Peringatan Nubuatan yang mendesak – Yeshua & Mempelay-Nya; Suzette Hatting

Peringatan nubuatan yang mendesak dari Adonai Mimpi Suzatte 2014Hamba YAHWEH Suzette Hatting, pendiri dari Pelayanan Voice in the City telah mendapat mimpi tentang Akhir Jaman: Yeshua Ha Mashiah (Yesus Kristus) segera datang menjemput Pengantin Wanitanya, yakni Gereja-Nya. Yeshua memperingatkan untuk umat-Nya siapa-sedia, sebab semua perlengkapan Pesta Anak Domba Elohim telah selesai, Yeshua siap untuk menyemput Gereja-Nya. Gereja-Nya perlu mempersiapkan dirinya untuk hari penjemputan tersebut!!!
Ia telah bermimpi tiga kali mimpi yang sejenis ini, yang terakhir pada 8 Mei 2014; mimpinya yang sebelumnya terjadi pada Desember 1999 dan 8 April 2013.

An urgent prophetic warning – Suzette’s dream 2014
Pesan Audio ini 45:15 menit ini adalah pesan Suzette di hadapan team pelayanannya.
Saya simpulkan dalam beberapa kalimat:
Pada 1999, kita memiliki waktu persiapan hanya ”setengah jam” dan pada 2013, periapan untuk pesat pernikahan sudah selesai, dan pada 2014 pada mimpi ini nampak Yeshua, Mempelai Pria, begitu antusias untuk pernikahan tersebut namun Gereja-Nya nampak tidak serius. Di sini Suzette mengajari kita ”apa artinya bersiap dan bagaimana kita harus hidup.”
”Tidak ada manfaatnya kita memenangkan seisi dunia namun kehilangan hidup kita sendiri,” Suzatte Hatting berkata kepada rekan-rekan pelayanannya – Pelayanan bagi Adonai Yeshua adalah penting, namun yang terutama bukanlah pelayanan tetapi ketaatan kepada Dia.
[pelajari dan renungkan 1 Samuel 15; Lukas 10:38-42; Matius 24:36-51 & 25:1-13]

An Urgent Message From Suzette Hattingh – April 2013
Hari ini saya datang kepada kalian dengan sebuah masalah yang mendesak!
Beberapa malam yang lalu saya telah memiliki sebuah mimpi nubuatan yang pening sekali dan saya ingin membagikan itu dengan kalian.
Sekitar jam 4 pagi, saya terbangung dan milihat bahwa saya masih ada beberapa menit sebelum saya harus bangun, jadi saya berbaring dan kembali tidur lelap. Selama waktu ini saya bermimpi sebagai berikut (Harap mengerti bahwa ini adalah dalam kontek rohani) [Kalimat dalam kurung berasal dari Suzette]
Saya sedang jatuh cinta, dan pria yang siapa akan saya nikahi berdiri dekat saya. Sedikit terkejut saya bertanya ”Jadi Anda adalah pria yang akan saya nikahi?” Dia berpaling kepada ku dan berkata “Datanglah, aku ingin menunjukan kamu tempat tinggal yang telah aku bangun untuk mu. Saya telah bagun itu di atas batu karang dan bukan di atas pasir.”
Saya melihat rumah besar dibangun di atas sebuah bukit. Itu bukan sebuah rumah tingkat; bukan juga rumah modern seperti saat ini, tetapi sangat kokoh dan besar. Dengan terjejut saya berkata ”Oh, itu sungguh di atas batu karang dan indah.”
Dia kemudian berkata, ”Datang, Aku akan menunjukan mu taman-ku sebagai pengantin wanita-ku.”
Kami berjalan masuk ke taman, dimana juga ada batu-batu. Saya melihat taman terindah dengan buah-buah dan tumbuhan-tumbuhan berbeda yang ditanam, anggur-anggur dengan jenis-jenis yang berbeda. Kemudian pria ini memetik beberapa buah dan memberikan padaku untuk dimakan … Dia tidak memberikan anggur-anggur kepada saya, tetapi buah-buah matang lain yang enak ….
Let my beloved come into his garden, and eat his pleasant fruits. (KJV); Semoga kekasihku datang ke kebunnya dan makan buah-buahnya yang lezat (Kidung Agung 4:16b)
Sampai dicurahkan kepada kita Roh dari atas: Maka padang gurun akan menjadi kebun buah-buahan, dan kebun buah-buahan itu akan dianggap hutan. (Yesaya 32:15)

