seorang Kristen baru, Kent belum terbiasa rencananya terganggu oleh Roh Kudus. Dia menyerah kepada rencana Elohim, meskipun, berpikir itu cukup aneh bahwa untuk beberapa alasan Elohim tidak ingin dia mencuci pakaian kotornya. Tentu saja, dia tidak tahu bahwa sekitar dua mil jauhnya …
Guru yoga yang menjadi objek doa-doanya selama beberapa minggu itu mencari tumpangan, berusaha mendapatkan tumpangan ke University of South Florida.
Meskipun saya telah menghabiskan hari itu berfokus pada klaim Kristianiti, saya sedang dalam perjalanan sore itu untuk melakukan salah satu kelas yoga saya. (Karena saya telah meninggalkan semua harta benda yang tidak perlu, jadi saya biasa berjalan atau menumpang di mana-mana.) Sementara berdiri di sisi jalan, saya tetap berdoa bahwa jika Yeshua adalah “Jalan,” ia tentunya entah bagaimana menyatakan dirinya sendiri.
Sebagai Kent mengemudi, Roh Elohim membuat dia kagum untuk melakukan beberapa belokan-belokang yang tertentu, akhirnya menuntun dia menyusuri jalan tepat di belakang Busch Gardens. Dia masih bertanya-tanya mengapa ia melakukan semua ini ketika ia melihat suatu yang tampak unik, anak muda ‘memberi tanda jempol’ untuk numpang. Dengan rambut panjang, keriting, coklat, jenggot panjang dan pakaian longgar gaya-India, saya tampak secara jelas bagian dari Orang Barat pemuja agama-agama Asia Timur. Kent tidak pernah mengambil para penumpang jalanan, tapi merasa aneh ‘dipimpin’ untuk menepi. Saat aku membuka pintu dan melangkah ke dalam van, hati saya mulai memacu keras di dada saya, karena …
Tempelan di langit-langit mobil Kent adalah sebuah foto besar bergambar Yeshua.
Saya tahu ini bukan kebetulan, saya tahu ini adalah jawaban untuk saya. Pikiran dan hati saya merasa dibebankan dengan antisipasi. Setelah beberapa menit sunyi, Kent berbicara, “Teman, dapatkah saya mengajukan sebuah pertanyaan?” Tanpa ragu, saya menjawab, “Ya!” Dia segera bertanya, “Apakah Anda pernah mengalami Yeshua datang ke dalam hati Anda?” Aku segera menjawab, “Tidak, tetapi kapan saya bisa dapat? Saya telah berdoa tentang pengalaman tersebut sepanjang hari.”
Wajah Kent berubah menjadi ekspresi terkejut. Dia tentu tidak mengharapkan saya merespon begitu cepat. Dia menawarkan, “Kamu bisa datang ke pertemuan doa kami malam ini.” Saya menjawab, “Saya tidak ingin menunggu untuk pertemuan doa saya telah berdoa sepanjang hari. Jika ini adalah pendekatan yang valid untuk Elohim, saya ingin mengalami Yeshua sekarang.” Tertarik atas kesungguhanku, Kent keluar dari jalur jalan menuju tempat parkir pertama yang bisa dia temukan. Setelah mematikan mesin, ia mengundang saya untuk duduk bersamanya di lantai mobil van tersebut. Menarik tirai di belakang kursi depan sehingga kami memiliki kesendirian, ia mulai hati-hati menjelaskan jalan keselamatan. Kemudian, tepat ketika saya masih di ambang menjangkau pendekatan Kristen untuk keselamatan, kecerdasan saya sendiri menjadi ….
Sebuah Batu sandungan yang Sangat Susah!
Sebuah pikiran mendorong kuat mencengkeram pikiran saya. Jika saya akan tulus selama waktu doa, saya harus pertama-tama berurusan dengan masalah-masalah doktrinal yang mengganggu. Satu per satu, saya mengeluarkan konsep-konsep alkitabiah tradisional yang sangat membingungkan saya. Setiap pertanyaan atau komentar Kent dengan tenang meyakinkan saya dengan kata-kata, “Jangan khawatir tentang itu HANYA COBALAH  (JUST TRY) YESHUA!.” Saat aku menunjuk kepercayaan Asia Timur tertentu yang saya merasa saya tidak pernah bisa lepaskan, Kent terus menekankan, “Jangan khawatirkan diri Anda dengan hal-hal tersebut, HANYA COBALAH YESHUA!”[12]
Menjadi seorang mantan mahasiswa yoga sendiri, Kent mengerti ketakutanku. Dia bisa mengkaitkan kepada perlindungan yang saya rasakan terhadap sistem kepercayaan saya. Dia menunjukkan kebijaksanaan yang luar biasa. Dia tahu bahwa jika kami terlibat dalam beberapa diskusi mendalam atas doktrin, saya bisa mengubah hati saya jauh dari pengalaman Yeshua sama sekali. Jadi ia terus menekankan hal yang penting. Mengulangi kata-kata Yeshua, ia menjelaskan, “Jika seorang tidak dilahirkan kembali, ia tidak dapat melihat Kerajaan Elohim.” (Yohanes 3:3 KJV)
Kent telah memahami sesuatu yang saya sangat yakin sekarang. Dibutuhkan kelahiran kembali rohaniah sebelum siapapun dapat melihat atau memahami rahasia kerajaan Elohim. Karena Yeshua adalah “kebenaran,” begitu Dia datang ke dalam hati seseorang, ’Dia menggerakan proses memimpin orang tersebut, oleh Roh Kudus, ke dalam seluruh kebenaran. (Lihat Yohanes 14:6). Jadi, hal yang paling penting bagi para pencari adalah pertama-pertama mengalami realitas dari kehadiran pribadi Yeshua. Kemudian mereka dapat lebih jauh dengan mudah mencari-cari semua kebenaran terkait yang mengelilingi ini tema sentral dari Kekristenan sejati. Itu bukanlah AGAMA, itu adalah HUBUNGAN – sebuah perbedaan yang besar!

Jadi, hal yang paling penting bagi para pencari adalah pertama-pertama mengalami realitas dari kehadiran pribadi Yeshua.

Kent akhirnya menyakinkan saya. Logikanya cukup kuat untuk menyenggol saya ke yang tidak diketahui. Selain itu, saya sangat lapar untuk mengenal Elohim; menyingkirkan kecerdasanku untuk sementara ternyata tidaklah terlalu susah. Kami menundukkan kepala kami dan teman baru-ketemu ini menuntun saya kedalam doa untuk keselamatan:

Adonai Yeshua, datang ke dalam hatiku. Bersihkanlah saya dalam darah-Mu. Maafkan saya atas dosa-dosaku. Berikan saya hidup yang kekal. Penuhilah saya dengan kehadiran-Mu dan kasih-Mu. Saya mengakui bahwa Engkau telah mati bagi dosa-dosa dunia dan bahwa Engkau telah bangkit dari kematian. Saya menerima Engkau sekarang sebagai Adonai (Tuhan, artinya: Pemilik, Raja, Tuan) atas hidupku.”

Saya merasakan sensasi hangat di bagian terdalam dari hatiku. Sesuatu yang berbeda itu telah terjadi, jauh berbeda dari apa yang pernah saya alami. Sebagai seorang anak saya menghadiri misa secara teratur di berbagai gereja-gereja Katolik. Saya melayani selama bertahun-tahun sebagai putra altar dan menghadiri sekolah paroki. Para biarawati dan pendeta yang mempengaruhi saya selama tahap pembentukan hidupku telah mengilhamiku dengan kerendahan hati, ketulusan dan komitmen mereka. Tetapi tetap saja, dalam tahun-tahun tersebut – diisi dengan tradisi-tradisi dan upacara-upacara yang berarti – Saya belum pernah menerima sejenis perjumpaan nyata dengan Elohim.
Rasul Paulus, menyebut pengalaman ini “pada waktu itu Dia telah menyelamatkan kita, bukan karena perbuatan baik yang telah kita lakukan, tetapi karena rahmat-Nya oleh permandian kelahiran kembali dan oleh pembaharuan yang dikerjakan oleh Roh Kudus, (Titus 3:5). Meskipun saya masih banyak pertanyaan bercampur aduk di hatiku, batin ‘mengetahui’ bahwa saya akhirnya telah dikembalikan ke hubungan yang benar dengan Elohim telah mengisi diriku. Saya yakin bahwa jika saya mati, saya akan menghabiskan kekekalan di surga. Ketenangan yang tak terlukiskan dari Elohim menetap seperti embun segar di jiwaku. Saya telah berubah … dan aku tahu itu.
Kenyataan Hidup

Seorang Vietnam Buddha, Thich Nhat Hanh, menulis, “Jika kita menyentuh Roh Kudus, kita menyentuh Elohim, bukan sebagai sebuah konsep, melainkan sebagai realitas hidup.”[13]  Ini adalah pola pikirku secara pasti sebagai seorang (bekas) guru yoga dan saya masih yakini saat ini. Namun, saya sekarang mengerti bahwa mengalami sesuatu yang ‘supranatural’ dapat dan tidak dapat menunjukkan sebuah pengalaman sebenarnya tentang Elohim. Saya berpikir dengan jujur (seperti Thich Nhat Hanh harus pasti) bahwa saya mengalami “realitas hidup” Roh Kudus selama masa disiplin yogaku, tapi setelah dilahirkan kembali, saya melihat pengetahuan pengalaman ini dari perspektif baru sepenuhnya. [sepertinya sama namun sangat berbeda, Iblis juga dapat menyamar menjadi malaikat terang, namun kedamaian sejati hanya datang dari Elohim].

Selama beberapa hari mengikuti pengalaman yang mengubah kehidupan ini, saya mengumumkan kepada semua siswa saya bahwa saya akhirnya menemukan “realitas hidup” ini. Saya mengakui bahwa saya telah salah dalam penilaianku sebelumnya tentang Kenyataan Hakiki, bahwa saya sebelumnya tidak pernah bertemu dengan Roh Elohim yang sejati sampai saya pergi melalui Yeshua, dan akibatnya, semua kelas yoga saya akanlah dibatalkan. Meskipun perubahan tiba-tiba sedemikian mengejutkan para muridku, banyak dari mereka telah percaya pada wawasan-wawasan penemuan baruku dan secara antusias menerima Yeshua sebagai Adonai dari kehidupan mereka.

Seperti biasa, kegairahan saya adalah berbagi pengalamanku dengan orang lain, yang saya lakukan sangat penuh semangat. Setelah berjuang begitu keras untuk menemukan Pencipta saya, begitu saya menemukan Dia, sangatlah penting untuk menyatakan wahyu penting ini kepada setiap orang yang terbuka hatinya yang saya temukan. Saya menutup pondok meditasi dan pindah ke lokasi yang berbeda. Belajar Alkitab berjam-jam dan berdoa. Itu merupakan salah satu titik penting bagi saya pribadi, musim transisi radikal, waktu yang sangat penting dari belajar untuk melihat perbedaan antara doktrin yang salah dan benar. Seperti Plato pernah berkata, “Elohim adalah kebenaran dan cahaya bayangan-Nya.” Karena Elohim yang di sorga akhirnya membayangi saya dengan pribadi dan pengaruh pengasihan-Nya, terang kebenaran mulai bersinar semakin banyak dari hari ke hari.

[Perbandingan-perbandingan yang menjadi perhatian]
Polytheism or Monotheism?
Semua guruku dan para pelatih New Age meninggikan kehadiran dan penyembahan banyak dewa dan dewi. Sering ada gambar-gambar atau patung-patung tersebut di berbagai studio dan pondok meditasi yoga yang saya pernah kunjungi. sebagai seorang yang buta rohani, saya dahulu tidak pernah mempertanyakan keberadaan mereka.

Saya terkejut Yeshua (lambang tokoh yang tidak bercacat!) menerangkan beribadah kepada dewa-dewa sebagai kesalahan rohani yang serius. Ketika ditanya oleh seorang ahli kitab perintah apa yang terbesar di seluruh Perjanjian Lama, Dia menjawab:
Hukum yang terutama ialah: Dengarlah, hai orang Israel: YAHWEH itu Elohim kita, YAHWEH itu esa! (Markus 12:29, Ulangan 6:4)
Megutip ayat pada Perjanjian Lama ini, Yeshua berpegang pada konsep Yahudi yang kukuh tentang monotheism – persepsi bahwa hanya ada satu Elohim yang benar. Dia adalah personal, tidak terbatas, mahahadir (omnypresent), mahatahu (omnyscient), mahakuasa (omnipotent), dan sempurna dalam segala jalan-Nya. Dengan mengutip Ulangan 6:4 Yeshua juga meneguhkan seluruh bagian dari Kitab Suci yang juga dengan kuat memerintahkan umat Elohim: Janganlah kamu mengikuti elohim (gods/ ilah-ilah) lain, …(Ulangan 6:14). Hal ini telah dikatakan sebelumnya, ketika Elohim, dengan jari-Nya yang menakutkan menulis Sepuluh Perintah pada dua loh batu:  Jangan ada padamu elohim lain di hadapan-Ku. Jangan membuat bagimu patung yang menyerupai apapun yang ada di langit di atas, atau yang ada di bumi di bawah, atau yang ada di dalam air di bawah bumi. (Keluaran 20:3-4). Kita tahu bahwa Yeshau setuju dengan pernyataan ini, Dia berkata: Tetapi jikalau engkau ingin masuk ke dalam hidup, turutilah segala perintah Elohim.” (Matius 19:17)

Sebagai seorang guru yoga, saya telah mencoba untuk mencampur agama Budha, Hindu, Jain, Sikh dan agama-agama lainnya kedalam satu pola pikir, namun saya sadar bahwa melakukan hal itu adalah seperti mencoba mencampurkan minyak dengan air. Semuanya agama tersebut tidak sejalan dengan Kristianiti.

Ketika orang Hindu berkata, ”Hanya ada satu Elohe (bentuk tunggal),” ia merefer kepada sebuah kekuatan cosmik yang tidak berpribadi, dipanggil Brahman. Pada sisi lainnya, ketika Yeshua atau pengikut-Nya yang sejati berkata, ”Hanya ada satu Elohim (tunggal namun bisa berarti jamak),” pernyataan ini berarti satu Elohim yang diluar dari lainnya. Dia adalah Elohim yang personal, bukan sebuah kekuatan yang tidak berkepribadian. Dia adalah tiga di dalam satu secara alami: menggabungkan Bapa, Putra dan Roh Kudus.

Satu Jalan atau Banyak Jalan?
Guruku juga telah mengajar banyak jalan menuju Elohim, tetapi Yeshua mengklaim hanya ada satu jalan, satu jalan kecil[14] yang memimpin ke kehidupan kekal: Akulah pintu; barang siapa masuk melalui Aku, ia akan selamat… (John 10:9)

Yeshua bahkan menyegaskan: Semua orang yang datang sebelum Aku, adalah pencuri dan perampok, dan domba-domba itu tidak mendengarkan mereka. (Yoh.  10:8). Itu termasuk: Lao Tzu, Krishna, Buddha, Zoroaster atau pribadi-pribadi lainnya (nyata atau mistik) yang telah mengklaim sebagai guru besar yang memimpin orang kepada kenyataan yang tertinggi. Umumnya, mereka jujur di dalam menerangkan kehidupan dan kerohanian sebagaimana mereka telah lihat. (Hanya Yeshua yang mengklaim) : “Akulah jalan dan kebenaran dan hidup. (Yohanes 14:6) Pada ayat yang sama Ia menegaskan: Tidak ada seorangpun yang datang kepada Bapa, kalau tidak melalui Aku.

Pentingnya Penyaliban Yeshua
Guruku berkata bahwa kematian Yeshua di salib tidak dapat menebus dosa siapapun, hanya memberikan contoh keteladanan. Namun, pada Perjamuan Suci terakhir,  Dia memberikan cawan berisi air anggur kepada murid-murid-Nya . Kemudian Dia memberi sebuah nubuatan penting yang ekstrim:
Sebab inilah darah-Ku, darah perjanjian, yang ditumpahkan bagi banyak orang untuk pengampunan dosa. (Matius 26:28)

Karma atau Pengampunan dari Elohim?
Bhajan Yogi mengajar bahwa tidak ada yang kebetulan. Segala sesuatu yang datang pada kita – positive atau negative – kita tarik karena hal-hal yang telah kita lakukan pada kehidupan sebelumnya.
Yeshua mengajar sama sekali berbeda, melalui pertobatan dan iman mereka yang datang kepada Elohim akan dilepaskan dari dosa-dosa lampau mereka. Dia bahkan mengajar berdoa:  Bapa kami yang di sorga, … ampunilah kami akan kesalahan kami, seperti kami juga mengampuni orang yang bersalah kepada kami; (Matius 6:9, 12)
Kalimat yang sering dikutip dari doa (Bapa Kami) mengingatkan secara terus-menerus pewahyuan bahwa Elohim adalah Elohim yang personal (sebagaimana Yeshua mengajar), bukan sebuah kekuatan tidak-berkepribadian [benda mati] (sebagaimana semua guru-guru New Age saya telah mengajar).
Kekuatan tidak mengampuni, pribadi dapat (1 Yohanes 1:9).

Mengucapkan mantra-mantra atau Berdoa dengan perasaan hati
Bhajan Yogi mengajar kami untuk mengucapkan berulang-ulang mantra-mantra agar supaya ’membakar’ karma dan menerima kesatuan dengan Elohim. Semua guru yoga yang pernah saya ikuti menegaskan bahwa Yeshua menghabiskan tahun-tahun persembunyiannya, dari usia 12 sampai 30, di Asia Timur, belajar mentera-mantera. Jika itu benar, kenapa kemudian Dia kembali ke negara-Nya, Israel, hanya untuk melawan praktek-praktek agama Asia Timur ini? Pada korbah utama pertama-Nya Dia bahkan melarang:  Lagipula dalam doamu itu janganlah kamu bertele-tele  (pengulangan yang sia-sia/ vain repetitions; KJV) seperti kebiasaan orang yang tidak mengenal Allah. Mereka menyangka bahwa karena banyaknya kata-kata doanya akan dikabulkan. (Matius 6:7)
Meskipun Mahatma Gandhi seorang Hindu, sangat terbiasa dengan Mantra Yoga, dia mengaungkan penulis Kristen, John Bunyan, yang berkata: Di dalam doa, adalah lebih biak memiliki hati daripada kata-kata namun tanpa hati[15]

Pantheism atau Theism?
Satu dari hal-hal yang sangat terpenting dalam daftar perbandingan adalah Pantheism lawan Theism.
Kebanyakan dari para penganut New Age dan murid-murid  agama Asia Timur percaya dalam pantheism (kepercayaan “Semua benda adalah Elohim/ Allah”). Dalam kebanyakan pola pikir mereka kenyataan yang tertinggi adalah Itu (It; benda) bukan “Dia” (pribadi). Jagat alam adalah kenyataan Deity yang menyelimuti dirinya sendiri dalam ‘perwujudan’ benda nyata. Namun pada kenyataannya (pantheism mengajar), dunia nyata adalah sebuah illusi, orang Hindu menyebutnya maya.
Sebaliknya, theism percaya bahwa Elohim telah menciptakan jagat raya dan dunia yang bersifat benda adalah nyata.

(Dalam) pantheism tidak hanya pepohonan, bunga-bunga dan binatang ekpresi dari keilahian – semua manusia, jahat maupun yang baik adalah ekpressi ilahi juga. Mempercayai hal-hal ini adalah sebuah dilemma ilmu agama yang serius. (Dengan kata lain) “Dia” menjadi sumber baik dan jahat, kegelapan dan terang (tepat seperti arti symbol dari yin-yang.[16]

(Dalam) pantheism … semua manusia, jahat maupun yang baik adalah ekpressi ilahi juga. Mempercayai hal-hal ini adalah sebuah dilemma ilmu agama yang serius.

Kitab Suci menyatakan:

  • ”Dan inilah berita, yang telah kami dengar dari Dia, dan yang kami sampaikan kepada kamu: Elohim adalah terang dan di dalam Dia sama sekali tidak ada kegelapan. (1 Yoh. 1:5)
  • bahwa YAHWEH itu benar, … dan tidak ada kecurangan pada-Nya. (Mazmur 92:16)

Reincarnation atau Resurrection?
Janganlah kamu heran akan hal itu, sebab saatnya akan tiba, bahwa semua orang yang di dalam kuburan akan mendengar suara-Nya, dan mereka yang telah berbuat baik akan keluar dan bangkit untuk hidup yang kekal, tetapi mereka yang telah berbuat jahat akan bangkit untuk dihukum. (Yoh. 5:28-29)
Ketika saya masih sebagai guru yoga, saya berpikir itu lebih masuk kalau bahwa kita akan berinkarnasi (berubah bentuk) menjadi mahluk roh tanpa bentuk tubuh [atau jadi monyet atau binatang lainnya jika hidup sebelumnya jahat]. Agama Buddha mengajar tujuan akhir manusia adalah menjadi kosong (nirvana – akhir dari keberadaan pribadi). Agama Hindu mengajar kita menjadi segala sesuatu (bersatu dengan Brahman). Tetapi Kristianiti adalah berbeda sama sekali. Kita akan selalu ada bersama dengan Elohim dan memiliki semua di sorga dan di bumi.

Berubahlah secara rohani!
Berdoalah doa ini dengan seluruh jiwamu:
”Adonai YESHUA. Saya menerima Engkau kedalam hatiku sebagai Juruselamat dan Adonaiku. Saya dengan tulus bertobat dari semua dosaku dan kebiasaan-kebiasaan yang salah. Ampuni saya sesuai janji-Mu. Basuhlah saya di dalam darah-Mu yang telah tercurah di Kalvari.
Oleh iman, saya menerima karunia kehidupan kekal-Mu. Saya berdoa kiranya Engkau memenuhi saya dengan Roh Kudus, kebaikkan-Mu dan kasih-Mu. Saya mengakui bahwa Engkau telah mati untuk dosa-dosa dunia ini dan Engkau telah bangkit dari kematian untuk memerintah selamanya. Saya terima Engkau sekarang sebagai Adonai hidupku dan saya percaya saya akan berada dalam kekekalan dalam hadirat-Mu.”

Yakinlah bahwa kami perduli secara tulus akan kamu dan akan pertumbuhan rohani kamu. Kami mendorong kamu untuk menghubungi kami dan biarkan kami tahu bahwa kamu telah memberikan hatimu dan kehidupanmu kepada Adonai Yeshua. Kami ingin menolong kamu dalam perjalanan (rohani) kamu.

“In Search of the True Light” ©2002 copyright by Mike Shreve.
All articles unless otherwise noted are copyright by Mike Shreve.
Personal Stories are the work of the individuals.
All Rights Reserved.


[1] Kenyataan yang Hakiki  atau Realitas Tertinggi (Ultimate Reality) adalah suatu istilah yang memiliki banyak arti.  Dalam ilmu philosophy, itu produk tertinggi dari kesimpulan  (berdasar pengalaman dan atau penemuan) pribadi masing-masing, ilmu pengetahuan bagi para Scientist, atau sebuah ”pencerahan kehidupan manusia” yang didapat oleh seorang guru (seperti Sidartha Gautama atau Kong Fucie).  Bagi penganut Anisme itu adalah suatu kesadaran bahwa benda-benda (an impersonal being) bernyawa dan itulah target mereka untuk ada sebagai. Bagi orang Kristen itu adalah suatu pengertian bahwa Elohimlah pencipta semua benda-benda di langit dan di bumi dan Dia berkuasa atas semua yang ada baik dunia nyata maupun roh (tidak nyata) dan kita, manusia, diciptakan sempurna pada awalnya, namun kemudian terjatuh kedalam dosa. Melalui Putra Elohim saja, kita bisa kembali bersama-sama dengan Pencipta semesta alam tersebut.

[2]  Sejarah Budhisim pada awalnya adalah sebuah philosophy (ajaran yang bersumber dari pengalaman hidup Siddhartha Gautama), dan berkembang menjadi agama – patung Buddha yang pada awalnya objek dari fokus tujuan mereka (ingin serupa seperti) telah menjadi sebuah ilah (god), dikenal sebagai ”berhala.” Penyembahan/ pemujaan pada berhala dan juga  ajaran manusia tidak akan pernah meraih Elohim (God/ Allah). Sebab Elohim adalah Pribadi yang bersifat roh dan maha kudus.

[3] Agama adalah ciptaan manusia, ”cara-cara manusia untuk mencapai kepada Elohim (Allah) melalui perbuatan-perbuatan baik, meditasi, mempersembahkan korban. Menyenangkan agar mendapat pembenaran adalah inti dari semua agama.” Kristianiti sama sekali berbeda, Elohim, Pencipta manusia, menjelma menjadi manusia daging, Yeshua Ha Mashiah, berusaha mencapai manusia, ciptaan-Nya, yang telah terhilang (terputus hubungan karena dosa)  untuk mengembalikan mereka pada tujuan yang semula – hidup kekal bersama dengan Dia.

[4] Alkitab berkata Terang Yang Sesungguhnya adalah Yeshua (Yesus) Ha Mashiah. Titel itu disandang dan diklaim oleh Yeshua sendiri: ”Akulah terang dunia,” (Lihat Yohanes 8:12 & 9:5 & 12:46. Baca seluruh Injil Yohanes bab 1 dan Matius 4:12-17.

[5] Far East diartikan sebagai negara-negara Asia Timur [Afganistan, Pakistan, India, Nepal], termasuk Cina, Jepang, Korea dan Indonesia; Cambridge Dictionaries

[6] Inti dari ajaran Yoga adalah mengontrol pikiran sendiri  dengan cara mengosongkannya, lalu membiarkan alam roh masuk memimpin pikiran tersebut. Mike Shreve juga mengakui bahwa praktek ini membuka   dan meninggikan praktek penyembahan berhala

[7] Mantra adalah praktek umum di dalam kebanyakkan agama-agama Asia Timur, mengucapkan kalimat tertentu berulang-ulang untuk mendapatkan ‘iman.’ Sesungguh mantra keagamaan tidaklah berbeda dengan mantra sekule, dikenal dengan nama “berpikir positif” yang dipraktekkan di dalam dunia sekuler yang dibawa oleh Dr.  Norman Vincent Peale pada pertengahan abad 20.

[8] Inilah pengalaman tertinggi bagi penganut agama-agama Asia Timur yang serius atau sekarang disebut agama New Age, yakni roh keluar dari  tubuh mereka berhubungan dengan dunia alam roh. Alkitab menyatakan hal ini sebagai ‘berkomunikasi dengan roh-roh jahat.’ Suatu hal yang dilarang oleh YAHWEH. Baca Imamat 20:6-8, 27 dan Ulangan 18:10-14. Hanyalah  perkataan Yeshua Ha Mashiah yang harus umat –Nya dengarkan sungguh-sungguh (Ul. 18:15-22).

[9] Adonai adalah kata Ibrani di Alkitab yang diterjemahkan sebagai “Tuhan” atau “the Lord.” Di Perjanjian Lama umunya menunjuk kepada nama Elohim Israel, Elohim semesta alam, yaitu YAHWEH (diterjemahkan degan kata ”TUHAN”). Di Perjanjian Baru itu adalah titel Yeshua, yang menunjukkan sifat ke-Elohim-an diri-Nya dan juga panggilan hormat sama seperti ”Tuan/ Master.”

[10]  Ha Mashiah bahasa Ibrani di Alkitab yang diterjemahkan menjadi ”The  Christ”  oleh orang Eropa atau ”Al-Masih” dalam Islam. Artinya literalnya ”yang diurapi.” raja dan nabi di Perjanjian Lama dinobatkan dengan pencurahan urapan minyak minyak di kepala mereka. Namun pada semua agama Monotheism itu adalah TITEL atau JABATAN yang dimiliki oleh Yeshua (Yesus atau Isa).

[11] ”Semua agama menjadi satu” adalah gerakan baru yang maju pesat di negara-negara Barat yang dikenal dengan nama agama ”New Age.” Mike Shreve, mengutip suatu data statistik, berkata di Amerika Serikat itu pernah mencapai peningkatan 240% hanya dalam priode 1990-2000, menjadikan itu sebagai perkembangan agama tercepat di Amerika.

[12]  Sikap keras Mike Shreve untuk tidak mau mencoba mengalami ”bertemu Yeshua” adalah hal yang umum, oleh sebab salah pengertian dan salah pengajaran tentang siapakah sebenarnya Yeshua Ha Mashiah, hal ini digambarkan secara baik oleh seorang Kristen pada artikelnya ”Tiga botol racun.” Diperlukan keberanian untuk ”JUST TRY JESUS.”

[13] Thich Nhat Hanh, Living Buddha, Living Christ (New York, New York: Riverhead Books, 1995) p. xvi. Dari sumber aslinya

[14]  Yeshua menggambarkan ”Jalan menuju Surga” adalah jalan yang sempit, sebaliknya jalan yang lebar (mudah dan bebas hambatan) sesungguhnya menuju kepada kebinasaan, lihat Matius 7:13-18.

[15] Mahatma Ghandi and John Bunyan, http://www.quotesdaddy.com/quote/1020048/

Mahatma+Gandhi/in-prayer-it-is-better-to-have-aheart-without-words. Dari sumber aslinya.

[16]  Jin Yang adalah filosophi Korea atau agama Buddha Korea yang percaya kebaikan dan kejahatan tidak bisa dipisahkan, ajaran ini berasumsi bahwa pada setiap yang baik (putih) terdapat bagian yang jahat (hitam), dan pada setiap yang jahat (hitam) terdapat bagian yang baik. Konsep ini juga dianut oleh agama Hindu. Alkitab menyatakan bahwa kedua hal itu tidak dapat terjadi, HARUS dipisahkan. Lihat Matius 7:15-23 tentang nabi palsu dan 1 Yohanes 8-11 tentang kebaikan dan kejahatan.

Hak cipta dari artikel ini dimiliki oleh penjalabaja.wordpress.com. Artikel ini boleh diperbanyak dengan syarat alamat blog disertakan dengan lengkap dan bukan untuk tujuan komersial. Persiapkan Jalan Bagi Raja

Mencari Pengampunan Dari Raja – susah sekali!