Saya berpaling kepada pria ini dan berkata “Jadi jika saya akan menikahimu, apakah kamu pernah menikah sebelumnya? Kamu memiliki anak-anak?” Ia melihat kepad ku dan berkata “Belum, saya belum pernah menikah sebelumnya dan saya datang untuk menjemput pengantin wanitaku ..”
Saya terbangun … saya tahu bahwa Adonai berbicara secara jelas tentang pengganti wanita rohani-Nya yang hendak Dia jemput.
Saya tidak tahu kapan Yeshua akan ada datang untuk pengantin wanita-Nya, atau jika kapan Dia akan memanggil saya berpulang sebelum Dia kembali lagi. Bagaimanapun ini bukanlah peristiwa pertama saya telah bermimpi seperti ini. Pada Desember 1999, saya telah bermimpi mimpi yang hampir sama. Silahkan lihat di bawah apa yang pernah saya tulis:
Desember,1999: Pernikahan!
Dalam mimpiku itu hanyalah setengah jam sebelum acara pernikahan ku dimulai! Semua orang disekitar ku panik dan lari berkeliling untuk persiapan pernikahan itu.
Memperhatikan jam tanganku, saya sadari bahwa saya juga, sebagai penggantin, hanya memiliki setengah jam untuk ada siap! Saya cepat melongok ke dalam Gereja dimana beberapa tamu sudah tiba untuk peristiwa tersebut. Megejutkan, saya melihat bahwa Gereja tidak siap sama sekali dengan dekorasi bagi perayaan tersebut!
Saya meledak dalam tangisan dan menjerit “Bagaimana itu mungkin bahwa Gereja sungguh tidak siapa pada saat terakhir ini?”
Ketika saya terbangun, Roh YAHWEH berbicara kedalam rohku dengan jelas. ”Saat untuk kembali-KU adalah lebih pendek dari apa yang umat-Ku pikir dan mereka sungguh tidak siap!”
Betapa sungguh bijaksana atau bodohnya kita? (Matius 25:1-13)
Saat itu saya mulai berdoa tentang mimpiku, itu jelas bagiku bahwa kita sebagai pengantin wanita dari Mashiah adalah semuanya sibuk dan panik untuk persiapan bagi kembalin-Nya. Ada begitu banyak aktivitas (yang adalah bagus), tetapi berapa banyak kita habiskan waktu kita dengan Pengantin Pria tersebut? Apakah kita secara rohani telah siap untuk kembali Nya?
Teman-temanku yang terkasih, saya berdoa perkataan ini memberkati dan melayani kalian. Marilah kita ada bersiap.
Saya tidak tahu berapa lama ”setengah jam” ini yang Adonai telah tunjukan saya dalam mimpi tersebut, saya hanya tahu itu lebih singkat dari apa yang kita pikir …
Kiranya Adonai memberkati kalian ketika kalian berdoa atas hal ini dalam bermeditasi dihadapan Nya.
Suzette

Baca juga:

  1. Persiapkan dirimu untuk bertemu dgn Elohim!
  2. Norwegia: Nubuatan Perang Dunia Ketiga & Kedatangan Yeshua
  3. Matrai Keempat: Penunggang Kuda Hijau-Kuning Dibuka Di Demontrasi Mesir?
  4. Aku Datang, I Am Coming: Pesan penting Yeshua tentang Akhi Jaman
  5. Pesan Peringatan Elohim bagi Amerika Serikat melalui Pendeta Dumitru Duduman
  6. SORGA DAN NERAKA SATU PENDATANG BANDING SERIBU; Kesaksian Reverend YONG GYU PARK

Hak cipta dari artikel ini dimiliki oleh penjalabaja.wordpress.com. Artikel ini boleh diperbanyak dengan syarat alamat blog disertakan dengan lengkap dan bukan untuk tujuan komersial. Persiapkan Jalan Bagi Raja

Iklan

Berkat-berkat di Dalam Badai-badai Kehidupan

Matius 14:22-23
Mrs.  Gayle Claxton      

In English pdf click here.
Disini, kita menemukan murid-murid terjebak di dalam cengkraman badai ketakutan. Mereka berada di dalam badai tersebut, sebab mereka telah diperintahkan oleh Yahweh menyberangi Laut Galilea [ini sebuah danau namun biasa disebut sebagai laut; Mat 4:15].  Orang-orang ini berada di dalam kehendak Yahweh dan namun, kita melihat mereka bergumul melawan badai.   Klick pada ilustrasi gambar untuk membaca ayat-ayatnya.