Pada suatu hari Sabat (Saptu) saya mengambil istirahat tidur siang, dan saya bermimpi suatu mimpi yang memilukan hati.  Saat saya terbangun saya merenungkan mimpi sedih tersebut dan bertanya kepada Roh Kudus apa maksud atau arti dari mimpi tersebut. Ia berkata bahwa begitu banyak orang di bumi ini ingin kembali ke jalan yang benar, menyesali perbuatan salah dan dosa mereka namun mereka frustasi oleh banyaknya aturan agama. Roh Kudus turut sedih atas kondisi mereka, dan ingin menolong mereka.
Mimpi tersebut saya tulis dalam bentuk sebuah cerita, dan diakhir cerita Anda akan menemukan langkah-langkah JALAN KELUAR yang ringan dan mudah yang Elohim telah sediakan. Semoga artikel ini menjadi berkat bagi Anda. God Bless You. PenjalaBaja.

Di suatu negara terdapat seorang raja yang terkenal baik hati. Di negara itu hidup seorang bapa yang miskin namun jujur. Ia dipenjara oleh karena tertangkap basah mencuri empat buah roti dari sebuah toko. Bapa ini sungguh sedih dan menyesali perbuatannya, mengapa ia telah bertindak sebodoh itu hanya untuk perut keluarganya yang lapar, namun yang membuat ia lebih sedih lagi adalah keluarganya, isterinya yang sedang sakit dan dua anak-anaknya yang masih kecil. Keluarganya selalu ada dipikirannya, ”siapakah yang akan menolong mereka dan bagaimana mereka mendapat makanan sehari-hari.”

Sudah menjadi kebiasaan raja, sebulan sekali pintu gerbang halaman kerajaan dibuka, memberi kesempatan bagi setiap rakyatnya untuk memohon pengampunan untuk setiap pelanggaran yang rakyatnya telah lakukan. Para imam yang bertugas melakukan acara pengampunan pelanggaran akan menjadi mediator untuk orang yang bersalah. Setelah orang bersalah mengaku perbuatannya maka imam mencelupkan sebagian atau seluruh dari tasbih doanya kedalam sebuah bejana air yang terbuat dari tembaga sebagai tanda pembersihan kesalahan, sementara tasbih tetap di dalam air raja akan lewat di depan iman dan orang tersebut, jika tangan raja terentang kearah mereka itu berarti kesalahan orang tersebut diampuni, jika tangan raja tidak terentang kesalahan tidak diampuni.

Bapa yang miskin menantikan hari pengampunan tersebut, sebulan seperti bertahun-tahun bagi bapa ini, ia sungguh rindu untuk melihat dan berada bersama keluarganya kembali. Akhirnya hari yang indah itu tiba, pagi-pagi sekali ia telah bangun. Ia membersihkan diri dan siap menghadap imam. Dibawah pengawasan beberapa tentara raja, rombongan napi ini berjalan menuju taman raja. Celaka, rupanya ia bukanlah seorang diri yang ingin dibebaskan dari penjara, ada hampir seratus orang dalam rombongan tersebut. Dari kejauhan telah nampak oleh nya istana raja yang besar dan megah,  celaka, ia melihat rombongan lain di depan mereka menuju tempat yang sama. Dan setibanya ia di lokasi istana raja tersebut ia melihat antrian yang sangat panjang di depannya, celaka, dari pintu gerbang raja ke tempat ia berdiri antri ada dua kilometer panjang antrian, dan ketika ia melihat kebelakang terdapat antrian sekitar tiga kelometer. Sungguh susah mencari pengampunan dari raja, ia berkata dalam hatinya.

Raja duduk dikursinya di teras istana, dan ada 12 imam duduk bersila di bawah tangga teras tersebut, mereka telah siap dengan tasbih doa di tangan mereka masing-masing dan bejana tembaga berisi air di depan mereka. Dua belas per dua belas rakyat dilayani oleh imam, mereka mengaku kesalahan kepada imam, imam mencelupkan tasbih doanya, lalu raja berdiri dan berjalan di depan mereka, dengan tangan raja memberi pengampunan bagi mereka yang layak diampuni dan hukuman atau kembali kepenjara bagi yang tidak layak diampuni.

Pagi berganti siang dan siang berganti sore, akhirnya tibalah giliran bapa tersebut. Dengan air mata berlinang ia mengakui kesalahannya dan berjanji tidak akan melakukannya kembali apapun alasannya. Imam mencelupkan seluruh tasbihnya untuk bapa yang miskin ini. Dan tangan kemurahan raja terentang untuk dirinya. Ia bangkit berdiri dan membungkukkan badannya berkali-kali di depan raja, air mata bahagia mengalir deras di pipinya, ia sungguh berterima kasih kepada raja untuk pengampunan dan kemurahan hati raja kepadanya, bahwa ia akhirnya bisa kembali lagi berada bersama dengan keluarganya yang ia sangat kasihi. TAMAT.

KETAHUILAH. Tahukah Anda bahwa satu dari sekian banyak nama Elohim, Pencipta kita adalah ”Elohim Penyayang” (Ulangan 4:31, Yesaya 49:10).
Nabi Musa ketika Elohim lewat di depannya ia berseru: “YAHWEH, YAHWEH, Elohim penyayang dan pengasih, panjang sabar, berlimpah kasih-Nya dan setia-Nya” (Keluaran 34:6)
Dan raja (sekaligus nabi) Daud dalam mazmurya sering kali berkata demikan:  YAHWEH adalah penyayang dan pengasih, panjang sabar dan berlimpah kasih setia. (Mazmur 103:8). Ayat sejenis: Maz 78:38; 111:4; 116:5 dan 145:8. Kabar baik untuk Anda dan saya ialah bahwa Pencipta kita jauh lebih baik dari raja yang baik hati pada cerita di atas.

MENGAKU DAN BEROBAT. Jika kita menyesali dosa kita, kita sungguh ingin bertobat, seperti bapa di atas, maka Ia selalu siap mengampuni Anda dan saya, seperti janji-Nya di Alkitab:  Jika kita mengaku dosa kita, maka Ia adalah setia dan adil, sehingga Ia akan mengampuni segala dosa kita dan menyucikan kita dari segala kejahatan. (1 Yohanes 1:9)

PENEBUSAN TELAH TERSEDIA. Yeshua Ha Mashiah adalah Mediator (Pengantara) yang resmi antara YAHWEH, Elohim Pencipta, dengan kita, ciptaan-Nya (1 Yohanes 2:1).[1] Yeshua adalah Imam Besar yang telah menyuci segala kesalahan dan dosa kita melalui pencurahan darah-Nya sendiri di kayu salib, suatu korban yang sempurna (sekali untuk selamanya, tidak perlu diulang).[2] Mengapa penebusan dosa hanya harus melalui darah Yeshua saja? Imam Eli menjawab pertanyaan ini dengan baik sekali, kesalahan antar sesama maka Elohim yang menjadi hakimnya, namun jika seorang berdosa (salah kepada YAHWEH) maka perantaranya adalah Yeshua, baca 1 Samuel 2:22-25.

DIMANA SAJA. Karena YAHWEH adalah Raja atas segala raja, dan Ia mahahadir (omnipresent), Anda dan saya bisa menghadap Dia  dimana saja, di penjara, di hutan, di kantor, di kamar tidur Anda, ya kita bisa langsung menghadap kepada Dia, kita tidak perlu pergi kesuatu tempat tertentu dan harus mengeluarkan jutaan rupiah untuk biaya perjalan ibadah tersebut .

TIDAK PERLU MENUNGGU DAN KAPAN SAJA. Anda dan saya tidak perlu menunggu berjam-jam untuk memohon pengampunan dosa, bahkan tidak perlu menunggu hari dan bulan tertentu seperti pada cerita di atas. Setiap hari setiap jam dan setiap detik Elohim siap untuk ditemui oleh hati-hati yang haus untuk bertobat dan ingin hidup benar. YAHWEH adalah Elohim yang tidak pernah menjadi lelah, bahkan Ia menganjurkan kita untuk melakukannya segera ”Pada hari ini.” (Mazmur 95:7-8; Ibrani 3:7-8).
Kesempatan bertobat ”Pada hari ini” maksudnya ialah ”Jangan menunda.” Mengapa Firman YAHWEH menasehati demikian? Tiga alasan utama,

1. Maut itu selangkah jua adanya, artinya ancaman kematian bisa terjadi kapan saja, ia datang seperti pencuri. Penyesalan dan pertobatan hanya berlaku selagi manusia masih hidup, setelah ia mati kesempatan untuk bertobat hilang selamanya.
2. Ketika dosa kita terlalu matang, maka tidak adalagi kesempatan untuk bertobat, seperti Yudas Iskariot.
3. Masa pengampunan ini ada masa akhirnya, seperti kata Firman ini: Sebab Elohim berfirman: “Pada waktu Aku berkenan, Aku akan mendengarkan engkau, dan pada hari Aku menyelamatkan, Aku akan menolong engkau.” Sesungguhnya, waktu ini adalah waktu perkenanan itu; sesungguhnya, hari ini adalah hari penyelamatan itu. (2 Korintus 6:2)

 

Catatan kaki:
[1] Yeshua sebagai Pengantara satu-satunya antara YAHWEH dengan kita  juga bisa dilihat pada kitab Ibrani 7:22-28; 8:1-7; 9:11-15
[2] Ibrani 9:11-12 dan 24-28.
Hak cipta dari artikel ini dimiliki oleh penjalabaja.wordpress.com. Artikel ini boleh diperbanyak dengan syarat alamat blog disertakan dengan lengkap dan bukan untuk tujuan komersial. Persiapkan Jalan Bagi Raja

Kehidupan Kristen Yang Tidak Sesuai Alkitab Akan Berakhir Di Neraka


Kesaksian pribadi pendeta dan sekaligus penginjil Carmelo Brenes di perlihatkan isi Neraka. Ia diperlihatkan beberapa orang Kristen yang dihukum di Neraka oleh karena sewaktu hidup mereka, mereka megabaikan perintah firman Elohim. Sebagian dari mereka adalah hamba-hamba YAHWEH. Kesaksian ini baik untuk dimengerti oleh setiap kita yang masih hidup, sebab setelah mati, kesempatan untuk memperbaiki sangatlah tidak mungkin.

Kesaksian Carmelo Brenes dalam bahasa Indonesia ini, yang sedang ada di depan Anda di ambil dari dua sumber, Tulisan di ambil dari Insights of God.com: Rescued From Hell (lebih lengkap) dan ilustrasi gambar (dan juga ayat-ayat Alkitabnya) diambil dari Spirit Lessons.com: Christians that wound up in HELL! Warna pada tulisan, dan kalimat dalam tanda kurung siku ditambahkan dari Penjala Baja. Artikel Inggris dalam bentuk MP3 dan Videop bisa di dapatkan di Christians that wound up in Hell.

Saya pikir ayat ini adalah tepat dan pesan kunci dari kesaksian pendeta Carmelo:

Tetapi engkau hai manusia Elohim, jauhilah semuanya itu, kejarlah keadilan, ibadah, kesetiaan, kasih, kesabaran dan kelembutan.
Bertandinglah dalam pertandingan iman yang benar dan rebutlah hidup yang kekal. Untuk itulah engkau telah dipanggil dan telah engkau ikrarkan ikrar yang benar di depan banyak saksi.
Turutilah perintah ini, dengan tidak bercacat dan tidak bercela, hingga pada saat Adonai kita Yeshua Ha Mashiah menyatakan diri-Nya (1Timotius 6:11-12,14)

Kiranya artikel kesaksian ini bisa menjadi berkat untuk setiap orang yang membacanya. Pembaja Baja.

Diselamatkan dari Neraka,
Kesaksian Pendeta dan Penginjil Carmelo Brenes

[Kecelakaan, meninggal dan dibawa ke Neraka, diperlihatkan Yeshua isi Neraka]
Pada tahun 1982, saya mengalami sebuah kecelakaan di mana aku meninggal dunia.  Pada saat itu semua keberadaan saya berakhir, saya merasa semuanya menjadi gelap, dan aku mulai berjalan melalui sebuah terowongan gelap. Aku melihat sesosok makhluk yang membawa saya dan mulai mendengar jeritan-jeritan dan rintihan-rintihan. Saya mengerti bahwa nyawaku telah diambil dari saya; saya berhenti untuk hidup di bumi. Tetapi hal yang paling mengerikan adalah bahwa kami melewati terowongan itu, rasa takut dalam diri saya meningkat lebih dan lebih. Saya tahu bahwa, meskipun tubuh saya sudah mati, aku masih hidup di suatu tempat.

Kami berjalan untuk sementara di dalam terowongan itu. Tiba-tiba, aku mendengar erangan dan rintihan yang belum pernah saya dengar sebelumnya. Ketika kami terus berjalan di dalam terowongan yang dingin dan gelap, saya mulai melihat suatu yang besar, ular raksasa yang bergerak dari satu tempat ke tempat lain, dan mendengar rintihan dan erangan yang berbeda. Ada sesuatu yang sangat aneh tentang tempat itu: hampir semua orang di tempat itu memiliki kesamaan. Mereka semua memikirkan dan menjerit untuk air pada saat itu. Kami terus berjalan sampai kami tiba di sebuah tempat terbuka seperti dataran tinggi dengan banyak ruang dan divisi yang berisi orang yang berbeda.
Saya mulai menangis dengan ketakutan dan memohon kepada Elohim untuk  mendapat belas kasihan. Aku mulai mengatakan kepada-Nya, “Adonai, ingatlah hidup saya! Bermurah hatilah!” Pada saat itu, perasaan teror menyerang jiwaku. Saya merasa seperti seluruh kehidupan saya lewat di depan mata saya sekali lagi. Saya berjalan dengan mahluk yang yang membawa saya. Saat kami mendekati pintu, aku berteriak, “Kasihanilah saya Adonaiku; kasihanilah saya! Saya memohin kepada Mu tolonglah saya  Adonai!”
Tiba-tiba ada keheningan, dan aku mendengar suara yang berkata, “Berhenti!” Karena suara itu, semua neraka gemetar. Mahluk yang membawa saya melalui tangannya melepaskan saya, tapi saya tidak jatuh ke tanah. Sebaliknya, aku tetap mengapung di satu tempat dan mendengar suara itu sekali lagi yang mengatakan, “Aku bukan Elohim dari para penyembah berhala, Aku bukan Elohim dari para pezinah, Aku bukan Elohim dari para pembohong. Mengapa kamu memanggil Aku Yahweh jika Aku bukan Elohim dari orang-orang yang membanggakan diri dan sombong?” (Lukas 6:46). Saya merasa untuk saat itu seluruh diri saya akan dihancurkan, tetapi sebagai saat-saat berlalu suara pribadi tersebut menjadi lebih lembut dan mengatakan kepada saya, “Datang dan Aku akan menunjukkan kamu hal-hal terjadi di tempat ini yang menunggu semua orang yang tidak bersedia untuk mengikuti jalan-Ku dan telah berjalan menuruti imajinasi-imajinasi hati mereka sendiri.”

[Upah dosa, pendeta yang tidak percaya pekerjaan Roh Kudus, penyalah gunaan uang pelayanan]
Saya mulai berjalan di tempat itu, sambil mendengarkan semua rintihan yang menghancurkan jiwa saya. Tiba-tiba, kami berhenti di pusat sel di mana seorang wanita duduk di kursi goyang. Pada awalnya, sepertinya ia baik-baik saja, tetapi tiba-tiba tubuhya berubah menjadi seorang penyihir, dan ia menjerit kesakitan dan rintihan, dan meminta bantuan karena seluruh keberadaan-nya terbakar dalam nyala api. Dia mulai menjerit jeritan mengerikan, memohon seseorang untuk menolongnya. Adonai berbicara kepada saya dan berkata, “Upah dosa adalah maut, dan mereka yang tiba di tempat ini tidak akan pernah bisa keluar lagi.” (Roma 6:23). Dia juga menunjukkan kepada saya tempat-tempat rendah di bumi, seperti bukaan di bumi, yang di dalamnya berisi minyak yang mendidih di mana ada juga mahluk-makhluk yang terbakar dalam lidah api – para manusia, di tempat penderitaan. Ketika mereka mencoba untuk pergi keluar, setan datang untuk menempatkan mereka ke dalam tempat itu lagi.