Pernahkah kalian menemukan diri kalian sendiri di dalam kondisi demikian? Pernahkan kalian menemukan diri kalian sendiri macat di dalam satu dari beberapa badai kehidupan, dan bagaimanapun kalian mencoba, bagaimanpun  kalian berbuat, itu nampak bahwa kalian tidak dapat maju kedepan? Kita semua pernah berada pada waktu-waktu seperti demikian. Bagaimanapun, ada kabar baik untuk kita. Sementara badai-badai kehidupan tidak pernah menyenangkan, mereka menghasilkan keuntungan-keuntungan tertentu di dalam hidup kita. Saya ingin menunjukkan kepada kalian bahwa badai-badai kehidupan berisi beberapa berkat tersembunyi untuk anak-anak Elohim.

Badai-badai adalah sarana-sarana kendaraan Elohim*
Hal yang justru murid- murid takutkan, yakni [badai] laut,  adalah sesungguhnya Yahweh pakai sebagai kendaraan untuk menyatakan diri-Nya kepada mereka. Perhatikan bagaimana Yeshua telah datang kepada mereka pada malam itu:

  • Dia datang di tengah-tengah kegelapan. Alkitab berkata bahwa Yeshua datang kepada mereka pada jam “fourth watch” [antara pukul 3-6 dini hari; perhitungan waktu Romawi] (“kira-kira jam tiga malam;” ITB) – saat malam yang paling gelap Yeshua datang berjalan di atas air! Kalian mungkin sedang berada dalam waktu tergelap di dalam kehidupan saat ini. Saya ingin meningatkan kalian bahwa Elohim kita adalah bersama kalian – Ibrani 13:5! Saya ingin meningatkan kalian bahwa bahkan di dalam kegelapan yang tergelap di dalam waktu-waktu kehidupan , Elohim tetaplah Elohim, dan Dia tetap menguasai kehidupan kalian. Bahkan waktu-waktu tergelap dari kehidupan tidak dapat menyembunyikan kalian dari wajah Elohim. Dia ada di sana meskipun kalian tidak dapat melihat Dia.
  • Dia datang di tengah-tengah kehancuran.- Murid-murid berada di dalam pertarungan untuk hidup mereka. Markus 6:48 berkata bahwa mereka “betapa payahnya mereka mendayung.” Begitulah, mereka bergumul melawan badai. Saya mendapat impresi bahwa pemuda-pemuda ini takut akan hidup mereka. Ketika mereka berpikir semua harapan telah lenyap dan mereka akan binasa. Yeshua datang berjalan di atas ombak/ gelombang air! Ada waktu-waktu ketika kita semua merasa bahwa kita telah kalah di dalam medan peperangan badai kita. Biarlah saya mengingatkan kalian, sebagaimana dengan pasti Yahweh mengendalikan berkat-berkat kalian, Dia juga terlibat pada badai-badai hidup kalian. Ketika hal-hal terlihat sangat tidak ada harapan, lihatlah sekitar kalian, sebab Yeshua akan segera tampil. Ingat: Dia bisa saja tidak menghentikan kalian dari pergi kedalam badai, tetapi Dia akan memelihara  kalian di- tengah-tengah badai tersebut!
  • Dia datang di tengah-tengah kedalaman – Hal yang justru murid-murid takutkan, yaitu amukan gelombang laut, justru itu yang Elohim pakai sebagai kendaraan-Nya untuk datang kepada mereka. Dia ingin mengatakan kepada bahwa Dia lebih besar dari badai! Ini adalah tetap perkataan-Nya kepada kalian: terlepas dari apa yang kalian hadapi di dalam kehidupan, ingatlah bahwa Yeshua lebih besar dari badai yang mungkin kalian ada hadapi. Hal yang justru kalian takuti akan ada sebagai kendaraan yang Dia gunakan untuk menampakan kehadiran-Nya di dalam kehidupan kalian!