Adonai menunjukkan kepada saya bahwa karena ketidaktaatan manusia, banyak orang yang pernah menjadi bagian dari gereja-gereja Kristen dan Injili, menemukan dirinya di tempat itu menangis dan minta ampun atas kehidupan mereka, yang tidak dapat ditemukan lagi karena belas kasihan hanya dapat ditemukan ketika kita masih hidup di bumi ini. Setelah seorang meninggal dunia, belas kasihan tidak dapat dijangkau lagi, karena Adonai mengatakan dalam firman-Nya, “Dan sama seperti manusia ditetapkan untuk mati hanya satu kali saja, dan sesudah itu dihakimi,  (Ibrani 9:27)

Kami terus berjalan dan tiba di tempat yang sangat khusus di mana ada orang-orang yang pernah mendengarkan firman Elohim, tetapi tidak pernah ingin bertobat. Saya melihat seorang wanita dengan dua anak yang memohon dengan ibu mereka dan bertanya: “Kenapa? Kenapa engkau tidak membawa kami ke Sekolah Minggu? Kenapa engkau tidak menginjikan kami untuk pergi ke Gereja?” Dan mereka mengutuk karena mereka pernah ingin pergi ke gereja untuk mendengar firman Elohim, namun ibu mereka tidak pernah mengizinkan mereka untuk pergi ke Gereja untuk mendengar Injil.

Ia juga mengambil saya ke tempat dimana ada para pastor, penginjil, dan misionaris dan banyak orang percaya yang berada di sana untuk alasan kesalahan yang berbeda.
Saya melihat seorang pendeta yang menarik perhatian saya. Orang ini tidak pernah percaya pada kuasa Roh Kudus, berbicara dalam bahasa lain, atau baptisan Roh Kudus [Baca Yohanes 14, 16; Matius 12:32; Kisah Rasul 1:8 dan 2:4]. Dia juga tidak pernah percaya pada kesembuhan dari Adonai. Namun sekarang, dia memohon belas kasihan, dan untuk satu kesempatan lagi untuk pergi keluar dan memberitahu dunia bahwa berbicara dalam bahasa roh adalah nyata, bahwa Roh Kudus adalah nyata, dan bahwa ada kebebasan nyata dalam Injil Adonai. Tapi sudah terlambat baginya, dia tidak bisa meninggalkan tempat itu karena waktu untuk ia bertobat dari kejahatannya hanyalah ada sementara dia berada di bumi. Bahkan ketika ia menjadi anggota gereja evangelis Kristen dan seorang pendeta, namun, ia belum mendapat rahmat [Markus 11:25-26].

Kesempatan untuk bertobat adalah sementara Anda hidup di bumi, sebab setelah kehidupan ini kesempatan itu tidak ada lagi.

Ada juga seorang misionaris di sana karena dia meminta uang untuk membuka misi di Afrika, tetapi dia hanya menggunakan setengah dari uang itu. Sisa uang ia pakai untuk dirinya sendiri, dan sekarang dia memohon belas kasihan di tempat itu dan kesempatan lain untuk memberikan kembali uang yang bukan miliknya. Dia ingat bagaimana dia berbohong untuk mengambil uang yang bukan miliknya dan memohon belas kasihan dan pengampunan. Tapi ketika ia melihat belas kasihan tidak dapat diberikan kepadanya, ia mengutuk Yeshua Ha Mashiah.

Saya ingin memberitahu Anda, itu sama sekali berbeda ketika Anda hidup di bumi dengan ketika Anda berada di tempat siksaan. Di neraka, Anda mendengar teriakan dan erangan teror dan rasa sakit di tenggorokan orang-orang yang pernah di dalam gereja memuji nama Yeshua. Sekarang di tempat itu mereka berseru dan meminta rahmat bagi dosa-dosa mereka, tapi begitu di bumi ini mereka memiliki kesempatan itu. Sekarang, mereka hanya menunggu Penghakiman Terakhir dan Kekal.

Ada juga pendeta di sana karena mereka merampok persepuluhan dan persembahan dari gereja-gereja mereka. Sekarang, mereka ingin hanya satu kesempatan saja yang tidak dapat diberikan lagi – satu kesempatan lagi hanya dapat ditemukan di bumi ini. Mereka menghabiskan waktu siang dan malam dengan tangisan yang tanpa henti untuk menyesali semua pekerjaan jahat mereka. Kesempatan untuk bertobat adalah sementara Anda hidup di bumi, sebab setelah kehidupan ini kesempatan itu tidak ada lagi.

Mereka yang mati tanpa Yeshua Ha Mashiah pergi ke neraka, dan mereka yang mati bersama dengan Yeshua Ha Mashiah menerima hidup kekal di surga bersama-Nya. Banyak orang percaya bahwa kematian tubuh hanya menghentikan eksistensi ini dan bahwa tubuh mereka akan masuk ke bumi. [Tetapi sesungguhnya] pada saat kematian, kehidupan nyata dimulai dan kepribadian nyata dari orang percaya atau orang berdosa muncul dan mulai hidup, entah itu dalam kemuliaan Elohim atau di dalam penghukuman dan rasa malu yang kekal. Pilihan ini Anda buat hari ini dan sekarang; tepat pada saat ini ketika Anda dapat memikirkan dan merenungkan di mana Anda ingin menghabiskan kekekalan Anda. Apakah Anda ingin menghabiskan kekekalan di neraka atau dalam kemuliaan Elohim? Pada jam ini Anda masih dapat memutuskan.

[Iblis berwajah wanita cantik, remajapun ada di sana]
Kami terus berjalan dan tiba di tempat yang mengerikan di mana ada setan dari segala jenis, ukuran dan bentuk. Ada yang hanya satu tangan, satu mata dan satu kaki, dan ujung kaki itu seperti kuku dari seekor anak kuda. Wajah mereka seperti setengah dari wajah manusia, tapi sisa setengah lainnya kosong. Saya bertanya kepada Adonai, “Adonai apa ini? Apa itu?” Dan Dia berkata, “Ini adalah iblis kehancuran, di rumah-rumah semua orang yang hilang. Ini adalah setan yang akan menghancurkan dan menghancurkan tanpa istirahat, hari demi hari.”  Siksaan di tempat  ini adalah mengerikan – begitu mengerikan bahwa jiwa-jiwa tersebut tidak bisa berhenti melupakan semua hal yang mereka pernah lakukan ketika di bumi, seperti ditulis dalam Lukas 16:19-31 tentang seorang kaya yang mati dan masuk neraka dan sangat kehausan, ia teringat akan keluarganya yang masih hidup.

Dalam cara yang sama, hari ini Anda memiliki nabi Elohim yang mengabarkan Injil Adonai di bumi ini. Anda telah mendengar Firman Elohim, dan sekarang adalah waktu untuk bertobat. Tak seorang pun dari yang mati akan datang untuk menyelamatkan Anda karena Dia yang dapat menyelamatkan jiwa Anda, Yeshua dari Nazaret, telah dibangkitkan dari orang mati, dan sekarang duduk di sebelah kanan Bapa siap untuk menyelamatkan Anda Tidak ada orang lain dapat menyelamatkan Anda. Ada tertulis dalam kitab Kisah Para Rasul 4:12, ”Dan keselamatan tidak ada di dalam siapapun juga selain di dalam Dia, sebab di bawah kolong langit ini tidak ada nama lain yang diberikan kepada manusia yang olehnya kita dapat diselamatkan.” Hanya di dalam Yeshua saja. Ketika saya mengingat semua rasa sakit itu, saya masih merasakan semua rasa sakit dan ketakutan dalam jiwa saya dalam mengingat bahwa ada anak-anak muda di tempat yang berusia antara 12 dan 14 tahun. Mereka juga menyesali banyak hal yang mereka lakukan di sini di bumi Ada banyak yang percaya bahwa anak-anak mereka tidak akan hilang atau pergi ke neraka karena mereka begitu muda. Tapi saya ingin menceritakan kepada Anda, jika anak Anda tidak hidup dalam jalan-jalan Adonai, dan mereka sudah dapat membedakan antara baik dan jahat mereka juga akan tiba ke tempat siksaan sebab itu telah tertulis dalam Wahyu 20:12, “Dan aku melihat orang-orang mati, besar dan kecil, berdiri di depan takhta itu. Lalu dibuka semua kitab. Dan dibuka juga sebuah kitab lain, yaitu kitab kehidupan. Dan orang-orang mati dihakimi menurut perbuatan mereka, berdasarkan apa yang ada tertulis di dalam kitab-kitab itu.” Semua orang yang dapat memahami dan dapat membuat perbedaan antara baik dan jahat kelak akan berdiri di hadapan Adonai [untuk diadili]; tidak ada yang tersembunyi dari mata Adonai.

[Nasehat untuk hidup sesuai firman YAHWEH, kesukaan para setan]
Kami melanjutkan perjalanan sampai kami datang ke sebuah tempat semacam stadion sepak bola. Di sini ada setan-setan mentertawi jiwa-jiwa manusia yang telah terhilang. Mereka mengejek orang-orang itu, dan menyiksa mereka yang telah dibuat serupa dengan gambar Elohim.

Para setan menarik putus bagian-bagian tubuh manusia tersebut dan menyembunyikannya, membuat pemiliknya mencari bagian yang hilang tersebut. Semua ini membuat para setan merasa senang sebab itu menyebabkan nyeri  dan siksaan hebat, yang adalah apa setan-seperti yang paling. Hal ini seperti apa yang tertulis dalam Yohanes 10:10 “Pencuri datang hanya untuk mencuri dan membunuh dan membinasakan…” Hal ini tidak seperti ketika Anda berada di sini duduk di sebuah kursi dan Anda dapat meminta air dan meminumnya. Di tempat itu, orang meminta air dan belas kasihan; di tempat itu orang bahkan menyesali hari mereka dilahirkan. Di Neraka, orang yang menyesal bahwa mereka tidak bertemu Yeshua. Juga, banyak yang bertemu Yeshua menyesal bahwa mereka pergi dari-Nya. Tapi itu sudah terlambat. Saya ingin memberitahu Anda bahwa jika Anda telah berjalan jauh dari jalan Adonai, jika Anda telah berjalan terpisah dari-Nya, hari ini adalah waktu untuk kembali! Jangan malu dari apa yang teman-teman Anda mungkin mengatakan, jangan memikirkan apa ayahmu, pacar Anda atau saudara Anda mungkin mengatakan. Pikirkan apa yang Adonai berkata dalam firman-Nya: mereka yang malu-Nya di bumi ini, Dia juga akan malu di surga (Lukas 9:26, Sebab barangsiapa malu karena Aku dan karena perkataan-Ku, Anak Manusia juga akan malu karena orang itu, apabila Ia datang kelak dalam kemuliaan-Nya dan dalam kemuliaan Bapa dan malaikat-malaikat kudus).

Di Neraka, orang yang menyesal bahwa mereka tidak bertemu Yeshua. Juga, banyak yang bertemu Yeshua menyesal bahwa mereka pergi dari-Nya. Tapi itu sudah terlambat.

Sudah saatnya bagi Anda untuk lari ke hadirat Elohim; sudah waktunya bagi Anda untuk mencari keselamatan. Jangan mencari gedung gereja, tetapi melihat ke arah Yeshua Ha Mashiah. Jangan mencari gereja yang membuat Anda merasa baik, tetapi carilah gereja di mana Roh YAHWEH hidup, dan bertobatlah dari dosa-dosa Anda! Ini adalah waktu untuk pertobatan, sekarang adalah waktu untuk berseru kepada Adonai dan mengatakan kepada-Nya: “Adonai Aku mengakui bahwa saya belum diselamatkan, Adonai Aku mengakui bahwa aku tidak dapat mencapai keselamatan sendiri.” Jika ini adalah situasi Anda ketika Anda membaca kesaksian ini, hanya lari ke Yeshua Ha Mashiah! Hidup Anda dalam bahaya, Firman Adonai berkata bahwa Dia akan datang seperti seorang pencuri di malam hari. (1 Tesalonika 5:2, karena kamu sendiri tahu benar-benar, bahwa hari Tuhan datang seperti pencuri pada malam).

Kami terus mengamati apa yang setan-setan lakukan kepada mereka yang disiksa. dalam siksaan. Mereka mengambil mata dan menyembunyikannya. Kami melihat orang-orang menyeret diri  mereka sendiri dalam rasa sakit untuk mencarinya. Bagi setan, itu adalah sukacita yang besar untuk melihat orang itu. Setan lainnya mengambil bagian dari kaki untuk menonton dia melompat dan berjalan pincang, mencari bagian tubuh yang hilang, untuk setan yang lain mereka mencabut tangan manusia hanya untuk tertawa tentang rasa sakit orang tersebut rasakan. Saya ingin memberitahu Anda bahwa mereka yang telah bertemu Adonai Yeshua dan pernah berjalan di jalan-Nya, tetapi mati di dalam dosa, mereka menerima hukuman ganda! Sebagai Firman Adonai berkata Markus 12:40, yang menelan rumah janda-janda, sedang mereka mengelabui mata orang dengan doa yang panjang-panjang. Mereka ini pasti akan menerima hukuman yang lebih berat.” Yakobus 4:17, Jadi jika seorang tahu bagaimana ia harus berbuat baik, tetapi ia tidak melakukannya, ia berdosa.

Mereka yang tahu bagaimana berbuat baik, tetapi berbuat jahat akan menerima kutukan ganda. Mereka yang tidak pernah tahu Adonai juga memiliki siksaan dan rasa sakit, tetapi lebih lumayan daripada orang-orang yang mengenal Yeshua dan murtad.

Saya hanya ingin memberitahu Anda, bahwa ketika kami berada di tempat itu, saya merasa teror yang tidak dapat dikatakan dalam jiwa saya, meskipun saya tahu bahwa di sini orang tidak berpikir dengan cara itu. Saya merasakan seperti rasa sakit dan belas kasihan untuk semua jiwa-jiwa yang menangis dan minta ampun. Yeshua berkata, “Saya akan menunjukkan bagaimana hal-hal lain  yang masih menunggu untuk semua orang yang terhilang.”

Kami melewati tempat itu, dan tiba di sebuah sel yang berbeda yang terbakar pada tepi-tepinya. Di dalamnya ada jiwa-jiwa menangis dan menderita dan saya mulai melihat apa yang terjadi dengan mereka. Mereka yang berada di siksaan dengan api yang tampak seperti gas adalah orang-orang yang dulu pernah berdiri di altar Elohim. Mereka telah memimpin pertemuan gereja dan memberitakan firman Adonai. Mereka orang-orang yang pernah mengusir setan dan berbicara dalam bahasa roh, tapi sekarang berada di siksaan oleh sebab suatu hari mereka membuat keputusan untuk berjalan keluar dari jalan-jalan Elohim yang kudus. Kami berdiri di sana menyaksikan semua mereka yang menderita terbakar dalam api, yang tertinggal hanyalah tulang-tulang hangus berwarna abu-abu, tetapi mereka masih bisa merasakan sakit. Mereka juga bisa berbicara, mereka bisa meminta ampun ketika mereka merasa bahwa Adonai sedang berjalan melewati mereka pada saat itu. Mereka berteriak dengan teriakan keras: “Yeshua mohon kasihanilah kami!”