Badai-badai Mengungkap Karakter Juruselamat.
Ketika Yeshua datang berjalan di atas air, murid-murid tidak mengenali Dia. Dia datang dengan sebuah kalimat berkuasa, “Aku ini” (It is I”). Dia datang kepada mereka dengan sebuah kalimat berpotensi, “Jangan takut” (“Be not afraid”). Badai-badai kehidupan memiliki potensial mengungkap (to reveal) Juruselamat kepada kita di dalam suatu cara yang kita belum pernah berpikir sebelumnya.

  • Sebuah Pesan Damai – Mereka tenang di dalam badai ketika Dia berkata kepada mereka untuk bersuka-cita. Melalui kuasa-Nya, Putera Elohim dapat member kita damai di tengah-tengah badai-badai kehidupan kita. Itu adalah damai yang Dia maksudkan pada Filipi 4:6-7.
  • Sebuah Pesan Kuasa – Ketika Yeshua tampil, Dia datang menyatakan indentitas-Nya “Aku ini” (“It is I”). Ini adalah pernyataan yang sama Yeshua pakai ketika Dia berkata, “Aku adalah pintu,” “Aku adalah jalan, kebenaran dan kehidupan,” “Aku adalah roti hidup,” “Aku adalah gembala yang baik.”
  • Sebuah Pesan Potensial – Kalian lihat, jika kita pernah mendapat keyakinan dari fakta bahwa Yeshua adalah mengendalikan setiap area hidup kita, bahwa Dia adalah Elohim, dan bahwa Dia memiliki semua kuasa, maka kita dapat datang ke tempat dimana kita dapat percaya Dia dengan penuh melalui semua badai-badai kehidupan.

Badai-badai adalah Sarana Kesaksian Elohim.

  • Mereka bersaksi tentang kuasa-Nya – Yeshua meredahkan badai! Dia tidak mengatakan apapun, Dia hanya datang ke dalam perahu murid-murid dan laut menjadi tenang.
  • Mereka bersaksi tentang pribadi-Nya – Ketika Yeshua menenangkan badai, murid-murid tahu bahwa mereka berada di dalam hadiran Elohim.

Kadang-kadang sukar untuk melihat berkat-berkat pada badai, bukankah begitu? Kadang-kadang sukar untu membayangkan Yahweh membawa suatu yang baik dari apa yang kalian sedang hadapi. Saya tidak tahu badai yang sedang kalian hadapi, tetapi saya tahu Seorang Yang tenang berjalan di atas ombak-ombak laut. Saya tahu bahwa ketika kalian membawa kebutuhan kalian kepada Dia, maka Dia akan mendengar kalian dan Dia akan menolong kalian.

*) Catatan dari saya: Dalam arti sebenarnya, kendaraan Elohim adalah badai bisa dilihat pada ayat-ayat ini: 2 Raja-raja 2:1,11; Mazmur 83:16; Zakharia 9:14.

Diterjemahkan dari Teaching Letter of  Voice In The City Ministry; April 2011 edition.

Mrs. Gayle Claxton adalah rekan kerja dari Mrss. Suzatte Hattingh.

Hak cipta dari artikel ini dimiliki oleh penjalabaja.wordpress.com. Artikel ini boleh diperbanyak dengan syarat alamat blog disertakan dengan lengkap dan bukan untuk tujuan komersial. Persiapkan Jalan Bagi Raja

Suzette Hattingh: Pelayanan atau Ketaatan

Diterjemahkan dari pelayanan Voice in the City

Pengajaran dalam bentuk cerita ini ditulis oleh Suzette Hattingh, pendiri Voice in the City. Pengajaran ini sungguh penuh kuasa dan dalam artinya, sebab ini berhubungan langsung dengan ibu Suzette, penginjil caliber Internasional yang sangat aktif, sementara ia dikursi roda untuk lebih dari lima bulan. Bagi saya cerita ini adalah kemenangan ibu Suzette Hattingh yang sangat besar terhadap keinginan diri beliau sendiri (kerinduannya yang sangat besar untuk memberitakan kasih dan kuasa Elohimnya). Tulisan ini bukanlah suatu hinaan kepada ibu Suzette, tetapi sebaliknya, suatu rasa hormat dan kekaguman kepada hamba Elohim ini. Cerita kehidupan pribadinya ini ialah suatu teladan yang sangat baik bagi setiap Penjala-penjala manusia yang mengaku bahwa YAHWEH adalah TUAN dan KOMANDAN mereka. Semoga setiap pembaca diberkati. Salam, Penjala Baja.