[Lebarnya jalan menuju Neraka, kehidupan Kristen yang palsu, hamba YAHWEH yang tidak mau mengampuni]
Kami terus berjalan sampai kami tiba di suatu tempat dan Adonai berkata: “Lihatlah pada jalan yang lebar ini.” Aku berdiri melihat jalan dan melihat banyak orang percaya dengan Alkitab di tangan mereka. Tangan mereka terangkat, beberapa dari mereka berdoa beberapa dari mereka berseru. Jalan Adonai berlanjut ke kanan, tetapi mereka terus berjalan lurus ke neraka, dan saya bertanya Adonai mengapa mereka berjalan seperti itu. Dia berkata kepada saya: “Mereka memiliki kehidupan ganda, mereka hidup  di dalam dua kehidupan: satu kehidupan di Rumah Doa-Ku, dan satu kehidupan lagi di rumah mereka sendiri.” Dan aku berkata kepada Adonai:  “Tapi Adonai, orang-orang ini datang dari memuji Nam-Mu!” Dan Dia berkata: “Ya, dan bahkan ketika mereka menangis, berteriak, dan mengatakan hal-hal baik tentang Saya atau kepada Saya, hati mereka penuh dengan perzinahan, penuh dengan kejahatan, penuh kebohongan, penuh penipuan, penuh kebencian, penuh akar kepahitan, penuh dengan pikiran buruk.” Lalu, aku memahami apa yang tertulis dalam Alkitab Matius 7:21, Bukan setiap orang yang berseru kepada-Ku: Adonai, Adonai! akan masuk ke dalam Kerajaan Sorga, melainkan dia yang melakukan kehendak Bapa-Ku yang di sorga.

Ada saat-saat bahwa kita pikir kita melakukan hal-hal baik – bahwa kita sedang berjalan benar di depan mata Adonai. Namun sesungguhnya adalah, bagaimanapun, bahwa mungkin ada seorang saudara atau saudari yang kita mungkin tidak sukai, dan mungkin kita tidak pergi ke gereja karena saudara itu. Ketika pendeta bertanya di gereja, “Apakah kalian mengasihi Adonai?” Mereka menjawab: “Amin!,” Tetapi Alkitab mengatakan bahwa mereka yang tidak mengasihi saudara-saudara mereka dan benci saudara mereka adalah sama seperti para pembunuh, dan tidak ada pembunuh, dapat datang masuk ke dalam Kerajaan Sorga. (Matius 5:22  Tetapi Aku berkata kepadamu: Setiap orang yang marah terhadap saudaranya harus dihukum; siapa yang berkata kepada saudaranya: Kafir! harus dihadapkan ke Mahkamah Agama dan siapa yang berkata: Jahil! harus diserahkan ke dalam neraka yang menyala-nyala). Ini adalah salah satu alasan terbesar dalam gereja Adonai mengapa banyak yang tidak menyukai satu sama lain melainkan saling membenci dan masih menunggu kedatangan Adonai! Tetapi Alkitab mengatakan bahwa upah dosa adalah maut. (Roma 6:23). Banyak orang pada hari itu akan menyesal.

Beberapa dari mereka mengatakan: “Oh tidak, hari ini saya tidak akan pergi ke gereja karena saudara ini dan itu akan berkhotbah dan aku tidak menyukainya.” Tapi di tempat di neraka kamu akan berteriak untuk saudara tersebut untuk datang dan memberitakan Firman Elohim kepada Anda. Di sana, Anda akan meminta kesempatan untuk yang satu kali  tersebut, yang Anda telah benci di bumi ini, sehingga Anda dapat mendengar sekali lagi. Anda akan mengemis di tempat itu untuk mendengar setidaknya sekali lagi bahwa kata lagi. Di tempat itu, Anda akan menyesal bahwa Anda membenci saudaramu di tempat yang Anda akan menyesal bahwa Anda tidak mengikuti firman Elohim yang memberitahu Anda, “Kasihilah sesamamu manusia seperti dirimu sendiri.” Imamat 19:17-18, Janganlah engkau membenci saudaramu di dalam hatimu, tetapi engkau harus berterus terang menegor orang sesamamu dan janganlah engkau mendatangkan dosa kepada dirimu karena dia. Janganlah engkau menuntut balas, dan janganlah menaruh dendam terhadap orang-orang sebangsamu, melainkan kasihilah sesamamu manusia seperti dirimu sendiri; Akulah YAHWEH.

Di tempat tersebut [Neraka] Anda akan sangat menyesal dari semua waktu yang Anda absent dalam Gereja Adonai, akan ada tangisan dan kertak gigi sebagaimana Firman Adonai berkata pada Matius 13:42, Semuanya akan dicampakkan ke dalam dapur api; di sanalah akan terdapat ratapan dan kertakan gigi.

Anda tahu betapa sedihnya akan ada, hidup pada kehidupan Kristen yang memberitakan Injil di bumi ini, tetapi tidak pergi ke Sorga ketika Anda mati, dan jiwa Anda tidak menerima keselamatan?

Saya berpikir bahwa hari ini Anda harus merenungkan, dan berpikir apakah Anda melakukan kehendak Elohim. Jika Ha Mashiah datang hari ini akankah Anda pergi dengan Dia?

Saya ingin memberitahu Anda dengan panggilan ini [bertanyalah pada diri Anda sendiri]: Renungkan hari ini! Apakah saya ingin masuk ke Sorga? Apakah kehidupan Kristen yang saya hidupi ini menyenangkan Elohim?

Hari ini, masih waktu untuk mengenali kesalahan Anda dan untuk mengubah hati Anda kepada Adonai. Hari ini adalah hari untuk kembali kepada Adonai! Hari ini adalah hari dimana Anda menerima Yeshua sebagai Juruselamat pribadi Anda dan melarikan diri dari ruang bawah tanah neraka.
Anda tahu beberapa orang berpikir, “Yah, tidak peduli ke mana Aku pergi, tidak peduli apa yang akan terjadi setelah ini. Saya akan menikmati hidup ini.”

Tapi saya dapat memberitahu Anda, untuk menikmati kehidupan ini adalah berjalan bergandengan tangan dengan Yeshua Ha Mashiah; Untuk menikmati kehidupan ini adalah menghabiskan waktu di rumah Adonai. Anda tidak menikmati kehidupan ini di bar, dengan minuman keras, atau dengan perempuan. Anda menikmatinya di rumah Adonai. Tidak seperti mereka yang datang ke rumah Adonai hanya untuk beberapa saat yang menyenangkan, kita harus mencari Adonai dalam roh dan kebenaran, meminta Dia untuk belas kasihan bagi mereka yang masih berjalan pada jalan kematian dan dosa.

Kami terus berjalan di dalam tempat itu, dan mengejutkan orang-orang yang percaya bahwa mereka benar-benar suci sementara di bumi, sekarang meminta belas kasihan dan kesempatan lain. Mereka yang ada di sana mengatakan: “Adonai mohon kasihanilah aku!” Saya merasakan rasa sakit yang berat ketika saya mulai melihat bagaimana orang-orang menyeret diri mereka sendiri di tempat itu, minta ampun dan meminta pengampunan.

[Seorang Penginjil di Neraka, kebanyakan orang tidak tahu kapan ia mati, menghakimi saudara sendiri]
Kami tiba di tempat di mana seorang wanita berbuat seperti ia membaca Firman Elohim, dan berkhotbah tentang Yohanes 3:16: Karena begitu besar kasih Allah akan dunia ini, sehingga Ia telah mengaruniakan Anak-Nya yang tunggal, supaya setiap orang yang percaya kepada-Nya tidak binasa, melainkan beroleh hidup yang kekal. Aku bertanya kepada Adonai, “Mengapa wanita tersebut di sini jika dia bisa mengingat apa yang dia khotbahkan dan memberikan pesan Injil? Kenapa dia di tempat ini?”

Dia menjawab dan berkata, “Karena ia tidak pernah bersedia memaafkan suaminya. Dia tidak pernah berhasil untuk memaafkan suaminya.”
Matius 6:14-15 Karena jikalau kamu mengampuni kesalahan orang, Bapamu yang di sorga akan mengampuni kamu juga. Tetapi jikalau kamu tidak mengampuni orang, Bapamu juga tidak akan mengampuni kesalahanmu.”
Wanita itu telah menggembalakan sebuah gereja penginjilan selama 35 tahun. Sekarang dia mengemis untuk satu kesempatan lagi untuk memaafkan suaminya.

Saya ingin memberitahu Anda, jika Anda memiliki masalah dengan suami atau istri Anda, pengampunan tersedia hari ini. Hari ini adalah saat Anda harus menyatakan kepada pasangan Anda: “Maafkan saya, atau, saya memaafkanmu atas apa yang telah kamu lakukan kepada saya.” Buatlah perdamaian. Matius 5:25: Segeralah berdamai dengan lawanmu selama engkau bersama-sama dengan dia di tengah jalan, supaya lawanmu itu jangan menyerahkan engkau kepada hakim dan hakim itu menyerahkan engkau kepada pembantunya dan engkau dilemparkan ke dalam penjara.

Jika Yeshua memanggil Anda untuk hari ini kehadiran-Nya, akankah Anda datang? Firman Adonai berkata pada Matius 5:7 Berbahagialah orang yang murah hatinya, karena mereka akan beroleh kemurahan.

Jika Anda salah satu dari mereka yang menangis di kehadiran Adonai, menangis di hadapan Roh Kudus, Anda masih di bawah kasih karunia dan rahmat Adonai. Tapi jika Anda merasa bahwa Anda tidak bisa menangis lagi di hadapan Adonai, jika Anda merasa bahwa Anda tidak bisa berdoa lagi, jika Anda telah meninggalkan kehidupan doa Anda, ijinkan saya memberitahu Anda bahwa Anda berada di bawah bahaya besar.

Kau tahu, pengampunan adalah sesuatu yang spesial, wanita ini tidak pernah memaafkan. Setelah 35 tahun kerja keras untuk Elohim, wanita ini kehilangan semuanya itu pada ujungnya.
Renungkan itu hari ini! Lakukan hari ini! Bagaimana Anda menjalani kehidupan Anda? Bagaimana Anda ingin menghabiskan waktu kekekalan Anda?

Saya memiliki saudara biologis yang mengatakan: “Pada hari itu aku mati, aku akan pergi ke neraka dan membiarkan iblis menusuk saya dengan bara, dan saya akan membantu setan untuk memasukkan batu bara dalam api.” Tapi, biarkan saya memberitahu Anda bahwa penghakiman Adonai telah datang kepadanya. Sementara saya merekam pesan ini ia berbaring sakit dengan AIDS di tubuhnya, dan sekarang ia memohon pada Adonai untuk sebuah kesempatan. Dia telah membalikkan hatinya kepada Adonai dan bertobat karena dia tidak berpikir dengan cara yang sama lagi. Sekarang dia tidak ingin pergi bahwa tempat siksaan. Karena rahmat Elohim, saudaraku telah menerima Yeshua sebagai penyelamat hidupnya. Kakak saya punya kesempatan karena penyakit yang sedang berlangsung dalam hidupnya. Tapi kebanyakan orang tidak tahu kapan mereka akan mati.

Kami terus berjalan dan tiba di puncak, di mana ada sekelompok orang yang menyebut diri “orang-orang Kristen Injili.” Yeshua menerangkan mengapa mereka ada di neraka. Di lingkungan tempat mereka tinggal, ada seorang pria yang pernah menjadi pecandu alkohol dan kemudian menjadi orang Kristen [ia telah bertobat]. Pada suatu hari istrinya mendapat sakit parah. Dia mulai mengetuk pintu ke pintu, mencari pertolongan untuk membawa isterinya ke Rumah Sakit. Ia berkata kepada mereka, ”Isteriku sakit keras. Saya memerlukan Anda untuk memberi pinjaman uang untuk membawa dia ke Rumah Sakit.”

Orang-oran Kristen ini menjawab: “Itu adalah apa yang Anda katakan! Tidak, Kami tidak punya uang di sini!” Dan ia pergi ke rumah yang lain dan juga mengatakan padanya, “Saya tidak punya uang! Saya sendiri butuh uang!” Dan seterusnya ia pergi dari pintu ke pintu saudara-saudara meminta uang untuk transportasi untuk membawa istrinya ke rumah sakit. Tapi tak satu pun dari mereka memberinya apa-apa, dan istri pria itu meninggal.

Seorang dari orang-orang Kristen ini memberi alasan: ”Sudahkan kamu lihat saudaraku, pelajaran yang kami telah ajarkan kepada pemabuk? Ia menginginkan uang  untuk pergi ke bar-bar dan minum bir, tapi saya tidak memberi kepadanya satu senpun!

”Saudara-saudara” lainnya juga mulai menceritakan kisah tentang bagaimana orang itu datang kepadanya dan seterusnya sampai semua dari mereka bercerita. Sekarang di Neraka, mereka berada di dalam api dan disiksa, dan menyesali dengan sangat kejahatan mereka (Matius 23:31-46).

Renungkan itu hari ini! Lakukan hari ini! Bagaimana Anda menjalani kehidupan Anda? Bagaimana Anda ingin menghabiskan waktu kekekalan Anda?

Orang-orang ini diikat dengan tali , dan dibakar. Kulit-kulit mereka terkelupas dan jatuh dari tubuh-tubuh mereka, dan disana siksaan tidak pernah berhenti. Mereka mengingat semua kejahatan yang mereka telah perbuat.

Saya ingin memberitahu Anda bahwa rasa sakit dan siksaan ini adalah permanen, siksaan yang tidak memiliki akhir tidak pernah berakhir. Semua orang mengingat betapa banyaknya kejahatan mereka dalam hati mereka.

Dengarkan ini! Ini bukan film! Ini bukan penemuan atau dongeng. Ini adalah sesuatu yang benar-benar terjadi! Ini adalah sesuatu yang terjadi dalam hidup saya!
[Kehidupan lama Penginjil Carmelo Brenes, undangan untuk kembali hidup benar]
Tolong dengarkan saya baik-baik. 
Saya adalah seorang Kristen Injili.
Saya telah menerima Yeshua
Saya berdoa untuk yang sakit dan Adonai menyembuhkan mereka
Saya berdoa untuk yang lumpuh dan Elohim menyembuhkan mereka.
Saya mengusir setan dan berbicara dalam bahasa roh yang baru,

Tetapi dalam kehidupan saya telah masuk roh kesombongan yang membuat saya memandang pendeta saya secara rohani lebih rendah dari saya. Dalam beberapa kesempatan, orang pergi ke gereja mencari pendeta saya untuk di doakan agar sembuh. Ketika tidak ada yang terjadi, mereka datang pada hari berikutnya kepada saya. Saya datang kepada mereka dan hanya mengatakan sepatah kata, dan Elohim menghormati kata-kata yang saya katakan.