Engkau tidak berkenan kepada korban sembelihan dan korban sajian, tetapi Engkau telah membuka telingaku; korban bakaran dan korban penghapus dosa tidak Engkau tuntut; Aku suka melakukan kehendak-Mu, ya Allahku; Taurat-Mu ada dalam dadaku.” (Mazmur 40:6, 8)

Saya sering dikagumkan pada bagaimana kita mengabaikan kebenaran yang sederhana ini [beliau memulai ceritanya]. Aktif untuk YAHWEH adalah bagus tetapi kadang-kadang tindakan yang sangat terkecil dari ketaatan itulah yang membawa kita melewati waktu-waktu yang sangat susah.

PERINTAH ELOHIM

Pada waktu-waktu susah atau bermasalah, Elohim akan memberi sebuah perintah. Itu bisa saja tidak penting apa yang kita telah ingin dengar, tetapi itu dapat jadi SATU hal yang membawa kita ke pertempuran atau menggenapi rencana Elohim.

  • Elohim berkata kepada Musa, ”Angkatlah tongkatmu dan ulurkanlah tanganmu”. (Keluaran 14:16)
  • Elohim berkata kepada Yoshua, ”Haruslah kamu mengelilingi kota”. (Yoshua 6:3)
  • Elisa berkata kepada janda itu, ”Pergilah, mintalah … bejana-bejana kosong”. (2 Raja-raja 4:3)
  • Yahshua berkata kepada orang buta itu, ”Basuhlah dirimu dalam kolam Siloam”. (Yohanes 9:7)
  • Malaikat berkata kepada Filipus, “Bangunlah dan berangkatlah ke sebelah selatan, menurut jalan yang turun dari Yerusalem”. (Kisah para rasul 8:26)

Semua ini sendiri adalah perintah-perintah kecil dan namun mereka adalah perintah-perintah utama yang telah memimpin kepada langkah berikut atau breakthrough.

MENTAATI SUARA ELOHIM

Sering kali kita terdorong untuk sangat terlibat dengan banyaknya aktivitas-aktivitas yang berbeda dan meskipun semua itu adalah sangat penting dan benar, kita sering kali menjadi sungguh sibuk yang [membuat] kita sungguh-sungguh lupa bahwa Elohim benar-benar ingin ”ketaatan lebih dari korban”. Itu tidak luar biasa juga tidak ajaib namun adalah selalu sungguh penting, bahwa ketaatan yang sederhana ini yang Elohim cari dan Dia akan mengetest kita dalam hal ini.

Ada sebagai sebuah pribadi yang sangat aktiv, itu tentunya telah menjadi hal yang sungguh susah untuk saya ketika tidak ada kesembuhan setelah menjadi operasi pertama. Syaraf di dalam kakiku rusak dan dua plat harus dimasukkan sewaktu operasi kedua.

Tidak mampu berjalan untuk lima bulan dan menyadari hidup di dalam sebuah kursi-roda telah meletihkan secara praktis dan emosi. Tetapi segera setelah operasi pertama YAHWEH berbicara kepada saya dan berkata, ”Saya ingin kamu melakukan perjamuan kudus setiap pagi sebelum kamu minum atau makan sesuatu”. Itu sesuatu perintah yang sederhana. Itu bukan hal yang dramatis atau susah dan itu perintah satu-satunya yang Ia telah berikan sepanjang waktu ini.

Mentaati perintah yang sederhana telah mengambil disiplin yang sungguh pada waktu-waktu, namun itu telah membawa saya melewati momen-moment yang tergelap pada enam bulan yang lalu. Itu telah menjadi sebuah jangkar untuk berpegang ketika saya merasakan ada dipanggang maju-mundur di dalam sebuah lautan emosi-emosi dan kesakitan tubuh yang ingin menenggelamkan saya.