Saya mulai berpikir bahwa itu karena saya,
bahwa saya adalah salah satu yang menyebabkan pekerjaan Elohim.
Dalam kesombongan saya, saya berpikir bahwa saya adalah special.
Dalam pemahaman saya sendiri, saya adalah seorang pria yang sangat berkarunia atau seseorang yang khusus.

Saya tidak bisa mengerti bahwa itu adalah rahmat Elohim yang dalam hidup saya, sampai saya tiba di Neraka dan Adonai mengatakan, “Saya bukan Adonai para orang yang sombong hati.” 

Kemudian, saya bisa mengerti bahwa banyak dari kita berdiri di altar penuh dengan kesombongan dan kemulian yang hampa.

Banyak, yang menyanyikan pujian kepada kepada Elohim dengan suara-suara yang indah, mulai menjadi penuh kesombongan.
Banyak orang yang memberitakan firman Elohim, dan digunakan oleh Dia mulai berpikir bahwa mereka terlalu penting.
Banyak dari mereka yang bekerja di dalam pelayanan pelepasan juga penuh dengan kesombongan.

Saya ingin mengatakan kepada Anda bahwa Elohim melihat semuanya, dan mengetahui hati kita.

Jika Anda memiliki kebanggaan yang hampa, kesombongan, atau arrogan di dalam hati Anda,
Jika Anda memandang rendah saudaramu atau pendetamu, harap bertobatlah dari dosa-dosamu dengan segera!
Adalah lebih baik direndahkan dihadapan manusia daripada dihadapan Elohim.

Saya berharap Anda dapat melihat tempat ini, seperti saya telah melihatnya.
Saya berharap Anda dapat mendengar jeritan-jeritan kutukan, perasaan terror yang telah saya rasakan, dan melihat penghakiman akhir mereka, sehingga Anda dapat mengerti.

[Iblis berbentuk wanita-wanita cantik, menghujat Roh Kudus]
Kami melanjutkan perjalanan, dan tiba di suatu tempat, semacam ruang tunggu. Kami melihat sebuah setan berteriak, dan setan-setan lainnya datang di depan setan yang memanggil tersebut. Dua dari mereka ada dalam bentuk dua wanita cantik. Pekerjaan keduanya ini adalah menghancurkan para hamba-hamba YAHWEH, dan membawa para pelayan YAHWEH kedalam dosa.

Mereka yang melayani YAHWEH haruslah hati-hati terhadap jebakan-jebakan setan. Satan ingin menghancurkan kehidupan Anda, mereka dapat menggunakan orang-orang yang dekat kepadamu, mereka yang tidak berjalan dekat dengan Yeshua. Mereka dapat menjadi intrumen dari setan.

Setan juga memiliki roh-roh jahat yang dapat merubah dirinya menjadi manusia. Mereka pergi masuk ke gereja-gereja mencari wanita-wanita muda, dan bahkan wanita-wanita yang telah menikah, memimpin mereka kedalam dosa, menghancurkan pernikahan dan kehidupan.

Di Neraka, saya juga melihat seorang laki-laki menghujat melawan Roh Kudus (Lukas 12:10). Ia disini memohon belas kasihan, dan menjerit-jerit kesakitan. Seluruh wajah dan tubuhnya penuh dengan belatung. Ia mencoba membuang mereka, tetapi semakin banyak yang datang. Sakitnya tidak tertanggung. Markus 9:44.

Orang ini sangat kuatir tentang anggota keluarganya yang lain tiba di tempat tersebut. Jika Anda benar-benar mengasihi keluargamu, beritakanlah firman Elohim kepada mereka, sehingga mereka terbebas dari Neraka. Kisah Rasul 16:31 dan Matius 10:28.

Anda tahu ada banyak alasan mengapa begitu banyak orang Kristen di neraka. Itu kedengarnya gila, tetapi itu disebabkan oleh karena kebohongan-kebohongan. Tetapi kita harus ingat bahwa kebohongan yang “sederhana” yang membuat Elohim membunuh Ananias dan Saphira sementara mereka ada di bait Elohim. Kisah Rasul 5:3-10.

Banyak orang Kristen di Neraka oleh sebab mereka melakukan kebohongan, yang nampaknya ringan, kepada pendeta mereka. Mereka tidak sadar bahwa mereka sesungguhnya juga berbohong kepada Elohim. Dan Alkitab memperingatkan kita  bahwa tidak ada pemabuk, pezinah, penyembah berhala, dan pembohong akan mewarisi Kerajaan Sorga (Wahyu 21:8; 1 Korintus 6:9-10).

Anda harus tahu bahwa meskipun Anda mengklaim ada sebagai orang Kristen [lahir baru], Anda masih tetap ada najis di hadapan Elohim jika Anda tetap berbuat dosa. Saya secara pribadi telah dipakai oleh Elohim, tetapi memiliki kesombongan di dalam hatiku [sebelum kecelakaan yang membuat pendeta ini meninggal].  Ingat Matius 7:21-23.

Jika Anda seorang Kristen yang suam, murtad, atau hidup dengan dua kehidupan [Kristen dan juga duniawi], tundukanlah kepala Anda sekarang juga di hadapan Elohim, dan memohon pengampunan, bersedialah keluar dari perbuatan-perbuatan jahat.

Jika Anda belum menerima Yeshua ke dalam hidup Anda, dan ingin menerima Dia sebagai Juruselamat Anda, Anda bisa berdoa seperti ini:

“Adonai (Tuhan) Yeshua, pada saat ini saya dihadapan Engkau, memohon ampun dari dosa-dosaku dan semua kesalahanku. Hari ini saya mengakui segala kejahatan yang telah saya perbuat di dalam kehidupanku, saya memohon Engkau untuk masuk kedalam hatiku.
Hari ini saya menerima Engkau sebagai satu-satunya Juruselamat yang berkuasa untuk hidupku. Amin  

Hak cipta dari artikel ini dimiliki oleh penjalabaja.wordpress.com. Artikel ini boleh diperbanyak dengan syarat alamat blog disertakan dengan lengkap dan bukan untuk tujuan komersial. Persiapkan Jalan Bagi Raja

Ex-Wahabbi, Mutee’a Al-Fadilah, menemukan kebenaran Alkitab

Diterjemahkan dari: Amazing Love

[Ajaran sesat Islam Wahabbi; siap berjuang bersama Osama bin Laden]
Saya seorang ex-Muslim Wahabbi yang dilahirkan dalam sebuah keluarga Muslim dan dibesarkan sebagai seorang Muslim di Arab Saudi. Sepanjang kehidupan saya di Saudi saya dibesarkan sebagai pengikut muslim yang sangat taat menganut dan menerapkan ajaran Islam ke dalam setiap aspek kehidupan saya. Pengajaran ini termasuk keyakinan bahwa Islam adalah agama terakhir di bumi; adalah satu-satunya agama yang berkenan kepada Allah, adalah cara untuk Surga, mereka yang tidak menerima Islam sebagai iman mereka ditakdirkan untuk pergi ke neraka dan pekerjaan dan ibadah mereka tidak akan menyelamatkan mereka kecuali mereka menerima Allah (nama pujaan umat Muslim) sebagai Elohim (God) mereka dan Muhammad sebagai utusan-Nya, keselamatan bagi umat Islam adalah melalui usaha [perbuatan baik manusia] dan [inipun] tidak pernah dijamin kecuali mereka yang bersedia untuk mati bagi nama Allah, Muslim-muslim lebih hebat dari semua orang lain, semua orang bukan Muslim dianggap kafir, ini termasuk orang Kristen, Ha Mashiah (Kristus) hanyalah manusia biasa dan seorang nabi yang dikirim oleh Allah, bahwa Dia bukan Elohim atau Anak Elohim, Dia tidak pernah disalibkan, tidak pernah mati di kayu salib, dan tidak pernah dibangkitkan dari antara orang mati, dan bahwa Ia naik ke Sorga untuk diselamatkan dari penganiaya-Nya dan akan kembali lagi pada akhir zaman untuk mengembalikan Islam sebagai agama yang benar dari Allah, untuk menghancurkan salib, membunuh anti-Mashiah (anti-Kristus), dan untuk memurtadkan orang-orang Kristen ke Islam. Tapi yang paling menarik adalah bahwa saya dibesarkan belajar untuk MEMBENCI semua yang tidak menyembah Allah, yang tidak mengikuti Muhammad, dan tidak beriman kepada Islam, termasuk Kristen dan Yahudi. Sederhananya, saya adalah musuh Ha Mashiah (Kristus).

Pada usia 12 tahun, saya sudah menghafal setengah isi Kuran (yang merupakan kitab suci umat Islam). Target saya adalah menghafal semuanya, karena telah diajarkan bahwa menghafal Quran dapat membantu menutup sebagian dosa-dosa kami dan membantu perbuatan baik kami pada Hari Penghakiman, dan dapat menaikkan status kami di Surga.
Di awal tahun 1980-an, saya siap mati di dalam nama Allah bersama banyak anak muda lainnya pergi ke Afghanistan untuk memerangi Uni Soviet, berpihak pada Osama Bin Laden (yang dianggap sebagai seorang pahlawan untuk mereka pada waktu itu). Jika bukan karena permohonan ibu saya tidak berangkat  saya tentunya sudah pergi, karena aku percaya bahwa upah yang menunggu orang-orang Muslim yang meninggal dalam nama Allah jauh lebih baik dan lebih besar dari Muslim lain yang memilih untuk tidak berperang di jalan Allah, jika dan hanya jika, bila mereka masuk surga. Tambahan bahwa itu dijamin masuk Sorga bagi mereka yang mati dalam nama Allah dengan semua dosa mereka diampuni, dan menerima imbalan yang jauh lebih baik dari hadiah orang lain mungkin menerima.

[Mengerti isi Kuran membuat imannya kandas; kuliah di negeri Barat; menyaksikan kehidupan orang Kristen; bertekad menyelidiki ”siapakah Yeshua sebenarnya?”]
Namun ketika saya bertambah besar, di akhir tahun-tahun masa remajaku, saya mulai menguraikan dan mengerti bahasa Kuran jauh lebih baik, dan saat-saat itu saya telah melihat pesan-pesan kebencian terhadap kafir [panggilan dalam Islam bagi semua orang yang bukan Muslim], saya tidak merasa nyaman dan tidak suka dengan semua pesan ini, tidak juga saya bisa membenarkannya atau memahaminya. Saya tidak percaya bahwa Elohim dapat membenci ciptaan-Nya sendiri hanya karena mereka tidak menerima Dia. Saya berpikir bahwa belas kasihan dan kasih Elohim haruslah lebih besar dari itu dan di atas semua itu. Tetapi bercerita pikiran-pikiran seperti itu atau keraguan tentang iman saya kepada orang lain akanlah menyebabkan saya banyak kesulitan dan akan membahayakan keselamatan saya (karena hukuman meragukan, menghujat Allah dan meninggalkan Islam adalah kematian).

Setelah lulus dari Akademi di Saudi saya ingin melanjutkan pendidikan sarjana saya di negara Barat, tapi ini menimbulkan dilema bagi saya. Dilemanya ialah bahwa Islam mengajarkan pengikutnya untuk tidak berteman dengan orang Kristen dan Yahudi, dan dunia Muslim benar-benar percaya bahwa semua negara-negara Barat sederhananya ialah orang Kristen dan Yahudi. Keyakinan demikian tersebut benar-benar diyakini oleh umat Islam bahwa Barat pada dasarnya dilahirkan Kristen dan mereka mewarisi Kristianiti dari orang tua mereka, seperti Muslim mewarisi Islam melalui kelahiran.

Di akhir tahun 80-an saya tiba di negara Barat, dipenuhi dengan ketakutan dan ketidak nyamanan karena saya akan berhadapan dengan ornag Kristen dan mungkin kehilangan perbuatan baik oleh karena hubungan saya dengan mereka (seperti yang tercantum dalam Surah 5:51, 57 di Kuran), namun saya tahu bahwa untuk mendapatkan pendidikan terbaik, adalah penting bahwa saya pergi ke negara Barat dan melanjutkan pendidikan lebih tinggi saya di salah satu perguruan tinggi mereka.

Setelah tinggal di sebuah asrama selama sekitar satu bulan, aku mulai merasakan kebutuhan untuk menjadi lebih akrab dengan budaya dan cara hidup di negara baru saya. Selain itu, meskipun saya pikir saya tahu bagaimana berbahasa Inggris dengan baik, ternyata bahwa percakapan bahasa Inggris yang diucapkan di negara Brat jauh lebih sulit dipahami daripada yang pernah saya bayangkan karena penggunaan idiom yang berbeda, meskipun saya tidak akan pernah berpikir atau bermimpi bahwa bahasa Inggris akan menjadi masalah bagi saya. Tapi ini adalah rencana Elohim bagi saya untuk menarik saya kepada Dia melalui serangkaian kesulitan-kesulitan.
Pada waktu itu saya mendengar sebuah program yang dirancang untuk membantu para siswa internasional melalui bekerja sama dengan dengan keluarga-keluarga Barat dalam rangka untuk membantu para siswa internasional belajar lebih banyak tentang budaya dan cara hidup, dan untuk mengatasi hambatan bahasa.
Sedikit yang saya tahu bahwa organisasi ini sebenarnya adalah yayasan Kristen, karena jika saya tahu tentunya saya TIDAK AKAN PERNAH mendaftar pada mereka. Maka saya mendaftarkan diri untuk itu, sebuah keputusan yang akan menguncang fondasi utama dari siapa saya telah ada dan mengubah arah kehidupan saya selamanya.
Hampir dua minggu setelah pendaftaran program ini, sebuah pasangan muda dari program menghubungi saya dan menunjukkan bahwa mereka adalah keluarga yang ditugaskan untuk bekerja dengan saya dan membantu saya untuk kebutuhan-kebutuhan dasar saya. Dan selama tujuh bulan ke depan, keluarga ini MENGASIHI saya dengan cara yang jauh melebihi harapan saya, sebuah KASIH yang saya tidak pernah alami sebelumnya, bahkan dari sesama muslim teman-teman Muslimku. Ada rasa damai tentang mereka yang membuat mereka sangat berbeda dari orang-orang yang ada di sekitar mereka, hal ini membuat saya benar-benar berpikir bahwa mereka bukan orang Kristen, karena jika setiap orang di sekitar saya adalah seorang Kristen kemudian kenapa keluarga ini jauh berbeda?
Kemudian pada tahun yang sama, keluarga ini mengundang saya ke rumah mereka untuk pengucapan syukur makan malam. Baru saat itulah saya menyadari bahwa mereka juga adalah keluarga Kristen, sebab mereka bertanya apakah mereka bisa berdoa, dan saya mendengar doa mereka. Saya harus mengakui bahwa hatiku tenggelam saat itu. Saya tidak pernah menyadari bahwa orang Kristen sebenarnya penuh dengan kasih dan tidak benci sebagaimana keimanan saya telah membuat itu telah tampak bagi saya. Lagi pula, keluarga ini TIDAK PERNAH menceritakan Injil kepada saya, tetapi sebaliknya, mereka menunjukkan Kristus kepada saya melalui tindakan mereka dan melalui cara hidup mereka (itu adalah sebuah kesaksian tanpa kata-kata). Pada hari itu, aku keluar dari rumah mereka dengan keraguan besar tentang iman dan ajaran-ajaran yang saya miliki. Saya lalu bersumpah untuk penelitian Kristianiti untuk mempelajari lebih lanjut tentang Yeshua yang dapat membuat perbedaan besar dalam kehidupan seseorang, Pribadi yang bisa memberikan mereka kedamaian dan sukacita yang dapat terlihat, sesuatu yang saya belum pernah lihat atau bahkan alami sebelumnya, Pribadi yang adalah sumber cahaya yang bersinar keluar dari mereka.

[Bekerja; belajar Injil Yohanes; mengalami sendiri kasih dan damai Yeshua]
Beberapa tahun kemudian (hampir 6 tahun), dan setelah lulus dari perguruan tinggi, saya bergabung dengan sebuah perusahaan lokal, dan di sana saya bertemu lagi pria Kristen yang benar-benar adalah sebuah contoh apa adalah seorang Kristen, hidup dari sebuah kehidupan orang Kristen, adalah seperti apa! Saya sangat terkesan dengan imannya, jalan-nya, kegembiraannya, damainya, dan cahaya yang bersinar keluar dari padanya. Ia tanpa diragukan lagi, berbeda dengan setiap orang di sekelilingnya. Dan ketika ia mengundang saya untuk makan malam Natal di rumahnya, saya melihat bahwa istri dan anak-anaknya adalah persis seperti dia.
Mereka sangat mirip dengan keluarga yang sebelumnya saya telah bertemu di kampus dimana benih pertama ditanam di hati saya. Saat itulah saya tidak bisa menahan rasa ingin tahuku, dan menghampiri untuk bertanya kepadanya tentang mengapa dia jauh berbeda dari orang lain di sekitarnya? Dia kemudian bercerita sebagian kesaksiannya kepada saya dan menunjukkan kepada saya bahwa dia adalah seorang Kristen lahir-baru (sesuatu yang saya tidak begitu mengerti pada waktu itu). Dia mengatakan kepada saya bahwa karena ia menerima Ha Mashiah (Kristus) sebagai Adonai (Master, Tuan) dan Juruselamat pribadinya, dia telah menjadi sebagaimana dia ada tanpa usaha di pihaknya, itu adalah Roh YAHWEH di dalam Dia (Yeshua) yang menghasilkan buah-buah yang saya saksikan pada pria ini. Meskipun, sama seperti keluarga sebelumnya, dia tidak pernah menceritakan Injil kepada saya secara langsung, sangat jelas bahwa Yeshua adalah sumber damai dan kasihnya.
Sekali lagi, saya jatuh cinta kepada Ha Mashiah yang memiliki kekuatan sedemikian rupa mengubah orang-orang ini, bahkan memiliki kekuasaan yang lebih dari pada nabiku sendiri yang saya telah saya puja sebagai meterai dari para nabi dan pribadi pujaan Elohim. Meski bagaimanapun taatnya saya, saya belum pernah merasakan kedamaian seperti dibandingkan dengan orang-orang ini. Saya benar-benar merasa malu dan malu pada diri sendiri. Mereka seperti cermin yang membongkar keburukan keberadaan batinku.
Sejak saat dan selanjutnya, Adonai telah menginjinkan saya untuk pergi melalui berbagai cobaan dan situasi dalam hidup saya, di mana saya menjadi sangat tertarik untuk mengetahui lebih banyak tentang Dia, Elohim yang benar, karena itu menjadi lebih dan lebih jelas bagi saya bahwa Allah saya sendiri TIDAK DITEMUKAN DIMANAPUN.
Dan pada awal tahun 2000, aku telah menetapkan untuk pergi ke Gereja Kristen (melawan segala iman Islam saya yang telah mengajar saya, dan melawan terhadap segala ketidak normalan, karena umat Islam tidak akan pernah pergi ke sebuah Gereja Kristen karena ini adalah dosa yang sangat besar untuk melakukan hal seperti itu dan dapat menyebabkan saya kehilangan keselamatan saya). Selama waktu 6 bulan dan melalui pelajaran Injil Yohanes di Gereja setiap hari Minggu, saya belajar siapakah Ha Mashiah sebenarnya. Perlahan dan bertahap, ke Elohiman-Nya mulai terungkap di depan mata saya, dan pesan keselamatan menjadi begitu jelas bagi saya, dan saya merasa betapa tak berdayanya saya dan bagaimana saya sangat perlu untuk diselamatkan.
Akhirnya, dan tanpa bayangan keraguan, saya menerima Ha Mashiah sebagai Adonai (Tuan) dan Juruselamat pribadiku. Dari ada sebagai seorang musuh Ha Mashiah dan Kristen secara keseluruhan, saya menjadi seorang Kristen yang dilahirkan kembali yang akan melakukan apa saja untuk melayani Yeshua Ha Mashiah, Tuan dan Juruselamat.
Segera, dalam beberapa bulan menerima Ha Mashiah, saya mengalami seperti apa rasanya memiliki hubungan pribadi dengan Tuan kekasihku; dan sepenuhnya bergantung pada-Nya dan mengalami Dia dalam hidupku. Dan selama masa ini, Dia mengungkapkan Kemuliaan-Nya yang agung kepada saya dengan cara-cara yang luar biasa sehingga saya tidak pernah dapat menolak atau meragukan kemulian-Nya, dan pekerjaan-Nya dalam hidupku. Sejak itu, hidup saya sudah berubah sepenuhnya, dan saya bukan lagi sebagaimana biasa saya telah ada. Saya tidak lagi kasar, benar sendiri (self-righteous), orang yang penuh kesombongan. Hati saya telah diganti dengan yang lebih lembut, dan aku benar-benar menjadi ciptaan baru terlihat oleh semua orang di sekitar saya. Sama seperti Alkitab berkata tentang orang-orang yang datang kepada YAHWEH dan menerima Dia sebagai Elohim mereka yang sesungguhnya:
Aku akan memberikan mereka hati yang lain dan roh yang baru di dalam batin mereka; juga Aku akan menjauhkan dari tubuh mereka hati yang keras (stone) dan memberikan mereka hati yang taat (flesh), supaya mereka hidup menurut segala ketetapan-Ku dan peraturan-peraturan-Ku dengan setia; maka mereka akan menjadi umat-Ku dan Aku akan menjadi Elohim mereka. (Yehezkiel 11:19-20)

Itu sungguh menakjubkan bagaimana setiap hal yang dikatakan dalam ayat itu lebih dari 2500 tahun yang lalu terjadi pada diriku dan terjadi pada semua orang yang mengikuti YAHWEH. Sama seperti saya telah melihat bahwa semua orang percaya di dalam YAHWEH memiliki KESATUAN hati dan KESATUAN semangat yang membuat mereka dapat dibedakan, dan mereka semua berbagi dengan pengalaman saya bahwa ELOHIM telah mengubah hati mereka dari keras seperti batu menjadi lunak dan lembut. Bagian ini saja adalah sebuah kesaksian yang besar untuk saya bahwa apa yang saya alami bukanlah perasaan diawan-awan sebagaimana beberapa orang menyebutnya, itu adalah perubahan yang BENAR dan NYATA.

[Menjadi pengikut Yeshua; sadar dari kebohongan ajaran Islam yang sesat]
Lebih lanjut, harap ingat apa yang saya telah ceritakan dalam kesaksianku bahwa pesan Injil tidak pernah dibagikan kepada saya selama pencarian saya akan Ha Mashiah, tidak juga saya telah mendengar itu secara penuh sampai setelah saya menerima Dia. Begitulah betapa saya mengasihi Ha Mashiah. Titik balik dalam kehidupanku terjadi karena tindakan-tindakan KASIH sederhana oleh dua keluarga yang terpisah yang benar-benar adalah cahaya bersinar, hanya sebagaimanan mereka diperintahkan oleh Adonai kita dalam Matt. 5:14-16Kamu adalah terang dunia. Kota yang terletak di atas gunung tidak mungkin tersembunyi. Lagipula orang tidak menyalakan pelita lalu meletakkannya di bawah gantang, melainkan di atas kaki dian sehingga menerangi semua orang di dalam rumah itu. Demikianlah hendaknya terangmu bercahaya di depan orang, supaya mereka melihat perbuatanmu yang baik dan memuliakan Bapamu yang di sorga.”

Melalui tindakan-tindakan kasih yang sederhana saya telah mengenal Yeshua Ha Mashiah kekasih saya, dan melalui kasih mereka, Bapa kita di Surga telah dimuliakan, dan akan terus dimuliakan. Seringkali kita mengabaikan kesederhanaan pesan Injil, bahwa Kasih adalah perintah terbesar yang telah diberikan kepada kita oleh Ha Mashiah. Kita lupa bahwa pesannya ialah Ha MASHIAH, dan bukan KEKRISTENAN, bahwa kita adalah pesan dan media bertanggung jawab untuk mempresentasikan Dia kepada orang lain di sekitar kita, dan bagaimana saksi dan representasi ini dapat membuat perbedaan besar dalam kehidupan orang-orang yang menonton kita, sama halnya seperti itu telah terjadi dengan saya ketika saya juga menonton mereka.
Sejak saya menjadi seorang beriman di dalam Ha Mashiah saya tidak lagi buta, tetapi aku bisa melihat kebenaran. Saya menjadi lebih sadar akan kebohongan yang saya telah hidupi semuanya sebagai seorang Muslim. Kebohongan-kebohongan Islam mengajarkan: kebohongan-kebohongan bahwa orang-orang Muslim yang saya kasihi adalah tetap hidup dan percaya di dalam ajaran Islam seperti saya dahulu. Kebohongan-kebohongan ini termasuk klaim-klaim bahwa Muhammad adalah nabi yang disebutkan di Alkitab [Ulangan 18, Injil Yohanes 14], yang saya telah teguhkan dari Alkitab bahwa dia tidak pernah disebutkan dimanapun [di Alkitab]. Kebohongan-kebohongan bahwa Kuran memiliki keajaiban-keajaiban ilmiah, yang saya juga telah teguhkan bahwa itu adalah penipuan belaka. Tak satu pun dari apa yang disebut keajaiban-keajaiban tersebut bahkan mendekati ilmiah, titik. Kebohongan-kebohongan bahwa Alkitab adalah korup, saya telah meneguhkan bahwa Kuran tidak pernah menuduh Alkitab sebagai KITAB yang telah dipalsukan. Kenyataanya, Kuran telah megambil acuan dari Alkitab dan orang Yahudi dan Kristen (people of the Book) untuk mengkonfirmasikan bahwa Kuran berasal dari Elohim. Bagaimana dapat Kuran meminta Muslim untuk memeriksa Alkitab dan percaya Alkitab jika itu sudah dipalsukan? Oleh karena Alkitab TIDAK dipalsukan, karenanya apa yang Alkitab ajarkan adalah BENAR. Dan Alkitab mengajarkan bahwa Yeshua adalah Elohim yang telah datang ke bumi untuk menebus saya dari perbudakan dosa dan Iblis, untuk mati di kayu salib untuk dosa-dosa saya (mengambil tempat hukuman saya), dan memberikan saya hidup kekal dan jaminan pengampunan SEMUA dosa-dosa saya. Yeshua berkata:
Karena begitu besar kasih Elohim akan dunia ini, sehingga Ia telah mengaruniakan Anak-Nya yang tunggal, supaya setiap orang yang percaya kepada-Nya tidak binasa, melainkan beroleh hidup yang kekal. (Yohanes 3:16). AMIN. 
Teman-teman, jika Anda belum membuat keputusan dalam hidup Anda, belum mengenal Ha Mashiah dan menerima Dia sebagai Adonai (Tuan/ Master) dan Juruselamat Anda, sebagai Elohim yang hidup sungguhan. Saya berdoa bahwa Anda akan melakukannya hari ini. Setelah Anda melakukannya, Anda akan memulai perjalanan yang akan mengubah jalan hidup Anda, tetapi satu-satunya cara untuk menerima itu, adalah dengan membuat pengakuan Anda dengan Ha Mashiah pada saat ini juga, karena hidup sangat singkat dan kita tidak memiliki kontrol atas apa yang mungkin terjadi pada kita pada detik berikutnya.
Anda dipersilakan untuk <a title="alamat E-mail " href="muteea@unityemail.net ” target=”_blank”>menghubungi saya dengan pertanyaan atau komentar.
Semoga Yahweh Damai Sejahtera memberkati Anda dan keluarga Anda.
Mutee’a Al-Fadilah

Ini adalah lagu yang saya pikir tepat untuk menggambarkan hati dari Mutee’a Al-Fadilah: I WANT TO BE MORE LIKE JESUS, by B.J. Thomas

Hak cipta dari artikel ini dimiliki oleh penjalabaja.wordpress.com. Artikel ini boleh diperbanyak dengan syarat alamat blog disertakan dengan lengkap dan bukan untuk tujuan komersial. Persiapkan Jalan Bagi Raja

Choo Thomas: TRIBULASI SUDAH DIMULAI!

Tulisan di bawah ini adalah salinan dari tulisan Choo Thomas yang telah di Indonesiakan. Penulisan nama “Tuhan” dan “Yesus Kristus” telah diubah, selebihnya isi tulisan Choo ini disalin ulang seluruhnya. Garis bawah, huruf tebal dan huruf miring ditambahkan. PenjalaBaja

Hallelujah, Tribulasi Sudah Dimulai – MARANATHA!!!

Selama 2006, 2007 sampai 2008 YAHWEH menunjukkan begitu banyak rapture (pengangkatan) kepada orang2 Kristen maupun kepada orang2 tidak percaya (non Kristen). Penglihatan2 ini membuat begitu banyak orang menjadi bergairah akan rapture dan disaat bersamaan juga membuat beberapa dari kita menjadi sangat kecewa karena rapture belum terjadi. Saya percaya YAHWEH ingin membangkitkan hati kita terhadap rapture supaya kita dapat bersiap setiap saat.

YAHWEH memberitahu saya beberapa bulan lalu bahwa tribulasi baru saja dimulai. YAHWEH memperingatkan dan mempersiapkan orang2 untuk rapture tetapi menyadari tidak banyak yang memberi perhatian terhadap tanda2 dari rapture dan mereka akan menjadi sangat terkejut karena Dia akan hanya membawa mereka yang siap dan menantikan Dia. YAHWEH juga berkata bahwa Dia telah memberikan cukup kesempatan kepada setiap manusia untuk bersiap akan kedatanganNya. Sekarang tribulasi telah dimulai dan ini berarti rapture dapat terjadi setiap saat bagi mereka yang telah siap dan menantikannya. Setelah Dia mengangkat orang2 pilihanNya, kemudian antikris akan mengambil dunia dan bencana besar akan datang kepada mereka yang tertinggal, khususnya orang2 Kristen yang menerima Tanda dari Binatang itu (666). YAHWEH berkata bahwa tidak terlalu banyak orang2 Kristen yang akan diangkat (rapture) dan siapapun yang diangkat akan harus berdiri di hadapan tahta penghakiman (2 Kor 5:10) dan pekerjaan kita akan diuji dengan api (1 Kor 3:12-15). Bahkan setelah kita diangkat tidak terlalu banyak orang Kristen akan masuk ke dalam KerajaanNya karena hati mereka tidak cukup tulus/murni. Saat YAHWEH berkata hal ini, kata2 ini membuat saya sangat takut dan siapapun yang membaca buku “Surga Itu Nyata” harus tahu hal ini.