  • Itu bukanlah kotbah-kotbah yang telah menolong saya, meskipun mereka datang dari Elohim
  • Itu bukanlah penyembahan yang telah menolong saya untuk tetap terfokus, meskipun musik adalah suatu alat yang bagus dan membangun.
  • Itu bukan juga doa yang berlandaskan ayat-ayat Alkitab yang menopang saya sepanjang waktu ini, meskipun kita tahu Firman memiliki kuasa dan tidak kembali dengan sia-sia.
  • Semua ini dapat menjadi alat-alat yang bagus pada waktu yang tepat, tetapi itu adalah SATU langkah ini yaitu ketaatan setiap pagi: keluar dari ranjang, pergi kedapur dengan kursi rodaku dan mengambil perjamuan. Konsentrasi beb erapa menit kepada YAHWEH dan salib-Nya telah menolong saya tetap terfokus, khususnya ketika saya telah ingin menarik selimut keatas kepala saya dan jatuh kedalam sebuah spiral kekecewaan tidak memiliki kekuatan atau nafas untuk berdoa.
  • Ketika saya memiliki benda asing kecil disaluran pernapasan karena operasi kakiku. Saya teringat memegang roti dan cangkir perjamuan dan tidak punya kekuatan berbicara atau berdoa. Tetapi sebagaimana saya telah taat, damai dan kekuatan mengisi rohku. Berfokus kepada Yahshua yang telah membayar harga untuk diriku sekali lagi telah menjadi jangkarku.

APA YANG TEAKHIR TELAH KAMU DENGAR YAHWEH MEMINTA KAMU UNTUK MELAKUKAN?

Sudahkah kamu melakukannya? Atau itu sungguh kecil sehingga kamu telah mengabaikan [perintah] itu? Seperti apakah nampaknya perintah itu kepada kamu?

  • Untuk seseorang itu akan sudah ada pergi dan bagikan traktat-traktat di daerah kaki lima setiap minggu
  • Untuk seseorang itu akan sudah ada berdoa sebagai bagian dari kelompok doa-syafaat atau sebuah pelayanan
  • Untuk seorang lainnya itu sudah ada menjadi sukarelawan sebuah dapur soup untuk orang tidak ber-rumah dan untuk orang lainnya itu boleh jadi sederhannya menguatkan orang-orang lain.

Mereka semuanya hanyalah hal-hal kecil, tetapi itu yang Elohim minta: KETAATAN KEPADA PERINTAH-NYA.

Tetapi jawab Samuel: “Apakah YAWHEH itu berkenan kepada korban bakaran dan korban sembelihan sama seperti kepada mendengarkan suara YAHWEH? Sesungguhnya, mendengarkan lebih baik dari pada korban sembelihan, memperhatikan lebih baik dari pada lemak domba-domba jantan. (1 Samuel 15:22)

[Ibu Suzette Hattingh sungguh berterima kasih kepada doa-doa dan kata-kata penghiburan melalui kartu-kartu, surat-surat dan e-mail, beliau sekarang sudah mulai bisa berjalan sedikit, beliau menulis:]

Menerima kasih dan dukungan sedemikian rupa dari rekan-rekan doa saya, menyentuh hati saya sungguh dalam dan telah membuat saya menangis dihadapan YAHWEH. … Di dalam waktu-waktu ketiaka saya merasa kesepian, saya membaca email-email dan surat-surat yang dikirim untuk menghibur diriku dan itu menghangatkan saya seperti selimut kasih dari hati Bapa [surgawi].

Saya melihat ”terang pada akhir terowongan” dan melihat kedepan kepada hari saya akan jalan melewati tanah, mengkobahkan pesan keselamatan yang indah kembali.

Bersama untuk yang terhilang,

Suzette Hattingh

Pengajaran lainnya dari beliau bisa dilihat pada www.voiceinthecity.org

Hak cipta dari artikel ini dimiliki oleh penjalabaja.wordpress.com. Artikel ini boleh diperbanyak dengan syarat alamat blog disertakan dengan lengkap dan bukan untuk tujuan komersial. Persiapkan Jalan Bagi Raja
  • Kalender

    • Desember 2017
      M S S R K J S
      « Nov    
       12
      3456789
      10111213141516
      17181920212223
      24252627282930
      31  
  • Cari