Saat YAHWEH membawa saya ke Surga, Dia menunjukkan saya air sejernih kristal dan berkata bahwa hati seseorang harus sejernih air ini supaya dapat masuk dalam KerajaanNya. Saat YAHWEH berkata hal ini kepada saya, saya menjadi sangat takut dan saya berpikir bagaimana hati seseorang dapat semurni ini. Saya selalu hidup dalam takut akan YAHWEH setelah Dia menunjukkan air itu. Itulah alasan mengapa saya masih menghabiskan waktu saya dengan YAHWEH didalam doa dan memiliki hubungan dengan Dia setiap hari. Saya tahu ini sulit bagi orang2 yang masih bekerja utk menghabiskan banyak waktu dengan YAHWEH tetapi tolong lakukan yang terbaik utk bersekutu dengan YAHWEH sebanyak mungkin dan selalu menjadikan Dia sebagai pusat dari kehidupanmu bukan hanya kadang2 saja. Tanpa sebuah hubungan dengan YAHWEH dan tidak hidup di dalam takut akan YAHWEH, seseorang tidak dapat menyenangkan hatiNya. Kita harus yakin bahwa Roh Kudus selalu disenangkan oleh kita. Dialah yang membangkitkan Yeshua dari kematian ke Surga (Roma 8:11). Kerinduan hati saya adalah supaya semua saudara- saudariku dalam YAHWEH akan diangkat.

Saya sangat terkesan saat saya membaca nubuatan dari Linda (tertera di bawah surat ini). Saya doakan hal itu dan YAHWEH berkata kepada saya untuk menaruhnya di website saya. Beberapa orang mengeluhkan mengenai siapa Linda, tetapi kebenarannya saya tidak mengenal Linda tetapi saya tahu pesan dari dia itu alkitabiah. Pesan dari dia itu sangat mirip dengan apa yang YAHWEH katakan kepada saya dan juga bagaimana Dia inginkan mempelaiNya menjadi. Adalah menyakitkan bagi saya melihat cara hidup dan kelakukan dari beberapa orang Kristen, dan mereka tidak tahu bagaimana harus menjadi mempelai dari Yeshua Mashiah. Kita tidak dapat membiarkan seseorang atau sesuatu menghalangi kita untuk datang kepada YAHWEH dalam situasi apapun juga. Kita harus tahu bahwa Dia harus yang teratas dari siapapun dan segala sesuatu dalam hidup kita. Menurut Lukas 14:26-27, tidak satupun anggota keluarga kita atau orang2 yang kita kasihi yang boleh diutamakan sebelum YAHWEH Yeshua yang telah mati bagi kita. Puji YAHWEH. Setiap orang yang ingin hidup kudus harus hidup berdasarkan Firman YAHWEH. Kita harus berjalan di jalan yang sempit (Matius 7:14). Kita harus bertahan sebagai prajurit YAHWEH terhadap kesulitan apapun yang datang dalam hidup kita (2 Timotius 2:3).

Beberapa orang Kristen percaya bahwa dengan melakukan pekerjaan bagi YAHWEH mereka akan masuk dalam Kerajaan YAHWEH (Matius 7:22-23). Hal yang terpenting dari keselamatan kita adalah ketaatan total dan kasih (Matius 5:19; Markus 12:30-31; Yohanes 14:23-24). Kita harus mengasihi sesama kita untuk bersaksi kepada mereka supaya mereka juga beroleh keselamatan. Yeshua mati bagi kita. Jika kita benar2 mengasihi YAHWEH dan ingin menyenangkan Dia, kita harus mati dari dunia karena kita tidak dapat mengasihi Dia dan dunia (1 Yoh 2:15-16). Elohim adalah kasih dan Dia ingin kita untuk mengasihi semua, tidak hanya kepada orang2 percaya/Kristen saja dan adalah sebuah dosa besar jika kita tidak memaafkan (memiliki kepahitan) di hati kita. Kita harus memaafkan dan tidak membenci orang lain walau apapun yang mereka lakukan terhadap kita. FirmanNya berkata bahwa mereka yang hidup dalam kegelapan adalah mereka yang tidak memaafkan (1 Yoh 2:11). Jika seseorang tidak memaafkan maka diapun tidak akan dimaafkan oleh Elohim dan hal itu akan menghalangi orang tersebut untuk dapat masuk ke dalam Kerajaan Surga (Matius 6:14-15). Sebagaimana YAHWEH telah begitu banyak menderita untuk keselamatan kita, apapun yang kita korbankan untuk Dia tidaklah berarti karena tidak ada penderitaan yang kita alami dapat dibandingkan dengan apa yang telah Dia alami.

Beberapa orang Kristen berpikir saat mereka menerima YAHWEH ke dalam hidup mereka dengan iman hanya itulah yang harus mereka lakukan di dalam kehidupan kekristenan mereka, tetapi itu adalah penipuan dari si jahat. Menurut Filipi 2:12, kita harus bekerja untuk keselamatan kita dengan takut dan gentar. Kita tidak boleh lupa bahwa tanpa hati yang murni/tulus tidak seorangpun dapat melihat YAHWEH (Matius 5:8; Efesus 5:27; Ibrani 12:14). Elohim maha kudus bahwa satu halpun yang tidak benar tidak dapat masuk dalam KerajaanNya. Saya percaya oleh sebab itulah mengapa YAHWEH menunjukkan saya bahwa banyak orang akan berada di luar KerajaanNya dan tempat itu disebut Lembah (the Valley). Beberapa orang berkata kepada saya berada di Lembah lebih baik daripada di neraka. Benar, tentu saja itu lebih baik daripada neraka, tetapi kita masih memiliki kesempatan untuk menerima janji2 terindah dari Elohim jika kita masuk dalam KerajaanNya. Apa yang Dia minta dari kita hanyalah sebuah pengorbanan kecil dan itu adalah mentaati dan mengasihi Dia di atas segala-galanya. Yeshua menderita dan berkorban untuk keselamatan kita. Jadi, mengapa kita tidak mau menerima semua yang telah Dia sediakan bagi kita?

Kita harus mengejar untuk menjadi mempelai wanita tercantik dari Yeshua Mashiah. Mengapa tidak kita lepaskan semua kebiasaan duniawi kita dan berusaha untuk menyenangkan YAHWEH? Kita di dunia ini hanyalah untuk sementara waktu, tetapi bersama YAHWEH akan selamanya dan itulah saat yang paling bahagia yang dapat kita bayangkan. Apapun yang kita korbankan saat kita di dunia sangat berarti/berharga. Linda mengatakan dalam pesannya bahwa banyak orang Kristen terlalu banyak nonton televisi. Kristen lahir baru yang sejati tidak nonton hal2 duniawi atau mendengarkan musik2 duniawi. Seperti YAHWEH katakan, kita tidak dapat menikmati keduanya, baik dunia dan Dia.

Kita harus mengerti bahwa tribulasi telah dimulai tetapi tidak satupun dari kita yang akan mengetahui hari atau jam saat rapture akan terjadi. Kita harus menunggu dengan sabar dan jangan pernah menyerah, hanya bersiap dan menantikan YAHWEH karena tidak satupun manusia yang dapat mengerti kehendak YAHWEH (Yesaya 55:8-9). Saya percaya mereka yang tidak siap dan tidak menantikan akan sangat terkejut betapa cepatnya rapture terjadi.

YAHWEH prihatin terhadap beberapa gembala dan Dia sangat tidak puas dengan mereka karena mereka tidak mengajarkan Akhir Jaman, Rapture dan Tanda dari Binatang (666). YAHWEH berkata gembala2 ini akan tertinggal dengan jemaatnya dan hampir semua jemaat dari gereja2 ini akan menerima Tanda dari Binatang (666) karena mereka tidak pernah diajar apa yang akan terjadi kepada mereka jika mereka menerima tanda/bilangan itu. Itulah sebabnya YAHWEH berkata semua orang Kristen yang tertinggal akan menjadi milik setan. YAHWEH juga berkata mengenai semua gereja2 yang memiliki bisnis saat hari kudusNya (membeli dan menjual) dan tidak mengajar gerejaNya untuk tidak menghabiskan duit saat hariNya. Menurut YAHWEH, orang2 Kristen harus hanya menggunakan uangnya dihari YAHWEH untuk perpuluhan dan persembahan saja (Nehemia 10:31; 13:15; 1 Korintus 16:2).

Dengan rendah hati dan bersyukur kepada Elohim yang telah mengijinkan saya untuk menulis ini kepada saudara/i-ku di dalam YAHWEH. Saya berdoa pesan dari YAHWEH kita ini akan menjadi berkat dan menjadi pembuka mata bagi setiap pembaca supaya MempelaiNya akan menjadi siap dan menantikan untuk rapture dari Tubuh Mashiah. Amin.

Damai sejahtera dan seluruh berkat rohani untuk setiap pembaca.
Kepada Elohim semua kemuliaan dan hormat. MARANATHA!!!
Choo Thomas

February 1, 2009 (pesan nubuatan dari Linda Newkirk)
Aku telah menyuarakan peringatan melalui mulut dari nabi-nabiKu. Mereka telah mendengarkan Aku mengatakan kehendakKu dalam beberapa bulan terakhir ini. Dan, Aku telah siap! Semua di Surga sekarang telah siap dan Aku memberikan ini teriakan terakhir! Tidak akan ada penundaan lagi, sampaikan ini! Aku hanya menunda sekarang karena kemurahan dan belas kasihKu tergerak untuk memperpanjang waktu ini untuk sesaat saja! Banyak daripadamu, oh mempelaiKu, tidak siap!
Ketahuilah bahwa aku tidak akan menikahi penggosip, pembuat kebencian atau kejahatan, selamatkan dirimu di dalam pertobatan yang sungguh dan mencari pengampunanku untuk semua.
Aku tidak akan menikahi siapa yang tidak mengasihi sesamanya, tidak mengasihi musuhnya, mendoakan mereka dan memberkati mereka.
Aku tidak akan menikahi siapa yang tidak memaafkan didalam hatinya.
Aku tidak akan menikahi siapa yang tidak penuh dengan kasih dan belas kasih terhadap sesamanya.
Aku tidak akan menikahi siapa yang tidak mempunyai kemurahan dan belas kasih terhadap mereka yang tersesat, yang tertindas dan yang menderita.
Aku tidak akan menikahi siapa yang tidak menghabiskan waktu yang lama di dalam doa di hadapanku siang dan malam, mencari aku untuk menghakimi mereka, membersihkan dari dosa-dosa mereka melalui pengampunan dan menjadikan mereka putih.
Aku tidak akan menikahi siapa yang mencintai dunia ini beserta isinya./p
aku tidak akan menikahi siapa yang terikat kepada televisi atau terhadap segala hal duniawi.
Aku tidak akan menikahi siapa yang menginginkan kedagingan dan yang mencintai hal-hal kedagingan.
Aku tidak akan menikahi siapa yang menjadikan televisi sebagai penasehatnya, dan yang memandang/memakai kekerasan.
Aku tidak akan menikahi siapa yang menghianati, dan menghina dan tidak menghormati pekerjaan-ku dan tidak bertobat.
Aku tidak akan menikahi siapa yang tinggal hingga larut malam untuk mengejar perkara2 duniawi, dan menempatkan aku yang terakhir.
Aku tidak akan menikahi siapa yang mengasihi dunia dan semua isinya! Oleh sebab itu aku meminta kamu melepaskan dunia dan semua perkara-perkara jahatnya.
Aku tidak akan menikahi siapa yang memandang sesamanya dengan mata zinah, atau iri hati atau menginginkan apa yang menjadi milik orang lain.
Aku tidak akan menikahi siapa yang tidak menempatkan aku yang terutama, memegang aku dan mengasihi aku di atas segala-galanya, bersuka akan perintah2 ku dan mentaati semuanya.
Bertobatlah, oh kamu mempelai kepunyaanku! Aku akan datang kepada mempelai yang bersih! Dan, perhatikanlah bahwa aku datang dengan segera dan perhatikan juga bahwa saat ini, selamatkan dirimu, bersihkanlah dirimu dengan segera. Aku akan mengambil sedikit [waktu] saat ini! Hanya sedikit kamu yang bersih! Itu bukan karena kurangnya peringatan akan kedatanganku untuk mempelaiku! Aku telah memperingatkan kamu! Dan waktu pergumulan doaku akan berakhir segera.
Akulah YAHWEH Elohim Bapamu, Yah Yehovah, Elohim Maha Tinggi, Yahshua, Penyelamat, Raja segala raja dan Tuan segala tuan.
Linda Newkirk

Catatan kaki dari editor Penjala Baja: Choo Thomas dan Linda Newkirk dianggap nabi-nabi palsu oleh beberapa kelompok. Benar bahwa kita harus berhati-hati dengan nabi-nabi palsu dan guru-guru Kristen palsu, sebagaimana Yeshua dan rasul Paulus memperingatkan kita.  Dalam meresponi berita-berita “nabi palsu dan guru palsu” Alkitab memberi kita tuntunan, yaitu:

1. Yeshua dan murid-murid-Nya juga dianggap penyesat oleh para ahli Taurat Farisi dan sampai sekarang ini juga kepercayaan Kristen dianggap sesat dan dongeng oleh kelompok-kelompok tertentu yang tidak bisa menerima ajaran Alkitab.

2. Alkitab tidak pernah mengatakan seorang nabi atau guru sebagai peneyesat oleh karena ketidak sempurnaan karakter orang tersebut, Abraham, Musa, Daud, Salomo adalah beberapa contoh hamba-hamba Elohim yang dipakai luar biasa namun tidak sempurna di dalam karakter mereka.

3. Seorang dikenal sebagai Penyesat, menurut Alkitab, dilihat dari hal-hal ini:

  • Mengajar dan memberitakan sesuatu yang BERTENTANGAN dengan perintah dan hukum YAHWEH. 1 Yohanes 1 dan 2
  • Memberitakan ajaran yang MENENTANG KESAKSIAN bahwa Yeshua adalah Putra Elohim yang kudus dan telah datang menjadi manusia, tersalib dan bangkit pada hari ketiga dan sekarang hidup di sebelah kanan Bapa Surgawi.
  • Mengajar dan memberitakan keselamatan kekal TANPA HARUS pertobatan dan hidup kudus di dalam Roh Kudus.
  • Bila ia MENGAKU nabi YAHWEH dan nubuatan-nya tidak pernah terjadi.

Sering di jaman ini orang (mengaku) Kristen terburu-buru menganggap orang Kristen yang aktif memberitakan Alkitab sebagai nabi dan guru, dan kemudian ketika aktif Kristen ini salah mengajar, dan atau buah-buah Roh Kudusnya belum nampak sepenuhnya (Galatia 5:22-26) ia langsung dianggap nabi dan guru palsu. Alkitab menulis bahwa lima jawatan Gerejani (rasul, nabi, guru, gembala dan penginjil; Efesus 4:11-16) mereka dilengkapi kuasa Roh Kudus (Kisah para rasul 1:8), artinya jika seorang membuat mujizat atau tanda-tanda ajaib dengan nama Kekristenan dan atau nama yang bersifat agama, namun nubuatannya tidak terjadi dan hidupnya tidak sesuai dengan ajaran firman Elohim secara terus-menerus, maka dari buahnya ini kita bisa menyebut orang tersebut NABI PALSU atau GURU PALSU.

  • Kalender

    • Desember 2017
      M S S R K J S
      « Nov    
       12
      3456789
      10111213141516
      17181920212223
      24252627282930
      31  
  • Cari